Tampilkan postingan dengan label Pengusaha Inggris. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pengusaha Inggris. Tampilkan semua postingan

Entrepreneur Ahli Plugin Wordpress Ryan Imel

Profil Pengusaha Ryan Imel

 
ahli plugin wordpress
 
Kisah entrepreneur ahli plugin Wordpress bernama Ryan Imel. Adalah pengusaha, sekaligus seorang web developer, blogger, dan entrepreneur. Sekarang bertempat tinggal di Fort Wayne, Indiana. Dia pernah berkuliah di Huntington University, mengambil jurusan  Filosofi. 
 
Dan itu hanya bertahan beberap tahun. Ketika ia melihat bagaimana website tumbuh, dia berhenti kuliah, dan akhirnya memilih umenjadi developer. Ia keluar dari kampus bekerja selama enam bulan dengan Element Fusion, sebuah perusahaan desain web. 
 

Bisnis Blog

 
Dia setidaknya membangun empat sampai lima website tiap minggunya. Setelah itu tiga tahun bekerja sebagai freelance dan seterusnya. Imel yang ahli dalam membuat website telah sering membantu beberapa klien, akhirnya jatuh cinta pada Wordpress. 
 
Tidak hanya menulis cara membuat blog, namun paltform yang mampu bekerja diberbagai level kerja. Dia sangat mendalami platform Wordpress, hingga ia telah mampu mengerjakan jasa website secara sendiri. 
 
Produknya meliputi perusahaan- perusahaan seperti Pfizer, Holiday Inn dan Bio.com, dan juga beberapa website pribadi milik Andrew Hyde, David G. Cohen, and Jeffrey Kalmikoff.

Dari tahun 2009, Imel sudah membangun blog Wordpress pertama, masih kosong hingga tahun 2010. Ide dibaliknya, Imel akan membangun blognya sebagai komunitas menyenangkan tapi tak tau tentang apa. 
 
Dia merasa bahwa blog sangat menarik terutama pada interaksinya. Orang bisa saling berkunjung, berdiskusi tentang satu masalah dari berbagai hal. Sejak itu pula Ryan tecatat sebagai editor dan pendiri Wpcandy.com, sebuah blog yang berdiskusi dan mengerjakan proyek berbasis Wordpress.

Dia akhirnya meyakinkan dirinya membuat blog tentang Wordpress untuk Wordpress. Artinya, ia berubah dari web developer menjadi blogger developer. Fokus sepenuhnya bagaimana member informasi bagaimana membuat sebuah blog dari Wordpress. 
 
Dari sanalah, dari blogging pula, pekerjaan itu silih berganti menghampirinya. Mereka bertanya tentang bagaimana membangun situs bagus atau blog berbasis Wordpress ini. Wpcandy menjadi media promosi bagaimana menunjukan passion Imel membangun website.

Tidak mudah, dia tau betul blog bertema Wordpress begitu banyak di luaran, terutama bertema design. Dia hanya akan menerapkan strategi dasar, "saya harus membuat blog tentang Wordpress dan harus menarik untuk dibaca sendiri." 
 
Selama bejalan waktu, Ryan hanya akan membuka blognya, lalu menulis tulisan yang menarik dan pantas untuk dibaca. Wordpress sendiri adalah platform yang handal. Kamu tidak hanya berbicara tentang blogging, seperti halnya Blogger.com. 
 
Kita akan disuguhi berbagai plugin atau sistem tambahan. Sistem ini akan merubah dari orang sekedar menulis jurnal tetapi juga sebuah forum. Wpcandy adalah forum berbicara segala sesuatu tentang Wordpress sebagai platform.

Menjadi Entrepreneur

 
Dari blog akhirnya mendapatkan perhatian hingga tawaran webdesign datang silih berganti. Dia juga memilih sesuatu yang baru untuk bisnisnya seperti mendesign kaos WpCandy. Atau, ikut membuat tema Wordpress untuk berbagai bentuk. 
 
Temanya menarik dan berharga "terjangkau". Sebuah ide bisnis baru, ia masih memilih jalur yang tidak jauh dari design sepenuhnya. WpCandy bukan hanya mengenai uang, tetapi full blogger terkadang butuh uang tambahan. 
 
Ini sudah termasuk biaya hosting hingga penelitian, Ryan menawarkan jasa atas segala sesuatu tentang design yang menarik. Tulisannya tentang paltform Wordpress sangatlah mendetail, sangatlah cocok untuk mereka penggemar platform ini. Itu merupakan satu pekerjaan keras.

Awalnya ia sendiri terkejut bagaimana sistemnya begitu sulit dari sekedar membuat situs biasa. Imel tengah merasakan semuanya terlihat membingungkan dari PHP, theme, plug- in tentang Wordpress. Dia mulai menggabungkan pengalamannya sebagai webdesign serta beberapa pengetahuan tambahan tentang plug-in dan lainnya. 
 
Akhirnya, dia berhasil dengan trial dan error, berhasil melihat kesamaan antara blognya dan sebuah website. Dia telah mempelajari cukup lama sebelum berbicara tentang Wordpress.

Menurutnya, wordpress lebih komplek untuk sistem developmen, dengan segala pulg- in yang menakjubkan mendukung tiap kontentnya.

"Disuatu waktu disaat melakukan freelance job, saya membuat Wordpress blog dengan teman, Cory Miller. Itu merupakan suatu waktu sebelum ia meluncurkan blognya sendiri, iThemes. Ia adalah Cory, orang yang memberikan ide menganai blog tentang Wordpress, dan kemudian membuat blog dengan theme Playgroundnya waktu itu.  Dan akhirnya, Playground menyatu dengan blognya WpCandy.com." Ryan mengungkapkan konsep blognya.

Sponsor iklan


WpCandy merupakan pekerjaan serius bagi Imel. Banyak waktu telah ia berikan bagi blognya tersebut. Dia rajin membuka WpCandy sekedar memeriksa semua komentar, menulis sesuatu dan berarti pekerjaanya selesai. WpCandy memiliki konsep yang up- to date setiap harinya. 
 
Imel selalu menulis tentang sesuatu yang baru. Sebagai contoh rubrik khusus pada WpCandy, rubrik tersebut memberikan berita update tentang plug-in tiap harinya dengan segala spesifikasi. Dia menyebutnya Daily Plugin.

WpCandy lalu membuka forum diskusi bagi penggemar Wordpress untuk sekedar berbagi informasi tentang blog. Berbicara tentang iklan banner, ia mengaku tidak terlalu suka memilih adsense atau semacamnya untuk uang tambahan. 
 
Nyatanya, iklan memang membuat blog terlihat buruk apalagi dengan kontent adsense. Dia tidak suka bagaimana iklan merubah tema blognya.Tatapi, dia menyukai bagaimana pembaca mensuport, membuatnya  menulis semakin baik.

Jadi para bagi para pembaca setialah yang menulis iklan, membantu blognya lebih hidup dan berkembang lagi. Daripada iklan, Imel memberikan ruang kosong sebutan "Powered" atau didukung oleh, bukan memilih bertuliskan "advertisement" atau iklan. Dia menawarkan banner iklan untuk pengunjungnya sebagai pengharagaan atau blogger lainnya jika perlu.

"Saya yakin sekali semua yang mendukung WpCandy bukanlah pengiklan. Mereka merupakan penyokong, kontributor, produser, atau palanggan," ucapnya mengenai iklan di web.  Berbisnis Ryan Imel memilih lebih mengandalkan komunitas. 
 
Atau, dia meyakinkan WpCandy merupakan tempat nyaman dan informatif. WpCandy nya menggunakan Twitter dan Facebook sehingga tingkat ke updatenya begitu tinggi. Menurut Ryan lagi, WpCandy lebih menarik bagi pengunjung setianya dari pada Twitter atau Facebook. Tetapi, Twitter dan Facebook mendekatkannya bagaimana lebih manusiawi juga termasuk saling menyapa.

Sukses Tanpa Gelar Akademik Pengusaha Muda

Profil Pengusaha Joel Drapper 


sukses tanpa sekolah
 
Sukses tanpa gelar akademik memang memugkinkan. Contoh pengusaha muda ini bekerja keras sampai ia sukses. Joel Drapper bisa sukses mencapai mimpinya menjelajahi lautan dengan kapal layar. Ia yang masih 14 tahun, bekerja keras di berbagai tempat dan mendirikan usahanya sendiri.

Joe bekerja keras dengan ikut membersihkan kentang di toko ikan dan kripik, the Charmouth. Dia yang menderita ADHD mendapatkan pendidikan cuma di rumah. Itu dibuktikan agar bisa mengikuti sebuah perlombaan bertajuk, "Make Your Mark".

Sukses Belajar Otodidak

 
Joe yang menyukai lautan mengikuti perlombaan tersebut agar bisa berlayar di kapal layar gratis. Sebuah lomba memintanya menunjukan ketukannya mencapai sesuatu. Lomba yang ditujukan bagi remaja yang memiliki keinginan untuk sukses mencapai sesuatu.

Meski berlatar belakang home schooling, Joe mampu menunjukan dirinya berani menerima tantangan tersebut. Internet menjadi andalan kerja keras pengusaha muda.

Joe mulai membersihkan kentang sebagai pekerjaan sambilan. Dia juga ikut bekerja membersihkan halaman Hensleigh Hotel, dimulai dari jam 3 pagi selama seminggu sekali. Selain itu ia juga mengerjakan 40 tulisan yang kemudian dikirim ke berbagai usaha lokal.

Dia mendapatkan 250 pounds ditambah beberapa pounds untuk paspor; Joe siap berlayar di lautan. Inilah yang dikerjakannya disaat mengikuti lomba itu Make Your Mark

"Saya sangat bersemangat, tetapi ini menjadi yang pertama kali saya meninggalkan rumah begitu lama," ujar Joe.

Kedua orang tuanya, Andrew dan Ruth, tidak memiliki kehidupan yang berlebih. Mereka hanya memastikan setiap anaknya masih mendapatkan pendidikan. Tidak mudah memang, mereka memiliki 10 orang anak yang berjarak 20 hari hingga enam bulan.

Mereka hanya memberikan akses komputer serta internet, membuat anak- anak mereka menjadi ahli disana. Seperti 10 saudaranya, Jeo terbiasa hidup mandiri dan memiliki bakat luar biasa di bidang komputer.

Mrs. Dapper sendiri percaya anaknya satu ini merupakan suatu anugrah. Dia yang menderita ADHD tidak cocok bersekolah di sekolah umum. Ini sama saja menyekolahkan kuda pacuan di treadmill; Joe tidak akan pernah berkembang.

"Orang dengan ADHD akan berpikir lebih jauh daripada orang normal lakukan di lingkuang sekolah, anda tidak bisa melakukan itu. Menaruh anak seperti Joe akan seperti menaruh kuda pacuan di treadmill," jelas Mrs. Drapper.

Joe diberi kebebasan untuk memulai, walau bagitu harus tetap dengan pengawasan. Di kota sekecil asalnya, tidak akan ada banyak pekerjaan selain memotong kentang atau membersihkan hotel. Joe ingin memulai bisnisnya sendiri, segala sesuatu tentang hobinya serta kebisaannya yaitu komputer.

