Bisnis Daur Ulang Botol Gelas Seniman Sukses

Profil Pengusaha Ratna Miranti


bisnis daur ulang gelas kaca
 
Mau jadi seniman sukses contoh Ratna Miranti. Dia menjalankan bisnis daur ulang botol gelas. Yang mana bermula dari ketidak sengajaan mau mengecat kain. Ratna memang seniman lulusan Sarjana Desain Tesktil Institut Teknologi Bogor.

"Saya dulu suka membatik. Tapi batik makin kesini makin banyak dan ketat," ujarnya, yang memilih menyalurkan hobi melukisnya ke bidang lain.

Dua tahun dirinya vakum berbisnis batik sekalian ngurus anak. Ratna lantas ingin membangkitkan ini kembali. Usaha membuat batik lukis melalui kain- kain katun putih polos. Siapa sangka dia malah salah membeli cat batik, bukannya buat yang dikain malah membeli cat kaca.

Cara Bisnis Daur Ulang


Ia pun iseng- iseng melukis di atas kaca. "Saya salah beli. Malah beli cat kaca. Saya coba di botol, di gelas. Teman- teman ternyata suka," lanjut seniman sukses ini.

Dia menjadi percaya diri membuka usaha gelas lukis. Percaya diri ia mengambangkan usaha sampai besar. Ratna mengandalkan pesanan pre- order. Dibikin baru setelah datang ketika pesanan masuk. Ia mengenang awal sekali jualan bertepatan waktu Natal.

Kesuksesannya berkat pengalaman dan menyebar dari mulut ke mulut. Dia memasarkan melalui blog pribadi. Juga mengunjungi ibu- ibu ketika arisan kampung. Ratna juga bereksperimen melalui media non- kaca. Mulai dari botol kecap, botol saus, bekas sirup, dan juga di atas mangkuk.

Bukannya dia kembalikan cat yang salah malah berlanjut. Darah seninya terbakar menciptakan aneka gambar menarik dari batik sampai obyek. Daripada mubazir catnya dibuang kalo nanti tidak boleh ditukar. Ratna pun mencoba memposting hasil karyanya ke sosial media seperti Facebook.

Hasilnya banyak orang memesan langsung. Pada 2010 setelah beberapa lama berjualan, genap sudah setahun, Ratna mampu membawa bisnis Meerakatja masuk Inacraft. Disinilah tempat Ratna lebih memperkenalkan usaha tersebut sampai digemari masyarakat.

Melalui serangkaian pengalaman datanglah PT. Permodalan Nasional Madani (PNM). Mereka lantas menawarkan pinjaman unit layanan mikro. Pemberian pinjaman sampai Rp.50 juta dapat digunakan untuk memperkaya peralatan dan tambahan belanja modal.

Ia mengenang modal awal cuma Rp.500 juta. Penjualan sistem perorangan jadi omzetnya Rp.3 juta sampai Rp.5 juta.

Urusan bahan baku dia dapat mencari melalui penjual jamu. Untuk catnya sudah khusus, dimana dia membeli dari langganan distributor cat dari Jerman. Tidak cuma melukis gelas atau botol, Ratna juga bisa dipanggil untuk mengecat interior berbahan kaca, cermin, vas bunga, gelas, guci, dan kap lampu.

Harga jual produknya mulai dari Rp.25 ribu sampai Rp.2,5 juta. Produknya terjual sampai ke Jakarta dan Bandung. Beberapa malah sudah dibawa keluar negeri. Belum dia tidak mengirim langsung tapi melalui perantara penjualan.

Dia berhubungan dengan mereka yang di Jakarta, buat dibawa baik ke Jerman, Kanada, dan lain- lain. Ratna sudah punya 3 pegawai mengurusi pewarnaan dasar. Urusan desain dan gambar dasar masih dipegang sendiri. Bila pesanan banyak dia akan menambah orang sampai 15 pegawai lepas.

Jiwa Pengusaha


Ratna bukan hanya seniman melainkan pengusaha sukses. Inilah mengapa ada rasa tidak puas dalam dirinya. Meski dia berhasil menjual sampai ratusan botol. Hasil karyanya juga bagus tetapi masih ada perasaan kurang sreg.

