Tampilkan postingan dengan label Miliarder. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Miliarder. Tampilkan semua postingan

Biografi Rachmat Gobel Pengusaha Generasi Kedua

Biografi Rachmat Gobel

  
rachmatgobel.png
 
Menjadi pengusaha generasi kedua mungkin menjadi beban. Sosok biografi Rachmat Gobel bukanlah pemimpin semenjak lahir. Dia juga membutuhkan proses panjang. Sedari kecil sosoknya telah terdidik untuk menjadi pewaris dan pemimpin dari grup usaha Gobel. 
 
Generasi kedua yang tidak hanya sukses melanjutkan tapi memperluas pengaruhnya di Indonesia. Pria kelahiran 3 September 1962 ini, sukses mendekatkan dirinya menjadi orang berpengaruh, pengusaha terbaik. 
 
Namanya disematkan sebagai Menteri Perdagangan pemerintahan Jokowi- Jusuf Kalla. Ia digadang- gadang ahli berdagang. Di tahun 2026, Rachmat Gobel meninggal dunia berstatus anggota DPR dari Partai Nasdem. 

Berikut kisahnya jadi pengusaha sukses hingga menjadi Menteri Perdagangan.
 

Harjo Sutanto Sabun Cuci Wings Rajanya Sabun

Biografi Pengusaha Harjo Sutanto


biografi pemilik wings

 
Sabun cuci Wings rajanya sabun ekonomi. Ini biografi Harjo Sutanto, yang memulai usahanya pada 1948 bersama seorang sahabat. Hasil tangan dingin salah satu orang terkaya Indonesia. Dua orang yang lalu memulai bisnis sabun handmade. 
 
Bahan bakunya terbatas bermodal pabrik kecil- kecilan di belakang rumah. Mereka membuat sabun cuci di sebuah bengkel kecil. Tempatnya disekitar rumah di Surabaya, Jawa Timur. Pria bernama lengkap Harjo Sutanto atau Tan Siek Miauw, dan sahabatnya bernama Johannes F. Katuari.

Biografi Silmy Karim Pengusaha dan Direktur Pindad

Biografi Pengusaha Silmy Karim

    
silmykarim.png
 
Perkenalkan Direktur Pindad yang tak hanya membuat senjata. Biografi Silmy Karim menjelaskan bahwa mereka tidak cuma memproduksi mobil. Nyatanya mereka juga memproduksi generator listrik dan tengah membidik produksi kembang api. 
 
Namun anehnya, produk mereka satu ini tak selaris produk mereka bahkan di dalam negeri. Padahal mereka sudah membuatnya sejak 1980 atau sudah lebih dari 34 tahun.

Anak Penjual Gado- Gado Kini Pengusaha Pemilik Pabrik

Profil Pengusaha Markus Mutoro


pengusaha punya banyak pabrik
 
Pengusaha pemilik pabrik itu bukanlah anak orang kaya, tetapi dia hanya anak penjual gado- gado. Alkisah Markus Mutoro memiliki tekad kuat merubah nasibnya. Ia memulai karirnya dari nol tanpa bantuan orang, hanya pengusaha yang memanfaatkan celah bisnis.

Ia hanya mengikuti arus air. Tetapi batu terjal tidak lepas dari pandangan Markus diawal karir. Sekarang dirinya terkenal menjadi pengusaha sukses pemilik pabrik. Bukan hanya dia punya satu pabrik, tetapi enam pabrik aktif yang mampu hasilkan miliaran rupiah.

Markus membangun semua bisnisnya dari nol. Seorang yang mengawali dari bekerja sebagai salesman. Markus hanyalah anak penjual gado- gado. Lulus kuliah Akademi Teknik Mesin Indonesia (ATMI) Solo, Jawa Tengah, pada 1991 dan lulus langsung bekerja di perusahaan konstruksi.

"Orang tua saya membiayai saya kalau saya kuliah di ATMI," kenang Markus.

Biografi Ahok Basuki Tjahaja Purnama Pengusaha Memilih Mengabdi Negara

Biografi Pengusaha Basuki Tjahaja Purnama


biografi ahok

Biografi Ahok Basuki Tjahaja Purnama, adalah hal tabu bagi dia untuk menjadi seorang politisi. Dalam biografinya Ahok, terdapat kisah panjang tentang pengusaha dan penguasa. Tabu bagi pengusaha tionghoa untuk beralih ke dunia politik pada jaman Orde Baru.

Di jaman sekarang, di era reformasi, pandangan orang keturunan Tionghoa tabu berpolitik sudah tidak ada. Akan tetapi nasib seorang Basuki Tjahaja Purnama pernah dia gagal dicalonkan. Perjalanan panjangnya dipenuhi kerja keras sudah nampak ketika di daerah; bekerja keras tetapi gagal.

Restoran Sarah Keihl Bermula Bisnis Kecil- Kecilan

Profil Pengusaha Sarah Keihl


restoran sarah keihl
 
Bermula bisnis kecil- kecilan membawa Sarah Keihl kini sukses. Sarah gadis 23 tahun, yang sejak dulu tertarik dunia entrepreneurship, sejak kuliah ia selalu berpikir mau berbisnis apa. Dia selalu membaca buku tentang kewirausahan yang kemudian mantap ia. Restoran dan kafe milik Sarah Keihl terpopuler dan terkenal di sosmed, terutama aplikasi Instagram.

Pertama- tama ia brrbisnis aksesoris kemudian menabung modal untuk usaha. Mahasiswi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Brawijaya ini mengumpulkan uang untuk berbisnis restorannya. Bermula dia menjual jepit badai atau jedai, yang kala itu tengah "booming" di masyarakat. Ia berharap akan menghasilkan penjualan tinggi.

"....memutuskan mengambil barang dari China dengan harga dikisaran Rp.1000 hingga 2000, dengan nilai jual Rp.10 ribu sampai 15 ribu," jelas Sarah.

Biografi Eka Tjipta Sinar Mas Group Pengusaha Jenius

Biografi Pengusaha Eka Tjipta Widjaja


biografi eka tjipta

Biografi Eka Tjipta Widjaja pendiri perusahaan Sinar Mas Group. Pengusaha jenius yang merupakan salah satu perusahaan multi- nasional terbesar Indonesia. Bisnisnya banyak seperti Bank International Indonesia, menjadikanya bankir dan menghasilkan berbagai bisnis lainnya.

Ia dikenal sukses menjadi raja kopra, dan Sinar Mas Group juga memiliki perusahaan Asian Pulp and Paper di Singapura. Bernama asli Oei Ek Tjhong lahir di Fujian, salah satu provinsi di China, kiprah bisnisnya sudah sejak kecil.

Eka Tjipta kelahir tanggal 3 Oktober 1923, pindah ke Indonesia sejak berumur 9 tahun. Di Indonesia, Eka hanya mampu tamat sekolah dasar atau SD. Hal tersebut karena keluarganya serba kekurangan. Untuk pindah ke Indonesia, keluarganya bahkan harus berhutang ke rentenir.

Hidupnya miskin mereka terjebak di kota Makassar sejak tahun 1932. Eka kecil diusia masih 9 tahun sudah aktif membantu ayahnya berdagang. Dia langsung membantu ayah yang pindah ke Indonesia lebih dahulu.

Bisnis Web Portal Entrepreneur Takafumi Horie

Biografi Pengusaha Takafumi Horie


entrepreneur livedoor web portal

Sukses bisnis web portal entrepreneur ini menggila. Berbeda di negara asalnya, Jepang, entrepreneur bernama akafumi Horie malah memilih gaya berbeda di dalam hal fasion, bahkan soal bisnis umum. Dia tidak jarang ditemui hanya mengenakan kaos lucu ataupun kemeja tanpa dasi.

Cara bisnisnya, ia memilih gaya ala Amerika. Atau, kita menyebutnya gaya koboi bermodal segala arogansi untuk mencoba mengkapitalis suatu hal. Media nasional bahkan menyebutnya Kind of Men atau berarti orang yang tega.

Apa Horie yang lakukan,  entrepreneur muda sekaligus CEO termuda di Jepang, wajarnya hanya mencoba untuk  membesarkan bisnis perusahaannya melalui banyak merger dan akuisisi.

Pembuat Games Fruit Ninja Ide Bisnis Sederhana

Profil Pengusaha Shainiel Deo 


sejarah fruit ninja

Lewat ide bisnis sederhana pembuat games ini sukses. Kisah Pembuat game Fruit Ninja, Shainiel Deo, yang memulai karir dari sebuah perusahaan kecil miliknya sendiri. Perusahaan milinya fokus membuat game, atau karakter digital bernama Halfbrick Studio. 
 
Deo tidak pernah berpikir untuk menjadi jutawan. Tentu tidak, entrepreneur hanya ingin melakukan pekerjaannya penuh passion. Dia, entrepreneur 23 tahun, CEO perusahaan asal Australia. Perusahaanya Halfbrick Studio menghasilkan game kasual kelas dunia Fruit Ninja.

Entrepreneur Muda

 
Games Fruit Ninja yang memberikan rasa candu. Kenapa bisa karena sangat mudah untuk dimainkan dan unik. Game yang fokusnya kepada ketajaman grafik, speed, serta details. Fruit Ninja hanya dijual seharaga 99 sen.

Di April 2010, semenjak rilisnya lebih dari 10 juta pengguna telah mendowload game miliknya. Menurut Entertainment Software Association, game kasual memiliki nilai pelepas stress yang tinggi. Mereka melangsir setidaknya 47persen game yang beredar merupakan game tipe ini.

Mereka mendominasi bisnis serta penjualan tertinggi. Terutama, bagi pengguna iPhone dan iPad yang terus tumbuh. Pemiliki gadget menginginkan game semacam Fruit Ninja. Banyak entrepreneur dan developer berlomba- lomba menjajal peruntungan.
 
Deo memembangun Halbrick di tahun 2001 di Brisbane, Australia, sebuah perusahaan yang dulunya tidak terfokus di game kasual. Mereka lebih sering menciptakan karakter anak- anak di televisi. Geme tersebut dimainkan di Xbox, Playstation serta berbagai website; sebuah game umum.

Tetapi, iPhone menaikan nilai game kasual di 2007, membuat Halfbrick mencari jalannya. Halfbrick Studios meluncurkan Fruit Ninja, dan yang terbaru, meluncurkan Age of Zombies.

"Ketika mobile mengambil alih, pasarnya menyatu dengan kekuatan kami," dia berkata.

App- Store memberikan semacam kebebasan tanpa perantara. Mereka menciptakan kebebasan dalam pengembangannya designya. Kini, mereka  menciptakan peluang baginya Halfbrick Studios, sebagai perusahaan kecil.

Perusahaan tersebut berhasil memimpin menjadi multi jutawan. Formula sukses entrepreneur game Fruit Ninja? mudah, game memiliki detail tetapi mampu meninggalkan jejak- jejak kecil. Game haruslah tidaklah menghabiskan banyak daya baterai.

Deo melihat kedepan juga untuk ponsel Android yang mulai marak. Lainnya, dia dan perusahaan masih memegang kunci di game flash atau HTML5.

Deo percaya masalah lain cuma ada "bagaimana untuk masuk ke pasar". Dia menyebut segala hal baru segala tentang nexus, cloud computing dan sosial media, dimana Halfbrick perlu mengatur level tersendiri; bagaimana memasarkannya kepada para fans.

