Tampilkan postingan dengan label Investor. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Investor. Tampilkan semua postingan

Bisnis Forum Menghasilkan Ribuan Dollar Online

Profil Pengusaha Donny Ouyang 


pengusaha bisnis forum
 
Bayangkan kamu memiliki bisnis forum layaknya Kaskus. Kisah Donny Ouyang menjadi entrepreneur online dan hasilan ribuan dollar. Pengusaha muda asli kelahiran Inggris- Kolumbia tinggal di Kanada; dia sudah memiliki berbagai bisnis online berpenghasilan tetap. 
 
Ia telah berhasil membangun bisnisnya bahkan dari sebelum berumur 17 tahun. Bisnisnya itu meliputi situs kinkarso.com, chrisitianavenue.org, battleforums.com dan live.tv.ts, yang melahirkan pendapatan tetap yang mengejutkan.

Biografi Tahir Pengusaha Pemilik Bank Mayapada

Biografi Pengusaha Dato Sri Tahir


biografi tahir mayapada

Info biografi Tahir pengusaha pemilik Bank Mayapada. Bernama lengkap Dato Sri Tahir, pria kelahiran tahun 1952 asli Surbaya, yang dikenal sebagai sosok pengusaha pekerja keras dan ramah. Berasal dari keluarga yang kesulitan dalam keuangan. Dia mulai meniti karir dari nol besar berkat kerja keras dan tekun.

Keluarganya menjalankan bisnis bengkel becak di Surabaya. Tahir muda ikut memperbaiki becak memastikan becaknya berjalan di jalanan. Waktu telah berlalu, Tahir kemudian menamatkan sekolah tinggi, dan keluarga bekerja sangat keras menyekolahkannya lagi.

Sayang ia hanya mampu bertahan satu semester di sebuah universitas di Surabaya. Dia berkuliah di jurusan teknik mesin, tetapi mengalami beberapa kesulitan di awal -awal. Kemudian, Tohir memilih hijrah ke Taiwan, dimana sebuah universitas disana menerimanya di jurusan kedokteran.

Bisnis Pertama Tahir

 
Ayahnya yang menderita penyakit serius membuat Tahir muda harus berhenti kuliah dan melanjutkan bisnis ayahnya di Surabaya. Di umur 20 tahun, pengusaha Tahir lalu diterima bersekolah bisnis di Nanyang University.
 
Tiap bulan dia akan mencari produk di Singapura kemudian menjualnya di Surabaya. Tahir membeli pakaian wanita dan sepeda dari sebuah pusat perbelanjaan di Singapura, menjualnya kembali ke Indonesia. Dari sinilah, ia mendapatkan ide untuk kapitalisasi produk impor guna membantu biaya sekolah.

Umur 35 tahun, Tahir bersekolah kembali lalu menyelesaikan pendidikan keuangan di Golden Gate University. Dia berkata baru menyadari pentingnya pendidikan seiring waktu berlalu. Ia menyesal tak melanjutkan pendidikan.
 
"Kekuatan keluarga, atau sebuah negara atau sebuah organisasi atau kesatuan bisnis tidak semuanya tergantung oleh menejeman yang sekarang tatapi lebih tergantung pada generasi mendatang yang akan mengambil alih," ucapnya di sebuah wawancara New York Times.

Ia memulai kembali bisnis di bidang garmen, dan lambat laun memasuki bidang keuangan. Diawali Mayapada Group yang didirikannya pada 1986, bisnisnya merambat dari dealer mobil, garmen, dan perbankan.

Empat tahun setelah berbisnis, Bank Mayapada lahir menjadi salah satu bisnis andalan. Ketika itu, bisnis garmen Mayapada tidak lagi tumbuh, justru bisnis banknya maju pesat. Bank Mayapada masuk ke pasar saham Bursa Efek Jakarta meski dibanjiri krisis di 1997.

Bank Mayapada termasuk agresive ketika melihat dirinya sukses menghadapi krisis moneter. Dengan investasi asing seperti US, UAE, dan Singapura, banknya kini memiliki lebih dari 100 cabang di penjuru Indonesia.

Di 2007, bank ini mendapatkan predikat bank umum terbaik nomor 2 selain bank milik negara. Penghargaan yang dikeluarkan oleh majalah InfoBank, majalah tentang bank paling berpengaruh. Selain perbankan, perjalanan Mayapada Group masih melanjutkan ekspansinya.

Bisnisnya meliputi:

1. Industri ritel melalui kerja sama dengan Duty Free Shopper yang dimiliki oleh LVMH, atau Louis Vuitton. Bisnisnya bergerak di bidang perlengkapan mewah, dan beroperasi di Jakarta dan Bali.

2. Industri properti dimana Mayapada memiliki beberapa tower mewah di Jakarta CBD; Mayapada Tower, Permata Tower 1, dan Sona Topas Tower. Di bali, Mayapada Group mengembangkan Mal Bali Galleria, mall terbesar di pulau, Regent Bali Hotel dan perumahaan di sekitar Sanur.

3. Bisnis kesehatan meliputi Mayapada Hospital yang telah diresmikan.

Tahir lantas menikah dengan Rosy Riady, putri konglomerat Mochtar Riady, dan memiliki 4 orang anak. Dia tinggal bersama keluarganya di Jakarta dan penganut kristen yang kuat. Dia ditunjuk sebagai pelaksana komisaris di University of California, Berkeley, menjadi satunya dari Asia Tenggara yang pernah menjabat.

Tahun 2008, ia mendapatkan gelar doktor dari sebuah universitas di Surabaya, Jawa Timur. Terbaru ini Bank Mayapada membuka Mayapada Life, menjadi salah satu asuransi tercepat pertumbuhannya. Perusahaan ini bekerja sama dengan asuransi berbasis di Zurich, Switzerland.

Selebihnya, Bank Mayapada menjadi jangkar semua bisnis Tahir. Duty- Free Shop disebut juga ambil andil di kerajaan bisnis Mayapada. Tokonya telah tumbuh menjadi 10.000 meter persegi dengan outlet nya meliputi bandara di Jakarta, bandara internasional di Bali, dan pusat kota di Bali.

Biogarafi Tahir pengusaha pemilik Bank Mayapada. Bisnisnya meliputi produk lokal mewah dan luar negeri seperti Louis Vutton dan Gucci. Untuk produk non- fashion, Duty- Free Shoping menjual minuman beralkohol, makanan, dan rokok.

Sekali lagi Mayapada Group melebarkan bisnisnya ke jasa kesehatan melalui program Mayapada Healthcare Group (MHG). Perusahaan tersebut menggelontorkan dana ekspansi hingga Rp.1 triliun. Rencananya, grup ini mencoba membuka 4 rumah sakit di Jakarta.

Mayapada mengakuisisi RS Honoris di Tangerang senilai Rp.1 miliar. Rumah sakit itu lantas berganti nama menjadi Mayapada Hospital. Mayapada juga akan membuka RS di Kelapa Gading, TB Simatupang dan satu lagi di wilayah Jakarta. Setelah Jakarta, Mayapada juga akan membidik kota lain seperti Surabaya.

Untuk memperkuat bisnis barunya, Mayapada Group akan menggandeng National Healthcare Group Singapore untuk menyediakan layanan kesehatan dengan standar Singapura. Tambahan Mayapada jadi pemiliki lisensi atas majalah Forbes Indonesia.

Biografi Putera Sampoerna Masa Depan Pabrik Rokok

Biografi Generasi Kedua Sampoerna


putra sampoerna

Menakar masa depan pabrik rokok ditangannya. Biografi Putera Sampoerna atau Liem Tien Pao, pria kelahiran 13 Oktober 1947, merupakan salah satu orang terkaya di Indonesia. Dia adalah suami dari Katie, warga negara Amerika keturunan Tiong Hoa, dan ayah dari empat orang anak.

Mereka adalah Jonathan Bradford Sampoerna, Jacqueline Michelle Sampoerna, Michael Sampoerna, dan Farah Khristina Sampoerna. Putra sendiri generasi ketiga keluarga Sampoerna dimana sang ayah, Aga Sampoerna, dan kakeknya pendiri Sampoerna, Liem Seeng Tee, merupakan pengusaha dibalik sukses Sampoerna.
 

Investasi Sampoerna

 
Putera sendiri sudah mendapatkan pendidikan intensif. Sejak usia dini agar bisa meneruskan bisnis keluarganya. Ia bersekolah di Diocesan Boys' School di Hong Kong, Carey Baptist Grammar School di Melbourne, dan terakhir University of Houston di Texas.

Pada 2011, Fobes mencantumkan namanya sebagai orang terkaya nomor 9 dengan total kekayaan $2,4 miliar.

Perusahaan didirikan oleh Liem Seeng Tee, keturunan TiongHoa yang tinggal di Surabaya sejak 1930 setelah berimigrasi dari propinsi Fujian, China. Leim mengadopsi nama Sampoerna sebagai nama keluarganya di Indonesia yang berarti kesempurnaan (dalam bahasa Indonesia); kemudian menjadi naman perusahaan

Namanya House of Sampoerna, perusahaan yang dikenal sebagai pembuat merek rokok, dan salah satu yang terbaik di dunia. Produknya seperti Dji Sam Soe di 1913, Sampoerna A Hijau di 1968, dan Sampoerna A Mild sukses sejak awal 1988.

A Mild sendiri menjadi produksi terbesar di era Putera Sampoerna, dimana nilai investasinya $150 juta. Pada April 1987, Putera sedang memulai pembangunan pabrik di Surabaya, tepatnya proyek tersebut dimulai pada 1 April 1988.

Kala itu, A Mild terlah dikembangkan oleh 38 orang termasuk Adiguna Yos Ginting tetapi belum segera diluncrukan. Dan, ketika pembangunan pabrik seluas 7.500 meter persegi telah selesai; A Mild siap dipasarkan pada 1988. Dimana kala itu, kebutuhan rokok putih sangatlah tinggi dari masyarakat penikmat rokok kretek.

A Mild diresmikan pada 19 Oktober 1988, sebagai jawaban masyarakat akan rokok yang memiliki kandungan tar dan nikotin rendah, atau rokok sehat. Dari sosial, rokok A Mild akan membantu ketika mereka yang sedang merokok di tempat tertutup.

Masyarakat terkadang bersembunyi ketika menikmati rokok. Mereka sering mendapat teguran dari orang terdekat karena asap. Dan, rokok A Mild mengurangi jumlah asap yang dihasilkan serta bau menyengat. Semenjak November 1988, permintaan akan rokok semacam ini terus miningkat dari hari ke hari.

Tepat Maret 1993, Sampoerna meluncurkan ukuran raja (King size). A King berhasil merebut sukses kembali setalah lima tahun peluncuran A Mild pertama kali. Pada 12 Mei 1996, A Mild dan A King ikut mensponsori pertandingan bulu tangkis Thomas & Uber Cup di tahun itu.

A Mild dan A King merupakan kesuksesan besar Putera, dan kemudian Sampoerna A International diluncurkan pada 1997, sembilan tahun setelah A King diluncurkan yang menuai kesuksesan. Pada 1997, ketika itu krisis moneter melanda Indonesia, Sampoerna harus menaikan harga produk mereka cukup tinggi.

A Mild ( beserta A King dan A International) mendapatkan kritik karena kenaikan tidak cuma tinggi tapi sangat tinggi. Produk yang sebelumnya berharga Rp.6.000 menjadi Rp.17.000 per- bungkus. Ini menjadi kenaikan tertinggi. Hargaya naik hingga tiga kali lipat harga pasaran rokok waktu itu.

Toh, meski dinaikan tiga kali lipat, penikmat rokok A Mild kedarung cinta akan produk ini.

Menjual perusahaan


Ia adalah pebisnis visioner dan gerakanya memang sukar untuk ditebak. Meski begitu, tiap bisnisnya selalu berhasil pada akhirnya. Di tahun 2005, Putera Sampoerna menjual semua saham kepemilikan kepada Philip Morris International.

Setelah penjualan PT. HM. Sampoerna, ia dan keluarganya justru mendirikan perusahaan investasi bernama Sampoerna Strategic. Dimana, anaknya yang bernama Michael Sampoerna menjadi pucuk pimpinan perusahaan baru.

