Angkie Yudistia Penulis Buku Perempuan Tunarungu

Profil Pengusaha Angkie Yudistia


buku angkie yudista
 
Bukua Perempuan Tunarungu menceritakan mimpi bukan cuma milik mereka yang sempurna (secara fisik). Biografi singkat Angkie Yudistia penulis buku yang berjudul Perempuan Tunarungu. Kurang berarti bukan pula kurang syukur atas nikmat ilmu yang diberi. 
 
Angkei hanyalah manusia biasa, sosok yang diberkahi kekurangan, dilebihkan sisi lain untuk disyukuri.Wanita yang kerap disapa Angkei, yang punya mimpi terus berkarya, akhirnya dia menjadi sukses meski dalam keterbatasan. Dia sukses menjadi pengusaha dan juga penulis.

"Saya sangat suka menulis karena saya tunarungu. Tidak bisa mendengar membuat saya sulit berkomunikasi makanya saya suka menulis. Awalnya saya ragu karena nggak tahu sama sekali tentang peneliti tapi saya pikir kenapa tidak dicoba," ujar Angkie.

Biografi Eka Tjipta Sinar Mas Group Pengusaha Jenius

Biografi Pengusaha Eka Tjipta Widjaja


biografi eka tjipta

Biografi Eka Tjipta Widjaja pendiri perusahaan Sinar Mas Group. Pengusaha jenius yang merupakan salah satu perusahaan multi- nasional terbesar Indonesia. Bisnisnya banyak seperti Bank International Indonesia, menjadikanya bankir dan menghasilkan berbagai bisnis lainnya.

Ia dikenal sukses menjadi raja kopra, dan Sinar Mas Group juga memiliki perusahaan Asian Pulp and Paper di Singapura. Bernama asli Oei Ek Tjhong lahir di Fujian, salah satu provinsi di China, kiprah bisnisnya sudah sejak kecil.

Eka Tjipta kelahir tanggal 3 Oktober 1923, pindah ke Indonesia sejak berumur 9 tahun. Di Indonesia, Eka hanya mampu tamat sekolah dasar atau SD. Hal tersebut karena keluarganya serba kekurangan. Untuk pindah ke Indonesia, keluarganya bahkan harus berhutang ke rentenir.

Hidupnya miskin mereka terjebak di kota Makassar sejak tahun 1932. Eka kecil diusia masih 9 tahun sudah aktif membantu ayahnya berdagang. Dia langsung membantu ayah yang pindah ke Indonesia lebih dahulu.

Pemilik Spesial Sambal Pengusaha Waralaba Miliaran

Profil Pengusaha Yoyok Heri Wahyono


pemilik spesial sambal

Bagaimana cara menjadi pengusaha waralaba miliaran. Inilah kisah pemilik Spesial Sambal. Dia yang berpikir bahwa orang Indonesia tidak bisa lepas dari sambal pedas. Siapa sangka dia mampu menjadi pengusaha miliaran rupiah. 
 
Di berbagai daerah, kita akan menemukan cita rasa sambal yang berbeda, dan dari sinilah; ide bisnis muncul. Biografi Yoyok Heri Wahyono melihat prospek tersebut dengan jelas. Spesial Sambal, apa yang membuatnya menarik di tangan Yoyok? 
 
Dia lebih memilih mencari resep aneka sambal dari penjuru Indonasi. Hasilnya dia menemukan 29 jenis sambal dan memilih fokus daripada membuat makanan.

Profil Anaz Siantar Blogger Jadi Influencer

Profil Pengusaha Anaz Siantar


influencer anaz siantar
   
Dahulu blog merupakan media terlengkap berekspresi. Profil Anaz Siantar dari blogger jadi influencer. Dia memulai dari fashion blogger. Anaz memulai karirnya di 2011 sebagai fashion blogger. Beranjak tampilannya dapat kamu temukan di sosial media Instagram.

Wanita yang memiliki khas gaya street style. Selain menyukai blogging, ia juga menyukai menari dan megoleksi sepatu heel. Jauh sebelum Instagram dia menggunakan sosmed bernama LookBook. Yang kalau dilihat konsepnya sama, menampilkan kolase foto- foto layaknya Instagram.

Tahun 2011, dia lalu mengembangkan blog sendiri, yang diberi nama brownplatform.com. Sekaligus menjadikannya personal branding. Dia baru pindah ke Instagram pada 2012. Tentu platform IG masih culun dan lebih rapih tampilan feed -nya.

Menjadi Selebgram


Ia sempat ragu karena sosmed membuka haters. Dan, ketika dia masuk atas bujukan para penggemar, followernya langsung 300.000. Hingga ia menjadi "kecanduan" memilih platform ini. Walau dia siap mental mendengarkan komentar netizen. Dia memulai Instagram ketika mau kuliah ke Paris.

Awalnya dia kebingungan karena memang beda. Giman caranya dia mengupload foto, dan dia tidak punya teman di sana. Karena memang belum seramai sekarang Instgram dulu sepi. Orang masih ada di Facebook, yang menerapkan konsep pertemanan padahal Instagram tidak butuh teman.

Beruntungnya, salah satu pembaca blognya yang baik mau menolong, dan dia menawarkan bantuan buat posting. Dia mengemail Anaz untuk membantu dan mengupload. Semenjak pristiwa itu, mereka lalu berteman, hingga perjalanan waktu membuat Anaz jago posting.

Contoh Blogger Sukses Cari Uang di Internet

Profil Pengusaha Thilak Raj Rao

 
pengusaha india
 
Berikut contoh blogger sukses cari uang di internet. Pengusaha Thilak Raj Rao dikenal sebagai seorang blogger teknologi asal India. Dia adalah seorang blogger, penulis, dan internet marketer. Baginya internet bukanlah hal baru bahkan ketika internet masih hanya berkecepatan 56Kbps; sangat lambat. 
 
Internet baginya bukan tentang membaca email saja, walau menjadi yang termudah di masanya. Dia melihat internet berkah tersendiri ketika ketekunan memberi segalanya kini.

Tinggal di Mangalore, India, dia selalu belajar bagaimana hidup dari sebuah kesempatan. Usia 18 tahun, tiga tahun yang lalu, ia memilih drop- out kuliah dan fokus bisnis internet. Sebelum blogging, dia mengenal bisnis online seperti Ebay. 
 

Entrepreneur Muda India

Rating Situs Jual Beli Populer Entrepreneur Scott Wainner

Profil Pengusaha Scott Wainner


entrepreneur review

Entrepreneur Scott Wainner baru saja menyelesaikan sebuah penjualan website. Dia menjual situs sekaligus perusahaannya satu- satunya hanya untuk menjadi multi- jutawan baru. Ia mulai membangun ResellerRatings, sekitar lima belas tahun yang lalu ketika masih duduk di bangku sekolah dasar. 
 
Scott belajar menciptakan sebuah situs secara bertahap sedikit demi sedikit. Semuanya dilakukan secara otodidak. Suatu hari, ia lantas menciptakan ResellerRatings dari nol dan menjualnya ke perusahaan lain.

Rating Situs Jual Beli

 
Cerita remaja 15 tahun yang menemukan ide gila untuk membangun website review. Dia pernah merasa dikecewakan oleh sebuah ritel online, memutuskan pembelian secara sepihak. Dia kecewa, tapi tetap yakin akan mendapatkan kepastian walau berbelanja online cukup sulit. 

Jual Arang Bambu Omah Arang Omzet 25 Juta

Profil Pengusaha Hidayat 

 
jualan arang bambu
 
Dia jualan arang bambu beromzet 25 juta. Bagaimana awal jual arang ala Omah Arang menghasilkan.
Usaha tersebut didirikan bersama dimana didirikan pada 21 Mei 2009. Sukses berkat mendapatkan pelatihan KDK (Kerabat Desa Kota). 
 
Produknya unik dan tak kalah dengan produk sejenis pabrikan besar. Tidak hanya punya fungsi tunggal namun macam- macam. Apakah itu? Arang bambu, produk sepele banyak manfaat jika kamu pelajari.

Pengusaha Aghnia Nabila Berbisnis Risoles Dimana Saja

Profil  Pengusaha Aghnia Nabila 

 
bisnis aghnia nabila pertama kali
 
Pengusaha Aghnia Nabila,  gadis cantik yang sukses berkat bisnis sederhana. Bahkan kamu juga bisa menirunya nanti di rumah. Apa sih bisnisnya? Siapa kah dia, dialah Agnian Nabila, meski berstatus mahasiswi semester enam di Fakultas Hukum Universiats Padjajaran, dia tak berhenti berusaha.
 
 Meski ia tercatat aktif mengikuti kegiatan senat di kampunsnya. Nabila memang tercatat aktif di BEM sebagai kader pengembangan sumber daya manusia.

Dia tercatat memenangkan Young Caring Professional Award berkat kewirausahaannya. Usia muda tak menghalangi bisnisnya. Gadis kelahiran Bandung, 5 Desember 1991 ini, memulai dari sekedar apa hobinya. Yaitu membuat makanan menjadi hobi sekaligus bisnisnya. 

Rahasia Bisnis Bob Sadino Secuil Tentang Kerja Keras

Artikel Bisnis Bob Sadino

 
 
Apa rahasia bisnis Bob Sadino hingga mencapai kesuksesan. Secuil tentang kerja keras yang dimulai dari usaha kecil= kecilan. 
 
Bisnis bisa merangkak, menikmati semuanya dari awal hingga akhir. Dua hal yang menjadi kendala ketika kita akan memulai usaha: modal. Adanya passion dalam setiap usahanya. Passion untuk tetap berusaha.

Bob Sadino mengawali usaha dari kecil- kecilan. Ketika masih muda dia memulai dengan menjual kue dan menjajakan kue itu berkeliling. Dimana dia tidak membuat kue itu sendiri. Kalau kamu bisa membuat kue apa salahnya mencoba. 
 
Awalnya, dia menjual kue produksi buatan tetangganya. Dia tak menghasilkan produknya sendiri. Kamu, kita pun bisa memulai dari hal sekecil ini.

Bisnis Teh Cinta Hutomo Joe Wirausaha Muda

Profil Pengusaha Hutomo Joe


pengusaha kedai teh jakarta
 
Bisnis teh cinta Hutomo Joe. Wirausaha muda mandiri iyang menjelaskan awal mulanya, kenapa dia begitu mencintai budaya ngeteh. Awalnya dia melakukan semua untuk riset bahan tulisan kuliah. Eh, siapa sangka, dia malah asik mendalami hingga jatuh cinta, dan akhirnya membuka usaha sendiri.

