Tampilkan postingan dengan label Kisah sukses. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kisah sukses. Tampilkan semua postingan

Usaha Laker Semarang Paimo Modal Sejuta

Profil Pengusaha Sukses Paimo


usahalaker.png
 
Usaha Laker Semarang Paimo membawa kisah tersendiri. Mengambil sumber artikel Kompasiana, penulis disini tengah mencoba menulis kembali kisah Paimo. Sebelum memulai berwirausaha awalnya dia hanya lah seorang pegawai biasa. 
 
Dia pernah bekerja kepada orang keturunan China. Tahun 1978 diputuskan dirinya akan berwirausaha saja. Modal awal cuma Rp.1.000.000 hasil gaji pekerjaan sebelumnya.

Anak Penjual Gado- Gado Kini Pengusaha Pemilik Pabrik

Profil Pengusaha Markus Mutoro


pengusaha punya banyak pabrik
 
Pengusaha pemilik pabrik itu bukanlah anak orang kaya, tetapi dia hanya anak penjual gado- gado. Alkisah Markus Mutoro memiliki tekad kuat merubah nasibnya. Ia memulai karirnya dari nol tanpa bantuan orang, hanya pengusaha yang memanfaatkan celah bisnis.

Ia hanya mengikuti arus air. Tetapi batu terjal tidak lepas dari pandangan Markus diawal karir. Sekarang dirinya terkenal menjadi pengusaha sukses pemilik pabrik. Bukan hanya dia punya satu pabrik, tetapi enam pabrik aktif yang mampu hasilkan miliaran rupiah.

Markus membangun semua bisnisnya dari nol. Seorang yang mengawali dari bekerja sebagai salesman. Markus hanyalah anak penjual gado- gado. Lulus kuliah Akademi Teknik Mesin Indonesia (ATMI) Solo, Jawa Tengah, pada 1991 dan lulus langsung bekerja di perusahaan konstruksi.

"Orang tua saya membiayai saya kalau saya kuliah di ATMI," kenang Markus.

Pensiunan PNS Menjadi Pengusaha Budidaya Alpukat Miki

Profil Pengusaha PNS Suharno


pensiunan pns jadi pengusaha
 
Orang bilang jadi PNS enak punya penghasilan tanpa kerja. Kemudian pensiunan PNS ini menjadi pengusaha budidaya Alpukat Miki. Padahal Suharno mendapatkan jatah bulanan penghasilan. Alasan memilih wirausaha karena ingin tetap produksi di masa senja.

Mantan Pejabat Lingkungan Pemkab Banjarnegara, Jawa Tengah. Jabatan terakhirnya adalah Asisten 1 Sekertaris Banjarnegara. Kini disibukan pekerjaan barunya menjadi pengusaha. Dia membudidaya alpukat miki, melalui tanah miliknya di kawasan Komplek Perum Limbangan Baru.
 

Menjadi Pengusaha


Pensiunan PNS ini menjadi pengusaha selepas 2012 silam. Sibuk menggeluti usahanya karena sangat senang. Dia pandai memilih bibit- bibit tanaman unggul Salah satunya ya alpukat mini miliknya yang terkenal laris.

"Saya menyukai bercocok tanam sejak SMP," ia menambahkan. Dan lingkungan Suharno S.Sos yang memberikan dukungan. Keluarga memang senang dengan tanaman menghijaukan. Jika dulunya dia hanya lakukan untuk hobi, sekarang diseriusi sebagai usaha.

Sebagai catatan bahwa budidaya alpukat miki laris. Pasarnya tidak hanya dijual dalam negeri tetapi dijual ke luar negeri. Pasar ekspor- impor sudah ada ditangan pensiunan PNS ini. Suharno sekarang menjabat sebagai ketua harian HKTI Banjarnegara.

Alpukat Miki merupakan bibit varietas unggulan dataran rendah. Bibit ini dikembangkan oleh pihak Pusat Kajian Buah- Buahan Tropika ITB. Peneliti ITB Dr. Sobir berserta tim peneliti menghasilkan bibit alpukat yang sifatnya besar dan lembut.

Berat alpukat Miki mencapai 400- 600 gram dan produksi di usia tanaman 2- 3 tahun. Usia generatif tanaman ini pada usianya 5 tahunan. Sifatnya genjah sehingga unggul dibanding alpukat lain. Rasa dihasilkan alpukat pulen dan manis enak.

Umumnya berbuah satu kali dalam setahunan saja. Sedangkan alpukat Miki menghasilkan buah tiap tahunnya. Alpukat hijau ini menghasilkan domplan yakni rindah dan lebat buahnya. Alpukatnya juga mengkilat lebat diujungnya jadi menyenangkan.

Buahnya tebal berwarna kuning cerah ketika dibuka. Walaupun buahnya manis tanpa getir dan tahan hama. Buah alpukat ini sangat kuat jika digigit ulat buah. Kulitnya kuat tebal tidak mudah untuk bisa ditembus.

Pohon ulat juga dimangsa ulat utamanya jenis Cricula Trisfenestrata. Daun alpukat juga tidak cocok buat penceranaan ulat. Hati- hati karena ini juga berpengaruh kepada hewan sapi atau kambing. Ini sering disebut alpukat mentega sangat direkomendasikan untuk dibudidaya oleh masyarakat.

Cocok buat budidaya dataran rendah berkualitas prima. Produksi banyak meskipun usia masih muda. Ini merupakan kesempatan bagi pensiunan PNS juga.

Pensiunan PNS Tetap Produktif

Apakah syarat menanam alpukat Miki, adalah dataran tinggi setinggi maksimal 1.500 meter di atas permukaan laut. Cocok ditanam pada wilayah tropis maupun sub- tropis. Tidak masalah ditanam di tanah remah maupun tanah berlempung.

Kondisi penanaman tidak butuh cahaya matahari intens. Budidaya alpukat mentega memang mudah. Suharno menambahkan dia mendapat bibit lewat okulasi. Menurutnya ini merupakan cara terbaik mendapatkan bibit.

Bagi kamu yang berminat budidaya alpukat Miki. Jangan segan datang ke tempat Suharno untuk belajar. Juga memberikan layanan bibit unggulan untuk ditanam. "Kami akan berbagi ilmu, bagi yang ingin praktis saja kami menyediakan bibit siap tanam," ujarnya.

Teknik digunakan untuk menanam alpukat Miki. Adalah teknik okulasi yakni menempel batang ke pohon alpukat lain. Penyambungan dilakukan saat usia benih dua bulan dan tinggi 60 cm. Kenapa pensiunan PNS ini menjadi pengusaha budidaya alpukat.

Dia menjawab kegiatan bercocok tanam menekuni hobi. Selain itu kegiatan ini akan menghindarkan dia dari pikun. Memberikan dampak positif bagi kesehatan orang tua. Untuk teknik okulasi sendiri sangat membantu agar rasa tidak berubah.

Di usia senja sekarang 50 pohon saja sudah cukup jadi jaminan. Ayah dari dua putra dan dua cucu ini juga membudidaya pisang rajalawe. Pisang kondang dari Banjarnegara, buahnya panjang dan manis cocok dijadikan tanaman buah.

Dari jenis Euclyptus cocok untuk dataran tinggi seperti Dieng. Suharno juga membudidaya buah lain yakni jeruk keprok. Dia juga mengembangkan buah jambu air Deli Hijau. Segmen pasar yang dia target adalah mudah dijual, dan menghasilkan untung dibanding buah umum.

Peternakan Kecoa Sebuah Bisnis Menggelikan dari China

Profil Pengusaha Wang Fuming 

 
bisnis dari china
 
Bisnis menggelikan dari China akan membuatmu bergidik. Peternakan kecoa ternyata menghasilkan cuan menggelikan.  Kamu pasti sudah sering mendengar berbagai makanan unik di berbagai belahan dunia -dari cacing, belalang, ulat, atau apapun itu. 
 
Bagaimana dengan kecoa, sensasi makan yang katanya sama gurihnya dengan sepiring ayam?
 
Wang Fuming, secara blak- blakan menyatakan hasratnya tentang makanan satu ini. Pria asal China, menyebut dirinya sebagai rajanya kecoa di Jinan, China, siap untuk membuat kamu bergidik geli.

Mimpi Wang: menaruh kecoa dalam piring dan mangkuk untuk satu masakan kaya protein.
 

Bisnis Tidak Masuk Akal


"Saya cinta keco- kecoa ini, saya merasa dekat dengan mereka," dia berkata dalam satu artikel di cnn.com.

Di sisi kota industri di perkotaan Jinan, Wang telah menternakan ribuan kecoa. Bisa ada sepuluh juta kecoa dalam satu kali panen suatu hari kenangnya. Dia membesarkan mereka para kecoa dalam sebuah gudang dengan koridor sempit dan berdindingkan beton semen yang tampak menggelikan. 
 
Melangkah lebih dalam adalah seperti mimpi buruk sebelum terbangun, atau sebuah adegan dari film "Alien." Ada bau yang kuat dari amonia dan suara bergerit kaki- kaki kecil mereka, kecoa.

Wang berternak kecoa Amerika, yang sebenarnya asli dari Afrika. Ukurannya sangat besar tak sebanding, lebih besar dari kecoa Asia seperti di rumah kita. Dia kemudian menjual mereka ke industri perusahaan farmasi di Cina sampai berton- ton

Mereka biasanya digiling dan dimasukkan ke dalam pil dan diiklankan sebagai obat untuk segala macam penyakit seperti perut, jantung, dan hati.

Dalam beberapa tahun terakhir, mereka telah menjadi bahan pokok di toko obat Cina, meski tak tercantum kecoa dalam bungkusnya -lebih memilih nama latin dalam label bahan, menjanjikan hasil yang menakjubkan. Obat kecoa menjadi "booming" tersendiri dari kayanya China dalam industri.

Meski dijual untuk pengobatan, sejujurnya, Wang lebih suka mereka dalam disajikan dalam piring. Dan lebih gila ketika ditanya tentang dimasak apa, dia suka yang digoreng. Dalam wawancara, pewarta disuguhi satu mangkuk kecoa dengan minyak olif.

Ia pun mencoba menyuapinya. Dua kali penggorengan ungkap Wang disela- sela ramah tamah itu. Tak begitu diterima oleh sang pewarta, Wang memilih melumatnya sendiri, tampak begitu menikmatinya.

Dia benar-benar tampaknya menikmati itu. "Saya merasa jauh lebih baik setelah saya mulai makan kecoa," katanya.

Habislah sudah kecoa satu mangkuk ditanganya, tersisa sedikit. Wang lalu menunjukkan bagaimana yang terbaik, cara memakannya. "Sayapnya sudah tidak ada, sehingga lebih mudah untuk makan," katanya.

Pewarta dari CNN mulai menjejalkan sisa kecoa ke dalam mulut dan mulai mengunyah - kecoa Amerika, sayangnya, terlalu besar untuk ditelan seluruhnya. Rasanya, mereka renyah, seperti kentang goreng yang terlalu matang dari Perancis, dan mereka, keco- keco itu, meninggalkan rasa yang memiliki daya tahan yang lama akan hilang dari mulut kamu. 
 
