Tampilkan postingan dengan label Cerita inspirasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerita inspirasi. Tampilkan semua postingan

Pemilik Borneo Studio Wirausahakan Foto

Profil Pengusaha Hamka Alwi 


 
Hidup dalam keluarga bakul ikan. Hamka Alwi bangkit ketika dia menemukan hobi. Dulu para tetangganya cuma mengenal dia sebagai kuli panggul ikan. Tetapi semua berubah ketika dia menemuka fotografi. Walau pada akhirnya ia harus bekerja keras untuk membuktikan.

Pemuda asal Toli toli Tengah, Sulawesi Tengah, tidak capek meski harus jualan ikan. Sejak pulang sekolah Alwi kecil langsung bekerja keliling menjajakan ikan. Sekolah dasarnya sering terganggu, terpaksa pula ia ikut bekerja, meski begitu Alwi tetap yakinkan sekolah nomor satu.

Pengusaha Aghnia Nabila Berbisnis Risoles Dimana Saja

Profil  Pengusaha Aghnia Nabila 

 
bisnis aghnia nabila pertama kali
 
Pengusaha Aghnia Nabila,  gadis cantik yang sukses berkat bisnis sederhana. Bahkan kamu juga bisa menirunya nanti di rumah. Apa sih bisnisnya? Siapa kah dia, dialah Agnian Nabila, meski berstatus mahasiswi semester enam di Fakultas Hukum Universiats Padjajaran, dia tak berhenti berusaha.
 
 Meski ia tercatat aktif mengikuti kegiatan senat di kampunsnya. Nabila memang tercatat aktif di BEM sebagai kader pengembangan sumber daya manusia.

Dia tercatat memenangkan Young Caring Professional Award berkat kewirausahaannya. Usia muda tak menghalangi bisnisnya. Gadis kelahiran Bandung, 5 Desember 1991 ini, memulai dari sekedar apa hobinya. Yaitu membuat makanan menjadi hobi sekaligus bisnisnya. 

Rahasia Bisnis Bob Sadino Secuil Tentang Kerja Keras

Artikel Bisnis Bob Sadino

 
 
Apa rahasia bisnis Bob Sadino hingga mencapai kesuksesan. Secuil tentang kerja keras yang dimulai dari usaha kecil= kecilan. 
 
Bisnis bisa merangkak, menikmati semuanya dari awal hingga akhir. Dua hal yang menjadi kendala ketika kita akan memulai usaha: modal. Adanya passion dalam setiap usahanya. Passion untuk tetap berusaha.

Bob Sadino mengawali usaha dari kecil- kecilan. Ketika masih muda dia memulai dengan menjual kue dan menjajakan kue itu berkeliling. Dimana dia tidak membuat kue itu sendiri. Kalau kamu bisa membuat kue apa salahnya mencoba. 
 
Awalnya, dia menjual kue produksi buatan tetangganya. Dia tak menghasilkan produknya sendiri. Kamu, kita pun bisa memulai dari hal sekecil ini.

Bisnis Teh Cinta Hutomo Joe Wirausaha Muda

Profil Pengusaha Hutomo Joe


pengusaha kedai teh jakarta
 
Bisnis teh cinta Hutomo Joe. Wirausaha muda mandiri iyang menjelaskan awal mulanya, kenapa dia begitu mencintai budaya ngeteh. Awalnya dia melakukan semua untuk riset bahan tulisan kuliah. Eh, siapa sangka, dia malah asik mendalami hingga jatuh cinta, dan akhirnya membuka usaha sendiri.

Ia tertarik lebih dalam akan dunia teh ini. Minuman teh membuat jatuh cinta hingga berkarya. Minat akan dunia ini sangat tinggi sebagai komoditas. Hingga wirausaha muda ini berangkat ke Taiwan, Jepang, dan China, itu demi mempelajari tentang dunia teh.

Joe sangat tertarik hingga jatuh cinta. "Saya makin tertarik akan dunia teh," tutur wirausaha muda ini kepada Kontan.co.id

Sukses Jualan Camilan Cake Pops Contoh UKM

Profil Pengusaha Sarah Rahmawati


kisah pengusaha kue pops
   
Contoh UKM sukses jualan camilan bernama Cake Pops. Apa itu cake pops, adalah kue kecil imut berbentuk bualatan lolipop. Bentukanya sekarang sudah beraneka ragam dari sananya. Umumnya sih akan berbentuk kue coklat berbalut aneka topping, seperti misis, coklat cair, atau lainnya.

Anak- anak dijamin menyukainya karena berbentuk lucu. Ukurannya mini juga bikin mudah dimakan tinggal "hap". Cake pops berbentuk seperti lolipop aneka rasa. Ada tusuk dibawahnya yang bisa dibawa kemana saja.

Walupun berbentuk lolipop ini bukan permen tetapi cake mini. Ukuran kecil bisa dibentuk aneka macam. Tidak monoton bulat tetapi bisa dibentuk karakter lucu. Biasanya cocok buat acara Idul Fitri atau Natal, bentuknya menjadi tematik sesuai kebutuhan pembeli.

Bisnis Forum Menghasilkan Ribuan Dollar Online

Profil Pengusaha Donny Ouyang 


pengusaha bisnis forum
 
Bayangkan kamu memiliki bisnis forum layaknya Kaskus. Kisah Donny Ouyang menjadi entrepreneur online dan hasilan ribuan dollar. Pengusaha muda asli kelahiran Inggris- Kolumbia tinggal di Kanada; dia sudah memiliki berbagai bisnis online berpenghasilan tetap. 
 
Ia telah berhasil membangun bisnisnya bahkan dari sebelum berumur 17 tahun. Bisnisnya itu meliputi situs kinkarso.com, chrisitianavenue.org, battleforums.com dan live.tv.ts, yang melahirkan pendapatan tetap yang mengejutkan.

Toko Online Sepatu Wanita Mimpi Pengusaha Muda

Profil Pengusaha Resty Lestari


kisah pengusaha muda pemilik real inc
 
Mimpi pengusaha muda ini ingin memiliki brand sendiri. Sebuah toko online sepatu wanita yang menjual produk bikinan sendiri. Resty Lestari sudah memulai usahanya sejak 2009 silam. Dimana dia mulai dari menjual produk ke teman- temannya sendiri di Kampus.

Prospek bisnis fashion tumbuh berkat sosmed. Munculnya influencer fashion menambah prospek. Tak ayal usaha Resty berkembang pesat mengikuti arus. Brand bernama Real Inc mampu bertahan, bahkan berkembang berkat tumbuhnya sosmed, yang sangat diperhitungkan.

Bayangkan sebulan dia mampu mengantongi omzet ratusan juta. Pasalnya bagi wanita satu pasang sepatu saja tidak cukup. Sekali posting bisa menempel aneka produk, tidak terkecuali sepatu yang kemudian ditarget brand Real Inc.

Mimpi Toko Online Sepatu Wanita


Bagi seorang fashionista keseharian merupakan pilihan. Tidak boleh monoton dari ujung kepalanya hingga ujung kuku. Dari bisnis hijab sampai sepatu Resty berjalan maju. Berapa banyak sepatu yang dimiliki seorang fashionista.

Kemudian berapa banyak pasang sepatu seorang influencer. Pastilah mereka membutuhkan lebih dari satu sepatu. Untuk OOTD artinya Outfit of The Day, maka brand Real Inc menawarkan produk lokal, kelebihan perusahaan milik Resty adalah dibuat berdasarkan pesanan.

"Pertama kali saya memasarkan jasa ini kepada teman- teman kampus saya melalui buku katalog yang dibagikan," kenang Resty.

Mahasiswi sebuah Universitas Swasta di Jakarta, yang menawarkan layanan jasa pembuatan sepatu dengan custom. Ada berbagai model jadi jangalah khawatir buat pembeli. Karena custom maka toko online sepatu wanita ini memberikan bermacam ukuran sepatu.

Sejak 2012 dia mulai menyiarkan produknya melalui BBM. Dari broadcast BBM lah toko online sepatu wanita miliknya berkembang. Awal dia menjajakan ke para teman, keluarga, dan siapapun yang terdekat.

Pesan berantai ini kemudian menjadi viral dan menyebar pesat. Darisana Resty kebanjiran orderan untuk custom sepatu. Mampu menggaet lebih banyak pelanggan online dari sini. Ketika sosmed mulai ramai kembali, dengan munculnya Twitter maka Resty punya ide membuat brand sendiri.

Inilah awal mula Real Inc "Saya beri nama (brand sendiri) dan nama Real Inc lah yang saya pilih," ia menambahkan. Pengusaha muda ini memasarkan melalui Twitter produk miliknya. Modal toko online sepatu wanita miliknya hanyalah Rp.3 juta saja.

Apakah modal segitu besar, ternyata hasilnya berpuluh kali lipat dibanding harapan. Dia mampu mengantungi Rp.70 juta dari transaksi. Omzet perbulan Real Inch semakin menunjukan perbaikan. Rata- rata mengantungi omzet Rp.20- 30 jutaan, dan naik tajam ketika Ramadhan atau tahun baru.

Omzetnya mencapai Rp.60- 70 jutaan dari penjualan sepatu. Menurut Resty masalah utama bisnis ini ialah proses pembuatan. Ya karena dibuat custom dan handmade, dibutuhkan waktu tertentu hingga satu produk jadi.

Sekitar 12 pengrajin membantu Resty menjalankan Real Inc. Ia tinggal mengontrol, dan menganalisa kepuasan konsumen. Hasilnya bagus karena kualitas selalu terkontrol olehnya. Pembuatan sepatu itu mulai dari pola, pengaplikasian bahan baku, jahit, pengeleman, mecentak dan penyelesaian.

Proses dilakukan dengan baik tanpa mengeluh. Pengusaha muda ini juga menyediakan produk yang sudah siap pakai. Siap kirim dan siap pakai oleh konsumen tanpa menunggu dulu. Meskipun sudah dikenal dia mengakui masih banyak perlu dikembangkan ke depan.

Pemasaran sekarang melalui Twitter dan Instagram. Ia juga membuat webstore atau toko onlinenya sendiri. Kedepan dia ingin membangun toko offline, dimana orang dapat mencoba dan membeli itu langsung tanpa lewat koneksi.

Hamzah Izzulhaq Wirausaha Mandiri Bimbel

Biografi Pengusaha Hamzah Izzulhaq


pengusaha muda hamzah

Kisah Hamzah Izzulhaq wirausaha mandiri bimbel. Pengusaha muda kelahiran 26 April 1993, yang sejak memang lahir berjiwa wirausaha. Biografi Hamzah Izzulhaq, atau Hamzah lebih akrabnya, dia menjadi salah satu pengusaha muda yang menarik perhatian media.

Dia memiliki sifat easy going, membuatnya mudah dikenali. Dan melihat berbagai kisahnya, banyak pemuda di penjuru Indonesia terinspirasi. Sosoknya itu mudah dikenali, dengan gaya bicaranya lugas jelas dan mudah akrab.

Usaha Bimbel Hamzah

 
Biografi Hamzah Izzulhaq telah mampu meyakinkan kita sebagai seorang pengambil resiko dan deal maker dari pengalamannya. Wirausaha mandiri itu lebig suka menjalin koneksi. Harus mampu untuk bisa bekerja sama di dalam situasi apapun tegas penulis.

