9 Pengusaha Muda Terbaik Indonesia Mendunia

8. Malariantikan Yulianggi Umur 19 tahun Company: Shoyu Pia Cake Ketika ia tengah mencari produk tentang produk lokal. Dia menemukan singkong di anak tirikan. Tapi satu kenyataan, Malarianti menemukan bahwa masih ada beberapa orang menikmatinya. Tapi tidak semua orang menyenanginya. Jadi dia mulai membuat produk modern Shoyu Pia Cake. Dari cuma punya enam pegawai di awal, sekarang, dia bisa memiliki lebih dan lebih banyak lagi pelanggan.

Biografi Mualaf Cantik Pengusaha Batik Trusmi

"Semua pengusaha punya jatah gagal," optimisnya.

20 Wirausaha Muda Mandiri 2015

Untuk kategori industri, perdagangan dan jasa 1. Juara 1: Gita Adinda Nasution (Kolagit -obat diabetes dan komplikasinya) 2. Juara 2: M Zulqarnain A R (Iwearzule -custom clothing) Untuk kategori boga 1. Juara 1: Filsa Budi Ambia (Peyek Kepiting -jajanan peyek daging kepiting) 2. Juara 2: Martalinda Basuki (UD Klasik -minuman coklat murni)

Profil Dea Valencia Pengusaha Batik Kultur

"Desainernya saya sendiri padahal nggak bisa gambar. Imajinasi. Saya ada satu orang yang diandalkan, kerja sama dengan saya. Apa yang ada di otak saya transfer ke dia untuk dijadikan gambar," kata Dea.

17 Pengusaha Muda Indonesia Masuk Forbes

Retail and Ecommerce 1. Carline Darjanto, 28 tahun, Entrepreneur 2. Merrie Elizabeth, 28 tahun, CEO dan Creative Director Blobar Salon 3. Yasa Paramita Singgih, 20 tahun, Pendiri dan President Men's Republic 4. Ferry Unardi, 28 tahun, salah satu pendiri dan CEO Traveloka

Tampilkan postingan dengan label Startup. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Startup. Tampilkan semua postingan

Senin, 03 Juni 2019

Pemilik Haluu Instagram Pengusaha Dio Santoso

Profil Pengusaha Dio Santoso


siapa pemilik haluu world
 
Siapa pemilik Haluu Instagram yang sedang ngehits. Nama Instagram dan Haluu seolah menjadi satu kesatuan. Usaha ini dirintis oleh perusahaan bernama PT. Dreamscape Indonesia. Apa sih konsep dari bisnis Haluu World ini, adalah sebuah eksibisi yang Intagrammable buat anak muda, untuk berselfi- selfi ria.

Mereka menawarkan spot kece untuk dijadikan penghias timeline. Salah satu pendirinya Dio Santoso bukanlah orang baru dalam entrepreneurship. Pengusaha muda ini mengaku tengah menyiapkan konsep baru. Ia bersama tim nya tengan mengembangkan Baluu by Haluu, sebuah instalasi bertema balon.

Konsep ini dianggapa akan menggugah jiwa anak- anak kita. Alhasil keceriaan yang dibawah oleh Haluu World semakin terasa. Menurut pengusaha Dio Santoso, co- founder Haluu World, menyebut konsep balon merupakan wujud. Bahwa setiap orang ingin bahagia, seperti anak kecil yang menerima balon.

Mereka juga akan menawarkan konsep foto- foto lucu. Itu akan mengajak pengunjung eksibisi untuk merasa bernostalgia. Jika kamu belum tau apa itu Haluu World, itu adalah wahana rekseasi kreatif yang menyasar pengguna sosmed. Berapa harta tiket Haluu World yaitu 100 ribu hari biasa, dan 150 weekend.

Pengalaman Entrepreneurship Haluu


Dio Santoso bukan lah orang baru dalam dunia entrepreneurship. Ia dikenal lewat bisnis keteringnya yang terkenal. Bisnisnya menitik beratkan pada gaya hidup sehat anak muda. Semua itu berdasarkan pengalaman pribadi Dio sendiri. Ia pernah menurunkan berat badan setenganya 132 kg, dan bertekat berbagi.

Menjadi pengusaha muda mengajak orang hidup sehat. "Sejak remaja saya cenderung untuk gemuk, titik terparahnya ketika masa akhir kuliah, bobot saya pernah mencapai satu kuintal," terangnya.

Walaupun dia sudah olah raga keras, malah hanya rasa lelah, hilang fokus, walau berat turun. Itu ternyata karena faktor makanan. Dio sendiri tidak memilih diet ketat mengurami makan. Pengalaman ibu yang sakit tifus karena diet menghantui. Alhasil berat badannya berhenti turun dan lebih gampang naik.

Berkat browsing internet ditambah bertanya ke dokter. Dio menemukan pola makannya salah, dan tidak sehat. Menurutnya turun berat badan harus seimbang hidup sehat, diet, dan olah raga. Paling berat ialah mengatur pola makan sehat. Kalau sekedar diet menghilangkan jenis makanan saja tidak cukup.

Maka sehat ditambah pola olah raga yang teratur. Bertahap itu mampu membuatnya lebih baik dan segar. Hasilnya positif pada perubahan tubuhnya yang bertahap. Hasilnya menakjubkan bertahap tetapi konsisten. Dari orang tua, teman, dan orang- orang penasaran caranya menurunkan berat badan.

"Saya jawab apa adanya, merubah pola makan menjadi lebih sehat," ujarnya, yang kemudian diminta menyebutkan resepnya.

Banyak orang mengira bahwa itu karena obat atau susu diet. Padahal ia makan seperti manusia normal tetapi lebih sehat. Inilah yang mendorongnya membuka usaha katering sehat. Orang terdekat mendorongnya menjadi pengusaha muda. Tetapi ia tidak berani sendiri, maka diajak dua orang temannya.

Pengusaha Muda Mandiri


Ia lantas mengajak berbisnis Kevin Pudjiadi dan Andre Tanuwijaya. Keduanya juga pernah mendapat bimbinga Dio. Ketiganya sepakat bertiga untuk berbisnis katering sehat. Brand Leafwell didirikan dengan marketing tester. Usahanya dimulai 2014 dengan masalah utama mengedukasi apa makanan sehat.

Orang masih beranggapan sehat berarti daun- daunan. Tetapi orang juga banyak antipati karena selera rasa. Inilah yang dikembangkan LeafWell yang fokus pada rasa. Jangan biarkan orang yang mau sehat makan- makanan hambar. LeafWell sendiri merujuk pada "Live Well", yang berarti hidup lebih baik.

Untuk yang pertama mereka menarget pegawai kantoran. Mereka dianggap tidak memiliki waktu dan cukup ruang. Alhasil para pegawai terkadang makan seadanya karena rutinitas. LeafWell mulai marketing menggunakan sosmed. Banyak iklan online mereka gagal, tapi tidak seditik yang mulai coba- coba.

Proses edukasi dilakukan terus sampai dipercaya. Kebanyakan orang belum yakin akan keberhasilan cara ini. Mindset untuk cepat kurus masih banyak tertanam di benaknya. Mereka menerapkan sistem berlangganan mingguan. Dua paket mingguanya bahkan menyangkut satu minggu penuh, diluar jam kerja.

Proses pemasakan, pengemasan, dan delivery dilakukan sendiri. Mereka sendirian megirim ke rumah pelanggan. "Demi efisiensi dan juga menjaga kualitas makanan. Mau panas, hujan, atau banjir, kami tetap jalan," ujarnya. Awal- awal mereka berbisnis sendiri, dan semua dilakukan mereka bertiga tanpa pegawai.

Mereka menerapkan 2000 kalori untuk sarapan penuh. Setiap hidangan mengandung 450- 650 kalori, dan paket makanan sudah disesuaikan riwayat kesehatan. Untuk meningkatkan kualitas maka mereka mengangkat tim dapur. Mereka merancang makanan yang disiapkan khusus, porsi kecil tetapi tekstur lembut.

Pokoknya Leafwell profesional mendukung penurunan berat badan. Dio meyakinkan berat badan bisa turun 1- 3 kg per- minggu. Di awal 2016, Dio menjadikan LifeWell sebagai perusahaan perseroan terbatas (PT), dan mulai mempekerjakan chef sehat. Mereka menawarkan makanan sehat tetapi harga rasional.

Sebagai pengusaha muda mandiri selalu berinovasi terus. Salah satunya LifeWell meluncurkan gerai fisik bernama BerryWell dan FeedWell. Mereka lalu menjual aneka makanan dan minuman sehat di Jakarta. Mereka dengan satu wadah bisnis yang sama, kemudian meluncurkan bisnis tempat foto ngehits.

Inilah pemilik Haluu Intagram pengusaha Dio Santoso. Dengan bisnisnya menawarkan konsep hidup sehat dan gembira. Baik LifeWell atau Haluu World menawarkan bisnis tidak biasa. Ke depan ia juga mengembangkan usaha co- working space, yang berkonsep kolaborasi meyuguhkan makanan dan minuman.

Bisnis co- working space ini akan diberinya nama Collabspace. Targetnya perusahaan yang butuh menerapkan prinsip milenial. Konsep co- working space sudah sangat dikenal untuk meningkatkan produktifitas. "Seluruh unit usaha kami dirancang sebagai penyeimbang hidup di era moden yang sibuk".

Sabtu, 16 Maret 2019

Lumpuh Tetapi Masih Semangat Kerja Kisah Samuel Franklyn

 Profil Pengusaha Samuel Franklyn



Tidak mau terpuruk Samuel Franklyn memilih bekerja. Lumpuh tetapi masih semangat kerja, inilah kisahnya yang mengharukan. Dimana baru saja penulis mendengar ia telah meninggalkan dunia. Kominfo pun datang untuk belajar darinya, inilah inspirasi bagi wirausaha muda bidang IT.

Siapakah Sameul Frankly programer yang pantan untuk menyerah?

Suatu hari karyawan Galileo Indonesia ini tengah berangkat ke kantor. Pria 47 tahun ini tidak akan menyangka akan mengalami masalah. Tahun 2010 silam, dia terjatuh dari motornya karena satu hal, hingga punggungnya menyentuh aspal.

Disaat terjatuh punggungnya cedera tetapi diluar dugaan semua. Dari kecelakaan itu dia mengalami cedera berat di punggung. Syaraf tulang belakangnya bermasalah hingga lumpuh. Menurut dokter tulang belakangnya tak mampu menahan beban tubuhnya.

Samuel yang dirawat selama empat bulan di RS intensif. Programer yang akrab dipanggil Sam ini mengaku. Dia sama sekali tidak merasaka sakit dari punggungnya. Sepulangnya dari Rumah Sakit ia bahkan sempat bekerja kembali.

Contoh Wirausaha Muda


Beberapa hari berselang tubuhnya terasa aneh dari biasanya. Dia merasa lemas hingga tidak mampu berdiri. Ia pun dilarikan ke rumah sakit untuk diperiksa. Sam dibantu temannya untuk dibawa ke Rumah Sakit Royal Taruma, Jakarta Barat, lantas apakah yang diderita Sam? 

Ia pun mendapatkan scan Magnetic Resonance Imaging (MRI). Apa yang diderita Sam sampai dia tidak bisa bangun. Masalah pada sarah tulang belakangnya butuh penelitian lebih lanjut. Sayangnya, pada waktu itu dia tidak jadi, karena Sam memiki berat badan 150 kg hingga tak muat MRI.

Alhasil Dokter hanya mampu memberikan obat pereda rasa sakit. Beberapa obat lain juga diberikan kepadanya. Namun tidak ada perubahan bahkan semakin terasa sakit. Pernah rasa sakitnya tiba- tiba muncul hingga membuatnya berhalusinasi.

Ia membayangkan seorang wanita cantik tengah mendekatinya. Di atas padang rumput yang hijau dia bersama wanita itu. "...indah banget deh. Terus ada perempuan cantik ngulurin tangannya ke saya. Tapi saya belum mau mati jadi saya enggak pegang tangannya," ia menjelaskan.

Bekerja di Galileo terpaksa dipindahkan ke rumahnya. Lumpu tetapi masih semangat kerja hingga akhir. Ia yang lumpuh memutuskan mengundurkan diri selepas 6 bulan. Sam memilih berwirausaha bersama dengan temen- temannya.

Sembari menjalankan wirausaha dia membuat aneka hal. Dari program software hingga desain untuk perusahaan. Tahun 20014, Sam kembali dipercaya Galileo, melamar pekerjaan kembali dan mendapat pekerjaan kontrak selama 6 bulan per- Agustus 2014.

