Selebriti YouTube Bethany Mota Fashion Ikon

Profil Pengusaha Bethany Mota 

 
youtuber bethany mota
 
Selebriti Youtube Bethany Mota. Sosok fashion ikon,  usinya masih 18 tahun, dan pantas mendaptkan istilah dewi sosial media. Jika kita memulai sebuah pembicaraan tentang dia, kita harus berbicara matrik -nya. Channel YouTube miliknya, Macbarbie07, telah memiliki lebih dari 2,2 juta pelanggan, lebih dari channel milik Lady Gaga. 
 
Di tulisan lain lagi, Twitter miliknya lebih dari 2,2 juta orang mengikutinya di Instagram, lebih dari Vogue, Elle, Marie Claire, Glamour dan Cosmopolitan digabung.

Twitter -nya hanya memiliki 1,15 juta, tidak besar tapi tidak bisa di remehkan. Mota, baru saja lulus dari sekolah tinggi di tahun dan masih tinggal bersama orang tuanya di kota California Utara yang tenang serta tak mencolok, menyembunyikan seorang selebriti dunia maya di dalamnya. 
 

Menjadi Selebriti Youtube

 
Jika menyebut dari segala genre YouTube, perempuan tetaplah perempuan dimana mereka pergi berbelanja dan kemudian mendiskusikan segala sesuatu yang terbaru milik mereka di depan kamera lalu diupload. Sangat simple. Tak ada stylist, tanpa editor, tidak ada model yang berjalan di catwalk. 
 
Hanya seorang gadis di kamarnya dengan setumpuk belanjaan. Dalam salah satu video terbarunya yang telah disaksikan lebih dari 600.000 views, Mota memamerkan serangkaian blus, aksesoris rambut, dan produk kecantikan, serta gaun bunga matahari. 
 
"Saya suka bunga matahari," ia menyebut. "Mereka salah satu bunga favorit saya."

Sebelum Natal, ada perusahaan aparel Aeropostale (ARO) yang harga sahamnya telah lima tahun rendah, yang mulai memperkenalkan Benthany Mota -merek pakaian dan perhiasan. Ada sweater Bethany Mota, rok Bethany Mota dan bahkan perhiasan payet Bethany Mota. 
 
Jika selebriti asal YouTube dulu berbicara tentang akan menjadi selebriti sebenarnya, Mota akan lebih ke bagaimana profil aliansi antara perusahaan dan si selebiriti dalam batasan sosial media. Meski Mota telah beberapa kali ikut dalam berbagai wawancara atau tampil dalam berbagai media lain.
 
Dia pernah tampil menjadi pembicara di Teen Vague. Tetap, gadis cantik ini tetaplah fenomena di sosial media. Untuk mereka yang ada di majalah fasion, mungkin tidak akan menyebut "just like us" untuk sosoknya yang begitu terkenal di sosial media.

Jika berhasil, kesepakatan antara Aero bisa membuka jalan bagi bintang media sosial lain untuk uang tunai dan ketenaran mereka tanpa filter bernama stasiun televisi atau badan lain yang masih dikenakan oleh media mainstream. 
 
Ide di balik kemitraan kesepakatan Mota, agen Mota, Max Stubblefield dari United Talent Agency menyebut, "adalah, dengan desain, untuk membuktikan model." Ketika Mota ditemui di sebuah Mall di San Fransisco, dia sedang bersama para fansnya, sebuah bukti akan ketenaran kecil sosial media. 
 
Dari sebuah tweet tentang kehadirannya di suatu mall, membawa banyak sekali gadis remaja lain untuk berhenti dan sekedar bertemu. Sebuah kekuatan untuk dikagumi.

"Dia super terkenal dan super cantik," kata Meleina McCann, 15, dari Oakland, California."Dia super manis dan relatable. Video nya sangat pribadi. Rasanya seperti dia berbicara kepada saya"

Ketika di mall tersebut ada yang menarik. Di bagian belakang adalah produk bermerek dirinya, bernama Motavator T- Shirt. Mota, saat itu mengenakan rok merah muda gelap skater, sepatu bot, dan sweater backless dari koleksinya, menerima semua orang dalam pelukan, lalu tersenyum untuk selfies mereka dan juga mengadakan sesi tanda tangan.

Artis Viral


Suatu ketika, dia menemukan sebuah komunitas kecantikan di YouTube setelah dibully oleh seorang teman secara online.

"Saya tidak ingin berbicara dengan siapa pun. Saya tidak ingin meninggalkan rumah saya, " ungkapnya pada Business Insider. YouTube "adalah jenis outlet bagi saya untuk menjadi diri sendiri dan tidak benar-benar khawatir tentang apa yang orang pikir."

A Mac and Sephora, judul video pertamanya, sukses make- up di tahun 2009. Kala itu ia masihlah pemula, sibuk membetulkan kamera dan sebagainya, kala itu, ia masih belum punya Tripod, tidaklah sesuai standar videonya sekarang. Tapi gadis 13 tahun itu tau cara berdandan.

Seorang gadis yang menemukan komunitasnya. Sejalan penonton videonya meningkat, membaca banyak komen dari video dan mentweet para fans menjadi kesibukan lain. Sejak saat itu pula, ia mulai memproduksi ribuan video, yang juga dia edit sendiri. 
 
Gadis kita telah tumbuh lebih jago. Bershoping menjadi gaya yang tak akan dihilangkan, beberapa DIY untuk para gadis, tata rambut dan make- up tutorial dan bahkan desain cantik untuk interior, ia lakukan semua.

Pada tahun 2010, ia meluncurkan channel YouTube kedua, Bethanyslife, yang seharusnya lebih pribadi ketimbang bisnis.
 
Ini telah menarik pelanggan 1,6 juta lebih. Mota pun menolak untuk mengomentari penghasilannya saat itu, tapi perkiraan oleh beberapa sumber yang akrab dengan iklan YouTube menunjukkan bahwa dia dengan mudah merobohkan $40,000 per- bulan dari video sendirian ulas Business Insider.

"Setiap kali saya punya waktu luang saya suka hanya berbaring di tempat tidur dan menonton video YouTube, menonton film," katanya. "Pada dasarnya tidak melakukan apa-apa." Dia masihlah seorang gadis humble seperti sebelumnya.

Selain video diatas, dia mulai membuat video tentang liburan. Berharap akan bisa menyimpan semua tentang perjalanan baik ke Asia atau Eropa, perjalananan pertama adalah di kawasan Asia dan pemberhentian berikut ialah Paris, di mana dia "mungkin mengambil banyak gambar ke Instagram," katanya. 
 
Soal kuliner bisa menjadi tantangan namun. "Saya bukanlah penjelajah makanan," akunya, "tapi saya akan mencoba yang terbaik."

Di rumah, "Saya selalu makan mac dan keju," tambahnya. "Itulah apa yang dikenal dari saya, hanya makanan yang sangat sederhana: sandwich, kentang goreng, sangat tidak sehat tapi ya itulah yang saya makan."

Dia juga melakukan video tentang gizi, tetapi tidak akan meninggalkan favoritnya yaitu shopping. "Aku tidak suka, 'Tidak, aku tidak bisa makan kentang goreng karena mereka penuh lemak,'" katanya. 
 
"Saya lakukan seperti mengirimkan pesan bahwa anak perempuan tidak harus makan dengan cara tertentu untuk merasa percaya diri." imbuhnya.

Di depan kamera, Mota adalah tanpa henti ceria dan aktif. Dia tanpa malu dan selalu berbicara dengan suara konyol. Lebih dari apa pun, dia adalah virtuoso dari segi positif. Video -nya sering menuai pujian untuk hal- hal yang penonton mungkin ingin membeli. 
 
Dalam beberap video baru nya merinci hadiah Natalnya, ia mejelaskan tentang katalog barang, termasuk parfum terkenal milik Lady Gaga. Di depan kamera, Mota hampir tidak menyentuh sekolah, pekerjaan, teman atau salah satu dari hal- hal lain yang mungkin masih mengasyikkan, seperti bagaimana rasanya lulusan SMA baru- baru ini. 
 
Dan seks? Tidak ada. Sebaliknya, tahun lalu di Hari Valentine Video, ia memamerkan beberapa cara mendekati target di sebuah kafe Starbucks, mendapat kecupan di pipi.

Bethany, Inc


Fanbase besar Mota mensyaratkan produksi yang konstan.

"Saya tidak ingin meninggalkan pemirsa saya digantung tanpa adanya konten baru," katanya. 
 
"Membuat video baru bagi mereka, selalu tweeting, selalu postingan gambar Instagram, berinteraksi dengan mereka dan benar-benar mengenal mereka merupakan prioritas besar bagi saya. Saya pikir itu seperti tanggung jawab saya. Tanpa mereka saya tidak akan berada di sini jadi saya ingin memberikan apa yang mereka ingin melihat."

Dia merinci strategi sosial yang detail sperti studi kasus di sekolah bisnis. Selain berada di Twitter, Instagram dan YouTube "sepanjang waktu," ia senang manyapa penggemar, memanggil mereka ke arah kamera yang menyala, dan sebuah penghargaan untuk mereka. 
 
Mota tak segan memberikan mereka hadiah dari barang branded atau gadget, bukan dari kantongnya sendiri, ucap Mota dalam sebuah wawancara. Apakah atau tidak ini adalah sebuah pose, itu pastilah penempatan yang cerdas. 
 
Mota adalah sosok seorang marketer alami, apa implikasinya, bahwa dia tidak perlu dibayar hanya untuk satu perusahaan asal Amerika. Semangatnya sangat asli, dan karena itu lebih berharga.Sementara Mota telah melakukan kemitraan kecil beberapa di masa lalu, termasuk dengan Forever 21 dan JC Penney, ia kini berencana untuk fokus pada penawaran yang dia pikir memiliki potensi jangka panjang.

"Saya tidak ingin melakukan sesuatu kecuali rasanya organik ... benar untuk saya, siapa saya dan apa saluran yang saya wakili," jelasnya kepada Business Insider.

Berani Jadi Pengusaha Menghadapi Persaingan

Biografi Pengusaha Diana Bismarak


pemilik below cepek

Berani jadi pengusaha jangan takut menghadapi persaingan. Kisah Donna Riana Bismarak, memulai bisnis yang tengah naik daun sekarang. Ia tidak takut menghadapi memanasnya eCommerce. Riana menciptakan platform marketplace jual beli bernama Below Cepek.

Namanya unik menunjukan jati diri. Bahwa produk dijual di sana adalah dibawah seratus ribu. Walau demikian Riana meyakinkan kualitas nomor satu. Mereka bekerja sama dengan UMKM Indonesia memenuhi kebutuhan pakaian masyarakat.
 

Menjadi Pengusaha


Sudah 14 tahun bekerja sebagai karyawan tentu nyaman. Namun bekerja bukan dibidang disenangi yakni fashion. Pekerjaan mapan Corporate Director of Sale & Marketing, untuk Water Boom Jakarta dan Bali. Bisnis Below Cepek berdiri November 2011 disaat dirinya masih menjabat itu.

Hobi belanja membuatnya berniat membangun eCommerce. Bermula pengalaman ketika belanja di Victoria Secret. Dia menemukan satu produk bikinan Indonesia di web. Siapa sangka situs besar itu menjual produk buatan lokal. Ia menyadari bahwa produk kita sebenarnya sangat berkualitas.
 
Berani jadi pengusaha langsung tancap gas membangun. Dia mendirikan belowcepek.com, bermodal Rp.50 juta, buat bikin situs mumpuni, menyewa tempat di  Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, dan biaya operasional. Dia merogoh kocek Rp.100 juta dimana sisanya nanti untuk pegangan.