Keputusan ini mengejutkan karena PT. HM. Sampoerna sendiri ada pada posisi baik pada 2004. Dia memutuskan untuk tak berkutat di bisnis rokok lagi. Sebagai catatan, perusahaannya menghasilkan laba Rp.15 triliun dengan nilai produksi 41, 2 miliar batang.

Dalam posisinya, Sampoerna telah masuk tiga besar bersama Gudang Garam, dan Djarum, Mereka merupakan deretan rokok lokal yang menguasai pangsa pasar dalam negeri. Belakangan ini banyak orang menganalisa gerakanya bukan sembarangan.

Ini kemungkinan disebabkan oleh kepercayaan industri rokok akan sulit berkembang. Itulah yang para pakar pikirkan tentang pergerakan seorang Putera Sampoerna. Terbukti nyata dengan beberapa negara di Eropa mulai membatasi rokok putih dengan variannya.

Sampoerna sendiri masih mencatat untung mencapai29, 55 trilun rupiah pada 2006 saja. Penjualan saham tersebut disebut menghasilkan nilai $5, 2 miliar. Kini, Sampoerna Strategic mengambil jalan berbeda.

Mereka fokus berbagai investasi bahkan berani revolusioner, yakni seperti halnya investasi di berbagai bisnis telekomunikasi, agrobisnis (minyak sawit), kehutanan, dan usaha mikro. Ia dan keluarganya juga aktif di kegiatan philantropis melalui Putera Sampoerna Foundation yang didirikan pada 2001.

Badan tersebut aktif terutama pada kegiatan yang bersifat pendidikan. Biografi Putera Sampoerna di dalam perkembangan. Masa depan pabrik rokok menurutnya semakin sulit. Dari penjulan saham, ia manfaatkan untuk fokus ke bisnis lain.

Dia merubah bisnis inti perusahaan menjadi agrobisnis dan infrastruktur. Ini ditandai dengan langkah pembelian Menara Danamon senilai $77 juta. Ini menjadi gedung baru, yang mana berdirilah konsep Sampoerna Startegic Squere, guna menentukan strategi bisnis ke depan termasuk PT. Sumber Graha Sejahtera.

Pembelian saham 40% PT. Sumber Graha Sejahtera (SGS), bergerak dibidang perhutanan, kontraktor, pengelolaan gedung dan perdagangan umum. Berdirilah pula PT. Sampoerna Agro Tbk. yang semula bernama PT. Selapan Jaya, memiliki perkebunan sawit di kawasan Palembang.

Tidak puas cuma perkebunan sawit, mereka bekerja sama dengan PT. Perkebunan Nusantara. Maka Putera mampu masuk ke perkebunan tebu dan pembuatan etanol. Merambah Singpura berdirilah satu perusahaan bernama Transmarco. Pte. Ltd, yang bergerak di bidang telekomunikasi dan perdagangan.

Sampoerna tidak membangun dari nol melainkan akuisisi. Berdirilah Sampoerna Capital Pte. Ltd. di Singapura. Mereka lalu mengakuisisi Harel Insurance Investment Ltd. Ini merupakan perusahaan asuransi yang berpusat di Palestina.

Pernah mendengar brand Ceria yang sempat "booming" di masa lalu. Brand telekomunikasi yang kita baru ketahui besutan PT. Sampoerna Telekomunikasi Indonesia (STI). Ceria sendiri berganti menjadi nama Net1. 
 
Sayangnya, tidak bertahan akan ketatnya persaingan, brand ini seolah tenggelam dan tak muncul lagi.

Mengungkap Rahasia Bitcoin Pengusaha Amir Taaki

Profil Pengusaha Amir Taaki

 
rahasia bitcoin uang anti- kapitalis
 
Walau tidak mengaku dia adalah pengusaha bitcoin.Banyak menduga rahasia bitcoin berhubungan dengan dia. "Ibu saya menyukainya," ucap Amir Taaki, pria 25 tahun yang dikenal sebagai master kode dan visioner uang digital. 
 
Tahun 2014, cukup berkesan, bukanlah pencapaian yang diharapkan ketika namanya dimasukan ke daftar Forbes. Berdiri diantara para start- up muda yang katanya merubah teknologi dunia. Apa yang telah dia lakukan hanyalah mewujudkan visinya tentang kapitalisme dan Bitcoin.

"Karena ibuku selama bertahun- tahun belum mengerti apa yang saya tuju". Ibunya selalu saja komplain, "Mengapa kamu berhenti universitas, kamu perlu untuk mendapatkan pekerjaan, ah kamu pengangguran". Tapi sekarang dia, ibunya, seolah berkata dengan bangga "anak saya di Forbes."
 

Apa itu Uang Bitcoin


Namanya disejajarkan CEO Mashable Pete Cashmore, 27, "raja" sosial media asal Aberdeenshire yang dimana kekayaannya diperkirakan bernilai lebih dari $95 juta, dan dua multi- jutawan pendiri Snapchat, Evan Spiegel, 23 tahun, dan Bobby Murphy, 25, yang menolak akuisisi $ 3 miliar dari Facebook. 
 
Mereka, katanya memiliki kehidupan "wah", nyatanya tak semua begitu adanya. Kembali ke Taaki, dikenal umum sabagai salah satu hacker bertalenta di Inggris. Dia dikenal atas usahanya tentang Bitcoin. 
 
Menciptakan sebuah program bernama Dark Wallet -tempat menyimpan Bitcoin- dimana dengan program ini, Bitcoin akan aman untuk transaksi. Software Dark Wallet pada smartphone kamu, yang memungkinkan untuk bertransaksi secara anonim. 
 
Terhindar dari pantauan pemerintah. Meski itu terdengar akan seperti alat pencucian uang, Taaki tak bergeming. Putra kelahiran London dari seorang ayah berdarah Iran, yang bekerja sebagai pengembang properti dan ibu Skotlandia-Inggris, Taaki, yang diusir dari sekolahnya karena menghacking jaringan milik sekolah dan juga putus universitas atau drop- out sebanyak tiga kali. 
 
Hingga ia akhirnya muncul sebagai bintang otodidak dari open-source pemrograman. Dia berdiri dalam gelapnya kebebasan internet.

Pekerjaan pertamanya bernama SDL Collide, sebuah open source untuk game developer. Di tahun 2006, Taaki fokus mengembangkan program Crystal Space dibawah nama samaran "genjix" Ya, seperti halnya mereka yang bersentuhan dengan komputer. Sosoknya juga dikenal sebagai pecinta game. 
 
 
Dia mulai bekerja dengam membuat beberapa software, game, dimana kesemuanya adalah game- software gratis. Yang terbaik dari karyanya, sebuah game bernama Crystal Core dan game balapan futuristik, Ecksdee.

Siapa Penemu Bitcoin

 
Pada tahun 2009 dan 2010, Taaki mencari uang sebagai pemain poker profesional. Pengalamannya dengan judi online menarik dia untuk proyek Bitcoin. Ia mendirikan money- exchange untuk Bitcoin di Inggris yang kemudian disebut "Britcoin". 
 
 
Dia juga berhasil kembali pada tahun 2011 dengan exchange Bitcoin asal Inggris bernama Intersango, di mana ia adalah aktor utamanya. Memperluas komunitasnya di London dari mereka para spekulan Bitcoin, pengusaha dan penggila, sosok Taaki dipandang mereka sebagai anak jenius, yang kadang- kadang kontroversial.  
 
Salah satu pemilik Bitcoin di Spitalfields bahkan bergunjing ketika bertemu sosok Taaki. Mereka mulai berpikir bahwa Taaki lah sendiri dibalik nama Satoshi Nakamoto -nama online untuk orang misterius atau kelompok msiterius penemu Bitcoin pada tahun 2009.

Bertengger di sofa depan dan sekarang nyaris tak terlihat dalam kegelapan atmosfer, Taaki lalu mengatakan kepada standard.co.uk, bahwa "tidak ada yang tahu siapa dia [Nakamoto] sebenarnya", sebelum akhirnya mengakui sedikit, ia kenal. 
 
"Kami sangat berbeda," katanya menambahkan. Bagi sang penemu dan Taaki itu bukan tentang profit atau kekayaan. Bahkan ada yang berpikir bahwa Nakamoto hanya menciptkana, lalu membakarnya hangus, hilang. 

Di dunia diperkirakan ada 12 miliar uang Bitcoin dalam regulasi dan perdagangan, dan masih ada yang bisa digali lagi dari sumbernya.

Bernilai kurang dari satu dolar pada tahun 2011, harga naik -melalui berbagai pasang surut- sebanyak $ 1.100 di tahun lalu karena lebih banyak perusahaan dan kelompok non-profit mulai menerima Bitcoins. Kemundian muncul fenomena miliarder Bitcoin. 
 
Sama halnya dengan nilai uang di dunia nyata, Bitcoin juga punya pasang surutnya, ada juga isu- isu yang ikut mempengaruhi perdagangannya. Berapa kah yang dimiliki seorang Amir Taaki, begitu mungkin kamu berpikir.

Taaki masuk ke Bitcoin pada musim panas 2010, dan dimiliki $ 600 ketika nilai tukarrnya masih 10 sen saja masing- masing (jadi sekitar 6.000 Bitcoins). Mengharapkan spekulasi besar, dia menjual mereka untuk keuntungan $ 100, mungkin sekarang nilanya di bawah $ 6 juta. 
 
Dia masih memiliki beberapa koin dari berbagai pekerjaan pemrograman dan berbagai perusahaan Bitcoin, tapi proyeknya sekarang bersama satu komunitas bukanlah tentan uang. 

Faktanya dia menolak pekerjaan yang sangat menguntungkan dari perusahaanbesar di Silicon Valley untuk Bitcoin. "Ada nilai lebih banyak dalam hal-hal yang kita lakukan dari hanya beberapa sen, beberapa jutaan," katanya.

Dibuat oleh Amir Taaki dan Cody Wilson, Dark Wallet menyediakan alat baru untuk privasi keuangan, termasuk sistem built-in pencampuran koin dan alamat dompet "siluman". 
 
Serta membuat lebih mudah bagi orang untuk menyamarkan transaksi mereka dari pemerintah, Dark Wallet juga torpedo ditujukan untuk mereka dalam komunitas bitcoin yang telah melakukan kerjasama menguntungkan dengan regulator, baik pemerintah atau perusahaan besar.

Diciptakan tahun lalu dan sebagian didanai oleh $ 50.000 dari dana donasi di situs IndieGoGo, dompet dikembangkan oleh unSystem. Dark Wallet secara resmi diluncurkan di 1 Mei 2014.

Biografi Abdul Latief Pendiri HIPMI Pengusaha

Biografi Pengusaha Abdul Latief


abdul latief

Biografi Abdul Latief, ayah dari pengusaha Dipo Latief dan pendiri HIPMI, kelahiran 27 April 1940, Kampung Baru, Banda Aceh. Sosok anak ke enam dari sembilan bersaudara, yang hidup di jaman perjuangan masih penjajahan.

Abdul kecil telah melihat ayahnya berdagang lama. Dua puluh tahun merantau, ayahnya pergi dari tanah Minang, lalu menetap di Aceh sambil berdagang. Umur empat tahun, Abdul Latief ditinggal oleh sang ayah, padahan suasana tengah memanas secara keamanan dan politik.

Hari- hari merupakan perjuangan mempertahankan kemerdekaan. Masyarakat Aceh tengah berjuang sementara dia masih kecil. Ibunya merawat anak- anaknya sendirian dengan keadaan seadanya. Dari jaman penuh pergolakan secara sosial- politik, membawa sosok Abdul kecil bercita- cita jadi politisi.

Masa Muda Bergelora


Namun ibunya sudah mengarahkan Abdul Latif menjadi pengusaha. Ingin menjadikannya pedagang besar tingkat nasional. Ibunya kemudian mewujudkan mimpinya melalui merantau. Dia telah menjadi pejuang hebat, membawa semua anaknya ke Jakarta, demi mendapatkan hidup lebih baik di 1950.