Kecoa mungkin bukanlah cara terbaik untuk meyakinkan kamu untuk menjadi pemakan petualang, tapi menganggap mereka sebagai pembawa standar, bahwa di luar sana ada petualangan.

Atau mengambil kata Wang untuk itu.

"Jika anda tidak mencobanya, anda akan menyesal seumur hidup anda," tutup David McKenzie dalam satu sesi petualangan kuliner.

Peternak kecoa


Lain lagi dengan Tian Tinglei, yang memilih pensiun dari pekerjaan di di kota Liaocheng untuk kembali ke negaranya dan hidup di antara para perayap menyeramkan.

Dia benar-benar menjadi sedikit dari penggemar mereka, beternak dalam hampir satu mil persegi hanya untuk kecoa. Rupanya, dia lebih menyukai mereka yang berminyak, kulit mengkilap mereka, dari bekerja normal dengan kertas dan puplen. Mmmmm!

Sebuah hidup penggila kecoa menyeramkan, pengusaha berusia 32 tahun mendapatkan ide untuk peternakan kecoa setelah seorang teman yang bekerja di apotek bercerita tentang penggunaan serangga ini menjadi sumber protein yang murah dan obat- obatan.

Tapi, mengapa, oh mengapa, kamu mau melakukannya? Nah, Tian menjual sebesar $16 kilo, dimana kulit dan minyak kecoa digunakan dalam pengobatan Cina untuk mengobati segala sesuatu dari penyakit jantung hepatitis dan luka bakar.

Tidak mengherankan, bagaimanapun, banyak orang yang tidak begitu tertarik untuk mengolesi dirinya dengan minyak kecoa, buktinya tetap populer, dengan sedikit variasi agar tak seseram yang kita bayangkan. Tian tampaknya cukup bangga akan kerajaan kecilnya, dan cukup menjanjikan. 
 
Dimana mungkin ketika akhir dunia, dan ia dan kecoaknya akan paling bertahan, dia akan menjadi orang yang terakhir tertawa. Satu fakta tak bisa diabaikan kecoa adalam mahluk paling tahan serangan nuklir, dan bisa beradaptasi di berbagai keadaan, mudah diternakan.

Raja Studio Foto Bogor Bisnis Fotografer Keliling

Profil Pengusaha Khaidiri


raja studio foto bogor

Siapa sangka bisnis fotografer keliling ini menjadi legenda. Raja studio foto bermula hobi menjadi nomor satu di Bogor. Hobi jadi bisnis mungkin cocok bagi pengusaha satu ini. Sosok pengusaha yang bukan apa- apa, kini bisa jadi raja. Raja studio foto tepatnya. 
 
Namanya Pak Khaidir, wirausahawan studio foto yang mempunyai 250 studio foto. Outlate fotonya tersebar di kawasan Bogor. Bicara berapa omzet -nya, tak tanggung- tanggung, ia menghasilkan 15 miliar rupiah. 
 

Inspirasi Raja Studio Foto

 
Padahal di tahun 1982, Khaidir hanyalah seorang fotografer keliling yang menjajakan fotonya di kawasan Kebun Raya Bogor. Omzetnya sih besar tapi bukan perkara mudah membangun bisnisnya. Bukan candi yang dibangun semalam. 
 
Ia harus menabung sebagai fotografer keliling selama 2 tahun. Khaidir mengumpulkan 600 ribu untuk modal bagi usaha studio fotonya. Abadi Photo pertama didirikan bermodal 600 ribu, yang disewanya sebuah kios, seperangkat kamera studio standar, dan seperangkat kamera luar sederhana pula. 
 
Semua- muanya memang sederhana diawal. Dia merupakan contoh pengusaha yang percaya efek domino. Margin besar bukanlah yang utama bagai usahanya di awal. Semua mengalir apa adanya ketika pertama kali membuka studio foto. 
 
Yang penting dia sudah untung tanpa menghilangkan pelayanan maksimal. Selama pelayanan itu terbaik maka pelanggan akan datang dengan sendirinya. Siap yang tidak akan jatuh cinta jika pelayanan baik. Meski bermodal kamera yang standar Khaidir tetap percaya diri.

Ujian pertama yang dilalui Khaidir yaitu ketika melawan pesaing yang mapan (lebih bermodal). Kala itu, ia punya rencana untuk menjalin kerjasama dengan Modern Photo milik Fuji. Sayang, pesaing sudah memiliki lebih dulu hak cetak Modern Photo. 
 
Andai saja dia bisa lebih cepat pastilah usahanya yang diterima. Dia terlambat hingga tak bisa merasakan alat cetak cepat milik Modern asal Fuji tersebut. Untungnya, perlu kamu ketahui Modern Photo punya satu buah kebijakan bekerja sama. 
 
Mereka akan memberikan hak cetak untuk yang lebih dekat dari 1 km. Merasa dirinya pantas dengan klausa itu. Serta usaha fotonya memang lebih beromzet baik dari sang pesaing itu. Khaidir tak pantang menyerah. Walau terkesan ngotot ia mengajukan banding berkat klausa tersebut. 
 
Dia meyakinkan bahwa dia lah yang pantas untuk peralatan canggih Modern. Berkat kegigihan itulah ia berhasil mendapatkan hak cetak Modern. Dia kini dilengkapi peralatan modern canggih besutan Fuji.

Pada tahun 2006, Khaidir tercatat memiliki 250 studio foto dikawasan Bogor. Prospek yang bagus dimana banyak wisatawan di sana menambah pundi- pundinya. Namun, sekali lagi, ia menegaskan ini bukanlah soal uang tapi pelayanan maksimal. 
 
"Kalau kamu memberikan yang terbaik pastilah hasilnya pasti juga akan lebih baik," begitu kiranya.

Facebook: Abadi Photo Studio

Karir Ahli Estetika Antara Pekerjaan dan Prospek Bisnis

Profil Pengusaha Maegan Desjardins


ahli estetik
 
 
Bingung antara pekerjaan dan prospek bisnis. Karir ahli estetika memang memiliki kelebihan begini. Ia adalah wanita bernama Meagan Desjardins, yang bersemangat untuk membuka bisnisnya sendiri; itu hanyalah masalah waktu.

Mimpinya memiliki usaha spa sendiri. Gadis kelahiran Yellowknife- sudah memiliki mimpi untuk membuka usahanya sendiri. Tak butuh waktu lama, dia membuka usaha spanya bernama Ethanda Day Spa, yang tepatnya di Roman Empire Building di jalan nomor 51.

"Setelah klien pertama saya benar-benar menarik dan menyenangkan," katanya, mengingat suatu hari di bulan Februari 2011, ketika Ethanda membuka bisnisnya pertama kali. "Ini mimpi saya menjadi kenyataan."

Apa Karir Ahli Estetika

 
Meski telah membagi waktunya selama delapan tahun terakhir antara Joie De Vivre, spa lain di kota, dan juga menawarkan layanan spa untuk pernikahan di Kepulauan Virgin, pengusaha wanita berusia 28 tahun ini mengatakan dia tidak pernah kehilangan pandangan dari tujuan membuka spa sendiri. 
 
Menjadi pegawai memang mimpinya. Toh, menjadi pengusaha juga merupakan sebuah bentuk karir profesional. 

Selama bertahun- tahun yang lalu, ia bahkan telah memilih nama untuk spa masa depannya ini. Dia selalu mengatakan Ethanda untuk spanya -berarti "keindahan" dalam bahasa Slavey- untuk mewujudkan tujuannya memiliki sesuatu yang unik tetapi juga mewakili Northen, tempat tinggalnya.

"Saya selalu tahu saya ingin melakukan ini," kata Desjardins, mencatat semangat kewirausahaan ia warisi dari orang tuanya Bill dan Sandra Stirling, pemilik Overlander Sports. "Saya tidak ingin bekerja di tempat lain - saya ingin bekerja untuk diriku sendiri.

"Saya ingin memiliki kontrol atas segala sesuatu yang saya lakukan dan setiap aspek bisnis untuk memberikan layanan yang lebih baik." lanjutnya.

Desjardins, bersama dengan pekerja paruh waktu, seorang ahli estetika waja, Veronica Speers, menawarkan berbagai layanan di spa -nya, yang mengkhususkan diri dalam perawatan kuku, perawatan kulit, perawatan tubuh, waxing dan makeup.

Dengan setidaknya setengah lusin spa dengan layanan lengkap yang tersebar di wilayah Yellowknife, Northern. Desjardins mengatakan apa yang membuat usaha Ethanda unik yaitu komitmennya untuk selalu menggunakan produk organik, termasuk cat kuku vegan atau bukan kimiawi. 
 
Dia menyediakan produk perawatan kulit asal Hungaria bernama Ilike.

"Saya pikir pasar siap untuk beberapa hal organik, dan itu niche saya," katanya. "Ada banyak bahan kimia dalam produk perawatan kulit yang beracun bagi tubuh yang kita pasang di tubuh kita sehari-hari.

"Kami menjadi memberikan kesadaran bagi konsumen tentang bahan kimia yang mengerikan," tambahnya. Desjardins mencatat produk organik di spa -nya bebas karsinogen manusia yang dikenal termasuk toluena dan formaldehida.

"Meagan benar-benar memiliki pengetahuan tentang produk-produknya," tegas penata rambut Natacha Saravanja, mantan klien Joie De Vivre dari Desjardins yang mengikutinya hingga ke spa -nya sendir, Ethanda Spa. 
 
"Dia peduli tentang hal-hal yang aman bagi Anda, baik untuk lingkungan dan baik untuk tubuh Anda."

Saravanja dan teman yang dalam industri kecantikan sering merujuk klien untuk Desjardins, siapa dia yang disebutnya aesthetician "mahir"

"Dia benar- benar bergairah tentang apa yang dia lakukan dan itu menunjukkan melalui dalam karyanya." Desjardins mengatakan sebagian besar dari usahanya sejauh ini dari mulut ke mulut -dan telah berkembang. 
 
Jika dulu para klien langsung bisa menikmati spa miliknya ketika mampir, apalagi di pertama kali dibuka, sekarang mereka harus memesan dua hari sebelumnya untuk mendapatkan pelayanan. Bahkan ada klien yang memesan berbulan sebelumnya.

Pada akhir tahun, Desjardins berencana untuk pindah Ethanda ke lokasi yang lebih besar di Franklin Avenue, mengungkap konsep baru untuk makeup dan memperluas layanan yaitu memasukan tanning tanpa matahari (dengan alat), body rubs dan warps dan perawatan stretch mark.

"Saya pikir semua orang di sini bekerja sangat keras dan perlu untuk dimanjakan di North," kata Desjardins. "Kami tinggal di iklim kasar, jadi saya pikir kami layanan spa yang bagus untuk memanjakan diri dalam."

