Rahasia Waze Google Kisah Pengusaha Asal Israel

Profil Pengusaha Uri Levine


kisah pengusaha asal israel
 
Bayangkan kita hidup dalam situasi tanpa macet. Inilah rahasia Waze Google yang memiliki tujuan itu. Tepatnya di tahun 2012 silam, sayangnya sekarang, sang penemu justru mendapati kemacetan lebih parah. Pria bernama Uri Levine, pengusaha asal Isreal, yang diakuinya di artikel 2018 silam.

Dia pernah mendengar temannya selalu mengeluh. Tidak suka akan mobil pribadinya lah. Tidak suka kemacetan yang terus- terusan lah. 

"Mereka benci mengemudi (itu membuang waktu), dan saya membenci sesuatu yang sia- sia," ucap dia dalam tulisnya di Forbes.

Kalau kamu mau membayangkan pola pikirnya. Datanglah ke kota dan mulailah berpikir mengenai itu semua. Mulai dari gedung, jalanan, dan kendaraan yang di dalamnya. Pikirkanlah yang mana duluan akan dibangun. Faktanya pertama ialah gedung, selanjutnya kita membangun jalan, barulah ada kendaraan.

Sialnya kita memikirkan kendaraan yang terakhir. Padahal kita harusnya berpikir bagaimana kah kendaraan akan berada. Bayangkan begitu banyak kendaraan memakan tempat. Sedangkan laju dari pertumbuhan jalan tidak cukup.

Rahasia Waze Google Pengusaha Isreal

Tau kah kamu bahwa Waze merupakan proyek spesial. Bermula dari keinginan mengumpulkan data peta. Pemerintah Isreal membuat proyek memetakan Palestina, dan bernama Free Map Isreal yang sifatnya terbuka, dalam hal ini bermakdus komunitas orang akan membantu membangun ini.

Pria itu bernama Ehud Shabtai, programer yang mangajak banyak orang untuk mengcrowd sourcing datang petanya. Menggunakan data dari pemerintah yang berbahasa Hebrew, yang mana agar jadi proyek gratis, terupdate terus dan tidak komersial.

Tahun 2008, Ehud memutuskan mengkomersialkan ini, dengan mengambil nama Waze. Aplikasi yang kemudian menjelma menjadi perusahaan Waze Mobile Ltd di tahun 2009. Pada tahun 2011 penggunanya merambah ke Asia, dengan dukungan 40 macam bahasa, mereka mulai menjual aneka iklan.

Rahasia Waze Google mendapatkan uang ialah: Membuat iklan berbasis lokasi pada peta mereka. Ambil contoh toko A bertempat di Jalan B, maka dengan membayar iklan, usaha toko A akan bisa terlihat di Jalan B pada Waze.

Menyuguhkan konsep animasi yang lebih kece. Membuat Waze nampak lebih eye catching dari mata pengguna. Cara lain digunakan untuk mengkomersialkan ialah kerja sama. Waze akan bekerja sama dengan acara berita. Pihak televisi akan mendapatkan hak menggunakan aplikasi untuk keperluan broadcasting.

Pada 2013, proyek terbesar mencoba memetakan pristiwa, tidak hanya mengenai jalan, kemacetan, ataupun lokasi. Di sini termasuk menyangkut pristiwa atau kegiatan tertentu di jalan. Contoh paling nyata ketika ada Tour de France, yang mana sukses menjadi bukti proyek sukses.

Akuisisi Google Kepada Waze


Google membeli Waze dengan nilai $966 juta pada 2013 silam. Perusahaan Waze sendiri memiliki 300 orang karyawan, dan mendapatkan untung $1,2 juta. Pembelian Google atas Waze ini malah membuat Komisi Perdagangan Federal Amerika, menyebut kepemilikan Waze dan Google Map adalah monopoli.

Walaupun dengan kasus yang mengikuti Waze. Dapat dipastikan mereka sukses membuat platform sosial media berbasis peta. Bayangkan sebagai pengguna kita bisa menginformasikan macet, satu pristiwa kecelakaan, dimana polisi terdekat, dan ini semua berkat editor peta yang lengkap.

Ada sekitar 300 negara melakukan kerja sama inisiatif dengan Waze. Tujuannya untuk mengawasi keamanan jalanan. Ambil contoh mendeteksi kecelakaan sejak dini di jalan. Sayangnya, kominitas jalan menyakini banyak ikon pada peta Waze membahayakan.

Prostes lain datang dari pihak Kepolisian Amerika, pasalnya, fitur jejak polisi di jalanan membantu kriminalitas. Ini diperkuat dari kasus penembakan yang dilakukan oleh Ismaaiyl Brinsley. pembunuhan atas dua petugas NYPD, yang mana ditemukan screenshot menunjukan dua ikon polisi.

Apakah yang dilakukan pendiri Waze selepas akuisisi Google. Nilai yang mencapai hampir $1 triliun, bagaimana kehidupan para pendiri, khususnya sosok Uri Levine. Sosok eksentrik ini menimbulkan pernyataan menggelitik. Menurut berita dari surat kabar, nilai yang sebenarnya dia terima hanya 3% dari itu.

Ya dia dikatakan hanya mengantungi $38 juta atau 3% nilai saham. Toh uang tersebut tetap banyak jika dibandingkan milik kita. Dengan uang sebanyak itu Uri memilih untuk hidup tenang. Dia tidak memilih tawaran bekerja untuk Google.

Banyak orang mendengar dia hidup mewah, berlibur ke gunung Alphen dan bermain ski di sana. Ia menikmati hidupnya mengerjakan hobi- hobinya. Tetapi itu tidak sepenuhnya benar seperti berita di media. Fakta bahwa dia seorang pecinta ski salju, dan gunung Alphen merupakan tempatnya berlibur.

Tetapi faktanya itu sudah dilakukan bahkan sebelum Waze dibeli. Dia bahkan saat itu lima kali dalam sebulan ke sana. Hobi yang mahal tentunya bagi orang seperti dirinya. Namun pendapatan Waze cukup untuk membuatnya melakukan itu banyak kali.

Bedanya ketika Waze dibeli Google ialah durasinya. Dia menginap bahkan tujuh hari selepas akuisisi oleh Google. Daripada memilih hidup dalam kemewahan, hobinya adalah segalanya bahkan dia lebih memilih membeli sepeda gunung. Bahkan itupun tidak mahal hanya $3000, dibanding sepeda yang termahal $10.000.

Apakah dia membeli mobil mewah dan rumah mewah?

Tidak, dia malah berkata faktanya kepada Business Insider, bahwa dia masih tinggal di rumah sewa dan tidak ada mobil mewah. Ia malah membuat startup baru yaitu Fairfly, untuk mereka yang telah membeli tiket untuk mencari diskon, rebooking, untuk kembali menggunakan.

Bahkan sebelum dibeli Google, dia merupakan seorang pemilik startup yaitu FeeX. Servis ini akan membantu orang menyimpan uang dari servis keuangan. "Tidak ada hal yang gila. Saya menyewa satu apartemen rental. Itu membuat logika ide logis."

Dia bukanlah pecinta uang tetapi pekerja keras. Uri memiliki lima orang anak: Umurnya dari 14- 25 tahun. Dua orang dewasa, yang umurnya 21 dan 25 tahun, yang juga aktif di startup. "Saya mau mereka mau sukses dan bahagia, independen dan bukan karena saya," ia menjelaskan hidupnya.

Pendiri Kasino Las Vegas Sands Biografi Sheldon Adelson

Biografi Pengusaha Sheldon Adelson


biografi sheldon adelson

Biografi Sheldon Adelson, pengusaha bernama panjang Sheldon Grey Adelson sang pendiri kasino Las Vegas Sands, yang terlahir di sebuah daerah miskin bernama Dorchester Boston, Massachusetts, di tahun 1933. Cerita mengenai biografi Sheldon Adelson, tidak lain mengenai kerja keras sejak masih kecil.

