Investasi Bitcoin Apa Manfaat dan Resikonya

Untung Rugi Investasi Bitcoin


investasi bitcoin

Bitcoin diciptakan sebagai mata uang digital seperti uang biasa. Investasi Bitcoin apa manfaat dan resikonya. Ini berbeda dengan uang kartu kredit atau uang di dalam kantung kamu; Bitcoin bersifat global dan tak akan mengalami perubahan nilai. Sistem produksinya juga menarik bagi kita.

Setiap Bitcoin tercipta oleh algorithm khusus oleh seseorang bernama alias Satoshi Nakamoto.

Berikut ini kenapa Bitcoin begitu menguntungkan menjadi investasi dan apa resikonya:

Manfaat Bitcoin


1. Inflasi yang kecil atau hampir tak mungkin. 

Masalah semua mata uang dunia baik kecil atau sebesar dollar hanya satu yaitu inflasi.

Seiring waktu semua mata uang kehilangan daya beli di tingkat beberapa persen per- tahun terutama karena pemerintah terus mencetak lebih banyak uang. Proses ini pada dasarnya adalah pajak kecil pada akumulasi kekayaan kamu tiap tahunnya.

Lain halnya dengan Bitcoin, kamu tidak memiliki masalah ini, karena sistem ini dirancang membuat Bitcoins menjadi terbatas atau tidak mungkin dibuat ulang.

Keculi si pemilik alogritma sekaligus paten, Satoshi Nakamoto, mau memproduksi ulang atau membocorkan cara membuatnya. Hanya ada sekitar 21 juta Bitcoins pernah dirilis (ditambang).

Pelepasan Bitcoins baru akan melambat dan akan berhenti total dalam beberapa dekade mendatang. Jika pertumbuhan penduduk bisa memperlambat maka diproyeksikan berhenti di sekitar 10 miliar di 2050, yang kira-kira bertepatan Bitcoin terakhir ditambang.

Terlihat menguntungkan bukan? Sebagai tambahan, akan ada sekitar 1 Bitcoins bagi setiap 500 orang di dunia, jika jumlah penduduk menjadi 10 miliar.

2. Sulit jatuh secara nilai

Mata uang umum tergantung pada pemerintah yang sering saja gagal. Kejadian-kejadian tersebut bisa saja menyebabkan hiperinflasi atau bahkan keruntuhan total mata uang, dapat menghapus tabungan seumur hidup di satu hari. Bitcoin tidak diatur oleh satu pemerintah.

Ini adalah mata uang global virtual.

3. Aman, mudah, dan murah

Masalah transaksi online tradisional melalui perspektif penjual bahwasanya kartu kredit, PayPal atau sistem pembayaran online lainnya, memungkinkan akan pembeli mencurangi pengiriman uang agar kembali.

Kamu dapat dapat menggunakan layanan escrow tapi bisa membuat hal- hal semakin rumit dan lambat. Dengan Bitcoins, pembeli tidak bisa dengan cara apapun mengambil uang kembali tanpa alasan jelas.

Penjual dapat dengan aman mengirimkan produk atau melakukan layanan atas barang yang telah dibeli.

Dari perspektif pembeli, infrustructur pembayaran dan pengiriman uang antar rekening akan berpotensi menjadi lebih sederhana dan lebih murah karena sistem peer-to-peer, daripada dilakukan melalui beberapa perantara dan mendapatkan potongan atau biaya ini itu.

4. Mudah dibawa

Kamu dapat membawa miliar dolar dalam bentuk Bitcoins. Mereka cukup disimpan pada memory stick di saku kamu, bahkan orang tak akan menyadari seberapa kaya kamu sebenarnya. Kamu tidak bisa melakukan itu dengan uang tunai atau bahkan emas.

5. Sulit dilacak

Ini adalah manfaat sekaligus risiko Bitcoin. Manfaatnya adalah bahwa kamu tidak perlu takut nantinya ada sebuah organisasi dapat melacak sumber- sumber dana kamu. Inilah manfaatnnya jelas berguna bagi kamu di banyak daerah di dunia.

Pemerintah seharusnya menjaga atas penipuan, tapi tak semua negara punya akses melindungi kamu.

Pemerintah bahkan bisa saja terkadang menipu orang lain (kasus Century .dll) dengan mengambil tabungan mereka sebagian atau sepenuhnya. Mengenai risiko akan kami bahas dalam bagian berikutnya.

Resiko Bitcoin


1. Sulit dilacak

Fitur dari Bitcoin juga menarik pelaku kejahatan. Orang bisa membeli dan menjual obat-obatan dan barang- barang ilegal lainnya dengan risiko signifikan- kurang karena memang sulit dilacak oleh pihak berwenang (polisi).

