9 Pengusaha Muda Terbaik Indonesia Mendunia

8. Malariantikan Yulianggi Umur 19 tahun Company: Shoyu Pia Cake Ketika ia tengah mencari produk tentang produk lokal. Dia menemukan singkong di anak tirikan. Tapi satu kenyataan, Malarianti menemukan bahwa masih ada beberapa orang menikmatinya. Tapi tidak semua orang menyenanginya. Jadi dia mulai membuat produk modern Shoyu Pia Cake. Dari cuma punya enam pegawai di awal, sekarang, dia bisa memiliki lebih dan lebih banyak lagi pelanggan.

Biografi Mualaf Cantik Pengusaha Batik Trusmi

"Semua pengusaha punya jatah gagal," optimisnya.

20 Wirausaha Muda Mandiri 2015

Untuk kategori industri, perdagangan dan jasa 1. Juara 1: Gita Adinda Nasution (Kolagit -obat diabetes dan komplikasinya) 2. Juara 2: M Zulqarnain A R (Iwearzule -custom clothing) Untuk kategori boga 1. Juara 1: Filsa Budi Ambia (Peyek Kepiting -jajanan peyek daging kepiting) 2. Juara 2: Martalinda Basuki (UD Klasik -minuman coklat murni)

Profil Dea Valencia Pengusaha Batik Kultur

"Desainernya saya sendiri padahal nggak bisa gambar. Imajinasi. Saya ada satu orang yang diandalkan, kerja sama dengan saya. Apa yang ada di otak saya transfer ke dia untuk dijadikan gambar," kata Dea.

17 Pengusaha Muda Indonesia Masuk Forbes

Retail and Ecommerce 1. Carline Darjanto, 28 tahun, Entrepreneur 2. Merrie Elizabeth, 28 tahun, CEO dan Creative Director Blobar Salon 3. Yasa Paramita Singgih, 20 tahun, Pendiri dan President Men's Republic 4. Ferry Unardi, 28 tahun, salah satu pendiri dan CEO Traveloka

Tampilkan postingan dengan label Daftar pengusaha. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Daftar pengusaha. Tampilkan semua postingan

Selasa, 25 September 2018

Aneka Kerajinan Batok Kelapa Wirausaha Berbasis Ekspor

Daftar Pengusaha Kerajinan Ekspor


 
Siapa sangka aneka kerajinan batok menghasilkan jutaan. Berikut prospek wirausaha kerajinan batok kelapa. Dulu orang menganggap batok kelapa ini sebagai sampah, tapi tidak bagi para pengusaha ini. Sekarang bisa dirubah menjadi aneka produk yang diminati manca- negara.

Bagi dua pengusaha ini sampah tersebut adalah berkah. Seorang pengusaha muda asal Tuban, Jawa Timur, bernama Ainur Rofiq bercerita. Awalnya dia iseng membuat mainan anak dari batok kelapa. Soal bahan baku cukup mengambil batok kelapa yang berserakan di pasar.

Rofiq merubah batok kelapa menjadi aneka kerajinan. Produk Rofiq meliputi celengan batok kelapa, tempat pensil, lampu meja, dan celengan. Produk lain seperti membuat bonek berbentuk bebek atau angry bird.

Ia mulai memunguti batok kelapa dan dikumpulkan menjadi satu. Kemudian batok kelapa tersebut dibersihkan. Batok kelapa lantas dilubangi dibentuk sesuai bentuk desain awal. Wirausaha yang sudah digeluti semenjak tujuh tahun ini, mampu menghasilkan jutaan perbulan.

Harga produk antara Rp.30- 100 ribu rupiah tergantung kesulitan. Meskipun sudah sukses, dia masih terkendala modal pengembangan usaha. Pesanan datang dari daerah Tuban hingga manca negara. Ia menambahkan berharap bantuan pemerintah agar lebih maju.

Wirausaha Kerajinan Ekspor.

Cerita lain datang dari pengusaha bernama Gunawan. Awalnya dia berjualan buah kelapa utuh, yang diambil dagingnya dan dijual tempurungnya juga. Tidak sedikit dia melihat tempurung cuma menjadi limbah terbuang. Dari tempurung kosong itu kemudian Gunawan jual secara karuangan.

"Limbah dari kelapa yang telah diambil dagingnya itu banyak, dan biasanya saya jual karungan," ia berujar.

Limbah batok kelapa cuma dijual murah yakni Rp.400 perkarung. Dia berpikir bagaimana mengolah limbah batok tersebut.

Mulai menjalankan bisnis kerajinan batok kelapa sejak 2005. Pengusaha Rofiq membuat berbagai bentuk, seperti celengan, mangkuk, teko, dan lampu hias. Berawal tukang kelapa Rofiq kini beralih jadi pengusaha kerajinan batok kelapa.

Dia mulai mencari ide bagaimana mengolah limbah. Gunawan mulai mencari reverensi dari internet, bagaimana cara mengolah limbah batok kelapa. Bagaimana limbah dimanfaatkan wirausaha bukan sekedar dibuang saja.

Produk awal Gunawan adalah membuat celengan batok. Kemudian dia berkreasi bentuk lain untuk dijual ke pasaran. Waktu itu pasar merespon positif akan produk Gunawan. Sebelum ada gempa yang melanda Yogyakarta, memproduksi aneka bros, tusuk konde, dan dompet.

Hingga gempa menerjang Yogyakarta, di tahun 2006, Gunawan sempat menutup usahanya selama 6 bulan karena pristiwa tersebut. Meskipun tutup dia tidak berhenti dan membuka kembali usahanya. Akhir 2006 aneka desain dibuat sendiri, antara perpaduan desain lama dan baru.

"Saya mencari ide, mencari referensi," jelasnya
Cara membuat kerajinan batok kelapa memerlukan waktu. Pertama kamu membersihkan batok, lalu mengamplas, kemudia celengan dibentuk dan digambar. Dalam seminggu menghasilkan 1000- 1200 produk kerajinan.

Ia menjual produknya melalui online. Ataupun Gunawan menjualnya melalui toko- toko souvenir di Kota Yogyakarta. Walupun produk Gunawan sudah masuk pasar ekspor, ia masih tetap fokus untuk menyasar pasar lokal sebagai utama.

Harga produk kerajinan batok kelapa antara Rp.15- 17 ribu. Cangkir batok kelapa dijual Rp.6 ribu sampai Rp.8 ribu. Kemudian harga mangkuk unik seharga Rp.12 ribu, dan teko batok kelapa seharga Rp.15 ribu dan Rp.25 ribu.

Dia juga menerima pesanan khusus dari toko- toko. Melalui cara itulah usaha dijalankan Gunawan bisa berkembang. Inilah kisah Gunawan wirausaha berbasis ekspor dari aneka kerajinan batok kelapa. Jika kamu berminat maka saatnya mencari limbah untuk didaur ulang.

Inilah Daftar Pengusaha Muda Mendukung Jokowi Dua Periode

Daftar Pengusaha Muda Pendukung Jokowi


pengusaha pendukung jokowi
 
Selain sosok pengusaha Erick Thohir yang mendukung Jokowi. Bahkan nama Erick didapuk menjadi Ketua Tim Sukses. Berikut pengusaha muda mendukung Jokowi dua periode. Beberapa merupakan petinggi Kamar Dagang Indonesia (KADIN) dan Himpunan Pengusaha Indonesia (HIPMI).

1. Rosan Roeslani

Informasi terbaru mengatakan bahwa Rosan Roeslani mendukung. Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia ini, menurut berita Merdeka.com mantap. Menjadi salah satu pengusaha muda mendukung Jokowi dua periode.

Dia dipuk menjadi wakil ketua, tugasnya mendampingi Erick Thohir dalam mengembangkan visi- misi ekonomi. Dianggap sebagai sosok real dibidang Ekonomi bukan main- main. Rosan sendiri sekarang berusia 49 tahun, pengusaha kelahiran Jakarta, Chairman Group Recapital.


Meskipun tidak terucap langsung oleh pribadinya sendiri. Menurut Erick Thohir, dia akan menjadi sosok kunci yang memberikan masukan. Bagaimana nanti mengembangkan wirausaha muda. Ia menambahkan Bahlil merupakan sosok cocok menginspirasi anak muda.

Sebagai Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia, sosoknya dikenal cukup vokal untuk mengkritisi kebijakan Presiden Joko Widodo.

3. Erick Thohir

Sosok Erick Thohir sendiri tentu sudah pasti masuk. Dia pengusaha muda mendukung Jokowi dua periode pertama. Bahkan diangkat menjadi Ketua Tim Pemenangan Jokowi- Ma'ruf. Sepak terjang di dunia bisnis sudah dijelaskan oleh Jokowi.

4. Hary Tanoe

Mungkin sudah tidak lagi cocok panggil pengusaha muda. Namun nama Hary Tanoe berpengaruh bagi pertumbuhan wirausaha muda mandiri. Hary Tanoe mendukung sebagai Ketua Partai Perindo, sekaligus sebagai pengusaha media pemilik MNC Group.

Selain nama diatas ada beberapa nama lain, yang sudah terkonfirmasi adalah nama Yoris Sebastian, yang mendukung melalui akun Instagram nya. Dia mengunggah angka satu untuk Indonesia satu kali lagi. Nama lain adalah pengusaha Reiner Bonifasius Rahardja yang belum terkonfirmasi.

Rabu, 15 Agustus 2018

5 Contoh Pengusaha Tua yang Menginspirasi Anak Muda

Pengusaha Tanpa Batasan Umur


Contoh pengusaha tua ini menginspirasi. Lakukan kewirausahaan tanpa memikirkan umur kita. Jika biasanya kita membahas pengusaha muda. Baiknya kita menyimak satu artikel ini. Tentang orang- orang berumur 50 tahun keatas menjadi pengusaha.

Contoh pengusaha tua umurnya 50 tahun lebih. Tetapi semangat mereka membuktikan tidak apa. Jika anda mengidolakan Mark Zuckerberg atau Jack Dorsey. Baiknya kamu mulai mengidolakan mereka berlima. Mereka merupakan contoh pengusaha tua menginspirasi anda.

Diluar sana, ada para pengusaha menakjubkan berwirausaha diusia renta. Mereka menyebut bahwa menjiwai entrepreneurship atau kewirausahaan kapanpun. Tahun 1996 Kauffman Foundation coba melakukan pendataan jumlah pengusaha berusia tua.

