Biografi Pengusaha Dodol Hinda Japar Melanjutkan Usaha

Profil Pengusaha Dodol Hinda


pengusaha dodol pusaka
 
Tidak mudah bagi Hinda Japar melanjutkan bisnis keluarga. Berikut biografi pengusaha dodol yang sangat terkenal di Garut. Sejak kecil sudah melihat bagaimana bisnis orang tua berjalan. Hinda kecil sudah memiliki jiwa entrepreneurship. Dia tidak sengaja menjadi pengusaha dodol Garut.

Semua berjalan natural disela- sela alur kehidupan. Usaha keluarga yang sifatnya masih rumahan sekala kecil. Hinda tercatat mengambil alih usaha sejak 2005 silam.

Dalam biografi pengusaha dodol ini banyak masalah dilalui. Diangkat menjadi Direktur Perusahaan Dodol, apa yang dilakukan Hinda agar menaikan pamor dodol Pusaka. Perbulan sekarang sih mampu produksi 1 ton dodol, dan harganya Rp.16.500- 17.000 ditingkat pabrikannya.

"Jadi omzet saya dalam sebulan Rp.400 juta," tutur pengusaha dodol ini.

Varian produk merupakan cara mengembangkan usaha. Ada dua toko menjual aneka varian produk khusus, seperti dodol aneka rasa buah. Jujur ketika menerim warisan pabrik sudah dalam kesulitan. Ia menjelaskan usaha keluarga tersebut lemah dalam pemasaran produk.

Warisahan Usaha Pengusaha Dodol

Dulu dodol Pusaka cuma menjual di daerah Garut. Ditangan Hinda lah baru bisa menyebar sampai ke Jakarta, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Kalimantan. Melalui rekanan bisnis ia menjadi suplier untuk mal di Kalimantan, dan pusat toko oleh- oleh di Jawa Timur.

Hinda memang sejak kecil ikut membantu usaha keluarga. Sejak Sekolah Dasar, tepatnya tahun 1970 -an, dia bertugas membantu pabrik kecil milik keluarga. Menjadi anak pertama sudah jadi tugasnya melanjutkan usaha keluarga, dan dia menyadari tersebut hingga mewarisi usaha Dodol Pusaka.

Tahun 1990 -an, barulah merek Dodol Pusaka menjadi idola, dikenal utamanya oleh masyarakat Jawa Barat. Tidak terbatas jualan di Garut produksinya membesar. Sehingga ketika masuk usia Sekolah Menengah Atas, tepatnya pada tahun 1989 dia memutuskan untuk tidak melanjutkan sekolah.

Dia berikan tugas oleh kedua orang tuanya mengurus produksi, dan pemasaran Dodol Pusaka hingga menasional. Tahun 2005 Dodol Pusaka resmi diwariskan ke tangah Hinda. Langkah awal menguatkan usaha dodol adalah memperkuat produksi.

"Saat itu saya langsung membangun pabrik sendiri," pungkasnya.

Hinda sempat mengalami kesulitan membangun pabrik. Karena produksi sekala besar berarti butuh lebih banyak modal. Selain butuh uang untuk membangun pabrik, dia juga harus berurusan membeli tanah dahulu.

Memang kebutuhan dana cepat didukung oleh pinjaman Bank. Beruntung usaha dodolnya keluarga Hinda sudah terkenal. Jadilah pinjaman mudah keluar dibanding harus menunda. Dalam sehari pada pabrik barunya mampu menghasilkan 1 ton.

Menjadi Pengusaha Tidak Mudah


Begitu selesai maka tinggal menangani pemasaran Dodol Pusaka. Hinda sendiri sadar bahwa tidak bisa mengandalkan keberadaan toko. Karena faktanya penjualan toko bersifat musiman tidak tetap. Ia juga menyadari bahwa kompetitor dodol garut semakin banyak.

Sifatnya musiman yaitu ketika ramai ketika libur sekolah. Waktu seperti liburan memang banyak orang berkunjung. Hinda memang memiliki insting bagus, tetapi apakah semudah itu. Sekarang dia menghasilkan omzet miliaran rupiah. Ia berambisi membesarkan usaha dodol mereka lebih kembali.

Sukses bisnis dodol senilai ratusan juta rupiah. Hinda tidak berpuas hati ingin mengembangkan. Dia berencana untuk mengekspor dodol. Terbukti dia mampu ekspor ke Dubai senilai 2000 buah. Melalui kemitraan dengan PT. Krakatau Steel, mengekspor sampai Dubai, Uni Emirat Arab.

Sukses ekspor dodol tidak bertahan berkelanjutan. Itu semua karena kesalahan manajemen. Namun pengusaha dodol ini optimis bisa menyambung ekspor. Agar bisa ekspor perusahaan dodol musti memiliki kemasan yang bagus. Namun resikonya biaya akan lebih besar dibanding dalam negeri.

Hinda juga melakukan serangkaian inovasi produk. Aneka rasa dikembangan Hinda agar dodol tidak monoton. Dodol Pusaka dikenal memiliki variasi rasa unik. Inilah kelebihan Dodok Pusaka dibanting produk sejenis. Salah satunya dodol rasa rujak, disusul varian baru untuk dikembangkan.

Bagianya wirausaha dodol tidak mudah dikerjakan. Meskipun diwarisi usaha sudah menghasilkan. Ia merasa kesulitan mengikuti trend. Tantangan terbesar ialah mengelola manajemen agensi. Ia ingat beberapa kali dirugikan oleh agen.

Terutama agen- agen kecil karena telat pembayaran. Bahkan ada yang tidak membayar sama sekali. Dia melanjutkan padahal produk terlanjut kirim. Agen besar juga tidak luput masalah karena mereka terkadang juga tidak bayar. Contohnya dilakukan agen besar di Surabaya, dan Cianjur.

Mereka beralasan bangkrut tidak bisa membayar. Mereka tidak mampu wajib membayar karena tak ada modal.

Cara Wirausaha Bonggol Kayu Jati Diubah Menjadi Kursi

Profil Pengusaha Sukses Suyatmin


furnitur bonggol kayu

Furnitur kayu jati memang selalu diminati orang. Jadi bagaimana cara wirausaha bonggol kayu jati ini. Apakah mudah mengolah bahan bonggol menjadi kuris keluarga. Pertanyaan tersebut dijawab oleh Suyatmin, awalnya diragukan mampu memanfaatkan bonggol kayu.

Bahan kayu jati memang kuat, awet, dan memiliki nilai ekonomi tinggi. Sayangnya kayu jati sendiri sulit didapatkan. Pohon jati hanya diminati batangnya, yang kemudian diubah menjadi aneka bentuk furnitur. Lantas dikemanakan bonggol kayu yang menjadi sisa produksi.

Suyatmin meyakinkan bahwa bonggol kayu jati sama. Memiliki kekuatan sama dibanding batang pohonnya. Ia membuktikan mampu merubah barang tidak berbentuk itu. Wirausaha bonggol jati dibawah nama bisnis Jati Barokah.

Pemilik Jati Barokah memang spesialis, cara wirausaha bonggol kayu menjadi aneka furnitur unik. Ia mampu membuat kuris, meja, atau bangku teras. Pendekatan natural diterapkan Suyatmin agar tidak memaksa merombak struktur asli bonggol. 

Tidak Mudah Menjadi Pengusaha

Jangan memaksakan sebuah produk mengikuti kita. Alasan kenapa bonggol jati lebih bernilai tinggi. Karena sentuhan alami dibanding batangnya yang mudah dibentuk. Berbeda furnitur biasa masih kita lihat bentuk akarnya.

Dibuat mengikuti alur naturalnya, bisa dirubah menjadi furnitur atau aksesoris rumah. Produk berupa aksesoris meliput vas bunga, kursi, dan meja.

"Alam sudah membentuknya menjadi bulat dengan banyak lengkungan," ujar pengusaha ini.

Cara wirausaha bonggol jati tanpa merubah bentuk awal. Para pengrajin tinggal mengukir mengikuti alur. Berkat bisnis ini dirinya mampu menguasai pasar lokal. Dia menjual menembus pasar Bali, Yogya, Malang, Surabaya, Jakarta, Sumatra, dan Kalimantan.

Pasar ekspor meliputi Eropa Timur dan Timur Tengah. Pengusaha Suyatman sudah menggeluti ini sejak tahun 1996. Bisnis furnitur ini bermula dari keprihatinan akan kayu jati. Bayangkan pohon yang bernilai tinggi ini, bonggol kayunya cuma berakhir menjadi kayu bakar.

Padahal secara kualitas kayu sama dengan batangnya. Sudah bergelut bisnis furnitur sejak lama, ia pun tergelitik mengolah bonggol jati. Dia yang melihat warga sekitar Blora menggunakan itu sebagai kayu bakar. Merasa dia harus berbuat sesuatu karena sayang dan itu menghasilkan uang.

Orang akan terkejut bahwa bonggol jati bisa diolah lagi. Kita harus melihat seksama sebuah masalah di sekitar. Ditangan dingin Suyatmin, pria 35 tahun, diubahnya bonggol menjadi meja dan kursi. Ia hanya spontan berpikir itu karena mengikuti alur akar.

Pengusaha ini mengenang langsung mengangkut. Bonggol kayu jati yang terbuat tersebut dibawa ke rumah. Toh, orang lain berpikir sebagai sampah tidak berarti lagi. Tanpa pikir panjang, ide produk hanya mengalir saja, diambilnya alat ukir dan dibuatlah furnitur dari sana.

Begitu selesai kemudian dibersihkan hingga bersih. Ia memplitur permukaan agar mengkilat. Dan ternyata hasilnya diluar dugaan awal. Ini lebih bagus dibanding kursi kayu biasa. Ada unsur estetika ketika kita melihat kursi tersebut.

Memang menghasilkan produk bernilai seni tinggi. Harga jual tentu lebih dibanding kursi biasa. Dari segi kegunaan juga bisa dipakai tidak memaksa. Lantas apa masalahnya, bagaimana cara wirausaha bonggol kayu jati ini memenuhi kebutuhan pasar.

Pengusaha Memutar Otak


Dihitung- hitung membutuhkan waktu lama pembuatan. Paling tidak satu bulan untuk membuat satu mebel. Apalagi tingkat kerumitan tersendiri mengukir akar. Tingkat kesulitan lebih tinggi, hingga ia harus memutar otak memenuhi kebutuhan konsumen yang tinggi.

Yang tersulit ialah ketika bonggol berbentuk tidak beraturan. Ia harus memadu padankan setiap sisi menjadi bentuk. Harus sesuai pesanan juga tidak boleh melenceng. Butuh daya kreartifitas membuat pengusaha memutar otak.

Dia mengaku bersyukur karena Blora merupakan daerah penghasil kayu jati. Suyatmin tak perlu pergi jauh sekedar mendapat bonggol kayu jati saja.

Harga karya Suyatmin dinilai bervariasi tergantung kesulitan. Satu set mebel dibuat selama satu bulan jikalau modelnya biasa. Harga mencapai Rp.1 juta sampai Rp.5 juta, itu cuma terdiri dua sofa kecil, satu sofa besar, dan meja.

Aneka souvenir dihargai Rp.20.000 sampai Rp.2 jutaan, dan setiap bulan omzet diraih olehnya bisa sampai Rp.70 juta. Tren bisnis bonggol kayu jati memang menjanjikan peluang. Permintaan juga tidak pernah sepi karena nilai estetika tersendiri.

"Sejak pertengahan 1990- an hingga kini permintaan tumbuh," ujarnya. 

Pesanan mebel begitu besar sampai menambah karyawan. Dia mengambil pegawai diluar keluarga sendiri. Memang memulai usaha lebih enak jika didukung keluarga. Selain berbagi rejeki juga biar mudah kordinasi, tetapi bisnisnya tumbuh dan bersiap harus mempekerjakan setidaknya 32 orang.