Sam masih semangat bekerja di rumahnya sambil tiduran. Menjalankan wirausaha ia bermodal satu buah laptop dan dudukan khusus. Alat penyangga laptop untuk tiduran yang dibuat oleh teman dekat Sam, Arif Christianto.

Sam adalah seorang programer senior di bidang IT. Hidupnya tidak bergelimang materi hingga ia sulit diobati. Karena tubuhnya yang gemuk membuatnya susah di MRI. Kalau dioperasi juga akan sulit karena tidak ada meja bedah yang menampungnya. Jalan satu- satunya membawa Sam ke luar negeri untuk dioprasi.

Tetapi apa daya Sam bukanlah orang berkecukupan materi. Alhasil dia hanya mampu mencari- cari cara pengobatan alternatif. Sambil tetap tersenyum dia bercerita mengenai seorang sinsei yang jago. Ia bisa mengobati penyakit seperti dirinya tanpa harus dioprasi.

"Ada sinsei saolin yang katanya jago mengobat patah tulang seperti gue. Cuma karena tulang gue keburu nyambung, katanya dia harus dipatahin lagi... katanya harus dipatahin dulu. Gue lagi mikir- mikir," jelasnya sambil tertawa.

Kabar duka terdengar menyebar di postingan Facebook dua tahun lalu. Programer senior yang itu telah dipanggil Tuhan YME.

Selasa, 11 Desember 2018

Startup Game Agate Studio Kebanggan Developer Bandung

Profil Pengusaha Pendiri Agate Studio


developer game agate studio
 
Perjalanan startup game Agete Studio sudah lama. Awal menjajal sukses game pertama developer Bandung, ini pada 2011 silam. Melalui platform game online Facebook melalui Football Saga. Siapa pecipta Footbal Saga, adalah sekumpulan anak muda yang bertekat menjadi pengusaha.

Entreprenurship 2011 diisi oleh para pengusaha muda startup. Kala itu, game masih terbatas, bahkan smartphon belum terkonsep. Nama Zangya pastilah pernah anda dengar sebagai platrom. Mereka menawarkan game Facebook, namun akhirnya harus tutup buku karena gagal berkembang.

Agate Studio didiririkan oleh beberapa orang. Salah satunya Wiradeva Arif menceritakan kepada Duniaku.net, mereka asli Bandung menjalankan semua berdasarkan mimpi. Untuk anak muda yang gemar bermain game tidak hanya di Indonesia.

"Agate merupakan perusahaan pengembang game yang berdiri di atas mimpi kami," ujar pengusaha muda yang dipanggil Devon.

Awal berdirinya tahun 2009, jadi memang sangat lama berjuang, dan sudah banyak jatuh bangun agar beradaptasi. Mereka merupakan sekumpulan anak muda pecinta game. Sudah kumpul sejak 2007 lalu memutuskan membangun kisah startup game Agate Studio.

Developer Bandung Jangan Menyerah

Game pertama bukanlah Football Saga karena jauh. Tahun 2007 mereka membuat game pertamanya bernama Twilight. Tujuan mereka hanya ingin mengikuti lomba game. Acara yang digelar oleh satu majalah game ternama mengajak developer baru.

Sukses Agate memenangkan perlombaan butuh perjuangan. Bayangkan satu kampus mengirim 50 orang dari berbagai jurusan. Salah satunya jurusan desain, dimana Devon dan kawan- kawan lantas menyodorkan game Twilight.

Uniknya mereka bukanya membuat game, malah mereka berlima belas lalu mengirimkan berbentuk dokumen. Sudah pasti mereka kalah lomba tersebut tetapi tetap semangat.

"Saat itu hanya dalam bentuk dokumen, yah pada akhirnya kami kalah, ia melanjutkan.

Mereka tidak menyerah loh teman malah bersemangat. Lomba berikutnya yaitu Micrsoft, lomba yang didirikan dalam rangka platfrom baru. Microsoft mengadakan lomba bertajuk Build to Play pada 2008. Agate Studio hadir membuat game untuk konsol baru mereka XBox 360.

Game bernama PonPoron mereka serahkan mengikut perlombaan. Gamenya disukai pemakain dan timbul rasa lega. Akhirnya mereka mampu menciptakan sesuatu yang disenangi. Banyak peminat belum tentu menggaet kriteria juri dalam perlombaan.

Pada akhirnya mereka kembali gagal memenangkan lomba. Gagal dua kali pengusaha muda itu tidak boleh menyerah. Agate Studio kembali mengikuti lomba pada 2009 silam. Perlombaan yang bertema Imagine Cup, dan mereka tidak hanya membawa satu tetapi tiga game sekaligus.

Mereka adalah game Blank, Wish, dan Farewell Night. Mereka mendapatkan kembali apresiasi besar. Sayangnya, kembali mereka gagal memenangi perlombaan tersebut. Mereka tidak menyerah tetapi apa mau dikata mahasiswa harus bekerja.

Salah satu pendiri Agate diharuskan berhenti bermain- main. Dia diharuskan bekerja di perusahaan oleh orang tua. Daripada bingung kenapa mereka tidak membuat perusahaan. Sepakat 15 orang yang kemudian disebut sebagai pendiri Agate Studio memulai.

Cuma mengantungi untung Rp.50 ribu, hanya cukup untuk membeli pulsa padahal butuh lebih dari itu. Alasan mereka membangun perusahaan memang sederhana. Hanya ingin tetap bermain game, tetapi juga menghasilkan masa depan sebagai perusahaan besar kelak.

"Penghasilan kami hanya USD5 atau Rp.50.000, yang hanya cukup untuk membeli pulsa," ia lagi menambahkan.

Modalnya padahal 100 juta berasal dari tabungan semua pendiri. Uang 90 juta habis hanya untuk sewa kantor dari uang seratus juta. Sisanya dipakai untuk membeli peralatan kantor. Di akhir tahun 2009, mereka harus menghadapi permasalah keuangan, hingga memilih lanjut atau berhenti.

Rapat besar tersebut memutuskan mereka lanjut. Dengan antusiasme yang belum turun dari ke 15 pendiri. Mereka yakin akan bertahan bermodal uang sangat minim. Ketika itu tengah booming model game berbasis platfrom web.

Pengusaha Game Agate Studio

Masih ingat ketika orang login Facebook untuk game. Nah, Agate Studio menakar prospek berbisnis game platform Facebook. Lewat Football Game Saga, mereka mereguk untung sampai Rp.200 juta perbulan. Inilah titik awal Agate bangkit setelah sekian lama dirundung kesusahan karena modal.

Berkat antusiasme dan kecintaan akan dunia game. Mereka mampu bertahan dari aneka kegagalan tersebut. Tahun 2012 menjadi jalan mereka agresif mengembangkan game. Berbisnis game berbasis web memang tengah sangat "booming".

Bukan hanya sukses menjadi jawara platform web. Agate mampu bertahan beradaptasi dengan segala perubahaan. Termasuk perubahan dalam platform mobile masa depan. Game berbasis kasual mereka ciptakan berbasis smartphone Android.

Sebut saja nama game Juragan Terminal, Clicker, dan kesemuanya bersifat adiktif. Mereka juga tidak berbisnis sendirian loh. Lewat kerja sama dengan developer game Tahu Bulat. Mereka makin sukses merajai game khas Indonesia.

Total unduhan kala itu 500 ribuan unduhan. Hal terbaru ialah mereka menciptakan game untuk Pak Jokowi. Pasalnya mereka khawatir dengan isu- isu negatif menerjang. Khususnya bagi sosok Jokowi yang lebih sering disasar.

Game Jokowi mampu menghasilkan 1 juta unduhan. Berlanjut kesuksesan itu, Agate menciptakan game Fantasia kelanjutan dari Football Saga 2. Tidak berhenti di game mobile mereka juga sudah mengembangkan game Nintendo Switch dan Steam, yakni Valthirian Arc.

"Perjalanan kami memang tidak mudah, namun impian kami untuk menjadi pengembang game besar seperti Square Enix dan juga Konami jauh lebih besar dan kuat dibandingkan halangan yang ada dihadapan," kata Devon, memberikan semangat pengusaha muda dan developer.

Agate mendapatkan perhatian dari dunia internasional. Para pecinta game memperhatikan bagaimana mereka membangun. Hasilnya pendanaan startup game Agate Studio membanggakan. Dari 15 orang karyawan menjadi 150 karyawan, bahkan mampu menggaji diatas UMR bahkan berlipat ganda.

Agate memiliki 200 game dan 10 proyek khusus. Dari game yang awalnya berbentuk dokumen, kini, mereka menghasilkan game sesungguhnya. Hasilnya mereka berhasil tidak hanya mendapatkan modal. Tetapi kemenangan menjadi salah satu developer terbaik untuk bangsa Indonesia.

Sabtu, 24 November 2018

Developer Game Arsanesia Startup Lokal Indonesia

Profil Pendiri Game Arsanesia


profil developer arsanesia
 
Awalnya cuma proyek kuliah, developer game Arsanesia ini, asli loh buatan Indonesia bukan asing. Mereka diprakarsai oleh 5 orang mahasiswa ITB yang jadi entrepreneur muda, yakni Ihwan Adam Ardisasmita, Dea Renata Vania, Khairul Annas, M. Hazki Hariowibowo, dan M. Ikhsandana Siregar.

Satu proyek kuliah berkembang pesat menjadi bisnis serius. Berawal obrolan iseng, perusahaan yang hanya sambilan dan tugas kuliah, lantas mendadak menuntut mereka bekerja keras. Mereka telah punya perusahaan sendiri.

Yang tanpa disangka- sangka, cuma modal kemauan keras serta kreatifitis tinggi akhirnya menjadi rejeki. Kini mereka asik ngerjakan Arsanesia yang notabennya cuma "iseng- iseng" saja. Mengusung visi mereka sendiri yaitu, "menjadi perusahaan digital entertainment terbesar di Indonesia.

Para entrepreneur muda, startup lokal yang bertujuan memajukan Indonesia.. "...akan memelihara dan memperkenalkan budaya Indonesia kepada dunia." Arsanesia telah untuk siap bertarung di kejamnya dunia bisnis game online.

Developer Game Arsanesia Kekuatan Startup Lokal


Developer game Arsanesia memulai sebuah perjalanan panjang mewujudkan visinya. Mereka beridiri diantara perusahaan game asing kelas dunia. Entrepreneur muda yang setuju merubah proyek kampus mereka ke jenjang lebih serius. Pada 2 April 2011, mereka melanjut berkumpul kembali untuk membuat sebuah business plan.

Di tanggal itu pula, lahirlah Arsanesia, yang nama Aranesia merupakan nama yang berasal dari dua bahasa berbeda. Arsa bahasa Sansekerta yang berarti "kesenangan", sedangkan nesia sendiri berasal dari bahasa Yunani berarti "pulau". Arsanesia memasukan business plan ke sebuah acara di Bandung.

Bandung Festival Night namanya, yang diadakan oleh East Venture, sebuah perusahaan venture capital asal Singapura. Tim Arsanesia akhirnya berhasil masuk ke 10 besar dan bisa berkesempatan bertemu investor beruang.

Acara itulah Arsanesia memulai start- up sendiri, sebagai bisnis sebenarnya berharap keberuntungan mengikuti. Mereka yang dulunya membuka kantor pertama di kampus. Meski menjadi searea kampus jadwal kuliah mereka berbeda- beda.

Mereka merasa tidak kesulitan mulai membuat berbagai game online. Awal sekali, sepakat memilih kampus dijadikan kantor mereka, karena cukup bagus lebih baik daripada tidak ada. Di Desember, barulah developer game Arsanesia berkantor di pekantoran, tentu hasil patungan di daerah Sukajadi.

Lalu mereka fokus dengan bekerja di kantor untuk sekedar membayar hutang, dan hasilnya?

Lumayan semuanya mulai berjalan membaik. Dalam acara pameran bernama Communicasia 2011, Arsanesia mengeluarkan game terbaiknya di ajang besar Singapura. Mereka mengeluarkan Gamelan Player.

Ini memungkinkan orang mendengar suara merdu asli gamelan serta memainkannya sendiri. Game yang kemudian mendapatkan skor 4 dari skor 1-5, yang berarti game online tersebut telah memenuhi harapan. Gamelan Player menjadi merek terunduhan terbesar, 33 ribu pengunduh di awal peluncuran.

Prospek Developer Game Arsanesia


"Kami ingin menyajikan kembali kekayaan Indonesia melalui media yang menyenangkan," ungkap Adam Ardisasmita CEO Arsanesia juga Vice President of Nokia Indonesia Community Enthusiasts (NICE).

