Entrepreneur Cilik Bridges Mo Mendesain Dasi Kupu- Kupu

Profil Pengusaha Master Bridges Mo

 

inspirasi entrepreneur kecil

Sosok enterepreneur cilik bernama Master Bridges Mo. Singkatnya Mo mendesain dan menjahit dasi kupu- kupu sendiri. Sejak mengajarinya di umur 9 tahun, dia sudah menyukai aneka dasi kupu- kupu. Tidak monoton seperti dibayangkan orang- orang jaman now.

Layanya inovator lainnya, yang dibuatnya sangat memperhatikan desain. Pokoknya dasi kupu- kupu harus mengikuti trend pasaran.

"Saya benar-benar seorang pria necis muda dan saya tidak bisa menemukan dasi kupu-kupu lain yang saya sangat suka," terang entrepreneur cilik ini kepada Fox News.

Nenek kesayangan Mo memang pandai menjahit. Dia sudah menjahit lebih dari 80 tahun, dan masih aktif menghasilkan sesuatu. Maka Mo tertarik ikut belajar menjahit dari sang nenek. Pasalnya Mo memang dikenal dekat sering tinggal bersama dia.

Ide membuat dasi kupu- kupu karena kecintaan. Entrepreneur cilik ini memang menyukai dasi model ini. Dasi kupu- kupu memang bersifat semu umur dibanding biasa. Adalah satu kebanggan sendiri jika dia bisa memakai dasi kupu- kupu buatannya sendiri.

Entrepreneur Cilik Jago Desain 


Ia senang jika semua orang akan sepaham. Mo ingin mengajak dunia lebih menyenangkan dan lebih berwarna. Lewat dasi kupu- kupu menjadi trend fasionista kelas dunia. Entrepreneur cilik ini coba menunjukan keunikan dasi kupu- kupu untuk fashion.

Bisnis dasi  kupu- kupu Mo terahir dari rasa cinta. Dia begitu mencintai dasi kupu- kupu, hingga rasa ketidakpuasan akan pilihan yang tersedia. Mereka sungguh tidak cocok untuk anak- anak seusianya. Di pasaran dasi kupu- kupu buruk karena warnanya norak.

Para produsen dasi bahkan membuat klip-ons atau tempelan. Mo percaya pria sejati harus mengikat dasinya sendiri. Neneknya kemudian mengajarinya menjahit dengan tangan. Tidak menggunakan mesin jahit seperti orang lain, menggunakan bahan lama untuk membuat dasi favoritnya.

Dalam beberapa bulan menciptakan koleksi dasinya sendiri. Kira- kira dia sudah memiliki lebih dari dua lusin dasi. Teman dan keluarga jatuh cinta dengan karyanya. Entreprenur cilik Mo meningkatkan produksinya, mendesain ulang gaya kuno dasi kupu- kupu milik neneknya.

Ia membuat cetakan bunga dan berbagai motif khas Afrika, dan bahkan menambahkan potongan- potongan gaun taffeta tua.  Berita mulut ke mulut seperti sihir, Mo laris manis menjual produknya dari Facebook hingga memiliki toko sendiri di Etsy.

"Kamu tidak harus menunggu sampai kamu lebih tua," kata ibunya, Tramica Morris. "Jika kamu memiliki mimpi dan kamu memiliki gairah, kita katakan pergi untuk itu."

Sejalan permintaan meningkat, ibunya, nenek, dan anggota keluarga lainnya masuk ke dalam perahu bisnis untuk membantu dengan produksi.

Bisnis Keluarga Bukan Milik Sendiri


Hari ini, masing-masing dasi kupu-kupu masih dijahit dari awal, meskipun Mo telah berkembang dari bahan vintage ke wol dan ginghams, dengan garis formal satin dan sutra. Potongan nya berkisar dari pola polkadot relatif tradisional, dan garis- garis untuk paisley dan dasi berdesain sporty.

Dia menghasilkan lebih dari $ 30.000 sejauh ini dengan bisnisnya sendiri tanpa bantuan siapapun sebelumnya. Kini dasi kupu-kupu nya kini telah tersedia di webstore sendiri, Etsy, dan semua butik di seluruh Texas, South Carolina, dan Tennessee.

Seolah- olah keberhasilan awal dalam bisnisnya tidak cukup. Mo juga terkenal seorang dermawan muda. Musim panas ini, ia telah menyumbangkan $ 1.600 untuk mengirim 10 anak dari kampung halamannya di Memphis ke Glenview Summer Camp.

Dia juga membuat produk- produk untuk sumbangan ini bernama Mo Go, yang diikuti beasiswa pelajar.

"Saya membuat dasi kupu-kupu ini disebut Go Mo! Beasiswa Bow Tie dan 100 persen dari hasilnya untuk membantu anak-anak pergi ke perkemahan musim panas karena saya merasa seperti itu baik untuk membantu masyarakat dan itulah yang saya lakukan, " jelasnya sebagai bentuk sosial.

Dalam sebuah posting di blog pribadi-nya, ia menulis tentang kegiatan sosialnya:

"Memphis (kota) berada di peringkat tertinggi dari kelaparan anak-anak,.. Kebanyakan anak-anak hanya mendapatkan makan ketika sekolah sedang berlangsung. Di pusat komunitas, anak-anak mendapatkan makan dan waktu bermain."