Pemuda yang berani mengambil kegagalan lebih awal. Dibanding kita semua dia sudah pernah gagal hingga puluhan juta. Kini, wirausaha mandiri, yang berhasil membuka 44 cabang bimbel dan sebuah bisnis sofabed di Tangerang, tetapi bukanlah bisnis pertamanya loh.
 
Sejak masih sekolah banyak pula usaha pernah dilakoni. Sebut saja dari  menjual beberapa macam permainan seperti kelereng, petasan, dan berbagai macam permainan yang  sangat digemari anak- anak.Tidak hanya itu, dia juga pernah berjualan koran, atau layanan ojek payung saat hujan.

Tidak berhenti lagi dia mengamen besama teman- teman. Pemuda yang gemar bersosialisasi tidak hanya bisa bekerjasama dengan mereka yang "mapan". Dia tak lah segan membantu mereka yang tak mampu, berteman dan bekerja sama.

Di SMA, bisnisnya merambah ke bisnis online. Disela- sela kegiatan santai seperti kegiatam bermain game online. Ia pun sigap game tersebut dibisniskan. Ketika itu Hamzah dikenal jago game sempai level tinggi diantara kawan- kawannya.

Dia menjual akun game miliknya sebesar Rp.1,2 juta. Lalu umur 18 tahun, mulalailah berbisnis serius ditekuni, kala itu bisnis berjualan pulsa dan buku sekolah. Caranya, Hamzah akan melobi pamannya yang kebetulan bekerja di sebuah toko buku besar di jakarta.

Pengusaha muda ini menjadi distributor dengan diskon sebesar 30% per- buku. Ia kemudian menjual buku- buku itu ke teman dan kakak kelas setiap semester. Tipsnya agar laku Hamzah menjelaskan ringan: berikan saja mereka diskon 10% dari 30% diskon miliknya.

Jadilah harganya masih untung 20% cukup sebagai pancingan. Jika ikalkulasi pada setiap semester, ia kala itu akan menghasilkan Rp.950.000. Angka luar biasa untuk bisnis sekelas anak sekolahan. Uang hasilnya kemudian baru dia putar untuk bisnis pulsa.

Sayang, kali ini, usahanya gulung tikar, hanya sanggup bertahan 3 bulan saja. Hamzah mencatat ada masalah karena rekan usahanya sering memakai modal milik mereka sendiri -mengambil pulsa tanpa bayar.

Saat itu, Hamzah sempat down, tetapi langsung bangkit dengan membaca- baca buku bisnis lagi. Modal sisa untung berjualan pulsa, ia gunakan kembali berbisis, kali ini dibelikan mesin pembuat pin, waktu itu ia masih duduk di bangku kelas 2 SMA.
 
Namun, lagi- lagi usahanya gagal, Hamzah yang tak mengerti mesin justru mematahkan alat tersebut. Sang ayah sempat marah besar mendengarnya. Tapi, Hamzah masih ingin terus menyalurkan hasrat bisnisnya. Hamazah mengikuti aneka seminar guna meningkatkan pemahaman akan wirausaha.

Dimulai tahun 2004, sebuah seminar bisnis membuka mata Hamzah lebar, bagaimana sebuah bisnis bimbel seharusnya dikerjakan dan apa prospeknya. Itulah menjadi panggilan tersendiri baginya. Ia termasuk tipe berani mencoba tanpa harus ada embel embel passion coba saja.

Dia benar- benar selalu merasa pekerjaanya adalah passionya jadi bisnis -lah passionnya. Dia segera mencoba bertanya tentang bisnis bimbel langsung. Sebagai catatan menarik Hamzah bukanlah dari keluarga tidak mampu.

Menjadi Pengusaha Muda

 
Ayahnya merupakan seorang dosen di Universitas Gunadarma, yang yakin sang anak bukan tipe pemalas jadi selalu mendukung langkahnya. Sejak awal sekolah dasar, Hamzah mulai mencari- cari tambahan uang jajan.

Dia mulai mencari uang saku sendiri dari mengamen hingga ojek payung. Dia bahkan pernah menjadi seorang tukang parkir. Adanya inspirasi seminar bimbel, dia benar- benar menginginkan bimbelnya sendiri, tapi tak membangunnya dari nol.

Kala itu si empunya Bimbel memberikan penawaran menggiurkan kepadanya. Tak ayal, dangan pasti, dia meminjam uang 70 juta dari ayahnya tanpa ragu untuk sebuah bisnis. Berkaca dari kegagalan, dimana dia pernah membuka bisnis pembuatan pin hingga mematahkan alatnya.

Ayah dan ibunya terlihat cukup ragu kala Hamzah mengutarakan niat. Tetapi, bukanlah Hamzah namanya kalau tidak ngotot meyakinkan ayah dan ibunya. Meyakinkan mereka bahwa bimbel merupakan jalan kesuksesannya.

Berhasil dia langsung menghubungi pembicara seminar untuk lebih lanjutan ketika ijin itu datang. Caranya? Langsung saja mempelajari serius marketing, keuangan, hingga prospek. Dia benar- benar ingin menekuni bimblenya ini.

Dia mengambil alih satu sistem, semua pengajar dan juga UTANG -nya. Untung, pemilik bimbel bukanlah tipe seorang memanfaatkan keseriusannya atau sejenis penipuan. Bisnis mengambil alih punya satu tantangan tersendiri, dan ini berbeda memulai dari nol teman.

Dia harus menjaga semuanya tetap stabil di awal- awal tahun. Dia harus memastikan dengan datang sendiri ke bimbel lalu berdiskusi bersama pengejarnya. Jika dia benar- benar tidak belajar sudah dipastikan bimbel akan rutuh.

Maka Hamzah tidak mau setengah- setengah apalagi modalnya uang mobil 70 juta. Dia fokus harus mengembalikan uang tersebut berbentuk mobil untuk ayah dan bunya. Jika berhasil bertahan, bimbelnya akan terlihat hasilnya lambat laun jika tidak ada media promosi; bukan perkara mudah.

Dia bisa diibaratkan seperti mengambil alih perusahaan utuh. Hamzah harus membayar mahal serta belajar keras mengikuti alur. Dengan kemampuan menganalisanya, ia yakin mampu melawan rasa takut kerugian.

Berhasil mengembangkan usaha bimbelnya hingga total ada 44 cabang. Barapa yang dia dapat? Ada 730 juta pertahun, sebuah nilai yang sangat tinggi untuk pemuda 19 tahun. Tidak puas berbisnis bimbel, Hamzah merambah dunai sofabed mengambil alih usaha orang lain.

Cara yang hampir sama dengan bimbelnya. Mungkin juga inilah bakatnya untuk mengambil bisnis sudah jadi. Dengan pengalamannya mengelola bimbel, dia memiliki lebih kepercayaan tinggi untuk mengelolai usaha barunya.

Tak ayal, dar bisnis sofabed berkembang secara baik walau cukup tersendat di awal. Dikutip dari berbagai sumber, Hamzah Izzulhaq sang pengusahan muda, memiliki prinsip tersendiri mengenai menjadi entrepreneur atau wirausahawan.

Hamzah adalah pengusaha muda, pemilik CV. Hamasa, yang memiliki cabang usaha waralaba bimbel dan bisnis sofa bed. Dia menyebut lima prinsip juga akan berlaku bagi kita semua. Apa itu, itu adalah:

Pertama, memperbaiki kualitas hubungan dengan lingkungan. Lingkungan membangun karakter menjadi seorang entrepreneur. Mungkin, kita akan menemukan kata "ah, ngapain sih bisnis? nanti aja""sok tua loh hidup aja dulu".

Hamzah menekankan kita jika berteman dengan orang pesimis seperti ini, maka kita akan ikut pesimis.

Kedua, bagi anda yang ingin memulai bisnis, jangan memulai dari nol. Dia berkata "kalau istilah tangga, ada tangga 1 sampai 5, maka kita bisa memulai dari tangga 4 atau lima. Misalnya, kita bisa meneruskan usaha yang dirintis orang lain."

Ketiga, jangan pernah jadi seorang NATO (No Action Talk Only). Jika punya kayakinan, kita harus bisa memperjuangkannya Kita membutuhkan action cepat. Hamzah mayakinkan bahwa usaha tanpa action sama saja berbohong kepada semuanya.

Keempat, perbaiki hubungan dengan Tuhan dan orang tua. Orang tua akan mendoakan kita yang terbaik hingga mencapai kesuksesan. Sedangkan, ketika dekat dengan Tuhan maka kita tidak akan terjebak kesombongan setelah menjadi sukses.

Kelima, ingatlah kepada sesama. Kita tidak boleh lupa power of giving, bersedekah akan membantu menjadi pengusaha sukses. Janganlah kita melihat siapa yang bicara tetapi isi yang dibicarakannya.

Pengusaha Mantan TKI Acara KickAndy

 Profil Pengusaha Muda Mitar

ukm mantan tki

Tidak mudah baginya sampai diundang acara KickAndy. Pengusaha mantan TKI berikut apa yang dia bagikan. Kisah pemuda yang berbeda dari satu banyakan orang. Jika pemuda lain selalu bertanya "mau kerja apa?" utamanya selepas lulus kuliah, begitu juga Mistar, pemuda asli Langkat, Sumatra Utara. 
 
Pemuda kelahiran 25 Agustus 1977 ini., awalnya Mistar bermula "khayalan" menjadi pengusaha muda sukses. Itulah kiranya yang mendasari ia masuk ke jurusan Tata Niaga. Dan, seperti juga pemuda lainnya, selepas kuliah ia justru terbentur kenyataan. 
 

Pengusaha Muda KickAndy

 
Ia merasa bimbang setelah menyelesaikan kuliah D3 -nya di Akademi Maritim Belawan, Sumatra Utara.

Mau kerja apa?

Sekarang itulah yang ada dibenak Mistar. Dia kebingungan mencari kerja tapi enggan wirausaha. Terlebih saat itu sudah bertahun- tahun Indonesia dilanda krisis ekonomi. Boro- boro bermimp jadi seorang pengusaha muda.

Yang ada ayahnya, Muhammad Sari, dan pakciknya, Suryadi, menjadi salah satu korban PHK besar- besaran saat itu. Untung akhirnya dia bisa bekerja di sebuah pabrik roti di Tanjungpura. Sayang, nasib buruk menimpanya, toko roti kecil- kecilan itu tutup karena krisis moneter.

Tidak mudah menjadi pengusaha muda tanpa modal cukup. Akhirnya dia bekerja menjadi pegawai saja, alih- alih membuka wirausaha. Tetapi, sang pemilik toko roti yang kebetulan etnis TiongHoa, juga takut jadi korban ketika krisis moneter itu.

Disaat bekerja disana menjadi satu pengalaman tak terlupakan. Mistar mengaku di sanalah keinginan jadi pengusaha timbul lagi. Disisi lain sang ayah membuka toko kelontong sendiri di rumah sendiri. Satu toko kelontong kecilan di rumah yang berbatas kebun kelapa sawit PTPN II Tanjung Bringin.