Faktanya jumlah pengusaha tua naik dari 14,3% menjadi 23,4%. Dimana mereka berumur bahkan lebih dari 55 tahun. Dunia tengah dilanda deman entrepreneurship. Bisnis startup menjamur mulai dari sosial media hingga industrialis. Mereka para pengusaha angkatan 45 mencoba dari sisi beda.

Sosok Bill Zinke, umur 86 tahun, mendirikan perusahaan konsultan manajemen. Bukan cuma satu perusahaan tetapi beberapa. Sejak 2007 mendorong pengusaha pensiunan terlahir. Orang tua itulah kata kunci. Tidak banyak pengusaha muda memiliki kelebihan mereka.

Mereka memiliki pengalaman, ahli, kemampuan menilai, serta kinerja profesional. Menurut Inc. ini kualitas pengusaha sukses sejati. Semakin tua semakin berhasil berbisnis. Beberapa pengusaha tua bahkan memulai pertama kali dan berhasil.

Bisnis Tidak Memandang Umur


Ekonomi dunia yang bergeser ke bisnis teknologi. Orang tua menawarkan diri, umur 60, 70, dan 80 tahun. Jika kamu masih kurang terinspirasi oleh Bill Zinke. Ingin lebih banyak contoh pengusaha usia tua. Berikut ulasan artikel mikemichalowics.com, menuliskan 5 contoh yang perlu kamu tau:

"Kewirausahaan adalah bagi kaum muda. Dari semunya anda membutuhkan energi, stamina, fokus tanpa henti, dan yang paling penting, waktu di sisi anda. Omong kosong! Kunci sukses kewirausahaan hanya melakukannya," -Mike Michalowicz

1. Jack Weil, umur 107 tahun per- Agustus 2008

pengusaha umur 100 tahun

Jack Weil mungkin berumur 107 tahun. Pengusaha tanpa patah semangat Jack A. Weil. Sudah tidak ada didunia sejak 13 Agustus 2008 di umur 107. Fakta bahwa dia bertahan hidup ratusan tahun untuk menjadi pengusaha.

Disaat meninggal dia dikenal masih menjabat CEO. Unik karena itu merupakan perusahaan milik sendiri. Didirikan saat usianya 43 tahun dan sampai sekarang. Fokus berbisnis fashion khas Amerika. Perusahaan yang bernama Rockmount masih berdiri sejak tahun 1946.

Banyak perusahaan teman sejawat tutup. Menurut banyak literatur Jack merupakan penemu fashion. Dia dikenal sebagai pencetus bolo tie atau dasi bolo. Pengusaha Jack menamai sendiri produk dasi tersebut. Rahasia panjang umur baginya bekerja, ia berkata "Mencintai pekerjaanya."

2. Poppy Bridger, umur 84 tahun

pengusaha ahli kimia

Diusia belia sudah disibkan mengejar gelar P.hD dibidang kimia. Umur 45 tahun Poppy mendapatkan pekerjaan mengajar. Masuk umur 69 tahun keadaan ibu Poppy mulai sakit- sakitan. Ini mendorong dia tidak lagi bekerja. Dia memilih merawat orang tua di rumah saja.

Ulang tahun ke 76 mendapatkan penghargaan istimewa. Poppy mendapat kesempatan membeli satu perusahaan. Membeli perusahaan tempat dia bekerja dulu. Ia menjadi direktur lab dan menjalankan bisnis .Dia mendapatkan uang modal sekitar $450 ribu.

Bisnis Poppy adalah menentukan kandungan barang. Menganalisa tingkat metal dan sejenisnya. Agar bisnis tetap berjalan maka dia mengajak anak- anaknya. Poppy masih berkerja setiap hari diumur 84 tahun. Dia dibantu anak laki- laki dan perempuannya menghasilkan $340 ribu.

3. Colonel Harland Sanders, umur 90 tahun per- Desember 1980

kolonel sanders umur 90 tahun

Colonel Sanders merupakan tokoh ikonik. Pengusaha tua berusia 65 tahun ketika memulai usaha. Dia bermodal menjamin cek perlindungan sosial. Uang dari semacam BPJS, itu dijadikan modal untuk melalukan branding.

Sanders lantas memanggil dirinya kolonel. Sebuah personal branding, memakai baju putif formal dan dasi hitam ikonik. Pertumbuhan KFC melegenda karena konsep franchise. Ketika dia meninggal ada 6000 cabang tercatat tersebar di seluru dunia.

Perjalanan binsnisnya menghasilkan uang $6 miliar. Berbekal semangat entrepreneurship, vokal hal kesempatan ruang untuk pensiunan. Berbicara didepan Congressional Committee of Aging agar para orang tua tidak dikampingkan.

Sanders mencintai pekerjaan, bijaksana, dan suka tantangan. Pernah ditolak 1000 kali resepnya oleh restoran disepanjang Amerika. Pengusaha legenda yang memplopori personal branding. Bukan hal buruk, Pak Tua ini sang juara!

4. Barbara Miller, umur 74 tahun

pengusaha 70 tahun

Barbara dikenal sebagai pegawai loyal ke perusahaan. Namun, menjadi pengusaha bukanlah pilihan sepanjang hidup. Kesempatan mungkin akan datang sekali dan tidak akan kembali. Selepas pensiun dari tempat kerja di perusahaan kertas.

Sudah mengabdi selama 30 tahun mau kemana lagi. Dia yakin bahwa karirnya sudah selesai. Saatnya dia menjadi orang tua pensiunan. Tetapi ketika dia tengah mengepak barang pribadi. Seorang teman malah mengajak Barbara berbisnis perusahaan kertas.

Kesempatan menjadi pengusaha mungkin sekali. Dia akhirnya setuju melakukan hal tersebut. Bulan Januari 1995, dia membuka perusahaan Miller Paper Company. Bermodal $300 ribu uang penisunan dan memiliki 15 pegawai. Perusahaan kertas miliknya menghasilkan $7 juta per- bulan.

Itu dicatat oleh pemerintah sebagai perusahaan tumbuh cepat. Menjadi pengusaha tidak semudah kita lihat. Dia pernah mendapatkan kejutan ketika seorang pegawai. Dia menuntut perusahaan atas sesuatu. Tidak berhenti ditempat tersebut. Barbara didiagnosis menderita kanker ovarium.

5. Sylvia Lieberman, umur 91 tahun

pengusaha 90 tahun

Menjadi pengusaha baru ketika tahun 2007 musim guru. Usianya 90 tahun baru menyadari mimpi tentang entrepreneurship. Mimpi menjadi pengusaha karena buku anak- anak karyanya. Apasalahnya menjadi pengusaha setelah lama menjadi penulis.

Perusahaan penerbitan bernama Archibald's Swiss Cheese Mountain. Memenangkan penghargaan, berisi tentang tikus kecil berhati besar. Ia mengajarkan anak- anak bermimpi. Melalui tokoh tikus kecil tersebut mengajak anak kecil menjiwai entrepreneurship.

Sylvia juga dikenal sebagai pengusaha sosial. Jiwanya terpanggil menyisihkan pendapatan penjualan buku. Aneka acara amal diikuti Sylvia hingga sekarang. Ia terus mempromosikan buku, mengadakan acara tanda tangan, menghadiri acara tv, radio, dan pewarta koran.

Perusahaan Archibald's Swiss juga mengikuti aneka parade. Menghadiri berbagai acara untuk bisa memasarkan buku. Dari pendapatan penjualan buku meningkat. Sylvia juga menaikan jumlah uang diamalkan diluaran sana.

Selasa, 14 Agustus 2018

5 Pengusaha Dokter Terkaya di Dunia Versi Majalah Forbes

Daftar Pengusaha Dokter Terkaya


Pengusaha dokter Elizabeth Holems sempat menggemparkan. Berbisnis dibidang kesahatan mampu menghasilkan triliunan rupiah. Siapa yang belum mengenal Elizabeth. Hanya mahasiswi kedokteran yang belum sempat lulus Berstatus drop out sempat tercatat menjadi orang terkaya 2014.

Perusahaannya Therano bernilau $400. Pengusaha wanita yang memegang saham 50%. Kekayaan pribadi Holmes setara $4,5 juta. Tidak semua miliarder berawal pengusaha. Beberapa  pengusaha sekaligus Dokter ini juga tercatat menjadi miliarder.

Mereka yang berbisnis atau memiliki paten atas penemuan sendiri. Ada 400 orang terkaya di Amerika Serikat, dan tercatat orang 10 pengusaha Dokter dan ilmuan bidang kesehatan. Mereka yang bergelar orang terkaya berkat usaha kesehatan.

Tercatat 10 Healthcare oleh Forbes memiliki kekayaan miliran. Mereka baik yang bekerja di farmasi atau perusahaan medis ternama. Meskipun mereka tidak memiliki gelar ilmu spesifik. Ada yang insinyur, tetapi pekerjaan mereka sangat erat hubungannya dengan dunia medis.

Berikut ini 10 pengusaha Dokter terkaya versi majalah Ekonomi Forbes:

1. Profil Patrick Soon- Shiong


perusahaan teknologi kesehatan
Kekayaan: $7,3 miliar

Ranking Forbes Amerika: 47

Umur: 60

Pendidikan:

Pemilik gelar MD (Medical of Doctor) dari University of Witwatersrand, kemudian gelar master untuk science dari University of British Columbia, dan gelar sarjana di science dari University of Witwatersrand.

Latar belakang usaha:

Usia 16 tahun sudah menyelesaikan sekolah menengah atas. Di usia 23 tahun sudah mendapatkan gelar dokter. Pengusaha Dokter ini kaya berkat dua perusahaan farmasi, yaitu American Pharma Patners dan Abraxis Bioscience.

Tahun 2008 Soon menjual APP senilai $5m6 miliar, di 2010, dia menjual Abraxis senilai $2,9 miliar. Sekarang dia fokus mengejar revolusi digital. Bisnis Dokter ini meliputi dunia kesehatan, dagang, dan huburan digital.

Banyak bisnis dikerjakan dibawah bendera NantWorks. Pengusaha Dokter, yang salah satu proyeknya aplikasi infromasi DNA. Ini akan membantu para Dokter mengolah data pasien. Dari data kesehatan ditambah hasil penelitian ilmiah terbaru.

2. Profil Thomas Frist, Jr dan keluarga


jaringan rumah sakit
Kekayaan: $4 miliar

Ranking Forbes Amerika: 92

Umur: 74

Pendidikan:

Lulusan MD dari Washington University, dan satu gelar sarjana lain dari Vanderbilt Univeristy.