Pengusaha yang terlahir dari pasangan seorang supir taksi dan penjahit. Sheldon harus bekerja dari kecil hingga di umurnya ke 12 tahun; pengusaha ini membuka bisnis pertamanya. Bukan berawal darii sebuah bisnis besar.Ia hanya bekerja menjual peralatan toilet dengan untung yang kecil.

Sheldon berhasil menciptakan beberapa bisnis sukses, tahun 1970 -an, dia barulah menemukan bisnis utamanya. Ia yang dikenal sebagai perintis COMDEX, sebuah media pameran komputer terbesar pertama dimasanya. Adelson membangun puluhan kasino baik di Las Vegas dan Asia, kemudian masuk ke ranah politik. Ia memang dikenal mendukung parta Republik serta kebijakannya.

Kesempatan Sang Pendiri Kasino Las Vegas Sands


Awal tahun 1950, setelah berkutat di bisnis toilet, Sheldon memutuskan masuk ke kehidupan kampus sebagai remaja. Dia masuk City Collage of New York, tapi kemudian berhenti setelah berkuliah dua tahun. Dia bergabung ketentaraan Amerika kemudian bekerja di Wall Street. Melalui Wall Street lah, idenya mengenai bisnis kembali tumbuh bersamaan berhenti dari militer.

Dia pernah bekerja menjadi broker, konsultan bisnis, dan akhirnya kembali dan mulai membangun bisnisnya sendiri. Adelson kemudian kembali ke Boston, dia berinvestasi beberapa perusahaan awal 1960 an yang menguntungkan.

The American International Travel Service, perusahaan yang sangat menguntungkan kala itu. Siapa sangka perusahaan ini akhirnya bangkrut juga di akhir 1960 dimana sahamnya jatuh. Awal 1970, ia memiliki bisnis baru dibidang real estate, menjual beberapa condominium serta mempublish majalah tentang condo.

Ini cukup berhasil awalnya sih. Hingga datang krisis ekonomi memaksa orang berpikir ulang. Untuk berpikir membeli sebuah condominium. Terdesak kebutuhan hidup, Sheldon harus menemukan pemberhentian sementara melalui satu perusahaan yang dibelinya.

Dia membeli perusahaan mengenai komputer. Perusahaan yang dikenal menerbitkan majalah untuk para pecinta data, majalah Data Communication User. Memiliki pengalaman ekspo properti, ia lalu melihat peluang komputer ditawarkan seperti itu.

Dia menginginkan ekspo basar, mengaplikasikan semuanya hanya untuk komputer bukan real estate. Ia lantas mendirikan ekspo pertama tentang komputer. Inilah cikal bakal adanya pameran komputer di dunia. Bisa dibilang dia lah orang yang pertama kali mengadakan acara pameran komputer pertama.

Di tahun 1973, Adelson menjual sisa aset nya membuat bisnis komputernya semakin besar. Dia mendirikan Interface Group, fokus di bisnis komputer memperbesar minat pasar. Mulai lah COMDEX lahir, dimana dia dan patnernya mengembangkan bisnis berbasis komputer; ekspo yang pertama tahun 1979.

Itu adalah ekspo menarik di tahun 1980- 1990, menyumbangkan kekayaan terbesar di hidup Adelson. Keberhasilan COMDEX meningkatkan nilai Interface Group. Dia melihat sesuatu, memilih menjual saham miliknya di bisnis condo dan majalah condonya. Meski begitu usaha komputer Perusahaan Interface Group tumbuh melambat, menghasilkan $.250.000 di awal tahun.

Sekitar tahun ini, dia bertemu Sandra kemudian menjadi istri pertamanya. Ia mengadopsi tiga anak lalu bercerai di 1988.

 "Saya melihat setiap bisnis dan bertanya, berapa lama akan bertahan? berapa lama saya mempertahankan status quo dan merubahnya?" sebuah quote melegenda Sheldon Adelson.

Ia mengadakan pameran aktif di MGM Grand Hotel, Las Vegas. Di waktu tepat, ketika itu, COMDEX mendatangkan beberapa merek ikut dalam ekspo nya, seperti IBM, Apple, dan Microsoft. Sekitar tahun 1987, COMDEX memberikan laba sebesar $.20 juta dan merupakan bisnis ekspo terbesar.

Di akhir dasawarsa, the Interface Group memberikan modal tambahan dengan $.250 juta, merubah COMDEX menjadi ekspo kelas dunia.

Sang Pendiri Kasino Las Vegas Sands dan Hotel


Pada akhir 1980, Adelson dan patner mencari hotel untuk memenuhi kebutuhan perjalanan dan sebuah pesawat pribadi. Di 1988, ia membeli aset legendaris Sands Casino senilai $128 juta, lalu terkenal bergaul dengan Frank Sinatra dan The Rat Pack. Dia merubah Sands menjadi bisnis modelnya.

Dia membangun resort, mall, dan pusat pertemuan untuk perusahaan- perusahaan. Dia mulai tertarik dengan pemilik otoritas dan para pekerja, lantas mendukungnya membangun Sands Casino dan Convention Center.

Di tahun 1995, dia dan patner menjual COMDEX untuk SoftBank Corporation dari Jepang senilai $800 juta, mendapatkan bagian $500. Sheldon bebas untuk kembali ke Wall Street, dia dan patner- patnernya Venetian Resort Hotel Casion, Sands Casino dan Convention Center, senilai $1,5 miliar.

Meski melawan pemilik otoritas serta serikat buruh, semuanya berdiri sukses pada 1999. Bisnisnya kemudian dikenal dangan nama Las Vegas Sands Corporation. Perusahaan bergerak di bidang kasino dan resort di Paradise, Nevada. Resortnya menyuguhkan layanan kelas dunia dari permainan dan intertainment, ruang pertemuan dan ekspo, restoran selebriti dan klubnya.

Mungkin karena background bisnisnya, Adelson memulai bisnis Las Vegas Sands menjual fasilitas ruang pertemuan dan juga ekspo yang kemudian tidak bejalan baik. Berjalannya waktu dan pengalaman, bisnisnya berubah bentuk menjadi kasino gaya beda.

Mengikuti alur sesuai dengan prinsip bisnisnya. Ia memilih fasilitas ruang hotel tidak terlalu mewah dibanding kasinonya. Dia memamerkan kasino sebagai tempat utama dari Las Vegas Sands. Dari sini lah, pengunjung lebih menikmati berjudi di kasino daripada tidur.

Resortnya lebih besar dari keseluruahan kamar, hingga menampung 70.000- 100.000 orang. Itu juga sudah termasuk kasino dengan kasino seluas 550.000 hektar. Las Vegas Sands terus melakukan ekspansi besar hingga ke Jepang, Korea, Thailand, Vietnam, dan Taiwan. Di US, Las Vegas Sands telah memiliki 2009 resort termasuk di Florida.

Dari Eropa, Adelson behasil deal untuk membangun bisnis kasino di Madarid untuk EuroVegas. Itu semuanya menjadikannya pemilik aset enam kasino, dua puluh hotel, sebuah gedung pertemuan, tiga lapangan golf, pusat perbelanjaan, beberapa bar, dan restorant. Jadi mereka menghasilkan pendapatan keuntungan bersih US$.9 miliar.

Tips Usaha Spa Puri Wanoja Kenali Pasar Anda

Profil Pengusaha Chyntia Ika


pengusaha putri wanoja


Kali ini kita akan membahas profil pengusaha pemilik spa Puri Wanoja. Serta tips usaha Puri Wanoja yang bisa kamu pelajari ke depan. Berikut profil pengusaha pemilik spa Puri Wanoja, Chika atau yang bernama lengkap Chyntia Ika. Sejak kecil memang sudah memiliki passion di bidang bisnis.

Untuk mendukung passion nya menjadi pengusaha muda, maka dia berkuliah di Jurusan Manajemen. Mahasiswi Jurusan Manajemen, Universitas Katolik Parahayangan, yang sebenernya bukan usaha pertamanya. Dia pernah berbisnis pakaian fashion wanita. Seperti perempuan lain, pernah membuka butik, memiliki penjahit sendiri dan akhirnya bangkrut.

