Pelajar 18 Tahun Jualan Teh Kempot Untung Jutaan

Profil Pengusaha Victor Giovan Raihan



Pelajar SMA asal Indonesia yang sukses berbisnis. Kisah kali ini tentang Victor Giovan Raihan pengusaha Teh Kempot. Umur mungkin baru 18 tahun, tetapi sukses berbisnis sendiri. Semua cuma berawal keisengan melihat maraknya minuman cepat saji. Usaha aneka minuman memang sedang ngetren. Mulai susu, cincau, teh, kopi atau jus buah.

Dia melihat peluang di yogurt. Meracik minuman teh berbahan yogurt. Ide awalnya iseng membuat minuman yang memadukan teh dan yogurt (susu fermentasi). Ternyata rasanya nikmat juga mengundang banyak orang ingin mencoba. Uang sebesar Rp.3 juta lantas dikeluarkan Giovan. Uang pinjaman milik orang tuanya sekitar 2012 -an.

Teh Kempot sendiri muncul lewat pengamatan iseng. Dia mengamati ketika orang tengah minum minuman pake sedotan. Maka keliatan pipinya kempot tetap menyedot walau minuman sudah habis. Jika teh terasa enak pasti nagih dan kempot lah pipi mereka lagi. Harapan Giovan dari nama tersebut ialah minuman miliknya yummy.

Dulu sekali, ternyata dia pernah berbisnis bakso sebelum jualan Teh Kempot. Bisnis bakso miliknya lumayan berkembang punya 5 cabang. Semua outlet berada di Kota Malang hingga sekarang. Cuma penemuan Teh Kempot membuatnya pindah fokus. 

"...kuliner seperti, Bakso Mercon yang sedang saya kelola, marjin keuntungannya cuma 100 persen," jelas dia. Tenang dia masih berjualan bakso tetapi juga minuman. Mudahnya orang makan bakso butuh minuman itulah Teh Kempot.

Hal paling mengejutkan adalah, secara blak- blakan, ia menyebut Teh Kempot marginnya 350 Memang bisnis minuman cepat saji tidak ada matinya. Giovan sendiri waktu itu belum berniat memfranchisekan. Putra sulung dalam keluarga, yang juga siswa SMA N 1 Kepanjeng, masih ingin fokus mengerjakan 10 cabangnya.

Untuk omzet sendiri sudah mencapai paling sedikit 2 juta per- bulan/outlet. Meski begitu dia masih anggap ini sebagai bisnis pemula. Ia belum lekas puas atas hasil. "Saat ini per outlet paling apes menghasilkan Rp 2 juta per bulan. Outlet lain yang ramai bisa lebih dari itu," aku Giovan.

Awal teh kempot


Semua bermula dari sebuah rumah di Jalan Panji II Kepanjen. Pemuda 18 tahun dari pasangan Sri Winarsih dan Bambang Hermanto ini, memulai membuat minuman teh sederhana. Caranya cukup membeli teh yang sudah setengah matang. Ia lantas mencampurnya dengan yogurt. Aneka minuman pun lahir berasa lemon tea, stroberi, dan cokelat.

Untuk kemasan dijual per- 250 ml seharga Rp.2000- 2.500. Jumlah karyawan juga sudah banyak yakni 50 orang. Ini termasuk karyawan warung Bakso Mercon yang masih terus bertahan. Setiap harinya diakui bisa memproduksi 70 gelas. Kemudian bahan gula dibutuhkan Teh Kempot ialah 4kg per- outlet/hari.

Meski sudah sukses berbisnis minuman, Giovan mengaku tetap mengerjakan bisnis bakso. Ini adalah bisnis core atau bisnis utamanya. Dia menyebut karena omzetnya besar. Karena teh merupakan bisnis sampingan, maka dia berencana menggaet mitra kerja kedepan. Entah konsepnya franchise ataupun bukan belum dia tentukan.

