Cara Membuat Website Miliaran Menjadi Wirausaha Sejuta Dollar

Profil Pengusaha Alex Tew


cara membuat website miliaran

Siapa Alex Tew?

Entrepreneur adalah sesuatu yang tidak pernah perpikirkan. Kisah bagaimana menajadi wirausaha sejuta dollar. Inilah kisah remaja Alex Tew bukanlah kisah salesman ulung. Pengusaha muda ini tidak menjual produk sampai puluhan ribu.

Mimpi sejuta dollar tidak terbayangkan pengusaha muda ini. Baginya wirausaha bukanlah mimpi ketika dia muda. Hanya saja dirinya mampu membuat peluang tersendiri. Waktu kecil pengalaman wirausaha Alex berjualan cerita bergambar.

Sekarang dia dikenal sebagai pengusaha online. Mendadak entrepreneur, itu merupakan sebutan dari orang- orang sekarang. Mampu merubah konten internet dan media menjadi uang. Ide bisnis Alex bagaimana merubah konsep iklan bekerja, sebuah peluang bisnis cemerlang telah lahir.

Dia membuat website jutaan dollar. Bagaimana cara membuat website milliondollarhomepage.com, website ini menawarkan konsep iklan berbeda. Kita akan membahas detailnya dibawa ini. Intinya berkat website inilah dia mendapatkan nama, pengaruh, dan kekayaan.

Uang Gratis dari Iklan Sejuta Dollar

Alex mampu menghasilkan $1 juta hanya dalam sebulan. Awalnya, pada bulan Agustus, Tew tidak punya banyak uang di tabungan. Masalah keuangan menggila ketika kebutuhan sekolah. Bayangkan dia harus membeli buku, membiayai makan, dan sebagainya.

Terus bagaimana menjadi jutawan, dia lantas mulai membuat website untuk menjual iklan. Tentu itu tidak serta mertas sukses besar. Pasalnya kita tahu sendiri entrepreneurship memang tidak mudah. Dia sempat merenungi website kosong tersebut karena bingung

membuat website satu miliar

Ide bisnis datang dari kotak notepad ditambah koneksi internet. Terlanjut membeli domain kosong yang harganya lumayan. Modal awal cara membuat website miliaran rupiah. Tidak memiliki ide sama sekali. Hanya insting dan keadaan kepepet menciptakan sesuatu gebrakan.

Tew menatapi website kosong tersebut beberapa waktu. Awalnya dia berencana membuat ruang iklan khusus bagi perusahaan. Bermodal satu juta pixel, Tew memang ingin cepat kaya dari iklan yang dijual. Semakin banyak slot iklan semakin menghasilkan uang dari pengiklan.

Dia membuat desain sendiri secara otodidak. Halaman kosong dijadikan jutaan pixel, itu terhubung ke link- link khusus. Itu akan menghubungkan ke situs klien Alex Tew. Pertama dia menjual iklan untuk seorang teman. Dia memilik situs pribadi namun tidak menemukan tempat iklan murah.

Bermodal uang pinjaman dari ibunya, ia membuat iklan untuk website periklanan tersebut. Idenya membuat iklan untuk sebuah iklan. Tampak konyol tetapi ternyata menghasilkan sejuta dollar. Inilah milliondollarhomepage.com, ketika pembeli membeli 1 dollar per- pixel tertanam di halaman depan.

Membuat Website Miliaran


Apa itu milliondollarhomepage.com? Seperti namanya dia berniat membuat website miliaran. Disini pengiklan membeli satu pixel untuk 1 dollar. Pixel atau kotak- kotak kecil tersebut lantas diedit jadi sebuah karya seni.

Satu pixe berisi banner beserta link menuju halaman pengiklan. Mudahnya seperti kolom iklan bagi pengunjung mencari sesuatu. Kolom iklan untuk pengiklan berjualan sesuatu. Mempromosikan usaha miliknya sendiri melalui link ke website perusahaan.

Masalahnya adalah bagaimana satu pixel berarti bagi mereka. Inilah seninya, ia menjual pixel dalam sistem paket.Dijualnya 10x10 pixel selama dua bulan pertama. Awalnya hanya ada 2000 pengiklan yang resmi membeli. Jumlah iklan terpasang baru menutupi separuh halaman depan saja.

Satu paket 10x10 dijual $100 berdasarkan pertimbangan. Inilah ukuran tepat untuk sebuah banner bukan satu pixel. Terjual separuh Alex mengantungi uang $2000 dari website ini. Setiap iklan kecil berisi ajakan atau gambar- gambar lucu yang hidup.

Milliondollarhomepage.com adalah karya seni berisi berbagai gambar pixel. Jika kamu penggemar game maka tidak asing dengan kata pixel. Pixel akan membentuk paduan antara warna, dari merah, kuning, hijau, dan warna lain. Pengunjung tertarik menjelajahi tiap pixel layaknya sebuah galeri seni. Ini tidak akan membosankan seperti iklan kolom atau iklan baris.