Dia memiliki rencana membuat sebuah website nomor satu yang mendukung usaha kecil. Dia ingin seperti gereja, organisasi sosial, atau keluarga mampu membuat bisnisnya di internet. Mereka bisa menawarkan produknya lalu dijual secara online tidak hanya di lokal.

Melalui Make Your Mark, ia juga mendapatkan sejumlah uang untuk memulai bisnisnya sendiri. Apa yang didirikannya ialah bisnis online, yaitu 1stclasswebdesign.com. Bisnis itu bisa dikerjakan olehnya di rumahnya sendiri. Joe dibantu teman serta saudara- saudaranya melalui akses internet.

Di usia ke 15 tahun, remaja tersebut berubah tidak hanya ahli mendesain website tatapi ahli SEO. Dia tidak lagi canggung mencari uang lewat internet. Ia meluncurkan blog nya, membantu situs lain agar berkembang melalui cara yang alamiah.

Dia mengajarkan secara langsung pengalamannya, bagaimana mengelola sebuah website bisnis melalui  kekuatan mesin pencari Google. "Dengan bisnis online yang semakin bersaing, anda membutuhkan pengoptimalan sehingga produk anda akan muncul di halaman utama pencarian."

Kerja keras menjadi sampul terdepannya mencapai tujuan. Ia bersama empat orang temannya membangun bisnis baru yaitu 9miles Media. Perusahaan yang fokusnya membantu lebih banyak anak muda mengembangkan teknologi.

Mereka membantu pengusaha muda menciptakan berbagai situs dan aplikasi. Joe ahli mendesain abstrak pada website ciptaannya. Ia adalah desainer di 9mile Media sekarang. Kini, hidupnya jadi lebih berwarna, dibanding mereka yang bersekolah formal.

Mengungkap Rahasia Bitcoin Pengusaha Amir Taaki

Profil Pengusaha Amir Taaki

 
rahasia bitcoin uang anti- kapitalis
 
Walau tidak mengaku dia adalah pengusaha bitcoin.Banyak menduga rahasia bitcoin berhubungan dengan dia. "Ibu saya menyukainya," ucap Amir Taaki, pria 25 tahun yang dikenal sebagai master kode dan visioner uang digital. 
 
Tahun 2014, cukup berkesan, bukanlah pencapaian yang diharapkan ketika namanya dimasukan ke daftar Forbes. Berdiri diantara para start- up muda yang katanya merubah teknologi dunia. Apa yang telah dia lakukan hanyalah mewujudkan visinya tentang kapitalisme dan Bitcoin.

"Karena ibuku selama bertahun- tahun belum mengerti apa yang saya tuju". Ibunya selalu saja komplain, "Mengapa kamu berhenti universitas, kamu perlu untuk mendapatkan pekerjaan, ah kamu pengangguran". Tapi sekarang dia, ibunya, seolah berkata dengan bangga "anak saya di Forbes."
 

Apa itu Uang Bitcoin


Namanya disejajarkan CEO Mashable Pete Cashmore, 27, "raja" sosial media asal Aberdeenshire yang dimana kekayaannya diperkirakan bernilai lebih dari $95 juta, dan dua multi- jutawan pendiri Snapchat, Evan Spiegel, 23 tahun, dan Bobby Murphy, 25, yang menolak akuisisi $ 3 miliar dari Facebook. 
 
Mereka, katanya memiliki kehidupan "wah", nyatanya tak semua begitu adanya. Kembali ke Taaki, dikenal umum sabagai salah satu hacker bertalenta di Inggris. Dia dikenal atas usahanya tentang Bitcoin. 
 
Menciptakan sebuah program bernama Dark Wallet -tempat menyimpan Bitcoin- dimana dengan program ini, Bitcoin akan aman untuk transaksi. Software Dark Wallet pada smartphone kamu, yang memungkinkan untuk bertransaksi secara anonim. 
 
Terhindar dari pantauan pemerintah. Meski itu terdengar akan seperti alat pencucian uang, Taaki tak bergeming. Putra kelahiran London dari seorang ayah berdarah Iran, yang bekerja sebagai pengembang properti dan ibu Skotlandia-Inggris, Taaki, yang diusir dari sekolahnya karena menghacking jaringan milik sekolah dan juga putus universitas atau drop- out sebanyak tiga kali. 
 
Hingga ia akhirnya muncul sebagai bintang otodidak dari open-source pemrograman. Dia berdiri dalam gelapnya kebebasan internet.

Pekerjaan pertamanya bernama SDL Collide, sebuah open source untuk game developer. Di tahun 2006, Taaki fokus mengembangkan program Crystal Space dibawah nama samaran "genjix" Ya, seperti halnya mereka yang bersentuhan dengan komputer. Sosoknya juga dikenal sebagai pecinta game. 
 
 
Dia mulai bekerja dengam membuat beberapa software, game, dimana kesemuanya adalah game- software gratis. Yang terbaik dari karyanya, sebuah game bernama Crystal Core dan game balapan futuristik, Ecksdee.

Siapa Penemu Bitcoin

 
Pada tahun 2009 dan 2010, Taaki mencari uang sebagai pemain poker profesional. Pengalamannya dengan judi online menarik dia untuk proyek Bitcoin. Ia mendirikan money- exchange untuk Bitcoin di Inggris yang kemudian disebut "Britcoin". 
 
 
Dia juga berhasil kembali pada tahun 2011 dengan exchange Bitcoin asal Inggris bernama Intersango, di mana ia adalah aktor utamanya. Memperluas komunitasnya di London dari mereka para spekulan Bitcoin, pengusaha dan penggila, sosok Taaki dipandang mereka sebagai anak jenius, yang kadang- kadang kontroversial.  
 
Salah satu pemilik Bitcoin di Spitalfields bahkan bergunjing ketika bertemu sosok Taaki. Mereka mulai berpikir bahwa Taaki lah sendiri dibalik nama Satoshi Nakamoto -nama online untuk orang misterius atau kelompok msiterius penemu Bitcoin pada tahun 2009.

Bertengger di sofa depan dan sekarang nyaris tak terlihat dalam kegelapan atmosfer, Taaki lalu mengatakan kepada standard.co.uk, bahwa "tidak ada yang tahu siapa dia [Nakamoto] sebenarnya", sebelum akhirnya mengakui sedikit, ia kenal. 
 
"Kami sangat berbeda," katanya menambahkan. Bagi sang penemu dan Taaki itu bukan tentang profit atau kekayaan. Bahkan ada yang berpikir bahwa Nakamoto hanya menciptkana, lalu membakarnya hangus, hilang. 

Di dunia diperkirakan ada 12 miliar uang Bitcoin dalam regulasi dan perdagangan, dan masih ada yang bisa digali lagi dari sumbernya.

Bernilai kurang dari satu dolar pada tahun 2011, harga naik -melalui berbagai pasang surut- sebanyak $ 1.100 di tahun lalu karena lebih banyak perusahaan dan kelompok non-profit mulai menerima Bitcoins. Kemundian muncul fenomena miliarder Bitcoin. 
 
Sama halnya dengan nilai uang di dunia nyata, Bitcoin juga punya pasang surutnya, ada juga isu- isu yang ikut mempengaruhi perdagangannya. Berapa kah yang dimiliki seorang Amir Taaki, begitu mungkin kamu berpikir.

Taaki masuk ke Bitcoin pada musim panas 2010, dan dimiliki $ 600 ketika nilai tukarrnya masih 10 sen saja masing- masing (jadi sekitar 6.000 Bitcoins). Mengharapkan spekulasi besar, dia menjual mereka untuk keuntungan $ 100, mungkin sekarang nilanya di bawah $ 6 juta. 
 
Dia masih memiliki beberapa koin dari berbagai pekerjaan pemrograman dan berbagai perusahaan Bitcoin, tapi proyeknya sekarang bersama satu komunitas bukanlah tentan uang. 

Faktanya dia menolak pekerjaan yang sangat menguntungkan dari perusahaanbesar di Silicon Valley untuk Bitcoin. "Ada nilai lebih banyak dalam hal-hal yang kita lakukan dari hanya beberapa sen, beberapa jutaan," katanya.

Dibuat oleh Amir Taaki dan Cody Wilson, Dark Wallet menyediakan alat baru untuk privasi keuangan, termasuk sistem built-in pencampuran koin dan alamat dompet "siluman". 
 
Serta membuat lebih mudah bagi orang untuk menyamarkan transaksi mereka dari pemerintah, Dark Wallet juga torpedo ditujukan untuk mereka dalam komunitas bitcoin yang telah melakukan kerjasama menguntungkan dengan regulator, baik pemerintah atau perusahaan besar.

Diciptakan tahun lalu dan sebagian didanai oleh $ 50.000 dari dana donasi di situs IndieGoGo, dompet dikembangkan oleh unSystem. Dark Wallet secara resmi diluncurkan di 1 Mei 2014.

Kafe Sereal Ide Bisnis Pengusaha Kembar Inggris

Profil Pengusaha Kembar Alan dan Gart Keery

 
 
Ide bisnis pengusaha kembar ini layak diamati dan dikembangkan. Mereka mendirikan kafe sereal pertama di Inggris, telah membuka bisnisnya di Desember di Brick Lane, Shoreditch. Bukan yang pertama untuk kafe sejenis ini, yaitu Cereality, satu kafe sejenis yang ada di Amerika.

Cereal Killer Cafe, dimiliki dan dijalankan oleh saudara kembar Alan dan Gary Keery, yang ada untuk anda menawarkan lebih dari 100 jenis sereal sarapan dan lebih dari 13 jenis susu untuk dicampur dalam bungkus sereal kamu. Untuk toping, Keerys akan memberikan pilihan 20 toping istimewa.
 

Ide Bisnis Unik


Alan mengatakan bahwa ia ingin merasakan kembali kegembiraan itu kembalia. Rasa yang ia rasakan ketika menikmati sereal ditiap harinya ketika masih kecil, dan memorabilia sereal antik di kafe akan membangkitkan banyak nostalgia bagi pelanggan.

Gary mengatakan kepada The Independent: "sereal favorit saya tiap menitnya adalah sesuatu yang berasa selai kacang dari Amerika, terutama Captain Crunch Peanut Butter dicampur dengan Strawberry Milk Dan untuk klasik, saya masih penggemar Shreddies yang menjadi makanan penenang saya ketika disajikan dalam susu panas. "

Bagi mereka yang kurang tertarik pada biji- bijian olahan, kafe ini juga akan menyediakan makanan lain yang diproduksi secara lokal kopi, serta roti, roti tart pop, dan sarapan kolot lainnya.

Sereal telah populer di seluruh dunia selama berabad- abad dalam bentuk bubur atau gandum, tetapi varietas modern yang kita datangkan dalam pers pers benar- benar tak sahet akhir- akhir ini.

Sebuah laporan terbaru oleh 
Environmental Working Group (EWG) yang berbasis di AS telah menunjukkan bahwa sereal yang diperkaya dengan nutrisi tambahan menempatkan anak- anak pada risiko kelebihan dosis vitamin, mendorong asupan jauh melampaui batas merekomendasikan.