Pengusaha Berbagi Rejeki


Lain lagi Achmad Zainudin, perajin asal Jeparan, yang membuat furnitur biasa saja dari bonggol jati. Ia sukses membangun bisnisnya, sayang, berbeda Suyatmin, ia bersusah payah mengambil kayu dari daerah Cepu, Bojonegoro dan Purwodadi.

Oleh Zainudin, bonggol- bonggol tersebut dibuat sama menjadi kursi, meja, dan suvenir. Dia dibantu oleh 25 pekerja mampu menghasilkan 10 produk tiap minggu. Meskipun susah mencari bahan baku, dia mampu mengantungi omzet Rp.59 juta per- bulan, dan produknya tidak susah dibuat.

Produk Zainudin dijual seharga Rp.3 juta sampai Rp.6 juta tiap produknya. Kemudian ada pengusaha lain, yakni Sriyanto yang punya sedikit berbeda dari rekan- rekannya sesama perajin. Dia memilih memproduksi fokus aksesoris bukan khusus mebel besar.

Memulai usaha sejak 1995, ia mendirikan UD Kharisma, pria asal Solo ini belajar membuat furnitur dan aksesori justru dari anak buahnya. Perajin satu ini mendapatkan bahan bonggol kayu jatinya dari Bojonegoro dan Cepu.

Ada dua sumber tetap untuk bisnis Sriyanto . Pertama, ia mendapatkan kayu dari petugas perhutani. Kedua membeli bahan dari petani hutan, "Saya biasanya beli dari petani karena harganya lebih murah," Harga jual dari petani Rp 500.000- Rp 700.000 per- bonggol, itu tergantung usia pohon.

Semakin tua usia pohon, semakin mahal harganya. Jika ditanya membeli kayu jati dari Perhutani; ia enggan karena harus mengantongi izin. Dari petani hutan, Sriyanto juga bisa mempelajari seluk-beluk mencari bonggol kayu jati berkualitas bagus, dan hasilnya menjanjikan.

Bonggol kukuh adalah bonggol berusia tua lebih dari 40 tahun. Biasanya bonggol- bonggol tua jika dihitung akan berdiameter 1,5 sampai 2 meter. Jujur sudah susah mencari bahan baku seperti itu. Karena bisnis bonggol kayu jati sudah menjadi trend, terutama dikalangan perajin furnitur.

Bonggol- bonggol itu lantas dipotong dan dikirim ke UD Kharisma. Bila sudah dipotong baik, kayu bonggol dibawa ke UD Kharisma buat digambari bentuk. Bila bentuk sudah jadi digambar, bonggol kemudian digosok menggunakan gerinda agar potongan lebih rapi.

Sriyanto lalu akan memakai gergaji kecil untuk membentuk sudut. Saat vas ataupun tempat buah jadi bentuk, produk tersebut lantas diplitur, dan digosok sampai halus kemudian dipakaikan melamin. Ia menambahi hiasan ranting- ranting pohon, agar tempat buah dari bonggol lebih artistik dari semula.

Adapun bentuk produknya tetap mempertahankan bentuk bonggol. Dia lalu menjual satu tempat buah Rp 80.000. "Sebulan saya bisa menjual 150 tempat buah," katanya kepada awak media. Harga vas bunga bervariasi, dijual antara Rp 80.000 sampai Rp 100.000 per- unit.

Sriyanto memasarkan aneka kerajinan bonggol jati itu ke Jepara, Jakarta, Jogjakarta, dan Malaysia. Inlah kisah cara wirausaha bonggol kayu jati, yang menghasilkan omzet puluhan juta.

Penulis Buku Marketing Best Seller Rahasia Bisnis Internet

Profik Pengusaha Muda Stanly Tang


penulis buku best seller amazon

Penulis buku marketing best seller sekaligus pengusaha muda. Stanly Tang yang terinspirasi buku "Rich Dad, Poor Dad" oleh Robert Kiyosaki. Memang tidak dipungkiri penulis buku satu ini adalah inspirasi.

Terutama bagi pengusaha muda nama Robert Kiyosaki terkenal. Memberikan banyak pemikiran yang berbeda tentang dunia marketing. Inilah yang menginspirasi pemikiran baru dunia internet marketing. Stanly ingin menonjolkan sisi dunia marketing, lantas bagaimana jalan entrepreneurship nya.

Dia hanyalah bocah 16 tahun waktu itu. Hanya seorang pelajar, sekarang mencoba menjadi seorang entrepreneur dan penulis. Mulai tertarik dunia menulis sejak lama. Stanly mampu menembus pasar buku Amazon hingga best seller.

Ide buku best seller miliknya dimulai Juli 2007 silam. Bagaimana Stanly menulis buku seperti halnya Robert Kiyosaki. Bagaimana membuat serangkaian interview pengusaha muda. Mewawancarai mereka entrepreneur muda dibidang digital marketing.

Menulis Buku Best Seller Amazon


Internet marketing bukanlah hal mudah dan hal baru. Beberapa orang berhasil menjadi ahli dibidang tersebut. Lahirlah buku "Rahasia Sukses dari para Entrepreneur Internet" oleh Stanly Tang. Dimulai dari mengisiasi rangkaian wawancara via email.

Mereka yang diwawancarai merupakan sosok pengusaha muda. Khusus bisnis mereka adalah bidang online marketing. Mereka yang sudah menembus angka jutaan dollar di kantung. Sosok yang sudah memiliki banyak penggemar berat.

Mereka nanti akan bercerita cara memulai, menguasai pasarnya, serta beberapa cara menaikan level dari penjualan.

Untuk interview pertama dimulai pada bulan Oktober 2007. Akhirnya, ia berhasil mengumpulkan materi setelah 15 bulan perjuangan panjang. Kala itu ia masih bocah 14 tahun berjuang menaklukan wawancara, bagaimana mendapat perhatian 14 entrepreneur sukses di internet.

Alasan memilih mereka karena merasa terinspirasi dan ingin memotivasi diri sekaligus memotivasi orang lain. Bagian terbaik, dia berhasil mewawancarai 14 orang terkenal ini -sekaligus berkenalan langsung.

Nama- nama itu antara lain, Yanik Silver,Willie Crawford, Rob Cowie, yang diwawancarai melalui telephon. Jadilah satu buku berjudul eMillion: Behind the Scenes Stories of 14 Successful Internet Millionaire, yang resmi diluncurkan pada December 2008.

Yang selanjutnya menjadi buku best- seller Amazon. Di umur 14 tahun, Stanly menyandang gelar the youngest best- selling author. Disusul kejutan lain, bisnis online pribadinya Stanleytang.com dan Theuniversitykid.com, dijualnya seharga 6 digit angka.

Stanly mendapatkan royalti dari bukunya sebuah angka cukup menggiurkan. Stanly sendiri mengaku tidak lah memiliki kemampuan khusus dalam hal menulis proposal. Jadi, dia memilih menulis ribuan email ke banyak orang.

Proposal berisi bagaimana bisnis bekerja, proyek macam apa, dan apa yang mereka dapatkan (ini merupakan hal terpenting).

Jelas banyak emailnya tidak terbalas bahkan ditolak langsung. Tetapi, dia terkejut bahwa ada juga pengusaha mau mengatakan "Iya". Mereka yang setuju melakukan wawancara tersebut, antara lain ada Mark Joyner, Yanik Silver, Rob Cowie.

Ia memang keras kepala selain pekerja keras, khususnya untuk seorang Yanik Silver. Interviewnya bahkan membutuhkan waktu lima bulan dimulai sejak Oktober 2007. Kala itu, Yanik membalas bahwa dia tengah sibuk, tetapi tidak menolak kegiatan interview itu sama sekali.

Dia menulis email ke dua di November, tetapi sekali lagi dengan alasan sama menolak Stanly. Dia lantas menulis surat ke tiga pada bulan Februari 2008 -an. Hingga akhirnya, ia berhasil melakukan wawancara di bulan Maret di 2008.

 Penulis Buku Best Seller Amazon


Dia percaya bahwa setiap orang memiliki ceritanya hingga mampu menghasilkan sesuatu berbeda. Kita cukup mampu mengetahui market, mengantisipasi, serta cara mendidik pasar. Ini juga termasuk bukunya berupa produk digital.

Hingga dia harus siap untuk review, muncul di blog, dan interview balik. Ia mendapatkan royalti $3 tiap buku terjual dari royalti 20%. Bukunya dijual seharga $19,95 yang berbentuk produk digital.

Jika buku tersebut kemudian dicetak, maka hanya menghasilkan setidaknya $67 per- buku atau lebih besar dua kali lipat. Tetapi, baginya buku bukanlah tentang berapa besar uangnya, yang didapat dari penjualan buku digital dirasa cukup.

Mungkin pihak Amazon menghasilkan lebih banyak uang darinya; itu bukanlah masalah. Sekali lagi ini bukan karena uang, tetapi kepuasan tersendiri untuk memotivasi diri. Dia ingat betul kata David Hancock, pendiri Morgan James Publisher, bercerita kepada Stanly, bahwa:

"Seorang entrepreneur penulis tau bahwa mereka menghasilkan uang bukan dari bagaimana buku tersebut bagi penulisnya- bukan dari royalti yang didapat."

Contohnya ya buku Stanly memberikan ruang baginya menjadi ahli dibidang itu dan memposisikan dirinya sebagai ahli dalam hal itu. Itu terbukti memberikan efek balik kepada si penulis melalui cara berbeda dan mungkin bisnis berbeda.

Dia bisa saja menghasilkan $99 sampai $199, caranya yaitu merubah interview audio ke video. Meski buku hardcover bisa berarti kredibilitas hingga mendapatkan lebih banyak perhatian.

Dia belum berhenti wirausaha, ketika baru lulus sekolah, dia cukup menjual blognya Stanlytang.com dan Theuniveristykid.com untuk bersekolah di Harvard. Dia menjual ide bisnis yang dibagikannya secara gratis.

Dia menjelaskan apa itu sistem affiliating serta model join venture. Affiliate marketing sendiri berarti melalui sejumlah orang memasarkan produk modal komisi. Untuk join venture nya, Stanly contohkan bekerja sama dengan 14 entrepreneur di bukunya.

Mereka adalah pengusaha online berhasil dan memiliki banyak fans.

Jadi, mereka membantu penjualan buku dimana mereka dipromosikan; win- win solution.

"Saya berpikir media juga memberikan efek besar. Saya muncul di halaman pertama sebuah koran terbesar kedua di Hong Kong. Itu menarik banyak sekali pencarian. Saya merasa saya mendapatkan 15.000 pengunjung ke blog saya di 24 jam setelahnya, Stanleytang.com. Itu membuat situs crash untuk hari dimana saya muncul di media," jelasnya.

Meski secara keuntungannya sedikit cuma dari royalti Amazon; nama Stanly malah tenar dari sana. Sekarang setiap orang sudah bisa membeli langsung lewat situs www.emillionsbook.com, tanpa melalui Amazon.

Itu berkat efek publisitas mendunia, semua orang masih akan terus mencari seperti apa bukunya itu. Karena itulah Stanly juga mempersiapkan bonus berupa pembelian paket istimewa berbonus audio. Buku Stanly memiliki 130.000 kata bahkan 80.000; mudah buat dibaca.

Ditambah menambahkan one- time- offer interview tanpa editan apapun -diluar buku dijual umum di Amazon. Bonus lain, ada audio menampilkan wawancara asli tanpa editan via telephon. Interview dilakukan selama jam 8 malam hingga 2 pagi dan masih harus sekolah setelah wawancara.

Tenang tidak harus membaca bukunya tetapi bisa mendownload dari iPhone. Menjual produk tidak tercetak, Stanly mampu mengguncang seluruh dunia. Bahkan mungkin bukunya masih mampu terjual kembali hingga ratusan ribu. Ia sukses besar kaya tanpa harus lewat publisher resmi.

Biografi Triyono Wirausaha Muda Jangan Malas

 
Mimpi empat triliun bisa dilakukan salama tidak malas. Seperti kisah wirausaha muda lewat biografi Triono. Uang tersebut  bukanlah milik aku, kamu, atau mereka yang malas- malasan. Mereka sang pemilik, para pengusaha muda yang bekerja keras dan menghasilkan triliunan.