Terlihat lebih sulit, Deo sekarang hanya akan fokus menggunakan prinsip game kasual; mudah, langsung, membuat candu serta menghibur. Teknologi mobile memberikan ravolusi di pengembangan dari segi bisnisnya.

Dimana Halfbrick Studio tidak lagi mendapatkan untung dari sekedar penjualan. Mereka bisa menghasilkan dari game gratis yang disuport oleh pengiklan, atau menjual produk virtual seperti senjata online.

Yah, Deo berkata penjualan di dalam gamenya sendiri merupakan yang tertinggi.

 "Pengembangan merupakan 50 persen darinya," ucap Deo.

Dia menambahkan lagi,"tetapi jika kita ingin sukses, promosi menempati tempat lebih banyak. Kita harus memiliki relasi yang baik antara media dan platform. Kita juga membutuhkan viral video untuk sekedar promosi."

"Kita membutuhkan kontrol menejemen bagi komunitas pendukung untuk saling mempromosikan," ia melanjutkan

Teknologi mobile telah merubah developer berbisnis, seperti Halfbrick,  yang bebas mengontrol pendapatannya sendiri. Dulu, setiap orang membutuhkan lisensi serta orang ketiga memasukan ke pasar. Kini mereka bisa melakukan pemasaran langsung tanpa pihak ketiga.

Mereka bisa menjual tanpa menggunakan nama besar sebagai pendukung penjualan; bersaing dengan Nintendo, Gameloft, Sega. dll. Yang terpenting mereka mampu mencari celah ceruk peluang dari bisnis kasual.

Siapa Penemu Android Kisah Entrepreneur Andy Rubin

Biografi Pengusaha Andy Rubin


sejarah hp android

Biografi Andy Rubin, sudah dikenal sebagai serial- entrepreneur dunia startup. Siapa penemu Android. Ialah Pria kelahiran tahun 1992 di Chappaqua, New York. Tak ada banyak catatan tentang awal karir dari Wikipedia, namun kami mencoba sebagai mungkin membuatkan biografinya disini.

Dia merupakan putra dari seorang psikolog, yang kemudian menemukan firma marketingnya sendiri.  Bisnis sang ayahnya sebuah perusahaan penjualan aneka perangkat fotografi dan gadget. Yang mana mereka akan dibeli melalui kartu kredit bisa tanpa tunai.

Entrepreneur Penemu Android

 
Biografi Andy Rubin merupakan lulusan komputer programer. Merupakan tipikal seorang pecinta teknologi. Dalam sebuah kesempatan seorang wartawa mengunjungi rumah uniknya. Sang wartawan harus melewati aneka produk teknologi; ada tangan robot, pemeriksa retina, dan lain- lain.

Layaknya seorang anak kecil ujar seorang kawan yang sama- sama pernah bekerja di Apple.Inc. Dia adalah siapa penemu Android. Kala itu namanya masih Google Phone. Sebuah pertanyaan yang kita sering tanyakan di Google sendiri.

Ia merupakan fenomena baru yang sudahlah banyak orang memprediksinya. Sebagai seorang pria 29 tahun, biografi Andy Rubin dikenal sebagai ahli- bahkan level jenius. Di bidang teknologi sudah ia buktikan melalui aneka karir. Dia juga seorang entrepreneur untuk menghasilkan sebuah produk baru.

Selain menemukan apa, sosoknya juga aktif untuk menjualnya sendiri. Jadi jangan salah konsep awal Android adalah bisnis pribadi. Rubin suka untuk membuat sesuatu dari kode. Dia juga suka membuat robot. Bukti terkuat ialah ketika dirinya berada di kampus Google; Rubin sibuk membangun robot.

Dia membuat robot tangan pembuat kopi. Semuanya dijalankan dari pesan singkat dari perangkatnya. Selain itu ia juga punya pesawat helikoper sendiri. Semuanya tentang kegilaanya termasuk membuat sebuah sistem open- source.

Di tahun 2000 -an, ketika itu ia ingin menciptakan sebuah perangkat telephon. Jika pada jamannya adalah telephon berarti cuma akan dibuat oleh beberapa orang. Dalam benaknya ingin menciptakan satu keterbukaan. Setiap developer akan bisa masuk dan menggunakan kode buatannya secara gratis.

Dalam perjalanannya ia memilih untuk mengerjakan sendiri. Tak ada investor untuk merealisasikan ide gilanya tersebut. Android dalam benaknya merupakan produk serba guna. Produk yang bisa kamu bawa- bawa kemana- mana.

Entrepreneur yang awalnya akan membangun Android untuk kamera. Namun, itu tak terlaksana, tak ada investor sekali lagi. Hingga ia pun bekerja sama dengan Chris White, yang dulunya merupakan desainer pada WebTv, dan juga Nick Sears, mantan marketing di T- Mobile.

Mereka bekerja sama untuk membangun Android pertama; T- Mobile Sidekick. Sayangnya, produknya ini tak menjual tinggi bukan sebuah fenomena. Di 2004, secara terang- terangan Rubin mengakui mengalami kesulitan keuangan.

Dia bahkan harus menunggak pemilik kontrakan. Seorang teman lantas meminjamkan dia uang sebesar $10.000. Tak mau melepaskan ide gilanya tersebut Rubin membuat gerakan. Dia bersama dengan co- founder Android lain, Rich Miner, yang kemudian bersama berangkat ke Google Ventures.

Google pun menyambut Rubin dan kawan- kawannya. Persentasi bisnis awal Rubin ialah memberi software gratis untuk pengembang. Perusahaan lain lah yang akan memproduksi telephon sendiri. Mereka cukup memberikan kode untuk diutak- atik Andy dan kawan.

Android boleh dibrand ulang tanpa menghilangkan lisensinya atau sumbernya. Disisi lain, mereka akan menjual nilai tambahnya dari aplikasi dan lain- lain.

Penemu Android


Pada Februari 2004, Google resmi bergabung tim untuk mengembangkan Android. Ini merupakan sistem bisnis yang menarik tapi... Ini juga berarti Rubin akan melepaskan apa yang sudah dibuatnya. Tapi tidak dalam rencananya ia tetap akan memegang kendali akan Android. 
 
Perusahaan pembuat perangkat yang menggunakan Android tak memegang paten. Mereka cuma punya merek ketika sistemnya masihlah dipegang Rubin miliki. Pengalaman Sidekick membuatnya berpikir tak melepaskan Android begitu saja. 
 
Kala itu T- Mobile setuju membuatkan tapi meminta untuk merubah total nilainya. Mereka mau tapi harus lah merebrand produknya dahulu. Jadilah perusahaan Rubin, Danger, jadi tidak dikenal oleh para pembeli perangkat T- Mobile Sidekick. 
 
Pembeli cuma tau kalau mau telephon keren; belilah di T- Mobile. Ini tak boleh terulang kembali pikirnya di Android. Ia pun harus mencari- cari caranya melalui Google dan ketemulah.

Tidak ada yang mau dengan sistemnya itu. Sebelum bertemu Google, perusahaan seperti Samsung tentulah tak mau ide gilanya. Ketika mereka diberi Android tapi harus menjual nilai Android juga. Tanpa merubah nilai atau brand -nya, perusahaan akan berpikir ulang tentang kegilaan Rubin.

Dia adalah seorang entrepreneur ulung. Menemukan pasar dan keinginan menjadi satu. Rubin mampu melihat koneksi antara pasar serta kebutuhan mereka (pelanggan). Ada satu kesimpulan dari entrepreneur ini. Dia membutuhkan seorang CEO.

"Meski ketika sesuatu berujung buruk, saya tidak akan benar- benar menyerah," itulah kesimpulan dari apa yang ia pikirkan. 

Ketika banyak orang menyebut Rubin gila ternyata masih ada seseorang. Sosok Larry Page menjadi orang yang utama mendukungnya. Salah satu pendiri Google tersebut mendengar konsep open- source itu. Dan, ia langsung menghubungi seseorang untuk menghubungkan.

Google mendengar kisah Android serta obsesi sang penemu. Mereka pun setuju untuk membantu. Sebelumnya Page memang sudah pernah betemu Rubin di salah satu acara di Stanford University.

Rubin almameter adalah Utica Collage di New York. Sebelum mengerjakan Android, ia sudahlah bekerja aneka pekerjaan di bidang teknologi, dimulai dari perusahaan bernama Carl Zeiss Microscopy, dimana ia bekerja sebagai teknisi pengembangan di antara tahun 1986- 1987.

Setelah berhenti dari Carl Zeiss ia pernah bekerja di sebuah perusahaan robot. Di sebuah liburan di kawasan bernama Cayman Islands, tahun 1989, Rubin bertemu teknisi Apple bernama Bill Caswell. Meski baru kenal beberapa saat Rubin langsung mau membantu Caswell.

Ceritanya Caswell tengah bertengkar hebat dengan pacarnya. Dia terusir dari penginapannnya. Rubin lantas menawarinya tempat menginap sementara.

Kisah pun berlanjut dimana Rubin mendapatkan pekerjaan di Apple. Ia bekerja sebagai teknisi di Apple dari 1989- 1992. Dalam bekerja ia memang dikenal penggemar berat teknologi. Terutama tentang kegemarannya kepada robot. Bahkan ia mendapatkan nama panggilan 'Android'.

Disana lah, ia bertemu sosok Steve Perlman, orang yang meminjaminya uang diatas. Di Apple, ia dikenal cukup jahil salah satunya yaitu membuat telephon iseng. Ia memprogram ulang jalur telephon internal yang seolah CEO Apple, John Sculley, menelephon teman- temannya untuk hadiah saham.

Rubin dan juga Perlman juga mendirikan perusahaan bernama Artemis Network dan menjadi CEO -nya sampai sekarang, yang mana fokusnya adalah alternatif untuk perangkat wireless.

Sebelum membangun Artemis Rubin pernah bekerja di tempat lain. Selepas dari Apple, di tahun 1990 -an, ia bekerja di perusahaan General Magic. Dari perusahaan tersebut ia mendapatkan penghargaan atas sebuah penemuan. D

Ia menciptakan komputer personal yang bisa dibawa kemanapun, yang bisa dibilang menjadi awal dari smartphone modern. Selepas dari General Magic di antara 1995 dan 1997, ia bekerja dengan WebTv. Yang kemudian dibeli oleh Microsoft menjadi MSN TV.

Perlman lalu menyusul Rubin dan bekerja di WebTv. Rubin dan Perlman akhirnya bersama bekerja untuk Microsoft. Sebuah perusahaan bernama Danger.Inc didirikan selepas ia keluar dari Microsoft 1999.

Inilah awal ia membangun Android melalui T- Mobile Sidekick. Disanalah ia mulai mengembangkan ide tentang software -open source bernama Android.

Apakah HP Android Milik Google


Dengan tangan terbuka raksasa internet itu mengajak Rubin dan Sears ke Mountain View. Disana, Januari 2005, mereke berbincang dengan Page dan juga patnernya Sergey Brin, juga seorang Georges Harik, sang adviser dari Google Ventures.

Sosok Harik sendiri merupakan salah satu dari pegawai pertama di dalam proyek Google Phone. Seperti biasanya Page bukanlah tipe miliarder formal. Ia menemui Rubin cuma berpakaian kaos dan celana jin. Sedangkan Brin sendiri sama tapi tanpa sepatu, inilah gaya miliarder sesungguhnya loh.