Sementara itu paciknya bekerja serabutan setelah di PHK. Nah, sekarang giliran mistar di PHK karena krisis moneter. Menjadi pengangguran berbulan- bulan membuat Mistar galau. Dia mengaku sempat bekerja di satu pabrik elektronik di Tanjung Morawa.

"Tapi tidak lulus tes kesehatan," ungkap Mistar. 

Kecewa hati ia kembali ke rumah dan menjadi pengangguran. Menyandang status pengangguran kira- kira selama hampir setahun. Dia pun memutuskan menerima kesempatan menjadi TKI.

Pada tahun1999 ia resmi mendaftarkan diri menjadi TKI. Sejak awal dia meyakinkan diri berangkat menjadi TKI untuk mengumpulkan modal. Ada satu usaha yang ingin dijalankannya di kampung halaman.

Sejak lama ia memang mendambakan membuka usaha sendiri. Menjadi TKI bukanlah tujuan utama Mistar. Keinginan menjadi wirausaha semakin menguat dalam diri Mistar. Hingga Mantan TKI ini berhasil membuka UKM sendiri sebuah pabrik roti.

"Banyak anggota keluarga kami yang tidak punya pekerjaan. Saya tidak pernah berpikir untuk menjadi pegawai negeri sipil atau tentara, memiliki usaha sendiri adalah harapan saya," kata Mistar menjelaskan.

Seperti yang dikutip dari acara Kick Andy UKM Mantan TKI. Mistar telah bekerja di sebuah pabrik tekstil di Negeri Sembilan, Malaysia. Dia menjelaskan bahwa gajinya (gaji pokok) 430 ringgit per- bulan. Tak berpuas diri dengan gaji yang diterimanya, dia butuh banyak uang untuk modal usaha.

Mistar memilih bekerja keras dengan kerja lembur. Melalui cara itulah ia mampu mendapat sekitar 1000 ringgit per- bulan. Beda teman- temannya, ia tak terpikir untuk membeli tanah atau membangun rumah.

Mantan TKI Punya Pabrik Roti


Menurut dirinya banyak teman- temannya sesama TKI memilih menggunakan uang mereka membeli tanah atau membangun rumah. Namun, selepas habis masa kontrak mereka, mereka justru pulang ke Indonesia tanpa pekerjaan.

Alhasil mereka akan kembali ke Malaysia lagi mencari pekerjaan. Beda Mistar yang ingin punya usaha sendiri. Ia semakin termotifasi untuk berwirausaha. Rencana awal cuma mau bekerja dua tahun di Malaysia.

Tetapi uang modalnya tidak cukup untuk membuka bisnis besar. Jadinya Mistar tercatat tiga tahun bekerja di Malaysia. Mistar mengenang sekitar delapan bulan sebelum pulang kampung Dia tercatat mengirim uang 20 juta kepada sang bapak.

Uang itu bersama pakcik digunakannya untuk membuka usaha roti bernama Family. Pilihan untuk membuat pabrik roti lantaran pakcinya pernah bekerja bersama dengannya di toko roti.

Tercatat sejak 1970 -an, pakciknya telah bekerja dengan pengusaha pembuat roti keturunan TiongHoa. Dulu ia dan pakciknya memang pernah bekerja di toko roti. Dijelaskan pengalaman membeli bahan baku roti di toko bahan pokok Tanjung Pura yang bisa dihutang menjadi alasan lain.

"Minggu ini kami membeli bahan untuk roti, satu minggu kemudian baru dibayar," jelasnya kepada Majalah TIM.

Nama Family sendiri dipilih bukan tanpa alasan. Karena memang yang bekerja disana rata- rata masih satu keluarga besarnya. Mulai dari pakcik, bapak, serta tiga adiknya kerja bahu- membahu. Ide bisnisnya yaitu membuat roti seharga Rp.500 per- buah untuk masyarakat kelas menengah- kebawah.

Dia bercerita jika tabungan tiga tahun kebanyakan habis untuk pabrik rotinya. Mulai dari membeli peralatan dapur, membangun pabrik berdinding anyaman bambu beralas semen, yang mana terletak di belakang rumah orang tuanya.

Ah, juga untuk membeli alat pembuat adonan, yang mana itu dipesan dari bengkel las kenalannya. Ongkos pembuatan alat ini saja menghabiskan sekitar Rp. 2,5 juta. Jika membeli di toko langsung jadi bisa seharga Rp.6 juta jelasnya.

Mistar juga membangun ruang penguapan kue. Ruang seluas 2x2 meter itu beratap rendah dan ditutupi korden. Uapnya itu berasal dari dua kompor yang terus mendidihkan panci berisi air. Dijelaskannya bahwa uap inilah yang membuat ruangan itu menjadi hangat.

Pelan- tapi pasti usaha Family bakery mulai berkembang. Bahkan tak segan mereka mulai pinjam modal dari Bank. Dia menjelaskan meminjam Rp.50 juta dari Bank Sumut Syariah. Dia mendapat pinjaman 10 juta Lembaga Peningkatan dan Pengembangan Kesejahteraan Masyarakat (LP2KM).

Ketika di tahun 2002, produksi dari Family membutuhkan 5- 6 karung terigu tiap harinya. Jumlah karyawan miliknya kala itu cuma 10 orang. Sekarang jika membuat roti bisa membutuhkan hingga 15 karung serta jumlah karyawan meningkat 70 orang.

Totalnya ada 25 orang dibidang produksi dan 25 orang lain di bagian pemasaran. Bagian pemasaran membawa roti- rotinya ke ke sejumlah warung di Langkat, Binjai, Deli Serdang, hingga sampai ke Aceh Timur.

Sisanya 20 orang akan bekerja lepas membungkus roti. Perlu kamu tau selain memproduksis sendiri. Family juga menerima pemasaran tiga produsen roti kering di desanya. Salah satu usaha itu dijalankan sesama mantan TKI bernama Tina Melinda (32) yang telah memiliki 26 keryawan.

Agar kualitas terjaga, setiap tiga bulan sekali ada petugas kesehatan mengecek kualitas pangan. Dia menjelaskan sangat terbantu adanya Badan Pelayanan Penempatan dan Perlindungan TKI (BP3TKI). Ia menjelaskan sering mendapatkan dorongan dan pelatihan.

Hasilnya ia tak berpikir cuma bekerja di negeri orang tapi berpikir membuka usaha disini. Dia menjelaskan badan itu selalu rutin mengajak pertemuan. Ia pun tercatat sebagai salah satu mantan TKI terbaik. Pada 2006, Mistar resmi menyandang gelar itu melalui sebuah penghargaan.

Penghargaan yang langsu diberikan Erman Suparno, Menteri Tenaga Kerja saat itu. Ia mantap untuk berkata sangatlah senang bekerja keras di kampung sendiri. Dia berkata diacara KickAndy bahwasanya bekerja di negeri orang berarti ketinggalan di negeri sendiri.

Sebuah pernyataan bahwasanya seorang TKI jangan melulu soal mencari uang. Mereka juga bisa membantu orang lain dan tumbuh dengan usahanya sendiri di negeri sendiri.

Siapa Penemu Android Kisah Entrepreneur Andy Rubin

Biografi Pengusaha Andy Rubin


sejarah hp android

Biografi Andy Rubin, sudah dikenal sebagai serial- entrepreneur dunia startup. Siapa penemu Android. Ialah Pria kelahiran tahun 1992 di Chappaqua, New York. Tak ada banyak catatan tentang awal karir dari Wikipedia, namun kami mencoba sebagai mungkin membuatkan biografinya disini.

Dia merupakan putra dari seorang psikolog, yang kemudian menemukan firma marketingnya sendiri.  Bisnis sang ayahnya sebuah perusahaan penjualan aneka perangkat fotografi dan gadget. Yang mana mereka akan dibeli melalui kartu kredit bisa tanpa tunai.

Entrepreneur Penemu Android

 
Biografi Andy Rubin merupakan lulusan komputer programer. Merupakan tipikal seorang pecinta teknologi. Dalam sebuah kesempatan seorang wartawa mengunjungi rumah uniknya. Sang wartawan harus melewati aneka produk teknologi; ada tangan robot, pemeriksa retina, dan lain- lain.

Layaknya seorang anak kecil ujar seorang kawan yang sama- sama pernah bekerja di Apple.Inc. Dia adalah siapa penemu Android. Kala itu namanya masih Google Phone. Sebuah pertanyaan yang kita sering tanyakan di Google sendiri.

Ia merupakan fenomena baru yang sudahlah banyak orang memprediksinya. Sebagai seorang pria 29 tahun, biografi Andy Rubin dikenal sebagai ahli- bahkan level jenius. Di bidang teknologi sudah ia buktikan melalui aneka karir. Dia juga seorang entrepreneur untuk menghasilkan sebuah produk baru.

Selain menemukan apa, sosoknya juga aktif untuk menjualnya sendiri. Jadi jangan salah konsep awal Android adalah bisnis pribadi. Rubin suka untuk membuat sesuatu dari kode. Dia juga suka membuat robot. Bukti terkuat ialah ketika dirinya berada di kampus Google; Rubin sibuk membangun robot.

Dia membuat robot tangan pembuat kopi. Semuanya dijalankan dari pesan singkat dari perangkatnya. Selain itu ia juga punya pesawat helikoper sendiri. Semuanya tentang kegilaanya termasuk membuat sebuah sistem open- source.

Di tahun 2000 -an, ketika itu ia ingin menciptakan sebuah perangkat telephon. Jika pada jamannya adalah telephon berarti cuma akan dibuat oleh beberapa orang. Dalam benaknya ingin menciptakan satu keterbukaan. Setiap developer akan bisa masuk dan menggunakan kode buatannya secara gratis.

Dalam perjalanannya ia memilih untuk mengerjakan sendiri. Tak ada investor untuk merealisasikan ide gilanya tersebut. Android dalam benaknya merupakan produk serba guna. Produk yang bisa kamu bawa- bawa kemana- mana.

Entrepreneur yang awalnya akan membangun Android untuk kamera. Namun, itu tak terlaksana, tak ada investor sekali lagi. Hingga ia pun bekerja sama dengan Chris White, yang dulunya merupakan desainer pada WebTv, dan juga Nick Sears, mantan marketing di T- Mobile.

Mereka bekerja sama untuk membangun Android pertama; T- Mobile Sidekick. Sayangnya, produknya ini tak menjual tinggi bukan sebuah fenomena. Di 2004, secara terang- terangan Rubin mengakui mengalami kesulitan keuangan.

Dia bahkan harus menunggak pemilik kontrakan. Seorang teman lantas meminjamkan dia uang sebesar $10.000. Tak mau melepaskan ide gilanya tersebut Rubin membuat gerakan. Dia bersama dengan co- founder Android lain, Rich Miner, yang kemudian bersama berangkat ke Google Ventures.

Google pun menyambut Rubin dan kawan- kawannya. Persentasi bisnis awal Rubin ialah memberi software gratis untuk pengembang. Perusahaan lain lah yang akan memproduksi telephon sendiri. Mereka cukup memberikan kode untuk diutak- atik Andy dan kawan.

