Biografi Pendiri Teh Botol Sosro Seomarsono Sosrodjojo

Biografi Pengusaha Soemarsono Sosrodjojo


pendiri teh botol sosro

Biografi pendiri teh botol Sosro. Nama yang telah dikenal masyarakat tetapi tidak sang pendiri. Nama Sosro merupakan singkatan nama keluarga dari si empunya. Dia bernama Bpk. Sosrodjojo, dikenal sebagai generasi pertama sekaligus pendiri perusahaan PT. Sinar Sosro.

Perusahaan tersebut menjadi pelopor teh di dalam kemasan. Memulai bisnisnya di dearah Slawi, Jawa Tengah, semua berawal dari usaha Teh Wangi Melati pada tahun 1940 -an di Slawi, bernama teh Cap Botol, dan seterusnya.

Dia memberanikan diri berekspansi hingga ke ibu kota Jakarta. Tepatnya di tahun 1953, kala itu, sebenarnya bisnisnya sudah dikenal di seluruh penjuru Jawa Tengah. Ia saat itu menggunakan strategi "cicip rasa", agar memastikan teh nya bisa diterima di pasar barunya, Jakarta.

Marketing Sosro


Dia lantas aktif datang ke pasar- pasar untuk memperkenalkan rasa teh nya. Sang pengusaha secara langsung memperlihatkan cara memasak dan menyeduh langsung di tempatnya. Setelah teh matang siap diseduh, dia akan membagi- bagikan teh miliknya secara gratis ke seluruh penjuru pasar.

Namun, caranya tersebut tidak berhasil karena prosesnya terlalu lama dan terlalu panas setelah diseduh dari tempatnya. Para pengunjung pasar sudah mulai tidak sabar untuk mencicipi teh nya. Ini ditambah bau rebusan daun teh yang sangatlah menggoda.

Sosrodjojo memutar otak berkali- kali. Dia tidak perlu selalu menyeduh daun teh langsung di tempat. Pengusaha harus menghasilkan solusi atas permasalahan. Teh tersebut kemudian ditaruhnya di panci besar, kemudian langsung dibawa ke pasar menggunakan mobil bak terbuka.

Lagi- lagi caranya menemui kegagalan, karena sebagian teh malah tumpah di jalan. Bertahun- tahun mengembangkan strategi tersebut, ditambah ilham yang datang tiba- tiba; dia memutuskan merubah konsep bisnisnya. Sosro mulai menjual teh nya yang dikemas apik di dalam botol- botol.

Dia terlebih dahulu akan membersihkan botol- botol tersebut memastikan tidak adanya kotoran. Ia kemudian menyeduh teh -nya ke dalam botol- botol tersebut. Produknya tersebut kemudian diberi nama Teh Botol Sosro. Ternyata cara ini cukup menarik perhatian para pengunjung pasar.

Mereka tidak lagi perlu menunggu tetapi langsung meminumnya. Namanya adalah Teh Botol Sosro, dimaksudkan agar mendompleng kesukesan Cap Botol serta nama sang pendiri sendiri, Sosrodjojo. Tak disangka model bisnis baru ini melaju pesat.


Hingga tahun 1974, dibukalah perusahaan bernama PT. Sinar Sosro. Usahanya mengelola pabrik teh siap minum dalam kemasan pertama di Indonesia. Bahkan, pihak Sosro pun mengklaim produknya merupakan yang pertama ada di dunia.

Kemunculan desain botol pertama adalah pada 1972 dan desain botol tidak berubah, lebih dari 2 tahun. Tercatat kemasan Teh Botol Sosro mengalami tiga kali perubahan model botolnya, masing- masing di 1970, 1972, dan terakhir 1974.

Pada 1974, didirikanlah PT. Sinar Sosro, pabriknya ada di kawasan Ujung Menteng, dimana desain botol terakhir dipertahankan hingga sekarang. Perusahaan tersebut tidak berhenti di sosok Sosrodjojo saja, tetapi penerusnya selalu memegang prinsipnya sebagai visi perusahaan.

Tiga Generasi


PT. Sinar Sosro dibangun dari tiga generasi, dimulai dari generasi pertama, yaitu sosok Sosrodjojo, diteruskan anak- anaknya sebagai generasi dua yaitu  Soemarsono Sosrodjojo, Soegiharto Sosrodjojo, Soetjipto Sosrodjojo, dan Surjanto Sosrodjojo.

Generasi kedualah mulai merintis berbagai inovasi teh siap minum dan berani pendistribusian secara nasional. Berawal dari teh kemasan, bisnisnya merambah ke berbagai sektor setelah produk botolnya fenomenal. Teh Botol Sosro telah menjadi fondasi utama dimana produknya telah merajai seluruh Indonesia.

Keluarga Sosro kemudian mendirikan PT. Anggada Putra Rekso Mulia atau Group Rekso (GR), yang kemudian menjadi perusahaan indukan. Sejak 27 November 2004, PT. Sinar Sosro dan PT. Gunung Slamat, secara resmi telah bernaung dibawah bendera perusahaan indukan (holding company).

GR dirikan oleh sang motor di generasi kedua, Soegiharto Sosrodjojo, semua karena kakak dan adik- adiknya memilih sibuk berbisnis masing- masing. Kendati ada saudara ikut masuk, saham miliknya masih lebih besar di perusahaan.

Bisnis GR sekarang tidak hanya di teh saja, tetapi masih menjadi andalan dan fokus utama bisnisnya. Group Rekso merambah kecantikan, properti, dan yang terbaru mengakuisisi McDonalds Indonesia. Ia tidak sendirian membesarkan bisnis ini, tetapi juga dibantu anak- anaknya yang lulusan luar negeri.

Mereka adalah putranya Peter Soekianto Sosrodjojo, Joseph Soewito Sosrodjojo, Richard S. Sosrodjojo, dan putrinya Kurniati Sosrodjojo serta satu putra lagi si bungsu, Sukowati Sosrodjojo. Anak- anak kemudian ditempatkan di berbagai lini bisnis dibawah bendera PT. Anggada Putra Rekso Mulia.

Peter, sebagai anak tertua, duduk di menjadi salah satu komisari di Group Rekso. Adapun Joseph didapuk menjadi CEO (Chief Executive Officer) di PT. Sinar Sosro, produsen Teh Botol Sosro dan Teh Kotak yang menjadi tambang emas perusahaan ini.

Selama 2008, dia berhasil menghasilkan leba bersih sebesar Rp.1,8 triliun- Rp.9 miliar yang kebanyakan dari hasil ekspor. Sasaran ekspor perusahaan besar ini meliputi negara Brunei Darussalam, Singapura, Malaysia, Australia, Amerika Serikat serta negara Timur Tengah.

Richard dipercaya mengelola PT. Agropangan Putra Mandiri. Perusahaan yang berdiri 30 Agustus 2000, bergerak dibidang pekebunan. Perusahaan ini memiliki lima anak perusahaan, PT Sinar Inesco, PT Cibuniwangi, PT Karya Sinar Ciguha, PT Perkebunan Gunung Rosa Djaja dan PT Perkebunan Gunung Manik.

Satu- satunya wanita di keluarga Sosro yang berbisnis bernama Kurniati Sosrodjojo, yang ditugaskan mengelola PT. Puri Tirta Kencana. Perusahaan Puri Tirta Kencana berdiri tahun 2004. Perusahaan yang memiliki pasar bagaimana memanjakan kaum Hawa.

Bisnisnya meliputi spa, perawatan kecantikan wajah dan tubuh. Perusahaan ini bekerja sama dengan merek besar Martha Tilaar. Terakhir, si bungsu Sukowati, akhirnya memegang perusahaan PT. Adhi Puta Mulia, yang memegang Hotel Mercure di Hayam Wuruk, Jakarta.

Selain itu, Suko melalui PT Rekso Nasional Food mengakuisisi bisnis McD Indonesia. Itulah sedikit biografi pendiri teh botol sosro, semoga bermaanfaat.

Pengusaha Aulia Ollie Menjadi Blogger dan Penulis Buku

Profil Pengusaha Aulia Ollie Halimatussadiyah


pemilik kutu kutu buku

Pengusaha Aulia Halimatussadiah, kelahiran Yogyakarta 17 Juni 1983, yang dikenal dengan nama Salsabella atau Ollie. Namanya berkibar di dunia maya berkat menjadi blogger. Berlanjut dia dikenal sebagai penulis buku dan pembuat kutukutubuku.com, desain web, nulisbuku.com dan templabs.com.

Ketika bisnis startup naik maka Ollie mengikuti langkah tersebut. Dia lalu mendirikan GirlsinTechID dan Freshforum. Mendirikan komunitas pengembangan berbisnis web dan teknologi. Ollie pernah dipanggil Pemerintah Irlandia, untuk melakukan studi banding startup lokal.

Pengusaha Buku


Sulung dari tiga bersaudara, putra dari Moch. Ichsani dan Harti, yang memulai dari sebagai blogger. Ia mendirikan beberapa blog Salsabela.com, Salsabela.onsugar.com, dan jakartadailyfoto.com. Dari blogging, Ollie mendapatkan penghargan Bubu Award kategori Tourism Blog Writing Competition (2009).

Dia lalu mendapatkan penghargaan New Wave Marketing Picture dari MarkPlus (2008). Bisnis yang dilakukan menguntungkan. Pertumbuhan bisnis kutukutubuku.com pesat, didirikan 2006 dengan 3 orang karyawan dan kantor berupa kamar 3x3 meter di Duren Tiga, Jakarta.

"Dasarnya saya ingin membuat toko buku dan bekerja dikelilingi buku. Membuat toko buku kan mahal, jadi buatlah toko virtual," ujarnya.

Alumni Teknologi Informasi Universitas Gunadarma, yang mendapat penghargaan untuk The Best E- Commerce di Sparx Up Award 2010. Nulisbuku.com sendiri telah merilis lebih dari 300 buku, dan mendirikan forum Nulisbuku Club.

Ia ingin semangat menulis buku berkembang di batin masyarakat. Nanti mereka akan mengundang para penulis buku senior. Mengadakan program peluncuran buku buat penulis baru. Hingga acara seminar untuk para calon penulis buku.

Ollie memang menyenangi buku terutama menulis. Sejak sekolah, ia telah menulis cerpen- cerpen sendiri, dan berniat menerbitkan itu. Ollie merasakan pengalaman sulit untuk menerbitkan buku. Ia punya pengalaman dan merasakan kesulitan.

Proses bekerja sama dengan publisher membutuhkan proses panjang. Belum pihak mereka yang akan mengevaluasi bahkan menolak. Nulisbuku.com memberikan peluang dengan sistem jelas. Semua akan diberi kesempatan menulis, menerbitkan, dan mencetak buku seperti lewat penerbit.

Self publishing tengah ramai diminati masyarakat. Mungkin terdapat kekurangan termasuk mengenai materi dikontrol. Tetapi Nulisbuku memberikan kemudahan dan lebih menguntungkan. Tulisan nanti tinggal diupload kemudian siap dicetak. Bagi hasil 40% untuk Nulisbuku dan 60% keuntungan untuk penulis.

Tidak ada over- revisi sampai membuat penulis pusing. Nulisbuku menjamin orisinalitas tulisan yang penulis tulis. Dari 2010 sampai 2014, Nulisbuku.com telah menerbitkan tidak kurang 700 buku yang terbesar ke suluruh Indonesia.

Nulisbuku.com menjelma menjadi perusahaan startup publisher pertama. Di Twitter, jumlah follower telah mencapai 11.000, dan berhasil merangkul banyak penulis independen. Dibawah Nulisbuku telah terbentuk komunitas sesama penulis, baik mereka yang sudah veteran ataupun baru mulai menulis.

Rentang usia penulis bahkan antara 10 sampai 70 tahun. Ini menunjukan minat menjadi penulis masih tinggi.