DJ Angger Dimas Memulai dari Belasan Tahun

Profil Pengusaha DJ Angger Dimas


dj angger dimas
 
Profil DJ Angger Dimas memulai DJ semenjak belasan tahun. Tidak mudah kesuksesan dicapainya sekarang. Angger Dimas, Disc Jockey muda Indonesia, punya kisahnya juga. Dulu ketika masih kecil Angger kerap diolok- olok. 
 
Masalahnya sih sepele yaitu dia yang tidak bisa bermain gitar. Sepulang sekolah wajahnya akan muram, bocah 7 tahun itu merengek minta diajari gitar. Ayahnya pun menanggapinya serius permintaan putranya tersebut.
 

Mimpi Menjadi DJ


Setiap pulang kantor ayah Angger mengajari putranya. Melalui sesi latihan bersama sang ayah, ia jadi jatuh cinta kepada dunia musik. Rasa cintanya membuat Angger terus belajar musik. "Saya berlatih dua jam sehari. Main kunci dasar sampai ngerti cara berimprovisasi," ungkapnya.

Dia semakin mahir bermain gitar. Disisi lain ayahnya mulai memperkenalkan berbagai musik antimainstream seperti musik dari band asal Jerman Heatwave, band yang sedikit vokalnya dan lebih banyak bermain di insturmen. 
 
Sebulan sudah Angger bermain gitar dan teman- temannya mulai mengakui dirinya. Dia akhirnya semakin bersemangat. Diusia 13 tahun, Angger menempati posisi lead guitar di band Indies bernama Tanpa Mana. 
 
Namun, band itu akhirnya bubar di tahun 2008. Berhenti dari Tanpa Mana putra pasangan Agus Riyanto dan Tri Rahayu tersebut tak berhenti bermain musik. Dia masih memiliki rasa ingin tahu mengenai beragam jenis genre musik. 
 
Hingga suatu hari, dia mengenal genre electronic dance music (EDM), aneh kenapa dia bisa menikmati musik tanpa vokal itu. Angger berpikit musik elektronik itu universal begitu kiranya. Dengan berbekal instrumen saja orang- orang di seluruh penjuru dunia bisa menikmati. 
 
Tak perlu adanya bahasa yang membatasi musik ini. Angger pun langsung mengunduh aplikasi Fruity Loops, sebuah software pengedit musik. Tidak butuh waktu lama ia bisa menguasai alat tersebut. Angger pun menjadi disc jockey dan membuat sejumlah lagu elektronik. 
 
Lagu- lagu hasil racikannya dilirik sebuah kelab di daerah Jakarta Selatan. Selayaknya orang yang baru di dunia yang baru, pastilah ada jatuhnya. Karena belajar secara otodidak di rumah, ia kerap diremehkan pemilik klub malam tempatnya bermain. 
 
Namun, hal seperti itu tak menyurutkan semangatnya untuk belajar. Hasilnya dia menjadi Dj favorit di tempat itu.

"Ada saatnya yang menonton pertunjukan saya nggak menikmati musik saya. Itu nusuk banget," ujarnya

Karir Angger meroket begitu cepat hingga membuat beberapa para DJ mengapresiasinya. Apresiasi yang kemudian juga datang dari luar negeri. Mereka menyukai house music racikan Angger itu. 
 
Di awal 2009 -an, dia ditawari bergabung dengan Vicious Record yang sangat tersohor di Australia. "Pertama ke luar negeri ya buat kerja. Alhamdulillah, mereka suka musik saya," papar pria kelahiran 1 Maret 1988 tersebut. Meski terlah go international, Angger tetap mengasah skill DJ-nya.

Hasilnya, album perdananya, Duck Army, telah dimainkan beberapa DJ papan atas seperti Laidback Luke, Tocadisco, dan Joachim Garraud.

Karir DJ Angger Dimas


Di sebuah rumah empat lantai, di lantas paling atas, dijadikanya sebuah ruangan khusus. Angger menyulap satu lantai tersebut menjadi ruang meditasinya. Di tempat itulah musik karyanya diciptakan. Ada sebuah komputer berlayar lebar, gitar listrik dan akustik, serta tentu saja sebuah turn table -alat pemutar musik DJ. 
 
Alunan sebuah lagu, Bohemian Rhapsody dari Queen terdengar lembut. Bulan September 2008, seorang DJ kenamaan bernama Amerika, Steve Aoki, mengaku Dj Angger telah menjadi idolanya. "Kaget juga, ini orang ternyata dengerin remix saya. 
 
Padahal, saat itu dia (Steve) adalah DJ yang mendekati posisi 100 di dunia," ucap Angger spontan. 
 
Lantas Steve mengajak Angger berkolaborasi dan mengikuti tur ke Amerika Utara ketika keduanya bertemu di Jakarta. Tur saat musim dingin itu begitu membekas. Sebab, selama berkeliling di Amerika Utara, Angger mengaku tidak mandi. 
 
"Pemerintah Ottawa ternyata pelit air panas. Jadi, saya pilih nggak mandi berhari-hari karena nggak kuat dinginnya air di sana," ungkapnya. Pada 2013, Steve dan Angger mengeluarkan album remix bertajuk Phat Brams.

Angger juga bekerja sama mengerjakan beberapa single milik Steve. Dan yang paling booming adalah lagu berjudul Steve Jobs. Mereka menggandeng raper kenamaan Iggy Azalea untuk membuat lagu berjudul Beat Down. Ia pun turut ambil bagian tampil di video klipnya.

"Pas itu mengenakan topi serigala dan scarf hitam putih sambil bilang beat down terus-terusan," terang sulung dua bersaudara tersebut lantas tergelak.

"If Nasi Goreng, the mash up of rice, egg and vegetables is Indonesia’s nation food dish then DJ and Angger represents Indonesia’s national music dish with his mash up of chopped beats and pumping synths that are topped off with some Dutch inspired spicy sounds!"

Diatas adalah kalimat atau slogan andalan milik Angger di setiap akun profil miliknya di berbagai media. Melalui EDM (Electronic Dance Music), dia mencoba membawa nama Indonesia ke dunia internasional. 
 
Meski berprestasi, sarjana hukum lulusan Universitas Padjadjaran tersebut memilih tetap low profile. Angger juga menolak senioritas dalam bermusik elektronik karena tau betul bagaimana memulai dari bawah. "Karena itu, saya sangat menghargai siapa pun yang terjun ke dunia EDM," papar Angger.

Pelukis Rahasia Roti Khong Guan dan Monde

Profil Pengusaha Bernardus Prasojo

 
pelukis khong guan

Rahasia roti Khong Guan dan Monde. Siapa pelukis kaleng Khong Guan dan Monde. Jawaban tersebut sekaligus menjawab "dimana ayah di kaleng roti Khong Guan". Dimanakah pelukisnya atau siapakah pelukisnya, tak terpikirkan kah pertanyaan itu. 
 
Ternyata dia adalah seorang Bernard -panggilan akrab Bernardus Prasojo- maestro, pelukis dibalik gambar seorang ibu dan dua anak yang tengah menikmati biskuit di meja makan.

Menjadi Pelukis

 
Sapuan dan goresan catnya nampak seperti orang asing sih. Tapi bukan, dia orang asli Indonesia, produk lukisan Khong Guan asli Indonesia. Dan usut punya usut, dia pula lah pelukis kaleng Monde, tempat sang bapak ibu dan dua anak itu menikmati kue.

Pria kelahiran Solo, 25 Januari 1948 ini, mengaku bahwa dalam dirinya mengalir darah seni turunan ayahnya.

"Ayah saya seorang pelukis, mertua saya juga. Tetapi, entah kenapa anak-anak saya tidak berminat menjadi seorang pelukis," kata Bernard ketika ditemui di RS Mitra Keluarga Kemayoran, Jakarta.

Dia menuturkan kisahnya kepada VIVAnewes, perihal bagaimana dia mendapatkan pesanan untuk melukis gambar merek pangan. Ketika itu dirinya masih bekerja di sebuah perusahaan percetakan, Forinco. 
 
Sayang, ia tak bisa mengingat pasti tanggalnya kapan dia mendapatkan tawaran itu. Bernard cuma mengingat nama si pemberi pekerjaan saja.

"Itu sudah lama sekali, sekitar 40 tahun lalu. Tetapi, saya masih ingat siapa orangnya. Namanya Pak Bambang. Kalau beliau masih hidup, mungkin usianya sudah 80 tahun," kata pria yang hobi melukis sejak kecil ini.

Ia mendapatkan orderan dari perusahaan seperasi film. Salah satunya, perusahaan Khong Guan, ketika itu ia bekerja di Forinco. Dia menambahkan setelah itu ada pesanan lagi serupa. Kali itu ia melukis untuk satu perusahaan roti dan wafer bernama Nissin. 
 
Namun, ia menjelaskan itu bukan murni idenya jadi ia hanya akan mengikuti mau si pembei pekerjaan saja lah. Jadinya sampai sekarang ia tidak memiliki hak atas lukisan itu secara penuh.

"Saya hanya mengubah sedikit. Misalnya, ini lebih terang dan yang ini kurang," kata Bernard yang kini tinggal di daerah Kalipasir, Cikini.

Ketika menggambar ilutrasi itu, ia mengaku sama sekali tidak mengeluarkan dana.  Dia hanya menggunakan peralatan melukis biasa seperti kuas, kertas, dan cat air miliknya. Proses pembuatannya pun tidaklah begitu lama, hanya memakan waktu 3-4 hari. 
 
Pertama- tama, dia membuat sketsa lukisan. Langkah selanjutnya barulah melukisnya dengan cat air. Bernard menambahkan bahwa kertasnya harus dibasahi air biar tidak mengerut, dibahasi bagian yang tidak disentuh cat karena disana bisa jadi kerutan.

Bernard tak mau membuka harga lukisan tersebut. "Saya lupa. Yang penting, dari perusahaan itu saya bisa membesarkan tiga orang anak," kata pria beranak tiga. Tidak hanya ilustrasi kedua produk penganan itu saja yang dibuatnya, ternyata ada produk-produk lainnya seperti minuman dan sikat gigi. 
 
Mungkin jika menelusuri dari gaya lukisnya, kita bisa menemukan karya Bernard satu per- satu. "Misalnya, Monde, dan produk-produk Hero (Hero Supermarket). Dulu seperti minuman kerasnya, pabrik kaos, dan sikat gigi," ujarnya.

Pelukis Profesional

 
Lambang perusahaan pun tidak luput dari goresan ajaib tangannya. "Dulu saya buat logo Hero, Danamon (PT Bank Danamon Tbk), dan hotel di Jakarta. Saya lupa namanya. Logonya ada gambar robot, dan rumit hingga makan waktu sebulan penggambaran. Saya kira, hotel itu sudah tidak ada lagi. Kalau yang Danamon, tulisan Danamon-nya masih dipakai," kata dia.



