Pria Ganteng Pengusaha Muda Babe Bakery

Profil Pengusaha Tonny Rusli




Setiap pengusaha punya kisahnya sendiri. Situs pengusaha kami, kali ini, akan bercerita tentang pengusaha muda ganteng. Yang awalnya asisten direktur, memilih mengundurkan diri, hanya untuk membangun bisnis bakery kecil- kecilan. 

Pria bernama Tonny Rusli meskipun pesaing bisnis tepung terigu bermunculan. Tonny mengaku tidak akan gentar. Dia katanya asisten direktur sebuah lembaga pendidikan. Tempat kursus Bahasa Inggris selama 7 tahun. Ia nekat membuka jualan roti saja. Semua karena ibu yang sakit kangker butuh makanan sehat.

Tonny ingin buatkan roti sehat buat sang ibu -dan kemudian menjadi bisnis serius.

"Mama saya suka roti," jelas Tonny. Penyakit kanker payudara memang butuh perhatian serius. Mangkanya roti tanpa bahan pengawet butuh.

Usaha bernama Babe Bakery memang menjual aneka roti sehat. Memang tidak disangka justru tanpa ada "bumbu" tambahan. Justru menarik perhatian masyarakat luas. Alumni Universitas Tarumanegara tersebut memang memperhatikan kesehatan, layaknya kita adalah mamah dia sendiri.

Inilah kelebihan dari Babe Bakery. "Modal hanya sangat kecil, kami hanya membeli peralatan sederhana saja seperti oven, mixer, dan proofer," jelas dia. Tonny tidak sendirian menggarap bisnis. Ia mengajak dua adik ikutan bergabung.

Ia berani menyewa kios kecil. Selama tiga bulan mereka menyadari tempat tidak strategis. Dalam kurun waktu empat bulan mulai berkembang. Tonny tidak salah memindahkan tempat usahanya. Bisnis berslogan roti lembut,enak, sehat, dan tanpa pengawat, pelanggan pertama mereka adalah teman sekantor Tonny.

Bukan sekedar jualan roti


Empat bulan berjalan bisnis Tonny naik daun. Cepat, begitulah orang akan bilang ketika bisnis tersebut bis tumbuh. Dari satu gerai menjadi empat gerai berbeda. Gerai pertama dibuka di Puri Kembangan, lalu ia membuka satu lagi dulu di Jalan Wolter Mongsindi, Bandar Lampung, dan seterusnya sampai empat buah.

Tiga toko pertama sudah memiliki 30 karyawan. Untuk yang ke empat baru tahap pembangunan. Cuma ada 3 cabang sudah menghasilkan omzet Rp.270 juta. Rencana ke depan mau buka sampai ke Jakarta dan juga daerah lainnya.

Ingin rasanya membuat semua orang menikmati roti sehat mereka. Visi dan misi bisnis pengusaha muda berkacamata ini, adalah bagaiman merangkul mitra menyebarkan roti sehat tanpa pengawet. Banyak sudah inovasi rasa dan bentuk dia kembangkan. Kunci sukses meyakinkan pelanggan kualitas roti akan terjamin.

Memang banyak pengusaha roti di luar sana. Namun dia tidak merasa lemah karena pasar ketat. Justru ia lebih bersemangat menunjukan perbedaan. Bukan soal rasa enak ditawarkan tetapi mengedukasi pasar. Dia mau mengajarkan tentang roti sehat.

"...ketika tidak laku, kami akan tarik, setiap pagi selalu ada roti fresh," ia menambahkan.

Bagaimana agar orang tertarik. Ya melalui membagikan taster gratis di tempat- tempat ramai, seperti hal di sekolah, rumah ibadah, sampai ke bank. Inovasi dilakukan sejalan Tonny suka makanan enak. Hobi dia berburu makanan diaplikasikan: Seperti roti crunchy ovomaltine, smoke beef blanket, dan Mexico salted caramel.