Kehidupan remaja Abdul dekat dengan kehidupan remaja Betawi. Tidak banyak dikisahkan tetapi dia mampu sekolah menengah. Dia melanjutkan pendidikan di APP kemudian masuk Sarjana di Fakultas Ekonomi Universitas Krisnadwipayana, Jakarta.

Tahun 1945 dan 1966, suasana politik kacau balau, demonstran bergerak memenuhi jalan raya sampai bakar- bakar. Tampak sosok Abdul Latief nampak membagikan makanan ke para pendemo. Dalam suasana kacau tersebut ia malah mendapatkan pekerjaan.

Dia belajar mengenai manajemen toserba dan supermarket di Seibu Group, Tokyo. Sepulangnya dari Jepang, Abdul menikahi Nursiah, gadis tetangga yang di Jakarta pada tahun 1967.

Abdul lulusan Akademi Pemimpin Perusahaan (APP), Jakarta. Pada 1963, dia meraih cumlaud dan mendapatkan tawaran kerja di Stanvac di Sungai Gerong. Perusahaan perminyakan asing yang telah menjanjikan gaji menarik dan karir menjanjikan.

Akan tetapi, gurunya di APP menyarankan lain, disuruhnya dia bekerja di Pasar Sarinah. Perusahaan pasar swalayan milik pemerintah tersebut dianggap lebih menjanjikan. Mungkin bagi pandangan kita yang sekarang tentu terbalik.

Tetapi Abdul setuju mengembangkan toko serba ada terbesar pertama yang ada di Indonesia. Anjuran sang guru belum nampak hingga perjalanan panjang. Abdul bertugas melakukan perencanaan. Dari sini, dia malah diajak belajar bahkan sampai keliling luar negeri, diminta pelajari iklim usaha negara- negara lain.

Dia berangkat ke Singapura, Jepang, Eropa, dan hingga Amerika. Berjalannya waktu dia mempelajari banyak hal mengenai perdagangan. Kemudian berselang beberapa waktu, Abdul Latief diangkan menjadi Pimpinan Promosi Penjualan dan Pengembangan PT. Department Store Indonesia Sarinah.

Banyak dia menimba pengalaman dan pengetahuan. Berkat bekerja di Sarinah, dia menjalin relasi bisnis kuat diantara pemain dalam negeri maupun luar negeri, dalam delapan tahun semua pekerjaan telah dilalui. Dia mampu menyelesaikan tantangan demi tantangan masa depan.

Abdul mampu membawa Sarinah menghadapi persaingan masa depan. Dalam biografi Abdul Latief, mendapatkan perhatian pimpinan Sarinah, itu berkat kemampuan mengaplikasikan konsep Jepang ke dalam negeri. Inilah cikal dirinya disekolahkan sampai ke Jepang demi mempelajari pasar swalayan.

Pulang dari Jepang seperti dikisahkan di atas, menikah dan sudah memiliki karir mapan, membawa pulang uang dan mobil. Relasi bisnisnya begitu luas terbesar diluar dan dalam negeri. Inilah cikal- bakal dirinya mapan mendirikan perusahaan sendiri.

Di tahun 1971, pengusaha konglomerat properti ini memulai usaha kecil- kecilan di bidang ekspor- impor.  Uang hasil keuntungan digunakan mebeli tanah luas temannya. Kebetulan dia tengah butuh uang. Di tahun yang sama, ia mulai menjaminkan tanah- tanah untuk mendapatkan kredit bank.

Total dia mendapatkan uang Rp.30 juta diperoleh dari BDN. Uang kemudian diputar buat menambah modal maka jadilah PT. Latief Marda Corporation, yang bergerak di bidang ekspor- impor. Dia tidak sendiri tetapi dibantu adiknya, Abdul Muthalib, bersama mengembangkan usaha ini.

Pengusaha satu ini getol membeli tanah sebagai investasi jangka panjang. Keberhasilan pertamanya ialah ketika menjual tanah sangat mahal di jalan Jakarta By Pass. Uang sangat banyak itu digunakan demi membangun PT. Indonesia Product Centre Sarinah Jaya.

Ya, nama tersebut memang didedikasikan buat tempat awal bekerja, perusahaanya itu juga di bidang sama yakni pasar swalayan. Nama tersebut begitu historis sampai kebawa sampai sukses sekarang. Ia mondar- mandir Jakarta dan Singapura.

Dari bisnis eskpor- impor kemudian mengembangan properti mandiri. Ia bukan lagi juragan tanah tapi mengembangkan bangunan. Proses bisnis panjang menghasilkan pundi- pundi rupiah. Abdul memilih menginvestasikan kembali melalui Pasaraya di Blok M.

Pasaraya Blok M menjadi salah satu gedung mentereng di tahun 1981. Ini mengukuhkan dirinya menjadi pengusaha, pedagang, yang patut diperhitungkan. Berkembang dia mampu mendapatkan julukan konglomerat -istilah yang tidak disukainya- , namun itulah dia mampu tumbuh menggeluti usaha dagang.

Pilihan Tepat


Tiap kesuksesan merupakan buah pilihan dahulu kita geluti. Abdul tidak salah ketika menerima kerja di perusahaan milik negara. Alhasil dia menjadi sosok kesayangan pemerintah ketika masa tersebut. Ia dihormati pemerintah karena meningkatkan ekonomi masyarakat Indonesia.

Sang pengusaha mampu menggairahkan usaha ritel ketika masa awal. Ia mampu memberikan banyak pekerjaan bagi anak muda. Keaktifan di HIPMI (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia), membuat Abdul Latief mendorong lebih banyak anak muda, ini menjadi salah satu penyaluran kesukaannya akan organisasi.

Dia nampak segar dan sehat ketika menjadi pengusaha sukses. Pakaiannya trendi, gemar olah raga, dan selalu bersemangat menarik perhatian. Ia memiliki idealisme tersendiri mengenai membangun bangsa. Kesukaan akan berogranisasi disalurkan melalui organisasi himpunan para pengusaha ini.

Penampilan bugar dan nampak lebih muda daripada umur sebenarnya. Dia mampu menarik perhatian menjalin jaringan baru. Dikenal pula ia lihai bernegosisasi hingga mendapatkan mitra bisnis strategis. Dengan sifat profesional dan dedikasi membuatnya dipercaya oleh banyak orang.

Bahkan, rekan bisnis luar negeri sangat mengingat dirinya, walau jalinan kerja sama telah berhenti atau belum terealisasi. Orang mudah mengenal dia sebagai sosok pengusaha kawakan. Dirinya bisa dibilang menjadi penarik, sehingga organisasi HIPMI sangat digandrungi anak muda, untuk menjadi pengusaha muda.

Banyak diantara mereka anak pejabat dan pejabat. HIPMI dikenal menjadi wadahnya para prefesional dibidang kewirausahaan. Ia selalu terlibat menjadi pembicara atau diskusi tentang generasi muda. Dia dianggap memiliki pandangan luas, gesit bergerak, dan memiliki pemikiran jauh ke depan.

Alkisah dia berkisah kepada peserta acara diskusi, bahwa pernah barang kelontong di pasar swalayan miliknya seret. Tidak laku- laku sampai terjual begitu lama. Banyak pengunjung tetapi jualannya malah tidak tumbuh. Dia kemudian menceritakan strategi apa yang akan kamu mungkin ambil.

Pertama Abdul mengamati langsung dan mempelajari data angka datang. Ia berkesimpulan bahwa daya beli masyarakat rendah. Bahwa dibutuhkan gerakan meniakan pendapatan masyarakat. Inilah cikal lahirnya HIPMI, dimana dia menjadi pendirinya pada 1979, demi bisa menaikan ekonomi masyarakat.

Dia menggalang para pengusaha baru terlahir. Abdul Latief menjadi ketua umum pertama organisasi anak muda tersebut. Para anggota HIPMI didorong membangun usaha, demi menarik produksi dan pendapatan masyarakat. Abdul pun membantu mereka untuk menjual barangnya di pasar swalayan miliknya.

Ia juga mendorong ekspor alih- alih bertahan. Tidak perlu bergantung kepada daya beli masyarakat. Ekspor meningkat berarti membantu pemerintah mengelola ekonomi. Hasilnya daya beli masyarakat ikut naik melalui aneka kebijakan stimulus.

Pengusaha konglomerat ini melihat bahwa usaha kecil merupakan landasan. Mereka menopang daya beli masyarakat bawah. Ketika pengusaha lain berbondong melirik industri berat. Abdul Latief fokus meningkatakan ekonomi kerakyatan.

Ia dipercaya menjadi Ketua Kompertemen Perdagangan dan Koperasi KADIN masa 1979- 1982. Dia menjadi sosok yang menyadari kesenjangan diantara pengusaha. Semenjak ia menduduki puncak kepimpinan Pasar Sarinah memang sudah nampak berbeda.

Dia telah terlihat menjadi sosok yang peduli akan ekonomi masyarakat. Mampu membangkitkan pendapatan pasar swalayan berkat kerja sama. Abdul memilih merangkul usaha kecil- menengah dalam naungan usaha miliknya.

Ia empat dianugrahi gelar "Pahlawan pengusaha kerajinan rakyat Indonesia". Namanya juga dilirik Ir. Ganjar Kartasasmita, Menteri Muda urusan peningkatan penggunaan produk dalam negeri. Abdul digayang menaikan produksi dalam negeri, sekaligus membumikan produk tersebut ke khalayak ramai.

Pada akhir tahun 1984, Pasar Sarinah Jaya kepunyaanya di Blok M terbakar. Inilah cobaan pertama bagi Abdul sebagai pengusaha berpengalaman. Kerugian dialaminya mencapai ratusan miliar rupiah, kehilangan puluhan ribu pengunjung, dimana gedung hangus harus diperbaiki total segera.

Pasar swalayan berhenti total menyisakan 2000 usaha kecil suplier tanpa arah. Dia juga berhadapan dengan pilihan bagi kurang lebih 1.200 karyawan. Alih- alih dia memberhentikan mereka semua, malah disuruh belajar kembali dari manajemen, bahasa Inggris, dan accounting.

Ia bahkan merogoh kocek mendatangkan pelatih dari Singapura dan Hong Kong. Disisi lain pilihan buat bertahan menyisakan harapan. Bahwa pihak asuransi mau menanggung sebagian kerugian dari kebakaran.

Bantuan datang dari rekan, teman- temannya, juga dari pemerintah dan pihak swasta dikenal. Ini menjadi titik terang bagi Abdul membangun kembali. Kerugian puluhan miliar bertahap menghilang dari pikirannya. Dia menyusun kembali jalan- jalan bisnis yang sudah sempat terputus.

Bisnis Ritel Indonesia


Disana, di atas bekas gedung tersebut terbakar, berdirilah megahnya Pasaraya Sarinah lebih daripada dahulu. Bangunan sembilan lantai seluas 42.000 meter. Pengunjung pasar ini sampai 100.000 orang perharinya. Total 40% dari pengunjung merupakan pembeli rutin datang berbelanja.

Pertahun penjualan naik menambah modal Abdul berekspansi. Berdirilah Alatief Corporation dengan banyak rekanan perusahaan kecil. Mereka dibimbing dan diajak kerja sama dalam naungan. Dan tidak hanya ritel, usahanya juga merambah properti dan bisnis- bisnis lain.

Gedung Sarinah Pasaraya Blok M, Jakarta Selatan, telah menjadi tempat ikonik dengan banyak toko berderet. Dari pagi sampai malam, dalam gedung bertingkat sembilan tersebut, ada segala macam pakaian trendi, barang elektronik, dan macam- macam kerajinan.

Gedung bernilai Rp.200 miliar tersebut menaungi usaha- usaha kecil. Dia pun menyayangkan berdiri banyak toko modern tanpa sensitifitas. Mereka lebih senang menjual produk- produk ekspor. Para pengusaha bermodal besar bahkan membawa pasarswalayan asing seperti SOGO, asal Jepang.

Dia sempat memprotes karena otomatis mematikan usaha lokal. Mereka memangsa pasar tradisional dan mematikan bisnis eceran. Bayangkan SOGO, saat itu, bukannya memajukan produk dalam negeri malah membawa 805 produk impor.