Android boleh dibrand ulang tanpa menghilangkan lisensinya atau sumbernya. Disisi lain, mereka akan menjual nilai tambahnya dari aplikasi dan lain- lain.

Penemu Android


Pada Februari 2004, Google resmi bergabung tim untuk mengembangkan Android. Ini merupakan sistem bisnis yang menarik tapi... Ini juga berarti Rubin akan melepaskan apa yang sudah dibuatnya. Tapi tidak dalam rencananya ia tetap akan memegang kendali akan Android. 
 
Perusahaan pembuat perangkat yang menggunakan Android tak memegang paten. Mereka cuma punya merek ketika sistemnya masihlah dipegang Rubin miliki. Pengalaman Sidekick membuatnya berpikir tak melepaskan Android begitu saja. 
 
Kala itu T- Mobile setuju membuatkan tapi meminta untuk merubah total nilainya. Mereka mau tapi harus lah merebrand produknya dahulu. Jadilah perusahaan Rubin, Danger, jadi tidak dikenal oleh para pembeli perangkat T- Mobile Sidekick. 
 
Pembeli cuma tau kalau mau telephon keren; belilah di T- Mobile. Ini tak boleh terulang kembali pikirnya di Android. Ia pun harus mencari- cari caranya melalui Google dan ketemulah.

Tidak ada yang mau dengan sistemnya itu. Sebelum bertemu Google, perusahaan seperti Samsung tentulah tak mau ide gilanya. Ketika mereka diberi Android tapi harus menjual nilai Android juga. Tanpa merubah nilai atau brand -nya, perusahaan akan berpikir ulang tentang kegilaan Rubin.

Dia adalah seorang entrepreneur ulung. Menemukan pasar dan keinginan menjadi satu. Rubin mampu melihat koneksi antara pasar serta kebutuhan mereka (pelanggan). Ada satu kesimpulan dari entrepreneur ini. Dia membutuhkan seorang CEO.

"Meski ketika sesuatu berujung buruk, saya tidak akan benar- benar menyerah," itulah kesimpulan dari apa yang ia pikirkan. 

Ketika banyak orang menyebut Rubin gila ternyata masih ada seseorang. Sosok Larry Page menjadi orang yang utama mendukungnya. Salah satu pendiri Google tersebut mendengar konsep open- source itu. Dan, ia langsung menghubungi seseorang untuk menghubungkan.

Google mendengar kisah Android serta obsesi sang penemu. Mereka pun setuju untuk membantu. Sebelumnya Page memang sudah pernah betemu Rubin di salah satu acara di Stanford University.

Rubin almameter adalah Utica Collage di New York. Sebelum mengerjakan Android, ia sudahlah bekerja aneka pekerjaan di bidang teknologi, dimulai dari perusahaan bernama Carl Zeiss Microscopy, dimana ia bekerja sebagai teknisi pengembangan di antara tahun 1986- 1987.

Setelah berhenti dari Carl Zeiss ia pernah bekerja di sebuah perusahaan robot. Di sebuah liburan di kawasan bernama Cayman Islands, tahun 1989, Rubin bertemu teknisi Apple bernama Bill Caswell. Meski baru kenal beberapa saat Rubin langsung mau membantu Caswell.

Ceritanya Caswell tengah bertengkar hebat dengan pacarnya. Dia terusir dari penginapannnya. Rubin lantas menawarinya tempat menginap sementara.

Kisah pun berlanjut dimana Rubin mendapatkan pekerjaan di Apple. Ia bekerja sebagai teknisi di Apple dari 1989- 1992. Dalam bekerja ia memang dikenal penggemar berat teknologi. Terutama tentang kegemarannya kepada robot. Bahkan ia mendapatkan nama panggilan 'Android'.

Disana lah, ia bertemu sosok Steve Perlman, orang yang meminjaminya uang diatas. Di Apple, ia dikenal cukup jahil salah satunya yaitu membuat telephon iseng. Ia memprogram ulang jalur telephon internal yang seolah CEO Apple, John Sculley, menelephon teman- temannya untuk hadiah saham.

Rubin dan juga Perlman juga mendirikan perusahaan bernama Artemis Network dan menjadi CEO -nya sampai sekarang, yang mana fokusnya adalah alternatif untuk perangkat wireless.

Sebelum membangun Artemis Rubin pernah bekerja di tempat lain. Selepas dari Apple, di tahun 1990 -an, ia bekerja di perusahaan General Magic. Dari perusahaan tersebut ia mendapatkan penghargaan atas sebuah penemuan. D

Ia menciptakan komputer personal yang bisa dibawa kemanapun, yang bisa dibilang menjadi awal dari smartphone modern. Selepas dari General Magic di antara 1995 dan 1997, ia bekerja dengan WebTv. Yang kemudian dibeli oleh Microsoft menjadi MSN TV.

Perlman lalu menyusul Rubin dan bekerja di WebTv. Rubin dan Perlman akhirnya bersama bekerja untuk Microsoft. Sebuah perusahaan bernama Danger.Inc didirikan selepas ia keluar dari Microsoft 1999.

Inilah awal ia membangun Android melalui T- Mobile Sidekick. Disanalah ia mulai mengembangkan ide tentang software -open source bernama Android.

Apakah HP Android Milik Google


Dengan tangan terbuka raksasa internet itu mengajak Rubin dan Sears ke Mountain View. Disana, Januari 2005, mereke berbincang dengan Page dan juga patnernya Sergey Brin, juga seorang Georges Harik, sang adviser dari Google Ventures.

Sosok Harik sendiri merupakan salah satu dari pegawai pertama di dalam proyek Google Phone. Seperti biasanya Page bukanlah tipe miliarder formal. Ia menemui Rubin cuma berpakaian kaos dan celana jin. Sedangkan Brin sendiri sama tapi tanpa sepatu, inilah gaya miliarder sesungguhnya loh.

Lucu lagi ada satu jam tangan Disney di tangan yang berbahan plastik. Ada beberapa kendi permen dan Brin mulai memasukan beberapa ke mulutnya. Sebuah pembicaraan serius dalam suasan santai itulah kesan dari seorang Andy Rubin, penemu Android.

Pertemuan yang tidak melulu tentang menyenangkan sang penemu Android. Beberapa test dilakukan oleh Brin untuk Rubin. Dia terus menekankan: dirinya bisa membuat itu lebih baik dari Sidekick. Dan, ia lantas masuk ke kontennya yaitu alasannya untuk membuat apa yang Rubin inginkan. 
 
Bukan sebuah pembicaraan yang agresif tapi bertukar pikiran. Selepas dari pertemuan, Rubin dan Sears pulang dengan satu kesimpulan setuju dengan ide mereka.

Apakah Google musuh atau kawan?

Jawaban itu terjawab ketika lima haris berselang. Kini, Rubin bersama kawan telah membawa satu buah contoh atau prototipe Android.

Google berminat kepada apa yang mereka buat. Lebih tepatnya mereka akan membeli apa yang telah ada ditangan mereka. Jujur saja. Rubin dan kawan- kawan enggan untuk hal tersebut. Tapi dalam perjalanannya seperti yang diatas mereka butuh uang.

Mengerjakan startup tidaklah mudah bagi mereka pada masanya itu. Ketika teknologi belum menjadu bubble ada dimana- mana. Para pendiri Android ini akhirnya terpecah. Ada Rubin dan Chris White yang menggagas, dan Sears setuju untuk tetap menjalankan. Sementara itu Rich Miner memilih untuk tak melanjutkan.

Dia kini bekerja untuk Google Ventures. Nah, si Miner inilah yang ingin sebuah tim kecil kalangan mereka sendiri. Android Team kemudian pindah ke Googleplex (markas Google) membangun tim besar. Secara tersembunyi dari sorotan media mengerjakan apa yang ada sekarang.

hp android pertama

Soal pembelian disebutkan Google membeli $50 juta. Ini juga termasuk tima Android yang ikut membangun konsepnya lebih sempurna. Dengan sokongan teknologi Google, 11 Juli 2005, mereka bekerja sama atas nama Google.

Android pertama (benar- benar Android) adalah sebuah telephon ponsel bernama G1. Sebuah konsep yang sangat sederhana sebagai percontohan. Tidak ada developer perusahaan yang mau membuat ponsel dari apa yang mereka sebut open- source untuk selanjutnya.

Pada 2007, Google tak menemukan siapapun, termasuk Verizon tidak mau atau menolak, Sprint yang tidak tertarik, dan AT&T yang tidak langsung menjawab jelas. Juga ini termasuk T- Mobile yang memproduksi G1 sebelumnya. Tak mau mengambil resiko.

"Itu bukanlah waktu yang menyenangkan dalam sejarah Android"

Pertaruhan Bisnis Entrepreneur


Perusahaan bersikeras menjual kontennya dan apapun didalamnya tanpa berbagi. Ini merupakan kunci dari bisnis mereka antara produsen dan pembeli. Tidak ada pihak ketiga. Google tidak boleh mengembangkan kontennya di dalam apa yang mereka buat.

Satu- satunya harapan ialah T- Mobile yang sebelumnya sudah mengerjakan G1. Enam bulan sudah tim Android mencoba meyakinkan perusahaan tersebut lagi. Menurut sumber Business Insider: mereka tak mau berurusan dengan Google.

Yang paling kecewa adalah Rubin sendiri. Dia lah orang yang akan memakan semua kekecewaan seolah semua tak terjadi. Namun, akhirnya, ada perjanjian dengan T- Mobile untunglah ada Nick Sears, yang dulu merupakan eksekutif marketing disana. Ia sukses meyakinkan CEO T-Mobile Robert Dodson untuk satu langkah mengembangkan G1 kembali.

Sayangnya, ketika Rubin dan kawan- kawan tengah asik mengembangkan idenya, CEO Apple Steve Jobs memamerkan smartphone miliknya. Sebuah kekagetan dirasakan oleh Rubin. Dia bahkan diceritakan dalam buku Dogfight: How Apple And Google Went To War And Started A Revolution.

Rubin bergegas untuk menonton Jobs. Dia yang tengah dalam perjalanan meeting, meminta berbalik arah, semuanya hanya untuk melanjutkan melihat broadcast dari website.

"Holy crap," umpat Rubin.

Rubin dan tim segara bergegas merubah semuanya ada di Android. Kemudian jadilah satu smartphone yang beda dengan sebelumnya telah siap. Versi pertamanya tidak ada touch- screen dan keyboar dilayar yang bisa dislide.

Disisi lain, Apple meluncurkan touch- screen pertama, yang mana menghubungkan orang ke sistem komputer. "Itu merupakan game changer," dimana seperi peluncuran Apple merupakan bagian terdalam di produk Google.

"Itu membuat kami kembali ke papan gambar dan mengevaluasi kembali: Apakah kita ingin meluncurkan produk ini tanpa sentuhan? Kami harus kembali dan membuat keputusan itu. "

Dalam pembicaraan lain, seorang mantan karyawan Google, Sumit Agarwal menyebut pihak Google lah yang pertama mengembangkan konsep to- zoom atau zooming dalam smartphone. Semua dilakukan dalam kesunyian ketika Steve Jobs belum menyadari akan perang yang akan terjadi.

