Pengusaha Dianggap Gila Kisah Lim Kang Hoo

Profil Pengusaha Lim Kang Hoo

 
limkanghoo.png
 
Pengusaha dianggap gila kisah Lim Kang Hoo. Dialah Tan Sri Dato 'Lim Kang Hoo, usianya 58, warga negara Malaysia, adalah salah satu pendiri dan Ketua Ekovest Berhad dan telah di Dewan Direksi Ekovest Berhad sejak 30 Maret 1988 Y.Bhg. 
 
Namanya lantas orang kenal berkat aneka usaha dibidang industri aneka konstruksi. Pengusaha yang telah memiliki lebih dari 36 tahun pengalaman dalam industri konstruksi. Dia mulai keterlibatannya dalam industri konstruksi. 
 
Lim berbisnis setelah menyelesaikan pendidikan sekolah menengah, dan membantu usaha konstruksi milik keluarga. Kemudian bekerja sama dengan Mr. Khoo Nang Seng, lantas keduanya membentuk kemitraan teknik sipil dan konstruksi. 
 
Usaha tersebut tumbuh untuk menjadi apa Ekovest Berhad hari ini. Dia Direktur Eksekutif Knusford Berhad, Direktur Non-Eksekutif PLS Perkebunan Berhad dan Wakil Ketua Eksekutif Tebrau Teguh Berhad yaitu perusahaan publik yang tercatat di Bursa Malaysia.
 

Usaha Gila

 
Dia juga menjadi Direktur beberapa perusahaan terbatas swasta lainnya. Pengalaman yang luas berjasa dalam pertumbuhan dan perkembangan Ekovest Berhad Group sebagai basisnya. Tapi siapa sangka dibalik semuanya banyak orang mencibir dia. 
 
Pengusaha properti ini pernah diejek gila karena memiliki gagasan nyeleneh.

"15 tahun yang lalu, tak ada seorangpun yang mau meminjamkan uangnya pada saya. Orang- orang bahkan menertawakan saat saya menawarkan konsep mengubah Johor Bahru (JB) menjadi seperti Shenzen- Hong Kong. Mereka pikir saya gila," kisah pengusaha dianggap gila ini.

Maklum saja gagasan menyulap kota Iskandar, Johor Bahru menjadi sebuah waterfront city adalah aneh untuk orang Malaysian. Waterfront  city merupakan permukiman atau pusat kegiatan kota yang beradanya langsung di pinggir atau tepian badan air seperti sungai, danau, kanal ataupun laut.

Artinya, melalui gagasan tersebut, dia ingin menyulap infrastruktur kota dengan mengubah jalan raya menjadi saluran perairan yang memenuhi kota tersebut. Tak diduga, Lim benar- benar membuktikan bahwa gagasannya bukan ide gila!

Semua pemikirannya mampu diwujudkannya. Bersama Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong dan Perdana Menteri Malaysia Nazib Razak, dia meluncurkan komplek perkotaan baru, Iskandar Waterfront City.

Dilansir laman Forbes, ia mendapatkan hak aklamasi saat itu berkat hutang $62 juta, mendapatkan hak atas tanah oleh Kumpulan Prasarena Rakyat Johor. Ya, ia mendapatkannya bermodal hutang besar bahkan saat itu ketika masa krisis di Asia tepatnya di tahun 1997.

Bertahap, Khoo berinvestasi dan bekerja untuk reklamasi lahan, perlindungan garis pantai, memperdalam sungai yang ada dan terus -menerus bekerja untuk meyakinkan semua potensi Johor Bahru, yang sebelumnya kota "tidur" di seberang perbatasan Singapura.

Sebuah kota tidur dengan jumlah penduduk 1,4 juta. Lim bahkan memiliki rencana gila untuk makeover besar- besaran Johor dan Iskandar. Dia membeli toko yang telah ditinggalkan pemiliknya dan kemudian ditempati oleh penghuni liar, lalu dimenelusurinya sang pemilik bermigrasi.

Semuanya untuk mengkonsolidasikan atas kepemilikannya di Distrik Central Johor dan berencana untuk membuat kota hunian bersejarah. Ini termasuk memiliki China Town, Little India, Melayu Street dan atraksi kehidupan malam sekitarnya.

Kedua negara dan pemerintah pusat setuju mendanai Lim. Di sisi barat Iskandar -nya, Lim memiliki rencana untuk membuat Danga Bay menjadi tujuan tepi utama dengan terminal kapal feri mewah, dermaga, dermaga nelayan dan menara, lalu tempat tinggal rumah, kantor, hotel dan pusat konvensi.

Di sini ia kemudian telah menjual tanah ke China Garden, salah satu pengembang terkemuka di Cina, namun sebagian besar proyek saat ini sedang dikembangkan dalam usaha patungan dengannya melalui Iskandar WaterFront Holdings, dimana ia memegang 60%.

Forbes memperkirakan sahamnya di Iskander WaterFront Holdings bernilai sekitar $ 925 juta. Memang beberapa orang menyebutnya terlalu berambisius. Ia dikenal berani bermain dengan banyak orang. Tentu inilah kelebihan seporang Khoo; dia sangat imajinatif, ditambah kemampuan persuasi.

Tentu benar jika orang- orang Malaysia pernah menyebutnya "gila". Khoo telah menjual tanah secara bertahap. Dia mengatakan dia melihat beberapa dekade untuk realisasi penuh mimpinya tersebut. 
 
Dan dia ingin bekerja dengan pengembang dari Cina, India, Eropa, Australia, Indonesia dan Singapura untuk de-risiko investasi dan tidak menaruh semua telur dalam satu keranjang.

Orang yang sabar ini tidak mungkin untuk membunuh angsa emasnya. Dia memang memiliki ambisis dan ide- ide panas tapi bukan tanpa sadar akan resikonya terlalu tergesa- gesa. Pada bulan Februari, ia menempati posisi ke- 18 sebagai orang terkaya di Negeri Jiran. 
 
Kekayaannya kala itu baru mencapai US$ 975 juta. Sejak saat itu, kenaikan harga saham Ekovest Berhard di mana dia memiliki saham 33 persen, menambah total kekayaannya hingga lebih dari US$ 1 miliar.

Iseng Jualan Hijab Kisah Pengusaha Jihan Malik

Profil Pengusaha Jihan Malik

 
jihanmalik.png
 
Yuk simak kisah pengusaha Jihan Malik iseng jualan hijab. Bermula keinginan membangun follower di sosmed. Dia ingin berjualan hijab. Jihan tak merencanakan mampu menjual 30 ribu hijab dalam lima menit. "Awalnya saya iseng aja. Enggak niat bisa sebesar ini juga," ceritanya.

Bermula musim Ramadhan banyak orang jualan hijab. Jihan mencoba menjadi desainer, kemudian dijual melalui media Instagram. Membuat toko online di waktu tepat membuatnya beruntung. Di tahun 2013, belum banyak toko- toko hijab memanfaatkan fenomena Instagram.

Jihan mengenang jaman tersebut masih gampang spam komen. Ia akan berkeliling ke akun- akun terkenal promosikan jualannya. Cara tersebut lumayan menaikan jumlah penjualan. Kalau sekarang banyak orang melakukan sama hingga kurang efektif.
 

Merintis Usaha


Pengusaha wanita 39 tahun tersebut sekalian menaikan follower. Tidak tanggung- tanggung sampai angka 10 ribu follower awal 2014. Nama Heaven Light kemudian didirikan. Ini wujud eksistensi real brand yang berfollower 707 ribu.

Strategi Jihan mudah bermodalkan kemampuan mendesain. Dulu hijab berbahan bagus hanya dibuat para desainer top. Harga dipatok mereka mahal karena memang terbatas. Apalagi dulu, kesan bahwa berhijab terbatas kalangan tertentu dan menengah atas.

Hijab terjangkau tetapi berbahan bagus enak dipakai. Jihan berpedoman itu berani membuat dan desain hijab sendiri. "Kalau beli yang punya desainer kan mahal. Nah, saya fokus mencari bahan yang nyaman dikenakan dan enak dipakai sehari- hari," jelas Jihan.

Kualitas bahan serta jahitan Heaven Light tidak kalah. Ia mampu mengimbangi desainer berkelas. Dari sana peminatnya membludak meminta model baru. Jihan selalu menyediakan variasi hijab. Pada tahun 2018, ia mampu menjual hijab voile sampai 30 ribu helai dalam lima menit.

Launching hijab viole langsung disambut banjir chat. Ada 20 orang admin, menangangi 12 ribu chat masuk dan permintaan 30 ribu helai. Wanita keturunan Arab ini mampu menjual hijabnya hanya lima menit. Ia membandrol harga 90 ribu perlembar.

Pendapatan kotornya mencapai Rp.2,7 miliar dari penjualan hijab viole. Bahan Heaven Light selalu memberikan kain berkualitas. Cuma harga desainer papan atas mencapai 150 ribu perhelai. Ia sangat bersyukur karena mampu membesarkan Heaven Light.

Mengajak Adik Berbisnis

 
Sebelum Jihan membuat produk sendiri dibutuhkan rentang waktu lumayan. Dia awal- awal juga beli hijab jadi buatan orang lain. Inilah mengapa dia begitu paham mengenai bahan hijab. Jihan sempat menjadi suplier brand hijab tertentu.
 
Jihan mengatakan semua buat mengisi waktu luang. Respon akan jualannya ternyata membaik, bahkan sampai membuka paluang membuat sendiri.
 
"Kami juga excited untuk membuat produk yang lebih serius," terangnya kepada Tempo.co.
 
Hobi jualan membuatnya selalu senang berjualan. Tidak datang rasa enggan atau capek karena sangat menyenangkan. Iseng jualan hijab lantas dia mengajak adiknya, Emma Malik. Keduanya terpaut umur lumayan banyak dan ia sangat membantu membentuk brand.
 
Emma masih 21 tahun berkuliah semeseter akhir sebuah universitas. Dia belum berkeluarga sehingga lebih banyak waktu luang. Mereka mencoba jualan kerudung dan belum ada penjual serupa. "Enggak nyangka sekarang bisa produksi sendiri," ujar Emma senang.
 
