Klik Google Berkurang Apakah Tanda- Tanda

qz.com
 
Dominasi Google sebagai mesin pencari memang berkurang. Namun ini bukanlah akhir bagi sang perusahaan raksasa Internet. Dikutip dari Quartz nilai klik iklan Google menurun mencapai angka minus. Banyak hal mempengaruhi kenapa nilai kliknya berkurang. Dengan banyaknya mesin pencari lain bisa jadi. Google telah mengkantungi 3,3 miliar query setiap hari. Sedangkan disisi lain ada Facebook dengan 1 miliar dari mesin pencarinya.

Namun, beda market, Facebook lebih banyak berbicara tentang mencari orang. Dan ketika Google ini tak mampu mencarikan apa yang orang inginkan. Facebook tak perlu repot. Bahkan dengan percaya si pendiri Facebook menemukan lebih banyak apa yang orang inginkan. Ada lagi Apple, Amazon, dan juga, hal- hal lain seperti search engine lain dibelangkanya.

Facebook mencari koneksi dan konten dari search engine -nya. Twitter cukup keren dengan 1,5 miliar angka pencarian. Meski Twitter terbatas pada konektifitas saat ini. Amazon dengan produk search -nya yaitu melalui paywall. Lalu Apple dengan operating system -nya terbaru, Yosemite, yang didukung oleh Bing yang berasal dari Microsoft. Ada Qwant, mesin pencari Inggris, dengan tampilan berbeda.

Kurang banyak? Google juga berhadapan Wolfram Alpha, yang mampu menyebut data populasi New York di tahun 1886. Seterusnya ada DuckDuckGo, punya privasi tinggi, kamu tak akan direkam dan menjaga privasi tinggi. Akhirnya Eric Schmitdt -CEO Google mengaku memang Google bukanlah lagi tempat orang berhenti orang mencari sesuatu.

Diperkembangan aplikasi lebih seram lagi. Meski Google punya hak atas Android dan memilik pencariaanya sendiri. Amazon bisa masuk dengan Fire Phone -nya yang sebenarnya mesin pencari tersembunyi. Lalu ada lagi Facebook yang bebas di Android ataupun iOS. Mereka sukses membangun sistem antar platform yang pasti bisa ditemukan siapa- saja kapan saja. Mereka bahkan menawarkan aneka open source bagi para developer.

Yang terbaru regulasi negara akan search engine satu ini. Mau- tak mau Google harus siap devirsifikasi dari sistem layanannya. Gugurnya sistem Page Rank menjadi bukti lain bahwa Search Engine Google tengah ada di kegalauan. Adanya produk Google Glass, Robotic, mobil tanpa pengendara, komputer quantum, bahkan terbaru adanya Google Domain. Bisa jadi langkah bagus. Meski begitu memasang iklan di Google masihlah jadi sumber pendapatan terbesar Google.

Sekitar 91% pendapatan ada di Search Engine jelas qz.com

Pengalaman Jadi Karyawan Sukses Seorang Teman


4 Rahasia Tung Desem Waringin


Meski beda peran, menjadi pengusaha atau karyawan sama saja. Harus punya nilai tambah. Setelah punya nilai ini barulah kamu bisa menuntut hak kamu. Ini kisah pengalaman seorang teman. Dia bekerja di sebuah Bank Swasta terbesar di Indonesia. Masuk tahun 1992, waktu itu, ia bercerita pertama masuk bekerja jadi Kader Pemimpin. Bukanlah perkara mudah ia menjelaskan.

Ada proses belajar selama 15 bulan. Setiap minggu teman saya ini menjelaskan setiap tiga bulan ada ujian. Layaknya ujian skripsi katanya. Fungsinya untuk menentukan kualitasnya dalam perusahaan. Hasilnya? Tak mengecewakan, bekerja keras, dia pun diangkat menjadi Wakil Pemimpin Cabang Utama di Cabang Kelas Wilayah kelas wilayah. Katanya sih butuh waktu 21 bulan tapi dia bisa dibilang cepat.