Ditutup membuatnya tidak berhenti untuk berwirausaha. Tetapi orang tuanya tidak sepakat dia jadi pengusaha muda kembali. Orang tuanya bukanlah seorang wirausaha. Maka mereka sempat menyarankan Chika untuk menjadi pegawai saja. Karena menjadi pegawai lebih menguntungkan dari pengusaha.

Itu kalau kita melihat dari sisi stabilnya pendapatan bulanan. Walaupun menjadi pegawai kantoran toh hatinya tidak di sana. Tidak bertahan lama membuat Chika kembali ke bisnis. Akhirnya ia menggeluti lagi dunia tersebut walaupun tanpa modal. Untuk kali ini dia akan membuka usaha spa sendiri.

Prinsip Wirausaha Pengusaha Muda


Tidak sekedar membuka tanpa pengetahuan. Ia menyempatkan diri untuk belajar mengenai semua tentang spa. Ia memiliki prinsip membuka usaha harus tau. Dia mengikuti pelatihan therapis spa, obeservasi, dan berkonsultasi ke banyak orang. Selepas melakukan persiapan matang, maka barulah Chika membuka usaha bernama Puri Wanoja.

Sibuk berwirausaha tidak membuatnya berhenti belajar. Dirinya juga tercatat sebagai mahasiswi di ITB jurusan Cultural and Cultural Entrepreneurship. Kendala berbisnis spa ialah bahwa kamu harus mencari terapis berkualitas. Inilah susahnya mencari sumber daya manusia yang sudah terlatih atau mahir.

Sudah memiliki kemampuan juga harus memiliki prilaku baik. Harus mampu melayani yang ramah kepada pelanggan. Dalam berbisnis spa juga masalahnya pada perawatan. Perlengkapan spa harus dirawat, perlengkapan penting ialah menyakut perairan atau air untuk perawatan spa.

Kalau nanti bocor atau air mati dibutuhkan tenaga mekanis. Spa merupakan satu tipe usaha yang menyakut gaya hidup. Maka orang lebih memilih membeli barang daripada spa. Karena itulah Chika membuat suasana tempatnya eklusip untuk para penikmat layanan spa.

Wanoja dalam bahasa Sunda berarti wanita. Prinsipnya spa Puri Wanoja ialah kekhususan mereka untuk wanita. Ketidak nyamanan dengan spa yang bercampur dengan pria. Walaupun ada tempatnya sangat terpisah dihilangkan olehnya. Puri Wanoja juga tidak memposisikan dirinya sebagai salon, melaninkan seperti rumah bagi wanita.

Agar semakin cepat laris manis diminati Kaum Hawa. Usahanya tidak segan untuk mengeluarkan paket- paket hemat, seperti untuk mahasiswa maupun pegawai kantoran. Mereka juga menyediakan paket untuk mereka yang akan menikah. Persepsi itu dibangun bahwa layanan spa bukanlah khusus untuk kalangan atas.

Ramuan yang ditawarkan olehnya juga kekinian. Yakni spa stroberi, cokelat, madu, dan lain- lain. Itu tidak menggunakan ramuan tradisional yang umum.

Apa tips usaha spa Puri Wanoja kenali pasar dahulu. Barulah kamu melakukan segmentasi targetnya kemudian. Jika umumnya orang memakai ramuan tradisional yang menyengat, usahakan mencari alternatif lain yang kekinian. Pengusaha muda Chika mengungkapkan jangan takut berkreasi akan usaha kamu.

Eksekusi semua ide- ide kamu punyai segera menjadi nyata. Modal merupakan kunci namun bukan berarti kamu harus menunggu lama. Untuk pemilihan tempat pastikan menjangkau target pasaran kamu. Ambil contoh Puri Wanoja pertama kali membuka di dekat komplek perumahan sekaligus perkantoran.

Jualan Door to Door Menggapai Mimpi Usaha Camilan

Biografi Pengusaha Nur Fadilah


wirausaha camilan syafrida

Wirausaha Nur Fadilah berjualan door to door menggapai mimpi. Siapa sangka usaha camilan bisa sampai ke New Zeland. Produsen berbagai camilan mulai dari kacang goreng, mete, kerupuk, keripik, dan lain- lain. Tiga puluh tahun sudah dirinya merintis usaha aneka camilan bernama Syafrida.

Usahanya bahkan mancapai supermarket besar di Surabaya. Nama supermarket HERO sudah jadi tempatnya berjualan. Bayangkan omzetnya mencapai Rp.500 juta perbulan. Dengan omzet segitu dia mempekerjakan 26 orang, membangun kerajaan bisnisnya dari hanya camilan.

Siapa sangka hasilan miliaran dari jualan door to door saja. Usaha camilan milik Fadilah kini berubah menjadi kerajaan bisnis. Kunci suksesnya tinggal tekun bekerja menjajakan. Asal tekun mencari pasa digali dalam- dalam, maka keberhasilan mengalir deras.

"Asalkan ulet menggali pasar, rupiah pun mengalir dari mana- mana," tuturnya kepada pihak pewarta.

Memang butuh waktu 25 tahun untuk sampai dititik sekarang. "Saya jualan camilan sejak tahun 1984 door to door ke tetangga sekitar rumah," jelas pengusaha wanita ini. Usaha camilan pertama ialah berjualan aneka kerupuk dan makanan ringan.

Kala itu modalnya Rp.1000 jualan karena kebutuhan hidup. Pokoknya mencari cara agar asap dapur terus mengepul. Seorang wanita yang sendirian membesarkan tiga anak. Di tahun 1987 barulah dia berjualan dari toko ke toko sendirian.

Wirausaha Mandiri Aneka Camilan


Sejak muda Fadilah memang dikenal gemar berdagang. Ia mengenang masa Sekolah Menengah nya, dimana dia berjualan aneka kerupuk bikinan orang tuanya. Ketika itu tahun 1991, Fadilah mudah memiliki insting bisnis yang bagus, alhasil dia mulai membuat aneka camilan setelahnya.

Fadilah mengisahkan bagaimana dia selama 25 tahun berjualan. Metode tradisional dijalankan hingga dirinya dipercaya. Ia dipercaya untuk memasok jajanan untuk tok- toko. Waktu itu usahanya cuma berjalan ala kadarnya. Bermodal Rp.1000 saat itu, dia membuat kerupuk dan camilan tanpa merek.

Wirausaha mandiri kelahiran Kelahiran Surabaya, 4 Juni 1953. Fadilah yang terhimpit ekonomi yang semakin sulit. Sementara dia harus membesarkan tiga orang anak. Respon tetangga cukup baik, baru tahun 1987, dia memasukan ke toko- toko, karena waktu itu belum marak supermarket.

Fadilah berpikir lewat jualan toko- toko jualanya semakin dikenal. Prinsipnya menjangkau lebih banyak orang dari jualannya. Untuk jualan camilannya telah merambah ke luar negeri. Khusus jualan camilan kacang mete sampai ke Selandia Baru.

Dia memproduksi juga kerupuk ikan, bidaran manis rasa, sus kering, bidaran keju, keripik jagung dan berondong jagu aneka rasa. Beberapa produk merupakan buatan orang lain, sementara dirinya cukup membantu kemasan. Ada pula aneka kerupuk terung, tripang, ebi, dan produk- produk lain.

"Saya kerja sama dengan UKM dari Kenjeran," tuturnya.

Dia membeli dari mereka, kemudian di kemas di rumah. Harga produknya bermacam- cama sampai Rp.7000 -an. Terkait modal untuk satu ini dirinya merogoh kocek sendiri. Sebagai wirausaha mandiri dirinya juga mendapatkan pinjaman dari Bank.

Namun dia selalu menerapkan prinsip tidak boleh lama- lama. Hutang modal segera dikembalikan dari perputaran uang. Tetapi Fadilah tidak menyarankan meminjam uang di Bank. Apalagi kala itu bunganya masih diatas rata- rata sekarang.