Sejarah Bank Syariah di Arab Saudi dan Dunia

Profil Pengusaha Sulaiman Al- Rajhi


sejarah bank syariah

Biografi Sheikh Sulaiman bin Abdul- Aziz Al- Rajhi (lahir 1920) adalah tokoh bisnis Arab Saudi dan miliarder. Dia bukanlah keturunan bangsawan kerajaan Arab, Sulaiman Al- Rajhi terlahir keluarga bisa dan pedagang sejati. Dia bersama saudaranya Saleh hidup di gurun Nejd, yang memulai paginya bepergian bersama karyawan dari Mekah dan Madinah.

Dia telah menjadi pemegang saham bank keluarga Al- Rajhi, grup usaha perbankan yang teraktif di kawasan Saudi Arabia dan paling menguntungkan. Pendiri bank Al- Rajhi itu sendiri, dengan kekayaanya diperkirakan $7,7 juta di 2011.

Al- Rajhi dikenal memiliki kegiatan sosial tinggi, dan jalannya adalah organisasi SAAR Foundation sebagai penggalang donasi di Kerajaan. Bukan kalangan bangsawan, ia kembali menjadi orang miskin setelah memberikan semua saham dan asetnya ke anaknya dan sisanya disumbangkan.

Bisnis untuk keluarga


Bisnisnya dibangun dan digerakan Al- Rajhi bersaudara. Ia dan saudaranya, Saleh menjadi founder dan co- founder. Bisnis mereka bergerak sejalan pertumbuhan buruh migran. Mereka menjadi kaya bahkan sebelum bisnis minyak terkenal. Caranya melalui perbankan, yang membantu buruh migran mengirim uang ke negara asalnya, seperti Indonesia dan Pakistan.

Di 1983, keduanya mengajukan ijin membangun Bank Islam pertama di Saudi Arabia. Pendidikan tertingginya adalah sekolah dasar, tetapi mampu memegang saham utama di Bank Al- Rajhi. Ia dan Saleh sekeluarga telah memulai bisnis lain seperti gypsum, agrikultur, baja, dan lainnya.

The Al- Rajhi Bank memiliki nilai $6,75 juta. Berkantor pusat di Riyad, serta memiliki enam kantor lain di beberapa wilayah. Bisnisnya dimulai sejak tahun 1957 berpusat pada bisnis perbankan dan trading. Saham Al- Rajhi laly dibagikan ke anak- anaknya bernama Saleh, Sulaiman, Abdullah, dan Mohammed.

Saham tersebut berlanjut diserahkan ke keturunan selanjutnya. Bank milik mereka merupakan bank terbesar di jazirah Arab bernilai investasi SR750 juta atau 100%, yang meningkat signifikan menjadi SR1.5 miliar, SR2.25 miliar. Perteumbuhanya terus tidak tekendali menjadi SR4.5 miliar (Maret 2005), jadi SR6.75 miliar (Maret 2006) dan akhirnya total SR13.50 miliar (Maret 2007).

Di 2006 setelah 50 tahun bekerja, Bank Al- Rajhi yang dimulai di Arab Saudi mulai berekspansi ke Malaysia. Inilah langkah awal menjadikan Al Rajhi menjadi bank internasional. Mengikuti model perbankan Al Rajhi, menjadi dasar pekembangan bank Syariah, terutama di kawasan Malaysia dan Asia umumnya..

Bank Al- Rajhi mencoba menembus batasan bank modern dan menjadi versinya sendiri. Ekspansi selanjutnya menyangkut pembukaan cabang lain di luar negeri. Di 2010, bisnisnya berekspansi ke Kuwait, yang membangun bank yang memisahkan antara bank untuk pria dan wanita.

Mengikutinya di tahun 2011, Bank Al- Rajhi lalu membangun cabang bisnis di Jordan. Dalam sebuah interview, Sulaiman Al- Rajhi menjelaskan tidak mudahnya mengembangkan perbankan Islam. Ada hampir 30 tahun, dia mencoba menghubungkan Islam Arab dan juga Kristen di Barat dalam sebuah prinsip ekonomi.

Ia mencoba meyakinkan bank lain mengenai prinsip bisnis ini. Cerita usahanya itu mencapai bukan hanya kepercayaan tatapi kekayaan. Dia berusaha sangat keras dan penuh visi bisnis memulai dari nol. Ia membuktikan sistem Islam mampu menghasilkan kekayaan.

Al- Rajhi masih aktif meski tidak lagi mengurusi bisnisnya. Dia menjalankan SAAR Foundation dari doa pagi hingga waktu ibadah Isha. Ia sempatkan untuk berkeliling kerajaan di berbagai wilayah, dan selalu mengikuti apa jadwalnya.

Dia menyimpan diari kecil dikantungnya berisi jadwal sehari- hari dan selalu mengikutinya sebagai panduan.  Usahnya menstabilkan bank Al- Rajhi, bank Islam terbesar di Saudi Arabia, jadi bentuk usahanya melawan segala bentuk kemiskinan. Kerja keras itu membuatnya diingat oleh rakyat Arab Saudi.

Dia bahkan dianugrahi penghargaan oleh pihak Kerajaan, King Faisal International Prize, atas segala kerja kerasnya. Menurut Forbes, Sulaiman Al- Rajhi merupakan orang terkaya nomor 120 di dunia, dan memiliki total kekayaan berkisar di $.7,7 miliar. Namun, meskipun orang terkaya, dia memilih untuk hidup miskin.

Unik ketika orang kaya lain ingin semakin kaya, tetapi tidak bagi Al Rajhi. Pria 92 tahun itu jutru berpikir terbalik. Dia seolah ingin lepas dari apa yang melekat pada dirinya. Dia dikenal sosok sangat pemurah dan elalu mengikuti ajaran- ajaran berbagi di Islam. Sulaiman Al- Rajhi lantas melimpahkan seluruh kekayaan kepada anak- anaknya.

Hingga kini, Al- Rajhi tidak mempunyai uang tunai, semua saham perusahaan telah dibagi- bagikan. Yang tersisa dalam dirinya hanya pakaian sehari- hari. Layaknya orang tua biasa, dia ingin dekat dengan anak- anaknya, tak ada duniawi. Alasan untuk membagi kekayaan sebelum mati bukanlah untuk apa.

Dia meyakini cara inilah yang akan mengikat tali persaudaraan putra- putrinya. Tak jelas seperti apa keluarganya, atau berapa jumlah istrinya, namun dia disebut memiliki 32 orang anak. Menurutnya Allah tidak suka umatnya yang angkuh dan berlebih- lebihan, itulah kenapa ia membagi miliknya ke anak- anak.

Contohnya terlihat jelas ketika dia menumpang maskapai penerbangan miliknya sendiri. Dimana dia selalu tetap membayar tiket meski dia tau itu miliknya. Inilah biografi Sheikh Sulaiman bin Abdul- Aziz Al- Rajhi, adalah tokoh bisnis dan orang terkaya di Arab Saudi.

Pencipta Ethereum Vitalik Buterin Masa Depan Cryptocurrency

Profil Pengusaha Vitalik Buterin


pendiri ethereum vitalik buterin

Masa depan cryptocurrency termasuk ditangan pemuda ini. Pencipta Etherum Vitalik Buterin, yang bernama lengkap Vitaly Dmitriyevich "Vitalik" Buterin. Pemuda kelahiran 31 Januari 1995, yang merupakan putra dari ilmuwan komputer, Dmitry Buterin, dan ibunya wanita biasa Natalia Ameline.

Umurnya masih 6 bulan ketika ikut pindah ke Kanda dari Rusia. Mereka ingin bekerja di tempat yang lebih baik. Dikelas tiga sekolah dasar, Buterin dimasukan ke dalam kelas khusus anak berbakat, dan sangat cepat belajar matematika, programing, dan ekonomi.

Anak berbakat yang masuk Abelard School, sekolah privat di Toronto, selama empat tahun. Sebagai anak yang luar biasa Buterin termasuk beruntung. Dalam sebuah wawancara dirinya berkata, tahun- tahun di sekolah merupakan tempat menarik dan produktif dari sekian tempat.

Sekolah ini memiliki level kedekatan antar siswa dan guru tinggi. Alhasil dia merasa lebih mudah untuk belajar. Meteri yang disampaikan berkualitas mendalam. Sampai dia menyukai belajar, dan jadi lebih fokus mencoba mengajar tujuan hidup.

Pencipta Ethereum


Walaupun begitu dia tidak terlalu uforia akan pendidikan itu. "Tidak pernah secara spesifik tertarik akan pendidikan tradisional," ucapnya.

Ia mempersentasikan dirinya sebagai dedikasi dan fokus. Maka kamu akan mendapatkan kemampuan intelektual. Pemikirannya berubah bahwa pendidikan bukan hanya menghafal. Tidak cukup sekedar menghafalkan fakta individual dan konsep individual.

Belajar menurutnya mengenai "belajar cara berpikir", "belajar cara menyimpulkan", dan "belajar cara mengetahui". Buterin belajar soal masa depan cryptocurrency berkata ayah. Usianya masih 17 tahun, lalu dia mulai mengembangkan konsep Ethereum.

Dia sempat berkulaih di University of Waterloo. Tetapi memilih dropout pada 2014, pada saat itu ia mendapatkan Theil Fellowship bernilai $100.000. Tahun 2012, dia pernah mendapatkan mendali di Olimpiade di Informatika. Di tahun 2013, dia berkunjung ke developer lain di negara lain dan saling berbagi.

Dia merupakan satu diantara orang penggagas Bitcoin Magazine. Buterin bertemu orang di chatting yang mengajak bergabung blog Bitcoin. Orang itu menawarkan Buterin pembayaran Bitcoin senilai $3,5 ketika itu. Karena memang nilai Bitcoin masih rendah dan sangat jarang orang mau ikutan.

Buterin dibayar untuk mengisi artikel di dalam blog. Tetapi pada akhirnya, blog tersebut tutup, karena tahun- tahun itu kurang publisitas. Namanya kembali ditarik untuk mengembangkan majalan. Barulah Bitcoin Magazine berdiri, dengan dirinya sebagai salah satu co- founder.

Uniknya seperti diceritakan di atas dia betraveling keliling dunia. Ke nagara- negara lain, Buterin tak sendiri melainkan bersama beberapa orang. Dia rela meninggalkan kuliah demi ini. Ia merasa bahwa pendidikan dikontrol oleh orang lain. Ia menolak menjadi "kelinci orang lain" dan memilih hidup bebas.

Sang ayah Dmitry, menemukan sebuah buku karya anaknya, berjudul Encyclopedia of Bunnies diusia tujuh tahun. Maka ketika Buterin meminta berhenti kuliah kepada ayahnya. Dia tidak terkejut dan membiarkan putranya berkeliling dunia.

"Kalian tau apa? Jika kamu tinggal, kamu akan mendapat hidup sangat senang, garansi pekerjaan di Apple, Google, atau apapun. Kamu akan mendapatkan $100.000, atau lebih," tuturnya.

Drop out dari Univesitas berarti lebih menantang, dan tidak masalah. Buterin berkeliling dunia, lalu mengunjungi Israel, Amsterdam, dan San Fransisco untuk menulis majalah. Dia pun bekerja untuk berbagai proyek cryptocurrency. Sembari berjalan Buterin mengembangkan Ethereum alternatif dari Bitcoin.

Naik turunnya nilai Bitcoin memberikan pengalaman luar biasa. Buterin bersama teman bisa sangat miskin. Atau merasa sangat kaya dengan bar dengan atap buat berpesta. Buterin mengaggap sesuatu seperti itu mewah. Dari patung- patung es dan gadis menari tetapi tidak cukup buat Bitcoin.

Banyak pengusaha tidak akan memohon kepada anak 19 tahun. Mereka tidak akan memohon kepada pemuda berbisnis majalan. Tetapi Bitcoin merupakan bisnis masa depan. Buterin bukan tipikal sosok pengusaha umumnya. Anak muda ini memiliki ide triliunan dollar di masa depan, itupun belum dari Ethereum.

Anak bertalenta yang disebut bisa saja menjadi "Next Steve Jobs" atau "Mark Zuckerberg". Suatu hari dia berdiri memakai kaos Ethereum. Banyak orang berdiri menunggu Buterin berbicara. Buterin lalu berbicara monoton. Statusnya sebagai "nabi" dalam cryptocurrency akan menjadi hal besar nanti.