"Di era digital seperti ini, sulit mengajak anak kecil untuk menonton wayang kulit atau teater, karena itulah Arsanesia dibuat untuk menjaga kekayaan budaya Indonesia dari kepunahan melalui game."

Melalui berbagai jalan, seperti Apple App Store, Google Play, Windows Market Place, Nokia OVI Store, diharapkan terjadi persaingan terbuka bagi merek lokal.

Arsanesia mengusung budayabeberapa game unggulan dijual, seperti Gamelan Player, Si Pitung, Temple Rush Prambanan, Wago Warrior, Slapillar, Little Lea dan Flipallago.

Mereka berhasil membuat dunia melihat Indonesia terbukti jumlah pengunduh. Sampai sekarang, perusahaan ini diunduh oleh banyak negara lain. Persentasenya dari India sebesar 26%, Indonesia 15 %, Thailand 10%, Filipina 10%, dan Malaysia 10%.

Sisanya,Vietnam, Pakistan, Italia, Brazil, Mexico, Russia, Finlandia, Arab Saudi, Jerman, Turki, Mesir sebesar 1-2 persen. 

Gamenya memang baru dijangkau di produk Nokia. Namun, khusus Temple Prambanan telah tersedia di Google Play. "Kami juga sedang mengurus ijin memasukan aplikasi kami ke Apple Store," ucap Adam.

Akhirnya Arsanesia dikabarkan mengembangkan game baru berkolaborasi dengan pencipta komik serta perusahaan chip nomor satu di dunia. Mereka berlima anak muda asal ITB, berharap adanya tempat bagi Indonesia seperti Disney Land dengan karakter lokal.

Jumat, 31 Agustus 2018

Bisnis Aplikasi Pemantau Karyawan Pengusaha Wanita Amatra

Profil Pengusaha Veronica Caroline



Bisnis aplikasi sekarang begitu menjanjikan untung. Pengusaha wanita satu ini sukses berkat aplikasi mobile. Wanita bernama Veronica Caroline, sukses berkat menjual aplikasi pemantau karyawan lewat PT. Surya Manggala Informatika.

Repot bukan jika kita memiliki karyawan kurang semangat. Kinerja menurun karena faktor tertentu dan kita susah mengawasinya. Inilah alasan dibalik bisnis aplikasi bernama Amatra. Itu kepanjangan dari nama Art of Mobile Activity and Tracking.

Susah kalau pimpinan perusahaan harus mengecek manual. Kita harus pulang pergi kantor hanya untuk memastikan keadaan baik. Apalagi kalau harus mengecek data manual sampai larut malam. Rutinitas pengontorolan tersebut memakan waktu, dan terkadang tidak efektif karena manual.

Menjadi pengusaha wanita memiliki resiko. Adalah Caroline yang harus rela melepaskan pekerjaan dahulu. Padahal dia menduduki posisi menjanjikan di perusahaan. Jabatan sebagai manajer ditinggal demi membuka perusahaan sendiri, bisnis aplikasi mobile bersama PT. Surya Manggala Informatika.

Perempuan yang akrab dipanggil Linda. Mengatakan bahwa bisnis mobile menjajikan kok. Salah kaprah bahwa bisnis ini susah dijual. Menyasar prospek pagawai lapangan, teknisi, dan staf logistik. Dia menyebutkan pengembangan aplikasi membutuhkan waktu enam bulan.

Pengusaha Aplikasi Lokal


Aplikasi Amatra memudahkan berjalannya manajemen by phone. Para pegawai nanti akan terhubung langsung ke pihak manajer. Laporan tidak usah lagi harus berkejaran manual. Melalui Amatra juga kita bisa mengawasi pergerakan pegawai di lapangan.

Melalui tiga variasi program, ada Amatra M- Sales, M- Logistic dan M- Support. Aplikasi bernama M- Sales memastikan posisi pegawai, dimana keberadaan bagian penjualan sekarang. Bagian dari manajemen akan dapat memantau proses penjualan dan real- time.

Pihak perusahaan bisa membuat pengumuman cepat. Melalui sistem broadcasting memudahkan instruksi perusahaan tersebar. Sifatnya yang lebih privat lebih aman dibanding aplikasi di luaran. Ini juga mengefisiensi waktu absensi, lewat fitur absen online tanpa ribet.

Ketiga produk tersebut dapat digunakan melalui dekstop maupun mobile. Linda menambahkan lebih unggul karena memiliki sistem offline dan online. Amatra bisa digunakan meskipun diarea yang tidak terjangkau sinyal. Untuk informasi lebih lanjut dapat membuka website www.smanggin.com.

Kamis, 23 Agustus 2018

Biografi Achmad Zacky Ayo Menjadi Pengusaha Muda Sekarang

Biografi Pengusaha Achmad Zacky


 
Disebut sebagai salah satu orang kaya baru di Indonesia. Biografi Achmad Zacky, pendiri BukaLapak yang nilai kekayaanya sampai Rp.1,5 triliun. Siapakah pengusaha muda ini dan apakah kunci sukses Achmad Zacky, berikut biografi Achmad Zacky dirujuk dari berbagai sumber.

Pengusaha muda kelahiran Sragen, 24 Agustus 1986, dari dulu tidak disibukan dengan kegiatan khas anak muda. Teknologi merupakan hal menarik bagi Zacky kecil. Ketika masuk bangku sekolah dasar Zacky kecil sudah berminat akan dunia komputer.

Dia mendapatkan hadiah komputer ketika ulang tahun. Buku pemrograman ditelan Zacky walaupun masih kecil. Passion akan dunia komputer meningkat sepanjang umur. Berlanjut sampai masuk SMA Negeri 1 Solo, dia menjadi salah satu perwakilah sekolah bidang ilmu komputer.

Menjadi perwakilan lomba Olimpiade Science Nasional. Berprestasi sejak kecil memenangkan lomba tersebut. Berkat teknologi bisa masuk ke ITB tahun 2004. Berbagai macam perlombaan berlanjut saat dia berkuliah.

Dia pernah menang lomba Indosat Wireless Innovation Contest. Saat itu tahun 2007, dia mulai masuk ke dunia startup, dimana bisnis pertamanya bidang teknologi ialah MobiSurveyor. Dimana adalah aplikasi pertama yang mampu menghitung survei cepat.

Pengusaha Muda Digital


Biografi Achmad Zacky punya banyak usaha dijalankan oleh pengusaha satu ini. Jadi tidak langsung berhasil lewat BukaLapak. Awal dia membuat aplikasi MobiSurveyor. Selanjutnya dia mendirikan Suitmedia, menjalankan bisnis jasa konsultasi website perusahaan dan masih berjalan.

Lingkungan ITB memang membawa dampak tersendiri. Jiwa entrepreneurship Zacky lebih condong berbisnis di bidang IT. Tetapi bukan tidak pernah membuka bisnis lain. Dalam sebuah artikel pernah gagal jualan mie ayam.

Seorang Zacky pernah membuka usaha mie ayam ketika Semester 2. Bisnis dimulai sejak 2006, yang hanya bertahan 6 bulan, bangkrut karena tidak ada pembeli. "Masih baru enggak ngerti bisnis, tapi jadi pembelajaran mahal," tutur pengusaha muda ini.

Kembali masuk ke dunia digital, lantas mencoba menawarkan jasa dibidang layanan. Bagaimana dia memberikan bantuan kepada masyarakat. Suitmedia tidak berhenti dan barkembang sangat pesat. Dalam satu tahun dia menghasilkan lebih banyak dibanding jualan mie ayam.

Tahun- tahun tersebut bisnis online semakin menaik. Seolah tidak mau kehilangan momentum, Zacky mengkonsep bisnis jual- beli online. Idenya karena dia sendiri meminati membeli online. Kenapa kita tidak membuat situs jualan online sendiri.

Awal berdiri bisnis BukaLapak dimulai oleh tiga orang. Proyek tersebut dijalankan selepas lulu ITB dan bekerja untuk perusahaan. Ide BukaLapak juga tidak lepas dari keprihatinan dia. Ketika pulang kampung para pengusaha UMKM berjuang keras.

Bagaimana dia bisa memfasilitasi mereka para tetangga. Bagaimana pendapatan mereka tidak juga berkembang. Muncul ide tentang software berjualan yang mudah. Berkaca dari beberapa usaha yang pernah dijalani. Zacky lantas mengajak beberapa orang kawan karena tidak bisa sendiri.

Dia merasa tidak bisa membangun bisnis ini sendiri. Ketika dia menawarkan konsep awal tentang BukaLapak, banyak mereka tidak tertarik. Pada masa itu berbisnis online masih meragukan. Bisnis BukaLapak bermula dari sofware seharga Rp.90 ribuan, murah bagi pengusaha jalankan nanti.

Biografi Achmad Zacky pernah membuat software hitung cepat. Pernah diajak oleh stasiun televisi untuk menjadi pembicara. Dia "menjual" software tersebut 10x lipat. Pengalaman ini yang membuat dia makin percaya diri berbisnis teknologi.

Pengusaha Harus Gagal


Perjalanan membangun bisnis BukaLapak dimulai. Dari ratusan nama domain, hanya satu nama yang bertahan dan jadilah ini. Pandangan besar Zacky memang sulit terealisasi. Hingga dia bertemu satu orang kawan satu jurusan dan satu SMA, Xinuc, yang lantas menjadi CTO BukaLapak.

Sosoknya tidak aktif bergaul di organisasi. Lebih senang otak- atik komputer di kamar kosan. Dan ternyata dia terobsesi membuat teknologi. Mereka lantas berdikusi tentang proyek BukaLapak ke depan. Dua bulan tanpa berhenti mereka mengarjakan sistem BukaLapak.

Software mereka matangkan berdua dalam satu kamar. Webiste launching pada Januari 2010, dan coba tebak tidak ada yang datang. Situs BukaLapak sepi tanpa pembeli satupun. Ada 1- 2 orang saja, eh ternyata, ketika dicek ternyata komputer mereka sendiri yang berkunjung.

Cara online tidak menghasilkan. Zacky mencoba strategi tradisional yakni offline. Bergrelia mencari pengguna dari lapak- lapak pinggir jalan. Banyak pengusaha tidak tertarik akan softwarenya. Satu tahun usaha dilakukan, hingga terkumpul 10 ribu UMKM dibawah BukaLapak.com

Apakah Buka Lapak pernah bangkrut. Jawabannya kas perusahaan mereka pernah nol. Pertanyaan itu sempat dijawab Xinuc sendiri. Ia sempat berujar bagaimana kalau berhenti. Sudahi saja menjadi pengusaha memasarkan Buka Lapak.

Zacky selalu mengingatkan mimpi besar mereka. Pemikiran bahwa sekarang mereka sudah punya 10 ribu pelapak. Kalau mereka berhenti apa yang akan mereka lakukan. Bagaimana para pengusaha yang mempercayai produk mereka. Sudah dimulai tidak boleh diakhiri begitu saja tanpa berjuang keras.

Tahun 2012 menjadi titik balik perusahaan karena keadaan. Pasalnya tahun tersebut internet semakin digandrungi. Berjuang membesarkan bisnis Buka Lapak. Zacky mendapat kucuran dana dari EMTEK Group. Uang ratusan miliar rupiah dikucurkan untuk oprasional perusahaan.

Zacky masih aktif mengajak orang secara offline. Mengajak langsung UMKM ikut berbisnis online. Penolakan terhadap bisnis Zacky memiliki cerita. Mereka yang biasa jualan di mall, tidak menarima bisnis Zacky. Justru para UMK yang bersemangat memasarkan bisnis melalui Buka Lapak.

Trobosan bisnis Buka Lapak tidak langsung diterima. Wajar karena website seperti Buka Lapak tidak menjanjikan. Orang masih ragu membeli barang online. Ia lantas lebih aktif mengedukasi masyarakat untuk beralih online. Tak kurang 150.000 pengguna aktif memilih berjualan di BukaLapak.

Inilah Biografi Achmad Zacky, pengusaha muda yang mendirikan BukaLapak.com hingga menjadi orang terkaya. Anak muda yang percaya bahwa bermimpi besar penting. Dia mengingat bagaimana teman- temannya tidak percaya akan masa depan Buka Lapak.

Mereka yang sempat bekerja disana. Lambat laun semakin tidak percaya diri dan resign. Sampai ada perusahaan Jepang EMTEK investasi. Jujur pengusah muda berkaca mata ini heran kenapa mereka mau. Padahal dia menganggap bisnis Buka Lapak belum menghasilan apapun.