Lucu lagi ada satu jam tangan Disney di tangan yang berbahan plastik. Ada beberapa kendi permen dan Brin mulai memasukan beberapa ke mulutnya. Sebuah pembicaraan serius dalam suasan santai itulah kesan dari seorang Andy Rubin, penemu Android.

Pertemuan yang tidak melulu tentang menyenangkan sang penemu Android. Beberapa test dilakukan oleh Brin untuk Rubin. Dia terus menekankan: dirinya bisa membuat itu lebih baik dari Sidekick. Dan, ia lantas masuk ke kontennya yaitu alasannya untuk membuat apa yang Rubin inginkan. 
 
Bukan sebuah pembicaraan yang agresif tapi bertukar pikiran. Selepas dari pertemuan, Rubin dan Sears pulang dengan satu kesimpulan setuju dengan ide mereka.

Apakah Google musuh atau kawan?

Jawaban itu terjawab ketika lima haris berselang. Kini, Rubin bersama kawan telah membawa satu buah contoh atau prototipe Android.

Google berminat kepada apa yang mereka buat. Lebih tepatnya mereka akan membeli apa yang telah ada ditangan mereka. Jujur saja. Rubin dan kawan- kawan enggan untuk hal tersebut. Tapi dalam perjalanannya seperti yang diatas mereka butuh uang.

Mengerjakan startup tidaklah mudah bagi mereka pada masanya itu. Ketika teknologi belum menjadu bubble ada dimana- mana. Para pendiri Android ini akhirnya terpecah. Ada Rubin dan Chris White yang menggagas, dan Sears setuju untuk tetap menjalankan. Sementara itu Rich Miner memilih untuk tak melanjutkan.

Dia kini bekerja untuk Google Ventures. Nah, si Miner inilah yang ingin sebuah tim kecil kalangan mereka sendiri. Android Team kemudian pindah ke Googleplex (markas Google) membangun tim besar. Secara tersembunyi dari sorotan media mengerjakan apa yang ada sekarang.

hp android pertama

Soal pembelian disebutkan Google membeli $50 juta. Ini juga termasuk tima Android yang ikut membangun konsepnya lebih sempurna. Dengan sokongan teknologi Google, 11 Juli 2005, mereka bekerja sama atas nama Google.

Android pertama (benar- benar Android) adalah sebuah telephon ponsel bernama G1. Sebuah konsep yang sangat sederhana sebagai percontohan. Tidak ada developer perusahaan yang mau membuat ponsel dari apa yang mereka sebut open- source untuk selanjutnya.

Pada 2007, Google tak menemukan siapapun, termasuk Verizon tidak mau atau menolak, Sprint yang tidak tertarik, dan AT&T yang tidak langsung menjawab jelas. Juga ini termasuk T- Mobile yang memproduksi G1 sebelumnya. Tak mau mengambil resiko.

"Itu bukanlah waktu yang menyenangkan dalam sejarah Android"

Pertaruhan Bisnis Entrepreneur


Perusahaan bersikeras menjual kontennya dan apapun didalamnya tanpa berbagi. Ini merupakan kunci dari bisnis mereka antara produsen dan pembeli. Tidak ada pihak ketiga. Google tidak boleh mengembangkan kontennya di dalam apa yang mereka buat.

Satu- satunya harapan ialah T- Mobile yang sebelumnya sudah mengerjakan G1. Enam bulan sudah tim Android mencoba meyakinkan perusahaan tersebut lagi. Menurut sumber Business Insider: mereka tak mau berurusan dengan Google.

Yang paling kecewa adalah Rubin sendiri. Dia lah orang yang akan memakan semua kekecewaan seolah semua tak terjadi. Namun, akhirnya, ada perjanjian dengan T- Mobile untunglah ada Nick Sears, yang dulu merupakan eksekutif marketing disana. Ia sukses meyakinkan CEO T-Mobile Robert Dodson untuk satu langkah mengembangkan G1 kembali.

Sayangnya, ketika Rubin dan kawan- kawan tengah asik mengembangkan idenya, CEO Apple Steve Jobs memamerkan smartphone miliknya. Sebuah kekagetan dirasakan oleh Rubin. Dia bahkan diceritakan dalam buku Dogfight: How Apple And Google Went To War And Started A Revolution.

Rubin bergegas untuk menonton Jobs. Dia yang tengah dalam perjalanan meeting, meminta berbalik arah, semuanya hanya untuk melanjutkan melihat broadcast dari website.

"Holy crap," umpat Rubin.

Rubin dan tim segara bergegas merubah semuanya ada di Android. Kemudian jadilah satu smartphone yang beda dengan sebelumnya telah siap. Versi pertamanya tidak ada touch- screen dan keyboar dilayar yang bisa dislide.

Disisi lain, Apple meluncurkan touch- screen pertama, yang mana menghubungkan orang ke sistem komputer. "Itu merupakan game changer," dimana seperi peluncuran Apple merupakan bagian terdalam di produk Google.

"Itu membuat kami kembali ke papan gambar dan mengevaluasi kembali: Apakah kita ingin meluncurkan produk ini tanpa sentuhan? Kami harus kembali dan membuat keputusan itu. "

Dalam pembicaraan lain, seorang mantan karyawan Google, Sumit Agarwal menyebut pihak Google lah yang pertama mengembangkan konsep to- zoom atau zooming dalam smartphone. Semua dilakukan dalam kesunyian ketika Steve Jobs belum menyadari akan perang yang akan terjadi.

Meski tim Android sukses mengikuti alur iPhone dan memangun jalurnya sendiri. Secara tak disangka- atau tidak kita sadari bahwa iPhone punya andil. iPhone secara eklusip dibangun dibawah bendera AT&T. Sebuah revolusi mencengangkan tapi menjadi masalah bagi Varizon.

Perusahaan ini tak punya senjata untuk menyaingi iPhone mereka. Disaat iPhone dipaksa untuk diproduksi, ada pemikiran, ini akan jadi masalah bagi mereka perusahaan pembuat ponsel.

Masalah mereka bukanlah AT&T tapi Apple yang punya brand kuat. Mereka punya koneksi dengan para pelanggan melalui produk Apple sebelumnya. Jadi, ketika iPhone menjadi perhatian, maka mudahlah bagi Google menyarankan Android sebagai pilihan.

"Waktu itu, strateginya adalah mengkonter," ujar seorang sumber dalam artikel. Beda dengan iOS, melalui Android, perusahaan pemilik smartphone bisa memodifikasi ponsel dan memasukan brand -nya.

Meskipun BlackBerry sudah turun ke sangat bawah dalam pasar smartphone. Tapi mereka masih dominan di 2000 -an. iPhone langsung meledak ketika baru saja muncul, di 2007, Android bukanlah apa- apa.

gambar hp android pertama

Verizon sebagai operator melihat masalah. Tapi mereka tak punya jawaban. Hingga, Motorola melirik ke arah Android. Motorola lah perusahaan pertama yang membuat smartphone berbasis Android. Itu bukan seperti iPhone. Terlihat besar dan punya keyboard asli diluncurkan pada 2009.

Verizon setuju untuk memasarkan Motorola dengan $100 juta. Produk itu lantas diberi nama Droid yang berasal dari nama yang dilisensikan oleh George Lucas.

Itu tidaklah sesukses iPhone. Tapi ini merupakan jalan bagi pengembangan Android kedepannya. Seolah semua perusahaan berlomba membangun Androidnya sendiri

Anthoy Salim Pendiri Indofood Rasanya Triliunan

Biografi Pengusaha Anthony Salim 


biografi anthony salim

Biografi Anthony Salim atau Liem Hong Sien, putra Sudono Salim yang fenomenal, mejadi generasi kedua kepemimpinan bisnis Salim Group. Pengusaha kelahiran 25 Oktober 1949, Anthony terlahir dari keluarga mapan. Dia berhasil menyelamatkan perusahaan dari dampak krisis ekonomi 1998.

Sebelum kriris 1998, Salim Group diperkirakan memiliki aset mencapai $10 milyar (Rp.100 triliun) Bank Central Asia (BCA), miliknya di rush sehingga berhutang Rp.52 triliun. Dia berhasil melunasi semua hutang dengan menjual aset perusahaan.

Pendiri Indofood

 
Anthony sempat menjual beberapa perusahaan yang dimilikinya, mulai dari PT. Indocement Tunggal Perkasa, PT. BCA, dan PT. Indomobil Sukses International. Dia menyisakan beberapa aset utama, itu termasuk PT. Indofood Sukses Makmur, dan PT. Bogasari Flour Mills.

Tujuannya satu, yakni mempertahankan bisnisnya agar jalan perputaran uangnya tetap. Dia memang benar terbukti uang masih berputar diantara produk consumer goods.

Keduanya merupakan satu kesatuan yaitu menghasilkan produk tepung terigu dan mie instant. Berkat kerja kerasnya, Anthony berhasil mengembakan bisnis keduanya, dan menciptakan aneka inovasi di bisnis mie kering. Kita mengenal produk legendari Indofood, dari Indomie, Supermi, sampai Sarimi.

Guna memenangkan pasar kembali Anthony mulai berinovasi. Bukan lewat produk baru, Indofood -nya lebih memilih mengembangka anaka rasa. Layaknya pemilik restoran Anthony tidak mau itu menjadi monoton. Dari varian rasa Indofood mulai menawarkan aneka ukuran untuk masyarakat.

Produknya ditunjang kenyataan bahwa mereka adalah pelopor mie instant. Fakta membuat produknya mengakar kuat. Walau Indonesia diserbu mie instan buatan Korea, produk Indofood tidak bergemi saling melengkapi.Indomie bahkan dinasbihkan menjadi salah satu mie intan terenak di dunia.

Indofood ditangan Anthony menguatkan proudk lain. Meliputi aneka susu Indomilk, tepung Bogasari Segitiga Biru, Kunci Mas, dan Cakra Kembar. Tidak berhenti di produk tersebut, Salim Group juga memproduksi Bimoli dan mentega Simas Palmia.

Di 2009, PT. Indofood pernah mencatat laba bersih mencapai 2 triliun rupiah. Nilainya bahkan lebih besar dari era sebelumnya. Selain itu, pada tahun 2009, harga komoditas sedang bergejolak sehingga keuntungan perusahaan benar- benar mengagumkan.

"Kami senang meski harga harga komoditas terus bergejolak, namun kami berhasil mencapai laba tertinggi," ujar Anthony dalam laporan keuangan di 2009.

Model bisninya yang mengikuti agro bisnis dan non- agro bisnis. Ia membuat perusahaanya tetap bertahan di periode krisis keuangan 98. Di masa krisisnya, Bogasari menjadi perusahaan yang paling menderita kerugian karena harga tepung naik.

Dia juga memiliki kiat tersendiri guna menutupi nilai kerugian. "Kami fokuskan program komunikasi menyeluruh untuk meningkatkan awareness konsumen guna menjaga loyalitas," ucapnya. Dia juga mulai meluncurkan produk- produk baru yang dipastikan mampu menembus pasar lokal.

Anthony lebih memilih berinvestasi kedalam produk mereka. Dia mengembangkan dua varian mie gelas yang diluncurkan tahun 2009. Indofood pun giat menembus pasar desa berkonsep "Raja Desa" mencoba mengambil hati masyarakat bawah.

