Perusahaan Startup Cloud Service Alfian Pamungkas

Profil Pengusaha Alfian Pamungkas


pemilik idcloud hosting
 
Alfian Pamungkan sedikit dari pengusaha IT ternama asli Indonesia. Perusahaan startup cloud service miliknya diakui. Dimulai dari dirinya yang mahasiswa Teknik Informatika ITS. Memang dia tertarik akan dunia teknologi. Siapa sangka Alfian akan menjadi CEO dari perusahaan miliknya sendiri.

Perusahaan Startup Cloud Service yang dirintis penuh perjuangan. Hingga IDCloudHost dipercaya banyak pengguna. Hasilnya perusahaan ini menghasilkan omzet 1,5 miliar. Alfian bersyukur karena keputusan tetap kuliah berbuah manis.

Dia sendiri waktu mengerjakan ini masih sibuk berkuliah. Bisnisnya dikerjakan dari nol besar, dia mengatakan harus bekerja beberapa tahun tanpa penghasilan. Sekarang IDCloudHost memiliki tidak kurang 9000 pengguna layanan.

Pengusaha Hosting


"Karena saya founder juga jadinya dulu saya sempat kerja tanpa penghasilan," ujarnya dalam satu sesi wawancara di kamuitubeda.wordpress.com

IDCloudHost dikerjaka dari jaman kuliah sampai Alfian lulus. Didirikan tahun 2012, ia sempat jatuh bangun karena memang tidak menghasilkan uang. Alhasil dia memutuskan bekerja kantoran sampai tahun 2014. Dia memutuskan keluar dari tempat kerja dan melanjutkan bisnis ini kembali.

Alfian mengatakan masalah internal tidak kunjung membaik. Inilah yang membuatnya "jengah", dan dia memilih menjadi bos dirinya sendiri. Jauh sebelum berbisnis cloud service, dirinya pernah bisnis berbasis IT juga, dia pernah berbisnis warnet sampai server pulsa.

Ketertarikan untuk bisa membuat web memberinya peluang. Dia mulai belajar cara membuat website hingga hosting. Jujur dia merasa kurang paham mengenai bisnis hosting ini. Berkat rasa penasaran lah dia membuka bisnis hosting IDCloudHost ini.

"SMP membuat warnet sama jualan pulsa. SMA buat server pulsa," jelasnya.

Soal bisnis dahulu ternyata terdapat fakta mengejutkan. Dia masih menjalankan bisnis warnet yang masih berjalan. Alfian menyerah tugaskan itu kepada orang lain. Sementara untuk server pulsa, dia sudah menutup servernya, dan menggunakan milik temannya karena meminimalisir kerugian.

Banyak momen ketika dirinya merasa ingin menyerah. Seperti ketika dia memutuskan keluar dari pekerjaan, dan bisnisnya tak sesuai harapan. Waktu itu dia banyak ditawari pekerjaan tetapi tak sesuai hati. Hingga dia memutuskan melanjutkan usaha hosting tersebut karena pelanggan meminta.

Katanya ketika masih ada Alfian, pelayanan perusahaan sangat baik dan kemudian menurun. Baginya menjadi pengusaha soal memberikan manfaat. Maka Alfian pun bertekat membesarkan IDCloudHost lebih lagi. Walau tidak mudah, banyak tantangan dan saingan mendirikan perusahaan hosting sendiri.

Masalah teknikal sering menghadapi server IDCloudHost. Banyak serangan ke server sampai sering down. Alfian tak patah arang justru semakin diperbaiki lebih baik lagi. Beruntung banyak pengguna yang mengingatkan. Dia lalu meminta maaf, belajar teknikal lagi, dan membangun sekuriti handal.

Dulu dia tidak terlalu mempedulikan masalah keamanan. Alfian menyadari ini dan kembali belajar mengenai sistem. Belajar otodidak perusahaan startup cloud service miliknya berkembang. Walau telah sukses, Alfian memilih untuk bekerja 24 jam, sibuk pokoknya mengurus perusahaan dari kantor.

Dia tak jarang juga harus pergi ke luar kota. Alfian juga peduli masalah karyawan terutama pelatihan mereka. Karyawan sekarang kebanyakan S- 1, walau begitu mereka masih belum bisa mengikuti langkah perusahaan. Alfian tidak ragu turun tangan untuk melakukan pelatihan karyawan langsung.