Berjalan waktu pihak Pemerintah Daerah mulai memperhatikan. Fadhilah ditawari mengikuti aneka pameran oleh Disperindag Surabaya. Ia sering diajak pameran ke luar pulau, dari situlah pesanan datang mengalir terus. Dia pernah mendapatkan pesanan terjauh dari Aceh sampai ke Papua.

Walaupun berhasil menjual sampai ke penjuru Indonesia. Fadilah tidak berencana membuat outlet untuk jualan. Penjualan produknya fokus menjual di minimarket, supermarket, dan hypermarket. Dari berjualan tersebut memang tidak mudah. Setiap corong marketing selalu memiliki kelebihan dan kekurangan.

Dia menyebut seperti pihak supermarket atau hyper market bayar tunda. Makasudnya dia hanya akan dibayar jika penjualan laku. Keuntungan brand awareness bagi Fadhilah untuk semakin laris manis. Dia mengatakan brandnya semakin dikenal, mudah dijual ke tempat- tempat lain diluar jangkauan.

Fadilah mengatakan penjualannya dibantu ketiga anaknya, dan 27 karyawan yang juga termasuk adik- adiknya. Di tahun 2011 jangkauannya mencapai ke Sumatra, Kalimantan, dan Sulawesi. Untuk orderan paling ramai yakni ketika lebaran, dalam 10 hari menghasilkan Rp.100- 200 juta.

Produknya dibernama Syafrida diambil dari singkatan  ketiga anaknya. Untuk kacang mete mejadi camilan paling laris, tidak hanya habis di lokal tetapi juga terjual sampai Selandia Baru. Saban harinya dia mengolah tidak kurang 1 kuintal, yang bahan- bahannya dipasok oleh petani lokal.

Tidak berhenti di camilan kacang atau kerupuk. Wanita 66 tahun ini masih aktif berkreasi mencipta olahan baru. Sebut saja rangginan bikinannya yang menjadi oleh- oleh wajib. Dikemas lebih modern pengusaha wanita ini yakin mampu mengikuti jaman.

Untuk mendungkung bisnis ke depan dibukalah satu toko. Dia membuka toko yang terletak di Jalan Ngegel Surabaya. Ia pun tidak berhenti hingga rangginan buatanya dikenal masyarakat. Walaupun tidak mudah hasilnya menjadikan rangginan produk nasional.

"Saya dulu bangun dan sampai sekarang mengelola ini sendiri. Karena, mulai dari dulu saya membangun, tidak ada fasilitas seperti sekarang ini," tuturnya.
Ia mengakui usahanya tidak selalu mulus seperti ini. Masalah utamanya ialah tidak mudah mencari sumber daya manusia. Tidak mudah pula selalu menyediakan bahan baku sesuai pesanan. Berkat usahanya ini dia mampu menguliahkan anak- anaknya.

Ke depan wanita berkerudung ini hanya ingin mewariskan. Bukan berbentuk uang, tetapi usaha dan semangat wirausaha bagi anak dan cucunya kelak. Ia menambahkan bahwa usaha harus membangun keluarga kita. Selain itu juga yang mampu membuka lapangan pekerjaan bagi orang lain ke depan.

Bisnis Wilmar Group Sejarah Martua Sitorus

Biografi Pengusaha Martua Sitorus



Sejarah Martua Sitorus kelahir di Pematang Siantar, sebuah kota di Sumatera Utara, di tahun 1960. Pria yang memiliki nama asli Thio Seng Hap, yang adalah pemilik perusahaan Wilmar International bersama Kuok Khoon Hong. Dalam biografi Martua Sitorus tidak ada detail lengkap mengenail asal mulanya.

Pengusaha yang bergerak di bisnis sawit, dan bisnis Wilmar Group menjadi perusahaan terbesar di usahanya sawit. Di tahun 1991, perusahaan tersebut resmi berdiri bermodal 7.100 hektar kebun sawit. Wilmar International juga mendirikan pabrik pengolahan hingga Sumatera Utara.

Tidak semua orang batak bekerja sebagai pengacara loh; mereka juga pandai berbisnis. Ya salah satunya biografi Martu Sitorus, dan yang terbaik pemilik Wilmar International, meski pun namanya cukup awam di Indonesia. Dia berhasil masuk jajaran orang terkaya di Indonesia berkat sawitnya.

Bisnis Wilmar Group yang berbasis di Singapura meliputi 48 perusahaan berbeda. Perusahaan itu, salah satunya PT. Multimas Nabati Asahan memproduksi minyak goreng merek Sania.

Pada 2005, Wilmar International diperkirakan telah memiliki total aset $.1,6 miliar, total pendapatan $.4,7 miliar dan laba bersih $.58juta. Sejarah Wilamar International tidak lapas dari Mertua Sitorus, pria asli Batak ini dulunya hanya minyak sawit kecil kecilan Indonesia- Singapura.

Jadi Orang Terkaya Karena Sawit


Sejarah Murtua Sitorus, pria 42 tahun, yang lulusan sarjana ekonomi HKBP Nommensen, Medan, Sumatera Utara. Sosok yang sangat bersemangat, Murtua sukses berbisnis sawit dan tumbuh hingga membeli 7.100 hektar kebun sawit di 1991.

Usaha sawit lah yang membuat dirinya jadi pengusaha besar di Sumatera Utara. Di 1991, setalah mendirikan pabrik sawit, Martua bersiap ekspansi ke Malaysia dimana pasar kala itu masih bagus. Ia pun tak lekas puas, fokus mendirikan hilirisasi (produk turunan) yang lebih bernilai tinggi.

Tahun 1998, ia mendirikan pertama kalinya pabrik memproduksi specialty fats. Wilmar International tercatat di bursa saham Singapura. Perusahaannya tumbuh, sebelumnya berupa pengolahan minya sawit berkembang terspesifikasi di wilayah agrobisnis. 

Perusahaan memiliki beberapa usaha dalam satu produk utama. Yaitu meliputi usaha penyulingan untuk minyak goreng, pengepakan dan penjualan, lemak khusus, oleokimia, produksi biodisel, dan pengolahan biji- bijian.

Pengepakanya akan meliputi (1). merchandising minyak sawit dan produk laurics (semacam lemak nabati), (2). pengolahan minyak sawit dan refinery, (3). peremukan, diolah dan refining untuk manjadi minyak bisa dimakan, minyak sayur, biji- bijian dan kedelai. Konsumennya meliputi China, Vietnam dan Indonesia, dan sudah berbentuk hasil jadi siap pakai.

Bertambah tahun membuat bisnis Martua semakin bersinar meliputi berbagai usaha. Utamanya, ia fokus kepada bisnis minyak kelapa sawit serta turunannya. Di tahun 2000, perusahaanya PT.Multimas Nabati Asahan memproduksi minyak goreng Sania.

Per 31 Desember 2005, Wilmar International memiliki 69.171 hektar, 65 pabrik, tujuh kapal tanker, dan 20.123 karyawan. Perusahaanya memiliki 30 negara tujuan eksportir. Puncaknya, perusahaan Wilmar tecatat di bursa Singapura di Agustus 2005, dengan nilai saham $2 miliar.

"Ia cukup berani mengambil resiko, jadi cepat pula ia mendapatkan keuntungan," ucap Derom Bangun, selaku ketua harian Gapki (Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia). Derom yang menilai Martua sebagai sosok barani masuk ke pasar baru. Dia dinilai kreatif, dinamis, dan banyak ide.

"Namun, dia memang tegolong orang yang low profil atau tak mau terlihat menonjol," deskripsinya tentang Murtua Sitorus

Kawan menyebutnya orang yang agresif hanya dalam hal bisnis. Ia dapat melihat peluang di bisnis sawit kala itu, serta tahan banting hadapi krisis. Buktinya, meski ada krisis moneter 1997, dia masih mampu menghadapinya ketika perusahaan lain gulung tikar.

Dia bahkan berhasil memberikan 2,5% tunjangan krisis kepada karyawan, bukanya memotong gaji mereka 2,5%. Dia memang tidak sendiri ketika membangun Wilmar International, bersama dengan Kuok Khoon Hong, keduanya mengembangkan bisnis Wilmar Group meluas.