Ia tertarik lebih dalam akan dunia teh ini. Minuman teh membuat jatuh cinta hingga berkarya. Minat akan dunia ini sangat tinggi sebagai komoditas. Hingga wirausaha muda ini berangkat ke Taiwan, Jepang, dan China, itu demi mempelajari tentang dunia teh.

Joe sangat tertarik hingga jatuh cinta. "Saya makin tertarik akan dunia teh," tutur wirausaha muda ini kepada Kontan.co.id

Konsultan Wirausaha Yoris Sebastian Big Circle

Profil Pengusaha Yoris Sebastian 


profil yoris sebastian
 
Menjadi konsultan wirausaha. Yoris Sebastian, juga dikenal sebagai pengusaha muda.  Sudah nonton acara Big Circle tentang wirausaha? Sosok konsultan wirausaha Yoris Sebastian Nisiho, pasti meregut perhatian. 
 
Siapakah Yoris Sebastian pengusaha muda suka bercanda. Meskipun begitu dia dikenal serius ketika membahas mengenai ide- ide bisnis. Pengusaha muda yang mengedepankan kreatifitas. Perlu buktikah? 
 
Hasil karyanya untuk produk Class Mild yaitu Class Music Heroes Award, bukan ajang award biasa tapi ajang nyeleneh. Kenapa kita menyebut nyelenah karena acara diadakan di sawah, pom bensin, bahkan sebuah jembatan.

Andre Darwis Kaskus Sejarah Forum Terbesar Jual Beli

Biografi Pengusaha Andre Darwis


pembuat kaskus andre darwis

Biografi Andre Darwis Kaskus, forum jual- beli terbesar, yang manjadi bisnis tidak terduga. Sejarah forum jual beli terbesar. Semua bermula dari niat menjalin komunikasi . Ia berpikir membuat tempat mencari informasi dan berbagi informasi.

Kaskus berasal dari kata Kasak- Kusuk, yang kemudian disingkat menjadi Kaskus. Awalnya, Andre Darwis hanya ingin memulai sebuah situs berita biasa. Kala itu, para mahasiswa Indonesia di luar negeri, sulit mencari berita tentang tanah kelahirannya.

Situs berita Kaskus pun lahir, kemudian tumbuh menjadi ajang komunitas mahasiswa asal Indonesia. Pemilik Kaskus forum jual beli terbesar ini lantas bercerita. Kaskus memiliki jalannya tersendiri menciptakan sebuah komunitas solid.

Bisnis Web Portal Entrepreneur Takafumi Horie

Biografi Pengusaha Takafumi Horie


entrepreneur livedoor web portal

Sukses bisnis web portal entrepreneur ini menggila. Berbeda di negara asalnya, Jepang, entrepreneur bernama akafumi Horie malah memilih gaya berbeda di dalam hal fasion, bahkan soal bisnis umum. Dia tidak jarang ditemui hanya mengenakan kaos lucu ataupun kemeja tanpa dasi.

Cara bisnisnya, ia memilih gaya ala Amerika. Atau, kita menyebutnya gaya koboi bermodal segala arogansi untuk mencoba mengkapitalis suatu hal. Media nasional bahkan menyebutnya Kind of Men atau berarti orang yang tega.

Apa Horie yang lakukan,  entrepreneur muda sekaligus CEO termuda di Jepang, wajarnya hanya mencoba untuk  membesarkan bisnis perusahaannya melalui banyak merger dan akuisisi.

Pengusaha Tas Kulit Ular Eksotis Hasilkan 4,5 Juta

Profil Pengusaha Anto Suroto


pengusaha tas kulit ular

Kisah pengusaha tas kulit ular eksotis. Mereka memang memiliki pasarnya tersendiri. Pengusaha tas kulit ular ini mengaku, tidak mudah mengolah kulit ular dengan aneka persyaratannya. Industri rumahan ini memang tidak banyak terbayangkan oleh orang.
 
Alhasil Anto Suroto mampu menghasilkan penghasilan puluhan jutaan. Sukses berkat usaha kulit ular. Lebih tepatnya tidak hanya kulit ular sih. Tapi, ia menyamak berbagai kulit reptil untuk dijadikan berbagai produk. 
 
Produk yang dihasilkan bermacam, dari produk tas, pakian, aksesoris, dan juga berbagai produk lain.

Sukses Jualan Camilan Cake Pops Contoh UKM

Profil Pengusaha Sarah Rahmawati


kisah pengusaha kue pops
   
Contoh UKM sukses jualan camilan bernama Cake Pops. Apa itu cake pops, adalah kue kecil imut berbentuk bualatan lolipop. Bentukanya sekarang sudah beraneka ragam dari sananya. Umumnya sih akan berbentuk kue coklat berbalut aneka topping, seperti misis, coklat cair, atau lainnya.

Anak- anak dijamin menyukainya karena berbentuk lucu. Ukurannya mini juga bikin mudah dimakan tinggal "hap". Cake pops berbentuk seperti lolipop aneka rasa. Ada tusuk dibawahnya yang bisa dibawa kemana saja.

Walupun berbentuk lolipop ini bukan permen tetapi cake mini. Ukuran kecil bisa dibentuk aneka macam. Tidak monoton bulat tetapi bisa dibentuk karakter lucu. Biasanya cocok buat acara Idul Fitri atau Natal, bentuknya menjadi tematik sesuai kebutuhan pembeli.

Bisnis Forum Menghasilkan Ribuan Dollar Online

Profil Pengusaha Donny Ouyang 


pengusaha bisnis forum
 
Bayangkan kamu memiliki bisnis forum layaknya Kaskus. Kisah Donny Ouyang menjadi entrepreneur online dan hasilan ribuan dollar. Pengusaha muda asli kelahiran Inggris- Kolumbia tinggal di Kanada; dia sudah memiliki berbagai bisnis online berpenghasilan tetap. 
 
Ia telah berhasil membangun bisnisnya bahkan dari sebelum berumur 17 tahun. Bisnisnya itu meliputi situs kinkarso.com, chrisitianavenue.org, battleforums.com dan live.tv.ts, yang melahirkan pendapatan tetap yang mengejutkan.

Entrepreneur Cilik Leanna Archer Minyak Rambut Ajaib

Profil Pengusaha Leanna Archer


entrepreneur cilik amerika

Berkat minyak rambut ajaib entrepreneur cilik menjadi miliarder. Wajah polos Leanna Archer tidak akan membuat kita menduga. Bahwa dia sudah menjalankan entrepreneurship sejati. Jangan salah, semua tentang menilai orang dari cover tidak berpengaruh, karena kini dia orang termuda di Nasdaq.

Sebuah buku tak lagi terlihat seperti sampulnya sekarang. Sebuah keyakinan ada pada diri sendiri. Leanna berani membuka perusahaan sendiri hingga sampai ke bursa saham NASDAQ. Bagaimana dia memulai?

Dia hanya memulai dari rambutnya sendiri. Leanna yang masih terlihat seperti gadis pada umumnya, sangat senang bermain dengan anak seumurnya. Tetapi, ada yang berbeda dengan dirinya, di umur 15 tahun sudah berhasil mengerti bagaimana sebuah bisnis berjalan.

Toko Online Sepatu Wanita Mimpi Pengusaha Muda

Profil Pengusaha Resty Lestari


kisah pengusaha muda pemilik real inc
 
Mimpi pengusaha muda ini ingin memiliki brand sendiri. Sebuah toko online sepatu wanita yang menjual produk bikinan sendiri. Resty Lestari sudah memulai usahanya sejak 2009 silam. Dimana dia mulai dari menjual produk ke teman- temannya sendiri di Kampus.

Prospek bisnis fashion tumbuh berkat sosmed. Munculnya influencer fashion menambah prospek. Tak ayal usaha Resty berkembang pesat mengikuti arus. Brand bernama Real Inc mampu bertahan, bahkan berkembang berkat tumbuhnya sosmed, yang sangat diperhitungkan.

Bayangkan sebulan dia mampu mengantongi omzet ratusan juta. Pasalnya bagi wanita satu pasang sepatu saja tidak cukup. Sekali posting bisa menempel aneka produk, tidak terkecuali sepatu yang kemudian ditarget brand Real Inc.

Mimpi Toko Online Sepatu Wanita


Bagi seorang fashionista keseharian merupakan pilihan. Tidak boleh monoton dari ujung kepalanya hingga ujung kuku. Dari bisnis hijab sampai sepatu Resty berjalan maju. Berapa banyak sepatu yang dimiliki seorang fashionista.

Kemudian berapa banyak pasang sepatu seorang influencer. Pastilah mereka membutuhkan lebih dari satu sepatu. Untuk OOTD artinya Outfit of The Day, maka brand Real Inc menawarkan produk lokal, kelebihan perusahaan milik Resty adalah dibuat berdasarkan pesanan.

"Pertama kali saya memasarkan jasa ini kepada teman- teman kampus saya melalui buku katalog yang dibagikan," kenang Resty.

Mahasiswi sebuah Universitas Swasta di Jakarta, yang menawarkan layanan jasa pembuatan sepatu dengan custom. Ada berbagai model jadi jangalah khawatir buat pembeli. Karena custom maka toko online sepatu wanita ini memberikan bermacam ukuran sepatu.

Sejak 2012 dia mulai menyiarkan produknya melalui BBM. Dari broadcast BBM lah toko online sepatu wanita miliknya berkembang. Awal dia menjajakan ke para teman, keluarga, dan siapapun yang terdekat.

Pesan berantai ini kemudian menjadi viral dan menyebar pesat. Darisana Resty kebanjiran orderan untuk custom sepatu. Mampu menggaet lebih banyak pelanggan online dari sini. Ketika sosmed mulai ramai kembali, dengan munculnya Twitter maka Resty punya ide membuat brand sendiri.

Inilah awal mula Real Inc "Saya beri nama (brand sendiri) dan nama Real Inc lah yang saya pilih," ia menambahkan. Pengusaha muda ini memasarkan melalui Twitter produk miliknya. Modal toko online sepatu wanita miliknya hanyalah Rp.3 juta saja.

Apakah modal segitu besar, ternyata hasilnya berpuluh kali lipat dibanding harapan. Dia mampu mengantungi Rp.70 juta dari transaksi. Omzet perbulan Real Inch semakin menunjukan perbaikan. Rata- rata mengantungi omzet Rp.20- 30 jutaan, dan naik tajam ketika Ramadhan atau tahun baru.

Omzetnya mencapai Rp.60- 70 jutaan dari penjualan sepatu. Menurut Resty masalah utama bisnis ini ialah proses pembuatan. Ya karena dibuat custom dan handmade, dibutuhkan waktu tertentu hingga satu produk jadi.