Pasaraya Sarinah sendiri merupakan konsep berbisnis tanpa meninggalkan. Abdul mendirikan tempat ini diatas lahan luas Blok M. Dimana namanya belum seramai sekarang, hingga Pasaraya Sarinah menggaet lebih banyak, lambat laun terisilah kapling- kapling sekitaran Sarinah Blok M sendiri.

Memang bila memasukan barang ke pasarswalayan modern menjanjikan. Namun apakah sanggup, belum lagi pemilik gedung memiliki modal besar, mereka lebih memilih mematikan usaha kecil di sekitaran mereka. Mereka tidak mempedulikan produk apa, siapa, dipajang tetapi berapa banyak akan terjual.

Pasaraya Sarinah lebih memilih mendorong usaha kecil berkembang. Mulai dari model baju, yang mana dikembangkan desainnya, bahkan seperti model di negara- negara mode seperti Prancis. Ini tidak sulit karena dia memiliki kesenangan akan mode pakaian.

Bila supermarket lain mementingkan produk terstandarisasi bahkan impor. Maka Pasaraya Sarinah mengedepankan produk kreatif. Dibutuhkan staretegi khusus biar pembeli tidak merasa bosan. Abdul menginstrusikan melakukan aneka inovasi.

Biasanya toko- toko nampak monoton direnovasi nampak lebih menarik. Imajinasi digunakan buat mendesain ruangan toko lebih menarik. Pedagang juga harus kreatif menyusuk barang- barang. Dia menekankan budaya dalam penjualan dan pembuatan produk juga.

Selain berbisnis pasar swalayan, Abdul Latief merambah budidaya benur di Bulikumba, Sulawesi Utara. Usaha ini menghasilkan benur 100 juta pertahun. Ia lalu membuka tambak udang dengan luas 120 hektar menghasilkan 4 ton perhektar.

Usaha agro yang mampu panen dua sampai tiga kali dalam setahun. Abdul Latief juga mengelola usaha asuransi, perkebunan, penerbitan buku, jasa periklanan, dan lain- lain. Spesifik ia tertarik buat membangun bisnis pendidikan untuk membangun manusia.

Ia pernah tercatat menjadi Direktur Akedemi Pimpinan Perusahaan Department Perindustrian. Juga kemudian mendirikan Politeknik, yang mana dibawah Yayasan Abdul Latief dan diketuai dirinya sendiri. Abdul Latief sang pendiri HIPMI selalu nampak bugar walaupun telah setengah abad.

Dia masih sering disebut sebagai pengusaha muda. Penampilannya masih menarik, modis, dan trendi mengikuti perkembangan jaman. Demi kesehatan dia melakukan general cek up dua kali setahun, main golf, joging, senam, dan olah raga pagi.

Waralaba Franchise Sukses Apa Maksudnya

Artikel Bisnis Arti Waralaba Franchise


waralaba franchise populer

Waralaba franchise telah banyak berguguran, tapi katanya nih bisnis waralaba atau franchise tak kan mati. Mereka para pengusaha menawarkan atau meminta mewaralaba sama- sama kuat permintaan. Kenyataan memang sistem ini mudah tumbuh, lalu ditambah mudahnya operasional. 
 
Di Amerika sendiri, konsep franchise masihlah banyak diagandrungi, buktinya banyaknya perusahaan konglomerat berkonsep waralaba. Di penghujung 2003 saja, jika kamu iseng- iseng datang ke pameran waralaba lokal, maka kamu akan lihat banyak stan waralaba berjejer disana. 
 

Waralaba Franchise Sukses

 
Bukan soal makanan, tapi beberapa waralaba memilih menawarkan bidang jasa diwaralabakan. Salah satunya MultiPlus, sebuah merek dagang yang menawarkan berbagai jasa, bisnis satu paket kerja. Ada jasa pengiriman, warnet, fotokopi, wartel dan lain- lain. 
 
Kebanyakan produknya berhubungan jasa digital. Prinsip kerjanya dinilai bagus, dan memang sedang tumbuh.  Untuk waralaba lain, yang sudah terkenal, sebut saja Indomaret punya kesempatan besar buat kamu orang baru.  
 
Alasan utamanya karena menguasai pasar mini market (satu pesaing), merek Indomaret juga telah dikenal baik dari iklan atau dilapangan, beda dengan MultiPlus ini. Ricky Irawan memiliki pengalaman dengan Indomaret. Ia mengaku sekedar mengikuti jejak temannya yang sudah lebih dulu sukses.

"Teman saya cerita betapa enaknya menjadi franchisee Indomaret. Semuanya sudah diatur secara profesional. Tidak perlu capek mengurusi tetek bengek operasional," terusnya.

Temannya diberi pilihan menyediakan karyawan sendiri. Namun, waralaba Indomaret tetap memberikan standar dipenuhi. Kamu tak perlu repot soal teknisnya, cukup hitung biaya saja.

"Serahkan samua pada Indomaret," ucap Ricky lanjut.

Lain hal Andrew Mulianto, dia masih gamang memilih mewaralaba. Temannya sudah duluan sukses bermodal waralaba kuliner. Tidak hanya pasti laris tapi juga tinggal masak. Ia bercerita lebih lanjut bahwa gerai sang teman hanya bertahan 6 bulan saja. 
 
Temanya ikutan waralaba Bakmi Japos yang dijualnya di kawasan kota Bandung. Apa sebabnya gagal? Tentu kembali ke pribadi masing- masing, ada pula konsep waralaba  terlalu dipaksakan.

Sudah terlalu banyak saingan meski beda merek. Ada pula terlalu menjamur outlet nya di satu tempat seperti hal waralaba Apotek K24. Setelah mencari-cari, tahun lalu Andrew memutuskan membeli hak waralaba TX Travel. 
 
"Saya tertarik membeli franchise ini karena pemiliknya. Dari beberapa pameran waralaba, konsep dan pemikiran pemilik TX Travel berbeda," ujar mantan karyawan perusahaan farmasi ini. 
 
Selain itu, Andrew menilai, untuk bisnis travel, pasarnya masih sangat menjanjikan. Terbukti, tiap bulan TX Travel meraup omset sekitar Rp 200 juta. 
 
Robert Bond, CEO dari World Franchising Network (WFN), ada lima aspek perusahaan waralaba yang kuat: jumlah lokasi (semakin banyak semakin bagus), rata- rata kegagalan (jumlah penutupan oulate tiga tahun fiskal terakhir dilaporkan dibagi jumlah total lokasi yang ada), pertumbuhan outlet dalam tiga tahun, dan jumlah jam pelatihan sebagai persentase dari biaya startup (yang lebih banyak dukungan dari kantor rumah, semakin baik). 

Broker Asing Bisa Menginspirasi Saham Kamu

Profil Pengusaha Abhinav Singh 

  
broker asing saham
 
Berikut broker asing yang bisa menginspirasi saham kamu.  Berbicara tentang sentuhan "midas", pria bernama Abhinav Singh, sukses menebak langkah- langkah pertumbuhan saham berbasis teknologi. Pria 29 tahun ini menghasilkan sekitar $50.000 hanya berselang 3 tahun. 
 
Sukses besar membuatnya bisa membiayai sekolah dan bisa jadi langkah awal bekerja di Wall Street. 

"Saya tidak super kaya, tapi yang keren adalah saya akan mampu membayar sebagian dari biaya kuliah MBA saya dengan perdagangan yang saya buat, "kata Singh, yang baru- baru ini mendapat gelar MBA di bidang keuangan dari University of California, Irvine.
 

Jadi Broker Saham


Singh lahir di India dan pindah ke AS pada tahun 2007. Dia saat ini tinggal di Santa Barbara dan bekerja di sebuah perusahaan perangkat medis. Pendekatannya adalah sangat berisiko tinggi, tapi bisa menghasilkan uang besar seketika. 
 
Selama tiga tahun terakhir, ia telah menginvestasikan lebih dari setengah dari portofolionya dalam satu saham teknologi ia percaya telah siap untuk lepas landas. Sejauh ini, ada tiga untuk tiga jenis bisnis sama. 
 
Fokus pada saham Netflix, Singh terus mencari informasi sesuatu yang baru tentang perusahaan teknologi ini.

Antena Singh bergerak cepat mendeteksi langkah saham Netflix, di tahun 2012, dia telah mempelajari bahwa Netflix tengah berencana meluncurkan konten asli "Orange is the New Black" dan "House of Cards".

Menyukai produk dari perusahaan saham yang kamu pegang adalah satu hal. Ini memberikan dampak positif untuk kamu, juga berarti satu buah langkah menguntungkan. Ia meraup saham Netflix pada Oktober 2012 untuk nilai $ 63,50 per- lembar. 
 
Dia menjual mereka enam bulan kemudian ketika saham film online raksasa melonjak menjadi $ 186. Insting bermain kuat sebagai kunci beberapa tahun itu.

Singh melihat sebuah uptick atau peningkatan tajam dalam jumlah mobil Tesla menjelajahi jalan dari Southern California pada musim semi 2013. Alih-alih hanya melihat satu atau dua kendaraan Tesla saja, ia melihat banyak lagi.

"Itu membuat saya benar-benar bersemangat. Saya melakukan banyak membaca tentang perusahaan. Saya memutuskan untuk mengambil saham dan itu benar-benar bekerja," kata Singh. Itu belumlah semua. 
 
Tesla berlari dari sekitar $ 55 Mei 2013, ketika Singh tengah membeli saham menjadi sekitar $ 180 pada akhir Januari tahun ini, dan harganya melonjak berkali lipat sekarang.

Mengincar saham GoPro


Semakin sulit untuk mencari saham- saham pemenang di pasar saham sekarang, yang terusik oleh perhatian atas pertumbuhan ekonomi global dan kenyataan bahwa pasar kuat telah berumur lima tahun dan banyak saham tidaklah murah lagi. 
 
Tapi Singh menemukan satu titik panas dalam saham teknologi untuk dibeli di tahun itu, GoPro. Dia bersemangat dengan akun broker onlinenya, OptionsExpress, pada bulan Juli bersemangat untuk membeli saham- saham produsen kamera ekstrim seharga cuma $49 perlembar, membelinya sebelum akhirnya terkoreksi tinggi ke $98,47. 
 
Itu berarti dia pada dasarnya sukses menghasilkan dua kali lipat dari investasi awalnya hanya dalam waktu tiga bulan, setidaknya di atas kertas. Akan tetapi, saham GoPro terkoreksi beberapa waktu ini, kehilangan ketinggian sabagai tempat tertinggi di market luas. Singh tidak khawatir. Dia tidak punya rencana untuk menjual segera mungkin.

Awal bulan ini, pasar keseluruhan mulai main mata dengan "koreksi" sektoral (penurunan 10% dari level tertinggi sebelumnya) sebelum akhirnya rebound di waktu yang tepat. Itu cumalah soal waktu naiknya karena memang perusahaan GoPro punya inovasi.

"Mungkin ada koreksi datang. Tapi bagi saya, itu adalah kesempatan. Saya akan mencoba untuk mengambil keuntungan dari harga yang lebih rendah akan mengambil beberapa saham," kata Singh, yang merupakan pembaca setia Warren Buffett.

Track record Singh tidaklah sempurna. Sementara taruhan yang besar telah menghasilkan kemenangan, ia kehilangan uang pada posisi yang lebih kecil di Twitter pada akhir 2013 dan Yahoo awal tahun ini.

Apa selanjutnya? Strategi Singh tidaklah untuk menjadi sang lemah hati. Memilih memfokuskan setengah dari portofolio seluruhnya pada satu saham saja -terutama saham teknologi yang bergerak cepat- dapat dengan mudah menjadi bumerang. 
 
Sementara itu ia juga tidak menganggap dirinya seorang investor yang agresif, Singh tidak mengakui dia punya banyak uang tunai diinvestasikan di pasar saham dengan sedikit arahan ke obligasi dan sedikit tabungan.

Itu kadang-kadang menjadi titik pertikaian dengan tunangannya. "Dia bukanlah penggemar besar saya yang mengambil tabungan saya dan meletakkannya di pasar. Dia jelas senang dengan hasilnya tetapi mengatakan tidak." ungkapnya kepada Business Insider.  
 