Putra dari Liem Sioe Liong ini terus berkomitmen untuk berekspansi dengan terus berinovasi. Ia pun milirik kerja sama dengan Nestle S.A. Kedua belah pihak bersepakat untuk membangun PT. Nestle Indofood Citra Rasa, perusahaan yang menyedot dana sampai Rp.50 miliar.

Keduanya sama- sama menyetor dana senilai 50% di perusahaan. "Pendirian usaha patungan baru ini akan menciptakan peluang untuk memanfaatkan dan mengembangkan kekuatan yang dimiliki kedua perusahaan," ujar Anthony.

Ia percaya reputasi kedua perusahaan ini mampu mendongkrak nilai bagi masyarakat dan pemegang saham. Perusahaan baru bergerak dibidang manufaktur, penjualan, pemasaran, dan distribusi produk kuliner.

Ke dapannya, Indofood akan memberikan lisensi produk kuliner kepada Nestle- Indofood. Indofood sendiri memiliki kekuatan proses produksi biaya rendah, jangkauan yang sangat luas, dan kecepatan menjangkau masyarakat melalui anak perusahaan.

PT. Indosentra Pelangi sebagai pemain utama di bumbu masakan. Anthony melihat perusahaanya sebagai kapal dengan 50.000 karyawan. Ia percaya akan komunikasi yang baik antar karyawan agar perusahaan fokus melihat pasar.

Katanya, sebenarnya bisnis yang dijalankan begitu banyak tetapi tidak pernah tersorot. "Indonesia masih menjanjikan imbal hasil yang tinggi dalam bisnis," ucapnya. Anthony Salim dikatakan orang terkaya dibawah Budi Hartono (Grup Djarum) dan Eka Tjipta Widjaja (Grup Sinar Mas).

Anthony memiliki harta senilai US$ 3 miliar atau sekitar Rp 27 triliun. Inilah biografi Anthony Salim pendiri Indofood.

Biografi Tahir Pengusaha Pemilik Bank Mayapada

Biografi Pengusaha Dato Sri Tahir


biografi tahir mayapada

Info biografi Tahir pengusaha pemilik Bank Mayapada. Bernama lengkap Dato Sri Tahir, pria kelahiran tahun 1952 asli Surbaya, yang dikenal sebagai sosok pengusaha pekerja keras dan ramah. Berasal dari keluarga yang kesulitan dalam keuangan. Dia mulai meniti karir dari nol besar berkat kerja keras dan tekun.

Keluarganya menjalankan bisnis bengkel becak di Surabaya. Tahir muda ikut memperbaiki becak memastikan becaknya berjalan di jalanan. Waktu telah berlalu, Tahir kemudian menamatkan sekolah tinggi, dan keluarga bekerja sangat keras menyekolahkannya lagi.

Sayang ia hanya mampu bertahan satu semester di sebuah universitas di Surabaya. Dia berkuliah di jurusan teknik mesin, tetapi mengalami beberapa kesulitan di awal -awal. Kemudian, Tohir memilih hijrah ke Taiwan, dimana sebuah universitas disana menerimanya di jurusan kedokteran.

Bisnis Pertama Tahir

 
Ayahnya yang menderita penyakit serius membuat Tahir muda harus berhenti kuliah dan melanjutkan bisnis ayahnya di Surabaya. Di umur 20 tahun, pengusaha Tahir lalu diterima bersekolah bisnis di Nanyang University.
 
Tiap bulan dia akan mencari produk di Singapura kemudian menjualnya di Surabaya. Tahir membeli pakaian wanita dan sepeda dari sebuah pusat perbelanjaan di Singapura, menjualnya kembali ke Indonesia. Dari sinilah, ia mendapatkan ide untuk kapitalisasi produk impor guna membantu biaya sekolah.

Umur 35 tahun, Tahir bersekolah kembali lalu menyelesaikan pendidikan keuangan di Golden Gate University. Dia berkata baru menyadari pentingnya pendidikan seiring waktu berlalu. Ia menyesal tak melanjutkan pendidikan.
 
"Kekuatan keluarga, atau sebuah negara atau sebuah organisasi atau kesatuan bisnis tidak semuanya tergantung oleh menejeman yang sekarang tatapi lebih tergantung pada generasi mendatang yang akan mengambil alih," ucapnya di sebuah wawancara New York Times.

Ia memulai kembali bisnis di bidang garmen, dan lambat laun memasuki bidang keuangan. Diawali Mayapada Group yang didirikannya pada 1986, bisnisnya merambat dari dealer mobil, garmen, dan perbankan.

Empat tahun setelah berbisnis, Bank Mayapada lahir menjadi salah satu bisnis andalan. Ketika itu, bisnis garmen Mayapada tidak lagi tumbuh, justru bisnis banknya maju pesat. Bank Mayapada masuk ke pasar saham Bursa Efek Jakarta meski dibanjiri krisis di 1997.

Bank Mayapada termasuk agresive ketika melihat dirinya sukses menghadapi krisis moneter. Dengan investasi asing seperti US, UAE, dan Singapura, banknya kini memiliki lebih dari 100 cabang di penjuru Indonesia.

Di 2007, bank ini mendapatkan predikat bank umum terbaik nomor 2 selain bank milik negara. Penghargaan yang dikeluarkan oleh majalah InfoBank, majalah tentang bank paling berpengaruh. Selain perbankan, perjalanan Mayapada Group masih melanjutkan ekspansinya.

Bisnisnya meliputi:

1. Industri ritel melalui kerja sama dengan Duty Free Shopper yang dimiliki oleh LVMH, atau Louis Vuitton. Bisnisnya bergerak di bidang perlengkapan mewah, dan beroperasi di Jakarta dan Bali.

2. Industri properti dimana Mayapada memiliki beberapa tower mewah di Jakarta CBD; Mayapada Tower, Permata Tower 1, dan Sona Topas Tower. Di bali, Mayapada Group mengembangkan Mal Bali Galleria, mall terbesar di pulau, Regent Bali Hotel dan perumahaan di sekitar Sanur.

3. Bisnis kesehatan meliputi Mayapada Hospital yang telah diresmikan.

Tahir lantas menikah dengan Rosy Riady, putri konglomerat Mochtar Riady, dan memiliki 4 orang anak. Dia tinggal bersama keluarganya di Jakarta dan penganut kristen yang kuat. Dia ditunjuk sebagai pelaksana komisaris di University of California, Berkeley, menjadi satunya dari Asia Tenggara yang pernah menjabat.

Tahun 2008, ia mendapatkan gelar doktor dari sebuah universitas di Surabaya, Jawa Timur. Terbaru ini Bank Mayapada membuka Mayapada Life, menjadi salah satu asuransi tercepat pertumbuhannya. Perusahaan ini bekerja sama dengan asuransi berbasis di Zurich, Switzerland.

Selebihnya, Bank Mayapada menjadi jangkar semua bisnis Tahir. Duty- Free Shop disebut juga ambil andil di kerajaan bisnis Mayapada. Tokonya telah tumbuh menjadi 10.000 meter persegi dengan outlet nya meliputi bandara di Jakarta, bandara internasional di Bali, dan pusat kota di Bali.

Biogarafi Tahir pengusaha pemilik Bank Mayapada. Bisnisnya meliputi produk lokal mewah dan luar negeri seperti Louis Vutton dan Gucci. Untuk produk non- fashion, Duty- Free Shoping menjual minuman beralkohol, makanan, dan rokok.

Sekali lagi Mayapada Group melebarkan bisnisnya ke jasa kesehatan melalui program Mayapada Healthcare Group (MHG). Perusahaan tersebut menggelontorkan dana ekspansi hingga Rp.1 triliun. Rencananya, grup ini mencoba membuka 4 rumah sakit di Jakarta.

Mayapada mengakuisisi RS Honoris di Tangerang senilai Rp.1 miliar. Rumah sakit itu lantas berganti nama menjadi Mayapada Hospital. Mayapada juga akan membuka RS di Kelapa Gading, TB Simatupang dan satu lagi di wilayah Jakarta. Setelah Jakarta, Mayapada juga akan membidik kota lain seperti Surabaya.

Untuk memperkuat bisnis barunya, Mayapada Group akan menggandeng National Healthcare Group Singapore untuk menyediakan layanan kesehatan dengan standar Singapura. Tambahan Mayapada jadi pemiliki lisensi atas majalah Forbes Indonesia.

Russell Simmons Pengusaha, Promotor dan Rapper

Biografi Pengusaha Russell Simmons

 
russell simmons success
 
Dia terlahir dari orang tua kelas menangah pada tahun 1957 Biografi Russell Simmons, bagaimana pengusaha, promotor, dan rapper,  tumbuh dan dibesarkan di wilayah Queens, New York, dimana dia sudah berhadapan dengan kerasnya kehidupan. 
 
Dia hidup dalam bayangan premanisme, dan hanya musik rap membuatnya tetap bertahan menjadi normal. Dia sosok yang menyukai ritme dan bit. Sosoknya berubah menjadi seorang panyanyi, pencipta lagu dan seorang promotor. 
 
Ia membesarkan musik hip-hop dengan rasa cinta seperti anaknya sendiri. Setelah sempat bersekolah di City College of New York, Simmons memutuskan berhenti sebagai penyanyi, memilih menjadi promotor total.

Promotor Musik dan Rapper

 
Menjadi promotor, Simmons menjalankan berbagai konser mempromosikan artis- artis dari luar kota New York. Itu adalah bisnis yang sulit kenangnya. Hingga tahun 1979, itu berulah menjadi awal perubahan dalam hidupnya, dari sebuah kelompok bernama "Rapper's Delight", usahanya menjadi catatan terpenting musik kelas menengah.

Tidak berhenti sampai disitu, di tahun 1983, ia mendirikan grup musik sendiri, Run- DMC. Mereka tengah mencoba untuk memperkenalkan musik rap menjadi fenomena dalam kemasan baru. Kita kemudian menyebut musik itu hip- hop; sebuah trend bagi mereka masyarakat urban Afro-Amerika.

 "Hidup saya sebagian besar ialah tentang mempromosikan kemarahan, gaya, agresi, dan sikap perkotaan Amerika untuk pemirsa di seluruh dunia," kata Russell Simmons dalam bukunya, Life and Def: Sex, Drugs, Uang + Allah (Crown Publishing, 2002).

"Saya telah membuat sebuah bisnis yang tidak ada di generasi sebelumnya."

Ia dilahirkan di lingkungan yang tak baik. Bersama kedua saudaranya, kakak tertuanya, Danny, dan adik laki- lakinya, Joey, tinggal di daerah bernama Hollis, Queens. Mereka tinggal tumbuh di kawasan kelas menengah bawah. 
 
Disana, di tempat itu, kamu akan menemukan berbagai tanda -tanda kerusakan. Tetangga mereka hancur karena narkoba. Di Hollis, Queens, ada sebuah tempat yang disebut pusat kota narkoba Queens. 
 
Ironisnya, usaha Simmons pertama kali adalah berjualan beberapa bungkus marijuana di pinggiran kota. Simmons pernah berjualan kokain palsu yang terbuat dari daun buah coklat. Tidak bertahan lama, ia memilih bisnis lain yang tidak membahayakan hidupnya. 
 