Ia cukup mempekerjakan 2 orang staf. Riana bertanggung jawab total akan operasional. Agar irit buat model pakaian digunakannya teman- teman dekatnya. Urusan promosi Riana lakukan sendiri sembari tetap bekerja.

"Pastinya kalau dari promosi, saya kalah telak dari bisnis fashion lain, seperti Zalora, karena dana buat iklan sedikit," tuturnya.

Agar menarik banyak pembeli, maka Riana menerapkan strategi khusus. Below Cepek mengambil margin untung tipis. Alhasil situs ini menawarkan produk lokal dengan harga miring. Dibawah seratus ribu seperti namanya tercantum.

Harga jual telah terjangkau tetapi sulit mendapat pelanggan. Pasalnya tahun tersebut menjadi musim bermunculan eCommerce. Disisi lain banyak bermunculan penipuan toko online. Maka pembeli jadi lebih hati- hati terutama soal harga. Riana maklum tetapi bukan berarti berganti strategi bisnis.

Alumni Sahid Tourism Academy bekerja keras. Dalam waktu lima bulan menggaet 10.000 anggot aktif. Para pembeli pun memberikan testimoni positif akan pelayanan. Kualitas produk jga disoroti tidak kalah walau murah. Bukan berarti tidak terdapat masalah karena sudah langsung diatasi.

Kebanyakan masalah datang mengenai beda barang. Antara foto dan produk diterima ternyata malah berbeda. Mengecewakan sih tetapi langsung Riana atasi segera. 'Saya tidak akan membiarkan itu (beda foto dan paket) terjadi di Below Cepek, makanya pembeli yang pernah beli pasti beli lagi."

Tidak ada ketakutan ketika "dikroyok" pemain besar. Bisnis eCommerce memang tengah naik daun. Pemainnya juga banyak bermodal kuat dan berani promosi. Riana sendiri tetap berpendirian lebih mengutamakan membangun komunitas.

Tujuannya pembeli bisa mendapatkan barang bagus terjangkau. Senang rasanya, ketika pembeli puas tetapi masih menyisakan uang buat ditabung. Gempuran produk impor juga tidak menggoyakan sikap Riana. Below Cepek tetap didapuknya menjadi pusat belanjar produk lokal asli UMKM Indonesia.

Bekal Pengusaha


Pengalaman merupakan kunci sukses bukan sekedar modal. Riana mempunyai pengalaman manajer penjualan di Hotel Sahid, Jakarta. Buat kalian yang memiliki pengalaman korporasi manfaatkan. Bisa gak kamu melangkah menjadi pengusaha.

Below Cepek mengajarkan pengeluaran bisa ditekan. Mereka menawarkan produk berkualitas yang telah disortir. Ada kebanggaan melihat pembeli memakai produk lokal. Banyak pandangan melihat sinis produk lokal. Riana sendiri menyadari bahwa produk lokal tidak kalah.

"Kalau produk impor saja tidak berkualitas barangnya, apalagi lokal?" begitu ucapnya, menirukan gaya bicara orang.

Riana memilih menekuni apa hobi dan kemahiran. Rekan karyawan pun memuji penampilan Riana di kantor. Awal- awal dia berharap akan meniru cara orang menjadi pengusaha. Inginnya membuka satu butik atau toko di mall. Tetapi ia menyadari biaya sewa mahal dan berdampak pada harga produk.

Ia mengenalisa toko online jualan produk China, Korea dan Bangkok. Padahal di offline juga sudah banyak dijual. Riana berpikir mengapa jarang sekali produk made in Indonesia. Dibawah bendera PT. Fortuna Adi Buana, Riana tidak mau berjualan produk impor karena tidak berkonribusi.

Produk dijual aneka fashion seperti rok, celana, gaun, dan baju. Adapula produk aksesoris mulai dari cincin, kalung, gelang dan tas. Seperti nama toko onlinennya dia menjual produk dibawah seratus. Ia mengatakan harga tertinggi Rp.99.000.

Target pasar utamanya mereka usia dibawah 18 tahun. Mereka yang ingin produk fashion berkualitas dengan harga terjangkau. Pelanggannya merupakan komunitas dari Sabang sampai Marauke. Bisnis ini mampu memproduksi 500- 1000 item perbulan.

Model pakaian dalu memakai teman- teman dekatnya. Kini tentu beda, tetapi Riana memiliki prinsip harus orang Indonesia asli, mau kulitnya hitam, rambut keriting, atau dibawah standar cantik model bule tidak masalah. Riana menarget bukan cuma Jakarta tetapi seluruh Indonesia belanja di sini.

Below Cepek menggunakan bahan sesuai cuaca Indonesia. Tidak ada koleksi winter atau summer, ya semua disesuaikan dari Indonesia untuk masyarakat Indonesia. Riana tidak kaku bahwa memberi ruang pesan custom. Nanti pembeli mengirim gambar dan ia akan meminta tukang jahit kerjakan.

Menghadapi Persaingan


Masalah bukan berarti tidak ada menerpa Below Cepek. Selain pandangan sinis akan produk lokal, masalah datang dari pesaing bisnis lokal sendiri. Mereka menciptakan toko online dengan nama yang sama. Bisnis asal Bandunng tersebut membuat baju sampai aksesoris sama, bahkan cara pakainnya.

Ia mengatakan ini cara "steal visitor" atau mencuri pungjung. Untung bila mereka menjual produk yang sama berkualitas. Mereka malah membuat nama Below Cepek asli terpuruk. Banyang sekali yang protes mengenai pengalaman belanja mereka.

Curhatan mereka sampai menjadi pembicaraan publik di sosmed. Riana sendiri baru sadar ketika dia mendapatkan laporan. Bahkan bayangkan iklan mereka bahkan meniru milik Riana. Dia protes ke pihak sosial media. Butuh dua- tiga jam sampai iklan promo mereka diturunkan.

Namun mereka tetap memakai iklan promo tersebut. Bukan hal baru pristiwa tersebut sering terjadi di internet marketing. Dia cuma bisa mengelus dada sembari mengikhlaskan. Mengambil sisi positifnya ini menunjukan idenya keren.

Below Cepek sangat mengandalkan komunitas pelanggan. Sampai mereka pernah usulkan membuat baju ibu menyusui. Riana merespon dengan meluncukran produk unik "busui". Konsep baju untuk ibu- ibu menyusui. Pokoknya dia menerapkan konsep unik dan menarik untuk menggaet pelanggan.

Riana juga pernah mendapatkan permintaan hijab. Produk pakaian muslim besar dan lengan panjang sedang naik daun. Soal peluang bisnis, ibu- ibu juga meminta menjadi reseller, untuk satu ini Riana mempunyai promo menarik. Mereka tinggal melakukan deposit satu juta yang tidak akan terpotong.

Ibu- ibu boleh mengambil 11 baju. Mereka diberi waktu 3 bulan sampai produk terjual. Soal stok tak akan bermasalah ini sangat membantu. Kemudian waktu 3 bulan sebagai bentuk penyemangat dan cara pintar. Ada 100 orang terdaftar dalam bisnis berkonsep "Smart Shopper dan terbantu.

Aneka gaya promosi unik menarik perhatian masyarakat. Tak salah bila mereka mendapatkan gelar Top Ten Social Media Campaigne 2012. Salah satunya membuat aplikasi, dimana masyarakat bisa memainkan game "Miss Matching", tanpa diharuskan membeli produk yang dijual di Below Cepek.

Riana yang sukses belum puas membangun bisnis. Berani jadi pengusaha berarti siap membangun bisnis lain. Dia mengembangkan Restyle, yang mana pusat penjaring desainer lokal, jaringan network buat mereka yang ingin bergabung dengan Below Cepek.

Pengusaha Muda Ephren Taylor Penipu Ulung

Biografi Pengusaha Ephren Taylor II

 
pengusaha muda penipu

Memiliki rekam jejak baik pengusaha muda ini menipu. Tahun 1994, ada anak yang sangat menyukai permainan Super Nintendo, bahkan ia memiliki ribuan kaset berbagai judul. Dialah, Ephren Taylor II, sejak berumur12 tahun sudah bercita- cita jadi pengusaha.

Ia ingin menciptakan sebuah perpustakaan game sendiri. Dia ingin menciptakan perpustakaan Super Nintendo -nya sendiri. Yang mana berisi aneka kaset- kaset koleksinya yang menumpuk. Seiring waktu cita- citanya berubah yaitu menciptakan permainannya sendiri.
 

Menjadi Pengusaha Muda


Setiap hari setelah pulang sekolah ia bersepeda hingga Overland Park, Kansas. Dia ingin cara cepat membaca buku "How to A Video Game In 12 Days" karya Andre LaMothe. Beberapa bulan berlalu, Ephren kini telah berhasil meciptakan permainannya sendiri.

Dia menjual permainan itu hingga 30 kopi seharga $10 per- buah atau $300. Itu hanyalah awalnya saja.

Umur 13 tahun, Ephren telah belajar secara otodidak dan memulai bisnis desain pertamanya. Dia sangatlah gembira, melalui Flame Software, sebuah media chatting di jamannya; menawarkan jasa pembuatan website.

Ia tidak harus menyebut berapa umurnya sekarang atau harus memberikan kepastian hukum apapun. Dan, secara hukum, dirinya seharunya tidak sibuk di chat room dan jika ketauan bisa bahaya. Dari bisnis pembuatan website, ia bisa mengantongi $200 per- situs yang dikerjakan sendiri.

Ephren berani menawarkan bisnisnya sangat rendah, dibanding harga pasaran ditangan broker, harga jasa pembuatan website bisa mencapai empat digit angka.

"Ketika saya mendapatkan $3.800 (dari pengecer online produk vitamin dan suplemen legal), orang tua saya mengira saya menjual obat terlarang," ia mengingat.

Ephren sukses mendapatkan tujuh digit angka di umur 16 tahun, ketika bekerja dengan temannya, Michael Stahl. Ia bekerja membuat situs lowongan pekerjaan untuk pelajar menengah atas, dan anak kuliahan. Situs tersebut lantas diberi nama oleh mereka GoFerretGo.com dan sukses besar.

Dua orang tersebut tidak sempat menulis iklan di internet, jadi memilih melakukan spam di reporter lokal dan luar secara besar- besaran. Beberapa lama kemudian, situs itu memiliki 30.000 pengunjung perhari.

Sekali lagi, Ephren menawar harganya jadi terlalu murah yakni cuma $38 setiap lowongan, hingga tersadar Sprint, Citigroup, dan Pizza Hut rela membayar dirinya 100 kali lebih banyak. Ephren dan Michael akhirnya menyawa kantor lalu membayar guru sejarahnya sendiri.

Sayangnya perusahaan kecil tersebut lantas bubar di 2001, menghasilkan keuntungan $3,5 juta. Dia tak terdengar lagi. Hingga, Ephren diketahui telah memulai bisnis kembali dari satu gereja.

Pengusaha Muda Penipu


Di umur 26 tahun, bisnisnya berbalik arah 180 derajat, ia telah menjadi pebisnis sosial responsibel atau bisnis sosial, atau bisnis CSR. Ephren telah mendirikan satu perusahaan indukan, mengepalai berbagai jenis bisnis sosial. Dia mengerjakan perumahan ditengah kota yang jangkau.

Dia menjadi CEO sebuah perusahaan bernama City Capital, fokus mengerjakan revitalisasi kota dari polusi minyak. Disini bisnis miliknya tidak bertelur emas atau merugi besar yaitu $2,9 juta dari penjualan $305.000.

Diatas segalanya, ia menjadi pembicara 70 kali di berbagai gereja dalam satu hari, menghasilkan $8.000. Ini sangat ironis ketika dirinya sekarang dibayar untuk "berbicara" bukan bekerja. Tahun 2012, Ephren menghadapi persoalan hukum dengan Securities and Exchange Commision (SEC).