Sukses membangun nilai tambah lagi. Dia dipromosikan sebagai Kepala Cabang hanya dua tahun saja. Lalu gajinya pun naik 1200 persen atau dua belas kali lipat dalam waku 6,5 tahun berkarir. Sudah pua bekerja di perusahaan satu itu. Ia siap pindah ke perusahaan lain. Sukses membangun nilai tambah membuat "merek" nya layak ditempatkan di tempat khusus: Wakil Direktur!

Percaya atau tidak tak masalah. Yang terpenting ilmunya kami menyebut. Dia lantas membagi rahasianya:

1. Bisa dipercaya

Yap, kejujuran mahal itu bukan omong kosong. Tidak bisa dipercaya tidak ada karir. Menjadi dipercaya atau tidak garisnya tipis. Ia pun lantas bercerita: Ketika ia menjadi wakil pemimpin. Saat itu ia tak tau kalaunya telephon pribadi di kantor diawasi. Untunglah kala itu ia selalu minta print penggunaan telephon dengan kode passwordnya tiap bulan. Ya, teman kami itu lantas membayar semua tagihan itu sendiri baik lokal maupun interlokal. Disisi lain ada wakil pemimpin lain yang marah- marah karena diminta tagihan.

Juga kamu tak akan pernah tau jika tengah dites atasa atau tidak, jelasnya. Teman kami itu lantas bercerita lagi. Ketika itu dia sudah jadi Wakil Presiden Direktur, kisahnya ketika itu, ia tengah berkunjung ke sebuah perusahaan rekanan. Oleh pemilik perusahaan itu ia diberi amplop ucapan terima kasih dan tentunya hal itu terlarang di kantornya; ia pun menolaknya. Eh sorenya ia mendapatkan telephon dari Wapresdir yang juga merangkap sebagai Kepala Divisi HRD (sekaligus anak pemilik perusahaan!).

Seperti yang kamu akan kira. Dia diberikan ucapan selamat. Dan, semua itu bagian dari test perusahaan, lalu si Wapresdir siap mempromosikannya jadi pemimpin cabang. Langsung! Bisa terbayang jika ia menerima amplop tersebut. Tidak ada promosi. Tidak ada karir lagi. Masuk daftar black list. Mungkin tidak dipecat, namun mau sampai kapan jadi karyawan biasa?

2. Punya nila tambah

Diakui atau tidak, sadar maupun tidak, jika kita berkarir pastilah dibanding- bandingkan. Usahakan kita bisa punya nilai tambah itu pesanya. Caranya: ambil tanggung jawab lebih, kerja ekstra. Jadilah yang terbaik di bidang yang dimonitor atasan atau kita buat atasan mengetahui bidang terbaik kita. Membuat atasan melihat kemampuan kamu.

Cara yang terbaik menurutnya:

a. sadar bahwa kita mau yang terbaik dalam pekerjaan
b. alasan untuk menjadi yang terbaik juga bisa berasal dari orang- orang yang kita cintai
c. belajar dari teman yang terbaik

Ketika berkarir teman kami itu bercerita sukses memiliki serangkaian prestasi, yaitu Hasil Audit Terbaik di Indonesia, Pertumbuhan Kartu ATM Terbesar, Pertumbuhan Kartu Kredit Terbesar, Tingkat Mati ATM Terendah Seluruh Indonesia.dll. Semuanya karena point a- c diatas.

3. Pribadi menyenangkan

Meski menjadi terbaik di karir jangan lupa teman. Tetaplah low profile. Berbudayalah sopan santun, inisiatif jika ada masalah, semangat, antusias, positif dan paham 3T (Timing, Teknik, dan Tempatnya).

4. Dikenal orang tepat dan jumlahnya banyak

Layaknya teori pergaulan umum. Carilah orang yang tepat mendukung karir kamu. Kita harus dikenal dari cuma office boy sampai atasan kamu. Pastikan dekat dengan yang memiliki kompetensi atas gaji kamu. Ia juga menyebut pilihlah teman yang mempromosikan kebaikan kamu. Tidak cuma dari perusahaan yang sama, bisa juga dari perusahaan lain, atau atasan perusahaan lain. Jangan batasi.

Ikutilah organisasi, perkumpulan, asosiasi, dan beranilah tampil jadi pemimpin. Ia melanjutkan bahwasanya dia pernah aktif di kegiatan Asosiasi Management Indonesia,  bahkan teman kami itu sempat menjadi Ketua Umum hampir satu periode di kota Malang dan satu periode di kota Jakarta.