Rupanya tidak hanya orang Indonesia yang tertarik akan karyanya. Dia mengatakan ada sekitar tahun 1970- 1980, pernah ada pesanan ilustrasi gambar untuk buku dari Filipina. Waktu itu, dia diminta menggambarkan malaikat berdasarkan permintaan. Dia kala itu hanya diberikan konsep malaikat yang diinginkan pemesan. Tangannya pun menggambarkan malaikat sesuai pesanan.

"Saya juga diminta menggambar dari Italia. Waktu itu, hanya melukis wajah orang untuk buku," kata Bernard yang hanya lulusan SMA.

Dia mengaku sempat mengenyam pendidikan tinggi jurusan seni rupa di sebuah instansi pendidikan di Bandung. Namun sayangnya, pria bercucu tujuh ini tidak menamatkan pendidikannya. Apa yang terjadi, ia mengaku, dulu, di tahun 1970- 1980 komik menjadi sebuah fenomena "wah" dan kesempatan itu tidak dilepaskannya. 
 
Dia turut membuat ilustrasi dan komik. Saat itu, dia memilih menjadi seorang freelance. Saking asyiknya menggambar, Bernard pun terpaksa keluar dari kampusnya di Bandung.

"Karena sudah kenal uang, saya jadi keasyikan menggambar. Saya banyak meninggalkan kelas," kata pria yang tidak tamat kuliah jurusan seni rupa ini.

Bernard mengaku telah membuat 4-5 judul komik. Dua di antaranya adalah komik berjudul "Kasih Ibu" dan satu lagi komik yang bercerita tentang kisah seseorang dari Rusia. Sayangnya, dia lupa judul komik yang kedua. 
 
Kepada VIVAnews, ia menunjukan bangga salah satu komiknya. Sebuah komik yang tergores tinta berwarna hitam. Masing-masing kotak berisi gambar dan balon kata. Ada beberapa halaman komik tersebut yang sudut atasnya robek.

"Dimakan tikus," kata dia sambil tertawa.

Komik "Kasih Ibu" telah dimuat di sebuah majalah terkenal pada tahun 1970-an, yaitu Aktuil. Majalah ini adalah majalah musik yang terbit perdana pada 8 Juni 1967. Pada 1970-1975, majalah ini menjadi "bacaan wajib" bagi anak muda di Indonesia. 
 
Dalam majalah itu, selalu ada dua lembar cerita berjudul "Kasih Ibu". Komik yang total halaman sebanyak 100 halaman ini bercerita tentang seorang anak yang menyayangi ibunya. Ide ceritanya berasal dari pemikirannya sendiri.

Bernard sempat kewalahan menghadapi deadline dari majalah yang terbit mingguan itu. "Mereka itu percaya kepada saya. Saking percayanya, komik belum jadi, mereka langsung beli. Saya juga kewalahan waktu komik belum jadi, padahal majalah hendak terbit," kenang Bernard.

Bagaimana dengan komik lain? Selain mengerjakan komik itu, ia juga sudah menggambar untuk komik lain yang sudah berbentuk buku. "Saya membuat komik lainnya dan sudah jadi buku," kata dia. Bernard dalam sesi wawancara mengatakan bahwa dulu melukis menjadi pekerjaan utamanya, tetapi sekarang tidak. 
 
Kini, dirinya aktif sebagai pekerja di Yayasan Prana Indonesia, yaitu tempat pusat pelatihan, penyembuhan, dan meditasi. Di kantor yang berpusat di Jalan Kalipasir, Pengarengan No. 7, Kebon Sirih, Cikini, Jakarta, dia bekerja sebagai koordinator penyebaran prana metoda Grandmaster Choa Kok Sui di seluruh Indonesia. 
 
"Kini, saya bekerja di Yayasan Prana Indonesia," tuturnya. Setelah melihat artikel ini, anda perlu tau bahwa teori tentang keluarga Khong Guan memang ada dasarnya, bahwa pria di kaleng  roti Monde memang lah sang ayah dari keluarga Khong Guan, mungkin.

4 Pengusaha Muda Terkenal Menginspirasi

Daftar Pengusaha Muda Mengsinspirasi

 
4 pengusaha terkenal menginspirasi
 
Mencari artikel pengusaha muda menginspirasi. Menjadi pengusaha muda sukses sudah menjadi tren tersendiri di Indonesia. Siapa pun boleh sukses tanpa ada batasan umur. Young Entrepreneur Summit 2014, membawakan nama- nama pengusaha muda sukses berikut. 
 
untuk menginspirasi dan diikuti jejaknya. Acara tersebut diadakan oleh Bong Chandra  School of Billionare yang digelar di Integrity Convention Center, MGK Kemayoran, mengisahkan mereka 4 pengusaha muda sukses untuk mengisi seminar.

Seminar yang fokus mengisahkan strategi mereka dan bagaimana menjadi pengusaha sukses.

Anak Muda Terkenal dan Sukses

 
Mereka adalah Daniel Mananta, pemilik merek "Damn! I Love Indonesia, Michelle E. Surjaputra, CEO BonChon, Jaya Setiabudi, penulis "The Power of Kepepet & Kitab Anti Bangkrut", dan Founder YukBisnis.com, dan Bong Chandra, CEO Triniti Group. 
 
Acara yang bertajuk self-made Billionaire, Internet & Kuliner di usia muda, berisi Networking Season dengan 3000 mereka para pengusaha muda di seluruh Indonesia, lalu ada Business Plan Competition dengan reward puluhan juta rupiah.

Dalam seminar tersebut Bong Chandra membahas  mengenai bisnis propertinya yang sedang ia kerjakan dan laku terjual habis hanya dalam 45 hari. Ia memotivasi para peserta seminar bahwa jangan takut untuk merintis sesuatu. 
 
Bong Chandra sendiri mulai merintis bisnisnya di usia muda, yaitu ketika masih 18 tahun. Ia merintis usahanya karena terlilit hutang jutaan rupiah. Akunya lagi, ia mendapatkan banyak cemooh ketika itu, tapi justru membuatnya semakin kuat dalam usahanya.

Hasil kerja keras itu kini terlihat dari beberapa perusahaan yang telah sukses dirintisnya. Kemudian di sesei berikutnya, ada Jaya Setiabudi, ia menjelaskan mengenai cara menghilangkan rasa takut gagal atau bangkrut dalam berbisnis. 
 
Ia menjelaskan bagaimana menemukan keberanian dengan tips- tips sederhana dan mempertahankan kesuksesan kita. Jaya Setiabudi sendiri bukanlah orang yang menonjol di pendidikannya. Dia dikenal dulu sebagai anak nakal.

Pernah disumpahi oleh salah satu gurunya bahwa dia tidak akan pernah sukses. 

Kini, dia adalah pemilik Momentum Group, pendiri situs Yukbisnis.com yang sukses membantu banyak pengusaha muda. Dia kemudian menantang para peserta yang hadir untuk bagaimana mengolah modal yang baik olehnya. 
 
Sedangkan Michelle E. dan Daniel Mananta menceritakan bagaimana mereka memulai usaha mereka yang kini telah sukses dan dikenal banyak orang, darimana motivasi mereka, dan tips- tips untuk memulai usaha sendiri.

Kita pasti menganal namanya. Daniel Mananta dikenal sebagai salah satu jebolan MTV VJ Hunt. Dia yang sukses di bisnis hiburan, kini juga dikenal sebagai pengusaha; pemilik merek Damn I Love Indonesia. 
 
Berkat kemampuanya dalam komunikasi dan membangun koneksi, mereknya dikenal dan dipakai banyak artis dan pesohor Indonesia. Tentu dengan kemampuan membangun brand -nya, seorang Daniel Mananta itu bukan hanya seorang artis tapi pengusaha sejati.

Ia menggunakan bahasa Inggris dalam setiap produknya karena ia ingin mempromosikan budaya Indonesia ke budaya- budaya lain. 

Lain lagi Michelle E. Surjaputra yang menuntut ilmu di Amerika Serikat pada beberapa tahun silam. Ketika di Amerika Serikat, ia seringkali mengunjungi BonChon di New York. Hal itu membuatnya berpikir untuk memiliki mimpi membawa BonChon ke Indonesia. Sepulangnya ke Indonesia, ia melakukan riset mengenai pasar-pasar di Indonesia. Kemudian ia bertemu dengan CEO BonChon dan mendapatkan master franchise BonChon yang sukses di buka di beberapa kota besar di Indonesia.

Wirausaha Budidaya Ikan Penghasilan Miliaran Rupiah

Profil Pengusaha Sukses Bowo Purwanto


wirausaha budidaya ikan
 
Siapa sangat berbisnis sederhana hasilkan begitu banyak duit. Wirausaha budidaya ikan penghasilan miliaran rupiah. Budidaya ikan air tawar oleh Kelompok Tani Ikan Mina Jaya, dari Dusun Kaliwaru, Kalasan, Kabupaten Sleman Yogyakarta.

Mereka mampu menghasilkan Rp.8 miliar rupiah. Hanya berbekal membudidaya ikan air tawar, yang pembenihannya semakin maju. Aneka ikan air tawar seperti bawal, lele, gurame, ikan mas dan koi. Ia, Bowo Purwanto, selaku ketua kelompok tani mempunyai 56 orang aggota.

Dari kolam seluas 15 hektar, menyebutkan omzetnya bisa saja naik berlipat, jika semua sudah jadi terintegrasikan.

Usaha mereka meliputi pembenihan, pendederan, pembesaran, dan pemasaran. Usaha hulu sampai hilir dikuasai mereka. Ya, tidak meragukan, wirausaha budidaya ikan penghasilan miliaran rupiah. Bowo melanjutkan, mereka juga mengadakan pelatihan sebagai wujud berbagi ilmu.

Dibawah Kementrian Perikanan, Mina Jaya merupakan bagian dari Unit Pembenihan Rakyat (UPR), Kelompok Pembudidayaan Ikan (Pokdakan), Pusat Pelatihan Mandiri Kelautan dan Perikanan (P2MKP), dan Asosiasi Pemasaran Ikan Yogyakarta (Aspray).

Diakui masalah utama usaha ini ialah pada pakan ikan. Masing- masing anggota belum mendapatkan stok pakan mencukupi. Pihaknya sendiri baru mampu mensuplai 50 persen pakan untuk anggota. Ia menjelaskan menjual benih ikan, dan menjual sampai ke Lampung dan Kalimantan.

Penjualan benih bawal yang paling banyak dibanding lain. "Yang paling tinggi permintaanya adalah ikan bawal untuk yang lainnya biasa- biasa saja." Jadi apakah kamu mau menjadi budidaya ikan air tawar?

Profil Gayatri Wailissa Anak Ajaib

Profil Pengusaha Gayatri Wailissa

 
gayatri wailissa
 
Seorang remaja putri asal Ambon, Maluku yang ajaibnya mampu berbahasa asing. Tidak hanya satu tapi 14 bahasa asing sekaligus atau kita mengenalnya sebagai bocah poliglo. Berkat talentanya itu ia lantas terpilih menjadi wakil Duta Anak tingkat ASEAN. 
 