Dia dituduh melakukan penipuan di berbagai gereja. Ia diduga mengeluarkan berbagai rayuan bisnis investasi di City Capital (nama perusahaanya).

Dia ditengarai menjalankan Ponzi scheme, mampu meraup $11 juta dari jemaah gereja di Amerika. Ephren menyasar kelompok keturunan Amerika- Afrika (seperti dirinya), lalu menjanjikan dua model bisnis sosial oleh City Capital.

Ephren menjanjikan dibawah perusahaanya, mereka diyakinkan menghasilkan 12%- 20% keuntungan serta berbuat amal sekaligus. Seorang sosial kapitalis, Ehren Taylor II menggunakan setatusnya sebagai seorang Amerika- Afrika sukses.

Dia terus menyebut- nyebut kesuksesan masa mudanya, dan menambahkan bumbu Kristen taat. Dia adalah anak seorang pendeta. Ia bahkan menyebut dirinya pendeta Tylor. Dia lantas menyebut investasi lain seperti saham hanyalah kebohongan.

 Melalui City Capital, ia mengajak jemaah bersama mendirikan kota yang beribadah. Dia meyakinkan kemampuan investasi sudah ada sejak kecil. Bisnisnya akan meliputi berbagai hal seperti jasa laundry, cafe jus, atau stasiun pengisian bahan bakar.

Terkahir, dia bersama asisten di City Capital, Weny Jean Connor, menciptakan "mesin penghisap", isinya adalah berbagai permainan kasino. Ia membual mengklaim mesin itu akan mengembalikan 300% investasi hanya satu tahun setelahnya.

Beberapa tahun kemudian, Ephren membuat seolah City Capital terus merugi, dan dana invetasi itu habis di berbagai kegiatan amal. Nyatanya, tidak ada satu dollar pun uang sumbangan tersebut telah masuk ke kegiatan sosial, tidak ada.

Ia secara sembunyi- sembunyi menggunakan ratusan ribu dollar sumbangan guna mempublikasikan dan mempromosikan tiga buku karyanya. Dia menyewa skonsultan untuk memperbaiki penampilan di berbagai iklan radio, iklan internet, persentasi bisnis dan istrinya agar terlihat pandai bernyanyi.

Di tahun 2013, ia yang menghilang sejak tahun 2012, ditemukan bersama istrinya Me'Shelle Taylor di acara ABC berjudul "The Lookout" di Kansas, Amerika.

Penerus Bisnis Kecantikan Putri Kuswisnuwardhani

Biografi Pengusaha Putri Kuswisnuwardhani


biografi putri kuswisnuwardhani
 
Namanya sempat mengaggetkan karena menjadi Wantimpres. Penerus bisnis kecantikan dari Mustika Ratu. Ini biografi Putri Kuswisnuwardhani putri dari BRA Mooryati Sudibyo, ya sang pendiri bisnis PT. Mustika Ratu. Menjadi putri mahkota apakah dia berhasil mengemban amanah.

Putri menjadi pemimpin baru Mustika Ratu punya tugas berat. Salah satunya beperan aktif agar kita terlindungi dari serbuan kosmetik impor. Itu sekaligus menjaga budaya lokal kita dalam kecantikan khas Indonesia. Kosmetik impor juga disinyalir banyak masuk ilegal dan berbahan berbahaya.

Dia tidak cuma pandai berbisnis. Kecerdasan Putri akan kulitas kosemtik tradisional mumpuni. Jadi pantaslah bila anak kedua dari lima bersaudara ini meneruskan. Wanita kelahiran 20 September 1959, putri dari pasangan K.R.M.H Soedibjo Purbo Hadiningrat, M. Sc dan Mooryati Sudibyo.

Menjadi Pewaris


Pengusaha kelahiran Jakarta memulai karir dari bawah. Dia memulai dari bagian kepala Departemen Promosi dan Periklanan. Ia melanjutkan jenjang S-2 Master of Business Administration dari National University Inglewood, California, Amerik Serikat, lulus 1991 kemudian menjabat Wakil Direktur.

Penerus bisnis kecantikan Putri telah disiapkan sejak awal. Pada 12 Januari 2011, barulah dirinya bisa menjadi pucuk pimpinan perusahaan yang berdiri 1975. Putri mendapatkan jabatan tersebut setelah lolos tiga tahap: Konteks, Proses dan Konten.

Konteks adalah kemampuan adaptasi meneruskan pengalaman dan pengetahuan. Putri sudah dinilai memiliki filosofi bisnis, kultur, dan sosial. Proses adalah pengalaman selama ini di Mustika Ratu. Dia pernah menjadi anak buah pada 1986. Ia pernah menjadi menajer promosi selama dua tahun.

Kemudian konten adalah kemampuan mengelola perusahaan. Bekal ketiga tahapan tersebut menjadi harapan kemajuan Mustika Ratu mendatang.

"Saya membagi pekerjaan dalam dua bagian, makro dan mikro. Pada tingkat makro, saya berjuang untuk meraih prestasi lebih lanjut untuk kosmetika Indonesia dan jamu. Adapun untuk tingkat mikro, saya akan membuat terobosan besar menciptakan produk inovatif untuk memenuhi," katanya.

Jujur dirinya sempat pesmistis akan masa depan bisnis ini. Namun selama menjalani karir, dilihat bahwa perusahaan mampu bertahan, dan terbukti menjadi pebisnis global. Ini dibuktikan perluasan jariangan ekspor dari Malaysia, Brunei, Singapura, Vietnam, Kamboja, Hongkong, dan banyak lagi.

Mustika Ratu telah menembus pasar Asian, Eropa, dan Timur Tengah. Putri mampu memenangkan aneka penghargaan. Melalui produk slimming tea menang Best Brand Platinum 2010, produk Putri Body Splash Chrysant untuk Best Packaging.

Sosok Putri juga mendapatkan penghargaan Asia Pacific Entrepreneurship Award, Most Admirer Company 2008, dan masih banyak lagi. Mustika Ratu juga berupaya membantu UKM, terutama buat mereka para perempuan pengusaha harus berani berwirausaha.

Putri menjelaskan perempuan harus mengembangkan diri berwirausaha. Mereka harus mandiri agar bisa menaikan drajat hidup. Caranya melalui Mustika Ratu membimbing para petani empon- empon dan penjual jamu. Mereka para petani bahan baku jamu haru ditolong dalam permodalan.

Mustika Ratu juga bermitra dengan salon- salon di perkampungan. Mereka juga melalakukan aneka pembinaan. Hasilnya produk petani akan diserap perusahaan PT. Mustika Ratu. Nah, berat memang menjadi penerus, namun bukan berarti Putri tidak menikmati hidupnya.

Ia masih sempat meluangkan waktu menyalurkan hobi. Putri senang membaca buku- buku biografi tokoh inspiratif. Dia juga suka traveling, kulineran, nonton film dan pergi bersama keluarga. Walau dia sukses jadi pengusaha, tetapi jati dirinya adalah seorang istri dan ibu bagi anak- anaknya.

Pengusaha Pemilik Restoran Shabu Hachi Makan Sepuasnya

Profil Pengusaha Githa Nafeeza


profil githa nafeeza
 
Menjadi pengusaha tidak mengharuskan kamu menjadi chef. Ini kisah pemilik restoran Shabu Hachi, Githa Nafeeza yang tidak bisa memasak tetapi doyan kulineran. Bermula dari hobi makan serta cita rasa tinggi. Githa mencoba peruntungan di bisnis kuliner lewat restoran.

Tidak bisa memasak malah menjadi tantangan tersendiri. Dia berpikir bisnis apa mampu mengikuti jaman. Di era sosial media, semua- semua bisa menjadi viral lantas menjadi besar. Prinsip itulah yang ia tengah kembangkan melalui "all you can eat".

Konsep bisnis bukan baru tetapi jarang ditemui di Indonesia. Dia menyukai makanan shabu- shabu maka berdirilah ini. Pemilik restoran Shabu Hachi, memberikan warna berbeda dan tentunya pastilah viral di sosial media. Para Youtuber berbondong- bondong membuktikan konsep "all you can eat" itu.

Restoran Shabu


Bukan hoak memberikan ulasan terbaik mengenai Shabu Hachi. Makanannya pun enak bukan omong kosong. Pantaslah para food blogger memberikan penilaian memuaskan. Viral Shabu Hachi memiliki konsep yang bebas makan. Tidak ada menu melainkan memberikan "makan gratis" bagi pengunjung.

Disaat akhir pekan usahanya ramai dikunjungi masyarakat. Bahkan sampai penuh tidak menyisakan ruang. Apakah bisnisnya merugi karena konsep makan sepuasnya satu harga. Ternyata Githa malah untung besar, bahkan mampu menghasilkan cabang di Bogor.

Pendekatan personal tanpa membedakan menu makanan. Konsep all you can eat juga memberikan keleluasaan memasak. Pasalnya shabu- shabu memang dikenal pelanggan emasak. Bukan berarti nanti rasanya tidak enak. Karena bumbu dan bahan telah disiapkan oleh Chef khusus dan profesional.

Githa memang tidak bisa memasak. Maka dia mempekerjakan Chef mengurusi bahan makanan. Juga mempekerjakan konsultan untuk membangun bisnis. Karyawan dipilih agar mampu membangun tim kerja. Mereka mempelajari detail, bahkan membeli banyak buku perhotelan buat dipelajari nanti.

Girtha juga senang menyiapkan menu baru. Bila menemukan resep ia akan konsultasi dengan ketiga Chef -nya. Melayani pelanggan harus optimal bukan sekedar costumer service. Memenuhi keinginan pelanggan dan kemauannya. 

Promosi dari mulut kemulut terbukti mampu membesarkan bisnis Shabi Hashi. Caranya dengan tidak sembarangan memasak. Kuah dimasak pagi buat siang, dan dibuat sore untuk malam. Semuanya itu fresh kualitas bahan bakunya standar Amerika. 

"Bukan sembarangan, melainkan mengandung unsur kebaikan. Mulai dari bahan baku, proses standar Amerika, dan halal," tuturnya.

Aneka Menu Baru

Yang terbaru mereka menyajikan sup collagen dengan kuah nikmat. Ini menjadi faavorit baru bagi pelanggan. Bahannya kuah ayam asli pilihan yang diambil sari patinya. Collagen sangat baik bagi kulit kita terutama perempuan.

Kuah Shabu Hachi asli bukan memakai bumbu instan perasa. Alhasil ini akan menyehatkan bahkan bisa membuat awet muda. Varian kuah bermacam- macam jadinya tidak monoton. Kan orang pikir makan shabu- shabu gitu- gitu aja.

Mereka punya kuah original konbu, Japanese broth, tom yum, dan miso soup. Daging berkualitas dari wagyu, Amerika Serikat dan Australia. Agar tidak bosan ada pelengkap seafood, bakso, sayuran, dan aneka sate. Disini juga ada menu daging grill yang sudah matang, ditaruh piring dan dimbumbui.

Bumbunya aneka macam dari asin, pedas, dan manis. Menu ini sama dengan menunya Hachi Grill, dan taukah kamu bahwa Hachi Grill merupakan bagian dari Hachi Group. Usaha Githa membesar dan menawarkan lebih banyak konsep all you can eat.

Shabu Hachi didirikan 2014 kemudian viral sampai buka cabang. Tempat kedepalannya dibukan di dekat Museum Satria Mandala, Jalan Gatot Subroto Jakarta Selatan. Tempatnya nyempil di pojokan museum. Tetapi ini strategis karena bertempat di segitiga emas Jakarta, karena kawasan bisnis.