Meski tim Android sukses mengikuti alur iPhone dan memangun jalurnya sendiri. Secara tak disangka- atau tidak kita sadari bahwa iPhone punya andil. iPhone secara eklusip dibangun dibawah bendera AT&T. Sebuah revolusi mencengangkan tapi menjadi masalah bagi Varizon.

Perusahaan ini tak punya senjata untuk menyaingi iPhone mereka. Disaat iPhone dipaksa untuk diproduksi, ada pemikiran, ini akan jadi masalah bagi mereka perusahaan pembuat ponsel.

Masalah mereka bukanlah AT&T tapi Apple yang punya brand kuat. Mereka punya koneksi dengan para pelanggan melalui produk Apple sebelumnya. Jadi, ketika iPhone menjadi perhatian, maka mudahlah bagi Google menyarankan Android sebagai pilihan.

"Waktu itu, strateginya adalah mengkonter," ujar seorang sumber dalam artikel. Beda dengan iOS, melalui Android, perusahaan pemilik smartphone bisa memodifikasi ponsel dan memasukan brand -nya.

Meskipun BlackBerry sudah turun ke sangat bawah dalam pasar smartphone. Tapi mereka masih dominan di 2000 -an. iPhone langsung meledak ketika baru saja muncul, di 2007, Android bukanlah apa- apa.

gambar hp android pertama

Verizon sebagai operator melihat masalah. Tapi mereka tak punya jawaban. Hingga, Motorola melirik ke arah Android. Motorola lah perusahaan pertama yang membuat smartphone berbasis Android. Itu bukan seperti iPhone. Terlihat besar dan punya keyboard asli diluncurkan pada 2009.

Verizon setuju untuk memasarkan Motorola dengan $100 juta. Produk itu lantas diberi nama Droid yang berasal dari nama yang dilisensikan oleh George Lucas.

Itu tidaklah sesukses iPhone. Tapi ini merupakan jalan bagi pengembangan Android kedepannya. Seolah semua perusahaan berlomba membangun Androidnya sendiri

Haji Mualaf Aman Wirausaha Bakso Halal Sedap

Profil Pengusaha Haji Aman


pengusaha haji mualaf
 
Haji mualaf Aman dikenal oleh penduduk Kota Karawang dan luar. Wirausaha bakso halal sedap yang tersohor akan rasanya. Banyak sudah food blogger mengulas kuliner bakso miliknya. Nama usahanya Mie Kering Haji Aman, sosoknya sempat diragukan oleh pecinta kuliner Muslim.

Secara Pak Aman adalah keturunan Tionghoa. Tetapi sudah masuk Islam dan berhaji. Seorang Haji mualaf Aman semakin populer. Pasalnya target pasarnya meluas dibanding sebelum ini. Tentu bukan pasal bisnis Aman berpindah keyakinan.

Wirausaha Bakso

 
Sudah 28 tahun dirinya menjadi mualaf karena terpanggil. Dulu ayahnya seorang penjual mie kering keliling. Resep warisan leluhur yang membawa kedainya naik daun. Bakmi buatan Haji mualaf Aman rasanya gurih dan teksturnya lembut loh.

"Tidak asin, juga tidak tawar. Rasanya pas dan tidak bikin enek," tutur pengusaha ini.

Merupakan warisan keluarga hingga sekarang. Dari berjualan keliling Aman mampu membuka kedai sendiri. Pria bernama asli Hermawan, begitu sudah mualaf langusng merubah resep. Walaupun begitu rasanya masih tetap kok.

Menu andalan tentulah bakmis berbahan mie kuning, taoge, ayam semur, bakso dan heikang. Untuk penyajian menggunakan kuah kaldu sungguh lezat. Ada taoge dan daginya besar sebagai sumber protein dan kelezatan utama.

Orang tuanya dulu pedagang mie khas Singkawang. Minyak bawang menggunakan biasa. Tidak ada campuran minyak lain. Cara memasak dan pengolahan tidak tercampur bahan non- halal. Daging juga dibuat menggunakan bahan ayam dan sapi tanpa campuran.

Banyaknya orang Muslim yang berminat masakan Chinese food. Maka itulah sasaran Haji mualaf Aman untuk kedepan. Walaupun begitu dia tidak jarang diragukan karena penampilan. Bagi mereka yang sudah tau bahwa dirinya sudah Mualaf, ya, menjadi pelanggan tetap mie buatan Haji Aman.

Semua bahan diolahnya sendiri, termasuk mie bukanlah buatan pabrik. Dia membuat semua sendiri tanpa bahan tambahan kimia. Menu andalan pengusaha mie kering ini ya tentunya mie tanpa kuah. Menu lainnya yakni bakmie kuah, dihidangkan langsung dengan kuah olahan mienya.

Bakmi kering ada rasa asam- asam karena diberi cuka. Walupun diberi kuah rasanya tetap asam kok. Porsi dibuat sengaja ukuran besar untuk mengenyangkan pembeli. Bakmie Haji Aman bisa dijadikan sarapan atau makan siang.

Untuk pangsit dia menyediakan dua jenis: Pangsit kering dan pangsit rebus. Pangsit rebus langsung dimasukan ke kuah. Sedangkan kering bisa dimakan terpisah layaknya kerupuk. Kebanyakan lebih memilih mie kering sebanyak 99% pembelinya.

Sehari menjual 200 porsi seharga 14 ribu- 16 ribuan. Pesanan melonjak 400- 600 porsi ketika haris khusus seperti Cap Go Meh. Pengusaha 52 tahun ini baru membuat hanya empat menu. Kenapa cuma memiliki empat jenis. Pasalnya Haji Aman ingin mempermudah pilihan dan mempercepat proses.

Dalam waktu satu jam mampu melayani 70 porsi pembeli. Meskipun banyak karyawan, Haji Aman berani melayani sendiri. Prinsip wirausaha Haji Aman adalah menjaga kualitas rasa. Selain itu dalam hal kecepatan harus mampu mengimbangi kebutuhan pembeli.

Wirausaha ini juga mengundang waralaba bagi pemodal. Sudah ada 10 kedai yakni dari Pontianak, Mempawah, Singkawan, dan lainnya. Namun hanya beberapa pewaralaba mampu bertahan. Pasalnya mereka tidak mampu menjaga pelayanan dan kualitas sesuai standar Haji Aman.

Russell Simmons Pengusaha, Promotor dan Rapper

Biografi Pengusaha Russell Simmons

 
russell simmons success
 
Dia terlahir dari orang tua kelas menangah pada tahun 1957 Biografi Russell Simmons, bagaimana pengusaha, promotor, dan rapper,  tumbuh dan dibesarkan di wilayah Queens, New York, dimana dia sudah berhadapan dengan kerasnya kehidupan. 
 
Dia hidup dalam bayangan premanisme, dan hanya musik rap membuatnya tetap bertahan menjadi normal. Dia sosok yang menyukai ritme dan bit. Sosoknya berubah menjadi seorang panyanyi, pencipta lagu dan seorang promotor. 
 
Ia membesarkan musik hip-hop dengan rasa cinta seperti anaknya sendiri. Setelah sempat bersekolah di City College of New York, Simmons memutuskan berhenti sebagai penyanyi, memilih menjadi promotor total.

Promotor Musik dan Rapper

 
Menjadi promotor, Simmons menjalankan berbagai konser mempromosikan artis- artis dari luar kota New York. Itu adalah bisnis yang sulit kenangnya. Hingga tahun 1979, itu berulah menjadi awal perubahan dalam hidupnya, dari sebuah kelompok bernama "Rapper's Delight", usahanya menjadi catatan terpenting musik kelas menengah.

Tidak berhenti sampai disitu, di tahun 1983, ia mendirikan grup musik sendiri, Run- DMC. Mereka tengah mencoba untuk memperkenalkan musik rap menjadi fenomena dalam kemasan baru. Kita kemudian menyebut musik itu hip- hop; sebuah trend bagi mereka masyarakat urban Afro-Amerika.

 "Hidup saya sebagian besar ialah tentang mempromosikan kemarahan, gaya, agresi, dan sikap perkotaan Amerika untuk pemirsa di seluruh dunia," kata Russell Simmons dalam bukunya, Life and Def: Sex, Drugs, Uang + Allah (Crown Publishing, 2002).

"Saya telah membuat sebuah bisnis yang tidak ada di generasi sebelumnya."

Ia dilahirkan di lingkungan yang tak baik. Bersama kedua saudaranya, kakak tertuanya, Danny, dan adik laki- lakinya, Joey, tinggal di daerah bernama Hollis, Queens. Mereka tinggal tumbuh di kawasan kelas menengah bawah. 
 
Disana, di tempat itu, kamu akan menemukan berbagai tanda -tanda kerusakan. Tetangga mereka hancur karena narkoba. Di Hollis, Queens, ada sebuah tempat yang disebut pusat kota narkoba Queens. 
 
Ironisnya, usaha Simmons pertama kali adalah berjualan beberapa bungkus marijuana di pinggiran kota. Simmons pernah berjualan kokain palsu yang terbuat dari daun buah coklat. Tidak bertahan lama, ia memilih bisnis lain yang tidak membahayakan hidupnya. 
 
"Saya sangat beruntung tidak harus memiliki takdir yang sama dengan sebagian teman saya. Teman- teman saya berakhir di penjara atau mati. Darisana datang sebuah waktu dalam hidup bahwa saya melihat, mungkin, sebuah rute yang berbeda. Saya berpikir keberuntungan bermain besar dalam lolosnya saya," ucap sang pengusaha

Pada tahun 1977, ketika itu ia tengah menghadiri sebuah pesta di sebuah klub malam. Dia melihat bagaimana seorang MC asik memainkan musik dan ritme melalui microfonnya. Simmons mendapatkan ide untuk mempromosikan musik tersebut yang kemudian disebut hip- hop. 
 
Dia mencoba menciptakan acara yang menghadarikan berbagai artis hip- hop lokal. Dia kemudian menyewa sebuah tempat khusus, bernegosiasi dengan para artis yang datang, dan mempromosikan. "Saya tidak punya bakat," ucapnya secara pribadi.

Meski begitu, meski ia tidak memiliki kemampuan bernyanyi indah, kecintaan akan musiknya itu begitu kuat bahkan lebih dari penyanyi asli. Simmons hanya bermodal akan passionnya dan kecintaan akan musik. 
 
Dia kemudian masuk keranah yang menurutnya masih mungkin; memproduseri dan mempromosikan. Selain dunia musik, dia juga tertarik akan sisi kultural hingga lahirnya komunitas hip- hop. Dalam bukunya, ia yakin lebih tertarik akan hal melahirkan komunitas.

Jalan kesuksesan


Jalan bisnisnya tak semudah yang akan dibayangkan setiap orang. Pertama- tama, Simmons harus rela untuk kehilangan banyak uang dari setiap acaranya. Setelah mempromosikan suatu acara pesta di Harlem, yang kemudian tidak didatangi satu orangpun, ia resmi bangkrut secara finansial kala itu. 
 
Dia kemudian terduduk, termenung di depan rumah ketika acara itu selesai. Ibunya melihat itu, lalu menawarkan sejumlah uang yang bahkan tak cukup untuk memulai lagi. Simmons kemudian menyebut uang itu sebagai invetasi. Meski sedikit dia percaya akan masa depan dengan doa ibunya. 
 