Dia bahkan menjadi delegasi tunggal (anak) Indonesia yang  mewakili Konferensi ASEAN tahun 2012 di Thailand dan delegasi tunggal (anak) untuk Indonesia dalam konferensi ASIA-Pasifik tahun 2013 di Nepal.

Julukan Anak Ajaib

 
Di konferensi tersebut, Gayatri kerap mempresentasikan isu- isu terkait permasalahan anak. Gayatri Wailissa memang bukan anak biasa. Dia terlahir dengan keistimewaan yang mungkin baru bisa kita temui sepuluh tahun mendatang atau lebih.

Bagaimana tidak? Di usianya yang masih belia ini, dia telah mampu mencapai mendunia dengan segudang prestasi. Terlahir dari keluarga sederhana bukan menjadi halangan bagi Gayatri.

Dikutip dari video wawancaranya di talk show Kick Andy Show 19 Juli 2013, Gayatri terlihat antusias dan cerdas menjawab semua pertanyaan dari sang pembawa acara, Andy F Noya. Gayatri memaparkan semua bahasa yang sudah dia kuasai.

"Untuk saat ini ada 9 bahasa yang sudah lancar. Terakhir ada Inggris, Belanda, Jerman, Prancis, Mandarin, Jepang, Italian, Spanyol dan Arab. Ada satu bahasa lagi, Thailand tapi masih kurang lancarnya di penulisan. Kemudian ada tiga bahasa lagi yang masih dalam proses pembelajaran, ada bahasa Rusia, Korea Selatan, dan bahasa Hindi Nepal," kata Gayatri di akun Youtube Kick Andy.

Ia memiliki satu motto, "tidaklah penting siapa kita, yang terpenting adalah apa yang bisa kita lakukan untuk menunjukkan apa yang mampu kita perbuat". Gayatri, anak cerdas dan berbakat ini menunjukkan bahwa siapapun dapat maju. Seperti dirinya yang datang dari keluarga sederhana. 
 
Ayahnya seorang pedagang kaki lima, pengrajin kaligrafi sedangkan ibunya seorang ibu rumah tangga. Kini Indonesia harus berduka dengan perginya sang gadis yang membanggakan negara itu kini telah pergi.

Bakat Tuhan


"Baru 16 tahun sudah bisa sebanyak itu. Saya yang seumur ini satu aja bahasa Inggris belum selesai-selesai," ujar Andy disambut gelegar tawa penonton di studio. Yang lebih menakjubkan lagi, Gayatri bisa menguasai belasan bahasa itu tanpa belajar dari guru resmi. 
 
Dia hanya berbekal banyak buku dan belajar sendiri di rumah. Selain bakat linguistik, ia juga diberkahi bakat seni, berbagai cabang seni dikuasainya seperti puisi, teater, dan drama.

Dan kesemuanya tidak dipelajari secara akademis. Dipelajari secara otodidak saja begitu jelasnya dalam acara Kick Andy. Bagaimana bisa, rahasianya ternyata kemampuannya dalam menganalisa dan meniru. Dulu, dia menjelaskan ketika ada kartun berbahasa Inggris, ia selalu mau tau. 
 
Segera mencari tau tiap kosa kata yang didengarnya kemudian diucapkan ulang. Kebiasaan yang terus tumbuh hingga usia remaja melalui film- film asing dan lagu asing. Hal lain yaitu kepercayaan dirinya untuk tak takut salah. 

Dia bahkan berani untuk mengajak orang asing berbicara dengan bahasa mereka. Melalui dunia internet yaitu melalui media chatting.

"Saya tidak punya biaya, keluarga saya sederhana, saya hanya suka nonton film kartun dan dengar lagu bahasa asing, rasa penasaran saya akan bahasa membuat saya mencari tahu arti dan bagaimana mengucapkannya, dari buku saya pelajari tata bahasanya, dari film dan lagu saya pelajari pengucapannya, dan dari kamus saya hafalin kosakatanya. Begitulah cara saya mempelajari bahasa asing," ungkap Gayatri di Kantor AJI (Aliansi Jurnalis Independen) Ambon.

Gayatri terpilih mewakili Indonesia ke tingkat Asean. Ia sempat mengikuti pertemuan anak di Thailand dalam Convention on the Right of the Child (CRC) atau Konvensi Hak-Hak Anak tingkat ASEAN. 
 
Untuk pertama kalinya seorang putri Maluku, mengemban tugas negara dan menjadi delegasi tunggal benar- benar membanggakan. Dalam forum Asean ini, Gayatri mendapat tempat terhormat dan disapa doktor karena kemampuan 11 bahasa asing yang dikuasainya itu.

Dalam forum itu, Gayatri mangatakan, dirinya ditunjuk sebagai penerjemah ketika peserta forum anak menyampaikan sesuatu. Karena menguasai 11 bahasa waktu itu ia mendapat gelar dokter. Dia membantu para peserta forum anak jika ingin menyampaikan sesuatu. 
 
Lantas dia mendapatkan gelar dokter bahasa oleh para peserta yang hadir dan tertolong. Namun, betapa kecewanya dia ketika kepulangannya ke tanah kelahirannya dari Bangkok, hanya ayah dan ibunya yang menjemputnya di Bandara Patimura kala itu. Tidak juga terlihat ada baliho di jalan-jalan.

"Mungkin menjadi Duta ASEAN untuk anak ini bukan sesuatu yang penting barangkali bagi pemerintah kita," keluhnya.

Dia mengungkapkan, sebelum ke Thailand, dia bersama sang ibu pernah menemui Gubernur Maluku Karel Albert Ralahalu. Di Kantor Gubernur Maluku, mereka banyak yang didiskusikan. 
 
Dia juga sempat meminta Gubernur agar memberikan beasiswa serta percepatan ujian dini bagi dirinya. Tapi jawaban sang Gubernur justru mengecewakan, "soal beasiswa lihat saja di internet".

"Saya disuruh lihat beasiswa di internet. Soal permintaan ujian dini juga ditolak Gubernur," ungkapnya lebih kecewa.

Sang gubernur menolak karena saat itu ia masih kelas dua SMA. Dia gagal mewujudkan impiannya untuk segera mempercapat ujian SMA, lalu masuk ke perguruan tinggi. Namun, live must go on, toh dia akhirnya sudah dijanjikan mendapatkan tawaran sekolah diplomat di Sydney, Australia. 
 
"Kendala saya hanyalah saya tidak bisa mempercepat kelulusan saya dari SMA, mestinya saya bisa lulus tahun ini, agar segera bisa kuliah, saya ingin menjadi diplomat termuda sebelum usia 20 tahun," harapnya. Ia kemudian melanjutkan pendidikan menengahnya.

Gayatri menjalani pendidikan di SMA Siwalima, SMA unggulan di Maluku. "Berpikir dan berbuatlah di luar kotak, jika masih berpikir di dalam kotak pasti akan terbentur empat sisi kotak, tak akan bisa ke mana-mana, tapi jika bisa berpikir out of box, kita akan menjadi manusia merdeka yang mampu berpikir terbuka," tegasnya. 
 
Dengan kemampuan yang dimilikinya, ia terus menginspirasi hingga akhir hidupnya. Dia begitu peduli dengan tanah air dan daerahnya Maluku. Ia mendorong para putra- putri Maluku untuk terus berprestasi di segala bidang.

 Prestasi Gayatri:
- Juara 1 Kompetisi Cerita rakyat 2006
- Juara Bertutur Kanak-kanak 2007
- Juara 2 Lomba CERPEN Nasional 2008
- Juara 1 dalam lomba cipta puisi 2009
- Juara 3 Lomba Baca Puisi Provinsi 2009
- Juara 1 debat konsep pembangunan daerah 2010
- Juara 2 karya tarian kreasi baru 2010
- Juara Peragaan Busana Fashion Putri Daerah 2011
- Nominasi 3 besar Icon Busana Nasional 2011
- Juara 1 lomba Pidato dalam hari Anak Nasional 2011
- Juara 2 lomba karyai ilmiah Sains Terapan 2012
- Juara Medali Perunggu Olimpiade SAINS Astronomi 2012
- Juara karya tulis Sastra Nasional 2012
- Juara 1 Lomba Pidato Remaja Hari Kebangkitan Nasional 2012
- Juara esay Nasional "Hari Perdamaian Dunia" 2012 Kegiatan

Organisasi/Kegiatan:
- Pimpinan Redaksi Majalah Anak (Suara Anak Maluku)
- Pengurus Forum Anak Maluku
- Ketua Forum Perdamaian (KAPATA DAMAI)
- Penerjemah Bahasa
- Pramuwisata
- Penulis Sastra (Puisi, Prosa, Novel)
- Instruktur Klub Teater
- Penyiar Radio Swasta-Siaran Anak
- Reporter/Presenter/Host - Icon Clip Flim Documenter 
 

Gayatri Wailissa Meninggal

 
Gadis berusia 19 tahun tersebut tumbang setelah jogging pagi. Dikabarkan Gayatri mengalami serangan jantung pada 17.00 pagi, dan koma. Dokter menemukan pula bahwa terjadi pecah pembulu otak, yang diakibatkan karena berolahraga.

Putri dari pasangan seniman, pengrajin kaligrafi Dedi Darwis Wailissa dan Nurul Idawati, bercita- cita menjadi diplomat. Dia telah menguasai 11 bahasa. Bahkan menguasai 3 bahasa yang termasuk tersulit di dunia: Tagalok, Thai, Vietnam.

Inspirasi Usaha Emping Melinjo Rasa Buah

Artikel Bisnis: Inspirasi Usaha Mahasiswa

 
emping melinjo
 
Mencari inspirasi usaha emping melinjo rasa buah bisa. Ada dua hal bisa dibayangkan dari rindangnya pohon melinjo. Pertama, ibu- ibu yang menggunakan daunnya untuk sayur. Dan, yang paling populer ialah buahnya, yang dijadikan sebagai emping melinjo. 
 
Apakah hanya sebatas itu. Makanan olahan melinjo sendiri menjadi primadona cemilan ketika dijadikan jajanan emping. Tau kah kamu, emping bermutu dari melinjo adalah yang tipis, bening, dan kering yang berdiameter seragam, sehingga dapat langsung digoreng.

Emping melinjo yang bermutu rendah akan tebal, diameter tak seragam, dan harus dikeringkan lagi. Sayang, nikmatnya emping selalu berasa sama, belum ada variasi. Oleh karena itu para mahasiswa UNY terinspirasi untuk membuat emping melinjo yang lebih variatif. 
 

Usaha Emping Melinjo

 
Sekelompok mahasiswa dari Prodi Kebijakan Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Yogyakarta berencana mengolah emping dengan cara berbeda. Mereka, Nurhadiatmi, Fatmawati Widyansari, Kusnanik Puji L, dan Sri Ningsih, menciptakan emping- emping melinjo berasa buah. 
 