Hati dan tekat seperti Triyono tidak berhenti wirausaha. Ya, ini kisah pengusaha sukses bukan karena uang, tapi hati. Biografi Triyono, wirausaha muda kelahiran 21 Juni 1981, asli dari Sukoharjo, Jawa Timur. Apakah latar belakangnya hingga berani bermimpi empat triliun. 

Dia bukanlah siapa- siapa dulu. Bahkan dia hanyalah penyandang disabilitas. Penyakit polio yang dideritanya telah menjadikannya sosok minder. Namun, semangat Triyono tetaplah kuat, itu semua karena ayahnya dan ibunya membaurkan dia bersama anak- anak lain.

Putra pasangan Priyono dan Marinah, ketika pulang orang tua Triyono selalu membawa mainan dan anak- anak se- kampung selalu datang. Berjalan waktu Triyono kecil tumbuh seperti anak- anak kebanyakan. Dukungan orang tuanya serta kakak- adiknya membuatnya penuh percaya diri.

Pengusaha Muda Tidak Boleh Minder


Meski sempat minder, wirausaha muda ini yakin selalu berpikir positif dan pantang menyerah. Ia pun aktif bermasyarakah dan berorganisasi. Tri selalu aktif berorganisasi dan wirausaha bahkan sampai ke jenjang kuliah. Inilah cikal bakal kepercayaan diri Tri membangun bisnis triliunan.

Meskipun dia kesusahan berjalan harus menggunakan alat penompang di kedua tanganya. Apakah dia pernah merasa gagal? Dia pernah kok, ketika apapun yang dilakukanya itu dipandang sebelah mata. Mereka selalu menganggao dirinya lamban dan tidak mungkin menyelesaikan apapun.

Namun prinsip sebaik- sebaiknya manusia adalah yang bermanfaat. Apapun yang terjadi. Selama Tri berusaha untuk kebaikan orang lain, tak apa. Dia tetap woles bahkan saat mengerjakan bisnis agro -nya. Meski keluarga sempat meragukan apa akan berhasil juga; dia tidak bergeming sedikitpun.

Ketika kecil ketika teman- teman bermain bola. Dia akan menjadi kiper atau asisten pelatih. Bahkan dia lah paling giat mencari sponsor agar mereka bisa bermain. Tri mau jadi apa untuk bisa tetap bermain. Di masa kuliah sosoknya sangat akrab sehingga banyak teman.

Pernah Tri bersama teman- temannya sekampus Semester 3 Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, bersama- sama mereka mencoba berbisnis bersama.Sosoknya yang pintar di sekolah dan kampus menjadikan dirinya dikagumi.

Kala itu, mereka berasma tengah membuka usaha jasa cetak undangan, kalender, hingga kaus. Ada temannya yang bertugas nanti sebagai seorang marketing, sementara itu, Tri bekerja mencari modal, negosiasi harga, dan tentu mencari percetakan; bakatnya sudah terlihat semenjak itu.

Usahanya itu berjalan setahun dan ia pun tetap aktif berorganisasi disela- selanya. Ia pernah menjabat sebagai Sekertaris Jendral Mahasiswa dan Menteri Luar Negeri di Badan Eksekutif Mahasiswa UNS. Sementara disnis desainnya kemudian dilanjutkan oleh teman- temannya.

Setahun  menjadi aktivis kampus, Tri bergabung Yayasan Penyandang Cacat Pelangi Hati dan sempat menjadi Ketua II. Itu hanya bertahan empat bulan. Dia mengundurkan diri karena idealismenya tak sama realitas. Perasaanya mendorong dia lebih memilih menjalanakn wirausaha kembali.

Kisah Pengusaha Muda Beprestasi


Lain cerita di kampus dan di rumah, ketika ia telah sukses lulus dengan IPK baik, niatnya untuk tak mau jadi pegawai ditentang. Secara serius ia mengaku ingin jadi pengusaha katanya. Dia lantas berniat berbisnis di bidang agribisnis sesuai jurusannya.

"Mereka saat itu selalu melihat ketidaksempurnaan fisik saya, mereka ragu akan kemampuan saya bekerja. Saat itulah saya merasa tidak berguna," kenang Tri. Tak bergeming dia tetap berbisnis tidak terhalangi cemooh orang lain.

Kenapa harus jadi pengusaha muda. Itu karena Tri menyukainya, disisi lain, dia telah merasakan adanya satu lagi kenyataan pahit. Meski IPK -nya sangat bagus dengan keadaan fisiknya, dia selalu ditolak bekerja. Oleh karena itu menjadi pengusaha adalah solusi dimana dia bisa jadi berguna.

Di biografi Triyono sebenarnya sudah merintih bisnis sejak kuliah. Tepatnya pada tahun 2006 -an, usahanya di bidang agribisnis, yaitu dia berbisnis bebek potong. Modalnya 5 jutaan dari bisnis sebelumnya yang sukses.

Tri lantas membeli 500 bebek untuk dibesarkan. Wirausaha yang total menerapkan ilmu pertanian miliknya. Hasilnya sangat sukses. Kualitas bebeknya lebih bagus daripada peternak bebek biasa. Bahkan sangatlah sehat, berat proposional, yang banyak menjadi pesanan.

Dari bebek, uang hasilnya lantas dikumpulkan lagi, dia kemudain menyasar bisnis sapi. Modal uang untung digunakan untuk jual- beli sapi di hari raya Idul Adha. Di awal, tahun 2007 tepatnya, Triyono lebih memberanikan diri fokus pada bisnis agro dibanding bisnis konveksi.

Dia mengenang dimulainya bisnis kurban justru di hari- hari terberat baginya. Kala itu, dia mengaku, tengah mempersiapkan ujian skripsi sedangkan bisnisnya barulah dirintis. Hasilnya, Triyono berkutat dengan pelajaran di pagi hari, lalu kemudian, di sisa waktunya itu. mengerjakaan bisnis. agronya.

Dia memebeli- menjual produk kurban pasokan hari raya. Seorang diri memasok hewan- hewan tersebut ke beberapa daerah di sekitar Sukoharjo. Keluar masuk pasar sudah jadi kebiasaanya setiap hari. Tri harus bejalan jalan jauh menggunakan truk, lalu mencari lalu ia membeli sapi berkualitas.

Kemudian ia sendiri yang mengantarkan sapi- sapi pesanan itu. Sendirian. Dia pantangnya menyarah meski beberapa orang yang diajaknya bekerja, justru mereka menganggap dirinya itu main- main. Dia serius pada bisnisnya ini, walaupun mereka menyerah karena melihat keadaan fisik Triyono

Pengusaha Muda Tumbuh besar


Tri sadar dia tetap membutuhkan patner dalam bisnis apapun. Dia tak berputus asa meski ditolak, mengajak orang ikut wirausaha. Dia kemudian menggandeng beberapa peternak sapi. Saat itu, ia sukses menyediakan 66 sapi yang dibawa dengan media truk sebanyak 11 buah.

Secara pribadi menawarkan sapi- sapinya kepada takmir masjid di Solo. Kemudian ia menjual sapi- sapinya, dimana setiap sapinya, Tri mengantungi Rp.200.000- Rp.300.000. Uang tersebut ia bagi bersama dua orang patnernya.

Ia lantas menggandeng Joko seorang pegawai tata usaha di kampusnya. Joko sendiri memang punya lahan di desanya. Nah, melalui tanahnya di kampung, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo, dimana ia bisa menyimpan hingga 70 ekor sapi di sana.

Awalnya dia dan Joko cuma membangun satu kandang bambu- sederhana, dimana kala itu, ia cuma punya 3 ekor sapi. Jumlah sapinya pun bisa bertambah jadi 17 sapi. Tri pun tak berhenti berkuliah meskipun bisnisnya sudah sukses.

Dia bahkan mengajukan proposal wirausaha Sarjana Membangun Desa, kepada Kementrian Pertanian. Dari proposal itu Tri sukses mendapatkan dana 320 juta untuk berbisnis agro kembali. Uang tersebut digunakannya untuk membeli 40 sapi dan membangun kandang permanen.

Melalui dana tersebut juga dibuatnya menjadi instalasi pengolahan limbah kotoran sapi jadi pupuk padat dan cair. Kemudian pupuk ini dijual ke petani. Sapinya itu berinya makan dari campuran konsentrat berformula agar kotoran tak berbau.

Dan erjalannya waktu, jumlah sapi milik Tri berkembang menjadi 90 ekor. Waktu itu sebagian besarnya merupakan pembibitan dan sisanya sapi penggemukan. Kala itu ia cukup memanfaatkan uang investor dimana mereka akan mendapat keuntungan 30 persen dalam dua-tiga bulan.

Atas pencapaian itu, Tri mendapatkan penghargaan Wirausaha Muda Mandiri 2010. Sadar dengan usahnya yang makin besar. Tri tak mau menyia- nyiakan. Dengan bermodal 20 juta itu, ia fokus membangun usahanya dengan bendera CV Tri Agri Aurum Multifarm hingga sekarang.

Bisnisnya merupakan bisnis terpadu di bidang multi- agrari. Mulai dari usaha bebek, ayam potong, peternakan sapi, dan penjualan pupuk. Berbekal punya ijasah pertanian, ia total mampu menghasilkan 50 juta per- bulan, dan terus berkembang layaknya pengusaha muda normal.

Melalui usaha agrobisnis ini ia mencoba untuk membuka mata kita, bisnis agro tidak hanya untuk orang tua! Prinsipnya jangan terlalu boros memberi makan. Memberikan makan ternaknya selalu dihitung agar sesuai. Hasilnya mutu ternaknya bagus jika merawat mereka penuh kasih sayang.

"Kami selalu memberi pakan tanpa campuran bahan kimia, hanya yang ada di lahan kamilah yang dimakan ternak, misalnya, rumput hijau," kata Triyono.

Tips lain ia menggunakan berbagai bahan bumbu dapur. Semua untuk penghematan pembiayaan. Dia lantas menyebut kunyit, jahe, dan lengkuas, digunakannya untuk obat ternaknya yang sakit. Dari cara manajemen pakan menjadi 70% rahasia suksesnya kini.

Ia pun kerap diangkat menjadi pembicara agrari di berbagai universitas. Pada tahun 2012, ia membuka pangkalan ayam di Pulogadung, Jakarta, setiap hari ia mampu memasok lima truk ayam potong ke Jakarta. Bayangkan omzetnya sekarang bisa mencapai rata- rata 200 juta per- bulan.

Setiap truk miliknya itu mampu mengangkut 150.000 ekor ayam. Selain memanfaatkan peternakan sendiri, Tri juga membagi rejeki melalui peternakan lain dari Tegal, Madura, dan Jabodetabek. Setiap truk bisa menghasilkan untung Rp.1,8 juta.

Mendengar suksesnya makin banyak investor datang. Bahkan mereka rela menggelontorkan uang hingga 5 miliar. Tri pun memilih tak kaku dengan bisnisnya. Dia menjalin banyak kemitraan dan bekerja sama dengan banyak peternak lain; dia selalu membagi rejeki kepada orang lain.

Bahkan kini, ia tengah menggodok bisnis udang beku untuk dijual ekspor ke Osaka, Jepang. Berbasis kepercayaan ia terus berbisnis. Dia lantas membeli udang dari petambak Lampung, kemudian ia menjualnya ke Tanjung Priok, Jakarta.

Disela sibuknya menjadi pembicara dari kampus ke kampus. Dia ingin terus mengembangkan bisnisnya ini ke berbagai bidang. Bermodal kemitraan usahany merambah perkebunan, kehutanan, ekspor, hingga ke jalur perbankan, dimana omzetnya mencapai Rp.4 triliun per- tahun.

Bahkan ia mantap memberika nama bank -nya kelak yaitu Tama Bank. Triyono membuktikan satu hal bahwa menjadi pengusaha itu berkah, bukanlah keterpaksaan yang harus disesali, yang terpenting tetap fokus!