Ia memulai dari nol lagi usaha lukis gelas. Dia mencari- cari referensi mengenai seni melukis gelas. Hingga akhirnya, dia ikutan kursus glass painting, dan dibawanya lukisan di atas mangkuk. Sang guru lantas kebingungan Ratna mau belajar apa lagi.

Sudah bagus menurut sang guru mau belajar mengenai apa lagi. Namun Ratna ngotot ingin belajar kembali dari nol. Ibu dua anak ini mendapatkan banyak teknik baru. Sesuatu yang tidak didapatnya dari modal otodidak semata.

Ratna mampu mengembangkan kreativitasnya. Dia belajar mengenai sifat gelas, perawatan gelas, ada teknik mengecat apa, harus diapakan dulu, coating, pengeringan, dan lain- lain. Setelah lulus kursus melukis maka dia mulai berbisnis kembali.

Datanglah pesanan perusahaan untuk melukis botol minuman soda. Mereka tau Ratna dari internet. Awal mereka mencoba 20 botol dilukis dalam empat hari target. Lima bulan kemudian, perusahaan minuman bersoda memberi pesanan 1.500 botol dalam waktu 1,5 bulan.

Dalam waktu sesingkat tersebut dibutuhkan kerja pintar. Jiwa pengusahanya mengajak mahasiswa di jurusan seni rupa. Dia tidak sekedar mengajak membantu mewarnai. Ratna juga berdiskusi mengenai dasain seutuhnya. Mereka membantu melukis botol lebih banyak dibanding karyawan biasa.

Pasalnya mereka memiliki pengalaman mengenai seni lukis. Disini Ratna saling bertukar pemikiran soal bisnis seni rupa. Juga dia berbagi pengalaman mengenai pemasaran produk karya seni.

Pengusaha Cantik Aneka Usaha Kerajinan Kain Natura

Profil Pengusaha Natura Kusuma Dewi


pengusaha cantik kerajinan kain
 
Profil pengusaha cantik ini memang menginspirasi kita nih. Bermula dari ketertarikannya akan kain membuahkan usaha. Awalnya dia mendapatkan pelajaran dari SMA tentang kain. Krativitas cewek cantik bernama Natura Kusuma Dewi ini, semakin banyak menghasilkan produk berbahan kain.

Ide pertama ialah mengangkat kain tradisonal Bali. Pengusaha cantik ini memutuskan berbisnis sejak 2013 silam. Dengan nama Shop Sugar, dia membuat aneka produk dari bahan- bahan kain tradisonal. Padahal ia tidak pernah mengenyam pendidikan spesifik ini.

Ia sama sekali tidak punya pengalaman berwirausaha. Aneka usaha kerajinan kain nya 100% berasal dari otodidak. Sejak Sekolah Menangah Atas (SMA) sudah menyukai pelajaran kerajinan. Kemudian suatu hari mendengar ada kompetisi wirausaha bertema kain tradional.
 

Wirausaha Kain


Cewek cantik ini akhirnya ikutan berlomba selama beberapa hari. Hasilnya ternyata justru kegagalan yang didapan. Bukannya menyerah, Natura begitu gadis ini dipanggil, semakin bertekat saja untuk menjadikan ini bisnis sesungguhnya.


Tidak menang kompetisi nasional wirausaha muda tidak masalah. Karena bisnis online shop miliknya masih terus berjalan. "Kompetisi tidak lolos, namun online shop yang saya buat malah berjalan," ia menceritakan. 
 
Usaha karajinan kain pertamanya ialah membuat aneka dompet. Kain tradisional Bali diubahnya menjadi sepatu dan dompet unik yang menggoda. Memanfaatkan keindahan kain tenun karya asli Indonesia. Hasilnya tidak cuma disukai oleh anak muda juga berbagai kalangan usia. 
 
Cewek cantik yang ternyata lulusan Ilmu Gizi UGM ini, mengaku tidak kerepotan membagi waktunya antara berbisnsis dan urusan kampus. Pekerjaan Natura ialah memilih kain tradisional tenun terbaik. Dilanjutkan memilih model design apa yang akan dikembangkan. 
 
Urusan penjahitan diserahkan ke ahlinya sendiri. Ia cukup menggaet orang yang dipekerjakan sebagai penjahit. "Saya menggandeng beberapa pengrajin yang siap memproduksi..." tuturnya.

