Bisnis Jewelry Danielle dan Jodie Snyder Kekuatan Kreativitas

Profil Pengusaha Daneilla dan Jodie Snyder


bisnis jewelry
 
Denielle dan Jodie Snyder mewujudkaan kekuatan kreativitas. Bisnis jewelry Dannijo bermula dari kesenangan mereka. Keduanya senang mengekspresikan diri melalui perhiasan. Aksesoris ini dijual pertama kali ketika masih kecil di daerah Jacksonville, FL.

Mereka kemudian tumbuh masuk sekolah menengah. Bisnis ini masih berjalan hingga keduanya ada di Universitas. Tentu pertama kali mereka membuat desain lebih sederhana. Beberapa waktu mereka tinggal di New York, keduanya mendirikan organisasi non- profit buat amal.

Mereka kembali mendesain aksesoris perhiasan ke orang. Dibuat guna menggaet banyak pendonasi ikut bergabung. Hasilnya cukup baik bagi organisasi mereka dirikan. Sayangnya, pada 2008, Danielle dikeluarkan dari pekerjaan hingga ia menganggur.

Kebetulan Denielle bekerja untuk brand perhiasan ternama, sementara adiknya, Jodi Snyder memilih menjadi pengusaha muda. Ia memiliki bisnis footware sendiri. Kemudian, keduanya mendesain lagi perhiasan baru, hingga produknya bisa masuk mall mewah Bergdorf Goodman.

Dari bisnis biasa berkembang menjadi perusahaan jewelry serius. Ini berkat pengalaman mereka di dunia desainer fashion. Bahkan Beyonce membeli salah satu kalung mereka di sana. Kemudian ia memakainya berkeliling dunia buat konser. Ini pencapaian terbesar pengusaha kakak beradik Snyder.

Takdir Pengusaha


Denielle mengatakan membangun bisnis barang keluarga penuh tantangan. Kakak beradik ini selalu bersama bahkan sebelum membangun perusahaan. Alhasil dia mengatakan bisnis ini tidak mungkin dipisahkan dari personal.

Dalam sembilan tahun keduanya telah mampu mengatasi. Mereka bisa saling berbagi pandangan dan tidak lagi berdebat. Keduanya saling berbagi ide mengenai produk Dannijo, saling berbagi sukses dan saling mendorong lebih baik.

Menjadi saudari berarti harus mampu saling transparan. Ini bisa menjadi fondasi bagi perusahaan atau mungkin penghalang. Mereka memiliki skill berbeda saling melengkapi. Danielle mengerjakan bagian kreativitas dan produk, semantara Jodie mengerjakan aspek bisnis mereka.

Unik karena mereka tidak memiliki mimpi menjadi pengusaha. Danielle memilih cita- cita menjadi jurnalis. Jodie lebih memilih cita- cita menjadi komentator olah raga.  Mereka selalu berpikir diluar kotak hingga banyak konsep.

Ide perhiasan datang dari film, arsitektur, atau pola benda. Agar kreativitas tetap membara mereak memiliki rutinitas. Banyak masalah mendatangi ketika membangun bisnis. Banyak olah raga, udara segar, memasak, relaksasi, dan waktu sendirian. Jodie lebih memilih berakhir pekan dengan keluarga.

"Kami tau kami mau melakukan sesuatu yang kreatif," ujar Danielle.

Mereka membuka toko pertama Dannijo pada 2003, dan 2008, mereka membuka toko kembali keluar dari kamar apartemen mereka. Menjadi pengusaha serius memiliki dua toko sendiri. Ketenarannya bahkan mengundang majalah Inc, menulis kisah mereka dalam "|Coolest Young Entrepreneurs.

Hasrat bisnis mereka ditambah passion dimiliknya; penjualan naik. Dua Dannijo berdiri di kawasan market place terbaik, memiliki 12 pegawai, dan dijual ke lebih dari 130 toko retailer. Jewelry mereka memiliki keunikan swaroski, metal oxside, batu warna- warni, pola geometri, dan elemen vintage.

Era dimana seleberiti dunia memiliki lini jewelry sendiri. Dannijo optimis tumbuh dintara ketatnya persaingan. Mereka memiliki ciri khas serta niche sendiri. "Itu menceritakan cerita dan menyalakan percakapan," Daniella menjelaskan, setiap musimnya memiliki cerita berbeda dibanding sebelumnya.

Produk mereka handmade memiliki keunikan dibuat di New York. Dimana bila jewelry lainnya lebih memilih pindah. Bahkan banyak perusahaan keluar negeri demi penghematan. Jodie mangatakan ini berbeda, mereka bertahan di New York menciptakan keunikan walau biaya produksi tinggi.

Kekuatan Kreativitas


Jodie berkata seniman perhiasan sangat langka. Buat meningkatkan brand, Dannijo memanfaatkan sosial media dan aspek digital lain. Mereka juga menciptakan perhiasan berdasarkan tematik. Ambil contoh ketika keduanya bekerja sama dengan American Ballet Theater.

Mereka membuat perhiasan bagi para penari balet dan tinju. Lewat hastag #boxerina menaikan brand melalui Twitter. Dannijo juga menggabungkan gelang dengan ketiak. Melalui hastag #armparty mulai mengajak para selebriti menciptakan sensasi viral.

Mereka memanfaatkan kepopuleran Twitter dan Instagram. Dannijo menarget wanita yang memiliki kepercayaan diri. Mereka yang paham akan kualitas perhiasan individu untuk penampilan. "Kami beruntung kedua orang tua kami (Gary dan Lauren Snyder) sangat suportif," Daniella mengatakan.

Bisnis jawelry mampu membawa mereka berkeliling dunia. Mereka senang bertraveling ke tempat- tempat berbeda. Menyukai mendokumentasi tempat- tempat traveling tersebut. Mereka tidak jarang membagikan itu semua di sosial media.

Keduanya memiliki pengikuti aktif mengamati traveling mereka. Follower menyukai dari musik, tempat indah, dan film dibagi. Dari sanalah didapatkan ide mengenai perhiasan terbaru. Pelanggan mereka meliputi Taylor Swift, Natalie Portman, Beyonce, Kendal Janner, dan Rihanna.

Kakak beradik tersebut memiliki gaya tersendiri. Daneilla memiliki gaya bohemian dan rock'n roll. Jodie memilih lebih ke perhiasan klasik. Danielle bekerja sebagai Chier Marketing Officer sekaligus President.

Namanya telah dikenal sebagai pengusaha ternama oleh Forbes dan Glamour. Daniella juga dikenal sebagai aktivis sosial media oleh New York Times 2013. Dia juga mendapatkan penghargaan sebagai Young Philantrophist Award pada 2014 Love Heals Gala.

Jodie merupakan Chief Executive Officer, memegang divisi luar negeri, untuk penjualan dan juga pengembangan produk. Dia berhasil mengerjakan kerja sama dengan perusahaan Fortune 100. Mulai dari produksi produk hingga publikasi perusahaan.

Bagian terbaik perusahaan ini adalah bagian dari kegiatan amal. Mereka mendorong wanita di daerah pinggiran berwirausaha. Mereka percaya wanita harus saling membantu, memberikan kesempatan wanita lain dan menolong mereka mencapai mimpi.

Entri yang Diunggulkan

Biografi Jack Ma Orang Terkaya China Alibaba