Hasilnya ternyata sangat menjanjikan. Melalui cara pemberian rasa buah pada tahap pembuatan akhir. Melalui cara mereka maka didapatkan emping melinjo beraroma dan bercita rasa buah yang menggugah selera bagi para penikmatnya.

"Kami berusaha menyediakan camilan unik yang sesuai dengan keinginan konsumen, karena dapat memilih sesuai rasa yang diinginkan," katanya.

Fatmawati kemudian menuturkan dengan emping rasa buah bisa jadi variasi. Kalau dipikir- pikir memang cemilan satu ini monton, itu- itu saja yang ada dipasaran.
 
Langkah pertama jika kamu ingin membuat emping melinjo rasa buah sama saja seperti emping biasanya. Diawali dengan memilih melinjo yang sudah tua, lalu kupas kulitnya. Kulit disayat pake pisau, atau dikelupas dengan tangan, kemudian dilepaskan, sehingga diperoleh biji melinjo tanpa kulit.

Setelah selesai kamu bisa menyimpan melinjo ini. Simpan melinjo agar lebih kering selama 2- 3 hari sebagai langkah kedua. Setelah kering kamu lalu sangrai di dalam wajan bersama pasir sambil diaduk- aduk hingga matang selama 10 menit hingga 15 menit.

"Biji melinjo yang telah matang tetap dipertahankan dalam keadaan panas sampai saat akan dipipihkan," jelasnya.

Ketiga adalah bagaimana melepaskan biji melinjo dari kulit kerasnya.  Setelah biji dikeluarkan dari wajan, kemudian dipukul- puku; untuk memecahkan kulit keras dari biji melinjo. Ingat, proses pemukulan ini harus berhati- hati agar isi biji melinjo tidak rusak. 
 
Untuk emping melinjo yang tipis, biji yang telah dilepaskan kulit kerasnya, secepat mungkin dipipihkan menjadi emping melinjo.

Proses pemipihan dilakukan secara manual yang memerlukan keterampilan khusus, yang diperoleh melalui  latihan dan pengalaman yang cukup lama.

Fatmawati memberikan catatan, saat proses pemipihan, ujung pemukul bisa ditutupi plastik. Tujuannya agar emping melinjo tidak menempel di ujung pemukul. Kemudian kamu lepas kan melinjo yang sudah pipih itu dari landasan pemimpih. 
 
Kamu bisa menggunakan serokan seng atau lembaran alumunium. Biji- biji melinjo tersebut dipipihkan dengan dipukul -pukul di atas landasan pemipih 1- 2 kali agar ketebalannya menjadi setengah dari semula.

Setelah itu kamu keringkan lagi emping itu di terik matahari hingga kadar air kurang dari 90%. Emping rasa buah diproduksi dari bahan dasar emping melinjo yang tipis serta bahan lainnya seperti gula pasir, air, dan pasta buah. 
 
Fatmawati memaparkan, proses pengolahannya meliputi perebusan 500 gram gula pasir, 850 cc air, dan 60 ml pasta buah. Campurkan ketiga bahannya dan dipanaskan.

Proses terakhir,  setelah larutan ketiganya mendingin dan menyatu baru masukan 1 kg emping melinjo. Kamu akan merendamnya sekitar 7 menit. Kemudian cukup tiriskan dan ditata pada nampan untuk dijemur lagi. Lalu setelah kering, emping digoreng dan didinginkan agar dapat dikemas dan dinikmati.

Usaha Jualan Air Mancur Bambu Ide Bisnis Baru

Profil Pengusaha Suranto

  
jual air mancur bambu
 
Ide bisnis baru usaha jualan air mancur bambu. Bambu biasanya cuma digunakan untuk membuat pagar. Paling banter kamu bisa menggunakan bambu untuk membuat kursi, meja, dan sejumlah kerajinan tangan lain. 
 
Nilai ekonomisnya lumayan tinggi loh jika kita bisa memanfaatkannya. Satu kisah sukses kali ini berhasil memanfaatkan kayu- kayu bambu berbeda dari kita biasa bayangkan.

Namanya Suranto (43) warga asal Gading Harjo, Kecamatan Sanden, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, memilih untuk memanfaatkan bambu menjadi kerjinan air mancur. Usaha yang telah dirintis sejak 2013 itu sekarang laris manis di pasaran. 
 

Pengusaha Air Mancur Bambu

 
Semua berkat promosi online yang dilakukanya melalui situs- situs yang memberikan layanan iklan. Awalnya dia hanya ingin berinovasi saja, untuk mengembangkan ketrampilan tangan yang dimilikinya.
Pada awalnya dia hanya coba- coba membuat contoh kerajinan tangan dari bambu. 
 
Kerajinan bambu itu kemudian dijualnya seharga  Rp.200.000 untuk bambu air mancur ukuran 40 centimeter kali 30 centimeter dan Rp400.000 untuk bambu air mancur dengan ukuran 41 centimeter kali 45 centimeter.

Tak disangka hanya dalam satu minggu produknya sudah laris manis terjual. Pembelinya justru berasal dari luar Kota Yogyakarta seperti Jakarta maupun Surabaya, bahkan, ada yang dari luar Jawa. Pangsa pasarnya memang cukup menarik yaitu sebagai hiasan rumah. 
 
Karena bentuknya yang mini serta pemilihan bahan yang bersih produk Suranto menjadi primadona. Ketika kami mencoba menelisik produk air mancur bambu milinya, ya, memang produk tersebut unik dan eyes catching.

"Sambil berjalannya waktu, dalam satu minggu kita mampu melayani permintaan kerajinan bambu air mancur hingga 10 pieces dengan berbagai ukuran dengan harga antara Rp.200.000 hingga Rp.400.000," jelasnya.

Bahan bakunya selain bambu cendani yang didatangkan langsung dari kawasan Wonosono, Jawa Tengah, adapula hiasan jamban kecil dari gerabah, pompa air ukuran kecil seperti yang digunakan untuk aquarium, daun-daun dari plastik, batu kerikil berwarna putih yang berasal dari Jawa Timur.

Untuk bambu cendani sendiri harga per- batang dengan panjang dua meter Rp.5.000, kerikil berwarna putih per kilogramnya Rp.3.000, daun dari bahan plastik per untainya Rp.500.000 dan yang pompa air kecil dengan harga sekitar Rp.50.000. 
 
Dan yang terpenting semua bahannya sangat mudah didapatkan. Jika ada pesanan dari luar Yogyakarta biasanya dikirim melalui paket dan pengemasannya sudah menggunakan box dari kayu agar barang tidak rusak sampai ke alamat tujuan.

Suranto mengaku pesanan tidak hanya datang dari pulau Jawa, bahkan telah dijual hingga manca negara. Ia berkata produknya 30 buah dikirim ke Amerika melalui Bali. Dia menyebut selain soal untung- rugi ini juga tentang mempekerjakan lebih banyak orang. 
 
Dari bisnisnya mampu menyerap banyak tenaga kerja terutama pemuda di sekitar kampungnya. Setiap hari, setiap pekerja, dibayar Rp.35.000 per- hari, selain itu, ia juga memberikan uang makan.

Biografi Yasa Singgih Pengusaha Muda Sukses

Profil Pengusaha Yasa Singgih


biografi yasa singgih

Biografi Yasa Singgih, nama lengkap Yasa Paramita Singgih, pengusaha muda sukses kelahir di Bekasi 23 April 1995. Ia merupakan sosok wirausaha muda sukses. Anak ke tiga dari tiga bersaudara, Prajna, Viriya dan Yasa sendiri. Ayahnya bernama Marga Singgih dan ibunya bernama Wanty Sumarta.

Ia lebih dikenal dengan sebutan Yasa Singgih, dan sering muncul diberbagai media cetak dan digital. Dia dikenal sebagai salah satu pengusaha muda dibawah 20 tahun. Ia lahir di keluarga sederhana membuatnya selalu menghargai kerja keras.

Biografi Yasa Singgih

 
Yasa sukses menyelesaikan pendidikannya SD Ananda dan SD Surya Dharma, lalu melanjutkan di sekolah menengah dan akhir di SMA Regina Pacis Jakarta. Dia hanyalah anak biasa yang masih suka bermain dan meminta uang jajan.

Belum kuliah usahanya sudah kemana- mana. Semuanya dimulai dari angka nol besar alias tanpa modal uang. Yang berbeda padanya hanyalah kasih sayang keluarga. Dia tumbuh menjadi anak yang menginginkan kebahagiaan orang tuanya dan itu semangatnya.

Kelas 3 SMP, Yasa remaja melihat sang ayah menderita sakit jantung, ayahnya Marga Singgih, memberikannya satu titik balik. Inilah cikal bakal wirausaha muda sukses ini. Dia memulai menjadi lebih mandiri. Yasa pernah bekerja menjadi pembawa acara untuk mencari uang jajan sendiri.

Yasa sudah tidak mau membebani kedua orang tuanya. Usaha pertamanya adalah melamar sebagai Master of Ceremony, bekerja sebagai pembawa acara di sebuah pusat perbelanjaan. Dalam seminggu ia menerima uang Rp.350.000 setiap kali tampil sehari.

Sehari setidaknya ada 3 kali tampil untuk kesempatan berbeda. Pengussaha muda yang bermodal nekat. Jujur saja Yasa tidak pandai bercuap- cuap menjadi pembawa acara. Apalagi saat itu, dirinya masih berbaju putih- biru masih culun. Tak cuma acara remaja tapi juga acara dewasa dibawakannya.

Bukan usaha baik untuk anak di usia 15 tahun. Tidak jarang Yasa harus membawakan acara sebuah merek rokok yang diperuntukan kalangan 18 tahun keatas. Tetapi itu semua ada hikmahnya selain melatih mental.

Itu juga mendorongnya memilih memulai bisnis sendiri. "Karena terpaksa, ya, jadi bisa dan malah terbiasa," pungkasnya.

Selepas masuk SMA Regina Pacis, Jakarta, barulah dimulai usahanya sendiri untuk mencari uang. Selepas kontrak sebagai pembawa acara selesai, Yas mulai berbisnis lampu hias warna- warni selama enam bulan. 
 
Buku berjudul "the Power of Kepepet" karya Jaya Setiabudi, membuatnya terbakar berbisnis. Kala itu Yasa langsung menghubungi temanya yang memiliki usaha konveksi (milik ayahnya). 
 
"Halo Von, mau bikin baju sama bokap loe... Belom ada Von, besok gw DP dulu 500 ribu, kalo dalem 3 minggu belom ada design, Dp nya buat loe." begitu kiranya reka adegan diperagakannya.
 
Singkat cerita Yasa menemui tiga orang yang ahli aplikasi desain. Pengusaha muda yang tidak bisa mendesain, mulai berguru selama  7 hari. Hasilnya, ia masih tidak bisa sama sekali hingga hari terakhir desainnya harus dikirim.

Dia benar terdesak atau kepepet, dan memutuskan menggunakan Microsoft Word untuk mendesain. Ia akhirnya mengirimkan sebuah desain bergambar Ir. Soekarno. "Orang Indonesia ada ratusan juta, masa 24 orang aja gak ada yang beli," ucapnya tertawa.

