Wirausaha Taman Kelinci UR2farm Cisarua

Profil Pengusaha Nuning Nurhayati


usahataman.png
 
Bayangkan wirausaha taman kelinci UR2Farm. Kisah dibalik pengusaha pemilik usaha kreatif ini. Ia tak masalah walau bisnisnya beda 180 derajat. Sosoknya sangat mengidolaan Menteri Susi, atau Susi Pudjiastuti, pengusaha wanita yang merintis usaha dari nol.
 
Sosok inspiratif bagi wanita pemilik taman kelinci UR2Farm Cisrua. Dialah Nuning Nurhayati telah tak terbantahkan sebagai sosok inspiratif lain. Terinspirasi Menteri Susi, eh, kini Nuning menjadi sosok menginspirasi kita semua. Bisnisnya unik lain- daripada yang lain. 
 

Memulai Wirausaha Taman Kelinci

 
 
Sebelumnya tak terpikirkan akan adanya model bisnis semacam taman kelinci. Pemilik Taman Kelinci UR2farm kemudian bercerita kisahnya kepada awak media Liputan6. Ia mengaku terinspirasi kisah Susi Pudjiastuti. Meski bisnisnya beda seratus delapan puluh derajat; tak jadi masalah. 
 
Apa yang menjadi inspirasinya karena sosok Susi terlihat cuek. Mungkin dia perokok terkasannya acuh. Akan tetapi dibelakang kisah hidupnya sebagai bakul ikan menggugah hati. Itu menggugah hati seorang Nuning, mantan pegawai Bank. 
 
Dia yang kala itu barulah pensiun melihat sosoknya muncul di layar televisi. "Saya pernah lihat dia diwawancarai di televisi," ujarnya. 
 
Kemudian tepikirlah kalau dia bisa kenapa dirinya tidak. Menjadi pengusaha berarti bisa buat siapa saja. Kebetulah dia adalah pecinta kelinci. Dimana ia sudah memelihara banyak sekali dan mulai kerepotan.

Kenapa tidak dibisniskan saja pikirnya. Awalnya cuma dua kelinci lantas berkembang biak menjadi banyak. Itu lah jalan usahanya selepas pensiun. Sudah ditunjukan oleh Allah sendiri didepan matanya, yang dulunya itu cuma dipelihara kini bisa jadi bisnis menjanjikan. 
 
Melebarkan sayapnya ke model bisnis ternyata baginya tak terlalu sulit. Dia bahkan sudah punya 900 ekor. Termasuk dari peternakan lain ditambah bisnis petshop. Ia menjelaskan kelinci hias bisa dipelihara. Kelinci pedaging kemudian diginya bisa diolah menjadi aneka sajian. 
 
Masih Kurang maka urin dan dan bulu kelinci bisa dijadikan tas, baju dan lain- lain. Inilah potensi apa yang dilihatnya ketika memandang kelinci- kelincinya. Potenis bisnisnya sangat menjanjikan bahkan sudah bisa menghasilkan 10 juta per- bulan. 
 
Ini bahkan jauh dari modal awalnya yang cuma Rp.500 ribu. Cuma saja semuanya ini terjadi tidak lah sebentar. Beternak sejak 2008 usaha kelinci benar- benar ditekuninya. Ia sudah paham betul tidak ada yang terbuang. 
 
Dari kulit, daging, bahkan urinnya sudah bisa dimanfaatkan. Urin atau kotorannya sekarang bisa digunakan menyuburkan tanah. Kemudian Nuning gunakan kembali tanahnya untuk menanam sayuran organik. Setelah tumbuh bisa dijualnya ke supermarket.

Usaha dari Hobi


Awalnya tak menyangka, karena memang, ini cuma hobinya saja memilihara dan menternakan kelinci. Dari cuma dua ekor berubah jadi 900 -an. Pada 2008, ia mantap memindahkan kelincinya ke Cisarua hingga kini lahirlah obyek wisata beranama Taman Kelinci Cisarua. 
 
"Karena dari kecil itu suka kelinci terus sampai saya bekerja dan akhirnya pensiun dini dan saya akhirnya coba pelihara itu," jelas Nuning. Dia cumalah bermodal uang 500 ribu.

Uang tersebut digunakan buat kandang. "Kandangnya bisa pakai bambu saja pun bisa atau pakai bambu dan besi juga bisa. Kayaknya dengan 500 ribu pun bisa," jelasnya.

Bukan serampangan karena ia benar- benar mempelajari bisnisnya. Dimulai dari sebuah pesanan kelinci dari seseorang sampai 100 ekor. Gayung bersambut akhirnya bisa jadi pembuka bisnisnya. Ia pun tak segan buat terus mempelajari seluk- beluknya. 
 