Dia merasa masih belum sebesar nilai investasi. Sang pengusaha Jepang lantas meneliti sistem kerja perusahaannya. Mereka tidak masalah dan mungkin melihat masa depan. Biografi Achmad Zacky telah mengajarkan, bahwa menjadi pengusaha muda ialah soal melawan diri sendiri, bukan modal.

Dia menjelaskan bahwa orang Indonesia butuh bantuan. Mereka memiliki produk dan layanan bagus. Sayangnya, mereka butuh bantuan dalam penjualan, apalagi mengingat susahnya memasarkan produk ke mall- mall besar. Ia berharap akan ada lebih banyak pengusaha yang membantu mereka.

Selasa, 14 Agustus 2018

Biografi Pengusaha Yoga Startup Pelatihan Online

Profil Pengusaha Pelatih Yoga


aplikasi instruktur yoga online

Biografi Pengusaha kelahiran Jerman, yang berimigrasi hingga ke Amerika Serikat. Waktu itu Alex Klien yang masih berusia 16 tahun. Sebelum menjadi pengusaha, Alex sudah dikenal sebagai musisi, melalukan tur bersama band punk, dimana dia bermain sebagi basis.

Pertengahan 20 -an Alex memutuskan menjadi fisikawan. Tujuan untuk memecahkan masalah energi dunia. Dia melanjutkan karir di Fisika Plasma. Menarik bukan biografi pengusaha ini berputar. Itulah kita tidak boleh meremehkan kemampuan orang lain.

Tahun 1999 Alex menemukan konsep alternatif fusion confinement. Apapaun artinya itu merupakan hal terkeren kita dengar. Calon pengusaha yang terus melakukan aneka percobaan. Memiliki konsep matang merupakan prinsip bekerja Alex.

Hingga, di tahun 2008, ia mengumpulkan uang $3,5M modal dan digunakan untuk membangun satu reaktor fusi. Dia menciptakan teknologi ini di laboratorium diluar Boston, MA. Prinsip dipegang oleh Alex adalah "Pasti Bisa".

Prinsip Alex tersebut patut kita coba. Dari menjadi musisi bekerja menjadi ilmuwan. Bekerja di akademisi maupun laboratorium pemerintah. Meskipun halangan menghadang penemuannya. Tidak sesuai diharapkan. Sudah memiliki etos kerja besar untuk menjadi biografi pengusaha sukses.

Secara pribadi dia membangun dan menguju satu dari tiga fusion. Didanai oleh pihak swasta, Alex mampu menghasilkan kesuksesan membanggakan. Begitu proyek fusi tersebut ditutup maka menjadi puncak kesuksesan lain. Dia telah sukses di pengetahuan apakah yang dilakukan nanti.

Biografi Pengusaha Teknologi Yoga


Ia telah mencapai kesuksesan dari usaha. Sekarang ingin mengerjakan usaha berbeda. Beberapa bulan dia dan istri mengunjungi Chiang Mai, Thailand. Awalnya mereka akan tingga satu minggu berlibur. Begitu banyak hal menarik membuat mereka betah tinggal di Thailand.

Awalnya berniat tinggal sementara malah tidak kembali. Mereka memutuskan menetap di Thailan semenjak itu. Mereka baru menjadi pengusaha beberapa bulan. Mendirikan startup teknologi yang diberi nama YogaTrail tiga bulan kemudian.

Suami istri ini ditemani seorang rekan lagi. Mereka beritga menjadi pendiri startup Yoga, seperti yang dikutip dari Asianentrepreneur.com. Apakah YogaTrail itu, sebuah bisnis startup bagaimana kita bisa belajar Yoga. Menciptakan kemudahan siapapun belajar Yoga dimanapun.

Sebuah situs direktori menemukan pelatih Yoga. Mereka mencatat semua studio Yoga dimanapun. Startup yang akan menunjuk pelatih Yoga dan program latihan. Situs gratis yang tersedia bagi para guru Yoga membuat profil sendiri.

Semenjak dilaunching startup bisnis ini berkembang. Sudah memiliki 50 ribu lebih profil profesional dan 20 ribu profil praktisi Yoga. Mereka sebenarnya menemukan olah raga ini sejak 2008. Ketika mereka berlibur ke India berkeliling dan menemukan Yoga.

Bisnis Yoga memiliki makna berbeda. Setiap orang memiliki pengertian bebeda dari olah raga ini. Dari melihat sebagai atletik contortions seperti sauna. Atau mereka yang memahami Yoga sebagai aktifitas bersilah berjam- jam.

Pengusaha yang mencoba mematahkan konsep kuno. Kamu tidak akan duduk berjam- jam didepan lilin diatas terpal dan mengucap mantra. Maka dari itulah bisnis YogaTrail memudahkan orang untuk menemukan. Orang butuh berjam- jam mencari guru Yoga sebagai olah raga kesehatan.

Ide bisnis startup memudahkan mencari tempat. Situs yang membantu orang menemukan informasi. Termasuk opini para praktisi membantu latihan Yoga. Startup yang membantu orang awam berlatih Yoga. Orang bisa mencari tempat berlatih, teman latihan, guru dan sumber daya lain.

Mereka juga membangun forum diskusi Yoga. Biografi Pengusaha Alex mengaku menemukan ide bisnis sejak lama. Ketika dia menjadi guru fisika di Universitas lokal. Dia sudah mendengar konsep web preneur atau mereka yang berbisnis online.

Maka mereka mengerjakan bisnis startup YogaTrail. Dia bertemu dengan Sven Ernst -pendiri ketiga YogaTrail- dan melanjutkan pekerjaan. Sosok Sven menjadi pihak ketiga sekaligus investor. Dia sendiri adalah Direktur cabang Asia Buzzwoo!, agensi pengembangan dari Jerman.

Mereka sedang mencari- cari bisnis startup lokal. Sven mencari klien untuk pengembangan. Lalu dia menemukan YogaTrail. Dimana Alex melalukan presentasi pendanaan startup dari Sven.

Ketika mengajar fisika di sebuah universitas lokal, dan ia menemukan tentang "web entrepreneur". Hingga berdirilah YogaTrail berkat Buzzwoo!. Sven memang fokus menangani startup baru. Mereka menangani konten, PR, pemasaran, layanan, desain, dan pengembangan modal.

Bisnis Startup Yoga Inspirasi


Bisnis semacam ini paling susah mencari dan mengatur orang. Pernah mendapatkan developer yang tidak kompeten. Pegawai yang tidak mampu mengikuti perkembangan proyek YogaTrail. Beberapa lama kemudian dia memilih resign. Kesulitan juga harus dihadapi seorang Alex sebagai pemula.

Pegawai developer itu meninggalkan Alex begitu saja. Menyisakah program ditengah kode. Labih sulit menemukan seseorang yang mampu melanjutkan koding. Alex akhirnya mengangkat pegawai dari awal. Dia mengerjakan ulang kode YogaTrail dari awal.

Ia sebenarnya mencari orang yang bisa melanjutkan. Untung sistem YogaTrail mampu diselesaikan tepat waktu. Teknologi mereka diterima baik orang- orang di luaran sana.

Ini sangatlah melegakan bagi Alex. Komunitas Yoga merupakan kelompok unik. Yang mana bereka beragam latar belakang. Tujuan mereka juga berbeda tentang Yoga. Ada mereka para esoteris yang mencari pencerahan spiritual Ashram.

Adapula mereka para eksekutif muda, para pegawai yang melakukan Yoga ketika stress dan sambil istirahat makan siang. Alex membuat merek YogaTrail netral. Menarik semua hal tentang spektrum Yogi. Jadilah tempat dimana semua kebutuhan kita soal Yoga lengkap.

Sebelum memulai YogaTrail, mereka melakukan marketing di Facebook, sosial media lain dan blog khusus. Sehari bisnis startup diluncurkan sudah menarik 30.000 pengguna. Mereka juga menarik pengguna lain melalui aneka sosial media.

Menjadi pengusaha harus siap persaingan ketat. Terkadang persaingan kotor memabayangi. Dimana mereka menyalin apa yang YogaTrail bangun. Contohnya, biografi pengusaha YogaTrail membangun aplikasi galeri di Facebook, enam minggu kemudian ada tiga aplikasi sama tapi berbeda.

Mereka sama- sama membagikan gambar ribuan ke halaman Facebook. Versi mereka, dari desain dan fungsional sama bahkan namanya sama.

"Sekitar 6 minggu setelah kami meluncurkan itu, ada tiga versi lain dari hal yang sama, dengan tepat desain dan fungsi yang sama ... satu orang bahkan menggunakan nama yang sama untuk app nya! Pada terbalik, saya kira ini berarti kita melakukan somethings benar ...," terang Alex.

Bisnis Yoga sendiri menghasilkan pasar $20B. Jujur banyak diluar sana para oportunis. Mereka yang bergaya profesional dan seolah organisasi non- komersial. Sayangnya mereka berbicara tentang keuntungan. Ini kita membicarakan bisnis besar bukanlah sekedar bekerja sosial.

Bahkan beberapa mencoba menguasai pasar dominan. Mereka mencoba mengeruk untung tetapi itu tetap kurang. Pasar bisnis Yoga sendiri masih mencakup 5% saja. Pokoknya dalam berbisnis harus jelas. Tentukan tujuan, apakah kamu akan mencari untung atau murni pengusaha sosial.

Sabtu, 14 Juli 2018

Bisnis Software Cek Grammar Akurat 1Checker

 Profil Pengusaha Zhang Yichi



Dikembangkan oleh dua lulusan Cambridge, siswa PhD -nya, 1Checker ditunjuk sebagai salah satu platform terbaik mengkoreksi kalimat. Menjadi alternatif bahkan untuk keampuhan Microsoft Spell Checker ataupun Grammaly untuk bukan native bahasa Inggris.

Startup bernama 1Checker, dan saudaranya 1Course, merupakan platform belajar bahasa asing. Yang utamanya mengkoreksi bahasa Inggris. Alat pengkoreksi bahasa Inggris ini. Dikenal sangat baik buat bahasa kedua dan membuat saran perbaikan akan grammer yang mana sangat memalukan.

Kedua software dikembangkan oleh Greedy Intelligence, startup berbasis London, mendapatkan satu pendanaan Seri A, dari Cambridge Enterprise. Merupakan channel pendanaan pihak dari Universitas mereka. Sosok dibaliknya bernama Yichi Zhang, yang sudah mengerjakan 1Checker sejak 2007.

Ketika belajar PhD untuk software engineering di Cambridge. Zhang menemukan orang China, yang tidak biasa menggunakan bahasa Inggris, menemukan kesukaran mencari software untuk mengecek tulisan mereka. Padahal mereka harus memasukan surat tetapi menemui banyak error spelling dan grammar.

Inilah yang mendasarkan Zhang. Kesulitan seperti, ambil contoh, menulis "red big bag" tetapi malah menulis "red bag big", terlihat sepele tetapi sangat menganggu. Kebutuhan proofreading software inilah membuat 1Checker fokus Zhang.

Pengusaha Editing Software


Kebingungan akan kata sifat atau adjectives. Terutama komplek jika menyangkut dua atau lebih kata dalam satu kesatuan. Kebanyakan kesalahan tidak ada pada pengguna bahasa Inggris. Zhang juga memberikan koreksi untuk sesuatu detail seperti "affect" atau "effect".

Zhang mengembangkan bersama CTO Greedy Intelligence, Lin Sun, bersama dengan beberapa orang China lain lulusan Cambridge. Mereka mencoba banyak alogritma yang meledak pada 2009 silam. Yang menjadi seimbang antara mengkover dan mengkonversi kalimat.

"Kami menjaga akurasi hingga titik tertentu sambil mengembangkan bahwa software ini akan bisa memahami error khusus non- native speaker," unggahnya.

Menggunakan sistem Artificial Intelligence, alogritma mereka tidak cuma sadar akan grammar rules, tetapi juga paham secara semantik dan kontektual dari keseluruhan kertas. Sistem dikembangkan bisa mengetahui kesalahan kontektual.

Di tahun 2010, pihak Greedy, memenangkan 5000 pound untuk Cambridge University Entrepreneurs dan akhirnya mendapatkan pendanaan dari Cambridge Enterprise. Uang tersebut digunakan untuk mengembangkan free product untuk 1Checker.

Sebelumnya, beberapa tahun yang lalu, Zhang mengembangkan produk berbayar 1Course. Mereka menawarkan latihan TOEFL, GRE, GMAT, dan standarisasi lain untuk bahasa Inggris aktif. 1Course lebih mengutamakan perbaikan untuk non- native English. Lebih ke mendukung thesis, meterial, dan konklusi.