Biodata Triyono Pengusaha Muda


Lahir: Sukoharjo, Jawa Tengah, 21 Juni 1981
Pendidikan:
- SD Mancasan 2, Baki, Sukoharjo
- SMP 1 Baki, Sukoharjo
- SMA 3 Sukoharjo
- S-1 Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Sebelas Maret
  (UNS) Solo
Penghargaan: Finalis Wirausaha Muda Mandiri 2010
Orangtua: Priyono (ayah) dan Marinah (ibu). Ia anak ke-3 dari 4 bersaudara (2 kakaknya meninggal dunia).


Catatan penulis: ketika menulis artikel ini, saya (penulis) menangis, karena malu.

Aneka Kerajinan Batok Kelapa Wirausaha Berbasis Ekspor

Daftar Pengusaha Kerajinan Ekspor


 
Siapa sangka aneka kerajinan batok menghasilkan jutaan. Berikut prospek wirausaha kerajinan batok kelapa. Dulu orang menganggap batok kelapa ini sebagai sampah, tapi tidak bagi para pengusaha ini. Sekarang bisa dirubah menjadi aneka produk yang diminati manca- negara.

Bagi dua pengusaha ini sampah tersebut adalah berkah. Seorang pengusaha muda asal Tuban, Jawa Timur, bernama Ainur Rofiq bercerita. Awalnya dia iseng membuat mainan anak dari batok kelapa. Soal bahan baku cukup mengambil batok kelapa yang berserakan di pasar.

Rofiq merubah batok kelapa menjadi aneka kerajinan. Produk Rofiq meliputi celengan batok kelapa, tempat pensil, lampu meja, dan celengan. Produk lain seperti membuat bonek berbentuk bebek atau angry bird.

Ia mulai memunguti batok kelapa dan dikumpulkan menjadi satu. Kemudian batok kelapa tersebut dibersihkan. Batok kelapa lantas dilubangi dibentuk sesuai bentuk desain awal. Wirausaha yang sudah digeluti semenjak tujuh tahun ini, mampu menghasilkan jutaan perbulan.

Harga produk antara Rp.30- 100 ribu rupiah tergantung kesulitan. Meskipun sudah sukses, dia masih terkendala modal pengembangan usaha. Pesanan datang dari daerah Tuban hingga manca negara. Ia menambahkan berharap bantuan pemerintah agar lebih maju.

Wirausaha Kerajinan Ekspor.

Cerita lain datang dari pengusaha bernama Gunawan. Awalnya dia berjualan buah kelapa utuh, yang diambil dagingnya dan dijual tempurungnya juga. Tidak sedikit dia melihat tempurung cuma menjadi limbah terbuang. Dari tempurung kosong itu kemudian Gunawan jual secara karuangan.

"Limbah dari kelapa yang telah diambil dagingnya itu banyak, dan biasanya saya jual karungan," ia berujar.

Limbah batok kelapa cuma dijual murah yakni Rp.400 perkarung. Dia berpikir bagaimana mengolah limbah batok tersebut.

Mulai menjalankan bisnis kerajinan batok kelapa sejak 2005. Pengusaha Rofiq membuat berbagai bentuk, seperti celengan, mangkuk, teko, dan lampu hias. Berawal tukang kelapa Rofiq kini beralih jadi pengusaha kerajinan batok kelapa.

Dia mulai mencari ide bagaimana mengolah limbah. Gunawan mulai mencari reverensi dari internet, bagaimana cara mengolah limbah batok kelapa. Bagaimana limbah dimanfaatkan wirausaha bukan sekedar dibuang saja.

Produk awal Gunawan adalah membuat celengan batok. Kemudian dia berkreasi bentuk lain untuk dijual ke pasaran. Waktu itu pasar merespon positif akan produk Gunawan. Sebelum ada gempa yang melanda Yogyakarta, memproduksi aneka bros, tusuk konde, dan dompet.

Hingga gempa menerjang Yogyakarta, di tahun 2006, Gunawan sempat menutup usahanya selama 6 bulan karena pristiwa tersebut. Meskipun tutup dia tidak berhenti dan membuka kembali usahanya. Akhir 2006 aneka desain dibuat sendiri, antara perpaduan desain lama dan baru.

"Saya mencari ide, mencari referensi," jelasnya
Cara membuat kerajinan batok kelapa memerlukan waktu. Pertama kamu membersihkan batok, lalu mengamplas, kemudia celengan dibentuk dan digambar. Dalam seminggu menghasilkan 1000- 1200 produk kerajinan.

Ia menjual produknya melalui online. Ataupun Gunawan menjualnya melalui toko- toko souvenir di Kota Yogyakarta. Walupun produk Gunawan sudah masuk pasar ekspor, ia masih tetap fokus untuk menyasar pasar lokal sebagai utama.

Harga produk kerajinan batok kelapa antara Rp.15- 17 ribu. Cangkir batok kelapa dijual Rp.6 ribu sampai Rp.8 ribu. Kemudian harga mangkuk unik seharga Rp.12 ribu, dan teko batok kelapa seharga Rp.15 ribu dan Rp.25 ribu.

Dia juga menerima pesanan khusus dari toko- toko. Melalui cara itulah usaha dijalankan Gunawan bisa berkembang. Inilah kisah Gunawan wirausaha berbasis ekspor dari aneka kerajinan batok kelapa. Jika kamu berminat maka saatnya mencari limbah untuk didaur ulang.

Inilah Daftar Pengusaha Muda Mendukung Jokowi Dua Periode

Daftar Pengusaha Muda Pendukung Jokowi


pengusaha pendukung jokowi
 
Selain sosok pengusaha Erick Thohir yang mendukung Jokowi. Bahkan nama Erick didapuk menjadi Ketua Tim Sukses. Berikut pengusaha muda mendukung Jokowi dua periode. Beberapa merupakan petinggi Kamar Dagang Indonesia (KADIN) dan Himpunan Pengusaha Indonesia (HIPMI).

1. Rosan Roeslani

Informasi terbaru mengatakan bahwa Rosan Roeslani mendukung. Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia ini, menurut berita Merdeka.com mantap. Menjadi salah satu pengusaha muda mendukung Jokowi dua periode.

Dia dipuk menjadi wakil ketua, tugasnya mendampingi Erick Thohir dalam mengembangkan visi- misi ekonomi. Dianggap sebagai sosok real dibidang Ekonomi bukan main- main. Rosan sendiri sekarang berusia 49 tahun, pengusaha kelahiran Jakarta, Chairman Group Recapital.


Meskipun tidak terucap langsung oleh pribadinya sendiri. Menurut Erick Thohir, dia akan menjadi sosok kunci yang memberikan masukan. Bagaimana nanti mengembangkan wirausaha muda. Ia menambahkan Bahlil merupakan sosok cocok menginspirasi anak muda.

Sebagai Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia, sosoknya dikenal cukup vokal untuk mengkritisi kebijakan Presiden Joko Widodo.

3. Erick Thohir

Sosok Erick Thohir sendiri tentu sudah pasti masuk. Dia pengusaha muda mendukung Jokowi dua periode pertama. Bahkan diangkat menjadi Ketua Tim Pemenangan Jokowi- Ma'ruf. Sepak terjang di dunia bisnis sudah dijelaskan oleh Jokowi.

4. Hary Tanoe

Mungkin sudah tidak lagi cocok panggil pengusaha muda. Namun nama Hary Tanoe berpengaruh bagi pertumbuhan wirausaha muda mandiri. Hary Tanoe mendukung sebagai Ketua Partai Perindo, sekaligus sebagai pengusaha media pemilik MNC Group.

Selain nama diatas ada beberapa nama lain, yang sudah terkonfirmasi adalah nama Yoris Sebastian, yang mendukung melalui akun Instagram nya. Dia mengunggah angka satu untuk Indonesia satu kali lagi. Nama lain adalah pengusaha Reiner Bonifasius Rahardja yang belum terkonfirmasi.

Profil Goris Mustaqim Asgar Muda Pengusaha Muda Dunia

Profil Pengusaha Goris Mustaqim


goris mustaqim pengusaha

Profil Goris Mustaqim, adalah pengusaha muda lulusan Institut Teknologi Bandung. Sosok bertekat memulai wirausaha sejak berkuliah. Sebelum lulus saja Goris sudah mengerjakan berbagai bisnis. Terutama dia mengembangkan bisnis berbasis agro di daerah Garut.

Memilih menjadi pengusaha muda total tanpa melamar. Ketika lulusan Universitas lainm memilih sibuk mencari kerja. Dia sudah memiliki pekerja di perusahaannya sendiri. Goris malah sibuk untuk membuka lapangan pekerjaan baru.

Sosok Goris memang berbeda dibanding pemuda kebanyakan. Dia sudah memilih wirausaha sejak semula. Disibukan membuka lapangan pekerjaan baru, tidak lupa profil Goris sebagai sosok manusia berempati. Dia dikenal humble aktif di berbagai paguyubuan sosial di Garut.

Salah satunya dia menjadi penggagas Asgar Muda. Organisasi kepemudaan fokus mengembangkan wirausaha di Garut. Mereka bertujuan bagaimana agar Garut mandiri. Pengusaha muda yang dikenal sebagai salah satu pendiri PT. Resultan Nusantara, salah satu bisnis utamanya sekarang ini.

Pengusaha Muda Kelas Dunia


"Saya tidak pernah melamar pekerjaan" ujarnya.

Banyak dilewatkan ketika berbicara tentang Garut. Padalah banyak potensi besar ketika berbicara tentang kota tersebut. Goris menyadari bahwa Tuhan sudah memberikan sumber daya alam. Salah satunya tumbuhan akar wangi, yang hanya tumbuh di kawasan Garut, bukan wilayah Indonesia lain.

Tumbuhan inilah kemandirian bagi masyarakat Garut, Jawa Barat. Inilah bisnis sosial dijalankan oleh Goris sekarang. Ia menciptakan kemandirian bagi masyarakat. Akar wangi tersebut diolah menjadi minyak akar wangi.

Minyak akar wangi memiliki fungsi utama pengikat parfum. Efek akar wangi membuat bau parfum terjaga lama. Di dunia ada tiga negara yang memiliki tanaman jenis ini -yaitu negara Tahiti, Borbone, dan Indonesia-, dimana tepatnya hanya ada di daerah Garut.

Selain dikembangkan menjadi minyak akar wangi. Sebelumnya masyarakat sudah mengolah menjadi kerajinan eksotik. Nilai ekonomis akar wangi memang sangatlah banyak. Penduduk Garut awalnya hanya menyerap minyak atau sekedar menganyam akarnya.

Melalui akar wangi penduduk diajarkan wirausaha mandiri. Mereka membuat hiasa dinding, hiasan natal, tas dan sajadah. Bisnis akar wangi terus tumbuh di Garut berkat paguyuban Asgar Muda. Ini salah satu bisnis lokal kembangan Goris Mustaqim.

Paguyuban Asgar Muda terus mendukung, mengembangkan, dan memberdayakan penduduk untuk selalu berinovasi.

Goris memperhatikan hal terkecil dalam berbisnis. Ide akar wangi merupakan perwujudan keahlian tersebut. Bisnis akan wangi terus berjalan, walaupun harga bahan bakar minyak kian mahal. Asgar Muda sebagai paguyuban tidak mau menyerah akan keadaan.

Mereka bekerja sama dengan kampus IPB, membangun sistem pemanasan geothermal sebagai cara pengolahan akar wangi. Tujuannya agar si minyak diolah lebih efisien dalam proses pemasakan. Ini menjadi pengganti minyak tanah, sekaligus mengurangi kebutuhan gas yang terkadang langka.

Wirausaha Serba Usaha

Daerah Garut dikenal akan akar wangi sesuai tujuan Goris. Disitulah penduduk Garut menghasilkan pendapatan tetap. Membahas profil Goris tidak berhenti akan sepak terjang Aasgar Muda saja. Goris mendirikan PT. Resultan Nusantara, bisnis berbasis Join Ventur pertama.