 
Meski kelihatan mudah ada saja masalah mungkin terjadi. Oleh karena itu ia mulai memproduksi makanan sendiri. Makanan berbentuk pelet itu sudah bisa diproduksi oleh usaha miliknya UR2farm. Beda kebanyakan orang memilih sayuran utuh, justru Nuning lebih memilih menggunakan makanan pelet. 
 
Kemudian lagi untuk menjaga kesehatan kelinci rajin- rajinlah membersihkan kandang. Lalu jangalah kita menaruh kelinci langsung kena matahari atau hujan. Alasan lain kenapa memilih pelet karena alasan bahwa jika memakai sayuran akan menimbulkan penyakit. 
 
Bayangkan sayur- sayur itu diinjak- injak, mungkin tak dimakan semua, kemudian dijadikan alas tidur.

"Kalau kita kasih sayuran mentah nanti juga akan dia injek-injek dan dijadikan temoat tidur, jadi akhirnya timbul penyakit bagi kelinci," jelasnya lagi.

Bahan peletnya cukup limbah ampas tahu organik. Modalnya cuma ambil dari masyarakat sekitar. Nuning juga memanfaatkan konsep petani plasma. Dirinya mempercayakan beberapa keluarga agar mau memelihara kelinci. Jumlah kelinci diberikan 15 ekor per- keluarga. 
 
Ada 13 jenis kelinci sukses diternakan Nuning. Hasil produksinya mulai dari daging mentah, nuget, bakso, sosis. Daging mentah diambil dari kelinci berumur 2- 6 bulan. Namun, hanya kelinci yang sudah lepas menyusu dari ibunya saja, yang digunakan buat peliharaan. 
 
Harga dari dagingnya mencapai Rp.20 ribu sampai Rp1,5 juta. Tergantung yang ingin diambil mengacu pada jenis hias atau pedaging. UR2farm tak cuma menjual daging, kotorannya, bisa digunakan pupuk dan digunakan buat semprotan sayuran organik. 
 
Kulit kelincinya kemudian digunakan sebagai sarung bantal dan juga jaket. Bisnisnya sudah menyebar ke penjuru Jabodetabek. Ia mengharapkan tidak ada yang terbuang. Semuanya ia harapkan bisa membantu kehidupan masyarakat. Mengelola bisnisnya dia cuma dibantu 15 orang karyawan. 
 
Selain itu Nuning punya 20 petani plasma. Kendala utama ialah pemahaman masyarakat bahwa kelinci bukan buat dimakan. Padahal kan beda antara kelinci hias dan kelinci pedaging. Oleh karena itulah Nuning masih rajin mengeduksi masyarakat. 
 
Padahal kalau dihitung protein kelinci lebih tinggi. Selain itu juga rendahnya kolesterol bisa jadi pertimbangan. Nuning dengan senang hati memberikan pelajaran bagaimana berkebun dan beternak kelinci. 
 
Inilah alasan juga dibalik lahiranya tempat Taman Kelinci. Tugasnya agar orang bisa teredukasi tentang kelinci.

Jualan Sampo Pengusaha Cewek Aprie Angeline

Biografi Pengusaha Aprie Angeline


jualansampo.png
 
Pengusaha cewek ini jualan sampo dan sukses. Aprie Angeline sempat salah jurusan kuliah. Ya, kisah itu pasti jamak terdengar, seperti halnya kisah wanita cantik satu ini. Namun, bukan sembarangan salah jurusan loh, karena jurusannya di Fakutltas Kedokteran yang notabennya menjanjikan. 
 
Loh kok bisa salah? Menurut berbagai sumber kami dapatkan ini karena cita- cita lainnya. Ketika itu, ketika dirinya sudah menginjak kaki di Yogyakarta, ada perasaan asing dalam dirinya. Mulai kuliah di Universitas Gajah Mada, Fakultas Kedokteran Gigi, Aprie sudah merasa tak nyaman.
 

Menjadi Pengusaha


Padahal waktu itu baru berjalan beberapa semester. Sempat terlintas di benaknya mau berhenti saja dan jadi artis terkenal. Merasa salah jurusan membuatnya memilih asik mengerjakan hal lain. Disela- sela kuliahnya dibuka- bukannya koneksi internet. 
 
Ketemulah sebuah bisnis online menarik hatinya. Ia lantas berjualan baju dan juga sepatu online.