Sekitar 12 pengrajin membantu Resty menjalankan Real Inc. Ia tinggal mengontrol, dan menganalisa kepuasan konsumen. Hasilnya bagus karena kualitas selalu terkontrol olehnya. Pembuatan sepatu itu mulai dari pola, pengaplikasian bahan baku, jahit, pengeleman, mecentak dan penyelesaian.

Proses dilakukan dengan baik tanpa mengeluh. Pengusaha muda ini juga menyediakan produk yang sudah siap pakai. Siap kirim dan siap pakai oleh konsumen tanpa menunggu dulu. Meskipun sudah dikenal dia mengakui masih banyak perlu dikembangkan ke depan.

Pemasaran sekarang melalui Twitter dan Instagram. Ia juga membuat webstore atau toko onlinenya sendiri. Kedepan dia ingin membangun toko offline, dimana orang dapat mencoba dan membeli itu langsung tanpa lewat koneksi.

Pembuat Games Fruit Ninja Ide Bisnis Sederhana

Profil Pengusaha Shainiel Deo 


sejarah fruit ninja

Lewat ide bisnis sederhana pembuat games ini sukses. Kisah Pembuat game Fruit Ninja, Shainiel Deo, yang memulai karir dari sebuah perusahaan kecil miliknya sendiri. Perusahaan milinya fokus membuat game, atau karakter digital bernama Halfbrick Studio. 
 
Deo tidak pernah berpikir untuk menjadi jutawan. Tentu tidak, entrepreneur hanya ingin melakukan pekerjaannya penuh passion. Dia, entrepreneur 23 tahun, CEO perusahaan asal Australia. Perusahaanya Halfbrick Studio menghasilkan game kasual kelas dunia Fruit Ninja.

Entrepreneur Muda

 
Games Fruit Ninja yang memberikan rasa candu. Kenapa bisa karena sangat mudah untuk dimainkan dan unik. Game yang fokusnya kepada ketajaman grafik, speed, serta details. Fruit Ninja hanya dijual seharaga 99 sen.

Di April 2010, semenjak rilisnya lebih dari 10 juta pengguna telah mendowload game miliknya. Menurut Entertainment Software Association, game kasual memiliki nilai pelepas stress yang tinggi. Mereka melangsir setidaknya 47persen game yang beredar merupakan game tipe ini.

Mereka mendominasi bisnis serta penjualan tertinggi. Terutama, bagi pengguna iPhone dan iPad yang terus tumbuh. Pemiliki gadget menginginkan game semacam Fruit Ninja. Banyak entrepreneur dan developer berlomba- lomba menjajal peruntungan.
 
Deo memembangun Halbrick di tahun 2001 di Brisbane, Australia, sebuah perusahaan yang dulunya tidak terfokus di game kasual. Mereka lebih sering menciptakan karakter anak- anak di televisi. Geme tersebut dimainkan di Xbox, Playstation serta berbagai website; sebuah game umum.

Tetapi, iPhone menaikan nilai game kasual di 2007, membuat Halfbrick mencari jalannya. Halfbrick Studios meluncurkan Fruit Ninja, dan yang terbaru, meluncurkan Age of Zombies.

"Ketika mobile mengambil alih, pasarnya menyatu dengan kekuatan kami," dia berkata.

App- Store memberikan semacam kebebasan tanpa perantara. Mereka menciptakan kebebasan dalam pengembangannya designya. Kini, mereka  menciptakan peluang baginya Halfbrick Studios, sebagai perusahaan kecil.

Perusahaan tersebut berhasil memimpin menjadi multi jutawan. Formula sukses entrepreneur game Fruit Ninja? mudah, game memiliki detail tetapi mampu meninggalkan jejak- jejak kecil. Game haruslah tidaklah menghabiskan banyak daya baterai.

Deo melihat kedepan juga untuk ponsel Android yang mulai marak. Lainnya, dia dan perusahaan masih memegang kunci di game flash atau HTML5.

Deo percaya masalah lain cuma ada "bagaimana untuk masuk ke pasar". Dia menyebut segala hal baru segala tentang nexus, cloud computing dan sosial media, dimana Halfbrick perlu mengatur level tersendiri; bagaimana memasarkannya kepada para fans.

Terlihat lebih sulit, Deo sekarang hanya akan fokus menggunakan prinsip game kasual; mudah, langsung, membuat candu serta menghibur. Teknologi mobile memberikan ravolusi di pengembangan dari segi bisnisnya.

Dimana Halfbrick Studio tidak lagi mendapatkan untung dari sekedar penjualan. Mereka bisa menghasilkan dari game gratis yang disuport oleh pengiklan, atau menjual produk virtual seperti senjata online.

Yah, Deo berkata penjualan di dalam gamenya sendiri merupakan yang tertinggi.

 "Pengembangan merupakan 50 persen darinya," ucap Deo.

Dia menambahkan lagi,"tetapi jika kita ingin sukses, promosi menempati tempat lebih banyak. Kita harus memiliki relasi yang baik antara media dan platform. Kita juga membutuhkan viral video untuk sekedar promosi."

"Kita membutuhkan kontrol menejemen bagi komunitas pendukung untuk saling mempromosikan," ia melanjutkan

Teknologi mobile telah merubah developer berbisnis, seperti Halfbrick,  yang bebas mengontrol pendapatannya sendiri. Dulu, setiap orang membutuhkan lisensi serta orang ketiga memasukan ke pasar. Kini mereka bisa melakukan pemasaran langsung tanpa pihak ketiga.

Mereka bisa menjual tanpa menggunakan nama besar sebagai pendukung penjualan; bersaing dengan Nintendo, Gameloft, Sega. dll. Yang terpenting mereka mampu mencari celah ceruk peluang dari bisnis kasual.

Hamzah Izzulhaq Wirausaha Mandiri Bimbel

Biografi Pengusaha Hamzah Izzulhaq


pengusaha muda hamzah

Kisah Hamzah Izzulhaq wirausaha mandiri bimbel. Pengusaha muda kelahiran 26 April 1993, yang sejak memang lahir berjiwa wirausaha. Biografi Hamzah Izzulhaq, atau Hamzah lebih akrabnya, dia menjadi salah satu pengusaha muda yang menarik perhatian media.

Dia memiliki sifat easy going, membuatnya mudah dikenali. Dan melihat berbagai kisahnya, banyak pemuda di penjuru Indonesia terinspirasi. Sosoknya itu mudah dikenali, dengan gaya bicaranya lugas jelas dan mudah akrab.

Usaha Bimbel Hamzah

 
Biografi Hamzah Izzulhaq telah mampu meyakinkan kita sebagai seorang pengambil resiko dan deal maker dari pengalamannya. Wirausaha mandiri itu lebig suka menjalin koneksi. Harus mampu untuk bisa bekerja sama di dalam situasi apapun tegas penulis.

Pemuda yang berani mengambil kegagalan lebih awal. Dibanding kita semua dia sudah pernah gagal hingga puluhan juta. Kini, wirausaha mandiri, yang berhasil membuka 44 cabang bimbel dan sebuah bisnis sofabed di Tangerang, tetapi bukanlah bisnis pertamanya loh.
 
Sejak masih sekolah banyak pula usaha pernah dilakoni. Sebut saja dari  menjual beberapa macam permainan seperti kelereng, petasan, dan berbagai macam permainan yang  sangat digemari anak- anak.Tidak hanya itu, dia juga pernah berjualan koran, atau layanan ojek payung saat hujan.

Tidak berhenti lagi dia mengamen besama teman- teman. Pemuda yang gemar bersosialisasi tidak hanya bisa bekerjasama dengan mereka yang "mapan". Dia tak lah segan membantu mereka yang tak mampu, berteman dan bekerja sama.

Di SMA, bisnisnya merambah ke bisnis online. Disela- sela kegiatan santai seperti kegiatam bermain game online. Ia pun sigap game tersebut dibisniskan. Ketika itu Hamzah dikenal jago game sempai level tinggi diantara kawan- kawannya.

Dia menjual akun game miliknya sebesar Rp.1,2 juta. Lalu umur 18 tahun, mulalailah berbisnis serius ditekuni, kala itu bisnis berjualan pulsa dan buku sekolah. Caranya, Hamzah akan melobi pamannya yang kebetulan bekerja di sebuah toko buku besar di jakarta.

Pengusaha muda ini menjadi distributor dengan diskon sebesar 30% per- buku. Ia kemudian menjual buku- buku itu ke teman dan kakak kelas setiap semester. Tipsnya agar laku Hamzah menjelaskan ringan: berikan saja mereka diskon 10% dari 30% diskon miliknya.

Jadilah harganya masih untung 20% cukup sebagai pancingan. Jika ikalkulasi pada setiap semester, ia kala itu akan menghasilkan Rp.950.000. Angka luar biasa untuk bisnis sekelas anak sekolahan. Uang hasilnya kemudian baru dia putar untuk bisnis pulsa.

Sayang, kali ini, usahanya gulung tikar, hanya sanggup bertahan 3 bulan saja. Hamzah mencatat ada masalah karena rekan usahanya sering memakai modal milik mereka sendiri -mengambil pulsa tanpa bayar.

Saat itu, Hamzah sempat down, tetapi langsung bangkit dengan membaca- baca buku bisnis lagi. Modal sisa untung berjualan pulsa, ia gunakan kembali berbisis, kali ini dibelikan mesin pembuat pin, waktu itu ia masih duduk di bangku kelas 2 SMA.
 
Namun, lagi- lagi usahanya gagal, Hamzah yang tak mengerti mesin justru mematahkan alat tersebut. Sang ayah sempat marah besar mendengarnya. Tapi, Hamzah masih ingin terus menyalurkan hasrat bisnisnya. Hamazah mengikuti aneka seminar guna meningkatkan pemahaman akan wirausaha.

Dimulai tahun 2004, sebuah seminar bisnis membuka mata Hamzah lebar, bagaimana sebuah bisnis bimbel seharusnya dikerjakan dan apa prospeknya. Itulah menjadi panggilan tersendiri baginya. Ia termasuk tipe berani mencoba tanpa harus ada embel embel passion coba saja.

Dia benar- benar selalu merasa pekerjaanya adalah passionya jadi bisnis -lah passionnya. Dia segera mencoba bertanya tentang bisnis bimbel langsung. Sebagai catatan menarik Hamzah bukanlah dari keluarga tidak mampu.

Menjadi Pengusaha Muda

 
Ayahnya merupakan seorang dosen di Universitas Gunadarma, yang yakin sang anak bukan tipe pemalas jadi selalu mendukung langkahnya. Sejak awal sekolah dasar, Hamzah mulai mencari- cari tambahan uang jajan.