"Tenang saja," kata Singh, akan menenangkan pasangannya.

Meskipun akhir- akhirnya ini, ada saran untuk percepatan ekonomi dan sedikit intesif uang tentu dari Federal Reserve, Janet Yellen dan timnya akhirnya mau menarik kembali langkah-langkah stimulus, Singh tidak akan berencana untuk memperlambat tahun depan. 
 
Dia tak mau cepat- cepat beraksi terhadap pasar. Itu karena dia sudah punya prediksinya sendiri.

"Saya mencari-cari bahwa salah satu saham yang akan menjadi besar di 2015," katanya.

Singh juga tertarik dengan gagasan mengaplikasikan keterampilan memilih sahamnya dengan bekerja di pasar saham Wall Street. "Saya sangat bersemangat tentang menemukan sesuatu di mana saya bisa bekerja di bidang keuangan, bukan hanya melakukannya sebagai hobi," katanya.

Sekilas Info Usaha Kolam Pemancingan

Artikel Bisnis Soal Pemancingan


usaha kolam pemancingan

Sekilas info usaha kolam pemancingan. Apakah masih berpotensi menguntungkan ? Pada dasarnya kembali ke kreatifitasan kamu dalam memasarkan produk itu. Jika berbicara produk, apa produk dari pemancingan ikan? 
 
Apakah jasa, kami rasa ini tidak ada hubunganya sama jasa, toh jika si pemancing pulang tak dapat apa- apa, apa mereka akan kembali. Disinilah kembali perlu kejelian memulai berbisnis karena bisnis satu ini gampang- gampang sulit.
 

Info Usaha Pemancingan


Pengunjung memancing di kolam pancing apanya yang enak. Mereka enak karena bisa memancing secara mudah, mudah dapat dan mudah caranya. Para pemula tak perlu repot capek- capek menyiapkan tenaga, jauh berbeda jika memancing di sungai. 
 
Para pemilik kolam menyediakan ikannya dalam keadaan lapar agar mudah dipancing. Tapi kamu tidak boleh membiarkan mereka mati kurus dan kelaparan. Pastikan waktu agar bisa sesuai.

Jika melihat dari prospek bisnisnya kolam pemancingan bisa jadi bisnis menggiurkan. Pengelolaan yang baik ditambah sedikitinya persaingan bisa jadi alasan. Siapa sih mau tanahnya dijadikan empang kata mereka orang tinggal di Jakarta. 
 
Dengen sedikit inovasi dan kreatifitas sekali lagi, bisnis ini bisa diutak- atik jadi bisnis serba usaha. Penggermanya pun beragam tak melulu orang tua, anak- anak saja, bahkan wanita bisa saja ikut menikmati.

Ini bukan memancing di tempat terbuka kita tau kapan kailnya akan dimakan. Semua orang bisa memancing di kolam bukan. Usahnya bisa saja tanah milik sendiri atau dengan sedikit kerja sama. Bisa saja pemilik lahan akan rela menyewakan tanahnya diubah jadi kolam. 
 
Tentu ini akan menambah modal kamu lagi. Kita bisa saja langsung membeli kolam jadi ataupun kalau tidak kita bisa membuat kolam terlebih dahulu. Setelah ada beberapa kolam maka kita bisa mengisi bibit ikan antara lain ikan mas, bawal, gurame, patin ataupun nila.  
 
Jika kita ingin cepat memulai maka masukkan saja ikan yang mampu menarik minat banyak konsumen. Kita bisa saja menyatukan usaha kita dengan rumah makan. Kamu cukup mangajak kerja sama lain, kamu jadi pemilik tanah sumber ikan, sedangkan orang lain membuka rumah makannya diatas tanah kamu.

Tarif pembayaran bisa dihitung dari berat ikan diperoleh saat memancing atau bisa juga tarif dihitung dengan tarif kolam harian. Misalnya jika menerapkan tarif hasil ikan diperoleh, Tombro harga per- kilogramnya bisa Rp 23.000, Nila Rp 21.000 dan Lele Rp 16.000 per kilogram. Dan,, jika menerapkan tarif kolam bersifat sewa harian yaitu pemancing hanya bayar tiket berkisar Rp 15.000 – Rp 50.000 berapa pun banyaknya ikan bisa dibawa.

Strategi Bisnis Asuransi Generali di Pasar Indonesia

Profil Pengusaha Edy Tuhirman


strategibisnis.png

Startegi bisnis asuransi Generali di Indonesia. Mereka menunjuk  Direktur Utama yang baru. Direktur utama sekaligus penguat keberadaan perusahaan di negeri Indonesia. Dia adalah seorang mantan engineering di Papua sana. 
 
Sampai akhirnya, Edy Tuhirman tersesat masuk ke dunia perbankan dan asuransi. Pria kelahiran 19 Maret 1964, yang punya trik jitu membangun ide baru.

Bisnis Asuransi

 
Dia mensarankan kamu perbanyakkah traveling dan ide itu akan datang sendiri. Hasilnya bisa dilihat dari kinerja asuransi Generali Indonesia. Meski persaingan asuransi Indonesia terbilang ketat. Generali termasuk terkuat. 
 
Salah satu ide bisnisnya yaitu lewat asuransi traveler. Enaknya menurut Edy besar premi tergantung panjang perjalanan. Lewat iTravel ini diharapkan mampu mengkover traveler. Ini sejalab dengan hobi travel Edy.

Layanan iTravel meliputi layanan rawat inap, perawatan gigi paca kecelakaan, evakuasi, pemulangan, dan lain- lain.

"...pemegang polis dapat langsung menghubungi nomor telepon yang kami berikan dan orang kami akan memandunya," kata Edy.

Tahun 2008, ketika dirinya dan keluarga jalan- jalan, dari sana ditemukanlah produk unitlink. Lewat traveling Generali Indonesia mampu maraup untung besar. Traveling juga termasuk caranya menatap masa depan dari ekonomi Indonesia. 
 
Istilahnya semakin baik ekonomi semakin banyak orang berpikir membeli asuransi. Nah, selain mencari ide bisnis, traveling menurut Edy juga hobi. Disana dia belajar tentang fotografi dan menikmati hidup.
 
Generali Indonesia sebenarnya sudah berdiri sejak 1994. Dimana namanya saat itu masih Asuransi Jiwa Arta Mandiri. Hingga 1999, nama perusahaan berubah Asuransi Jiwa AMP Panin Life. Kemudian berubah lagi ketika diambil alih oleh Generalis Asia N.V. 
 
Sosok Edy sendiri menjadi dibalik bangkitnya Generali dari nol. Dia dulunya adalah mantan teknisi di Papua. Masuk ke perbankan dan Asuransi dipercaya ekspansif untuk Generalis.

"Saya mulai di industri asuransi sejak 6 tahun lalu, memulai Generali dari nol hingga membesarkan sampai sekarang," tuturnya.

Dia menyebut sukses bisnis dimulai dari bermimpi. Kemudian kamu harus punya sebuah bisnis model. Apa yang tengah kamu kerjakan dan akan capai kelak. Edy mengibaratkan usahanya seperti tim sepak bola. Ia lantas menambahkan, "cari orang yang tepat di posisi tersebut." Prestasi terbesar? 
 
Dia mengisahkan tentang kisahs seorang pengusaha siomay asal Semarang. Berkat Generali, dia sekarang bisa sukses bahkan punya mobil. Mimpi Edy layaknya CEO lain yakni membesarkan perusahaan. Utamanya tentang bagaimana asuransi bisa mengkover semua hal. 
 
Dia meyakini lewat asuransi keluarga akan kuat. Jikalau keluarga telah terlindungi dari asuransi maka Indonesia akan kuat. Perusahaan asuransi asal Italia ini memang bertumbuh pesat.  Sejak mulai masuk 2009, lewat tangan dingin dari Edy, peringkat Generali masuk enam besar dan premi tumbuh sampai Rp.500 miliar. 
 
Tumbuh dua kali lipat dari tahun sebelumnya. Dari September 2011, menurut Edy kepada Majalah SWA, pendapatan premi dari Generali mencapai Rp.400 miliar. Atau itu tumbuh 95% dibanding harapan Edy Tuhirman dari tahun sebelumnya.

Untuk mencapai angka lebih tinggi. Dia mengatakan Generali akan fokus mengambangkan satu- per satu. Ia tidak langsung menggarap saluran distribusi yang sudah ada. Untuk pertama kali, Generali langsung tancap gas lewat asuransi kesahatan employee benefit. 
 
Cuma bermodal fokus itu saja sudah bisa masuk ke 6 besar perusahaan asuransi. Tahun 2010 Generali mulai menggarap channel asuransi seperti kerja sama dengan satu bank. Melalui strategi cabang asuransi lewat bank terbukti manjur. 
 
Kerja sama ini menaikan premi 55% dari pihak mitra banka. Untuk saat ini, Generali fokus bermitra dengan empat bank, utamanya yaitu ANZ, DBS, dan BTPN. Edy menekankan ini bukan kerja sama jangka pendek. Generali aktif menyeleksi calon mitra bank sendiri. 
 
Di tahun 2011, konsep agensi asuransi dikembangkan dan booming besar. Total 2000 agen berlisensi resmi.

Es Krim Durian Monthong 36 Pengusaha Awenk

Profil Pengusaha Awenk Liem


eskrimdurian.png
 
Es krim durian Monthong 36 milik pengusaha Awenk. Usaha durian memang enggak ada matinya. Ini contohnya durian menjadi es krim, hingga pancake durian. Rasa memabukan dan bikin nagih. Tekstur lembut bikin enak di lidah.  Harumnya, rasanya, benar- benar menggigit ketika kamu coba rasakan. 
 
Pengusaha ini bernama Awenk Liem. Tak banyak jejak kami temukan lewat internet tentang profil pribadi dan usahanya. Dia dikenal sebegai pengusaha dibalik brand Durian Monthong 36.
 

Usaha Es Krim Durian


Es krim Durian Monthong 36 sudah lama menawarkan kerja sama waralaba. Bisa dibilang Awenk lah pionirnya usaha es krim durian di Kota Jakarta. Waktu itu, katanya tak punya pilihan lain selain harus menjadi pengusaha, memilih mundur dari perusahaan. 
 
Mencari- cari bisnis hingga melihat penjual es krim durian di 1999 -an. Usaha sederhana itu belum setenar sekarang lewat aneka variasi.

"...saya coba jual es krim duran di tahun 1999. Alhamdulillah bisa bertahan dan berkembang," ucapnya.

Meski belum bermerek, usahanya laris manis berkat resep pribadinya. Mereka pecinta durian itu menikmati betul bisnis barunya. Baru satu tahun barulah nama Durian Monthong 36 barulah jadi. Es krim Monthong 36 memang spesialis durian. Harga jualnya seporsi 10- 15 ribu. 
 
Setelah sukses es krim tawaran lainnya buah dari inovasinya adalah pancake durian. Pancake durian original isinya monthong. Ada pula pancake durian rasa pandan berisi durian medan asli. 
 
Tak lekas berpuas hati, ada produk lain seperti puding durin dan es potong durian, pilihannya rasanya ada yang coklat, vanila, alpukat, strawbery, kacang hijau dan alpukat. Agar rasanya legit memang dibutuhkan durian jenis monthong yang tebal dan legit. 
 
Sedangkan durian Medan -nya dipasok langsung dari Medan langsung sebagai variasi. Hitungannya tak lagi kiloan tapi ton- tonan dikirim dari Sumatra Utara. Total ada 3 ton durian tiap bulannya, "tapi dikirimnya secara bertahap," ujar Awenk. 
 
Tanpa bahan pengawet membuatnya cocok dikonsumsi oleh anak- anak dan manula. Bahkan soal fla atau toping pun tidak ada campuran neko- neko. Ia mengontrol kualitas produknya sendiri. Melalui pengolahan yang baik, membuat es durian Monthong 36 bertahan sampai 3 bulan.

Ia bisa berproduksi 150kg es krim durian dan 2000 pancake durian. Keuntungan bersih dikantongi Awenk 300 juta. Keuntungan bersihnya dari sana 15% nya. Untuk meyakinkan mitra waralabanya, bisnis ini memiliki aspek legal lewat CV. Monthong 36. 
 