Latar belakang usaha:

Dia menjadi penerus pelopor rumah sakit di Nashville, Tennessee. Ayahnya First, Sr, tahun 1960, mewarikan rumah sakit karena kebutuhan. Dia bersama ayahnya sempat frustasi mengelola rumah sakit. Lalu jadilah Corporation of America, jaringan rumah sakit raksasa di tahun 1968.

Frist Jr menjadi pemegang saham mayoritas. Bisnis jaringan rumah sakit ini berkembang pesat. Kita menyebutnya rumah sakit raksasa, dimana menghasilkan $29,7 miliar pada tahun 2011 silam. Inilah gabungan antara perusahaan dan rumah sakit era modern.

The First juga bekerja sama dengan China. Mereka membangun lebih banyak rumah sakit. Kontrak dua rumah sakit besar sudah ditangan.

3. Profil Gayle Cook


pemilik jaringan rumah sakit
Kekayaan: $3,7 miliar

Ranking Forbes Amerika: 104

Umur: 78

Pendidikan:

Pernah lulus sekolah menengah

Lata belakang usaha:

Tidak memiliki riwayat pendidikan kedokteran. Namun mereka layak disebua pengusaha Dokter. Pasangan Gayle dan William Cook memulai sebuah satu pusat media kecil. Yang bersama berkembang menjadi perusahaan perangkat medis. Nama bisnis keduanya adalah Cook Group Incorporated tahun 1963.

Bisnis mereka bermula dari kamar tidur apartemen. Pabrik medis mereka dibangun, memproduksi aneka perangkat medis dari guide wire, jarum, dan kateter. Kantor mereka tersebar di Amerika hingga ke Eropa, dari Lingkar Pasifik, sampai ke penjuru Asia.

Perusahaan sendiri fokus memproduksi stent dan kateter antibiotik. Perusahaan ini meluncurkan pula revolusi teknologi. Mereka mampu mengolah sel jaringan dan kriopreservasi. Ketika sang suami meninggal pada 2011, Geyle mewarisi saham dan menjadi Direktur dibalik layar.

4. Profil Ronda Stryker


perusahaan alat ortopedi
Kekayaan: $2,5 miliar

Ranking Forbes Amerika: 179

Umur: 58

Pendidikan:

Gelar Master dari Western Michigan University dan gelar sarjana dari Univeristy of Nothern Colorado.

Latar belakang usaha:

Kalau wanita ini adalah Dokter tulen. Bergelar Dokter Ortopedia fokus perlengkapan. Ronda menjadi pengusaha Dokter berbisnis perlengkapan dan kebutuhan  pasien. Perusahaan Styrker Corporation tahun 1941, menjadi pemimpin global industri spesialis sendir pengganti dan perangkat lain.

Ronda adalah putri pendiri perusahaan, menjadi Direktur dan pemegang saham terbesar. Saudara Ronda, Pat dan John Stryker, menjadi orang terkaya peringkat 328 dan 360. Dia satu- satunya yang aktif sebagai Dokter dan pengusaha.

5. Phillip Frost


perusahaan obat generik
Kekayaan: $2,4 miliar

Ranking Forbes Amerika: 190

Umur: 75

Pendidikan:

Mendapat gelar MD dari Albert Einstein Collage of Medicine dan gelar sarjana dari University of Pennsylvania.

Latar belakang usaha:

Namanya sebagai Profersor dikenal di dunia Dermatologi. Ketika Philip Frost mengambil alih sebuah perusahaan bersama Michael Jaris. Dia menjadi pemilik mayoritas Key Pharmaceuticals. Fokusnya membuat obat generik dan produk kesehatan hewan.

Tahun 1986, dia menjual perusahaan, dan mendirikan perusahaan Ivax. Kemudian pengusaha ini jual kembali $7,6 miliar tahun 2005. Sekarang dia menjadi pimpinan Teva Pharmaceuticals, menjadi produsen obat generik terbesar.

Frost sendiri dikenal sebagai investor ulung. Pengusaha Dokter yang aktif bekerja di pasar saham, dan sudah memegang saham perusahaan medis. Sebuta saja SafeStitch, perusahaan perangkat medis, dan juga membeli saham 45% perusahaan vaksi asal Isreal, Opko Health.

6. Randall Kirk


perusahaan biotek
Kekayaan: $2,4 miliar

Ranking Forbes Amerika: 190

Umur: 58

Pendidikan:

Bergelar JD (Juris Doctor, jurusan hukum) dari University of Virginia dan gelar sarjana dari Radford University.

Latar belakang usaha:

Pengusaha Dokter yang mendirikan perusahaan farmasi pertama. General Injeksi & Vaksin menjadi usaha pertama Krik tahun 1984. Ia lantas menjual perusahaan tersebut di 1998. Kemudian memulai perusahaan baru King Pharmaceuticals tahun 1993, New River Pharmaceuticals 1996, dan lain- lain.

Ia menjual New River Pharma di tahun 2007 senilai $2,6 miliar. Tahun 2011 menjual kembali satu perusahaan obat Clinical Data untuk $1,2 miliar. Sekarang Krik fokus mengerjakan startup biotek Intrexon, perusahaan biologi sintetis tentang rekayasa genetika fungsi dan output sel hidup.

7. Judy Faulkner

Kekayaan: $1,7 miliar

Ranking Forbes Amerika: 285

Umur: 68

Pendidikan:

Memiliki gelar master dari University of Wisconsin dan sarjana dari Dickinson Collage.

Latar belakang usaha:

Ilmuwan komputer yang mendirikan perusahaan catatan kesehatan elektronik, Epic Sytems, tahun 1979. Perusahaan ini tumbuh pesat dan menghasilkan $1,2 miliar. Dimana 40 persen data populasi Amerika Serikat, akan mendapatkan rekam informasi medis yang tersimpan digital di Epic Systems.

8. Profil Gery Michelson


ilmuwan kesehatan miliarder
Kekayaan: $1,4 miliar

Ranking Forbes Amerika: 328

Umur: 63

Pendidikan:

Gelar MD dari Hahnemann Medical Collage dan gelar sarjana dari Temple University

Latar belakang usaha:

Pemiliki 250 paten atas instrumen ortopedi, metode, dan perangkat. Gary, tahun 2005, mendapatkan uang penyelesaian hukum $1,33 miliar. Atas kasus perangkat medis milik Medtronic yang melanggar paten alat bedah tulang miliknya. Uang tersebut digunakan untuk Found Animals Foundation.

Gary menampung hewan terlantar yang sekarang sudah melebihi kapasitas. Dia pernah mendapatkan Michelson Prize, senilai $25 juta, dan menjadi ilmuwan pertama yang menemukan alat sterilisasi suntik. Terakhir dia menyumbang $50 juta untuk kepentingan penelitian.

9. Profil John Brown


perusahaan tempat tidur rumah sakit
Kekayaan: $1,2 miliar

Ranking Forbes Amerika: 360

Umur: 78

Pendidikan:

Gelar sarjana keilmuaan untuk teknik mesin dari Auburn University

Latar belakang usaha:

Berawal sebagai kepala eksekutif Stryker Corporation. Semua karena sang pemilik, Lee Stryeker, meninggal di tahun 1976. Umur 32 tahun menjadi pengusaha Dokter, Presiden dan kepala Executive. Dimana dia berjasa merubah perusahaan Stryeker menjadi global.

Dari cuma berbisnis tempat tidur untuk rumah sakit. Perusahaan ditangannya menjelma menjadi satu perusahaan teknologi medis. Tahun 2010 perusahaan menghasilkan $8,3 miliar pendapatan. Brown lantas memilih pensiun pada Desember 2009, dan bekerja pasif untuk perusahaan.

10. Profil Neal Patterson


pemiliki perusahaan manajemen medis Kekayaan: $1,25 miliar

Ranking Forbes Amerika: 391

Umur: 62

Pendidikan:

Gelar Master dan Sarjana dari Oklahoma State University

Latar belakang usaha:

Bersama dua rekannya memulai Cerner Corporation tahun 1979. Biografi pengusaha Dokter Nael, adalah berbisnis sistem manajemen laboratorium. Tahun 1986 perusahaan go public melepaskan saham ke pasar.

Dia menjabat sebagai ketua, CEO, dan Presiden Cerner Corp. Di tahun 2011 laba bersih perusahaan $307 juta dari penjualan $2,2 miliar. Keberhasilan ini sekaligus mengukuhkan namanya di Forbes 400 untuk pertama kali.

Kamis, 05 Januari 2017

Pengusaha Dulunya Sangat Miskin Merantau di Lampung

Profil Pengusaha- Pengusaha dari Nol 


 
Sukses tidak harus ke Jakarta. Banyak orang tertipu oleh gemerlap ibu kota. Sementara di Jakarta orang datang hidup susah tetap susah. Di sini, daerah Lampung semisal, orang datang jika mampu bertahan hidup susah maka akan sukses. Apalagi mereka mengikuti program pemerintah transmigrasi.

Berikut kisah orang sukses tanpa bantuan. Mereka datang ke Lampung sebagai pendatang. Tanpa modal ataupun tanpa dukungan pemerintah. Namanya Lulut, Lesung, dan Suratmin, orang Magetan, Jawa Timur, kemudian jadi saudagar Lampung.

Tidak disangka Lulut, pria umur 55 tahun, dulu pernah tiduran di emperan. Sekarang Lulut bergelar Haji karena keuletan, kejujuran, dan kerja keras. Kini, dia memiliki kios di Pasar Terminal Induk Pringsewu, merupakan anak ketiga dari sembilan saudara. Dia memang terlahir dari keluarga sangat tidak mampu.

Nekat merantau


Pemuda asal Desa Karangrejo, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan, di tengah ekonomi keluarga super sulit mau melakukan apa. Solusi Lulut tidak lain hanyalah merantau ke kota. Nekat dia berangkat ke Lampung dengan uang minim.

Sejak tiba di Lampung tidak ada saudara ditumpangi. "Tidur di emperan pasar hanya beralaskan kardus," ia melakoni itu mulai 1973- 1976. Sekitar tiga tahun tersebut ia kerja jadi buruh. Bukan buruh sekarang yang gajinya Rp.2 jutaan. Lulut menjadi buruh pengemas sayuran berupah Rp.25 per- karung.

