Bisnis Nuget Keong Mas Wirausaha Menjanjikan Untung

Profil Bisnis Nuget Keong Mas



Pernah mencoba bisnis nuget keong mas. Ternyata ada orang- yang berpikir menjual produk satu ini. Di Tokopedia juga ada loh, dan artikel kali ini kita akan membahas bisnis nuget keong mas.  kita awalai dari siswa SMK N 1 Lumajang, Jawa Timur, yang berpikir diluar kotak.

Mereka berpikir tentang banyaknya hama keong mas. Terutama di daerah mereka yang masih punya banyak persawahan. Kelompok siswa ini membentu satu kelompok kewirausahaan. Berpikir caranya membantu petani mengurangi jumlah hama di sawah.

Satu hama yang dikenal dapat diolah adalah keong mas. Atau siput sawah yang banyak merusak daun padi milik warga. Jika biasanya diolah menjadi keripik atau sate. Keong mas dirubah menjadi bisnis nuget merupakan hal baru.

Jangan bayangkan daging berlendir itu, karena nuget sudah diproses hingga jadi halus.Warna dan tekstur sudah berubah layaknya daging ayam. Tujuan mengurangi hama ternyata berhasil kelompok kewirausahaan ini lakukan.

"...meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan membunuh hama, seperti keong mas," tutur Kepala Sekolah SMK N 1 Lumajang.

Bisnis Nuget Anti Mainstream


Ia menyebut keong mas merupakan hama pengganggu. Jumlah hama keong mas lumayan banyak di daerah tersebut. Bayangkan seperempat lahan bisa habis karena hama keong mas. Hama keong mas akan menyerang padi berumur 10- 40 hari pertama. 

Nuget keong mas merupakan bisnis alternatif membasmi hama. Daripada petani mengeluarkan biaya tambahan untuk pembersih hama. Atau petani mengumpulkan keong mas buat dimusnahkan saja. Maka, para pemula ini memberikan bisnis nuget keong mas yang menghasilkan uang.

Hasil tani membaik berkat usaha mereka. Membuat nuget keong mas juga bukan usaha asal- asalan. Sudah melewati penelitian dulu. Dibantu pihak Sampoerna Foundation, para petani mengumpulkan keong dibawa ke sekolah. 

Manfaat keong mas mengurangi bermacam alergi, sesak nafas, hingga gangguan hati. Selain itu, dari daging keong mas menghasilkan protein tinggi setara daging ayam. Manfaat banyak hanya kurang variasi pengolahan.

Ia juga menambahkan sudah mengantongi sertifikat halal MUI, jadi aman. Lain cerita datang dari Sumbawa, dari warga Dusun Batu Alang,  Nusa Tenggara Barat, yang juga ikut memberdayakan keong mas menjadi nuget.

Dibantu pihak Pemerintah Daerah, bisnis nuget keong mas merupakan trobosan dan sudah dilakukan penelitian lagi. Pihak Fakultas Teknologi Pangan, Universitas Teknologi Sumbawa (UTS), yakinkan kita bahwa bisa mengkonsumsi nuget keong mas.

Di Sumbawa, keong mas merupakan masalah sangat berat. Bisa dibayangkan mereka menghancurkan padi muda. Upaya apapun tidak membuahkan hasil agar ini hilang. Mereka tumbuh karena banyak air di sawah.

Semakin bagus aliran air disawah maka keong akan jadi ganas. Jika dikumpulkan sampai berkarung- karung. Bagaimana kalau menggunakan pestisida. Selain mengeluarkan biaya tambahan. Keong mas kebal pestisida karena memang bukan termasuk serangga.

Jika sudah begitu cuma bisa dikumpulkan manual. Berkarung- karung lantas disebar ke jalan raya dan dilindas kendaraan yang lewat. Nilai ekonomis memang ada dibalik keong mas. Fakta bahwa mereka bisa diolah menjadi sate keong, ini bisa dikonsumsi.

Namun, masih dianggap kurang menghasilkan penjualan yang laku di pasaran. Adanya keong menjadi nuget dapat dijual ke luar daerah. Tidak akan mubazir dan menghasilkan uang lebih banyak.

"Kalau sate dan dimasak santan sudah banyak diluar," ujar Mokhlis, Kepala Arsip dan Perpustakaan Daerah, NTB.

Bisnis nuget ini menjadi proyek kewirausahaan pertama di daerah. Diharapkan semua warga Dusun mau mempraktikan. Bisa membantu pendapatan keluarga kan, ditambah menjadi solusi hama tanpa biaya.

Sosok Lailatul Azkiyah STP MP, selaku dosen dan menjadi tutorial membuat nuget keong mas. Dia mengajarkan bagaimana mengolah betul keong mas. Nilai gizi, setiap 100 gram mengandung 16,1 gram protein, dan dijadikan nuget membuatnya menjadi tahan lama untuk dijual.

Biografi Jatnika Nagamiharja Pengusaha Kerajinan Bambu

Biografi Bisnis Pengusaha Jatnik Rumah Bambu



Nama pengusaha Jatnika, nama lengkapnya Undagi Jatnika Nagamiharja, kelahiran Sukabumi, Jawa Barat. Inilah biografi Jatnika Nagamiharja sang maestro rumah bambu. Salah satu kekayaan di daerah Sukabumi yang membanggakan negara.

Dikenal penggiat bambu Jatnika menjadi pelopor teknik konstruksi kerangka bambu. Ada total 3.441 rumah bambu dibuat. Sejak awal, bisnis bambu sudah menjadi bagian dari hidup Jatnika. Tanaman berjenis rumput ini, mampu membawa Jatnika sampai ke luar negeri.

Berkat bambu pengusaha ini mendapat pengakuan internasional. Bisnis pertama dari Jatnika sekedar membuat anyaman dan mebel bambu. Kemudian dia membuat rumah berbahan bambu. Meski sukses, dia masih membuat aneka furnitur dari bambu.

Mebel buatannya sudah tembus pasar ekspor, ke Spanyol, Amerika Serikat, Taiwan, dan Jerman. Rumah bambu memiliki prospek. Pasarnya sangat luas. Disisi lain, jumlah pemain bisnis bambu juga masih jarang. Bisa dibuat hunian, rumah peristirahatan, rumah makan, gazebo sampai mushola.

Pasar ekspor bambu Jatnika dikirim ke Brunei Darussalam, Malaysia, Arab Saudi, hingga Uni Emirat Arab. Daya tahan bambu pengusaha Jatmika sudah teruji. Aneka rumah bambu itu mampu bertahan sampai 30 tahun.

Pengusaha Jatnika memiliki teknik khusus, mulai proses penebangan, perendaman bambu, hingga pembangunan kerangka. Karakter utama bambu adalah tahan gempa, hingga banyak diminati sebagai alternatif.

Pembuat Rumah Bambu Dunia


Bayangkan, setiap bulan ada 20 pesanan, namun hanya dikerjakan dua buah setiap bulan. Itu bukan karena tidak mampu. Tetapi menjaga kualitas produksi rumah bambu. "Kalau hanya memikirkan keuntungan, bisa saja saya ambil semua," jelasnya, jika dilakukan maka kualitas tentu akan menurun.

Bukan keuntungan dikejar Jatnika. Kepuasan ketika membuat itulah tujuan. Sejak 1995, dia sudah diangkat menjadi Ketua Harian Yayasan Bambu Indonesia. Yayasan tersebut bertujuan menjadi satu wadah pengembangan dan pusat pemanfaat bambu Indonesia.

Yayasan bambu memberikan pandangan tentang jenis bambu. Bagaimana kita membuat produk dari bahan bambu. Banyak kerajinan bambu bisa dibuat. Ada ribuan jenis bambu disana, sedangkan untuk produk bambu yang bisa dibuat ada 41 jenis, contohnya angklung, dan suling.

Tahun 1997, Yayasan bambu menanam bambu di tanah seluas 11,5 hektar, tanah milik Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Bambu. Bambu ditanam tidak cuma satu. Mereka menanam beraneka jenis bambu.

Aneka penyuluhan dilakukan akan kegunaan bambu, termasuk kegunaan umum dari pohon bambu. Bambu dapat digunakan sebagai penyangga tebing. Bambu bisa menahan erosi, serta menjadi pohon penghimpun air. Yayasan Bambu aktif membuat pelatihan menurut biografi Jatnika Nagamiharja.

Ilmu tentang bambu diajarkan disini. Biografi Jatnika Nagamiharja sendiri belajar dari leluhur, serta lewat berkunjung ke seluruh penjuru Indonesia. Pengusaha yang memang dikenal fokus mempelajari konstruksi bambu.

Ia sukses menghasilkan 5 model rumah bambu, puluhan desain rumah, dan sesuai minat pasar. Untuk mengembangkan bisnis dia memiliki kebun bambu sendiri. Kebutuhan bambu semakin bertambah setiap hari. Beberapa bambu langka, sulit ditemukan jadi butuh dilestarikan sendiri.

Terbatasnya lahan menjadi faktor bambu kian sulit. Mangkanya Yayasan Bambu juga mengajari masyarakat tentang menanam bambu. Biografi Jatnika Nagamiharja, sendiri yaitu mengolah bambu milik mereka lewat rumah produksi di Cibinong, Bogor.