Heaven Hijab berani menjual bahan bagus harga miring. Mereka berani memilih mengambil untung tipis. Mereka membaca peluang bahwa banyak orang butuh. Para wanita sangat butuh kain bagus, nyaman, dan enak dipakai sehari- hari tetapi terjangkau.

Pembeli membludak sampai menyediakan jasa titip beli. Berkat peningkatan tajam, Heaven Light bisa membuka peragaan busana sendiri. Nama peragaannya Heaven Light Annual Show 2020, bertajuk First Light.

Mereka pun menggaet selebgram Mega Iskanti, mendesain hijab bernama Madra, terinspirasi madrasah di Maroko. Mereka juga membangun motif geometris bernama Samarka.

Cuti Hamil Mulai Usaha Kisah Pengusaha Australia

Profil Pengusaha Stefanie Schwartz

 

iburumahtangga.png
 

Wanita bernama Stefanie Schwartz cuti hamil mulai usaha sendiri. Pengusaha Australia yang kini bahkan tidak ke kantor kembali. Diberitakan dia mengambil cuti beberapa bulan. Tiga tahun lalu, dia melahirkan dua anak sekaligus, dan sempat beberapa kali masuk kembali.


Ya dia tetap mengambil cuti kembali karena melahirkan dua kali. Nah, diantara sela waktu berdirilah usaha sendiri, namanya Chuchka yang menyediakan produk aksesoris. Dia berjualan pakaian sampai juga handuk. Cuti hamil mulai usaha ternyata sangat menyenangkan loh.

 

"Aku ingin pekerjaan yang cocok untuk jadi ibu penuh," tuturnya. Ibu rumah tangga mulai usaha sendiri juga harus senang. Dia mengatakan lakukan apa kesukaan kamu.

 

Belajar Wirausaha

 

Memulai usaha sendiri berarti mengeksplor kreatifitas. Stefanie tak ragu belajar sesuatu. Dia ingin bisa mengembangkan usahanya selalu. Ia sebenarnya tengah mengetes minat akan kewirausahaan. Ketika cuti hamil menjadi pilihan karena memang cukup panjang.

 

Dua pekan usahanya membuktikan bahwa dia sanggup. Ibu rumah tangga satu ini lebih memilih hal- hal dunia anak dan ibu. Maka dia menjual aneka produk mudah dicuci, produk terjangkau, dan bahan berkualitas.

 

Diakui wirausaha tidak mungkin akan sukses dalam semalam. Dia mengatakan kurang dari setahun baru nampak pesat. Tetapi dibelakang dibutuhkan proses panjang termasuk pemasaran. Stefanie pemilik Chuchke sudah mengirim 100 barang ke seller, dua departement store, dan punya toko galeri sendiri.


Stefani sudah percaya diri akan sukses nanti. Bahkan itulah pengusaha harus memiliki kepercayaan diri tinggi. Stefani mampu melihat celah bisnis lebih luas. Mulai mengikuti tren, menjual barang terjangkau, menjual produk trans- musim.


Buat kamu ibu rumah tanggau mau mulai usaha. Stefane punya tips biar tidak kaget memulai: Dia jelas menegaskan tidak gampang. Merintis membutuhkan waktu melewati kesulitan sampai berkembang. Itu bahkan akan menguras waktu seharian layaknya kantoran.


Maka kamu harus memilih usaha benar benar kamu suka. Kemudian kamu harus mulai membagi waktu antara keluarga dan bisnis. Namun jangan lupa buat refreshing biar semangat kembali. Kalau memilih antara anak atau bekerja kantoran; dia memilih anak.


Baginya akan selalu memiliki waktu mencari celah antara anak atau bisnis. Bekerja kantoran tentu tak memberikan pilihan. 

 

"Aku  memprioritaskan waktu untuk anak- anak ku, karena aku tidaak ingin kehilangan hal- hal besar dengan mereka. Aku memprioritaskan keluarga ku dan keluarga suamiku," tutupnya.

 

Brand Fashion


Nama Chuchka berasal dari bahasa Yiddish untuk "trinkers" atau "collectibles". Dimana dia memulai pada 2015, ciri khasnya adalah aneka tas tote berbahan neoprone atau bahan tahan air. Brand tersebut kemudian ekspansi dari tas tote mini, handbags, backpacks, diaper bags, gym bags, cluthes, dll.


Dari sekedar berbisnis jualan fashion menjadi brand iconic. Stefanie memilih membuat produk sendiri. Handmade tidak cuma tas perempuan dan tas fashion. Dan kelebihannya adalah semua tas tersebut bisa dicuci di mesin.


"Sejujurnya aku tidak tau itu adalah rencana tepat ketika aku memulai," ujar pengusaha wanita ini. Dia menjelaskan berbisnis merupakan memulai hal kreatif. Pada awalnya, Stefanie selalu berpikir menjual apa dia inginkan.


Dia mulai semua dengan berbekal sedikit jualan. Kemudian beberapa orang tertarik akan pandangan estetik Stefanie. Hingga mereka ingin memiliki produk buatanya tersebut. Butuh empat tahun sampai nama brandnya seperti sekarang. Rasanya sangat lama tetapi terkadang sekejap mata terpejam.


Chuchka telah memiliki 300 tempat penjualan dan masuk department store. Mereka bekerja sama dengan Soul Cycle dan Bendier untuk ekspansi ke Amerika Serikat. Tujuannya adalah menjadi brand internasional.


Disana akan selalu terdapat tujuan kecil. Baginya dia akan mengejarnya dahulu dan menyenangkan. Ini suatu pencapaian khusus. Stefanie menyenangi produk daur ulang. Seperti mendaur ulang gelas plastik kopi menjadi tas fashion.


Dia ingin mensuport industri melalui eco- friendly. Ingin menjadikan produk terjangkau tetapi trendi. Ia tidak ingin sesuatu mahal sekedar gengsi.

Usaha Outbond Prospek Bisnis Luas

Profil Pengusaha Yul Eko Yulianto

 

binadikaoutbond.png

Prospek bisnis berikut masih luas dikembangkan. Usaha outbond dilirik pria bernama Yul Eko Yulianto. Dia berhasil menggaet nama perusahaan- perusahaan besar. Mereka menjadi klien usaha yang digawangi Eko. 

 

Perusahaan tersebut antara lain PT. Bank Mandiri, PT. Summarecon Agung, PT. Garuda Indonesia, serta PT. Pertamina. Hebat bukan nama- nama klien ayah dua anak tersebut. Pengusaha berikut melayani klien meliputi rekreasi dan pelatihan.


Dia juga pernah menang tender Kementrian Keuangan, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), dan beberapa badan usaha lain. Eko menyebutkan setidaknya tiga instansi memesan saban minggu. Jadi dalam sebulan dia menangani 12 proyek.


Suami dari Lastariani lantas menceritakan awal mula berbisnis. Usaha outbond dia geluti ketika tengah booming pada 2005 silam. Saat itu, sekolah- sekolah tengah gencar mengadakan kegiatan outbond. Eko menangkan peluang tersebut berbekal peralatan.


Tanpa memiliki tempat, alhasil cuma berani melayani kalangan sekolah- sekolah. Bekal perlengkapan seharga Rp.20 juta berkeliling. Eko menawarkan jasa ketika tidak memiliki perlengkapan dulu. Lantas dia menyewa kepada seorang teman.


Sekolah- sekolah tengah gencar menjalankan outbond. Menurut Eko, outbond tidak sekedar kegiatan rekreasi melainkan edukasi. Dia paham betul bahwa prospek bisnis ini luas. Meliputi pelatihan akan kepemimpinan, kedisplinan, dan loyalitas.


Eko menganggap usaha outbond bukan sekedar untung. Dari peralatan sewa disambanginya sekolah- demi sekolah. Ia menawarkan konsep. Keberanian Eko tersebut patut diacungi jempol. Kesempatan terbuka luas ketika ia menyewakan jasa ke sekolah dekat Komplek Bank Mandiri, Cilandak.


Mereka melakukan aktivitas outbond seperti flying fox, dan segala kegiatan khasnya. Eko pun mampu membuat acara menarik. Hasilnya seorang wali murid, yang kebetulan kepala cabang Bank Mandiri, tertarik buat Eko menjalankan outbond mereka.


Inilah yang membuatnya semangat menggelontorkan uang. Modal Rp.20 juta digelontorkan demi bisa memberikan layanan. "Dari situ semakin percaya diri untuk maju ke pasar perusahaan- perusahaan," tuturnya.


Strategi marketing memang tidak mudah buat perusahaan. Eko harus membuat proposal buat mengisi kegiatan. "Tapi kayaknya itu nyangkut di satpam, enggak pernah sampai di tangan HRD," kenangnya lagi. Ia  tetap berusaha sampai satu proposal dari sekian banyak diterima.


Dari banyak hanya menyisakan satu proposal direspon. Hanya mereka yang menelphon balik Eko buat presentasi. Eko mulai menjelaskan programnya melalui presentasi. Itupun ternyata tidak berhasil alias tidak tembus. Tidak patah arang tetap berusaha menjajakan usaha outbond miliknya.


Berkat internet marketing usahanya menanjak tinggi. Walau tidak semudah dibayangkan. Pengusaha kelahiran Jakarta, 28 Juli 19779 ini, lantas membuat website www.binadikaoubond.com, yang berguna sebagai media promosi.


Binadika Outbond membantu pemasaran tanpa membuang energi. Eko pun menjadi lebh fokus tanpa mengeluarkan lebih banyak kertas. Website dibuat digabungkan teknik internet marketing. Kemudian dia kirim email ke perusahaan- perusahaan yang ada alamat emailnya.


"...lebih mudah, lebih murah dan tidak perlua panas- panasan. Juga ramah lingkungan kan?" jelasnya kepada pewarta Okezone.com.


Inilah cikal berkembangnya bisnis Binadika Outbond. Berkat mengisi tulisan blog, mengadakan suatu forum, nama Binadika Outbond dikenal banyak perusahaan. Mereka tinggal klik website, hubungi via telephon atau email, nanti pihak Eko tinggal mempersentasikan.