Kaya dari Bitcoin

Membayangkan mereka membahas mau membeli pulau. Bukanlah hal berlebihan mengingat Bitcoin naik drastis. Apalagi mereka tengah menciptakan Ethereum. Statusnya sebagai cryptocurrency kedua membuat kelompok ini bahagia. Tetapi mereka sempat berdepat bagaimana berbisnis Ethereum di masa depan.

Apakah itu akan dimodel seperti perusahaan publik Google, atau organisasi non- profit Mozilla. Yang keduanya memiliki sumber penghasilan berbeda. Seminggu berjalan tensi antara dua kubu semakin tajam. Buterin memutusukan lebih mendukung ke foundation, dan membentuk non- profit sistem.

Ini benar menjauhkan anggota pendiri yang business oriented. Termasuk pria bernama Hoskinson, yang ditunjuk CEO, menolak mendirikan foundation untuk non- profit.

"Saya menyadari saya adalah satu- satunya yang memiliki kemampuan memutuskan... Saya merasa seperti, 'Oh Tuhan, semua hal ini akan berakhir di saya,'" ucapnya.

Ethereum berjalan enam bulan tanpa ada permodalan. Itu menghasilkan hutang yang banyak untuk pengacara, perjalanan, dan dokumen. Daripada memilih menjual saham dan melanjutkan hutang, lalu tim hukum Ethereum memilih menyarankan menjual produk.

Menarik karena meraka jual beli menggunakan Bitcoin. Dimana 2000 ethers akan dijual untuk satu buah Bitcoin. Harga Bitcoin saat itu dikisaran $600, dan menguntungkan sekitar $0,30 per- ether. Para pendiri  tersebar ke berbagai penjuru dunia. Tetapi terkoneksi dalam satu link via telephon dan komputer.

Ethereum menghasilkan 31.000 bitcoin atau setara nilai $18,4 juta. Buterin dan Jeff Wilcke adalah pendiri asli Ethereum. Cuma mereka berdua yang masih bertaham dalam Ethereum Foundation. Dia mengatakan tidak mewujudkan keuntungan kapitalis dari Ethereum.

Dia hanya ingin melepaskan centralisasi dari web. Melepaskan dari cengkraman segelintri orang di internet. Tidak ada perubahan dari Vitalik Buterin tentang kehidupan. Ia tetap memakain kaos, bicara monoton, tetapi menarik perhatian, dan perbedaannya dia lebih percaya diri.

Buterin mengatakan ini masa depan dimana tidak ada sentralisasi. Umurnya masih 23 tahun tetapi dia sudah menjadi sentral. Ethereum belum besar dengan segala kekurangan. Dia sendiri tidak memaksa ini akan menjadi the next Bitcoin.

Siapa Jess No Limit Ternyata Pengusaha dan Gamer

Profil Pengusaha Jess No Limit


 
Siapa Jess No Limit ternyata pengusaha selain gamer. Pemuda kelahiran 5 Februari 1996, yang lahir normal bernama asli Tobias Justin. Semenjak masih kecil dia telah menyukai bermain game offline dan berlanjut oflline. Jadi kita bisa tau mengapa dia begitu jago bermain game sekarang.

Kemampuan ngegame telah diasah semenjak kecil lewat berbagai konsol.Pertama kali dia bermain game SEGA, dan merambah aneka game komputer. Takdir menuntun dia terlahir di keluarga seorang desainer. Ayahnya bekerja di depan layar komputer mendesain sesuatu.

Ia mulai mengenal komputer kemudian merambah ke gamenya.Ketika masih kecil, tepatnya masih TK, dia terkenal nakal sampai- sampai masuk ke rok gurunya. Ia menjadi dikenal banyak orang. Tetapi ketika masuk SD semua berubah, Jess malah menjadi pribadi yang sangat pendiam.

Perjuangan Seorang Gamer


Dia senang bermain game counter strike. Alih- alih Jess menjadi lebih badung, malah semakin kalem tetapi berpreastasi. Ini aneh karena Jess malahan memiliki prestasi di sekolah. Favorit gamenya dia selalu mainkan di warnet terdekat, karena di rumah belum ada internet.

Sejak SD sudah menyukai bermain game sampai lama. Waktu SMP, Jess remaja bisa duduk 10 jam untuk bermian game. Dia bermain sistem paket berjam- jam. Jess menjadi dikenal diantara pemain di warnet. Ada tim yang mengajaknya bergabung dalam tim gamer tetapi belum setenar sekarang.

Tentu dia tidak meminta ijin kepada orang tua. Tetapi toh masih berprestasi, walaupun game datang dan cinta seorang wanita tidak menganggu. Sejak SMA, dia mulai kecanduan bermain DOTA, dan katanya sih karena lari dari dunia nyata.

Siapa Jess No Limit ternyata pengusaha tetapi awalnya gimana. Jess pernah berjualan voucher game disaat kuliah. Dari sanalah, dia menghasilkan uang jutaan dan bahkan ratusan juta rupiah. Tetapi itu tidak berlangsung lama karena voucher berhenti produksi.

Jess bersemangat menjalankan usaha baru kemudian. Dia pernah ikut bisnis jaringan atau MLM, dan sempat mendapatkan penghargaan. Sebagai anggota termuda menghasilkan banyak pengikut dibawah bisnisnya. Berkat bekerja di MLM, membuat Jess lebih terbuka dan mampu berbicara di depan orang banyak.

Akan tetapi berbisnis membuat fokus kuliah Jess terganggu. Karena memang berbisnis jaringan lebih menguras energi. Dia semakin terobsesi mencari anggota dibawah jaringan. Alhasil kuliahnya malah menjadi keteteran, banyak terlilit hutang, dan puncaknya ketika bisnis ini tutup.

Ia terkejut sampai jatuh putus asa seketika. Depresi membuat Jess sampai membuat enggan hidup. Ia menjadi sangat pendiam. Maka Jess menutup diri dan kembali bermain game menghindari dunia. Itu berubah ketika tren kompetisi game semakin diminati.

Jess tengah bermain game kemudian menemukan Mobile Legend. Dia suka kemudian terus bermain sampai mengikuti turnamen. Inilah titik balik siapa Jess No Limit kita kenal sekarang. Ternyata dari sini malah menjadi bisnis menjanjikan dari dahulu.

Jess masuk Top 2 Global Mobile Legend Season 4. Berkat kepandaain bermain game memberi satu peluang usaha. Dia menawarkan menjadi joki bermain game. Dalam seminggu Jess mampu meraup penghasilan 2- 3 juta perminggu.

Titik terpuruk Jess kembali datang ketika Tournament 2017. Dimana dia bersama tim MSC Indonesia mengikuti kejuaraan. Akan tetapi kalah, ini mengejutkan Jess sebagai gamer, bahkan membuatnya sangat down. Sampai Jess memutuskan menghapus game Mobile Legend tersebut.

Dia kembali bermain Mobile Legend. Kemudian sendiri berjuang sampai menjadi Top 2 Global di Season 6. Ini membuatnya bahagia sekaligus meningkakan kepercayaan.

Berawal dari melihat iklan online Mobile Legend semua berubah. Dia kemudian bermain 3 vs 3, dan tertarik mendengar nama  Saints. Tim Mobile Legend tersebut dikenal menduduki posisi pertama top global. Dia tertarik mengajak mereka bertarung Mobile Legend, dan menang.

Jess kemudian ditarik masuk sebagai anggot tank Saints. Dia sempat tidak masuk tim ini. Tetapi Jess menemukan kegiatan baru. Dia tertarik membuat video Youtube. Terinspirasi dari gamer online asal luar negeri mungkin. Jess memanfaatkan alat perekam sederhana dan merekam kegiatan ngegame.

Mungkin dia sudah jenuh dengan kegiatan kompetisi game. Ternyata pilihannya tepat untuk membuat live streaming gaming. Menjadi konten krator dirinya lebih menghasilkan dibanding dulu. Dia juga tampak lebih menikmati bermain game.

Live streaming gamenya mengundang banyak viewer datang dan subscribers. Kemudian Jess mulai berkolaborasi dengan Youtuber gamer lain. Semakin banyak subscribers, Jess lantas mengadakan satu acara botak challange untuk merayakan.

Banyaknya subscriber bukan berarti membuat Jess tidak minat turnamen. Buktinya dia bergabung tim eSport EVOS. Perjalanan tim EVOS membutuhkan banyak pengalaman. Walau ada Jess No Limit, bukan berarti mereka selalu menang, bahkan sempat kalah hingga merasa down.

Susah menang dijalani sampai Juara Dua ajang MPL Season 2. Jess No Limit dikenal sebagai gamer dan Youtuber nomor 1 di Indonesia.

Startup Marketing Sosmed Sasbuzz Rizal Panji Islami

Profil Pengusaha Rizal Panji Islami


pendiri sasbuzz
 
Bisnis startup marketing sosmed asal Indonesia berkelas dunia. Didirikan oleh dua orang mahasiswa lulusan ITB. Rizal Panji Islami dan Okharyadi Saputra sama- sama melakukan tugas akhir. Mereka kala itu masih berkuliah jurusan Teknik Informatika Institut Teknologi Bandung (ITB).

Tugasnya mengenai pengelolaan dan pembuatan eCommerce instan. Dikembangkan sejak Juli 2013, Sasbuzz melayani marketing berbasis sosmed berbagai platform. Sasbuzz otomatis menarget pasar melalui kata kunci dan wilayah berdasarkan sosmed.

Panji mengatakan produk ini menawarkan kapabilitas. Para pengguna akan menganalisa efektif, dan efisien. Aplikasi ini juga membangun brand kamu berdasarkan cakupan. Akurasi data yang diambil dari sosmed mencapai 90%. Bisa mengambil banyak data dari berbagai platform sosial media kamu.

Saluran semua sosmed akan dianalisa mengenai cakupan pasar. Algoritma Sasbuzz sendiri tidak soal marketing melulu. Panji menyebutkan kamu bisa melihat kondisi pasar, pendapat soal brand, efektif promosi kamu, lokasi, dan waktu keramaian.

Sasbuzz tidak bisa dipandang sebelah mata. Aplikasi jebolan program inkubasi Indigo Incubator, dan sempat tinggal di Bandung Digital Valley. Sasbuzz juga memenangkan ajang BestAppsID 2014, dan berhak untuk ikut sampai Silicon Valley.

BestAppID sendiri merupakan perlombaan coding 24 jam. Diselenggarakan Telkom dan Telkomsel, perlombaan pencarian aplikasi terbaik berbasis Application Programming Interface (API). Mereka menggandeng Bandung Silicon Valley manantang founder startup, programmer, dan mahasiswa.

Bicara mengenai founder startup Panji memberikan pemikiran. Startup membutuhkan dedikasi dalam tim kerja. Aset startup bukan menyoal berapa uangnya melainkan kerja sama didalamnya. Dedikasi tinggi yang akan mampu membesarkan startup kamu.

Sakit Hati Jadi Pengusaha Kisah Applecoast Clothing

Profil Pengusaha Adidharma Sudrajat


pemilik applecoast
 
Tiap kesukses memiliki kisah berbeda masing- masing. Adidharma Sudrajat sakit hati, dan bertekat menjadi pengusaha. Dia mengingat ketika mengunjungi sebuah mall di Bandung. Adi disana melihat jaket dan kaos seharga Rp.1,5 juta. Dia kemudian bertekat membuat produk jaket dan kaos sendiri.

"Saya pengen punya baju bagus itu tapi saya gak punya uang," ceritanya.

Adi baru pulang dari Turki, setelah lama menetap dan berkuliah suatu pristiwa terjadi. Bisnis kedua orang tuanya di bidang konstruksi bangkrut. Dia terpaksa mengundurkan diri dari perkulihan. Cuma ada uang sedikit yang tersisa di tabungan.

Dia tidak berani menggunakan uang tersebut. Jujur Adi sangat naksir akan jaket dan kaos tersebut. Ia sangat naksir produk keluaran brand ternama itu. Demi bisa melanjutkan jenjanga pendidikan, dia bertekat berjualan bolo di pinggir jalan, dan berkuliah di Universitas terbuka.