Bambu akan menjadi cadangan bahan baku berkualitas. Agar bambu tidak punah. Segala upaya dia lakukan bersama Yayasan Bambu. Jatnika tidak sedikit dipanggil ke berbagai daerah dan perguruan tinggi di seluruh Indonesia.

Pemerintah sendiri memberikan penghargaan besar Kalpataru atas daya upayanya. Paling baru dari bisnis bambu tersebut: Dia menciptakan sepeda dari bambu. Merek Jatnika Bamboo Bike memiliki banyak model, termasuk sepeda gunung full suspension yang memiliki tiga soft breaker.

Sepeda bambu dihargai Rp.5 jutaan sampai harga puluhan juta. Dalam biografi Jatnika Nagamiharja, dikenal juga aktif menulis buku tentang bambu, salah satu berjudul "Serumpun Bambu Sejuta Karya". Dia juga jadi narasumber bambu untuk Rumah Bambu Arsitektur Jawa Barat.

Lilik Oetama CEO Baru Kompas Group Pengusaha Hotel

Biografi Pengusaha Lilik Oetama


ceo baru kompas group

Nama Lilik Oetama, yang lebih dikenal sebagai pengusaha Hotel, disebut- sebut akan menahkodai Kompas Group. Tidak mudah menggerakan bisnis sebesar Kompas. Apalagi dasar Lilik dikenal sebagai CEO pengusaha Hotel. Meskipun masih dalam satu naungan apakah dirinya mampu.

Kompas Group, awalnya dikenal sebagai perusahaan media cetak. Lambat laun berkembangnya jaman bisnis Kompas tidak lagi dibatasi. Bermula ketika bisnis media cetak mulai tak lagi digemari. Arah bisnis mereka bahkan cenderung tidak terbaca dan diluar pemikiran umum.

Di tahun 2017, perusahaan pernah melakukan PHK karyawan, terutama di divisi media cetak. PHK Kompas juga sampai ke bisnis penerbitan buku dan beberapa unit lagi. Bukan hal baru, bisnis media cetak sudah banyak ditinggalkan, memilih fokus mengerjakan digital

Bisnis Kompas Group seolah tidak mengikuti jaman. Direktur Utama, dari Jacob Oetama, yang kemudian memilih mengundurkan diri dan hanya memegang penasihat. Dilanjut mundurnya Agung Oetama sebagai CEO perusahaan, arah bisnis Kompas kembali tidak jelas karena nahkodanya.

Pengusaha Hotel dan MICE


Bisnis Kompas Group akhirnya dipegang sosok Lili Oetama, siapakah dia ini. Dia dikenal sebagai pemegang satu unit bisnis. Yaitu PT. Dyandra Media Internasional (DMI), yang dikenal  menjalankan bisnis khusus MICE atau bisnis pertemuan, konfrensi, dan eksibisi.

Pertumbuhan ekonomi bagus, membawa Kompas mengarahkan bisnisnya ke arah bisnis pertemuan. Mulai dari acara event organizer, professional exhibition, hotel, convention centers, dan lain- lain. Fokus mensuport lewat 35 anak usaha strategis dan terintegrasi.

Menjadi penguasa 90% bisnis MICE sangat percaya diri hingga mencatat namanya di Bursa Saham. Dyandra sendiri memiliki jaringan hotel, gedung konversi, dan perusahaan pendukung. Bisnis yang tergabung dalam Kompas Group, Lilik merasa lebih percaya diri.

Bisnis event organizer kelas dunia memang belum terlalu dilirik. Terbatasnya jumlah suport menjadi kendala pemain bisnis ini di lokal. Makin banyaknya pameran, termasuk pameran mobil mewah, harusnya menjadi pandangan sendiri bagi pengusaha bisnis MICE.

Kinerja Dyandra membukukan pendapatan Rp.800 miliar, tumbuh pesat menjadi Rp.1,2 triliun. Total 70% pendapatan dari acara APEC, WTO, dan pameran IIMS. Dyandra memiliki 1.001 kamar hotel. Ini bahkan mencapai 3.000 kamar, tentu dari beberapa hotel baru yang direncanakan dibangun.

Bisnis MICE menjadi penolong ketika bisnis Kompas mulai jatuh. Ada cerita tentang konvesi TV7 menjadi Kompas Tv yang terkendala, seolah menjadi cerita lain. Kesuksesan Lilik mengembangkan bisnis MICE. Menjadikannya salah satu pengusaha Hotel terbesar dan terbaik.

Bisnis MICE termasuk di dalamnya bisnis perhotelan. Membawa angin segar kepada Kompas Group. Hotel Santika dan Amris berkembang pesat. Menjadi sumbangan terbesar bagi perusahaan Kompas, menambal kerugian dari unit lain.

Menurut Ferizal Ramli, ferizalramli.wordpress.com, menyebutkan semua karena kegugupan akan teknologi. Kisah tentang TV 7 yang sempat dijual ke Trans Tv. Kemudian dibeli kembali dengan modal besar- besaran karena ternyata bisnis televisi menjanjikan.

Ketika TV 7 telah disulap menjadi Kompas Tv, sayangnya, sudah banyak pemain bisnis televisi yang sudah bertengger memiliki tempat kuat. Disisi digital, nama Kompas.com juga mengalami kesulitan, ide tentang menaruh media cetak ke digital mengalim kesulitan karena format beritas berbeda.

Untung ada Lilik Oetama, hingga fokus bisnis media menjadi bisnis properti, sementara itu diwaktu bersamaan perusahaan masih bisa memperbaiki baik Kompas Tv maupun Kompas.com. Beruntung latar belakang Lilik yang sudah berbisnis lama di unit bisnis properti, seperti Dyandra.

Keuntungan Ikut Lomba Wirausaha Pengusaha Muda Lobster

Biografi Pengusaha Sabin Lomac dan Jim Tseliki



Pengusaha muda itu bernama Sabin Lomac, umur 35 tahun, dan sepupunya Jim Tseliki, 32 tahun, memulai bisnis food truck. Unik. Karena bisnis meraka adalah bisnis makanan laut. Berjualan lobster, mantan peserta Shark Tank ini, mengantungi investasi $200.000 dari Barbara Cornoran.

Bisnis pengusaha muda bernama Cousins Maine Lobster. Bisnis yang tumbuh pesat, berbekal konsep yang difranchise, mereka memiliki 20 truk lintas nasional, dan satu restoran tetap di Los Angles. Awal di 2016, Cousins mampu membukukan keuntungan kotor $20 juta.

Berawal dari Sabin meninggalkan tempat tinggalnya, Maine, ke Southern California tahun 2006, Ia mencoba mengeksplor karir akting. Dia mencintai rumah barunya. Namun ketika Jim berkunjung ke tempatnya, tidak dipungkiri Sabin terlihat merindukan kampung halaman.

Mereka bernostalgia tentang tumbuh di luar Portland. Mereka menikmati perjalan di pinggiran pantai. Datang ke Cosco Bay di musim panah menyenangkan. Hingga keduanya membahas mengenai hal penting, apalagi kalau bukan membahas makanan khas.

Contoh Pengusaha Muda Lomba Shark Tank


Keduanya setuju bahwa lobster sangat dirindukan. Maine lobster dikenal memiliki rasa nikmat. Coba pecahkan maka daging merah akan terlihat menggiurkan. Teringat mereka tentang restoran tempat mereka berkumpul. Benar- benar enak. Mereka menawarkan lobster enak ketika musim dingin tiba.
 
Kedua pengusaha muda ini mencoba mendatangkan itu dari West Cost. Target dari bisnis mereka memanggil orang- orang dari daerah mereka. Kerinduan akan nikmat daging merah lobster Maine. Tahap berikutnya membawa itu ke Los Angles.

Bayangkan di kota besar itu, lobster jadi makanan mewah yang ditawarkan restoran tertntu. Dalam setahun, mereka mampu mengimpun uang $20.000, uang tersebut dibelikan satu truk. Lantas mereka segera pergi ke Los Angles menawarkan lobster.

Pengusaha muda yang menawarkan seafood asli Maine, yang tidak disimpan lama- lama, tetapi fresh "Shore to Door", atau dijual langsung di tempat kurang dari 24 jam.

Marketing mereka mudah karena cukup ditawarkan mulut ke mulut. Menggunakan iklan berbaya juga opsi mereka. Ditambah kekuatan viral sosial media. Apri 2012 mampu menggaet 60 orang yang mengantri membeli, bahkan menutup jalan di blok tersebut.

Menggunakan konsep food truck mereka menawarkan di tempat. Masih segarnya lobster, bumbunya otentik, daging lobster juga tebal. Kata menyebar pesat. Hingga media lokal mulai membaha tentang mereka. Beberapa hari kemudian mereka mendapatkan tempat di acara ABC Shark Tank.

"Sabin dan saya melewati tiga minggu sebelum acara Shark Tank, untuk berlatih pitch, mereview keunagan, dan menyimpulkan evaluasi tentang (keuntungan) bisnis Cousins Maine Lobster," terang mereka kepada pihak CNBC.com

Bermula dari festival kemudian menjadi bisnis food truck. Mereka saling membahu menutupi lubang kelemahan masing- masing. Mereka bisa melihat kelemahan mereka, saling meneriaki, mengganggu satu sama lain. Pokoknya waktu itu mereka sangat nervous menghadapi penampilan mereka.