"Saya sangat beruntung tidak harus memiliki takdir yang sama dengan sebagian teman saya. Teman- teman saya berakhir di penjara atau mati. Darisana datang sebuah waktu dalam hidup bahwa saya melihat, mungkin, sebuah rute yang berbeda. Saya berpikir keberuntungan bermain besar dalam lolosnya saya," ucap sang pengusaha

Pada tahun 1977, ketika itu ia tengah menghadiri sebuah pesta di sebuah klub malam. Dia melihat bagaimana seorang MC asik memainkan musik dan ritme melalui microfonnya. Simmons mendapatkan ide untuk mempromosikan musik tersebut yang kemudian disebut hip- hop. 
 
Dia mencoba menciptakan acara yang menghadarikan berbagai artis hip- hop lokal. Dia kemudian menyewa sebuah tempat khusus, bernegosiasi dengan para artis yang datang, dan mempromosikan. "Saya tidak punya bakat," ucapnya secara pribadi.

Meski begitu, meski ia tidak memiliki kemampuan bernyanyi indah, kecintaan akan musiknya itu begitu kuat bahkan lebih dari penyanyi asli. Simmons hanya bermodal akan passionnya dan kecintaan akan musik. 
 
Dia kemudian masuk keranah yang menurutnya masih mungkin; memproduseri dan mempromosikan. Selain dunia musik, dia juga tertarik akan sisi kultural hingga lahirnya komunitas hip- hop. Dalam bukunya, ia yakin lebih tertarik akan hal melahirkan komunitas.

Jalan kesuksesan


Jalan bisnisnya tak semudah yang akan dibayangkan setiap orang. Pertama- tama, Simmons harus rela untuk kehilangan banyak uang dari setiap acaranya. Setelah mempromosikan suatu acara pesta di Harlem, yang kemudian tidak didatangi satu orangpun, ia resmi bangkrut secara finansial kala itu. 
 
Dia kemudian terduduk, termenung di depan rumah ketika acara itu selesai. Ibunya melihat itu, lalu menawarkan sejumlah uang yang bahkan tak cukup untuk memulai lagi. Simmons kemudian menyebut uang itu sebagai invetasi. Meski sedikit dia percaya akan masa depan dengan doa ibunya. 
 
Ketika kamu bertanya siapa yang paling berpengaruh, maka ia akan menjawab "ibunya". Dia lah, Evelyn Simmons, yang ikut mendorong bisnisnya hingga sukses sekarang. 
 
Dia mendeskripsikan hidup ibunya dalam beberapa kata, "Ibu saya adalah wanita yang independen, dan memiliki samangat yang membuatnya tetap menjadi pengusaha... ketika tak satupun orang yang percaya, dia percaya." jelas Russell Simmons.

Memutuskan meninggalkan sekolahnya di City College of New York, ia telah siap menyongsong kesuksesan itu sendiri. Di tahun 1984, ia bersama patnernya, Rick Rubin, mendirikan Def Jam. Sebuah tempat usaha yang arah bisnisnya bahkan belum jelas. 
 
Simmons dan Rick Rubin bersama mencoba melalui record sendiri, mencoba untuk memproduksi artis- artis sendiri. Mereka bukan sekedar promotor lagi, tetapi memproduseri artis-artis dibawah bendera Def Jam. Simmons memulai dengan pengalamannya mempromosikan artis lokal.

Ia memberikan kesempatan mereka rekaman, bukan sebuah konser kecil. Artis pertama Def Jam yaitu mereka beberapa artis lokal seperti Kurtis Blow dan Run D.M.C. Kemudian secara konsisten, Def Jam mengorbitkan artis "gerakan" hip- hop generasi pertama, seperti Public Enemy, the Beastie Boys, LL Cool J, dan Run D.M.C. 
 
Mereka bahkan meneken kontrak ekslusip dengan perusahaan rekaman milik Simmons. Hingga di tahun 1983, artis- artis Def Jam, khususnya Run- D.M.C, telah sukses berubah menjadi fenomena hip-hop. Hip-hop kemudian tumbuh menjadi musik yang memiliki pasar luas. 
 
Generasi kulit putih bahkan mulai melirik hip-hop; melihat kehidupan urban kulit hitam. Rapper Chuck D menyebut nama hip-hop dalam sebuah acara di Black America's C.N.N, network berita yang menceritakan sisi lain masyarakat kulit hitam masa kini. 
 
Mereka menciptakan kehidupan urban tersendiri tak pernah terekam dimanapun. Run-DMC ingin trend ini menjadi lebih nyata dan terlihat jelas. Tidak seperti rapper lain, mengadopsi orang kulit putih dari prilaku dan pakain sekedar untuk sukses. 
 
Run- DMC menunjukan jati diri, diksi, dan ritme asli seperti Russell Simmons. Jika orang tua kemudian bertanya kenapa anak- anak mereka "berprilaku kulit hitam", jawabanya semua karena Russhell Simmons. Dia telah berhasil memasukan unsur budaya dalam rap menjadi satu kesatuan musik hip-hop. 
 
 
Para kulit putih, mereka khususnya anak muda mulai membeli musik kulit hitam. Mereka juga mulai melihat apa yang mereka kenakan. Simmons telah berdiri diantara musik hip-hop mengalir seperti sungai. Ia mendapatkan semua dari bisnis recording termasuk kekayaan. 
 
Dia bahkan bernai melobi MTV untuk menayangkan video Run-DMC, dan juga meminta seorang repper bekolaborasi dengan Aerosmith, sebuah band rock kulit putih. Dia lalu mengontrak repper kulit putih, the Beastie Boys, memperluas pengaruhnya. 
 
Dia menerima semua pengunjung masuk, menjadikan hip-hop menjadi budaya anak muda (seluruhnya), bukan berdasarkan ras tertentu.

Dari cara bergaya, ketika para desainer mulai masuk ke ranah musik hip-hop melahirkan trend tersendiri. Merek Phat Farms adalah merek pakaian milik Russell Simmons yang menghasilkan lebih dari $140 juta. 
 
Sebuah ide lain tentang bisnis gaya urban komunitas. Sejak dimulai di tahun 1992 -an, Phat Farms memulai dari showroom kecil di New York City dan sekarang menjadi bisnis multi- juta dolar. Di 1985, ia membuat kesepakatan dengan CBS tentang distribusi musik senilai $600.000.

Biografi Pengusaha


Dia mempromosikan Afro- Amerika di televisi lewat acara televisi "Russell Simmons' Def Comedy Jam". Acaranya berjalan selama tujuh tahun, menghasilkan komedian kulit hitam seperti Bernie Mac, Chris Rock, dan Martin Lawrence. 
 
Di 2001, dia memulai "Russell Simmons' Def Poetry Jam" berbicara puisi anak muda. Kegiatan lainnya yaitu meluputi kegiatan sosial melalui philanthropy dan kebijakan politik. Simmons merupakan vegetarian dan penggemar yoga , aktif mendirikan berbagai organisasi sosial. 
 
Dia ikut mendirikan Hip Hop Summit Action Network, the Rush Philanthropic Organization, dan the Foundation for Ethnic Understanding. Dia aktif mensuport PETA lalu menjadi duta perang serta HIV/AIDS. 
 
Dia juga menjadi seorang penulis buku berjudul "Do You! 12 Laws To Access The Power In You To Achieve Happiness And Success" Ia adalah contoh tokoh lintas kultural melahirkan kekuatan ekonomi serta pengakuan kulit hitam. Itu adalah gerakan merubah paradikma masyarakat Amerika. 
 
Dikutip dari perkataanya mengenai perjalanan Afrika- Amerika, "kenyataanya tidak semua orang terlihat seperti Bill Cosby, dan kita butuh mendengar kebenaran, dan milihat kebenaran, untuk kita tau kemana arah tujuan, dan apa masalah kita"Seorang pengusaha ambisius, Russell Simmons melihat Def Jam sebagai bagian dari kerajaan hip-hop nya.

Firma milikinya, Rush Communication, termasuk Path Farms, acara televisi, dan agensi iklan merupakan bagian dari kerajaan besar bisnisnya. Termasuk film karyanya yang menjadi hits seperti Krush Groove dan The Nutty Professor. 
 
Sayang, di tahun 1999, Simmons resmi menjual saham kepemilikan Def Jam kepada Universal Studio senilai $100 juta. Dan akhirnya, di tahun 2004, dia juga menjual bisnis Phat Farm senilai $140 juta.

Pengusaha Cilik Inspiratif Penemu Teknologi Terbaru

Profil Pengusaha Abby Fleck

 
 
Bayangkan anak kamu menjadi penemu teknologi baru. Dia adalah pengusaha cilik inspiratif. Si kecil juga bisa jadi pengusaha loh. Itulah yang nampaknya kita perlu perhatikan. Di negara berkembang anak- anak pengusaha jadi tren. 
 
Tak harus sesuatu yang berlebihan dalam bisnisnya. Sebut saja kisah yang perlu kami tulis ada seorang anak yang berjualan jus lemon. Atau, kisah dua bersaudara yang berjualan batu warna- warni. Perlu juga dicatat bahwa bisnis tidak harus tentang uang.
 

Penemu Teknologi Sederhana

 Inilah kisah Abbey Fleck, bocah pengusaha yang menemukan produk originalnya sendiri. Ketika itu, ia masih berusia 8 tahun. Ketika itu ia sedang bersama sang ayah, Jonathan Fleck, tengah memasak bacon (daging babi asap). 
 
Mereka tengah berpikir cara terbaik mengolah olahan daging babi ini. Akhirnya, mereka memilih memanggang daging bacon mereka di pemanggang di pekarangan rumah. Pada saat itu, musim panas 1991, Abbey tampak bersemangat.

Ketika panggangan selesai. Abbey berlari ke dapur mencari alat peniris. Perlu anda tau bahwa daging babi mengandung banyak minyak meski sudah diasap. Bahkan minyaknya semakin kentara ketika dipanggang. Ia yang kembali di dapur tak menemukan alat peniris. 
 
Dia akhirnya membawa setumpuk koran bekas. Kertas korang yang dia dilipat- lipat untuk meniriskan bacon. Ibu Abby yang tau itu langsung saja memarahinya. 

Dia memarahi Abby karena koran bukanlah alat yang tepat. Coba anda bayangkan bagaimana minyak dan tinta pada koran bertemu. Itu benar- benar tidak sehat. Tinta pada koran memang mengandung bahan beracun. 
 
Tak kehabisan akal, Abby kembali ke dapur, dan kali ini membawa jaring- jaring. Dia menggantung jari- jari itu agar minya mentes ke bawah dulu. Setelah itu barulah daging- daging itu diletakan ke piring.

Pengusaha Alat Ajaib


Dari ide kecil itu maka jadilah sebuah alat bernama Makin' Bacon. Ide produknya adalah sebuah alat untuk meniriskan daging bacon. Ayah Abby lah yang membantu produk ini jadi nyata. Yang awalnya hanya konsep sederhana ini menjadi alat serba guna. 
 
Pada awalnya, masyarakat Amerika kesulitan untuk memasak bacon. Apalagi untuk membuatnya dengan oven. Memanggang oven berbeda dengan di panggangan luar rumah.

Akan ada banyak minyak diatas piring dalam oven. Daging bacon pun akan mengumpul dengan minyaknya sendiri. Tak benar- benar kering dan terpanggan. Dengan Makin' Bacon, sebuah alat peniris dimana ada tiga tiang dalam mangkuk. 
 