Karyawan tidak selalu lulusan Sarjana karena keahlian lebih utama. Apalagi bagi perusahaan IT, yang terpenting mampu selaras dan belajar cepat. Terutama kemampuan mereka untuk bisa menjalankan IDCloudHost. Kepercayaan klien merupakan nomor satu, takutnya klien tidak percaya dan pindah.

Persaingan usaha dibidang hosting ini memang ketat sekali. Target IDCloudHost sekarang bagaimana mengonlinkan pelaku UMKM. Bisnis ini bukan mengenai mencari keuntungan, Alfian ingin untuk membantu lebih banyak orang. Termasuk meningkatkan kesejehateraan masyarakat lewat UMKM.

Dosen Menjadi Wirausaha Sekolah Kru Kapal Pesiar

Profil Pengusaha Syamsuria Syamsuddin


sekolah kru kapal pesiar

Membuka usaha sekolah kru kapal pesiar bukan mudah. Apalagi statusnya Dosen menjadi wirausaha sekaligus. Pengusaha bernama lengkap Syamsuria Syamsuddin SH, Msc. Ba., berstatus pengajar di STIE Nobel Indonesia, mengambil mata kuliah Hukum dan Etika Bisnis.

Dia mendapatkan Juara II Kategori Industri ajang Wirausaha Muda Mandiri. Pemenang mendapatkan pelatihan sekaligus modal usaha. Syamsuri bersaing dengan ratusan pengusaha muda dari seluruh Indonesia. Dia merupakan pendiri Sekolah Kru Kapal Pesiar Duta Samudrra Indonesia.

Pengusaha 30 tahun yang berhasil membagi waktu antara bisnis dan karir. Sebagai satu- satunya dari wilayah timur terutama asal Makassar, Syamsuri bisa menang dan memberikan contoh bagi para mahasiswa. Maka sebagai Dosen, dirinya mencoba menggaet lebih banyak mahasiswa untuk ikutan.

STEI Nobel telah memberikan peluang bagi mahasiswa berwirausaha. Hasilnya beberapa UKM yang tumbuh dari usaha para mahasiswa. Mereka yang baru masuk tinggal memilih mau mana. Atau juga, mereka bisa merencanakan membangun UKM mereka sendiri.

Mau Bisnis Coklat Tetapi Alergi Kisah Denu Cokelat

Profil Pengusaha Amelia Herlinda Devita


pemilik denu cokelat
 
Wirausaha tidak harus idealis mengikuti aturan baku. Mau bisnis cokelat tetapi alergi bukan berarti tak bisa. Bisnis mu nanti akan tumbuh besar, dan itu semua tak harus kamu kerjakan sendiri. Kisah Nugraha Sugiarta dan Amelia Herlinda Devita, sepasang suami istri yang saling melengkapi.

Jujur Nugraha tidak terlalu menyukai makan cokelat. Sementara istrinya, Devita sangat suka makan cokelat, tetapi masalahnya dia memiliki alergi. Kisahnya Devita kecil suka membeli jajanan cokelat, tetapi suatu ketika tangannya gatal dan timbul ruam merah.

Kata Dokter dirinya menderita alergi terhadapa makanan itu. Kaget karena Devita kecil sangat suka makan cokelat. Devita akan menghabiskan semua uang jajan demi coklat. Dia bahkan gemar sekali membagikan ini ke orang- orang.

Kesukaan membagikan cokelat ke orang tersebut berlanjut. Devita pun ingin membuka usaha cokelat. Tetapi bagaimana caranya tidaklah mudah diaplikasikan. Ketika Devita menikah, maka mulailah ide berbisnis ini kembali lagi. Dia lalu mengajak sang suami untuk bersama berbisnis coklat sendiri.

Memulai Bisnis Sendiri


Mau bisnis coklat tetapi alergi, maka Devita meminta bantuan kepada sang suami berbisnis. Nugraha mengiyakan jadi selepas pernikahan, keduanya mulai berjualan coklat. Pertama kali mereka berdua cuma berjualan coklat- coklat Praline.