Dia mulai mencari uang saku sendiri dari mengamen hingga ojek payung. Dia bahkan pernah menjadi seorang tukang parkir. Adanya inspirasi seminar bimbel, dia benar- benar menginginkan bimbelnya sendiri, tapi tak membangunnya dari nol.

Kala itu si empunya Bimbel memberikan penawaran menggiurkan kepadanya. Tak ayal, dangan pasti, dia meminjam uang 70 juta dari ayahnya tanpa ragu untuk sebuah bisnis. Berkaca dari kegagalan, dimana dia pernah membuka bisnis pembuatan pin hingga mematahkan alatnya.

Ayah dan ibunya terlihat cukup ragu kala Hamzah mengutarakan niat. Tetapi, bukanlah Hamzah namanya kalau tidak ngotot meyakinkan ayah dan ibunya. Meyakinkan mereka bahwa bimbel merupakan jalan kesuksesannya.

Berhasil dia langsung menghubungi pembicara seminar untuk lebih lanjutan ketika ijin itu datang. Caranya? Langsung saja mempelajari serius marketing, keuangan, hingga prospek. Dia benar- benar ingin menekuni bimblenya ini.

Dia mengambil alih satu sistem, semua pengajar dan juga UTANG -nya. Untung, pemilik bimbel bukanlah tipe seorang memanfaatkan keseriusannya atau sejenis penipuan. Bisnis mengambil alih punya satu tantangan tersendiri, dan ini berbeda memulai dari nol teman.

Dia harus menjaga semuanya tetap stabil di awal- awal tahun. Dia harus memastikan dengan datang sendiri ke bimbel lalu berdiskusi bersama pengejarnya. Jika dia benar- benar tidak belajar sudah dipastikan bimbel akan rutuh.

Maka Hamzah tidak mau setengah- setengah apalagi modalnya uang mobil 70 juta. Dia fokus harus mengembalikan uang tersebut berbentuk mobil untuk ayah dan bunya. Jika berhasil bertahan, bimbelnya akan terlihat hasilnya lambat laun jika tidak ada media promosi; bukan perkara mudah.

Dia bisa diibaratkan seperti mengambil alih perusahaan utuh. Hamzah harus membayar mahal serta belajar keras mengikuti alur. Dengan kemampuan menganalisanya, ia yakin mampu melawan rasa takut kerugian.

Berhasil mengembangkan usaha bimbelnya hingga total ada 44 cabang. Barapa yang dia dapat? Ada 730 juta pertahun, sebuah nilai yang sangat tinggi untuk pemuda 19 tahun. Tidak puas berbisnis bimbel, Hamzah merambah dunai sofabed mengambil alih usaha orang lain.

Cara yang hampir sama dengan bimbelnya. Mungkin juga inilah bakatnya untuk mengambil bisnis sudah jadi. Dengan pengalamannya mengelola bimbel, dia memiliki lebih kepercayaan tinggi untuk mengelolai usaha barunya.

Tak ayal, dar bisnis sofabed berkembang secara baik walau cukup tersendat di awal. Dikutip dari berbagai sumber, Hamzah Izzulhaq sang pengusahan muda, memiliki prinsip tersendiri mengenai menjadi entrepreneur atau wirausahawan.

Hamzah adalah pengusaha muda, pemilik CV. Hamasa, yang memiliki cabang usaha waralaba bimbel dan bisnis sofa bed. Dia menyebut lima prinsip juga akan berlaku bagi kita semua. Apa itu, itu adalah:

Pertama, memperbaiki kualitas hubungan dengan lingkungan. Lingkungan membangun karakter menjadi seorang entrepreneur. Mungkin, kita akan menemukan kata "ah, ngapain sih bisnis? nanti aja""sok tua loh hidup aja dulu".

Hamzah menekankan kita jika berteman dengan orang pesimis seperti ini, maka kita akan ikut pesimis.

Kedua, bagi anda yang ingin memulai bisnis, jangan memulai dari nol. Dia berkata "kalau istilah tangga, ada tangga 1 sampai 5, maka kita bisa memulai dari tangga 4 atau lima. Misalnya, kita bisa meneruskan usaha yang dirintis orang lain."

Ketiga, jangan pernah jadi seorang NATO (No Action Talk Only). Jika punya kayakinan, kita harus bisa memperjuangkannya Kita membutuhkan action cepat. Hamzah mayakinkan bahwa usaha tanpa action sama saja berbohong kepada semuanya.

Keempat, perbaiki hubungan dengan Tuhan dan orang tua. Orang tua akan mendoakan kita yang terbaik hingga mencapai kesuksesan. Sedangkan, ketika dekat dengan Tuhan maka kita tidak akan terjebak kesombongan setelah menjadi sukses.

Kelima, ingatlah kepada sesama. Kita tidak boleh lupa power of giving, bersedekah akan membantu menjadi pengusaha sukses. Janganlah kita melihat siapa yang bicara tetapi isi yang dibicarakannya.

Pengusaha Mantan TKI Acara KickAndy

 Profil Pengusaha Muda Mitar

ukm mantan tki

Tidak mudah baginya sampai diundang acara KickAndy. Pengusaha mantan TKI berikut apa yang dia bagikan. Kisah pemuda yang berbeda dari satu banyakan orang. Jika pemuda lain selalu bertanya "mau kerja apa?" utamanya selepas lulus kuliah, begitu juga Mistar, pemuda asli Langkat, Sumatra Utara. 
 
Pemuda kelahiran 25 Agustus 1977 ini., awalnya Mistar bermula "khayalan" menjadi pengusaha muda sukses. Itulah kiranya yang mendasari ia masuk ke jurusan Tata Niaga. Dan, seperti juga pemuda lainnya, selepas kuliah ia justru terbentur kenyataan. 
 

Pengusaha Muda KickAndy

 
Ia merasa bimbang setelah menyelesaikan kuliah D3 -nya di Akademi Maritim Belawan, Sumatra Utara.

Mau kerja apa?

Sekarang itulah yang ada dibenak Mistar. Dia kebingungan mencari kerja tapi enggan wirausaha. Terlebih saat itu sudah bertahun- tahun Indonesia dilanda krisis ekonomi. Boro- boro bermimp jadi seorang pengusaha muda.

Yang ada ayahnya, Muhammad Sari, dan pakciknya, Suryadi, menjadi salah satu korban PHK besar- besaran saat itu. Untung akhirnya dia bisa bekerja di sebuah pabrik roti di Tanjungpura. Sayang, nasib buruk menimpanya, toko roti kecil- kecilan itu tutup karena krisis moneter.

Tidak mudah menjadi pengusaha muda tanpa modal cukup. Akhirnya dia bekerja menjadi pegawai saja, alih- alih membuka wirausaha. Tetapi, sang pemilik toko roti yang kebetulan etnis TiongHoa, juga takut jadi korban ketika krisis moneter itu.

Disaat bekerja disana menjadi satu pengalaman tak terlupakan. Mistar mengaku di sanalah keinginan jadi pengusaha timbul lagi. Disisi lain sang ayah membuka toko kelontong sendiri di rumah sendiri. Satu toko kelontong kecilan di rumah yang berbatas kebun kelapa sawit PTPN II Tanjung Bringin.

Sementara itu paciknya bekerja serabutan setelah di PHK. Nah, sekarang giliran mistar di PHK karena krisis moneter. Menjadi pengangguran berbulan- bulan membuat Mistar galau. Dia mengaku sempat bekerja di satu pabrik elektronik di Tanjung Morawa.

"Tapi tidak lulus tes kesehatan," ungkap Mistar. 

Kecewa hati ia kembali ke rumah dan menjadi pengangguran. Menyandang status pengangguran kira- kira selama hampir setahun. Dia pun memutuskan menerima kesempatan menjadi TKI.

Pada tahun1999 ia resmi mendaftarkan diri menjadi TKI. Sejak awal dia meyakinkan diri berangkat menjadi TKI untuk mengumpulkan modal. Ada satu usaha yang ingin dijalankannya di kampung halaman.

Sejak lama ia memang mendambakan membuka usaha sendiri. Menjadi TKI bukanlah tujuan utama Mistar. Keinginan menjadi wirausaha semakin menguat dalam diri Mistar. Hingga Mantan TKI ini berhasil membuka UKM sendiri sebuah pabrik roti.

"Banyak anggota keluarga kami yang tidak punya pekerjaan. Saya tidak pernah berpikir untuk menjadi pegawai negeri sipil atau tentara, memiliki usaha sendiri adalah harapan saya," kata Mistar menjelaskan.

Seperti yang dikutip dari acara Kick Andy UKM Mantan TKI. Mistar telah bekerja di sebuah pabrik tekstil di Negeri Sembilan, Malaysia. Dia menjelaskan bahwa gajinya (gaji pokok) 430 ringgit per- bulan. Tak berpuas diri dengan gaji yang diterimanya, dia butuh banyak uang untuk modal usaha.

Mistar memilih bekerja keras dengan kerja lembur. Melalui cara itulah ia mampu mendapat sekitar 1000 ringgit per- bulan. Beda teman- temannya, ia tak terpikir untuk membeli tanah atau membangun rumah.

Mantan TKI Punya Pabrik Roti


Menurut dirinya banyak teman- temannya sesama TKI memilih menggunakan uang mereka membeli tanah atau membangun rumah. Namun, selepas habis masa kontrak mereka, mereka justru pulang ke Indonesia tanpa pekerjaan.

Alhasil mereka akan kembali ke Malaysia lagi mencari pekerjaan. Beda Mistar yang ingin punya usaha sendiri. Ia semakin termotifasi untuk berwirausaha. Rencana awal cuma mau bekerja dua tahun di Malaysia.

Tetapi uang modalnya tidak cukup untuk membuka bisnis besar. Jadinya Mistar tercatat tiga tahun bekerja di Malaysia. Mistar mengenang sekitar delapan bulan sebelum pulang kampung Dia tercatat mengirim uang 20 juta kepada sang bapak.

Uang itu bersama pakcik digunakannya untuk membuka usaha roti bernama Family. Pilihan untuk membuat pabrik roti lantaran pakcinya pernah bekerja bersama dengannya di toko roti.

Tercatat sejak 1970 -an, pakciknya telah bekerja dengan pengusaha pembuat roti keturunan TiongHoa. Dulu ia dan pakciknya memang pernah bekerja di toko roti. Dijelaskan pengalaman membeli bahan baku roti di toko bahan pokok Tanjung Pura yang bisa dihutang menjadi alasan lain.

"Minggu ini kami membeli bahan untuk roti, satu minggu kemudian baru dibayar," jelasnya kepada Majalah TIM.