Tiang- tiang itu digunakan untuk menaruh daging bacon. Daging bacon yang sudahlah terpotong- potong itu ditaruh seperti jemuran. Jika dipanggang di oven, minyak akan menetes ke mangkuk, dan daging bacon bisa terpanggang kering tanpa terendam minyak.

Karena terdengar aneh kala itu. Siapa yang mau membuat bacon dengan oven? Tapi kenyataanya itu sangat berguna. Kala itu, Abby tak bisa langsung menjual produknya. Dia dan ayahnya mencoba berbagai cara agar bisa menjualnya dan mematenkan produk Makin' Bacon. 
 
Meski dalam prototipenya benda itu terbuat dari plastik dan kayu, itu unik. Mereka bahwa tau itu akan menjual.  Mereka mencoba mendekati Wal- Mart dan K-Mart, jaringan retail terbesar di Amerika. Sayang, penemuan mereka ditolak. 
 
Tak putus asa. Mereka lalu menawarkan produk itu ke perusahaan bacon. Perusahaan yang bernama Armour Bacon setuju untuk menjual produk Abby. Mereka memperbaikinya, menjadikan produk ini produk masal. Mereka pun menjualnya melalui iklan di setiap bacon yang dijualnya.

Dukungan awal dari Armour membuat produk ini jadi terkenal dan mengangkat Abbey jadi terkenal secara viral. Keluarga mengambil keuntungan dari fenomena penemu cilik, mereka mengirimkan Abbey untuk tur pers. 
 
Dia memberikan wawancara kepada berbagai acara dari 20/20, Dateline, David Letterman, dan akhirnya melakukan penampilan di Oprah.

Oh ... dan tak lama setelah penampilan Oprah, Wal-mart memanggil Abbey untuk rapat. Sisanya adalah sebuah sejarah.

Meski awalnya ditolak oleh beberapa retailer besar tidak menghalangi Abbey dan dia tetap agresif dalam mencari cara- cara baru untuk memasarkan produknya. Agresivitas di awal itu akhirnya terbayar lunas dan akhirnya memberikan kesempatan bagi Abby. 
 
Untung ketika itu ia dan ayahnya tak memberikan hak paten produknya kepada perusahaan retailer. Ia dan ayahnya memutuskan membangun perusahaan sendiri.

Perusahaan bernama A. de F. Ltd menjadi satu- satunya perusahaan yang memproduksi alat ini. Karena di tahun 1996 "peralatan memanggang di oven" ini telah dipatenkan di Amerika. Dengan dukungan dari Armour setelahnya Abby dan ayahnya jadi fenomena. 
 
Kini, Abby Fleck telah menikah dan masih tinggal di Southern California. Sementara itu bagaimana dengan ayahnya? Jonathan Fleck ternyata tak berhenti. Dia memilih membuat proyeknya sendiri. Sang ayah lantas tercatat menciptakan penemuan Deflector.

Biografi Putera Sampoerna Masa Depan Pabrik Rokok

Biografi Generasi Kedua Sampoerna


putra sampoerna

Menakar masa depan pabrik rokok ditangannya. Biografi Putera Sampoerna atau Liem Tien Pao, pria kelahiran 13 Oktober 1947, merupakan salah satu orang terkaya di Indonesia. Dia adalah suami dari Katie, warga negara Amerika keturunan Tiong Hoa, dan ayah dari empat orang anak.

Mereka adalah Jonathan Bradford Sampoerna, Jacqueline Michelle Sampoerna, Michael Sampoerna, dan Farah Khristina Sampoerna. Putra sendiri generasi ketiga keluarga Sampoerna dimana sang ayah, Aga Sampoerna, dan kakeknya pendiri Sampoerna, Liem Seeng Tee, merupakan pengusaha dibalik sukses Sampoerna.
 

Investasi Sampoerna

 
Putera sendiri sudah mendapatkan pendidikan intensif. Sejak usia dini agar bisa meneruskan bisnis keluarganya. Ia bersekolah di Diocesan Boys' School di Hong Kong, Carey Baptist Grammar School di Melbourne, dan terakhir University of Houston di Texas.

Pada 2011, Fobes mencantumkan namanya sebagai orang terkaya nomor 9 dengan total kekayaan $2,4 miliar.

Perusahaan didirikan oleh Liem Seeng Tee, keturunan TiongHoa yang tinggal di Surabaya sejak 1930 setelah berimigrasi dari propinsi Fujian, China. Leim mengadopsi nama Sampoerna sebagai nama keluarganya di Indonesia yang berarti kesempurnaan (dalam bahasa Indonesia); kemudian menjadi naman perusahaan

Namanya House of Sampoerna, perusahaan yang dikenal sebagai pembuat merek rokok, dan salah satu yang terbaik di dunia. Produknya seperti Dji Sam Soe di 1913, Sampoerna A Hijau di 1968, dan Sampoerna A Mild sukses sejak awal 1988.

A Mild sendiri menjadi produksi terbesar di era Putera Sampoerna, dimana nilai investasinya $150 juta. Pada April 1987, Putera sedang memulai pembangunan pabrik di Surabaya, tepatnya proyek tersebut dimulai pada 1 April 1988.

Kala itu, A Mild terlah dikembangkan oleh 38 orang termasuk Adiguna Yos Ginting tetapi belum segera diluncrukan. Dan, ketika pembangunan pabrik seluas 7.500 meter persegi telah selesai; A Mild siap dipasarkan pada 1988. Dimana kala itu, kebutuhan rokok putih sangatlah tinggi dari masyarakat penikmat rokok kretek.

A Mild diresmikan pada 19 Oktober 1988, sebagai jawaban masyarakat akan rokok yang memiliki kandungan tar dan nikotin rendah, atau rokok sehat. Dari sosial, rokok A Mild akan membantu ketika mereka yang sedang merokok di tempat tertutup.

Masyarakat terkadang bersembunyi ketika menikmati rokok. Mereka sering mendapat teguran dari orang terdekat karena asap. Dan, rokok A Mild mengurangi jumlah asap yang dihasilkan serta bau menyengat. Semenjak November 1988, permintaan akan rokok semacam ini terus miningkat dari hari ke hari.

Tepat Maret 1993, Sampoerna meluncurkan ukuran raja (King size). A King berhasil merebut sukses kembali setalah lima tahun peluncuran A Mild pertama kali. Pada 12 Mei 1996, A Mild dan A King ikut mensponsori pertandingan bulu tangkis Thomas & Uber Cup di tahun itu.

A Mild dan A King merupakan kesuksesan besar Putera, dan kemudian Sampoerna A International diluncurkan pada 1997, sembilan tahun setelah A King diluncurkan yang menuai kesuksesan. Pada 1997, ketika itu krisis moneter melanda Indonesia, Sampoerna harus menaikan harga produk mereka cukup tinggi.

A Mild ( beserta A King dan A International) mendapatkan kritik karena kenaikan tidak cuma tinggi tapi sangat tinggi. Produk yang sebelumnya berharga Rp.6.000 menjadi Rp.17.000 per- bungkus. Ini menjadi kenaikan tertinggi. Hargaya naik hingga tiga kali lipat harga pasaran rokok waktu itu.

Toh, meski dinaikan tiga kali lipat, penikmat rokok A Mild kedarung cinta akan produk ini.

Menjual perusahaan


Ia adalah pebisnis visioner dan gerakanya memang sukar untuk ditebak. Meski begitu, tiap bisnisnya selalu berhasil pada akhirnya. Di tahun 2005, Putera Sampoerna menjual semua saham kepemilikan kepada Philip Morris International.

Setelah penjualan PT. HM. Sampoerna, ia dan keluarganya justru mendirikan perusahaan investasi bernama Sampoerna Strategic. Dimana, anaknya yang bernama Michael Sampoerna menjadi pucuk pimpinan perusahaan baru.

Keputusan ini mengejutkan karena PT. HM. Sampoerna sendiri ada pada posisi baik pada 2004. Dia memutuskan untuk tak berkutat di bisnis rokok lagi. Sebagai catatan, perusahaannya menghasilkan laba Rp.15 triliun dengan nilai produksi 41, 2 miliar batang.

Dalam posisinya, Sampoerna telah masuk tiga besar bersama Gudang Garam, dan Djarum, Mereka merupakan deretan rokok lokal yang menguasai pangsa pasar dalam negeri. Belakangan ini banyak orang menganalisa gerakanya bukan sembarangan.

Ini kemungkinan disebabkan oleh kepercayaan industri rokok akan sulit berkembang. Itulah yang para pakar pikirkan tentang pergerakan seorang Putera Sampoerna. Terbukti nyata dengan beberapa negara di Eropa mulai membatasi rokok putih dengan variannya.

Sampoerna sendiri masih mencatat untung mencapai29, 55 trilun rupiah pada 2006 saja. Penjualan saham tersebut disebut menghasilkan nilai $5, 2 miliar. Kini, Sampoerna Strategic mengambil jalan berbeda.

Mereka fokus berbagai investasi bahkan berani revolusioner, yakni seperti halnya investasi di berbagai bisnis telekomunikasi, agrobisnis (minyak sawit), kehutanan, dan usaha mikro. Ia dan keluarganya juga aktif di kegiatan philantropis melalui Putera Sampoerna Foundation yang didirikan pada 2001.

Badan tersebut aktif terutama pada kegiatan yang bersifat pendidikan. Biografi Putera Sampoerna di dalam perkembangan. Masa depan pabrik rokok menurutnya semakin sulit. Dari penjulan saham, ia manfaatkan untuk fokus ke bisnis lain.

Dia merubah bisnis inti perusahaan menjadi agrobisnis dan infrastruktur. Ini ditandai dengan langkah pembelian Menara Danamon senilai $77 juta. Ini menjadi gedung baru, yang mana berdirilah konsep Sampoerna Startegic Squere, guna menentukan strategi bisnis ke depan termasuk PT. Sumber Graha Sejahtera.

Pembelian saham 40% PT. Sumber Graha Sejahtera (SGS), bergerak dibidang perhutanan, kontraktor, pengelolaan gedung dan perdagangan umum. Berdirilah pula PT. Sampoerna Agro Tbk. yang semula bernama PT. Selapan Jaya, memiliki perkebunan sawit di kawasan Palembang.

Tidak puas cuma perkebunan sawit, mereka bekerja sama dengan PT. Perkebunan Nusantara. Maka Putera mampu masuk ke perkebunan tebu dan pembuatan etanol. Merambah Singpura berdirilah satu perusahaan bernama Transmarco. Pte. Ltd, yang bergerak di bidang telekomunikasi dan perdagangan.

Sampoerna tidak membangun dari nol melainkan akuisisi. Berdirilah Sampoerna Capital Pte. Ltd. di Singapura. Mereka lalu mengakuisisi Harel Insurance Investment Ltd. Ini merupakan perusahaan asuransi yang berpusat di Palestina.

Pernah mendengar brand Ceria yang sempat "booming" di masa lalu. Brand telekomunikasi yang kita baru ketahui besutan PT. Sampoerna Telekomunikasi Indonesia (STI). Ceria sendiri berganti menjadi nama Net1. 
 
Sayangnya, tidak bertahan akan ketatnya persaingan, brand ini seolah tenggelam dan tak muncul lagi.