Lelaki yang cuma tamatan SMP tersebut, lantas ketemu Sukati, wanita 55 tahun yang juga hidup sangat miskin seperti Lulut. Keduanya nekat menikah hingga hidup makin sulit. Sukati sendiri juga perantau dari Jawa, menjadi buruh juga di pasar sama. Sukati sendiri biasa tidur di pasar beralas ala kadarnya.

Sesudah menikah hidup mereka makin susah. Tidak cuma menerapkan konsep "Jipe Jinggo", atau baju yang dipakai satu, satu lagi dicuci kering kemudian dipakai lagi dan satunya dicuci. Makan sehari- hari pun juga cuma makan pisang sisir direbus. Mereka cuma bisa bekerja keras serta bertawakal mengumpulkan uang.

Hasilnya mereka punya rumah sendiri sekarang. Mereka punya kios jualan hasil bumi. Omzet dicapai oleh Lulut mencapai Rp.20 juta sehari. Bayangkan sekarang mereka bahkan punya mobil.

Kisah lain diretas pria bernama Lesung Sudarsono. Pria yang kini menginjak umur 55 tahun. Dikenal juga jadi saudagar kaya padahal cuma lulusan SD. Merupakan kelahiran Desa Nguntolonadi, Takeran, Magetan. Yang merantau ke Lampung juga berbekal minimal. Juga pernah dia merasakan dingin tidur di lantai pasar.

Dia bekerja sebagai buruh angkut. Sudah rantau ke Lampung sejak 1980 -an dan enam tahun sudah tidur di pasar. Lesung bekerja bisnis dari Haji Sarkun. Karena cerdik, tekun, jujur, dan kerja keras, Lesung berubah menjadi pedagang hasil bumi di Pasar Pringsewu.

Jualannya sukses, dia sudah punya rumah kos, sarang burung walet, dan sawah sangat luas. Untuk hobi, dia menekuni bela diri, dan mendirikan padepokan silat Persaudaraan Setia Hati Teratai, yang merupakan cabang perguruan silat asal Jawa Timur

Lesung sama halnya Lulut juga menangis. Terharu mengingat perjuangan menggapai keadaan sekarang. Dia pamit merantau kepada ibu. Dalam sungkem dia menangis bersujud meminta restu. Ibu tidak rela kalau ia merantau ke tempat jauh. Tetapi tekat merubah nasib begitu bulat berada dibenak Lesung.

Kemudian ada kisah dari Suratmin, pendatang asal Gorang Goreng, Magetan. Dimana ia sudah merantau sejak  Merantau sejak 1990 bermodal uang Rp.250.000. Uang tersebut digunakan ongkos bus, kemudian sisa baru dijadikan modal usaha, sederhana kok usaha dijalankan Suratmin.

Dia jualan sayur- sayuran, seperi ada bawang merah, kol, cabai, dan kacang- kacangan. Awalan cuma jualan sayuran dengan jumlah sedikit. Jualan sayuran sekedar 10- 20 kilogram. Kalau sekarang ya jualan sudah mencapai puluhan kuintal sehari.

Omzet sampai Rp.30 juta seharian, bahkan Rp.60 juta jika masuk musim Lebaran. Meskipun rindu pulang kampung, dia mengaku tidak akan tinggal di Jawa. Apalagi harus meninggalkan kerjas keras selama ini di Lampung. Walaupun dibayari sejuta sehari tidak mau meninggalkan kerja keras.

Rabu, 24 Agustus 2016

Nama Pengusaha Tas Berbahan Dasar Daun Pandan

Profil Pengusaha Ucok Adi Setiawan dan Natalia Indri


 
Pengusaha ini bernama Ucok Adi Setiawan. Pemuda ini memilih berbisnis tas berbahan daun pandan. Dia lalu bercerita bagaimana bahan pandan sangat banyak di Jawa Tengah. Kreatifitasnya tergelitik untuk menjadikan daun pandang yang sekedar bahan baku kue.

Dari mencoba membuat dompet, hingga membuat tas daun pandan. Kekreatifan ditambah rasa penasaran ternyata membuahkan hasil. "...nyoba- nyoba bikin tas dan dompet ternyata laku," unggahnya.

Pengalaman menggunakan pandan menghasilkan kesimpulan. Ada dua jenis daun pandan yakni pandan dari gunung dan pandan pantai. Soal bahan terbaik ya pandan gunung ceritanya. Memasuki tahun kedua semakin dia semakin bersemangat memasarkan produknya.

Harga dompet daun pandan dikisaran Rp.20 ribu. Kemudian tas wanita dijual sampai Rp.200 ribu. Memang mahal tetapi cita rasa pandang menggugah selera. Jangan tanyakan omzet, dia mengaku mampu mengantungi Rp.30 jutaan meski naik turun.

Dia sendiri masih kekurangan SDM. Tenaga ahli buat membesarkan bisnisnya kedepan. Dia cuma dibantu tiga orang setiap tempat. Tenaga pembuatan masih dilakukan swadaya saja.

Pengusaha lain


Lain ceritanya Natalia Indri yang juga berbisnis sama. Didukung statusnya sebagai wanita, membuatnya jadi lebih ekspresif berbisnis tas wanita dari anyaman pandan. Alhasil nama brand INSSOO -kepanjangan dari Indonesia Woven Craft- mampu melejit keras.

Pengusaha wanita asal Yogya berawal dari tahun 2010. Ia berawal memikirkan mau buka usaha menambah penghasilan. Berawal dari iseng kemudian mengkreasikan bahan alami ini. Nama tas clutch merupakan usaha anyaman modern berbahan tidak lagi cuma pandan, mulai daun agel, sampai eceng gondok.

Memang banyak tanaman belum dieksplorasi. Hobinya memang membuat kerajinan. Dan melalui hobi lah, dia membuka usaha pertamanya dan langsung melejit. Untung karena dia didukung kedua orang tuanya. Ia bahkan mendapatkan dukungan berupa materi dan tenaga.

Bisnis keluarga kecil tersebut terdiri lima orang. Dia, papa, mama, adik, suami dan Natalia sendiri. Semuanya membantu Natalia. Bisnis ini ternyata cuma bermodal Rp.500 ribuan loh. "Banyak kok yang tidak percaya modal (Rp.500 ribu) saya segitu," ceritanya kepada Money.id

Harga pandan kan Rp.6- 7 ribu perkilonya. Murah, jadi Natalia bisa dapat banyak bahan, dari bahan segitu menjadi 6- 7 buah tas. Hasil penjualan tersebut kemudian diputar kembali. Lambat laun usahanya semakin membesar sejalan modal digunakan. "Ya, sampai sekarang begini deh keterusan, haha," ucapnya senang.

Ia mengungkapkan omzetnya bisa mencapai Rp.100 juta. Bahkan nih sampai Rp.150 juta, tidak percaya memang bahkan dia sendiri masih tidak percaya. Dia sendiri tidak fokus uang. Bagianya keuntungan nomor sekian. Hal terpenting bagaimana kualitas bagus membuat pembeli tidak akan kecewa.

Ada kebanggan ketika orang mau membeli tas daun sampai Rp.150 ribu. Disana ada kebanggaan karena usahanya dihargai. "Intingnya harus gembira," semangatnya. Memang tampaknya seperti usaha anyaman lainnya. Namun kualitas bahan tidak bohong. Ditambah selera fasion pemiliknya sendiri menjadi andalan.

Dua tahun berjalan tetapi bisnisnya menghasilkan ratusan juta. Proses pembuatan juga dibukanya gamblang. Pertama dimulai pemilihan bahan terbaik. Kemudian diwarnai dengan dicelupkan ke warna dasar. Kemudian dia akan memastikan apakah warna merata atau tidak.

Barulah masuk ke tahap penganyaman dan pengeleman. Wanita berkacamata ini lalu melanjutkan prosenya ke desain. Biasanya tahap ini akan butuh banyak orang. Untuk pewarnaan dengan cat akrilik dikerjakan oleh ayah. Teknik decopage dan sulam dikerjakan dia dan ibunya. Ide desain datang begitu saja sesuai dengan mood -nya.

Tidak jarang dia membuat produk berlukis limited edition. Hanya dua tas yang memiliki desain sama. Ini juga tergantung mood -nya, terkadang mendadak. Penggunaan teknik decopage serta anyaman memberikan kreasi berbeda.

Warna menggunakan bahan alami bukan pewarna tekstil. Banyak sih meminta warna gold atau silver, maka dia harus mengecat dua kali nih. Dalam seminggu menghasilkan 300 buah dibantu 20 pengrajin sekarang. Ia menyebut masalah utamanya adalah soal cuaca.

Kalau datang musim hujan maka proses pengeringan lama. Proses produksi bisa diundur sampai dua minggu. Jika pengeringan tidak jadi maka diangin- anginkan. Alhasil produk tidak dipaksakan harus lah tersedia saat itu juga.

Minggu, 13 Maret 2016

17 Pengusaha Muda Indonesia Masuk Forbes

Pengusaha Muda Indonesia



Anak muda Indonesia kembali mengharumkan nama Indonesia. Jika disana ada Ryo Haryanto, inilah tujuh belas anak muda mengharumkan nama Indonesia melalui entrepreneurship. Tidak tanggun- tanggung karena dari semua negara di Asia Tenggara, kita menyumbang paling banyak.

Dan uniknya, ketika menyabet hampir keseluruhan kategori, di setiap kategori ada pemuda- pemudi kita yang berusia dibawah 30 tahun. Seperti judulnya yaitu 30 Under 30 Forbes Asia. Ini merupakan satu ajang khusus penganugrahan bergengsi untuk entrepreneur dibawah 30 tahun. 

Selain daftar orang terkaya, majalah Forbes memang sedang getolnya memperhatikan Asia. Terutama ikut mengantisipasi lahirnya miliarder baru dunia.

Empat anak muda khusu di bidang tekonologi. Mereka, entrepreneur muda sukses berkat layanan aplikasi. Seperti Kevin Aluwi, salah satu pendiri sekaligus CFO -nya aplikasi Gojek; Benny Fajaria, salah satu pendiri Qlapa; Arief Widhiyasa, salah satu pendiri Agate Studio; Fery Unardi, salah satu pendiri sekaligus CEO Traveloka.

