Tampilkan postingan dengan label Pengusaha sukses. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pengusaha sukses. Tampilkan semua postingan

Biografi Rachmat Gobel Pengusaha Generasi Kedua

Biografi Rachmat Gobel

  
rachmatgobel.png
 
Menjadi pengusaha generasi kedua mungkin menjadi beban. Sosok biografi Rachmat Gobel bukanlah pemimpin semenjak lahir. Dia juga membutuhkan proses panjang. Sedari kecil sosoknya telah terdidik untuk menjadi pewaris dan pemimpin dari grup usaha Gobel. 
 
Generasi kedua yang tidak hanya sukses melanjutkan tapi memperluas pengaruhnya di Indonesia. Pria kelahiran 3 September 1962 ini, sukses mendekatkan dirinya menjadi orang berpengaruh, pengusaha terbaik. 
 
Namanya disematkan sebagai Menteri Perdagangan pemerintahan Jokowi- Jusuf Kalla. Ia digadang- gadang ahli berdagang. Di tahun 2026, Rachmat Gobel meninggal dunia berstatus anggota DPR dari Partai Nasdem. 

Berikut kisahnya jadi pengusaha sukses hingga menjadi Menteri Perdagangan.
 

Harjo Sutanto Sabun Cuci Wings Rajanya Sabun

Biografi Pengusaha Harjo Sutanto


biografi pemilik wings

 
Sabun cuci Wings rajanya sabun ekonomi. Ini biografi Harjo Sutanto, yang memulai usahanya pada 1948 bersama seorang sahabat. Hasil tangan dingin salah satu orang terkaya Indonesia. Dua orang yang lalu memulai bisnis sabun handmade. 
 
Bahan bakunya terbatas bermodal pabrik kecil- kecilan di belakang rumah. Mereka membuat sabun cuci di sebuah bengkel kecil. Tempatnya disekitar rumah di Surabaya, Jawa Timur. Pria bernama lengkap Harjo Sutanto atau Tan Siek Miauw, dan sahabatnya bernama Johannes F. Katuari.

Anak Penjual Gado- Gado Kini Pengusaha Pemilik Pabrik

Profil Pengusaha Markus Mutoro


pengusaha punya banyak pabrik
 
Pengusaha pemilik pabrik itu bukanlah anak orang kaya, tetapi dia hanya anak penjual gado- gado. Alkisah Markus Mutoro memiliki tekad kuat merubah nasibnya. Ia memulai karirnya dari nol tanpa bantuan orang, hanya pengusaha yang memanfaatkan celah bisnis.

Ia hanya mengikuti arus air. Tetapi batu terjal tidak lepas dari pandangan Markus diawal karir. Sekarang dirinya terkenal menjadi pengusaha sukses pemilik pabrik. Bukan hanya dia punya satu pabrik, tetapi enam pabrik aktif yang mampu hasilkan miliaran rupiah.

Markus membangun semua bisnisnya dari nol. Seorang yang mengawali dari bekerja sebagai salesman. Markus hanyalah anak penjual gado- gado. Lulus kuliah Akademi Teknik Mesin Indonesia (ATMI) Solo, Jawa Tengah, pada 1991 dan lulus langsung bekerja di perusahaan konstruksi.

"Orang tua saya membiayai saya kalau saya kuliah di ATMI," kenang Markus.

Vas Plastik Botol Bekas Bisnis Daur Ulang Untung Jutaan

Profil Pengusaha Achmad Iskandar


vas plastik daur ulang

Bisnis daur ulang ini mampu untung jutaan. Berkat kerja keras vas plastik botoh bekas menjanjikan rupiah. Inilah kisah pengusaha Achmad Iskandar. Idenya sederhana tetapi menghasilkan uang tidak sedikit. 

Ada kesibukan tersendiri di sudut kota Balikpapan kini. Pengusaha ini tengah sibuk- sibuknya mencari sesuatu di dalam tumpukan sampah. Tampak ada pria yang tengah sibuk mengumpulkan aneka ampah plastik. Pak Iskandar pun memisahkan sampah- sampah plastik tersebut ke karung tersendiri.

Sampah apapun bukan cuma botol kemasan air minum seperti biasanya, termasuk bungkus makanan ringan, termasuk juga bungkus kopi, atau apapun berbahan plastik. Ini kisah pengusaha kelahiran Muara Munta, 57 tahun silam,  Dia bukanlah sembarang atau sekedar pengepul sampah plastik. 

Sampah akan dimasukannya ke sebuah wajan berukuran sedang yang telah dipanasi dulu. Setengah jam kemudian sudah, Iskandar lalu mulai mengaduk plastik yang telah meleleh berbentuk pasta. Iskandar tengah melakukan satu proses daur ulang sederhana yang kita patut contoh

Biografi Ahok Basuki Tjahaja Purnama Pengusaha Memilih Mengabdi Negara

Biografi Pengusaha Basuki Tjahaja Purnama


biografi ahok

Biografi Ahok Basuki Tjahaja Purnama, adalah hal tabu bagi dia untuk menjadi seorang politisi. Dalam biografinya Ahok, terdapat kisah panjang tentang pengusaha dan penguasa. Tabu bagi pengusaha tionghoa untuk beralih ke dunia politik pada jaman Orde Baru.

Di jaman sekarang, di era reformasi, pandangan orang keturunan Tionghoa tabu berpolitik sudah tidak ada. Akan tetapi nasib seorang Basuki Tjahaja Purnama pernah dia gagal dicalonkan. Perjalanan panjangnya dipenuhi kerja keras sudah nampak ketika di daerah; bekerja keras tetapi gagal.

Pengusaha Tas Kulit Ular Eksotis Hasilkan 4,5 Juta

Profil Pengusaha Anto Suroto


pengusaha tas kulit ular

Kisah pengusaha tas kulit ular eksotis. Mereka memang memiliki pasarnya tersendiri. Pengusaha tas kulit ular ini mengaku, tidak mudah mengolah kulit ular dengan aneka persyaratannya. Industri rumahan ini memang tidak banyak terbayangkan oleh orang.
 
Alhasil Anto Suroto mampu menghasilkan penghasilan puluhan jutaan. Sukses berkat usaha kulit ular. Lebih tepatnya tidak hanya kulit ular sih. Tapi, ia menyamak berbagai kulit reptil untuk dijadikan berbagai produk. 
 
Produk yang dihasilkan bermacam, dari produk tas, pakian, aksesoris, dan juga berbagai produk lain.

Sukses Jualan Camilan Cake Pops Contoh UKM

Profil Pengusaha Sarah Rahmawati


kisah pengusaha kue pops
   
Contoh UKM sukses jualan camilan bernama Cake Pops. Apa itu cake pops, adalah kue kecil imut berbentuk bualatan lolipop. Bentukanya sekarang sudah beraneka ragam dari sananya. Umumnya sih akan berbentuk kue coklat berbalut aneka topping, seperti misis, coklat cair, atau lainnya.

Anak- anak dijamin menyukainya karena berbentuk lucu. Ukurannya mini juga bikin mudah dimakan tinggal "hap". Cake pops berbentuk seperti lolipop aneka rasa. Ada tusuk dibawahnya yang bisa dibawa kemana saja.

Walupun berbentuk lolipop ini bukan permen tetapi cake mini. Ukuran kecil bisa dibentuk aneka macam. Tidak monoton bulat tetapi bisa dibentuk karakter lucu. Biasanya cocok buat acara Idul Fitri atau Natal, bentuknya menjadi tematik sesuai kebutuhan pembeli.

Pensiunan PNS Menjadi Pengusaha Budidaya Alpukat Miki

Profil Pengusaha PNS Suharno


pensiunan pns jadi pengusaha
 
Orang bilang jadi PNS enak punya penghasilan tanpa kerja. Kemudian pensiunan PNS ini menjadi pengusaha budidaya Alpukat Miki. Padahal Suharno mendapatkan jatah bulanan penghasilan. Alasan memilih wirausaha karena ingin tetap produksi di masa senja.

Mantan Pejabat Lingkungan Pemkab Banjarnegara, Jawa Tengah. Jabatan terakhirnya adalah Asisten 1 Sekertaris Banjarnegara. Kini disibukan pekerjaan barunya menjadi pengusaha. Dia membudidaya alpukat miki, melalui tanah miliknya di kawasan Komplek Perum Limbangan Baru.
 

Menjadi Pengusaha


Pensiunan PNS ini menjadi pengusaha selepas 2012 silam. Sibuk menggeluti usahanya karena sangat senang. Dia pandai memilih bibit- bibit tanaman unggul Salah satunya ya alpukat mini miliknya yang terkenal laris.

"Saya menyukai bercocok tanam sejak SMP," ia menambahkan. Dan lingkungan Suharno S.Sos yang memberikan dukungan. Keluarga memang senang dengan tanaman menghijaukan. Jika dulunya dia hanya lakukan untuk hobi, sekarang diseriusi sebagai usaha.

Sebagai catatan bahwa budidaya alpukat miki laris. Pasarnya tidak hanya dijual dalam negeri tetapi dijual ke luar negeri. Pasar ekspor- impor sudah ada ditangan pensiunan PNS ini. Suharno sekarang menjabat sebagai ketua harian HKTI Banjarnegara.

Alpukat Miki merupakan bibit varietas unggulan dataran rendah. Bibit ini dikembangkan oleh pihak Pusat Kajian Buah- Buahan Tropika ITB. Peneliti ITB Dr. Sobir berserta tim peneliti menghasilkan bibit alpukat yang sifatnya besar dan lembut.

Berat alpukat Miki mencapai 400- 600 gram dan produksi di usia tanaman 2- 3 tahun. Usia generatif tanaman ini pada usianya 5 tahunan. Sifatnya genjah sehingga unggul dibanding alpukat lain. Rasa dihasilkan alpukat pulen dan manis enak.

Umumnya berbuah satu kali dalam setahunan saja. Sedangkan alpukat Miki menghasilkan buah tiap tahunnya. Alpukat hijau ini menghasilkan domplan yakni rindah dan lebat buahnya. Alpukatnya juga mengkilat lebat diujungnya jadi menyenangkan.

Buahnya tebal berwarna kuning cerah ketika dibuka. Walaupun buahnya manis tanpa getir dan tahan hama. Buah alpukat ini sangat kuat jika digigit ulat buah. Kulitnya kuat tebal tidak mudah untuk bisa ditembus.

Pohon ulat juga dimangsa ulat utamanya jenis Cricula Trisfenestrata. Daun alpukat juga tidak cocok buat penceranaan ulat. Hati- hati karena ini juga berpengaruh kepada hewan sapi atau kambing. Ini sering disebut alpukat mentega sangat direkomendasikan untuk dibudidaya oleh masyarakat.