Perusahaan berbasis teknologi, mengerjakan pengembangan program RFID atau SmartCard. Produk utama mereka sistem absensi elektronik, akses kontrol, pembayaran online, dan parkir pintar. Baru dua tahun berjalan, perusahaan mampu menghasilkan $500 juta dan membuka banyak cabang.

"Saya bergaul dengan siapa saja. Saya bergaul dengan tukang gorengan, satpam, menteri, dirut BUMN. Bergaul dengan siapa saja. Jadi punya jaringan dan network yang bagus," katanya, inilah tips sukses wirausaha nya.

Pemuda kelahiran 14 Maret, umurnya masih 24 tahunan, yang mampu mengambil perhatian bahkan kelas dunia. Goris dikenal di kalangan pengusaha serta sosialis. Bukan sekedar eksekutif perusahaan IT besar. Dia dikenal sebagai pengusaha sosial bersama Asgar Muda.

Tidak ayal Presiden Amerika, Barack Obama menemui Goris beberapa tahun silam, inilah kisah sukses pengusaha muda panutan dunia.

Melalui program Presidential Summit Entrepreneurship 2010, dan menjadi yang termuda disejajarkan entrepreneur dunia. Di ajang internasional tersebut, Goris diundang langsung oleh Presiden Barack Obama di Gedung Putih.

Aktifitas PT. Resultan Nusantara bersama teman Alumni ITB, bersama Asgar Muda membuat Goris harus bolak- balik Jakarta- Garut. Bukan perkara mudah dengan segala aktifitas padat tersebut. Dia beruntung karena sudah sukses sejak usia masih muda.

Dia mampu menghadapi halangan fisik. Kelelahan dapat ditanggulangi Goris meskipun capek. Goris sendiri rajin mengajak investor untuk akar wangi. Bisnis IT PT. Resultan Nusantara juga berkembang lewat mandirikan cabang hingga pelosok daerah.

Apa yang ada pada dirinya merupakan semangat pengusaha muda.

"Yang penting kreatif. Itu yang kita jual. Lalu saya akan tawarkan ke orang- orang yang saya kenal sampai ada yang tertarik menjadi investor." jelasnya.

Apa sih harapan terbesar Goris Mustaqim?

Ia mampu menciptakan satu kemandirian daerah di Indonsia. Melalui caranya sendiri menciptakan produk khas daerah setempat. Melalui proyeknya, produk olahan akar wangi, berharap usaha- usaha sejenis bisa bermunculan.

Cara lain lewat mendirikan BMT membiayai usaha kecil masyarakat. Memberikan kredit koperasi menyebarkan prinsip sosial entrepreneur ke semua orang.

Jualan Sandal Warna- Warni Entrepreneur Muda Madison

Profil Pengusaha Madison Robinson

  
meddie jualan sandal

Siapa sangka ide jualan sandar warna- warni menguntungkan. Bahkan entrepreneur muda ini berhasil masuk ke supermarket. Ini kisah Madison Robinson, gadis 15 tahun kelahiran Galveston Island, yang menjadi jutawan berkat jualan sandal saja.

Ide bisnis datang ketika Madison berumur 8 tahun. Dia menyukai sandal atau Flip- Flops, melukisa dan lautan, maka dia mencoba menggabungkan. Membuat inovasi produk yang mengakomodasi dia berkreasi.

Maddie begitu sapaan entrepreneur muda ini. Mencoba bagaimana menggabungkan apa talenta dan kesukaannya. Gadis cantik ini menciptakan Fish Flops. Perpaduan antara sandal pantai dan talenta lukis Maddie; dia melukis aneka ikan di lauatan di dalam sandal.

Maddie membuat desain ulang sandal- sandal tersebut. Pengusaha muda penemu bisnis Fish Flops, menciptakan desain menarik dan tidak ada ditempat lain. Lihat bagaimana produknya yang dijual di luar sana. Ide cemerlang ditambah eksekusi serius membuatnya naik tangga.

Menjadi Pengusaha Muda

Ide cemerlang tanpa eksekusi tidak akan menghasilkan. Maddie pertama- tama menjual di pasaran lokal. Rumahnya yang dekat pantai mempermudah penjualan. Sandal Fish Flops itu memang produk sandal pantai. Hingga Twitter mengangkat pengusaha muda ini lebih dikenal masyarakat.

Maggie menarik perhatian masyarakat Amerika. Dia sama sekali tidak berpikir bisnisnya akan viral. Dia berpikir mungkin sekedar butik lokal. Tetapi siapa sangka terjual hingga supermarket tekenal di Amerika, Nordstrom.

"Saya tidak berpikir (Fish Flops) akan datang jauh sejauh ini," ujar pengusaha muda ini

Menjalani kehidupan entrepreneurship menyangkut ide. Sudah terpikirkan membangun Fish Flops sejak usia 8 tahun. Dia lantas mempunyai waktu untuk menyampaikan ke orang tua. Disampaikan ide bisnis tersebut kepada sang ayah, yang kebetulan adalah seorang pegawai Bank.

Siapa sangka ayahnya sedang mengerjakan bisnis sampingan. Ia tengah membuat bisnis kaos sablon bahkan sebelum menjadi pegawai. Mendesain kaos memang berbeda dengan membuat sandal. Tapi ia terinspirasi untuk mengaplikasikan konsep serupa.

Bagaimana jika menaruh ikan diatas sandal Maddie. Ayah setuju akan ide tersebut tanpa memprotes. Bahkan dia mendorong anaknya untuk melukis sendiri. Inilah cikal bakal Fish Flops menjadi satu sarana penyaluran.

Robinson, ayah Maddie, kemudian merevisi ulang produk tersebut kembali. Bagus memiliki prospek untuk dijual ke pasar. Tanpa berpikir panjang Maggie diajak memproduksi lebih banyak. Untuk sarana marketing Robinson membeli sebuah domain yaitu Fishflops.com.

Toko online tersebut segera menjual aneka produk Maggie. Pengusaha muda ini mengajak ayah fokus membantu marketing. Beberapa bulan berjualan online ternyata tidak ada perkembangan. Sempat terpikir untuk tidak melanjutkan lagi jalan enterepreneurship ini.
.

Kunci Sukses Entrepreneur Muda

Ayah sempat putus asa menjual produk Fish Flops. Hingga gadis kecilnya Maggie mendatangi dia dan bertanya. Apakah ada kemajuan dari penjualan produk sandalnya. Itu beberapa bulan yang lalu, dan Robinson sempat mengutarakan psemisnya akan penjualan Fish Flops.

Siapa sangka gadis 8 tahun ini malah bertekat kuat. Dia memilih melanjutkan bisnis tersebut, hingga mencoba memperbaiki produk Fish Flops. Dia sangat bersemangat menyampaikan desain baru. Dia membuat semangat kembali Robinson dari keterpurukan.

Ia bisa melihat passion bisnis dimata putrinya. Dia berpikir kreatifitas Maggie harus menghasilkan sesuatu. Harus mencapai kesuksesan besar dimasa datang. Maddie sendiri tidak patah arang akan ide- ide baru. Dukungan keluarga membuat Maggie sukses mendirikan satu perusahaan kecil.

Tahun 2011, Dan dan Maddie memasukan produk Fish Flops ini ke sebuah pameran. Sehari selesai mendapat 30 pesanan produk. Sampai pesanan besar datang menyusul dan rencana memasukan ini ke retailer terlaksana.

Pihak retailer serius bekerja sama dengan Fish Flops. Sehingga Maggie begitu serius membuat aneka produk kembali. Permintaan diluar Galveston semakin meningkat, dimana pengiriman keluar kota pertama kali pada Mei 2011 silam.

Bersyukur karena beberapa tahun kemudia menembus $1 juta pertama. Dimana Maddie fokus jualan di tingkat retailer. Cara produks khusus dikembangkan agar pihal sana tertarik. Dimana setiap produk adalah custom design, dijual terbatas kepada retailer yang bekerja sama di penjuru Amerika.

Ekspansi Bisnis Pengusaha Muda

Sekarang bisnis ini lebih dari nilai satu juta dollar. Penjualan mereka tersebar ke berbagai retailer di Amerika. Produk Fish Flops meliputi 30 toko retailer sekelas Nordstrom dan Manc's. Ayah Meggie kemudian diangkat menjadi CEO dan pelaksan bisnis, sementara Maggie sibuk di desain terbaru.

Ia bahkan menambahkan satu desain unik; Fish Flops dengan lampu LED.

"Pada tahun 2006, saya punya ide untuk membuat sandal jepit yang menunjukkan cinta saya untuk berenang, memancing dan menggambar," sebuah tulisan di setiap produk Fish Flops milikya.

Setiap pasang sandal menginspirasi lewat cerita tentang lautan. Dia berharap kita akan mencintai lautan dan menjaga lingkungan. "Saya harap anda memakainya, mencintai mereka dan membaginya dengan teman-teman kamu dan saya berharap mereka membuat kamu tersenyum."tulisnya lagi.

Meggie membuat desain sendiri dengan kombinasi warna. Sandal dicetak melalui proses digital, lalu dikemas, dikirim, dan disimpan. Untuk promosi meliputi memberikan diskon harga, penjelasan atas produk, dan promosi diluar online.

Khusus untuk pemasarn online menjadi andalan Fish Flops. Sosial media penjualan terutama ialah Twitter. Dia mampu menjual banyak semenjak posting di Twitter. Ketika itu Nancy O'Dell dari pihak Entertainment Tonigh, lalu menemukan salah satu tweetnya.

Ia juga memperdalam public speaking. Berkat pengalaman ekspo, Maggie lebih percaya diri untuk mempresentasikan produknya ke departemen store. Maggie juga belajar tentang kesabaran menuggu, hingga produknya dikenal dan menghasilkan penjualan.

Produk baru meliputi kaos, buku yang ditulis Maggie, dan juga game berjudul Fish Flops Virtual World. Ia bekerja keras agar brand nya berkembang dimasa depan. Meskipun kini sudah menjadi jutawaan, tidak lupa tetap melanjutkan kuliah sebagai modal lain.

Perusahaan bertumbuh bagus ditangan ayah dan anak. Total omzet selama dua tahun bisnis saja, di satu tahunnya $500.000, atau sekitar 500 juta rupiah. Tahun 2012 menjual lebih dari 60.000 pasang dengan harga rata- rata $20 sepasang, dan terjual hingga $1,2 juta.

Kamu bisa melihat produk Fish Flops di rak supermarket Nordstorm atau Macy's. Adapula para pengecer independen. Memasuki tahun 2014, Maddie disebut sebagai salah satu dari 50 pengusaha muda wajib difollow di Twitter versi Income Diary.

Dollar Naik Pengusaha Tempe Bangkrut Kisah Pilu Wirausaha

Profil Pengusaha Mugiono


dollar naik tempe bangkrut
 
Mugiono pengusaha tempe bangkrut, sebuah kisah pilu wirausaha mandiri. Tiga tahun dia menjalani bisnis, hal paling mengerikan ialah ketika harga dollar naik. Meskipun begitu dia berkata optimis ke awak media. "Tahun ini saya bangkrut," ujarnya kepada pewarta Viva.

Bukan perkara mudah menekuni bisnis tempe ini. Menjadi seorang pengusaha tempe bangkrut. Apa kisah wirausaha dia bisa bagikan disini. Sudah menjalankan usaha sejak 1987 tanpa ragu. Seorang duda tiga orang anak yang merintis usahanya di Kota Pontianak.

Dia lumayan dikenal oleh pelanggan tempenya. Beberapa pelanggan sempat sedih karena pengusaha tempe bangkrut. Kenapa usaha tempenya tidak dilanjutkan kembali. Dia cuma menjawab gampang seolah sudah menjadi siklus.