"Saya akan menambah mitra di kota- kota besar, seperti Surabaya dan Sidoarjo," paparnya. Bekerja keras Giovan merguk keberuntungan ketika masih muda. Beruntunga dia mampu mengikuti kata hati. Dia mampu meyakinkan kedua orang tuanya.

Usut- punya usut dia pernah direncanakan harus masuk polisi. Beruntungnya dia sudah berbisnis sejak masih di usia belia. Sekarang Giovan bisa nyeletuk kalau jadi polisi apa omzetnya bisa puluhan juta. Jujur keluarga memang berasal dari jalur bersenjata. Itulah kenapa nama depannya Victor yang berarti kemenangan, yang menang berusaha.

Perluasan usaha dilakukan lewat mengajukan kredit kemana- mana. Semua masih memakai modal pribadi dan orang tua. "Toh bapak saya dapat fasilitas kredit dari bank, yakni kredit kepolisian. Saya pinjam dari situ juga," candanya.


Awal membuka bisnis Teh Kempot modalnya Rp.3 juta. Ia membuka satu outlet dulu. Terus berkembang, ia mampu membuka banyak lagi. Total 10 outlet dikelola sendiri dan 17 milik mitranya. Untuk bermitra Teh Kempot cukup mengeluarkan Rp.3,5 juta. Kamu mendapatkan grobak serta modal 100 gelas kemasan dan alat masak.

Mitra terbanyak datang dari Kota Malang, dan dua mitra lainnya berasal dari Palembang dan Jakarta.

Kedua orang tua Giovan mengaku bangga. Mereka mendukung sepenuhnya usaha milik sang anak. Mereka percaya membuka usaha sendiri akan membentuk mentalnya. Ia telah menjadi sosok yang mandiri tidak bergantung kepada orang tua. Diumur 18 tahun apakah dia masih mau menjadi polisi. Mungkin bisa menjadi polisi pengusaha.

Mau Jadi Entrepreneur Baca Artikel Apa

Kamu Mau Jadi Seorang Entrepreneur?


Menjadi entrepreneur membutuhkan kisah orang lain. Baiknya menyimak kegagalan dari orang lain. Itu yang penulis baca dari tulisan Justin Bariso, pendiri Insight. Ia melalui tulisan artikel di Inc.com coba memberikan pandangan tentang kualitas entrepreneur. Yang mana datangnya dari kisah serial entrepreneur Christopher Engman.

Kita tahu mungkin beberapa orang masih berkata entrepreneur terlahir, bukan diciptakan. Tetapi penghalang semacam itu sudah menipis sejak lama. Tidak ada lagi halangan siapapun masuk ke dunia entrepreneurship. Ia menambahkan entrepreneur punya banyak alasan. Untuk alasan inilah batasan apapun akan terlampaui.

Sebelum kamu memulai mengeksekusi ide bisnis. Maka dengar kisah jatuh bangun Christopher Engman, seorang entrepreneur asal Swedia. Dia mendirikan perusahaan pertama relatif muda 25 tahun. Dia bercerita tentang kualitas apa berdasarkan kisah pengalamannya.

Kalau kamu tengah berpikir akan memulai sebuah usaha pertama kali. Saran Engman mungkin membantu membentuk jiwa kamu lebih siap.

1. Kamu pasti gagal

Paling tidak separuh perjalanan kamu adalah kegagalan. Ia menyebut angka lima tahun pertama berusaha. Ini sesuai penelitian sebuah perusahaan Gallup. Seperti halnya dikatakannya, sebagai entrepreneur, Engman pasti gagal pertama di awal mencoba.

Faktanya, ia kehilangan perusahaan pertamanya, bahkan berakhir menjadi hutang $100.000. Cukup kah ini membuat kamu takut. Tenang untungnya Engman masih keras kepala tentang situasi ini. Hingga dia mampu melalui hal tersebut. Jujur jika kamu tidak siap akan kegagalan, entrepreneurship bukan jalan kamu.