Uniknya, total ada 17 anak muda asli Indonesia, mereka merepresentasikan semangat perjuangan Indonesia sendiri, mereka merepresentasikan Hari Kemerdekaan kita. Inilah mereka:

Kategori Entertainment & Sport

1. Joey Alexander Sila, 12 tahun, Musisi

Arts

2. Helga Angeline Tjahjadi, 25 tahun, salah satu pendiri Burgreens

Retail & Ecommerce

1. Carline Darjanto, 28 tahun, Entrepreneur
2. Merrie Elizabeth, 28 tahun, CEO & Creative Director Blobar Salon
3. Yasa Paramita Singgih, 20 tahun, Pendiri & President Men's Republic
4. Ferry Unardi, 28 tahun, salah satu pendiri & CEO Traveloka

Finance & Venture Capital

1. Moses Lo, 27 tahun, Pendiri & CEO Xendit
2. Abraham Viktor, 23 tahun, salah satu Pendiri & CEO Taralite

Entreprise Tech

1. Abraham Ranardo, 25 tahun, salah satu Pendiri Mailbird

Consumer Tech

1. Kevin Aluwi, 29 tahun, salah satu Pendiri & CFO Gojek
2. Benny Fajarai, 25 tahun, salah satu Pendiri Qlapa dan Kreavi
3. Arief Widhiyasa, 28 tahun, salah satu Pendiri Agate Studio

Social Entrepreneur

1. Heni Sri Sundani Jaladara, 28 tahun, Pendiri Smart Farmer Kids In Action & AgroEdu Jampang Community
2. Muhammad Alfatih Timur, 24 tahun, salah satu Pendiri & CEO Kitabisa

Healthcare & Science

1. Mesty Ariotedjo, 28 tahun, salah satu Pendiri WeCare.co.id
2. Leonika Sari Njoto Boedioetomo, 22 tahun, Pendiri & CEO Reblood

Senin, 08 Februari 2016

10 Akun Twitter Pengusaha Muda Dunia Bisa Difollow

Young Entrepreneur Fenomenal


Young entrepreneur memang menjadi fenomena dunia. Mengikuti jaman sekarang, tentu mereka berbeda jika dibanding dulu. Mereka memiliki visi jelas tentang bisnis dunia. Mereka masih muda memiliki semangat tidak kalah pendahulunya.

Tren berkembang sejak masa Steve Jobs dan Bill Gates. Mereka bersama membangun Apple dan Microsoft diusia 26 tahun. Mereka bersama membangun pada 1976. Lalu muncul Mark Zuckerberg memprogram situs Facebook ketika masih duduk di bangku kuliah Harvard University dan menjadi miliarder diumur 23 tahun.

Sekarang Mark Zuckerberg "ditantang" para pengusaha muda. Mereka yang lebih paham akan hal internet menjadi tantangan tersendiri. Mereka bukan sekedar anak digital, tetapi ahlinya perangkat keras dan tidak mudah meyakinkan untuk tinggal satu sosil media. Mereka bahkan kurang tertarik atas produk Mark memilih Twitter.

Ini sebenarnya list lama aslinya Incomediary.com. Mungkin bisa membantu kamu sedikit terinpirasi olehnya. Berikut 10 young entrepreneur, ada sepuluh pengusaha muda aktif di Twitter yang bisa kamu ikuti perjalanan hidup mereka diusia muda.

10. Madison Robinson


Pendiri Fish Flops

Sukses sejak umur 15 tahun

Twitter: @Fishflops

Ide pertama ialah tentang sandal bertemakan lautan. Menariknya bukan sekedar sandal karena ini menyala dalam gelap. Desain unik ditambah marketing cerdas Madison sukses menjual sampai ke department store kelas nasional Nordstorm's.

Total lebih dari 60.000 sandal Fish Flops terjual, berdasarkan estimasi dari Daily Mail: Madison Robinson menghasilkan $1,2 juta.

9. Lucas Duplan


Pendiri dan CEO Clinkle

Sukses di umur 22 tahun

Twitter: @LucasDuplan

Duplan merupakan mahasiswa Stanford kemudian drop- out. Ia dikenal sebagai pencipta satu teknologi yang bahkan belum ada.

Misi teknologi Clinkle adalah menggantikan dompet kamu dengan smartphone. Beruntungnya memiliki sistem memungkinkan tidak bocor, jadi tidak diketahui detail apakah bedanya dengan Google Wallet atau Square.

Duplan meyakinkan kita Clinkle merupakan teknologi terbaru. "...membangun sesuatu fundamental berbeda dari semuanya diluar sana." Inilah mengapa banyak investor terpikat atas produknya tersebut, bahkan rela mengeluarkan uang senilai $25 juta. Nama besar Richard Branson dan Peter Thiel masuk jajaran pendonor.

Rumor mengatakan bahwa Clinkle memanfaatkan teknologi telephon ke telephon lewat frekuensi suara. Tapi karena manajeman buruk membawa banyak pegawai mundur. Bahkan sampai 2014, 2015, sampai sekarang belum terdengar produknya diluncurkan. Banyak orang menyebutnya sebagai Sindrom Messiah dalam bisnis.

8. Khoa Pan


Freelance Vine Editor

Sukses di umur 23 tahun

Twitter: @khoaphan

Dimur 23 tahun, Pan mendaftar ke situs Vine ketika Twitter mengakuisisi $30 juta perusahaan video tersebut. Dia dikenal sebagai orang aktif di Vine. Bahkan Mashable menyebutnya salah satu pembuat video Vine yang terbaik dalam ranking 10 besar. Mungkin tidak sebesar channel paling disubscribe tetapi dia dikenal paling marketing.

Dikenal akan kemampuan "have a good day" personalitas. Ia memberikan tontonan menarik kontruksi kertas penuh gerakan motional. Dikenal sebagai marketing jitu bahkan mendapat sponsor besar: Snapple, MTV, (RED), Livestrong, dan Peanut Worldwide.

7. Stacy Ferreira


Salah satu pendiri MySocialCloud

Sukses di umur 21 tahun

Twitter: @StacyFerreira

Lupakah kamu pentingnya password berselancar dunia maya? MySocialCloud berada memberikan solusi masalah selamanya dengan mengamankan menyimpan semua username dan password kamu satu tempat.

Ferreira masih berumur 18 tahun dia mendirikan MySocialCloud bersama saudara Scott. Ketika umur 20 tahun, mereka mendapatkan modal kapital $1 juta dari Richard Branson dan Alex Welch (CEO/Pendiri dari Photobucket).

Ia kini dikenal penulis, pembicara, dan bekerja untuk startup kedua.

6. Eden Full


Pendiri SunSaluter

Sukses di umur 21 tahun

Twitter: @edenfull

Eden Full masih bersekolah menengah ketika mengerjakan SunSaluter, solar panel yang bergerak berputar mengikuti arah matahari agar maksimal. Sistem tracking memanfaatkan sistem pelacak panas dibanding lewat energi listrik; membuat lebih efisiens bekerja dan relatif murah.

Ketika dia masuk ke Princeton (nama universitas), dijelaskan dalam surat aplikasinya bahwa inilah penemuan dia. Hingga dia diajak oleh profesor yang bekerja di Kenya dan memberikan tawaran pendanaan sedikit. Di musim panas 2010, Eden akhirnya berangkat ke Kenya memulai pekerjaan prototipe di sana.

Mengambil inisiatif mencoba langsu apakan SunSaluter sukses. Eden berkata kepada Entrepreneur.com,

"Saya belajar bahwa sementara produk kami memang bekerja, itu tidak bekerja dengan baik. Perjalanan mengajarkan saya apa yang orang-orang di sana benar-benar perlu dan bagaimana merancang yang lebih baik bagi mereka. "

Membuat prototipe lalu mengulai pekerjaan membutuhkan biaya. Itulah kenapa Eden Full mengajukan pendanaan lewat Thiel Scholarship senilai $100.000 dan menang Mei 2012. Dia merelakan berhenti sekolah setahun untuk mengerjakan SunSaluter. Eden juga mendirikan perusahaan bernama Rosseicollis Techology, Inc.

Hingga dia sukses membuat 6000 orang mendapatkan air bersih dan listrik. Ia kembali ke Princeton untuk belajar Mechanical Engineering di musim gugur 2013, namun masih berhubungan dengan Rosseicollis lewat email.

5. Nick D'aloisio


Pendiri Summly

Sukses sejak 18 tahun

Twitter: @nickdaloisio

Dia dikenal sebagai Technology Innovator of 2013 dimana artikelnya menyebut dia merubah cara membaca kita.

Maret 2011, Nick meluncurkan Trimit, aplikasi iOS yang mengenalisa teks kemudian mengkondensi menjadi rangkuman sepanjang 1000, 500, atau 140 kata. Sukses merajai Apple dan menggaet $300 ribu pendanaan kapital dari orang terkaya Hong Kong, Li Ka- Shing.

Nick menggunakan itu meningkatkan dan memperbaiki menjadi aplikasi Summly. Lantas Summly dibeli oleh Yahoo di Maret 2013 untuk $30 juta. Nick tengah bersekolah sambil mengerjakan proyek Yahoo dengan news digest nya.

"Saya benar- benar ingin memulai perusahaan lain," kata Nick ke Wall Street Journal. "Pengusaha berserial mendapatkan kecanduan penciptaan. Saya ingin menjadi bergairah. Saya merasa benar-benar buruk ketika saya tidak melakukan sesuatu yang baru. "

4. Caroline Walerud


Salah satu pendiri dan CEO Volumental

Sukses di umur 23 tahun

Twitter: @Volumental

Volumental memulai penelitian soal teknologi robotik di Royal Institute of Technology Stockholm, Swedia. Ketika mereka mengembangkan lewat sistem scanning 3D. Ini cepat menjadi bisnis heboh senilai $330 ribu dalam pendanaan ringan agensi asal Swedia dan lewat artikel Techcrunch dan Mashable.

Mereka membangun pertama scanner 3D berbasis data cloud. Ini memudahkan penggunaan sistem. Cukup saja kamu menggunakan browser serta kamera dalam dan kamu bisa membuat aneka barang cuma berbekal hal tersebut.

Caroline sendiri adalah CEO berumur 23 tahun dan merupakan pengusaha termuda di dunia 3D. Dia sukses mengadakan pendanaan masif KickStarter senilai $27.365 agar bisa mempekerjakan pegawai baru dalam di dunia model 3D yang mudah kita print saja.

Di Desember 2013, Caroline mendapatkan gelar Super Talent 2013 oleh majalah bisnis Swedia Veckan Affaer. Mungkin dia belum menggelobal, tetapi sebagai inovator printer 3D cepat maka tidak mungkin dia tidak akan dikenal.