Cocok buat budidaya dataran rendah berkualitas prima. Produksi banyak meskipun usia masih muda. Ini merupakan kesempatan bagi pensiunan PNS juga.

Pensiunan PNS Tetap Produktif

Apakah syarat menanam alpukat Miki, adalah dataran tinggi setinggi maksimal 1.500 meter di atas permukaan laut. Cocok ditanam pada wilayah tropis maupun sub- tropis. Tidak masalah ditanam di tanah remah maupun tanah berlempung.

Kondisi penanaman tidak butuh cahaya matahari intens. Budidaya alpukat mentega memang mudah. Suharno menambahkan dia mendapat bibit lewat okulasi. Menurutnya ini merupakan cara terbaik mendapatkan bibit.

Bagi kamu yang berminat budidaya alpukat Miki. Jangan segan datang ke tempat Suharno untuk belajar. Juga memberikan layanan bibit unggulan untuk ditanam. "Kami akan berbagi ilmu, bagi yang ingin praktis saja kami menyediakan bibit siap tanam," ujarnya.

Teknik digunakan untuk menanam alpukat Miki. Adalah teknik okulasi yakni menempel batang ke pohon alpukat lain. Penyambungan dilakukan saat usia benih dua bulan dan tinggi 60 cm. Kenapa pensiunan PNS ini menjadi pengusaha budidaya alpukat.

Dia menjawab kegiatan bercocok tanam menekuni hobi. Selain itu kegiatan ini akan menghindarkan dia dari pikun. Memberikan dampak positif bagi kesehatan orang tua. Untuk teknik okulasi sendiri sangat membantu agar rasa tidak berubah.

Di usia senja sekarang 50 pohon saja sudah cukup jadi jaminan. Ayah dari dua putra dan dua cucu ini juga membudidaya pisang rajalawe. Pisang kondang dari Banjarnegara, buahnya panjang dan manis cocok dijadikan tanaman buah.

Dari jenis Euclyptus cocok untuk dataran tinggi seperti Dieng. Suharno juga membudidaya buah lain yakni jeruk keprok. Dia juga mengembangkan buah jambu air Deli Hijau. Segmen pasar yang dia target adalah mudah dijual, dan menghasilkan untung dibanding buah umum.

Anthoy Salim Pendiri Indofood Rasanya Triliunan

Biografi Pengusaha Anthony Salim 


biografi anthony salim

Biografi Anthony Salim atau Liem Hong Sien, putra Sudono Salim yang fenomenal, mejadi generasi kedua kepemimpinan bisnis Salim Group. Pengusaha kelahiran 25 Oktober 1949, Anthony terlahir dari keluarga mapan. Dia berhasil menyelamatkan perusahaan dari dampak krisis ekonomi 1998.

Sebelum kriris 1998, Salim Group diperkirakan memiliki aset mencapai $10 milyar (Rp.100 triliun) Bank Central Asia (BCA), miliknya di rush sehingga berhutang Rp.52 triliun. Dia berhasil melunasi semua hutang dengan menjual aset perusahaan.

Pendiri Indofood

 
Anthony sempat menjual beberapa perusahaan yang dimilikinya, mulai dari PT. Indocement Tunggal Perkasa, PT. BCA, dan PT. Indomobil Sukses International. Dia menyisakan beberapa aset utama, itu termasuk PT. Indofood Sukses Makmur, dan PT. Bogasari Flour Mills.

Tujuannya satu, yakni mempertahankan bisnisnya agar jalan perputaran uangnya tetap. Dia memang benar terbukti uang masih berputar diantara produk consumer goods.

Keduanya merupakan satu kesatuan yaitu menghasilkan produk tepung terigu dan mie instant. Berkat kerja kerasnya, Anthony berhasil mengembakan bisnis keduanya, dan menciptakan aneka inovasi di bisnis mie kering. Kita mengenal produk legendari Indofood, dari Indomie, Supermi, sampai Sarimi.

Guna memenangkan pasar kembali Anthony mulai berinovasi. Bukan lewat produk baru, Indofood -nya lebih memilih mengembangka anaka rasa. Layaknya pemilik restoran Anthony tidak mau itu menjadi monoton. Dari varian rasa Indofood mulai menawarkan aneka ukuran untuk masyarakat.

Produknya ditunjang kenyataan bahwa mereka adalah pelopor mie instant. Fakta membuat produknya mengakar kuat. Walau Indonesia diserbu mie instan buatan Korea, produk Indofood tidak bergemi saling melengkapi.Indomie bahkan dinasbihkan menjadi salah satu mie intan terenak di dunia.

Indofood ditangan Anthony menguatkan proudk lain. Meliputi aneka susu Indomilk, tepung Bogasari Segitiga Biru, Kunci Mas, dan Cakra Kembar. Tidak berhenti di produk tersebut, Salim Group juga memproduksi Bimoli dan mentega Simas Palmia.

Di 2009, PT. Indofood pernah mencatat laba bersih mencapai 2 triliun rupiah. Nilainya bahkan lebih besar dari era sebelumnya. Selain itu, pada tahun 2009, harga komoditas sedang bergejolak sehingga keuntungan perusahaan benar- benar mengagumkan.

"Kami senang meski harga harga komoditas terus bergejolak, namun kami berhasil mencapai laba tertinggi," ujar Anthony dalam laporan keuangan di 2009.

Model bisninya yang mengikuti agro bisnis dan non- agro bisnis. Ia membuat perusahaanya tetap bertahan di periode krisis keuangan 98. Di masa krisisnya, Bogasari menjadi perusahaan yang paling menderita kerugian karena harga tepung naik.

Dia juga memiliki kiat tersendiri guna menutupi nilai kerugian. "Kami fokuskan program komunikasi menyeluruh untuk meningkatkan awareness konsumen guna menjaga loyalitas," ucapnya. Dia juga mulai meluncurkan produk- produk baru yang dipastikan mampu menembus pasar lokal.

Anthony lebih memilih berinvestasi kedalam produk mereka. Dia mengembangkan dua varian mie gelas yang diluncurkan tahun 2009. Indofood pun giat menembus pasar desa berkonsep "Raja Desa" mencoba mengambil hati masyarakat bawah.

Putra dari Liem Sioe Liong ini terus berkomitmen untuk berekspansi dengan terus berinovasi. Ia pun milirik kerja sama dengan Nestle S.A. Kedua belah pihak bersepakat untuk membangun PT. Nestle Indofood Citra Rasa, perusahaan yang menyedot dana sampai Rp.50 miliar.

Keduanya sama- sama menyetor dana senilai 50% di perusahaan. "Pendirian usaha patungan baru ini akan menciptakan peluang untuk memanfaatkan dan mengembangkan kekuatan yang dimiliki kedua perusahaan," ujar Anthony.

Ia percaya reputasi kedua perusahaan ini mampu mendongkrak nilai bagi masyarakat dan pemegang saham. Perusahaan baru bergerak dibidang manufaktur, penjualan, pemasaran, dan distribusi produk kuliner.

Ke dapannya, Indofood akan memberikan lisensi produk kuliner kepada Nestle- Indofood. Indofood sendiri memiliki kekuatan proses produksi biaya rendah, jangkauan yang sangat luas, dan kecepatan menjangkau masyarakat melalui anak perusahaan.

PT. Indosentra Pelangi sebagai pemain utama di bumbu masakan. Anthony melihat perusahaanya sebagai kapal dengan 50.000 karyawan. Ia percaya akan komunikasi yang baik antar karyawan agar perusahaan fokus melihat pasar.

Katanya, sebenarnya bisnis yang dijalankan begitu banyak tetapi tidak pernah tersorot. "Indonesia masih menjanjikan imbal hasil yang tinggi dalam bisnis," ucapnya. Anthony Salim dikatakan orang terkaya dibawah Budi Hartono (Grup Djarum) dan Eka Tjipta Widjaja (Grup Sinar Mas).

Anthony memiliki harta senilai US$ 3 miliar atau sekitar Rp 27 triliun. Inilah biografi Anthony Salim pendiri Indofood.

Tour Guide Indonesia Mendunia Tedjo Iskandar

Biografi Pengusaha Tedjo Iskandar

 
biografi tedjo iskandar

Biografi Tedjo Iskandar tidak sekedar menyukai pemusik dunia. Kisahnya yaitu tour guide Indonesia mendunia. Tedjo rela mengeluarkan uang lebih banyak, tak ayal banyak sudah konser telah Tedjo dikunjungi. Dari SMA, dia sudah menyukai artis- artis manca negara apapun artisnya, harus nonton.

Dari passionya tersebut muncul ide bisnis tour guide. Berkat pengalaman dan koneksi luas, tour guide Indonesia mendunia. Biografi Tedjo Iskanda, sejak kecil senang memasang poster- poster artis dunia di dinding kamara. Bahkan, Tedjo rela menonton jika ada konser di Palembang, seperti God Bless, Trencem, Aka, Rollies hingga Ken Arok. 

"Kalau teman- teman saya naik pesawat, saya harus naik bus ke Lampung, menyebrang dengan kapal fery dari Panjang Lampung ke Merak," ujar pria kelahiran 12 Desember 1960.

Bisnis Tour Guide Indonesia Mendunia


Dia sempat test SKALU lalu diterima di UNDIP jurusan Sospol. Dia yang sejak SMA menyukai konser, masih memiliki hasrat itu. Dia kemudian beralih menuju Jakarta, dilanjut kuliah di Pariwisata Universitas Trisakti, itu semua sekedar pemenuh hasrat akan konser- konser dunia.

Tedjo menjadi bersemangat, hingga meminta bantu kakaknya memastikan tetap berkuliah di Jakarta. Dia berkuliah dan ngekos di sekitar kampus Trisakti Grogol. Dia bukanlah tipe orang manja, bahkan sangat percaya diri dan mandiri.

Keputusanya memilih Jakarta tidak membuatnya hidup nyaman, dia harus menghidupi dirinya sendiri setiap hari. Ia harus banting tulang bahkan tiap hari sabtu- minggu; bekerja sebagai tour guide. Dia harus menjaga turis keluar masuk Bandara Halim Perdanakusuma.

Menjadi LO (Liaison Officer) di City Tour yang mengantar para turis mengunjungi toko barang antik di Jalan Surabaya, batik di Kebayoran Lama, taman mini, pasar seni, Monas dan lainnya.  