Setelah dua minggu kaosnya jadi, dia segera menjual kasonya dan hanya laku terjual 2 buah saja. Dari dua kaonya, satu kaosnya dibeli oleh ibunya sendiri karena kasihan. Dan lucunya, dia merasa semuanya menarik dan perasaan kepepet itu semakin jadi.

Yasa lalu berlari ke Tanah Abang, membeli selusin pakaian kaos hingga menghabiskan 4 juta. Dia harus bersusah payah membawa kaos- kaos tersebut, melewati ribuan penjual dan pembeli yang tumpah jadi satu.

Di rumah, dia benar- benar terkejut atas keputusanya membeli banyak sekali barang. Ia harus memutar otak lagi untuk menjualnya atau merugi besar- besaran. Beberapa kali menawarkan ditambah rasa percaya diri, ia mulai menjual itu tanpa ada marketing khusus atau brand tersendiri.

Jadi Pengusaha Muda Sukses

 
Lama kelamaan, Yasa berhasil menutup modalnya, dan mulai mencari cara untuk menjual produknya sendiri. Dua kali bisnis kaos yang bermodal kepepet, Yasa mulai merencanakan bisnisnya secara matang- matang. Dia membuka bisnis minuman yang diberi nama "Ini Teh Kopi".

Pengusaha muda ini membuka sebuah usaha kedai minuman kopi duren. Usahanya tersebut bisa dibilang sukses besar, dan ditambah dengan namanya yang dikenal. Dari bisnis kaos itulah, ia pernah diwawancarai oleh majalah entrepreneur besar di Indonesia. 
 
Bisnis lainnya yaitu membuka toko online "Men's Republic". Naik kelas dari sebelumnya cuma berjualan produk milik orang lain. Wirausaha muda sukses tidak boleh mengeluh ya. Kini, nama Yasa Singgih, adalah salah satu pengusaha online yang sukses. 
 
Dia punya bersama brand Men's Republic. Usaha sepatu ini mengambil pasar anak muda -pria pada khususnya. Ini membawa namanya kian berkibar di berbagai media masa. Dulu ketika berjualan kaos di tanah abang. yang ia miliki cuma BlackBerry sebagai modal. 
 
Usahanya kala itu masih bermodal hutang tapi lama- lama bisa jadi modal. Sebelumnya cuma ambil di Tanah Abang kini punya merek sendiri. Di tahun 2012, ia menjajal berbisnis cafe, membuka sebuah tempat nongkrong keci bernama Ini Teh Kopi. 
 
Di awalnya cukup berjalan apik hingga bisa membuka cabang. Usaha pertamanya terletak di kawasan Kebun Jeruk, selang enam bulan, Yasa membuka cabang di Mal Ambassador, Jakarta Selatan. Semangat tinggi tak dibarengi perhitungan matang. 
 
Usahanya berkembang terlalu cepat tapi hasilnya minus. Bahkan uang dari bisnis kaos Men's Republic terbawa- bawa. Usahanya resmi ditutup, kedua cafe -nya itu ditutup dan juga habis modal tanpa sisa. Bangkrut Yasa Singgih bahkan ikut menghentikan bisnis kaosnya. 
 
Dihitung- hitung Yasa merugi sampai 100 juta ketika dirinya masih di bangku SMA. Disaat bersamaan, sekolah tengah mempersiapkan ujian nasional, begitu pula dirinya yang sudah kelas 3 SMA. Makanya urusan rugi atau membuka bisnis kaos kembali dihentikan dulu. 
 
Untuk waktu itu semua urusan bisnis dihentikan sementara waktu.

"Karena tak punya modal lagi untuk membeli barang dan ada UN, jadi saya fokus untuk urusan sekolah saja. Usaha baju saya hentikan sementara," terangnya kepada awak media.

Selepas UN, tepatnya di 2013, fokus Yasa pada bisnis aneka produk buat pria. Ya, Men's Republic itu masih berdiri dan belum dijajah rasa kapok, baginya kehilangan uang 100 juta tak membuatnya kapok dan berhenti berbisnis kembali. Yasa bermodal nama mulai membangun bisnis tanpa modal.

Kali ini, ia bertemu dengan satu pabrik yang memberinya 250 pasang sepatu. Itu diberikan untuk dijualkan dengan tenggat waktu selama dua bulan. Kepepet membuat Yasa berpikir serius bagaimana agar semuanya terjual. Dijualnya sepatu itu bermodal brand atau mereknya bukan sekedar uang.

Dia menggunakan survei sebagai landasa. Kali ini, Yasa tidak mau bangkrut kembali seperti yang dulu- dulu. Dia mendapati pembeli rata- rata Men's Republic berumur 15 tahun- 25 tahun. Untuk itu pula ia menyesuaikan harga produknya tak lebih dari Rp.500.000.

Selain menjual sepatu ada pula produk lain seperi jaket, sandal, bahkan pakaian dan celana dalam. Kisaran harga dipatoknya ada pada angka Rp.195.000- Rp.390.000 per- itam. Fokus Yasa cukup agar terjual melalui aneka branding online. 
 
Total ada enam pabrik bekerja sama dengannya di kawasan Bandung. Uniknya pabrik tempatnya bekerja sama tak cuma membangun mereknya. Mereka juga bekerja sama dengan produk bermerek lain seperti Yongki Komaladi dan Fladeo. Ia sendiri mencontoh para pemilik merek tersebut.

"Merek-merek itu tak punya pabrik sama sekali, tapi penjualannya luar biasa, kan? Saya mau terapkan hal yang sama pada usaha saya," kata dia.

Kini, perlu kamu ketahui, produk Men's Republic telah menjual 500 buah pasang sepatu per- bulan. Tanpa ada pabrik Yasa mampu menghasilkan mozet ratusan juta rupiah. Soal laba bersih, tenang, dia sanggup untuk menghasilkan 40% dari sana.

Tak puas pada produknya sekarang, masih ada pemikiran dibenaknya untuk menjual produk ikat pinggang, dan celana. Yang paling pasti adalah ia akan terus mematangkan konsep bisnis sambil berjalan.

Yasa juga sering dipanggil mengisi seminar atau memberikan training. Melalui Twitter, ia rajin menyemangati para pengusaha muda agar selalu semangat. Prinsipnya satu yaitu 
 
"Never too Young to Become Billionaire" atau tidak ada kata terlalu muda untuk menjadi seorang miliarder. Berikut beberapa Twitternya yang mampu memotivasi banya orang (@YasaSinggih):

Never too young to become a billionaire
1. Adrenalin berbisnis lebih kencang daripada jatuh cinta
2. Selalu merasa bodoh terhadap ilmu, ga pernah berhenti belajar
3. Walaupun sekarang kita belum kaya, tapi kita harus mulai praktekkin "habbit" nya orang2 kaya.
4. Coba deh, ambil satu keputusan untuk ngelakuin habbit nya orang kaya. Mungkin keputusan kecil, tp bisa berdampak besar
5. Rutin beli majalah/tabloid bisnis, walaupun ga suka baca.. Paksain aja! Baca kisah2 jatuh bangun pebisnis.
6. Terjun di organisasi & bisnis, memaksa saya untuk memiliki pola pikir diatas rata2 usia saya sendiri.
7. Di usia 17thn byk remaja dpt undangan sweet17an. Tp saya udah dpt undangan kawinan, gegara maen sama yg lebih gede terus.
8. Orang2 bilang saya kecepetan tua, tapi saya bilang ini percepatan menuju keberhasilan.
9. Dulu pas umur 15 tahun demi nyari duit rela2in ngeMC di Mall, ngaku2 umur 18 tahun biar keterima.
10. Menjelang malem, mau ngebakar temen2 dulu ah.. Kita cerita2 tentang awal mula bisa usaha ya.

"Men's Republic" adalah bisnis ketiganya yang berfokus pada penjualan secara online. Dia menjual produk yang dikhususkan untuk pria. Dia menjual baik produk miliknya sendiri atau produk milik orang lain.

Dia juga berencana membangun "Bilionary Versity, yaitu sekolah bisnis non- formal untuk para pengusaha muda. Biografi Yasa Singgih, berbisnis bermodal kepercayaan bahwa usia muda haruslah dimanfaatkan baik- baik.

Kisah Aburizal Bakrie Pernah dHidup Miskin Melebihi Pengemis

Artikel Bisnis Kisah Aburizal Bakrie


sukses aburizal bakrie
 
Dari sumber tidak terduga lantas sosoknya menceritakan kisah hidupnya. Aburizal Bakrie pernah hidup miskin melebihi pengemis. Dia lebih miskin dari para pengemis jalanan. Pada suatu acara di Universitas Islam As Syafiiyah, dia ditanya salah satu santri mengenai sepak terjangnya dulu.

Tegas Ical berkata tidak bisa hanya membaca buku. Berwirausaha merupakan pengalaman praktik bukan teori. Bangku kuliah ia anggap hanya mengajarkan teorinya. Fakta di lapangan berbeda bahkan buat pengusaha sekelas Aburizal Bakrie.

Orang tidak perlu mengejar S3 bila mau menjadi pengusaha. Bahkan dia mencontohnya, dirinya saja berkuliah sampai jenjang S1, sisanya Ical lebih aktif mempraktikan. Orang hebat terlahir dari mimpi besar dan membuktikan.

Bisnis Tanpa Modal


Ia mengatakan tidak berani bermimpi tidak usah buka usaha. "Kalau anda mimpi saja tidak berani, ngapain buka usaha," ia menjelaskan.

Tentu tidak sekedar bermimpi agar menjadi kenyataan nanti. Kamu harus bekerja keras mewujudkan mimpi tersebut. Bangunlah dari mimpi kamu kemudian mulai bekerja. Pikirkan mimpi kamu serta apa yang hendak kamu lakukan kemudian.

Ia menyadur ucapan terkenal Donald Trump, "If you think, think big. Pikir yang besar, pikir jadi Presiden, jangan yang kecil- kecil".

Buatlah rencana kemudian buatlah tabel. Yang terpenting kamu harus menjalankan rencana tersebut. Ia berkata doa itu sangat perlu. Tapi perencanaan juga perlu. Doa saja tanpa ada perencanaan maka Ical merasa tidak akan berhasil.

Ical mengenan ketika dirinya masih berkuliah. Dia akan membuat jadwal, pertama bangun buat sholat Subuh, dilanjut latihan karate, kemudian tidur lagi sampai pukul 10. Dia akan bangun pukul 11 buat belajar. Perencanaan akan membantu kamu menyelesaikan semua dengan baik.

Begitupula ketika Ical telah tercatat sebagai orang terkaya Indonesia. Dia mampu menyelesaikan 10 tugas dalam sehari. Mulai dari mengurusi perusahaan, memimpin partai, mengikuti seminar, pukul sekian menjadi pembicara.... "Kadang 10 masalah bisa saya selesaikan setiap hari," tuturnya.