Mereka juga melihat banyak episode Shark Tank. Tujuan mereka mempelajari pertanyaan juri. Juga belajar bagaimana rasanya berdiri di depan sorotan kamera. Bagaimana rasanya ditatap para juri. Juga bagaimana mereka akan menjawab pertanyaan kritis dan menusuk para juri.

Berjam- jam, dalam acara Shark Tank, mereka menerangkan soal penjualan, kelebihan di kompetisi, perkiraan pendapat ke depan, dan bagaimana bisa untung. Mark Cuban membuat mereka down. Mereka tidak fokus untuk menjawab pertanyaan Mark.

Alhasil miliarder pengusaha tersebut memilih tidak. Mark dengan tanpa basa- basi, menyebut mereka gagal menjawab, karena kurang fokus terhadap peranyaan juri. Setelah gagal menjawab pertanyaan tepat waktu ke Mark Cuban.

Mereka langsung ke arah dua juri lain: Barbara Corcoran dan Robert Herjevec. Pengusaha muda harus fokus kembali. Setelah satu segmen selesai, adalah Barbara yang setuju untuk masuk ke bisnis mereka, untuk ini dia mengeluarkan modal $55.000 untuk saham 11 persen.

Tangan Barbara yang dingin, mampu merubah arah bisnis mereka ke arah jelas. Pengaruh Barbara besar, dari mengajari mereka, hingga pertumbuhan truk dari satu menjadi dua (jadi empat). Kemudian mereka mampu merambah California Selatan.

Melalui koneksi milik Barbara, mereka mendapatkan perhatian nasional hingga muncul di Good Morning America, The Today Show, Mester Chef.dll.

"Hubungan mereka dengan Barbara pergi jauh dari acara televisi yang sebentar, menjadi hubungan, patner panjang," jelas Cousins.

Bisnis mereka berkembang pesat, sampai memiliki dua puluh food truck di 13 lokasi berbeda, di seluruh penjuru Amerika. Juga membuat sebuah restoran di West Hollywood, California, dan sebuah online distributor yang menjual makanan CML ke manapun di Amerik Serikat.

Kesuksesan terjadi bukan karena sebab. Sukses mereka beruntung memiliki staf baik. Bagaimana mereka mendapatkan patner yang peduli akan bisnis mereka. Hubungan baik diciptakan ke vendor, petani lobster, dimana produk mereka sangat bagus berkualitas dan cepat memenuhi kebutuhan.

Ketika masalah terjadi mereka siap diaudit. Pengusaha muda harus sangat peduli tentang pelanggan. Mereka akan menanggapi tanggapan negatif langsung. Mereka fokus mencari level kepuasan konsumen, tujuannya memastikan bahwa klien mendapatkan yang terbaik.

Sebelum sukses dengan bisnis mereka, masa lalu Sabin keras, terlahir dari keluarga tanpa ayah hidup tanpa arahan. Remaja labil tanpa tujuan hidup. Dia bahkan terkadang terbentur masalah dengan pihak berwajib. Bahkan sampai juga ke masa hancur, dimana dia menjadi sosok rusak karena pergaulan liar.

Untung, ibu Sabin, Jeannie, masih sangat peduli akan kehidupan anaknya. Sabin dimasukan ke acara Big Brother Big Sister. Program itu membawanya ke sosok "Big" Steven. Sosok kakak yang juga menjadi sosok ayah, memberikan arah kepada remaja labil ini seperti apa hidup laki- lakis sejati.

Akhirnya dia mendapatkan contoh positif pria. Dimana banyak anak muda sekarang tidak sempat untuk mendapatkan itu. Keluarga yang tidak peduli. Membuat kehidupan anak muda sekarag makin hancur. Adalah tantangan lahir di tempat yang tidak ada kepedulian.

Sabin belajar untuk mengambil waktu dan berusaha mendengarkan, hingga akhirnya bisa merubah arah anak laki- laki ini. Maka tahun 2013, mereka mendirikan komunitas untuk remaja, tujuan dari komunitas ini adalah non- profit, membantu kesadaran akan keluarga dan servis ke penjuru negara.

Membuat Tas Rajut Pengusaha Asal Kajen Untung


Profil Pengusaha Umi Cholisoh


Ini kisah pengusaha asal Kajen. Mereka pengrajin kain tenun non- mesin, pengrajin bambu, pengrajin daun kelapa, dan banyak lagi bisa kita jumpai. Banyak pengusaha sukses membawa harkat kerajinan ini ke pasar nasional.

Jika ditelusuri pelosok desa, ternyata Indonesia memiliki banyak sentra usaha tradisional. Banyak produk- produk kerajinan ditemukan. Padahal awalnya produk itu asli daerah tertentu. Yang awalnya tidak menghasilkan uang banyak.

Itu lantaran kurangnya inovasi desain hingga bingung cara memasarkan produk via digital. Berikut cerita tentang sebuah desa bernama Kajen, Kecamatan Margoyoso, Pati. Yang mungkin bisa kamu kunjungi dan kembangkan.

Sebagai young entrepreneur ada baiknya melihat peluang lebih ke tradisional. Pengusaha asal Kajen bernama Umi Cholisoh menerangkan bagaimana bisnisnya bekerja. Selain membuat rajutan, Bu Umi berjualan toko kelontong, padahal omzet tas rajutan didapat bisa mencapai Rp.90 jutaan.

Contoh bagi young entrepreneur. Bahwa Bu Umi bekerja tak sendiri. Ada 200 pengrajin yang ikutan mengerjakan. Dia bersama ibu- ibu lain mampu menghasilkan 2000 tas.  Sekali mengirim 1000 tas ke Kalimantan dan Sumatra. Sebulan usaha mereka sudah mampu mengirim dua kali.

"Suami bekerja di pabrik gula Tringkil," jelasnya kepada Detik.com. Usaha ini sudah dirintis sejak 1993, tanpa ada sentuhan dunia digital, hasilnya cukup mencengangkan dan mampu meningkatkan kemandirian.

Pendiri IYE! Young Entrepreneur Biografi Christovita Wiloto

Biografi Pengusaha Christovita Wiloto


pendiri blog iye! pengusaha muda

Biografi Christovita Wiloto memang lebih dikenal pembicara bisnis. Kemampaun komunikasi yang mumpuni. Pendiri komunitas bagi Young Entrepreneur atau blog IYE!. Sekaligus pengusaha muda inspiratif yang dikenal santun, dermawan, dan memiliki banyak talenta.

Dia adalah pendiri blog Indonesisia Young Entrepreneur. Tempat bagi para pengusaha muda menjadi lebih terdidik. Blognya pengusaha muda belajar profil- profil sukses. Bagi pemula ada baiknya mulai membaca blog IYE.

Sekelumit biografi Christovita Wilot kami hadirkan. Adalah pendiri perusahaan Wiloto Corporation, atau Wiloto Corporation Asia Pasific. Dikenal sebagai pakar komunikasi, kemampuan bisnisnya meliputi analisa finansial dan investasi.

Tahun 1990 -an, Cristov memulai karir layaknya orang normal, memulai karir dari bawah. Pekerjaan pertama menjadi pegawai Bank. Layaknya kita, Cristov juga memulai sebagai karyawan biasa, tetapi kemampuan bisnisnya terasah sepanjang karir dan berkembang menjadi pembicara kelas dunia.

Inspirasi Pengusaha Muda


Karir Critov semakin cemerlang lagi ketika mendapatkan gelar Master Manajemen Strategis, Makita Manila, Filipina. Gelar yang membawa namanya menjadi planner bisnis di Bank Tiara, Bank Niaga, dan American Express.

Suami dari Novita Saragi, menduduki jabatan Agency Secretary, setelah 3 tahun berjuang. Hanya orang memiliki skill komunikasi bisnis tingkat tinggi. Jabatan sebagai Agency Secretary, dia disebut- sebut menjadi begawannya komunikasi. Kemampuan berbicara yang didukung praktikal konkret.

Ia dikenal sebagai penulis buku. Dua buku milik Critov dikenal luas dikalangan pebisnis Indonesia.

Buku pertama berjudul "The Power of Public Relation", menceritakan tentang talenta terbaiknya yaitu komunikasi. Buku kedua berjudul "Behind Indonesia's Headline", cerita dibalik studi kasus -50 kasus asli Indonesia-, selain itu menulis artikel untuk Investor Daily dan Bisnis Indonesia. 

"Saya bermimpi, Indonesia bangkit, segera sadar untuk tidak terus menerus didekte asing," jelas dia.

Mimpinya mengangkat young entrepreneur Indonesia. Bagaimana pengusaha Indonesia, yang muda mampu mengelola kekayaan Indonesia sendiri. Pendiri PowerPR ini menyebut bahwa kita haruslah terus belajar. Jangan menjadi rakus akan uang, jangan mementingkan pribadi, tetapi Indonesia.

Penggiat Young Entrepreneur, lulusan Institut Galilee, Isreal, dan Institut Hagai, Hawaii, Amerika Serikat, lebih lanjut perusahaan Indonesia mampu mengambil alih perusahaan gagal, dari Temasek, Khasanah, Chaebol, dan perusaan terkemuka lain yang bangkrut.