Saat itu, dia bisa mengumpulkan 10 dollar US ditambah 10 dollar komisi. Lalu dia membawa turis ke kapal pesiar Golden Odyssey yang merapat di Tanjung Priuk, ke Dieng, Gunung Kawi, Yogya, Solo, hingga ke Bali.

"Karena bahasa harus kuat saya kursus bahasa Inggris, Mandarin, Jepang, juga fotografi dan menulis. Karena tidak bisa beli buku, saya baca di Gramedia," ungkap pengusaha fans dari Abraham Lincoln ini.

Impiannya pun nyaris tercapai, dia tidak lagi menonton dari poster di kamar tapi menonton langsung. Tedjo sudah tak pernah ketinggalan konser band- band luar di Jakarta. Ia mampu menikmati konser Deep Purple, Uriah Heep, Rolling Stone, The Police, dan lainnya, langsung di tempat.

Pada 26 Desember 1983, pengusaha keturunan TiongHoa tersebut akhirnya berangkat ke luar negeri pertama kali.

"Saya mendapat kepercayaan JAL Select mengantar wisatawan ke Jepang dengan rute Singapura, Hongkong, Taiwan, Tokyo," kenang pengusaha ini

Dia merasakan kebanggan itu menjadi orang pertama di kampungnya. Tedjo lantas sibuk mengirim surat berlampir foto- fotonya ke kampung halaman. Semua warga Lorong Pagar Alam I mendengar dan terkejut bahwa Tedjo mencapai cita- citanya satu persatu.

Hobi Nonton Konser Menjadi Bisnis Menjanjikan


Hampir setiap konser Tedjo selalu ikuti seperti konser Michael Jackson, Spice Girl, Boyz II Men dan North Sea Jazz di Belanda.

"Tahun 93 saya mengantar anak muda nonton NBA, lalu pesta musik dunia di Woodstock, Amerika. Semua mimpi itu membuat mimpi- mimpi saya menjadi kenyataan," ungkapnya.

Pembawaanya serius, tapi santai, humoris, dan menghibur membuat nama Tedjo bersinar terang. Dia dikenal sebagai tour guide kelas dunia. Namanya melambung disekitaran travel agency Indonesia, mencoba menawar jasanya memandu berwisata.

Hingga kini suami dari Revina Aryani serta ayah dari Kidung Pascalia dan Kinanti Odelia merambah berbagai benua; Eropa, Amerika, Asia dan Australia menjadi langganan.

Tedjo terbiasa menjadi tour guide para artis seperti Sarah Sechan, Gunawan, Ari Wibowo, Bella Saphira, Ferry Salim, Cindy Fatika dan banyak lainnya. Kerana bertekat berbagi ilmu, dibukalah satu TTC atau Tourism Traning Center, di 1994 membawa pengalamannya ke ranah teori.

Pesertanya bukan hanya mahasiswa jurusan pariwisata, tapi juga karyawan travel agency, bahkan masyarakat umum. Pelajaranya bahkan meliputi perjalanan ke luar negeri.

Tahun 1994, mereka menjalankan perjalanan ke Singapura Bangkok. Lalu program berikutnya meliputi Eropa, Australia dan Malaysia, dan menjadi dua kali kunjuangan ke peserta lebih dari 50 orang.

Tedjo meyakinkan "Hingga kini sudah ratusan tour guide lulusan program ini, mereka berhasil rutin membawa wisatawan ke luar negeri."

Tak dinyana program yang dikerjakannya menjadi bisnis sukses. TTC membentuk dirinya menjadi pusat pelatihan terbaik. Tak hanya itu, Tedjo merambah bisnis lain seperti menjadi pembicara, workshop, asrama pelatihan, lalu terbaru travel mart.

Apa itu Travel Mart? Bisnis yang berfokus menggalang minimal 120 travel agency di seluruh dunia melalukakan kerja sama bisnis. 
 
Bisnis ini meliputi bertukar informasi, wisatawan, dan pengalaman tentunya. Di usia kepala lima, Tedjo Iskandar memilih ke luar negeri untuk sekedar menenangkan jiwa dan rohani, tak mengejar kepuasan duniawi.

Pendiri Mayora Biskuit Kelapa Jodi Hendra Atmadja

Biografi Pengusaha Jodi Hendra Atmadja


biografi jodi hendra atmadja
 
Siapa pendiri Mayora biskuit kelapa, adalah Jodi Hendra Atmadja. Tidak banyak soal biografi Jodi Hendra Atmadja bisa disampaikan. Tetapi dia merupakan toko kunci ekspansi bisnis Mayora hingga sukses besar. Bayangkan ide pendiri Mayora biskuit kelapa itu sederhana loh teman- teman.

Beruntung persaingan makanan ringan belum ketat. Ia mempunyai ide membuat aneka makanan ringan kemasan. Nah, jadilah aneka makanan salah satunya biskuit kelapa, waktu itu mereka mampu bersaingan dengan roti Khong Guan yang tengah naik daun.
 

Kisah Pendiri Mayora


Kelahiran 1946, Jogi terlahir dari keluarga sederhana dan berwirausaha. Layaknya keturunan Tiong Hoa lainnya. Ingin membangun usaha sendiri mandiri. Padahal dia tercatat sebagai lulusan Dokter dari Universitas Trisakti. Bukannya menjadi Dokter malahan menjadi wirausaha, apakah berhasil.

Dia mengajak dua rekannya sesama profesional: Mereka Drs. Raden Soedigdo dan Ir. Darmawan Kurnia, yang sama- sama bukan pengusaha. Jadilah berdiri PT. Mayora Indah, pada 17 Februari 1977 di Jakarta. Andalan mereka aneka produk makanan ringan kemasan yang dijual masal.

Mayora terus berkembang susai harapan Jodi Hendra. Dalam biografi Jodi Hendra Atmadja, ialah menjadi sosok penting ekspansi bisnis Mayora. Nama- nama perusahaan seperti PT. Torabika Eka Semestas dan PT. Hiebe Schokolade Mas Gemilang, yang makin berkembang bersinar terang.

Tangan dingin pengusaha Jodi menaikan pamor biskuit. Dulu dikenal nama kue Khong Guan begitu primadona. Istilahnya makanan orang kaya, lalu munculah kue kelapa yang rasanya unik. Dengan bahan baku berbeda dan sama- sama enak; keduanya bersaing ketat menjadi produk nomor satu.

Sukses Jodi menghantarkan Mayora makin ekspansif. Salah satunya mengeluarkan produk bernama Kopiko. Ya permen berbahan dasar kopi ini menjadi pertama. Akhirnya tahun 80 -an, menjadi produk permen yang merajai pasar karena tanpa perasaingan.

Sejak awal berdirinya sudah memilih Jodi dipucuk. Hasilnya itu biskuit kelapa booming pada tahun 1970 -an. Pertama kali didirikan pada 1977, Mayora sudah menguasai 40 persen pangsa pasar untuk makanan ringan. Mereka kemudian merambah ke 90 negara dan meraup omzet Rp.17 T pada tahun 2017.

Tak ayal harta kekayaan Jodi melejit mengangkat namanya. Untuk menjadi pengusaha janganlah berpuas. Kesuksesan produk harus diikuti oleh inovasi berkelanjutan. Contohnya merambah bisnis di bidang minuman kemasan, yakni teh kemasan walaupun dikuasai Group Sosro.

Jogi juga merambah ke bisnis air putih kemasan. Yakni melalui PT. Tirta Freshindo Jaya, yang lagi- lagi tidak takut berhadapan dengan pemimpin pasaran. Intuisi dari Jodi ditambah kemampuan untuk mengambil keputusan.

Kekayaanya tercatat diantara Rp.33 T dan posisinya antara nomor 10 dari daftar Forbes. Untuk hal regenerasi maka dia sudah menyiapkan ketiga putranya, yakni Andre Sukendra Atmadja, Hendarta Atmadja dan Wardhana Atmadja, yang jadi Direksi di Mayora sendiri.

Berani mengambil resiko Teh Pucuk Harum jor- joran. Untuk iklan hampir setiap hari melihatnya di tayangan televisi. Riset Nielsen mengatakan per- 2011- 2012, Teh Pucuk Harum sudah mengluarkan biaya iklan sampai 226,39 miliar.

Untuk air mineral brandnya apalagi kalau bukan Le Mineral. Produksinya melalui lima pabrikan dari Makassar, Medan, Pasuruan, Ciawi dan Sukabumi. Di 2016, dua pabrik dibangun di Palembang serta Cianjur, Jodi sama sekali tidak takut berhadapan langsung dengan penguasa pasar Aqua langsung.

Biograf Hary Tanoe Pemilik RCTI Berbisnis Harus Matang

Biografi Pengusaha Hary Tanoesoedibjo  

   
bioharytanoe.png
 
Pemilik RCTI ini, lahir di Surabaya 26 September 1965, biografi Hary Tanoe bernama lengkap Hary Tanoesoedibjo. Dia berprinsip berbisnis harus matang dengan dan terencana. Pemilik gelar Master of Business Administration di Carleton University, yang mematangkan konsep sebelum memulai bisnis. 
 
Dia mulai masuk ke bisnis multimedia melalui PT. Bimantara Citra Tbk. Perusahaan yang didirikan oleh anak mantan Presiden Soeharto, Bambang Trihatmojo, menjadi sebuah langkah besar. Hary lalu mendirikan Bhakti Investama. 
 
Hary Tanoe kemudian membeli saham PT. Bimantara Citra, dan mengakuisisinya ketika perusahaan mengalami kesulitan keuangan.

Menggeluti Bisnis

 
Ayahnya adalah Ahmad Tanoesoedibjo seorang muslim yang taat, dan seorang pengusaha. Hary merupakan bungsu dari tiga bersaudara, kakaknya bernama Hartono Tanoesoedibjo dan Bambang Rudijanto Tanoesoedibjo. 
 
Seusai menamatkan pendidikan menengahnya di SMAK St.Louis Surabaya, ia melanjutkan pendidikan di Carleton University, Ottawa, Canada, dan mendapatkan gelar kehormatan (1988). Dia juga meneruskan Bisnis Administrasi di Ottawa University, Canada.

Hary menikah dengan Liliana Tanaja, dan memiliki lima orang anak yaitu Angela Herliani Tanoesoedibjo, Valencia Herliani Tanoesoedibjo, Jessica Herliani Tanoesoedibjo, Clarissa Herliani Tanoesoedibjo, dan Warren Haryputra Tanoesoedibjo.

Dia adalah pendiri, pemegang saham, dan CEO PT.Bhakti Investama.Tbk sejak 1989. Bhakti Investama bergerak di bidang bisnis menejemen investasi, yang membeli perusahaan, memperbaiki, dan kemudian menjualnya kembali. 
 