Tahun 2014, bisnisnya mendapatkan 3 penghargaan, yakni Best Brand Award 2014, Citra Pengusaha Franchise dan The Best Kulineraward 2014. Tepat lima tahun lebih bisnisnya bermodel waralaba. Awenk memiliki 60 cabang sendiri dan 62 milik mitra. 
 
Paket investasi ada 4 jenis, total investasi dari Rp.7,5 sampai 50 juta. Paket A, senilai 50 juta, terdiri seragam, gerobak, banner dan produk awal 50 bal es krim dan 200 pcs pancake durian. Dimana per- balnya ada 40- 50 gelas es krim, sedangkan Paket B, modal Rp.17 juta dapat booth 1,8 meter, seragam, banner, brosur, 100 cup dan 200 pancake durian.

Paket C investasinya Rp.12 juta, ada booth, seragam, banner, brosur, dan bahan baku awal es krim bernilai 100 cup besar, 100 cup kecil, dan 200 pcs pancake durian. Tterakhir ada Paket D yang investasinya Rp.7,5 juta dimana isinya seperti Paket C. 
 
"Sistemnya kita juga bisa retur," ujar Awenk. Dan, menariknya tidak ada batasan waktu kontrak, franchise fee maupun royalti fee! Hanya saja, agar tidak merubah rasa, Awenk mewajibkan membeli di pusat.

Ketika bisnis kamu sukses, kamu bisa membeli es krim lagi dari tempatnya atau berhenti. Namun ia menyarankan pembelian minimal 100 bal es krim dan 2000 pcs agar harga pengirimnya lebih murah. Harga satunya bisa ditanyakan Awenk langsung. 
 
Ia menjelaskan mitra bisa mencapai omzet Rp.30 juta dan untung 40%. Ini benar- benar menarik rata- rata balik modal dari mitranya hanya 2 bulan. Kendalanya, menurut Awenk ada pada buahnya yang musiman, ketika permintaan tinggi maka akan sukar buat memenuhi. 
 
Untuk mengatasi hal tersebut pihak CV. Monthong 36 telah menyiapkan ruang stok. Dimana ketika musim durian maka Awenk akan menyetok durian disana.

Pengusaha Arie Mone Bisnis Aneka Waralaba

Profil Pengusaha Arie Mone


anekawaralaba.png
 
Bisnis aneka waralaba membuktikan wirausaha mudah. Pengusaha Arie Mone menjalankan apa yang diamati. Dia terpikirkan mengkapitalisasi waralaba. Arie tidak mengkapitalisasi satu melainkan sistem itu sendiri. Arie kemudian memperkenalkan usahanya dibawah bendera PT. Usaha Anak Bangsa.
 
 
Nah, inilah yang dilakukan oleh sosok Arie Mone, anak muda yang kami perkenalkan sebagai pendiri PT. Usaha Anak Bangsa. Usahanya? Seperti yang kami jelaskan sebelumnya adalah aktif menciptakan aneka waralaba unik. Nampaknya begini cukuplah berhasil berjalan.

Sistem Anaka Waralaba


Fokus bisnis Arie adalah aneka waralaba mudah, murah, dan meriah. Difokuskan pada usaha- usaha unik yang pasti diminati. Salah satunya, ialah produk yang baru- baru diluncurkan yakni Jagung Bakar Kaca. Yakni jagung bakar utuh berbonggol yang dibakar diatas kaca. 
 
Konsep pembakaran sendiri tanpa ada asap ataupun arang. Dari jagung bakar keju susu, keju pedas, adapula pedas barbeque dan rasa pizza. Dalam penjelasannya omzet bisnis ini bisa mencapai Rp.8.750.000.

Bisnis waralaba yang menggeliat membuatnya tertarik mengeksplornya. Usaha Model Franchise memang sedang naik daun. Kalau pilihan antara buka usaha sendiri atau gabung franchise, ya, paling enak ikut sistem ini karena tak perlu repot akan bahan baku, resep enak, atau cara penyajian. 
 
Tinggal bayar dan buka saja dan jaminannya brand itu sendiri. Arie menawarkan total sembilan jenis waralaba.

"Kami franchise bidang kuliner, tepatnya makanan dan minuman. Total brand kami ada sembilan produk usaha," jelasnya kepada SWA.co.id.

Unik- memang unik usaha pengusaha muda yang satu ini. Dibawah bendera Usaha Anak Bangsa: kamu bisa jadi pewaralaba D'Star Crepes, Jagung Cup Manise, Jagung Bakar Kaca, Mie Ayam Juragan, Bakso Solo Mas Edi, Orange Juice, Bubble Pink, dan Es Cendol 99. 
 
"Jadi cukup banyak variannya," imbuhnya.

Punya visi menyuguhkan aneka waralaba terbaik di dunia. Didirikan pada 2007, ia optimis mampu menyaingi bisnis- bisnis waralaba internasional. Ekonomi kerakyatan juga menjadi dasar bisnisnya. 
 
Untuk mensuport aneka warlaba dijelaskan oleh Arie bahwa usaha miliknya berstandarisasi ISO 9001:2008. Konsumen yang disasar adalah kelas menengah- kebawah. Sasarannya anak- anak sampai mahasiswa yang hobi jajan- jajan manja.


Punya harag murah tapi bukan dikonsep jadi murahan. Pengusaha Arie Mone menyebutkan jika kita gabung rata- rata usaha yang diwaralabakan akan bali satu setengah tahun. Ia menjelaskan sudah ada 300 gerai dibawah bendera brand perusahaanya. 
 
Ratusan gerai tersebar dari Sabang sampai Merauke. Pulau Jawa jadi yang terbanyak gerainya. Target selanjutnya adalah 500 gerai terangnya percaya diri.

Ketika ditanya tentang kesulitan membangun usaha sendiri. Ia percaya diri bahwa tidak ada kesulitan karena semuanya cuma mengalir saja. Masalah SDM jadi masalah klasik yang dikeluhkan oleh pengusaha muda yang satu ini. 
 
Akan tetapi semakin dijalankan, semakin menarik dan menantang untuk dijalankan oleh nya. Merintis usaha sendiri, awalnya, dia merogoh kocek sendiri yakni 4 juta rupiah.

Memang hobi makan cemilan yang mendasarinya membuka bisnis. Dikisahkan pada 2009 usahanya mulai berkembang lewat brand utama Rumah Jajan. Bisnis pertamanya jajanan bernama D'Crepes, yang kemudian ada lagi lainnya, masih dalam satu naungan yang sama yakni Rumah Jajan. 
 
Inilah bekal berdirinya usaha PT. Usaha Anak Bangsa. Arie juga selalu berinovasi dengan aneka kemitraan tambahan selain dari produk- produk utama diatas; ada cireng, teh, dan siomay.

Untuk waralaba berkonsep Rumah Jajan ada 12 jenis jajanan yang disuguhkan. Lebih banyak dari cuma ambil waralaba lain dari Usaha Anak Bangsa. Soal angka Arie menawarkan kisaran dua juta kebawah. Itu sudah termasuk aneka fasilitas lainnya. 
 
Bahkan ia rela menambahkan layanan berganda. Seperti halnya ia bisa ikut membantukan mendapat modal, konsultasi dan edukasi produknya. Menurut pakar Warlaba, yang dikutip dari Kontan, kamu perlu perhitungan:

"Calon mitra sebaiknya benar- benar memahami karakteristik pasar dan hitung bisnis hingga balik modal," terangnya.

Alamat

PT Usaha Anak Bangsa

Ruko Harapan Indah Blok FA No 7, Bekasi, Jawa Barat

Nomor telp: 021-26830000

Twitter: @UsahaAnakBangsa
            @ArieMone

Jadi Kaya Berkat Hipnoterapi Jadi Pengusaha

Profil Pengusaha Nathalia Sunaidi 

 
jadikaya.png
 
Jadi kaya berkat hipnoterapi jadi pengusaha. Kebayang bukan dihiptonitis jadi orang kaya. Wanita ini  sudah bekerja sebagai ahli hipnoterapi, tetapi itu tak mambuatnya berpuas diri. Adalah mimpinya sejak kecil agar bisa menjadi orang kaya raya dan punya hunian berkualitas baik. 
 
Hal lain adalah keinginan untuk menciptakan hunian berkualitas berharga miring untuk setiap orang. Apakah bekerja menjadi seorang hipnoterapi itu rugi? Tak ada ruginya, ini adalah sebuah batu loncatan, justru dari menjadi ahli hipnoterapi membuatnya jadi lebih berani.
 

Mimpi Pengusaha


Sambil bercanda disebut artikel, wanita bernama lengkap Nathalia Sunaidi ini, berkata renyah justru semua karena hipnoterapi. Berkat hipnoterapi dirinya yakin menjadi pengusaha properti. "Saya menghipnoterapi diri saya sendiri untuk menjadi pebisnis dibidang properti," selorohnya.

Nathalia adalah pengusaha pimilik Rotterdam Property dan Samara Dana Properti. Salah satu proyek yang digarapnya ialah Rotterdam Residence di Jatiasih, Bekasi. Rumah- rumahnya tersebut akan dijual seharga Rp.200- Rp.300 juta per- unit. 
 
Padahal jika ditaksir harganya seharusnya mencapai 400 juta. Perempuan 33 tahun ini pun tak melepaskan karirnya sebagai ahli selama 10 tahun. Salah satu yang menjadi pendorongnya adalah hobinya untuk membaca biografi- biografi orang sukses.

"Kalau mau menghasilkan banyak uang, jadilah developer," ungkapnya kepada Okezone.

Lata belakang Nathalia adalah pendidikan akuntansi. Dia mendapatkan ilmu properti dari banyak buku yang dibacanya. Dia mengaku menggunakan hipnoterapi sebagai media. Gunanya untuk meruntuhkan mental block dari alam bawah sedarnya. 
 
Atau, rasa takut untuk memulai sebuah bisnis dan juga bagaimana agar ia bisa tenang dalam mengambil keputusan. Jadi jika ditanya pilih mana antara menjadi pengusaha atau jadi orang ahli; jawabannya bisa dua- duanya.

Faktor bahwa harga properti akan selalu naik menjadi satu alasan lain memilih menjadi pengusaha properti. Disisi lain, lebih mudah baginya untuk membagi waktu disela- sela mengajar, sambil mengajar menawarkan sebuah kesempatan investasi bukannya bagus.


Berbisnis properti merupakan cara mencari sahabat. Properti sangat bersahabat dengan uang kita. Dalam satu penjelasannya bahwa properti menjaga harga kita. Dibanding berinvestasi emas yang kini tengah turun -berbisnis properti bisa bertahan hingga hari tua. 
 
Secara beriringan dirinya bekerja sebagai ahli hipnoterapi, selai itu juga pemilik bisnis properti. Keduanya tak ada yang ditinggalkan masih berjalan hingga sekarang. Tercatat ia juga menjadi pengajar hipnoterapi selai membangun properti.

Soal properti Nathalia, dalam tiga tahun terakhir, berhasil menjual berbagai macam hunian. Dari Rotterdam Residence, adapula business center bernama Rotterdam Business Center di Tangerang, kemudia Rotterdam Depok Residences, Birmingham Village di Bekasi dan Calabasas Residence di Jati Asih. 
 
Tak hanya berhenti di hunia dan pusat perbisnisan, Nathalia juga mengembangkan proyek besar, sebagai contohnya ada Benoa Bay Sand di Tanjung Benoa, Bali.

Proyek Benoa Bay Sand sendiri adalah proyek dua menara yaitu kondotel dan apartemen. Kedua menara tersebut berisi 700 unit apartemen dan kondotel.

Ketika masih kecil ada sebuah pengalaman menarik kenapa memilih properti. Dahulu, Nathalia kecil tinggal di sebuah rumah sederhana, sebuah rumah yang terletak di jalan sempit. Dia ingin menjadi seperti mereka para orang kaya. Punya sebuah rumah merupakan mimpi terbesarnya. Sebuah rumah ditempatinya di sebuah gang sempit. Yang mana mobil tak muat untuk masuk ke dalamnya. Pokoknya kala itu Nathalia cuma ingin jadi orang sukses; orang kaya.