Sejarah Wilmar International


Kuok Khoon Hong, berusia 57 tahun ini adalah keponakan Robert Kuok, raja bisnis gula dan properti Malaysia, bersama Martua sepakat mengembangkan bisnis bersama-sama. Wilmar sendiri disebut-sebut sebenarnya adalah singkatan dari kedua nama mereka, yaitu William, nama panggilan Kuok Khoon Hong, dan Martua Sitorus.

Mereka berdua adalah pemilik yang signifikan Wilmar Holdings Pte Ltd (perusahaan holding Wilmar International Ltd). Keduanya berbagi tugas, Kuok Khoon Hong sebagai chairman & CEO dan Martua sebagai chief operating officer (COO) Wilmar International Ltd.

Keluarga besar Matua Sitorus berperan penting dalam bisnis, mereka menduduki jabatan penting. Istri (Rosa Taniasuri Ong), saudara laki-laki (Ganda Sitorus), saudara perempuan (Bertha, Mutiara, dan Thio Ida), dan ipar (Suheri Tanoto dan Hendri Saksti) menduduki posisi kunci di Wilmar Corp.

Bahkan, Hendri Saksti diberi kepercayaan menjadi kepala operasional bisnis Wilmar di Indonesia. Bisnis keduanya meningkat pesar di bulan pertama 2006, menghasilkan kenaikan 7,8% senilai S$3,7 miliar dibanding periode sama sebesar US$3,4 miliar di tahun 2005.

Dari itu laba bersihnya selama sembilan bulan pertama 2006 tumbuh 56,4% mencapai US$68,3 juta dibanding periode yang sama 2005 sebesar US$43,6 juta. Keduanya bahkan berencana ekspansi untuk Wilmar ke bisnis biodiesel.

Tidak tanggung-tanggung, mereka langsung menggebrak dengan membangun tiga pabrik biodiesel. Ada beberapa isu menyangkut bisnis Wilmar Corp, terutama bisnis minyak sawit. Pertama, rencana merger Wilmar dan lini bisnis Kuok Group, milik taipan Robert Kuok, di bidang agrobisnis (PPB Oil Palms Berhad, PGEO Group Sdn. Bhd., dan Kuok Oil & Grains Pte Ltd).

Nilai transaksi merger mencapai US$2,7 miliar. Merger ini ditaksir memberikan potensi kapitalisasi pasar Wilmar sebesar US$7 miliar. Merger ini diperkirakan juga akan menghasilkan kombinasi pendapatan US$10 miliar dan laba bersih US$300 juta selama sembilan bulan pertama 2006.

Pabrik- pabrik ini diperkirakan memiliki kapasitas produksi sampai 350.000 ton per tahun sehingga total kapasitasnya mencapai 1,050 juta ton per tahun. Sejauh ini, belum ada satupun pabrik biodiesel milik perusahaan lain di dunia yang memiliki kapasitas produksi sebesar Wilmar.

Sebagai tambahan, apabila rencana merger itu terealisasi, maka pabrik biodiesel milik PGEO Group Sdn. Bhd. dengan kapasitas 100.000 ton per tahun akan makin memperkuat bisnis biodiesel Wilmar. Mertua sendiri aktif di kesahatan dengan membangun sebuah rumah sakit di Medan, Murnia Teguh Memorial Hospital.

Rumah sakit itu yang ia persembahkan untuk ibunya, Murni Teguh. Rumah sakit tersebut didirikan 12 Desember 2012. Meskipun tinggal di Singapura, dia, istrinya dan tiga orang anak, tetaplah warga negara Indonesia, dan memiliki usaha sebagian besar di Indonesia.

Jualan Lintah Mengembangkan UKM Tidak Biasa

Profil Pengusaha Salim


ukm jualan lintah

Siapa sangka Salim, 60 tahun, mampu mengembangkan UKM tidak biasa. Baginya jualan lintah itu menghasilkan uang. Hewan yang mengisap darah itu dikenal memiliki manfaat lain. Apasih manfaat yang dimiliki oleh binatang berlendir ini.

Salim yang bermodal sedikit mampu menghasilkan jutaan rupiah. Usaha jualan lintah sudah digeluti olehnya enam tahun. Yang berawal dari jualan makanan, malah banting stir budidaya lintah. Salim mampu mengembangkan UKM tidak biasa.

Dia berhasil menjadi pioner di usaha budidaya binatang berlendir ini. Berawal dari usaha pembesaran lintah saja. Dia bermula dari membeli bibit untuk dibesarkan. Anak lintah dibeli dari Parung dan Rumpion, Bogor, yang seharga Rp.200 untuk 5000 pertama.

Itupun dulu ketika orang belum sadar manfaat lintah. "Sekarang harga anakan (lintah) sudah mahal harganya bisa 1000 -an," ia menjelaskan.

Berjalan waktu dari pembesaran berkembang menjadi budidaya. Dia mampu mengawinkan dan juga membesarkan anakan. Dia mampu mengembangkan penetasan, dan pembesar lintah sendiri di dalam kolam. Dua kolam ikan kecil mampu menghasilkan 20 ribu ekor anakan.

Cara Usaha Lintah yang Benar

Dijelaskan Salim bahwa usaha lintah susah- susah gampang. Untuk penetasan saja dibutuhkan waktu setahun. Agar tetap menghasilkan Salim harus memutar otak. Caranya ialah dengan membeli bibit lintah dari petani lain.

"Makaanya selain melakukan penetasan saya juga beli yang anakan dari pertenak lainnya," jelasnya kepada bisnisukm.com

Binatang lintah menghasilkan kepompong anakan. Yang setiapnya menghasilkan 3- 10 ekor anakan lintah. Anakan dibesarkan setahun akan dijual perbuah Rp.1000. Pemesannya dari Cirebon, Bandung, Surabaya, dan Malang.

Biasanya binatang ini digunakan sebagai alat terapi. Di jual dengan minimal pembelian 1000 ekor. Kalau di Bandung tidak dijual ecer. Salim sudah memiliki pemesan khusus untuk daerah Bandung. Omzet yang mampu direguknya antara 15- 20 jutaan perbulan.

Jika dulu Salim menjadi satu- satunya yang jualan lintah. Sekarang mulai banyak orang yang ikutan mengembangkan UKM ini. Tidak biasa memang karena prospeknya menggiurkan. Orang- orang rela menangani binatang yang dikenal menjijikan ini.

"Dulu saya satu- satunya peternak lintah di Depok," ia berkata.

Sekarang dibawahnya sudah ada 10 peternak binaan. Dalam satu naungan peternak lintah, yang diberinya nama BLBI, diharapkan produksi menjadi lebih baik dan efesien.

Salim sendiri yang ditemui pewarta Bisnisukm.com, setengah bercanda menyebut itu kepanjangan dari Bisnis Lintah Beneran Indonesia. Memang ada yang tidak beneran ya Pak Salim? Memang sih untung yang diharapkan menggiurkan, tetapi tidak sedikit berhenti di tengah jalan merintis ini.

Ditambah biaya pakan yang relatif murah, untuk ribuan lintah dibutuhkan 5 kilogram belut untuk dia masukan. Pada musim panas lintah akan bertelur banyak. Berbeda dengan budidaya lainnya untuk lintah tahan penyakit. Binatang ini tidak memiliki penyakit khusus, dan memiliki daya tahan tinggi.

Kegunaan lintah sendiri di China bahkan dijadikan bahan kosmetik. Di Indonesia sendiri masih pada tataran terapi. Yakni terapi stroke, asam urat, darah tinggi, dan koleterol. Lintah juga bisa digunakan untuk penyakit kulit eksim. Orang biasa merubahnya menjadi minyak oles dengan cara digoreng.

Membangun UKM Gado- Gado Eksport Sampai Tiongkok

Profil Pengusaha Chrsant Candra Putra


ukm gado gado ekspor
 
Definisi pengusaha muda melekat Chrsant Candra Puspa. Wanita yang membangun UKM gado- gado export sampai Tingkok. Dulunya dia memulai usaha UKM kerajinan eceng gondok. Jadi bagaimana kisahnya bermula. Beberapa tahun yang lalu dia sama tidak menyangka akan menjadi pengusaha.