Ketika kamu bertanya siapa yang paling berpengaruh, maka ia akan menjawab "ibunya". Dia lah, Evelyn Simmons, yang ikut mendorong bisnisnya hingga sukses sekarang. 
 
Dia mendeskripsikan hidup ibunya dalam beberapa kata, "Ibu saya adalah wanita yang independen, dan memiliki samangat yang membuatnya tetap menjadi pengusaha... ketika tak satupun orang yang percaya, dia percaya." jelas Russell Simmons.

Memutuskan meninggalkan sekolahnya di City College of New York, ia telah siap menyongsong kesuksesan itu sendiri. Di tahun 1984, ia bersama patnernya, Rick Rubin, mendirikan Def Jam. Sebuah tempat usaha yang arah bisnisnya bahkan belum jelas. 
 
Simmons dan Rick Rubin bersama mencoba melalui record sendiri, mencoba untuk memproduksi artis- artis sendiri. Mereka bukan sekedar promotor lagi, tetapi memproduseri artis-artis dibawah bendera Def Jam. Simmons memulai dengan pengalamannya mempromosikan artis lokal.

Ia memberikan kesempatan mereka rekaman, bukan sebuah konser kecil. Artis pertama Def Jam yaitu mereka beberapa artis lokal seperti Kurtis Blow dan Run D.M.C. Kemudian secara konsisten, Def Jam mengorbitkan artis "gerakan" hip- hop generasi pertama, seperti Public Enemy, the Beastie Boys, LL Cool J, dan Run D.M.C. 
 
Mereka bahkan meneken kontrak ekslusip dengan perusahaan rekaman milik Simmons. Hingga di tahun 1983, artis- artis Def Jam, khususnya Run- D.M.C, telah sukses berubah menjadi fenomena hip-hop. Hip-hop kemudian tumbuh menjadi musik yang memiliki pasar luas. 
 
Generasi kulit putih bahkan mulai melirik hip-hop; melihat kehidupan urban kulit hitam. Rapper Chuck D menyebut nama hip-hop dalam sebuah acara di Black America's C.N.N, network berita yang menceritakan sisi lain masyarakat kulit hitam masa kini. 
 
Mereka menciptakan kehidupan urban tersendiri tak pernah terekam dimanapun. Run-DMC ingin trend ini menjadi lebih nyata dan terlihat jelas. Tidak seperti rapper lain, mengadopsi orang kulit putih dari prilaku dan pakain sekedar untuk sukses. 
 
Run- DMC menunjukan jati diri, diksi, dan ritme asli seperti Russell Simmons. Jika orang tua kemudian bertanya kenapa anak- anak mereka "berprilaku kulit hitam", jawabanya semua karena Russhell Simmons. Dia telah berhasil memasukan unsur budaya dalam rap menjadi satu kesatuan musik hip-hop. 
 
 
Para kulit putih, mereka khususnya anak muda mulai membeli musik kulit hitam. Mereka juga mulai melihat apa yang mereka kenakan. Simmons telah berdiri diantara musik hip-hop mengalir seperti sungai. Ia mendapatkan semua dari bisnis recording termasuk kekayaan. 
 
Dia bahkan bernai melobi MTV untuk menayangkan video Run-DMC, dan juga meminta seorang repper bekolaborasi dengan Aerosmith, sebuah band rock kulit putih. Dia lalu mengontrak repper kulit putih, the Beastie Boys, memperluas pengaruhnya. 
 
Dia menerima semua pengunjung masuk, menjadikan hip-hop menjadi budaya anak muda (seluruhnya), bukan berdasarkan ras tertentu.

Dari cara bergaya, ketika para desainer mulai masuk ke ranah musik hip-hop melahirkan trend tersendiri. Merek Phat Farms adalah merek pakaian milik Russell Simmons yang menghasilkan lebih dari $140 juta. 
 
Sebuah ide lain tentang bisnis gaya urban komunitas. Sejak dimulai di tahun 1992 -an, Phat Farms memulai dari showroom kecil di New York City dan sekarang menjadi bisnis multi- juta dolar. Di 1985, ia membuat kesepakatan dengan CBS tentang distribusi musik senilai $600.000.

Biografi Pengusaha


Dia mempromosikan Afro- Amerika di televisi lewat acara televisi "Russell Simmons' Def Comedy Jam". Acaranya berjalan selama tujuh tahun, menghasilkan komedian kulit hitam seperti Bernie Mac, Chris Rock, dan Martin Lawrence. 
 
Di 2001, dia memulai "Russell Simmons' Def Poetry Jam" berbicara puisi anak muda. Kegiatan lainnya yaitu meluputi kegiatan sosial melalui philanthropy dan kebijakan politik. Simmons merupakan vegetarian dan penggemar yoga , aktif mendirikan berbagai organisasi sosial. 
 
Dia ikut mendirikan Hip Hop Summit Action Network, the Rush Philanthropic Organization, dan the Foundation for Ethnic Understanding. Dia aktif mensuport PETA lalu menjadi duta perang serta HIV/AIDS. 
 
Dia juga menjadi seorang penulis buku berjudul "Do You! 12 Laws To Access The Power In You To Achieve Happiness And Success" Ia adalah contoh tokoh lintas kultural melahirkan kekuatan ekonomi serta pengakuan kulit hitam. Itu adalah gerakan merubah paradikma masyarakat Amerika. 
 
Dikutip dari perkataanya mengenai perjalanan Afrika- Amerika, "kenyataanya tidak semua orang terlihat seperti Bill Cosby, dan kita butuh mendengar kebenaran, dan milihat kebenaran, untuk kita tau kemana arah tujuan, dan apa masalah kita"Seorang pengusaha ambisius, Russell Simmons melihat Def Jam sebagai bagian dari kerajaan hip-hop nya.

Firma milikinya, Rush Communication, termasuk Path Farms, acara televisi, dan agensi iklan merupakan bagian dari kerajaan besar bisnisnya. Termasuk film karyanya yang menjadi hits seperti Krush Groove dan The Nutty Professor. 
 
Sayang, di tahun 1999, Simmons resmi menjual saham kepemilikan Def Jam kepada Universal Studio senilai $100 juta. Dan akhirnya, di tahun 2004, dia juga menjual bisnis Phat Farm senilai $140 juta.

Profil Dokter Gamal Berobat Menggunakan Sampah

Profil Pengusaha Dokter Gamal Albinsaid

 
dokter gamal
 
Social entrepreneurship atau kewirusahaan sosial berobat menggunakan sampah. Profil Dokter Gamal sudah berkecimpung lama di dunia tersebut. Tujuan utamanya bukanlah tentang uan. Tetapi tentang bagaimana anda menangkat harkat hidup manusia untuk khususnya. 
 
Pernah mendengar ada para tahanan yang membuat kerajinan? Mereka lalu menjualnya kepada masyarakat melalui orang lain di luar. Inilah cara sosial entrepreneurship yang membantu orang lain, memberdayakan manusia.
 

Bisnis Sosial


Inilah kisah Gamal Albinsaid. Seorang dokter muda yang menggagas asuransi sampah. Tujuannya bukanlah tentang uang. Tujuannya adalah memberikan kesadaran untuk hidup sehat. Hal lain, ini membuktikan sampah bisa diberdayakan dan menghasilkan. 
 
Lebih lanjut, siapakah Gamal, dia yang sukses merebut perhatiaan dari masyarakat Indonesia hingga ke luar negeri. 

Bahkan Pangeran Charles dari Inggris memberinya penghargaan sebagai pengusaha sosial. Dr. Gamal kelahiran Kota Malang, 8 September 1989, dokter muda yang memiliki banyak catatan. Dia telah memiliki semua yang dibayangkan. 
 
Muda, cerdas, dan memiliki karir yang baik, ditambah dengan jiwa sosial tinggi membuatnya tampak "wah". Dia tercatat telah menyelesaikan sekolah dasar di MI Jendral Sudirman, Malang. Setelah itu ia masuk dan lulus dari SMP Negeri 3 Malang. 
 
Ketika sekolah menengah, di SMA Negeri 3 Malang, ia sukses mendapatkan program akselerasi di tahun 2005-2007. Setelah itu, Gamal melanjutkan dilanjutkan kuliahnya di Universitas Brawijaya. Dia tercatat menyelesaikan sekolah di Fakultas Kedokteran, dan lulus Cum Laude IPK 3,69. 
 
Asuransi sampah sendiri dimulainya sejak 2010. Ia bersama empat orang teman dan seorang dosen bernama Rita Rosita. Kisahnya waktu itu ia sedang membahas bersama tentang konsep asuransi sampah. Semua berawal dari cerita yang sangat menggugah hati Gamal.

Suatu hari, ia menjelaskan, ada seorang pria bernama Triyono membawa putrinya yang 3 tahun. Putri pria itu tengah menderita diare. Sementara itu bapaknya Triyono cuma seorang pemulung yang punya uang hanya 10.000. Alhasil, putrinya tersebut tak terobati. 
 
Setiap hari Triyono tetap mengajaknya memulung meski badan tengah sakit. Putrinya pun akhirnya meninggal dunia, jelas Dr. Gamal. Dia akhirnya menyadari satu hal bahwa perlu adanya asuransi. Gamal mulai mencari bagaimana. Informasi bahwa penduduk Indonesia sebagian hanya menghasilkan USD.2 per- hari. Ini tidak bisa dibiyarkan. 
 
Merefleksi semuanya, ide kreatif Gamal tentang sampah muncul. Dia ingin menciptakan sistem keuangan sampah. Dan, apakah melalui sampah sebuah sistem pelayanan kesehatan bisa didapatkan. Hasilnya klinik asuransi sampah dilahirkan dari kepedulian itu. Ia memandang bahwanya setiap rumah tangga pasti memiliki sampah.

Setiap harinya orang bisa mengumpulkan sampah mereka sendiri ataupun orang lain. Hampir semua layanan yang ada di kliniknya dibayar dengan sampah.

"Ada pemeriksaan kesehatan, dapat obat juga. Termasuk konsultasi lewat telpon, pemeriksaan anak, penyakit kronis orang tua hingga kontrol ibu hamil," jelasnya.

Klinik asuransi sampah ini sempat berhenti sekitar enam bulan. Tapi, dilanjutkan kembali karena ada banyak perhatian yang datang. Dalam kurun waktu itu mereka yang mengikuti klinik sampah meningkat 500 orang. 
 
Klinik sampah ini kemudian berada dibawah organisasi Indonesia Medika. Sistemnya menggunakan konsep premi sampah kering. Jadi bukan segala sampah bisa diterima. Menggunakan sistem mikro diman semakin banyak anggota semakin berlangsung lama.

Nyatanya, banyak warga tertarik ikut masuk menjadi anggota. Contohnya saja Ibu Ani Purwati yang bekerja sebagai penjahit. Dia mendaftar menggunakan sisa- sisa hasil jahitannya. Selama dua minggu Ibu Ani yang punya penyakit tekanan darah tinggi ini mengaku cukup terbantu. 
 
Dia bisa mengecek kesahatannya tiap dua minggu sekali. Saat ini, Gamal fokus untuk membuka cabang di setiap- tiap cabang terkecil. Membuka di kawasan keluarahan merangkul para ibu rumah tangga.