Kendati mendapatkan banyak klien perusahaan kelas kakap. Eko tetap menerima proyek kecil seperti dari sekolah. Ada taman kanak- kanak yang langganan tiap tahun menyewa jasa. Dimana mereka minta mengisi outbond buat perpisahan.


Biaya kecil diakali dengan tidak memanggil trainer. Melainkan Eko mendaput mahasiswa, dari remaja masjid untuk mengisi kegiatan outbond.

Mimpi Pengusaha Sosial M. Alfatih Timur Kitabisa

Biografi Pengusaha M. Alfatih Timur

 

alfatihtimur.png
 

M. Alfatih Timur Kitabisa, memang nama menyatu yang tidak bisa dilepaskan. Mimpi pengusaha sosial ini berhasil terwujudkan. Berkat teknologi mempermudahkan manusia saling membantu. M. Alfatih atau Timmy dikenal sebagai mantan aktivis sosial.


Situs Kitabisa.com adalah platform pengumpulan dana sosial. Aspek yang dicapainya meliputi dana buat bantuan sosial dan ekonomi kerakyatan. Pemuda asli Bukittinggi, Sumatra Barat, 27 Desember 1991, ini ingin semua masyarakat saling tolong menolong.


Timmy pernah menjadi asisten Prof. Rhenald Khasali di Rumah Perubahan. Ia juga aktif di organisasi Asosiasi Wirausaha Sosial. Situs buatannya berkonsep crowd sourching masyarakat. Dimana total sudah lebih dari 2000 penggalangan dana tayang.


Membangun Kitabisa.com


Kitabisa digunakan individu, komunitas, dan yayasan. Total donasi terkumpul mencapai 30 miliar dari donasi online 20 ribu sampai jutaan rupiah. Timmy menjelaskan hidupnya sebelum merintis platform donasi ini.


Dia sudah menjadi aktivis semenjak bangku kuliah. "Saya itu waktu SMA nerd orangnya," kenangnya. Ia mengatakan mungkin karena statusnya siswa akselerasi. Usianya masih 12 tahun dan harus sekolah bersama anak- anak berusia 2 tahun diatasnya.


Karakter "cupu" mulai berubah ketika dirinya masuk kuliah. Dia masuk kuliah Fakultas Ekonomi di Universitas Indonesia. Ketika berkulaih aktif mengikuti aneka organisasi kampus, dan mampu masuk ke Badan Eksekutif Mahasiswa.


"Pesan orang tua saya perbanyak teman dan aktif berorganisasi," kenangnya, ucapan orang tua sangat membantu mimpi pengusaha sosial ini.


Keseharian Timmy membahas mengenai sosial dan politik. Pengusaha muda yang keluarganya ternyata banyak diisi profesi dokter. Timmy senang mengikuti demo mengkritisi sesuatu. Aksi demonstrasi jadi ruang mencari makna kehidupan.


Ia sadar bahwa masyarakat banyak mengalami tekanan hidup. Masalah ekonomi sangat mempengaruhi kehidupan sosial mereka. Mereka tidak memiliki wadah menyuarakan nasib mereka. Mahasiswa banyak orang skeptis bahwa mereka sok tau.


Kenapa sih mahasiswa berdemo menyerukan masalah kemiskinan. Justru ini merupakan wadah bagi mahasiswa menciptakan perubahan. "Mereka punya hati nurani. Melihat kemiskinan, mereka langsung demo," tegas Timmy.


Sosok Rhenald Khasali memberi pandangan lebih meluas. Timmy tidak sekedar berdemo melainkan aktif membantu. Timmy pun tertarik akan dunia social entrepreneurship. Dari bimbingan sang Profesor, maka Timmy mulai merintis berbekal pengetahuan entrepreneurship dan ilmu bisnis.


Timmy raji mendengar podcast atau menonton video Youtube. Dia tertarik akan program penggalangan dana. Inilah awal ide membangun situs penggalangan dana. "Aksi crowdfunding banyak di luar, tetapi di Indonesia belum ada," jelasnya kepada ANTARA News.


Membangun Kitabisa.com dibutuhkan perjuangan tidak mudah. Timmy keluar masuk kampus buat mensosialisasikan. Ia sih berharap situsnya cepat membesar. Cepat dikenal publik dan dimanfaatkan buat menggalangan dana.


Dua tahun pertama usahanya mengalami stagnasi bertumbuhan. Bahkan tidak menghasilkan donasi sama sekali. Tidak patah semangat malah menjual cincin buat modal. Dijualnya cincin pernikahan buat menambahi modal situs.


Situs meningkat tidak sia- sia menjual cincin pernikahan. Aneka perbaikan dilakukan. Kemudian dia menggaet investor masuk. Hingga Kitabisa.com menjadi situs utama penggalangan dana masyarakat Indonesia. 

 

Ini sekaligus mengungkap fakta mengejutkan. Menurut riset: Indonesia negara paling dermawan no. 1 dunia, disusul Myanmar, dan Kenya.


Bisnis Sosial


Ide murah tetapi eksekusi mahal. Tahun 2011, Timmy mengambil keputusan besar untuk keluar dari Rumah Perubahan. Dua tahun berjalan, semenjak keluar, ia telah memiliki platform bernama Kitabisa tersebut. Belum menghasilkan apa- apa tetapi terus dikerjakan.


Ia lebih fokus mengerjakan aneka donasi sosial. Mulai dari membeli obat atau perawatan rumah sakit untuk orang tidak mampu. Mimpi pengusaha sosial M. Alfatih Timur sederhana. Dia ingin menjadikan ini seolah kotak amal.


Alasan dia keluar karena berbisnis harus dikerjakan full time. Sejak awal masyarakat Indonesia gemar menyumbang. Banyak broadcast membutuhkan bantuan dana. Walau tidak jelas tetap masyarakat datang menyumbang. Mau benar atau tidak sudah bukan menjadi masalah.


Timmy menangkap kebutuhan tersebut. Ia menciptakan pola memfasilitasi kegemaran mereka. Dari sini nanti akan jelas ke mana, transparan siapa penerimanya, dan dapat dievaluasi ketika disalurkan. Butuh wadah jelas seperti Kitabisa.com buat menangangi masalah.


Timmy tidak mau sekedar membuat. Riset dilakukan termasuk mempelajari situs crowd funding di luar negeri. Ini termotivasi pula semangat Bapak Proklamator Moh. Hatta. Bahwa jiwa masyarakat kita adalah Gotong Royong. 

 

Kitabisa.com merupakan program gotong royong jaman now. Awal Timmy dibantu satu orang admin, lantas temannya datang. Rekannya asal New Zeland bernama Vikra Ijas membantu. Lantas dia menjadi co- founder Kitabisa.com.


Susah memang membangun kepercayaan. Wadah sudah dibuat sebagus mungkin masih, eh dipandang sinis beberapa orang. Biar mereka mampu menyakinkan maka berdirilahj perusahaan. Berdirilah PT. Kita Bisa Indonesia demi transprasi masyarakat.


"Kita menjadi wadah untuk orang berdonasi. Menitipkan uanngnya beramal... Maka sekarang sudah berbadan hukum resmi terdaftar Kemensos dan dapat diaudit kantor akuntan publik," terang Timmy kepada Jawapos.com


Tahun 2015, titik balik bagi Kitabisa.com, dimana mereka mampu mengumpulkan donasi Rp.7,5 miliar. Angka tersebut melonjak dibanding 2014 cuma Rp.840 juta. Hingga nama Kitabisa menjadi rujukan utama berdonasi atau beramal online.


Banyak masyarakat mengajukan penggalangan untuk pengobatan dan lain- lain. Berawal dari sebuah kampanye memohon bantuan pengobatan: Nama Kitabisa viral sampai dibicarakan dimana- mana. Tak terbatas buat mereka yang tua dan butuh uang.


Banyak ibu muda yang membutuhkan biaya melahirkan, anaknya sakit, dll. Ini menjadi pembuktian bahwa tingkat ekonomi kita masih timpang. Kitabisa membuatkan mereka wadah yang bisa dibaca, diklik donasi, dan dishare mengajak lebih banyak penyumbang.


Timmy sadar bahwa perusahaan butuh nafas panjang. Tidak mungkin berhenti ditengah jalan sehingga membutuhkan pendapatan. Ia pun terpaksa mengabil biaya administrasi 5% dari donasi masuk. Namun ia akan membaskan administrasi bila menyangkut bencana alam.


"Itu biasa dilakukan diluar negeri juga. Kecuali bencana alam, itu nol persen," ucap sang pengusaha muda.


Kepercayaan akan Kitabisa didukung publik figur yang ikut memakai. Mereka menggalang dana lewat Kitabisa. Tokoh publik termasuk ditingkat pemerintahan. Ridwan Kamil, Walikota Bandung, memakai platform tersebut buat berdonasi.

Pembuat Recaptcha Kisah Entrepreneur Luis von Ahn

Profil Pengusaha Luis von Ahn 


pembuatcaptcha.png
 
Kisah entrepreneur Luis von Ahn berbisnis digital. Umurnya 12 tahun sudah berpikir tentang berbisnis. Ialah Luis von Ahn yang berpikir bagaimana cara membuat tempat gym gratis. Tetapi otaknya berpikir sebaliknya tentang mesin olah raga ini. 
 
Dia berpikir kenapa tidak orang berlatih diatas mesin yang menghasilkan listrik. Kesimpulan von Ahn ialah bahwa energi listrik ternyata sangatlah berarti. Jadi kenapa dia tidak menghapus ide bisnis gym gratis. 
 
Kenapa tidak van Ahn membuat satu mesin olah raga, memberi pelatihan gratis, yang tenaganya menjadi energi listrik dan siap dijadikan bisnis lain. Ya sebuah bisnis unik itu sudah ada dalam pikiran bocah 12 tahun. 