Menurut Pengamat Ekonomi, Faisal Basri, namanya termasuk jajaran pemikir luas, sisi humanis, dan segar. Tidak dipungkiri pandangannya luas terutama tentang pengusaha muda. Inilah sosok praktisi public relationship (PR) yang terkemuka.

Memiliki pengalaman dan keuletan yang menjadi contoh kita.Sigit Pramono, mantan Dirut BNI 46, ibaratkan sosok pengusaha Christov adalah sosok perajurit veteran dalam dunia PR. Gaya bahasa lugas, spontan, dan tentu mampu melihat trend populer.

Lalu dari CEO Agung Podomoro, Trihatman K Haliman, dia memiliki brand image kuat untuk jadi bagian perusahaan. Baginya IYE! menjadi akumulasi mimpinya tentang kewirausahaan. Berdiri sejak 2005, menjadi satu wadah bagi anak muda bermimpi menjadi pengusaha.

Bayangkan mahasiswa begitu lulus, sudah memiliki mimpi perusahaan sendiri. Berkat IYE! ditangan Christov menyebarkan virus wirausaha. Bayangkan jumlah anggotannya mencapai angka 15.000 pengusaha muda.

Jika kamu berminat menjadi pengusaha muda, selain membaca disini bisa mengunjungi blog indonesia-young-entrepreneur.blogspot.com

Kepala Desa Merangkap Pengusaha Sosial Nisro

 Profil Pengusaha Salak Nisro


desa penghasil salak

Ceritanya ketika kerusuhan 98 pecah, masyarakat desa juga terdampak hingga rusuh dimana- mana. Mereka mulai menjarahi aset Perhutani. Kerusuhan moneter 1998 berimbah rusaknya tatanan batas hutan. Apakah hutan rakyat ataupun hutan Perhutani terkena perusakan.

Masyarakat desa menjarah lahan dari hutan. Lahan kosong diolah menjadi lahan pertanian. Sisanya hutang menjadi lahan kritis tidak ada apapun. Ketika hutan tetangga dijarah. Untung hutan di Dusun Kalimendong aman. Itu karena masyarakat masih menyadari pentingnya hutan.

Sigap mereka menghadang masyarakat dari luar masuk merusak hutan. Penjarahan besar- besaran itu berhasil dihindari berkat Nisro. Waktu itu, Nisro menjabat Kepala Desa baru setahun, dia sudah rajin menyadarkan warga tentang pentingnya hutan.

Baik secara ekosistem tetapi juga aspek ekonomi. Sukses Nisro berkat menekankan bahwa hutan bisa menghasilkan juga. Selama kita bisa mengolah hutan tetap ada. Disisi lain bisa dimanfaatkan seperti lahan tanpa dirusak. Hutan tetap menjadi hutan. Ada cara bagaimana menghasilkan uang dari hutan alami.
 

Bisnis Pohon Salak


"Hutan tidak hanya menanam pohon," tuturnya. Jika pohon ditanam, dampak pada masyarakat akan sulit dirasakan langsung. Alhasil masyarakat desa tetap miskin, hingga menjadikan hutan jadi lahan adalah pilihan.

Hutan harus juga bermanfaat secara sosial- ekonomi. Nisro menyadari ada komoditas ini. Pohon buah salak memiliki sifat ganda: Melestarikan hutan karena ini dapat ditanam liar. Dan akhirnya, mereka juga menghasilkan uang ketika dijual.

Dia melihat bagaimana hutan Perhutani berubah menjadi lahan salak. Tidak salah. Tetapi perluasan lahan akan mengurangi fungsi hutan. Mangkanya Nisro mengajari masyarakat desa agar tetap bisa menanam. Inilah cara Nisro menghasilkan semangat masyarakat melestarikan hutan.

Hingga hutan kawasan Kecamatan Leksono, termasuk di Desa -nya, tetap asri karena dijadikan lahan hutan yang produktif. Lahan seluas 69 hektar milik Perhutani, dimana ratusan pohon pinus masih utuh. Nisro yang juga merangkap Ketua Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH), menjelaskan:

Izin menanam salak di bawah tegaknya pohon pinus tiap dua petak, luas tanah 19 hektar. Lahan itu menghasilkan 16.000 harapannya 24.000 pohon. Nisro juga memberikan saran kelompok tani Sido Mulyo, pada tegakan pohon pinus, bawahnya bisa ditanami albasi.

Pohon Albasi tertanam 16.623 pohon. Hasilnya penghasilan tambahan bagi 510 anggota Sido Mulyo. Dalam setahun mendapatkan tambahan Rp.6 juta per- orang. Bertambah penghasilan, maka warga semakin meningkat kesejahteraan, terlepas dari kemiskinan, sementara pohon hutan tetap lestari.

Menanam salah menggunakan teknik tumpang sari. Pengusaha ini mengatakan inilah yang pertama. Menanam salak diantara tegak pohon pinus. Dan hasilnya ternyata mengejutkan kita. Buah dihasilkan lebih sedap, tidak merusak pohon pinus, bahkan masih bisa ditanami tanaman lain.

Umur empat tahun barulah pohon salak berbuah. Hasil panen ternyata baik. Normal menghasilkan banyak buah. Ini mematahkan mitos "gagal menanam salak dibawah pohon pinus". Berkat teknik ia sarankan ini. Nama Nisro menjadi pemenang Kepala Desa Penggerak Pembangunan Hutan.

Nama kelompok tani mereka, Sido Mulyo, menyabet gelar juara kelompok tani hutan berprestasi. Dia yang hanya lulusan SMA. Membuktikan bahwa menjadi pengusaha bukan tentang ijasah. Tetapi cara kita menganalis dan memberikan manfaat kepada masyarakat.

"Mengajak warga melestarikan hutan harus semangat berbagi," jelasnya.

Hutan asri juga bisa memberikan penghidupan. Bagaimana masyarakat bisa hidup layak. Maka hutan harus dijaga. Tahun 2008 panen mereka mencapai 36.000 pohon dan 60 persen panen. Perlu diketahui pohon salak berbuah sepanjang tahun dengan masa umur 10 tahun.

Sementara usia pohon disana 4- 5 tahun. Cukup buat mengganti pohon baru menjaga ketersediaan. Ia menyebutkan per- pohon menghasilkan Rp.12.500 per- hari.  Satu petani memiliki 25- 50 pohon buah salah. Tahun 2009 akan ada pohon salak baru sampai 1000 pohon.

Sepuluh tahun berjuang melestarikan hutan. Juga memberikan kemaslahatan ke masyarakat. Pohon albanian dan salak menjadi saksi. Nisro memiliki mimpi menjadikan desa wisata. Desa Kalimendong menjadi objek wisata, dengan ketinggian 1.100 diatas permukaan laut, hawa sejuk, 16km dari Kota Wonosobo.

Penduduk desa ada 3.308 jiwa atau 713 keluarga, telah berhasil menjaga kelestarian hutan. Mereka juga menghasilkan penghasilan dari albasia dan salak. Dibanding memilih menjadi petani jagung atau cengkeh, membuka lahan dari hutan, penghasilan mereka lebih baik.

Akhirnya kesadaran menanam pohon salak tersebar ke desa tetangga. Menyebar ke 14 desa di dua kecamatan berbeda, yaitu Desa Leksono dan Sukoharjo. Pihak Perhutani pun diajak bekerja sama. Dari hutan milik pemerintah menghasilkan uang. Dimana warga membiaya 1000 setiap pohon salak.

Di hutan milik negera, yang dijaga Undang- Undang, petani menghasilkan Rp.200 per- pohon dan pihak Perhutani mendapatkan Rp.800. Uang tersebut dimasukan kas LMDH Desa. Kemudian ada 40% albanian buat Perhutani, 20% LMDH, dan Pesanggem 40%.

Sukses menciptakan kondisi lebih baik. Masyarakat yang sangat menghargai hutan. Mereka menjadi lebih peduli tentang hutan. Kemudian mampu meningkatkan perekonomian. Apakah hal lain akan dia wujudkan. Adalah Desa Wisata, ia ingin tamu datang berkunjung menikmati alam dan lezatnya buah salak.

"Saya ingin tak hanya untuk studi banding," jelasnya, ingin orang datang karena ingin menikmati indahnya lereng Gunung Sumbi.

Agar mendukung ini banyak hal dilakukan. Salah satunya, ia mendirikan satu dari tiga gardu pandang di lereng agar pengunjung menikmati pemandangan. Nisro juga merintis usaha kambing ettawa dan kambing lokal. Ternak kambing mencapai 1.800 ekor, memanfaatkan tanaman penganggu buah.

Pendiri Tahu Tauhid Profil Usaha dan Inspirasi

Profil Pengusaha Oteng Juanadi


pengusaha tahu tauhid
Berawal dari usaha rumahan dan dipandang biasa. Kini, bisnis Tahu Tauhid bertransformasi menjadi bisnis menjanjikan, bayangkan ketika orang datang ke Bandung berpikir ini oleh- oleh khas. Tidak mudah memang menjadikan bisnis kita menjadi brand ternama.

Dari dulu sekedar usaha mencari nafkah. Sekarang bisnis Tahu Tauhid bertransformasi menjadi pusat oleh- oleh. Menurut Boy semua berkat kegigihan lintas generasi. Di tahun 1985, Alm. Oteng Junaidi memulai bisnis tahu kecil- kecilan.