Nama Family sendiri dipilih bukan tanpa alasan. Karena memang yang bekerja disana rata- rata masih satu keluarga besarnya. Mulai dari pakcik, bapak, serta tiga adiknya kerja bahu- membahu. Ide bisnisnya yaitu membuat roti seharga Rp.500 per- buah untuk masyarakat kelas menengah- kebawah.

Dia bercerita jika tabungan tiga tahun kebanyakan habis untuk pabrik rotinya. Mulai dari membeli peralatan dapur, membangun pabrik berdinding anyaman bambu beralas semen, yang mana terletak di belakang rumah orang tuanya.

Ah, juga untuk membeli alat pembuat adonan, yang mana itu dipesan dari bengkel las kenalannya. Ongkos pembuatan alat ini saja menghabiskan sekitar Rp. 2,5 juta. Jika membeli di toko langsung jadi bisa seharga Rp.6 juta jelasnya.

Mistar juga membangun ruang penguapan kue. Ruang seluas 2x2 meter itu beratap rendah dan ditutupi korden. Uapnya itu berasal dari dua kompor yang terus mendidihkan panci berisi air. Dijelaskannya bahwa uap inilah yang membuat ruangan itu menjadi hangat.

Pelan- tapi pasti usaha Family bakery mulai berkembang. Bahkan tak segan mereka mulai pinjam modal dari Bank. Dia menjelaskan meminjam Rp.50 juta dari Bank Sumut Syariah. Dia mendapat pinjaman 10 juta Lembaga Peningkatan dan Pengembangan Kesejahteraan Masyarakat (LP2KM).

Ketika di tahun 2002, produksi dari Family membutuhkan 5- 6 karung terigu tiap harinya. Jumlah karyawan miliknya kala itu cuma 10 orang. Sekarang jika membuat roti bisa membutuhkan hingga 15 karung serta jumlah karyawan meningkat 70 orang.

Totalnya ada 25 orang dibidang produksi dan 25 orang lain di bagian pemasaran. Bagian pemasaran membawa roti- rotinya ke ke sejumlah warung di Langkat, Binjai, Deli Serdang, hingga sampai ke Aceh Timur.

Sisanya 20 orang akan bekerja lepas membungkus roti. Perlu kamu tau selain memproduksis sendiri. Family juga menerima pemasaran tiga produsen roti kering di desanya. Salah satu usaha itu dijalankan sesama mantan TKI bernama Tina Melinda (32) yang telah memiliki 26 keryawan.

Agar kualitas terjaga, setiap tiga bulan sekali ada petugas kesehatan mengecek kualitas pangan. Dia menjelaskan sangat terbantu adanya Badan Pelayanan Penempatan dan Perlindungan TKI (BP3TKI). Ia menjelaskan sering mendapatkan dorongan dan pelatihan.

Hasilnya ia tak berpikir cuma bekerja di negeri orang tapi berpikir membuka usaha disini. Dia menjelaskan badan itu selalu rutin mengajak pertemuan. Ia pun tercatat sebagai salah satu mantan TKI terbaik. Pada 2006, Mistar resmi menyandang gelar itu melalui sebuah penghargaan.

Penghargaan yang langsu diberikan Erman Suparno, Menteri Tenaga Kerja saat itu. Ia mantap untuk berkata sangatlah senang bekerja keras di kampung sendiri. Dia berkata diacara KickAndy bahwasanya bekerja di negeri orang berarti ketinggalan di negeri sendiri.

Sebuah pernyataan bahwasanya seorang TKI jangan melulu soal mencari uang. Mereka juga bisa membantu orang lain dan tumbuh dengan usahanya sendiri di negeri sendiri.

Entrepreneur Pebisnis Aksesoris Hip Hop cCommerce

Profil Pengusaha David Levich


pengusaha aksesoris hip hop

Pebisnis aksesoris berikut melihat melihat jauh ke prospek. Dia adalah David Levich, entrepreneur yang berbisnis aksesoris hip- hop. Dia mampu lebih cepat dari orang lain. Siapa sangka aksesoris hip hop akan begitu digemari. 
 
Ia menerapkan konsep eCommerce David mencetak laba lebih banyak, dan menjadi salah satu pelopor bisnis eCommerce.

Entrepreneur Muda

 
Sejarahnya seorang pencinta musik Hip- Hop, dan ingin mempunyai bisnis dari itu. Maka lahirlah satu situs eCommerce, Iced Out Gear, situs yang fokus menawarkan segala sesuatu tentang musik ini. Slogan perusahaanya sangat lah manarik:

"Membuat anda terlihat seperi 10 juta dollar, tanpa harus habiskan ribuan dollar."

Di 2004, David dan beserta temannya tidak memiliki banyak uang. Mereka ingin terlihat keren layaknya selebriti hip hop. Mereka wajib mengeluarkan ribuan dollar, dan barulah tampak terlihat jadi bling- bling seperti mereka.

Akhirnya, mereka berencana menjadi pengusaha bisnis aksesoris hip- hop, menolong para penggemar Hip- Hop. Alasanya mereka ingin terlihat seperti para penyanyi Hip- Hop secara mudah, dan mereka juga berbagi perasaan kepada para pembeli; tidak harus puluhan ribu dollar.

Mereka mencari supplier dengan harga bagus kemudian menjualnya secara online. Berkaca dari hal sukarnya mencarian aksesoris Hip- Hop. David membangun eCommerce ketimbang cara bisnis konvensional.

Ia merasa butuh menciptakan kemudahan setiap pembeli, walau mereka bersusah payah mencari supplier sendiri. Pembeli akan dilayani secara baik olehnya melalui situs Icedoutgear.com, dan tidak menyusahkan mereka. Para pembeli bisa membeli aksesoris Hip- Hop dengan harga ramah.

Icedoutgear lantas menggandeng Yahoo sabagai media patner, serta beberapa organisasi perlindungan konsumer. Icedoutgear menawarkan aneka platform pembayar, paypal, kartu kredit, dan beberapa pembayaran online lainnya.

Tentang produk, Icedoutgear menawarkan bermacam- macam aksesoris, seperti gelang, kalung, rantai, kaca mata .dll.  Icedoutgear menentukan pembayaran macam apa, setelah pembeli mengklik produk mereka.

Mereka juga menawarkan diskon hingga produk premium. Mereka memberikan pengembalian produk jika terjadi masalah dengan syarat tertentu. David bekerja sama dengan DoubleClick menjadi media pemasaran produk.

Dia memilih menggunakan format gambar .gif dan berhasil meningkatkan penjualan. Icedoutgear menggunakan iklan transparan untuk lebih efektif, efisien, dan langsung ke pembeli. DoubleClick merupakan salah satu perusahaan iklan terkenal di dunia sebagai tempat bagus untuk bisnis online.

Berkat hobi menjadiakn dia pengusaha bisnis aksesoris hip hop. Ini bukan tentang uang sepenuhnya. Dia memilih bisnis tersebut karena kecintaan dunia Hip- Hop dan akan terus begitu. 
 
Icedoutgear.com menawarkan perubahan dunia pada jamannya; inilah kisah pelopor bisnis eCommerce dunia.

Startup Game Agate Studio Developer Bandung

Profil Pengusaha Pendiri Agate Studio


developer game agate studio
 
Perjalanan startup game Agete Studio sudah lama. Awal developer asal Bandung ini menjajal sukses game pada 2011 silam. Melalui platform game online Facebook mereka menciptakan Football Saga. Mereka adalah sekumpulan anak muda yang bertekat menjadi pengusaha mandiri. 
 
Memang entreprenurship 2011 diisi pengusaha- pengusaha muda startup. Kala itu, game masih terbatas, bahkan smartphon belum terkonsep. Nama Zangya pastilah pernah anda dengar sebagai platrom. Mereka menawarkan game Facebook, namun akhirnya harus tutup buku karena gagal berkembang.
 

Studio Game Bandung


Agate Studio didiririkan oleh beberapa orang. Salah satunya Wiradeva Arif menceritakan kepada Duniaku.net, mereka asli Bandung menjalankan semua berdasarkan mimpi. Untuk anak muda yang gemar bermain game tidak hanya di Indonesia.

"Agate merupakan perusahaan pengembang game yang berdiri di atas mimpi kami," ujar pengusaha muda yang dipanggil Devon.

Awal berdirinya tahun 2009, jadi memang sangat lama berjuang, dan sudah banyak jatuh bangun agar beradaptasi. Mereka merupakan sekumpulan anak muda pecinta game. Sudah kumpul sejak 2007 lalu memutuskan membangun kisah startup game Agate Studio.

Game pertama bukanlah Football Saga karena jauh. Tahun 2007 mereka membuat game pertamanya bernama Twilight. Tujuan mereka hanya ingin mengikuti lomba game. Acara yang digelar oleh satu majalah game ternama mengajak developer baru.

Sukses Agate memenangkan perlombaan butuh perjuangan. Bayangkan satu kampus mengirim 50 orang dari berbagai jurusan. Salah satunya jurusan desain, dimana Devon dan kawan- kawan lantas menyodorkan game Twilight.

Uniknya mereka bukanya membuat game, malah mereka berlima belas lalu mengirimkan berbentuk dokumen. Sudah pasti mereka kalah lomba tersebut tetapi tetap semangat.

"Saat itu hanya dalam bentuk dokumen, yah pada akhirnya kami kalah, ia melanjutkan.

Mereka tidak menyerah loh teman malah bersemangat. Lomba berikutnya yaitu Micrsoft, lomba yang didirikan dalam rangka platfrom baru. Microsoft mengadakan lomba bertajuk Build to Play pada 2008. Agate Studio hadir membuat game untuk konsol baru mereka XBox 360.

Game bernama PonPoron mereka serahkan mengikut perlombaan. Gamenya disukai pemakain dan timbul rasa lega. Akhirnya mereka mampu menciptakan sesuatu yang disenangi. Banyak peminat belum tentu menggaet kriteria juri dalam perlombaan.

Pada akhirnya mereka kembali gagal memenangkan lomba. Gagal dua kali pengusaha muda itu tidak boleh menyerah. Agate Studio kembali mengikuti lomba pada 2009 silam. Perlombaan yang bertema Imagine Cup, dan mereka tidak hanya membawa satu tetapi tiga game sekaligus.

Mereka adalah game Blank, Wish, dan Farewell Night. Mereka mendapatkan kembali apresiasi besar. Sayangnya, kembali mereka gagal memenangi perlombaan tersebut. Mereka tidak menyerah tetapi apa mau dikata mahasiswa harus bekerja.

Salah satu pendiri Agate diharuskan berhenti bermain- main. Dia diharuskan bekerja di perusahaan oleh orang tua. Daripada bingung kenapa mereka tidak membuat perusahaan. Sepakat 15 orang yang kemudian disebut sebagai pendiri Agate Studio memulai.

