Nama Perusahaan Habbatussauda Kerja Sunah

Biografi Pengusaha Yusuf Efendy Djuanda 


 
Selalu mengingat pesan sang ayah jangan mengambil barang milik orang lain. Juga ketika dia harus berhutang maka jangan sampai lupa dibayar. Janganlah pula Yusuf senang menerima pemberian orang lain. Inilah pesan singkat diutarakan alm. ayah dari Ir. Yusuf Efendy Djuanda. Sosok bersahaja yang dikenal sebagi pengusaha herbal.

Sejak usia muda memang sudah terlihat bakat berbisnis. Pria sederhana kelahiran Singkawang, Kalimantan, lahir 19 Juni 1971 yang tidak pantang menyerah. Sejak kecil sudah ikut bantu- bantu sang ayah menjadi toko miliknya.

Sejak bangku SD sudah berjualan es keliling. Yusuf tidak malu berjalan dari kampung ke kampung. Yusuf berjualan agar punya uang saku. Es yang dibawa juga harus laku dijual. Jikalau tidak laku oleh pemilik es memberinya denda. Yaitu ia harus membeli sisa es yang tidak laku. Alhasil Yusuf kecil sangat bersemangat berjualan.

Alasan utama begitu karena jumlah setoran tidak boleh berkurang. Meski begitu adanya tetap dia tidak mau mengeluh.

Bisnis hiburan


Hidup makin susah ketika sekeluarga pindah ke Jakarta. Disana dia melanjutkan sekolah dasar yang terpurus di kelas 3. Karena keuangan keluarga tidak kunjung membaik. Maka, Yusuf berjualan kembali yaitu jualan koran. Juga termasuk jualan garam atau korek api di Pasar Rawamangun. Ia berjualan sejak jam 6 sampai jam 9 atau tiga jam.

Setelah dia berjualan barulah berangkat sekolah. "Lumayan, kalau untuk membiayai keluarga sekedar makan saja cukup dengan berjualan di pasar Rawamangun," kenang Yusuf sambi tersenyum. Jiwa kewirausahaan ayah dua anak ini semakin terasah ketika dewasa.

Yusuf mendirikan Venusa Communication Universal. Perusahaan yang bergerak di bidang periklanan, desain grafis, percetakan dan event organization. Ia fokus di bisnis berkonsep ke- Islaman. Ia bertugas mengurusi beberapa tim nasyid ternama Malaysia, bahkan tim nasyid sekelas Raihan pulang pergi Indonesia- Malaysia.

Tahun 2002 merupakan puncak bisnis Venusa Communication. Hingga, gebrakan beresiko dia lakukan, yaitu memutar laju usaha ke arah bisnis obat- obatan herbal. Memilih bisnis obat herbal lantaran waktu itu dia menemukan kesempatan. Ditanganya ada obat kapsul herbal yang tidak pernah ditemuinya di Indonesia seperti sekarang.

Intuisi seorang Yusuf terbukti tepat. Awal 2002 Yusuf mengajak dua rekan terjun ke bisnis herbal. Utamanya menggunakan bahan habbatussauda. Apalagi dia telah mendengar sendiri kesaksian orang yang minum obat ini. Untuk berbisnis dirogohnya kocek Rp.300 juta. Uang tersebut dibelikan jinten hitam, madu, kurma, yang impor Mesir.

Selain itu termasuk membeli mesin, membuat perijinan, pengemasan produk. Memang bahan- bahannya itu sulit ditemui karena impor.

Bisnis herbal


Alumni Geofisika Institut Teknologi Bantung (ITB) ini percaya diri. Meski sangat sukar hal berproduksi tidak surut langkah. Ia masih melihat potensi besar bisnis herbal kala itu. Landasan lain kenapa bisnis ini prospektif karena sabda Rosul. Selain Habbatussauda, adapula aneka obat- obatan lain sesuai anjuran Rosul seperti madu, zaitun, kurma.

Semua bahan dikembangkan menjadi 20 jenis produk. Produknya seperti Habbat's Kapsul, yakni suplemen sehat alami stamina prima, Habbat's Plus suplemen alamai pria dewasa.dll. Produk diluncurkan lewat aneka segmen mulai anak, dewasa, hingga manula. Semakin mantap berbisnis apalagi sejak dia melihat sendiri bukti nyata.

Si tetangga terkena penyakit kelenjar tiroid akut. Sembuh karena mengonsumsi obat habbatussauda yang ia bawa dari Malaysia. Kini, dia memproduksi sendiri, akan menyembuhkan penyakit yang bahkan dokter pun menyerah. "Dari situ saya yakin, ini obat bukan main- main. Yang kanker parah akhirnya bisa sembuh," ujar dia.