Keunggulan 1Checker ada pada grammar, pemahaman akan keselahan umum non- native, hingga memiliki perpustakaan besar akan kosa kata dan struktur kalimat. 1Checker menawarkan konsep gratis. Yang mana alogirtma AI akan belajar dan semakin memperbaiki kekurangan dari 1Checker sendiri.

Menggunakan sistem kata mana yang lebih banyak dipilih. 1Checker sangat menjaga privasi. Jadi hanya belajar dari kebiasaan bukan menganalisa keseluruhan kertas. Mengikat pilihan kata bukan di kalimat kita. Tidak mempelajari subject atau tugas kita tetapi memberikan pilihan pembenaran saja.

"...kami tidak tertarik (akan data pribadi pengguna)," ujar Zhang.

Talenta muda China, Zhang Yichi, memang seorang komputer geek, tiba di Inggris untuk berkuliah di Cambridge University. Dia lulusan kampus elit Tongji University memilih jurusan ilmu komputer. Dia juga lulusan York University. Minatnya pada teori dan logika komputer hingga ke tanah Inggris.

Ia berharap akan bekerja sebagai peneliti. Hingga dia bertemu Sun Lin, yang mengajaknya ikut satu kompetisi Cambridge. Ide bisnis mereka bagaimana membuat English checker lebih baik dari milik Microsoft.

Pengusaha Developer Muda


Greedy sendiri merupakan perusahaan stabil. Dengan staf 26 orang, mereka menjadi suplier untuk software bahasa Inggris untuk pendidikan China. Umurnya 29 tahun, Zhang sukses bukan karena dia sendiri, tetapi kemampuannya membaca kebutuhan masyarakat China akan kursus bahasa Inggris.

Sosok Robin Li yang memberikan semangat generasi baru China. Mengatakan bahwa mereka pasti bisa membawa teknologi China ke arah baru. "Sepuluh tahun lalu hanya orang asing yang sukses," ia mengatakan. Sekarang orang China bisa setara untuk teknologi dan ekonomi pada umumnya.

Ketika pemerintah China merasakan gairah anak muda ini. Zhang tidak betah berlama- lama ada di Inggris. Dia membawa serta bisnisnya Greedy ke Hangzou. Dimana sekarang perusahaannya bisa dikelilingi setara perusahaan besar seperti Alibaba, Huawei, dan Natease.

Ide bisnis dari 1Checker karena Zhang sendiri frustasi akan Microsoft Word. Yang mana dianggapnya menghasilkan terlalu akademis. Dengan 1Checker pilihan kata lebih banyak termasuk arti tentang kata tersebut. "Kenapa tidak mengembangkan mesin koreksi kita sendiri," ucapnya bersama Lin.

Kebanyakan pengguna berasal dari China, tetapi tidak sedikit dari Malaysia dan Singapura. Dimana fokus mereka orang- orang yang sangat butuh bahasa Inggris. Mereka yang kesukaran karena bahasa Inggris menjadi bahasa kedua. Alogritma dikembangkan Greedy sangat cepat beradaptasi akan kebutuhan.

Jadi bisa dibilang sangat bersaing dengan produk sejenis. Fokus mereka, orang luar negeri juga, yang ingin tulisan mereka dipublish secara internasional. Adanya sistem "phrase level inrichment" untuk meningkatkan pengecekan tingkat frase. Membantu pengguna memilih frase pilihan dibanding satu kata.

Sistem tidak menghakimi pengguna. Memberika pilihan logis memiliki landasan grammar jelas. Dia menjelaskan persaing utama mereka adalah Microsoft Word spelling. Kemudian platform online yang memberikan sistem anti- plagiat. Sistem 1Checker yang memberikan alternatif dirasa lebih cocok buat kita.

"1Checker punya lebih, lebih dari jangkauan luas, khususnya kesalahan umum yang dilakukan oleh non- native speaker," unggahnya.

Mereka memiliki sistem data bernama corpora. Datang tersebut merupakan data server, yang berisi kesalahan yang dilakukan oleh non- native speaker. "Tim kerja kami paham betul rasa sakitnya jadi pengguna non- native speaker," papar Zhang.

Enrichment tool -nya akan belajar tentang kalimat kamu. Setiap kata sering dipakai akan mendapat saran dari mesin. Tujuannya memberikan kata alternatif dan memperkaya bahasa Inggris kamu.  Ia juga menambahkan mesin akan memberikan saran kontekstual bukan tekstual.

"Apa yang dibutuhkan non- native speaker adalah detail kalimat. Jika saya menulis sebuah surat di email, saya mungkin tidak punya banyak waktu untuk proofreading atau menulis ulang. Yang saya butuhkan adalah menulis 5 sampai 10 menit membuat tulisan saya terlihat seprofesional mungkin."

Senin, 25 Juni 2018

Siapa Pembuat Aplikasi Tik Tok Biografi Zhang Yiming

Biografi Pengusaha Zhang Yiming


bos pembuat tik tok

Aplikasi Tik Tok goblok, sebelum kamu mencari di Google, mungkin kamu tertarik mendengar cerita awal mula lahirnya Tik Tok. Siapa pembuat aplikasi Tik Tok yang begitu fenomenal. Ternyata app ini berasal dari China dibuat oleh perusahaan bernama Zhang Yiming, pendiri Toutio.

App Tik Tok intinya membuat video pendek: Pertama kamu memilih lagu di Tik Tok sebagai musik latarnya. Ketika aplikasi ini mulai merekam, maka pengguna bisa lakukan apapun selama enam detik. Musik Tik Tok app meliputi hip hop, elektronik, bahkan lagu pop melow.

Aplikasi dengan pertumbuhan tercepat di Asia. Aplikasi yang bernama asli Douyin menghasilkan 150 juta pengguna aktif. Didukung oleh selebriti yang menggunakan di masing- masing negara. Aplikasi Tik Tok semakin viral dan tidak terbendung.

Siapa pembuat Tik Tok


Perusahaan bernama Toutiao memiliki teknologi startup unik. Poduknya membangun interaksi, lalu menganalisa data, membuat sebuah algortima analisis berupa feed list untuk konten pengguna lagi. Jika dijabarkan lebih gampang mereka menganalisa prilaku kita untuk menciptakan konten kembali.

Daya pikat interaktif inilah yang membuat Toutiao menjadi startup berkembang. Diluncurkan pada Agustus 2012, merupakan subsider dari perusahaan Bejing ByteDance Technology Co. Ltd, dimana salah satu aplikasi interaktif menarik.

Konten Toutiao bersumber dari internet untuk pengguna. Kemudian mendestribusi kembali hingga bisa menghasilkan lebih dari 20.000 outlet media. Dimana awalnya hanya konten di luar sana, hingga cuma ada 10% konten sendiri, yang menjadi 80% konten milik pengguna.

Pengguna membuat konten mereka sendiri. Alogritma startup ini menganalisa konten pilihan dari pengguna. Kemudian merekomendasikan konten, yang mana mungkin pengguna tertarik dan belum pernah mengetahui sebelumnya.

Sistem yang disebut mereka Natural Language Processing and Computing Vision, aplikasi Toutio mengekstrak data dan kata kunci pada setiap konten. Ketika membuka Toutio awal maka akan ada langsung konten rekomendasi. Startup ini lantas membuat interaksi dengan penggun hingga menjadi konten kreator.

Dari Toutio, maka lahirlah Tik Tok, di dalam sebuah wawancara bersama Technode; sang pendiri perusahaan menyebut produknya gaya hidup. Perusahaan menghasilkan konten interaktif dimana menambahkan visualisasi hadiah menarik.

Sosok awal Zhang Yiming belum jelas. Yang menjadi kejelasan adalah sosok ambisiusnya. Dikenal sebagai serial entrepreneur. Pengusaha satu ini sudah melewati masanya membangun bisnis. Startup kemudian menjadi pilihan hingga terbukti berhasil.

Pengusaha yang lapar akan menjadi bisnis global dunia. Harapannya menjadi bagian trio China yaitu Baidu, Alibaba, dan Tencent. "Filosofi kami adalah membayar puncak hingga menjadi yang terbaik," ia menjelaskan. Mereka sedang mencari talenta bukan sekedar mencetak penghasilan uang.

Terang- terangan Zhang beradu dengan perusahaan sekelas Baidu. Tujuan mencari talenta termasuk mencari pegawai terbaik. Mereka menawarkan bonus untuk pengembangan aplikasi sendiri. Menarik karena startup ini tidak memiliki ikatan apapun dengan tiga perusahaan itu.

Sangat riskan pengamat mengamati daya bisnis Zhang. Namun, lewat Tik Tok, membuktikan bahwa dia mampu menghasilkan bisnis global. Zhang tidak gentar. Pengusaha startup ini sudah makan garam bisnis diumurnya yang ke 35 tahun. Puluhan app diciptakan untuk ambisi utamanya menjadi puncak.

Peneliti startup dunia menyebut mereka dalam ilusi tanpa resiko. Jadi Zhang masih bisa terus maju berkembang dengan teknologi bawaan mereka. ByteDance berdiri di atas sebuah museum angkasa yang ada di Beijing China, dengan atap yang bisa dilepas.

Zhang termasuk sosok sederhana dan nyentrik. Layaknya miliarder dunia lain, Zhang lebih senang memakai kaca mata, kaos biru, meski bahasa Inggris -nya tidak sempurna. Tetapi dia percaya diri untuk menjelaskan tujuan dan strategi bisnisnya ke depan.

Dia sebenarnya sudah menyadari teknologi sejak muda. Masa kuliah Zhang sudah berani mencoba- coba memperbaiki pc, dan targetnya adalah gadis- gadis untuk diperbaiki komputernya. Dari sanalah dia menemukan jodoh yang merupakan klien wanita pertamanya.

Selepas sekolah, dia membantu berdirinya 4 perusahaan, 99fang.com sebuah perusahaan real- estate berbasi klon Twitter. Diantara itu dia kemudian bekerja untuk perusahaan besar Microsoft. Sayangnya dia tumbuh bosan dan akhirnya meninggalkan perusahaan.

Awal berdiri perusahaan


Dia mendapatkan ide tentang aplikasi Toutio dari perubahan pergerakan kereta komuter China. Dia dulu melihat bagaimana penjual koran berjualan. Hanya dalam beberapa bulan menghilang. Zhang sadar bahwa orang sedang membaca handphone mereka.

Zhang mulai menyadari bahwa pertumbuhan mobile tidak terbendung. Ketika jaringan internet juga tumbuh. Di sana lahir juga Artificial Intelegent, dimana dia belajar bahwa mesin komputer juga bisa belajar dan tumbuh memiliki intelegent.

"Saya makin penasaran, adakah hal umum, cara universal untuk memanfaatkan semua hal layanan," ia menambahkan. "Jadi saya meninggalkan perusahaan saya temukan dulu dan memulai perusahaan baru lagi."

Zhang menemukan Toutio, memperkenalkan pada Agustus 2012, dimana sangat disambut baik. App ini memberikan list cerita dalam beberapa tab. Kamu bisa membuat tab khusus menyangkut kriteria kusus berdasarkan kategori. Berbeda dengan situs agregator lain adanya mesin belajar membuatnya lebih pintar.

Dalam waktu 10 menit berita baru akan selalu fresh. Dimana membuat pembaca tidak jenuh karena berita tidak baru. Toutio menarik iklan layaknya Google dan Facebook. Mesin buatan Zhang akan mengambil cerita tidak cuma situs besar, tetapi ribuan baik surat kabar, blog, atau forum.

Uniknya mereka akan menyimpan cerita dalam server. Toutio tidak memberikan link sumber. Inilah kenapa perusahaan beberapa kali mendapat tuntutan hukum. Zhang mendapatkan komplain kuat dari mereka yang mempertanyakan model bisnisnya. Apalagi sebagai startup baru butuh pendanaan yang cukup besar.

Akhirnya dia menegosiasi dengan membagi pendapatan kepada pemilik konten. Lalu dia mulai cari- cari talenta untuk membuat app kemudian perusahaan Zhang akan membayar. Cerita sukses Toutiao sendiri banyak memberi inspirasi bagi pemuda desa mengenai kehidupan entrepreneurship.

Hal buruk mungkin terjadi apalagi dia menghadapi koran dukungan pemerintah. Dalam tiga kolom, mereka "menyerang" media milik Zhang. Ia sendiri mencoba menegosiasi. Model bisnisnya memang riskan karena memanfaatkan AI untuk membuat konten dari seluruh penjuru internet.

"Kami percaya kepada teknologi," Zhang menjelaskan, itulah kenapa perusahaan media ini tidak ada editor ataupun tenaga penulisan lain.