Cuma mengantungi untung Rp.50 ribu, hanya cukup untuk membeli pulsa padahal butuh lebih dari itu. Alasan mereka membangun perusahaan memang sederhana. Hanya ingin tetap bermain game, tetapi juga menghasilkan masa depan sebagai perusahaan besar kelak.

"Penghasilan kami hanya USD5 atau Rp.50.000, yang hanya cukup untuk membeli pulsa," ia lagi menambahkan.

Modal Pengusaha Game

 
Modalnya padahal 100 juta berasal dari tabungan semua pendiri. Uang 90 juta habis hanya untuk sewa kantor dari uang seratus juta. Sisanya dipakai untuk membeli peralatan kantor. Di akhir tahun 2009, mereka harus menghadapi permasalah keuangan, hingga memilih lanjut atau berhenti.

Rapat besar tersebut memutuskan mereka lanjut. Dengan antusiasme yang belum turun dari ke 15 pendiri. Mereka yakin akan bertahan bermodal uang sangat minim. Ketika itu tengah booming model game berbasis platfrom web.

Masih ingat ketika orang login Facebook untuk game. Nah, Agate Studio menakar prospek berbisnis game platform Facebook. Lewat Football Game Saga, mereka mereguk untung sampai Rp.200 juta perbulan. Inilah titik awal Agate bangkit setelah sekian lama dirundung kesusahan karena modal.

Berkat antusiasme dan kecintaan akan dunia game. Mereka mampu bertahan dari aneka kegagalan tersebut. Tahun 2012 menjadi jalan mereka agresif mengembangkan game. Berbisnis game berbasis web memang tengah sangat "booming".

Bukan hanya sukses menjadi jawara platform web. Agate mampu bertahan beradaptasi dengan segala perubahaan. Termasuk perubahan dalam platform mobile masa depan. Game berbasis kasual mereka ciptakan berbasis smartphone Android.

Sebut saja nama game Juragan Terminal, Clicker, dan kesemuanya bersifat adiktif. Mereka juga tidak berbisnis sendirian loh. Lewat kerja sama dengan developer game Tahu Bulat. Mereka makin sukses merajai game khas Indonesia.

Total unduhan kala itu 500 ribuan unduhan. Hal terbaru ialah mereka menciptakan game untuk Pak Jokowi. Pasalnya mereka khawatir dengan isu- isu negatif menerjang. Khususnya bagi sosok Jokowi yang lebih sering disasar.

Game Jokowi mampu menghasilkan 1 juta unduhan. Berlanjut kesuksesan itu, Agate menciptakan game Fantasia kelanjutan dari Football Saga 2. Tidak berhenti di game mobile mereka juga sudah mengembangkan game Nintendo Switch dan Steam, yakni Valthirian Arc.

"Perjalanan kami memang tidak mudah, namun impian kami untuk menjadi pengembang game besar seperti Square Enix dan juga Konami jauh lebih besar dan kuat dibandingkan halangan yang ada dihadapan," kata Devon, memberikan semangat pengusaha muda dan developer.

Agate mendapatkan perhatian dari dunia internasional. Para pecinta game memperhatikan bagaimana mereka membangun. Hasilnya pendanaan startup game Agate Studio membanggakan. Dari 15 orang karyawan menjadi 150 karyawan, bahkan mampu menggaji diatas UMR bahkan berlipat ganda.

Agate memiliki 200 game dan 10 proyek khusus. Dari game yang awalnya berbentuk dokumen, kini, mereka menghasilkan game sesungguhnya. Hasilnya mereka berhasil tidak hanya mendapatkan modal. Tetapi kemenangan menjadi salah satu developer terbaik untuk bangsa Indonesia.

Wanita Berbisnis Tas Motif Aceh Menembus Pasar Ekspor

Profil Pengusaha Nailatul Amal


tas aceh ekspor ke luar negeri
  
Wanita ini berbisnis tas motif Aceh menembus pasar ekspor. Dulu Nailatul Amal hanya memproduksi sedikit. Bisnis tas memang tidak mudah apalagi banyak pemain. Ia ingat betul bagaiman sukarnya, menawarkan tas produksinya kepada masyarakat.

Meskipun sukar tidak menyurutkan warga Desa Rayeuk, Kec. Nisam, Aceh Utara ini. Sekarang tidak hanya dipasarkan di Aceh, tetapi Sumatera, Jawa, dan luar negeri. Nailatul mengeskpor ke Brunei Darussalam, Malaysia, dan Singapura.
 

Berbisnis Tas


Ke depan bahkan menyasar ke Norwegia, Spanyol, dan Denmark. Awal mula, tahun 2006, Nailatul sudah mulai  berbisnis namun tidak mudah. Pasang surut dia menjalankan bisnis tas motif Aceh, dia sama sekali tidak takut menghadapi persaingan produk yang sama.

"Saat itu saya hanya membuat manik- manik untuk jilbab yang biasa dipakai dan disukai konsumen," kenang pengusaha ini, yang tetap bekerja sambil berwirausaha.

Wirausaha tas merupakan satu bentuk passion baginya. Tidak mudah tetapi dia bertekad menjalankan, apapun resikonya sambil tetap bekerja.Tahun 2009 produknya mulai dilirik banyak pembeli. Waktu itu dia mengirim ke Medan, Sumatra Utara.

Bisnis tanpa nama tempat produksi tas milik Nailatul. Kini, nama Syirkatunnisa menjadi produk khas ekspor, ia memulai memproduksi dari sudut rumahnya. Dari mengerjakan semua sendiri, pengusaha wanita ini mampu mempekerjakan sekitar 30 orang pegawai, memproduksi ratusan tas untuk dijual.

Ia juga pernah merasakan rugi sebelum laku. Nailatul ingat bagaimana tidak lakunya tasnya ini. Mungkin karena tas motif Aceh masih awam. Dibanding tas- tas bermotif batik yang sudah di pasaran. Namun, kini, dia berbangga hati karena tas nya sampai ke Amerika Serikat.

Pasar menyukai tas etnik bermotif khas Aceh tersebut. Perusahaan kecil miliknya memproduksi tidak kurang 3000 buah. Pasarnya dijual baik di dalam negeri maupun luar negeri. Untuk sekarang ini dia menambahkan justru pesanan terbanyak datang dari Amerik Serikat.

Pasar Amerika meminati produk tas besar dan dompet. Amerika memberikan prospek besar baginya sekarang. "Alhamdulillah, permintaan besar. Bu Iriana Jokowi juga pernah beli tas dan kain di sini tahun lalu," bangga pengusaha ini kepada pewarta Detik.com.

Disini di rumah tanpa plang nama mempekerjaka ibu rumah tangga. Produksi bukan sekala dalam negeri, tetapi sudah pangsa pasar ekspor. Omzet perbulan menyentuh Rp.250 juta sampai Rp.400 juta. Paling ramai kalau masuk tahun baru, natal, valentin, dan paskah.

Wanita yang akrab dipanggil Mi Cut ini, menjelaskan apa itu motif Aceh. Menurutnya tas ini berbasis bahan bordir. Motifnya khas mengandung perpaduan Arab dan India. Produknya bermacam- macam tas dari kecil sampai besar, dari tas keong sampai koper, diproduksi oleh Mi Cut.

Dia memafasilitasi masyarakat lokal. Harganya dari 10 ribu sampai 350 ribuan dinamis. Ia berharap pihak pemerintah memperhatikan UKM seperti dirinya. Karena kita tau UKM memberikan dampak yang besar. UKM mengurangi pengangguran dan mengurangi kriminalitas di jalanan Aceh.

Suksesnya Mi Cut ternyata memili cerita lain. Soal marketing dia menambahkan tidak spesifik dalam promosi. Intinya mengutamakan kualitas desain dan pelayanan. Mengikuti acara pameran menjadi satu cara dia menjalankan bisnisnya, itupun tidak memaksa harus menjual banyak.

Baginya produk dapat tampil menarik perhatian orang. Lewat pameran internasional akan membuka celah ekspor. Disamping itu menjalankan perbaikan- perbaikan lagi. Sambil nanti akan menyiapkan kapasitas produk.

Siapa Penemu Android Kisah Entrepreneur Andy Rubin

Biografi Pengusaha Andy Rubin


sejarah hp android

Biografi Andy Rubin, sudah dikenal sebagai serial- entrepreneur dunia startup. Siapa penemu Android. Ialah Pria kelahiran tahun 1992 di Chappaqua, New York. Tak ada banyak catatan tentang awal karir dari Wikipedia, namun kami mencoba sebagai mungkin membuatkan biografinya disini.

Dia merupakan putra dari seorang psikolog, yang kemudian menemukan firma marketingnya sendiri.  Bisnis sang ayahnya sebuah perusahaan penjualan aneka perangkat fotografi dan gadget. Yang mana mereka akan dibeli melalui kartu kredit bisa tanpa tunai.

Entrepreneur Penemu Android

 
Biografi Andy Rubin merupakan lulusan komputer programer. Merupakan tipikal seorang pecinta teknologi. Dalam sebuah kesempatan seorang wartawa mengunjungi rumah uniknya. Sang wartawan harus melewati aneka produk teknologi; ada tangan robot, pemeriksa retina, dan lain- lain.

Layaknya seorang anak kecil ujar seorang kawan yang sama- sama pernah bekerja di Apple.Inc. Dia adalah siapa penemu Android. Kala itu namanya masih Google Phone. Sebuah pertanyaan yang kita sering tanyakan di Google sendiri.

Ia merupakan fenomena baru yang sudahlah banyak orang memprediksinya. Sebagai seorang pria 29 tahun, biografi Andy Rubin dikenal sebagai ahli- bahkan level jenius. Di bidang teknologi sudah ia buktikan melalui aneka karir. Dia juga seorang entrepreneur untuk menghasilkan sebuah produk baru.

Selain menemukan apa, sosoknya juga aktif untuk menjualnya sendiri. Jadi jangan salah konsep awal Android adalah bisnis pribadi. Rubin suka untuk membuat sesuatu dari kode. Dia juga suka membuat robot. Bukti terkuat ialah ketika dirinya berada di kampus Google; Rubin sibuk membangun robot.

Dia membuat robot tangan pembuat kopi. Semuanya dijalankan dari pesan singkat dari perangkatnya. Selain itu ia juga punya pesawat helikoper sendiri. Semuanya tentang kegilaanya termasuk membuat sebuah sistem open- source.

Di tahun 2000 -an, ketika itu ia ingin menciptakan sebuah perangkat telephon. Jika pada jamannya adalah telephon berarti cuma akan dibuat oleh beberapa orang. Dalam benaknya ingin menciptakan satu keterbukaan. Setiap developer akan bisa masuk dan menggunakan kode buatannya secara gratis.