Semua orang bisa mendapatkan isi ulang listrik gratis. Dunia juga akan mendapatkan energi alternatif. Dan dimana setiap orang akan hidup sehat. "Itu ternyata menjadi ide yang tidak terlalu bagus," ungkap von Ahn, yang pada akhirnya telah berumur 34 tahun. 
 
Baginya bisnis ini gagal karena orang tidak akan cukup buat menghasilkan listrik.

"Itu akan sangat lebih baik memakai sistem membership," pungkasnya. 
 

Bisnis Digital

 
Mungkin idenya tentang bisnis telah gagal. Tetapi hidup tetap berlalu dimana karirnya telah menanjak. Dia merupakan Profesor Ilmu Komputer di Carnegie Mellon University. van Ahn masih berpikir tentang entrepreneur bahkan semakin berpikir lebih ke inovatif.

Dia mengerjakan serius. Hasilnya terbayar jelas lewat pembuktian ini. Dua proyeknya berhasil dibuat oleh pesanan pihak Google. Kemudian aplikasi terbaiknya bernama Duolingo, aplikasi belajar bahasa, yang menjadikan sosok van Ahn diperhitungkan di kalangan developer. 
 
Itu pernah menjadi favorit baik di iPhone Store ataupun Play Store.

Duolingo menghasilkan 12 juta pengguna. Tahun 2006, dia mendapatkan penghargaan MacArthur Fellowship, ya dimana dia dipanggil "jenius".

Apa yang membuatnya disebut jenius menurut Business Insider ialah kolaborasi. Tiap proyek memiliki nilai kesenangan dan menggunakan teknologi. von Ahn mampu mengumpulkan kegiatan dunia maya menjadi bisnis kolaboratif. Contoh paling awal ya bisnis pertama di bidang teknologi internet.

Di pertengahan 2004 membawa ide tentang dia membangun game online. Programnya akan membawa tiap orang bertemu orang lain di penjuru dunia. Mereka akan beradu dalam game unik. Dua pemain di web akan disuguhi gambar sama di waktu sama. 
 
Game bertajuk ketik apa pemain ketik di layar lebih cepat lagi. Mudahnya ketika terdapat gambar "anjing", maka kedua pemain akan memilih kata diskripsinya, maka kata yang tepat bisa "anjing". 
 
Tetapi akan ada pilihan lain seperti kata- kata "lucu", "binatang", "peliharaan", atau yang agaknya berhubungan. Terdengar seperti game iseng biasa dimainkan tanpa makna.

"Ketika orang- orang bermain game mereka membantu menentukan isi gambar dengan memberikan label berarti bagi mereka," ia dan rekan penulis nya menulis dalam sebuah makalah tahun 2004.

Ini menunjukan bagaimana isi kepala manusia. Maka disetiap gambar akan bisa menentukan presonalitas si pemain. Bagi von Ahn merupakan game penuh kejujuran manusia. Sayangnya game tersebut tidaklah masuk di eranya. 
 
Jika sepopuler game online sekarang, sekarang maka niscaya semua gambar di internet ini akan terlebeli. Berpikir kembali begitu banyak gambar di internet. Banyak hal tidak terproteksi tersebar merajalela di dunia maya. 
 
Banyak perusahaan mencoba menyaring internet berbagai cara, termasuk mempekerjakan banyak orang. Ia lantas berpikir kenapa tidak mungkin men- outsourcing ini. Maka diluncurkankan lah di 2005 The ESP Game.

The ESP Game memberikan label pada gambar di internet. Empat bulan telah menggaet 13.000 peselancar internet yang bosan. Dimana menghasilkan 1,3 juta label untuk 300.000 gambar. Game demo ini menarik perhatian Sergey Brin dan Larry Page. 
 
Nah, dari sinilah, ide lahirnya layanan Google bernama Google Image Labeler.

Pembuat reCaptcha


Dia menemukan bisnis selanjutnya, reCaptcha, dimana memanfaatkan kerja peselancar internet. Awal sekali ketika mengambil P.hD -nya, von Ahn ternyata ikut andil membantu rekannya, Profesor CMU Computer Manuel Blum, mengerjakan program verifikasi unik. 
 
CAPTCHA menantang peselancar internet lebih dalam berpikir. Tujuannya agar membedakan anatara robot dan manusia. Lewat kata terdistorsi yang perlu dipecahkan apa itu. Digunakan program- program chatting dan lain- lain, dimana komputer (robot) akan sukar membaca. 
 
Dibanding manusia yang mudah dalam hal tersebut. Meski begitu ternyata CAPTCHA masih memiliki kelemahan hingga dibobol. Untuk itulah dia mulai memikirkan ulang dibaliknya. Ini dianggapnya lebih dari sekedar membedakan antara robot dan manusia. 
 
Ia mengambil antara 10 menik ketika orang memverifikasi email. Tahun 2006, akhirnya reCAPTCHA diluncurkan, berbeda CAPTCHA ini sulit diterjemahkan. reCAPTCHA memberi dua tulisan terdistorsi.

Hal menarik adalah ini tidak cuma memverifikasi kamu manusia. Tetapi juga membantu komputer mengkode arti dibalik tulisan. Pasalnya kata biasa bisa terbaca komputer karena merupakan komputer di CAPTCHA sendiri.

Sementara program terbaru ini menawarkan tulisan buku lama ataupun artikel koran. Satu tulisan adalah hasil buatan komputer dan satu buatan manusia. Maka komputer akan sukar membaca kata atau bahkan gagal. 
 
Jika manusia sukses membaca kata pertama maka komputer bisa, maka kata kedua akan cuma bisa dibaca kita (manusia).

Tahun 2009, Google mendapatkan reCAPTCHA, dimana von Ahn diperkirakan mendapatkan antara $10 juta sampai $100 juta. Lewat Google program tersebut digunakan lebih banyak cara. Mulai dari membantu suport Google Book dan arsip New York Times.

Tahun 2012 reCAPTCHA telah membantu komputer untuk mengartikan 150 juta kata yang terdistorsi di internet. "CAPTCHA aslinya ide saya," ujar Blum. "Membuat manusia terlibat dan membuat mereka untuk membantu melakukan hal ini adalah ide Lewis."

Ia menambahkan lewat ini tidak cuma verifikasi tetapi mengartikan. Lewat cara ini kita bisa meminta banyak orang mengartikan kata- kata sulit diartikan oleh komputer. Tidak cuma memverifikasi tetapi membantu kita mengerjakan kode. 
 
Ini pula yang menghantarkan sukses lain yakni Duolingo, bahasa populer milik von Ahn.Melalui cara "hampir" sama kamu bisa belajar bahasa. Uniknya berbentuk game yang memiliki tingkatan level tersendiri. 
 
Melalui Duolingo akan belajar bahasa Spanyol, Prancis, Italia, bahkan Portugis. Bahkan terdapat level tersembunyi buat dibuka dan sistem mata uang.

"Ketika Anda berbicara dengan orang yang menggunakan Duolingo, mereka biasanya mengatakan ini 'Saya bermain Duolingo,'" catat von Ahn. "Jika anda meminta orang alasan utama yang mereka gunakan Duolingo, itu bukan karena mereka belajar sesuatu tapi karena itu menyenangkan."

Aplikasi ini menarik 12,5 juta pengguna yang bermain selama 30 menit setiap hari. Juga menjadi bahan iseng disela- sela waktu ketika berbelanja. 
 
Von Ahn sempat melakukan penelitian dan hasilnya ialah 34 jam bermain Duolingo sama saja belajar bahasa satu semester. Delapan puluh persen pengunjungnya datang dari mobile.

Seperempat pengguna berasal dari Amerika Serikat, kemudian 35% lain malah datang dari Amerika Latin dan Brazil, dan 30% lagi berasal dari Eropa. Sebagai seorang anak dari kelas menengah asal Guatemala City maka berbanggalah.
 

Aplikasi Duolingo

 
Bagaimana sukarnya mereka naik secara sosial ekonomi, dan Duolingo ikut membantu.

"Guatemala adalah negeri miskin," kenang von Ahn. "Semua orang dari Guatemala sepertinya sangat ingin belajar bahasa Inggris, tetapi tidak satupun mampu."

Untuk itulah dia berjanji akan selalu membuat Duolingo gratis. Mengembangkan konsep The ESP Game jadi reCAPTCHA maka jadilah Duolingo tersebut. Seperti halnya dua temuannya maka ia menemukan cara lain menguangkan. 
 
Yakin memberikan kesempatan pengguna praktik langsung mengartikan file di internet sana. Dokumen ini datang dari perusahaan media seperti Buzzfeed ataupun CNN. Banyak perusahaan besar mau dikontrak menerjemahkan file mereka. 
 
Soal akurasi maka tidak cuma satu orang mengerjakan satu file. Itu termasuk voting up/down sampai masuk ke perusahaan. Selain permainan ternyata ini menghasilkan ribuan dollar. Kisah entrepreneur Luis von Ahn mengajarkan jangan fokus satu bisnis.

Von Ahn menikmati harinya mengerjakan proyek berguna. Satu penemuan menemukan jalan ke penemuan lain itulah gayanya. "Ini hanya mengambil sesuatu yang orang biasanya," kata von Ahn, "dan mencoba untuk mengekstrak nilai dari itu."

Pemilik Japfa Bisnis Keluarga Handojo Santosa

Profil Pengusaha Handojo Santosa

 

handojosantosa.png

 

Handojo Santosa kembali menjadi orang terkaya Indonesia. Pemilik Japfa bisnis keluarga yang didapat dari warisan. Bukan mudah Handojo harus berbisnis diluar mainstream. Bila orang terkaya di Indonesia lain berbisnis sawit, Handojo malah berkutat dengan makanan beku.


Bisnis PT. Japfa Comfeed Indonesia didirikan 18 Januari 1971. Dulu perusahaan ini bernama PT. Java Pelletizing Factory. Usaha utamanya pembuatan pellet kopra. Kemudian juga bekerja sama dengan empat perusahaan pakan ternak.


Tujuan usaha Japfa ialah menjadi bisnis agri- food terintegrasi Indonesia. Usahanya meliputi pembuatan pakan ternak, pengolahan unggas, dan budidaya pertanian. Unik perusahaan Japfa memiliki tempat buat budidaya sampai pabrik pengolahan makanan beku.