Perusahaan tersebut terdaftar di bursa efek sebagai perusahaan terbuka, dan seiring waktu menjadi lebih besar. Di masa krisis ekonomi pasca Orde Baru, ia banyak melakukan merger dan akuisisi.

Tahun 2000, Bhakti Investama mengambil alih sebagian saham dari PT. Bimantara Citra Tbk sedikit- demi sedikit. Setelah itu ia merubahnya jadi PT. Global Mediacom Tbk; ketika mayoritas saham telah dimiliki. 
 
Sejak saat itu, Hary kemudian diketahui telah masuk lebih dalam ke bisnis media dan telekomunikasi. Ia menjadi President Direktur Global Mediacom sejak 2002. 
 
Selain itu, sejak itu, Hary tercatat menjadi President Direktur PT. Media Nusantara Citra (MNC) dan  PT. Rajawali Citra Televisi Indonesia (RCTI) sejak tahun 2008, komisaris di PT. Mobile-8 Telecom Tbk, Indovision dan beberapa perusahaan lain dibawah bendera perusahaan grup Bhakti Investama dan Global Mediacom.

Ia secara langsung memiliki tiga stasiun swasta (RCTI, MNCTV, dan GlobalTV), kemudian tumbuh terus mencangkup Triwijaya FM dan media cetak Harian Seputar Indonesia, mejalah ekonomi dan bisnis Trust, dan tabloid remaja Genie. 
 
Pada tahun 2005, perusahaan ini mendirikan beberapa usaha baru seperti Radio Dangdut TPI (sekarang Radio Dangdut Indonesia), Global Radio (Radio ARH), dan Women Radion (sekarang bernama V Radio). Global Mediacom juga pemilik majalah TRUST (Sindo Weekly), Ralita, dan Kiddy.

Yang terakhir, perusahaan mulai masuk ranah dunia maya dengan Okezone.com sebagai portal berita. Ia dikenal aktif di berbagai kegiatan meski bisnisnya menggurita. Hary tercatat menjadi bendahara KONI, menjadi salah satu pendiri partai sekaligus dewan pemebangan partai Nasdem. 
 
Biografi Hary Tanoe juga menjadi pembicara di berbagai seminar bisnis, menjadi dosen tamu di bidang keuangan, investasi, menejeman strategi. Pada 2011, Fobes mencatatnya dalam urutan ke 22 orang terkayan di Indonesia dan memiliki kekayaan $.1,19 juta.

Hary selalu mengatakan ingin menjadi pengusaha semenjak awal dan fokus akan tujuan itu. Dia berpendapat tujuan haru diikuti oleh disiplin dan fokus. 
 
"Saya dari dulu ingin jadi entrepreneur, dan untuk mencapai tujuan itu, saya terus fokus dan disiplin, anda juga bisa melakukan itu," ucapnya. Kunci sukses baginya adalah fokus dengan apa yang ingin dicapai. Jangan menyerah akan kegagalan, karena sukses itu tidak instan, sukses itu butuh proses.

Cara Membuat Produk Paten dan Aman Dijual

Artikel Bisnis: Cara Membuat Produk Paten

 
produk paten dan aman
 
Ketika ide itu muncul sejalan pula keraguan akan produk yang dihasilkan. Ada banyak pertimbangan muncul sebelum produk itu dibuat. Bicara tentang keaslian, keamanan, dan apakah produk kamu benar- benar bisa diterima pasar. 
 
Ide besar belum tentung menghasilkan sebuah produk. Bagaimana nanti kamu akan menjual produk kamu, langsung atau dilisensikan melalui waralaba, ada proses yang harus dilalui. Memang, beberapa pengusaha melewati beberapa hal, beberapa orang menyukai spontanitas.

Namun, perlu dicermati pula, ada beberapa langkah yang kamu perlu ketahui. Langkah bagaimana lampu ide itu benar- benar menjadi produk berkualitas dan terjaga. Dikutip dari entrepreneur.com, situs tentang ide- ide kreatif wirausahawan menyebut lima langkah. Cukuplah rumit jika dibaca. Kamu harus melewati lima langkah bagiamana merubah ide kamu menjadi produk, berikut langkahnya:

1. Langkah 1: Dokumentasikan


Hanya punya ide akan jadi sia- sia -tidak ada bukti bahwa kamu pemilik ide atas temuan tersebut. Tulis lah semua tentang ide kamu sebelum menjadi produk, mulai dari produk apakah itu dan bagaimana caranya. 
 
Ini adalah langkah awal mematenkan produk kamu. Jika perlu tulislah pada selembar dokumen atau mungkin jurnal pastikan kamu memiliki saksi atas dokumentasi tersebut. Dokumen atau jurnal tersebut akan menjadi satu kitab yang diturunkan dari generasi ke generasi bukan hanya omongan.

2. Langkah 2: Teliti dahulu


Kamu perlu mencari tau atau menteliti dari aspek legal hingga bisnisnya. Sebelum dipatenkan, ini dimulai dari:

a. Cari hak cipta atau paten sejenis.


Jika kamu bilang itu temuan kamu bukan berarti tidak ada yang telah mematenkan. Sebelum mematenkan itu secara resmi cobalah kunjungi situs paten seperti dgip.go.id, memastikan tak ada produk lain seperti temuan kamu. 

b. Teliti pasar kamu


Mungkin saudara kamu bilang ide bisnis kamu sangat menakjubkan, tapi apakah tetangga kamu akan beli? 
 
Ini bisa jadi masalah serius, di Amerika, lebih dari 95% paten tidak menghasilkan UANG. Daripada sibuk untuk mematenkan produk kamu, lebih baik mulai menjajaki pasar. Beberapa pengusaha sukses melakukan ini, dan ingat ada berbagai jenis paten seperti merek atau produk itu sendiri. 

3. Langkah 3: Buat prototype


Atau buatlah barang contoh terlebih dahulu untuk dikerjakan lagi. Kamu akan memastikan produk tersebut siap dipasarkan, caranya tarus semua di catatan ke dunia nyaata. Bagaimana jika gagal? 
 
Kamu pastilah akan menemukan kegagalan pada produk baru, beberapa pengusaha mengulang hingga puluhan kali. Bahkan untuk seorang Kolonel Sanders harus mengulang prototype miliknya hingga ribuan kali.

4. Langkah 4: Patenkan


Setelah lama berkutat dengan prototype yang disempurnakan. Atau, kamu telah menjual cukup banyak untuk produk baru ini, barulah patenkan. Ada dua jenis paten: paten utilitas (untuk proses atau mesin baru) atau paten desain (untuk manufaktur baru, desain ornamen yang belum ada). 
 
Kamu dapat menulis paten kemudian mengisi aplikasi sendiri, tapi jangan mengarsipkannya sendiri sampai kamu benar mendapatkan pengawasan dari orang yang profesional dibidang ini

5. Langkah 5: Buat produknya


Ya, ada beberapa yang telah terlebih dahulu menjual namun dengan patensi hal lain bisa terjadi. Kamu akan lebih luas memasarkan produk kamu tanpa perasaan was- was. Cobalah memilih waralaba atau franchise ketika produk kamu telah dipatenkan. 
 
Kamu cukup menjual kesempatan menggunakan produk kamu untuk orang lain berusaha, dan kamu dibayar dari royaltinya. enak kan? Ketika kamu hanya meroyaltikan paten kamu mungkin kamu akan hanya mendapatkan sekitar 2- 5 persen, lain hal berusaha sendiri.

Catatan: sebelum produk kamu dipatenkan anggap apa yang dihasilkan hanyalah prototype. Kita tak pernah tau apakah satu tahun lagi, dua atau lebih, produk kamu akan ditiru. Jadi, kamu harus bersiap ketika bisnis itu sudah moncer dan menghasilkan cukup biaya paten. 
 
Untuk Indonesia sendiri, biayanya memang cukup mahal dan ribet, inilah beberapa pengusaha tidak terproteksi baik produknya.

Pemulung Kaya Menjadi Pengusaha Sampah

Profil Pengusaha John Peter


kisah pemulung kaya

Menjadi pengusaha sampah membuatnya tak hidup susah. Orang memanggilnya pemulung kaya, semua berkat pengalaman pahit berkecimpung  dengan sampah. Siapa John Peter (40 tahun) adalah pria asli kelahiran Tanah Karo, Sumatera Utara, merupakan anak kelima dari delapan saudara.

Ia hidup dikeluarga sederhana, kedua orang tuanya hanyalah petani kecil. Kehidupan mereka serba kekurangan tetapi orang tuanya selalu mengutamakan pendidikan anak- anaknya. Disisi lain, malah John kecil tidak menjadi anak yang penurut; dia sering kali kedapatan mencuri atau berjudi.

Mimpi Pemulung Jadi Kaya

 
Orang tuanya tak tahan akan kelakuannya. Mereka lalu memutuskan mengusir John kecil. Pada saat itu ia baru saja naik ke kelas 2 SMP, dia terpaksa keluar dari rumah berbekal seadanya. Dia hidup di tengah kota Cirebon, saat itu ia masih berumur 18 tahun dan luntang- lantung.

John selalu membawa sebuah koper kamanapun langkahnya berjalan. "Yang saya ingat hanya teman sekolah. Kepadanya saya berniat menitipkan koper," ingatnya. Sesampainya di rumah sang teman, orang tua temannya justru tidak memperbolehkan dirinya untuk pergi dari sana.

Mereka keluarga keturunan TiongHoa yang baik hati. Ia tinggal di rumah kaluarga Hok Kwe Sin, selama dua tahun lamanya hingga lulus sekolah menengah. Di rumah itu, John belajar berbisnis agar menumbuhkan kedisiplinan dalam dirinya. Dia telah matang jiwa wirausahanya memilih mandiri.

John memutuskan untuk pindah ke kota Bandung. Dia lalu melanjutkan pendidikan tanpa bantuan siapapun. Mereka, keluarga Hok Kwe Sin sendiri, berbisnis gorengan dimana pembelinya hanyalah para tukang becak.

Dalam ketulusan hati mereka telah merubah sifat keras anak Batak. John yang keras kepala berjuang di tanah rantau. Setiap pulang sekolah, ia akan bekerja di sebuah tambal ban dan pulang hingga larut malam hari. Dia mengumpulkan upahnya sedikit- demi sedikit kemudian membangun bisnis tambal ban sendiri.