Dalam perjalanannya ia memilih untuk mengerjakan sendiri. Tak ada investor untuk merealisasikan ide gilanya tersebut. Android dalam benaknya merupakan produk serba guna. Produk yang bisa kamu bawa- bawa kemana- mana.

Entrepreneur yang awalnya akan membangun Android untuk kamera. Namun, itu tak terlaksana, tak ada investor sekali lagi. Hingga ia pun bekerja sama dengan Chris White, yang dulunya merupakan desainer pada WebTv, dan juga Nick Sears, mantan marketing di T- Mobile.

Mereka bekerja sama untuk membangun Android pertama; T- Mobile Sidekick. Sayangnya, produknya ini tak menjual tinggi bukan sebuah fenomena. Di 2004, secara terang- terangan Rubin mengakui mengalami kesulitan keuangan.

Dia bahkan harus menunggak pemilik kontrakan. Seorang teman lantas meminjamkan dia uang sebesar $10.000. Tak mau melepaskan ide gilanya tersebut Rubin membuat gerakan. Dia bersama dengan co- founder Android lain, Rich Miner, yang kemudian bersama berangkat ke Google Ventures.

Google pun menyambut Rubin dan kawan- kawannya. Persentasi bisnis awal Rubin ialah memberi software gratis untuk pengembang. Perusahaan lain lah yang akan memproduksi telephon sendiri. Mereka cukup memberikan kode untuk diutak- atik Andy dan kawan.

Android boleh dibrand ulang tanpa menghilangkan lisensinya atau sumbernya. Disisi lain, mereka akan menjual nilai tambahnya dari aplikasi dan lain- lain.

Penemu Android


Pada Februari 2004, Google resmi bergabung tim untuk mengembangkan Android. Ini merupakan sistem bisnis yang menarik tapi... Ini juga berarti Rubin akan melepaskan apa yang sudah dibuatnya. Tapi tidak dalam rencananya ia tetap akan memegang kendali akan Android. 
 
Perusahaan pembuat perangkat yang menggunakan Android tak memegang paten. Mereka cuma punya merek ketika sistemnya masihlah dipegang Rubin miliki. Pengalaman Sidekick membuatnya berpikir tak melepaskan Android begitu saja. 
 
Kala itu T- Mobile setuju membuatkan tapi meminta untuk merubah total nilainya. Mereka mau tapi harus lah merebrand produknya dahulu. Jadilah perusahaan Rubin, Danger, jadi tidak dikenal oleh para pembeli perangkat T- Mobile Sidekick. 
 
Pembeli cuma tau kalau mau telephon keren; belilah di T- Mobile. Ini tak boleh terulang kembali pikirnya di Android. Ia pun harus mencari- cari caranya melalui Google dan ketemulah.

Tidak ada yang mau dengan sistemnya itu. Sebelum bertemu Google, perusahaan seperti Samsung tentulah tak mau ide gilanya. Ketika mereka diberi Android tapi harus menjual nilai Android juga. Tanpa merubah nilai atau brand -nya, perusahaan akan berpikir ulang tentang kegilaan Rubin.

Dia adalah seorang entrepreneur ulung. Menemukan pasar dan keinginan menjadi satu. Rubin mampu melihat koneksi antara pasar serta kebutuhan mereka (pelanggan). Ada satu kesimpulan dari entrepreneur ini. Dia membutuhkan seorang CEO.

"Meski ketika sesuatu berujung buruk, saya tidak akan benar- benar menyerah," itulah kesimpulan dari apa yang ia pikirkan. 

Ketika banyak orang menyebut Rubin gila ternyata masih ada seseorang. Sosok Larry Page menjadi orang yang utama mendukungnya. Salah satu pendiri Google tersebut mendengar konsep open- source itu. Dan, ia langsung menghubungi seseorang untuk menghubungkan.

Google mendengar kisah Android serta obsesi sang penemu. Mereka pun setuju untuk membantu. Sebelumnya Page memang sudah pernah betemu Rubin di salah satu acara di Stanford University.

Rubin almameter adalah Utica Collage di New York. Sebelum mengerjakan Android, ia sudahlah bekerja aneka pekerjaan di bidang teknologi, dimulai dari perusahaan bernama Carl Zeiss Microscopy, dimana ia bekerja sebagai teknisi pengembangan di antara tahun 1986- 1987.

Setelah berhenti dari Carl Zeiss ia pernah bekerja di sebuah perusahaan robot. Di sebuah liburan di kawasan bernama Cayman Islands, tahun 1989, Rubin bertemu teknisi Apple bernama Bill Caswell. Meski baru kenal beberapa saat Rubin langsung mau membantu Caswell.

Ceritanya Caswell tengah bertengkar hebat dengan pacarnya. Dia terusir dari penginapannnya. Rubin lantas menawarinya tempat menginap sementara.

Kisah pun berlanjut dimana Rubin mendapatkan pekerjaan di Apple. Ia bekerja sebagai teknisi di Apple dari 1989- 1992. Dalam bekerja ia memang dikenal penggemar berat teknologi. Terutama tentang kegemarannya kepada robot. Bahkan ia mendapatkan nama panggilan 'Android'.

Disana lah, ia bertemu sosok Steve Perlman, orang yang meminjaminya uang diatas. Di Apple, ia dikenal cukup jahil salah satunya yaitu membuat telephon iseng. Ia memprogram ulang jalur telephon internal yang seolah CEO Apple, John Sculley, menelephon teman- temannya untuk hadiah saham.

Rubin dan juga Perlman juga mendirikan perusahaan bernama Artemis Network dan menjadi CEO -nya sampai sekarang, yang mana fokusnya adalah alternatif untuk perangkat wireless.

Sebelum membangun Artemis Rubin pernah bekerja di tempat lain. Selepas dari Apple, di tahun 1990 -an, ia bekerja di perusahaan General Magic. Dari perusahaan tersebut ia mendapatkan penghargaan atas sebuah penemuan. D

Ia menciptakan komputer personal yang bisa dibawa kemanapun, yang bisa dibilang menjadi awal dari smartphone modern. Selepas dari General Magic di antara 1995 dan 1997, ia bekerja dengan WebTv. Yang kemudian dibeli oleh Microsoft menjadi MSN TV.

Perlman lalu menyusul Rubin dan bekerja di WebTv. Rubin dan Perlman akhirnya bersama bekerja untuk Microsoft. Sebuah perusahaan bernama Danger.Inc didirikan selepas ia keluar dari Microsoft 1999.

Inilah awal ia membangun Android melalui T- Mobile Sidekick. Disanalah ia mulai mengembangkan ide tentang software -open source bernama Android.

Apakah HP Android Milik Google


Dengan tangan terbuka raksasa internet itu mengajak Rubin dan Sears ke Mountain View. Disana, Januari 2005, mereke berbincang dengan Page dan juga patnernya Sergey Brin, juga seorang Georges Harik, sang adviser dari Google Ventures.

Sosok Harik sendiri merupakan salah satu dari pegawai pertama di dalam proyek Google Phone. Seperti biasanya Page bukanlah tipe miliarder formal. Ia menemui Rubin cuma berpakaian kaos dan celana jin. Sedangkan Brin sendiri sama tapi tanpa sepatu, inilah gaya miliarder sesungguhnya loh.

Lucu lagi ada satu jam tangan Disney di tangan yang berbahan plastik. Ada beberapa kendi permen dan Brin mulai memasukan beberapa ke mulutnya. Sebuah pembicaraan serius dalam suasan santai itulah kesan dari seorang Andy Rubin, penemu Android.

Pertemuan yang tidak melulu tentang menyenangkan sang penemu Android. Beberapa test dilakukan oleh Brin untuk Rubin. Dia terus menekankan: dirinya bisa membuat itu lebih baik dari Sidekick. Dan, ia lantas masuk ke kontennya yaitu alasannya untuk membuat apa yang Rubin inginkan. 
 
Bukan sebuah pembicaraan yang agresif tapi bertukar pikiran. Selepas dari pertemuan, Rubin dan Sears pulang dengan satu kesimpulan setuju dengan ide mereka.

Apakah Google musuh atau kawan?

Jawaban itu terjawab ketika lima haris berselang. Kini, Rubin bersama kawan telah membawa satu buah contoh atau prototipe Android.

Google berminat kepada apa yang mereka buat. Lebih tepatnya mereka akan membeli apa yang telah ada ditangan mereka. Jujur saja. Rubin dan kawan- kawan enggan untuk hal tersebut. Tapi dalam perjalanannya seperti yang diatas mereka butuh uang.

Mengerjakan startup tidaklah mudah bagi mereka pada masanya itu. Ketika teknologi belum menjadu bubble ada dimana- mana. Para pendiri Android ini akhirnya terpecah. Ada Rubin dan Chris White yang menggagas, dan Sears setuju untuk tetap menjalankan. Sementara itu Rich Miner memilih untuk tak melanjutkan.

Dia kini bekerja untuk Google Ventures. Nah, si Miner inilah yang ingin sebuah tim kecil kalangan mereka sendiri. Android Team kemudian pindah ke Googleplex (markas Google) membangun tim besar. Secara tersembunyi dari sorotan media mengerjakan apa yang ada sekarang.

hp android pertama

Soal pembelian disebutkan Google membeli $50 juta. Ini juga termasuk tima Android yang ikut membangun konsepnya lebih sempurna. Dengan sokongan teknologi Google, 11 Juli 2005, mereka bekerja sama atas nama Google.

Android pertama (benar- benar Android) adalah sebuah telephon ponsel bernama G1. Sebuah konsep yang sangat sederhana sebagai percontohan. Tidak ada developer perusahaan yang mau membuat ponsel dari apa yang mereka sebut open- source untuk selanjutnya.

Pada 2007, Google tak menemukan siapapun, termasuk Verizon tidak mau atau menolak, Sprint yang tidak tertarik, dan AT&T yang tidak langsung menjawab jelas. Juga ini termasuk T- Mobile yang memproduksi G1 sebelumnya. Tak mau mengambil resiko.

"Itu bukanlah waktu yang menyenangkan dalam sejarah Android"

Pertaruhan Bisnis Entrepreneur


Perusahaan bersikeras menjual kontennya dan apapun didalamnya tanpa berbagi. Ini merupakan kunci dari bisnis mereka antara produsen dan pembeli. Tidak ada pihak ketiga. Google tidak boleh mengembangkan kontennya di dalam apa yang mereka buat.

Satu- satunya harapan ialah T- Mobile yang sebelumnya sudah mengerjakan G1. Enam bulan sudah tim Android mencoba meyakinkan perusahaan tersebut lagi. Menurut sumber Business Insider: mereka tak mau berurusan dengan Google.