Produk ini bebas gula buatan juga bahan kimia pengawet. Menurutnya itu adalah zat mudharat yang meracuni tubuh. Menggunakan mesin berstandar produk Habbat'S terjamin layak. Yusuf meyakinkan produk miliknya sudah diuji Dinkes RI dan LPPOM MUI. Mereka aktif memberikan penyulusah usaha Yusuf menjadi lebih baik.

Dia sedikit menyesali keluarnya surat begitu lama sejak 2004- 2005. Padahal produk herbal seharusnya itu gampang karena terbukti asliannya. Ia menyebutkan kalau gramaturnya kelebihan mempunyai efek beracun. Kalau kurang maka efeknya tidak tidak berasa. Gampangnya orang makan madu lima sendok tidak masalah di tubuh.

Masalah utama menurutnya justru di kapsul kemasan. Karena kebanyakan mengandung gelatin binatang yang diharamkan. "Kami menggunakan kapsul gelatin sapi sehingga terjamin kehalalannya," tutur Yusuf.

Penjualan sendiri sudah masuk pesantren dan pengajian. Dia tidak kesulitan dalam pemasaran. Karena sudah didukung dalil Hadists Nabi. Ini merupakan sunah Rosul memang pengobatan Islam. Paling suka ialah pada masyarakat umum yang masih terpaku di pengobatan kebaratan. Sukses 2005 selepas mengantongi ijin nama PT. Habbatussauda International resmi.

Embel- embel internasional ada untuk meyakinkan standar ekspor. Usahanya terbukti melejit bahkan menjadi pelopor bisnisa herbal lainnya.

Bisnis besar


Bukti besarnya usaha ini ialah adanya anggaran iklan. Yusuf tidak mau setengah- setengah mengeluarkan modal. Termasuk aneka iklan di majalan nasional atau lewat promosi online. Perusahaan juga sudah memiliki website resmi www.habbatsonline.com. Termasuk penggunaan jejaring sosial ke seluruh penjuru dunia.

Ini mendongkrak pemasaran produk PT. HI setiap tahun. Yusuf juga melakukan promosi offline lewat aneka roadshow, seminar kesehatan dan herbal, untuk memperkenalkan kepada masyarakat. Di tahun 2010 ambil contohnya PT. HI telah melakukan roadshow ke pesantren Sepriangan Timur dan Ikatan Bidan Indonesia di Jakarta.

Permintaan produk Habbats garisa besat tidak lagi cuma diminati dalam negeri. Meski begitu PT. HI tidak lantas jor- joran, memilih lebih fokus pasar lokal. Soal ekspansi Yusuf berniat membuka klinik pengobatan tradisional. Selain itu memang sudah banyak dokter memakai Habbats sebagai suplemen.

Yusuf membuka klinik pengobatan tradisional berlandaskan sunah. Beberapa klinik sudah dibuka di Jakarta yang dikerjakan sesuai kebutuhan. "Saya berharap masyarakat mulai beralihlah kepada herbal yang sudah jelas jaminannya," jelas Yusuf. Pasarnya sudah tersebar keseluruh penjuru Indonesia loh.

Meski baru berusia kurang dari 10 tahun sudah menghasilkan miliaran. PT. HI memiliki 80 karyawan yang memproduksi 18 jenis produk. Menurut Yusuf laporan penjualan juga cenderung meningkat. Peruahaan yang berlokasi di Arcamanik Endah Ruko 1 No. 7 Bandung ini memang ciamik. Lini bisnisnya meliputi tiga hal yakni suplemen, makanan, obat- obatan, suplemen energi.

Produk dikemas tidak cuma berbentuk kapsul, adapula cair, minuman kesehatan, dan madu, yang dicampur bahan berkasiat. Semua produk dikemas mengusung brand sama yaitu Habbat's. Penyebaran sudah sampai ke apotik modern di Bandung, Jakarta, Semarang, Surabaya, Padang, Aceh, Sulawesi dan Kalimantan.

Investasi Ala Yusuf Mansur VSI Berjaya

Profil Ustad Yusuf Mansyur 



Ustad Yusuf Mansyur kelahiran Jakarta, 19 Desember 1976, merupakan penceramah, motivator, sekaligus juga pebisnia. Terlahir dari keluarga Betawi putra pasangan Abdurrahman Mimbar dan Humrifíah. Yusuf Mansyur lahir di keluarga yang berada sehingga cenderung manja. Adalah lulusan terbaik Madrasah Aliyah N 1 Grogol, yang tahun 1992, memilih keluar dari kuliah di tengah jalan alias drop out.