3. Brian Wong


Salah satu pendiri Kiip

Sukses di umur 22 tahun

Twitter: @brian_wong

Kiip menghubungkan pencapaian virtual dengan bisnis komersial. Itu akan hadir dalam bentuk kupon jika kamu memenangkan sebuah game online. Kamu akan mendapatkan banyak hadiah jika melewati level yang tertentu. Bahkan sampai sesederhana memenangkan lomba lari dapat satu botol minuman.dsb.

Ini semua mengandalkan marketing berkonsep penghargaan momen. Sangatlah mengikat serta menari hatinya banyak orang. Ide datang ketika ia melihat orang sibuk melihat iPad nya. Maka pada Juli 2010 bersama dia beberapa orang Courtney Guertin dan Amadeus Demarzi, bertiga mendapatkan suntikan $15,4 juta.

Kiip mencapai angka 70 juta pengguna melalui 1.500 game dan aplikasi. Perusahaan merangkul kerja sama bersama perusahaan besar seperti McDonald, Sony, dan Amazon.

2. Evan Spiegel


Pendiri dan CEO Snapchat

Suskses di umur 23 tahun

Twitter: @evanspiegel

Snapchat membuat geger melalui privasi dan batasan waktu. Empat bulan sejak ini diluncurkan menghasilkan 350 juta foto kilat. Snapchat tumbuh tidak tergantikan. Di tahun 2013, Facebook telah kehilangan 16% pengguna remaja di Amerika karena Snapchat. Alasan utama bagi Mark Zuckerberg menawarkan $3 juta ke Spiegel.

Spiegel menolak. Kalau saja petumbuhan terus berkembang dan sadar bagaimana cara menguangkan, nilai asetnya akan naik menjadikan Spiegel miliader. Hanya saja sifat arogansi Spiegel dianggap mengganggu bagi iklim investasi.

1. Palmer Luckey


Pendiri Oculus RV

Sukses sejak umur 21 tahun

Twitter: @PalmerLuckey

Oculus RV merupakan developer virtual reality headset atau kacamata virtual bahasanya. "Masa depan pasti game," tulis Business Insider.

Dia cuma 21 tahun ketika membuat prototipe. Luckey bersama dua rekan mulai menggate pendanaan masal lewat KickStarter di 2012 mendapatkan $2,2 juta. Tahun 2013 dana naik sampai angka $91 juta, memiliki 50 pegawai, dan mendirikan komunitas developer indie berbagai tempat di dunia.

Semua untuk mendapatkan sistem kacamata virtual terbaik. Prototipenya mengagumkan karena dikerjakan oleh banyak orang. Dalam acara CES 2013, mereka meluncurkan produk baru, lebih dari prototipenya yang berkonsep Crystal Clear dan sudah dipamerkan dalam seminar. Oculus menarget konsumen di kuartal tiga tahun 2014.

Cerita terakhir Oculus RV dibeli oleh Facebook senilai  $2 miliar

Kamis, 04 Februari 2016

Daftar Pengrajin Bonggol Bambu Maju

Kisah Sukses Pengusaha Perajin 


 
Mulai orang biasa sampai Sarjana bisa berusaha. Menjadi wirausaha bukan sekedar penyaluran hobi. Ini tentang bagaimana kita mengambil kesempatan. Contohnya pengusaha- pengusaha berikut sukses mengambil kesempatan. Jika bambu berharga mahal maka bonggolnya seperti terbuang, maka ditangan mereka berjaya.

Mungkin buat kamu pembaca setia, kami pernah menulis kisah pengusaha bonggo jati disini. Kali ini kami menulis tidak cuma satu pengusaha tetapi tiga. Kisah mereka memang secuil tetapi patut kita apresiasi. Maka jadikanlah apa yang dikerjakan mereka tirulah. 

Ingatlah pepatah amati, tiru, dan modifikasi hasilnya agar lebih baik. Berikut pengusaha bonggo bambu buat kamu pengusaha pemula.

1. Bangkit Praminto Nugroho, 21 tahun

Warga asli Kalipancur, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, adalah pemuda yang menyulap bonggo bambu menjadi usaha. Sukses Bangkit berbekal bambu bekas tebangan warga. Daya imajinasinya dituang ke setiap ukiran. Memang bambu menjadi salah satu komoditis andalan wilayah tersebu tetapi belum optimal.

Menjadi pemuda harapan bangsa memberikan efek positif. Terutama bagi warga Kabupaten Pekalongan itu sendiri. Sosok yang juga ketua Pemuda Dharma Putra Desa Kalipancur ini, mengatakan bahwa bukan cuma dirinya menjadi pengarajin disini. Tetapi sudah banyak pemuda lain memproduksi asbak, celengan ataupun bolpoin.

Untuk menjaring lebih banyak peminat, pemuda Kalipancur ini mengikuti aneka pamerena termasuk di stand Pameran Kajen Expo 2014 silam. "Untuk saat ini, pemasaran kerajinan bonggo bambu masih terbatas," aku dia.

Produk mereka sudah dipasarkan lewat blog: ikadaput.blogspot.com. Mereka juga punya Facebook khusus pemuda dharma putra. Bangkit mengaku belum banyak tanggapan diterima. Pesanan produk masih sebatas dari teman- teman sanggar. "...selain melalui pameran," tuturnya. Aneka pamerena dijadikan andalan promosi bagi mereka.

Jumlah produksi bisa mencapai 60 buah jikalau permintaan banyak. Produk utama mereka meliputi asbak kecil seharga Rp.20.000, asbak ukuran sedang Rp.30.000, sampai ukuran besar sampai Rp.50.000. Lalu ada celengan berbentuk hewan dipatok seharga Rp.10.000 sampai Rp.15.000. Untuk harga bolpoin seharga Rp.7.000 sampai Rp.8.000.

2. Warsito, 40 tahun

Sarjana ekonomi satu ini sudah menggeluti bisnis bonggol bambu sudah 10 tahun. Di tempatnya Kelaten, memang berdiri banyak industri kreatif, termasuk pembuatan bebek berbahan akar bambu. Sarjana salah satu Universitas di Yogyakarta ini, mengaku memulai sejak 2002, karena minat akan kewirausahaan.

Sejak lulus kuliah dia ingin bekerja sesuai minat. Meski lulusan ekonomi dia merupakan seoranga artis, jiwa seni itu mengalir kental mulai kesenian lukis dan seni pahat. Dasar itulah yang membawanya ingin berkuliah di institusi seni. Hanya akhirnya pelihan jatuh malah di jurusan manajemen, tetapi jiwa seninya belum kandas.

Disela berkuliah kegiatan Warsito antara lain melukis atau membuat patung. Berjalannya waktu ide mengenai kewirausahaan tumbuh. Habis lulus kuliah dilanjutkan belajar kembali yakni seni ukir bonggo bambu. Dia lalu menggunakan ilmu manajemannya untuk memasarkan produk bambu.

Warsito mengaku pertama kali membuat aneka prabot bambu asli. Soal harga jual memang tinggi hanya saja perputaran barang lama. Maksudnya dibuat sekarang belum tentu akan laku besok. Warsito butuh produk cepat laku dijual. Hal lain adalah bahan baku sukar didapat. Lalu kalau mau prabot unik butuh bambu yang unik.

Ia mulai mencari tau produk apa yang mudah bahan baku. Suatu waktu dia melihat kentongan tetangga yang terbuat bahan bonggo bambu. Warsito lantas mencari dimana dia mendapat bonggol bambu. Pertama kalinya ia membuat kentongan bonggol kayu. Ketika ditaruh dipojok, eh, dia berpikir kok bentuk bambu itu mirip bebek.

Dilihat terus ternyata memang berbentuk bebek. Dia tingga menaruh kaki serta kepala berbahan kayu. Inilah awal usaha patung bebek khas Warsito. Tidak puas imajinasinya melalang ke angsa, bangau, babi sampai ke wajah manusia. Usaha ini dijalankan dari bengkel rumahnya. Kemudian eksportir asal Yogya, Solo dan Bali memesan.

Guna memenuhi pemesanan maka dibutuhkan karyawan. Tidak jarang Warsito memanfaatkan tenaga lepas untuk menggarap. Omzetnya sendiri masih belum stabil tetapi sangat menjajikan. Perbulan pesanan belum tentu akan sama. Harga bebek tidak difinishing atau masih asli dihargai Rp.25 ribu.

"Kalau pas ramai ya lumayan besar, sebulan bisa Rp.40 juta," jelasnya.

Rahasia sukses menurut Warsito mudah kok teman: (1). Dia cukup fokus di usaha berdasarkan passion atau minat, (2). dia selalu menjaga kualitas produk, termasuk kualitas barang yang akan dikirim .Warsito punya standar mutu tertentu, (3) Kalau barang tidak sesuai maka akan segera diperbaiki, atau dia akan mengganti dengan baru.

Meski sering dikomplain harga lebih mahal dibanding perajin lain. Ketika mereka menyadari bahwa murah itu malah kualitas jelek maka mereka kembali ke Warsito.

3. Jumaro Joko Pratomo, 44 tahun

Ia spesialis dalam hal membentuk wajah manusia. Ketrampilan bapak dua anak ini memang sudah tidak asing dimata masyarakat. Pasalnya sejak muda, semasa duduk di SD Negeri Jati 1, Joko kecil dikenal pandai soal menggambar. Dia bahkan dikenal selalu memenangi lomba menggambar ketika sekolah.

Jiwa wirausaha pun sudah dimiliki sejak kecil. Jika anak lain jualan donat, maka Joko kecil menjual lukisan buatan sendiri untuk biaya sekolah. Sempat bekerja menjadi pegawai pengolaha kayu di Sumatera. Tahun 1990 -an, ia memutuskan keluar dan memulai usaha kayu sendiri, mencoba mengandu nasib berbisnis kayu.

Joko pindah ke Malang tahun 1996, lantas menikahi seorang wanita bernama Catur Widiati. Yang kemudian bisnisnya ditinggalkan buat bekerja serabutan. Beberapa tahun membuat aneka kerajinan faktnya rejeki itu belum ditangannya. Galau ia mulai menyusuri Sungai Berantas menemukan sebonggol bambu. Naluri seni pun muncul tiba- tiba dari situ.

Pulang kerumah dibawalah sebonggol bambu bekas. Dia memahatnya hati- hati mencari inspirasi bentuk dan maka jadilah patung bebek.