Bukti nyatanya adalah situs jual- beli narkoba Silk Road, yang baru- baru saja digrebek, itupun setelah bertahun berjalan. Itupun karena FBI menemukan data di laptop penjual. Mereka menemukan akses ke Bitcoin miliknya melalui laptop pribadinya.

Bitcoins dalam hal ini bisa saja digunakan oleh para penjahat sebagai kegiatan pencucian uang. Fakta ini dapat membawa perhatian yang tidak diinginkan dari pemerintah. Ini pula menjadi alasan utama mereka akan melarang Bitcoin.

2. Mudah hilang

Jika kartu kredit kamu dicuri atau seseorang hacks ke rekening bank, kamu mungkina tidak akan kehilangan uang, karena bank- bank akan merespon dan memblokir.

Bahkan uang tunai dapat berpotensi pulih jika saja polisi bertindak cepat. Tetapi dengan Bitcoin jika kamu kehilangan itu akan hilang selama- lamanya. Tidak ada mekanisme memulihkan Bitcoins dicuri atau hilang.

Jika seseorang sukses hacks ke dalam dompet (tempat menyimpan Bitcoins), kamu kehilangan mereka untuk selamanya. Cara terbaik menyimpan Bitcoins adalah pada disk (seperti flash disk) terputus dari internet.

3. Sulit untuk dijual (untuk sekarang)

Kamu tidak bisa hanya menggunakan kartu kredit buat membeli Bitcoins online khusus karena alasan yang diuraikan di atas. Tidak ada cara mudah membeli mereka atau menjualnya kembali.

Ada banyak bursa telah menawarkan layanan tersebut dengan berbagai cara, tapi tidak semudah mentransfer uang ke dan dari rekening PayPal dulu. Program layanan jual beli Bitcoins pun mulai tumbuh dengan berbagai layanan terbaik.

Kalau kamu minat coba kunjungi bitcoin.co.id buat informasi investasi.

4. Terlalu baru

Bitcoin masih berumur beberapa tahun. Ada kemungkinan bahwa mata uang kripto lain akan muncul hingga bersaing menjadi lebih sukses dari Bitcoin atau seseorang entah bagaimana menemukan kelemahan utama dalam sistem. Tunggulah satu dekade lagi sembari menambang uangnya.

5. Tidak bisa membeli barang

Di dunia tidak banyak tempat di mana Bitcoins diterima sebagai pembayaran. Hal ini mungkin berubah, tetapi untuk saat ini rata-rata orang kebanyakan akan membeli Bitcoins sebagai investasi.

6. Terlalu liar

Saat ini harga Bitcoin akan naik dan menggila. Kemungkinan bahwa harga akan stabil pada sekitar US $ 10 dari saat ini US $ 200, namun harga ini naik bahkan menembus US $ 600 setiap 1 BTC.

Saat ini harga akan naik begitu cepat dimana semua orang harus menyesuaikan harga mereka hampir setiap harinya. Jika mereka adalah pedagang ingin menerima Bitcoins, sangat tidak nyaman karena nilai terus berubah, inilah investasi Bitcoin kenali apa manfaat dan resikonya.

Petani Kakao Kisah Sukses Wirausaha Suprapno

Profil Pengusaha Suprapno


rahasia sukses petani kakao

Suprapno memilih wirausaha berbeda dibanding petani lain. Petani kakao ini bercerita mengenai apa pilihannya. Pria tua yang ramah menyapa siapa orang disekitar. Wajahnya berkerut, kulit coklat yang menampakan kerja keras semasa muda. 

Suprapno tidak mau berhenti malah menemukan kakao. Alih- alih dia menekuni bertani, kini sukses mengembangkan budidaya pohon kakao. Beberapa pohon ditanamnya menghasilkan ratusan buah. Ia mengatakan satu pohon bisa hasilkan 300- 400 buah.

Petani Sukses


Dia memiliki perkebunan kakao sepanjang Jalan Desa Sungai Langka, Kecamatan Gedong Tataan, Lampung Selatan. Buah merah hati yang bila diolah dicintai semua wanita. Ini lebih banyak apabila dibandingkan petani sejenis.

"Kok bisa begini banyak Pak? Diapakan?," tanya sang pewarta. Suprapno lantas mengajak pewarta berjalan menyusuri pohon- pohonnya. Tidak berselang lama, Suprapno berhenti, mulai menjelaskan kapada pewarta mengenai kenapa hasilnya banyak.

"Kamu lihat kan? Banyak semut hitam di pohon?" tunjuk Suprapno. Tampak semut berjejer banyak bukan sedikit. Rasa ingin membersihkan tetapi Suprapno malah melarang. Inilah rahasia Suprapno bahwa semut hitam tersebut tidak membuat penyakit dan tidak menganggu.

