Kerja Bahagia Ini Tiga Unsurnya


Banyak orang yang bekerja keras tapi tak pernah terpuaskan. Mereka juga terlapas dari unsur kesenangan, tidak menikmati pekerjaannya, meski bekerja mati- matian. Jika kita mengerjakan apa yang kamu anggap itu tidak menyenangkan. Atau, kamu mengerjakan seuatu setengah mati namun hasilnya kurang, apa yang salah? Kesalahan itu terletak pada diri kamu sendiri. Berikut ini tiga unsur yang harus terpenuhi agar kamu merasa puas dan senang ketika rela bekerja keras.

1. Apa yang kamu ingin lakukan. Kerjakan apa yang kamu ingin lakukan menjadi sesuatu gampang- gampang sulit. Kita tidak bisa memaksakan tugas yang diberikan. Cobalah melakukan segalanya tak berlebihan. Kamu bisa mengambil jeda ditiap tugas, pastikan "kamu bisa" dan "ini tanggung jawab saya." Terkadang menghadapi perkejaan bukan tentang menyenangkan atau tidak, tapi profesionalitas.

2. Apa yang kamu lakukan terbaik. Banyak orang sibuk sendiri untuk mencoba memperbaiki berbagai area kelemahannya. Fokuskan energi kamu pada penguasaan apa yang menjadi kelebihan kamu. Jangan coba- coba mengambil pekerjaan orang lain atas nama pertemanan. Kamu bukan mesin jadi kerjakanlah porsi kamu sendiri.

3. Apa yang berharga bagi perusahaan. Pikirkan bagaimana kelebihan kamu bisa jadi manfaat bagi perusahaan. Lakukan semua demi kemajuan perusahaan, unit kerja atau setidaknya tim sendiri. Terkadang kita menemui cekcok antar tim, kembalilah untuk siapa kamu bekerja. Jangan terpancing masalah pribadi yang justru menjatuhkan kamu dimata pimpinan. Ikut berkontribusi, kamu akan merasa lebih terlibat bukan terikat.

Jika peran yang kamu sekarang sekarang tidak memenuhi ketiganya, saatnya menyesuaikan tanggung jawab. Taruh hal- hal yang tidak bisa kamu pikul, atau melimpahkannya pada pihak lain yang lebih kompeten. Jika ada ketimpangan, pertimbangkan untuk melakukan penyesuaian kembali. Jika itu adalah kewajiban kamu berpikirlah bahwa kamu bagian dari perusahaan, bukan pekerja.

5 Alasan Gagalnya Ekonomi di Indonesia Menurut Pakar


Sama- sama pernah merasakan perjuangan dari penjajahan, kenapa Indonesia tidak maju. Pertanyaan yang menggelitik kenapa kita tida bisa seperti nagara- nagara lain. Bicara soal sumber daya alam? Indonesia ini memiliki tanah yang luas, kita memiliki sumber daya yang melimpah. Kenapa kita tidak bisa seperti negara China atau Amerika. Jelas- jelas dilihat dari sumber daya alam, kita bisa disejajarkan dengan China. Dilihat dari konstitusinya, kita memiliki konstitusi yang lebih kuat dari Amerika.

Selain itu, kita memiliki banyak budaya yang bisa dikemas menjadi investasi pariwisata. Namun, kita selalu gagal mengembangkan, bahkan dikalahkan oleh negara kecil seperti Singapura dan Malaysia. Apa yang salah? Peneliti dari LIPI, Latief Adam, seperti dilansir dari laman Merdeka, menyebut ada beberapa alasan mengapa hal ini bisa terjadi pada Indonesia. Kenapa kita menjadi negara berkembang terus tapi selalu berhenti di posisi yang sama selama 6 dekade merdeka.

1. Pertumbuhan ekonomi tertahan di bawah potensi sebenarnya.

Ekonomi RI tercatat oleh LIPI memiliki kekuatan dan cukup stabil, namun jika membahas pertumbuhan bisa jadi lain. RI ternyata tercatat memiliki pertumbuhan yang kurang pesat ketika negara berkembang lain berlari, kita berjalan. Pertumbuhan ekonomi kita tidak terlalu tinggi. Nagara tentangga Singapura memang terpuruk saat krisis, tapi begitu krisis itu selesai, mereka melonjak begitu cepat dari posisinya semula.

2. Daya penggerak kemajuan ekonomi kurang bervariasi

RI tak akan bergerak di negara papan tengah karena, masih menurut Latief, kurang banyak daya penggerak ekonomi. Kita hanya tergantung pada daya penggerak, banyak bisnis yang mengandalkan produksi bahan mentah. Kita hanya memiliki satu hingga dua gerbong sementara nagara lain punya 10 gerbong bahkan lebih sekaligus.

Ketergantungan pada pasar modal juga membuat ekonomi RI jalan ditempat. Ekonomi RI kurang terbuka ditambah lembaga keuangan yang tidak maksimal mendukung ekonomi berkualitas, terang Latief lebih dalam.

3. Tenaga kerja berpendidikan rendah

SDM yang berusia produktif memang banyak di Indonesia tetapi kualitasnya kurang dari standar yang diharapkan agar negera bisa maju. Latief menjelaskan lebih lagi bahwa kualitas SDM yang didominasi lulusan SD. Tidak heran pekonomian terbebani karena mereka yang memiliki pendidikan rendah malah menjadi beban. Dan jika ini terus berlanjut, mereka yang berpendidikan rendah akan menjadi konsumen saja.