Berjalan waktu usahanya berkembang. Terus hingga bisa bertahan melewati jaman. Industri rumahan, usahanya dulu dijajakan berkeliling. "Awalnya ayah saya berjualan di pasar," tutur Boy, anaknya. Ia juga menjelaskan nama dulu masih tahu Lembang.

Semakin berkembang, masuk tahu 90 -an, dibukalah gerai tahu di Jalan Cijeruk, Lembang. Gerai ini resmi menjadi gerai pertama Tahu Tauhid. Gerai kedua lantas dibuka di Jalan Sesko AU, tidak jauh dari Jalan Cijeruk. Namanya masih tahu Lembang tetapi sudah menghasilkan dua gerai.

Titik naik bisnis ketika memutuskan merubah nama. Tahun 2000, ayah Boy memutuskan mengganti nama menjadi Tahu Tauhid. Keinginan bapak menempelkan nama Tauhid jadi do'a. Hasilnya ya nama itu menjadi brand lokal bahkan nasional. 

Nama Tahu Tauhid bertahan dan berkembang sampai sekarang. Gerai Tahu Tauhid berdiri megah di Lembang. Setiap hari ada saja wisatawan mengunjungi. Ada yang sekedar dibawa pulang, tetapi tidak sedikit dimakan di sana.

Bentuk memang mirip tahu Sumedang tetapi berbeda. Begitu Pak Oteng meninggal. Usaha dilanjut ke anak- anak. "Bapak memang ingin namanya jadi Tahu Tauhid," paparnya.

Harga tahu isi 20 butir Rp.30.000. Satu tahunya Rp.1500, dikemas dengan kemasan bambu khas yang unik. Kemasan mirip dipakai mengemas peuyeum dan tahu Sumedang. Dibentuk keranjang lalu dia beri plastik kecap cabai rawit.

Cara Menjadi Pengusaha Lulusan Sekolah Dasar

Profil Pengusaha Yoyo Saputra


pengusaha onderdil karet

Cuma lulusan SD, apa bisa menjadi pengusaha? Begitu kira bunyi artikel pengusaha tersebut. Tetapi fakta bahwa pendidikan tidak menjamin kesuksesan. Karena kita tau siapa bekerja keras dialah yang akan menuai hasilnya. Ini kisah Yoyo Saputra, pengusaha karet lulusan Sekolah Dasar tetapi jutawan.

Pria 41 tahun, pengusaha kelahiran Ciamis, Jabar, hanya memiliki ijasah setingkat SD. Pendidikan yang pas- pasan. Sehingga membuat Yoyo bertekat merubah keadaan. Belajar otodidak pengusaha ini membuka usaha pertama yaitu produksi suku cadang.

Proses belajar cukup penjang. Tidak instan belajar otodidak. Ia memproduksi suku cadang berbahan besi dan karet. Bermula tahun 1982, Yoyo meninggalkan kampung untuk merantau, tidak memiliki bekal apa- apa. Yoyo cuma punya ijasah SD, tanpa keahlian merantau ke Bandung, Jawa Barat.

Dia diterima menjadi buruh pabrik. Tugasnya membuat suku cadang mesin dari karet. Sungguh dia tidak paham sama sekali. Dia tidak memahami permesinan. Tugasnya mencetak sendiri suku cadang dari karet macam kopel dan poli bahkan sampai selang.

Pengusaha Tanpa Ijasah


Kemampuan terasah karena terlatih otodidak. Di tempat kerja, seolah menjadi tempat kuliah, Yoyo mulai mencoba belajar hal lain. Selain sudah mampu membuat produk sendiri. Dia berlatih mencari orderan di luar. Pengalaman tidak terlupakan ketika dia mencari orderan sendirian.

Ongkos kantong sendiri. Yoyo mencari orderan sampai ke Jakarta. Untuk menambah uang sakut, dia menjual jaket kulit kesayangan. Sedih juga. Uang hasilnya hanya cukup buat ongkos berangkat saja. Dia mencari tumpangan ketika pulang ke Bandung.

"Waktu itu saya gagal, ternyata tidak gampang mencari orderan," tuturnya.

Adanya kegagalan bukan menjadi alasan. Pertama kali gagal, Yoyo tidak patah semangat, hingga dia menerima orderan sendiri. Yoyo tidak patah arang. Terus berusaha hingga banyak pengalaman. Dia kemudian keluar dari pekerjaan ketika semua sudah berjalan.

Berani membuka usaha sendiri, usaha yang sama pada tahun 1985 -an. Padahal tidak memiliki modal. Yoyo lantas membuka usaha berbekal pinjaman. Uang pinjaman senilai Rp.200.000. Berbekal uang pinjaman tersebut. Lantas dia membeli mesin press bekas.

Pengalaman mendapatkan orderan membuat percaya diri. Dia mendapatkan orderan sendiri. Pesanan pertama yakin membuat terminal dan klep pompa air. Semua dikerjakan sebaik mungkin. Alhasil pemesan mendapatkan kepuasan. Lambat laun pesanan semakin banyak, orang- orang mulai percaya kualitasnya.

Dikarenakan memiliki modal pas- pasan. Dia harus meminta uang muka. Syukur, Yoyo berhasil buat meyakinkan pembeli, uang muka digunakan membeli bahan karet. Kerja keras membawa kesuksesan itulah prinsip. Ketika krisis monter melanda 1998, apakah yang terjadi dengan bisnis kecil Yoyo.

Ternyata bisnisnya mampu bertahan. Pesanan justru berlipat- lipat. Sayang tidak semua pesanan itu terpenuhi. Usaha Yoyo masih terlalu kecil. Selain itu, harga bahan baku karet naik 300 persen, dia sendiri enggan menaikan harga. Pesanan banyak karena orang melihat harga lebih murah kala itu.

Selain menanggung selisih harga naik. Dia juga menanggung nilai PPn, untuk setiap bahan karet yang dibelinya. Jujur pajak semacam itu membebani. Apalagi status masih pengusaha kecil. "Usaha saya ini masih kecil," ia mengeluh. Tentu tidak bisa disamakan industri besar.

Menanggung harga bahan baku yang terus naik. Ditambah PPn, seolah memaksa Yoyo bersikap tegas menaikan harga. Meskipun banyak pelanggan tidak memahami keadaan ini. Alhasil sebagian besar membatalkan pesanan. Yoyo kemudian memutar otak mengakali selisih harga ditanggung.

Maka ketika bahan baku naik. Yoyo bersiap menekan keuntungan. Satu- satunya cara, dia menekan keuntungan dari 15% jadi 10%. Jika tetap dipertahankan naik harga. Dia justru akan melihat banyak pelanggan lari ke tempat lain. Usaha sejenis Yoyo sudah bertambah banyak dibanding dulu.

Jika tetap pelanggan mengalihkan orderan. Hanya bisa pasrah menganggap bukan rejeki. Sikap ikhlas berbisnis inilah kunci sukses lain. Pesanan lain tetap datang. Tugas Yoyo hanya memberikan produk berkualitas dan layanan prima.

Pesanan tetap datang stabil. Bisnis Yoyo menghasilkan 11 mesin pres, dan mesin bubut, dibantu 7 orang pegawai. Omzet sampai Rp.25 juta adalah indikator kesuksesa Yoyo bertahan. Ia merintis usaha dari nol berbekal ijasah SD. Meski berhasil Yoyo mengaku tidak berpuasa hati terus berusaha.

Cerita Dibalik Kesuksesan Pengusaha Burger Klenger

Profil Pengusaha Velly Kristanti 


profil pengusaha burger klenger

Tidak mudah bagi Velly Kristanti memulai bisnis. Pengusaha wanita ini pernah merasakan jatuh dan bangun membangun satu bisnis. Dari bisnis yang gagal, dia tetap percaya diri memulai bisnis lain hingga sukses seperti sekarang. Pengusaha yang punya puluhan franchise ini menceritakan kisahnya.

Tahun 2002, dia hanyalah pegawai kantoran dan sang suami, Gatut Cahyadi, sok jualan berbisnis kuliner bernama Pondok Sayur Asem. Mereka waktu itu mengerjakan sambil tetap bekerja. Sayang bisnis tersebut gagal. Velly sempat frustasi karena gagal berwirausaha.

Tahun 2004, Velly memilih mengundurkan diri, kemudian fokus mengejar wirausaha. Waktu itu dia menjalankan bisnis advertising syariah. Lagi- lagi kegagalan menemui Velly. Dilanjut bisnis IT yang tidak jauh berbeda nasibnya.

Kesuksesan belum menghampiri wanita berhijab ini. Memulai bisnis dari nol kembali memang tidak mudah. Sempat gagal berulang kali, satu- satunya sisa adalah bisnis Pondok Sayur Asem. Meskipun masih berdiri tetapi tidak menghasilkan. Dia tidak peduli akan keberadaan bisnis tersebut hingga satu hari.

Bisnis Burger Klenger


Dia ingin berbisnis kuliner kembali. Ide tentang makanan anak muda membayangi. Dalam benaknya bagaimana membuat makanan khas kekinian. Bagaimana meracik makanan burger menjadi sedap. Makanan berat yang di Indonesia dijadikan cemilan ini butuh sentuhan.

