Youtuber Selebriti iJustine Memulai Karir dari Nol

Profil Pengusaha Justine Ezarik


youtube selebriti ijustine
 
Memulai karir dari nol tidak mudah tetapi bisa. Youtuber selebiriti iJustine, yang bermodal ikutan ajang video Yahoo! Talent Show pada Desember 2006. Acara itu disponsori Yahoo! bertemakan "Best Online Videos". Dia memang memiliki passion dalam bidang videografi atau vlogging.

Justine Ezarik kelahiran Pittsburgh, Pennsylvania, anak perempuat tertua dari Michelle Ezarik dan Steve Ezarik. Sang ibu Michelle Ezarik bekerja sebagai guru olah raga, dan ayahya Steve Ezarik, jadi penampang batu bara keturuna Slovakia. Dia punya dua adik perempuan bernama Breanne dan Jenna.
 

Selebriti Internet Viral

 
Dia tidak memiliki nama tengah. Begitu lulus sekolah menangah di Bentworth High School langsung mandiri. Justin tinggal di Scenery Hill di Washington Country. Justrin tiga tingkat dibawah adiknya Breanne. Keduanya dikenal sebagai siswa berprestasi dan hontral di Bentworth.

Keduanya beda tingkat tetapi bintang tim voli sekolah. Justin mendapatkan beasiswa dari Washington Chapter dari International Association of Administrative. Lulus Pittsburgh Technical Institute pada 2004, dirinya lebih tertarik kepada dunia videografi, pada jamannya belum ngetren vlog yah.
 
Justin menjadi sosok digital personality atau seleb internet. Bermulai dari lulus Pittsburgh disusul dia bekerja menjadi desainer. Justin bekerja sebagai grafik desainer dan video editor. Ia kemudian mulai membuka bisnis sendiri. Ini menjadi cikal bakal ramainya vlog kehidupan pribadi seseorang.

Dia mendirikan justin.tv mengishkan kehidupan pribadinya. Ini bermula dari viralnya vlog mengenai kehidupan Justin. Pengusaha 23 tahun yang dulu bekerja menjadi grafik desainer, dan mencoba jadi selebriti online lewat kamera.

Vlog tersebut membuatnya menjadi selebriti hingga "dipaksa" lebih berkreasi. Justin.tv menjadi satu jawaban para nitizen. Dia berbekal kamera yang ditemplekan di kepala. Pada waktu itu, kita belum mengenal kamera vlog sekarang, alhasil Justin menjadi fenomenal memulai suatu tradisi.

Justin.tv pertama menampilkan kehidupan pribadi. Menemui orang- orang hebat kemudian memulai wawancara. Justin kemudian menari dihibur para performer jalanan. Dia menampilkan pribadi diri sendiri. Justin kemudian belanja di toko Apple dan Old Navy.

"Kamera ini menempel seperti hardware di dalam otak jadi saya bisa melihat normal," tuturnya.

Ia melanjutkan broadcasting pertamanya dengan makan siang. Tepatnya dia bertemu dengan James Hong pendiri hotornot.com. "Itu sangat menyenangkan," ucapnya. "Saya mendapatkan tanggapan yang positif," tuturnya.

Paling fenomenal ketika dia merecording kisah heroik. Berjudul "Killing Point" berlatar kotanya di Pittsburgh. Dia mewawancarai mantan tentara di Irak, John Leguizamo, tentara US aktif yang bisa gagalkan perampokan bank. Justin juga mewawancarai Donnie Wahlberg sebagai polisi negotiator.

Walaupun terlihat remeh tetap nampak menyenangkan. Kita diajak investigasi melalu kaca mata si Justin. Sosok yang mendeskripsikan dirinya "Mac user, blogger, internet lover dan karya seni internet baru." Dia bahkan mendeskripsikan diri sebagai anak yang kalem dan sensitif.

Putri dari seorang penambang batu bara dan guru gym. Mereka punya tanah 7 acre untuk kebutuhan keagamaan. Bisnis justin.tv memberikan kebebasan karena dia bosnya. Bebas live streaming dimana pun berada. Justin kemana- mana memakai kamera, tetapi tidak bila di kamar mandi ya.

"Jadi ini bukan masalah (memakai kamera).... saya akan mencoba sebaik mungkin (membuat konten) saya lakukan 24/7," ucapnya.

Pihak orang tua dan teman sangat suportif. Termasuk bila mereka masuk dalam rekaman kameran mereka. Ia pun tidak segan orang melihat dirinya mengedit video atau publish di web. Kala ini, sosok Justin sudah terkenal namun belum setenar sekarang, lantas apa yang membuatnya jadi selebriti?

Pristiwa itu terjadi ketika dia memvideokan tagihan.Pada jamannya pihak provider seluler AT&T tidak mengantisipasi. AT&T menerapkan sistem lock pada iPhone. Ada tagihan yang akan dibayar pengguna, salah satu opsinya tagihan akhir berupa billing tagihan.