"Bisnis menjadi pelampiasan saya merasa tidak kuat di jurusan itu,"ujar Aprie kepada Kompas. Sempat mau berhenti tapi takut kepada orang tuanya.

Perjalanan wanita 23 tahun ini memang menginspirasi. Alasan lain kenapa merasa salah jurusan usut- punya usut karena ia pelupa. Dia juga ceriwis orangnya. Ketika berkuliah terpaksa Aprie harus mengeremnya. 
 
Itulah juga alasan kenapa memilih menjadi artis saja. Aprie pun mulai mencoba- coba mengerjakan bisnis online shop. Gadis kelahiran Sorong, 5 April 1991, ini juga mengerjakan beberapa syuting sinetron dan modeling.

"Saya malah ingin jadi artis dan terkenal," ujarnya.

Baik online dan offline dipenuhi oleh aneka kegiatan. Kesemuanya tidak ada hubungannya dengan kuliah yang tengah dijalani. Berjalan waktu malah rasa asyiknya terpenuhi dari bisnis online. Seolah melupakan cita- cita utamanya menjadi artis terkenal. 
 
Tahun 2012 menjadi tonggak sejarah, nekat mengajukan cuti kuliah, cuma buat menekuni bisnis onlinenya. Dia mulai belajar bagaimana memasok barang sendiri. Aprie juga belajar dari pemasok barang dagangannya. 
 
Kesemuanya proses dagang dipelajarinya otodidak. Ia sendiri mengaku tak begitu paham memproses bisnis online awalnya. Otodidak saja bermodal Black Berry Messenger. Dari berjualan pakaian dan sepat ternyata tak cocok baginya. 
 
Memang beberapa orang nyaman tapi tidak buat sosoknya yang haus kesuksesan. Dia berdalih jualan produk fashion mengecewakan. Berbisnis pakain online untungnya tipis. Terkadang dia harus menombokinya sendiri. 
 
Selain itu karena ambil dari orang lain, terkadang, kualitasnya jauh dari apa yang digambarkan. Untuk sepatu masalahnya selain hal itu adalah ia mencobanya sendiri. Aprie harus mencobanya sendiri. Karena ia tak tau pasti ukuran sepatu dari konsumennya. 
 
Kami mencoba menerawang itu semua karena model bisnisnya reseller. Dan, Aprie itu terlalu perfeksionis untuk membeli produknya dulu. Kan tak semua pengusaha suka mengira- ngira kualitas produknya. Juga tak semua orang memiliki rasa soal bisnis fashion.

Jualan Sampo


Tak mau berhenti karena memang sudah cinta. Beralihlah sasaran bisnsnya dari produk fashion ke kosmetik. Ketika itu ia mendapatkan tawaran langsung dari produsennya. Produk skin care buatan luar negeri dicoba dijualnya. 
 
Namun, sebelum berani menjual, Aprie mencobanya dulu ke dirinya sendiri. Alhasil ternyata cocok hingga diputuskan untuk dijualkan. Respon pelanggan pun positif membuatnya semakin bersemangat. Respon positif datang dari pelanggan setianya.

"Karena saya selalu memberikan pelayanan yang baik, pelanggan percaya terhadap produk yang saya jual," tambah Aprie.

Bisnis Billion Online Shop (nama online shop -nya) meningkat pesat. Bahkan omzetnya bisa mencapai angka Rp.3 juta tiap bulannya. Dia makin yakin akan pilihan niche -nya. Dalam beberapa bulan uang puluhan juta sudah dikantungnya. 
 
Apa kunci sukses online shop Billion Online Shop? Gampang kok, Aprie menjelaskan harus bisa menahan diri. Tak boleh marah dan selalu mencoba mendekatkan mereka. Ketika nanti membalas pesanan pun tak asal jawab.

Tersusun sebuah komunikasi dua arah yang ramah. Itu ternyata efektif membangun kedekatan antara ia dan juga konsumen. "Itu membuat konsumen makin dekat dan percaya pada kami," terangnya.

Kembali merasa tak puas akan bisnisnya. Terbersit sebuah ide untuk buat membuat produknya sendiri. Putri dari pasangan Jistor Situmorang dan Lukeria Rajaguguk ini, memutuskan akan membuat produknya sendiri. Tapi produk seperti apa yang akan dibuatnya. 
 
Hingga Aprie menghadapi masalah dengan rambutnya. Lantas ia mencoba membuat produk samponya sendiri. Cewek yang pernah mengikuti olimpiade IPA saat SMA ini mencari- cari informasinya. Lantas bagaimana cara membuat sampo sendiri. 
 