Pengusaha Brand Clothing


Jaket dan kaos tersebut membekas di dalam hatinya. Adi jadi ingin membuka bisnis clothing sendiri. Tapi dia tidak memiliki pengalaman atau kenalan yang bisa menolong. Dengan penuh percaya diri, Adi nekat berjalan menuju tempat shopping, dengan sok akrab mendekati "kompetitor".

"Kalau mau bisnis jangan malu- malu tanya, main ke tempat shopping, di sana tanya gimana cara bisnisnya, sharing bahan yang bagus dan darimana dapatnya," kenang Adi.

Dia memberikan tips menjadikan kompetitior teman. Tahun 2013, bermodal uang tabungan Rp.5 juta, dan dimulailah produksi kaos. Uang dua juta disisihkan guna membuat website mumpuni. Sisa Rp.3 juta digunakan produksi, menghasilkan 4 lusin kaos.

Ia terlahir dari keluarga berada tetapi mengalami kebangkrutan. Dulu pengusaha properti sampai bisa berhutang miliaran rupiah. Pemuda kelahiran 21 Februari 1991 yang pula ke Indonesia, karena sudah tidak mungkin lagi kuliah di Eylul University, Izmir Turki.

Dari kehidupan nyaman sekarang malah berjuang mencari uang. Pernah dua bulan berjualan kue bolu di pinggiran Kota Bandung. Hasilnya tidak memuaskan, maka Adi berganti memilih membuka usaha percetakan. Dimana Adi mendapatkan pelanggan pertama lumayan menghasilkan.

Perusahaan camilan pedas memesan kemasan plastik dari percetakan. Tetapi berjalannya waktu, tidak lagi memesan karena sudah berganti model kemasan. Adi kehilangan pelanggan sekaligus tidak bisa menaikan level. Bisnis clothing merupakan buah pemikiran mendadak ketika melihat jaket dan baju.

Dia terinspirasi brand ternama untuk membuka bisnis clothing. Kenapa tidak membuat baju sendiri ketimbang membeli. Nama Applecoast merupakan hasil Sholat Isigharah Adi. Dari 50 nama yang didapatkan, nama Applecoast yang berhasil meresap di hati sampai terbawa mimpi selepas Sholat.

Total butuh waktu setahun sampai benar- benar mampu terjual habis. Dari pemilihan bahan, desain kaos belajar dari Youtube, dan menerapkan marketing. Adi rela berkeliling menjual ke teman dekat dan mampir ke toko- toko.

Semenjak peluncuran, tepatnya pada 20 April, bisnisnya telah berkembang pesat. Dari 4 lusin kaos langsung diborong habis. Tanggal tersebut lantas menjadi standar produksi desain utama nanti. Entah kenapa setiap tanggal tersebut, semua produk yang diluncurkan akan laris manis terjual.

Awalnya dia mengerjakan semua sendiri dari desain, produksi, dan pemasaran. Agar cepat membesar Adi menerapkan konsep kemitraan. Tujuannya agar mempercepat mengumpulkan modal. Bahkan ia rela menggarapkan brand lain, dengan harapan mempercepat produksi brandnya nanti.

Adi mendapatkan tawaran komisi 25% dari produksi. Ada berbagai tawaran bahkan datangnya dari brand asal Amerika. Berkat model bisnis ini, Adi mendapatkan untung Rp.23 juta dan segera diputar ke brandnya Applecoast.

Bertahap ia melepaskan diri dari brand yang menyewa jasanya. Dia lebih memilih mengerjakan brand Applecoast. Kemampuan Adi meningkat dari segala aspek termasuk desain. Hasilnya, Applecoast mampu mencetak omzet Rp.23, disusul habis masa kontraknya dengan brand- brand lain.

Mengembangkan Brand


Kisah berlanjut ketika dirinya menemukan sosok Tavan Dutton. Bule asal London yang tengah sibuk berkuliah di Indonesia. Adi bertemu sosoknya ketika tengah jalan- jalan di mall. Saat itu tampilan Adi telah berbeda, memakai kaos dan aksesoris khas anak skateboard.

Dia menemui sang bule kemudian berkenalan. Mereka saling bertukar nomor bahkan berjanji akan bertemu lagi. Adi iseng memberikan topi sampai baju gratis buat Tavan. Kemudian Adi meminta foto bule tersebut bersama produknya.

Siapa sangka sang bule mempositing fotonya ke sosmed dan viral. Dia menyebarkan produk itu ke teman- teman bulenya. Adi mulai kebanjiran order semenjak pristiwa tersebut terjadi. Applecoast lalu dibawah bendera PT. Dharma Adi Mandiri, yang menjadi salah satu brand ternama Indonesia.

Applecoast menjadi pemain clothing lokal sekala nasional. Tidak hanya berhenti di situ, lewat dunia maya, Adi mampu menggaet pembeli luar negeri. Melalui email pesanan dari negara Kentucky pun datang. Sampai Applecoast dipanggil mengikuti pameran streetwear di California, Amerika.

Nama pameran sekala internasional tersebut Agenda Show. Diikuti brand- brand kelas dunia, seperti Billabong, Nike, dan Quicksilver. Mereka akan memajang topi, t- shirt, jaket, sweater, kaus kaki, dan sepatu. Brand Applecoast yang bersanding dengan mereka menjadi kebanggaan tersendiri.

Adi sempat kebingungan menghadapi undangan tersebut. Dia nekat berangkat kesana meski terpaksa menjual mobil, dan mencari sponsorship untuk membiayai. Karena tidak paham mengenai keadaan di sana. Adi lantas mengontak pembeli asal Kentucky dan meminta bantuan.

Konsumen asal Kentucky tersebut telah menjadi mitra penjualan. Mancanegara mungkin telah sukses dirambah produk Applecoast. Tetapi Adi tetap memperhatikan pesar dalam negeri. Ia menawarkan sponsorship bagi komunitas olahraga ekstrem.

Adi penggemar olahraga ekstrem seperti skateboard, longboard, dan surfing. Total ada 14 atlet bidang olahragam ekstrem yang disponsori. Di sosial medianya, Applecoast membranding dirinya menjadi produk streetwear. Ia lantas membentuk komunitas beranggotakan pecinta olahraga ekstrem.

Nantinya anggota komunitas akan mendapatkan aneka diskon. Applecoast menyasar pasar usia 18- 35 tahun. Perbulan Applecoast menghasilkan 40 desain terbaru. Mereka memiliki 17 agen distribusi dari Jakarta, Bandung, Bali, Makassar, Banjarmasin dan Samarinda.

Adi tidak pernah berputus asa walau kedepan persaingan samakin ketat. Dia menyadari masyarakat kelas menengah menyukai merek luar. Adi mengalami kesulitan menjual di dalam negeri. Pasalnya, hampir semua toko menerapkan sistem titip jual, dan terkadang pembayar telat.

Berbeda brand luar, mereka dijual sistem beli putus, alhasil cepat memutarkan modal. Begitu banyak tantangan menjual di dalam negeri. Walau bagitu dia memenangkan perjuangan dalam kehidupan ini. Berkat ikut Agenda Show, acara yang berkonsep B to B tersebut, memberikan suatu peluang besar bagi Applecoast.

Dia berhasil menggaet 17 toko sekaligus, dan meneken kontrak menjual beli putus. Applecoast tidak membuat kembali desain lama. Dimana 70% hasil produksi atau sekitar 15- 20 ribu, fokus dijual ke Amerika. Maka Adi menjadi miliarder diusia sangat muda, yang beromzet mencapai Rp.1,2 miliar.

Siti Hartati Murdaya Poo Pemilik PRJ Jakarta

Biografi Pengusaha Siti Hartati Murdaya

 

Bernama asli Siti Hartati Tjakra Murdaya atau Chow Li Ing, inilah biografi Siti Hartati Murdaya Poo pemilik PRJ Jakarta. Pengusaha wanita kelahiran Jakarta 1946. Dia adalah salah satu orang terkaya di Indonesia bersama suaminya, Murdaya Poo.

Dia pemimpin Central Cakra Murdaya atau Barca Group dan ketua umum WALUBI. Hartati terkenal memiliki kegiatan sosial tinggi, dan wanita dibalik lahirnya partai Demokrat dan Susilo Bambang Yudhoyono, President ke 6 Indonesia.

Ia merupakan anak sulung dari tujuh bersaudara. Ayahnya Tuan Tjakra Bhudi dulu adalah wartawan kemudian beralih menjadi pengusaha kayu. Terlahir di keluarga Budhist, Hartati rajin beribadah, membersihkan, menyapu, dan mengepel wihara serta mencuci jubha bhikkhu.

Dia bercita- cita menjadi biarawati bahkan sempat menimba ilmu ke Sri Langka. Tetapi, ya apa mau dikata, bisnis keluarganya memanggil dirinya masuk lebih dalam. Hartati tumbuh di Tanah Abang, Jakarta Pusat, berkuliah Tri Sakti jurusan ekonomi.

Dalam perjalananya, dia sudah banyak melihat ayahnya bekerja, dan ikut terjun menjadi jenderal menejer di pabrik penggilingan setelah lulus kuliah. Tahun 1971, wanita karir 25 tahun yang bertemu takdir, dia bertemu seorang pengusaha muda, Murdaya Poo, lalu menikah di tahun 1972.

Satu tahun kemudian, Hartati memutuskan meninggalkan perusahaan ayahnya, dan memulai bisnis bersama suaminya. Di 1984, ia mengikuti kulaih lanjutan jurusan menejemen eksekutif di Stanford University di California. hartati juga mengambil menejemen perusahaan kecil di Singapura di tahun 1985.

Dia dan suaminya memiliki 4 orang anak dan semuanya bersekolah di US sejak kecil. Mereka lalu mendirikan PT. CCM Group sekitar awal 1970, dan menjadi pucuk pimpinan. Perusahaan tersebut dikenal menjalani bisnis konstruksi dan peralatan.

Bisnisnya tumbuh, perusahaan bahkan mulai bekerja sama dengan beberapa perusahaan asing seperti Fuji Electric dari Japang dan Asea Brown Boveri (ABB) dari Switzerland. Perusahaan Hartati juga memiliki hak merek berbagai produk asing; seperti IBM, HP, Hitachi, Fujitsu dan Symantec.

Tahun 1988, ia menggandeng merek Nike mendirikan pabriknya di Indonesia. PT. Hardaya Aneka Shoes Industry dirikan di kecamatan Jatiwungu- Kotamaday Tangerang, menjadi pusat pembuatan dari sepatu Nike. Untuk memperkuat bisnis, dia bahkan merekrut menejer- menejer Nike di Korea Selatan.

Ada kesempatan emas ketika Nike menutup pabrikan di Korea Selatan karena upah naik. Hartati tau betul Indonesia bisa menyediakan tanaga kerja banyak, dan maka pindahlan pabrik itu menjadi yang kedua di Indonesia.

Pabrik kedua dibawah PT. Nagasakti Paramashoes Industry yang berlokasi di kecamatan Pasar Kemis- Kabupaten Tangerang. Pabrik- pabriknya disebutnya usaha padat karya dimana warga sekitar ikut bekerja di sana. Hingga Hartati bisa menciptakan merek sepatu sendiri melalui perusahaan PT. Barca Sportindo.

Dia memproduksi sepatu League, sekaligus jadi distributor Nike resmi. Melalui PT. Kencana Sakti Indonesia, Hartati berbisnis mesin jenset dan alat kelistrikan. Di tahun 1992, usahanya merambah ke proyek pembangkit listrik tenaga gas dan uap Tanjungpriok.

Usahanya kemudian berekspansi di properti, perkayuan, agroindustri, dan kontraktor listrik. Hartati juga enggarap usaha printer HP dan pabrik kabel listrik. Melalui PT. Hardaya Inti Plantations, dia menggembangkan bisnis kelapa sawit memiliki 70 ribu hektar kebun di Buol, Sulawesi Tengah.

Dia lantas membeli PT. Jakarta International Expo (PRJ) senilai Rp.1 triliun. Di tahun 2013, setelah empat puluh tujuh tahun, PT.CCM Group atau Barca Group telah memiliki 45.000 -an pekerja di berbagai jenis bisnis dari properti hingga argo bisnis.