Video berjudul "iPhone Bill" diterbitkan iJustin dibanyak tempat. Termasuk di Youtube yang mulai ia rambah. Fenomenal karena ada 300 lembar tagihan data iPhone. Baik data sms, telephone, pemakaian software, web browser.dll. Bayangkan 300 lembar meluncur ke rumahnya tanpa basa- basi.

Ia lantas mereka dan mulai memberi komentar. Fokusnya ialah pemakaian kertas yang mubazir untuk tagihan. Karena ya tagihan tersebut nampak kecil- kecil walaupun banyak. Bahkan aktivis lingkungan menyebutnya membuat pohon bahan baku kertas.

Karir Viral

 
Bayangkan berapa pohon ditebas untuk lembaran kertas. Uniknya bukan cuma dia, terdapat cerita yang sama diberbagai tempat. Inilah yang menjadi "internet meme" dan viral. Ini melambungkan nama iJustin, dengan total penonton 8 jutaan dari seluruh penjuru dunia.
 
Mendapatkan penonton sampai 8 juta berapa dia dapat. Justin mendapat $5000 dan menjadi bintang tamu beberapa kesempatan. Termasuk masuk channel Smosh, dimana Justin menjadi kameo dengan iPhone bill dan bernyanyi. Dia ditantang merubah kata umpatan menjadi kata "firetruck" di Youtube.

Pada 28 Agustus 2007, dia diundang Kevin Sites dalam "People of the Web, dan dalam acara tersebut dia naik pamor. Menjadi sosok pecinta teknologi, wajah cantik, bergaya kasual, dan humble dicintai para penonton. Ketika Sites meminta dia mematikan perangkat perekamannya terjadi kecanggungan.

Interview berlanjut dengan Justin tanpa menstreaming apapun. Justin memang identik dengan selalu memegang kamera. Dia akan menstreaming semua kegiatan sehari- hari. Bahkan seperti menjadi satu bagian dari tubuhnya.

Tribun Company bahkan menunjuknnya jurnalis web paling populer di interenet. Karena dia selalu menemukan berita menarik. Meskipun dia  bercerita dari kotanya Pittensburgh, ada saja cerita yang menarik disampaikan dan disukai subscribers nya.

Sejak April 2008, Justin memilih mengurangi kameranya menyala, tidak banyak lagi dibagikan dari kesehariannya. Pasalnya dia tengah mengembangkan diri termasuk talenta lama. Ia melanjutkan karir sebagai grafik desainer dan video editorial.

Dia hanya tampil seminggu sekali. Berbekal kamera Noki yang bisa dipakai streaming online dan offline. Tampil seminggu sekali Justin menghasilkan lebih banyak cerita. Video akan diupload ke webiste pribadi justin.tv dan chanel iJustin.

Bahkan nih ketika dia akan memesaan hamburger pada suatu hari. Ia mampu menghasilkan penonton lebih dari 600 ribu dihari pertama. Justin kembali menurunkan videonya menjadi beberapa jam dalam seminggu. Justin juga sering berkolaborasi sampai menjadi host dalam acara web seminggu dua kali.

Diceritakan bahwa Justin memiliki follower Twitter 590.000, Youtube 90.000, dan fans di Facebook sebanyak 25.000. Itupun masih terus bertambah dengan segala aktivitas. Tahun 2009, Youtube Justin memiliki 300.000 subscribers dan satu juta follower di Twitter.

Youtube iJustin dimulai dari satu kamera murahan $400. Dia memakai karpet IKEA warna hijau jadi green screne. Pengikutnya mulai dari usia 11- 18 tahun dan aktif. Bayangkan dalam sebuah video, ia mampu menghasilkan 65 juta viewer. Tahun 2019, subscribersnya mencapai 1 juta dari seluruh dunia.

Menjadi Pengusaha Muda Dita Berbisnis Sampingan

Profil Pengusaha Aphrodita Wibowo


dita pengusaha muda boneka

Memiliki kreatifitas tinggi ingin menjadikan pengusaha. Ini kisah pengusaha muda bernama Aphrodita Wibowo. Dia tak menyangka bisnis sampingan berkembang pesat. Sejak kecil memang sudah suka kerajinan tangan. Pengusaha wanita kelahiran Rembang, Jawa Tengah, 1985 sudah lama berwirausaha.

Bisnis Rp.75 ribu kerajinan bermerek Cemprut diminati kaum hawa. Dita menawarkan kerajinan bonek yang lucu dan menggemaskan. Sejak masa kecil imajinasi Dita menciptakan karakter unik. Ia tidak menekuni bisnis ini awalnya.

"Sekedar sampingan membantu suami," tutur pengusaha wanita ini
 

Pengusaha Muda Sampingan

 
Ingin menjadi pengusaha tetapi sampingan. Dia suka membayangkan berbagai kerajinan tangan. Dita menjalankan ini sekedar hobi. Pindah ke Tangerang, berlanjut membuat sampai dibeli kerabat dan juga teman- teman.