Ini menghasilkan karya menarik. Joko yakin mampu mendulang pundi uang. Maka semangatnya kembali dan mulai membuat aneka kerajinan lain. Memang tidak salah melangkah. Dia berhasil memasarkan bebek itu di sekitaran Malang. Di 7 Juni 2000, maka lahirnya workshop atau bengkel yang diberinya nama Galeri 76.

Benar keberuntungan bagi Joko, apalagi sejak musim aneka pameran kerajinan, sebut saja Indonesian Craft atau bekennya Inacraft. Waktu itu tahun 2000 kerajinan Joko dipamerkan di satu stand Jakarta Convention Center, Jakarta, memikat perhatian pengunjung. Para peminat barang kerajinan manca negara menyaksikan.

Kreasinya ludes habis terjual. Namun, kesadaran menggugah pikiran Joko, dia harus lebih kreatif lagi agar ia memanggil lebih banyak rejeki. Motif aneka binatang menjadi andalan. Lambat laun dia merambah aneka hal seperti juga wajah manusia. Kalau dulu hanya kerajinan, kini kerja Joko fokus memanjakan pembeli dengan seni.

"...cenderung ke inovasi baru untuk mengangkat nilai arts (seni). Kita cenderung mengangkat ke primitifnya," jelasnya.

Dari sekedar bahan bonggol bambu kini merambah bonggol jati dan kayu kopi. Bahan baku diambil banyak tempat seperti Pakisaji, Donomulyo, sampai Tumpang.

Soal pembuatan sudah tanpa dikonsep. Joko mengalir ketika menyentuh bahan bonggol. Enaknya dia akan buat bebek atau ukiran wajah. Uniknya dia mengangkat pegawai yang bekas narapidana. Ia menyambangi lurah Kecamatan Pakisaji, mencari tau siapa saja mantan narapidana. Puluhan orang sukses ditarik bekerja di workshopnya.

"Semua lata belakang kasusa ada, kecuali pemerkosa," kelakar Joko kepada pewarta Kreator.id. Mereka itu memang sengaja direkrut. Selain karena rasa kemanusiaan narapidana sudah dibelaki kemampuan kerja selama di penjara.

Khusus Galeri 76 merekrut pekerja 6 karyawan. Masing orang memiliki keahlian teruji tersendiri seperti yang satu membuat wajah dan lainnya. Satu orang saja minimal menghasilkan 7 buah kerajinan. "...itu kalau lagi mood," candanya lagi. Pasaran produk antara Rp.50.000 sampai jutaan. Ia bahkan pernah menjual sampai Rp.40.000.000.

Karya itu adalah karya bonggol primitif. Memang terlihat guratan ukiran etnik kental. Peminatnya tidak cuma lokal tetapi sampai Jepang, Amerika, Prancis, Belgia, dan Belanda. Kerja media masa memang membantu dia memasarkan produk signifikan. Ini pembuktian bahwa kerajinan itu nilainya sampai miliaran rupiah jika diteruskan.

Jumat, 29 Januari 2016

10 Pengusaha Terburuk Menurut Entrepreneur di 2015

Daftar Pengusaha Pelajari Kisahnya

 
Terkadang kita menemukan pengusaha dieluh- eluhkan. Melalui berbagai media nama mereka disebut, tetapi itu terkadang hanya "dilebih- lebihkan". Seperti halnya 10 pengusaha muda barikut yang namanya dieluhkan di 2015. Tetapi sampai pada suatu titik menjadi kegagalan di tahun 2016.

Dikupas apik oleh Steve Tobak, salah satu kontributor di Entrepreneur.com, inilah sosok 10 pengusaha muda terburuk sepanjang 2015 dulu.

10. Ryan Grepper, pendiri sekaligus CEO, Coolest

Penemuan Coolest Cooler disebut menjadi kedua- terbesar KickStarter. Melalui situs pendanaan masal ini, Grepper mampu mendulang $13 juta. Dimana sukses dikumpulkan di akhir 2014. Tetapi ternyata tidak akan seperti dibayangkan oleh orang banyak. Hari ini, Coolest masih menjual di Amazon seperti janji perusahaan kepada pemberi modal.

Sebuah bentuk komitmen tetapi tidak sesederhana itu. Ternyata meski masih dijual sampai sekarang. Produk ini mendapatkan bintang satu untuk reviewnya, sekitar 28%. Kebanyakan karena produk dijual berkualitas kurang serta suport yang tidak memadai. Sangat tidak keren (cool).

9. Sean Rad, pendiri dan CEO, Tinder


Dia masuk, keluar, masuk lagi, dan dia seharusnya keluar lagi. Mengikuti jejak Dov Cherney dari American Apparel, Michael Jeffries Abercrombie, dan Chip Wilson dari Lululemon, maka Dev punya banyak isu. Dia kalau menurut interpertasi penulis disini: Memiliki foot-in-mouth disease atau kemampuan komunikasi yang agak diluar.

8. 50 Cent, entrepreneur dan rapper

Nama aslinya 50 Cent adalah Curtis James Jackson III, membuat uang dari record label, penjualan clothing line, dan sebagai aktor. Dia dilaporkan menghasilkan $100 juta dari investasi minuman vitamin yang diambil alih oleh Coca- Cola. Tahun 2015, dia mengajukan Chapter 11 bankruptcy protection, apa yang salah dari hal tersebut?

Ia tidak benar bangkrut. 50 Cent katanya nih mencoba menghindari kreditor. Dia terlalu banyak keluar uang hingga $23 juta. Padahal nilai apa yang dihasilkan olehnya lebih dari nilai tersebut.

7. Ivan Reedman, salah satu pendiri sekaligus CEO, Torquing Group

Mereka sukses menggaet pendanaan senilai $3,5 juta. Sayangnya, meski menjadi satu rekor di Eropa, dia bersama tim pembuat drone Zano menyatakan bangkrut. Mereka mengajukan voluntary liquidation, yang itu berarti mereka menelantarkan 15.000 pendana dengan tanpa satupun Zano.

Menurut Tobak ini memang pendanaan bersifat high- risk. Sebuah masalah jika diambil tetapi sudah terlanjur basah.

6. Dan Price, pendiri dan CEO, Gravity Payments

Price tiba- tiba menaikan upah minimum pegawai. Total 120 orang pegawai naik upah minumumnya sampai $70.000 selama tiga tahun berturut. Cerita ini akhirnya menjadi viral, tetapi tidak selamanya bekerja seperti seharusnya. Banyak tagihan meningkat termasuk biaya bonus manajer, ini hampir membuat perusahaannya bangkrut.

Yang terburuk ialah semuanya tidak sebaik itu. Menurut Bloomberg dijelaskan oleh artikel lain: Price tengah melakukan penelitian. Dia menuliskan kisahnya Gravity Book dalam 60.000 kata.

5. Ellen Pao, mantan CEO interim, Reddit

Permasalahan menurut Pao ialah permasalah gender. Istilah kerennya gander bias di kalangan Silicon Valley. Tetapi faktanya adalah ini bukan tentang bisnis Silicon Valley. Pao dianggap tidak mampu menghadapi kultur situs. Kurang paham tentang kerja Reddit bukan cuma bisnis.

Hal terburuk ialah dia tidak mampu menghadapi pemangku kepentingan. Kesuksesan Pao: Mendemonstrasi total ketidak tahuan tentang kulur situs dan memilih menjadi alien diantar pengguna Reddit. Dia perlu belajar bahwa ini tidak tentang cuma dia.

4. Tony Hsieh, pendiri dan CEO, Zappos

Sukses mengangkat usaha retailnya sampai $1 miliar dan menjualnya ke Amazon, apa yang dilakukanya di manajemen baru. Dia justru menciptakan situasi edan dibawah kepimpinannya. Hsieh bereksperimen lewat manajemen tanpa jabatan. Tahun 2015 adalah dimana masa Zappos tanpa manajer atau sistem Holacracy.

Setidaknya 40 persen pegawai memilih keluar sementara sisanya masih mencoba mencerna. Mereka bingung apa pekerjaan mereka lantas berapa gaji mereka. Itu singkatnya kebodohan.

3. Gurbaksh Chahal, pendiri dan CEO, Gravity4

Dia dikenal sebagai sosok abusive atau kasar. Chahal pernah mendapatkan dua tuntutan kekerasan. Berhasil menghancurkan diri sendiri secara bergaya. Bahkan dia dipecat dari eksekutif diperusahaan RadiumOne di masa perusahaan akan IPO.

Seorang entrepreneur narsis kembali membuat kehebohan di 2015. Dia ditangkap atas tuduhan kekerasan lagi, diskrimansi gender dan juga pelecehan seksual, dan didakwa jufa terkait penyalahgunaan obat. Butuh berapa kata lagi?

2. Maren Kate Donovan, former CEO, Zirtual

Sebuah perusahaan pengembangan virtual asisten berjalan baik sampai mencoba sesuatu. Perusahaan coba mengangkat pegawai kontrak menjadi tetap. Sayangnya, ini tidak berjalan sesuai rencana, dimana akhirnya perusahaan jatuh dan hangus. Ini tidak bisa dihindari lagi karena satu kesalahan: CEO harusnya tau tentang uang.

Jika Tobak harus berkata itu sekali itu akan terucap ribuan kali: Alasan pertama sebuah bisnis gagal ialah di masa mereka kehilangan uang.

1. Elizabeth Holmes, pendiri dan CEO, Theranos

Sangat ikonik dikenal drop- out ketika umur 19 tahun, untuk mendirikan laboratorium diagnosa rahasia yang katanya bernilai $76 miliar. Dia mampu menarik $400 juta menjadi nilai investasi $9 miliar. Theranos hanya dalam kurun waktu beberapa tahun kerahasiaan sehari saja bisa bernilai miliaran dollar.

Sayangnya, The Wall Street Journal membedah cerita dan mulai bertanya efektifitas teknologi Theranos. Dia tidak bisa menjelaskan ini "baik". Menurut Steve Tobak hanya kasus lain dari overhype (sensasi) dan juga under- deliver (penyampaian tidak sempurna) dari media masa.

Senin, 25 Januari 2016

4 Miliarder Mengambil Untung Kegagalan Dimanapun

Kegagalan Makanan Wajib Orang Sukses 


 
Beberapa orang memang gagal. Kesuksesan lebih menyenangkan. Hanya kalau kamu adalah entrepreneur, maka kamu akan belajar lebih banyak dari kegagalan dibanding kesuksesan. Kamu cuma butuh cara terbaik untuk berpikir soal itu -sebagai peluang, bukan sebagai dinding penghalang.