Namanya wirausaha mandiri adakalanya menemui kegagalan. Kebutuhan modal uang terkadang tidak sejalan dengan harga jual. Dulu omzetnya mencapai puluhan juta rupiah. Ia mengenang itu sebelum harga kedelai naik.

Naiknya harga dollar pengusaha ini sempat bangkrut dan sudah biasa. Naik harga dollar berarti harga bahan baku kedelai naik. Disaat inilah keuntungan menurun dibanding modal. Ia mengenang kembali mempunyai mobil empat, rumah lima, dan tanah sampai 40 hektar.

"Semua sudah saya jual untuk menutupi modal," tegasnya.

Semua aset sudah dijual untuk menutupi kekurangan modal. Tetapi pada akhirnya harga dollar naik tidak terburu. Bangkrutlah pengusaha tempe ini tidak menyisakah apapun. Dulu dia bukanlah siapa- siapa.

Dia adalah murid seorang pembuat tempe Pak Muslimin. Berkat beliau dia mampu membuat tempe selezat sekarang. Sosok pengusaha tempe asli Wiradesa, Kab. Pekalongan, yang baru memulai tiga tahunan. Ia menjelaskan harga tempe tidak mungkin naik, yaitu Rp.1500 sampai Rp.3000.

Dibanding harga kedelai yang naik sampai Rp.9.500 perkilo. Dia bahkan harus merumahkan kedua pegawainya. Sekarang hanya tinggal empat orang karyawan tersisa. Dia tidak mampu membayar gaji mereka sekarang.

Jujur nasib pengusaha tempe memang seolah diasingkan. Mereka tidak bisa bertahan kecuali dengan jualan tempe. Ketergantungan bahan baku impor sangat besar. Pasalnya menurut rasa, kedelai impor jauh lebih enak dibandig kedelai lokal, dan kedelai lokal harga normal juga terbilang mahal.

Omzet jualan tempe itu sampai puluhan juta. Eh sekarang, separuhnya saja tidak sampai, alhasil cuma bisa pasrah tidak mampu mengirim uang ke Jawa.

Jenis Pekerjaan Orang Introvert Selain Wirausaha Mandiri

saran karir introvert
 
Orang introvet juga bisa beprestasi loh. Selain wirausaha mandiri apakah ada pekerjaan tetap. Orang Introvet berarti suka bekerja sendiri. Ada ada juga neberapa pekerjaan yang mampu mensuport gaya hidup mereka. Mungkin mereka pendiam dan tidak mudah bergaul tetapi mereka punya kelebihan.

Nah, dikutip dari laman Reader's Digest, berikut pekerjaan apa yang kiranya cocok, untuk mereka orang introvet, penyendiri, atau pendiam.

1. Astronomer

Asiknya mempelajari bintang merupakan satu pekerjaan pertama. Bagi kamu si penyendiri, maka cukup menikmati rangkaian bintang, mencatatnya di dalam jurnal. Kamu mungkin bisa menemukan bintang baru atau komet baru mendekati bumi.

Tak mungkin kan menggunakan satu teropong bintang untuk lima orang. Bekerja sebagai seorang ahli bintang akan membawa kamu ke tokoh seperti Galileo, Copernicus, dan Isaac.

2. Ahli sosial media

Kamu bisa bekerja sebagai social media manager. Di dunia dimana sosial media menempati hidup kamu, sebagi seorang introvet, mengutak- atik gadget bisa jadi menyenangkan. Cobalah mencari jenis- jenis pekerjaan semacam ini.

Beberapa perusahaan besar tercatat mencari pegawai marketing bidang sosial media. Jadilah seorang yang mampu membuat iklan menarik melalui layanan video You Tube.  Kamu bisa mulai menulis satu slogan perusahaan menarik untuk ditempel di dinding Facebook.

3. Translator

Selain menjadi wirausaha, kamu bisa menjadikan ini pekerjaan kantoran. Ada yang melalui online ataupun kamu sendiri menawarkan jasa translater. Menjadi translator bagi kamu yang penyendiri akan lebih tenang.

Tantu bukan perkara mudah karena harus punya background pendidikan. Jika sudah berpengalaman kamu bisa saja diterima di perusahaan besar seperti Gramedia. Lihat bagaimana perusahaan juga membutuhkan keahlian ini selain wirausaha.

Fokus belajar Bahasa Inggri atau Mandarin masih banyak peluang. Kamu tak perlu berkomunikasi dalam satu tim. Kamu bahkan bisa menikmati novel yang akan kamu translate -kan.

4. Graphic designer

Nah, yang terakhir bagi kamu introvet tapi punya cita rasa seni. Pekerjaan ini lebig fleksibel daripada diatas. Ini sangatlah dibutuhkan serta kamu bisa merubahnya jadi wirausaha mandiri. Lihat banyak cara menjadi wirausaha atau menjadi pegawai untuk introvert.

Kamu bisa saja membuat logo perusahaan, membuat tampilan iklan, atau kamu bisa menerima desain kaos dan akesoris. Buat kamu yang introvet, kami rasa ini yang pekerjaan yang paling cocok. Selain pilihan utama kami adalah harus segera berwirausaha.

Semangat Wirausaha Pengusaha Komputer Modal Obeng

Profil Pengusaha Rawi Wahyudino


pengusaha modal obeng
 
Siapa bilang jadi wirausaha butuh bermodal besar. Pengusaha komputer yang hanya modal obeng. Ia mampu mendirikan PT. Pradana Komputer (Prakom). Sebuah perusahaan yang menangani perawatan perangkat server dan komputer kantor, bank, manufaktur, dan lembaga pendidikan.

Pengusaha kelahiran 1971 tidak memiliki pengalaman wirausaha. Pria yang bernama lengkap Rawi Wahyudino. Orang tuanya bekerja sebagai pegawai negeri sipil bukan pengusaha. Ayah Rawi pernah bekerja di perusahaan BUMN asal Surabaya.

Alkisah ayah Rawi membuka usaha bengkel sepatu. Ketika masih duduk dibangku SMA, Rawi sudah sering membantu ayah membeli lem sepatu di Pasar Turi. Sayangnya usaha tersebut gagal, lantaran sang ayah tidak punya pengalaman wirausaha apapun.

Minim pengalaman wirausaha, lambat laun usaha tersebut tutup karena semakin merugi tiap harinya. Usaha menjadi bangkrut tidak menyisakan apapun. Ayah Rawi kemudian menjadi trauma, dia tidak mau lagi berkecimpung di dunia wirausaha.

Disisi lain Rawi kecil menikmati perjalanan tersebut. Pengalaman berjualan membekas di dalam hati. Lantaran sering jalan ke Pasar Turi, Rawi kecil menjadi akrab dengan transaksi jual- beli. Dia belajar bagaimana menghasilkan uang dari berjualan.

Menjadi Pengusaha Komputer

Dia belajar bahwa "jika mau uang maka berusahalah" begitulah. Rawi beru serius berbisnsi setelah masuk bangku kuliah. Tepatnya ketika dia menjadi mahasiswa komputer di STIKOM Surabaya. Dia ingat ketika itu ayahnya sudah pensiun, Rawi sendiri butuh banyak uang untuk kuliah.

Satu- satunya jalan harus berusaha sendiri dan memulai bisnis. Hal pertama dilakukan ialah berjualan rokok. Bagaimana cara berjualan rokok yang menguntungkan. Yakni membeli satu bok rokok dari uang tabungan, lalu menitipkan bok tersebut ke kantin kampus.

Untung berjualan rokok ternyata tidak sebesar harapan. Dia tergiur menghasilkan lebih banyak uang. Maka Rawi banting stir menjadi pengusaha sablon. Uang hasil jualan rokok dijadikan modal untuk usaha sablon. Uang untung dikumpulkan kembali menjadi modal kembali.

Hasilnya dia mampu membayai sekolah sampai selesai. Rawi juga menggunakan uang tersebut untuk hobinya. Dia dikenal sebagai pecinta mendaki gunung kemana- mana.

"Saya kemana- mana dengan uang hasil jualan kaos sablon," ujarnya, bangga.
Sibuk berbisnis sablon membuat kuliah keteteran. Padahal usaha tersebut sudah melebar jauh. Sudah membuka lapak sendiri, berjualan baju, celana dan saptu murah. Modal kepercayaan memberi Rawi kesempatan.

Dia menjual barang tanpa uang sepeserpun. Para pedagang pasar sudah percaya bahwa dia mampu menjual laris. Begitu bisnis sandang sukses, kini girilan dia menyasar bisnis komputer. Inilah bidang yang dipelajarinya selama ini menjadi mahasiswa.

Bermodal obeng dan brosur produk komputer murah. Ia mulai menawarkan jasa pemasangam, dan jual beli komputer ke pedagang pasar. Berjalan waktu belajar bagaimana menjual lebih laku. Rawi juga paham mengenai proses perakitan dan layanan servis komputer.

Bisnis sampingan tersebut sukses bermodal brosur. Dia melakukan hal tersebut selama lima tahun. Dan selepas kuliah memutuskan merantau ke Jakarta.

Semangat Wirausahawan Muda

Enam tahun bekerja di tiga perusahaan berbeda. Rawi tidak melupakan asinya menjadi pengusaha. Ketiga perusahaan tersebut  dibidang komputer. Pengalaman menjadi pegawai itu dikonversi menjadi peluang. Ia belajar bagaimana cara bisnis komputer kelas korporasi besar.

Di tahun 2003, Rawi mengajak beberapa kawan, mereka membangun bisnis jual- beli komputer di Jakarta. Modal lain adalah kumpulan database klien- klien perusahaan dulu. Nekat berbisnis dengan nama perusahaan Tritunggal Jaya.

Lima tahun bisnis tersebut berjalan tanpa perkembangan. Usaha dijalankan semakin seret, menurut Rawi masalah utama pada laporan keuangan yang tidak rapih. Akibatnya arus kas milik perusahaan tidak lancar. Hingga perusahaan bangkrut dan terpaksa memphk 15 orang karyawanya.

Padahal usaha tersebut mampu menghasilkan 100 juta per- bulan. Akhirnya Rawi cuma bisa pasrah menghadapi kenyataan. Dia sempat luntang- lantung menjadi pengangguran. Cuma menggantungkan kehidupan dari berjualan barang rongsokan.

Bahkan dalam sebulan pernah hanya mengantongi Rp.500.000. "Terpaksa saya dan keluarga hidup pas- pasan," tuturnya.

Rawi mencoba bangkit dari keterpurukan hidup tersebut. Salah satunya, modal obeng dan telephon, ia mulai menghubungi klien lamanya. Dia menawarkan jasa perbaikan serta pemasangan komputer. Rawi lantas memberi nama perusahaan itu Pradana Komputer (Prakom).

Modal kepercayaan kuat mampu menggaet pelanggan baru. Potensi besar pasar digarap spesifik oleh Rawi. Dia menyediakan jasa perbaikan, pemeliharaan komputer, dan printer perbankan. Beruntung karena waktu itu belum banyak pemain dibidang yang sama.

Kerja keras Rawi ternyata menghasilkan hasil memuaskan. Klien baru berdatangan, dari Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Perkreditan Rakyat (BPR), rumah sakit umum, dan beberapa Universitas. Dia mampu mengantongi omzet Rp.200 juta, itupun hanya dari satu toko Prakom di Bekasi saja.

Bertahap dia mulai memperbanyak cabang baru. Selain berbisnis komputer, Rawi aktif berinvestasi di bidang properti, membangun toko sembako bernama Cimart di daerah Cikarang, dan beberapa usaha kecil lain seperti bakso dan cireng, dia juga mendirikan satu butik Ning di Surabaya.

Prinspi bisnisnya cuma satu, "beranis selalu membuat perubahan agar lebih baik" jelasnya.

Cara Membuat Website Miliaran Menjadi Wirausaha Sejuta Dollar

Profil Pengusaha Alex Tew


cara membuat website miliaran

Siapa Alex Tew?