Dia ingin cita rasa khas Indonesia disini. Aneka buku kemudian dia pelajari. Tujuannya menciptakan satu cita rasa cocok dilidah kita.

Pondok Sayur Asem berdiri tahun 2002. Dimana dia masih bekerja sebagai account manager BBDO Komunikas. Bisnisnya terletak di Pekayon, Bekasi, Jawa Barat. Memang bisnis tidak total karena mereka tidak turun tangan sendiri. Alhasil sempat ada percecokan dengan juru masak usaha mereka.

Karena memang juru masak dianggap tidak sesuai, baik cara memasak sampai menu makan. "Ilmu kasak didapat dari ibu saya," jelasnya.

Dua tahun kemudian sang suami bekerja ke Jepang. Mungkin karena jabatan yang sudah mapan. Ia membujuk Velly untuk fokus. Dia menyarankan mengejar mimpi wirausaha. Velly setuju. Dia lalu mendirikan perusahaan advertising hingga IT.

Dia menawarkan bisnis marketing mobil. Mungkin istilah sekarang marketing online. Sayangnya, waktu itu, orang belum banyak berminat. Lulusan D3 Sastra Belanda UI tersebut, tidak putus asa dan mencoba bisnis kerajinan tangan.

Sayang, bisnis kerajinan tangan juga gagal, keberuntungan seolah menuntunya kembali ke bisnis kuliner. Modal sewa rumah PSA masih sisah 1,5 tahun, ada karyawan 15 orang, hingga peralatan masak. Uang dikantong tinggal 30 juta. Akhirnya pasangan ini sepakat melanjutkan bisnis PSA meski seadanya.

Terbersit pikiran membuka usaha burger. Karena tidak cukup uang maka pinjam uang. Velly pinjam uang atasannya Pak Aris Budiharjo. Karena tidak punya keahlian membuat burger. Aneka buku masakan dia borong. Dia membuat sendiri resep daging khas Indonesia.

Marketing pertama dijualnya ke kerabat dan teman. Responnya bagus. Bahkan teman yang semula tidak suka burger, kini menjadi pelanggan Velly. Terdiri roti lembut dan daging spesial berbumbuh khas. Burger buatannya memang bikin klepek- klepek. 

"Kata suami Klenger berarti keenakan atau klepek- klepek," inilah awal nama bisnis tersebut. Nama tersebut dianggap mewakili rasa, dan juga harapan agar mudah diingat.

Sesudah mendapatkan nama tinggal dipasarkan. Sebagai pakar advertising, mudah baginya langsung mendesain logo dan memilih warna logo. Logo burger bertuliskan nama Klenger Burger diatas ikon burger, tidak disamping seperti nama burger lain.

Filosofi dibalik penemapatan nama itu ada. Kata Velly menuliskan nama tersebut berarti tidak boleh memandang sebelah sisi. Istilahnya beyond burger atau lihatlah ke segala aspek. Berdiri sejak 10 Februari 2006, sudah ada hak paten, ada ijin SIUP peroranganya, sudah ada sertifikat halan MUI nya.

Sudah memiliki pembeli franchise, mampu menghasilkan 38 outlet cepat. Sayangnya, cobaan hadir kembali ketika rekan kerjanya berniat buruk. Satu mitra menjanjikan investasi dan pengembangan lebih besar. Dia yang tidak punya pengalaman setuju mengikuti usulan.

Ditipu orang, modalnya terkuras, hampir frustasi, namun sang suami meyakinkan Velly agar menjadi sosok ikhlas. Kepercayaan bahwa tidak ada yang tidak mungkin. Ikhlaskan kasus tetapi memilih jadi sosok positif melanjutkan berbisnis.

Gara- gara kasus tersebut penggunaan nama Klenger Burger masih berselisih. Jadi jangan kaget kalau kamu melihat nama bisnis sama. Walaupun, akhirnya, nama Klenger ditinggalkan kemudian berubah menjadi "D" jadi Klender Burger. Terkadang adapula orang yang sembarangan memakai nama tetapi diacuhkan.

Dia enggan mengungkit kasus lama. Yang terpenting bagaimana mengembangkan bisnis. Dibawah satu panji bendera, PT. Karya Anak Negeri (KAN), dari Februari 2011, ada 82 outlet di Jabodetabek, Bandung, Kuningan, Bali, dan Medan. Adapun 20 outlet waralaba sisanya bersifat investasi pribadi KAN.

Sebulan, bisnis Klenger Burger, mampu menjual 100 ribu burger. Harga rata- rata adalah Rp.17.500 ribu. Omzet direguk bisnis mereka mencapai Rp.1,75 miliar rupiah. Bisnis mereka tidak berhenti di sana. Olahan baru dikembangkan seperti Pizza Kriuk, Clemots Coffee, dan Kweker Fried dan Grilled Duck.

Pizza buatan Klenger Burger bercita rasa Indonesia. Contoh pizza berasa balado atau berasa sate. Ia juga membuat tempat jualan senyaman mungkin. Pokoknya bisa dijadikan tempat kongkow asik. Dia membuat satu lingkup bisnis, Foodteran atau kafetaria, yang menjual pizza, kopi, dana ayam/bebek.

Contoh sukses bisnisnya, sukses menggaet anak Mantan Wakpres Boediono, yang bernama Dios Kurniawan menjadi pemegang waralaba. "...membuka outlet di Jalan Salemba, di depan RS. MH. Thamrin, pada 25 Juli 2010 silam," jelasnya.

Bisnis menjelajah


Ia mengaku tidak belajar khusus. Tidak belajar kepada Chef manapun. Velly hanya berpekal mencoba trial and error. Berbagai macam buku tentang burger dipelajari. Nama Klenger berasal dari Jawa yang bisa berarti "setengah mati", atau "klepek- klepek" karena rasanya.

Velly sendiri menganalogi nama Klenger jadi "tobat sambel". Tau bahwa sambal pedas tetapi tetap mau lagi dan lagi. Harapannya produk burger Klenger akan membuat ketagihan. Begitulah nama jadi terkenal di masyarakat, khususnya anak muda tertarik karena nama yang unik.

Servis maksimal dan rasa memuaskan. Bisnis burger Klenger mampu menggaet target pasar. Nama itu sendiri sebenarnya sudah dipatenkan atas nama Velly. Meskipun begitu, toh tetap masih ada saja orang memakai nama tersebut, dia sendiri mewanti- wanti agar pelanggan tidak mudah terkecoh.

Logo Klenger memiliki filosofi, dimana ia berharap nama logo akan membaur. Seperti halnya nama yang terletak di tengah- tengah gambar. Harapan bahawa nanti burger Klenger bisa menjadi bagian dari masyarakat, tak terlepaskan.

Pendekatan rasa merupakan ujung tombak bisnis Burger Klenger. Bahkan semua disesuaikan dengan cita rasa lokal. Ambil contoh, burger Klenger di Medan, akan bercita rasa masyarakat lokal yang suka telur.

Dia juga mencipatakan marketing menarik. Seperti burger instan, konsep take away, mambuat burger Klenger bisa ditemui di mini market. Ditambah konsep Foodtren, burger Klenger dibantu brand lain dibawah bendera KAN, ada Pizza Kriuk dan Clemots Coffee bersama wifi gratis buat kongkow anak muda.

Godaan membuka usaha di luar negeri bukan tidak ada. Namun, Velly merasakan banyak hal perlu dia kerjakan. Dia juga aktif mengawasi outlet dan mengelompokan sesuai kebutuhan.

Ibarat kuliah bisnis semua harus dijalani penuh. Semester pendek, dilalui Velly dan suami, merasakan rasa gagal dan mengulang kembali dari nol. Ibu dari Rizki dan Zahra ini. Mengatakan meski sudah sukses masih banyak perlu diperbaiki. Terutama tentang SDM, bukan proses instan tapi berjalan terus menerus.

Pemilik Malang Pulsa Harus Punya Server Sendiri

Profil Pengusaha Muh. Najib


agen pulsa malang
Jika ditanya berapa keuntungan operator selular. Tentu hasilnya triliunan rupiah dapat diraup operator jaringan. Jika berbicara tentang bisnis pulsa seluler, berapa keuntungan didapat. Maka Muhammad Najib membeberkan nilai angka miliaran rupiah. Selama pulsa masih dibutuhkan, maka bisnis prabayar menghasilkan.

Omzet bisnis pulas bagus. Dilansir dari Asosiasi Telekomunikasi Seluler Indonesia (ATSI), dari populasi 230 juta penduduk, penetrasi pelanggan sampai 180 juta. Tidak cuma mereka operator jaringan yang sukses meraup untung. Yang berjualan, menjadi agen pulsa, para pedagang juga kecipratan rejekinya.

Goni, begitu nama panggilannya, memulai bisnis penjualan pulsa dan menghasilkan. Berperan jadi server pulsa. Goni mampu merekrut banyak agen kecil. Siapa sangka berjualan di warung, sambilan jualan pulsa, untungnya jutaan rupiah.

Goni sendiri lewat malangpulsa.com, mampu meraih miliaran rupiah, apakah rahasia sukses bisnis jualan pulsa. Kunci sukses jualan pulsa adalah tangguh. Kita harus bekerja keras hingga bertahan jadi pemberi layanan. Sebagai server atau distributor harus siap menghadapi para pemain lama.