Setiap bisnisnya, ia dan suaminya memilih orang terbaik menjadi pimpinan pucuk, dan tentunya dengan profesionalisme tinggi. Sekian sedikit biografi Siti Hartati Murdaya Poo, intinya kamu harus mampu melihat peluang dibalik suatu bisnis.

Bisnis Arief Muhammad Pocong dari Youtube dan Kosan

Profil Pengusaha Arief Muhammad


bisnis arief muhammad youtuber
 
Bisnis Arief Muhammad dimulai ketika membranding dirinya anonim. Akun Twitter @poconggg, milik Arief yang anonim telah disetarakan akun Serina Munaf. Pamornya sangat tinggi, di tahun 2010 -an, tetapi belum menghasilkan bisnis seperti dibayangkan kita sekarang.

Si pocong mempostikan cuitan kocak, bikin terpingkal- pingkal, dan memotivasi. Ia mendistribusikan aneka kosa kata baru. Cuitan yang galau diselipi jokes ringan, dan tidak jarang membuat kita ketawa sendiri. Si akun anonim ini telah memiliki jutaan follower, tanpa tau siapa Muhammad Arief Yakoeb.

Ketika namanya terbongkar sosok Arief Muhammad dicar- cari. Kemudian dia menjadi salah satu influencer ternama di  Indonesia. Arief pun mampu menghasilkan pundi- pundi uang dari sana. Bisnis Arief Muhammad berasal dari Youtube, endorse Instagram, dan bisnis lain- lain.

Arief mulai menerima brand masuk sebagai endorsan. Dia berkeliling menjadi pembicara, motivator dan pemilik usaha. Tetapi apakah semudah itu, ternyata Arief sempat mengalami pergulatan batin, bahkan sampai tidak muncul baik di ranah Twitter ataupun tempat umum.

Iseng Jadi Terkenal

Nitizan Twitter selalu mengikuti updetan Arief tanpa pedulia siapa. Sosoknya mungkin bikin orang penasaran, tetapi para fans tidak pernah memaksa buat tahu. Hingga suatu ketika, si @poconggg lalu memberikan tantangan, dia mengumumkan akan tampil di mall dan jam sudah ditentukan.

Jujur dia iseng saja tidak menganggap akan ada hoboh. Tapi ternyata tanggapannya begitu fenomenal, mereka berbondong- bondong datang ke mall tersebut. Para fans bahkan membawa spanduk besar di tempat dan jam ditentukan.

Arief melihat dari kejauhan dan tidak menyangka dapat sambutan besar. Ia mengurungkan niatnya buat membuka jati diri. Sosoknya terbongkar justru dari akun bernama Dracula Edogawa. Arief lalu terbongkar lewat kronologi pristiwa detail dari si Dracula Edogawa.

Begitu terbuka, ternyata si pocong menghilang, begitupula sosok Arief Muhammad lenyap. Para fans mencari- cari sosoknya bahkan mendukung. Arief pun kembali ke kancah Twitter, tetapi bukan sosok pocong melainkan Arief Muhammad sendiri.

Tawaran bermain film mengalir buat Arief seketika terbuka. Dia juga meluncurkan buku novel yang berjudul "Poconggg juga Pocong". Kemudian Arief membintangi sinetron berjudul Nyong Mutiara Hitam. Arief kemudian merambah ke You Tube, yang menjadi penambah pundi- pundi uangnya.

Dia termasuk sosok youtuber yang tidak penuh drama. Ia menjalani semua layaknya keseharian, tidak perlu membuat sensasi biar banyak viewer. Bahkan Arief lebih memilih menikah dengan pasanganya, Tiara Pengestika, dan sama- sama menjadi youtuber.

Keduanya kompak memberikan konten yang adem. Mereka menyuguhkan kehidupan keseharian, dan perjalanan traveling keliling Indonesia dan luar negeri. Arief lebih memilih menyalurkan hasil uang adsense ke bisnis real, salah satunya sate Jepang bernama "Oppai Yakitori".

Tidak berhenti dia membuka bisnis makanan pedas dan kue kekinian. Bisnis Arief Muhammad tidak mengandung sensasi apapun. Dalam beberapa saat, kuenya langsung ludes ketika dilaunching berkat para penggemarnya. Begitu pula restoran Jepang dan makanan pedas langsungnya laris manis.

Tidak berhenti di bisnis kuliner, Arief ingin merambah streetwear ketika booming hypebeast, maka dari sana lahirlah Billionaire's Project. "Gue sih gak ngelihat Hypebeast nya, tapi emang lagi pengen bisnis clothing terus emang kan makin banyak di Indonesia," jelasnya.

Bisnis clothing sudah dipersiapkan sejak 2018, dan baru diluncurkan pada 2019, yang berisi motivasi  keanak muda. Konsep clothing sesuai dengan namanya "billionaire", yang diartikan miliarder atau proyek miliarder. Berharap bahwa anak muda mengikuti jejaknya menjadi miliarder di usia muda.

"Kita itu pengen mengangkat biar spiritnya itu orang- orang yang punya mimpi jadi miliarder dan mewujudukan mimpinya," Arief menjelaskan.

Produk ditawarkan sangat berkualitas baik dengan range harga tinggi. Segi desainya mencari tau apa yang tengah ramai di masyrakat. Harga produk dari Rp.220.000 sampai Rp.360.000, yang dijual lewat media eCommerce, produk ini terjual habis beberapa menit setelah dilaunching.

Mungkin kamu berpikir harga segitu kemahalan tetapi terdapat alasan. Arief berkata, kebanyakan orang memiliki mindset brand lokal murah, harga Rp.80.000- Rp.120.000 dirasa cukup. Padahal dia berkata harusnya brand lokal layak mahal, selama kualitasnya tidak kalah dengan brand luar.

Arief memang pengusaha sejati dibanding disebut selebriti. Tahun 2019, dia mengembangkan usaha properti sendiri, tidak muluk tetapi cerdik menyelip pesaing. Ia lebih memilih konsep kosan yang bisa resturan cepat.

Inilah Ternak Kosan yang dirintis Arief, mulai dari pemilihan tanah, pembangunan, modeling bisnis, operasional, dan marketing. Dia menyusu tim sendiri bekerja sebagai seorang CEO dan Founder. Ia mengakui dirinya pengusaha, dan baru- baru ini bekerja sama dengan aplikasi properti OYO Life.

Bisnis Forum Gratis Web Server ProBoards

Profil Pengusaha Online Patrick Clinger


bisnis forum gratis

Patrick Clinger mempunyai ide bisnis forum gratis. Pengusaha online 30 tahun, yang menyewakan servernya, dan membuat software gratis. Pendiri sekaligus CEO ProBoard, bermula passionya akan dunia programing dan internet. Ia mencoba menghasilkan produk gratisan yang berkualitas tinggi.

Dia fokus menjalankan hobinya melalui internet dimulai sejak 1995, ketika masih duduk di sekolah menengah pertama. Pemuda yang sangat berpikiran jauh dan kreatif soal bisnis. Dia lalu meluncurkan forum gratis pertama, memberikan layanan gratis. dan akhirnya membuat uang dari sana.

Fokus kepada layanan gratis, Clinger tetap bisa menghasilkan uang. Dia membuat software ProBoard menjadi layanan membantu orang banyak. Pengguna akan membuat forum- forum mereka sendiri. Software ProBoard diluncurkan tahun 2000, layanan berupa gratis hosting dan cara mudah membuat forum.

ProBoard sama mudahnya dengan layanan Blogger atau Wordpress. Dia menulis software nya sendiri menghasilkan lebih dari 3.000.000 forum terdaftar. ProBoards menghasilkan 22.800.000 pengguna aktif harinya. Sekarang, ProBoards menghasilkan 600 juta kunjungan setiap bulannya. Pengunjung sebanyak itu membuat bisnisnya jadi salah satu situs terbesar.

Dengan jutaan pengguna ini tidak kalah dengan sosial media lain. ProBoards terus berupaya menjual layanan forum gratis. Clinger banyak mendapatkan penghargaan berkat ini, sebagai 40 under 40 entrepreneur dari Forbes. ProBoards -nya menghasilkan penghargaan forum terbaik atas layanan, dan dedikasi.

Bisnis online


ProBoards diluncurkan pada 1 Januari 2000, software tersebut dibuat oleh Clinger sendiri. Di 2001, situs ini menggunakan YaBB sistem, membuat setiap pengguna menggunakan nama domain panjang dimana hanya dipisahkan oleh nomor server ( usernama.proboards(nomor server).com).

Pada 11 Juni 2002, ProBoards ditulis ulang kodenya oleh Clinger, menjadi ProBoards 2. Ia fokus agar membuat setiap produk mudah diakses dan tentunya ringan agar tetap kompetitif. Di bulan Februari, ia meluncurkan ProBoards 3 masih dengan maksud yang sama; memperbaiki kualias kecepatan software.

ProBoards juga menambahkan 30 layanan baru, kemudian berubah 100 layanan di ProBoards 4. Di 30 Februari 2005, ProBoards 4 diluncurkan diikuti oleh ProBoards v.5. "Kami masih bergembira dengan respon versi 5 dari para pengguna forum," ucap Patrick Clinger.

"Banyaknya orang yang menggunakan produk terbaru kami sudah diluar perkiraan. Tanggapan yang mereka berikan selalu positif, spesialnya mengenai plug-in dan perpustakan tema yang bisa diatur satu klik. Kami sangat bersemangat menunjukan semua di ForumCon tentang sagala fitur terbaru dan cara kerja ProBoards," ucapnya.

Tema mampu merubah tampilan ProBoards lebih cepat, sedang plug- in akan menambah kegunaan dan tampilan lebih baik lagi. Pengguna bahkan diperbolehkan menciptakan aplikasinya sendiri dan aktif membuat temanya sendiri di ProBoards 5.

Oleh karena lengkapnya, ProBoards disebut sebagai yang terbaik dan tercanggih diantara software forum yang pernah ada sekarang. Bisnis forum gratisan bagaimana Clinger menghasilkan uang. Pada 2005, Clinger memberikan layanan beriklan di EV1 Server, dan merupakan tempat server di simpan.

Sebagai CEO ProBoards, dia menyampaikan EV1 merupakan tempat beriklan terbarik, uang dari bisnis ini agar ProBoards prima. Iklan yang berjalan yakni acara Houston Bowl, dimana EV1 sukses mendapatkan respon positif dan tumbuh.

Pengguna tidak keberatan ketika ProBoards menampilkan iklan sponsor. Di tahun 2010, EV1 dimerger oleh perusahaan lain, menjadi satu dengan Theplanets.com. Hingga di September 2003, ProBoards didukung sponsor iklan pop- out atau iklan yang muncul ketika di klik.

Tetapi, iklan semacam ini terbukti cukup mengganggu pengguna, yang harus menghapus halaman baru. Kini beberapa forum dengan pengunjung terbanyak memilih Google Adsense, dan beberapa link iklan mandiri.

ProBoards juga menjual ruang iklan bagi pengguna server ProBoards. Pengguna bisa mengiklankan forum milknya di forum lain turunan ProBoards. Clinger berkata forum ini gratis, tidak ada batasan file diupload atau mau sampat kapan forum bertahan, dan semua berkat iklan dari para sponsor itu.

Keripik Kimpul Variasi Mahasiswa Pengusaha

Profil Pengusaha M. Tholabuddin dan Arini Kusumaningtyas


bisnis keripik kimpul

Cobalah rasa keripik kimpul variasi mahasiswa pengusaha ini. Mohammad Tholabuddin, alumni Fisipol Administrasi Negara, dan Arini Kusumaningtiyas, alumni Teknologi Industri Pertanian, yang mengembangkan umbi kimpul. Bahan baku bernama latin Xanthosoma Sp, yang lebih umum menjadi pakan ternak.

Mereka berdua menang ajang Shell Livewire Business Startup 2009. Mereka mengalahkan lebih dari 300 pengusaha lain. Uniknya semua berkat umbi bahan pakan ternak tersebut. Nama usahanya adalah Blue Taro Chips. Dikemas dengan kemasan ukuran 100 gram, yang dijual seharga Rp.5000 pada saat itu.