Mereka tidak akan bisa menjadi produsen yang sangat diperlukan oleh negara ini.

4. Industri domestik masih lemah

Indonesia memilika banyak industri domestik yang masih terlalu lemah, padahal era pedagangan bebas sudah menyongsong. Impor justru jadi sandaran ekonomi kita, yang akhirnya memasung industri kita.  Lathief bahkan mengklaim ada 90% impor untuk material dasar dan modal. Inilah yang kemudian memicu inflasi dan turunnya nilai tukar rupiah seperti saat ini.

5. Ekspor kurang berdaya saing

 Di sisi ekspor, Indonesia masih harus berjuang menemukan kelebihannya. Tidak diketemukan ciri khas seperti negara lain, seperti Jepang dan Korea Selatan dengan elektronik dan juga budayanya. Pemerintah benar belum menunjukan kesungghan menggarap pasar berpotensi seperti halnya pasar tekstil.

Apa itu Bitcoin Penjelasan Singkat Sejarahnya


Beberapa orang melihat Bitcoin sebagai uang digital, tetapi sebenarnya ini adalah sebuah teknologi yang disebut cryptography. Teknologi yang menciptakan aplikasai komputer dimana setiap networknya bekerja. Karena terdiri dari hubungan berbagai komputer, aplikasi ini disebut P2P network. Apa itu? Berbeda dengan sistem internet biasa, dimana satu atau lebih komputer berbicara dengan satu server. Dalam P2P network, dua atau lebih komputer akan saling berbicara satu sama lain.

Bitcoin sangat sulit untuk decrypt. Ini juga berarti Bitcoin tak akan mudah dikontrol oleh satu badan, seperti Bank. Cryptography bisa jadi mungkin karena jasa seseorang bernama Satoshi Nakamoto. Di 2008, ia sukses menemukan network yang tidak tersentralisasi berbasis cryptography, dimana setiap tindakan akan berbasis konsesus atau persetujuan antar dua network atau komputer. Tentu dengan proses ini tidak ada bank atau pemerintah yang mengawasi Bitcoin untuk tumbuh.

Masa depan ekonomi


Bitcoins (BTC) merupakan nilai dari mata uang ini, atau kita bisa samakan dengan dollar atau rupiah. Bicara tentang bentuknya, Bitcoins akan dibuat oleh dua atau lebih komputer dalam satu sistem. Revolusi Bitcoin terbilang unik karena hal semacam ini tidak pernah terjadi dalam sejarah menusia. Dimana tiap orang bisa atau mampu menambang Bitcoins mereka sendiri. Dengan biaya fee yang relatif lebih murah, membuat setiap Bitcoins dalam dompet khususnya berharga.

Nilainya bahkan terus naik di 2014 saja, nilai  1 BTC sekarang ini (02/03/2014) setara dengan USD 559,3. Setiap orang bisa menggunakan suatu softaware kemudian memperoses data.  Satu network yang terdiri dari dua atau lebih akan memulai menambang Bitcoins. Setiap Bitcoins akan tercipta, jangkan waktunya setiap 30 menit. Jika digunakan secara baik, teknologi Bitcoin bisa saja membawa dunia terbebas dari kemiskinan.

Cryptocurrency masih dalam tahap awal pengembangan, sehingga akan ada banyak masalah yang perlu dipecahkan sebelum dapat digunakan dengan keyakinan. Dari segi keamanan, masih terkendala saja, bahkan dengan mereka yang ahli dalam dunia digital. Seperti penemuan revolusioner, akan ada banyak kritik terhadap sistem cryptocurrency karena kurangnya kata "pemahaman". Bitcoin akan terus melalui tahap yang sama ketika internet pertama dimulai.

Kurangnya pemahaman tentang internet menyebabkan banyak ketakutan pada banyak orang. Namun, setelah banyak masalah yang terkait dengan internet diselesaikan, itu dianut oleh masyarakat dan menjadi alat untuk memberdayakan masyarakat. Jika dianut oleh masyarakat, Bitcoin bisa jadi penemuan revolusioner berikutnya yang bisa membebaskan orang-orang dari kontrol bank sentral dan membawa kekuatan finansial kembali kepada rakyat.

Salah satu hal terbesar tentang cryptocurrency adalah bahwa hal itu hampir mustahil untuk decrypt. Atau, nilai setiap Bitcoins mengandung kode, dan tak mungkin dipalsukan. Bahkan tahap awal pembangunan saja, Bitcoins lebih aman (secara nilai) dan memiliki lebih potensial daripada kartu kredit atau yang disebut uang digital tradisional.

Berikut kelebihan- kelebihan Bitcoin (sebagai mata uang):

1. Desentralisasi (bebas dari kontrol pihak ketiga)
2. Super aman dan fleksibel (lebih aman daripada kartu kredit)
3. Transaksi non-reversible (bisa baik atau buruk tergantung pada situasi)
4. Didukung oleh orang-orang
5. Sangat sulit untuk memanipulasi nilainya
6. Biaya sangat sedikit

Investing your bitcoins

Investing your bitcoins in online casinos
Slotocash casino review
Bitcoin on Wikipedia

Entri yang Diunggulkan

Biografi Jack Ma Orang Terkaya China Alibaba