Bisnis Pakaian Organik Anak Kyle Smitley

Profil Pengusaha Kyle Smitley


 
Kyle Smitley merupakan kelahiran dan tumbuh di Defiance, Ohio. Pengusaha sosial lulusan DePauw University di Indiana. Ia mengambil jurusan geologi dan filosofi. Dia membutuhkan setahun berhenti setelah lulus, kemudian melanjutkan hukum dan mendirikan Barley & Birch.

Dia terlahir dari seorang ayah bersifat unik dan berkesan. Ayahnya tidak mau menamai Kyle karena tidak mau princess. Maka dia mengajak Kyle untuk mengikuti aneka olah raga. Ayah Kyle bahkan memberikan semua tiket satu musim untuk sang putri.

Ayah Kyle juga senang mengajak putrinya ke luar kota. Termasuk ke Midwest, Detroit, yang menjadi tujuan sang putri mengembangkan diri. Dia tumbuh di Detroit mendapatkan apa dibutuhkan. Semua hal di kota tersebut berkesan bagi Kyle hingga sekarang.

Memulai Bisnis Unik


Pengusaha harus memiliki ide unik diluar kotak. Bisnis pakaian organik Barley & Birch dimulai dari kepedulian. Dia tidak memiliki pengalaman menjalankan bisnis fashion. Bahkan mengenai kain ia pun belajar otodidak, melalui serangkaian kesalahan dan percobaan berulang- ulang.

Kebanyakan toko menolak menawarkan produk- produk ini. Alhasil dia mengambil jalan alternatif melalui blogging. Melalui para blogger menawarkan produk tersebut ke pembaca. Kyle mengendors mereka menonjolkan produk ini. Begitu tanggapan baik mereka malah datang sendiri.

Ia menggunakan bahan kain 100% organik. Kyle juga menggunakan pewarna berbasis air. "Pakaian organik sangat penting bagi kita karena katun di dunia 20% mengandung insektisida, 7 dari 10 nya menurut Environmental Protection Agency katanya memiliki kandungan karsiogenik," tuturnya.

Memulai bisnis sejak 2007, bertahap mendapatkan apresiasi masyarakat, utamanya ia menyasar anak- anak harapan masa depan. Kita tidak boleh membiarkan mereka diracuni zat berbahaya. Uniknya dia juga mengembangkan teknik pewarnaan sendiri, yang dapat dilakukan anak- anak mandiri.

Bahan organik dapat dihasilkan dari tanah sehat tanpa zat kimiawi, makanan sehat, dan pengairan yang masih murni. "Pada dasarnya menggunakan bahan katun organik merupakan puzle kecil dari menjalankan kepingan eco- friendly," jelas Kyle lagi.

Produknya bebas karbon karena menggunakan tenaga matahari. Mulai dari bahan, manufaktur produk, dan menggunakan energi matahari. Bahkan Barley & Birch akan menanam pohon atas setiap tinta dan emisi dari truk.

Brand menjadi lebih kuat berkat selebriti dunia mendukung. Antara lainnya, Jessica Alba dan Sherly Crow, yang memakaikan pakain ini ke anak- anaknya. Hasil penjualan 30% akan digunakan untuk kepentingan lingkungan dan pemanasan global.

Membagi Waktu


Ketika menjalankan bisnis ini, Kyle masih terdaftar menjadi mahasiswa hukum selepas lulus dari ilmu geologi dan lingkungan. Umurnya 24 tahun dan peduli akan proses kita memproduksi pakaian. Dia mengatakan menjadi pengusaha merupakan tantangan ketika berkuliah.

Kamu harus mampu membagi waktu antara pendidikan dan bisnis. Menjadi mahasiswi sekaligus menjalankan bisnis keduanya butuh tanggung jawab ekstra. "Saya melakukan banyak multi- tasking," kenang Kyle.

Ketika kuliah istirahat dia akan mengirim email dari iPhon, dan menarima telephon dari telephon biasa. "Mencoba tidak bekerja ketika berada dalam kelas, tetapi hal tersebut hampir mustahil terjadi," ia mengingatkan.

Dia menjelaskan nama usahanya bersumber dua hal. Namanya itu berasal dari masa kecil, Barley ini bersumber dari taman disekitar sekolah. Nama Birch merupakan nama  pohon dekat rumahnya dekat danau, dan juga di halaman teman kecilnya.

Perusahaanya masuk daftar National Green Pages, merupakan daftar primer peduli lingkungan dan penjagaa alam dalam Amerika Serikat. National Green Pages sangat penting membuat jaringan dengan sesama perusahaan lingkungan.

"Itu seperti memiliki 1000 mentor sekarang," ia lanjutkan.

Bermula ketika dirinya membeli satu produk pakaian organik. Ia meyakinkan diri mengajukan hutang bisnis senilai $10.000. Tentu konsep tersebut dianggap kurang meyakinkan. Apalagi dia menegaskan tidak mamakai tinta garmen biasa.

Sulit meyakinkan pemilik grosir memajang produk ini. Dia menganggap sebagai tantangan sehingga bisa ditaklukan. Cara terbaik membuatnya tetap semangat ialah kepentingan alam. Kyle mendedikasi semua demi mendonasi organisasi lingkungan seluruh dunia.

Visi masa depan benar- benar dia kerjakan hingga nyata. Bermula dari dua orang pegawai dan dua orang intern. "Menyerah bukanlah opsi," tuturnya. Tahun pertama bisnis sangat liar dan mengolah adrenalin.

Tips lain bagi pengusaha m

Wanita Terkaya di Indonesia Biografi Kartini Muljadi

Biografi Pengusaha Kartini Muljadi


wanita terkaya indonesia

Biografi Kartini Muljadi, kelahiran 17 Mei 1930, yang disebut- sebut sebagai wanita terkaya di Indonesia. Dia merupakan satu- satunya pebisnis wanita yang masuk daftar panjang Forbes. Bukan hanya sekali tetapi berkali- kali dengan lini bisnisnya.