Sugar Puffs juga telah diganti namanya menjadi Honey Monsters Puffs, dalam upaya untuk menghindari gula yang tidak sehat.

Tapi industri sereal tidak menunjukkan tanda-tanda melambat. 2013/14 melihat jumlah gandum yang digiling mencapai nilai tertinggi yang pernah ada, yang didorong sebagian besar oleh permintaan untuk makanan sarapan dan sereal bar.

Cereal Killer Cafe akan melayani lebih dari 100 jenis sereal dari seluruh dunia di pusatnya, di Brick Lane di East End London, sejak tanggal 10 Desember.

Usaha yang digagas dua kembar identik dari Belfast, Alan dan Gary Keery, yang bersumber dari berbagai merek sereal dari Amerika, Perancis, Australia, Afrika Selatan dan Korea Selatan.
Sebuah toko dua lantai akan dihiasi dengan sereal sebagai hiasan, termasuk reflektor sepeda dan botol sus. 
 
Kafe yang menawarkan orang- orang produk seperti produk Lucky Charms, Trix and Corn Pops dengan 12 jenis susu (termasuk beras, kedelai, almond, gandum dan varietas hazelnut) dan 20 topping dari Oreo ke marshmallow.
 
Penggila sarapan juga dapat memilih lebih dari 18 jenis Pop-Tarts dan koktail kreasi yang menantang seperti campuran sereal, topping dan susu. 
 
 Saudara kembar hanya bermodal £1.015 dari £60,000 tujuan mereka melalui situs donasi (sekitar $ 2.088 dari $ 123,432) IndieGoGo, tetapi sejak ditemukan orang terus datang untuk investasi lanjutan.

Pasangan ini juga telah menempatkan £ 20.000 dari tabungan mereka sendiri ke dalam proyek kafe sereal.

Ahli Telemarketing Sukses Pengusaha Karen Derby

Profil Pengusaha Karen Derby

 

ahlitelemarketing.png
 

Menjadi ahli telemarketing sukses memungkinkan. Pengusaha Karen Derby ini mematahkan frustasi kita akan pekerjaan tersebut. Menjadi telemarkater susah mengesalkan ditekenuhi. Telemarkating bagi Keren merupakan satu dari keahlian marketing serius.


"Aku menyukainya," ucap Karen. "Aku sama sekali tidak menganggap itu sebagai beban," lanjutnya. Dia bahkan terkagum- kagum orang dibayar buat telephon. Kita dibayar buat berbicara berjam- jam di gagang telephon. Tentu baginya merupakan kemudahan namun beberapa orang tidak begitu.


"Rasanya seperti mendapatkan uang untuk melakukan sesuatu yang mudah dan menyenangkan," Karen berujar. Anak keempat dari lima bersaudara hidup "sederhana". Ayahnya itu kebanyakan menganggur di rumah, sementara ibunya bekerja paruh waktu menjadi pelayan.

 

Mulai Berbisnis


Dia tumbuh besar di Mitcham, Surrey, London Selatan. "Aku selalu mencari cara menghasilkan uang karena kami bukan orang kaya," lanjut Karen. Waktu sekolah, dia bekerja di sebuah toko ikan, pernah bekerja menjadi pencuci, penjual koran, juga berkeliling London mencari botol bekas dan menjualnya.


Disuatu waktu dia memiliki empat macam pekerjaan sekaligus. Usianya 16 tahun, Karen memilih bekerja, meninggalkan sekolah dan mulai bekerja di pabrik. Tetapi dia sangat tidak menyukainya, jadi setelah dua bulan dia meninggalkan pekerjaan tersebut mencari lain.


"Aku sudah tidak tahan," ia lanjutkan. Bahwa dia tidak menyukai pekerjaan dibayar perpaket. Lalu dia menemukan pekerjaan terbaik menjadi telemarketer. Dia ditugaskan menjual sebuah space iklan dalam surat kabar lewat telephon.


Pekerjaan menyenangkan dia tekuni walau berpindah tempat. Dua tahun bekerja, Karen pindah ke ke Capital Radio, lalu pindah ke agen penjualan iklan. Kemudian, di tahun 1983, diusianya 22 tahun dia memutuskan membuka usaha sendiri.


Dia bersama seorang kawan mendirikan bisnis call center. Modal awalnya 30.000 euro -an, yang mana merupakan uang investor yang yakin akan kemampuan Karen. Banyak orang memandang Karen telalu berani ambil resiko.


Pengusaha Karen Derby tidak peduli. Dia merasa tidak rugi mencoba. Dibukalah perusahaan tersebut di kawasan Norbury, London Selatan, berbekal toko kecil. Karen lantas mencari jaringannya setelah sekian lama bekerja.


Dia menghubungi perusahaan- perusahaan besar dan mengajak mereka. Karen kemudian menunjukan kantor serta apa mereka bisa lakukan dalam telemarketing. Begitu dipercaya Karen ahli telemarketing sukses memberi persentasi.


Mereka diajak melihat apa yang bisa dilakukan telemarketing. Tujuh tahun perusahaan berdiri, dimana usahanya memiliki 200 staf yang menghasilkam omzet $4 juta. Ketika itu usia kandungannya telah siap melahirkan, tetapi dia memiliki pemikiran lain.


Dia tengah mengandung anak kedua. Karen berpikir sudah saatnya melakukan sesuatu berbeda. Siap melakukan perubahan penting hidupnya. Maka Karen menjual sahamnya senilai $1,6 juta. Tujuannya hidup lebih bebas. Namun pembeli sahamnya malah bangkrut cuma mampu membayar 500 ribu euro.


Rugi dia kehilangan separuh lebih nilai seharusnya. Tetapi dia mampu membeli rumah dari uangnya. Ia membeli rumah dan bekerja menjadi guru; Karen menjadi trainer telesales untuk perusahaan lain. Ini merupakan perwujudan filosofi, bahwa ada pengorbanan buat lebih baik.


Kerugian penjualan saham memang diluar kendali. Mungkin kamu berpikir udah enak punya usaha malah mundur. Ternyata pengusaha Karen Derby berusia 42 tahun lebih memiliki merdeka. Meskipun dia menyadari bahwa, dia mencintai dunia usaha dan menjadi guru mungkin kurang tepat.


Menjadi guru selama 10 tahun dan telah memiliki tiga anak. Karen kembali menjadi pengusaha. Jujur dia mengatakan menjadi trainer menghasilkan uang banyak. Dia bekerja buat perusahaan lain. Dan dia dibayar bila benar- benar bekerja, namun bekerja tidak menambah kekayaan.


Bila kamu memiliki bisnis maka menghasilkan uang meskipun tidur. Dulu dia memiliki perusahaan talesales. Kini dia melihat perusahaan telah memiliki pasukan sales sendiri. Banyak perusahaan lebih memilih membuat pusat pelatihan telesales, dan munculnya perusahaan jasa pelatihan.


Alhasil perusahaanya dulu mulai kehilangan prospek. Benar pilihannya keluar perusahaan dan menjadi trainer sales. Kini Karen Derby akan membuka perusahaan pelatihan. Tujuannya ialah menciptakan pusat pelatihan tetapi Karen tidak sembarangan.


Dia akan merangkul perusahaan pelatihan talesales kecil. Menjadi mereka kesatuan perusahaan besar bidang pelatihan sales. Tetapi ketika dia mengajukan bantuan permodalan perbankan. Mereka pihak bank tidak meyakini akan keberhasilan idenya.

 

Bank tidak mau memberikan modal dibutuhkan. Itu memaksa Karen mengevaluasi ide bisnis. Lalu dia mendirikan Pocket Franchise. Konsep bisnis dimana pegawai mampu membeli saham perusahaan. Ini akan membantu perusahaan sekaligus membantu pegawai.

 

Mereka yang ingin menjadi pengusaha akan ikut menjadi bagian. "Aku sampai tidak bisa tidur karena terus memikirkannya, dan aku sangat terobsesi!" ujar sang pengusaha. Dia kembali menyadari suatu tantangan akan dihadapi.


Akan butuh waktu sampai direktur perusahaan mau mengadopsi. Perusahaan besar menyukai ide ini tetapi mungkin merasa gugup, jelasnya. Dia harus menyampaikan ide sampai kelevel petinggi. Itu membutuhkan waktu panjang, dan dia tidak memiliki kesabaran seperti tersebut.


Ide Bisnis Baru


Gagal merevolusi bisnis melalui Pocket Franchise. Karen Derby masih tidak kehilangan hasrat buat berbisnis. Ketika dia menjadi trainer call center perusahaan orang. Dia menemukan dua perusahaan bidang energi butuh bantuan.


Mereka perusahaan gas dan listrik ingin banyak konsumen. Mereka menginginkan telephon ke setiap rumah menawarkan produk. Karen berpikir kenapa tidak mencarikan suplier ketimbang konsumen. Dia kepikiran kenapa tidak mencarikan orang suplier, dan mengarahkan itu ke dua perusahaan klien ini.


Sama- sama menguntungkan tetapi memiliki sudut pandang berbeda. Tetapi pihak klien tidak setuju tetap ngotot mencari konsumen rumah tangga. Karen berlalu berjalan melewati parkiran sampai ke mobil. Dia berpikir idenya hebat cuma membutuhkan rencana mewujudkan.


Ide bisnisnya lebih sederhana butuh waktu 20 menit menjelaskan. Dia melihat banyak perusahaan online memberikan peluang ganti suplier. Layanan online tersebut memberikan orang perbandingan harga tiap perusahaan gas dan listrik.


Alih- alih Karen memakai ide internet malah memakai telephon. Jadul memang tetapi dia menyadari orang butuhkan sentuhan langsung. Orang masih membutuhkan jasa komunikasi ketimbang memilih klik. 

 

Mereka butuh berbicara menanyakan sesuatu, menyingkirkan ketakutan, memastikan supplier benar, dan agar rumah mereka aman. Dia ambil libur selama musim panas membuat bisnis plan. Karen lalu mengunjungi kolega, Alistar Tillen, mengajaknya berpatner dan mencari investor.


Karen mencoba mendekati orang- orang kaya tetapi tidak berhasil. Hingga dia menemukan perusahaan bernama Bridges Community Ventures. Mereka setuju memberikan permodalan 125 ribu euro, dan mendapatkan 35% bagian saham.


Karen sempat menjaminkan rumahnya buat bisnis pertama. Ia kembali menjaminkan demi mendapat modal 17.000 euro, dan patnernya menanam modal 23.000 euro. Inilah cikal bakal Simply Switch, yang mana akan memberikan suplier energi termurah, dan menggantungkan pendapat dari feenya.


Jasa perusahaanya memakai konsep lewat surat kabar, badan amal, sampai retailer yang berprinsip kemitraan. Awalnya Simply Switch sangat kesusahan mengajak perusahaan enegeri. Mengajak buat mengikuti skema tersebut sangat susah.