Baginya menjadi entrepreneur harus tetap rendah hati. Nah, masyarakat lah yang membuat Mo jadi seperti sekarang. Hal semacam sosial membuat Mo selalu tersenyum. Dia mengingat bahwa dirinya masih anak kecil.

Dia menikmati bisnis bukan sebagai sebuah kewajiban tetapi kesenangan. Jika ditanya siapakah sosok inspirator bisnisnya, ia berkata entrepreneur Daymond John, yang menjadi mentornya di acara reality show Shark Tank.

Kisah Haji Haryanto Pengusaha Pemilik 80 Bis Malam

Biografi Pengusaha Haji Haryanto


pemilik po haryanto
 
Inilah kisah Haji Haryanto pengusaha sukses. Siapakah sosok pemilik 80 bis malam terkenal tersebut. Dia pengusaha yang berlandaskan nilai Islam. Memulai usaha dari nol hingga dikenal seantero Kota Kudus, hingga namanya terkenal sampai seluruh Indonesia.

Sebuah postingan tentang Haji Haryanto terpampang nyata. Haryanto menjadi perbincangan di situs Kaskus. Sebelum menjadi pengusaha autobus kenamaan Kudus, Jawa Tengah. Haryanto mulai dari merantau ke Ibu Kota.

Haryanto masuk anggota TNI Angkatan Darat. Diantara kesibukan menjadi tentara TNI inilah, dia juga berinvestasi di sebuah angkot dan menyetir sendiri. Dia mengemudikan sendiri tanpa merasa minder. Sang "sopir" kemudian membeli lebih banyak armada angkotan sendiri.

Karena bisnis semakin maju menghasilkan uang. Dan dia khawatir menganggu pekerjaanya sebagai anggota TNI. Maka ia memilih pensiun dini dari pekerjaan bergengsi itu. Keputusan mengundurkan diri memang tidak mudah. Tetapi toh bisnis angkutan transportasi milik Haryanto makin maju.

Menjadi Pengusaha Pemilik 80 Bis Malam


Dari bisnis angkotan inilah menjadi landasan PO Haryanto. Garasi PO Haryanto berada di Ngembal Kudus. Meskipun sukses dirinya masih hidup sederhana. Dia menerapkan prinsip Islam dalam setiap sisi kehidupan.

Diantara banyaknya bus besar di dalam garasi. Haryanto membangun sebuah masjid besar diantara mereka. Ukuran masjid tersebut terbilang besar tidak tanggung. Inilah kenapa rejeki seolah mengalir terus ke kantung Haji Haryanto.

Dalam setiap armada bus tertulis tulisan Shalawat. Menjadi sebuah doa keselamatan untuk setiap bus miliknya. Melalui Shalawat kepada Nabi Muhammad, maka dia berharap selalu dalam jalan lurus Islam. Untuk urusan Sholat Haryanto selalu mengingatkan itu kepada semua karyawannya.

Sepanjang garasi bus miliknya akan ramai kegiatan. Namun ketika masuk waktu Sholat Dzuhur maka aktifitas harus dihentikan. Mereka Sholat berjamaah bersama Haji Haryanto sendiri. Ketika waktu itu sosok pengusaha Haji Haryanto yang sederhana, ramah, dan memimpin tersebut berubah.

Dia menjadi sosok guru sekaligus orang tua kepada karyawan. Ia selalu memompa spiritual mereka lebih matang. Untuk masalah ekonomi prinsip Islam dipegang betul. Dia fokus mensejahterakan para karyawan, bukan hanya keuntungan pribadi yang direguk.

Alhasil karyawan betah bekerja bersama Haji Haryanto. PO Haryanto menjadi primadona bagi para penumpang. Mereka merasa terlindungi dengan Akhlak pemilik dan pegawainya. Pelayanan prima juga ditingkatkan terutama bagi mereka para perantau.

Nama bus malam PO Haryanto menjadi andalan perantau. Melayani perjalanan malam cocok buat para pencari kerja. Hampir semua jurusan selalu terisi penuh penumpang. Akhir pekan tidak perlu ada antrian. Tiket sudah habis bahkan sepekan sebelum pemberangkatan bus malam.

Sebagai bukti penghargaan Haryanto juga menaikan Haji 19 orang karyawan. Kegiatan ini rutin dia lakukan sebagai wujud syukur kepada Allah.

Ia dikenal rela menolong sesama Muslim. Jika ada kepentingan Umat maka dia tampil menjadi yang terdepan. Prinsip Haji Haryanto mudah dipahami pagi para pengusaha muda. Jika kamu mau mencari penghasilan 500 juta, tinggal depositkan 100 miliar maka kamu akan dapat 500 juta perbulan.

Ingat bahwa Allah yang memberikan kamu kemudahan. Berbisnis tidak akan berhasil tanpa doa dan pemberian Allah. "Melainkan agar kamu berjuang untuk agamamu dan bermanfaat bagi masyarakat," ia menambahkan.

Entri yang Diunggulkan

Biografi Jack Ma Orang Terkaya China Alibaba