Mendirikan Sekolah Sampah

 
Dr. Gamal sendiri tak menghitung berapa volume sampah yang dibawa warga. Namun, dengan bekerja sama dengan Bank Sampah, hitungannya jadi lebih baik. Ya, Asuransi Sampah Gamal menggandeng usaha sosial lain seperti Bank Sampah. 
 
Melalui Bank Sampah, sampah akan dipilah, dan tentunya diuangkan. Hasilnya itu kemudian dibelika Dr. Gamal obat- obatan untuk pemilik premi asuransi sampah. Selain memikirkan konsep asuransi sampah. Ternyata ada hal lain yang ingin dicapai Dokter Gamal nantinya. 
 
Yaitu ada sistem sekolah sampah yang jadi tujuannya kelak. Bersamaan itu Gamal pun terbang ke Inggris untuk mendapatkan penghargaan dari Pangeran Charles. Perlu anda tau bahwanya Dr.Gamal masuk ke nominasi untuk Sustainable Living Young Entrepreneurs Awards. 
 
Ajang penghargaan pertama yang mencari pemuda peduli diseluruh dunia. Penghargaan yang diselenggarakan oleh Unilever bekerja sama dengan Universitas Cambridge. Dia menjadi salah satu dari tujuh orang lain yang dijagokan. 
 
Diterimanya Gamal Albinsaid adalah setelah ia melalui seleksi ketat dari tujuh finalis, yaitu Anu Sridharan dari India, Blessing Mene dari Nigeria, Surya Karki dari Nepal, Isabel Medem dari Peru, Curt Bowen dari Guatemala, dan Manuel Wichers dari Meksiko. 
 
Dia pun sukses memperoleh hadiah sebesar 50.000 Euro sebagai dukungan finansial. Selain itu ia mendapatkan paket mentoring dari Universitas Cambridge. Disela- sela penghargaan tersebut ia bercerita kembali tentang konsep terbarunya yaitu sekolah sampah.

Sementara itu, di Indonesia, konsep klinik sampah semakin menguat sejalan denganya. Secara bersamaan ia telah menajarkan konsep pendidikan hidup sehat. Selain mengobati Gamal dan teman- temannya ini akan aktif memberikan penyuluhan kesehatan. 
 
Diperjalanannya ada saja hal baru seperti masyarakat yang ingin agar langsung memberikan uang 10.000 untuk berobat. Tak perlu mengkumpulkan sampah hingga memenuhi preminya. Namun hal itu nampaknya tak sejalan dengan konsep awalnya. 
 
Mereka dibawah satu organisasi Indonesia Medika memang fokus pada edukasi juga. Diamana Gama dan teman- temanya juga aktif memberikan satu pendidikan kesehatan. Sejak Mei 2013, klinik ini memang difokuskan bagi mereka yang tak mampu. 
 
Dimana adanya uang 10.000 juga bisa jadi susah. Medika juga fokus membangun klinik- klinik lain di kota- kota lain. Masih dengan konsep sebelumnya social entrepreneurship.

Biodata Dokter Gamal Albinsaid

Penghargaan:

1. Ashoka YoungChangeMaker 2012
2. "Anugrah Karya Inspiratif 201"1 dari Menristek Republik Indonesia
3. Mahasiswa Teladan FKUB 2010
4. Finalis Tabriz International Medical Science Congress di Iran
5. Finalis Internatioinal Student Medical Congress Kosice di Slovakia
6. Beasiswa International Union Health Promotion and Education Membership
7. Juara I LKTI Nasional Akupuntur Medsmotion 2010
8. Juara I Poster Ilmiah Medical Fiesta 2010
9. Juara II LKTI Nasional SMSO 2010
10. Juara III LKTI Nasional Tetralogy of Fallot 2010
11. Juara IV MITI Papar Challenge 2011 Tingkat Nasional
12. Juara Harapan I LKTI Chronic Disease Medical Fiesta Se Jawa Bali 2010
13. Finalis LKTI Nasional Scientific Atmosphere 2010
14. Juara 1 Lomba Karya Tulis Al-Quran 2010
15. Juara Harapan 1 PKM GT 2008
16. Duta Anti Rokok FKUB 2010
17. Peraih dana Penelitian Mandiri 2010
18. Peraih dana PKM-M 2009-2010
19. Peraih dana PKM-P 2010-2011
20. Peraih Beasiswa Pendidikan dari Bank Indonesia 2010
21. DM tipe II: Sebuah Upaya Pembuktian QS. An-Nahl 68-69 melalui Kajian Biokimiawi.

Tour Guide Indonesia Mendunia Tedjo Iskandar

Biografi Pengusaha Tedjo Iskandar

 
biografi tedjo iskandar

Biografi Tedjo Iskandar tidak sekedar menyukai pemusik dunia. Kisahnya yaitu tour guide Indonesia mendunia. Tedjo rela mengeluarkan uang lebih banyak, tak ayal banyak sudah konser telah Tedjo dikunjungi. Dari SMA, dia sudah menyukai artis- artis manca negara apapun artisnya, harus nonton.

Dari passionya tersebut muncul ide bisnis tour guide. Berkat pengalaman dan koneksi luas, tour guide Indonesia mendunia. Biografi Tedjo Iskanda, sejak kecil senang memasang poster- poster artis dunia di dinding kamara. Bahkan, Tedjo rela menonton jika ada konser di Palembang, seperti God Bless, Trencem, Aka, Rollies hingga Ken Arok. 

"Kalau teman- teman saya naik pesawat, saya harus naik bus ke Lampung, menyebrang dengan kapal fery dari Panjang Lampung ke Merak," ujar pria kelahiran 12 Desember 1960.

Bisnis Tour Guide Indonesia Mendunia


Dia sempat test SKALU lalu diterima di UNDIP jurusan Sospol. Dia yang sejak SMA menyukai konser, masih memiliki hasrat itu. Dia kemudian beralih menuju Jakarta, dilanjut kuliah di Pariwisata Universitas Trisakti, itu semua sekedar pemenuh hasrat akan konser- konser dunia.

Tedjo menjadi bersemangat, hingga meminta bantu kakaknya memastikan tetap berkuliah di Jakarta. Dia berkuliah dan ngekos di sekitar kampus Trisakti Grogol. Dia bukanlah tipe orang manja, bahkan sangat percaya diri dan mandiri.

Keputusanya memilih Jakarta tidak membuatnya hidup nyaman, dia harus menghidupi dirinya sendiri setiap hari. Ia harus banting tulang bahkan tiap hari sabtu- minggu; bekerja sebagai tour guide. Dia harus menjaga turis keluar masuk Bandara Halim Perdanakusuma.

Menjadi LO (Liaison Officer) di City Tour yang mengantar para turis mengunjungi toko barang antik di Jalan Surabaya, batik di Kebayoran Lama, taman mini, pasar seni, Monas dan lainnya.  

Saat itu, dia bisa mengumpulkan 10 dollar US ditambah 10 dollar komisi. Lalu dia membawa turis ke kapal pesiar Golden Odyssey yang merapat di Tanjung Priuk, ke Dieng, Gunung Kawi, Yogya, Solo, hingga ke Bali.

"Karena bahasa harus kuat saya kursus bahasa Inggris, Mandarin, Jepang, juga fotografi dan menulis. Karena tidak bisa beli buku, saya baca di Gramedia," ungkap pengusaha fans dari Abraham Lincoln ini.

Impiannya pun nyaris tercapai, dia tidak lagi menonton dari poster di kamar tapi menonton langsung. Tedjo sudah tak pernah ketinggalan konser band- band luar di Jakarta. Ia mampu menikmati konser Deep Purple, Uriah Heep, Rolling Stone, The Police, dan lainnya, langsung di tempat.

Pada 26 Desember 1983, pengusaha keturunan TiongHoa tersebut akhirnya berangkat ke luar negeri pertama kali.

"Saya mendapat kepercayaan JAL Select mengantar wisatawan ke Jepang dengan rute Singapura, Hongkong, Taiwan, Tokyo," kenang pengusaha ini

Dia merasakan kebanggan itu menjadi orang pertama di kampungnya. Tedjo lantas sibuk mengirim surat berlampir foto- fotonya ke kampung halaman. Semua warga Lorong Pagar Alam I mendengar dan terkejut bahwa Tedjo mencapai cita- citanya satu persatu.

Hobi Nonton Konser Menjadi Bisnis Menjanjikan


Hampir setiap konser Tedjo selalu ikuti seperti konser Michael Jackson, Spice Girl, Boyz II Men dan North Sea Jazz di Belanda.

"Tahun 93 saya mengantar anak muda nonton NBA, lalu pesta musik dunia di Woodstock, Amerika. Semua mimpi itu membuat mimpi- mimpi saya menjadi kenyataan," ungkapnya.

Pembawaanya serius, tapi santai, humoris, dan menghibur membuat nama Tedjo bersinar terang. Dia dikenal sebagai tour guide kelas dunia. Namanya melambung disekitaran travel agency Indonesia, mencoba menawar jasanya memandu berwisata.

Hingga kini suami dari Revina Aryani serta ayah dari Kidung Pascalia dan Kinanti Odelia merambah berbagai benua; Eropa, Amerika, Asia dan Australia menjadi langganan.

Tedjo terbiasa menjadi tour guide para artis seperti Sarah Sechan, Gunawan, Ari Wibowo, Bella Saphira, Ferry Salim, Cindy Fatika dan banyak lainnya. Kerana bertekat berbagi ilmu, dibukalah satu TTC atau Tourism Traning Center, di 1994 membawa pengalamannya ke ranah teori.

Pesertanya bukan hanya mahasiswa jurusan pariwisata, tapi juga karyawan travel agency, bahkan masyarakat umum. Pelajaranya bahkan meliputi perjalanan ke luar negeri.

Tahun 1994, mereka menjalankan perjalanan ke Singapura Bangkok. Lalu program berikutnya meliputi Eropa, Australia dan Malaysia, dan menjadi dua kali kunjuangan ke peserta lebih dari 50 orang.

Tedjo meyakinkan "Hingga kini sudah ratusan tour guide lulusan program ini, mereka berhasil rutin membawa wisatawan ke luar negeri."

Tak dinyana program yang dikerjakannya menjadi bisnis sukses. TTC membentuk dirinya menjadi pusat pelatihan terbaik. Tak hanya itu, Tedjo merambah bisnis lain seperti menjadi pembicara, workshop, asrama pelatihan, lalu terbaru travel mart.

Apa itu Travel Mart? Bisnis yang berfokus menggalang minimal 120 travel agency di seluruh dunia melalukakan kerja sama bisnis. 
 
Bisnis ini meliputi bertukar informasi, wisatawan, dan pengalaman tentunya. Di usia kepala lima, Tedjo Iskandar memilih ke luar negeri untuk sekedar menenangkan jiwa dan rohani, tak mengejar kepuasan duniawi.

