Pembuat Kue Brownies Natal Semarang

Profil Pengusaha Cisilia Tia Realita 


Membuat aneka kue merupakan pekerjaan Cisilia Tia Realita. Pengusaha kue asal Semarang ini dikenal akan kue brownies manisnya. Sang mama muda mengkhususkan dirinya berjualan kue natal. Kue brownies bertema natal tersebut mengundang banyak orang berminat.

Tidak cuma orang nasrani loh, kemampuan Cisilia mengolah manisnya kue membuat produk buatannya digemari semua orang. Tangan lincah tersebut cepat mengolah kue brownies. Toping cantik bertemakan natal warna- warni, Cisil tidak fokus ke natal, tetapi nuansa warnya memang mengesankan tersebut.

Brownies buatanya digemari banyak orang. Bahkan dipesan oleh masyarakat luar Semarang, ibu muda dua anak tersebut kemudian memasarkan produknya ke sosial media. Istimewanya kue brownies meliputi rasa juga kok. Ia punya teknik sendiri agar produknya makin lezat.

Percaya atau tidak, dia menggunakan kedua tangannya buat mengaduk adonan, dan buktikan bahwa rasanya lebih enak. Tujuan pengedukan tersebut juga punya maksud lain. Yakni permukaan akan terlihat mengkilap ketika diaduk dan kue buatannya memadukan antara rasa manis dan gurih.

Kue tersebut dibandrol seharga Rp.35.000 untuk ukuran kecil, dan ukuran besarnya seharga Rp.60 ribuan.

Sukses Bengkel Cilacap Besutan Pengusaha Muda

Profil Pengusaha Jayusman, Rizal, dan Ade



Munculnya pengusaha muda memang membahagiakan. Mereka yang muda memberikan aspek berbeda di bisnis baru, maupun bisnis yang sudah ada. Tidak terkecuali anak muda asal Cilacap, Jawa Barat. Ambil contoh dua orang kawan Jayusman Widodo dan Khoerur Rijal, dua anak muda pemilik Djaya Motor.

Mereka membuka bengkel motor, yang mana merupakan hobi mereka, istilahnya menyalurkan hobi sambil berbisnis. Djaya Motor meletakan strategi berbisnis rapih dan bersih. Diliat dari tempat serta pelayanan mereka yang teliti menangani motor.

Berkat dukungan teman- teman bengkel mereka mulai menarik perhatian. Mereka mampu mengantungi pendapatan Rp.80 ribu- Rp.150 ribu. Teman- teman menjadikan juga bengkel mereka tempat nongkrong. Jayusman dan Rizal sudah menganggap mereka pelanggan mereka sendiri.

Mereka memang ingin menjadi pengusaha muda. Dan, untuk mencapai hal tersebut, mereka menyadari siap untuk menghadapi segala rintangan. Karena memang passion mereka, mangkanya apapun rintangan mereka buat senang menjalankan tantangan ke depan.

Terlebih nih kalau usaha dijalankan sudah menghasilkan. Orang tua mereka juga memberikan dukungan buat kedua pengusaha muda tersebut. "...agar kami serius wirausaha," ujarnya.

Lain cerita pengusaha muda Ade Izatul Kholiq, pemilik bengkel Dekilz Motor yang memili cara lain buat memanjakan konsumen. Ade memberikan layanan nyaman. Pelanggan mendapatkan minuman gratis, di bengkelnya juga punya dapur, kemudian karena target bisnisnya anak muda ya jadilah tempat basecamp.

Anak muda akan berkumpul mendiskusikan sesuatu. Mereka berkarya sambil menyervis motor mereka masing- masing.

Baik Jayusman dan Rizal, ataupun Ade merupakan perwujudan anak muda sekarang. Mereka yang tidak takut mencoba hal baru. Mereka wirausahawan muda mencoba mengambil jalur berbeda. Oleh karenanya mereka pantas mendapatkan penghargaan dari PT. Pertamina Lubricants lewat Enduro Students Program.

Entri yang Diunggulkan

Biografi Jack Ma Orang Terkaya China Alibaba