Produk mereka tidak menghasilkan pencemaran lingkungan. Blue Taro Chips ini diproduksi dengan higenis dan menyerap banyak tenaga kerja. Dari Blue Taro, Thola mendirikan perusahaan bernama Kharisma Food, yang memiliki 40 orang karyawan di pabriknya di Magelang.

"Di Bandung produk kami laku keras. Dalam satu bulan, satu ton Taro Chips langsung habis terjual," tuturnya.

Melimpahnya jenis umbi- umbian di Indonesia belum dikembangkan. Tahun 2009, olahan berbahan umbi belum setenar sekarang, salah satunya kimpul yang bahkan sampai sekarang belum setenar ubi ungu dan singkong.

Kimpul sendiri memiliki bentuk seperti jahe sekilas. Telas kimpul mudah ditemukan tetapi banyak menjadi pakan ternak. Dibiki keripik ternyata rasanya tak kalah dari singkong atau ubi ungu. Tetapi taukah kamu, bahwa kimpul juga dijadikan bahan roti, pasalnya bahan ini mudah mengembang ketika diolah.

Namun kemampuan kimpul tak sebaik terigu soal mengembang. Ini karena kandungan kalori dan lemak yang sedikit. Ya, kandungan yang minim itulah yang membuat kimpul lebih sehat. Di beberapa negara dan Indonesia, kimpul lebih ke dijadikan obat- obatan, yang aman buat dikonsumsi penderita diabetes.

Karisma Food menyediakan empat varian rasa, seperti barbeque, keju, jagung manis dan original. Perusahaan telah mampu memproduksi 1- 3 ton perbulan. Thola mampu menghasilkan omzet sampai Rp.50 juta perbulan, dan keuntungannya sampai Rp.20 juta perbulan.

Kisah Aziz Setyawijaya Bisnis Fotografer Nomaden

Profil Pengusaha Aziz Setyawijaya


bisnis fotografer

Kisah Aziz Setyawijaya dikenal berkat bisnis fotografer berkonsep memorial. Dikisahkan dia tidak memiliki kamera. Pengusaha muda lulusa Jurusan Ilmu Politik dan Sosial, Universitas Gajah Mada, yang terlahir dari keluarga sederhana di sebuah desa dekat sungai.

Dia bergabung klub fotografi tetapi tidak punya kamera. Aziz lantas meminjam kamera milik teman- temanya. Kemudian Aziz memiliki ide membuat usaha memorial foto. Bisnis buku memorial yang berisi foto tersebut akhirnya sukses.

Monoton begitu mungkin pikirnya mengenai buku foto lulusan. Ketika kamu lulus SMA, pasti pihak sekolah akan memberikan buku kenang- kenangan. Ide Nomaden muncul dari ketidak puasan Aziz akan buku kenangan. Benda yang lazim diberikan tersebut dirasa belum memiliki konsep baik.

Nomaden Experimental Artworks merupakan bisnis berbasis memorial book organizer. Didirikan di September 2007, menekankan konsep seni fotografi sebagai pengganti profil umum siswa. Dari ini Aziz menjadi finalis Asian Best Entrepreneur versi Majalan BusinessWeek.

Aziz kemudia mengikuti Business Startup Award LiveWire 2009. Ia lolos menjadi finalis dan berhak atas uang 20 juta. Pengusaha muda ini juga mendapatkan pendampingan selama dua tahun. Hasilnya Aziz mampu mengaplikasikan itu ke dalam bisnis- bisnis lainnya.


Menjadi Entrepreneur Berkat Singkong Shoyu Pia Cake

Profil Pengusaha Malariantika Yulianggia


kue pia singkong
 
Nama Malariantika Yulianggia dikenal berkat singkong Shoyu Pia Cake. Menjadi entrepreneur yang masuk dalam daftar Asia's Best Young Entrepreneur 2009, versi Majalan BusinessWeek. Dia sendiri tidak spesifik menginginkan menjadi pengusaha.

Anggi angkatan 2008, Jurusan Teknologi Industri Pertanian, Universitas Brawijaya Malang. Bermula dari rasa ketertarikan akan bahan baku lokal. Saat itu tahun 2009, belum seramai sekarang olahan ubi masih terbatas, maka ia berinisiatif merubah singkong menjadi produk olahan.

Namanya Shoyu Pia Cake yang berasal dari Bahasa Jepang untuk singkong. Bahan pangan ini sangat berlimpah di Indonesia. Namun ulahanya terbatas kala itu, maka ia menciptakan tepung alternatif pengganti terigu. Bahan tapung tersebut dipakai sebagai pengganti kulit pia yang biasanya.

"Jika dibuat dengan tepung terigu kulit pia mudah pecah," jelasnya. Inilah mungkin yang menjadi dasar dirinya masuk. Ia menemukan tepung alternatif tidak umum pada olahan kue pia.

Pemilihan kue pia karena cukup digemari masyarakat. Biaya produksi kue pia juga murah dibanding membuat kue biasa. Ia membuat modifikasi dengan dua rasa, yaitu Shoyu Pia Kering dan Hot Shoyu Pia. Bicara mengenai ubi ternyata dia tidak sembarangan memilih bahan ubinya.

Anggi memulai usaha bermodal uang cuma Rp.1 juta. Dalam setahun, dia mampu menaikan omzet sampai 7- 11 juta perbulan. Shoyu Pia menggunakan bahan baku mocaf, berupa umbi bunga dahlia dan umbi jalar. Dia memproduksi kue ini di Mertojoyo Malang, yang dibantu 6 orang karyawan.

Shoyu Pia merupakan produk hasil business plan untuk kompetisi. Dia waktu itu duduk dibangku kuliah Semeseter 2. Ini merupakan kompetisi pertama Anggi, dan sampai sekarang masih bisnis ini bertahan. Ia lalu rajin mengikuti banyak kompetisi dan hasil hadiah digunakan modal.

Dia pernah ikut pula kompetisi Shell Live Wire. Anggi sendiri tidak bermaksud menjadi entrepreneur sama sekali. Entrepreneur muda ini ingin membuka lapangan pekerjaan. Ingin menolong sesama, dan akhirnya dia masuk hingga merasakan kesenangan ketika di dalam.

Banyak potensi dapat dikembangkan layaknya bermain game saja. Indonesia merupakan salah satu negera berpotensi. Sebagai generasi penerus, dia ingin menolong sesama, dan memberikan peluang usaha bagi anak muda.

Wanita kelahiran 1 Juli 1990, menjadi pengusaha berarti membuat ide menjadi nyata, dan pikiran itu diwujudkan dalam bentuk bisnis. Dia sebagai pengusaha memiliki kebebasan waktu. Tetapi Anggi mengingatkan manajemen waktu, karena suatu- waktu bisnisnya mungkin membutuhkan kamu.

Jadi Miliarder Sederhana Box Aaron Levie Bercerita

Profil Pengusaha Aaron Levie


 
Jadi miliarder sederhana cukup menjadi diri sendiri. Entreprneur startup Box, pria kelahiran 1985, Aaron Levie tumbuh di Mercer Island hingga akhirnya berkuliah dan keluar dari kampusnya (drop- out), University of Southern California.

Dia memilih keluar dari kuliah, lalu membesarkan bisnis komputer cloud dari kamarnya. Dia dikenal sebagai miliarder muda, entrepreneur Amerika dan inovator komputer. Sang penemu layanan caloud Box, sebuah platform komputer yang kemudian berubah menjadi Box.Inc.

Mereka perusahaan penyedia jasa penyimpanan data. Dari bisnis Box.com, Aaron menjadi seorang multi jutawan dengan total aset $100 juta. Tampil sebagai CEO perusahaan yang berkembang pasat, Box.Inc menawarkan bisnis kebebasan penyimpanan data gratis hingga premium.

Bisnis dari Kamar


Kliennya sekelas Google dan Twitter yang mewakili era komputerisasi. Aaron selalu sibuk menulis kode di depan layar komputer. Dia sangat sibuk bahkan sekedar untuk keluar dari kamar. Pengusaha muda yang tidak pernah meninggalkan kantor dari malam hingga dini hari.

"Saya berkerja sangat keras berjam- jam, saya suka apa yang saya lakukan. Saya sangat terstimulasi dan bergairah untuk bekerja," ucap Aaron.

"Tetapi di waktu sama, saya menyadari anda harus memiliki level tertentu untuk disiplin dan punya ketetapan hati untuk hidup sukses -anda bekerja keras dan membuat lifestyle sebagai pengorbanan. Itu termasuk untuk semua orang." 

Menurutnya pengusaha harus rela berkorban lifestyle. Bekerja keraslah daripada memilih bersenang- senang dahulu. Tundalah gaya hidup kamu sampai mencapai tujuan. Mendisplinkan diri dan punya ketetapan hati untuk menjadi entrepreneur sukses.

Meski, perusahaan miliknya kini telah berkembang secara pesat, menghasilkan jutaan dollar seketika. Ia menjalankan semua dari kamar di kampusnya, dan kemudian pindah ke apartemen ditengah kota.  Dia sebagai CEO dan pendiri sedangakan seorang teman Dylan Smith bekerja sebagai co- founder.

Mereka tidak pernah lepas dari kehidupan sekitar komputer sejak masa kuliah. Aaron dan Dylan hidup bersusah payah. Mereka anak kuliahan yang mempunya uang buat sekedar makan. Aaron bahkan mengawali akhir tahunnya dengan banyak berhemat.

Keduanya akan kembali duduk di depan komputer sepanjang hari, dan makan mie instant. Ini seperti kebanyakan start- up bisnis, perusahaanya memiliki dana terbatas sebagai modal dan sumber modal terbaik mereka hanyalah kantong mereka sendiri.

"Kami memiliki uang yang sedikit untuk memulai. Saya harus membayar diri sendiri hanya $500 perbulan dan hidup dengan mie instan dan spageti."

"Dan untuk awal dua tahun pertama dan setangah tahun saya harus tidur di matras di kantor. Itu hidup seperti di sebuah kapal selam- Saya akan menggulung matras dan mulai bekerja. Saya akan pergi lebih dari dua hari tanpa keluar kantor."

Melaju empat tahun didepan, Aaron seharusnya hidup mewah dari bisnisnya. Ketika kini di usia 20 tahun, dia mengaku sama sekali tidak tertarik hidup mewah sama sekali. Baginya yang terpenting ia tidak lagi harus tidur di lantai dengan hanya matras.

Dia memiliki apartemen cukup berkendara sekitar tiga jam ke kantor. Entrepreneur muda yang kini menikmati spagetinya selain mie instant. Ia sering terlihat beberapa kali melakukan pertemuan bisnis di McDonald. Tidak ada yang berubah, tetapi kehidupannya kini menjadi lebih baik berkat Box.

"Saya yakin tidak untuk uang dan wibawa. Untuk saya itu tidak semenarik daripada orang yang berhasil hidup untuk menciptakan suatu produk. Itulah yang mendorong saya."
 
Dia mungkin menghasilkan jutaan dollar.  Box.com menawarkan layanan penyimpanan data, bekerja sama dengan perusahaan besar seperti Google Apps, Gmail, Netsuite, dan Salesforce. Box.Inc memberikan playanan freemium (free & premium), memberikan layanan gratis hingga berbayar VIP.

Aaron memiliki moto bekerja untuk bekerja sama, dan berbagi untuk setiap file yang disimpan. Salah satu yang terbaik, jasa OpenBox memberikan platform berbagi tanpa batasan. Itu memungkinkan orang menyimpan dan membagi filenya di berbagai situs media seperti Twitter.

Bahkan, Box hadir diaplikasi android untuk iPad pertengahan 2012. Kita cukup mengunduh aplikasi, menginstal, kemudian jadilah sebuah ruang khusus penyimpanan tanpa batas. Kita bisa mengupload agenda, foto, video atau aplikasi lain.

Perusahaan miliknya mengambil manfaat dari kurang efisiennya penyimpanan data. Levie melalui perusahaanya membuat orang tidak perlu membeli lagi hard drive atau server sendiri. Orang cukup menyewa tempat menaruh semua data ke Box, lalu memakai gadget mengunduh filenya kembali.
 