Penghematan biaya didukung teknologi analisis handal. Model bisnis Zhang ternyata berkembang. Ia menghasilkan penghasilan yang meroket. Namun dia melihat pertumbuhan kecil di pengguna. Inilah cikal bakal aplikasi semacam Tik Tok. Ingat pengguna tidak tumbuh begitu pula pertumbuhan iklan komersil.

Dia melihat awalnya pengiklan agresif. Namun semakin ke depan pandangan semakin kurang jelas. Maka inovasi dihadirkan dengan mengangkat 200 orang teknisi AI. Cara agresif ini digunakan untuk menciptakan aplikasi lebih atraktif.

Zhang menyadari bahwa orang ingin menunjukan kehidupannya. Lewat Toutio yang juga memiliki bagian video, memberikan kesempatan orang mendapatkan follower dan disukai. Kesempatan jadi dri kamu sendiri serta memberikan manfaat kepada orang banyak; inilah cikal bakal Tik Tok itu sendiri.

Zhang adalah seorang pengusaha, banyak bisnis perusahaan dia kembangkan dan berhasil. Bukanlah seorang teknisi handal atau ahli komputer. Dia mepekerjakan banyak orang hebat. Yang membuat dia spesial adalah kemampuan melihat produk, mengembangkan, dan membuat pasarnya hingga sukses besar.

Kamis, 07 Juni 2018

Solusi Hardware LittleBit Teknologi Pengusaha Muda

Profil Pengusaha Ayah Bdeir


perpustakaan hardware littlebit

Ayah Bdeir adalah seorang seniman interaktif, entrepreneur wanita, inventor, dan menjadi pembicara dalam berbagai kesempatan. Pendiri LittleBits, perusahaan startup pemilik perpustakaan hardware, mencoba membuktikan bahawa hardware bisa dijadikan opensource layaknya software.

Mencoba menjadi ikonik, "Meletakan kekuatan elektronik ke tangan siapa saja, mempermudah setiap teknologi komplek, dimana setiap orang bisa membangun, prototipe, dan mengivent kan itu." 

Sosok Ayah kelahiran Kanada, tumbuh di Beirut, Bdeir yang mana ayahnya Saadi Bdeir, seorang entrepreneur juga, dan ibunya Randa Bdeir, adalah seorang Banker. Seorang anak yang dibesarkan dengan konsep ikutin passion mu. Dia dan kakaknya menyukai desain, matematika, dan akhirnya jadi entrepreneur.

Dia tertarik dalam bidang fisik. Memilik keahlian ilmu komputer lewat hadiah Commodore64. Ayah dan ibu Ayah sangat suportif tanpa membedakan jenis kelamin. Mereka menganggap wanita juga bisa menjadi seorang ilmuan.

Jadilah seorang enginer atau ilmuwan sebagai karir. Bahkan ibu Ayah, juga melanjutkan kuliah di tempat kedua anaknya mendapatkan ijasah. Jadi Ayah mendapatkan Master bidang Science dari MIT Media Lab dan Computer Engineering American University of Beirut.

Mendirikan perusahaan


Ayah mendirikan LittleBits pada 2008 lewat pryek kecil- kecilan. Bersama beberapa orang artis dan desainer asal New York. Dia meluncurkan LittleBit pada September 2011 resminya. Dengan adanya LttleBit mudah bagi orang awam untuk membuat remot kontrol untuk pemanas kopi.dll.

Ayah dianggap sebagai pelopor opensource program untuk hardware. Dimana dia berharap semua orang akan punya akses untuk mengembangkan hardware. Ayah dikenal sebagai pembicara di TED, SXSW, dan CreativeMornings, mengangkat isu persamaan gender dalam hal entrepreneurship.

Baru- baru ini, LittleBits, berkolaborasi dengan LucasFilm dan Disney, meluncurkan Droid Inventor Kit. Mencoba menjalankan gerakan Android dikembangkan untuk semua. Jadi bagaimana kehidupan Ayah Bdeir sebagai entrepreneur, inilah sekelumit hasil wawancara oleh Entrepreneur.com ini:

Ayah Bdier terlahir dari keluarga yang intelektual. Begitu pagi tiba maka pesan WhatsApp akan siap menunggu. Ketika memulai hari bersama ibu dan kakak perempuanya di London, mereka akan mulai dengan membaca buku dan beberapa diskusi pendek bila diperlukan.

Kemudian beberapa menit membuka Twitter dan Instagram. Ayah tidak ke sana sebagai sarana narsis tetapi berkarya. Ia akan mengecek hastag tentang LittleBit, melihat perkembangan pergerakannya di penjuru dunia. "Saya suka mendengar cerita dari berbagai belahan dunia."

Sebagai entrepreneur wanita yang juga bersuami entrepreneur, mereka bangun lebih siang karena pada malam harinya akan ada diskusi sebelum tidur. Mereka akan menghabiskan jam ber- jam untuk membahas sesuatu yang tidak bekerja di bisnis mereka.

Sebagai entrepreneur, ia mengingatkan galilah ide- ide lama, kemudian membawa semua ide lama dalam satu kesatuan sekarang. Untuk menjadi lebih fokus cobalah tarus semuanya dalam urutan. Hal mana yang kamu kerjakan dulu. Mulai dari nomor satu dan bergerak ke nomor- nomor berikutnya.

Latihan ini akan membantu kamu tetap fokus sebagai entrepreneur. Hati- hati karena jika tidak punya catatan kamu akan berakhir "oh nomor satu selesai... yang lainnya tidak penting." Cobalah melihat kembali ke catatan agar segera berpindah ke apa yang akan kamu kerjakan selanjutnya.

Ayah juga pernah merasakan sebagai pegawai. Bagaimana mengatasi bos kamu yang bermasalah. Ia menjelaskan harus mencinta pekerjaan mu. Karena jika tidak maka kamu akan merasa bosan, lalu pergi ke dapur, mengambil sesuatu hingga mengingat bos mu berkata "Kamu belum melakukan sesuatu."

Bukan tentang sangat mencinta pekerjaan mu. Tetapi tentang hasrat yang mendorong kamu tetap bekerja. Ibunya seorang wanita karir. Ia sangat terinspirasi akan dia. Ayah melihat betul bagaimana ibunya beradaptasi, belajar banyak hal dengan orang lain, lalu menggunakan itu untuk diaplikasikan ke pekerjaan.

Sebagai entrepreneur, LittelBit bukanlah yang pertama, ia mengingat semua dimulai ketika dia sekolah menengah atas. Dia bersama beberapa teman memulai workshop anak. Dimana jika yang lain sekedar membuat acara karnival, mereka membuat berbagai kerajinan dan seni untuk dipamerkan.

Dari sana, orang akan datang berkunjung, melihat atau membeli sesuatu untuk dibawa pulang. Awal dia menggaet 300 orang hingga 1000 orang tahun berikutnya. Sayang, apa yang dia kerjakan itu, menurut Ayah bukanlah karir yang menjanjikan.

Apakah entrepreneur memiliki hidup seimbang?

Jawabannya, dia belum, dan akan memberi tau kita jika sudah di sana. Berbeda dengan entrepreneur lain yang punya ingatan bagus. Ia memilih untuk mencatat apa saja kegiatannya dan apa yang dia pikirkan. Sebuah saran untuk mencari investor adalah adanya visi merupakan hal terpenting dahulu.

Minggu, 10 September 2017

Biografi Bisnis Rambut Ekstensi Miliaran Berkat Online

Profil Pengusaha Diishan Imira


pengusaha rambut palsu
 
Namanya Diishan Imira, dia adalah pendiri dibalik startup Mayvenn, yang merupakan ide sederhana tetapi cukup menarik investasi besar. Selena Williams, sang Ratu Tenis, salah satu tercatat menanamkan uangnya di bisnis yang dijalankan Imira.

Bisnis apa sih kenapa disebut sebagai bisnis kuda hitam. Imira sendiri adalah seorang penata rambut, salah satu pemilik salon kulit hitam, spesialisasinya tentang weaveologist, atau orang yang ahli dalam hal bagaimana memperbaiki gelombang rambut kamu atau semacamnya.

Dalam sebuah pasar yang tidak terbaca, seperti bisnis rambut. Penetrasi pasar menjadi begitu abu- abu. Butuh sebuah inovasi yang besar untuk memasuki ke dalamnya. Dengan kemampuan menggunting hingga bagaimana mendistribusikannya ke dalam bisnis jutaan dollar.

Dia merupakan salah satu pendiri Mayvenn. Sebuah perusahaan yang fokus kepada produk rambut ekstensi atau rambut tambahan. Berdiri di Oakland, California, perusahaan tersebut dikonsep sebagai tempat untuk para klien membeli rambut sambungan. 

Harga per- bundle antara 20%- 25% komisi untuk stylis di website mereka.

Dia berpikir awalnya bagaimana membantu saudara perempuannya. Dia ingin menjual rambu sambungan melalui internet. "Saudara perempuan saya sekarang adalah seorang stylist di LA, dan dia mau masuk ke bisnis menjual rambut sambungan untuk dipakai setiap hari," lanjut dia.

Hanya lima persen saja pemilik salon atau stylist di Amerika yang menjual rambut sambungan. Khususnya untuk mereka wanita kulit hitam. Bahkan produk dijual di Mayvenn, bahan baku utamanya merupakan rambut dari Asia, yang memiliki tiga tekstur utama.

Kurangnya modal usaha ataupun tempat penyimpanan merupakan masalah klasik. Panggilan dari sang saudara perempuan itulah yang memanggilnya. "Itu tahun 2012 silam, saya baru saja menyelesaikan MBA dan sudah bekerja di Afrika Barat untuk internship Ernst&Young."

"Saya tau saya mau memulai sebuah perusahaan online, tetapi saya tidak tau saya mau melakukan apa," ia menjelaskan

Seorang traveler sejati yang juga sibuk mengimpor barang -seperti sepatu sneaker, furnitur, dan barang seni- semuanya dari berbagai penjuru dunia. Dia kemudian memutuskan membantu sang adik. Dia mulai mencari banyak suplier, membawa barang tersebut sampai ke Oakland.

Caranya dia akan mendatangi salon- salon. Imira akan mulai bertanya tentang rambut dan kerja sama bisnis. "Bisakah anda dapat lebih banyak (untuk saya)?" ujarnya. Dia mulai menjual juga rambut sambungan itu dengan berbekal mobil. Mulailah dia melihat gambaran besar distribusi bisnis rambut sambungan itu.

Dengan latar belakang pendidikan manajemen suply. Juga pengalaman investasi luar negeri pula. Makalah Sang MBA dari Georgia State University, tau bahwa dia bisa menjadikan stylist sebagai jalan bagianya ke dunia entrepreneurship, lewat rambut sambungan.

Mayvenn membantu para stylist, memberikan mereka akses gratis, tempat berjualan, dan suport 24 jam untuk berbisnis. Barang dari Mayvenn garansi 30 hari datang atau uang kembali. Pembeli bisa memakai, mencuci, mewarnai, memotong, dan jika mereka tidak suka bisa dikembalikan.

Para stylist ditugaskan bagaimana memberi layananan. Sementara rambut sambungan nanti dari perusahaan Imira. "Kami akan memberikan komisi 25% penjualan ke alamat bank anda," jelasnya. Setiap penjualan senilai $600, para stylist akan mendapatkan $100 kredit rambut untuk membeli rambut.

Rabu, 24 Mei 2017

SItus Tiket.com Kapan Berdirinya dan Oleh Siapa

Profil Pengusaha Dimas Surya Yaputra 



Terkadang kita cukup butuh obrolah ringan menjadi bisnis. Ini adalah kisah empat sekawan, terutama kisah seorang anak muda bernama Dimas Surya Yaputra, atau Dimas Putra yang tergila- gila internet. Bagianya disinilah dia menemukan jati diri hingga berbisnis sendiri.

Tahun 2009 dia menemukan Swinde.com, situs barang lelang yang dibandro dibawah harga sebenarnya di masyarakat. Cuma enam bulan dia mampu menghasilkan pendapatan $1 juta, dan mampu menggaet kurang lebih 80.000 orang pengguna.

Pemuda lulusan Universitas Pelita Harapan, tahun 2007- 2010, jurusan ekonomi yang kemudian lanjut kuliah di Beijing Language and Culture University. Dia mengajak Wesna Agustiawan dan Jeffry Anthony mengerjakan bisnis PhaseDev. Menggaet 30 pengembang perangkat lunak dalam tiga divisi bisnis mereka.

Yakni mengerjakan aplikasi mobile, kemudian pengembangan aplikasi desktop, dan membangun situs web buat kamu. Dimas diangkat jadi CFO yang mengurusin keuangan perusahaan. Mereka memiliki 40 orang karyawan yang merupakan anak- anak muda. Meskipun sudah banyak penghargaan Dimas masih merasa kurang.