"Setiap libur, banyak teman sekolah menambal ban kendaraannya di tempat saya, saya tidak malu. Saya menyadari seperti itulah kondisi saya," kata John percaya diri. Dia sudah meyakinkan dirinya, kelak hidupnya akan lebih baik dari teman- temannya.

Dia melanjutkan kuliah di jurusan kimia, Institut Teknologi Bandung (ITB). Dia ikut aktif diberbagai kegiatan kampus serta memberi pelayanan di gereja. Memberikan pelayanan para gelandangan yang bekerja menjadi pemulung.

John terkejut mengetahui mereka bisa menghasilkan Rp. 200.000 dalam satu hari. Dia tak menyangka sampah kotor dan menjijikan bisa sangat menghasilkan. Dibenaknya juga tersirat bisnis semacam ini bertahan lama karena sampah pasti ada.

Pada tahun 1987, ia mengambil cuti kuliah dan memutuskan mengumpulkan sampah dari pemulung binaanya. Kala itu di pikirnya, timbul membandingkan harga gabah saat itu dikisaran Rp.600 per- kg, sedangkan harga sampah di tingkat pengepul bisa mencapai Rp.1000 per- kg.

John memutuskan mendalami bisnis tersebut tanpa harus keluar dari kuliah. Menurutnya, pengusaha itu harus visioner, punya penglihatan jauh kedepan, dan siap menghadapi tantangan bisnis. Ditambah  keyakinan akan kemampuan sendiri mewujudkan.

"Melihat perbandingan harga yang begitu besar, saat itu saya yakin bisnis ini menghasilkan potensi besar. Dan perlu diingat, untuk menjalankan modal ini tidak membutuhkan modal yang besar. Hanya dengan catatan, buang jauh- jauh rasa malu," terangnya.

Orang tua yang mendengar anaknya menjadi pengepul rongsokan, mereka merasa tidak terima. John tetap bergeming meskin dilarang keras. Dia yakin bisnisnya akan menghasilkan besar. Dengan modal usaha 4 juta dari teman, dia kemudian menyewa tanah di Padasuka, Bandung.

Mendirikan Pabrik


Dia mendirikan empat bilik untuk tempat tinggal para pemulung binaan. Tidak lama bisnisnya menghadapi hambatan besar justru dari pemulung itu sendiri. "Tapi saya lupa karakter mereka," kata John.

Para pemulung binaanya ternyata malah berbuat curang terus- menerus. Mereka akan mengambil sampah yang telah ditimbang, kemudian dimasukan di esok harinya, sehingga mereka tidak perlu besusah payah mencapai target.

Dari sinilah, John harus menderita kerugian sampai 2,2 juta. Dengan sisa modal itu, ia pindah ke Cikutra, Bandung. Ia memutuskan tinggal bersama pemulung dibinanya. Tujuannya tak lain hanyalah agar bisa mengetahui pola pikir mereka.

John hidup dan makan bersama mereka tidak hanya sekedar mencari untung saja. Sejak saat itu pula mereka mulai tidak mencuri lagi. Mereka mulai merasakan dirinya sebagai bagian dari hidup mereka. Tahun pertama, bisnisnya masih menguntungkan. Dia mengaku mendapatkan omzet sekitar 18 juta perbulan.

Ia mulai berpikir ke dapan, memilih tidak lagi menjual ke bandar lain. Dua tahun kemudian, John membeli sebuah alat penggiling sampah plastik menjadi biji plastik. Harga jual biji plastik ternyata lebih mahal.

Harga biji plastiknya bisa dijual Rp.8.500 per- kg, dimana ketika masih berbentuk sampah Rp.400 per- kg. Dia melanjutkan omzetnya tumbuh menjadi Rp.800 juta hingga Rp.1,2 miliar per- bulan, dengan keuntungan bersih 10 persen.

John juga mulai aktif berekspansi, tidak hanya sibuk berbisnis sampah. Dia juga berbisnis membuka apotik, pabrik pupuk organik, bahkan menjadi kontraktor perumahan juga. Dia jadi kontraktor perumanan Santosa di Cipamokolan, Bandung, didekat pabrik pengolahan sampahnya.

Kesuksesan membawanya menjadi pembicaraan berbagai surat kabar. Dia bahkan mendapatkan sebuah tawaran modal dari Mandiri Business Banking. Sejak saat itu John resmi menjadi nasabah bank tersebut.

"Modal yang saya terima benar- benar saya gunakan untuk menjalankan roda bisnis. Saat menerima kucuran modal, saya sudah memiliki mesin pengolahan sampah dan sarana pendukungnya hingga tempat usaha. Jadi, saya berani menerima untuk bermitra dari Mandiri Business Banking sehingga kredit modal bisa digunakan secara optimal," terangnya.

Dia menggunakan nama Pake Group, sebuah grup berbagai bisnis baik pengolahan sampah atau bisnis lain. Ia berhasil membuat biji plastiknya menjadi primadona. Pembeli membeli biji plastik miliknya untuk berbagai hal seperti pembuatan plastik, tali rafia, alat- alat rumah tangga, dan produk lain.

Ayah dari Yediza dan Ishak ini merasakan betul rasanya mencari sampah di jalanan. Dia hanya terus berprinsip harus jadi orang kaya, dan bekerja keraslah tujuannya.

"Saya berpikiran, jika jadi pekerja, meskipun lulusan dari kampus ternama, tidak akan menjadi jaminan akan menjadi orang kaya. Di pikiran saya hanyalah begaimana cara menjadi orang kaya," imbuhnya.

Bukti ucapan ini adalah ilmunya menganai sampah plastik. Pemulung kaya yang menjadi pengusaha sampah. Dia ahli membedakan sampah plastik yang dikumpulkan. Pabriknya mengolah empat jenis plastik yaitu jenis Polypropelene (PP), polystrealene (PS), polivinylchlorida (PVC), dan polyethylene (PE).

Dia belajar membedakan jenis plastik per- satu yang membutuhkan waktu cukup lama. Secara fisik PPC dan PS akan tenggelam dalam air, PS dan PP terapung dalam air. PE terasa lembut dan lentur. Bisnisnya tidak pernah merugi loh, tetapi sering menemui kegagalan yang artinya tidak berjalan.

Dia mencontohkan bisnisnya di Singapura, yaitu bisnis bawang dan mobil, hingga menjadi pelajaran besar baginya lagi. Gagal bukan berarti berdarah- darah asalkan kamu pandai mengakali. Itu semua menjadi pembelajaran buat bisnis ke depan.

Pemilik Indorama Biografi Sri Prakash Lohia

Profil Pengusaha Sri Prakash Lohia


orang kaya dari india

Siapakah pemilik perusahaan Indorama. Biografi Sri Prakash Lohia pemiliknya. Kisah perantau jadi orang terkaya Indonesia. Dia lahir di Kolkata, India, 11 Agustus 1956, datang ke Indonesia pada tahun 1973, sebagai pengusaha tekstil bersama ayahnya Mohan Lal Lahia, yang kemudian mendirikan perusahaan Indorama Synthetics.

Prakash bersama saudaranya, Anil Prakash Lohia yang mulai mengembangkan polyester fiber. Ini merupakan bisnis inti Indorama. Namun, dia bukan satu- satunya pebisnis India sukses, ada sederet nama beken lainnya yang berjaya di tekstil.

Pengusaha Tekstil India

 
Perantau jadi orang terkaya di Indonesia jangan dianggap buruk. Dia  masuk jajaran terkaya memang dari Indonesia. Tetapi dia tidak sedikit memberikan lapangan pekerjaan buat kita. Tak disangka, dia adalah kakak ipar dari Lakshmi Mittal yang dikenal sebagai raja baja dunia.
 
Prakash merupakan nama baru di dunia ini. Walau begitu dia dikenal memiliki kekayaan $2,65 juta, dan menjadi orang terkaya Indonesia baru versi Forbes.  Indorama merupakan cikal bakal dari semua. Ini perusahaan yang didirikan oleh sang ayah dan Prakash meneruskan.

Ia tengah mencoba berbisnis bahan baku dimana instingnya benar betul. Ia mendirikan perusahaan polyester terbesar di dunia, menjadikan Indonesia sebagai basisnya. Bermula pabrik benang di tahun 1976, perusahaan bernama Indorama mencari bisnis lain sebagai bentuk ekspansi.

Perusahaan mulai membuat polyester fiber, polyester bottle- grade (PET), hingga damar di 1995.  Perusahaan yang induknya kini berada di Singapura, Indorama Corporation, menghasilkan berbagai produk.

Indorama menghasilkan polypropylene, polyethylene, PET resin, poliested sampai sarung tangan medis. Saat ini pabrik Indorama dapat dengan mudah ditemui di berbagai kota, terutama di Provinsi Jakarta. Bekerja sebagai induk, Indorama membawahi perusahaan lain dalam naungan satu group.

Perusahaan PT. Indorama Synthetic merupakan perusahaan pengolah petrokimia. Lalu Indorama IPLIK, Indorama Shebin, dan ISIN Lanka, ketiganya menghasilkan benang pital. Perusahaan yang membuat sarung tangan medis dibawahi oleh Medisa Technologies.

Sejak 1995, Prakash melalui Indorama, juga mulai melirik pasar real estate. Itu dibawah naungan Indorama Real Estate, yang cukup berhasil mendapatkan beberapa penghargaan. Di tahun 2006 -an, Prakash berintegrasi dengan olefin plan di Afrika, mendirikan pabrik petrokimia terbasar di Afrika Barat dan terbesar kedua di Afrika.

Tahun 2009, Lohia bersaudara mengembangkan Indorama Synthetics, yang menjadi perusahaan synthetic terbesar di dunia. Indorama Ventures dibentuk dengan penggabungan aset. Di tahun yang sama, Indorama Ventures memutuskan untuk melakukan go public di Bangkok Stock Exchange.

Pada 2008, Indorama Corp membangun investasi ke negara lain, melalui Indorama Venture PCL, yang menjadi perusahaan polyester terbesar di dunia. Prakash dan istrinya, Seema, yang memiliki dua anak Amit dan Shruti.

Anak laki- lakinya, Amit berhasil menjadi magna cum laude dari University of Pennsylvania’s Wharton School of Business. Dia menjadi Menejer Direktur Indorama Corporation and direktur perusahaan lainnya. Putrinya, Shruti Hora, lulus dari Babson Collage dan sekarang tinggal di Singapura.

Wirausaha Budidaya Ikan Penghasilan Miliaran Rupiah

Profil Pengusaha Sukses Bowo Purwanto


wirausaha budidaya ikan
 
Siapa sangat berbisnis sederhana hasilkan begitu banyak duit. Wirausaha budidaya ikan penghasilan miliaran rupiah. Budidaya ikan air tawar oleh Kelompok Tani Ikan Mina Jaya, dari Dusun Kaliwaru, Kalasan, Kabupaten Sleman Yogyakarta.