Semua hanya untuk menyalurkan hobinya bermotor. Di tahun 1996, Yusuf muda terjun masuk dunia bisnis informatika, sejalan jurusamnya ketika kuliah. Sayang, dia menemukan bisnisnya gagal total sehingga terlilit hutang lalu masuk penjara 2 tahun. Di sinilah, sebuah titik balik, dia lanjut mendalami islam memiliki keinginan kuat berubah.

Yusuf muda yang sebelumnya menghamburkan uang, kini telah menemukan keajaiban dari sebuah sedekah. Hidupnya menemukan  titik terang ketika bertemu seorang Polisi. Dia kemudian diperkenalan dengan sebuah LSM yang melayani masyarakat. Yusuf menjelma menjadi penulis buku berjudul "Wisata Hati Mencari Tuhan yang Hilang" selama masih berkeja di LSM.

Tak dinyana, dari buku tersebut, Yusuf menjadi terkenal lalu diundang ramai bedah buku dan seminar. Buku yang berisi perjalanan bisnis hingga masuk bui. Buku inspirasi islam melalui bisnis minuman es. Dia bercerita pernah mencoba bangkit melalui berjualan es menemukan titik temu melalui sedekah.

Yusuf selepas dipenjara akhirnya berhasil memiliki sebuah kios, serta seorang pegawai. Mangambil sisi lain, Yusuf Mansyur fokus mengajarkan bagaimana sukses usaha dari sedekah. Dia menjelma menjadi seorang ustad yang mengajarkan sedekah adalah jalan kesuksesan.

Selanjutnya, nama Ustad. Yusuf Mansyur mulai terlihat disibukan berdakwah kesan ke mari, hingga bertemu Yusuf Ibrahim produser musik. Dia meyakinkan Ust. Yusuf melalui perusahaan PT. Virgo Ramayana Record, mengerjakan proyek kaset ceramah, Kun Fayakun. Kemudian bersama SinemaArt memulai perjalanannya di dunia layar kaca melalui sinetron.

Ia ikut menggarap sebuah film di 2008 berjudul Kun Fayakun bersama Zaskia Mecha, Agus Kuncoro, dan Desy Ratnasari.

Bisnis Ustad


Yusuf Mansyur punya satu cita- cita membentuk rakyat Indonesia mandiri melalui islam. Dia pun memikirkan ide bisnis halal. Dia menciptakan bisnis gaya baru yang disebut Usaha Patungan. Dari sinilah, dia mencoba membantu umat muslim berbisni investasi. Dia memulai garakanya melalui akun resmi website hingga akun twitter pribadi.

Hasilnya uang senilai satu setengah miliar terdistribusi menjadi usaha patungannya. Dilansir laman Tempo.co, usaha patungan tersebut ternyata bertemu tidak baik. Menurut pengamat pasar modal, Yanuar Rizki, lantas menjelaskan bisnis investasi yang dilakukan oleh Ust. Yusuf Mansyur adalah ilegal. Alasannya, bisnis apapun yang menyangkut pengumpulan dana modal perlu ijin.

Dia menambahkan jika belum berijin maka disebut ilegal. Melalui akun Twitter, Yusuf berdalih usahanya itu murni patungan investasi seperti berinvestasi rumah atau tanah. Yusuf menjanjikan dana terkumpul dijadikan bisnis hotel di kawasan bandara Soekarno Hatta dan apartement. Dia berjanji memberikan deviden 8 persen dari untung setelah cash back dalam 10 tahun.

Di Juli 2013 Otoritas Jasa Keuangan (OJK), selaku badan pemerintah yang mengawasi kegiatan keuangan, mengundang Yusuf Mansur melegalkan patungan usaha.

Tujuannya agar kegiatan pengumpulan dana hotel Siti dapat dilanjutkan sesuai ketentuan pemerintah dan perundang- undangan. Jauh sebelum bisnis Patunganusaha.com sekarang, telah banyak orang menggunakan namanya di bisnis mereka. Beberapa orang melalui situs tidak resmi menjual jamu hingga buku bergambar Yusuf Mansyur.

Mereka menawarkan bisnis penghipunan dana. Mereka menipu masyarakat lewat kemasanan lalu membeli produk tertentu. Bahkan mengambil untung dari kasusnya.. Mereka berkata seolah ini bisnis baru sang Ustad sendiri. Biasanya, mereka menawarkan penghimpun dana, menyebut Ust. Yusuf Manysur tapi kenyataannya tidak ada sangkut paut.