"Kami masih jauh dari sukses," ujarnya. Bungsu dari empat bersaudara ini merasa performa produksi nanti harus ditingkatkan. Anak muda penghobi golf dan komputer ini, ingin lebih banyak konten karya mereka PhaseDev lebih menarik masyarakat pengguna.

Bisnis tiket


Dia memiliki ide berbisnis tiket. Bayangkan susahnya kala itu, bagaimana orang harus bercalo ketika mau pergi naik pesawat. Tahun itu tahun 2010, dimana kalau mau pergi dari Medan ke Tegal rasanya super sulit, dan berbanding terbalik kisah sukses startup Tiongkok berbasis Online Travel Agent (OTA).

Meskipun begitu OTA itu beda dengan tiket.com. Bisnis Dimas ini, bersama tiga orang temannya, yakni Wenas Agusetiawan, Gaery Undarsa dan Natali Ardiant, mereka juga didukung seorang investor lokal. Berawal dari obrolan karena malasnya mengantri membeli tiket malah menjadi bisnis.

Dimas berkata inilah peluang besar di internet Indonesia saat itu. Berdiri pada Agustus 2011 dan baru bisa beroperasi Desember 2010. Tidak cuma menjual tiket tetapi mereka memberi informasi rute. Tidak cuma bebas calo tetapi lebih gampang mencari ketersediaan di tempat.

Memang usianya belia, tetapi Dimas tidak ragu membangun mimpi bisnis digital nya. Dalam setahun sejak mereka launching. Mereka berhasil menggaet 100 ribu pengguna. Banyak tiket dijual tidak cuma tiket pesawat, ada tiket bioskop, konser.dll.

Tiket.com menjadi salah satu rekanan bisnis PT. Kereta Api Indonesia. Semuanya memang berawal dari kereta api dahulu dan berhasil. Kebetulan pemerintah tengah membenahi penjualan tiket kereta api. Lalu mereka mulai menjalin kerja sama dengan berbagai maskapai penerbangan.

Ada total enam maskapai, jaringan bioskop 21, mengandalkan jumlah mereka mampu mereguk transaksi tidak kurang dari 1.000 tiket. Untuk modal sendiri Dimas tidak banyak bercerita. Yang pasti mereka siap mengeluarkan biaya agar server tidak mati. Dan dari enam orang karyawan sekarang 40 orang karyawan.

Minggu, 14 Agustus 2016

Profesional Muda Belia Venture Capitalist 19 Tahun

Profil Pengusaha Patrick Finnegan


 
Umurnya sih baru 19 tahun, tetapi Patrick Finnegan merupakan salah satu venture capitalist ternama. Nama pemuda kece ini menjadi buah bibir banyak media besar seperti CNBC dan CNN. Dia lah contoh wujud generasi Z, generasi termuda dari milenia.

Berawal dari keinginan mendirikan startup sendiri. Ia mulai fokus mengejar mimpinya menjadi pemodal. Dia pindah ke Manhattan dengan segala kesuksesan.

Drop out sekolah


Anak muda kelahiran Connecticut, dan tumbuh besar di kawasan Willaimstown, Mass -sebuah kota kecil di Berkshire. Dia bersekolah di sekolah asrama bernama Eaglebrook School. Itu merupakan sekolah khusus laki- laki sampai kelas enam. Sebuah pengalaman menyenangkan ujarnya. Selepas lulus hingga sampai kelas delapan dia berjalan dalam kebosanan perjalanan akademis.

Finnegan memiliki pandangan masa depan. Di umur 14 tahun, contohnya, bisnis pertama Finnegan dimulai dan ini tentang startup kupon. Itu loh, bisnis online yang menawarkan kupon aneka diskon baik makan atau traveling. Untuk mengakali umurnya dia terpaksa membuat identitas palsu.

Tidak buruk karena dia mengantungi untung $80.000, mengerjakan aneka proyek online. Dan banyak bisnis dijalankan tetapi tidak selalu berhasil. Ia tidak menjelaskan detailnya kenapa. Yang pasti membuat identitas palsu membuat Finnegan kecil khawatir.

Memang sampai lulus dia tidak pernah tertangkap guru. Tetapi ketika itu ibunya yang memergoki KTP palsu miliknya.

Semua bisnis dijalankan dari balik pintu kamar asrama. Selepas sekolah menengah pertama, Finnegan malah drop out ditengah jalan ketika menengah atas. Mungkin bagi orang tua atau orang tidak mengenalnya, ini menjadi keputusan paling menyedihkan, tetapi salah besar.

Beruntung dia diterima kerja di perusahaan periklanan, Wieden+Kennedy. Dimana merupakan perusahaan agensi yang menangani iklan terbaik Nike. Tidak cuma itu Finnegan juga mendirikan perusahaan sendiri yang bernama WorldState.

Perbedaan terbesar dari generasi milenia adalah brand. Dimana brand "kesusahan" mengenali demografi dari anak- anak jaman sekarang. Inilah kenapa bermunculan anak muda seperti Finnegan. Perjalanan karirnya kemudian melangkah dari satu firma, perusahaan marketing, dan pendanaan startup.

"Saya memiliki beberapa orang saya panggil, dan berkata, "bisakah kamu menaruh (investasi.red) $50 ribu?" atau beberapa $1 juta, sewaktu $2juta," ujar Finnegan bangga.

Meski membangun perusahaan kebanyakan berakhir gagal. Finnegan menemukan karirnya dibidang venture capital. Pengalaman bekerja dibidang periklanan dan diajari oleh para veteran. Nama Finnegan dipercaya oleh perusahaan bernama Studio.VC, untuk memahami bagaimana generasi baru kita dapat dipahami.

Alhasil dia menjadi yang termuda diantara VC di New York. "Patrick adalah networker yang menakjubkan, dan dia sangat cepata belajar mengenai apa orang akan sukai," puji Liam Lynch, pemilik Studio VC.

Pengusaha muda belia


Dia tidak menyebut berapa gajinya. Hanya Finnegan disebutkan mengerjakan proyek senilai $5 juta. Dia cuma menyebutkan pendapatan konsultasi antara $3.000 sampai $7.000. Totalnya dia mengaku sudah dapat mengantungi enam digit angka nol.

Kelebihan Finnegan adalah kegagalan terus menerus. Dari sinilah dia belajar bagaimana memahami tentang generasi kekinian.

"Saya sangat naif. Menjadi muda, kamu bisa memanfaatkan saya," ujarnya. Ia mencontohkan ketika umurnya 16 tahun dia pernah bekerja. Sebuah perusahaan bernama MetricsHub yang kemudian dibeli Microsoft. Dan sebagai pegawai pertama perusahaan, dia tidak dapat apa- apa.

Pelajaran terpenting dalam hidupnya. Kekurangan pendidikan formal bukanlah masalah. Ini terjadi delapan bulan lalu ketika dia bertemu dengan salah satu mentornya di New York. Kehidupan sosial kota besar dan bekerja di banyak perusahaan membawanya bertemu orang hebat.

Waktu itu sang mentor sangat mempercayainya. Sayangnya, dia gagal, mengecewakan mentor padahal dia dianggap lebih tau tentang generasi sekarang. Karena orang telah percaya dengan dia, maka tidak ada waktu berpesta sekarang.

"Saya harus memberikan 150% saya setiap saat," jelasnya.

Bagi anak muda seperti dirinya tentang bersenang- senang tidak lepas. Tetapi sekarang baginya menjadi lebih besar merupakan aset. Mimpinya menjadi pengusaha mogul, sukses dalam hal merombak tatanan pengusaha sekarang dan menstabilkan bisnisnya.

Dia bukanlah lulusan Harvard. Namun Finnegan mampu melihat pola pasarnya anak muda. Para milenia lebih melihat perusahaan berbeda. "Apakah itu trendy? Apakah tahan lama?" jelas Finnegan. Berbicara mengenai tip sukses ala pengusaha muda 19 tahun. Maka tiga hal penting dapat kamu pelajari sebagai berikut:

1. Kamu harusnya mengikuti arus

Dia pindah ke New York dan merasa dikalahkan. Orang berhasil mengejar pengalamannya dulu. Karena dia waktu disana cuma berbicara tidak melakukan. Dan Finnegan menyadari bahwa jika kamu mau menjadi pengusaha besar, kamu membutuhkan penyaluran.

"Saya mau mangatakan bahwa hal paling penting ialah menyalurkan," paparnya.

2. Bicara kurang, mendengar lebih banyak

Menjadi pengusaha berarti berbicara. Tetapi meski kamu butuh menyalurkan lebih banyak, akan ada waktu lebih banyak buat kamu berbicara kurang dan mendengar. Tidak membicarakan semua progres kamu di sosial media lebih penting. Karena itu semua ucapan kamu ke publik, maka kamu tidak akan jadi spesial.

3. Selalu bekerja keras

Kita memiliki akses keluar lebih banyak ketika kita tidak ada internet dulu. Sekarang keluar lah dan kejar mimpi kamu. Yang mana penulis isyaratkan bahwa terkadang internet berarti membuang waktu. Perhatikan apa yang kamu lakukan dan dunia nyata lebih baik.

Selasa, 03 Mei 2016

Bisnis Kasur Berteknologi Mutahir Merek Casper

Profil Pengusaha Neil Parikh dan kawan 



Seorang salesman akan berbicara cepat. Dimana dia akan memberikan banyak pilihan. Hingga kamu akan membeli dengan harga telah mereka tentukan. Disisi lain butuh penyegaran di produk. Sedangkan beberapa produk membutuhkan sentuhan khusus layaknya matras. Inilah kisah sukses perusahaan matras bernama Casper.

Perusahaan senilai industri $14 juta, dimana Casper memberikan inovasi distrup industri matras biasa yang menjual secara tradisional. Bisnis Casper unik yakni menjual satu jenis matras, tanpa fee, dan masa coba selama 100 hari percobaan. Ini bekerja loh bisnis Casper menjual $1 juta dalam satu bulan pertama.

Kemudian perusahaan asal New York ini mendapatkan dukungan modal kapital senilai $70 juta. Apakah ada masalah ternyata menurut salah satu pendirinya, Neil Parikh, semua terletak dibawah kasurnya.

Jika menyebut bisnis Casper ingin merusak sistem bisnis permatrasan. Yah memang sejak awal inilah satu tujuan perusahaan startup ini. Namun, semenjak itu pula, para pendiri perusahaan ingin lebih ke bagaimana mereka menciptakan industri tentang tidur, bukan tempat tidurnya.

Bisnis matras atau kasur ini memang banyak model. Faktanya semua cuma menawarkan model dan semua pada dasarnya sama saja. Kamu tidak berharap 35 model berbeda tetapi tidur kamu tetap sama. Berbeda dengan membeli mobil, dimana kamu punya data tentang kekuatan, hemat bahan bakar, AC -nya, tetapi matras?

Ketika mencoba berbagai macam matras atau kasur. Pendiri Casper, Neil Parikh, membeberakan apa yang dibutuhkan masyarakat adalah backup. Produk memory foam memang penuh dukungan, tetapi panas dan tidak terlalu empuk. Jadilah mereka menambahkan latex dalam garis pinggirnya. "...dan memilik paten."

Luke Shewin, Chief Creative Office Casper dan salah satu pendiri, ia terbangun di kamar lantai empatnya dan mulai berpikir tidak sanggu membawa kasur berukuran besar ukuran queen's size. "Jadi bagaimana jika kita bisa mengkompres matras menjadi seperti bok sebesar lemari es?" jelas Luke.

Lalu bagaimana jika mereka bisa mengirim matras itu lewat jasa pengiriman biasa. Ditambah bagaimana jika kamu bisa mencobanya dulu di rumah. Jika tidak suka maka pihak Casper akan mengambil gratis. Memang beberapa perusahaan sudah melakukan itu. Tetapi berapa jumlah perusahaan meminta tambahan fee untuk pengembalian.

Bayangkan seorang pasangan yang memposting di Youtube tentang matras milik mereka. Mereka merasakan pengalaman menakjubkan dari pemesanan, pingiriman, dan layanan purna- jual. Inilah tujuan utamanya. Para pelanggan akan terus bicara positif lewat sosmed dan mungkin mereka akan membeli beberapa set dan bantal.

Pengembalian karena tidak puas sangat rendah. Mereka juga memberikan beberapa matras sebagai donasi kepada pihak badan amal. Ini akan lebih menguntungkan dibanding membersihkan dan menjual kembali yang mana memakan waktu antar negara bagian.