Banyak pengusaha muda mengeluh mengenai uang. Mereka merasa tidak memiliki modal. Banyak orang tidak mau memulai usaha karena tidak punya modal. Pengeluh ini juga mengaggap Ical enak, bapaknya pengusaha, maka dirinya diberkahi dengan modal usaha.

Padahal dia tidak memiliki uang disaat memulai usaha. Disaat Ical akan membeli Kaltim Prima Coal (KPC), Ical mengaku juga tidak memiliki dana. Maka Ical menawarkan calon kontraktor kerjasama yang menguntungkan. Dia menegosiasi agar calon kontraktor mau memberinya dana.

Ical juga mendatangi bank mengatakan hal sama. Dari uang pinjaman itulah, Ical membeli KPC dan membesarkan menjadi perusahaan ternama. Kamu jangan pernah bicara tidak memiliki dana. Uang akan datang ketika ide besar ditambah kesempatan terlihat.

Billa Gates juga tidak memiliki uang, tetapi dia memiliki ide bagus. Dia tidak lulus kuliah, bukan anak orang kaya, tetapi dari garasinya dia mampu menciptakan Microsoft. Misal kamu memiliki ide tetapi cuma menghasilkan 10%, tidak masalah daripada tidak melakukan sama sekali atau 0%.

Biasakan kamu tidak melihat rejeki orang, jangan lihat keuntungan orang lain, tetapi urusi kantong kamu sendiri. Karena ketika kamu memulai usaha pastilah banyak masalah. Itu kan memang bagian dari hidup kita yang akan terus datang.

"Saya sendiri juga pernah menghadapi masalah saat krisis ekonomi 1997-1998. Saat itu keadaan perekonomian sulit, semua pengusaha dan perusahaan juga sulit. Saat itu saya jatuh miskin, bahkan saya jauh lebih miskin dari pengemis. Ini karena saya memiliki hutang yang sangat besar. Hutang saya saat itu sekitar USD 1 miliar," tuturnya.

Biasanya mereka teman- teman, sahabat, dan rekan akan menjauh. Disaat sulit itulah, kamu harus tidak menunjukan wajah terpuruk. Kamu jangan perlihatkan tengah gelap melihat masa depan. Ayah Ical, Achmad Bakrie sendiri, yang mengajarkan itu jangan biarkan dirimu di tempat gelap.

Jangan terjebak karena bayangan pun akan meninggalkan mu. Tegar hadapi kesulitan dengan optimis masa depan. Kamu jangan tunjukan keterpurukan. Berkat tersebut Ical ditunjuk menjadi ketua Kamar Dagang Indonesia (KADIN) kedua kalinya.

Padahal dia tengah menyimpan hutang begitu banyak. Kalau dia tunjukan keterpurukan, tentu kolega bisnisnya akan mengangkap itu dan gagal menjadi ketua. "Kalau saat itu saya tunjukan keterpurukan, mana mungkin mereka memilih saya," ucap Ical menambahkan.

Ketika kamu terpuruk maka bangkit kembali. Kamu harus menemukan jalan. Jika tidak bangkit maka tidak akan seperti Aburizal Bakrie. Dia rela melepaskan saham dari 55% perusahaan menjadi cuma 2,5%. Ical juga ngotot mencari pinjaman kesana- kemari termasuk ke bank.

Tahun 2001 dirinya telah melihat titik terang kebuntuan. Kebangkitan Ical mampu melunasi hutang yang bernilai Rp.1 triliunan itu. Bisnis perusahaan kembali normal karena tidak terbebani. Dalam kalimat penutupnya, pada acara seminar tersebut Ical Bakrie menyampaikan kisah Colombus.

Suatu saat Colombus menantang orang- orang mendirikan telur. Tidak ada satupun mereka mampu mendirikan telur. Kemudian Colombus maju, memecahkan bagian bawah telurnya, alhasil berdirilah si telur karena bawahnya pecah. "Ah kalau begitu saya juga bisa," ucap orang- orang tersebut melihat.

Ical menyamakan dirinya sebagai Colombus. Dia menunjukan cara bagaimana kamu berusaha. Lalu kamu akan berusaha dan sukses, kemudian mengatakan ucapannya benar. "Saya senang anda sukses, karena semakin banyak orang sukses, semakin maju bangsa ini," tutupnya.

Kerajinan Limbah Pisang Laku Jutaan

Profil Pengusaha Sholikin 

 
kerajinan lukisan pisang
 
Untung kerajinan limbah pisang laku jutaan. Itulah yang tengah dicoba seorang Sholikin. Dan hasilnya, sebuah lukisan cantik, dari batang pohon pisang yang biasanya dibiarkan membusuk dan jadi limbah setelah buahnya dipetik. 
 
Dia hanyalah warga kampung Desa Combongan, Kecamatan Sukoharjo, yang punya cita rasa seni bagiaman agar limbah pohon pisang bisa dimanfaatkan. Caranya bagaimana? Bagaimana cara mengolah batang pisang menjadi lukisan. 
 

Usaha Lukisan Pelapah Pisang

 
Pertama- tama, Sholikin mengumpulkan pelepah pisang yang banyak di belakang rumahnya. Pelepah itu dikumpulkan, kemudian dikeringkan. Setelah benar- benar kering barulah diubah menjadi lukisan. Untuk membuat satu lukisan kamu cukup membutuhkan dua- tiga buah pelapah pisang. 
 
Semuanya telah diseleksi dan dibentuk sesuai keinginan. Setelah pelapah pisang cukup. Cukuplah Sholikin menempelkan mereka diatas sebuah papan. Lantas ia memberikan lem pada pelapah pisang yang disusun sesuai desain lukisan. 
 
Satu- persatu itu ditempelkan hingga membentuk gambar. Jika dilihat kita tak akan menyangka bahwa itu terbuat dari pelapah pisang. Sebuah usaha yang telah dilakoninya sejak 1980, dimana ia sukses membantu berbagai gambar lukisan dari bentuk masjid, pemandangan alam, dan bentuk lain.

Pelanggan setianya datang dari tetangga, tidak jarang mereka meminta lukisan khusus. Ayah dari satu anak ini bisa membuat dua buah lukisan kecil dan satu lukisan besar dalam sehari. Ia menyebut sebenarnya bisa saja menggunakan bahan lain. 
 
Tapi kelembutan serat pisang membuat lukisannya mudah dibentuk. Hasilnya juga lebih bagus dari bahan umum dengan limbah kayu contohnya. Selain itu proses pembuataany juga jatuh lebih mudah dan murah. Semua cuma butuh ketrampilan dan kreatifitas.

Harga perlukisan dipatoknya seharga Rp.30.000 dan termahal Rp.300.000. Semuanya akan tergantung akan tingkat kesulitan, ukuran, jenisnya. Tidak hanya berhenti di usaha lokal. Ia juga telah merambahkan usaha lukisan pelapah pisang hingga berbagai daerah di Jawa dan Bali. 
 
Selain sibuk membuat berbagai hal dengan limbah pisang. Ternyata, sosok Sholikin juga dikenal sebagai pembicara, utamanya itu tentang bagaimana mengolah berbagai kerajinan dari bahan limbah.

Prospek Usaha Green Souvenir Ramah Lingkungan

Profil Pengusaha Fathul Maki

 
usaha green souvenir
 
 
Pengusaha sukses Fathul Maki tampatnya tak menduga. Awalnya sih, dia mau mengolah limbah saja, nyatanya usaha barunya ini terjual puluhan ribu. Green Souvenir, kiranya itu nama usahanya kini, produk kreatifitas dari tanaman yang kian populer untuk dibisniskan. 
 
 
Ditengah penjualan tanaman hias umum yang terus menurun, adanya green souvenir Maki setidaknya memberikan harapan baru.  Memanfaatkan hangatnya isu pemanasan global. Menjual tanaman hias yang kecil, mungil, dan imut, dimana kamu gak perlu repot merawatnya. 
 

Usaha Green Souvenir Viral

 
Seperti tagline souvenir, berarti produk satu ini bisa dijadikan oleh- oleh atau hadiah, beda dengan tanaman pot besar lain. Biasanya tanaman yang menggunakan konsep dari green souvenir antara lain adenium, kaktus dan sukulen, adapula soka, melati, serta aglaonema.

Hasilnya cantik, dan dengan kretifitas Maki, hasilnya bisa sangat dekoratif untuk diletakan di meja ruang tamu. Pria yang bekerja sebagai Marketing Manager Istana Alam ini, menunjukan kita usaha ini bisa dikemas apapun. 
 
Adapun dia menjelaskan kamu bisa menggunakan rotan, pot keramik, plastik, mika, atau bahkan kita bisa kemas dengan gelas, jelasnya. Pemanfaatan media berupa hidro gel sangatlah membantu. Pengaplikasian berbagai media inilah yang sukses membuat green souvenir lebih terjual. 
 
Maki juga menambahkan kreasi lain, melalui limbah steorofom, yang menumpuk. Limbah- limbah tersebut dibuat sekreatif mungkin olehnya menjadi produk menjual. Harganya? Kamu bisa mendapatkan harga sesuai kreatifitas dan jenis tempatnya selain harga tanaman pada umumnya.

Sebut saja ada souvenir adenium, melati dan soka ditawarkan Maki jadi seharga Rp 6.500,00 sampai Rp 11.500,00/pot. Sedangkan jenis kaktus bisa lebih mahal yang dihargai Rp 7.000,00- Rp 12.000,00/pot, dan untuk souvenir aglaonema dipatok harga Rp 10.000,00 sampai Rp 15.000,00/pot. 
 
Untuk pasaran produknya itu umum jadi bisa dijual untuk siapa saja, bahkan si kecil. Target pasarnya dari ibu rumah tangga, sampai perusahaan- perusahaan di Indonesia.

Biasanya, produk green souvenir akan ramai diburu konsumen, biasanya untuk souvenir pernikahan, souvenir acara seminar atau talk show dan workshop, serta sering pula dipesan oleh instansi dan lembaga pemerintah yang didalamnya mengusung Go Green. 
 
 
Harganya yang terjangkau, cara pembuatannya sederhana, maka bisa dibilang ini bisnis cukup menjanjikan. Untuk produk yang banyak dibeli, Maki menjelaskan produk yang menggunakan bahan mika paling laris. Mika itu akan dibuat menjadi tabung dengan bantuan pralon. 
 
Kemudian tabung itu akan dilem dan dilas dengan steorofom. Kamu cukup menambahkan pemanis pita dan tali untuk menenteng souvenir. Peluang dari usaha ini menurutnya masih bagus, hasilnya, Maki sukses memasarkan produknya ke berbagai penjuru daerah. 
 
Nama produk ini juga mulai terdengar, menggaung membuatnya banyak dicari masyarakata luas. Jadi bagi kamu yang punya ide buatlah green souvenir kamu sendiri, atau jadikan ini usaha.

Entri yang Diunggulkan

Biografi Jack Ma Orang Terkaya China Alibaba