Disaat bermain bersama teman. Gadis kecil itu selalu berhenti di depan rumah mewah. Setiap kali ada rumah besar selalu saja membuatnya terkesima. Dia ingin anak- anak seperi dirinya tinggal di hunian macam itu. Tempat yang terlihat nyaman yakni lanta berupa marmer. Ia pun bertekat ingin memiliki rumah besar dan ingin membuat banyak orang mampu menjangkaunya. Melalui hipnoterapi Nathalia menemukan jalannya agar bisa lebih percaya diri. Disisi lain, ia mulai merintis sedikit- demi sedikit bisnisnya melalui properti.

Website pribadi: www.nathaliasunaidi.com

Berbisnis Properti Tak Perlu Takut Simak Pengusaha ini

Profil Pengusaha Christian Soetio

 
berbisnisproperti.png
 
Berbisnis properti tak perlu takut pengembang senior. Simak pengusaha bernama Christian Soetio, yang merintis usaha properti dari sangat kecil. Kini dia dikenal menjadi salah satu bos besar bidang properti di daerahnya.
 
Dikelilingi oleh orang- orang kepercayaan yang rendah hati membuatnya tetap pada akarnya. Dia mengaku bermodal insting selain uang tentunya. Jika ia runut kebelakang semuanya karena pola pikirnya.
 

Berbisnis Properti


Saat itu, ketika ia melihat sebidang tanah, berpikirlah mau dibikin apa, lalu jadilah sebuah ide untuk berbisnis di bidang tanah. Membangun terlebih dahulu konsepnya dari 2005 sampai 2011. Memang lama, karena untuk menjadi pengusaha tidaklah mudah. 
 
Tahun- tahun tersebut diakuinya sebagai tahun- tahun kebangkrutannya. Disaat itu ia masih menekuni bisnis kontraktor bukan pengembang seperti sekarang.

Bermodal awal Rp.63 juta mulailah membuka sebuah CV kecil di bidang konstruksi. Melalui aneka jenis marketing mampu menghasilkan 30 buah pesanan sejak 2005- 2011. Namun dari tahun- tahun tersebut orang yang menyewa jasanya justru telat bayar. 
 
Dari tiga puluh orang tersebut cuma satu orang yang bayarnya lancar dan sisanya, ia harus bersusah payah memintanya. Menjaga komitmen menjadi pendorong agar tetap menjalankan meski susah ditagihnya.
 
Karakter utama yang dimilikanya adalah etiket. Bahwasanya pengolahan tanah mestilah baik, pembayar pun harus baik, dan kalau pun ada masalah jangan dihindari, tandasnya. Christian yakin pada kemampuanya untuk berbicara baik- baik. 
 
Seorang negosiator itulah yang kami tangkap dari pembicaraan tersebut.

"Kita harus percaya bahwa tanah yang dibeli dengan baik, pasti hasilnya baik. Etiket ini akan melahirkan modal besar, yakni kepercayaan," ujarnya.

Dijelaskan jika kamu menjual tanah fokuslah pada berpikir positif dan berprilaku positif. Sang ayah telah mengajarkan jika berbisnis Christian harus mandiri. Itu berarti menyimpan sertifikat ditangan, setelah ada pembayaran selesai, barulah sertifikat itu diserahkan langsung. 
 
Tanpa orang ketiga jelasnya. Disisi lain, jika bekerja sama, kamu tetap harus punya kepercayaan. BOS Land bukanlah perusahaan mapan kala itu, tapi kelebihannya adalah paham akan kebutuhan warga Balikpapan dan Samarinda.

Ketika membangun dia mau bekerja sama dengan perusahaan lain, seperti BSA Land. Selain mendapatkan pengetahuan juga koneksi di proyek- proyek berikutnya. Total ada tiga proyek dikerjakan bersama. Disisi lain, dengan nama yang semakin dipercaya, juga menangai 11 proyek lainnya. Dengan bank tanah (mungkin simpanan tanah.red) senilai 60 hektar yang ada di tengah kota. Sedangkan 85 hektar sudah digunakan untuk membangun properti.

Keuntungan sebagai anak lokal dan memang di luar Jawa, bisnis properti masih akan terus tumbuh. Pantaslah jika BOS Land bisa sampai sekarang. Disamping kerja keras, pandai memperhitungkan lingkungan, ia sendiri mengaku adanya keberuntungan menjadi hal lain. Menyasar pasar pembangunan roko, rumah tapak dan juga apartemen murah. Untuk rumah secara percaya diri, ia menyebut menyasar pasar menengah, yang harganya 330 juta sampai Rp.800 juta.

"Fokus saya ke segmen menengah. Sebab, pasar segmen menengah-atas di Kalimantan Timur tidak terlalu gemuk," jelasnya kepada portal Berita Satu.

Nampaknya sosok pengusaha Christian mencoba seperti halnya Ciputra dan Agung Podomoro. Dimana ia juga fokus pada kebutuhan akan pasar atau market. Buktinya mereka juga membangun satu toko bahan bangunan membuktikan diri sebagai pengembang properti sekaligus kontraktor. Perusahaanya juga tak segan untuk bekerja sama dengan perusahaan lain seperti Ciputra dan Agung Podomoro. Intinya sebagai seorang agen properti yaitu memanfaatkan sebidang tanah sebaik mungkin.

"Berbeda dengan pengembang luar yang kurang mengerti kebutuhan masyarakat lokal. Saya ambil contoh salah satu pengembang yang membangun lima menara apartemen. Yang terjual hanya satu menara. Itu pun separuhnya. Ada juga yang membangun kawasan bisnis, serapan pasarnya tidak bagus juga," sebuah pesan buat kamu yang ingin berbisnis properti.

Biografi Lo Kheng Hong Pemain Saham Terhebat Indonesia

Biografi Pengusaha Lo Kheng Hong


biografilokhenghong.png

Cari tau pemain saham terhebat Indonesia. Biografi Lo Kheng Hong, bukanlah anak orang kaya tetapi mampu memiliki aset Rp.2,5 triliun. Tidak menyangka berbisnis saham merubah nasibnya sekarang. Ia menekankan bahwa bermain saham merupakan janga panjang.

Butuh kesabaran karena merupakan investasi janga panjang. Dia bukanlah pencari untung. Lo duduk santai di taman dekat rumah dibawah teduhan pohon kamboja dan pohon mangga. Ia tidak mengantor, tetapi asik membaca 4 koran sekaligus, memeriksa laporan perusahaan dan data statistik pasar saham.

Kerjanya cukup 3 hal yang disebutnya RTI: Read, Thinking, dan Investing. Berkat kejeliaanya dia mampu menghasilkan uang tanpa bekerja. Menghasilkan jutaan dan uangnya bisa digunakan berkeliling 5 benua. Ia menyebutkan setidaknya dua kali dalam setahun ke luar negeri.
 

Pemain Saham Terhebat


"Biasanya saya bepergian bersama istri dan anak-anak saya. Di sana kami tinggal di hotel saja, lalu jalan-jalan. Saya orang yang bebas, tidak punya bos dan tidak punya karyawan," utasnya kepada SWA.co.id


Keberuntungan menghinggapi mereka yang sabar. Lo merupakan sulung dari 3 bersaudara hidup sangat- sangat sederhana. Beruntung dia mampu melanjutkan kuliah Sastra Inggri ke Universitas Jakarta, dan tentu sambil bekerja tentungnya. Sedikit menggambarkan seberapa miskin dia. 
 
Lo bercerita keluarga mereka tinggal di daerah terpencil. Jarak rumah sampai 30km dari Kota Pontianak. Orang tua Lo bekerja sebagai pemecah kelapa. Pekerjaan yang memakan waktu mereka seharian. Dari terbit matahari sampai senja mereka bekerja menghidupi keluarga.

Dia bercerita lama- lama orang tuanya bosan. Mereka merantau ke Jakarta tidak membawa bekal apapun. Ia tidak ingat. Di Jakarta, mereka akhirnya bekerja di toko, kemudian ya barulah melahirak Lo Kheng Hong. 
 
Rumah mereka sederhana sering kena banjir dan tanpa platform. Singkatnya Lo dapat lulus SMA kemudian bekerja. Orang tua Lo tidak memiliki uang buat menguliahkan. Tidak patah semangat seperti penulis ceritakan diatas, Lo memilih bekerja. 
 
Dia bekerja sebagai tata usaha di Bank Swasta. Sambil bekerja dirinya menguliahkan sendiri sampai lulus. Tidak cuma kuliah sisa uang didapatkan kemudian sisihkan lagi. Selama 17 tahun bekerja sudah disisihkan beberapa lembar. Uang tersebut Lo nekatkan masukan ke pasar saham.

Sejak 1979 dia berkuliah malam sambil bekerja di pagi hari. Dia menjadi pegawai tata usaha PT. Overseas Express Bank (OEB). Dia ingat betul uang masuk kuliah dulu Rp.50 ribu, sedangkan uang bulananan cuma Rp.10 ribu. 
 
Tahun 1989 ia mulai menjadi investor saham pertama kali. Waktu itu umurnya sudah 30 tahun tidaklah muda lagi. Jika dibandingkan Warren Buffett, Lo bisa dibilang kalah umur, karena Warren Buffett memulai saham sejak umur 11 tahun. 
 
Tidak masalah karena sejak awal niatnya bukan menjadi dia. Bekerja puluhan tahun tetapi ia tidak pernah naik jabatan. Lantaran perusahaan tidak melakukan ekspansi siginifikan jadi ya tidak ada jalan. Sebagai bagian tata usaha diceritakan gajinya paling kecil. 
 
"Dan, modal saya berinvestasi saham pun hanya dari gaji," imbuh Lo. Kelebihan Lo adalah dia mau hidup hemat buat berinvestasi. Uang dipunyai sedikit ia langsung belikan saham. Kalau orang dapat uang dikonsumsi maka dia tabungkan cuma bentuknya saham.

Jika orang asik tengah mencicil mobil, maka Lo tengah asik mencicil perusahaan. Meski telah beraset triliun sampai sekarang dia masih asik memakai mobil berusia 10 tahun. Dia berinvestasi saham karena kepincut atas capital gain besar. 
 
Kalau saham IPO waktu itu dijual seharga Rp.7.250, kok tidak lama sudah jadi Rp.35 ribu. Bayangkan untungnya sampai 400%. Awal investasi saham, ia ingat menggelontorkan uang Rp.10 juta, dia cuma dapat beberapa lot waktu itu loh. Tetapi sedikit nilai naik begitu juga nila aset Lo. 
 
Saham pertama kali Lo Kheng Hong beli adalah PT. Gajah Surya Multi Finance ketika IPO. Waktu pertama kali memulia dia sempat gagal. Dia bercerita bagaimana lelahnya dia mengantri. Dia antrean panjang di Gedung BDNI Hayam Muruk. 
 
Nah ketika sudah lisiting, saham sudah ditangan, eh kok harganya malah turun drastis. Alhasil dia harus jual semua saham dibawah harga beli waktu itu. Dia belajar otodidak. Dia memiliki setidaknya 40 buku Warren Buffett. Yang mana bukunya sudah dibaca 4- 5 kali. 
 
Masuk tahun 1990, ia pindah ke Bank Ekonomi bagian pemasaran, diman setahun menjadi kepala cabang. Di tahun 1996 tepat 17 tahun dirinya bekerja di perbankan. Ia memutuskan berhenti bekerja buat saham.
 
Keputusan aneh tetapi bekerja. Alasan utama kenapa berhenti kerja karena return berbisnis saham lebih dari pendapatan. Lumayan begitu kata Lo. Tidak memilih obligasi karena returnya kecil. Tidak pula dia pernah masuk ke reksa dana. 
 
Alasannya karena uang dikendalikan orang lain. Bagaimana jika orangnya tidak jujur dan sebagainya berkamuk. Manajer investasi tidak jujur sudah banyak. Ia menekankan bahwa maen saham justru lebih unggul. Dia tidak pula bermain emas. Alasan utama karena emas tidak produktif. 
 