Bisnis teknologi


Membeli matras atau kasur biasanya setiap delapan sampai sepuluh tahun sekali. Perusahaan kasur tidak akan mikir siapakah kamu -produk mereka akan tetap dijual. Tetapi bagi Casper, bisnis mereka merupakan satu bisnis jangka panjang.

Berbeda perusahaan lain, Casper memberikan pertanyaan dan senang menanggapi hal tersebut. Sebut saja apakah mereka butuh bok. Atau apakah matras mereka cocok dengan dipan yang sudah siap. Casper akan melakukan kegiatan diskusi. Mereka bahkan tau siapa saja yang memakai dan atau jumlah anak, binatang peliharaan.

Mungkin aneh tetapi Casper fokus di kenyaman tidur kita. Bahkan mereka seolah ingin apa saja menganggu tidur kita. "Bagaimana saya mengubah orang ini menjadi advokat terbesar kami?" Ia menambahkan bahwa Casper Lab memiliki data pelanggan. Mereka berjumlah 15.000 orang dalam soal pengembangan produk sendiri.

Mereka (pelanggan) datang ke acara event Casper, mencoba matras baru berupa prototipe, dan mereka itu seolah menjadi terobsesi akan tidur. Mereka mengirimkan data tidur mereka. Lalu mencoba produk baru lalu Casper akan memberi tau mastras mana cocok buat kamu.

"Kami menganggap perusahaan kami perusahaan teknologi dulu," lanjutnya.

Mereka menciptakan software bagaimana materialnya. Kemudian komponen matras apa dan bagaimana itu divisikan dan kapan dibangun. Dan ketika orang belum mendapatkan matrasnya karena kurir pengiriman belum sampai. Maka mereka akan menghubungi langsung bahkan sebelum kamu mengecek nomor resi.

Mereka menjual langsung ke kostumer. Tidak ada struktur biaya bagia Casper. Mereka telah siap akan hal lebih besar yakni material dan nilai kembali. Dimana batas penjualan akan capai $1000 dimana pelanggan akan membeli kasur pertama mereka senilai $500.

Casper menyebutkan lingkungan tidur. Ya jadi ketika mereka mulai mengerjakan matras, maka tangan kreatif mereka masuk ke bantal dan aksesoris lain. Ketika kamu bertanya bagaimana mereka memproduksi itu. Mereka menyebut ada 100 ketebalan berbeda dalam bahan baik untuk matras, bantal, dan pelanggan sudah coba.

Butuh waktu 16 bulan buat satu bantal. Mereka menghitung jumlah bulu angsa bantal yaitu 90 persen dan 110 bahan lain. Mereka juga telah memperhitungkan kenyamanan melebihi perlengkapan tidur yang orang lebih merasa nikmat yakni hotel. Untuk mengecek kenyamanan pelanggan Casper menyediakan satu lampu tracker.

Ketika bisnis Whole Foods menawarkan gerakan makanan sehat. Maka Casper melakukan gerakan agar tidur sehat.

Kamis, 28 April 2016

Depresi Kuliah Hukum Tidak Menjanjikan Memilih Jus Buah

Profil Pengusaha Annie Lawless 




Sekitar lima tahun lalu lah, Annie Lawless, sedang merasakan betul malah bangun dari tempat tidur. Pasalnya dia adalah mahasiswi hukum dan tidak menyenangkan. Meski begitu dia mengerjakan hal hebat di kelasnya. Dia termasuk mahasiswa baik.

Akan tetapi ia menemukan titik deperesi tentang apa yang dia tidak pernah rasakan.

Dia tau sesuatu haruslah dirubah. Tanpa memikirkan mungkin terburuk sebagai pegangan, tiba- tiba Annie memutskan keluar dari sekolah alias drop- out.

Ia sadar dia butuh inspirasi, daripada letih, karena sesuatu. Dia kemudian ingat tentang satu hal. Kegemaran dia akan nutrisi karena menderita celiac. Sejak kecil dia sudah belajar segala tentang nutrisi buat kesehatan sendiri. Dia belajar tentang makan bernutrisi lewat dijus, terutama cold press juicer.

Apakah itu yaitu bagaimana mengejus tanpa menimbulkan panas. Dimaksudkan agar tidak mempengaruhi vitamin, mineral, dan enzimnya. Sejak saat itu Annie sudah belajar berbagai cara mengejus dengan benar

"Kami tidak melakukan ini untuk membuat uang atau memiliki perusahaan besar. Kami hanya mau berbagi tentang apa kami cintai dengan orang lain dan berharap mereka juga akan suka," tuturnya dalam wawancara bersama The Every Girl.

Pengusaha sehat


Dia tidak pernah membayangkan bisnis akan sukses. "Kami tidak pernah berpikir Suja akan menjadi seperti sekarang," ujar dia. Annie tidak pernah membayangkan usaha berawal dari dapur akan seperti ini. Hari ini, ia malah mengajak teman sesama mahasiswa hukum, agar menjalankan entrepreneurship seperti dia sekarang.

Ikuti mimpi kalian, tujuan kalian, kejar dengan penuh passion, itulah dia harapkan dari kita. Annie Lawless lantas bercerita tentang perjalanan kuliahnya. Kuliah hukum sangat menyita waktu daripada dia bayangkan. Annie merasakan butuh namanya penghilang stress karena kejenuhan.

Ia mengerjakan yoga secara religius sejak 16 tahun. Melanjutkan dia berbisnis studio yoga bernama La Jolla. Tidak dinyana melalui bisnis dia bertemu dengan banyak orang. Bukannya fokus ke sekolah hukum, malah Annie belajar pelajaran mengajar, bekerja dibelakang meja, dan dia akhirnya menjadi guru disana.

Dia menikmati bekerja dan wirausaha. Itu adalah pengalaman sangat menyenangkan dan mencinta bekerja. Ia menderita penyakit yang membuat autoimmune menyerang kulit. Pada saat itu dia mendapatkan obat berupa krim steroid setiap malam agar tidak gatal. Akan tetapi penyakit lain datang yang bernama Celiac's disease.

"...yang saya tidak pernah saya dengar dan tidak tau apapun tentang itu," imbuhnya. Waktu itu gluten adalah hal tidak baik bagi tubuhnya, sementara makanan bebas zat gluten jarang di pasaran.

Di Arizona jujur tidak ada namanya toko semua makanan. Tidak ada makanan bebas zat gula, maka mulai lah dia belajar tentang nutrisi dan menjalankan diet khusus. Beryukur karena berkat itu dia sembuh dari satu penyakitnya yaitu eczema -penyakit kulit tersebut- dengan bantuan diet bebas zat gula atau gluten.

Pengalaman menjadi titik temu bisnis selepas itu. Ia menyadari tubuhnya cocok denga sistem makan dijus. Ia lantas berpikir memperkenalkan cara tersebut. Secara jujur dia menjadi sehat dan terobsesi akan hidup di vegertarian. Dari remaja sampai dewasa dia menikmati makanan dijus lalu menjadi passion sampai dia sadar.

Bisnis baru

Dia bertemu Eric Ethans, juga menyukai kesegaran, utuh, dan tentu organik. Semua yang Annie suka ya di Ethans. Mereka bersama membuat campuran jus dari rumah mereka. Membeli semua buah organik dari pasaran yang ada bahkan dengan harga penuh. Lalu mereka menjual jus itu ke teman komunitas yoga.

Jadi Suja merupakan kolaborasi dua orang. "Kami bertemu di studio yoga," kenang Annie. Ethans awalnya yang membawa sendiri jus hijau buatan dia. Mereka berdua lantas minum bersama ketika jeda. Lantas jadi pembicaraan serius tentang berbisnis jus buah organik.

"Kami bertemu dalam satu pembicaraan dan menemukan cinta kami sama akan kesehatan, nutrisi, membuat jus, dan organik," Annie bercerita.

Mereka berpikir bagaimana jus dingin dapat diakses semua orang, teman dan keluarga. Mereka lantas mulai berbisnis kecilan berbasis di San Diego dengan pengiriman langsung ke rumah.

Permintaan tumbuh cepat. Sampai seorang suami dari seorang kostumer, James Brennan, menawarkan diri ikut nimbrung dalam bisnis mereka. Kebetulan dia merupakan pengusaha sukses. Ia melihat potensi di Suja. Awalnya, merasa skeptis akan bantuan, tetapi mereka berpikir pengalaman James mungkin bisa membantu.

James lalu mengajak CEO NIKA Water, Jeff Church, bergabung membangun Suja. Mereka akhirnya bisa membawa Suja sebagai bisnis jus organik non- GMO. Karena menggunakan teknik dingin maka jus akan bertahan tiga hari. Suja mengalami beberapa kendala ketika mencoba menasional sebagai startup.

Maka Suja mulai memanfaatkan teknologi perusahaan lain. Yakni teknik high- pressure processing (PHP) yang membawa kemungkinan menghancurkan bakteri pada Suja. Itulah kenapa kini Suja memiliki jus yang bisa bertahan sampai 30 hari dan siap dipasarkan nasional.

Di September 2012, setelah satu tahun berjuang keras, maka Suja melahirkan bisnis grosir makanan sehat non- GMO. Mereka kini telah memiliki 10.000 outlet dan menghasilkan $80 juta- $90 juta per- bulan. Di Agustus tahun sama, Annie setuju dengan rekan- rekan menjual 30% sahamnya ke perusahaan Coca- Cola.

Nilai penjualan sampai $90 juta dan menjual 20% lagi ke Goldman Sachs untuk $60 juta, yang kemudian itu bernilai $300 juta. Bekerja sama dengan Coca- Cola memberikan suplie dengan biayan rendah, kemudian diberikan fasilitas, dan rantai distribusi lebih luas.

Inilah kisah Annie, wanita berumur 30 tahun, yang lulus menjadi entrepreneur selama bertahun- tahun. Dia pun dikenal sebagai penulis blog BLAWNDE.

Inspirasi kamu

Memang secara kasat mata bahwa mereka tidak perlu mencari. Soal pendanaan inilah kelebihan Suja, kamu juga bisa meniru apa yang Annie lakukan: Temukanlah niche dalam bisnis menohok tradisi. Ketika orang lebih memilih makanan sembarangan, dan kesadaran akan hidup muncul, maka Suja merupakan solusi kita.

Bagi Annie bekerja sama dengan orang lain ialah tentang belajar. Dia bekerja sama dengan orang yang kerja dibalik permodalan. Annie belajar banyak tentang nilai. Berapa banyak kamu menaruh hubungan personal dalam bisnis.

"...bertanyalah banyak pertanyaan, dan pahami apa yang kamu tengah masukim," ujarnya bijak.

Selain sebagai pengusaha juga seorang blogger. Sebuah tantangan karena dia menulis blog -nya sendirian atau 100% dirinya. Blog bernama BLAWNDE dikerjakan setiap hari. Ia mencintai blognya, mulai mengisi serangkaian foto, melakukan desain grafis, mengedit foto, ataupun menciptakan konten buat sosial media.

Dia benar- benar mencinati Suja dan blog -nya. Meski telah memiliki akar tetap memasuki semua pikiran orang satu per- satu sangat sulit. Tidak semua orang menyukai Suja ataupun beberapa orang akan berharap lebih dari produk Annie.

Apa dilakukan Suja ialah berbagi passion dan mengkoneksikan kostumer ke brand. Mereka seolah akan jadi bagian dari misi Suja menjadi produk sehat.

Soal marketing apakah Annie memanfaatkan blog. Dia secara terus terang blog muncul selepas bisnis Suja. Ia sendiri lebih menikmati menaruh apa yang dia makan, pakaian dia kenakan, atau restoran dia kunjungi ke sosial media, Instagram khususnya.

Sedangkan blog akan lebih ke tulisan dan berbagi cerita tentang hidup. Tidak ada marketing khusus, namun ia selalu mengintegrasikan dirinya dalam brand. Ia akan mengajak pengunjung blog agar memahami apa lebih dari sebotol jus Suja. Ia memilih blog sebagai behind- scane perjalanan bisnis Suja serta pemikirannya.

"Jangan khawatir akan apa orang lain pikirkan! Saya sebenarnya terbiasa begitu, dulu datang ke sekolah hukum, karena mau keluarga dan teman bangga atas saya dan berpikir saya adalah orang di dalam benak mereka," ia menerangkan.

Dan pada akhirnya dia pernah merasakan tidak mau mengecewakan. Padahal perjalanan dirasanya terdapat di entrepreneurship. Sebuah kegundahan berubah menjadi depresi. "Saya belajar keras agar mengikuti jalur saya tidak memiliki passion... Jika kamu kacau dan tidak bahagia, orang lain sanjungkan dan terima tidak penting."