Bayangan menjadi pengusaha muda tidak terlintas. Awalnya Chrysant bekerja sebagai pegawai biasa di perusahaan, Surabaya. Iseng- iseng dia mengikuti pelatihan membuat kerajinan eceng gondok. Tepatnya di Gunung Anyar bersama kelompok tani setempat. Tidak ada perasaan enggan ketika wanita ini memulai belajar berwirausaha.

Chrsant beberapa kali mengikuti pelatihan tersebut. Kemudian pengusaha muda ini mempraktikan itu sendiri di rumah. Satu tahun memperdalam pengetahuan akan kerajinan eceng gondok. Barulah dia berani memasarkan kerajinan buatannya sendiri.

Kapan dia membangun UKM gado- gado export sampai Tingkok. Perjalanan Chrsant masih berlanjut dengan eceng gondok. Pengusaha muda asal Surabaya ini mulai memasarkan produknya. Yang mana meliputi aneka vas bunga, tempat sampah, tas, hingga wadah antaran untuk pernikahan.

Pengusaha Muda Gado- Gado

Chrsant orangnya tidak pernah puas akan pencapaian. Alhasil dia kembali mengikuti aneka pelatihan kembali. Produk buatanya kini sangat dikenal masyarakat luas. Pelatihan juga menjadi caranya untuk memasarkan. Bahkan sesekali turis Jepang datang untuk membawa produknya pulang.

Mereka datang ke rumah sekaligus workshopnya "Dana Diana", di Rungkut Manunggal, Surabaya. Ia mengaku usahanya memiliki omzet mencapai Rp.25 juta. Uang tersebut lebih besar dibanding yang didapatkan ketika bekerja. Bahkan mampu memberdayakan tujuh ibu rumah tangga sebagai pegawai.

Menjalani wirausaha memang bukan perkara mudah. Tetapi menyenangkan jika anda sudah berani mendalami. Sekalinya anda sukses maka bisa berlanjut usaha lainnya. Chrsant tidak sendiri ketika memilih berusaha kembali. Dia membuka usaha baru yakni UKM gado- gado yang laris manis.

Bermula dari kesukaanya akan makanan tradisional. Seperti gado- gado yang rasanya enak, tatapi itu belum dieksplor lebih lanjut. Kebetulan wanita 32 tahun ini memang jago memasak termasuk sambal gado- gado. Itulah kenapa dia membuat usaha gado- gado yang dikemas siap diantar.

"Saya kan punya warung gado- gado di rumah. Ternyata banyak orang yang bisa bumbu yang saya buat enak," ia menjelaskan alasannya.

UKM gado- gado yang kemudian diberi nama Gutde. Yang dipasarkan di Surabaya sampia ke luar kota. Pengalaman pertama mengemas ini bukan perkara gampang. Percobaan pertama dia memakai kemasan plastik biasa. Tetapi lama kelamaan rasa bumbunya malah berubah seperti rasa kemasan itu.

"Saya bungkus plastik ternyata gagal," terangnya, rasa bumbu malah tercampur dengan rasa kemasan itu.

Ibu dua anak ini terus mencoba mengutak- atik kemasan. Aneka cara dilakukan sampai menemukan satu kemasan yaitu alumunium foil. Istri dari Sholeh, kemudian mengemas bumbu gado- gadanya dengan alumunium foil, yang kemudian dikemas lagi dengan kerta karton.

Hasilnya bumbu gado- gadonya tetap enak meski disimpan lama. Untuk pemasaran cukup lewat media internat, dari sosial media Facebook dan Instagram, dan juga melalui chat lewat BBM dan WA. Produknya tidak hanya dijual di Surabaya, juga dikirim ke Malang, Kediri, Bogor, dan Jakarta.

Pernah mendapatkan pesanan dari Tiongkok tetapi belum jadi. Kenadala utama ya perijinan daripada gagal mending tidak perlu. Untuk sementara memperluas pasar dalam negeri melalui Facebook. Satu catatan bahwa dia sekarang sibuk menjadi pembicara dan masih berjualan kerajinan eceng gondok.

Kisah Sopir Traktor Jadi Miliarder Hui Ka Yan

Biografi Pengusaha Hui Ka Yan


sopir traktor jadi miliarder


Tidak mudah bagi hidup Hui Ka Yan mencapai titik ini. Tetapi Hui membuktikan kisah sopir traktor jadi miliader itu nyata. Menaikan harapan bagi mereka masyarakat kelas bawah. Mereka yang bekerja sebagai sopir apapun. Percayalah sesungguhnya kerja keras anda akan terbayar satu hari kelak.

Fokus kepada tujuan hidup kamu dan jangan di satu titik. Seorang Hui muda merupakan anak dari seorang tentara militer China. Sang ibu meninggal ketika usianya masih 1 tahun. Hui anaknya kreatif suka menggambar. Di tembok kamarnya terpampang coretan lukisan sang ibu menemani.

Hui juga suka menggambar di atas kertas. Selepas lulus SMA dirinya meras bosan. Karena tinggal di desa tidak membuatnya maju. Inilah alasannya kabur ke kota untuk bekerja. Hidup di desa pekerjaan paling mentok hanyalah sopir traktor.

Ketika mengendarai traktornya dia merasa jenuh. Sudah menjadi tradisi masyarakat, jika anak sudah beranjak dewasa mereka harus bekerja di desa. Apakah kamu mau selamanya bekerja sebagai supir traktor. "Saya bisa mengubah hidup saya," ia meyakini ini bukanlah akhir hidupnya di desa.

Tidak mau miskin selamanya di desa pergilah dia. Ternyata pilihan dia bekerja di kota salah. Karena tidak punya koneksi, akhirnya dia bekerja seadanya seperti bekerja menjadi satpam menjadi restoran. Seperti halnya pekerjaan sopir tidak membuatnya tenang dan memilih keluar.

Wirausaha Sopir Traktor Jadi Miliarder

Bekerja sebagai satpam tidak membuatnya puas. Alhasil Hui harus menganggur bahkan sampai satu tahun. Sampai Hui mendengar ada penerimaan mahasiswa baru di kota. Di tahun 1976, iseng dia mencoba mendaftar, percobaan pertama sayangnya dia gagal. Agar bisa masuk ke Universitas dia masuk kembali ke SMA, untuk mempelajari kembali apa- apa yang ditinggalkan.

Sudah lima bulan dirinya meningkatkan kualitas. Hasilnya dia mampu masuk Universitas, tepatnya dia menjadi mahasiswa di Wuhan Institute of Metallurgy. Dari kampus dia mendapatkan tugas untuk penelitian. Tugas yang merubah nasibnya ialah meneliti kebersihan kampusnya di China.

Dia berkunjung ke beberapa kampus untuk meniliti. Kemampuanya berbicara diolah keadaan sampai ahli. Hui melakukan survei dan berbicara dengan banyak orang.

Anak yang kurang bergaul itu sekarang berubah. Dari kuliah dia bekerja untuk Wuyang Steel di kota Hanan. Kota besar itu mengangkat harkat martabat Hui. Cita- citanya untuk tidak hidup miskin di desa telah tercapai. Bekerja di sana selama 10 tahun ia menghasilkan tabungan 20 ribu yuan.

Kenapa dia memilih keluar ternyata karena uang. Dia tergiur gaji yang besar di perusahaan lain. Justru dia bekerja menjadi salesman untuk perusahaan. Bergaji 3.000 yuan, selama lima tahun, Hui justru dia tidak mendapatkan apa- apa.

Atasannya tidak puas karena kinerjanya, dari deal ribuan dollar justru menyisakan tidak ada. Dia jatuh di titik nol karena "kerakahannya". Untuk menutupi kegagalan itu, Hui nekat membuka usaha real estate sendiri bernama Evergrande.