Dia sosok profesional sekaligus pengusaha, yang menggapai kesuksesan ketika usianya 83 tahun. Tidak ada kata terlambat. Lantas siapakah dia? Dia masih memiliki darah Belanda, membuatnya bisa bersekolah dasar di sekolah khusus.

Ia sempat berkuliah di dua universitas di Surabaya dan Yogyakarta, kemudian pindah ke ibu kota Jakarta. Kartini mengambil kuliah jurusan Fakultas Hukum dan Ilmu Pengetahuan Kemasyarakatan Universitas Indonesia.

Bermula dari Kehakiman


Di kesibukan kuliah, ia masih sempat mengikuti kegiatan sosial yaitu bekerja di Perhimpunan Sosial Tjandra Naya. Organisasi tersebut memiliki tujuan untuk menjalankan pendidikan serta pelayanan kesehatan masyarakat kurang mampu.

Kartini akhirnya menyandang gelar sarjana hukum pada 1958, saat itu ia telah memiliki dua orang anak. Bukan langsung berbisnis dan sukses, sebuah perjalanan panjang dilakoninya, karirnya dimulai dahulu jadi tenaga profesional.

Kartini memutuskan untuk berkarir di bidang kehakiman, dan akhirnya diangkat menjadi hakim di Pengadilan Istimewa Jakarta. Dia ditugasi menangani aneka perkara pidana, perdata, dan kepailitan. Saat itu, hakim- hakim asal Belanda baru saja  mengundurkan diri, maka mereka digantikan hakim orang Indonesia.

Beberapa waktu berlalu sang suami, Djojo Muljadi SH, meninggal dunia tepatnya di 1973. Kartini mengundurkan diri karena dirasa pendapatannya tidak mencukupi.

Bekerja menjadi Hakim berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS), waktu tersebut tidak mampu menutupi kebutuhan keluarganya. Berbekal pengalaman panjang, ia memberanikan diri mendaftar ujian negara untuk menempati jabatan notaris. Kartini pun diangkat menjadi notaris berkedudukan di Jakarta.

Dia juga mulai mengajar kuliah perdata dan hukum acara perdata di berbagai fakultas hukum di Jakarta. Melalui konsistensi dan komitmen yang dimilikinya, pekerjaan sebagai notaris membawanya ke puncak karir.

Dia bertransformasi menjadi notaris papan atas. Dia menjadi rujukan perusahaan- perusahaan besar di tahun 1970- an dan 1980- an. Pada tahun 1990, Kartini memutuskan pensiun dini, mendirikan kantor pengacara dan konsultan hukum sendiri. Dia mendirikan konsultan hukum bernama Muljadi&Rekan.

Berkat kredibilitas sangat baik semasa menjadi hakim serta notaris membuat kantor konsultan miliknya tumbuh pesat. Dia tidak hanya melayani perusahaan- perusahaan besar nasional tetapi perusahaan multi- nasional.

Ketika krisis ekonomi di 1997/1998, Kartini aktif memberikan bantuan hukum untuk membangkitkan sektor perbankan yang terpuruk. Dia lantas diangkat jadi anggota tim yang bertugas memberikan nasehat hukum kepada Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN).

Selain itu, ia memberikan pendapat hukum serta rekomendasi kepada instansi pemerintah terkait Dia juga memperkrasai Master Settlement dan Master Refinancing Afreement antara BPPN dan para pemegang saham bank- bank bermasalah.

Sumber kekayaan miliknya tidak hanya datang bersumber dari kantor hukum. Kedua orang anaknya dikenal sebagai pengusaha sukses. Mereka pula yang memiliki peran penting di kantor milik sang ibu, yaitu membantu proses berdirinya kantor hukum itu.

Begitu juga sebaliknya, Ibu Kartini yang dikenal memiliki banya kolega di perusahaan- perusahaan besar. Itu menjadi jalan membantu kedua anaknya tumbuh menjadi pengusaha ulung. Sang anak laki- lakinya, Handojo Muljadi, merupakan pemilik Tempo Scan Group.

Sedangkan anak wanitanya, Dian Muljadi, ikut bergabung di Tempo Scan. Bahkan nama Dian dan suaminya memiliki perusaha sendiri yaitu Indika Group. Perusahaan ini bekerja di bidang media masa, telekomunikasi, peralatan, rumah produksi, perusahaan rekaman, dan juga pertambangan.

Mereka bekerja sama bahu membahu membantu satu sama lain mencapai kesuksesan kini. Kartini dan keluarga menjual hampir seperlima saham di Tempo Scan yang dijalankan sang anak, Handojo, senilai $218 juta pada Mei 2013.

Forbes menempatkan dirinya dan keluarga sebagai orang terkaya nomor 19 di Indonesia. Dari itulah, sosok wanita ini dinobatkan menjadi wanita terkaya di Indonesia karena jadi satu- satunya wanita masuk daftar Forbes. Dia menjadi wanita terkaya di Indonesia sampai beberapa kali.

Melalui karir kantor hukumnya, biografi Kartini Muljadi dianugrahi berbagai penghargaan juga seperti Capital Life Achievement tahun 2004 oleh President Megawati Soekarno Putri. Dibidang bisnis memang bukan dirinya lah sosok menjalankan bisnisnya.

Namun, dibalik tangan dinginnya, mampu melahirkan aneka bisnis mumpuni misalkan saja Tempo Group dan Tempos Scan; baik surat kabar dan aneka minuman energi.

Entri yang Diunggulkan

Biografi Jack Ma Orang Terkaya China Alibaba