Handojo mendapatkan warisahan usaha tersebut. Sosok pribadi bijak mau menerima saran orang lain. Ia merangkul orang lain dalam berbisnis. Ia mendapatkan tekanan besar. Pasalnya Handojo mendapat suatu tekanan para pemilik saham.


Usaha keluarga semula berbisnis pakan ternak. Kemudian dalam jangka 5 tahun, Handojo berhasil buat memutar arah bisnis keluarga tersebut. Dari membuat pakan sampai membudidayakan ayam sampai diolah sosis. Handojo sempat bekerja menjadi manajer perusahaan minyak kalapa Nilam pada 1986.


Dia lalu naik jabatan menjadi wakil direktur di tahun 1989. Karirnya naik sampai akhirnya dia mampu meraih jabatan direktur utama pada 1997.


Handojo terkenal memiliki pandangan konsisten akan bisnis agri. Yang terbaru dia melirik usaha buah- buahan dan peternakan. Ia juga memungkinkan membuka usaha berkelanjutan pariwisata. Dalam lima tahun semenjak mewarisi usahanya naik pendapatan 21%.

Amran Sulaiman Pengusaha Racun Tikus

Biografi Pengusaha Amran Sulaiman

 
amransulaiman.png
 
Sosok Amran Sulaiman memang kalem hanya sibuk bekerja. Alhasil sang pengusaha racun tikus ini tak sepopuler menteri Kabinet Kerja lain. Jokowi- JK memilihnya menjadi menteri urusan pertanian dan dibebani tugas berat. Ia difokuskan meningkatkan kemampuan pangan nasional.
 
Bukan orang biasa, nama Amran Sulaiman dalam catatan hidup mendapatkan banyak penghargaan di bidang pertanian atau agrobisnis. Dia adalah sosok pengusaha sukses. Telah ,emulai usahanya sejak masih dibangku kuliah 
 
Sosok petani modern yang memiliki berbagagi usaha pertanian, lini usahanya meliputi bisnis pabrik gula, kebun kelapa sawit, dan pembangunan industri pestisida.

"Beliau praktisi pemikir dan wirausaha muda, ini sosok petani muda yang berhasil membangun sebuah model wirausaha muda," kata Presiden Jokowi saat mengumumkan Kabinet di Istana Negara.
 

Petani Bisa Kaya


Anggapan bahwa petani hidup dalam kemiskian harus segera dihapuskan. Ini pula tugas Amran dalam Kementerian Pertanian ini. Pria 42 tahun yang bergelar adat Andi Amran Sulaiman, merampungkan sekolah dari SD, SMP, dan SMA di tanah kelahirannya sendiri. 
 
Pada tahun 1988, Amran Sulaiman menempuh kuliah S1 di Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin Makassar dan lulus pada tahun 1993. Dari perguruan tinggi yang sama, ia meraih gelar master dan doktor dalam bidang Ilmu Pertanian.

Merupakan lulusan S1, S2, S3 Pertanian Universitas Hasanuddin dan dilanjutka bekerja sebagai Pegawai PTPN XIV, Dosen Universitas Hasanuddin, Makassar.

Dia adalah Direktur dan Founder Tiran Group. Pengusaha muda kelahiran 27 April 1968, Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, MP. masih memiliki darah keturunan Raja Bone, yang memang dikenal sangat ulet mendirikan usahanya Tiran Group. 
 
Perlu diketahui Tiran Group itu sendiri perusahaan yang bergerak dibidang pembuatan obat- obat pembasmi tikus. Tak lantas langsung sukses begitu saja, produk racun tikus yang kemudian diberi label Tiran ini (Tikus Diracun Amran), telah memiliki kendala diawal pemasarannya. 

Salah satunya berupa keterbatasan modal untuk mengembangkan dan memasarkan produk racun Tiran. Saat pertama kali, ia pernah meminta modal pinjaman di Bank senilai 5 juta, tapi ditolak mentah. 
 
Namun, tidak berapa lama, Amran mendapatkan modal tapi terbatas 500 ribu saja. Apakah berhasil? Penelitian racun tikus itu sudah berlangsung lama dan dibiayai sedikit -demi sedikit; dan berhasil.

Bukan racun abal- abal tapi sudah diteliti sejak kurang lebih 2 tahun (1989- 1992) dan terbukti.

"Saya merintis usaha racun tikus sejak 1989. Sampai sekarang, saya sudah meraih untung hingga ratusan miliar rupiah," kata Amran dalam seminar nasional pengusaha muda Indonesia di Universitas Hassanudin (Unhas) Makassar, kisaran September tahun lalu.

Bermodal sedikit hanya ditambah kerpercayaan diri. Amran terus berusaha memasarkan produknya. Masa uji coba produk racun tikus temuannya ini pun terbilang lama sejak 1992 sampai 1998. 
 
Keberhasilan itu mulai nampak jelas ketika banyak petani mulai menggunakan produk Tiran guna membasmi tikus di sawah.

Berkat penemuan racun tikus Tiran tersebut, Amran pun diganjar anugerah Satyalancana dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada tahun 2007. Amran dinilai oleh SBY telah sukses melakukan pengetasan hama pertanian di 168 kabupaten. 
 
Bisnis pun tidak berhenti. Melalui kerja keras, Tiran Group lahir, berekspansi ke berbagai bidang melalui berbagi perusahaan- perusahaan.

PT. Tiran Group bekerja sama dengan perusahaan Timur Tengah yakni guna membuat  dua unit pabrik gula di Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara untuk menjawab akan kekurangan kebutuhan gula khususnya di wilayah kawasan Indonesia Timur, yang mencapai 240 ribu ton gula per tahun.

Ada 10 perusahaan tercatat dibawah bendera Tiran Group, antara lain: PT Tiran Indonesia (tambang emas), PT Tiran Sulawesi (perkebunan tebu dan sawit), PT Tiran Makassar (distributor Unilever), PT Tiran Bombana (emas, timah hitam), PT Tiran Mineral (tambang nikel). 
 
Kemudian dia mendirikan PT Amrul Nadin (SPBU percontohan Maros), CV Empos Tiran (produsen rodentisida), CV Profita Lestari (distributor pestisida), CV Empos (distributor Semen Tonasa), PT Bahteramas (pabrik gula di Konawe Selatan).

Bukan anak orang kaya


Dilansir dari halaman Fajar.co.id, Amran ternyata bukanlah anak dari orang tua yang kaya raya. Perusahaan yang dibangun bukanlah warisan orang tua. Ada modal kedisplinan, keyakinan, kreatifitas, ketekunan dan optimisme sementara modal uang tidak begitu mendukung langkahnya. 
 
Amran punya prinsip yang patut kita contoh yaitu bahwa kesuksesan adalah hak semua orang dan bukan monopoli pihak tertentu. Berbekal pada prinsip tersebutlah, diapun akhirnya mampu meraih apa kesuksesannya sendiri. 
 
Bemula dari satu buah penelitian panjang berkembanglah usaha memproduksi produk pembasmi hama. Usaha dari temuannya sendiri. Ayah dari empat anak ini memang menekankan makna kejujuran kepada tidak hanya dirinya tapi semua karyawan. 
 
Amran bukannya tanpa kegagalan, namun dia selalu dapat mencari jalan. Dia yang memulai semuanya dari sebuah CV bernama Empo Tiran yang dibangun sejak 1996.

Empo Tiran ini memproduksi racun tikus dan berbagai perlengkapan pertanian. Impian tak sesuai kenyataan, sehingga dia perlua merubah arah impiannya. Dulu, Amran sebenarnya memiliki impian menjadi tentara. 
 
Dulu pula dia adalah lulusan masuk pendidikan tentara sekaligus Sistem Penerimaan Mahasiswa Baru (Sipenmaru) pada Fakultas Pertanian Unversitas Hasanuddin (Unhas). Keinginannya menjadi tentara tidak direstui oleh ibunya. 
 
Padahal tentara merupakan cita- cita yang sudah disiapkannya selama enam tahun. Impian yang telah dibangunnya selama enam tahun untuk menjadi tentara itu lepaskan demi membahagiakan hati ibunya. 
 
Bagi dirinya, tidak ada arti penting jika kebahagiaan tanpa direstui oleh Ibu. Dengan hati yang kuat, dia menetapkan pilihan kuliah di Fakultas Pertanian Sekarang dia mendapatkan buah matang dari hasil ketekunan dan kepatuhan selama menjalankan hidup yaitu menjadi peneliti dan pengusaha muda
 
Penemuan racun 58PS dan alat pembasmi tikus Alpostran yang diproduksi lewat jerih payahnya sendiri. Hasil kerja selama dua tahun ternyata sangat bermanfaat bagi petani. Sehingga, dia diberikan Satyalencana dari Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono pada Juli 2009.

Penelitian Tiran 58PS telah menghabiskan waktu kurang lebih dua tahun, dari 1989-1992. Masa uji coba Tiran 58PS berlangsung lama, dimulai 1992-1998. Semua yang dilakukannya untuk mendapatkan hasil memuaskan tidak setengah- setengah, dan akhirnya para petani merespon baik produknya.

Produknya sendiri ternyata terdengar lucu ditelinga seperi Tikus Diracun Amran, yang kemudian disingkat menjadi Tiran. Sedangkan Alpostran sendiri merupakan singkatan dari kalimat Alat Empos Tikusnya Amran.  
 
Permintaan akan Tiran dan Alpostran pertahun mengalami peningkatan karena gencar dipasarkan, hingga telah tersebar di seluruh kabupaten se- Indonesia. Pada akhirnya, suami dari Martati ini menjadi peneliti sekaligus pengusaha, yang dahulunya kerja keras olahraga demi mendapat sosok ideal tentara.
 
Inilah kisah Amran Sulaiman pengusaha racun tikus.