Simply Switch sempat kesusahan akan pendapatan. Sampai mendapat 1000 panggilan untuk mengganti suplier. Mereka kemudian menambah layanan seperti mencari jasa broadband, perusahaan telephon, hingga jasa kartu kredit termurah.


Mereka mampu membuat konsumen datang bukan sebaliknya. Namun di tahun 2005, dia malah pilih menjual perusahaan untuk 22 juta euro dan berbisnis kembali. Karen mendirikan Call Britania yang berbasis call center.


Dia menciptakan lapangan pekerjaan sampai 10.000 pengangguran. Karen senang menjalankan usaha lagi. Ini caranya menikmati kehidupan memang passion. "Aku suka menunjukan pada mereka bahwa itu bisa dilakukan.


Ia menjelaskan, "aku orangnya cukup kompetitif". Keinginan membuat perusahaan karena dirinya mulai berpikir: Tidak ingin meninggal dikenang sebagai "ahli menelephon". Dia ingin menjadi seorang pengusaha sukses. Dia ingin memberikan kontribusi bagi kehidupan masyarakat.

Bos OMNIA Bali Hakkasan Group Pengusaha

Profil Pengusaha Nick McCabe


bos omnia bali pemilik omnia
 
Kamu tidak tau siapa bos OMNIA Bali kan. Ternyata dibaliknya ada brand Internasional, Hakkasan Group, dan seorang pengusaha. Memperkenalkan kehidupan malam ala Abu Dhabi bahkan di Bali. Direkturnya Nick MacCabe dan CEO nya Neil Moffitt bercerita sedikit tentang apa bisnisnya.

Menurut beberapa informasi merupakan kumpulan firma. Yang fokus berbisnis di kehidupan malam seluruh dunia. Hakkasan Group merupakan operator aneka night club dan klub dunia. Hingga tahun 2016, sahamnya 100% telah dikuasai oleh  Tasameem Real Estate LLC, asal Abu Dabi, yang sejak 2013 di Indonesia.

Hakkasan menggandeng tiga perusahaan: PT. Kharisma Jawara Abadi, lalu anak usaha Uluwatu Villa Tbk, dan Alila Hotel & Resorts. Tiga mereka dagang usahanya yang terbaik dibawa ke Indonesia: Hakkasan, Sake no Hana, dan OMNIA.

Sempat dikabarkan melakukan tindakan pencucian uang. Atau cerita tentang CEO terbaiknya yang mengundurkan diri. Hakkasan Group kembali ke tangan Nick McCabe. Melalui bisnis investas ke Asia Tenggara, pihaknya mengharapkan mampu berkembang tanpa harus menjual satu lini bisnisnya.

Bos OMNIA Bali Nick MacCabe Berjuang

Nick dan Neil adalah pengusaha sekaligus dua teman kuliah. Boss OMNIA Bali ini memulai dengan satu buah bisnis konsultan. Hingga ,ereka memilih masuk lebih dalam ke Kota Dosa tahun 2007 itu. Ya Las Vegas memang dikenal dunia malamnya untuk menggoda manusia.

Siapa sih tidak tertarik dengan acara musik, hiburan mentereng, atau lampu- lampu neonnya. Kota ini seolah tidak pernah tidur menyala terus. Perusahaan mereka Angel Management Group, yang mereka mulai mengkonsultani kasino, dan hotel seperti MGM Resorts, kemudian pesta kolam dan klub malam.

Naiknya pamor mereka semakin menggila ketika satu hari. Mereka menangani brand Hakkasan, yang sebenarnya bukan milik mereka. Awal didirikan oleh Wagamamama, Alan You, yang membuat acara di Nevada hingga ada permasalahan antara pemilik dan manajemen.

Sebenernya brand Hakkasan tidak berkembang. Dalam gosipnya bahkan akan dijual ke tangan lain. Dua orang inilah yang mempersuasi pemilik asal Abu Dhabi. Yang mana awalnya biaya proyek senilai $75 juta menjadi $130 juta, mereka meyakinkan Abu Dhabi akan menguasai Vegas!

Bahkan akan membuat brand menjadi berbeda keseluruhannya. Bertemu dengan investor asal Abu Dhabi bukan perkara mudah. Mereka harus diasingkan ke tempat tersembunyi. Yang mana ada satu mobil dimana sopirnya menghantarkan dengan satu surat "rahasia".

Sebuah lokasi tersembunyi di Paris, mereka mulai beragumentasi tentang rencangan pembangunan. Investor "mempertanyakan" tempat yang akan mereka dirikan. Meyakinkan mereka bahwa brand Hakkasan tidak rusak, bahkan layak untuk dijajakan kepada investor lain asal Amerika.

Tahun 2011, akhirnya mereka membanun di Vegas, dan untuk menaikan brand image keduanya mengundang DJ Tiesto dan Calvin Harris. Mereka berdua hadir memecahkan rekor, bahkan bisa mengangkat nama Hakkasan menjadi satu klub terbaik dunia.

Pria 36 tahun ini tidak pernah berhenti dalam satu tempat. Kehidupan malam sudah menjadi passion, hingga nama brand Godskitchen superclub dan Global Gathering fetival, menjadi satu dari banyak brand ditangani Nick.

"Vegas adalah fondasi layanan. Itu menggoda dan lampu neon dan gila tetapi layanannya sangat spektakuler," pengusaha ini menjelaskan.

Akuisisi Klub Malam


Hakkasan bersama Angel Management, dan beberapa bran lainnya. Nick menyebutnya "ayo bersama jatuhkan diri bersama brand". Ditangan mereka brand- brand lain yang diakuisisi, termasuk di China, Los Angles dengan brand The Nice Guy; tempat favorit Rihanna dan Drake.

Ia mampu menambah cahaya dalam setiap brand. Fokus mereka kemudian ke Asia termasuk di Bali, Amerik Selatan, dan London. Layanan mereka mulai dari klub malam, restoran, dan resort hotel. Ia sendiri sangat adaptif setiap kali akan mendirikan proyek.

Mengakuisi tempat hiburan malam di Vegas dan London beda. Nama brand The End atau Fight for Fabric tidak semudah ditaklukan. Kita tidak bisa menyamakan layanan di Vegas; pelayananan suka- suka. Dimana pelayan akan "kasar", bahkan tempat duduk kamu akan diduki jika kosong seketika.

"Itu seperti agak komik," ia menjalaskan. Vegas merupakan landasan layanan. Dimana ada kegilaan dan lampu- lamou neon. Kita harus siap dengan servis kegilaan disana. Tetapi layanan ini justru sejalan dengan kegilaaan kita mengeluarkan uang.

Membuat reservasi Hotel sudah berbeda. Bagaimana kita disapa ketika di depan pintu. Cara mereka membawa botol minuman dan menuangkan. Tidak untuk London, Nick tidak yakin pelayanan gila macam ini akan tersedia.

Nick termasuk ambisius rela berhadapan dengan kemapanan. Targetnya 80 tempat berbeda secara global pada 2020 mendatang. Apakah perusahaan akan mengalami kebangkrutan lain. Apa brand Hakkasan akan kembali dalam kejatuhan.

Nick menggunakan sistem cabang biasa. Tanpa membuang Hakkasan sendirian. Ia harus membuat itu dapat diakses dalam pojokan jalan manapun. Pendekatan tempat menjadi andalan mereka bertahan.

"Kami ingin menjaga misteri, keseksian dan keseksian yang menggoda," pengusaha ini menjelaskan. Hasilnya 80% permintaan kerjasama ditolak mentah.

Asal Usul Bos OMNIA Bali Pernah Bangkrut


Ia ingat betul karir pertamanya di Tyne&Wear. Dia tidak pernah mengurusi barang- barang mewah atau luxury. Nick ingat, umur 20 -an, terobsesi dengan musik. Mengajak dua rekannya, mendatangani kontrak sebagai group band Anjo, dengan lebel Global Underground dan Deconstructive.

Ayahnya tipikal orang tua kita semua. Dia bekerja sebagai broker dan ingin anaknya sekolah tinggi. Nick kemudian kuliah jurusan grafik desainer. Sembunyi- sembunyi dia juga musisi aliran musik progresif. Grup Anjo atau Angel harus menjadi besar.

"Setelah milenium (2000 -an), semuanya menjadi terlalu besar dan terlalu gila, sehingga kami sendiri bingung dimana kami akan meluncurkan," ia menjelaskan perubahan besar di dunia musik.

Disisi lain, kehidupan malam tidak menggoda Nick, ya karena aliran musik mereka tidak bersentuhan di sana. Ketika teman menyewa mereka untuk menjalankan pesta rumah. Nick ikutan masuk, ini sebuah bisnis menjanjika, hingga dia harus bereksplorasi ke tempat- tempat malam.

Siang hari bekerja sebagai web designer dan malam mencari tempat hiburan. Ia kemudian bertemu dengan CoolJunkie, website buatannya untuk penggemar gratisan. Disini kamu bisa ikutan masuk ke klub malam dengan gratis. Sayangnya, ayahnya menolak keberadaan bisnis Nick bahkan "membuang muka".

Begitu dotcom crash membuatnya menjadi pengangguran. Tidak ada lagi pesanan karena perusahaan web terlalu banyak dan sedikit menghasilkan uang. Ia tetap bekerja untuk urusan kehidupan malam ini. CoolJunkie dia kerjakan penuh waktu walaupun tidak menghasilkan lebih.

"Saya lebih ke broker daripada broke (miskin), dan dia (ayah) dudukan saya dan berkata "Kamu 25 tahun, kamu harusnya berpikir memilik mobil (bukannya berkutat di internet) sekarang dan hidup senang, penghasilan tetap!" Itu tepatnya bukan pikiran saya karena uang bukanlah tujuan saya," Nick mengenang.
Pengusaha Nick MacCabe terus mengerjakan website CoolJunkie. Meskipun tidak mengasilkan uang dan era dot com sudah punah. Hingga musik elektronik naik daun, dan webnya menyebar ke New York, Los Angles, dan Chikago, hingga menjadi  Track Entertainment pada 2005.

Optimisme Nick membuatnya bekerja untuk Pepsi dan Bacardi. Dia menciptakan acara musik yang mengudang Beyonce, Mariah Carey, dan akhirnya bertemu Neil Moffitt. Sekarang orang tuanya secara teratur mengunjungi rumahnya, bertemu dia, istri, dan dua anaknya.

Gaya Hidup Crazy Rich Pengusaha Muda

 Profil Pengusaha Tom Thurlow

 
crazyrich.png
 
Gaya hidup crazy pengusaha muda Tom Thurlow. Lihatlah betapa glamornya kehidupannya sekarang. Ia hanyalah remaja biasa dulu. Remaja gila yang berbisnis "cerdas" sejak kecil. Tom Pernah mendapat gelar sebagai 5 pengusaha muda terbaik di UK. 
 
Bernama asli Thomas Michael Thurlow terlahir pada tanggal 11 Desember 1989. Ia dikenal sebagai seorang pengusaha muda, presenter TV, dan juga selebriti. Tom pernah muncul di acara realiti show pengusaha bertajuk Tycoon; dia menjadi peserta pertama yang gagal di awal acara.
 