Aneka sepatu dan tas juga diproduksinya tidak hanya satu. Walaupun sibuk wirausaha tetapi dia tidak merasa terganggu kuliahnya. Aneka kendala dihadapinya mengembangkan usaha tersebut. Mulai dari pusat produksi yang jauh, bahan baku kain, yang mana persediaanya terkadang tidak stabil adanya.

Produksi satu pasang sepatu bisa sampai 3 hari lebih. Harga jualnya berkisaran 180 ribu sampai 200 ribut. Patokan Natura ialah semakin rumit maka semakin mahal. Melalui aneka pameran yang dia pernah ikuti pendapatan naik. 
 
Memanfaatkan Instagram sebagai andalan menghasilkan pendapatan tak terduga. Bahkan beberapa departmen store mulai tertarik produknya. Optimisme pengusaha cantik ini karena tanggapan dari masyarakat positif. Sebagai anak muda membuatnya semakin ingin terdepan. Seperti membuat brand Shop Sugar nya lebih dikenal lewat website, dan toko offline yang ada di kota- kota.

Melalui sosial media usahanya kian berkembang pesat. Tidak puas hanya berkutat di bisnis fashion, masih dengan cara yang sama Natura berkembang. Usahanya merambah prospek lain dari aneka kerajinan kain. 
 
Ia berpikir membuat bunga tiruan dari bahan kain. Untungnya manis loh apalagi jika kamu pandai memanfaatkan momentum di depan.

Kebanyakan orang memberikan bunga asli yang mudah layu. Bunga plastik sendiri dianggap kaku dan terkadang tidak sedap dipandang. Berbeda dengan bunga itu dengan bahan kain lebih fleksibel. Bahkan ia dapat mengkaryakannya layaknya bunga asli.

"Makanya saya buat bunga tiruan agar momen manis anda tetap dikenang," ia menjelaskan.

Usahanya bernama Fleurify, yang memanfaatkan rumahnya sebagai workshop usaha. Aneka moment menjadi andalan bisnis karangan bunga ini, seperti wisuda contohnya. Lini bisnis bunga fanel ini berkembang pesat dibawah badan usahanya. 
 
Dia mengakui tidak memiliki pengalaman sama sekali. Berbekal tutorial dari youtube dirinya berhasil berkarya. Beruntung karena dasarnya dia sudah terbiasa menjahit, sejak SMA dirinya terbiasa membuat boneka dari kain fanel.

Tingga belajar beberapa hari tutorial membuat bunga kain. Harga perbuket bunga bervariasi antara Rp.35 ribu- Rp.700 ribu. Penjualan berdasarkan jumlah bunganya yang dijual. Natura sendiri tidak berkeberatan untuk menjual perbuah. 
 
Harganya dari Rp.17 ribu sampai Rp.35 ribuan per- tangkai bunga. Wirausaha bermodal sosial media memang menjanjikan. Pemesanan tidak hanya dalam daerah tetapi juga luar daerah. Pengiriman jasa ekspedisi sudah biasa dilakukannya setiap hari. 
 
Pembayaran sudah luna dari awal tinggal pembuatan. Uang muka Rp.500 ribu sudah termasuk biaya kirim, dan dilunasi setelah diterima. Selama menjalankan bisnis bunga kain ini tidak ada komplain. Bahkan pelanggan menyarankan dia untuk menyemprotkan minyak wangi. 
 
Berkembang usahnya mampu mempekerjakan 3 karyawan. Ia menyadari bahwa karyawannya sudah jago. Bahkan mungkin pergi dan membuka usaha sendiri diluaran. Agar tidak kalah dia pun terus melakukan inovasi baru. Seperti membuat buket beralaskan papan dan lain- lain. 
 
Harga bervariasi dari 150 ribu sampai 175 ribu untuk buket papan ini, sedangkan yang sudah dikemas menarik harganya Rp.490 ribuan. Walaupun gagal Wirausaha Mandiri 2016 dia berhasil membuktikan satu hal: Berwirausaha tidak hanya soal menang kalah. 
 
Tetapi ketika dia mampu mengembangkan usahanya agar berguna. Alhasil, kini, dia dikenal sebagai pengusaha muda yang berhasil memilik workshop dan showroom sendiri.

Entri yang Diunggulkan

Biografi Jack Ma Orang Terkaya China Alibaba