Siapa Miliarder Termuda Indonesia Ciliandra Fangiono

Profil Pengusaha Ciliandra Fangino


 
Siapa miliarder termuda Indonesia? Bagi yang belum tau, namanya Ciliandra Fangiono, dan seperti biasa pengusaha Indonesia satu ini kurang dalam publikasi. Dikutip dari suarapengusaha.com, Ciliandra lahir dari keluarga pengusaha atau pebisnis. 
 
Ayahnya bernama Martias juga merupakan seorang pebisnis di bidang kelapa sawit.  Seperti halnya sang ayah, Ciliandra tercatat sebagai pendiri perusahaan First Resources Limited; perusahaan di bidang kelapa sawit. 
 
Dia tak sendiri karena saudara- saudara juga ikut andil dalam kesuksesan bisnisnya. Sebut saja Cik Sigih yang merupakan saudara laki-laki yang sangat berperan penting dalam perkembangan perusahaan.Namanya tercatat sebagai milirder termuda dari 40 orang terkaya Indonesia.

Kemampuan bisnisnya telah teruji, dimana dia mampu mengangkat First Resources hingga dua kali lipat di tahun 2011 saja. Perusahaan ini sepertinya akan terus berekspansi hingga 10% tanam kelapa sawit.  
 
Bisnis kelapa sawitnya berada di wilayah Sumatera dan Kalimantan. Ciliandra telah membeli 100.000 hektar tanah di Kalimantan Timur senilai US$ 39 juta di Maret 2012. Ciliandra berada pada peringkat ke-14 dari jajaran orang terkaya se-Indonesia, bahkan membalap senior- seniornya.

Harta kekayaannya mencapai US$ 1,79 miliar atau Rp 17,0 triliun. Profilnya di First Resources Limited menyebut bahwa ia telah menempati jabatan direktur untuk dua kali periode. Dia telah menjadi Chief Executive Officer selama beberapa dekade. 
 
Ini membuktikan semua sukses ada dalam keputusannya. Sebelum mandirikan perusahaan, Ciliandra tercatat pernah bekerja di Investment Banking Division of Merrill Lynch, Singapore, di sana ia bekerja di divisi merger, akuisisi dan pelatihan penggalangan dana oleh korporasi di wilayah tersebut.

Ciliandra Fangiono mempunyai seorang istri yang bernama Lim Mei Jin Serene dan mempunyai dua orang anak. Ia memiliki gelar Sarjana dan Master of Arts (Economics) dari Cambridge University, Inggris. 
 
Dari Universitas Cambridge, ia adalah seorang Scholar Senior di bidang Ekonomi dan telah dianugerahi Book Prize PriceWaterhouse.

Biografi Iwan Lukminto Sritex Bisnis Textil

Biografi Pengusaha Iwan Lukminto Sritex

 
iwanlukminto.png
 
Bagaimana menjadikan Sritex bisnis textil terbesar Indonesia. Yuk pelajari, biografi Iwan Lukminto, pengusaha muda yang menjadi penerus bisnis besar itu. Sudah lama perusahaan PT. Sri Rejeki Isman (Sritex) menjadi penggiat bisnis textil.

Banyak perusahaan berguguran namuin Sritex masih bertahan. Perusahaan keluarga antar generasi yang telah masuk masa ketiga. Iwan Setiawan Lukminto merupakan generasi kedua. Ia memikul beratnya untuk menaikan sampai kelas internasional.

Generasi kedua memang dipikuli beratnya membangun bisnis. Iwan membawahi tidak kurang 40 ribuan karyawan. Iwan pun tidak segan mengajak berdiskusi rekan sekolega. Dia tidak segan membentuk forum demi solusi dan ide individu. Ia selalu mebawa ide- ide baru.
 

Profil Bisnis Sritex


Dia mambawa pemikiran modern dalam organisasi perusahaan. Iwan memboyong mesin modern untuk meningkatkan produktifitas. Sritex sudah berteknologi canggih untuk produktifitas dan efisiensi. 
 
"Saya selalu mengarahkan karyawan untuk mempraktikan etika sesuai budaya kerya Sritex," ucapnya kepada SWA.co.id

Pengusaha muda kelahiran Solo, 24 Juni 1975, yang tidak merubah hal mendasar perusahaan. Aturan etika kerja Sritex tidak pernah berubah. Ia lebih memfokuskan akan masa depan bisnis textil.

Perusahaan textil juga harus mampu bersaing secara teknologi. Hasilnya Iwan mampu membawa nilai perusahaan menjadi One Billion Dollar Company. Tentu, itu sesuai arahan dan pandangan ayahnya, sang pendiri Sritex Pak Lukminto.

Dunia telah memasuki jaman serba instan. Sritex membahami perubahan tersebut. Perusahaan textil juga terdampat akan perubahan cepat dan drastis ini. Maka perusahaan juga memasukan budaya kerja adaptif. Bukan hal baru melainkan mempertegas fungsi pengembangan SDM dan peralatan.

Aneka inovasi mempermudah proses produksi dan inovasi. SDM ditingkatkan skill nya melalui pola pikir kewirausahaan. Walau berarti karyawan diperbolahkan memiliki side income. Pengusaha ini tak takut kalau pegawainya malah berwirausaha.

Pola pikir wirausaha terbukti meningkatkan produktifitas mereka. Pada kuartal III / 2018, kenaikan pendapatan Sritex menjulang, sampai 49,3% dari laba bersih dikuartal sama tahun lalu. Iwan mampu mengerek pendapatan bersih $ 763,9 juta atau naik 33,41%.

Sritex bisnis textil terbesar Indonesia hasilkan $ 1,04 miliar dan laba bersih $ 84 juta. Diluar prediksi pendapatkan bersih $ 759,35 juta atau 68, 03 juta. Walau perang dagang antara China dan Amerika terus memanas tidak berdampat signifikan.

Biografi Iwan Lukminto Sritex memang sosok pekerja keras. Usianya tergolong muda buat pemegang jabatan tertinggi. Pria lulusan Suffolk University Boston, Amerika Serikat, yang tak pernah anggap pekerjaan menjadi beban.

"Karena dimulai dari cinta atau istilahnya orang Jawa diawali 'witing tresno jalaran soko kulino' akhirnya bisa menjalankan sampai sekarang. Cinta itu no limit," ujarnya kepada Koran Sindo.

Prinsip mengajari Pak Lukminto kepada anak- anaknya unik. Dia lebih menekankan kepada memberi contoh, bukan mengajari. "Teach me, you will forget, show me you will remember," ucap Iwan lalu mengenang ucapan ayahnya.

Dirinya mengenal berbisnis semenjak usia 3- 5 tahun. Dimana ia ikut ayahnya berjualan sampai ke pasar Klewer, Solo. Pernah dia jualan lem kain sampai membuatnya sendiri. Pengalaman tak terlupakan karena masuk ke dunia produksi.

Ayahnya akan mendiamkan Iwan bila salah. Karena itulah cara anak- anak belajar melalui kesalahan tersebut. Jangan memarahi mereka melainkan biarkan anak bekerja. Setalah dia beranjak dewasa lalu diajak- ajak meeting ayah.

Meeting tentu tidak dipahami anak seusianya namun dilakukan. Bertahap dia mulai menyadari fungsi pertemuan bisnis. Mulai mahasiswa, dia mulai mengerti mengenai proses negosiasi, dimana ayahnya mengajarkan prinsip saling menguntungkan.

Cengli atau tindakan saling menguntungkan dalam negosisasi bisnis. Ayah Iwan juga mengajarkan akan agama, moralitas, keluarga dan pertemanan. Kesukses baginya tidak pernah terlepas dari pentingnya keluarga. Disela- sela kesibukan Iwan menyempatkan berlibur bahkan menyiapkan waktu khusus.

Dia akan ikut mengawasi pertumbuhan anak- anak. Dalam setahun dia akan menyiapkan waktu buat berlibur keluar negeri. Di waktu senggang, Iwan akan menghabiskan waktu selain bersama keluarga, ialah mengerjakan hobinya berolah raga.

Iwan senang berjoging. Dia senang pula menyanyi dan mendengarkan musik jazz klasik. Menurutnya musik tersebut sangat easy listening menenangkan. Iwan ketika disinggung politik memilih tidak. Dia sudah memiliki prinsip tidak memiliki kapasitas berpolitik.

Biografi Iwan Lukminto termasuk keputusannya masuk investasi. Dunia tersebut memang berbeda bila dibanding korporasi. Pilihan Iwan berinvestasi meliputi saham, deposito, dan reksadana. Iwan merasa masih baru pemula berinvestasi.
 
Mulai 2003, dia mulai melirik emas menjadi pilihan investasi lain. Berlanjut layaknya pengusaha pada umumnya melirik properti. Harga tanah dan properti memang memiliki kenaikan setiap tahun. Iwan pun tidak melupakan berinvestasi di sektor rill, seperti industri textil.
 
"Investor juga perlu memikirkan analisis yang tepat dan tidak gambling," tuturnya.
 
Menjadi pengusaha muda bidang tekstil jangan menutup mata. Iwan melihat masa depan dunia digital melalui pasar ecommerce. Maka Iwan ikut andil melalui investasi demi teknologi terbarukan. Termasuk terjun ke dunia fashion melalui berbagai investasi itu.

Devirfikasi portfolio akan menghasilkan return berbeda- beda. Namun akan memberikan peluang saling menjaga. Iwan pun tengah menjajaki investasi dalam bidang startup. Sang penerus bisnis Sritex tengah menjajaki model bisnis terbaru.

Pengusaha Alat Musik Cajon Ryan Ade Pratama

Profil Pengusaha Ryan Ade Pratama

 

pengusahaalatmusik.png

Alat musik berikut bisa dibilang baru tetapi sudah diakui. Pengusaha alat musik Cajon ini, Ryan Ade Pratama, melihat peluang usaha dengan menjadi pelopor. Dia sadar bahwa meski sudah mulai dikenal para pecinta musik. Faktanya Cajon belum banyak dijual di penjuru Indonesia pada masa itu.


Nah, Ryan menjadi satu diantara pelopor alat musik berbentuk kotak ini. Cajon impor harganya mahal yakni Rp. 2 juat sampai Rp. 4 juta perunit. Pemuda lulusan Sastra Belanda di Universitas Indonesia, yang menjajal berwirausaha.