Yang paling kecewa adalah Rubin sendiri. Dia lah orang yang akan memakan semua kekecewaan seolah semua tak terjadi. Namun, akhirnya, ada perjanjian dengan T- Mobile untunglah ada Nick Sears, yang dulu merupakan eksekutif marketing disana. Ia sukses meyakinkan CEO T-Mobile Robert Dodson untuk satu langkah mengembangkan G1 kembali.

Sayangnya, ketika Rubin dan kawan- kawan tengah asik mengembangkan idenya, CEO Apple Steve Jobs memamerkan smartphone miliknya. Sebuah kekagetan dirasakan oleh Rubin. Dia bahkan diceritakan dalam buku Dogfight: How Apple And Google Went To War And Started A Revolution.

Rubin bergegas untuk menonton Jobs. Dia yang tengah dalam perjalanan meeting, meminta berbalik arah, semuanya hanya untuk melanjutkan melihat broadcast dari website.

"Holy crap," umpat Rubin.

Rubin dan tim segara bergegas merubah semuanya ada di Android. Kemudian jadilah satu smartphone yang beda dengan sebelumnya telah siap. Versi pertamanya tidak ada touch- screen dan keyboar dilayar yang bisa dislide.

Disisi lain, Apple meluncurkan touch- screen pertama, yang mana menghubungkan orang ke sistem komputer. "Itu merupakan game changer," dimana seperi peluncuran Apple merupakan bagian terdalam di produk Google.

"Itu membuat kami kembali ke papan gambar dan mengevaluasi kembali: Apakah kita ingin meluncurkan produk ini tanpa sentuhan? Kami harus kembali dan membuat keputusan itu. "

Dalam pembicaraan lain, seorang mantan karyawan Google, Sumit Agarwal menyebut pihak Google lah yang pertama mengembangkan konsep to- zoom atau zooming dalam smartphone. Semua dilakukan dalam kesunyian ketika Steve Jobs belum menyadari akan perang yang akan terjadi.

Meski tim Android sukses mengikuti alur iPhone dan memangun jalurnya sendiri. Secara tak disangka- atau tidak kita sadari bahwa iPhone punya andil. iPhone secara eklusip dibangun dibawah bendera AT&T. Sebuah revolusi mencengangkan tapi menjadi masalah bagi Varizon.

Perusahaan ini tak punya senjata untuk menyaingi iPhone mereka. Disaat iPhone dipaksa untuk diproduksi, ada pemikiran, ini akan jadi masalah bagi mereka perusahaan pembuat ponsel.

Masalah mereka bukanlah AT&T tapi Apple yang punya brand kuat. Mereka punya koneksi dengan para pelanggan melalui produk Apple sebelumnya. Jadi, ketika iPhone menjadi perhatian, maka mudahlah bagi Google menyarankan Android sebagai pilihan.

"Waktu itu, strateginya adalah mengkonter," ujar seorang sumber dalam artikel. Beda dengan iOS, melalui Android, perusahaan pemilik smartphone bisa memodifikasi ponsel dan memasukan brand -nya.

Meskipun BlackBerry sudah turun ke sangat bawah dalam pasar smartphone. Tapi mereka masih dominan di 2000 -an. iPhone langsung meledak ketika baru saja muncul, di 2007, Android bukanlah apa- apa.

gambar hp android pertama

Verizon sebagai operator melihat masalah. Tapi mereka tak punya jawaban. Hingga, Motorola melirik ke arah Android. Motorola lah perusahaan pertama yang membuat smartphone berbasis Android. Itu bukan seperti iPhone. Terlihat besar dan punya keyboard asli diluncurkan pada 2009.

Verizon setuju untuk memasarkan Motorola dengan $100 juta. Produk itu lantas diberi nama Droid yang berasal dari nama yang dilisensikan oleh George Lucas.

Itu tidaklah sesukses iPhone. Tapi ini merupakan jalan bagi pengembangan Android kedepannya. Seolah semua perusahaan berlomba membangun Androidnya sendiri

Fashion Blogger Pertama Biografi Diana Rikasari

Profil Pengusaha Diana Rikasari


diana rikasari
 
Biografi Diana Rikasari, kelahiran 23 Desember 1984, memang dikenal punya selera fashion. Diana bisa dibilang fashion blogger pertama Indonesia. Memulai menulis semenjak 2007 menggunakan platform blog online. Dari menulis, ibu muda ini menyalurkan kecintaan akan dunia fashion lewat foto.

Memperkenalkan konsep OOTD kepada anak muda jaman itu. Diana menarik banyak perhatian dari masyarakat. Ibu muda yang sudha punya seorang putra bernama Sam. Dia bukanlah siapa- siapa. Tapi ia memiliki hobi menulis yang disalurkan lewat internet.
 

Siapa Fashion Blogger Pertama


Kecintaan akan fashion membutnya memilih jalur berbeda dan unik. Bila blogger lain cuma menulis aneka cerita. Dia memilih menuliskan kisahnya dalam kolase foto. Blog miliknya sangat dikenal yang berpengunjung jutaan perhari. 
 
Alhasil namanya semakin kosisten sebagi fashion influencer bermodal blog. Layaknya fashion blogger lain, Diana juga tidak melepaskan kesempatan untuk masuk ke dunia Instagram. Tetapi dia masih tetap rajin menulis blog selain Instagram. 
 
Diana juga memiliki dua fashion brand yang bernama iwearUP.com dan juga PopFlats.com. Kehidupan tidak selalu menyenangkan terutama buat mereka. Bagi mereka yang ingin sukses harus melewati masa sulit. Begitupula Diana yang nampaknya lancar- lancar saja berkarir. 
 
Siapa sangka dia pernah menjadi korban bullying ketika sekolah dasar. Diana kecil diledek karena punya kekurangan dalam dirinya. Dia yang berada di negeri orang, merasakan apa yang kita rasakan berkali- lipat. Ia hadir diantar keterasiangan tanpa sedikitpun persamaan. 
 
Diana hanya punya tangan menyalurkan pemikiran.Dia mulai menulis kegundahan hati dalam diary. Sempat merasakan putus asa, Diana lantas meminta dipindahkan sekolah agar tidak tertekan. Keadaan terpuruk sang ibu hadir membawa semangat. 
 
Dia menasehati Diana agar tegar. Kepala tegak, bangkit dari keterpurukan, dan mulai berprestasi. Masa sulit dilewati Diana menghasilkan prestasi gemilang. Ia menjadi lulusan terbaik di sekolah. Itu menjadi bukti bahwa ada kelebihan dalam dirinya. 
 
Diana semakin percaya diri. Meyakini bahwa apa masalah dihadapi bisa teratasi. Kuncinya dia harus bekerja keras untuk memperbaiki keadaan lebih baik. Diana tidak pernah mendendam kepada teman sekolahnya. 
 
Teman kecilya itu dimaafkan, tetapi Diana harus berhadapan dengan haters di sosmed, dan apa jawabannya. 

"Jangan membeci saya karena saya adalah orag yang penuh cinta. Namun bilapun anda membenci saya, saya tak akan balik membenci anda" jawab Dian.

Diana selalu berpakaian unik menunjukan gayanya. Tidak sedikit haters menyebut bahwa gayanya itu norak. Dianggap terlalu narsis dan cuma bisa nulis- nulis. Diana seolah tidak memiliki sesuatu yang dibanggakan dari blogging.

Diana tidak bergeming akan ejekan. Dari sekian banyak postingan, lambat laun merubah pandangan beberapa orang. Sedikit menjadi banyak orang mengaggap dirinya trend setter. Inilah dirinya sendiri bukan membuat- buat. 
 

Kisah Diana Rikasari

 
Memang dia memiliki cita rasa fashion unik, namun layak dipelajari sampai ditiru. Dalam biografi Dian Rikasari menulis merupakan passion lain. Selain kesukaannya akan fashion itu sendiri dan tidak terpisahkan. Keduanya seolah satu paket membentuk brand Diana. 
 
Dia menjadi satu sosok trendsetter yang dianggap paham. Diana tidak cuma sekedar foto- foto tetapi menulis juga. Terbukti dengan lahirnya sebuah buku yang berjudul "#88 Love Lifes". Disini berisi suka dukanya bekerja sebagi blogger. 
 
Menemukan passion diantara jepretan foto. Buku yang berisi inspirasi, cinta, dan kebahagiaan yang menarik banyak orang.

Bukunya tidak cuma best seller di Indonesia, tetapi juga Malaysia dan menyusul Singapura. Cetakan berikutnya menyebar sampai London, Filipina, Dubai, dan Brunei.
 
Mengapa dia berhasil pasti karena menjadi pelopor fashion blogger. Dia dikenal berpakaian nyentrik untuk masyarakat tahun 2007 -an.  Soal blog dirinya masih masih bertahan, dan masih menggunakan nama akhir blogspot.com atau gratisan.

Alamatnya ada di dianarikasari.blogspot.com dengan pengunjung banyak. Ini menjadi bisnis lain bisa digelutinya selama kurun waktu tersebut. Diana sering mendapatkan sponsor melalui sini sebelum ada Instagram. Ia pun masih kerap mendapatkan sponsor melalui media blog tersebut.

Blognya masih update sampai sekarang menjadi jala kesuksesan lain. Ia mendapatkan apresiasi tak cuma dalam negeri. Salah satunya, ajang Paris Fashion Week, yang memberi undangan untuk Diana hadir. Bisnis lainnya, Diana mendirikan brand sepatu bernama Up dengan bermodal 40 juta rupiah.

Perbulan setidaknya dia mampu menjual ratusan pasang. Omzetnya mencapai ratusan juta rupiah dari berbisnis sepatu saja. Dari bisnis pakaian lahirlah brand Schmiley Mo, yang diperuntukan wanita dan anak- anak. Schmiley Mo bahkan sudah menjadi brand internasionl lewat Torino Fashion Week, Itali.

Diana sukses memboyong pakiannya sampai ke Dubai dan Uni Emirat. Diana lalu pindah ke Swiss ikut suaminya menetap. Meskipun tidak tinggal di Indonesia, karyanya bisa dinikmati melalui media internet yang memotong jarak.

Ia telah menjadi ikon orang Asian bermain fashion. Maka tidak salah, dalam acara Spiel Der Kulten, pihak museum kota St. Gallen, Swiss, membuatkannya patung. Ini prestasi terbesar baginya sejak semula berusaha. Diana masih aktif menjadi fashion designer, blogger, dan penulis buku yang aktif.

Entri yang Diunggulkan

Biografi Jack Ma Orang Terkaya China Alibaba