Bisnis Cloud Computing


Mereka melayani penyimpanan file untuk perusahaan, bisnis kecil, dan bahkan personal. Inti dari layanan Box.Inc merupakan layanan menyangkut file sharing, kolaborasi, dan bekerja untuk file- file yang diupload di Box.com.

Di awal bisnis mereka mendapat investasi pertama dari Mark Cuban di 2005, dan naik $1,5 juta dari Dreper Fisher Jurvetson di 2006. Di akhir 2007, perusahaan mendapatkan investasi sebanyak dua kali. Pertama, Box mendapatkan $6 juta dan $7.1 juta dari U.S Venture Partners dan Dreper Fisher Jurvetson.

Dari keseluruhan, perusahaan Box.Inc mendapatkan $14,6 juta. Tetapi kenapa Aaron tetap makan mie instan. Mengapa dia tetap tinggal di apartemen sederhana dan bersepeda. Pendapatan Box mencapai $70 juta naik 160% dari 2011.

Itu bernilai sekitar $1 miliar setelah mendapatkan banyak investasi. Box tidak terlalu buruk sebagai bisnis yang diluncurkan di 2005 oleh dua orang drop- out. Mereka, Aaron Levie dan Dylen Smith, mampu menunjukan bakat mereka diluar masalah akademik.

Dari Oktober 2009, perusahaan mengakuisi Increo Solution, platform perangkat pembaca dokumen dan media Blackboard dan Embedit. Hasilnya di 2007, Box meluncurkan kemudahan memasang, menimpan dan melihat file langsung dari mana saja kapan saja, di seluruh jaringan internet dunia.

Pertengahan 2012, perusahaan mendapat investasi $120 juta dari General Atlantic. Box.Inc memiliki total aset $1,2 atau $1,5 miliar. pertama kali diluncurkan, di tahun 2005, banyak sekali orang yang belum pernah mendengar komputer cloud, dan tidak percaya akan teknologi itu.

Mereka tidak yakin dengan berbagai isu keamanan serta jaminan kecepatan upload data. Hal itu menjadi tantangan tersendiri ketika Aaron harus bekera keras siang malan untuk membuktikan ini masa depan.

"Anda harus mengingat industri komputer sangat berbeda di tahun 2005. Itu adalah lima tahun sebelum iPad lahir."

Box mendapatkan banyak penolakan dari investor. Mereka adalah investor yang potensial tetapi tidak bisa ikut menikmati booming layanan data cloud pertama kali. Tetapi, tetap percaya diri, ia tetap mencari investor yang lain dengan beberapa surat terbuka.

Meski mereka kebanyakan berkata "tidak", tidak akan pernah menumbangkan semangat. Akhirnya, Box sendiri menjadi perusahaan yang menolak mereka (yang menolak). Box menolak segala upaya pembelian dari sejumlah perusahaan tersebut. Siapa yang tertawa terakhir?

Jadi miliarder sederhana bisnis ini memiliki perkembangan fundamental. Kita butuh membuat dasar industri komputer. Box sendiri memiliki kesempatan tidak terbatas untuk maju. Industri data sangat menjanjikan, terutama bagi mereka yang bisa lebih cepat.

Berkat Dimentori Kini Pengusaha Tas Kulit Nasional

Profil Pengusaha Aesta Fajar


pengusaha tas kulit
 
Berkat dimentori Wawan Hermawan pada 2015, Aesta Fajar belajar menjadi pengusaha tas kulit nasional. Perusahaan ekspor impor tas asal Yogyakarta, yang tertarik mengajak empat pemuda ini dalam inkubasi bisnis. Mereka akan bekerja sekaligus diajari cara menjadi pengusaha di masa depan.

Mereka lalu mendirikan Alra Lifestyle berbisnis tas kulit. Mengapa memilih berbisnis tas kulit, ya karena prospek harga jualnya baik di Yogyakarta. Selain bisnis tas kulit mereka juga merambah tas kanvas batik. Nama Alra sendiri merupakan akronim dari ucapanya syukur dalam bahasa Arab.

Perjalan bisnis tas Alra Lifestyle tergolong tidak mudah. Total lima orang bersama dirinya mencoba berbisnis. Mereka berasal dari latar belakang beda, ada yang teknik industri, IT, teknik kulit, dan desain produk. Mereka menjadikan satu pengetahuan masing- masing untuk berbisnis.

Semua bermula ketika pihak kampus mengajukan kerja magang. Ini menjadi salah satu syarat lulus Jurusan Manajemen, Universitas Islam Indonesia (UII). Dia magang ke PT. Harpa Inti Mandiri, yang pemiliknya Pak Wawan, dan bertemu empat orang pemagang lain.

Di perusahaan terdapat 20 orang pekerja tetap. Dengan 10 orang pekerja yang menjadi pengrajin tas kulit. Kenapa Fajar bisa sampai disana karena pernah bertemu Wawan. Saat itu, di Kadin Yogyakarta, sang Wakil Ketua Kadin itu memanggil sang mahasiswa yang tujuh tahun kuliah tidak lulus.

Mencoba Tes Pasar


Dia sempatkan buat meminta jalur buat magang di perusahaan. Ia bertemu empat orang tersebut, dan ternyata berakhir meminta lebih. Mereka sepakat meminta tidak cuma bekerja magang di sana. Minta agar bisa diajari menjadi pengusaha kerajinan seperti dirinya.

Kelima pemuda ini lalu mulai menjalankan bisnis Alfra Lifestyle. Mereka tidak memiliki karyawan satupun. Bisnis dibawah naungan inkubasi milik Herpa Inti. Fajar bersama empat rekannya memilih bisnis tas kulit dan kanvas. Ini sesuai dengan potensi Yogyakarta yang banyak tas kulit dan batik.

Prinsip bisnisnya bahwa tas bukan sekedar fungsional. Ini sudah masuk gaya hidup bukan lagi cuma ketika butuh. Awal bisnis, dia menaruh proses produksi ke pihak ketiga, sementara soal desain dia dan kawan- kawan lakukan sendiri.

Berbisnis bukan hal baru bagi seorang Aesta Fajar. Dia pernah menjadi pemasok bawang ke sejumlah pasar di Bringharjo, Yogyakarta. Maklum dia kelahiran Tegal, yang dikenal sebagai produsen bawang walau akhirnya rugi. Fajar lalu menutup bisnis tersebut memilih membuka usaha baru.

Sebelumnya, Fajar pernah berbisnis ikan bermodal uang dari PT. Pegadaian, dan Kementrian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi. Modal ini kemudian dijadikan modal berbisnis bawang tadi. Pada 10 bulan pertama, Fajar memilih mengetes pasar karena tidak tau model, warna, dan berapa harganya.

Mereka lalu membuat aneka bentuk tas, tetapi tidak terlalu banyak. Tim Alfra kemudian mengikuti pameran dan menawarkan ke teman terdekat. Selama perjalanan, tanpa menghasilkan apapun, hingga mulailah teman- temannya hengkang satu- persatu.

Karena tidak memiliki modal Fajar rela mencari celah. Termasuk mengikuti pameran gratisan demi publisitas. Ia rajin mengikuti pameran Pemerintah Daerah Yogyakarta, atau dari Dinas Perindustrian dan Dinas Kebudayaan. Dia mendapatkan jawaban ketika mengikuti aneka pameran tersebut.

"Lebih senang yang minimalis. Untuk warna, babay pink atau kuning," jelasnya.

Walau demikian dia tetap memproduksi aneka warna. Inilah kunci sukses Alra Lifestyle dimana dia punya banyak warna. Sistem kemitraan juga dirasakan cocok memasarkan produk. "Selama pameran, banyak yang tanya, kalau beli lebih dari satu dapat diskon berapa," tuturnya.

Mereka ternyata tanya karena ingin menjual kembali. Sekarang, Alra Lifestyle memiliki lebih dari 20 reseller tersebar di Jawa dan Sumatera. Keputusan lain datang ketika dia menghentikan penjualan tas kanvas. Semua itu karena harga jual tas kanvas menjadi lebih murah, dibanding tas kulit miliknya.

Ternyata semua keputusan karena dia mengetest pasar dahulu. Fajar mengatakan, dua produk dalam satu wadah bisnis fashion, justru akan menghabat satu sama lain. Sebab pengembangan produk- produk fashion itu bersifat terus menerus, dan pengusaha membutuhkan modal yang besar.

"Kami kan baru mulai usaha, maka memutuskan untuk stop dulu yang kanvas," jelas Fajar.

Strategi Bisnis


Tahun 2016, dia menjajal mengikuti ajang Innovating Jogja, kompetisi berbasis inovasi industri batik, kulit, dan kerajinan. Ajang kerja sama antar negara Europen Union- Indonesia Trade Cooperation Industry. Alra masuk 12 pemenang dan ikut program akselerasi, dan mendapatkan modal Rp.30 juta.

Ia kemudian mendapat masukan soal legalitas hak kekayaan intelektual dan badan hukum. Fajar juga pemenang dari Wirausaha Muda Mandiri 2016, Kategori Industri Perdagangan dan Jasa Kelompok Mahasiswa Sarjana dan Diploma.

Berkat dimentori Fajar mendirikan PT. Alra Makmur Cahaya Selaras. Pengusaha tas kulit yang kini mempunya banyak karyawan. Ia mulai membagi tugas perusahaan ke beberapa orang lain. Bila kamu ingin punya usaha besar maka kerjakan dalam tim.

Dia membangun standar operasional agar tidak keroyokan. Tiap orang akan memiliki fungsi masing- masing. "...sifatnya saya sebagai kontrol," tuturnya.

Ia lalu membuka bengkel pembuatan tas sendiri di Bantul. D isini dikenal sebagai sentra kerajinan, alhasil memiliki sumber daya manusia dan bahan baku cukup. Fajar pernah punya pengalaman pahit soal kongsi pihak ketiga.

Dia mengatakan mereka terkadang membuang- buang bahan baku. Ambil contoh, satu bahan kulit yang harusnya menjadi dua tas, malah cuma jadi satu tas oleh sang penjahit. Dengan membuka satu bengkel sendiri, dia kini memiliki pegawai di bagian penjahitan yang lebih efektif.

Fajar menjual melalui media online sejak 2017, dari Facebook, Instagram, dan juga toko online. Dia menjelaskan bukan cuma mengurangi biaya. Tetapi juga agar mendapatkan sorotan sehingga naiklah penjualan. Cara konvensional memang membuat penjualan naik, tetapi biaya dikeluarkan ikutan naik.

Awal 2018, dia fokus mengerjakan pasar online secara konsisten dan komprehensif. Fajar merekrut orang khusus mengurusi digital marketing. Penjualan produk meningkat, satu tas seharga Rp.500 ribu sampai Rp.1 jutaan, dan setiap bulan dia mampu menghasilkan Rp.200- Rp.450 juta.

Ini hanya bermula dari ketika dia mengikuti ajang Inacraft. Fajar yang niatnya mau membawa tas berwarna camel, eh malah membawa tas berwarna kuning. Dari situ, fungsi tes pasar menghasilkan sesuatu, ia menyadari bahwa orang menyukai warna cerah terutama ketika diaplikasikan di tas kulit.

Calon Arsitektur Berbisnis Maket Desain Gedung 3D

Profil Pengusaha Jelsy Meivira


usaha maket gedung
 
Calon arsitektur memilih berbisnis maket desain gedung 3D. Bermula dari kepala Prodi Arsitektur yang menantang para mahasiswa. Ia menantang siapapun untuk membuat market gedung berbiaya minimalis. Kepala Prodi mengatakan itu ketika mengajar manajemen dan pengolahan usaha.

Menjadi arsitektur identik dengan membuat gambar bangunan. Membuat maket atau miniatur dari bangunan terbilang tidak murah. Apalagi bila mahasiswa mencoba membuatnya pastilah mahal. Nah, sang kepala Prodi menantang, dan Jelsy Meivira menanggapi tantangan itu serius.

"Meket yang murah untuk kalangan mahasiswa tugas akhir di arsitektur," kenang dia.