Menggurita saja

Lama tidak terdengar berdakwah ternyata Ust. Yusuf Manysur tengah disibukan berbisnis. Kali ini maennya tidak cuma ratusan juta tetapi miliaran rupiah. Total ada dua usaha dijalankan olehnya yaitu Patungan Usaha dan Patungan Aset. Setelah mendapatkan teguran oleh OJK, kini, Yusuf menghadirkan bisnis baru yang lebih modern.

Tepat 22 Agustus 2013 resmi berdirilah perusahaan VSI atau PT. Veritra Sentosa Internasional. Oleh Yusuf melalui jaringan internet menyebar menawarkan investasi islami. Sayang belum genap setahun seperti yang dilaporkan Kompas.com sudah bermasalah lagi. Kali ini permasalahn datang lantaran mitra VSI tidak bisa melakukan transaksi lewat VPay.

"yg slh ttp sy. gpp. tp soal deposit VSI ga mungkin ilang. 90% sbb kslhn konfirmasi sj. next will be better. maafin ya. VSI brproses," cuitnya lewat akun Twitter pada 1 Mei 2014.

Respon datang beragam tetapi bukan utama. Kebanyakan orang belum tau apa itu VSI, penulisa sendiri dulu sempat berpikir ini hanya perusahaan memakain namanya (lagi). VSI sendiri merupakan penyedia jasa untuk pembayaran online seperti listrik, pulsa, tagihan air, televisi, bahkan bayar zakat.

Paling menakjubkan adalah aneka bonus kamu bisa dapatkan. Tergabung sebagai mitra VSI kelebihannya yaitu pembayaran gratis sampai aneka hadiah. Total investasinya tegolong sedikit antara Rp.275.000 sampai Rp.1,8 jutaan. VSI memiliki lima paket: Paket dasar Rp.275.000 sudah bisa mendapatkan VPay yang bisa diwariskan.

Paket Silver mendapatkan tiga hal yaitu uang kembali hingga Rp.75.000, VPay, plus deposit VPay senilai Rp.50.000, yang mana cukup menyetor Rp.825.000. Paket Gold mempunyai tujuh fasilitas, yakni aplikasi tujuh VPay, uang kembali Rp.225.000, dan deposit VPay Rp.170.000. Uang modalnya cukup menyetorkan senilai Rp.1.920.000.

Paket Platinum menghasilkan VPay lima belas buah, ditambah cash back Rp.225.000, dan deposit senilai Rp.450.000. Untuk satu ini membutuhkan modal lumayan besar yakni Rp.4.125.000. Yang terakhir Paket Titanium modalnya Rp.8.525.000. Kamu mendapatkan 31 fasilitas VPay, cash back Rp.1.635.000 dan juga deposit Rp.1.090.000.

Iming- iming hadiah meliputi jalan- jalan ke luar negeri sampai Rp.5 miliar. Caranya cukup kamu mencari orang agar bergabung dibawah kamu 500 di kiri dan kanan. Dan kamu akan diangkat menjadi sosok leader. Setiap orang baru akan dapat bonus Rp.50.000 yaitu uang tunai Rp.30.000 dan deposit 20.000.

Meski baru dapat sedikit jangan berkecil hati. Karena kalau yang dibawah menggaet dua orang baru maka kamu akan jadi sponsor. Kamu akan mendapat Rp.25.000 dari setiap orang dibawah kamu kalau merekrut orang lain. Rincian bonusnya yaitu Rp.13.000 tunai dan Rp.12.000 deposit. Bonus dana tunai baru cair bila melewati Rp.150.000

Didukung oleh popularitas sang Ustad menjadikan bisnis ini berkah. Promosi lewat sosial media, televisi, juga aneka media lain membuatnya makin diminati. Total disebutkan sudah memiliki 45.000 mitra tersebar. Dan sejumlah mitra mengaku mendapatkan banyak manfaat. Contohnya Wawan Pradipta, yang membeli paket Rp.275.000.

Cukup mengajak istri, anak, dan teman, saban bulan dia mengantongi paling banyak Rp.1,5 juta. Itupun kata Wawan harus memotivasi anggota tim agar selalu semangat bekerja.

Kemudian Harun Dermawi yang sudah mempunyai 20 mitra. Ia mengaku tidak fokus berjualan pulsa karena sering macet. Apalagi kalau datang jam sibuk macet sekali. Ketertarikan Harun sendiri karena ini terbilang gampang yaitu jualan pulsa dan transaksi keuangan. Ia sendiri fokus mencari mitra baru yang mau dijadikan bawahan.

Entri yang Diunggulkan

Biografi Jack Ma Orang Terkaya China Alibaba