Jadi Pengusaha


Usaha pertama yang paling dikenal ialah perusahaan buku anak- anak, OBS Books, perusahaan yang fokus pada buku anak- anak bertanda tangan penulis aslinya. Fokus usahanya pada buku terbitan pertama yang telah terlebih dahulu dibubuhi tanda tangan. 
 
Buku- buku yang kelak mungkin jadi best seller. Dia bersekolah di  Cheltenham Bournside School and Six Form.

Dan, di umurnya ke 13 tahun itulah sebuah cerita menghantarkan dirinya menjadi seorang pengusaha muda. Waktu itu, saudara perempuannya tidak bisa datang ke acara penandatanganan buku- buku larya J.K. Rowling. Tom dimintanya menggantikan pergi ke Chepstow. 
 
Dari acara tersebut ia kemudian membeli 10 eksemplar buku Harry Potter. Tom memiliki ide untuk ikut mengantri berulang- ulang. Jadilan ke 10 buku tersebut sukses ditanda tangani. Saat tiba di rumah, Tom hanya memberikan satu buku ke saudarinya. Sisanya justru dia gunakan sebagai modal bisnis.

Dia lantas melakukan sebuah pencarian di situs lelang ebay, dan menemukan bahwa satu eksemplar buku Harry Potter dengan tandatangan asli Rowling dihargai sebesar 400 pounds. Bukan jumlah yang sedikit. 
 
Ia kemudian meminjam £.110 dari ayahnya, mendirikan perusahaan bukunya sendiri secara online, Epic- Culture, fokusnya menjual buku anak- anak edisi pertama yang sudah ditanda tangani. Tom Thurlow mendadak menjadi salah satu pengusaha muda terkenal di Inggris.


Di tahun 2009, namanya masuk dalam daftar Top 5 UK Young Entrepreneurs. Sayang, berjalannya waktu bisnis miliknya tak seindah yang dibayangkan.

Pada bulan Desember 2007 Tom Thurlow terjebak dalam kehebohan dari film The Golden Compass. Dia mengklaim menerima ancaman pembunuhan dari ekstremis Katolik Amerika karena telah menjual buku- buku milik Philip Pullman melalui perusahaan bukunya. 
 
Ia kembali menjadi sorotan ketika mengikuti acara reality show bisnis (seperti acara Berani Jadi Miliarder, Metro TV) bernama Tycoon di tahun 2007. 

Tak seperti yang diharapkan Tom justru menjadi peserta pertama yang disingkirkan. Apa yang salah?
Di acara yang berkonsep mirip "the Apprentice" milik televisi Amerika ini. 
 
Program besutan Pater Jones, yakni pengusaha yang dikenal sebagai "Dragon Den", yang fokus mengumpulkan para pengusaha muda untuk mencoba menawarkan ide bisnisnya. Sayangnya, ide Tom tentang surat kabar gratis untuk remaja tidak menempatkan dia ke tiga semi- finalis, juga tidak membuatnya sekejap menjadi "bintang reality TV".

Tapi, acara itu telah menempatkannya di jalan menuju ketenaran TV digital.

Tom sekarang memiliki perusahaan produksi sendiri, Star Teen Inc, yang ia gunakan untuk menampung segala acara dan hak-haknya, termasuk 'The Freshers'.

"Saya gembira menjadi film seri saya sendiri untuk tahun ketiga, dan bahkan lebih sehingga memiliki rumah baru di MTV," terangnya.

"Ketika saya mengkonsep formatnya, itu adalah pertunjukan pertama yang merekam para mahasiswa dan menggali sisi buruk siswa - mengungkapkan hal- hal yang setiap remaja ingin mendengar tentang, tetapi tidak setiap ibu."

Acara serial ini berpindah dari Bebo ke MTV menjadi transisi yang benar- benar menarik bagi Tom. "Tidak ada batas, tidak ada batas - tapi pasti banyak kata-kata kotor," katanya. 
 
"Ini rangkaian 'The Freshers' telah masuk ke sisi terluar dan tekotor dari kehudupan para  mahasiswa, yang saya pikir sangat sempurna untuk dinikmati penonton mtv.co.uk."

Tanpa tedeng aling- aling menunjukan apa adanya. Acara serial ini akan menunjukan setiap sisi universitas ke prespektif umumnya. 
 
Dan Patton, Direktur Digital Media, MTV Networks UK & Ireland mengatakan: "Tom adalah personifikasi dukungan MTVN Inggris dari dan untuk para talent, bergabung dengan MTVN Inggris menjadi produser muda yang pernah ada." 
 
The Fresher disebutnya sebagai fakta hari ini, inspiratif dan program original yang lebih ke sosial media bukan sekedar siaran tradisional.  Situs jajaring sosial memang telah melahirkan generasi orang- orang berbakat dan kreatif. 
 
Anak muda berbakat yang pernah membuat diri mereka didengar dan populer secara online. MTVN UK tengah mengidentifikasi bakat muda paling menjanjikan dan mendukungnya untuk membuat ide baru, konten premium dimana penonton akan menghargai.
 
Diadaptasi dari acara Bebo -nya 'Meet the Freshers', gaya aneh dan ceplas- ceplos Tom telah memenangi para penggemar di kalangan masyarakat online di Inggris

Jika anda pernah mendengar tentang 'Carry on Camping'? Nah, acara ini lebih 'Carry di Kampus', seperti ketika Tom memunculkan berbagai gestur agak nakal dan, terus terang, tanpa basa- basi memberikan pertanyaan untuk komunitas universitas dan mahasiswa di UK. 
 
Lupakan belajar, lupakan tentang kuliah, Tom menemukan bahwa yang pertama dan terutama dalam pikiran rata- rata para mahasiswa adalah bagaimana untuk memiliki waktu bersenang- senang.

Bisnis nakal


Situs kencan kasual menjadi deman kala itu. Bahkan telah merembet ke urusan sexual. Itulah kisah nyata dari seorang Tom, pendiri DateAtUni.com dan kemudian situs ShagAtUni.com.
 
Berbeda dengan situs saudarinya, Date At Uni, ShagAtUni memilik target bagi mereka para mahasiswa atau mahasiswi yang berminat pada hubungan tanpa ikatan. Hanya sebuah kencan atau seks singkat.

"Saya pikir mungkin ada pasar untuk siswa yang hanya ingin hubungan seksual," kata pengusaha muda ini menjelaskan. "Dan setelah persiapan besar saya telah masuk ke sukses besar setelah dua bulan diluncurkan, saya pastikan ada pasar disana."

Meskipun situs memiliki anggota lebih banyak laki- laki daripada perempuan (60-40), di halaman selamat datang hanya akan menampilkan profil para perempuan. 
 
Tapi Tom menegaskan: "Sangat penting bagi kita untuk menunjukkan pengguna laki-laki (pendengar kita yang lebih besar) yang ada di situs kami.

Lebih dari 700 perempuan dari Oxford University telah mendaftar ke situs sejak pertama kali diluncurkan, sementara saingannya, Cambridge, menjadi pemilik akun dengan jumlah terendah dari seluruh negeri.

"Aku tidak terkejut," kata Thurlow Daily Mail. "Ketika saya tur negara syuting MTV Freshers siswa Oxford selalu yang paling liar."

"Mereka selalu tegang di siang hari tapi pada malam hari mereka selalu paling gila itu. Itu tidak mengejutkan saya mereka memiliki proporsi tertinggi wanita mencari seks." 
 
Situs Shag At Uni memang menyatakan menjadi satu- satunya tujuan adalah untuk "membantu siswa bertemu untuk seks".

Biaya keanggotaannya berkisar £ 5 untuk laki-laki dan gratis untuk perempuan. Shagatuni.com didirikan pada September 2012 untuk membantu para mahasiswa untuk memenuhi hasrat seks mereka, tetapi pendiri Tom Thurlow, 23, kini mendorong dosen untuk bergabung. 
 
Situs ini bahkan menawarkan mereka keanggotaan gratis selama setahun. Namun, situsnya tersebut kemudian dikritik karena "mendorong dosen untuk menyalahgunakan posisi mereka kekuasaan".

"Kami baru- baru mensurvei 1.773 dari anggota kami dan lebih dari setengah dari mereka (54%) mengaku telah tertarik secara seksual kepada dosen mereka. Dan ini siswa horny, tiga-perlima (61%) mengaku terlibat dalam perilaku genit 'dengan dosen yang bersangkutan."

Sebuah kontroversi mengingat posisi para dosen sebagai pendidik. Tapi, nyatanya banyak dari member yang merasa mereka yang berdiri didepan papan tulis itu seksi. Dan, ShagAtUni mencoba untuk mengakomodasi hal itu. Bahkan situs ini memberikan saran untuk berkencan disini. 
 
"Mencoba dan menghindari memiliki hubungan dengan siswa yang anda ajar untuk menghindari perbedaan atas hasil ujian atau nilai gelar. " 
 
Hubungan antara dosen dan mahasiswa tidak ilegal, tetapi banyak universitas yang memiliki kode etik yang mencegah staf dari memiliki hubungan romantis dengan siswa. 
 
Seorang juru bicara University of Gloucestershire mengatakan: "The University of Gloucestershire, seperti universitas atau bisnis lainnya, memiliki kode etik yang stafnya harus menjunjung tinggi.

"Ini termasuk kewajiban untuk mengungkapkan hubungan dengan mahasiswa sehingga kita dapat mengambil tindakan yang tepat untuk melindungi integritas dari mengajar dan belajar."

Ahli SEO Neil Patel Kisah Pebisnis Online

Profil Pengusaha Neil Patel

 

neilpatel.png
 

Ahli SEO Neil Patel bekerja keras menjadi miliarder muda. Kisah pebisnis online yang jago mencari uang lewat internet. Neil kelahiran London, Inggris, 24 April 1985, yang hidup sederhana sebagai warga kelas menengah.


Umur 2 tahun, dia dibawah orang tuanya pindah ke California, Amerika Serikat. Tinggal di kota yang bernama Orange Country. Dia memiliki saudari perempuan bernama Amee. Negara Amerika sangat mendorong kehidupan berwirausaha.


Ia tumbuh di lingkungan penuh semangat entreprneurship. Dia tidak mau hidup biasa. Diusia 15 tahun, dia jualan CD berisi film. Dijual 2- 3 dollar kepada teman sekolah ketika baru masuk. Niel tidak malu padahal musim sekolahnya barulah dimulai.


Usaha Konsultan Online


Neil menjual kotak televisi satelit. Dia juga menghack televisi milik orang tua dan teman sekelasnya. Ia hasilkan ribuan dollar. Usia 15 tahun, Neil malah menjadi pegawai di Knott Berry Farm, kerjannya asik mengambili sampah, mengepel ruangan, dan mengurusi muntah.


Pekerjaan tersebut dilepaskan buat menjadi Quality System. Dia hasilkan ribuan dollar untuk penjualan tiap unit vakum Kirby. Neil memiliki cara unik yakni menjual dari rumah ke rumah. Mengetuk pintu rumah menawarkan membersihkan debu memakai vakum.