Bertalar belakang musik, Ryan memang menyukai dunia musik, termasuk keluar masuk tempat kursus musik. Dia pun mulai membuat Cajon pada 2011 silam. Kebetulan Ryan dikenal di kalangan komunitas pemain drum. 

 

Pria yang akrab dipanggil Makkie, mulai membuat 4 buah Cajon percobaan pertama kali Tanggapan teman- temannya sangat baik, dan membawa semangat memproduksi kembali. Makkie lebih bersemangat memasarkan lebih luas.

 

Prospek Bisnis

 

Makkei pun berinisiasi membeli lebih banyak bahan baku. Dari triplek selembar besar kemudian dia potong. Bartahap dia memproduksi kemudian dipakai sendiri dan buat temannya. Makkie sendiri mulai berpikir tidak cuma pengrajin tetapi indutsri menengah.

 

Ia menyadari banyak bermunculan pesain Cajon. Namun tidak banyak bertahan berbisnis alat musik baru ini. Jenis Cajon dikembangkan mengikuti genre musik yang sudah eksis. Di tahun 2011, Makkie mengusung brand Koning Precussion untuk produknya. 

 

Keputusan Makkie menjadi pengusaha alat musik sangat memuaskan. Dia memasarkan produk Cajon sampai 9 kota, dengan 97 outlet sendiri. Mitra bisnisnya banyak seperti PT. HLS Musik, PT. Sincere Musik, PT. Premier Musik, Chic's Music, Queen Musik Solo, dan Istana Musik Medan. 

 

"Saya memutuskan untuk berbisnis karena dorongan sebagai musisi yang terpacu untuk membuat karya yang bukan hanya lagu, tetapi alat musik itu sendiri," ujar Ryan kepada SWA.co.id.


Koning Precussion mampu memproduksi 200 buah unit dalam sebulan. Target pasarnya sangat luas mulai dari B+ sampai kelas A. Brand yang mayoritas produknya dipakai laki- laki. Omzet perusahaan Mekkie berkisar Rp. 80 juta perbulan.


Produk Cajon nya dibagi menjadi 3 jenis: Wilhelmus, Vanperu dan Beatrix. Di dalam Cajon terdapat namanya snare ware pengatur bunyi. Pembeli tinggal memilih jenis mana sesuai aliran musik mereka. Koning Precussion juga menghadirkan tas khusus biar mudah dibawa kemana- mana.

 

Produk tas bernama gig bag atau softcase tersebut dikembangkan. Mulai dari buat Cajon berkembang buat dipakai semua jenis alat musik. "Saat pertama kali produksi, banyak orang tanya, 'Mas, bikin salon (speaker) ya mas?" candanya.


Memang disisi Cajon terdapat lubang yang dikira sebagai speaker. Disisi lain, pemain drum juga tak begitu paham memainkan alat musik ritmik. Pemasaran melalui online terbukti lebih efektif buat produk Cajon. Pasalnya dia bisa sembari mengedukasi mengenai kegunaan sampai cara pemakaian.


Kedapan Makkie akan memproduksi lebih banyak pilihan warna dan bahan baku. Ia menginginkan agar pembeli selalu memiliki pilihan.


Latar belakang menekuni bisnis alat musik karena kecintaan akan musik. Hobi Makkie adalah bermain alat musik drum. Dia sering keluar masuk tempat kursus musik. Akhirnya Makkie masuk ke lingkaran anak- anak pecinta musik, pemain band, terutama pecinta alat musik drum di Jakarta.


Disaat itu, di tahun 2010, nama Cajon masih dikenal terbatas diantara pemain drum. Orang awam masih belum kenal alat musik tabuh tersebut. Harga impornya masih mahal, sementara belum ada pengusaha bermain karena memang belum terkenal.


Tahun 2010 produknya dibuat  untuk dipakai buat keperluan dipakai pribadi. Ia lantas menjajal menjual ke teman- teman komunitas. Sambutan ternyata sangat bagus sampai layak buat dipasarkan luas. Inilah cikal beberapa unit yang kemudian dipasarkan umum.


Bertahap nama Cajon diakui sebagai alat musik baru tersebut. Makkie sendiri berprinsip pemusik tak cuma hasilkan lagu. Kita bisa menambah khasanah melalui alat musik baru, atau pengembangan produk lama.


Bahan baku kayu memang menjadi kendala utama. Tetapi pengusaha alat musik ini tetap membuat dan mencoba mengeksplor bahan baku. Nama "Koning" sendiri bukanlah sembarangan, karena namanya berarti "Raja" dalam bahasa Belanda.


Bermula promosi mulut ke mulut kemudian dipasarkan melalui online. Ia memanfaatkan banyak lini dari Twitter, Facebook, Instagram, dan memasarkan lewat iklan. Dia pun mulai mengendorse artis dari drumer Deni Hijau Daun dan Andi Seventeen.


Ia juga membuka kerja sama reseller. Ada total 15 titik penjualan di Jabodetabek, Bandung, dan juga Surabaya. Makkie kemudian mulai merambah Jawa dan Bali. Buat promosi, Makkie menyediakan diskon buat pembeli dalam jangkauan.


Dia pun menerima sistem Delivery Order (COD). Makkie memiliki empat karyawan, memproduksi 50 sampai 60 unit seharga Rp.600.000 hingga Rp.1,2 juta. Dia menjual 30 sampai 35 unit perbulan.


"Memulai usaha itu susah-susah gampang. Susah kalau kita kebanyakan mikir, gampang kalau kita enggak pakai mikir dan langsung mulai. Sekarang banyak pengusaha muda, tapi mau enaknya saja, mau langsung sukses," tutupnya kepada Kompas.com

Batik Papua Port Numbay Bisnis Unik Desainer Papua

Profil Pengusaha Jimmy Afaar

 
 
Batik Papua Port Numbay merupakan insiasinya. Bisnis unik desainer Papua bernama Jimmy Afaar. Di Indonesia memang dikenal dengan ragam corak yang kaya. Tidak cuma di ujung Sumatra tapi hingga ke ujung Papua; kita akan menemukan motif itu. Papua pun menyumbangkan motifnya buat dibatik. 
 
Dari hal yang tak ada sangkut pautnya dengan batik, lantas terjadi asimilasi budaya. Disanalah muncul aneka batik dengan aneka ragam motif unik. Kontras dengan motif khas Jawa, maka Batik Papua, memiliki ragam motif tifa atau binatang- binatang endemik.
 
Binatang yang dijadikan motif meliputi burung sendrawasih atau pun biawak. Peminat batik Papua kini makin banyak tetapi masih merasa mahal. Tetapi justru dari sinilah ada nilai eklusipan pada coraknya. Tak banyak orang bisa memakai batik Papua mungkin ini maksudnya. 
 

Ragam Motif Batik Papua


Jimmy Afaar salah satu sosok pelopor usaha bisnis batik Papua. Awalnya dari kesenangan akan aneka corak batik khas Jawa. Ia pun rajin belajar ke Jawa sendiri, yaitu Pekalongan, untuk belajar bagaimana agar batik Papua semakin beragam. 
 
Hasilnya tak cuma dia sukses dalam berbisnis. Namanya menjadi salah satu pentolan dalam pengolah batik Papua yang dikenal unik. Batik miliknya mampu terjual dari Papua ke Jakarta dan Surabaya.

Di luar negeri, nama Jimmy dan Batik Papua bisa terdengar hingga kawasan Eropa. Dia pernah melakukan satu pameran di Italia. Pria asli Papua ini bahkan sempat belajar langsung dari desainer kondang seperti Poppy Dharsono untuk belajar membatik.

Menurut pria yang telah memulai berusaha batik sejak 21 April 2007 ini. Ia berkata batik Port Numbay merupakan tradisi sekaligus masa depan. 
 
Jimmy telah mematenkan Batik Papua Port Numbay menjadi salah satu jenis batik asli Papua. Nama ini sendiri merupakan nama lain dari kota Jaya Pura. Yang di sana lah banyak perajin dan pengusaha batik, salah satunya adalah dirinya sendiri. 
 
Dia pun berharap Port Numbay akan menjadi sentra usaha batik Papua. Bisnis unik ini sangat memberi nilai tambah kawasan tersebut.

"Sebelum batik, dari tahun 1980 sampai 2006, saya bergabung dengan kelompok desainer," ungkap Jimmy, yang ternyata seorang desainer pakaian bukan cuma pembuat batik biasa.

Untuk menjaga kualitas ia bahkan rela mengundang guru ke Jaya Pura. Ini dimaksudkan agar bisa mengkaya ragam corak batik Papua sendiri. 
 
Kenapa harus enggan? Dengan hal ini Jimmy mengharapkan mereka yang dari Jawa ini, bisa membantu pekerjanya agar memahami kesenian batik. Meski batik miliknya masih dalam konsep batik tulis. Ini sekali lagi justru membuatnya menjadi eklusip meski jatuhnya jadi mahal.

Tumbuh usaha batik Papua Jimmy terhitung cukup pesat. Tercatat sudah memiliki 15 karyawan dan sudah memiliki anek motif, bahkan sudah mulai mengembangkan model batik cap. Untuk batik cap maka pekerja laki- laki yang bertugas. 
 
Sedangkan untuk batik tulis maka para perempuan lah yang bekerja dengan tangan trampil mereka. Harga batiknya ada dikisaran Rp. 200.000 sampai Rp. 2,25 juta per- potongnya. Pada awalnya Jimmy bercerita baru bisa membuat 16 potong kain per- bulan.

Kini, usaha batik Papua miliknya sudah bisa mengantongi Rp.20 juta per- bulan. Jimmy mengaku pernah ikut Poppy Darsono yang agaknya mempengaruhi bisnisnya. Selain cuma memproduksi kain, ia juga bisa loh untuk membuatkan pakaian pernikahan berbahan batik Papua. 
 