Outlet ke delapan memiliki 272 kursi yang memang terletak di pojokan. Walapun dipojokan museum Staria Mandala, Githa tetap optimis mampu memenangkan hati. Dia memiliki misi tersendiri yakni menaikan pengunjung museum. Githa merasa terpanggil mengajak kaum milenial untuk berkunjung.

"Kebetulan Papa terntara juga. Hitung- hitung menghidupkan Satria Mandala," tuturnya.

Restoran Shabu Hachi menawarkan paket Rp.138- 328 ribu belum termasuk pajak 10 persen. Makin murah dengan promo group seharga Rp.98- 288 ribu. Buat promo ini minimal pembelian 10 pax berlaku senin- kamis pukul 14.00- 22.00, dan jumat pukul Rp.14.00- 16.00 WIB.

Pekerjaan Aneh Bikin Kaya Mendadak

Artikel Bisnis 4 Pekerjaan Aneh


 
Menjadi seorang pengacara atau dokter menjadi hal lumrah dimiliki. Tapi ada 4 pekerjaan aneh bikin kaya mendadak. Terjun dalam pekerjaan berikut pasti tak pernah terpikirkan kita. Mungkin menjadi pengacara atau dokter bisa menjadikan kamu kaya. 
 
Tapi pekerjaan berikut bisa membuat kamu kaya mendadak. Tak perlu terlalu bekerja keras untuk 4 pekerjaan ini. 

Dikutip dari All Women Stalk  yang telah mengulasnya secara apik; berikut 4 pekerjaan aneh tersebut.

1. Body Part Model


Menjadi seorang model adalah hal yang biasa, namun bagaimana jika kamu hanya menunjukkan bagian-bagian tertentu tubuh saja. Pekerjaan yang kemudian dikenal sebagai body part model tak membutuhkan kamu secara keseluruhan. 
 
Dengan menunjukkan beberapa bagian tubuh seperti mata, hidung, kaki dalam satu sesi saja kamu mampu meraup untuk sekitar Rp 11 juta.

"Saya telah diberitahu aku punya tangan yang bagus, terutama oleh nenek saya," kata Adele Uddo, salah satu model tangan terkemuka Amerika melalui Forbes.com. 
 
Body part model dapat disewa untuk bagian tubuh hanya untuk yang ingin disorot baik untuk iklan kampanye atau produk kecantikan. Salah satu perusahaan kosmetik memilih mencari tangan dengan kuku yang indah, kemudian diabadikan dalam buku fashion dan kecantikan. 

Ada pula perusahaan makanan atau produk pembersih yang mencari bagian tubuh lain. Mungkin seperti bagian mulut untuk iklan pencukur jenggot.

2. Pencicip makanan atau Food Scientist


Bagi para pecinta makanan, kamu sebaiknya memilih pekerjaan yang satu ini. Hanya dengan mencicipi beberapa jenis makanan dan memberi tahukan apa saja rasa dan kandungan serta bahan di dalamnya kamu dapat memperoleh uang sebesar Rp 700 juta per bulannya.

Sejarah sendiri menyebut pekerjaan aneh ini sudah ada sejak jaman dulu. Jika kita akan berhadapan dengan kematian dahulu, sekarang kamu akan disuguhi produk- produk perusahaan untuk dicoba.  
 
Jangan berpikir tentang rasa karena ini sebuah percobaan untuk meyakinkan produsen akan produk barunya. Lebih lanjut seorang pencicip makanan juga diharapkan memberikan masukan. Disinilah mereka terkadang disebut food scientist karena ikut memadukan setiap unsur dalam suatu produk baru.

3. Embalmer


Ada salah satu pekerjaan aneh yang dapat membuat kamu cepat kaya yaitu mengawetkan mayat dengan menggunakan zat kimia yang biasa disebut dengan istilah balsem. Banyak orang yang tak ingin melakukan pekerjaan ini dengan alasan takut dan kasihan dengan mayat tersebut. 
 
Dengan menggeluti pekerjaan aneh dan unik ini, kamu akan memeproleh uang sebesar Rp 950 jutaan per tahun.

4. Personal shopper


Seorang personal shopper hanya butuh kamu berbelanja dari merek kenamaan, kamu tak hanya akan diberi barang-barang gratis saja namun juga mendapatkan uang sebesar Rp 1 Milyar per- tahunnya. Biasanya kamu akan ditempatkan di butik selebriti tertentu atau perusahaan besar.  
 
Tentu pekerjaan ini tak mudah. Kamu harus benar- benar mengerti memadu padankan pakaian ketika berbelanja. Kamu juga diharapkan ikut menganalisa kebutuhan toko- toko yang telah mempekerjakan kamu. Mulai dari bagaimana produk, bagaimana konsumen seharusnya berbelanja, ikut mengkritisi dan mempromosikan tempat itu.

Biografi Mohammad Baedowy Pengusaha Sampah Miliaran

Biografi Pengusaha Mohammad Baedowy


biografi mohammad baedowy

Biografi Mohammad Baedowy pengusaha sampah. Tiga belas tahun silam, dia mungkin tidak akan pernah menyangka dirinya akan menjadi seperti sekarang. Ia tengah mengendarai Toyota Fortuner anyar tunggangannya. Mobilnya lantas melintasi jalan tol Bogor- Jakarta di siang hari panas.

Dia baru memilikinya sekitar empat bulan dimana dua mobil lain sudah lebih dulu. Mobil itu berhenti di depan sebuah rumah tipe 21 di komplek Dukuh Zamrud, Bekasi, Jawa Barat. Sebuah Volvo dan Kijang telah lebih dulu nangkring di sana.

Baedowy menyebut rumahnya berarsitektur sangat minimalis hampir tanpa pagar dan tanpa atap. Tapi jangan salah, rumah tersebut ternyata bernilai satu miliar rupiah. Ia juga masih mempunyai satu lagi rumah berukuran tiga kali lipat yang mana hampir selesai dibangun.

Dulu Karyawan Biasa


Rumah tersebut hanya berjarak sepuluh menit berjalan kaki di komplek yang sama. Ia lantas mengaku masih menyimpan hasrat untuk lahan seratus meter persegi disisi lain. Dia rela membayar satu juta permeternya buat satu ini.

Siapakah Baeodwy?

Tiga belas tahun berlalu, kenyamanan tersebut datang ketika dirinya telah mentok berbisnis apapun. Dia sempat mendapat tawaran di perusahaan perminyakan di Kalimantan melalui koneksi. Baedowy malah lebih memilih menjadi auditor sebuah bank asing di Royal Bank of Scotland.

Tiga tahun bekerja disana, ia sering bentrok dengan atasannya. Dia pun mengaku korban rasionalisasi perusahaan dimana dirinya bekerja lima pekerjaan sekaligus.

"Tapi bayarannya cuma satu pekerjaan." jelasnya.

Dia merasa tidak ada balasan apapun ketika harus bekerja di pagi hari. Kemudian barulah ia pulang lewat tengah malam. Merasa diperlakukan tidak adil, ia yang kala itu berumur 27 tahun, akhirnya nekat hengkang dari perusahaan di tahun 2000.

Di tahun sama, dimana krisis menoter melanda mempengaruhi kinerja bank tempatnya bekerja itu. Banyak bank tutup karena dilikuidasi atau merger dengan bank lain. Sebelum memutuskan keluar, ia bahkan sempat bertengkar dengan si bos perusahaan.

Dia keluar kantor menendang tong sampah, sembari melontarkan ajakan berkelahi."Saya tunggu di parkiran," katanya geli, menirukan ucapanya dulu.

"Saat itu saya melihat banyak teman yang ketar ketir menunggu nasib. Saya berpikir, daripada ikut susah, lebih baik berhenti duluan. Saya lantas mengundurkan diri dari perusahaan," kenangnya lagi.

Berhenti menjadi pegawai, ia langsung diterima bekerja sebagai menejer kuangan di perusahaan batik yang memiliki pabrik di Pekalongan. Selain mengatur dan mengurus arus keuangan, ia aktif mengatur kegiatan pameran batik.

Baeodwy tiba- tiba teringat ucapan tamu hotel seberang kantornya di kawasan Sudirman, Jakarta Selatan, pada suatu siang. Tamu itu seorang laki- laki tua bercelana pendek, tengah asik bersantap siang. Dia yang berjas dan bercelana mahal bahkan terlihat mati gaya dihadapan dia.

Dia nekat bertanya siapakah pria tersebut dan apa pekerjaanya sekarang. Pria tersebut hanya santai menjawab berbisnis sampah. Baedowy terkejut mendengar hal tersebut. Putra pertama pasangan Supomo dan Zubaidah tersebut seolah mendapatkan petunjuk.

Ia kemudian bertemu seorang pejabat bank menawarinya bisnis kongsi sampah. Dia terasa tak percaya ketika mengingat lagi ucapan si laki- laki tua. Dia pun membulatkan tekat saja. Saat itulah dia yang sudah memiliki dua anak dan masih bayi memilih berhenti lagi.

Bisnis Sampah


Roda kehidupannya telah berubah 180 derajat seketika, dan menjatuhkan pilihan berhenti bekerja, lantasberusaha sendiri jadi pengusaha.

"Kerja sama kami hanya bertahan satu tahun. Ternyata, kami sama- sama belum ahli berbisnis sampah. Tetapi, lantaran saya sudah terlanjur, kepalang basah, saya memutuskan untuk mencoba sendiri, " ujar lelaki kelahiran Balikpapan tersebut.

Hidupnya kini merupakan wujud manisnya bisnis sampah botol plastik. Dalam  biografi Mohammad Baedowy, telah menekuni bisnis ini belasan tahun. Dia telah paham betul seperti apa bisnisnya. Sang pengusaha memilih menggarap jenis polyethylene tereththalate, yang biasa ada di botol air mineral.

Pengepul menyebutnya bodong dimana bagian bawahnya cekung ke dalam layaknya bodong atau pusar manusia. Lelaki yang pernah menyelami bisnis pengepul benang nilon, sambil melirik bisnis jangkrik yang lagi boming.


Dia kemudian berbisnis pengolahan botol plastik bekas. Modal awalnya hanya 50 juta, sebagian milik mitra bisnisnya. Dia mampu mendirikan pabrik pengolahan sampah bernama Fatahillah Interplastik. Mencoba setahun, bisnisnya tersendat ketika mesinya terus rusak ditambah bahan baku seret.

Dia menjadi satu- satunya yang bertahan berbisnis. Tahun 2001, ketika bisnisnya jatuh menjadikan dirinya sasaran empuk orang tuanya. Biasalah memang kalau menjadi pengusaha memang penuh resiko. Termasuk resiko diomeli orang tua. Dia cuma bisa menerima saja wajah cemberut orang tua yang menjenguk.

Ia kemudian mengirimkan sang istri ke Malang agar menghemat biaya. Setelah tiga bulan berlalu akhirnya, ia memberanikan diri memasang plakat tanda menyerah "pabrik ini dijual"; tetapi tak laku dijual.

Bahkan dalam keputusasan ini, dirinya sempat menggugat Tuhan dan mengimingi Nya kesholehan jika menolong dirinya. Mesin pemotong (crusher) plastik di pabrik sering sekali ngadat, padahal satu- satunya sehingga produksi menjadi sering terganggu.

Selain itu, bisnis ini ternyata memiliki medan persaingan tersendiri, antar sesama pengusaha limbah plastik tersebut sering terjadi persaingan tidak sehat. Pria yang menggemari musik Beatles dan Lobo ini mulai memperdalam ilmunya tentang plastik dari berbagai sumber.

Ia juga membongkar mesin yang dibelinya, mencari tau proses kerja sumber bisnisnya. Dia tak lantas pantang menyerah kembali lagi.