Usaha ini dibilang memiliki market luas karena tidak musiman. Coklat akan dikirim ketika mendapat pesanan. Nugraha juga membantu pemasaran melalui internet. Tapi lama- lama dirinya merasa bosan menjual cokelat sejenis. Devita mulai berpikir membuat aneka cokelat sendiri untuk dipasarkan.

"Kami berpikir kenapa tidak membuat sesuatu yang baru? Yang ada ciri khasnya," ceritanya.

Ide membuat cokelat khas muncul ditengah perjalanan. Devita pun membuka internet untuk mencari inovasi terbaru. Kemudian muncul ide membuat "choco crunch", yang itu berbahan dasar cokelat dan sereal dijadikan satu.

Camilan choco crunch ini kemudian dikemas dalam toples. Agar lebih nikmat, kamu bisa melelehkan cokelat tersebut dengan air panas. Dia memproduksi choco crunch pada November 2014 lalu. Mereka lalu menjual melalui Instagram dan Facebook, dengan brand utama bernama Danu Cokelat.

Keduanya tidak langsung memproduksi sekala besar. Danu Cokelat hanya memproduksi 50 toples setiap produksi. Ini juga untuk memastikan kualitas produk tetap terjamin. Racikan cokelat ini bukan sembarangan, karena keduanya telah melakukan penelitian panjang dan hati- hati.

Mereka tidak langsung mengambil dari internet tanpa perubahan. Rasa tidak boleh terlalu manis atau terlalu pahit. Varian produk dikembangkan dari choco made, choco cookies, choco bar, dan choco blush. Saat ini mereka mampu menjual ke seluruh penjuru Kota Bandung, dan telah menyebar jauh.

Ini berkat internet membuat Denu Cokelat dapat dikirim kemanapun. Dahulu mereka mungkin cuma produksi 50 toples, sekarang menghasilkan 500 toples.

Bisnis Coklat Custom


Awal membuka usaha keduanya sepakat menerapkan sistem custom. Selain dipandang lebih sedikit modal, mereka mungkin mencoba menebak kemana arah pasar. Berkat ini awal mereka membuat aneka macam cokelat, mulai dari cokelat ulang tahun, anniversary, valentine,dll.

Modal yang digelontorkan cuma Rp.500 ribuan saja. Respon kepada usaha mereka cukup bagus. Jadi mereka memutuskan melanjutkan usaha tersebut. Kendala terbesar mereka rasakan ialah ketika harus bersaing. Terutama mereka harus melawan para pengusaha coklat custom yang sudah umum.

Menjual bisnis berbasis custom membuat mereka tidak punya khas. Tahun 2013- 2014, strategi itu mulai dirubah kebentuk lebih berciri khas. Mereka bahkan tidak lagi membuat produk custom begini lagi. Denu Cokelat membuat aneka produk varian seperti choco crust, choco blush, choco bar.dll.

Perubahan cara berbisnis tersebut ternyata mendapatkan respon. Pembeli cokelat mulai dari 17- 35 tahun dengan 15 varian produk. Mereka juga terus meningkatkan cita rasa agar tidak ditinggalan. Ini menunjukan kualitas yang terjaga dengan bahan- bahan telah distandarisasi.

Banyak peniru membuat produk sejenis dengan harga murah. Mungkin mereka mencoba, tetapi akan kembali lagi karena rasa lebih enak. Mereka menggunakan bahan berkualitas tanpa pengawet. Bahan pun sudah tersertifikasi halal. Denu Cokelat mendapatkan sertifikat P- IRT dari Dinas Kesehatan.

Choco Crush telah memiliki banyak varian rasa, mulai dari biskuit, cream, mede, marshmellow, sampai cokelat chacha. Denu Cokelat juga mengembangkan cokelat larut. Minuman cokelat seduh dengan varian rasa original, susu cokelat, dan kayu manis.

Produk Choco Crush ini paling laris mencangkup 50% penjualan. Harga jualnya diantara Rp.25 ribu- 75 ribuan. Pemasaran melalui internet dengan memanfaatkan agensi online. Total agen 130 orang yang tersebar di 70 kota Indonesia. Reseller dropship terbanyak mencapai 930 orang agen penjualan.

Entri yang Diunggulkan

Biografi Jack Ma Orang Terkaya China Alibaba