Biografi Achmad Hamami Bisnis Traktor Miliaran

Biografi Pengusaha Ahmad Hamami


biografi ahmad hamimi

Biografi Ahmad Hamimi bisnis traktor miliaran rupiah. Darirbisnis alat berat semenjak dekade 1970- an, Achmad Hamami dan keluarga masuk jajaran orang terkaya di Indonesia. Pria kelahiran 1931 ini menjadi tokoh sentral ditribusi traktor di Indonesia dan pertumbuhan infrasturktur.

Ia pernah mendapatkan pendidikan pilot angkatan udara Belanda (Militaire Luchtvaart), menyandang predikat kolonel muda. Hamami lalu memutuskan pensiun dini, lantaran merasa muak dengan praktik korupsi.

Biografi Ahmad Hamimi kemudian memilih berbisnis kecil- kecilan. Itu semua guna untuk menutupi kebutuhan hidup. Dia pernah membuka bisnis les privat matematika. Anak- anaknya bahkan ikutan menopang kebutuhan keluarga dengan berjualan es lilin.

Bisnis Traktor

 
Keberuntungan ada di matanya, ketika dirinya ikut dalam proyek infrastruktur. Kala itu, Caterpillar, satu perusahaan asing pemilik pabrikan traktor dan alat berat lainnya asal California, Amerika, sangat tertarik menjadikan Hamami sebagai distributor.

Mereka telah memiliki cabang di Surabaya, lantas menginginkan dirinya menjadi dealer pengganti. Perusahaan besar tersebut tertarik dengan latar belakang militer. Serta konsistennya terhadap tindakan korupsi. Dia belajar kembali tentang menejemen secara profesional dan mengambil kuliah bisnis.

Pada dekade 70- an ketika banyak pembangunan infrastruktur dimana- mana, ia telah mendirikan PT. Trakindo Utama. Mengikuti arus pertumbuhan infrastruktur maka ia meraup untung besar. Apalagi di bisnis ini pemmainnya jarang atau hampir tunggal.

Pada 13 April 1971, Trakindo Utama resmi menjadi agen produk Caterpillar di Indonesia. Seiring pertumbuhan ekonomi lah, Trakindo menjadi pebisnis utama di bidang pengembangan infrastruktur nasional. Ia lalu mendirikan beberapa perusahaan pendukung.

Ia kemudian mendirikan perusahaan PT. Sanggar Sarana Baja di 1977 dan PT. Chandra Sakti Leasing pada 1995. Kemudian, Trakindo bukan hanya menjadi agen resmi, tetapi mulai menjalankan bisnis lain dibawah bendera besar.

Trakindo menawarkan produk milik Caterpillar, seperti produk alat berat, diesel, dan mesin produksi gas. Perusahaan fokus pada penjualan onderdil resmi, catalog produk, dan tentunya jasa perbaikan. Mereka memastikan setiap produk disesuaikan dengan kebutuhan pembeli.

Dengan jasa perbaikan, Trakindo memastikan produk tidak akan rusak atau bekerja semestinya. Ada layanan Part Exchange Services (PES), yang membantu pemilik mengganti bagian mesin tua dengan yang baru.

Ini mengurangi pengeluaran besar di perawatan, dan bahkan pembeli tidak perlu membeli lagi produk serupa. Pembeli akan mendapatkan layanan perawatan ditambah penggantian mesin baru yang sama kualitasnya.

PT. Sanggar Sarana Baja fokus pada pabrikan peralatan untuk minyak dan gas, pertambangan dan mesin generator, peralatan transportasi, komponen peralatan berat, dan jasa pengelasan dan servis mesin dari situs resmi. PT. SSB mengakuisisi PT. Porter Rekayasa Utama,yakni pabrikan peralatan transportasi.

Hamimi lalu menstabilkan divisi baru bernama Transport Equipment Division. Hamami disebut- sebut miliarder baru yang masuk daftar Forbes. Memiliki kekayaan $2,2 miliar, dan semuanya itu bukanlah bersumber dari satu bisnis.

Hamami memang dikenal sebagai pemilik Tiara Marga Trakindo, tetapi bukan hanya itu sumber kakayaannya. Pada 1996, ia memperkenalkan sistem disebut CAT Oil Program dan resmi menjadi agen produk Sullair. Satu tahun kemudian, perusahaanya telah resmi menjadi agen produk Baldwin dan Olympian.

Di 1999, dia mendirikan anak perusahaan, PT. Mitra Solusi Telematika, yang memberikan layanan dan fasilitas menejemen informasi. Bisnisnya termasuk pusat data recovery dan informasi.Di tahun 2000, PT. Tiara Marga Trakindo lahir menjadi perusahaan induk Trakindo Group.

Pada tahun itu pula, Hamami mendapat ijin menjadi agen resmi Sykes Pumps. Satu tahun kemudian, Trakindo resmi menjadi agen produk Bitelli. Pada 2003 dan 2005, Trankindo resmi menjadi agen Catepillar no.1 untuk penjualan pelumas, serta menjadi agen produk LAKO Harvester.

Pria 80 tahun ini mengaku pengusaha bukanlah cita- citanya. Ia sekarang adalah kepala dari sebuah keluarga besar sekaligus menjadi nahkoda bisnis utama. Selepas krisis, Trakindo dipimpin oleh putra ketiganya, Muki, membuat perusahaan in semakin solid.

Hamami merupakan ayah dari empat orang anak. Mereka adalah Mivida Hamami, Muki Hamami, Ana Hamami dan Bari Hamami.

Selamat jalan Pak Hamami

Biografi Hashim Djojohadikusumo Orang Terkaya Indonesia

Profil Pengusaha Hashim Djojohadikusumo


biografi hashim adik prabowo

Orang terkaya Indonesia sekaligus kakak calon Presiden Prabowo Subianto. Inilah biografi Hashim Djojohadikusumo, adalah pengusaha sukses di bidang tambang, maka pantaslah ia menduduki ranking orang terkaya Indonesia. 
 
Dia, biografi Hashim Djojohadikusumo, yang juga merupakan cucu pendiri Bank BNI, yaitu Margono Djojohadikusumo. Hasim merupakan putra begawan ekonomi Soemitro Djojohadikusumo, sekaligus merupakan adik kandung Prabowo Subianto. 
 
Pria kelahiran 1 Januari 1970, sosok Hashim memang lebih banyak menghabiskan masa pendidikannya di luar negeri.

Bisnis Kertas Triliunan

 
Dia pernah bersekolah SD di Jakarta hingga seterusnya belajar di luar negeri. Dia kini berusia 58 tahun memiliki kekayaan sekitar 750 juta dollar, atau 7,5 triliun dan lebih (artikel ini ditulis 2013). Hasim tercatat mengenyam pendidikan setingkat SMP yang ada di London.

Hashim lantas melanjutkan jenjang SMA -nya di Singapura. Dia tercatat jadi mahasiswa Pmonona Collage, mengambil jurusan ilmu Politik dan Ekonomi.Lulus dari Pmonona College, Claremont University, mengambil jurusan ilmu Politik dan Ekonomi.
 
Hashim sendiri menunjukan bakat yang condong menurun dari ayahnya. Dia memiliki bakat ekonomi yang terbukti mumpuni terbukti dengan sukses berbisnis serta menjadi analisis keuangan. Dari sini, Indo Consult, ia bergerak mengakuisisi beberapa perusahaan besar, perusahaan PT. Semen Cibinong melalui PT. Tirta Mas.

Dia juga berhasil masuk dalam kepemilikan saham Bank Niaga dan Bank Kredit Asia. Sekitar tahun 1998, ketika terjadi krisis moneter, bisnis yang dibangunya mengalami surut bahkan bangkrut.

Dia memilih pergi ke Inggris dengan harapan membangun bisnisnya kembali. Terbukti, dalam beberapa tahun mampu menghasilkan 1,9 triliun dari bisnisnya di Inggris. Ia juga aktif membantu bisnis kakaknya yang ada di Indonesia.

Hashim membantu perusahaan kertas Kiani Kertas dari kebangkrutan. Dan, dia kini telah memiliki perusahaan milik Prabowo tersebut, dan secara otomatis masuk ke bisnis di Indonesia.

Dari bisnis milik kakaknya, Hashim mulai melirik bisnis hulu migas terutama batu bara dan migas melalui Comexindo International. Hashim memilih daerah Aceh hingga ke Papua, membuka lahan seluas 97 hektar yang kemudian mendorong bisnis lainnya.

Hashim memiliki lahan dari Aceh ke Papua hingga seluas 3 hektar untuk konsesi hutan, batu bara dan migas. Menurut laporan Forbes dari usahnya, Hashim Djojohadikusumo memiliki kekayaan mencapai US$850 juta atau Rp.8,5 triliun.

Di sosial, ia terkenal banyak membantu anak- anak kurang mampu di Indonesia melalui Yayasan Arsari Djojohadikusumo. Ayah dari Aryo, Sara dan Indra ini juga ikut membantuk Kakaknya dalam kepartaian serta pengembangan konsesi binatang.

Dia ditunjuk oleh gubernur DKI Jakarta, Jokowi, sebagai pengelola kebun binatang Ragunan. Ia dinilai memiliki kecintaan akan binatang serta tekat mendayakan Ragunan mengalahkan kebun binatang Singapura; baik dari kesahatan hewan serta saran prasarana.

Pendiri Mayora Biskuit Kelapa Jodi Hendra Atmadja

Biografi Pengusaha Jodi Hendra Atmadja


biografi jodi hendra atmadja
 
Siapa pendiri Mayora biskuit kelapa, adalah Jodi Hendra Atmadja. Tidak banyak soal biografi Jodi Hendra Atmadja bisa disampaikan. Tetapi dia merupakan toko kunci ekspansi bisnis Mayora hingga sukses besar. Bayangkan ide pendiri Mayora biskuit kelapa itu sederhana loh teman- teman.

Beruntung persaingan makanan ringan belum ketat. Ia mempunyai ide membuat aneka makanan ringan kemasan. Nah, jadilah aneka makanan salah satunya biskuit kelapa, waktu itu mereka mampu bersaingan dengan roti Khong Guan yang tengah naik daun.
 

Kisah Pendiri Mayora


Kelahiran 1946, Jogi terlahir dari keluarga sederhana dan berwirausaha. Layaknya keturunan Tiong Hoa lainnya. Ingin membangun usaha sendiri mandiri. Padahal dia tercatat sebagai lulusan Dokter dari Universitas Trisakti. Bukannya menjadi Dokter malahan menjadi wirausaha, apakah berhasil.

Dia mengajak dua rekannya sesama profesional: Mereka Drs. Raden Soedigdo dan Ir. Darmawan Kurnia, yang sama- sama bukan pengusaha. Jadilah berdiri PT. Mayora Indah, pada 17 Februari 1977 di Jakarta. Andalan mereka aneka produk makanan ringan kemasan yang dijual masal.

Mayora terus berkembang susai harapan Jodi Hendra. Dalam biografi Jodi Hendra Atmadja, ialah menjadi sosok penting ekspansi bisnis Mayora. Nama- nama perusahaan seperti PT. Torabika Eka Semestas dan PT. Hiebe Schokolade Mas Gemilang, yang makin berkembang bersinar terang.