Keuntungan Evergrande naik sembilan kali pada 2017 silam. Yang membuat Evergrande sukses ialah dia menghindari hutang. Selain itu pertumbuhan sektor private dengan pengeluaran pemerintah. Dia mampu meraup keuntunga, walaupun dibelakang sosok Wang Jianglin, tetapi tetap mampu mengejar.

Dia dikenal sebagai pengusaha yang tersembunyi. Lebih memilih kehidupan dibelakang meja, Hui tidak terlalu dikenal dibanding Wang Jianglin. Walaupun begitu dia mampu menyalip kesuksesan si Wang Jianglin. Kekayaanya mencapai $42 juta dengan urutan ke enam dari 10 orang terkaya China.

Pengusaha Terkaya Lampung Haji Dasril Inspirasinya

Profil Pengusaha Haji Dasril


pengusaha terkaya lampung

Siapa sih pengusaha terkaya Lampung Haji Dasril. Inspirasinya mengagumkan karena cuma lulusan SD sekarang jadi miliarder. Meskipun tidak bersekolah sampai ke sekolah menengah, hanya lulusan sekolah dasar, Haji Dasril memiliki beberapa hotel berbintang di Lampung.

Walaupun berpendidikan rendah tidak membuatnya kecil hati. Tamatan Sekolah Dasar, Jambi, tahun 1956 yang memiliki 6 restoran Begadang dan Hotel Nusantara Lampung. 

"Alhamdulillah saya sudah mempekerjakan 400 orang karyawan," ujarnya ketika memberikan inspirasi dihadapan para peserta Rapat Kerja Yayasan Munashoroh Indonesia (YMI).

Pemilik Usaha Begadang


Pria bernama H. Dasril St. Bagindo sekarang pengusaha terkaya Lampung. Dia lebih dikenal sebagai pengusah pemilik rumah makan Bagadang. Bermulai dari keinginan merantau, usaha pertamanya ialah berjualan pakaian di kawasan Bambu Kuning.

Menjadi perantau tentulah harus hidup susah dahulu. Banyak hal dilalui Haji Dasril, ketika berjualan dia pernah kehujanan, pernah digusur karena kaki lima, dan merugi karena barang tidak laku. Tetapi dia tidak menyerah dan tetap berjualan karena terdesak kebutuhan.

Jerih payahnya terbayar dengan kesuksesan besar. Tekad kuat bahwa suatu saat dirinya akan sukses. Dia berani mengambil keputusan penting. Haji Dasril lantas membuka rumah makan Bagadang 1, yang tepatnya berada di Bambu Kuning.

Setiap tahun perkembangan usahanya berkembang. Dia mampu membangun enam cabang rumah makan Bagadang dan Bagadang Resto. Tempat usahanya berada di Kota Kupang, di Telukbetung. Usahanya lebih lengkap karena ada seafood, steak, dan piza.

Namun tetap usahanya lebih terkenal masakan Padang. Makanan di meja disajikan menggugah selera masyarakat. Kuliner berbahan santan memang sangat menggugah selera. Ada masakan seafood, soto padang, dan sate padang.

Untuk menambah daya tarik ada ruang VIP dan live musik. Dimana bisa digunakan untuk meeting dan weading. Tidak hanya rumah makan, dia juga membuka Hotel Nusantara Syariah, yang tepatnya bersebelahan dengan Begadang V, di Jalan Soekarno- Hatta, Sukabumi Indah, Bandar Lampung.

Empat orang anaknya juga mengikuti jejaknya. Mereka menjadi pengusaha, salah satunya yang anak perempuan meneruskan usaha pakaian. Dia juga mengelola Begadang II. Sedangkan Haji Dasril yang usianya sudah tidak muda. Kegigihannya menjadi inspirasi dan memotivasi jejaknya jadi pengusaha.

Biografi Investasi Warren Buffett Perbaiki Kesalahan

Biografi Miliarder Warren Buffett


biografi warren buffett indonesia

Seorang biografi investasi Warren Buffett, adalah seorang pengusaha dan investor, kelahir 30 Agustus 1930, di Omaha, Nebraska. Dalam biografinya Warren Buffet, dirinya sudah berinvestasi sejak umur 11 tahun. Dia dikenal menjalankan bisnis kecil- kecilan, hingga menginvastasikan hasilnya dulu.

Berjalannya waktu dia mampu mendirikan firma bisnis. Yakni Buffet Partenership, di Omaha, dan mengabdikan dirinya dalam porfolio saha. Dia sukses besar hingga menjadi orang terkaya. Biografi investasi Warren Buffett, tahun 2006, menyumbangkan yang $61 juta untuk donasi.

Ini menjadi donasi terbesar di Amerika Serikat, meskipun begitu dia masih punya banyak uang untuk jadi orang terkaya di dunia.

Biografi Warren Buffett, bernama lengkap Warren Edward Buffet, merupakan anak kedua dari tiga bersaudara. Ayahnya, Howard, bekerja sebagai broker saham dan seorang legislatif. Ibunya, Leila Stahl Buffett hanya seorang ibu rumah tangga biasa.

Biografi Warren Buffett Memperbaiki Kesalahan


Buffet adalah anak kedua dari tiga bersaudara. Buffett memang menunjukan bakat besar di bidang ilmu ekonomi, terutamanya di bidang finansial dan bisnis. Sejak awal, ketika umurnya 11 tahun, dia sudah disebut- sebut memiliki bakat atau prodigy di ilmu hitung.

Teman dan beberapa kenalan melihatnya mampu menghitung, mengingat angka- angka besar di kepalanya. Dia juga menunjukan ketertarikan di bidang bisnis, terutama investasi, hingga selalu ikut dalam asosiasi bisnis.

Disela- sela waktu Buffet kecil sering mengunjungi kantor milik ayahnya, seorang broker, mencari tau segala sesuatu tentang table saham di dinding kantor. Ia memulai investasi pertamanya setelah itu. Di umur 11 tahun, Buffet membeli saham Cities Service Preferred seharga $38 per- lembar.

Kaget karena harga sahamnya turun drastis di $200, tapi masih bertahan hingga mencapai $40. Dia menjual sahamnya dan mendapatkan sedikit untung. Dari sinilah, melalui Cities Service Preferred, dia belajar banyak tentang agar selalu bersabar dahulu di dalam berbisnis investasi.

Biografi Investasi Warren Buffett


Umur 13 tahun, Buffet menjalankan bisnisnya sendiri sebagai loper koran untuk uang. Dia menjual selebaran nomor judi untuk pacuan kuda, menjualnya sendiri ditiap membagikan koran. Di tahun sama, dia berhasil menghasilkan uang lebih banyak dari biasanya.

Bahkan dia bisa membayar pajak pertamanya $35 untuk sepeda, inilah yang disebut pengusaha bijak taat pajak. Tahun 1942, ayahnya berpindah tugas menjadi seorang legislatif dan harus pindah ke Fredricksburg, Virginia, lebih dekat dengan kantor ayahnya.

Buffet bersekolah di Woodrow Wilson High School di Washington, D.C. Di tempat baru, dia sudah bisa menemukan ide baru, dan mulai berbisnis ria. Sebelum sekolah dimulai lagi, dia dan temannya telah membeli sebuah mesin pinball seharga $25 saja.

Mereka memasangnya di salon, dan dalam beberapa bulan telah menghasilkan. Mereka kemudian menggunakan hasil uangnya untuk mesin sejenis lagi, lalu memasarkannya kembali. Total Buffet mampu memiliki tiga buah mesin menguntungkan.

Sayangnya, ia tak melihat prospek baru, memutuskan menjual ketiga mesinnya ke seorang veteran seharga $1.000. Dilanjut kuliah di University of Pennsylvania disaat 16 tahun, belajar mengenai bisnis. Tinggal disana selama dua tahun, kemudian ke University of Nebraska, untuk menyelesaikan pendidikan.

Akhirnya, dia menyelesaikan kuliahnya dan menghasilkan $10.000 dari segala bisnis di masa kuliah. Buffet pun masuk ke Columbia University melanjutkan pendidikannya lagi. Lulus di tahun 1956, dia telah memiliki firma bernama Buffet Partnership di Omaha.