Ini menciptakan kehebohan dengan temuan tersebut. Orang- orang berkunjung karena beritanya viral oleh media. Pemiliknya diwawancarai oleh banyak pewarta online. Beritanya mulut ke mulut tersebar mengajak orang berkunjung ke website.

Semakin tumbuhnya pengunjung maka harga makin mahal. Dia mulai melelang pixel melalui eBay, dan mampu menghasilkan $150.100. Ini malah menjadi sensasi besar lainnya ke Alex Tew. Semakin bertambah terkanal dan Milliondollarhomepage.com semakin ramai dikunjungi jutaan orang.

Bisa dibayangkan berapa uang dihasilkan dari penjualan. Berikutnya berita semakin mengikuti sosok wirausaha muda ini. Peluang bisnis website ternyata sangat menjual hingga miliaran.

Pada lelang kedua dilaksanakan kembali di situs eBay. Alex mampu menjual iklan melebihi angka $200.000 dalam satu bulan. Di Januari menjual 1000 pixel terakhirnya total senilai $1.037.000. Dia menjadi kaya mendadak karena menjual iklan di website.

Selama 4 bulan tidak ada masalah karena banyak uang. Tidak ada lagi tunggakan sekolah atau juga masalah keuangan lain. Situs Million Dollar Home Page merupakan jalan wirausaha Alex Tew di bisnis internet.

"Saya tak akan berhenti sekarang" ucapnya, atau dia tidak akan hanya menjual satu juta pixels sekarang.

Bermodal Million Dollar Home Page menemukan bisnis baru. Ia bukan lagi orang kaya mendadak, tetapi entrepreneur yang menciptakan jutaan. Tidak disangka iklan gaya barunya diikuti oleh banyak perusahan.

Alex mengakut tidak ambil pusing akan hal itu. Dia bahkan tidak berpikir membuat hak cipta. Dia hanya berpikir sederhana.

"Ketika saya menciptakan uang, banyak orang membicarakannya dan semakin banyak orang yang membicarakan, semakin banyak uang saya."tutur dia

Sukses Biografi Pemilik Brownies Amanda Bisnis Sampingan

Biografi Pengusaha Ibu Sumiwiludjeng


biografi pemilik brownies amanda

Berawal bisnis sampingan, ini kisah sukses biografi pemilik Brownies Amanda perlu kamu ketehaui. Unik karena dari bisnis sederhana menjadi sukses besar. Sudah menjadi hal umum menemukan outlet Brownies Amanda. Siapakah sosok pengusaha pemilik Brownies Amanda legendaris itu.

Memang tidak lengkap rasanya jika ke Bandung tanpa belanja. Apa sih oleh- oleh khas Bandung yang enak sekali. Tidak lain adalah produk buatan Ny. Sumiwiludjeng. Dialah pemilik Brownies Amanda, yang kita jarang ketahui sosoknya seperti apa.

Sosok legenda dari kalangan pengusaha kuliner. Bagi penikmat kuliner namanya asing, tetapi usaha buatanya begitu terkenal. Bagi yang belum tau bisa melihat foto diatas. Inilah sosok Bu Sum dibalik sukses brownies kuku Amanda.

Pengusaha berumur 69 tahun, merupakan perantau di tanah Pasundan, wanita kelahiran Jombang yang sudah terbiasa bekerja sampingan. Dia dikenal ulet dan kreatif membuat aneka kue. Keahlian membidik pasar warga setempat, menggaet banyak tetangga ketagihan akan aneka kue buatannya.

Biografi Pemilik Brownies Amanda

Bu Sum dikenal ulet serta kreatif membuat aneka kue. Orang- orang mengira bahwa pemilik bisnis ini adalah seseorang bernama Amanda. Padahal Brownies Amanda singkatan dari "Anak Mantu Damai", harapan seorang wanita terhadap keluarga besarnya kelak.

Harapan inilah yang disalurkan nanti ke empat anaknya; Joko Ervianto, Andi Darmansyah, Sugeng Cahyono, dan Rizka Kurniawan, semoga mereka akan rukun selalu. Wanita kelahiran Jombang, Jawa Timur, 1 Agustus 1040, inilah biografi pemilik Brownies Amanda.

Ia merupakan sosok pelopor brownies yang dikukus. Pembuatannya dibilang mudah, rasanya enak karena dibuat dari banyak olesan coklat. Bu Sum begitulah panggilan dari biografi pemilik Brownies Amanda. Berawal dari bisnis sampingan karena sang suami bekerja berpindah- pindah.

Bu Sum tidak memiliki latar belakang pengusaha. Ia hanya mengerjakan apa hobinya yaitu memasak. Tujuannya mengisi keseharian di tempat baru. Bu Sum lantas mengikuti suami hijrah sampai ke Kota Bandung. Suami Bu Sum merupakan pegawai PT. Pos Indonesia, yang selalu berpindah- pindah.