Ia memutar otak mencari cara efektif. Dia mengajak anak- anak santri membentuk komunitas. Dari teman sejawatnya di pesantren- pesantren, bisnis jualan pulsa Goni memberikan solusi pulsa dengan bayar belakangan. Cara jualan Goni ialah membentuk pasar sendiri melalui komunitas para santri.

Saat itu anggotanya tercatat 10 orang santri. Mereka menjadi agen pulsa. Kemudian membuka pasar counter pulsa di daerah masing- masing. Berjalan waktu, strategi marketing ini membuahkan hasil 5000 agen. Sebanyak itu agen cuma hanya 35 orang diangkat menjadi agen utama.

Sisa orang tersebut kemudian menjadi counter agen. Jumlah itu tersebar di berbagai daerah Indonesia. Menerapkan server sendiri yang berkualitas. Malangpulsa.com memastikan pelanggan tidak akan kecewa. Perhitungan modal sangat penting hingga setoran agen dipastikan tidak tersendat.

Kenapa setoran pulsa tersendat. Karena server imitasi, efeknya proses transfer pulsa lama atau bisa saja gagal di tengah jalan. Lama- lama pelanggan hilang kepercayaan atas counter agen. Ujungnya jadi bangkrut sehingga setoran hilang.

Modal awal Malangpulsa.com sekitar Rp.10 juta berikut perinciannya: Yaitu Rp. 5 juta untuk uang muka software server, Rp.1 juta untuk pembelian alat, Rp.4 juta sebagai saldo. Dia menyebut sistem dikembangkan ialah sistem house to house (H2H). Agen bisa menjual dimana saja dari rumah mereka sendiri.

Ia juga memberikan garansi uang kembali buat pemula. Total keuntungan sendiri per- transaksi Rp.25 dengan total transaksi 5000- 10.000 per- hari. Omzet Goni sendiri sekitar Rp.100 juta per- hari. Dia mengatakan bahwa semua berkat tim IT yang siap menangani servernya.

Nama server perusahaan Goni adalah Tiger Engine (TE) seperti pulsaindonesia.com. Perbaikan dan perawatan server merupakan krusial berbisnis agen pulsa. Pendapatan satu bulan bisa sampai Rp.3 miliara. Inilah kenapa banyak orang mencoba tetapi gagal ketika menyiapkan server.

Sukses tidak berhenti cuma di satu tempat. Kesuksesan juga didukung inovasi termasuk membangun server sendiri. "Kami sudah banyak pesanan server ini," imbuhnya. Dengan membentuk komunitas akan lebih banyak agen utama dan agan rumahan yang datang.

Jika kamu menjadi agennya dan sukses. Maka akan ada bonus diberikan Goni. Dari penyetoran yang lebih ringan waktunya, harga jual lebih murah dijual kembali, dan costumer service untuk masalah teknis. Dia juga membagikan ilmunya bagi pemula. Gratis diberikan pelatihan buat siapa saja yang mau.

Biografi Ketut Mudita Bisnis Roti Pelangi Rex

Biografi Bisnis Pengusaha Ketut Mudita



Memulai usaha diusia 30 tahun keatas. Sosok Ketut Mudita bisa menjadi salah satu pilihan kamu. Ia memulai sebagai pegawai hotel. Jika ditanya tentang kebutuhan dapur hotel maka dia jagonya. Lewat koneksi pernah bekerja di hotel. Pak Mudita lantas membuka usaha sendiri yang masih berhubungan.

Umur 38 tahun mau jadi pengusaha apa. Mudita mulai dari meyakinkan diri sendiri. Sebelum dia bisa keluar dari pekerjaanya di Hotel Sanur Beach. Bekal seadanya Mudita nekat membuka usaha. Awal dia membuka usaha jualan ikan.

Fokus memenuhi kebutuhan restoran akan ikan segar. Setahun sudah berbisnis jualan ikan. Mudita menemukan fakta bahwa keuntungan bisnisnya kurang. Belum mencapai apa dicitakan Ketut Mudita. Laba yang bersifat musiman ialah fakta jualan ikan.

Pengiriman iklan tidak setiap hari. Pengiriman pesanan hanya ketika diminta. Alhasil sifatnya sangat musiman. Belajar pengalaman, dia mencoba mencari usaha lain yang tidak mengenal musim. Lantas dia menjadi pengantar kue dan roti setiap hari.

Berbeda dari ikan kebutuhan roti lebih harian. Permintaan kua yang stabil memberika ide. Mulai dari jualan kue dan roti orang lain. Pria kelahiran 18 Juli 1949, asal Bali, ini lalu membuka usaha bakery sendiri. Tidak mau tanggung. Dia memilih belajar sendiri lewat jaringan chef di hotel- hotel Bali.

Belajar Wirausaha Sendiri


Belajar wirausaha berarti harus tau tentang produk kamu. Muditi memahami betul produk buatanya. Mulai dari membuat kue mufin, croissant, dan pancake. Termasuk aneka roti sobek, aneka roti tawar, dan roti umum lainnya. Pokoknya dia menjadi sangat ahli membuat roti seperti chef saja.

Target bisnisnya memenuhi kebutuhan hotel. Membuat aneka roti yang dibutuhkan hotel- hotel untuk sarapan. Keuntungan memiliki banyak koneksi teman. Dia berniat memasok roti untuk hotel- hotel di Bali. Tetapi, sayangnya, pikiran tersebut tidak semudah diharapkan karena hotel sudah punya suplier sendiri.

Faktor pengalaman membuat Ketut Muditi tidak berkutik. Disisi lain, ada kesempatan ketika turis asing ingin merasakan roti berasa asalnya. Inilah yang membuat Muditi tidak menyerah.Ini juga jadi alasan kenapa Muditi membuat aneka roti khas seperti roti croissant.

Nekat dia tetap menawarkan roti ke hotel- hotel di Bali. Dia menawarkan harga lebih murah. Prinsip Muditi menawarkan ke hotel manapun, dari bintang lima, hingga kelas melati atau villa pernah dia kunjungi. Usaha kerjas berbuah manis. Permintaan hotel memesan rotinya mulai berdatangan lagi.

Prinsip berbisnis sudah jelas. Meski harga murah, ia fokus membuat rasa roti enak layaknya roti khas negaranya. Ia mengingat bagaimana awal usahanya tahun 1990. Yang mana dia hanya menghabiskan satu sak tepung terigu menghasilkan 200 roti. Kalau sekarang omzet mencapai angka ratusan juta rupiah.

Usaha bakery tersebut diberinya nama Palengi Rex. Namanya sudah dikenal oleh masyarakat Bali. Ia ketika memilih keluar dari kerjaan Hotel Sanur Beach. Tidak pernah menyangka akan sesukses ini. Dia hanya fokus kepada tujuan awal membuka usaha.

Semua tidak direncanakan khusus. Ia setelah tamat SMA cuma mau hidup biasa. Pokoknya, selesai sekolah, dia cuma mau mencari pekerjaan layaknya orang. Bermula kerja di BPD Bali, sebagai bagian informasi, baru di tahun 1974 bekerja di hotel.

Mengabdi 13 tahun bekerja di Hotel Sanur Beach. Sebelum berwirausaha sendiri. Dia sempat ikut kerja di sebuah perusahaan makanan pensuplai hotel. "Saya sempat membuat usaha sendiri sebagai supplier ikan dan udang," kenang dia.

Dia mengenang umur saat itu 50 tahun. Dia baru bisa memutuskan resign kerja hotel. Dari bisnis itu tidak menghasilkan terlalu. Mensuplai ikan cuma menghasilkan di 6 bulanan. Sisanya otomatis tidak menghasilkan.

Meskipun sukses menghasilkan ratusan juta. Sukses dibalik bisnis Pelangi Rex adalah bukan tentang keuntungan. Kualitas produk menjadi tujuan pertama. Semakin hari berkat kegigihannya, nama usaha Pelangi Rex sudah dikenal tiap hotel, restoran, dan villa seantero Pulau Dewata Bali.

Roti yang dijual murah tetapi kualitas rasa sangat terjamin. "Croissant buatan kami dipuji wisatawan asal Perancis," ujarnya. Menurut mereka, rasanya tidak juuh beda dari roti asal negara tersebut. Jadi kualitas roti menjadi andalan Ketut Mudita. Cita rasa menjadi standarisasi usaha dijalankan.

Kualitas Produk Nomor Satu


Untuk meningkatkan awareness, termasuk meyakinkan masyarakat, maka aneka seritifikasi dibuat agar Pelangi Rex makin laris. Salah satunya mengambil sertifikasi halal MUI. Tujuannya agar semua kalangan bisa menikmati roti bikinan Pelangi Rex. Mulai wisatawan asing dan lokal boleh mencicipi enaknya.

Ia menyadari bahwa wisatawan lokel sering pilih- pilih. Mereka khawatir ketika akan membeli. "Saya seringkali melihat wisatawan memilih- milih makanan di Bali," ujar dia. Rasa takut apakah halal atau tidak sudah dijamin.

Mudita sangat menjalin jaringan dan hubungan baik dengan koki hotel. Tujuannya agar menambah koneksi bisnis. Itulah salah satu cara memperluas pasar. Sudah mendapatkan langganan hotel, masuk ke restoran, dan kafe, maka sudah saatnya menambah kualitas.