Mereka mampu menghasilkan Rp.8 miliar rupiah. Hanya berbekal membudidaya ikan air tawar, yang pembenihannya semakin maju. Aneka ikan air tawar seperti bawal, lele, gurame, ikan mas dan koi. Ia, Bowo Purwanto, selaku ketua kelompok tani mempunyai 56 orang aggota.

Dari kolam seluas 15 hektar, menyebutkan omzetnya bisa saja naik berlipat, jika semua sudah jadi terintegrasikan.

Usaha mereka meliputi pembenihan, pendederan, pembesaran, dan pemasaran. Usaha hulu sampai hilir dikuasai mereka. Ya, tidak meragukan, wirausaha budidaya ikan penghasilan miliaran rupiah. Bowo melanjutkan, mereka juga mengadakan pelatihan sebagai wujud berbagi ilmu.

Dibawah Kementrian Perikanan, Mina Jaya merupakan bagian dari Unit Pembenihan Rakyat (UPR), Kelompok Pembudidayaan Ikan (Pokdakan), Pusat Pelatihan Mandiri Kelautan dan Perikanan (P2MKP), dan Asosiasi Pemasaran Ikan Yogyakarta (Aspray).

Diakui masalah utama usaha ini ialah pada pakan ikan. Masing- masing anggota belum mendapatkan stok pakan mencukupi. Pihaknya sendiri baru mampu mensuplai 50 persen pakan untuk anggota. Ia menjelaskan menjual benih ikan, dan menjual sampai ke Lampung dan Kalimantan.

Penjualan benih bawal yang paling banyak dibanding lain. "Yang paling tinggi permintaanya adalah ikan bawal untuk yang lainnya biasa- biasa saja." Jadi apakah kamu mau menjadi budidaya ikan air tawar?

Biografi Peter Sondakh Pengusaha Rajawali Terbang Tinggi

Biografi Pengusaha Peter Sondakh


biografi peter sondakh

Biografi Peter Sondakh pengusaha, awalnya beralih dari semula berbisnis properti di saat mengalami kelesuan, ke bisnis batu bara di era- reformasi. Bukan tanpa perhitungan tepat, Peter Sondakh melalui PT. Golden Eagle Energy nya berhasil  masuk industri bahan tambang.

Dia menjadi orang terkaya nomor 8 versi Forbes, pengusaha dengan total kekayaanya sekitar Rp. 24, 7 triliun. Ia adalah CEO Rajawali Group, perusahaan yang berjaya dari masa orde baru dan reformasi masih tetap bertahan bahkan tumbuh.

Biografi Peter Sondakh, pengusaha kelahiran di tahun 1953. Ayahnya sudah memulai bisnisnya sejak 1954, memproduksi minyak kelapa serta aktif mengekspor kayu. Pada tahun 1954, ayahnya yang merupakan inspirasi bisnisnya, meninggal dan akhirnya mewariskan bisnis kecilnya.

Dia yang baru berumur 20 tahun harus mengambil alih bisnis mencari nafkah untuk keluarga. Dia harus membiayai ibu serta empat orang saudara perempuan. Ia yang berumur 22 tahun, mengambil alih bisnis minyak kelapa dan ekspor kayu, mendirikan PT. Rajawali Corporation.

Melalui Rajawali Corporation, ia memulai bisnis properti sebagai bentuk perluasan usaha yang ditekuni ayahnya. Peter mencoba memasuki korporasi besar, berkat keahlian kumonikasinya, ia bisa mendekati orde baru.

Pengusaha Rajawali Terbang Tinggi 


Menyadari bahwa bisnis properti tidak lagi menguntungkan, tahun 1984, ia menggandeng Bambang Trihatmodjo, putra dari president Soharto, menjalin kerja sama. Melalui PT. Rajawali Corporation milik keluarga cendana. Peter Sondakh, bersama- sama, keduanya lantas mendirikan stasiun televisi pertama RCTI.

Bersama mereka juga membangun bisnis hotel Grand Hyatt di tengah Jakarta. Sementara itu, ia juga fokus dengan bisnis pribadinya dibawah perlindungan orde baru. Dia mengambil alih bisnis gagal PT.Bentoel Group, resmi memasuki bisnis rokok.

Pada 1999, PT.B entoel mulai memperlihatkan geliat baik memberikan keuntungan. Berlanjut, ia yang melihat potensi pariwisata mendirikan bisnis Lombok Tourism Development Corporation. Melalui Rajawali juga, ia membangun kemitraan mengembangakan Hyatt Hotel dan juga Novotel Sheraton menjadi jaringan hotel bintang lima.

Pada tahun 2009, perusahaan mengakuisisi jaringan hotel berbintang lima lain di luar Indonesia. Ini peluang besar dengan Surfers Paradise Resort Hotel Pty. lmtd dari Australia. Perusahaan tersebut merupakan jaring hotel di Australia yang baru- baru ini membangun St. Regis Resort di Bali.

Krisis moneter menenggelamkan nama Peter Sondakh, tapi berkat fokusnya pada tiga bisnis utama (properti, pertambangan dan perkebunan); ia dinobatkan salah satu orang terkaya di Indonesia. Ia menduduki ranking ke 8 se Indonesia.

Dia dikenal sebagai investor melalui aksinya jual beli perusahaan. Peter dikenal melalui PT. Rajawali Coporation, memiliki kemampuan analisa dan kecepatan menentukan bisnis selanjutnya. Meski sulit mengenalnya sebagai pribadi tapi bisnisnya penuh perhitungan.

Perusahaan holdingnya tidak memiliki situs resmi yang memaparkan profil pemilik secara pribadi. Tapi, dia sudah dikenal secara sepak terjangnya sebagai pengusaha, dia dikenal sabagai pebisnis perhotelan, rokok, gedung perkantoran, telekomunikasi dan media, ritel, farmasi, pariwisata, hingga transportasi.

Sekali lagi Peter merupakan sosok yang menarik melalui sepak terjangnya. Kita tidak pernah tau, bagaimana dia melihat suatu bisnis sepenuhnya. Rajawali memiliki caranya selalu bertahan. Meski krismon, Peter melakukan serangkaian divestasi (melepas saham kepemilikan).

Strategi Bisnis Orang Terkaya Indonesia


Pada 2005, dia melepas saham atas Exelcomindo yang sebenarnya bagian dari Telekom Malaysia Group sebanyak 27,3%. Langkah selanjutnya, Rajawali melepas saham untuk 15, 97% atau senilai US$.438 juta untuk dana segar. Dana tersebut digunakan kembali untuk investasi 24, 9% di PT. Semen Gresik.

Saham di PT. Semen Gresik membuat Rajawali semakin kokoh di tahun- tahun selanjutnya. Pemerintah yang fokus terus menggenjot proyek pembangunan infrastrukur dan disanalah semua bermuara; PT. Rajawali Group akan ikut ambil bagian dari kue keuntungan pembangunan.

Tahun 2006, Rajawali sudah masuk ranah sawit bahkan sebelum melepas saham Exelcomindo. Ia melalui Rajawali, berhasil membeli saham PT. Jaya Mandiri Sukses Group lalu memulai bisnis sawit kerika bagus bagusnya.

Rajawali memiliki saham di perusahaan tersebut dan menikmati harga kelapa sawit yang kala itu masih tinggi. Masuk di pertambangan, Rajawali memilih group usaha PT. International Prima Coal di 2007. Satu tahun kemudian, Rajawali melompat dari Kalimantan ke Papua.

Perusahaan Rajawali masuk ke PT. Tandan Sawit Papua. Rajawali membuka 26.300 hektar kebun kelapa sawit di tanah Papua. Yang terakhir, perusahaan melepas saham PT. Bentoel yang dimilikinya dari awal usaha.

Mungkin, Rajawali melihat ketatnya kompetisi. Perusahaan menjual saham senila nilai Rp.3,35 triliun kepada British American Tobacco (BAT).

"Kami ingin memfokuskan pada bidang properti, pertambangan, dan perkebunan," ujar Darjoto Setyawan, Direktur Pengelola Pengembangan Bisnis Rajawali Group. Ketiga pilar tersebut, Rajawali ingin kembali ke awal.

Siapa Peter Sondakh? Itu sudah dijelaskan diawal artikel kami. Lebih dekat, putra sulung B.J.Sondakh sukses melanjutkan bisnis sang ayah, diperkirakan bisnis semenjak kecil dan memiliki saham atas PT. Bumi Modern sejak 1976.

Cikal bakal Rajawali ketika dirinya mulai membesarkan bisnis PT. Rajawali Wira Bhakti Utama. Perusahaan sang ayah yang dia miliki sepenuhnya di 1993. Ia merupakan pelopor tayangan televisi swasta.

Pusat Data Business Indonesia (PDBI), periode 1976-1996, menyebut Rajawali memiliki lima sektor usaha, yaitu: pariwisata, transportasi, keuangan, perdagangan, dan jasa telekomunikasi. Tak tanggung-tanggung di sektor pariwisata mereka memiliki 16 perusahaan perhotelan dan kawasan wisata.

Di sektor transportasi punya tiga perusahaan transportasi, yakni: Taxi Express, Rajawali Air Transport (chartered flight), dan pelayaran feri rute Batam-Singapura. Di sektor keuangan, Rajawali memiliki 7 anak usaha, antara lain PT Jardine Fleming Nusantara sebuah sekuritas.

Adapun di sektor perdagangan ada 9 perusahaan, misalnya Metro Department Store dan jaringan ritel farmasi Apotek Guardian. Di sektor telekomunikasi, Rajawali pernah memiliki Excelcomindo Pratama, yang dioperasikan sejak 1996 yang kemudian dijual ke Telekom Malaysia.

Ia merambah industri kimia memproduksi polyester chip dan PET film lalu mendirikan PT Rajawali Polindo. Rajawali ikut membangun Plaza Indonesia bersama Bimantara, Ometraco dan Grup Sinar Mas.

Bahkan, Peter memiliki andil di PT. Gemanusa Perkasa (perdagangan umum), PT Gemawidia Statindo Komputer (distributor komputer), PT. Asiana Imi Industries (produsen stuff toys), dan PT Japfa Comfeed Indonesia; ada 13 perusahaan yang diakuisisi dan 6 perusahaan didivestasi.

