Kacamata Game Ala HTC Membuat Kamu Masuk Lebih Dalam


Jika kita masih berkutat dengan smartphone atau masih terkagum- kagum dengan teknologinya; beda di luar sana. Kita sedang membicarakan VR atau virtual reality, sebuah gadget yang menghadirkan dunia virtual ke depan kamu. Mungkin kamu familiar dengan Oculus Rift. Yang mana merupakan dunia virtual dalam dunia game. Sejak awal diciptakan produk yang satu ini memang fokus pada dunia game.

Tujuan berbeda tapi merupakan langkah awal bagi produk- produk sejenis. Lalu munculah produk lain yang bernama Samsung VR. Meski pada awalnya terlihat pesimis bahwa menggunakan smartphone bukan satu pilihan. Kanyataanya produk Samsung satu ini mendapatkan perhatian khusus dan dapat diacungi jempol. Ini bukan cuma soal memasang smartphone kita didapan muka kita. Beda Oculus dan Samsung, meski kedua produk menawarkan hal sama, beda media penerapannya.

Pada sebuah acara bernama MWC (Mobile World Congress) banyak produsen menawarkan produk- produk turunan Oculus VR. Memang mereka menawarkan hal berbeda dengan aslinya. Namun, sekali lagi Samsung disana jadi lebih keren. Alasannya karena Samsung menawarkan mobile atau kita bebas menenteng headset dan smartphone, pasang, dan kita bisa menjadi seperti orang aneh di tengah perjalanan. Disisi lain, eh ternyata, dalam kongres tersebut ada produk karya HTC.

Diam- diam HTC telah bekerja sama dengan perusahaan bernama Velve. Ketika Samsung Gear VR menawarkan satu alat dengan dua varian: pakai Galaxy S6 atau S6 Edge. HTC Velve menawarkan tidak menggunakan smartphone miliknya; tapi seperti Oculus yang menggunakan PC. Beda teknologi dimana kita dan Oculus membutuhkan kontroler tangan untuk bermain game. Atau, lain halnya Samsung Gear VR yang menggunakan touchpad dan gerakan kepala.

HTC menawarkan sensor seluruh tubuh. Tepatnya kita disuguhi teknologi sensorik sekujur tubuh. Tujuannya untuk memastikan kamu bisa masuk ke dalam. 'Zero percent of people' yang berarti kita bisa masuk ke dunia digital. Kalau ada simulasi memasak dalam dunia digital, kita benar- benar seolah menggunakan kedua tangan kita. Katanya berasa seperti memasak, memegang, dan menggerakan lengan sendiri. Tentu beda yang ada di film (belum saja) dimana kamu bisa merasakan sakit dan sensasi lain; HTC belum.

Sejarah Singkat Samsung Virtual Reality

 
Pernah berpikir bagaimana kamu bisa masuk ke dalam dunia maya. Bagaimana kamu bisa seperti cerita- cerita fiksi, seperti halnya Tony Stark. Tau kah kamu Samsung sukses meluncurkan teknologi tersebut. Dan beberapa orang menyebutnya meniru produk Oculus Rift. Kanyataanya dilansir dari laman resmi Samsung menyebut bahwa Samsung telah mencoba mengaplikasikan. Akhinya di IFA 2014, produk pertama siap, dan memberikan persepsi 360 derajat.

Virtual reality membutuhkan teknologi canggih tentang sensor. Tidak cuma sensor pada mata tapi tubuh pada akhirnya. Teknologi VR (Virtual Reality) awalnya cuma diproduksi beberapa orang. Kemudian cuma bisa  untuk dikoneksikan dengan PC. Butuh sesuatu untuk membuatnya lebih umum pendapat kami. Awalnya VR milik Samsung dikenal sebagai HMD yang berbasis pada mobile phone. Pada Januari 2005, akhirnya, saat itu perusahaan Samsung berhasil mendapat paten.

Pada saat itu, dalam blog Samsung, produk HMD atau Headed Mounted Displays menggunakan ponsel yang berbentuk shell. Itu loh handphone jadul yang bisa dilipat. Namun, untuk produk HMD mereka saat itu menggunakan handphone khusus yang punya dua layar diantara kedua sisinya.

Sayangnya tampilan itu belum memuaskan dan cukup maju. Mungkin menurut kami belum seperti apa- apa yang kita lihat di film Hollywood. Samsung akhinya fokus pada VR dan HMD secara spesifik. Dan, ketika itu di tahun 2013, Samsung Galaxy S4 akhirnya pun diluncurkan. Sebagai tanggapan tim khusus akhirnya melihat si Galaxy S4 sebagai satu bahan. Setelah beruapaya keras akhirnya produk pertama dibangun yang saat itu menggunakan Galaxy S4.

Dengan tampilah HD, teknologi yang sekuat PC, dan mobilitas khas smartphone, membuat Samsung satu hal berbeda dengan VR sebelumnya.

Pada awal ketika kita dan Oculus bekerja sama, ada perbedaan besar antara dua konsep perangkat," kata Joo NamKung (perencanaan produk, Samsung Electronics). Oculus telah berkonsentrasi pada game dan Samsung ingin fokus pada konten hiburan termasuk musik, video, dan apapun termasuk game. Selain itu produk Oculus, sebagai ahli VR adalah HMD berbasis PC, mereka tidak memiliki banyak pengalaman berurusan dengan smartphone ujarnya.

Artikel asli

Entri yang Diunggulkan

Biografi Jack Ma Orang Terkaya China Alibaba