Terinspirasi Monster.com, Neil tertarik dunia website hingga mengeluarkan tabungan 5000 dollar. Dia kemudian membuat Advice Monkey. Ternya berbisnis online tidak semudah berjualan keliling. Neil bahkan kehilangan ribuan dollar buat iklan.


Bertahap Neil belajar mengenai internet marketing otodidak. Dalam beberapa bulan itu, website Advice Monkey mampu menaikan pengunjung, walaupun populer tidak menghasilkan uang. Daripada terjebak bisnis tidak jelas ia memilih kuliah.


Saudari perempuannya mendorong kuliah sampai lulus Cypress Community Collage. Bertahap Neil mulai mempraktikan marketing onlinennya. Neil berhasil menghasilkan kontrak dari Elpac Electronics, senilai $ 3.5000 perbulan.


Dia membuka usaha berkonsep Advantage Consulting Service (ACS), sebuah agensi marketing, yang berpatner pacar saudarinya. Bersamaan dia mendapatkan kontrak dari anak- anak pemilik Elpac, yang memiliki agensi periklanan.


Niel pernah kehilangan uang $ 1 juta untuk investasi perusahaan hosting. Usaha hosting yang bernama Vision Web Hosting. Neil kemudian membuat Crazy Egg bersama rekan, Hiten Shah. Perusahaan ini berkonsep konsultan marketing online.


Ia pun mengembangkan software sendiri. Dari uang konsultasi dipakai pengembangan software Crazy Egg. Dia lantas meluncurkan software tersebut.


Kenapa Neil menyukai pekerjaan menjadi pembersih lantai. Dia bekerja di Knott's Berry Farm, usia masih 15 tahun, mendapatkan banyak uang tips dibanding 3 pekerjaan dahulu. Ya Neil juga merasakan susahnya menjadi buruh bersih.


Neil memiliki pandangan ingin kaya. Ia pun menyadari pekerjaan menjadi buruh tidak bikin kaya. Ini kemudian membuka pandangannya akan entrepreneurship. Adik perempuannya yang membuka jalan melalui Oracle Consultant, kemudian menjadi Monster.com.


Neil lantas mempelajari konsep bisnis Monster.com. Kemudian dia meluncurkan Advice Monkey. Tapi malah kegagalan yang didapatkannya. Namun Neil bersyukur karena menemukan akan potensi dalam bisnisnya. Kisah pebisnis online tersebut berlanjut belajar digital marketing.


"SEO adalah perlombaan, bukan lari cepat," ucapnya.


Dia lantas menjual Crazy Egg. Kenapa dia menjual bisnis tersebut padahal menghasilkan. Ternyata itu disebabkan tidak berkembang. Neil merasa harus menaruh modal tetapi tidak maju. Bahkan usahanya tidak menarik banyak investor karena usahanya itu- itu saja.


Investor ingin kenaikan dan sesuatu baru. Bahkan mereka inginkan sesuatu menyaingi bisnis Google Analytics. Maka lahirlah software dan website KissMatric. Berkat Crazy Egg menyempurnakan konsep bisnis barunya tersebut.


Sayangnya, tidak semudah diharapkan, walau lebih sempurna namun kehilangan esensi milik Crazy Egg. Bahwa Crazy Egg memiliki proposisi jelas menyebut alat analisa. Di sistemnya menganalisa demi mendapatkan pemahaman akan website lewat tool.


Lalu Kissmetric? Neil menulis Kissmetric membantu menemukan matrik aksi buat bisnis. Jelas sangat tidak mudah dipahami pengunjung baru. Neil kemudian menciptakan banyak headline untuk mulai menggaet pengunjung.


"Saya berpikir bahwa produk saya masuk papan atas, tetapi saya hanya tidak mampu mengkomunikasi penjualannya," jelas pengusaha muda ini.


Demi menaikan pelanggan maka dibuatlah social prof. Terknik tersebut dengan menaruh profil mereka yang berhasil. Kissmatric menunjukan mampu menjadi pilihan banyak perusahaan. Melalu inilah maka kenaikan potensi klien sampai 40%, dan dalam tiga bulan, pendapatan naik 60%.

 

Niel juga mendirikan bisnis investasi True Ventura. Salah satu usahanya, sang entrepreneur muda bisa membeli tempat di Hotel Seattle. Tujuannya menciptakan ruang komunikasi para entrepreneur.  Pada tahun 2011, Neil dan Kissmetric dituntut class action untuk penggunaan flash cookies teknologi.


Dia dianggap menyalahi privasi. Tuntutan diterima dan mampu diselesaikan lewat beberapa ribu dollar. Neil membeli Hello Bar pada 2012. Forbes melabeli Neil sebagai Top 10 Marketing Experts di 2014.


Dia bersama Hiten Shah lantas melepaskan Kissmetric. Pada 2014, dia meluncurkan tantangan 100.000 visitor bulanan untuk blog.neilpatel.com. Ternyata dia belum melepaskan Crazy Egg dan terus memberi pelatihan, pengajaran, dan menginspirasi entrepreneur muda.

Jasa Barbershop Panggilan Pengusaha Muda Inggris

Profil Pengusaha Darren Tenkorang


jasa barbershop online
 
Pengusaha muda Inggris ini memberikan ide bisnis kamu. Dia menciptakan aplikasi jasa berbershop panggilan. Namanya Darren Tenkorang pendiri Trim It berbasis aplikasi smartphone. Trim It punya konsep layaknya aplikasi Uber, dimana kamu bisa memanggil tukang potong ke rumah.

Tinggal pencet langsung tukang cukurnya datang ke rumah. Didirikan oleh pemuda asal London, dia merasakan betul pengalaman tidak menyenangkan. Bayangkan dia sempat "kecukur" karena masalah sepele. Dia kecukur karena sang tukang tengah asik mendukung klub Arsenal.

Aplikasi Barbershop


"Saya harus menunggu berjam- jam dan ada waktu ketika tukang cukur menonton televisi," ia lalu melanjutkan. Arsenal mencetak gol hingga membuatnya melompat. Si tukang cukur bersorak girang dan mencukur rambutnya.

Ini pengalaman buruk sepenjang pengalaman mencukur. Kemudia dia berpikir mau berbuat apa biar tidak terjadi lagi. Bukan cuma pristiwa "kecukurnya" tetapi juga pengalaman menunggu. Dia sudah tidak betah menunggu lama- lama.

Ia membayangkan cukur rambut seperti membuat baju. Bayangkan dijahitkan khusus buat kamu agar cocok. Pengalaman pelayanan khusus buat costumer langsung datang. Darren bahkan membayangkan menaruh barbershop ke belakang van mobil.

Tukang cukur akan berkeliling menjajakan jasa panggilan. Ini terdengar konyol waktu tersebut tetapi sekarang tidak. Model bisnis nampak tidak baru ketika digabungkan teknologi. Ide bisnis konyol ini tidak masuk akal tetapi logis dalam sisi lain.

Ada lima mobil dengan empat orang pegawai tukang cukur. Trim It ternyata sangat menarik hati para pelanggan. Perjalanan tersebut tidak mudah karena pasti muncul turbulensi. Tanggapan masyarakat yang nampak meragukan hingga masalah komplain.

Perkembangan bisnis Darren telah mencakup pemilik barbershop. Aplikasi tidak hanya lagi memberi tukang cukur miliknya. Tujuannya berubah menjadi memberi saran tempat terbaik, terdekat, hingga memberi nilai tambah. Ia ingin meningkatkan penjualan barbershop yang bekerja sama.

Kredibilitas menjadi permasalah utama bagi dirinya. Bayangan model bisnis ini sekarang sudah bisa diterima. Tetapi apakah dia mampu menaikan pendapatan hingga mengganjar loyalitas. Tidak mudah membuat costumer menjadi pelanggan, hingga percaya bahwa tukang cukurnya berkualitas.

Tidak kurang 320 tukang cukur bergabung dari Amerika sampai Spanyol. "Layanan kami seperti hal Deliveroo, atau Uber Eat, tetapi bukannya mengantar makanan, kami mengantar gaya rambut," ia menjelaskan.

Menjajaki Entrepreneurship


Menjadi entrepreneur atau pengusaha sudah menjadi tren baru. Bagi beberapa pria kulit hitam, pergi ke barbershop termasuk bersosialisasi dan nongkrong. Tetapi banyak membuang waktu. Tidak semua orang butuh nongkrong di barbershop; ini bukan kafe karena kamu bisa tercukur.

Dua warga London ini memandang membutuhkan revolusi. Perpindahan fungsi berbershop menjadi tempat nongkrong tidak sehat. Mereka pun memberikan jasa barbershop panggilan via aplikasi. Nanti orang tinggal memanggil, datanglah mobil van hitam, dibuka akan muncul tempat barber mini.

Itu semua nampak sempurna dengan kaca cukur, kursi, peralatan cuci rambut dan gunting. Banyak varian gunting hingga cocok buat bergaya. Pengemudi adalah tukang cukurnya, akan langsung saja mengambil celemek buat potong, bisa pula memakai cliper elektrik jadi bisa cepat.

"Generasi saya menyukai semua kemudahan diatas segalanya, kamu rasakan sendiri," dia semakin yakin.

Darren tumbuh di Brixton, Selatan London, dimana ibunya bekerja sebagai tukang bersih- bersih dan ayahnya satpam. Pemuda keturunan Afrika- Caribian dengan rambut agak afro. Mereka aslinya dari Ghana yang datang pada tahun 1980 di Inggri.

Kedua orang tuanya bermimpi Darren jadi bangkir atau pengacara. Kuliah merupakan opsi terbaik bagi dirinya. Namun, Darren merasa ini tidak benar, susah menentukan pilihan mana. Dia merasa tidak cocok dengan kedua pilihan itu.

Pemikirannya melayang hingga ingin bercukur rambut. Pikiran konyolnya bertemu dengan suatu tempat barbershop. Uniknya sang pemilik sama dengan dirinya keturunan Caribian. "Saya merasakan saya bisa Ok disini, seperti berasa di rumah," ia melanjutkan.

Afro- Caribbean punya rambut unik tidak sekedar keriting. Butuh ahli khusus yang paham akan seluk beluknya. Dia selalu merasa cukurannya bagus bila dikerjakan sang ahli. Ia lebih senang bila tukang cukur mengakui tidak bisa. Banyak orang tidak mau menolak mencukur bila dihadapatkan ini.

Mereka terlalu "sopan" menolak memotong rambut Darren. Hasilnya cukuran yang sangat buruk dan ini masalah. Memilih mengambil jurusan bisnis membuatnya fleksibel. Lulus dia langsung masuk ke dunia asuransi korporasi. Ini setidaknya memberikan apa orang tua harapkan walau berbeda.

Daripada bekerja masuk ke dunia asuransi apalagi perbankan: Darren memiliki pola pikir bebas sehingga lebih condong wirausaha. Apalagi dia merupakan penderita disleksia maka berat. Bekerja di korporasi dianggapnya berat.

Pada awalnya dia hanya mengira- ngira sendiri. Derren lalu mencari opini profesional, hasilnya benar dia memang disleksia, lalu menyampaikan ke orang tua. Ternyata ibunya telah mengetahui masalah tersebut, bahkan sejak sekolah menengah tetapi tidak menyampaikan.