Di sisi lain, grup usaha ini memiliki andil (penyertaan saham) di 13 perusahaan. Adapun total anak usaha dan perusahaan terafiliasi yang dimiliki Peter mencapai 49 perusahaan. Sebagai holding company di lingkungan Grup Rajawali, selain PT Rajawali Corporation adalah PT Danaswara Utama.

Miliarder Aneka Bisnis


Awal tahun 2005, Peter sebagai miliarder membuat kejutan. Aksi korporat yang atraktif adalah ketika ia menjual 27,3% sahamnya di Excelcomindo yang sebenarnya termasuk salah satu bintang industri telekomunikasi nasional  kepada Telekom Malaysia Group pada 2005.

Nilai saham tadi setara US$ 314 juta, langkah divestasi ini berlanjut pada 2007 ketika Rajawali melepaskan 15,97% sahamnya di Excelcomindo senilai US$ 438 juta kepada Etisalat (perusahaan telekomunikasi Uni Emirat Arab).

Dana dari penjualan saham ini kemudian digunakan untuk membeli 24,9% saham PT Semen Gresik senilai US$ 337 juta dari Cemex (Cementos Mexicanos). Tahun 2006, Rajawali terjun ke bisnis perkebunan sawit yang beroperasi di Kalimantan Timur dan Sumatera yang dalam sub-holding PT Jaya Mandiri Sukses Group.

Sementara itu, industri pertambangan di Kalimantan dirambah grup usaha ini tahun 2007 melalui PT International Prima Coal. Di 2008, melalui PT Tandan Sawita Papua, Rajawali membuka perkebunan kelapa sawit seluas 26.300 hektare di Distrik Arso Timur, Kabupaten Keerom.

Grup Rajawali juga memperluas jaringan hotel di kawasan Indonesia seperti jaringan hotel bintang lima Sheraton di Bali, Lampung, Bandung dan Lombok, serta di Kuala Lumpur dan Langkawi. Masih ditambah dengan pengembangan Hotel Saint Regis (Bali) dan Novotel (Lombok).

Bisnis pertambangan pun makin diseriusi Rajawali. Pada tahun 2009, Rajawali resmi mengakuisisi 37% saham Archipelago Resources (yang mengelola tambang emas) seharga US$ 60 juta. Kemudian, Rajawali membentuk perusahaan patungan dengan PT Bukit Asam di Kal-Tim. Di mata Philip Purnama, Direktur Spinnaker Capital, Grup Rajawali dinilainya sebagai kelompok usaha yang smart dan oportunistis.

Mereka sangat jeli melihat peluang bisnis dan sangat ahli dalam hal akuisisi aset-aset industri potensial. Bahkan, Philip berani menilai, komandan grup usaha ini, Peter Sondakh, lebih baik dari Warren Buffett, seakan semua yang disentuhnya berubah jadi emas seperti Raja Midas, itulah Peter Sondakh.

Usaha Jualan Air Mancur Bambu Ide Bisnis Baru

Profil Pengusaha Suranto

  
jual air mancur bambu
 
Ide bisnis baru usaha jualan air mancur bambu. Bambu biasanya cuma digunakan untuk membuat pagar. Paling banter kamu bisa menggunakan bambu untuk membuat kursi, meja, dan sejumlah kerajinan tangan lain. 
 
Nilai ekonomisnya lumayan tinggi loh jika kita bisa memanfaatkannya. Satu kisah sukses kali ini berhasil memanfaatkan kayu- kayu bambu berbeda dari kita biasa bayangkan.

Namanya Suranto (43) warga asal Gading Harjo, Kecamatan Sanden, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, memilih untuk memanfaatkan bambu menjadi kerjinan air mancur. Usaha yang telah dirintis sejak 2013 itu sekarang laris manis di pasaran. 
 

Pengusaha Air Mancur Bambu

 
Semua berkat promosi online yang dilakukanya melalui situs- situs yang memberikan layanan iklan. Awalnya dia hanya ingin berinovasi saja, untuk mengembangkan ketrampilan tangan yang dimilikinya.
Pada awalnya dia hanya coba- coba membuat contoh kerajinan tangan dari bambu. 
 
Kerajinan bambu itu kemudian dijualnya seharga  Rp.200.000 untuk bambu air mancur ukuran 40 centimeter kali 30 centimeter dan Rp400.000 untuk bambu air mancur dengan ukuran 41 centimeter kali 45 centimeter.

Tak disangka hanya dalam satu minggu produknya sudah laris manis terjual. Pembelinya justru berasal dari luar Kota Yogyakarta seperti Jakarta maupun Surabaya, bahkan, ada yang dari luar Jawa. Pangsa pasarnya memang cukup menarik yaitu sebagai hiasan rumah. 
 
Karena bentuknya yang mini serta pemilihan bahan yang bersih produk Suranto menjadi primadona. Ketika kami mencoba menelisik produk air mancur bambu milinya, ya, memang produk tersebut unik dan eyes catching.

"Sambil berjalannya waktu, dalam satu minggu kita mampu melayani permintaan kerajinan bambu air mancur hingga 10 pieces dengan berbagai ukuran dengan harga antara Rp.200.000 hingga Rp.400.000," jelasnya.

Bahan bakunya selain bambu cendani yang didatangkan langsung dari kawasan Wonosono, Jawa Tengah, adapula hiasan jamban kecil dari gerabah, pompa air ukuran kecil seperti yang digunakan untuk aquarium, daun-daun dari plastik, batu kerikil berwarna putih yang berasal dari Jawa Timur.

Untuk bambu cendani sendiri harga per- batang dengan panjang dua meter Rp.5.000, kerikil berwarna putih per kilogramnya Rp.3.000, daun dari bahan plastik per untainya Rp.500.000 dan yang pompa air kecil dengan harga sekitar Rp.50.000. 
 
Dan yang terpenting semua bahannya sangat mudah didapatkan. Jika ada pesanan dari luar Yogyakarta biasanya dikirim melalui paket dan pengemasannya sudah menggunakan box dari kayu agar barang tidak rusak sampai ke alamat tujuan.

Suranto mengaku pesanan tidak hanya datang dari pulau Jawa, bahkan telah dijual hingga manca negara. Ia berkata produknya 30 buah dikirim ke Amerika melalui Bali. Dia menyebut selain soal untung- rugi ini juga tentang mempekerjakan lebih banyak orang. 
 
Dari bisnisnya mampu menyerap banyak tenaga kerja terutama pemuda di sekitar kampungnya. Setiap hari, setiap pekerja, dibayar Rp.35.000 per- hari, selain itu, ia juga memberikan uang makan.

4 Minuman Membuat Kamu Limitless

Artikel Bisnis: Film Limitless untuk Pengusaha Muda


investasi mlm

Bagi kalian belum pernah mendengar film pengusaha ini; segeralah menonton. Film Limitless berkisah tentang kelamahan manusia tentang uang. Dari cerita tentang bisnis piramida atau e-mail ucapan selamat atas undian berhadiah. 
 
Kamu bahkan tak pernah ingat kapan telah mengirim undian. Kisahnya berputar dalam satu hal sama yaitu janji. Sebuah janji mampu membuat kamu kehilangan ketenangan. Seketika memilih menanggapi janji- janji palsu itu; kamu butuh minum segera! loh?

Apa terpikir bilamana kita berbicara minuman segar pengusaha. Tidak secara khusus, ini juga minuman bagi mereka yang butuh pemikiran waras; apakah investasi ini benar nyata. Minuman natural mampu membuat kita tak mudah terbujuk rayu atau tertipu, meskipun kepepet. 
 
Berikut ini adalah minuman sehat buat kamu yang cepat dalam mengambil keputusan. Minuman segar membuat kamu tetap tenang meski terjebak dalam bisnis model MLM/ Piramida.

1. Teh Hijau Jasmin

Telah dibuat sejak jaman Dinasti Song di China (960), teh ini disebut adalah terbaik dan dihidangkan khusus bagi kalangan kerajaan. Di masa sekarang, minuman ini belum ada yang menandingi dalam hal kesehatan serta rasa. Ini lebih baik daripada bekerja bermodal kopi ataupun minuman ringan. 
 
Teh yang memilki aroma terapi, tanpa kalori, dan hanya 5% caffeine. Jadi daripada kamu minum kopi akhirny membuat jantung kamu berdebar lebih baik hirup segarnya teh jasmin.

Menenangkan kamu disaat bekerja bahkan disaat pulang kerja. Tanpa kalori membuat kamu tetap nyaman dan bebas lemak meski bekerja sambil duduk. Teh ini juga bekerja sebagai pembakar lemak, membersihkan kulit, menurunkan tekanan darah serta mengurangi kemungkinan diabetes. 
 
Minuman apalagi yang mampu membuat kamu tetap bekerja segar, serta tenang. Bukankah, kamu butuh waktu pula agar bisa menikmati hasil kerja keras kamu? Bagi kamu menikmati beberapa minuman di akhir pekan, teh hijau juga paling baik hati kerana kandungan anti- pengoksidasi. 
 
Sebagai bonus tambahan, studi baru- baru ini telah membuktikan bahwa kasiat teh hijau mampu membunuh bau mulut berkat agen anti- bakteri yang terulang kembali di daun. Minumlah teh ini setiap hari guna mendukung aktifitas kamu untuk menemani klien atau mengajukan proposal bisnis.

2. Air kelapa

Namanya langsung meroket diakhir- akhir tahun 2000 an, siapa sangka buah hijau satu ini bisa begitu hebat. Orang kira modalnya cuma ampasnya yang secuil, padahal airnya sungguh lebih menakjubkan. Buah ajaib itulah kami menyebut namanya. 
 
Air kelapa terbukti memiliki kemampuan labih dari air biasa khususnya dalam menghilankan dehidrasi. Ia juga memiliki kandungan gizi setara susu dan kaya fiber untuk dagingnya. Air kelapa terbukti nyata sangatlah membantu olah ragawan, bagaimana dengan kita?

Dehidrasi menyebabkan stress membuat kamu kehilangan pekerjaan kamu. Bagi seorang pialang saham atau forex bisa jadi masalah, satu titik meleset bisa celaka! Cairan beningnya bahkan digunakan tentara sebagai upaya pengganti infus. 
 
Jadi apa lagi tidak lebih baik ketika kamu kekurangan cairan jika air saja tidak cukup. Ini semua berkat kemiripan komposisi seperti plasma dalam tubuh. Air kelapa disebut telah menyelamatkan ribuan orang ketika perang.

3. Jus lidah buaya

Aloe vera atau lidah buaya disebut tanaman keabadian. Sebutannya the plant of immortality sudah ada sejak jaman Mesir kuno sekitar 6.000 tahun lalu. Tanaman ini mengandung anti- toxic serta bisa meningkatkan kekebalan tubuh, atau adaptogen. 
 