Dia kemudian aktif berkonsultasi dengan orang- orang paham akan hal tersebut. "Kebetulan, sejak SMA saya juga hobi meracik- racik, jadi sedikit banyak tahu," terangnya lagi. 
 
Pada awal 2013 -an, diperkenalkan lah produknya sendiri, sebuah sampo Angeline Hair Treatment (AHT), menggunakan bahan herbal berkualitas. Oleh karena itulah harganya jadi relatif mahal. Meski begitu eh diluar dugaan malah jadi booming di pasaran.

Harga mahal tak masalah karena dirinya sudah punya costumer based. Sampo yang fokus bagaimana cara agar bisa cepat menumbuhkan rambut. Itulah masalah utama rambut miliknya juga. Ini telah menjadi produk andalan bisnisnya sampai sekarang. 
 
Modal Rp.10 juta dibuatlah 200 botol sampo. Penjualan terus meningkat saja. Saban bulan sudah bisa menjual seribu pake sampo AHT. Omzetnya sudah bisa tembus angka Rp.230 juta saja.

Adapula paket perawata rambut conditioner dan hair tonic. Harga paketnya dibandrol sampai Rp.200.000. Produk lainnya ialah gula nira dimana kadar glukosanya rendah. Aprie memang mengaku tertarik produk- produk herbal. Untuk usaha samponya sudah ada 20 orang karyawan. 
 
Produk gulanya diberi nama Java Sweet Sugar dipasarkan secara online. Dimana sudah melibatkan 25 petani kelapa. Sukses menjual ratusan toples dalam sebulan.

"Gula ini lagi naik daun," kata dia. Produk gulanya sudah merambah tidak cuma Yogyakarta, tapi seantero Indonesia. Aprie pun masih belum lah puas. Selanjutnya ada produk frescare yaitu masker wajah herbal. 
 
Dalam waktu dekat, seperti dikutip dari Kontan melalui Kompas, tahun 2015 nanti akan diluncurkan lotion pelembab herbal. Sukses di usia muda ternyata mempunya sisi kelam dibelakan. Tak disangka ia pernah sempat merasa mau bunuh diri. 
 
Alasannya karena merasa tak punya pengalaman berarti dalam hidupnya. Dia pernah depresi saat harus menjalankan studi tak sesuai hatinya. Sempat terlintas mau bunuh diri saja, "Saya depresi banget". 
 
Dia sendiri tak berani ngomong sama orang tua. Itu lantaran orang tua sudah dianggapnya berkorban banyak. Ia tau betul tak sedikit biaya dikeluarkan.

"Mau ngomong sama ortu enggak berani karena sudah mengeluarkan biaya dan banyak orang yang tahu," jelasnya lagi.

Menjadi dokter memang karena permintaan orang tua. Karena belum ada dokter di dalam keluarganya. Dia pun mendapatkan hikmah tersendiri. Dimana bukan memilih cita- citanya tapi juga tak terbebani gelar dokter miliknya. Ia malah menemukan kenikmatan dalam berbisnis. 
 
Aprie gigih meyakinkan kedua orang tuanya. Caranya ialah melalui kesuksesan berupa penghasilan. Ini menghasilkan loh, jelasnya kepada kedua orang tua, hingga akhirnya ikhlas. Orang tua ikhlas melepaskan untuk tak jadi dokter. Gadis cantik 23 tahun tak takut menghadapi dunia. 
 
Kini, ia telah memantapkan dirinya menjadi pengusaha muda. Tak lagi depresi ketika menghadapi masalah. Salah satu masalah ketika mendapatkan komentar negatif tentang usahanya. Mereka di sosial media berkomentar negatif kerena berjualan sampo. 
 
Adapula datang dari sesama pebisnis online. "Ada orang yang tidak suka, lalu menjatuhkan saya," kenang dia.

Dia percaya prinsipnya tentang kualitas produknya. Sudah lah teruji bahkan menggunakan dirinya sendiri. Hasilnya ialah omzet penjualannya tak turun. Justru semakin naik, "konsumen mengirim foto rambut mereka, kualitas yang berbicara." Ia yakin Tuhan bersama orang- orang baik. 
 
Karena bisnisnya bukan soal untung semata. Ini untuk membantu orang lain jadi produknya harus berkualitas. Ia kemudian berpesan buat kamu yang mau jadi pengusaha.

"Berbisnis harus berlandaskan niat baik," tutupnya, pebisnis harus lah punya mimpi besar agar ada tujuan bisa dicapai dan jangan lupa bangunlah jaringan luas.

Entri yang Diunggulkan

Biografi Jack Ma Orang Terkaya China Alibaba