Intel Membeli Perusahaan untuk Kacamata Pintar

 
Nampaknya Intel tengah bertaruh dengan kacamata pintar. Setelah melihat bagaimana Google Glass, pantang mundur, Intel menggandeng Luxottica menciptakan teknologi kacamata. Intel diberitakan telah menggelontor uang banyak kepada Vuzix, perusahaan pembuat kacamata pintar selain Google.

Uang ini dikabarkan oleh Vuzix sendiri, dilansir oleh laman Engadget, ada $25 juta dalam bentuk saham.

Secara tertulis Intel telah menguasai 30 saham Vuzix. Dengan ini Intel telah memiliki hak dalam perusahaan. Mengatur strategi terutama dalam memilih member eksekutif. Lain hal, ini juga berarti satu kesempatan baru untuk peluang kacamata pintar. Masih menurut Engadget.com, bahwasanya Vuzix telah terbukti sukses untuk mengejutkan pengunjung CES 2013.

Kala itu mereka sukses memperkenalkan M100 smart glass. Sejak saat itu smart glass milik Vuzix tercatat telah bekermbang. Salah satunya yang menarik adanya sistem offline, sistem Nuance, mampu mengkoneksi si kacamata dengan Android bahkan iOS.

Kita tunggu hasilnya.

Mahalnya Google Glass Bukan Alasan Kegagalan


Menanti masa depan kacamata pintar


Berapa harga Google Glass? sekitar $1.500 atau sekitar 18 juta, ini sudah termasuk mahal jika dibanding kemewahan smartphone terbaru. Bahkan lebih mahal dari smartphon besutan Lamborghini. Namun taukah kamu ini bukanlah alasan kenapa Google menghentikan proyeknya. Ya, Google telah berpaling dari produk kacamata canggih ini. Menurut blog postnya: perusahaan tengah mengeksplor programnya.

Dikutip dari Wall Street Journal, dikatakan bahwa, perusahaan telah memindahkan lab -nya. Telah pindah dari GoogleX lab dan dipisahkan ke unit berbeda yang dipimpin oleh Ivy Ross.  Dan dia akan berkordinasi dengan sosok Tony Fadell.

Fadell sendiri adalah pimpinan Nest Labs, merupakan tempat bagi teknologi terbaru dikembangkan. Sebuah teknologi pintar seperti termostat atau detektor asap. Dimana Google telah membeli Nest Labs seharga $3 juta. Sinyal gagalnya Google Glass menurut versi Huffingtonpost bukanlah akan penolakan harga. Lebih nya karena masalah privasi.

Dengan Google Glass orang bisa merekam apa saja didepan matanya. Bayangkan apa yang terjadi jika ada sesuatu hal tak terduga. Seperti penyalah gunaan. Beberapa kasus serangan terhadap pemakain kacamata ini juga terlaporkan. Bahkan beberapa bar di luar telah nyata- nyata menolak pelanggan yang memakai ini. Lalu apakah yang terjadi pada Google Glass.

"Kami terus membangun untuk masa depan, dan kamu akan mulai melihat versi masa depan dari kaca ketika mereka sudah siap," tulis Google.

Meski jika dipakai secara individu ditolak. Nyatanya beberapa perusahaan melirik adanya kacamata pintar itu. Bahkan Intel secara terus terang tengah mengembangkan versinya sendiri. Perusahaan Virgin Airline telah menyebut ketertarikan akan produk ini. Sebuah masa depan untuk efektifitas sebutnya.

Ditangan Tony Fadell apa yang akan terjadi pada Google Glass. Belum ada pemeritahuan resmi. Namun, disebut oleh The Verge, Fadell tengah memikirkannya, tapi secara resmi dua tahun dibelakang akan ditinggal. Untuk masa depan, belum ada tanda- tanda nya, Meski begitu ada beberapa orang yang masih tertarik untuk membeli Google Glass hingga Januari ini.

Perlu diketahui Fadell dikenal akan campur tangannya pada produk Apple: iPod dan iPhone. Dan Google tengah mencari celah pasar yang disebutnya cocok bagi Fadell.

Entri yang Diunggulkan

Biografi Jack Ma Orang Terkaya China Alibaba