Entrepreneur adalah sesuatu yang tidak pernah perpikirkan. Kisah bagaimana menajadi wirausaha sejuta dollar. Inilah kisah remaja Alex Tew bukanlah kisah salesman ulung. Pengusaha muda ini tidak menjual produk sampai puluhan ribu.

Mimpi sejuta dollar tidak terbayangkan pengusaha muda ini. Baginya wirausaha bukanlah mimpi ketika dia muda. Hanya saja dirinya mampu membuat peluang tersendiri. Waktu kecil pengalaman wirausaha Alex berjualan cerita bergambar.

Sekarang dia dikenal sebagai pengusaha online. Mendadak entrepreneur, itu merupakan sebutan dari orang- orang sekarang. Mampu merubah konten internet dan media menjadi uang. Ide bisnis Alex bagaimana merubah konsep iklan bekerja, sebuah peluang bisnis cemerlang telah lahir.

Dia membuat website jutaan dollar. Bagaimana cara membuat website milliondollarhomepage.com, website ini menawarkan konsep iklan berbeda. Kita akan membahas detailnya dibawa ini. Intinya berkat website inilah dia mendapatkan nama, pengaruh, dan kekayaan.

Uang Gratis dari Iklan Sejuta Dollar

Alex mampu menghasilkan $1 juta hanya dalam sebulan. Awalnya, pada bulan Agustus, Tew tidak punya banyak uang di tabungan. Masalah keuangan menggila ketika kebutuhan sekolah. Bayangkan dia harus membeli buku, membiayai makan, dan sebagainya.

Terus bagaimana menjadi jutawan, dia lantas mulai membuat website untuk menjual iklan. Tentu itu tidak serta mertas sukses besar. Pasalnya kita tahu sendiri entrepreneurship memang tidak mudah. Dia sempat merenungi website kosong tersebut karena bingung

membuat website satu miliar

Ide bisnis datang dari kotak notepad ditambah koneksi internet. Terlanjut membeli domain kosong yang harganya lumayan. Modal awal cara membuat website miliaran rupiah. Tidak memiliki ide sama sekali. Hanya insting dan keadaan kepepet menciptakan sesuatu gebrakan.

Tew menatapi website kosong tersebut beberapa waktu. Awalnya dia berencana membuat ruang iklan khusus bagi perusahaan. Bermodal satu juta pixel, Tew memang ingin cepat kaya dari iklan yang dijual. Semakin banyak slot iklan semakin menghasilkan uang dari pengiklan.

Dia membuat desain sendiri secara otodidak. Halaman kosong dijadikan jutaan pixel, itu terhubung ke link- link khusus. Itu akan menghubungkan ke situs klien Alex Tew. Pertama dia menjual iklan untuk seorang teman. Dia memilik situs pribadi namun tidak menemukan tempat iklan murah.

Bermodal uang pinjaman dari ibunya, ia membuat iklan untuk website periklanan tersebut. Idenya membuat iklan untuk sebuah iklan. Tampak konyol tetapi ternyata menghasilkan sejuta dollar. Inilah milliondollarhomepage.com, ketika pembeli membeli 1 dollar per- pixel tertanam di halaman depan.

Membuat Website Miliaran


Apa itu milliondollarhomepage.com? Seperti namanya dia berniat membuat website miliaran. Disini pengiklan membeli satu pixel untuk 1 dollar. Pixel atau kotak- kotak kecil tersebut lantas diedit jadi sebuah karya seni.

Satu pixe berisi banner beserta link menuju halaman pengiklan. Mudahnya seperti kolom iklan bagi pengunjung mencari sesuatu. Kolom iklan untuk pengiklan berjualan sesuatu. Mempromosikan usaha miliknya sendiri melalui link ke website perusahaan.

Masalahnya adalah bagaimana satu pixel berarti bagi mereka. Inilah seninya, ia menjual pixel dalam sistem paket.Dijualnya 10x10 pixel selama dua bulan pertama. Awalnya hanya ada 2000 pengiklan yang resmi membeli. Jumlah iklan terpasang baru menutupi separuh halaman depan saja.

Satu paket 10x10 dijual $100 berdasarkan pertimbangan. Inilah ukuran tepat untuk sebuah banner bukan satu pixel. Terjual separuh Alex mengantungi uang $2000 dari website ini. Setiap iklan kecil berisi ajakan atau gambar- gambar lucu yang hidup.

Milliondollarhomepage.com adalah karya seni berisi berbagai gambar pixel. Jika kamu penggemar game maka tidak asing dengan kata pixel. Pixel akan membentuk paduan antara warna, dari merah, kuning, hijau, dan warna lain. Pengunjung tertarik menjelajahi tiap pixel layaknya sebuah galeri seni. Ini tidak akan membosankan seperti iklan kolom atau iklan baris.

Ini menciptakan kehebohan dengan temuan tersebut. Orang- orang berkunjung karena beritanya viral oleh media. Pemiliknya diwawancarai oleh banyak pewarta online. Beritanya mulut ke mulut tersebar mengajak orang berkunjung ke website.

Semakin tumbuhnya pengunjung maka harga makin mahal. Dia mulai melelang pixel melalui eBay, dan mampu menghasilkan $150.100. Ini malah menjadi sensasi besar lainnya ke Alex Tew. Semakin bertambah terkanal dan Milliondollarhomepage.com semakin ramai dikunjungi jutaan orang.

Bisa dibayangkan berapa uang dihasilkan dari penjualan. Berikutnya berita semakin mengikuti sosok wirausaha muda ini. Peluang bisnis website ternyata sangat menjual hingga miliaran.

Pada lelang kedua dilaksanakan kembali di situs eBay. Alex mampu menjual iklan melebihi angka $200.000 dalam satu bulan. Di Januari menjual 1000 pixel terakhirnya total senilai $1.037.000. Dia menjadi kaya mendadak karena menjual iklan di website.

Selama 4 bulan tidak ada masalah karena banyak uang. Tidak ada lagi tunggakan sekolah atau juga masalah keuangan lain. Situs Million Dollar Home Page merupakan jalan wirausaha Alex Tew di bisnis internet.

"Saya tak akan berhenti sekarang" ucapnya, atau dia tidak akan hanya menjual satu juta pixels sekarang.

Bermodal Million Dollar Home Page menemukan bisnis baru. Ia bukan lagi orang kaya mendadak, tetapi entrepreneur yang menciptakan jutaan. Tidak disangka iklan gaya barunya diikuti oleh banyak perusahan.

Alex mengakut tidak ambil pusing akan hal itu. Dia bahkan tidak berpikir membuat hak cipta. Dia hanya berpikir sederhana.

"Ketika saya menciptakan uang, banyak orang membicarakannya dan semakin banyak orang yang membicarakan, semakin banyak uang saya."tutur dia

Sukses Biografi Pemilik Brownies Amanda Bisnis Sampingan

Biografi Pengusaha Ibu Sumiwiludjeng


biografi pemilik brownies amanda

Berawal bisnis sampingan, ini kisah sukses biografi pemilik Brownies Amanda perlu kamu ketehaui. Unik karena dari bisnis sederhana menjadi sukses besar. Sudah menjadi hal umum menemukan outlet Brownies Amanda. Siapakah sosok pengusaha pemilik Brownies Amanda legendaris itu.

Memang tidak lengkap rasanya jika ke Bandung tanpa belanja. Apa sih oleh- oleh khas Bandung yang enak sekali. Tidak lain adalah produk buatan Ny. Sumiwiludjeng. Dialah pemilik Brownies Amanda, yang kita jarang ketahui sosoknya seperti apa.

Sosok legenda dari kalangan pengusaha kuliner. Bagi penikmat kuliner namanya asing, tetapi usaha buatanya begitu terkenal. Bagi yang belum tau bisa melihat foto diatas. Inilah sosok Bu Sum dibalik sukses brownies kuku Amanda.

Pengusaha berumur 69 tahun, merupakan perantau di tanah Pasundan, wanita kelahiran Jombang yang sudah terbiasa bekerja sampingan. Dia dikenal ulet dan kreatif membuat aneka kue. Keahlian membidik pasar warga setempat, menggaet banyak tetangga ketagihan akan aneka kue buatannya.

Biografi Pemilik Brownies Amanda

Bu Sum dikenal ulet serta kreatif membuat aneka kue. Orang- orang mengira bahwa pemilik bisnis ini adalah seseorang bernama Amanda. Padahal Brownies Amanda singkatan dari "Anak Mantu Damai", harapan seorang wanita terhadap keluarga besarnya kelak.

Harapan inilah yang disalurkan nanti ke empat anaknya; Joko Ervianto, Andi Darmansyah, Sugeng Cahyono, dan Rizka Kurniawan, semoga mereka akan rukun selalu. Wanita kelahiran Jombang, Jawa Timur, 1 Agustus 1040, inilah biografi pemilik Brownies Amanda.

Ia merupakan sosok pelopor brownies yang dikukus. Pembuatannya dibilang mudah, rasanya enak karena dibuat dari banyak olesan coklat. Bu Sum begitulah panggilan dari biografi pemilik Brownies Amanda. Berawal dari bisnis sampingan karena sang suami bekerja berpindah- pindah.

Bu Sum tidak memiliki latar belakang pengusaha. Ia hanya mengerjakan apa hobinya yaitu memasak. Tujuannya mengisi keseharian di tempat baru. Bu Sum lantas mengikuti suami hijrah sampai ke Kota Bandung. Suami Bu Sum merupakan pegawai PT. Pos Indonesia, yang selalu berpindah- pindah.

Sudah terbiasa berpindah- pindah memang tidak enak. Awalnya, mereka dipindah tugaskan ke Bogor selama tujuh tahun, kemudian kembali ke Kota Bandung. Selepas lulus Akedemi Pos, Telephon, dan Telegram (PTT), dan menikah 1964 sudah pindah ke Bandung, Magelang, dan lain- lain.

Hingga memasuki masa pensiun keduanya ditempatkan di Bandung. Bu Sum bukan tipikal ibu rumah tangga yang pendiam. Ada saja kegiatan dilakukan selama berdiam di rumah. Salah satunya disetiap penempatan membuat aneka kue sedap.

Bisnis sampingan kecil- kecilan membuat aneka kue. "Usaha kue ini saya dirikan sebenarnya agar bekal ilmu yang saya peroleh dari sekolah jurusan tata boga tidak sia- sia," ujarnya dalam biografi pemilik Brownies Amanda.

Karena selalu berpindah maka tidak pernah sebesar sekarang. "Setiap besar, eh bapak dimutasi," kata nenek enam cucu ini. Akhirnya, di tahun 2000, ketika sang suami pensiun dan menetap di Bandung barulah bisnis sampingan ini diseriusi.

Disanalah kesempatan berbisnis serius akhirnya ada. Dia dan suami memboyong semua keluarga ke Bandung. Dia berpikir kembali membuat bisnis kue lagi. Ia menyebut bisnis sampingan mengisi masa pensiun. Tetapi ternyata hasilnya diluar dugaan, karena bisa sebesar sekarang dengan ratusan outlet.

Bu Sum pertama kali menawarkan brownies kukus gratis. Dia memasukan kue barunya ke dalam kardus. Disisipi kertas informasi bisnis pesanan diantara kue- kue tersebut. Marketing tersebut dia lakukan sampai pesanan menggunung. Dia tetap mensisipi nama bisnisnya diantara kue pesanan.

Kue Brownies Amanda bertekstur lembut karena dibuat dikukus. Lebih lembut daripada kue yang di pemanggang oven. Pasaran kue menyasar semua kalangan usia. Respon mengejutkan karena memang lebih anak dan empuk.

Bisnis Sampingan Sukses Besar


Saat itu, Bu Sum dibantu enam karyawan di dapur rumah, yang luasnya hanya 3x6 meter. Dari sana bisnsi sampingan semakin membesar. Bahkan antrian pembeli yang mengular memanjang disana. Di tahun 2002, empat anak Bu Sum mengusulkan menyewa tempat yang merupakan bekas warung.