Jusnya bisa jadi minuman sehat disaat kamu makan siang nanti. Selain itu seratnya juga nyaman di perut kamu. Apa yang bisa kita lupakan dari sang tanaman multi fungsi ini salain kata menakjubkan.

4. Jus Beetroot

Pada abad ke-16, jus bit sering digunakan pewarna rambut tapi untungnya hal ini berubah. Ilmuan telah pindah dari fasion ke manfaat gizinya. Bit mengandung nitrat, zat yang memperlebar pembuluh darah dimana mengakibatkan peningkatan asupan oksigen tubuh kamu. 
 
Jika kamu mau mengkonsumsi umbi bit secara terus- teratur akan meninggalkan perasaan energi besar dan mengalahkan perasaan lelah. Mungkin tak ada hubungan antara film dan cerita diatas kami. Namun tumbuhan diatas terbukti telah mampu secara efektif menghilangkan limit kamu (Limitless) 
 
Percayalah mereka akan membuat tubuh kamu lebih efisien bekerja keras di lingkungan keras. Seperti  karakter Bradley Cooper yang diperankan oleh Eddie Morra di Limitless; mereka akan membantu tubuh berjalan lebih efisien dari hari ke hari. 
 
Faktanya perubahan kecil dalam rutinitas dan kebiasaan akan mendorong batas-batasan mental dan fisik. Pertanyaan adalah "Apakah kamu masih terbatasi?"

Pengusaha Perempuan Di Bidang IT Ita Yulianti

Profil Pengusaha Ita Yulianti


 
pengusaha perempuan di IT
 
Adakah pengusaha perempuan di bidang IT. Dunia usaha telekomunikasi dan IT bukan lagi monopoli kaum Adam. Ita Yulianti telah berhasil membuktikan dirinya melalui PT. Alita Praya Mitra. Ia menjadi pioner mematahkan anggapan lama. 
 
Pasarnya tak lagi cuma Indonesia, memulai dari nol, ia memulai semuanya dari rumahnya. Debut pertama bukan di wilayah domestik menjadi nilai berbeda. Dia mengambil proyek di wilayah konflik seperti Kamboja. 
 
Luar biasa keberaniannya mengambil resiko itu berbuah kepercayaan menangani proyek- proyek lain. Omzetnya tak lagi jutaan tapi miliaran rupiah.

Kisah Pengusaha


Setelah lebih dari 14 tahun berkecimpung lebih dari 14 tahun di dunia industri telekomunikasi. Akhirnya, Ita bisa mandiri melalui PT. Alita Praya Mitra. Barulah ia berani mengembangkan sayapnya menjadi seorang wirausahawan setelah cukup lama mengenal dunia IT. 
 
Perusahaan yang didirikan pada Juni 1995 ini bergerak memang di bidang telekomunikasi. Berawal dari sebuah ruang kerja rumah Ita Yulianti, PT. Alita Praya Mitra kemudian berkembang menjadi perusahaan bertaraf internasional.

Proyek pertama yang ditangani oleh PT. Alita Praya Mitra adalah membangun infrastruktur telekomunikasi di negara Kamboja. "Pada saat itu di Kamboja relatif belum aman. Banyak ranjau dimana-mana. 
 
Tapi bersama 20 teknisi yang dibawa ke Kamboja, proyek bisa berhasil diselesaikan," tutur Ita Yuliati, Presiden Direktur PT. Alita Praya Mitra. Perkenalannya dengan dunia telekomunikasi dan teknologi informasi memang sejak masih berkuliah.

Dia langsung masuk ke dunia ini, menjadi karyawan selama bertahun- tahun. Begitu lulus di tahun 1983 -an, perempuan asli Bandung bekerja di PT Industri Telekomunikasi Indonesia (INTI). Disini ia diterjunkan di bagian transmission engineering. 
 
"Saya berkembang dan belajar banyak hal di PT. INTI karena dilibatkan di berbagai proyek. Saya mengenal lingkungan industri telekomunikasi secara keseluruhan juga saat di inti," ungkapnya.

Ketika ditanya apakah menunggu market dulu baru bikin perusahaan? atau sebaliknya. Ita dengan mantap menjawab, "bikin perusahaan dulu," jawabnya. Dia berkaykinan market bisa dicari, dan butuh kepercayaan. 
 
Oleh sebab itu proyek pertamanya bisa dibilang sepele di negara kecil Kamboja. Namun, jangan salah, satu hal kecil ini mulai mengambil hati market atau pasar. Menunjukan profesionalitas sebuah perusahaan baru jadi wajib ditangan wanita satu ini.

"Memang saat itu kepercayaan diri sedang tinggi-tingginya. Tapi buat saya menjalani hidup ini ya, dijalanin aja. Dan saya punya tekad bahwa dengan niat baik, dan dengan suatu usaha kita akan memperoleh hasil," jelas Ita melalui alita-indonesia.com, situs informasi perusahaannya.

Sebagai satu-satunya perusahaan yang mengerjakan proyek infrastruktur telekomunikasi seperti switching, produksi telepon dan fiber optic, di perusahaan ini pula Ita mengenal vendor telekomunikasi terkemuka asal Jepang, NEC. 
 
Setelah menikah, Ita harus mengikuti suami pindah ke Jakarta yang membuatnya harus resign dari PT INTI di Bandung setelah 7 tahun bekerja. Selanjutnya ia bergabung dengan PT Nasio SDN Electric, salah satu perusahaan telekomunikasi swasta pertama di Indonesia yang berdiri pada tahun 1969.

Perusahaan yang bergerak di bidang pembangunan infrastruktur telekomunikasi ini, memang menempatkan Ita Yuliati berada di tempat yang didominasi oleh laki-laki. "Saya tidak merasa harus berkompetisi di dunia laki- laki. 
 
Namun saya yakin dengan profesionalisme dan kompetensi yang tinggi dengan sendirinya orang akan melihat," tutur Ita Yuliati. Baru ketika mundur dari Casio inilah perusahaan yang dirintisnya maju. Benar kata orang bahwa bisnis tak boleh menjadi sambilan begitu berdasarkan pengalamannya.  
 
Walau terbilang perusahaan baru, Alita tak kesulitan mendapatkan klien. Langkah pertamanya diawali ketika Indosat mengadakan Joint-Venture Company dengan MPTC, yaitu perusahan telekomunikasi di Kamboja menjadi operator fixed line dan tengah membutuhkan mitra untuk melaksanakan pekerjaan infrastruktur.

Bisnis komunikasi


Di proyek pertama mereka diberi tugas membuat desain dan konsep, namun lama- kelamaan malah Ita dan timnya dipercaya mengerjakan semuanya. Mereka mengerjakan semuanya dari desain, konsep, dan selesai, meski saat itu Kamboja tengah dalam keadaan perang. Ita memberanikan diri menerima proyek tersebut.

"Saat di Kamboja saya melihat situasi Kamboja mirip Indonesia 30 tahun yang lalu. Jadi buat saya ini masih ada kesempatan untuk tumbuh. Letak geografisnya juga bagus dan mereka dulunya juga kaya. Jadi saya putuskan untuk mengambil tugas itu. Tapi saya mulai dari hal kecil. Saya tidak ingin memulai dari yang besar," jelasnya. 
 
Ita menambahkan awalnya mereka akan menjadi konsultan tapi malah ikut pemasangan instalasi. Ia langsung membawa pekerja sambilan sebanyak 20 untuk tambahan timnya. 
 
Di domestik, Ita memulai di Jawa Tengah dimana Alita mendapatkan kepercayaan untuk memberikan jasa telekomunikasi  oleh PT. Telekomunikasi Indonesia, TBK divisi regional IV yaitu wilayah Jawa Tengah-DI Yogyakarta. 
 
Tak lama setelah itu Alita mulai mendapat banyak tawaran. Mulai dari membangun menara base transceiver system (BTS) dari IM3 Indosat di Jabotabek serta ditawari Satelindo untuk mebangun menara dalam jumlah lebih banyak yaitu 25 unit.

PT. XL Axiata Tbk. kemudian mempercayakan Alita mengerjakan proyek transmisi bersama dengan NEC di luar Jawa. Dalam hal ini Alita bertindak sebagai main kontraktor dan menjadi sistem integrator. Sedangkan perangkatnya disediakan NEC. 
 
Kepercayaan operator Indonesia mulai tumbuh seiring makin banyaknya proyek yang dikerjakan Alita, bahkan hingga saat ini Alita pun masih dipercayakan untuk mengerjakan berbagai proyek telekomunikasi di Indonesia dan Kamboja.

"Setelah berdiri kurang lebih 15 tahun, dimana 5 tahun terakhir Alita mulai mengembangkan usahanya, tidak hanya di bidang infrastruktur telekomunikasi saja, tapi sudah meluas ke bidang lainnya seperti IT Solution," paparnya.

Ia menambahkan jika melihat trend ke depan terjadi perpaduan antara telekomunikasi dan IT sehingga akan lebih dibutuhkan IT Solution kedepannya, seperti konten, aplikasi dan lainnya. Alita Group kini telah sukses berkembang cukup pesat dan telah menjadi Holding Operating Company, juga senantiasa melakukan rencana strategis dan ekspansi bisnis melalui diversivikasi bisnis.

Bukan cuma itu, dimulai dari satu orang karyawan pada awal pendirian perusahaan, kini Alita dibawah kepemimpinan Ita telah mempekerjakan kurang lebih 500 orang dengan omset ratusan miliar setiap tahunnya Lini  
 
Alita Group terbagi kedalam anak-anak perusahaannya miliknya, yang terdiri dari bidang infrastruktur telekomunikasi yaitu PT Nasio Karya Pratama, PT Buana Selaras Globalindo dan Alita Cambodia.  Sedangkan di bidang IT Solution yaitu melalui PT. Smart Aplikasi Indonesia dan PT. Nutech Integrasi.

Kepiawaian Ita sebagai pengusaha handal tidak sebatas pada dunia usaha telekomunikasi dan IT. Ita juga memiliki bisnis dan ketertarikan mengelola restoran dan butik. 
 
Selain sibuk berbisnis Ita juga mendirikan yayasan Yakin (Yayasan Inkubator Indonesia) yang berpusat di Yogyakarta dimana aksi sosialnya yaitu dengan memberi bantuan modal tanpa bunga para pengusaha krupuk dan pedagang kecil di Yogyakarta.

Entri yang Diunggulkan

Biografi Jack Ma Orang Terkaya China Alibaba