Sudah terbiasa berpindah- pindah memang tidak enak. Awalnya, mereka dipindah tugaskan ke Bogor selama tujuh tahun, kemudian kembali ke Kota Bandung. Selepas lulus Akedemi Pos, Telephon, dan Telegram (PTT), dan menikah 1964 sudah pindah ke Bandung, Magelang, dan lain- lain.

Hingga memasuki masa pensiun keduanya ditempatkan di Bandung. Bu Sum bukan tipikal ibu rumah tangga yang pendiam. Ada saja kegiatan dilakukan selama berdiam di rumah. Salah satunya disetiap penempatan membuat aneka kue sedap.

Bisnis sampingan kecil- kecilan membuat aneka kue. "Usaha kue ini saya dirikan sebenarnya agar bekal ilmu yang saya peroleh dari sekolah jurusan tata boga tidak sia- sia," ujarnya dalam biografi pemilik Brownies Amanda.

Karena selalu berpindah maka tidak pernah sebesar sekarang. "Setiap besar, eh bapak dimutasi," kata nenek enam cucu ini. Akhirnya, di tahun 2000, ketika sang suami pensiun dan menetap di Bandung barulah bisnis sampingan ini diseriusi.

Disanalah kesempatan berbisnis serius akhirnya ada. Dia dan suami memboyong semua keluarga ke Bandung. Dia berpikir kembali membuat bisnis kue lagi. Ia menyebut bisnis sampingan mengisi masa pensiun. Tetapi ternyata hasilnya diluar dugaan, karena bisa sebesar sekarang dengan ratusan outlet.

Bu Sum pertama kali menawarkan brownies kukus gratis. Dia memasukan kue barunya ke dalam kardus. Disisipi kertas informasi bisnis pesanan diantara kue- kue tersebut. Marketing tersebut dia lakukan sampai pesanan menggunung. Dia tetap mensisipi nama bisnisnya diantara kue pesanan.

Kue Brownies Amanda bertekstur lembut karena dibuat dikukus. Lebih lembut daripada kue yang di pemanggang oven. Pasaran kue menyasar semua kalangan usia. Respon mengejutkan karena memang lebih anak dan empuk.

Bisnis Sampingan Sukses Besar


Saat itu, Bu Sum dibantu enam karyawan di dapur rumah, yang luasnya hanya 3x6 meter. Dari sana bisnsi sampingan semakin membesar. Bahkan antrian pembeli yang mengular memanjang disana. Di tahun 2002, empat anak Bu Sum mengusulkan menyewa tempat yang merupakan bekas warung.

Ukuran tempay itu lebih luas yakni 5x6 cm didekat rumah. Tempat barunya tetap tidak mampu untuk menampung. Antrian semakin memanjang melebihi jalanan kampung. Alhasil laju angkot di depan rumah terhenti karenanya. Setiap hari 500 kardus terjual laris hingga membulatkan tekat Bu Sum.

Menjadi pengusaha pemilik bisnis Brownies Amanda. Ia membangun cabang di pusat Kota Bandung. Tujuannya untuk memecah antrian agar tidak menumpuk di satu tempat. Bisnis sampingan tersebut ternyata semakin membesar hingga seperti sekarang.

Awalnya hanya bisnis coba- coba sekarang ratusan outlet. Pengusaha wanita yang tak mau cucunya bernama Amanda. Berawal dari 19 cabang ditambah pabrik pembuatan kue di wilayah Bandung, Surabaya, Jogjakarta, dan Medan, kini memiliki 470 orang karyawan yang tersebar.

Pembuatan pabrik untuk mesuplai kebutuhan setiap toko. Jarak pabrik dan toko sudah diperhitungkan matang, yakni minimal 4 jam perjalanan ke toko di pusat perkotaan. Tidak lupa Bu Sum tetap berdoa lewat nama Amanda, agar keluarganya tetap bahagia dan tidak tergoda kesuksesan.

Anak dan menantu bekerja sama berbagi rejeki lewat brownies. Sementara Bu Sum dan sang suami duduk tenang menikmati hari tua. Mereka serta anak mantu ikut membangun bisnis keluarga. Bu Sum sendiri terkadang mengurusi detail tetapi tidak spesifik.

Banyak cabang tidak membuat Brownies Amanda jatuh. Mereka kompak menangani bisnis keluarga tanpa persaingan. Dibawah naungan Bu Sum, berjalannya waktu, mereka melakukan aneka inovasi agar tidak ditinggal para pesaing bermunculan.

Di tahun 2004, nama Brownies Amanda telah dipatenkan, maka periksa apakah dia kota kamu ada outlet resmi.

Entri yang Diunggulkan

Biografi Jack Ma Orang Terkaya China Alibaba