Penjelasan singkat Lo, kamu membeli 1kg emas maka sepuluh tahun tetap 1kg emas. Tidak pula membeli dollar. Alasan satu ini terdengar sangat baik loh. Menurutnya orang membeli dollar berharap krisis, berharap keburukan, negera diharap tidak stabil, agar rupiah lemah dan untung cepat. 
 
Sedangkan saham kebalikannya orang tidak mengharap keburukan. Kamu menganalisa dan berharap kinerja perusahaan membaik sehingga memberikan untung. Lo juga menyarankan kamu jangan menabung di Bank. Pasalnya bunga kecil tidak menghasilkan untung. 
 
Ia sendiri menyimpan seperlunya tidak semua. Bagaimana dengan deposito? Tidak pula pilihan, ia menyebut bahwa ketika deposito ketika inflasi dengan bunga kecil sama saja miskin pelan- pelan. Dalam sebelas tahun belakangan contohnya bursa efek tumbuh. 
 
Sejak bom Bali 2002 IHSG telah naik dari 330 jadi 5251 pada Mei 2013. Ada saham sampai naik seribu persen. Pernah dia membeli saham dari perusahaan petrokimia seharga Rp.200, pada tahun 2008 malah turun jadi Rp.60, tidak dijual tetapi malah beli.

Dia membeli makin banyak hingga pada tahun berikutnya harga naik jadi Rp.600. "...dan saya menjualnya," ia berujar.

Menjadi Investor


Biografi Lo Kheng Hong mengakui dirinya sebagai investor. Menurut Lo, investror nafasnya harus panjang buat bermain sampai bertahun tanpa berhenti, hingga menghasilkan nilai. Seorang investor berarti kuat secara modal. 
 
Maka ia menyarankan jangan memakai uang hutang atau uang sehari- hari sebagai investasi bursa saham. Contoh nyata kenapa bukan uang sehari- hari. Lo Kheng Hong pernah dikabarkan rugi besar sampai uang tinggal 15% pada krisis 1997- 1998. 
 
Namun dia tetap membeli saham meski posisi rugi. Dan hasilnya uang berbalik ketika ekonomi membaik. Bahkan nilai asetnya berlipat sejak 1998 sampai tahun 2013 lampau. Pekerjaan Lo sebagai investor adalah mencari saham "salah harga" di bursa. 
 
Ia menggunakan strategi yang sangat sederhana beli paling murah tetapi paling bagus prospeknya. Kemudian kamu simpan, menunggu sabar, hingga si bursa saham sadar bahwa saham itu terlalu murah dan naik ke harga seharusnya tertulis.

Disinilah kamu mendapatkan keuntungan. Ia menjelaskan 90% investor tidak tau apa yang mereka beli. Dia melanjutkan investor kebanyakan seperti membeli kucing dalam karung.

Contoh lagi ketika Lo membeli saham PT. Multibreeder Adirama Indonesia Tbk, perusahaan ternak ayam terbesar kedua seharga Rp.250. Dia dapat 8,28% saham di pasaran atau senilai 6 juta. Total lembar saham di pasaran mencapai 75 juta. 
 
Nilai perusahaan Rp.250 kali 75 juta atau setara Rp.18,75 miliar. Padahal kalau dihitung untungnya mencapai Rp.106 miliar. Banyak investor tidak sadar. Alhasil ketika dia asik menyimpan dan menjual, harganya tepat naik sampai Rp.31.500 di tahun 2011 -an. 
 
"Saya memperoleh untung 12.500%," jelasnya.

Ia pernah memiliki 850 juta lembar saham PT. Panin Financial Tbk. Dimana dia membeli sewaktu harganya masih Rp.100. Sukses dalam 1,5 tahun harga sudah naik Rp.260 per- lembar, bahkan masih terus naik jadi Rp.300 per- lembar. 
 
Bicara tentang hasil maka properti pertama dia adalah rumah tinggal di Green Garden. Ini hanya dari investasi pasar saham loh. Dia membeli sejak Januari 1994, dimana pada 1993 dia sudah bisa menghasilkan uang cukup buat membeli rumah. 
 
Dia ingat betul ini merupakan hasil penjualan saham PT. Rig Tenders Indonesia, perusahaan pelayaran, dimana harga beli Rp.800, dan dijualnya seharga Rp.1.300 per- lembar.

Waktu itu pasar saham liquid. Dia tidak punya apa- apa. Hanya satu saham tersebut dipertahankan karena ia memang tidak punya banyak uang. Waktu itu pasar saham tengah booming. 
 
"Saat itu saya tidak beli banyak," ia lanjutkan. Untung kejeliannya tepat. Sekarang dia bahkan sudah punya apartemen di Pantai Mutiara dan vila di Cisarua.

Tidak ada properti disewakan. Ia menganggap dirinya adalah investor saham. Baginya membeli saham sudah cukup dibanding menyewakan apartemen.

Kelebihan Main Saham


Angka aset Lo Kheng Hong tidak pasti. Angka diatas bisa saja lebih atau kurang. Namun yang pasti dalam sebuah sesi seminar ketika ditanya: Dia mengatakan hasilnya cukup buat seumur hidup. Soal besaran aset yang dia pegang dan aset saham. 
 
Maka dia memiliki lebih banyak uang di bursa dibanding berupa aset nyata. Bahkan dia menyebut rumah, apartemen, vila, hanyalah 1% dari kekayaan. Kini dia sendiri sudah tidak terlalu aktif seperti membeli saham IPO. Cuma membeli saham yang diperdagangkan di bursa saja. 
 
Ia lebih memilih membeli saham perusahaan batu bara, kan sedang banyak jatuh dan harga bisa dibeli murah meriah.

"Saat ini saya memiliki lebih dari 20 emiten, salah satunya adalah saham PT. Petrosea Tbk yang saat ini kepemilikannya telah mencapai sekitar 9%," ujarnya.

Dia tidak pernah punya target soal saham. Menurutnya bursa saham tidak dapat diprediksi. Hari esok bagi seorang investor adalah misteri. Yang pasti dia selalu membaca anual repot dari saham- saham miliknya. 
 
Ia akan menemukan bidang usaha, laba usaha, keuangan, pemiliknya, direkturnya dan komisarisnya. Tidak membeli kucing dalam karung. Tuhan memang Maha Pengampun. Tetapi bursa efek tidak mengenal kata ampun kepada orang yang tidak tau apa yang mereka beli.

Yang pasti dia tidak cuma memiliki saham beruntung besar. Ia juga mahir dalam hal mengambil saham yang digoreng. Uniknya dia bukanlah tipikal investor yang sepanjang hari melototi bursa efek. Lo bahkan tidaklah melengkapi diri dengan gadget ataupun aplikasi mutahir.

"Investor saham kebanyakan ikut- ikutan tidak tau apa yang dibeli," imbuhnya. Ia menyebutkan semakin cepat panik investor, menunjukan ketidak tauan.

Ayah dua anak ini memilih menjadi investor jangka panjang bukan seorang trader. Obsesinya tentang saham tergambar dari bentuk kekayaan, yang ia sebut hampir seluruhnya saham. Dia punya dana cash 15% buat jaga- jaga ketika krisis. Kalau krisis uang itu akan buat dibelikan saham lagi lah.

"Saya tidak bekerja, saya tidak punya perusahaan, tidak punya pelanggan seorang pun, tidak pula punya karyawan seorang pun, dan tidak punya bos," ujarnya bangga, cuma punya seorang sopir dan pembantu.

Sudah 22 tahun dia bermain saham Umurnya sudah kepala lima dan masih terus berkarya. Tidak cuma jadi investor tetapi juga mengedukasi orang Indonesia buat ikutan saham. Kenapa memilih saham karena tidak lah capek seperti sektor rill. 
 
Orang banyak tau orang rugi, jatuh miskin karena saham, bahkan sampai bunuh diri juga. Tetapi kebanyakan orang tidak tau ada Warren Buffett. Untung bermain saham lainnya adalah kita tidak kerja. Yang bekerja adalah mereka para direksi, eksekutif, komisari, manajer. 
 
Istilah kerennya tidur saja bisa dapat duit. Banyak waktu bebas diakui Lo dimiliki sehari- hari, tetapi bukan tanpa terus belajar loh. Mereka pemilik saham yang dapat untung. Sementara pegawai bahkan eksekutifnya cuma dapat sisanya. 
 
Soal memilih perusahaan baik yaitu perhatikan manajemen, terus manajemen, kemudian manajemen lagi, dan barulah lain- lain. Janganlah membeli sesuatu yang kamu tidak tau.

Ia menyebut sektor sepatu, garmen, dan tekstil kurang menarik. Justru pakan ayam serta kelapa sawit lebih menggiurkan. Kan banyak orang makan ayam? Selain itu dampak negatif ayam juga kecil. Ayam menjadi satu makanan pilihan ketika daging sapi mahal, juga mudah diternakan.

Kemudian dia mengisaratkan ada empat jenis perusahaan: Perusahaan yang untung terus, perusahaan yang rugi terus, ada yang untung besar terus stagnan, adapula perusahaan tumbuh meski kecil tapi stabil. Inilah perusahaan ke empat yang Lo target cari di pasar saham. 
 
Kalau lima tahun kedepan tumbuh belakangan akan baik.

"Kalau sudah lima tahun berturut- turut tumbuh, tandanya sudah super company," imbuh Lo.

Harga Rp.200 jangan dibilang murah dibanding harga Rp.70.000, tergantung emitennya. Memang baik membeli saham yang dibawah harga itu sangat potensial kedepan. Untuk waktu lebih enak ketika ada krisis seperti Eropa, Yunani, dan Amerika.

Lo memang lebih suka bekerja di taman. Padahal dia banyak ditawari kantor olah para milinuer Indonesia. Ia malah memilih taman rindang dengan banyak pohon. Kegiatan setiap hari terutama di pagi hari mencari info tentang emiten. 
 
Membaca surat kabar senilai 480 ribu per- bulan. Dia juga mengliping artikel penting buat pribadi. Tidak sampai disitu, ia akan memlototi informasi dari BEI, dimana dia mendapatkan informasi past tentang perusahaan melantai di pasar saham. 
 
Minimal dia membaca 100 pengumuman keterbukaan informasi dalam halaman web BEI sebagai arsip pribadi. "Buy on weakness. Be greedy when others are fearful. Be fearful when others greedy," pepatah lama Lo.

Ia mengibaratkan hidupnya ingin seperti Warren Buffett, bukan Bernard Madoff. Itulah mantan bos bursa NASDAQ yang tidak dapat mengelola uang nasabah. Menunjukan bahwa dia cuma paham teori sjaa bukan praketknya.

Pasar saham pun bukan soal berapa uang dikeluarkan. Orang mengeluarkan uang puluhan juta buat kuliah lalu jadi pintar. Kalau bursa saham masuk ke dalam, keluar uang miliaran, keluar bukannya pintar malah jadi makin bingung. 
 
Pintar teori saja tidak cukup bagi investor. Maka bacalah laporan keuangan emiten satu per- satu. Ia menyebut dirinya 100% fundamental. Dia selalu lihat manajemen dan pertumbuhan perusahaan. Kalau ia mengistilahkan teknikal cuma grafik semua diabaikan. 
 
Total 400 emiten di pasar banyak yang fundamental bagus, tetapi banyak orang terjebak. Orang sibuk ketika tidak sesuai perhitungan kira- kiranya satu hari. Jangan percaya kalau iklan bilan tetap untung. Sekelas Warren Buffett saja tetap merugi ketika terjadi krisis di Amerika.
 
Dia tipikal yang akan keep kalau benar bagus. Kalau kiranya dilepas maka dia akan memilih ia melepas, untung sampai 300% per- bulan. Filosofi hidup Lo Kheng Hong adalah menjadi kaya sambil tidur. Status perusahaan sahamnya dia telah beli menjadi teman tidur. 
 
Ketika dia tidur maka perusahaan akan bekerja untuk dia. Menjadi kaya sambil tidur butuh kecermatan dan emiten bagus. Lo masih sempat tidur delapa jam sementara orang lain lembur kerja.

Entri yang Diunggulkan

Biografi Jack Ma Orang Terkaya China Alibaba