"Dia berpikir kalau  memberi tahu saya akan menjadi penghambat," jelasnya.

Ternyata benar dia mengalami ketakutan akan dunia korporasi. Dengan segala angka- angka yang harus dipertanggung jawabkan. Beban tersebut tidak begitu berarti ketika berwirausaha. Ia memilih jalan entrepreneurship. Cepat- cepat Darren memulai membuka usaha tetapi tidak berkembang.

Ia menciptakan aplikasi algoritma menganalisi orang. Darren mencoba membangun aplikasi bimbel buat pelatihan. Ini kemudian berkembang dilanjut mengikuti ajang entrepreneurship. Dia mendapat hadiah tetapi memilih tidak melanjutkan.

Darren ingin membuat bisnis barbershop online. Bayangan waktu remaja potong rambut ke barber melekat. Ia ingin menciptakan layanan  spesialis seperti buat Afro- Caribbean. Kemudian meluncur ke sosial media. Dari kecil dia biasa dibawa ayahnya berkunjung ke barbershop seekitar.

Mereka akan dipotong rambut sembari nongkrong. Berjam- jam keduanya duduk ditemani televisi menayangkan sepak bola. Pengalaman menyenangkan hingga ia memasuki masa dewasa. Darren lalu merasakan ini membuang waktu.

"Saya muak harus menunggu dipotong rambut, terutama ketika Jum'at atau Sabtu," ia menjelaskan.

Generasi sekarang menginginkan kecepatan ketika waktu tidak cukup. Mereka ditekan kesibukan di dunia pekerjaan atau menghabiskan waktu di tempat lain. Bila mau nongkrong maka bukanlah tempat cukur rambut.

Maka hadirlah ide aplikasi booking salon terbaik, memilih tukang cukur, hingga gaya rambut. Awal dia berpikir begitu tetapi tidak aplikatif. Apalagi faktanya tidak banyak barber memiliki keahlian yang spesifik. Dia lebih enjoy mempekerjakan orang langsung dan memakai mobil menjadi salon.

Berbisnis Bersama


Ia tidak sendirian karena bertemu Nana Darko. Bertemu dengan rekannya ini ketika berlomba di Unversity of Sussex. Almameternya memberikan hadiah 10 ribu pound kepada Darren. Kemudian ia mengajak sesama finalis, Nana Darko, mengerjakan proyek tersebut bersama.

Darren meyakinkan Nana bahwa mereka akan kaya. Sang rival sama- sama keturunan Afrika, yang memiliki mimpi berbisnis di Kota London. Dari semula terbatas spesialisasi Afro- Caribbean, lalu mereka merambah ke semua jenis rambut dan melebarkan sayap jangkauan.

Bekerja keras mereka menghasilkan 2000 booking sebulan. Masalah muncul ketika mereka bekerja sama dengan barber. Banyak orang memberi tanggapan negatif akan rekan barber. Disisi lain mereka mengejar pengembangan hingga tidak mendapatkan untung.

Tahun 2017, Darren memutuskan bekerja di perusahaan multi- nasional dibidang judi olahraga. Dia masih menjalankan bisnis Trim It. Mereka masih berharap bisnis tersebut akan berjalan. Uang modal habis hingga kering bisa membuat bisnis startup gagal total.

Mereka akan lenyap karena gagal menghasilkan pendapatan. "Keraguan dan ego menjadi masalah keseharian saya hadapi," tuturnya. Nana tidak kalah mengalami kerugian. Alih- alih bekerja malah dia harus fokus kepada Trim It, sementara Darren mengais rejeki demi aplikasi tetap berjalan.

Nana mengorbankan banyak panggilan kerja. Ijasanya di bidang teknik sangat digemari perusahaan di masa depan. Mau bekerja pun Nana menghadapi permasalahan diskriminasi rasial. Menjadi sosok pengusaha adalah solusi baik Nana ataupun Darren.

Mereka kemudian lebih mengembangkan sisi lain ini. Pengembangan mobil barbershop diutamakan dibanding rekanan. Mereka mengambil resiko tetapi akan mudah begini. Perusahaan akan mudah hal mengawasi hasil kinerja. Keduanya lantas mengambil pinjaman ke keluarga dan teman- teman.

Total ribuan pound didapatkan buat memulai kembali. Mobil van disulap menjadi salon berbekal listrik dari mesin portable. Juli 2018, mobil ini siap dibooking penuh masyarakat, semua semakin tampak cerah ketika orang khusus datang.

Beberapa selebriti nampak memakai layanan jasa berbershop panggilan ini. Sebut saja nama musisi Charlie Sloth dan Sneakbo, yang punya ratusan ribu follower di sosmed. Ini memang sudah menjadi target Darren dan Nana. Para milenial kulit hitam yang menjadi selebriti dengan banyak follower.

Mereka generasi sibuk yang bekerja tidak cuma satu. Ambil contoh Lewis umurnya sudah 25 tahun dan bekerja. Bila dia masih 15 atau 16 tahun pasti lebih enak ke barbershop. Tetapi Lewis sekarang bekerja menajer properti dan punya bisnis sampingan; tidak punya banyak waktu.

Bila dia rindu akan suasana barbershop tinggal panggil teman. Ada kursi kecil dibelakang mobil buat kumpul dan ngobrol ringan. Sisi sampingan aplikasi Trim It ternyata lebih menghasilkan. Tanpa dia dipusingkan kerja sama, malah menghasilkan 6 digit angka dalam poundsterling.

Alhasil perusahaan Trim It menghasilkan lebih banyak investasi. Mereka menyadari lebih banyak orang kulit hitam di pusat kota. Mereka yang telah sukses baik karir maupun usaha. Para pria kulit hitam yang memiliki lebih banyak uang, tetapi kekurangan waktu buat pergi ke barbershop.

Kedua orang tuanya dulu sekitar 20 tahun lalu tidak setuju. Membayangkan anaknya menjadi tukang cukur sangat buruk. Untung Darren melakukan ini selepas mereguk pengalaman dunia korporasi.

Mengembangkan Startup Bisnis Fashion Ren the Runway

Profil Pengusaha Jennifer Hyman dan Jenny Fleiss


startup fashion terkenal
 
Jennifer Hyman sosok antusias akan teknologi terbaru. Ingin mengembangkan startup bisnis fashion tetapi rumit. Dia bukanlah seorang fashionista. Bukan pula pemilik latar belakang fashion atau desain pakaian. Dia pemilik bisnis startup senilai $190 juta, dan nilai valuasi terbesar di kawasan Inggris.

Ren the Runway memberikan pengalaman terbaru wanita. Bayangkan kamu bisa menyewa pakaian karya desainer terkenal. Kamu bisa menyewa pakaian atau aksesoris buat pergi ke pernikahan, pesta perusahaan atau pribadi, bahkan buat kencan satu malam.

Anak milenial yang tertarik akan pakaian fashion New York akan berhemat. Daripada mereka akan berkeliling mencari pakaian desainer. Alih- alih kamu membeli mahal, mengapa tidak menyewa saja lewat website atau 5 toko milik Jennifer.

Ini akan memberikan kamu bermacam- macam pakaian kapanpun. Buat menghadiri acara bertema tertentu, atau kamu bisa pakai buat berfoto untuk Instagram. Memiliki lebih dari 8 juta pengguna dan menyasar kaum profesional.

Bisnis Masa Depan


Dia bukan sekedar pioner dalam bisnis penyewaan. Lebih dari itu dia seorang pejuang hak, memberi peluang wanita menjadi eksekutif, menjalankan inkubator pengusaha wanita, dan menjadi pembicara akan sexual harassment. Ternyata dia pernah mengalami pelecehan seksual ketika bertemu investor.

Jennifer sosok ahli, memiliki gelar MBA dari Harvard Business School, dan memiliki kemampuan buat melihat pasar. Ia mampu mengenalisa kebutuhan pasar, kebiasaan konsumen, pengelolaan di bidang logistik, dan venture capital.

Tipikal CEO Teknologi bukan pengikut trendsetter. Dia makan pasta lima kali di malam hari selama seminggu. "Saya obsesif," ia mengatakan. "Saya sangat terobsesi akan makanan Meksiko dan Italia, saya merasakan pasta seperti.... makanan menenangkan," ia menambahkan.

Makan pasta memberikan energi bagi sang pengusaha muda. Ini akan membuat hari- harinya jauh lebih baik. Bayangkan menjalankan bisnis fashion tanpa pantangan. Ia tidak minum minuman diet, tidak menghitung kalori, tidak berpikir mengenai makanan karbo "berbahaya".

"Perusahaan ini secara fundamental merubah hubungan kamu dan pakaian kamu," ia tambahkan.

Rent the Runway mungkin tidak menghasilkan pakaian. Tetapi tokonya di Union Square, Manhattan, merupakan mimpi para wanita. Desain bangunan beserta isinya minimalis. Dinding berwarna putih atau abu- abu cerah.

Kamu akan menemukan pakain desainer global berjejer. Toko ini telah dikurator sedemikian rupa hingga bikin kamu betah. Pakaian dipajang menonjolkan kesan dan padangan sang desainer masing- masing. Pakaian dijapang seolah tidak ada satupun tidak menarik buat dibeli.

Penempatan sudut telah diperhitungkan tidak ada kebetulan. Dengan kaca- kaca berjejer ditempeli tulisan motivasi. Tulisan elektronik bertuliskan pesan positif buat tubuh kamu. "Ini bermula ketika Facebook begitu besar dan kamu tidak mau berfoto dengan pakaian yang sama," ia melanjutkan.

Serial Entrepreneur

Beda Jennifer Hyman yang memulai satu startup langsung sukses. Rekannya Jenny Fleiss sudah tidak asing dalam dunia startup. Dia merupakan CEO Jetblack, keduanya merupakan teman sekampus di jurusan sama. Begitu Ren the Runway sukses ia memilih turun menjadi eksekutif perusahaan.

Bukan berarti dia tidak peduli karena masih tercatat pemilik. Ia memilih menjadi dewan Direksi dan penasihat. "Saya seorang serial entrepreneur dalam hati," tuturnya. Ia sudah terbiasa menghadapi masalah baru, dan mulai menyelesaikan masalahnya.

Jenny telah melewati masa sulit bersamaa Ren the Runway. Memiliki 30 tim kerja utama membuat Jenny merasa cukup. Dia telah menitipkan pemikiran hingga rencana ke depan. Tim kerja tersebut sudah lebih dari cukup. Jenny fokus mengembangkan Jetblack menjadi startup masa depannya.

Jetblack merupakan jasa pembelian barang apapun. Para wanita sibuk akan membeli barang dimana saja dengan biaya langganan. Pembelian untuk dikirim sekarang juga atau besok. Pengiriman tidak menambahkan biaya fee ataupun ongkos kirim.

Passionnya lebih membara ketika merintis bisnis apapun. Ia memang serial entrepreneur. Apakah dia semudah itu menjadi entrepreneur. Faktanya dia pernah disarankan bekerja di perbankan, jangan maau mengharapkan sukses melalui entrrepreneurship atau kewirausahaan.