Pacaran Sambil Usaha Jualan Kerupuk Rajungan Crabby

Biografi Pengusaha Hella Ayu Setyaninda


usaha kerupuk rajungan
  
Inovasi bisnis harus dilakukan pengusaha muda kita. Pacaran sambil usaha jualan kerupuk rajungan. Nyatanya Hella dan Dani mampu membuktikan. Bahwa pacaran tidak selamanya merusak hidup kita di masa depan. Jalani gaya pacaran kamu dengan kegiatan lebih baik seperti usaha jualan kerupuk.

Pacaran sambil usaha jualan kerupuk. Kedua sejoli asal Semarang ini sudah dilakukan sejak SMA. Sejak 24 Agustus 2014 silam, sudah bertahun- tahun merintis usaha tetapi belum menemukan titik suksesnya. Apakah keduanya menyerah, justru mereka menikmati setiap usaha dijalankan.

Ide bisnis usaha jualan kerupuk rajungan karena kesempatan. Bahwa Semarang termasuk daerah yang menghasilkan rajungan. Sebagian besar tidak diolah melainkan di ekspor langsung.

Pengusaha Muda Sejak SMA

Keduanya berpacaran sejak SMA sudah berwirausaha. Kedua pengusaha muda ini mengambil para rajungan kecil. Pasalnya mereka tidak layak ekspor dan dibuang nelayan. Mereka juga mengingat seorang importir asal Amerika pernah berkata, "jangan cuma mengirim rajungan mentah saja, tapi perlu diolah juga."

Kerupuk mereka komposisinya tidak cuma daging, juga cangkang. Diolah sedemikian rupa hingga menjadi kerupuk. Sumber rajungan dari nelayan asal Mangkang Wetan, Semarang. Daging dan kulit mampu mereka olah hingga menjadi kerupuk.

Mendapatkan bahan baku termasuk gampang. Cara marketing mereka memanfaatkan sistem reseller. Mereka menarget ibu rumah tangga yang butuh tambahan. Kerupuk rajungan mereka hingga kini sudah berproduksi hingga lebih dari 200- 300 kg per- bulan.

Untuk awal mereka hanya beromzet 10 juta keatas. Tetapi belum beromzet sampai 50 juta. Produknya ada dua macam mentah dan matang. Ukuran produk mentah 250 gram, 500 gram, dan 1000 gram. Lalu produk kerupuk rajungan matang antara 80 gram sampai 100 gram.

Mereka menggunakan pasir untuk menggoreng. Tujuannya mengurangi koleterol pada kepiting.Di tahun 2016 jumlah reseller mencapai 100 orang. Mereka ingin mencoba ekspor tetapi ada kendala produksi. Kan kalau ekspor membutuhkan ribuan kilogram untuk diekspor ke luar negeri.

Kerupuk yang kemudian diberi nama Crabby dipasarkan ke berbagai daerah. Mereka menjual dari Jawa, Sumatra, dan Papua. Untuk reseller kabanyakan dari Jawa Tengah. Pasangan pengusaha muda ini mengikuti berbagai ajang wirausaha muda, seperti Wirausaha Muda Mandiri.

Merintis Wirausaha Jualan Kerupuk Rajungan

Lantas bagaimana wirausaha muda ini melanjutkan usahanya. Proses dilalui Hella Ayu Setyaninda memang tidak menghianati hasil. Gadis 21 tahun asal Kendal yang yakin bahwa kunci sukses satu usaha ialah keuangan. Kesehatan keuangan akan mendorong perusahaan berkembang dan bertahan.

Hella hanyalah gadis kelahiran Kaliwungu, Kendal, 10 April 1994 ini. Adalah mahasiswa Semester 7 Universitas PGRI Semarang. Yang mana peduli akan keadaan lingkungan kawasan Mangkang. Dia bersama beberapa teman bermodal cuma Rp.5 jutaan saja.

Sebenernya dia sudah berbisnis kerupuk rajungan sejak lama. Awalnya keprihatian orang tua teman yang membuang rajungan kecil. Ia lantas memutar otak bagaimana caranya ya. Dia tidak mau tinggal diam. Akhirnya Hella memutuskan menjadikan itu kerupuk rajungan saja.

Awalnya kerupuk dibuat terlalu tebal potongannya. Akhirnya dia mengkonsumsi sendiri deh kerupuk tersebut. "Tapi saya terus penasaran, karena kerupuk rajungan masih langka," tuturnya. Sulung dari tiga bersaudara ini kemudian melanjutkan usaha jualan kerupuk rajungan.

Butuh waktu hingga dia mencapai titik sukses sekarang. Banyak pengembangan Hella lakukan agar sesuai trend. Butuh waktu sampai masyarakat sadar bahwa ini bukan kerupuk biasa. Harga jual dari kerupuk rajungan memang diatas rata- rata.

Agak mahal jadi membutuhkan waktu memasarkan. Ukuran 100 gram saja dijual lumayan mahal yakni Rp.55 ribuan. Usahanya dijalankan di kawasan Mangkang, Semarang. Perbulan Hella mampu memproduksi 100 kantung dan terjual habis.

Respon konsumen bagus dijual sampai Batam, Bali, dan Kalimantan. Dia termasuk wirausaha yang super mandiri. Pasalnya Hella tetap bertahan tanpa meminjam ke Bank. Sebenarnya sudah banyak Bank yang datang menawari. Melihat perkembangan bisnsi kerupuk Crabby, ia optimis mampu tanpa hutang.

"Saya sejak awal enggan berhutang ke Bank, meski banyak yang menawari," ujar Hella.

Kemampuan menjaga kesehatan keuangan dibutuhkan. Memutar uang menjadi modal kembali tanpa menghentikan pertumbuhan. Ia mengatakan bahwa "Tidak apa- apa jika harus ngirit dulu, saya yakin hasilnya segera menyusul."

Dari gaji pegawai, pengadaan, dan biaya oprasional dibuat sedemikian rupa. Yang dinilai bukanlah keuntungan dan modal, tetapi kemampuan mengoprasikan keuangan. "Sebagai pengusaha pemula saya bisa mengurus keuangan tanpa masalah."

Karyawan Mau Jadi Pengusaha Salon Merrie Elizabeth

Profil Pengusaha Merrie Elizabeth


pemilik blobar salon

Dulu karyawan mau jadi pengusaha salon. Tidak mudah bagi Merrie Elizabeth memulai. Namun siap sangka, namanya masuk penghargaan Forbes Asia 30 Under 30. Jadi bagaimana kisahanya sampai di posisi sekarang. Dia merupakan karyawan berprestasi dengan pengalaman panjang.

Nama- nama perusahaan besar pernah disinggahi seperti HM. Sampoerna. Dilubuk paling dalamnya terasa ada keinginan mandiri. Ingin rasanya membuka usaha sendiri dibanding bekerja. Ia ingin bisa membuka usaha salon sendiri. Mau punya penghasilkan sendiri tanpa merasa terbebani keadaan.

Apa enaknya menjadi pengusaha memiliki banyak kebebasan. Termasuk nanti menentukan tugas apa mau dikerjakan. Dia tertarikan akan dunia kecantikan wanita. Terutama perawatan dan tata rambut yang punya peluang. Merrie sendiri termasuk sosok sadar gaya termasuk trend anak muda.

Merintis Usaha Salon

 
Ia melihat gaya SWAG tengah naik daun. Idenya menerawang ingin mengembangkan konsep ini. Dia menyimpulkan bahwa pasar fashion dan kecentikan menjanjikan. Di Indonesia, terlihat petumbuhan gaya telah signifikan, ini membuat Merri semakin penasaran memulai usaha.

Arah telah ditentukan mau berbisnis apa sesuai passiona. Maka ia mengkolaborasi ide diluar dalam satu bisnis. Bisnis salon dengan inovasi dan mengikuti perkembangan tren. Ada gaya rambut ombre yang tengah naik daun. Maka salonnya akan memberikan pembeda seperti warna galaxy yang cantik.

Bisnis bernama Bolbar Salon memang bertumbuh stabil. Bertahap naiklah hingga menghasilkan dua cabang. Pengusaha wanita asal Malang, pernah juga mengalami masa naik dan turun, terutama bicara bisnis salon. Butuh pemahaman menyeluruh bukan cuma tren tetapi segementasi pasar.

Merrie tidak sendiri melainkan mengajak rekan. Ninda Ramadhiani, keduanya sepakat membangun salon Bolbar. Tidak mau bertemput di segmentasi pasar berdarah. Persaingan ketat tersebut diakali melalui spesifikasi. Mereka mengambil pasar spesialis pewarnaan rambut wanita.

Mereka memadukan antara gaya rambut dan teknik warna. Contoh kombinasi ombre dengan warna galaxy atau unicorn, balayage abu- abu, dan juga rose gold. Bisnis Bolbar berdiri di Kemang, Jakarta, pada bulan Desember 2012, dimana keduanya merupakan mahasiswi S-2 Prasitya Mulya Business School.

"Pasar beauty Indonesia terus berkembang karena perempuan pasti ingin tampil cantik, apalagi para perempuan urban Jakarta," jelasnya.

Berdirinya Blobar berdasarkan cerminan pekerja usia 18- 35. Menyasar kaum wanita milenia yang tidak habis marketnya. Jasa salon mereka antara harga Rp.75- Rp1,5 juta. Cocok buat kaum hawa yang baru mendapatkan job pertama.

Pengusaha salon Merrie menjelaskan modal awal Rp.10 juta. Mereka berdua lantas berbagi peran untuk menjalankan. Ninda menjalankan operasional dan SDM. Sementara dirinya, berurusan dengan marketing dan keuangan. Berdua mereka tidak mengaku saling dominan melainkan berunding selalu.

Tiap keputusan dirundingkan bersama menyangkut bisnis. Mereka memanfaatkan media Facebook dan Instagram. Pemesaran Blobar menyebar melalui kanal sosial media. Agar membentuk brand kuat dimata masyarakat, Blobar tidak segan mengadakan event kecantikan sampai bazar.

Tiga tahun Blobar eksis banyak inovasi dihadirkan. Mereka mengikuti trend tetapi juga menciptakan trobosan tersendiri. Soal tampilan salon diciptakan sedemikian rupa agar chic dan instagramable. Dia menciptakan singkronisasi agar wanita betas nyalon.

Hasilnya pelanggan mengaku bisa habis Rp.1,8- 2 juta demi mewarnai rambut.Itu sudah termasuk aneka treatment pasca pewarnaan. Treatment ini murah seharga Rp.500- 800 ribu, tetapi cukup buat mereka kembali lagi. Bisnis ini termasuk bergulit cepat, walau tetap melalui proses lumayan lama.

Tidak ada yang instan melainkan perjuangan. Pada bulan ke 9, usaha mereka langsung menarik orang berdatangan rutin. Pada tahun ke 4, barulah mereka mampu menghasilkan omzet mencapai ratusan juta perbulan. Mereka optimis termasuk merembah pasar maxing, eyelash extension, dan kuku.

Merrie kembali membuat gebrakan melalui Quo Studio. Mereka tengah menyasar pasar pria walau nekat. "Modal terbesar kami sebenarnya adalah nekat. Eksekusi kalah penting dibanding perencanaan dan persiapan. Justru kalau terlalu berencana, maka akan menjadi wacana," ucapnya kepada SWA.

Entri yang Diunggulkan

Biografi Jack Ma Orang Terkaya China Alibaba