"Sambil jalan, saya belajar betulin mesin itu. Saya bongkar, kemudian dipasang lagi. Pokoknya sampai hafal betul isi perut mesin itu," ujar Baedowy. Alhasil, ia membuat mesin pencacah sendiri teridiri dari tiga ukuran berbeda. Dia sibuk mencari onderdil bekas di berbagai bengkel mesin bubut di Rawapanjang.

Dia mencari tau desain terbaik mesin pencacahnya sendiri sedikit- demi sedikit. Tentang jenis plastik, dia belajar apa perbedaan kode PP ( polypropylene), dan PET (polyethylene tereththalate). Kode PP ada diproduk plastik air mineral, sedangkan kode PET didalam botol air mineral atau botol jus.

Berdasarkan pengalamannya, keduanya memiliki nilai berbeda dan harga yang berbeda. Selain itu, ia rajin datang ke berbagai seminar pengolahan limbah plastik. Brosur- brosur tentang mesin pun dikumpulkan dan diperiksanya satu per- satu, kemudian dipelajarinya lagi bagaimana membuatnya.

Dia mendirikan perusahaan bernama CV. Majestic Buana Group, di Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi. Bisnisnya tidak hanya soal mengolah limbah tetapi bekerja sama membersihkan Indonesia.

Ditambah dia bekerja membuat berbagai mesin pencacah, mesin pembuat pelet, dan pengolah lain. Mesin- mesin tersebut dijualnya kepada mitra. Baedowy fokus ke mengelola bermitraan bagi orang- orang berniat membuka bisnis sejenis.

Pengusaha Sampah Miliaran


Selain itu, ia mendapat pesanan mesin dari instansi pemerintah.  Mereka antara lain dari Departemen Kelautan dan Perikanan serta Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi. Baedowy sendiri mengaku tidak pernah memproduksi mesin- mesin tersebut melainkan memodifikasinya.

Dia membuat mesin itu sesuai kebutuhan para pengguna mesin tersebut.

"Mesin- mesin itu sudah ada, tetapi saya ubah lagi sesuai dengan kebutuhan pengguna dan kondisi yang ada di lapangan," ucapnya.

Tepatnya tahun 2001, mesin tersebut telah laku dijual ditambah hasil gilingan semakin halus dan bersih. Dia mengajak mitra menggunakan mesin sekaligus menjual hasil produknya ke dirinya. Para mitra berhak untuk menjual hasil gilingan ke dirinya.

"Dan saya wajib membeli," terangnya lagi, tentang bisnis kemitraan ini. Pasar China yang pesat membuat pesanan hasil produksinya meningkat.
 
Ita, 40 tahun, warga Bekasi yang juga membuka usaha penggilingan di Purwakarta, menjadi salah satu dari ratusan mitranya. Merasa sangat terbantu menjadi mitranya Baedowy. "Saya mendapatkan bantuan pelatihan dan pemasangan mesin secara gratis," katanya.

Lain lagi cerita dari Suster Cecilia Hartati, dimana dirinya membelikan mesin guna kepentingan mendidik murid- murid. Sekolah Regina Pacis membali mesin seharga 40 juta dan Baedowy sendiri membeli hasilnya secara harga pasar.

Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi mempercayainya membuat mesin injection plastik. Pemerintah Jawa Barat bahkan memasukkan namanya menjadi satu dari tiga usaha kecil menengah diusulkan menerima penghargaan Kalpataru. Baedowy pun memberikan nasihat bagi para karyawan seperti kamu.

"Segera buka usaha sendiri, deh." tutup Baedowy. Bicara mengenai omset, ia enggan menyebut angka tapi sebulan sekali, minimal harus mengirim dua kontainer dan mesin dua buah perbulan.

Wirausaha Mandiri Bisnis Bed Cover Persahabatan

Profil Pengusaha Dinar Esfandiari Santoso


wirausaha bed cover

Menjalankan wirausaha mandiri tidak harus sendiri. Contoh bisnis bed cover dijalankan ketiga sahabat ini. Menjadi pengusaha bersahabat apakah tidak susah. Tidak selamanya kamu berjuang sendiri mencari uang. Berikut kisah wirausaha bisnis bed cover bertema persahabatan.

Mereka tiga bersehabat, adalah Dinar Esfandiari Santoso (38), Ira Karmawan (39), dan Rani Seogeng (38), berkolaborasi menjadi pengusaha bisnis mandiri. Sejak lama ketiganya melihat bagaimana pasar bedding (tempat tidur) berkembang.
 

Wirausaha Bed Cover


Kenapa bisnis bed cover selalu dikuasai pemain besar. Tidak tanggung- tanggung, banyak pengusaha asing yang ikutan masuk di bisnis bed cover. Bersama mereka membangun bisnis bed cover sendiri dari nol.

Meskipun persaingan ketat mereka merasa punya jalan. Tujuan mereka menjadi pemain lokal yang unggul. Ide mereka sederhana namun tidak sesederhana itu. Terutama fakta ketiga wanita cantik ini berhadapan pemain lama

Keberanian saja tidak cukup jika mau menjadi pengusaha. Mereka kesulitan menemukan pegawai yang tepat. Ketika mereka menemukan produk berkualitas. Nyatanya pengalaman dibutuhkan lebih dari harapan.

"Kami harus berburu SDM yang memiliki keterampilan menjahit dan mengaplikasikan bordir sesuai standar kaulitas yang telah kami tetapkan," ungkap Dinar. 

Mereka menggunakan bahan polos, lalu memberikan gambar- gambar lucu. Produk mereka memang berawal dari ide sederhana. Namun belum digarap serius oleh pemain besar bed cover. Untuk modal mereka mengumpulkan uang pribadi bukan meminjam bank.

Alasannya bank memberikan bunga lumayan tinggi. Apalagi merintis bisnis memiliki resiko yang tidak kecil. Semakin besar modal dikeluarkan maka semakin beresiko. Bayangkan jika mereka mau meminjam uang, terus gampang mengeluarkan uang, bisnis mereka tidak jadi bisa bermasalah.

Tips wirausaha dari Dinar tentang modal bisnis. Semakin banyak kita memegang uang, maka akan semakin mudah mengeluarkan uang. Pengeluaran uang tidak penting akan menambah resiko bunga. Pokoknya mereka harus membangun bisnis terlebih dahulu.

Dari konsep sampai manajeman harus kuat untuk mandiri. Agara mereka mampu mengembalikan uang pinjaman bank. Beruntung salah satu dari mereka mendapatkan suntikan dana. Dari keluarga salah satunya, mereka mendapat pinjaman tanpa bunga alias dibayar mencicil.

Tidak memiliki latar belakang berwirausaha. Mereka mencari celah dibalik produk mereka. Beberapa kali mereka mengikuti nazan yang diadakan asosiasi di Jakarta. Melalui asosiasi asing tersebut bukan hanya pembeli mereka datang, tetapi mereka menambah koneksi dengan pengusaha lain.

Disitulah bisnis Simply Idea, nama usaha dijalankan mereka, mulai mengikuti bazar mingguan yang diadakan oleh sebuah mal. Mereka beresiko mencari cara memperluas pasar. Coba- coba, mulai untuk mencari departement store diajak kerja sama.

Kebetulan produk bedding seperti mereka buat belum ada. Mereka tertarik akan konsep desain, tapi ada syaratnya berupa revisi. Dalam sebulan mereka harus merevisi sebelum jualan. Setelah itu baru bisa dipasarkan di sana.

"Misalnya soal packaging dan cara mencuci," ingat Dinar.

Ketika mulai masuk ke department store ternyata ada syarat- syarat perlu dipenuhi. Mereka memang tak mau setengah- setengah memperkenalkan produknya, Simply Idea. Dalam berbisnis bersama diakui bahwa ada friksi- friksi kecil diantara ketiganya. Mereka berlalu dari permasalahan kecil agar tak cepat membesar. 
 
Prinsipnya hanyalah memang sulit menyatukan tiga kepala menjadi satu. Justru ketiganya mengaku saling mengisi dan tidak mau membuang salah satunya.

Bisnis Persahabatan


Mereka memang sedari awal adalah sahabat baik jadi mudah. Sejak awal, masing- masing telah menangani divisi berbeda- beda. Mereka mengerjakan sesuatunya sesuai dengan apa yang disenangi. 
 
"Saya menangani marketing, Rani bertanggung jawab untuk produksi, sedangkan Ira mengurus keuangan dan kepagawaian," tutur Dinar. Mengatur hubungan dengan pelanggan menjadi prinsip bisnis tiga sekawan ini. Mereka bahkan siap menyediakan layanan purna- jual sebagai bentuk komitmen.

Mereka menambahkan layanan seperti membantu membetulkan renda bed cover lepas. Hal sepele inilah yang ternyata cukup ampuh menggaet pelanggan Simply Idea.

"Bagusnya, hingga kini, tak banyak yang menggunakan layanan ini. Karena, produk kami berkualitas tinggi, baik dari jenis kainnya maupun kerapian jahitan di setiap bentuk aplikasinya," jelasnya lagi. Namun, Dinar juga menerangkan ada syarat dan ketentuan tertentu untuk layanan purnajual tersebut.

Setiap 3 bulan, mereka akan mengeluarkan produk- produk baru. Kalaupun produk dikeluarkan masih sama jenisnya pastilah temanya akan berbeda. Misalnya tema mobil balap akan menggunakan motif mobil A. 
 
Lalu dilain waktu, mereka akan mengeluarkan produk sama namun bergambar mobil B. Ini akan memberikan penyegaran tersendiri termasuk bagi pemesan. Atau, mereka akan mengeluarkan konsep sama satu paket produk.

Seperti konsep princess, semua aplikasinya serba princess mulai seprai sampai kelambu, lengkap dengan aplikasi bergambar tongkat peri. Ini akan menarik imajinasi sang anak agar benar- benar berasa seperti di kastil. 
 
Simply Idea akhirnya bisa mandiri, menarik produknya dari department store, namun mereknya sudah terlanjur terkenal disana. Mereka cukup membuka big sale selama 4 hari. Hasilnya, mereka bisa diserbu oleh pembeli dan semakin kokohlah merek mereka dimata pelanggan.

Simply Idea mulai menciptakan produk custom made. Biasanya mereka ibu- ibu yang ingin mengisi kamar anaknya secara spesial. 
 
"Jatuhnya memang jadi lebih mahal, karena harus membuat pola baru. Desainnya bisa mereka gambar sendiri atau kami yang membuatkan," kata Dinar, yang membolehkan orang memesan via website tanpa minimum order.

Pada 2006, Simply Idea mengeluarkan produk mukena karena permintaan itu selalu ada. Reaksi terhadap mukena kreasi Simply Idea ternyata memuaskan. Mereka bahkan mengeluarkan produk mukena baru. 
 
"Dua tahun lalu, buyer menantang kami untuk membuat baju muslim anak. Kami segera mencari konfeksi yang berbeda dari konfeksi untuk pembuatan mukena. Sayangnya, karena tak mau kehilangan order, konfeksi itu melemparkan ke konfeksi lain. Hasilnya benar-benar tidak sesuai. Saat itu kami mengalami kerugian besar," kisah Dinar.

Meski produknya terkesan lucu- lucu, mereka tetap menjalankan bisnisnya secara profesional. Mereka bahkan bahkan rela menyewa jasa konsultan bisnis dan keuangan. Tujuannya agar meraih target yang telah dirancang oleh perusahaan. 
 
Konsultan ini juga membantu mereka membenahi soal keuangan terutama soal profit sharing -nya. "Konsultan itu juga mengarahkan kami dalam berstrategi, menerapkan sistem marketing paling efektif, membenahi keuangan, bahkan memotivasi kami untuk terus maju," kata Dinar.

Simply Idea mulai menambahkan sistem online dan offline di dalam marketing mereka. Divisi online lebih banyak bersentuhan konsumen langsung, misalnya aktif memberi informasi tentang produk- produk terbaru, mencari tahu animo pasar terhadapa produknya, dan mengumpulkan konsumen ketika ada event besar semacam event Inacraft atau big sale. 
 