Mudita mendirikan pabrik Pelangi Rex di tanah seluas 650 m2 di Denpasar, Bali. Dari membuat roti sendiri di rumah sekarang punya pabrik sendiri. Pabrik miliknya mengolah 1.600 sak tepung sebulan. Sudah memiliki 60 orang karyawan. Setiap hari memproduksi 36.000 roti setiap hari.

Rasa tidak puas meningkatkan kualitas produksi. Dia tidak mengejar keuntungan semata. Hasilnya, berkat inovasi berkelanjutan, mendapatkan pesanan dari Aerofood Bandar Ngurah Rai. Menjadi pemasok mufin dan tortila untuk penumpang Garuda Indonesia. Per- hari memasok 10 karton mufin dan tortila.

Maskapai Garuda Indonesia merupakan maskapai kelas internasional. Mereka tidak cuma peduli akan kuantitas tetapi kualitas. Komposisi bahan baku menjadi perhatian mereka juga. Tidak ketinggalan soal kebersihan pabrik. Laporan kesehatan tiap karyawan dicek oleh pihak Garuda Indonesia.

Keyakinan berbisnis semakin besar. Karena permintaan tidak mengenal hari libur. Lantaran fokus di roti sarapan, kebutuhan tetap terjaga tiap hari. Namun, dia mengatakan tidak selamanya roda berputar sesuai harapan, makanya dia tetap melakukan segala inovasi.

Butuh manajeman baik dan adil. Utama bagaimana adil membagi tugas kerja karyawan. Dia mencoba membuat sistem agar karyawan tidak jenuh.

Menjadi pengusaha tidak ditentukan sejak lahir. Tapi siapa sangka, berkat kerja keras dan kegigihan, sosok Ketut Mudita mampu mensuplai 500 hotel dan restoran. Permintaan begitu besar bahkan ketika hari libur masih berproduksi. Suami dari Natera Ratnawati ini, tidak punya dasar tentang bakery sama sekali.

Semua tidak direncanakan khusus. Ia setelah tamat SMA cuma mau hidup biasa. Pokoknya, selesai sekolah, dia cuma mau mencari pekerjaan layaknya orang. Bermula kerja di BPD Bali, sebagai bagian informasi, baru di tahun 1974 bekerja di hotel.

Mengabdi 13 tahun bekerja di Hotel Sanur Beach. Sebelum berwirausaha sendiri. Dia sempat ikut kerja di sebuah perusahaan makanan pensuplai hotel. "Saya sempat membuat usaha sendiri sebagai supplier ikan dan udang," kenangnya. Dia mengenang umur saat itu 50 tahun ketika memilih resign.

Penemu Raja Empat Bagaimana Cara Bisnis Traveling

Profil Pengusaha Anita Maharani


penemu raja empat

Siapa orang dibalik wisata Raja Empat. Pengusaha wanita ini salah satu pelopor bisnis pariwisata itu. Dia dan suaminya, Max J, menjadi sosok dibalik terbukanya Raja Empat. Lewat bisnis bernama PT. Papua Diving. Anita tidak segan mengajak masyarakat Papua memberdayakan keindahan Papua.

Berusaha sendiri tanpa bantuan pemerintah. Sekarang sudah berdiri 45 resort di kawasan Raja Empat. Ia memberika jasa wisata kepulauan indah tersebut.

Awal dia adalah istri seorang warga negara Belanda. Awal mula Papua Diving ialah 1994, yang mana keduanya memutuskan pindah dari Belanda, lalu menetap sekitar 2 tahun di Papua. Keduanya saat itu sudah mendengar nama Raja Empat meskipun samar- samar.

Pilihan berkunjung selepas menikah. Keduanya bingung antara tiga pilihan yakni Halmahera, Biak, atau Raja Empat. "Setelah menikah kami sepakat memilih Raja Empat," unggahnya. Keputusan yang cukup sulit karena dia berpikir akan susah hidup di daerah padalaman.

Bayangan seorang wanita kota harus hidup dalam kesederhanaan. Tetapi lama- lama justru keindahan alam Papua membuatnya lupa. Melupakan sejuknya AC mall, kemudahan belanjar, semua kalah oleh keindahan alamnya.

Pengusaha Raja Empat


Mereka datang tidak langsung seketika Raja Empat jadi. Bayangkan bagaimana keadaan masyarakat kala itu: Nelayan masih mencari ikan dengan bom. Banyak konflik tentang kepemilikan lahan. Belum lagi kecurgiaan karena mereka adalah pasangan ekspatriat.

Pandangan bahwa mereka akan mencuri sumber daya Papua. Akhirnya Anita bertekat belajar untuk mempelajari budaya mereka sehari- hari. Dia belajar banyak hal. Ketika dia mendekat ke masyarakat. Justru keramaian khas dirasakan dibanding apa dibayangkan pertama.

Anita juga bekerja sama dengan aparat. Menyisir pantai untuk memberi edukasi. Cukup sulit buat dia mengedukasi tentang menangkap ikan tanpa bom. Bagaimana bom akan merusak karang. Di 1994, ia dan suami mendirikan CV mengelola diving di tiga pulau Raja Empat.

Empat pula Raja Empat menjadi inspirasinya, yakni Pulau Mantan, Way, dan Kri. Tahun 1998, lalu perusahaan menjadi PT, kemudian semaki berkembang. Hanya, pada tahun 2000, dia memilih untuk fokus mengerjakan Pulau Kri. Mereka kemudian membagi tugas menjalankan perusahaan mereka.

Sang suami menjadi kepala pengembangan ide bisnis pariwisata. Tugas Anita mengurusi administrasi kantor, juga mengembangkan hubungan masyarakat. Ia sendiri menemukan kesulitan tersendiri lagi. Sosok dari suami memang dikenal tegas dan kaku. "Saya bertugas menerjamahkannya dengan cara Indonesia"

Oleh Anita, diterjemahkan menjadi lebih Indonesia, lebih ramah ke masyarakat ataupun pemerintah. Ia meyakini kesuksesan Papua Diving karena komunikasi. Kemudian pada 2004, meningkatnya minat penanaman modal di Papua, pihak Papua Diving menjadi kolaborator menengahi pengembangan bisnis Papua. Perusahaan dirubah menjadi perusahaaan permodalan asing atau PMA.

Ketika baru masuk Anita bisa melihat bagaimana masyarakat belum memahami bisnis wisata. Juga kesadaran akan ekosistem laun yang harus dijaga. Contoh buruk juga diberikan oleh nelayan lain. Yang mana kebanyakan adalah nelayan Jawa dan Kalimantan, yang banyak menggunakan bom ikan.

Pengusaha Sosial


Dia bersama polisi mengejar nelayan- nelayan asing ini. Kemudian setelah perusahaan yang dibuat mereka sukses. Mereka mampu menyewa ahli biologi asal Inggris. Tujuannya membuat peternakan karang karena dulu sudah rusak parah.

Kemudian, di tanah bawah air seluas 100 meter disulapnya menjadi peternakan koral. Perlahan tetapi pasti pertumbuhan terumbu karang menjanjikan. Karang dan ikan yang awalnya punah kembali. Ia menceritakan bahwa awalnya jumlah ikan di Raja Empat dibanding Papua Niugini kalah.

Papua Niugini sendiri memiliki 279 jenis ikan. Namun, berkat kegigihan mereka, tahun 2000 ada satu penelitian kembali menghasilkan fakta menyenangkan. Raja Empat sendiri sudah memiliki 279 jenis ikan. Hingga terakhir tahun 2012 memiliki 310 jenis ikan. Benar- benar mantap.

PT. Papua Diving tercatat menyewa tempat seluas 3,5 hektar. Dibuatnya resor- resor nuansa etnik, dibuat menjadi paket- paket wisata menggiurkan. Paket wisata bahari menikmati keindahan gunung hingga lautan, selama 1- 3 minggu. Harga paket antara Rp.35 jutaan setiap orangnya.

Memang mahal untuk orang Indonesia. Tetapi bagi wisatawan Eropa dan Amerika, harga disebut jadi harga wajar terbayar akan indahnya Raja Empat. Sebulan, bayangkan ada 100 orang wisatawan asing berlibur menggunakan jasa usaha mereka.

PT. Papua Diving bukan fokus mengejar profit. Mereka lebih ingin mengajak masyarakat Papua jadi lebih menghargai alam mereka. Bayangkan 75 dari 100 karyawan merupakan orang lokal Papua. Dia melatih, mengajari manajemen, diajari berbagai macam bahasa, hingga mereka mahir mengelola.

Ia bahkan rela mengeluarkan uang untuk pelatihan. Karyawan biasa dikirim ke luar kota untuk meningkatkan kompetensi. Ia juga tidak segan membantu pengusaha lokal. Prinsip kekeluargaan jadi pokok bisnis. Awal masyarakat lokal sungkan diajak kerja sama, namun begitu diorangkan mereka bisa menerima.

Anita mengajarkan loyalitas datang dari perlakuan. Bagi pengusaha, entrepreneur muda, harus punya prinsip memanusiakan pegawai. Jangan pula khawatir ketika mereka membuka usaha sendiri. Papua adalah tempat baik, bumi menawan untuk dikunjungi.

Entri yang Diunggulkan

Biografi Jack Ma Orang Terkaya China Alibaba