Investasinya sukses, umumnya bersumber dari aneka perusahaan murah tapi sahamnya mulai naik. Dia membelinya lalu berkembang hingga menjadi seorang kaya raya. Oracle of Omaha sebutan untuknya kerena kebijakannya dalam mengambil keputusan.

"Saya selalu tahu saya akan kaya raya. Saya merasa tidak pernah meragukan itu disetiap menitnya," sebuah kata bijak legendaris Warren Buffet 

Sukses lainnya, ia berhasil membantu Solomon Brother dalam satu aksi ambil untung (1987), dan menjalankan New York City (1992) bangkit setelah skandal trading. Di Juni 2006, dia mengumumkan mendonasikan uangnya ke Bill and Melinda Gates, nilainya 85% kekeyaan miliknya.

Tidak Bisa Jatuh Miskin


Kekayaan itu kebanyakan datang dari bisnisnya di Berkshire Hathaway, perusahaan dimana ia menjadi pemegang saham terbesar sekaligus CEO. Berkshire Hathaway sendiri merupakan sebuah perusahaan korporasi milik Buffet.

Dimana usahanya tak spesifik pada satu bidang, tetapi banyak hal dikerjakan. Tapi taukah kamu bahwa sebenarnya perusahaan ini hanyalah sebuah perusahaan tekstil. Perusahaan ini kini memegang kepemilikan beberapa perusahaan penting, yang sebelumnya bangkrut dijual kembali.

Perusahaan ini memiliki GEICO, BNSF, Lubrizol, Dairy Queen, Buah Loom, Helzberg Diamonds dan NetJets, memiliki setengah dari Heinz, memiliki persentase yang dirahasiakan sahamnya Mars Incorporated dan memiliki beberapa saham minoritas signifikan di perusahaan- perusahaan besar; American Express, The Coca-Cola Company, Wells Fargo, dan IBM.

"Anda harus belajar menjadi investor, jika anda mau kaya raya," ungkapnya. 

Berkshire juga memiliki berbagai bisnis komoditi dan infastruktur, meliputi bisnis gula, ritel, kereta api, perabot rumah tangga, ensiklopedi, produsen pembersih vakum, penjualan perhiasan, penerbitan surat kabar, pembuatan dan distribusi seragam, serta ada perusahaan beberapa utilitas listrik dan gas regional.  

Sejarahnya, perusahaan ini merupakan satu perusahaan manufaktur tekstil di Oliver Chace di 1839. Warren Buffet membeli saham kepemilikan di tahun 1962, ketika ia melihat pertumbuhan yang bagus.   

Kamu tau, sekitar tahun 2010, dia mengaku membeli keseluruhan perusahaan tersebut, tetapi menurut dia Berkshire Hathaway merupakan kesalahan besarnya. Daripada membeli saham semuanya, dia seharunya memilih investasi di asuransi, bukan tekstil.

Meski begitu, Buffet berhasil mengembalikan kerugian sekitar $200 juta, dan untung darinya meski 45 tahun kemudian. Jika dibeli itu keseluruhan adalah kesalahan. Maka kesalahan terbesarnya adalah karena berinvestasi karena marah. 

Kenapa ia menyebut bahwa ini adalah satu investasi terburuk, jawabanya adalah:

Ceritanya selepas membeli sahamnya di tahun 1962. Kala itu Buffett muda membaca sahamnya tengah naik. Ia sendiri kurang memahami bisnisnya. Yang dia tau adalah membeli sedikit- sedikit saja saham untuk keuntungan semata. 

Sahamnya selalu saja naik ketika perusahaan selesai berproduksi tekstil. Hingga, suatu ketika, ia sadar bahwa berbisnis tekstil itu sia- sia. Dan meskipun naik, tak seperti diharapkannya dulu, usaha tekstil tak segairah di masa depan dan tidak akan berkembang lebih besar.

Pada tahun 1964, tiba- tiba ada pengumuman mengejutkan. Pihak perusahaan saat itu, yang diwakili oleh sang pemilik Stanton, tengah mengungumkan tender (terucap) akan membeli balik saham milik Buffett. Tak tanggung- tanggu ia akan membeli $11 1/2 per- share miliknya. 

Tergiur akan untung itulah Buffett setuju saja. Namun, kenyataanya, dalam perjanjian tertulisnya, ia cuma mendapatkan $11 1/8 per- share untuk buy back dan tak mengakui ucapanya diatas.  Buffett mengaku ini kecil (mungkin tidak bagi orang awam) dari harga seharusnya; ia pun murka!

Bukannya menerima saja harga yang lebih rendah itu; Buffett terpancing menggila. Dia malah jadi giat membeli semakin banyak saham dan tanpa sadari diri, kini, ia telah menguasai perusahaan  Berkshire Hathaway, kenapa dibeli kalau tidak punya masa depan?

Ketika itu terjadi ia pun melampiaskan kemarahannya dengan memecat si Stanton ini. Akan tetapi, ia pun menyadari dirinya terjebak di dalam perusahaan yang akan bangkrut itu.  Sejujurnya Buffett telah mencoba mempertahankan produksi tekstilnya. 

Namun, pada 1967, ia memilih untuk berbisnis lain dengan nama tetap. Dia mulai menjual asuransi dari perusahaan tekstilnya. Buffett juga mulai melakukan investasi lain. Untuk investasi pertamanya melalui Berkshire, ia membeli saham milik National Indemnity Company, dimana basis bisnisnya adalah asuransi.

Warren Buffett Perbaiki Kesalahan


Di tahun 1970 -an, ia mendapatkan saham equitas di perusahaan milik pemerintah. Yaitu di perusahaan Government Employees Insurance Company (GEICO).  Dimana asuaransi lah usaha inti dari usahanya sekarang. Disinilah pula ia mengumpulkan pundi- pundi dollar untuk investasi lain. 

Tahun 2010, Buffett lantas menyatakan dalam sebuah seminar bahwa pembelian Berkshire Hathaway adalah kesalahan investasi terbesar yang pernah dibuat, dan mengklaim perusahaan ini mengkekang dia dengan investasi dipersulit. 

Dimana dia cuma mendapatkan untung cuma sekitar $ 200 miliar selama 45 tahun.  Tidak sebanding investasi lain selepas dia membeli perusahan ini. Ia lantas menyatakan seharusnya menginvestasikan uangnya langsung ke bisnis asuransi, daripada membeli penuh Berkshire Hathaway.

Akhirnya investasi tersebut hanya terbayar beberapa ratusan. Dia yakin hal ini akan sedikit berbeda jika bisa kembali ke jamannya. Dia akan menghasilkan lebih banyak daripada melalui ini. Namun, tetap saja, berdasarkan Forbes Global 2000, Berkshire Hathaway malah menjadi perusahan publik nomor 10 di seluruh dunia. 

Tetapi secara usaha perusahaan ini tak menghasilkan produk tekstil.  Pada Februari 2013, Buffett membeli HJ Heinz sebesar $ 28 miliar melalui saham privat milik 3G Capital,  sebuah perusahaan AS-Brasil, yang juga memiliki Burger King dan sebagian dari Anheuser-Busch InBev.  

 Menurut TIME, Buffett memuji Heinz karena membuat "produk yang menggiurkan" dan produknya adalah manajemen yang baik selama beberapa tahun terakhir. Pada awal 2013, Buffett dinilai No 15 tentang "Most Powerful People Dunia" daftar majalah Forbes.

Meski disebutnya kegagalan malah menjadikan bersemangat. Tujuan utama Buffett tetap memegang namanya Berkshire Hathaway ternyata sentimentil. Selain dikarenakan hasratnya sebagai investor juga kenyataan bahwa dia telah mempertaruhkan semuanya disana. 

Dan, disana pula ada orang- orang yang bekerja keras bersama. Ada rasa tanggung jawab ketika sebuah pembicaraan membahas alasan dirinya sukses. Awalnya ia sukses karena alasan pribadi, tetapi, setelah punya perusahaan itu beda cerita.

Entri yang Diunggulkan

Biografi Jack Ma Orang Terkaya China Alibaba