Mereka bahkan berencana membuka butik di tempat strategis. Targetnya tentulah masyarakat kelas menengah atas yang sadar bedding.

"Sedangkan marketing offline bertugas menjual produk kepada konsumen yang tidak dapat dijangkau oleh sistem online, yang biasanya membeli dalam jumlah besar. Untuk melakukan terobosan  pasar di dalam dan  luar kota, manajer departemen ini secara bertahap akan punya 5 kaki tangan alias downline. Berbeda dari MLM, sistem marketing ini hanya punya satu layer kaki saja," ungkap Dinar.

Simply Idea juga bekerja sama dengan Mothercare Indonesia, produk yang berbasis di Inggris. Sistem kerja sama mereka mudah yaitu mereka ikut menyuplai produk yang tidak ada di perusahaan milik mereka untuk Indonesia. 
 
Mereka harus menyediakan kelambu yang tentunya tidak ada di Inggris. Warna kelambu itu akan disesuaikan produk boks bayi yang diterbangkan langsung dari Inggris. Tawaran lain dari Austarlia serta dari Selandia mengalir deras.

Soal jenis produk yang akan dikerjakan serta motifnya telah disepakati bersama. Namun, Dinar menjelaskan soal harga belum menemui kata sepakat.

Twitter: @simpy_idea

Pengusaha Muda Farah Farce Online Shop Sepatu

Profil Pengusaha Farah Farce

 
pengusaha muda farah farce

Pengusaha muda diusia belia berkat sukses online shop. Siapa Farah Farce, seorang gadis berumur 16 tahun, ketika memulai bisnis dari nol besar. Gadis remaja kelahiran 22 April 1995 ini memiliki nama asli Farah Kemala Qurratu'ani, berbisnis sejak duduk di bangku kelas 9 Sekolah Menengah Pertama.

Hebatnya nih, ia melakukan semua bisnisnya sendiri yaitu bisnis impor produk- produk fashion dari berbagai negara di kawasan Asia. Dan hebatnya lagi, ia mengerjakannya tanpa modal apapun, berikut ceritanya Kisahnya berawal dari kesukaanya memakai sepatu sneakers.
 

Pengusaha Online Shop Sepatu


Dia bahkan berburu produk tersebut diberbagai negara. Menginginkan produk- produk terbaik, dan tentunya yang tidak bisa ditemukan di Indonesia. Ketika itu, dia menginginkan sneaker pertamanya dari seorang teman menawari.

Farah ditawari pembelian sistem pre- order, melalui seorang teman yang baru dikenalnya di sebuah bimbingan belajar. Farah menunggu cukup lama, rasa kesal dan geram membuatnya menanyakan hal ini langsung.
 
Bukannya diberi solusi, Farah hanya disuruh untuk menghubungi si penjualnya sendiri, loh kok? Si penjual itu ternyata juga tinggal di Jakarta. "Aku kaget, aku pikir orangnya perantara langsung dari sana. Tapi ternyata dia juga perantara disini," jelas Farah.

Ia mengembangkan senyumnya ketika pesanannya tiba ditangannya. Farah senang karena sepatu itu tidak ada di Indonesia. Meski begitu terbersit keganjilan, dan mulai berpikir tentang bisnis yang dilakukan temannya tersebut. Ini membawanya memutuskan untuk menghubungi sang importir itu.

Dia menawarkan dirinya untuk menjadi perantara, menjualnya langsung ke pembeli seperti yang dilakukan temannya. "Kenapa gak gue jualin juga disini," pikirnya kala itu. Dia yakin meski kala itu statusnya sebagai pelajar SMP dan belum berpenghasilan.

Bekalnya hanyalah satu yaitu pengalaman ketika SD, menjual produk secara online, membuatnya cukup PD menego si importir tersebut.

Farah lantas pernah memajang foto- foto barang importir tersebut. Ia kemudian menuliskan kata- kata khas anak muda. Dia kemudain menjual produknya itu melalui Facebook. Ia pun berhasil menjual sepatu- sepatu tersebut hingga kurang lebih 15 pasang hari itu juga.

Farah menawarkan sistem dropship kepada sang importir tersebut. Dropship sendiri ialah sebuah sistem alternatif perdagangan dimana para pemilik barang hanya menerima pesanan, lantas mengirim produknya lewat paket, tentu setelah pembayaran oleh sang parantara dari pembayaran pembeli.

Istilahnya mungkin mirip broker tanah. Perantara akan mendapatkan pesanan dan menerima uang untuk disetorkan. Tak lupa perantara harus menambahkan untung sedikit.

Ini merupakan sistem yang lazim dijalankan oleh pebisnis online masa kini. Dropship memberikan kemudahan bagi penjual online yang memiliki modal atau pun tidak. Mereka cuma akan menawarkan produk tersebut besar- besaran.

Saat pesanan datang, mereka akan meminta pembeli untuk membayar dimuka dulu. Ketika pesananan masuk dan uang telah diterima masuk, para penjual online meminta si pemilik barang mengirimkan ke alamat pembeli.

Pengemasan dan pengiriman dilakukan akan pemilik barang. Berbeda sedikit dari biasanya, Ia lebih memilih mengontrol kualitas barang sebelum dikirim ke alamat pembeli sendiri.

"Gimanapun semua barang harus transit dulu di rumah aku dulu. Setelah aku cek barang ini bagus, baru aku kirim ke alamat pembeli. Kalau barangnya jelek, aku kembalikan kesana. Jadi prosesnya ke supplier di luar negeri, ke rumah aku, baru ke alamat pembeli. Aku engga mau jualan barang jelek sampe mengecewakan pelanggan," tegasnya.

Meski terdengar beresiko baginya karena mungkin "tombok" tetap untung. Buktinya ini dijalankan oleh Farah dan baik- baik saja. Bermodal selain uang, Farah sendiri memiliki kemampuan untuk mengamati kualitas produk, serta paham akan kebutuhan pasarnya.

Belajar bisnis online


Tentunya bisnis miliknya punya resiko tinggi yaitu menyangkut kepercayaan. Ditambah, ia harus membayari pengiriman sendiri ke pembeli. Dia harus memastikan dulu agar produknya bagus atau dikirim kembali ke supplier. Farah juga harus memiliki kemampuan negosiasi tingkat tinggi.

Ia tidak hanya pandai berbisnis tetapi juga pandai bergaul. Tak hanya di dunia nyata, Farah pandai bergaul di dunia maya. Ia ingin tau bagaimana orang sukses berusaha. Farah aktif menggunakan akun Twitter nya (@farcee), iseng mencari tau timeline Twitter milik miliarder muda, Bong Chandra.

Dari timeline Twitter Bong Chandra, ia pun berkenalan dengan pengusaha muda seperti Putu Putrayasa, Nyoman Sukadana, Joe Hartanto, dan Citra Hafiz melalui Twitter. Setelah mencoba berkenalan dengan mereka, ia diperkenalkan kepada Jaya Setiabudi, Director of Young Entrepreneur Academy melalui Citra Hafiz.

Perkenalan singkatnya dengan Jaya Setiabudi memberikan pengalaman tersendiri. Dia mampu membuatnya terpukau akan semangat berbisnisnya sejak kecil. Jaya Setiabudi, sang pengarang buku best seller "The Power of Kepepet", akhirnya mau menjadi mentornya.

Farah pun semakin percaya diri dengan bisnisnya, dan bercita- cita berkuliah ke Eropa tanpa bantuan orang tua. Kini, dia mengeluarkan merek sepatunya sendiri yaitu "Farce". Dia juga berjualan secara online di Farceee Online Shop.

Farceee Online Shop merupakan toko online.Disana menjual barang- barang original dari luar negeri dan produknya sendiri.  Farah memiliki pengalaman berdagang dengan pemasok asal China, Inggris, Singapura, Vietnam, dan yang terakhir Thailand.

Berkat kerja kerasnya pula, ia mendapatkan banyak tawaran seminar menjadi pembicara serta tampil di berbagai majalah. Terkakhir, dia pernah diberi kesempatan menjadi event organizer pesta sweet seventen. Pengusaha muda yang sukses online shop berbekal dropship.

Sosial Media Buat Pengusaha Startup Sarah Prevette

Profil Pengusaha Sarah Prevette


sosial media pengusaha
 
Mendirikan sesial media buat pengusaha Sprouter. Sarah Prevette menceritakan pengalaman memulai usaha ini. Dia percaya harus saling berbagi, belajar, dan bersosial.. Termasuk buat sesama pengusaha atau entrepreneur. Perusahaan ini tumbuah signifikan dalam perjalannya memulai.

Sarah mendapatkan penghargaan 30 Under 30 Majalah Inc. Dia pun sering tampil di berbagai media termasuk Mashable. Memulai bisnis startup, dia sangat bersyukur karena masih menjadi murid, dan memulai usaha dibawah mentoring  entrepreneur hebat pengalaman menarik.

Kolaborasi Usaha


Uponion merupukan tempat dimana dirinya belajar entrepreneurship. Pada tahun 2000, dia bekerja untuk Uponion, website berbagi cerita- opini. "Saya mencoba menjangkau para pemilik bisnis ini dan coba mencari saran," tuturnya.

Dia ingin membangun bisnis startup. Perjalanan penuh tantangan dan membuat pusing orang. Dengan percaya diri, Sarah "cold calling" perusahaan besar seperti Uponion kala itu. Membayangkan bahwa kontaknya disetujui hampir mustahil. 

Perusahaan besar cenderung "sombong" bila dimintai tolong nanti. Cold calling merupakan cara kita menghubungi pengusaha sukses. Mereka yang kita anggap mampu menjadi jembatan. Baik berupa mentoring atau pendanaan, biasanya ditulis  lewat email dan to the point tanpa basa- basi dahulu.

Sarah menyadari banyak pengusaha mencoba ini. Beberapa punya cerita sama dengan Sarah memulai "cold calling". Ini juga merupakan konsep Sprouter menolong banyak orang awam. "Saya melihat kesempatan," Sarah menjelaskan.

Sprouter juga menjadi jembatan hubungan tradisional. Para entrepreneur akan dihubungkan langsung melalui jaringan sosial. Suatu platform yang mana para pendiri startup mampu identifikasi. Saling mensuport sesama dari rekan bisnis atau pemimpin proyek.

Sosial media bagi pengusaha terkonsep mudah. Mereka bisa terhubung dengan orang, lalu menjawab aneka pertanyaan, hingga membuat kolaborasi. Bisa membantu pengusaha membesarkan usahanya sendiri. Bentuk kolaborasi sesama entrepreneur dan para ahli dalam bidangnya tersendiri.

Sprouter Weekly akan memberikan ruang expose startup baru. Bahkan peluang investor masuk Sarah fasilitasi. Pendiri startup harus keluar dan mendekati pasar. Entrepreneur butuh networking yang bisa menghasilkan feedback dan memperkuat literasi visi.

"Kamu membutuhkan networking untuk mencari pelanggan, rekan, dan kesempatan," ia menuturkan.

Menjadi pengusaha tidak melulu memiliki rekan pendiri. Co- founder yang tidak dimiliki Sarah, ada masalah utama bahwa dirinya tidak bisa kompromi. Pandangan masa depan Sarah akan perusahaan ini hanya miliknya.

"Saya benci kompromi," jelasnya. Ini mungkin sifat buruk dalam manusia. Tetapi dia yakin bahwa ini tidak bisa dihilangkan. Meskipun dia berkata tidak untuk co- founder bukan berarti sendirian.