Ukuran tempay itu lebih luas yakni 5x6 cm didekat rumah. Tempat barunya tetap tidak mampu untuk menampung. Antrian semakin memanjang melebihi jalanan kampung. Alhasil laju angkot di depan rumah terhenti karenanya. Setiap hari 500 kardus terjual laris hingga membulatkan tekat Bu Sum.

Menjadi pengusaha pemilik bisnis Brownies Amanda. Ia membangun cabang di pusat Kota Bandung. Tujuannya untuk memecah antrian agar tidak menumpuk di satu tempat. Bisnis sampingan tersebut ternyata semakin membesar hingga seperti sekarang.

Awalnya hanya bisnis coba- coba sekarang ratusan outlet. Pengusaha wanita yang tak mau cucunya bernama Amanda. Berawal dari 19 cabang ditambah pabrik pembuatan kue di wilayah Bandung, Surabaya, Jogjakarta, dan Medan, kini memiliki 470 orang karyawan yang tersebar.

Pembuatan pabrik untuk mesuplai kebutuhan setiap toko. Jarak pabrik dan toko sudah diperhitungkan matang, yakni minimal 4 jam perjalanan ke toko di pusat perkotaan. Tidak lupa Bu Sum tetap berdoa lewat nama Amanda, agar keluarganya tetap bahagia dan tidak tergoda kesuksesan.

Anak dan menantu bekerja sama berbagi rejeki lewat brownies. Sementara Bu Sum dan sang suami duduk tenang menikmati hari tua. Mereka serta anak mantu ikut membangun bisnis keluarga. Bu Sum sendiri terkadang mengurusi detail tetapi tidak spesifik.

Banyak cabang tidak membuat Brownies Amanda jatuh. Mereka kompak menangani bisnis keluarga tanpa persaingan. Dibawah naungan Bu Sum, berjalannya waktu, mereka melakukan aneka inovasi agar tidak ditinggal para pesaing bermunculan.

Di tahun 2004, nama Brownies Amanda telah dipatenkan, maka periksa apakah dia kota kamu ada outlet resmi.

Pengusaha Sukses Kaya Tanpa Gelar Sarjana Dropout

Profil Pengusaha Mahesh Murthy


kisah pengusaha dropout

Gelar sarjana tidak dibutuhkan untuk menjadi pengusaha. Inilah kisah Mahesh Murthy, yang sejak awal sukses kaya tanpa gelar sarjana atau dropout. Pengusaha yang sukses berbisnis diluar dari bisnis konvensional. Siapakah wirausahawan yang sengaja mempresentasikan diri ini.

Dia membangun bisnis tanpa gelar sarjana atau dropout. Bahkan Mahesh bangga karena pendidikan dianggapnya formalitas. Baginya pendidikan tidak berpengaruh akan kesuksesan kamu. Inilah kisah pengusaha kaya raya tanpa gelar sarjana, yang mana baginya dunia tidak butuh logika.

Bagi Mahesh hidup tidak sebatas logika belajar. Dunia salah karena menganggap gelar Sarjana jadi segalanya.

"Tidak seorang pun mengira. Anda bisa menentukan aturan sendiri dan menciptakan sebuah lapangan bermain. Lebih baik merubah bisnis menjadi sebuah inovasi, menjadi seorang yang naif daripada seorang yang berhati- hati serta berpengalaman," ujarnya pengusaha sukses ini.

Semudah apa?

Pengusaha sekarang digerakan oleh teknologi. Bisnis kita adalah sosial media itu sendiri, bukanlah apa yang kita pelajari di buku. Bahkan beberapa justru harus belajar kembali untuk ahli. Hingga ia menyimpulkan jika kamu mau mendirikan perusahaan, maka kuasai teknologi dan medianya.

Cara Sukses Kaya Tanpa Gelar Sarjana

Mahesh sukses mendirikan perusahaan berbasis teknologi. Menjalankan berdasarkan prinsip bahwa belajar dari apa yang sekarang. Kita tidak boleh terikat akan apa namanya gelar Sarjana. Bukitnya ia mampu membuat banyak perusahaan dan semuanya menghasilkan.

Perusahaan Mahesh antara lain Geodesic, Webdunia, EasyBiy, CareerLunch, Tulleeho, dan Pinstrom. Ini dijalankan pada prinsip teknologi dan media.

Ambil contoh Pinstrom, adalah kesuksesan sendiri mengikuti konsep Google. Sebuah mesin pencari untuk kamu menemukan klien baru. Dimasa kini Pinstrom merupakan perusahaan iklan digital besar asal India. Mereka menawarkan bisnis periklanan dengan klien brand- brand besar.

Perusahaan yang berpusat di Kota Mumbai, India, serta memiliki cabang di New Delhi, Banglore, Kuala Lumpur, Singapura, Zurich, hingga Santa Clara. Tempat dimana kamu menemukan klien dari mesin pencari.

Kepercayaan bahwa setiap menusia memang berbeda. Meyakini bahwa DNA merupakan inti, tetapi setiap orang harus membangun mentalnya sendiri. Hidup menjadi wirausaha adalah risk- taking. Jadi tidak membuktikan apapun, walaupun kamu memiliki bakat tapi takut kegagalan.

Beberapa orang memang ditakdirkan menjadi pegawai. Walaupun mereka memiliki keturunan yang baik. Atau, mereka akan berhenti hanya mencapai level pesuruh atau tangan kanan. Prinsipnya adalah ada pada konsep mental kita, pada akhirnya kita lah penentun kesuksan sendiri.

Sebagai wirausahawan banyak kesempatan tersedia. Ada ribuah pekerjaan serta jutaan manusia akan berebut. Kita tidak bisa hanya akan menjadi pencari kerja. Tidak akan selamanya kita manusia akan memilih menjadi pegawai selamanya.

Mental Wirausaha Bukan Gelar Sarjana

Tidak semua orang mau menjadi pegawai selamanya. Hingga beberapa orang harus menciptakan toko pakaian sendiri. Mereka mungkin bukan satu kelas dari keturunan orang kaya. Tetapi mereka mampu menciptakan kemerdekaan finansial sendiri.

Apakah mereka semua menyelesaikan Sarjana, ataukan mereka dropout. Bakat wirausaha akan jadi tumpul menggumpal. Jika kita tidak memilih mengolah mental diri sendiri. Disanalah darah atau DNA kewirausahaan akan tumbuh ketika kita tidak dibatasi.

Perusahaan Pinstrom diluncurkan pada Mei 2009, merupakan perusahan berkonsep mesin pencari layaknya Google. Fokus berbisnis marketing melalui mesin pencari. Perusahaan yang awalnya dari konsep non- profit. Bisnis Pinstrom lantas lahir menjadi bisnis prospektual dibidang iklan.

Dari mencari uang melalui sumbangan dan pembiayaan. Murthy belajar bagaimana uang tidak hanya dari konsep penjualan. Kita bisa mencari donasi melalui media dari penjuru dunia. Akhirnya dia menyimpulkan dua hal: Search Marketing dan keberhasilan bisnis periklanan.

Mesin pencari bisnis menjadi bisnis spektakuler. Untuk sukses besar dibutuhkan inovasi bukan hanya sekedar kata kunci. Tidak sekedar hanya mengetik kata di mesin pencari. Disini Pinstrom, ketika orang mencari kata kunci, maka perusahaan akan mencarikan yang terbaik.

Menawarkan konsep face- to- face, agaknya prinsipnya mirip mesin pencari perusahaan traveling. Tapi Pinstrom bukanlah sekedar mencari perusahaan travel. Contoh ketika mencari kata "Hotel Taj", jika mesin lain cuma mencari paket bulanan di sebuah mesin pencari.

Maka Pinstrom akan menawarkan profil perusahaan dan saran paket lain. Potensi 10 juta pencarian setiap hari. Pinstrom mencoba menjangkau lebih luas dibanding bisnis hotel. Akan ada banyak kata kunci di Pinstrom, lebih banyak dibanding mesin pencari tempat traveling.

Pinstrom adalah mesin pencari untuk bisnis. Bertahun- tahun pengembangan dilakukan melalui aneka media. Seperti melalui SMS, iklan mobile, komunitas online, viral, SEO, Sosial Media Marketing, online manajemen, dan program berbasis email marketing.

Bulan Maret 2009, dia bekerja sama dengan bisnis Lintas Media Group, di India menciptakan iklan online bersifat performa. Yakni mengajak orang berinteraksi dalam iklan atau pay for performance. Ini merupakan tipe iklan jenis baru, pada masanya Mahes Murthy membuat gebrakan dunia iklan.

Kisah Pengusaha Sukses India


Dia membuktikan bahwa pengalaman lebih baik. Pinstrom mampu menggabungkan fitur seperti letak geografi. Menghubungkan pengiklan dengan penggunaan mesin pencari. Membuktikan satu bahwa pengusaha droput, maupun Sarjana sama- sama membutuhkan waktu juga. Disini tidak ada idealisme dalam wirausaha, jadi siapapun bisa menjadi pengusaha sukses.

Inilah kisah Murthy menyampaikan disini langsung. Bahwa pengusaha dropout tidak langsung akan sukses. Bekal idealisme tidak akan berhasil tanpa waktu. Inilah pembuktian juga bahwa gelar Sarjana bukan segalanya di kewirausahaan.

Membuktikan bahwa wirausaha adalah soal bertanggung jawab. Murthy benar- benar memulai dari bawah. Bayangkan dia pernah bekerja menjadi salesman. Menjual mesin- mesin pembersih debu dari rumah ke rumah.

Hingga dia bekerja untuk perusahaan Grey di India, dan bekerja untuk perusahan Oglivy di Hong Kong. Pengetahuan akan dunia iklan dan internet tumbuh. Otodidak tidak berbasis akan gelar yang dimiliki. Murthy lebih memilih bekerja untuk belajar bukan sebaliknya kita lakukan.

Dari Grey, Murthy memenangkan penghargaan serta pengalaman. Dia mulai menangani perusahaan besar, kliennya meliputi HCL, Microsoft, Unilever, The Economist, Pepsi dan MTV. Kemudian dia melangkah hingga masuk ke Silicon Valley.

Menjadi Direktur Kreatif dan General Manager untuk perusahan CKS. Sebuah perusahaan pertama yang memasarkan produk Yahoo di 1995, dan memasarkan Amazon pada 1997. Nah, dari sanalah, di CKS inilah karis Mahesh Murthy berkembang pesat.

Dia bekerja untuk iCat, eCommerce asal Seattle, yang kemudian perusahaan tersebut diambil oleh Intel. Dia kembali ke India bermodal pengalaman tanpa gelar Sarjana. Dia kemudian mendirikan apa yang namanya Channel V, sebuah stasiun televisi anak muda saingan MTV India.

Perusahaan tersebut lantas dijual ke Newscorp tahun 2000. Di tahun yang sama, PassionFund lantas didirikan, yaitu investasi malaikat bermodal uangnya sendiri. Dia kemudian mendapatkan Geodesic, sebuah perusahaan Software mobile yang beromzet $600 juta di tahun 2009.

Dia mendapatkan (membeli) EBS perusahaan marketing, Compassbox, dan portal Careelauncher dan Webdunia, sebuah situs portal besar di India. Ia merubah dirinya menjadi investor kelas dunia. Dari seorang salesman, meniti karir menjadi Direktur, dan sekarang pengusaha kelas dunia.

Pinstrom lahir 2004, menjadi yang perusahaan iklan terpercaya dan paling inovartif kala itu di India. Ia menawarkan konsep Pay Per- Performa, menjadi yang terdepan di India hingga dunia. 

Tahun 2006 -an, beserta Pravin Gandhi dan Bharat Jacob, mendirikan perusahaan yang melakukan pencarian, investasi, dan pengembangan startup bisnis, Murthy didukung oleh investor berkelas dari Google, Motorola, dan Sierra.

Mahesh Murthy membantu perusahaan game seperti CarWhele, RedBus, AFAQs, dan Vaatsaly untuk tumbuh besar.

Entri yang Diunggulkan

Biografi Jack Ma Orang Terkaya China Alibaba