Berani Jadi Pengusaha


Membuat maket murah tampak sukar tetapi menantang diri. Jelsy kemudian mencoba dan bisa menghasilkan maket murah. Bahkan dia menciptakan konsep 3D, dan akhirnya dia mampu menjual dikalangan fakultas arsitektur.

Hasil produk maket miliknya berkelas profesional dibanding lainnya. Alhasil, berkat pengalaman ini berdiri bisnis nyata, ia bahkan menyebut telah memiliki dua klien perusahaan. Mereka sudah closing pemesanan melalui Dinas Pemerintah.

Bisnis ini bukan sekedar menerima tantangan Kepala Prodi saja. Dia memilih melanjutkan karena terdesak kebutuhan. "Saya masuk kuliah itu tidak ditanggung orang tua," Jelsy melanjutkan. Awalnya dia pernah berjualan kertas A3, yang banyak digunakan mahasiswa di Prodi tersebut.

Teman- teman sekuliahnya mendukung sekali Jelsy berbisnis. Dosen pun mendukung dirinya buat berwirausaha. Selepas sukses membangun maket murah, dia ingin melanjutkan usaha tersebut lebih serius. Profit bisnis ini lumayan dan dia mencoba mengembangkan bisnis dengan merekrut teman.

Dia tidak sendiri dengan merekrut teman- teman seprodi. Kota Pontianak memang dikenal masih di dalam proses pengebangan. Banyak infrastrutkur maupun properti tengah dibangun pengembang. Dia menawarkan maketnya kepada perusahaan pengembang.

Fungsi maket menjadi informasi bagi calon pembeli buat memutuskan. Biasa digunakan pengembang untuk mempromosikan gedung. Minatur properti ini umumnya dikenal memiliki harga mahal. Tapi dia mampu memberikan lebih murah, dengan kualitas baik cocok sebagai media persentasi.

Maket biasa digunakan sebagai pengganti baner atau video. Penggunaan bahan bekas membuat maket bikinannya lebih murah. Pengusaha kelahiran 19 Mei 1993 ini, menjelaskan proses pembuatan dia lakukan secara handmade, bernilai kreatifitas tinggi yang presisi dengan gedung asli,

Demi mendapatkan kemajuan dalam berbisnis. Jelsy memilih mengkuti ajang bisnis Wirausaha Muda Mandiri. Selain mendapatkan sorotan, melalui ajang bisnis ini ternyata ada proses inkubasi bisnis, yang mendorong Jelsy lebih baik dalam wirausaha.

Inkubator bisnis ini memberikan pengalaman mengani pemasaran dan pasar. Ia senang karena pihak penyelenggara menampilkan pengusaha sukses. Mereka menjadi mentor bagi pemula, agar bisnisnya nanti terangkat. "Alhamdulillah, saya pemenang," ucapnya, dan berhak atas uang modal Rp.40 juta.

Jujur lawanya pada kategori mahasiswa sangat ketat. Mereka semua telah memiliki bisnis berstatus CV dan PT. Sementara dirinya masih memulai usaha dengan omzet minimal. Ada total 12 peserta dan dia merasa minder juga. Apalagi masuk proses penjurian, dia melihat usaha mereka itu hebat- hebat.

Dia terharu sekaligus bangga menjadi pemenang. Selain membawa nama keluarga dan kampus, dia menjadi perwakilan Pontianak di ajang bergengsi. Ini membuktikan pengusaha asal Kalimantan juga punya prestasi. Jelsy bangga bisa bersaing ketat dengan mereka para pengusaha asal Pula Jawa.

Jual Beras Organik Rahasia Sukses Pengusaha Muda

Profil Pengusaha Ahmed Tessario


jual beras organik
 
Produk organik juga merambah ke kebutuhan mendasar. Jual beras organik menjadi rahasia sukses pengusaha muda ini. Pemuda bernama Ahmed Tessario menarik perhatian masyarakat. Ia merupakan insisiator bagi para petani asal Banyuwangi, untuk memilih cara organik.

Tidak mudah karena masyarakat petani telah terbiasa. Menumbuhkan padi tanpa zat kimia bukan lah perkara mudah. Mulai dari masalah masa panen, dan apakah laku menjadi persoalan. Apalagi Ahmed mengajarkan menanam beras merah yang asing.

Industri makanan sehat telah berkembang pesat di perkotaan. Namun petani kita tidak menyadari, baik karena kurang edukasi dan masalah sarana produksi pertanian. Produktivitas lahan menurun tapi hasil panen tidak terjual. Padahal nih industri makanan sehat menjanjikan keuntungan berlipat ganda.

Di tahun 2011, dia diajak seorang teman menjalankan program pertanian. Saat itu Ahmed diajak ke Banyuwangi buat program ini. Tahap awal, dia diajak sosialisasi mengenai beras merah, yang sangat tidak familiar. Pemuda 26 tahun ini mengaku tidak mudah meyakinkan para petani buat dipercaya.

Ia berinisiatif melalukan kerjasama percobaan dengan 17 petani. Mereka akan nanti menanam beras organik pada lahan 0,1 Ha setiap petani. Program ini berjalan lancar, bahkan sampai menyebar ke seluruh Kecamatan Banyuwangi pada 2015 silam.

Pengusaha Beras Organik


Percobaan swadaya ini berkembang sampai ke 7 kecamatan di Banyuwangi. Dengan luas tanah yang sampai 128 Ha, dan sudah ada 99 petani bekerja bersama menghasilkan 5,2 ton/Ha. Bukan hanya dia menghasilkan beras meras, adapula beras putih, beras coklat, dan hitam organik.

Omzet penjualannya sampai Rp.127,5 juta pertahun, dan di 2015, omzetnya naik tajam sampai ke angka Rp.1,758 miliar pertahun. Rata- rata penjualan sabulan Rp.250- 300 juta dari semua produk organik.

Tidak mudah memang menghasilkan angka tersebut. Awal- awal Ahmed berkorban, dengan berani memberi bibit dan pupuk gratis. Pembayaran baru dilakukan bila panen itupun kalau berhasil. Dia menanggu resiko gagal, terlalu percaya diri cukup menjadi masalah baginya kala itu.

Karena terlalu percaya diri malah menghasilkan overstock. Bahkan mencapai 100 ton yang membuat dia kebingungan. Overstock berari dia mengeluarkan biaya diluar dugaan. Sampai dia harus relakan menjual mobil, rumah, dan pinjam bank untuk membayar.

Dia mengajukan pinjaman ke bank sampai Rp.500 juta. Begitu selesai, Ahmed dibingungkan dimana harus menjual beras- beras tersebut. Pria lulusan Insitut Teknologi Sepuluh November, tiba- tiba punya ide diluar kebiasaan, yakni menjual beras itu ke apotik- apotik, toko, dan minimarket lokal.

Cara jual beras organik seperti itu ternyata berhasil. Ahmed kemudian menjual berasnya sampai di luar Banyuwangi. Ia berekspansi sampai ke beberapa wilayah sekitar Banyuwangi. Lalu dia pasarkan bahkan sampai ke Surabaya, Malang, dan beberapa kota lain di Jawa Timur.

Ia lalu melebarkan sayap sampai di Jakarta, Bali, Jambi dan Kalimantan Timur. Dia tidak menjual ke toko lokal saja, tetapi juga menjual ke pasar menengah bawah. Startegi bisnisnya meliputi melabeli nama Seblang Banyuwangi, dan memberika edukasi aktif ke masyarakat.

Mengedukasi Pasar


Ahmed mengedukasi masyarakat yang mengaggap beras ini mahal. Pemikiran bahwa beras organik mahal sudah menjadi momok. Bagi pengusaha muda inilah tantangan, buat meyakinkan bahwa beras organik ini sehat dan tidak semahal bayangan.

Proses edukasi termasuk melalui kader- kader posyandu di Puskesmas. Ditambah kegiatan positif seperti cek darah gratis. Edukasi termasuk mengenai beras putih biasa menyebabkan diabetes. Hasil penyuluhan ini masyarakat jadi aware, dimana 50% pesertanya membeli sampai berulang kali.

Ada sekitar 32 mitra yang tersebar mayoritas di pulau Jawa. Ia mengakui tantangan terbesar ialah menemukan distributor. Padahal kedepan, dia berharap produksi berasnya tersebar ke seluruh wilayah Indonesia. Pertengahan 2016, dia berinisiasi buat mengekspor beras organik ini keluar negeri.

Permintaan akan beras meningkat dan Ahmed butuh manajemen lahan. Dia mengikuti metode milik Prof Endah. Metodenya akan mempercepat peralihan lahan sampai setahun. Padahal umumnya, bila kamu ingin pindah dari beras biasa ke organik, dibutuhkan tidak kurang kurun waktu sampai 4 tahun.

Edukasi lainnya meliputi pengajaran membuat pupuk sendiri. Mengajarkan cara menanam yang baik dan cara panen agar berkualitas. Menurut Ahmed, salah satu kelemahan beras ini ialah tidak tahan kutu, maka bila ada kemasan organik dana tahan disimpan lama patut dipertanyakan.

Sukses delapan tahun menjadikan dirinya pengusaha agrari. Ahmed Tessario mulai merambah ke bisnis lain. Kali ini di bidang startup co- working space, yang diberi nama Satu Atap dengan prinsip menghubungkan. Ahmed mencoba mempertemukan investor dengan investasi yang disasar.

Satu Atap mencoba memberika ruang achievable bagi pengusaha. Ia termasuk tak kenal lelah, bahkan kembali melakukan edukasi tentang co- working space ini. Banyak orang Surabaya belum sadar akan konsep co- working space. Percuma memulai bisnis bila tidak optimal karena kurangnya edukasi.

Bisnis Lain


Bukan menjadi pengusaha baru tetapi telah berpengalaman. Ia berkisah bahwa dulu sempat berbisnis diluar beras organik. Ketika kuliah dia berbisnis Joy Fresh International, dengan konsep bisnisnya penyedia bahan alternatif katering dan hotel, yang berjalan cukup lama tetapi bangkrut.

Ia terpaksa menjual bisnis tersebut buat bisnis lain. Kemudian dia membuka warung kopi tapi gagal kembali, dia bangkit dan mencoba sesuatu baru. Sukses beras organik membuka pandangan Ahmed dalam mengedukasi pasar, termasuk keberanian membuka usaha co- working space yang jarang ini.

Satu Atap berhasil membuka 53 acara dengan perusahaan startup. Dimana ia kini lebih memilih buat meningkatkan kualitas layanan. Usahakan buat menyenangkan costumer, dalam hal ini perusahaan- perusahaan startup. Ia juga mengadakan kerja sama langsung dengan usaha startup asal Surabaya.

Beda dengan bisnis sebelumnya, Ahmed harus memastikan memilik pegawai dengan aneka variasi keahlian. Rekrutmen dalam bisnis ini tentu berbeda dibanding usaha beras organik. Banyak aspek dalam hal teknikal, maka ia pun tak mau setengah- setengah dalam hal rekrutmen pegawai.

Buat kamu yang ingin menjadi pengusaha muda. Ahmed mempunya saran, pertama pastikan kamu memiliki perencanaan. Tidak ada namanya bisnis sukses seketika dalam semalam saja. Itu hanyalah mitos dan fiksi belaka. Tanpa perencanaan matang maka tidak ada bisnis yang berjalan sukses kelak.

Ubahlah pola pikir kamu mengenai ilmu pengetahuan. Jangan berpikir pendidikan tidak perlu tinggi. Pola pikir kalau sudah tau alur bisnisnya tidak perlu pendidikan. Atau, pola pikirnya bahwa buat apa ilmu tinggi bila tidak sukses. Faktanya Ahmed mengenyam pendidikan dari S1 bahkan sampai S2.

Ia mengatakan bila tidak memiliki bekal pendidikan tinggi. Mungkin dia tidak akan memiliki pola pikir analisis cermat. Pendidikan jangan diremehkan, berpeganglah pada prinsip bahwa kita semua harus terus belajar. Termasuk kamu harus rajin- rajin membaca buku buat menambah pengetahuan.

Entri yang Diunggulkan

Biografi Jack Ma Orang Terkaya China Alibaba