Sarah memiliki tim kecil yang solit mengerjakan. Mereka para profesional yang bekerja keras , dan dapat mengaplikasikan pandangan Sarah. Tiap entrepreneur mendirikan perusahaan harus memiliki individu berkualitas. Kamu akan membentuk tim bekerja bersama untuk berkontribusi besar.

Youtuber Selebriti iJustine Memulai Karir dari Nol

Profil Pengusaha Justine Ezarik


youtube selebriti ijustine
 
Memulai karir dari nol tidak mudah tetapi bisa. Youtuber selebiriti iJustine, yang bermodal ikutan ajang video Yahoo! Talent Show pada Desember 2006. Acara itu disponsori Yahoo! bertemakan "Best Online Videos". Dia memang memiliki passion dalam bidang videografi atau vlogging.

Justine Ezarik kelahiran Pittsburgh, Pennsylvania, anak perempuat tertua dari Michelle Ezarik dan Steve Ezarik. Sang ibu Michelle Ezarik bekerja sebagai guru olah raga, dan ayahya Steve Ezarik, jadi penampang batu bara keturuna Slovakia. Dia punya dua adik perempuan bernama Breanne dan Jenna.
 

Selebriti Internet Viral

 
Dia tidak memiliki nama tengah. Begitu lulus sekolah menangah di Bentworth High School langsung mandiri. Justin tinggal di Scenery Hill di Washington Country. Justrin tiga tingkat dibawah adiknya Breanne. Keduanya dikenal sebagai siswa berprestasi dan hontral di Bentworth.

Keduanya beda tingkat tetapi bintang tim voli sekolah. Justin mendapatkan beasiswa dari Washington Chapter dari International Association of Administrative. Lulus Pittsburgh Technical Institute pada 2004, dirinya lebih tertarik kepada dunia videografi, pada jamannya belum ngetren vlog yah.
 
Justin menjadi sosok digital personality atau seleb internet. Bermulai dari lulus Pittsburgh disusul dia bekerja menjadi desainer. Justin bekerja sebagai grafik desainer dan video editor. Ia kemudian mulai membuka bisnis sendiri. Ini menjadi cikal bakal ramainya vlog kehidupan pribadi seseorang.

Dia mendirikan justin.tv mengishkan kehidupan pribadinya. Ini bermula dari viralnya vlog mengenai kehidupan Justin. Pengusaha 23 tahun yang dulu bekerja menjadi grafik desainer, dan mencoba jadi selebriti online lewat kamera.

Vlog tersebut membuatnya menjadi selebriti hingga "dipaksa" lebih berkreasi. Justin.tv menjadi satu jawaban para nitizen. Dia berbekal kamera yang ditemplekan di kepala. Pada waktu itu, kita belum mengenal kamera vlog sekarang, alhasil Justin menjadi fenomenal memulai suatu tradisi.

Justin.tv pertama menampilkan kehidupan pribadi. Menemui orang- orang hebat kemudian memulai wawancara. Justin kemudian menari dihibur para performer jalanan. Dia menampilkan pribadi diri sendiri. Justin kemudian belanja di toko Apple dan Old Navy.

"Kamera ini menempel seperti hardware di dalam otak jadi saya bisa melihat normal," tuturnya.

Ia melanjutkan broadcasting pertamanya dengan makan siang. Tepatnya dia bertemu dengan James Hong pendiri hotornot.com. "Itu sangat menyenangkan," ucapnya. "Saya mendapatkan tanggapan yang positif," tuturnya.

Paling fenomenal ketika dia merecording kisah heroik. Berjudul "Killing Point" berlatar kotanya di Pittsburgh. Dia mewawancarai mantan tentara di Irak, John Leguizamo, tentara US aktif yang bisa gagalkan perampokan bank. Justin juga mewawancarai Donnie Wahlberg sebagai polisi negotiator.

Walaupun terlihat remeh tetap nampak menyenangkan. Kita diajak investigasi melalu kaca mata si Justin. Sosok yang mendeskripsikan dirinya "Mac user, blogger, internet lover dan karya seni internet baru." Dia bahkan mendeskripsikan diri sebagai anak yang kalem dan sensitif.

Putri dari seorang penambang batu bara dan guru gym. Mereka punya tanah 7 acre untuk kebutuhan keagamaan. Bisnis justin.tv memberikan kebebasan karena dia bosnya. Bebas live streaming dimana pun berada. Justin kemana- mana memakai kamera, tetapi tidak bila di kamar mandi ya.

"Jadi ini bukan masalah (memakai kamera).... saya akan mencoba sebaik mungkin (membuat konten) saya lakukan 24/7," ucapnya.

Pihak orang tua dan teman sangat suportif. Termasuk bila mereka masuk dalam rekaman kameran mereka. Ia pun tidak segan orang melihat dirinya mengedit video atau publish di web. Kala ini, sosok Justin sudah terkenal namun belum setenar sekarang, lantas apa yang membuatnya jadi selebriti?

Pristiwa itu terjadi ketika dia memvideokan tagihan.Pada jamannya pihak provider seluler AT&T tidak mengantisipasi. AT&T menerapkan sistem lock pada iPhone. Ada tagihan yang akan dibayar pengguna, salah satu opsinya tagihan akhir berupa billing tagihan.

Video berjudul "iPhone Bill" diterbitkan iJustin dibanyak tempat. Termasuk di Youtube yang mulai ia rambah. Fenomenal karena ada 300 lembar tagihan data iPhone. Baik data sms, telephone, pemakaian software, web browser.dll. Bayangkan 300 lembar meluncur ke rumahnya tanpa basa- basi.

Ia lantas mereka dan mulai memberi komentar. Fokusnya ialah pemakaian kertas yang mubazir untuk tagihan. Karena ya tagihan tersebut nampak kecil- kecil walaupun banyak. Bahkan aktivis lingkungan menyebutnya membuat pohon bahan baku kertas.

Karir Viral

 
Bayangkan berapa pohon ditebas untuk lembaran kertas. Uniknya bukan cuma dia, terdapat cerita yang sama diberbagai tempat. Inilah yang menjadi "internet meme" dan viral. Ini melambungkan nama iJustin, dengan total penonton 8 jutaan dari seluruh penjuru dunia.
 
Mendapatkan penonton sampai 8 juta berapa dia dapat. Justin mendapat $5000 dan menjadi bintang tamu beberapa kesempatan. Termasuk masuk channel Smosh, dimana Justin menjadi kameo dengan iPhone bill dan bernyanyi. Dia ditantang merubah kata umpatan menjadi kata "firetruck" di Youtube.

Pada 28 Agustus 2007, dia diundang Kevin Sites dalam "People of the Web, dan dalam acara tersebut dia naik pamor. Menjadi sosok pecinta teknologi, wajah cantik, bergaya kasual, dan humble dicintai para penonton. Ketika Sites meminta dia mematikan perangkat perekamannya terjadi kecanggungan.

Interview berlanjut dengan Justin tanpa menstreaming apapun. Justin memang identik dengan selalu memegang kamera. Dia akan menstreaming semua kegiatan sehari- hari. Bahkan seperti menjadi satu bagian dari tubuhnya.

Tribun Company bahkan menunjuknnya jurnalis web paling populer di interenet. Karena dia selalu menemukan berita menarik. Meskipun dia  bercerita dari kotanya Pittensburgh, ada saja cerita yang menarik disampaikan dan disukai subscribers nya.

Sejak April 2008, Justin memilih mengurangi kameranya menyala, tidak banyak lagi dibagikan dari kesehariannya. Pasalnya dia tengah mengembangkan diri termasuk talenta lama. Ia melanjutkan karir sebagai grafik desainer dan video editorial.

Dia hanya tampil seminggu sekali. Berbekal kamera Noki yang bisa dipakai streaming online dan offline. Tampil seminggu sekali Justin menghasilkan lebih banyak cerita. Video akan diupload ke webiste pribadi justin.tv dan chanel iJustin.

Bahkan nih ketika dia akan memesaan hamburger pada suatu hari. Ia mampu menghasilkan penonton lebih dari 600 ribu dihari pertama. Justin kembali menurunkan videonya menjadi beberapa jam dalam seminggu. Justin juga sering berkolaborasi sampai menjadi host dalam acara web seminggu dua kali.

Diceritakan bahwa Justin memiliki follower Twitter 590.000, Youtube 90.000, dan fans di Facebook sebanyak 25.000. Itupun masih terus bertambah dengan segala aktivitas. Tahun 2009, Youtube Justin memiliki 300.000 subscribers dan satu juta follower di Twitter.

Youtube iJustin dimulai dari satu kamera murahan $400. Dia memakai karpet IKEA warna hijau jadi green screne. Pengikutnya mulai dari usia 11- 18 tahun dan aktif. Bayangkan dalam sebuah video, ia mampu menghasilkan 65 juta viewer. Tahun 2019, subscribersnya mencapai 1 juta dari seluruh dunia.

Menjadi Pengusaha Muda Dita Berbisnis Sampingan

Profil Pengusaha Aphrodita Wibowo


dita pengusaha muda boneka

Memiliki kreatifitas tinggi ingin menjadikan pengusaha. Ini kisah pengusaha muda bernama Aphrodita Wibowo. Dia tak menyangka bisnis sampingan berkembang pesat. Sejak kecil memang sudah suka kerajinan tangan. Pengusaha wanita kelahiran Rembang, Jawa Tengah, 1985 sudah lama berwirausaha.

Bisnis Rp.75 ribu kerajinan bermerek Cemprut diminati kaum hawa. Dita menawarkan kerajinan bonek yang lucu dan menggemaskan. Sejak masa kecil imajinasi Dita menciptakan karakter unik. Ia tidak menekuni bisnis ini awalnya.

"Sekedar sampingan membantu suami," tutur pengusaha wanita ini
 

Pengusaha Muda Sampingan

 
Ingin menjadi pengusaha tetapi sampingan. Dia suka membayangkan berbagai kerajinan tangan. Dita menjalankan ini sekedar hobi. Pindah ke Tangerang, berlanjut membuat sampai dibeli kerabat dan juga teman- teman.

Minat pasar terhadap merek Cemprut. Yaitu brand yang diambil dari nama masa kecilnya. Meyakini bahwa bisnis tersebut akan besar. Dita meminta ijin mengerjakan sepenuhnya kepada suami. Produk boneka warna- warni menabrak batasan dunia nyata.

Kita dibawah seolah datang ke dunia imajinasi. Pengusaha muda ini memanfaatkan mood dalam hal pembuatan. Kalau mood bagus bisa menghasilkan warna ceria. Hobi crafting tersembut ternyata bisa menghasilkan pendapatan tidak sedikit.

"Yang saya bikin adalah apa yang hati saya ingin bikin. Dan itu tergantung mood, hehehe," tuturnya kepada pewarta SWA.co.id

Tidak mengikuti keinginan pasar. Dita mampu menciptakan pasarnya sendiri. Untuk penjualan baru jual produk jadi. Belum memberi kesempatan made by order. Dita sendiri yang menentukan apa yang mau dibuat. Pengusaha wanita Dita memiliki fokus dan detail disetiap pembuatannya.

Sang suami juga ikut membantu urusan penjualan. Dari foto produk, proses pembuatan dan penjualan dilakukannya. Suami, Agung Nuzul Wibowo, sangat mendukung hobi istrinya yang menjadi bisnis ini. Produk dari boneka kaus kaki, syal bintang, tas denim, sarung bantal, dompet hingga masker.

Dita kecil memang punya hobi membuat kerajinan. Crafting diturunkan oleh kedua orang tuanya ke dia. Jadi setelah menikah dia semakin bersemangat. Hobi yang dulu terbengkalai, kini tersalurkan hingga jadi bisnis serius karena dukungan suami.