Tips sukses pengusaha muda: Jangalah takut memiliki mimpi memulai usaha. Jangan takut memulai jika kamu belum tau akan berhasil atau tidak. Sukses bukan instan tetapi berani berinovasi. Contohnya adalah dia berani membagikan taster gratis yang mungkin merugikan keuangan usaha.

Mendirikan Usaha Seorang Diri Tanpa Bantuan

Profil Pengusaha Iwan Suprianto 



Meskipun mabel bambu cuma bertahan lima tahun. Bisnis Iwan Suprianto tetap mengemari. Ia ingin mengembangkan agar lebih efekti. Karena, di sisi lain, dari pohon bambu sendiri lebih gampang tumbuh kembang. Sukses Iwan bermodalkan kesederhanaan dalam desain yang minimalis. 

Harga murah namun dapat dijadikan aneka benda bermanfaat. Iwan mengolah tanaman menjulang tersebut. Aneka benda kerajinan dapat tercipta. Aneka furnitur unik klasik dapat dibentuk. Memang butuh ketekunan ekstra karena tidak gampang. 

Kerja keras Iwan sudah dimulai sejak tahun 1991 -an. Empat tahun bekerja di perusahaan mabel menjadi bekal. Iwan mantab membuka usaha mebel sendiri. Bermodal 150 ribu di saku, dia mulai membuat mabel bambu sederhana. Caranya mengumpulkan bambu gelonggong dirakit menjadi satu. 

Namun cara sederhana tersebut tidak tahan lama. Jualan mulai laku. Sementara serbuan mabel asing terus masuk. Agar bertahan kala itu, Iwan harus berinovasi dari segi desain dan ketahanan. Iwan mengklaim dia mampu membuat furnitur bambu awet selama 10 tahun hingga 15 tahun.

Usaha miliknya berkembang. Tahun 2000 Iwan menamai usahanya menjadi DK Milenium. Bisnis yang sudah berbadan tersebut mulai digalakkan. Nama Milenium diambil bertepatan akan isu unik. Tahun baru yang disebut tahun milenium -menyongsong tahun 2000 -an, dan meninggalkan dekade 1000 -an.

Iwan tidak mempekerjakan siapapun. Tanpa bantuan mendirikan usaha. Lewat tangan kreatif, bambu yang terkesan tua, sudah menjelma menjadi furnitur modern. Unsur klasik masih terasa tetapi dari segi desain sudah beda. Sudah tidak ketinggalan jaman karena Iwan sadar kelemahan bambu.

Masih menonjolkan kesan etnik. Ia sekarang mempekerjakan delapan orang karyawan. Menjual dua jenis bambu, yaitu bambu standar dan kualitas tinggi. Iwan juga merangkul perajin bambu lainnya. Usaha tidak dijalankan seorang diri lagi. Harga dipatok Rp.2,5 juta- 4 jutaan, yang mana produk kualitas tinggi.

Untuk biasa dihargai antara Rp.1- 2 jutaan. Dan bisnis dikembangkan Iwan beromzet Rp.25 juta per- bulan. Setiap bulan paling tidak menjual 5 buah set- furnitur bambu. Pemesan terbanyak datang dari Pekalongan, lainnya ya standar saja atau musiman.

Mengembangkan bisnis dia mengikuti aneka pameran. Target Iwan memasuki pasar Kota Jakarta. Dia juga membuka showroom sendiri di bilangan Matraman. Meskipun sudah ada showroom tetap tidak puas. Ia memang pengusaha sejati tidak mudah puas. Ingin sekali rasanya mampu mengirim sampai pasar ekspor.

Kesulitan meningkatkan kualitas produk masih dirasa. Masih butuh peralatan modern menunjang usaha ia tengah jalankan. Pokoknya dia terus berusaha agar maju. Apalagi tujuan tengah dia capai ialah menjual ke pasar ekspor -sampai ke luar negeri lah. "Mudah- mudahan dalam waktu dekat bisa ekspor," paparnya.

Entri yang Diunggulkan

Biografi Jack Ma Orang Terkaya China Alibaba