2. Jangan mulai dari ide tetapi masalah

Seperti kebanyakan kita maka ide seorang Engman adalah merubah masalah. Dia mencoba merubah satu hal ke hal lainnya. Dia menjelaskan jika kamu bertanya ke semua entrepreneur: Maka mereka akan berpikir itu berasal dari ide mereka. Faktanya mengejutkan bahwa bisnis mereka bukan berawal dari sebuah ide bisnis.



Engman menyebut mereka membahas masalah. Para entrepreneur selalu membahas masalah sampai akhirnya ide bisnis muncul. Mulailah mencari masalah. Bukan ide bisnis. Jika kamu serius memulai sebuah bisnis, maka carilah masalah sebanyaknya dari orang atau bisnis lain. Maka, berusahalah keras selesaikan masalah itu dan jadi.

3. Ketekunan itu emas... jika kamu rela untuk mencubitnya

Ide itu akan tumbuh banyak sekali. Apa yang tersulit ialah bagaimana membuat ide tersebut menghasilkan di waku tepat.

Selepas perusahaan Engman bangkrut, dia memulai ulang... dengan dasarnya sama bisnis sebelumnya. Cuma kali ini berjalan. Apa yang membuatnya berbeda? Ketika banyak orang mengatakan kamu tidak boleh lalu menyerah. Dia setuju... kamu tidak boleh menyerah atas dirimu.

"Tetapi suatu waktu kamu haruslah menyerah dalam konsep tertentu kamu pernah buat... dan cubit lah," ia berujar.

Perlu kamu tau bahwa dulunya PayPal bernama Confinity. Ketika pertama kali diluncurkan itu hanyalah satu perusahaan software keamanan untuk gadget. Nah, selepas itu, konsepnya berbalik menjadi satu perusahaan yang mengamankan dirinya sendiri. Mereka PayPal menawarkan konsep tentang keungan yang aman.

Perlu kamu tau juga Google tidak menghasilkan uang. Sampai beberapa tahun kemudian meluncurkan sistem Google Adwords di tahun 2003. Kalau ide bisnis pertama kamu tidak sukses, mungkin disisi lainnya akan kamu temukan kesuksesan.

4. Mulai hal terkecil

Akan mudah bagimu merasa bersemangat akan mimpi besar perusahaan tentang mempengaruhi dunia. Tetapi Roma tidak dibangun semalam.

"Mulai dengan satu target pasar kecil," jelas Engman. "Bisnis kamu memang haruslah dapat diterima di pasar lebih luas. Namun jangan coba membuktikan itu terus menerus dalam satu waktu."

Jika kamu merasa kamu punya jawaban atas masalah, lupakan tentang marketing (untuk sekarang). Dekati mereka yang mempunyai masalah. Ketika mereka mau mencoba produk atau servis kamu, kamu punya satu jalan membuktikan diri.

5. Bermainlah permainan panjang

Penulis artikel ini Justin Bariso menyukai perbandingan oleh Christopher Engman, yaitu permainan catur. Dia Engman menyebut suatu waktu kamu harus merubah rencana kamu jika sesuatu terjadi. Kamu janga tergesa- gesa mengejar ratu dalam satu pukulan.

"Kamu membuat banyak pegerakan, dan kamu akan menyerang sang ratu," ujarnya. Seperti halnya petinju legendaris Mike Tyson. Sang petinju legendaris punya kata bijak,"Semua orang punya satu rencana sampai satu kali dipukul di wajah."

Istilah Bariso entrepreneurship merupakan gabungan antara strategi dan tinju jalanan. Bangun strategi kamu. Tetapi taulah bahwa cepat atau lambat, sesuatu tidak terduga akan menghantam kamu kaluar. Hadapi setiap pukulan, dan tunjukan ke kita terbuat dari apa kamu!

Entri yang Diunggulkan

Biografi Jack Ma Orang Terkaya China Alibaba