Suami Dita mengatakan dirinya bukan tipikal wanita kantoran. Ia kemudian menyalurkan energi ke crafting. Dimulai pertama memang berat, tetapi kelanjutnya terasa menyenangkan sekali. Dia belajar sendiri otodidak karejinan Cempluk sekarang ini.

Dari belajar membuat crafting kemudian dijual. Modalnya diputar sampai ahli seperti sekarang. Jadi bisnis serius karena respon pasar bagus. Untuk omzet sendiri Dita enggan menyebut. Kata pengusaha muda ini soal untung berapa relatif.

Harga produk antara Rp34- 350 ribu, menawarkan konsep "adopsi" di setiap boneka. Adanya konsep "lahiran" dan "adopsi" memberi branding tersendiri. Daya tarik dibalik marketing dan branding diluar bisnis konvensional.

Setiap produk milik pembeli sendiri. Tidak ada yang menyamai bentuk dan tema. Produk miliknya itu dipersonalia seolah hidup. Melalui fanspage Facebook Cemprut Indie Craft menanjak. Tidak cuma aktif marketing di sosmed, produk Cemprut juga diikutkan aneka pameran kerajinan wirausaha.

Menjadi Pengusaha Serius


Salah satu event diikuti yaitu Crafty Days, di Gedung Indonesia Menggugat, Kota Bandung. Dita mengusung tema rock n roll kala itu. Aneka boneka plushie berkarakter tokoh Elvis Presley, Kurt Kobain, Jimi Hendrix, dan The Beatles.

Produk tote bag, ada lirik dari The S.I.G.I.T, John Lennon, hingga Red Hot Chili Paper. Jika Dita aktif mengerjakan aneka produk. Maka suaminya fokus menjadi pembicara strategi bisnis. Melalui dunia maya produknya tidak sepi peminat.

Baginya bisnis online menjanjikan. Pengusaha wanita ini menyebut hemat biaya, waktu, dan tempat karena dapat diakses dimanapun dan kapanpun. Dita dibantu tiga orang tetangganya membuat aneka produk ini. Pengusaha muda ini menyebut mengikuti hobi bisa menghasilkan setimpal.

Tidak berhenti berjualan di lokal. Dia berencana membuka akun Etsy. Termasuk mengikuti craft day internasional. Dita menyebut nama Renegade Craft Handmade, ajang internasional untuk Camprut targetkan.

Menjadi pengusaha peran suami menjadi pendorong berkarya. Agung bahkan rela keluar pekerjaan untuk membantu marketing. Setiap produk dimarketing layaknya anak sendiri. Lahiran Cemprut satu bulan lahir dua kali dan dibagikan ke sosial media.

Nama Paijo, Marmoyo, Sukarto, dan lain- lain, akan lucu kamu dengar dari produk Cempurt. Itulah perbedaan Cemprut dibanding produk sejenis. Selain jualan adapula workshop yang mungkin kamu bisa ikuti. Karena merupakan jenis kerajinan makanya produk ini tidak dibuat masal.

Blogger Terkaya di Dunia Pete Cashmore

Biografi Pengusaha Pete Cashmore


biogarfi pate cashmore

Menjadi blogger terkaya dunia sangat mungkin, walau disepelekan orang. Pete Cashmore kelahiran 18 September 1985, seorang entrepreneur muda, adalah seorang CEO sekaligus pendiri blog terkenal di dunia Mashable, menjadi salah satu dari 10 blog terpopuler versi Technorati.

Dia tumbuh di Banchory, dan menemukan blog Mashable di Aberdeen, Skotlandia. Pete mulai iseng menulis blognya ketika keluar masuk rumah sakit. Dia menderita appendectomy, tanpa tau hingga kapan akan berangsur membaik. Hingga dia menseriusi lantaran menemukan bisnis blog ini.

"Eksekusi benar membentuk apakah perusahaan kamu akan terabang tinggi atau tidak," sebuah kata bijak darinya.

Blogger Terkaya di dunia


Pada Mei 2012, total kekayaanya diperkirakan $95 (£60m) juta, berdasarkan majalah Sunday Times UK Rich List. Dimulai dari umur 19 tahun ketika memulai blog Mashable, dia sudah berhasil menghasilkan pendapatan £2000 per- bulan.

Mashable membahas hal terbaru dari raksasa sosial media; Facebook, YouTube, dan juga MySpace. Tetapi sekarang Mashable jadi bagian kelompok tersebut. Blog ini telah menarik 50 juta pengunjung dan pengguna diseluruh dunia. Perusahaan memiliki 40 pegawai yang tersebar di New York dan San Fransisco.

Pete sebagai remaja harus keluar masuk rumah sakit, menghabiskan waktunya di kamar. Dia hanya berteman internet. Dia jarang bersekolah sehingga membuatnya kurang terhubung bersama teman sebaya.

Pete mulai menggunakan caranya sendiri, menggunakan komputer belajar sebanyak mungkin. Blog menjadi salah satu semangat hidupnya. Ia membaca banyak hal dari blog yang ditemukannya dari internet. Dia menganggap itu sebagai pengganti pendidikan karena penyakit appendectomy ini.

Itu sangat menarik ketika dirinya membaca tentang kesuksesan para pebisnis muda. Dia sangat menyukai kisah mereka sukses melalui garasi. Dia berharap bisa membangun suatu perusahaan besar seperti itu.

Tetapi melalui kamarnya bukan garasi, ia lantas mencoba membangun mimpinya untuk merubah dunia menjadi lebih baik. Harapanya tidak tinggi tetapi hanya satu persen saja kesuksesan mereka.

 "Tapi saya punya perspektif keluar, dan ternyata itu adalah keuntungan karena ada pasar besar yang ingin tahu apa gadget paling keren dan bagaimana menggunakan Facebook, Twitter dan (teknologi) lain untuk maju," terangnya.

Mashable sendiri tidak memiliki arti khusus soal nama. Pertama kali blogging, Pete sama sekali tidak pernah memberitahu orang tua. Tidak pernah memberi tau apa yang dilakukannya waktu itu. Orang tuanya mungkin berpikir bahwa anaknya tengah sibuk bermain game, atau tengah mencoba mencari uang online.

Kenyataanya, Cashmore sudah memiliki gambarannya dunia sendiri, semuanya itu ada di dalam isi kepala. Dia sadar dirinya akan cukup lama tinggal di rumah, dan akan banyak beristirahat di dalam kamar, hanya ditemani sebuah komputer.

Tidak ada hal lain disekitarnya selain teknologi sendiri. Dia lantas memutuskan menulis segala sesuatu tentang berita terbaru tentang Silicon Valley. Tetapi ada perbedaan waktu cukup besar antara musim dingin di Skotlandia dan Amerika Serikat.

Cara Mencari Uang dari Blog


Berbeda dengan mencari uang lewat Youtube. Cara mencari uanhg dari blog banyak persaiangan. Ia bahkan baru sadar bahwa Inggris bukanlah pasar terbesar, ketika segala sesuatu terjadi di zona waktu yang berbeda di Silicon Valley, Amerika Serikat.

Dia memutuskan tidur pukul 06:00 AM atau 07:00 AM. Dia akan terbangun di siang hari lalu mulai menulis kembali. Apa yang akan dilakukannya ketika akhir pekan, dia hanya menulis sampai hari Jum'at karena tidak ada satupun bahan untuk ditulis.

Dia akan tidur seharian penuh pada hari Sabtu lalu bangun di Minggu pagi. Bangun dia akan menulis lagi, dan berita itu tidak pernah berhenti berputar. Semuanya terjadi selama 18 bulan sejak pertama kali menulis blog tentang Silicon Valley.

Tidur di pagi hari, tidak mendapatkan sinar matahari, itu membuatnya terlihat sangatlah kelelahan. Blog Mashable mulai mendapatkan pengunjung setiap minggunya. Dia hanya berprinsip terus maju kedepan meski hanya satengah langkah, atau seperempat langkah, semuanya akan menjadi lebih baik.

"Hari ini lebih buruk dari kemarin," dia tetap melangkah maju. Pete hanya sibuk melihat jumlah pengunjungnya, meyakinkan dirinya "ini akan berhasil".

Pete memastikan dirinya selalu mengalahkan statusnya kemarin. Dia ingin lebih baik membuat blog miliknya semakin disukai. Semakin banyak pengunjung semakin memberinya semangat menulis. Hingga tahun 2008, dia tidak pernah sekalipun mengenal siapa saja yang aktif membaca tulisannya di blog.

Akhirnya mereka bisa bertemu di sebuah pertemuan. Dia tidak tau seperti apa mereka. Justru itulah yang membuatnya semakin bersemangat menulis kembali. Dan akhirnya, Pete bertemu mereka di sebuah acara di San Fransisco pada 2008.

Disana dia terkejut melihat 500 orang telah membaca karyanya. Meski di status seharusnya ada lebih dari dua juta pembaca, tetapi angka ini cukup membuatnya tetap bersemangat. Hari ini, 23 juta orang membaca Mashable.

Mencari uang online


Bagaimana Mashable mencari pendapatan?

Itu semua tentang pengiklan ketika berbicara blog sebesar ini. Ia mengaku semakin lama blog -nya bernilai mahal. Ini terbukti bagaimana dirinya mulai menawarkan ruang iklan. Bahkan ia mengaku secara langsung dihubungi sang pengiklan sendiri.

Para pengiklan akan memilih jenis apa situs tersebut, maka bicara tentang blog ini, berarti iklan teknologi tentang terbaru. Perusahaan akan membeli ruang iklan berdasarkan cost per- page viewed atau perminggu, atau perbulan.

Iklannya bisa berukuran berapa saja dan dimana saja. Iklan mingguan juga tersedia di Mashable feed (RSS) dimana memiliki 580.000 pelanggan. Mashable juga berhubungan secara offline jadi bisa menawarkan para sponsor.

Sebagai contoh, Mashable Connect dimulai tahun lalu yang mengundang banyak pembicara besar. Dilain hal, Mashable ikut acara yang diselenggarakan orang lain seperti Social Media Day atau Social Good Summit.

Jika kamu baru memulai blogging, menurut Cashmore pilihlah subject yang bisa kamu tulis setiap hari. Blog terbaik adalah terupdate satu kali sehari atau lebih. Setelah membangun pembaca, barulah kamu mulai mendekati para pengiklan. Mereka bisa saja berupa toko online atau toko diluar dunia internet.

Atau, bisa saja menggunakan link bersponsor saja. Pengiklan link yang persponsor berarti menuliskan tentang produk mereka kemudian diberi link penghubung. Di sanalah, para pengunjung akan mengklik dan tiba di website pemilik link bersponsor tesebut.

Kamu memang harus membuatnya jelas bahwa tulisan tersebut bersponsor. Cara termudah hanyalah menuliskan kata ringan "sponsor" atau "dari sponsor" saja. Ini dimaksud menunjang integritas blog milikmu. Ada iklan yang akan menscan blog langsung, lalu memunculkan iklan sesuai tema.

Iklan semacam ini seperti Google Adsense, jadi lebih mudah diatur dan hanya butuh pemasangan alat saja. Ada iklan afiliasi bersumber website besar seperti Amazon, Exepedia, atau Lastminutes.com. Untuk blog seperti Mashable, Amazon bisa menempatkan afiliasi miliknya.

Itu berupa harga gedget terbaru. Atau, menawarkan diskon bagi pembaca blog tersebut. Cara terbaik yaitu selalu memastikan produk tersebut sesuai isi blog kamu. Tulislah segala sesuatu yang menarik atau penting untuk ditulis.

Lalu pikirkanlah apa yang pembaca kamu akan lakukan lagi. Jika ada link yang terpasang di dalam tulisan haruslah menarik "diklik".

-Pete Cashmore, blogger miliarder

Entri yang Diunggulkan

Biografi Jack Ma Orang Terkaya China Alibaba