Justru inilah rahasianya dimana mereka penangkal penyakit. Taukah kamu menyemprot pestisida menggugurkan bunga. Padahal semut hitam tidak merusak tanaman. Pewarta pun setuju karena sudah menjadi anjuran tidak memakai pestisida buat kakao.

Tidak menggunakan kimia pestisida atau fungisida untuk penyakit dan hama. Namun petani sejenis di sepanjang Sungai Langka antipati. Suprapno tidak bergeming. Inilah rahasia sukses wirausahanya bukan lain. Suprapno sendiri memiliki alergi terhadap zat kimia maka kebetulan.

"Soalnya unsur kimia itu berdampak buruk bagi kakao. Tanamannya bisa jadi kerdil dan tak sehat," tuturnya. Ia membiarkan semut hitam (Dolichoderus bituberculatus) hidup di pohon.

Ia melanjutkan tenang semut tidak merusak daun atau batang. Suprapno diusianya yang tidak muda malah rajin membaca. Pengetahuan tersebut berasal dari membaca dan ditambah pengalaman praktik langsung. Dia malah tidak merogoh kantong terlalu banyak.

Bayangkan, hampir 0 persen biaya perawatan, setiap tahun dia mendapatkan 20 ton biji perhektar biji basah atau 1,7 ton biji perbulan. Harga kakao basah minimal Rp.5000 perkilogram, maka perbulan bisa mendapatkan Rp.8,5 juta perbulan.

Kini dia merupakan ketua koordinator induk Kelompok Tani Satria Desa Sungai Langka. Sosok yang lahir 78 tahun lalu, 10 Mei, dulunya merupakan pensiunan Tentara Keamanan Rakyat (TKR) pada 1974.

Petani Kakao


Meskipun sempat ditawari terus melanjutkan karir, Suprapno memilih pensiun dan memilih menjadi petani. Veteran tentara lebih memilih hidup nyaman di Sungai Langka. Dia memilih untuk hidup bersama keluarga.

Bertani merupakan cara terbaik menghabiskan masa tua. Sebelum menanam pohon kakao, petani sukses ini menanam kopi dan cengkeh. Dia mengambil alih perkebunan milik Belanda sejalan Sungai Langka.

Semua berubah, pada 1988, dia mengikuti pelatihan bidang pertanian dan perkebunan tingka nasional di Simalungan Sumatra Utara. Sepulang pelatihan membuat Suprapno tertarik tanaman kakao. Sang wirausaha lantas menjajal praktik menanam kakao.

Pengetahuan dari Simalungan kemudian dipraktikan. Dia menanam kakao di perkebunan miliknya. Ia memilih bibit F 1 (filial pertama untuk turunan satu) sebanyak 15 peti. Bersama rekan- rekannya di Sungai Langka, ditanamlah bibit tersebut ke 75 hektar lahan.

Bibit tersebut tumbuh dan berkembang. Empa tahun, tanaman bibit kakao sudah dapat dipanen. Dari sana menghasilkan 1,5 ton biji kakao kering. Panen pertama memberikan semangat mengembangkan usaha ini. Hingga Sungai Langka menjadi penyuplai kakao terbesar di Lampung.

Panen asal Sungai Langka tidak pernah menurun. Pada 1997 ketika krisis moneter, malahan warga asli Singai Langka kebanjiran rupiah karena harga kakao relatif tinggi. Saat itu harganya menyentuh Rp. 18 ribu pertahun.

Berkat kakao, masyarakat mendapatkan tambahan uang Rp. 3 juta sampai Rp. 10 juta. "Siapa lagi, kalau bukan karena Suprapno," ujar Mulyano, seorang petani di sana.

Warga Sungai Langka sangat berterima kasih atas sumbangsihnya. Berkat Suprapno akhirnya desa itu berubah dari desa miskin menjadi maju. Desa seluas 900 hektar, 750 hektarnya dijadikan kebun kakao dan menghasilkan 1500 kakao kering pertahun.

Kini masyarakat mengikuti jejak Suprapno berkebun. Ekonomi warga di Sungai Langka membaik semua berkat mengikuti metode Suprapno. Desa tersebut sebagian besar sudah dibangun berbata, tak lagi nampak rumah bergeribik ataupun berbata tidak disemen.

Wirausaha Suprapno diusia sudah senja namun masih nampak bugar. Pria kelahiran Gandu Sarkak Gunung Kelud, Blitar, Jawa Timur, nampak masih lugas menjelaskan kinerja petani sini. Dia masih memiliki daya ingat kuat dan berpenampilan bersahaja.

Entri yang Diunggulkan

Biografi Jack Ma Orang Terkaya China Alibaba