Untuk bahan ia memilih memakai kain yang berjenis katun bukan sutra. Dijelaskannya bahwa iklim Papua yang cenderung panas membuatnya agak sulit mengolah sutra.

Namun, dia mengaku tetap memproduksi kain sutra, meski untuk produksi yang terbatas atau cuma untuk pesanan khusus saja.

"Saya jarang buat sutra, lebih banyak katun," imbuh sang desainer Papua ini, kemudian ia menjelaskan bahwasanya proses pengerjaan bahan sutra itu memakan waktu 3 bulan.

Ia sangat berharap agar melalui batiknya berarti memperkenalkan indahnya budaya Papua. Disini Jimmy ingin agar setiap orang memakai batiknya darimana pun asalnya. Dari batik buatannya maka orang setidaknya akan tau budaya Papua, atau setidaknya tau bahwasanya Papua itu Indah. 
 
Ia lantas menjelaskan aneka motif pada batiknya meliputi aneka daun- daunnan. Dalam maknanya daun merupakan sumber obat- obatan di tanahnya, Papua.

Usaha Kontrak Helm Ojek Online Pengusaha Muda

Profil Pengusaha Ilham Pratama

 

usahahelm.png

Pengusaha muda bernama Ilham Pratama ini bak kejatuhan durian runtuh. Usaha miliknya dikontrak buat memenuhi kebutuhan helm ojek online. Dia jadi kontraktor buat Gojek. Perusahaan transportasi tersebut memesan helm banyak.


Gojek ternyata membuka lapangan pekerjaan lain. Mereka mendukung jalannya Usaha Kecil Menengah (UKM). Usaha milik Ilham bernama RamoPro Performance. Ilham ini memproduksi aneka perlengakapan otomotif. Perusahaan Gojek memesan tidak kurang 400 helm khusus berlogo Gojek.


Helm- helm nya diproduksi di kawasan Jalan Cikutra No. 205, Bandung, Jawa Barat. Mereka tidak cuma mendapatkan pesanan. Tetapi juga ikut mendesain model helm khusus milik Gojek. Pengusaha muda 29 tahun yang sudah mengerjakan proyeknya sejak 2011.


"Sebuah penghargaan besar mendapatkan pekerjaan ini. Kami akan ciptakan karya terbaik," ujarnya ke Liputan6.com


Ayah dari tiga anak yang menekankan pentingnya produk lokal. Buat perusahaan besar baiknya terus mendukung produk dalam negeri. Pemesanan produk helm Gojek terbukti mengangkat perekonomian orang lain.


Masyarakat bawah mendapatkan pekerjaan bersekala nasional. RamoPro sebelum menerima proyek dari Gojek sudah berjalan. Usahanya meliputi pembuatan aksesoris pengendara motor. Mulai dari helm sampai sarung tangan khusus.


Lewis Stewart pernah merasakan produk buatan pria asal Tasikmalaya. Ramopro menjadi pemain bagus diperhitungkan masyarkat pecinta montor. Tetapi mereka juga melayani produksi kustom atau bukan masal.Buat produk hasil karyanya dapat dinikmati melalui ramopro.com. 

 

"Bisnis ini tidak besa begitu saja. Banyak kendala yang kami hadapi dan kami harus riset dari hal yang paling kecil, bahkan kami harus menghadapi trial and error beberapa kali," ucap Ilham. Usaha kontrak helm ojek online memang dilalui melalui aneka tantangan.


"Saya orang yang tidak akan berhenti mencoba sebelum berhasil," tutupnya.

Ahli SEO Neil Patel Kisah Pebisnis Online

Profil Pengusaha Neil Patel

 

neilpatel.png
 

Ahli SEO Neil Patel bekerja keras menjadi miliarder muda. Kisah pebisnis online yang jago mencari uang lewat internet. Neil kelahiran London, Inggris, 24 April 1985, yang hidup sederhana sebagai warga kelas menengah.


Umur 2 tahun, dia dibawah orang tuanya pindah ke California, Amerika Serikat. Tinggal di kota yang bernama Orange Country. Dia memiliki saudari perempuan bernama Amee. Negara Amerika sangat mendorong kehidupan berwirausaha.


Ia tumbuh di lingkungan penuh semangat entreprneurship. Dia tidak mau hidup biasa. Diusia 15 tahun, dia jualan CD berisi film. Dijual 2- 3 dollar kepada teman sekolah ketika baru masuk. Niel tidak malu padahal musim sekolahnya barulah dimulai.


Usaha Konsultan Online


Neil menjual kotak televisi satelit. Dia juga menghack televisi milik orang tua dan teman sekelasnya. Ia hasilkan ribuan dollar. Usia 15 tahun, Neil malah menjadi pegawai di Knott Berry Farm, kerjannya asik mengambili sampah, mengepel ruangan, dan mengurusi muntah.


Pekerjaan tersebut dilepaskan buat menjadi Quality System. Dia hasilkan ribuan dollar untuk penjualan tiap unit vakum Kirby. Neil memiliki cara unik yakni menjual dari rumah ke rumah. Mengetuk pintu rumah menawarkan membersihkan debu memakai vakum.


Terinspirasi Monster.com, Neil tertarik dunia website hingga mengeluarkan tabungan 5000 dollar. Dia kemudian membuat Advice Monkey. Ternya berbisnis online tidak semudah berjualan keliling. Neil bahkan kehilangan ribuan dollar buat iklan.


Bertahap Neil belajar mengenai internet marketing otodidak. Dalam beberapa bulan itu, website Advice Monkey mampu menaikan pengunjung, walaupun populer tidak menghasilkan uang. Daripada terjebak bisnis tidak jelas ia memilih kuliah.


Saudari perempuannya mendorong kuliah sampai lulus Cypress Community Collage. Bertahap Neil mulai mempraktikan marketing onlinennya. Neil berhasil menghasilkan kontrak dari Elpac Electronics, senilai $ 3.5000 perbulan.


Dia membuka usaha berkonsep Advantage Consulting Service (ACS), sebuah agensi marketing, yang berpatner pacar saudarinya. Bersamaan dia mendapatkan kontrak dari anak- anak pemilik Elpac, yang memiliki agensi periklanan.


Niel pernah kehilangan uang $ 1 juta untuk investasi perusahaan hosting. Usaha hosting yang bernama Vision Web Hosting. Neil kemudian membuat Crazy Egg bersama rekan, Hiten Shah. Perusahaan ini berkonsep konsultan marketing online.


Ia pun mengembangkan software sendiri. Dari uang konsultasi dipakai pengembangan software Crazy Egg. Dia lantas meluncurkan software tersebut.


Kenapa Neil menyukai pekerjaan menjadi pembersih lantai. Dia bekerja di Knott's Berry Farm, usia masih 15 tahun, mendapatkan banyak uang tips dibanding 3 pekerjaan dahulu. Ya Neil juga merasakan susahnya menjadi buruh bersih.


Neil memiliki pandangan ingin kaya. Ia pun menyadari pekerjaan menjadi buruh tidak bikin kaya. Ini kemudian membuka pandangannya akan entrepreneurship. Adik perempuannya yang membuka jalan melalui Oracle Consultant, kemudian menjadi Monster.com.


Neil lantas mempelajari konsep bisnis Monster.com. Kemudian dia meluncurkan Advice Monkey. Tapi malah kegagalan yang didapatkannya. Namun Neil bersyukur karena menemukan akan potensi dalam bisnisnya. Kisah pebisnis online tersebut berlanjut belajar digital marketing.


"SEO adalah perlombaan, bukan lari cepat," ucapnya.


Dia lantas menjual Crazy Egg. Kenapa dia menjual bisnis tersebut padahal menghasilkan. Ternyata itu disebabkan tidak berkembang. Neil merasa harus menaruh modal tetapi tidak maju. Bahkan usahanya tidak menarik banyak investor karena usahanya itu- itu saja.


Investor ingin kenaikan dan sesuatu baru. Bahkan mereka inginkan sesuatu menyaingi bisnis Google Analytics. Maka lahirlah software dan website KissMatric. Berkat Crazy Egg menyempurnakan konsep bisnis barunya tersebut.


Sayangnya, tidak semudah diharapkan, walau lebih sempurna namun kehilangan esensi milik Crazy Egg. Bahwa Crazy Egg memiliki proposisi jelas menyebut alat analisa. Di sistemnya menganalisa demi mendapatkan pemahaman akan website lewat tool.


Lalu Kissmetric? Neil menulis Kissmetric membantu menemukan matrik aksi buat bisnis. Jelas sangat tidak mudah dipahami pengunjung baru. Neil kemudian menciptakan banyak headline untuk mulai menggaet pengunjung.


"Saya berpikir bahwa produk saya masuk papan atas, tetapi saya hanya tidak mampu mengkomunikasi penjualannya," jelas pengusaha muda ini.


Demi menaikan pelanggan maka dibuatlah social prof. Terknik tersebut dengan menaruh profil mereka yang berhasil. Kissmatric menunjukan mampu menjadi pilihan banyak perusahaan. Melalu inilah maka kenaikan potensi klien sampai 40%, dan dalam tiga bulan, pendapatan naik 60%.

 

Niel juga mendirikan bisnis investasi True Ventura. Salah satu usahanya, sang entrepreneur muda bisa membeli tempat di Hotel Seattle. Tujuannya menciptakan ruang komunikasi para entrepreneur.  Pada tahun 2011, Neil dan Kissmetric dituntut class action untuk penggunaan flash cookies teknologi.


Dia dianggap menyalahi privasi. Tuntutan diterima dan mampu diselesaikan lewat beberapa ribu dollar. Neil membeli Hello Bar pada 2012. Forbes melabeli Neil sebagai Top 10 Marketing Experts di 2014.


Dia bersama Hiten Shah lantas melepaskan Kissmetric. Pada 2014, dia meluncurkan tantangan 100.000 visitor bulanan untuk blog.neilpatel.com. Ternyata dia belum melepaskan Crazy Egg dan terus memberi pelatihan, pengajaran, dan menginspirasi entrepreneur muda.

Entri yang Diunggulkan

Biografi Jack Ma Orang Terkaya China Alibaba