Saran terburuk menurutnya ialah bekerja dulu buat pengalaman. Yang kemudian kamu tarus ke dalam CV kamu. Kita tidak bekerja untuk membangun resume pekerjaan. Tetapi dia melakukan sesuatu yang dia passion kan. Mengejar pengalaman bekerja memang aman tetapi melalaikan pengusaha.

Khusus buat kamu yang tidak yakin bekerja merupakan pertaruhan aman. Dia tidak berpikir karir ini semudah "Saya akan bekerja karena akan membangun resume dan akhirnya bekerja di tempat itu". Ia mengatakan tidak semudah tersebut, karena karir jaman sekarang adalah seperti gym penuh latihan.

Kamu harus bertahan dengan segala dorongan. Orang bisa berpindah dari satu pekerjaan ke pekerjaan lainnya. Berpindah dari satu industri ke industri lainnya. Mungkin tidak akan menemukan satu tempat benar- benar aman.

Bila kamu mau bekerja dahulu, pastikan belajar mengenai kepegawaian dan industri. Inilah yang dia lakukan hingga menguasai industri lain. Entrepreneurship mengumpulkan pengalaman bukan untuk sekedar resume (CV kamu).

Perancang Busana Muslim Nahara Bisnis Mendunia

Profil Pengusaha Sonya Ahmed


perancang busana muslim

Perancang busana Muslim, Sonya Ahmed tinggal di London, dan juga bekerja sebagai dokter medis. Seorang pengusaha wanita kelahiran Libya, yang orang tuanya asli Bangladesh, dan telah pindah ke Inggris semenjak berusia 10.

Sebagai dokter wanita cantik telah bekerja untuk kesehatan selama beberapa tahun, dan sebagai wali amanat untuk amal medis, ia memiliki kesempatan untuk melakukan perjalanan ke Mesir, Kenya, Turki, dan Pakistan. 

Dia selama perjalanan karir inilah tumbuh minat bisnis fashion. Ia ingin mengembangkan seni dan tekstil Islam. Sejak tahun 2011, Sonya memilih untuk membagi waktunya anatar bekerja menjalankan peran medisnya, serta mengabdikan sisa waktunya sebagai pendiri produk brand Nahara.

Apa itu Nahara, brand yang muncul dari tempat asal, untuk mendefinisikan label busana muslim di seluruh dunia.

"Saya berangkat untuk membuat label yang memiliki cita kontemporer, rasa minimalis, bersama- sama dengan beberapa aksen identitas Timur Asia dan Tengah, "tuturnya kepada aquila-style.com  

Pengusaha Wanita Muslim Mendunia


Secara khusus pengusaha ini merayakan keindahan desain tradisional. Dimana dia menghadirkan satu kesenian kontemporer Islam. Dalam kerangka mengembangkan label, ia telah berkolaborasi dengan seniman yang berbasis di London dan desainer lain.

Sonya berharap untuk berkolaborasi dengan banyak orang lain di Inggris dan di tempat- tempat lain, untuk mengembangkan benar-benar kolaboratif, label pakaian artistik.

Cukup sering, stereotip tentang ide "pakaian ke- Timuran", yang melibatkan pakaian berwarna sangat cerah, berat dengan hiasan dan dengan biasa pola paisley usang. Pengusaha wanita ingin menantang stereotip estetika ini yang telah menjadi, dan khususnya terkait hal- hal non-Barat.

Dia memilih menunjukkan aksen "pakaian ke- Timur" dalam cara yang jauh lebih halus -melalui pemotongan cairan, pola permukaan dan tekstil handwoven. Muslim di Inggris mengambil kultur dari berbagai tempat, tidak melulu dari negara asalnya.

Mereka pun ada menggabungkan gaya mereka dengan kultur Inggris. Ia pun mengambil kesempatan seluas- luasnya bahwa negara Inggris adalah negara yang memiliki desain- desain baru global, daripada lokal. Khsusunya, di East End, dimana Nahara berbasis. 

Dengan para kaula muda mencampur dan mencocokkan gaya dalam segala macam cara yang menarik dan kreatif, sehingga benar-benar tempat yang bagus untuk menjadi dasar. 

Sebenarnya, ia menargetkan sebuah label atau brand untuk wanita muslim yang stylist, khususnya mereka wanita yang tinggal Eropa dengan gaya elegan dengan potongan sederhana.

"Setelah bekerja pada koleksi pertama, saya telah menerima umpan balik positif dan bunga dari berbagai sumber, dan sekarang saya merasa bahwa label memiliki daya tarik yang lebih luas," ungkapnya.

Gaya dan motif telah mendapatkan banyak pengakuan. Tidak hanya datang dari para wanita juga pria, inilah Nahara yang membawa nilai berkualitas dalam kain dan penyelesaiaan pakaian, dan yang rela membayar untuk sebuah detail. 

Koleksi pertama juga memiliki aksen khas, yang disebut Eternal Design. Hal ini telah tampil di beberapa bagian - rok, atasan tunik dan syal sifon.

Solusi Hardware LittleBit Teknologi Pengusaha Muda

Profil Pengusaha Ayah Bdeir


perpustakaan hardware littlebit

Ayah Bdeir adalah seorang seniman interaktif, entrepreneur wanita, inventor, dan menjadi pembicara dalam berbagai kesempatan. Pendiri LittleBits, perusahaan startup pemilik perpustakaan hardware, mencoba membuktikan bahawa hardware bisa dijadikan opensource layaknya software.

Mencoba menjadi ikonik, "Meletakan kekuatan elektronik ke tangan siapa saja, mempermudah setiap teknologi komplek, dimana setiap orang bisa membangun, prototipe, dan mengivent kan itu." 

Sosok Ayah kelahiran Kanada, tumbuh di Beirut, Bdeir yang mana ayahnya Saadi Bdeir, seorang entrepreneur juga, dan ibunya Randa Bdeir, adalah seorang Banker. Seorang anak yang dibesarkan dengan konsep ikutin passion mu. Dia dan kakaknya menyukai desain, matematika, dan akhirnya jadi entrepreneur.

Dia tertarik dalam bidang fisik. Memilik keahlian ilmu komputer lewat hadiah Commodore64. Ayah dan ibu Ayah sangat suportif tanpa membedakan jenis kelamin. Mereka menganggap wanita juga bisa menjadi seorang ilmuan.

Jadilah seorang enginer atau ilmuwan sebagai karir. Bahkan ibu Ayah, juga melanjutkan kuliah di tempat kedua anaknya mendapatkan ijasah. Jadi Ayah mendapatkan Master bidang Science dari MIT Media Lab dan Computer Engineering American University of Beirut.

Mendirikan perusahaan


Ayah mendirikan LittleBits pada 2008 lewat pryek kecil- kecilan. Bersama beberapa orang artis dan desainer asal New York. Dia meluncurkan LittleBit pada September 2011 resminya. Dengan adanya LttleBit mudah bagi orang awam untuk membuat remot kontrol untuk pemanas kopi.dll.

Ayah dianggap sebagai pelopor opensource program untuk hardware. Dimana dia berharap semua orang akan punya akses untuk mengembangkan hardware. Ayah dikenal sebagai pembicara di TED, SXSW, dan CreativeMornings, mengangkat isu persamaan gender dalam hal entrepreneurship.

Baru- baru ini, LittleBits, berkolaborasi dengan LucasFilm dan Disney, meluncurkan Droid Inventor Kit. Mencoba menjalankan gerakan Android dikembangkan untuk semua. Jadi bagaimana kehidupan Ayah Bdeir sebagai entrepreneur, inilah sekelumit hasil wawancara oleh Entrepreneur.com ini:

Ayah Bdier terlahir dari keluarga yang intelektual. Begitu pagi tiba maka pesan WhatsApp akan siap menunggu. Ketika memulai hari bersama ibu dan kakak perempuanya di London, mereka akan mulai dengan membaca buku dan beberapa diskusi pendek bila diperlukan.

Kemudian beberapa menit membuka Twitter dan Instagram. Ayah tidak ke sana sebagai sarana narsis tetapi berkarya. Ia akan mengecek hastag tentang LittleBit, melihat perkembangan pergerakannya di penjuru dunia. "Saya suka mendengar cerita dari berbagai belahan dunia."

Sebagai entrepreneur wanita yang juga bersuami entrepreneur, mereka bangun lebih siang karena pada malam harinya akan ada diskusi sebelum tidur. Mereka akan menghabiskan jam ber- jam untuk membahas sesuatu yang tidak bekerja di bisnis mereka.

Sebagai entrepreneur, ia mengingatkan galilah ide- ide lama, kemudian membawa semua ide lama dalam satu kesatuan sekarang. Untuk menjadi lebih fokus cobalah tarus semuanya dalam urutan. Hal mana yang kamu kerjakan dulu. Mulai dari nomor satu dan bergerak ke nomor- nomor berikutnya.

Latihan ini akan membantu kamu tetap fokus sebagai entrepreneur. Hati- hati karena jika tidak punya catatan kamu akan berakhir "oh nomor satu selesai... yang lainnya tidak penting." Cobalah melihat kembali ke catatan agar segera berpindah ke apa yang akan kamu kerjakan selanjutnya.

Ayah juga pernah merasakan sebagai pegawai. Bagaimana mengatasi bos kamu yang bermasalah. Ia menjelaskan harus mencinta pekerjaan mu. Karena jika tidak maka kamu akan merasa bosan, lalu pergi ke dapur, mengambil sesuatu hingga mengingat bos mu berkata "Kamu belum melakukan sesuatu."

Bukan tentang sangat mencinta pekerjaan mu. Tetapi tentang hasrat yang mendorong kamu tetap bekerja. Ibunya seorang wanita karir. Ia sangat terinspirasi akan dia. Ayah melihat betul bagaimana ibunya beradaptasi, belajar banyak hal dengan orang lain, lalu menggunakan itu untuk diaplikasikan ke pekerjaan.

Sebagai entrepreneur, LittelBit bukanlah yang pertama, ia mengingat semua dimulai ketika dia sekolah menengah atas. Dia bersama beberapa teman memulai workshop anak. Dimana jika yang lain sekedar membuat acara karnival, mereka membuat berbagai kerajinan dan seni untuk dipamerkan.

Dari sana, orang akan datang berkunjung, melihat atau membeli sesuatu untuk dibawa pulang. Awal dia menggaet 300 orang hingga 1000 orang tahun berikutnya. Sayang, apa yang dia kerjakan itu, menurut Ayah bukanlah karir yang menjanjikan.

Apakah entrepreneur memiliki hidup seimbang?

Jawabannya, dia belum, dan akan memberi tau kita jika sudah di sana. Berbeda dengan entrepreneur lain yang punya ingatan bagus. Ia memilih untuk mencatat apa saja kegiatannya dan apa yang dia pikirkan. Sebuah saran untuk mencari investor adalah adanya visi merupakan hal terpenting dahulu.

Entri yang Diunggulkan

Biografi Jack Ma Orang Terkaya China Alibaba