Minat pasar terhadap merek Cemprut. Yaitu brand yang diambil dari nama masa kecilnya. Meyakini bahwa bisnis tersebut akan besar. Dita meminta ijin mengerjakan sepenuhnya kepada suami. Produk boneka warna- warni menabrak batasan dunia nyata.

Kita dibawah seolah datang ke dunia imajinasi. Pengusaha muda ini memanfaatkan mood dalam hal pembuatan. Kalau mood bagus bisa menghasilkan warna ceria. Hobi crafting tersembut ternyata bisa menghasilkan pendapatan tidak sedikit.

"Yang saya bikin adalah apa yang hati saya ingin bikin. Dan itu tergantung mood, hehehe," tuturnya kepada pewarta SWA.co.id

Tidak mengikuti keinginan pasar. Dita mampu menciptakan pasarnya sendiri. Untuk penjualan baru jual produk jadi. Belum memberi kesempatan made by order. Dita sendiri yang menentukan apa yang mau dibuat. Pengusaha wanita Dita memiliki fokus dan detail disetiap pembuatannya.

Sang suami juga ikut membantu urusan penjualan. Dari foto produk, proses pembuatan dan penjualan dilakukannya. Suami, Agung Nuzul Wibowo, sangat mendukung hobi istrinya yang menjadi bisnis ini. Produk dari boneka kaus kaki, syal bintang, tas denim, sarung bantal, dompet hingga masker.

Dita kecil memang punya hobi membuat kerajinan. Crafting diturunkan oleh kedua orang tuanya ke dia. Jadi setelah menikah dia semakin bersemangat. Hobi yang dulu terbengkalai, kini tersalurkan hingga jadi bisnis serius karena dukungan suami.

Suami Dita mengatakan dirinya bukan tipikal wanita kantoran. Ia kemudian menyalurkan energi ke crafting. Dimulai pertama memang berat, tetapi kelanjutnya terasa menyenangkan sekali. Dia belajar sendiri otodidak karejinan Cempluk sekarang ini.

Dari belajar membuat crafting kemudian dijual. Modalnya diputar sampai ahli seperti sekarang. Jadi bisnis serius karena respon pasar bagus. Untuk omzet sendiri Dita enggan menyebut. Kata pengusaha muda ini soal untung berapa relatif.

Harga produk antara Rp34- 350 ribu, menawarkan konsep "adopsi" di setiap boneka. Adanya konsep "lahiran" dan "adopsi" memberi branding tersendiri. Daya tarik dibalik marketing dan branding diluar bisnis konvensional.

Setiap produk milik pembeli sendiri. Tidak ada yang menyamai bentuk dan tema. Produk miliknya itu dipersonalia seolah hidup. Melalui fanspage Facebook Cemprut Indie Craft menanjak. Tidak cuma aktif marketing di sosmed, produk Cemprut juga diikutkan aneka pameran kerajinan wirausaha.

Menjadi Pengusaha Serius


Salah satu event diikuti yaitu Crafty Days, di Gedung Indonesia Menggugat, Kota Bandung. Dita mengusung tema rock n roll kala itu. Aneka boneka plushie berkarakter tokoh Elvis Presley, Kurt Kobain, Jimi Hendrix, dan The Beatles.

Produk tote bag, ada lirik dari The S.I.G.I.T, John Lennon, hingga Red Hot Chili Paper. Jika Dita aktif mengerjakan aneka produk. Maka suaminya fokus menjadi pembicara strategi bisnis. Melalui dunia maya produknya tidak sepi peminat.

Baginya bisnis online menjanjikan. Pengusaha wanita ini menyebut hemat biaya, waktu, dan tempat karena dapat diakses dimanapun dan kapanpun. Dita dibantu tiga orang tetangganya membuat aneka produk ini. Pengusaha muda ini menyebut mengikuti hobi bisa menghasilkan setimpal.

Tidak berhenti berjualan di lokal. Dia berencana membuka akun Etsy. Termasuk mengikuti craft day internasional. Dita menyebut nama Renegade Craft Handmade, ajang internasional untuk Camprut targetkan.

Menjadi pengusaha peran suami menjadi pendorong berkarya. Agung bahkan rela keluar pekerjaan untuk membantu marketing. Setiap produk dimarketing layaknya anak sendiri. Lahiran Cemprut satu bulan lahir dua kali dan dibagikan ke sosial media.

Nama Paijo, Marmoyo, Sukarto, dan lain- lain, akan lucu kamu dengar dari produk Cempurt. Itulah perbedaan Cemprut dibanding produk sejenis. Selain jualan adapula workshop yang mungkin kamu bisa ikuti. Karena merupakan jenis kerajinan makanya produk ini tidak dibuat masal.

Entri yang Diunggulkan

Biografi Jack Ma Orang Terkaya China Alibaba