Tangan dingin pengusaha Jodi menaikan pamor biskuit. Dulu dikenal nama kue Khong Guan begitu primadona. Istilahnya makanan orang kaya, lalu munculah kue kelapa yang rasanya unik. Dengan bahan baku berbeda dan sama- sama enak; keduanya bersaing ketat menjadi produk nomor satu.

Sukses Jodi menghantarkan Mayora makin ekspansif. Salah satunya mengeluarkan produk bernama Kopiko. Ya permen berbahan dasar kopi ini menjadi pertama. Akhirnya tahun 80 -an, menjadi produk permen yang merajai pasar karena tanpa perasaingan.

Sejak awal berdirinya sudah memilih Jodi dipucuk. Hasilnya itu biskuit kelapa booming pada tahun 1970 -an. Pertama kali didirikan pada 1977, Mayora sudah menguasai 40 persen pangsa pasar untuk makanan ringan. Mereka kemudian merambah ke 90 negara dan meraup omzet Rp.17 T pada tahun 2017.

Tak ayal harta kekayaan Jodi melejit mengangkat namanya. Untuk menjadi pengusaha janganlah berpuas. Kesuksesan produk harus diikuti oleh inovasi berkelanjutan. Contohnya merambah bisnis di bidang minuman kemasan, yakni teh kemasan walaupun dikuasai Group Sosro.

Jogi juga merambah ke bisnis air putih kemasan. Yakni melalui PT. Tirta Freshindo Jaya, yang lagi- lagi tidak takut berhadapan dengan pemimpin pasaran. Intuisi dari Jodi ditambah kemampuan untuk mengambil keputusan.

Kekayaanya tercatat diantara Rp.33 T dan posisinya antara nomor 10 dari daftar Forbes. Untuk hal regenerasi maka dia sudah menyiapkan ketiga putranya, yakni Andre Sukendra Atmadja, Hendarta Atmadja dan Wardhana Atmadja, yang jadi Direksi di Mayora sendiri.

Berani mengambil resiko Teh Pucuk Harum jor- joran. Untuk iklan hampir setiap hari melihatnya di tayangan televisi. Riset Nielsen mengatakan per- 2011- 2012, Teh Pucuk Harum sudah mengluarkan biaya iklan sampai 226,39 miliar.

Untuk air mineral brandnya apalagi kalau bukan Le Mineral. Produksinya melalui lima pabrikan dari Makassar, Medan, Pasuruan, Ciawi dan Sukabumi. Di 2016, dua pabrik dibangun di Palembang serta Cianjur, Jodi sama sekali tidak takut berhadapan langsung dengan penguasa pasar Aqua langsung.

Biografi Chairul Tanjung Pengusaha Terkaya Indonesia

Biografi Pengusaha Chairul Tanjung


chairultanjung.png

Biografi Chairul Tanjung, pengusaha terkaya Indonesia kelahiran Jakarta, 16 Juni 1962, memang putra dari keluarga cukup berada. Tetapi kedua orang tuanya menjunjung tinggi sifat kerja keras. Dia pernah hidup susah terutama ketika jaman orba.
 
Ayahnya, A.G.Tanjung, merupakan seorang mantan wartawan pada era Orde Lama, dan memiliki surat kabar Berpolah Kecil.

Chairul memiliki darah Batak Sibolga sedangkan istrinya, Halimah berdarah sunda. Pada masa Orde Baru, usaha surat kabar ayahnya manjadi target pembredelan dan akhirnya harus tutup. Ini lah yang membuat ekonomi keluarga Chairul mengalami keterpurukan.

Biografi Chairul Tanjung Singkat

 
 
Keadaan tanpa pemasukan membuat kedua orang tuanya harus menjual rumah. Biografi Chairul Tanjung terpaksa tinggal di rumah yang lebih kecil. Disini pula, hidupnya berubah seratus delapan puluh derajat, hidup serba pas- pasan tatapi menjadikan diri lebih baik.


Pernah hidup berkecukupan kemudian bangkrut. Kemudian menjadi sosok anak yang lebih mandiri karena tuntutan ekonomoi. Dia, selepas pendidikan di sekolah SMA Boedi Oetomo di 1981, memilih jurusan kedokteran di Universitas Indonesia. Chairul muda lulus bergelar dokter gigi tahun 1987.

"Eh dulu Bapak tuh susah, lho. Enggak punya toilet," ucap Putri Tanjung, putri Chairul Tanjung saat diwawancarai Raditya Dika.

Kehidupan Chairul kecil berbalik 180 derajat. Memang nasib orang vokal terhadap Orba memang dibikin susah. Untung mereka masih bisa bertahan hingga Chairul kuliah. Bayangkan mereka pindah ke rumah kecil, di dalam gang Batu Tulis, dan kamar mandinya diluar.
 
Bukan diluar rumah melainkan kamar mandi umum. Mereka berbagi bersama keluarga lainnya. Putri lantas menjelaskan bahwa ayahnya terpaksa. Kehidupan yang menempa Chairul menjadi pengusaha besar salah satu terkaya di Indonesia.
 
Meski seorang dokter gigi,  bisnisnya tercatat sudah dimulai semenjak sebelum itu. Dia sudah dikenal telah aktif berbisnis sejak kuliah, dan mendapatkan gelar mahasiswa teladan 1934- 1985.  Usaha itu dilakukan demi menopang ekonomi keluarga yang pas- pasan.

Sehingga, demi memenuhi kebutuhan kuliah, ia berjualan buku kuliah stensil, kaos, dan lainnya di kampus. Chairul juga pernah membuka usaha foto kopi di dekat kampus. Selepas kuliah ia berbisnis peralatan kedokteran dan laboratorium di bilangan Senen Raya, Jakarta Pusat.

Pernah dia menjadi pengusaha properti gagal. Walau berstatus dokter gigi, dirinya lebih memilih mencari uang dengan cara lain. Ujung- ujungnya ia malah menjadi pegawai perusahaan baja, hingga perusahaan rotan.

"Saya berprinsip saya harus bekerja lebih banyak dari orang lain," jelas biografi Chairul Tanjung.
 
 
Perusahaan CV Abadi Medical dan Dental Supply berdiri di 1983, tetapi akhirnya usaha itu bangkrut tidak tersisa. Bisnis lain penyediaan atau kontraktor bisnis pemeritah. Bisnis ini meliputi sektor privat kebutuhan sekolah seperti penyediaan atap asbes.

Namun dia gagal sampai menutup usaha peralatan kedoteran tersebut. Chairul juga memulai bisnis sepatu anak- anak. Bisnis kali ini yang menjadi titik balik bagi sosok Chairul Tanjung. 
 
CT, begitu media memanggilnya, bersama tiga temannya mendirikan PT. Pariarti Shindutama di tahun 1987, bermodal Rp.150 juta hutang dari Bank Exim. Mereka memproduksi sepatu hingga ekspor ke luar negeri. 
 
Keberuntungan ada dipihaknya, bermodal kepercayaan diri kuat, mulai berbisnis keluar dari zona nyaman. Mereka menjual sepatu sampai ke nagara Italia, dan pesananan yang mencapai 160 ribu pasang.

Akan tetapi perbedaan prinsip menghadang terutama soal ekspansi; Chairul memutuskan keluar. Dia yang piawai dalam berkomunikasi tak butuh waktu lama membangun jaringan. Dalam tempo yang relatif singkat, CT membangun tiga bisnis utama dari keuangan, properti, dan multimedia.

Melalui bidang keuangan, ia sukses mengambil alih Bank Karman, yang kini bernama Bank Mega. Ia menamakan perusahaan holdingnya Para Group, dan menjalankan tiga bisnis utama itu. Perusahaan holding  yang berpusat di Para Inti Holding, sebagai induk membawahi sub- holding.
 
Perusahaan holding yang memiliki bisnis kecil lebih spesifik lagi. Dia lalu membuka perusahaan sub- holding antara lain Para Global Investindo (keuangan), Para Inti Investindo (media dan investasi), dan terakhir yaitu Para Inti Propertindo (properti).

Dibawah nama Para Group, ia memiliki sejumlah bisnis; seperti bisnis finansial meliputi Bank Umum Mega, Asuransi Jiwa Mega Life, Para Multi Finance, Bank Mega Tbk, Mega Capital Indonesia, Bank Mega Syariah, dan Mega Finance.

Bisnis Chairul Tanjung


Di bidang properti investasi meliputi Para Bandung Propertindo, Para Bali Propertindo, Batam Indah Investindo, dan Mega Indah Propertindo. Di media dan penyiaran, Para Group memiliki Detik.com, Trans TV, Trans 7, Mahagagaya Perdana, Trans Fashion, Trans Lifestyle, dan Trans Studio.

Khusus produk properti, Para Group mendirikan Bandung Supermall, mall seluas 3 hektar yang menghabiskan dana Rp.99 miliar. Para Group meluncurkan Bandung Supermall sebagai Central Business District pada 1999.

Untuk bidang investasi, melalui Trans Corp perusahaan bagian Para Group, membeli bisnis Carefour melalui jual beli saham senilai 40% nilai saham. Mou Carefour sendiri ditanda tangani oleh kedua belah pihak tanggal 12 Maret 2010 di Prancis.

Tanggal 1 Desember 2011 menjadi hari bersejarah lain perusahaannya. Para Group resmi berganti nama CT Corp. Perusahaan yang memiliki sub holding: Mega Corp, Trans Corp, dan CT Global Resources. Penyederhanaan ini membuat usahanya makin moncer dan dipercaya investor.

Perusahaan dibawah CT Corp bergerak lebih meluas, dari bidang finansial, media, ritel, gaya hidup, hiburan, dan sumber daya alam. Semua berkat Para Group yang masuk ke bisnis televisi dari Trans Corp, PT. Trans Corporation, merupakan anak usaha CT Corp.

Perusahaan ini semakin terpercinci dalam hal bidang bisnis, yakni bisnis  media, gaya, dan hiburan. Awalnya, perusahaan hanya ingin menjembatani hubungan antara Trans TV yang merupakan setasiun televisi baru dengan setasiun televisi baru diambil alih.

Kemudian ada Trans 7 atau Tv 7, yang dulu dimiliki Kelompok Kompas Gramedia. Usaha lainnya, Trans Corp membangun studio terintegrasi dengan taman bermain Trans Studio. Terakhir CT Corp dikabarkan mengakuisisi 80% saham PT. Indonusa Telemedia milik PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk.

Akusisi tersebut menyangkut upaya memiliki usaha televisi berbayar Telkomvision. CT. Corpora aberbagi dengan Telkom sebagai pemilik merek dagang Telkomvision. Kesepakatan diatas diperkiran menghasilkan USD $100 juta, dimana keuntungan sebelumnya di Telkom cuma USD $41,13 juta.

Majalah Forbes menyebut Chairul Tanjung orang terkaya di Indonesia. Pencapaiannya meluputi urutan ke 937 di dunia total kekayaan $1 miliar. Tahun 2011, ia tercatat menduduki peringkat 11 di 40 orang terkaya di Indonesia  total kekayaan $.2, 1 miliar.

Di 2013, ia disebut oleh Fobes ada diperingkat 5 ke 40 orang terkaya di Indonesia, total asetnya $.3,4 miliar dalam 2 tahun terakhir.

Entri yang Diunggulkan

Biografi Jack Ma Orang Terkaya China Alibaba