Beberapa orang entrepreneur sukses (dan kaya) di dunia sadar akan pelajaran ini. Berikut ini pelajaran dari empat entrepreneur (miliarder) yang gagal beberapa kali dalam perjalanan membangun bisnis besar.

1. Kegagalan dapat mengangkat hasrat untuk sukses

Sukses membutuhkan bany kerja keras, meskipun keadaan akan baik atau buruk. Nick Woodman, seorang miliarder GoPro mengusung kamera olahraga, punya kegagalan di dua bisnis sebelumnya disaat eranya naik daun dot- com. Pengalaman tersebut menyesakan, seperti terlihat ketika dia diwawancarai Forbes.

"Saya gagal dan pantas menjadi fuckedcompany, (sekarang mati yang dulunya katalog kegagalan dot- com)," sesaknya. "Maksud saya tidak seorang pun mau kegagalan, tetapi hal paling parah adalah saya kehilangan uang investor, dan orang- orang ini percaya akan ide anak muda ini yang sangat passion tentang idenya... (dan ketika anda gagal) anda mulai berpikir, apakah ide saya memang bagus?"

Sebuah pertanyaan sulit ketika gagal ialah keraguan. Untuk itulah Woodman mencoba menjawab keraguaan itu. Dan ketika ia menemukan kesempatan lewat GoPro, maka Woodman tidak mau menyia- nyiakan. Dia mulai mengerjakan GoPro. Tetapi cuma kegagalan lain dari 18 jam dirinya mencari bagian dan membangun prototipe.

Ketika GoPro masuk ke pasaran, waktu itu dia satu- satunya pegawai dan bertekat membuat semua kembali bekerja. "Saya sangat ketakutan kalau saya akan gagal lagi olehnya saya total berkomitmen agar sukses."

2. Gunakan kesalahan kecil menjadi sukses

Kamu ingin ide kamu bekerja. Tidak mengejutkan: Semua orang begitu. Hanya kamu tidak bisa bergantung bahwa itu akan berhasil. Tanyakan James Dyson, yang diperkirakan memiliki kekayaan $.4,4 miliar terima kasih untuk kekuatan udara, baik di vakum cleaner, kipas pendingin, atau pengering tangan.

"Maksud saya, 99 persen hidup saya adalah kegagalan, karena kita membangun prototipe sepanjang waktu," Dyson berujar kepada Bloomberg. "Kami mencoba ide baru, tetapi semua gagal". Tentu, tidak semua gagal karena hanya satu model berhasil bekerja.

Dia mendapatkan apa diharapkan. Tapi itu mungkin saja tidak akan mungkin dicapai tanpa mau belajar dari semua kesalahan.

3. Kegagalan disekitar mu seperti "semua orang tau"

Sara Blakely, miliarder pendiri Spanx, tersandung dan gagal banyak sekali di jalan membangun bisnisnya. Dia berujar kepada pewarta CNBC, dia tidak ada pikiran apa yang dikerjakannya. Tetapi ketidak pedulian itu menjadi kunci sukses.

"Fakta  bahwa saya tidak pernah mengikuti kelas bisnis, tidak mengikuti pelatihan, tidak tau bagaimana retail itu bekerja," ucapnya. "Saya tidak terintimidasi seperti saya seharusnya."

Dia cuma tetap melakukan apa ide bisnisnya. Banyak orang pasti akan memintanya menjauhi retail Neiman Marcus, apalagi sampai Blakely berani menawarkan produk baru. Itu akan sangat membuang waktu. Tetapi dia tetap ngotot dan akhirnya retail itu menjadi klien pertama Spanx.

Satu petunjuk ialah jangan bilang kepada siapapun tentang ide bisnis mu. Tidak akan mau  membicarakan ide tersebut sebelum memiliki kesempatan melihat ada sesuatu disana, seperti dikatakan Blakely kepada penulis David Kiddler, buku The Startup Playbook: Secrets of the Fastest-Growing Startups from Their Founding Entrepreneurs.

Selepas bertahun- tahun berkutat sendiri. Sampai suatu saat Blakely mencoba menjelaskan kepada teman dan keluarga ide bisnisnya. "It's footless pantyhose." ucapnya. Ya lama berkutat ternyata dia cuma berbisnsi pantyhose. Respon teman dan keluarga cukup mengejutkan. Mereka memberi "saran" membuat perubahaan besar.

Sebagai catatan pantyhose adalah sejenis stoking tetapi lebih ke arah leging. Bahannya lebih kuat dibanding stoking biasanya, seperti di lingerie mungkin. Footless pantyhose adalah stoking tanpa telapa kaki, membuat itu nampak seperti celana leging tetapi bukan.

Respon teman dan keluarganya berbunyi begini,"sayang, jikalau sebegitu bagusnya ide itu, kenapa itu tidak pernah terwujud? Dan jikapun itu ide bagus, orang besar disana akan menendang mu keluar dari air dalam beberapa bulan kedepan."

"Jika saya mendengar di hari pertama saya memotong bagian kaki dari pantyhose tersebut, saya berpikir saya mungkin masih akan menjual mesin fax sampai sekarang," kenangnya.

Kalau saja ketika diberi "saran" itu dia berhenti berusaha mau bilang apa. Bagi orang banyak idenya adalah kegagal. Bahkan dia memang merasa itu kegagalan. Ketika diberi "saran", tanggapan  Barkely malah tidak mau peduli, nekat mengajukan produknya ke perusahaan retail besar.

4. Buatlah kegagalan sekarang menjadi sukses kedepan

Ketika pasar jatuh di tahun 2008 dan banyak orang kehilangan investasi, banyak orang mengeluh sangat rugi. Banyak orang berpikir logis dan menjual saham (atau bisnisnya) karena panik. Ahli mengatakan kepanikan, itu justru akan membawa kamu menjual murah dan membeli mahal, tetapi memberikan ruang bagi orang lain kaya.

Terbukit kisah John Catsimatidis, seorang miliarder yang memiliki usaha yaitu supermarket, tempat pengisian BBM, dan real estate. Dia sangat mengidolakan Donald Trump. "Bagaimana pun buruknya hari dia miliki, dia tetap megangkat kepalanya keatas dan dia kembali dan bertarung beberapa kali lagi," ucap Catsimatidis.

"Dia tidak pergi dan menaruh kepalanya kebawah dan menangis," tambahnya.

Untungnya kondisi pasti berubah. Kamu harus beriap mengambil kesempatan dari mereka ketika mereka lalu melakukan itu (menjual saham atau bisnisnya). Itu berarti terbentanglah dasar ketika mereka tengah terlihat terengah terpleset. Kalau kamu beruntung, kompetitor akan menyerah sepenuhnya kepada hantu, memberi kamu ruang berekspansi.

Artikl ini aslinya ditulis oleh Erik Sherman, kontributor Inc, memberikan gambaran bagaimana kisah mereka entrepreneur miliarder juga gagal. Ambil pelajaran dari tulisan ini semoga kita selalu diberkahi kegagalan dan kemampuan untuk memperbaikinya.

Sabtu, 23 Januari 2016

Inspirasi Pengusaha Tas Aneka Kulit Ikan

Daftar Pengusaha Produk Kulit Ikan


 
Daftar berikut dikumpulkan dari berbagai sumber berita. Mereka adalah pengusaha sukses mengambil ceruk bisnis. Majunya industri kreatif Indonesia merangsang orang lebih kreatif. Beberapa pengusaha "kebetulan" mengambil satu konsep sama, kulit ikan. Mereka juga mengolahnya menjadi jenis produk yang sama, produk fashion.

Jika lazimnya kulit ikan dibuang, atau mungkin dibuat kerupuk ikan. Bagaimana kalau dijadikan bahan baku aneka sepatu. Mungkin terdengar aneh tetapi faktanya memang begitu. Tetapi kini, ditangan orang- orang kreatif ini aneka produk negeri dongeng lahir.

Berikut pengusaha sukses mengolah kulit ikan menjadi aneka produk

1. Ningsih

Tidak banyak diketahui tentang sosoknya. Tetapi ia mengusung brand Pineapple Shoes. Ia mengelola aneka kulit ikan menjadi produk jadi. Aneka produk terbuat dari kulit ikan kakap, nila, dan kaci- kaci. Alasan dia berbisnis adalah nila nominal kulit ikan kecil, tetapi kalau dibikin produk jadi sangat tinggi.

Ningsih mendapat pasokan kulit dari nalayan binaan Dinas Perikanan dan Kelautan DKI. Dia dibantu oleh sosok Bapak Nurul Haq. Dia merupakan orang pertama yang menyamak kulit kakap. Ia adalah sosok yang aktif mengajarkan mahasiswa ITB.

"Ini hebatnya penyamak tersebut, bisa menyamak kulit ikan," ujarnya. Sukses disamak kemudian dijadikan dia aneka produk fashion. Menurut pengalaman produk ini bahkan awet 3 tahun lebih lama dibanding kulit sapi. Kulit ikan memilik tekstur unik, tebal, jadinya proses penyamakan tidak sebentar. Prosesnya sampai 10 hari.

Tidak jarang orang meragukan kebenaran produknya. Dibutuhkan waktu setahun maka pembeli benar yakin keawetan. Produk sepatu membutuhkan 7 lembar kulit. Variasi warna dibuat sedemikian rupa, seperti merah, kuning, hijau, dan cokelat. Untuk flat shoes dijual Rp.250.000- Rp.500.000/pasang. Sedangkan tas jinjing seharga mulai Rp.1,5 juta.

Biacara omzet jangan kaget ya. Ningsih menyebut sampai dua digit. Bahkan normalnya sampai Rp.20 juta per- bulan. Dalam sehari rumah produksinya mengerjakan 5 pasang sepatu flat shoes, kalau heel maka cuma bisa 2 pasang sehari. Dia dibantu empat orang penjahit dan tukang pola.

Berbagai pertanyaan unik dilontarkan pelanggan ke Ningsih. Seperti apa dia yakin kucing tidak akan ngikuti sepatu. Dengan profesional, ia pun menjelaskan proses pembuatan, seperti halnya penyamakan 10 hari, lalu penghilangan kolagen dan minyak agar tidak timbul bakteri.

2. Rahmawati

Lain cerita dengan Rahmawati, yang hanya lulus Diploma, warga Sukoharjo ini menyamak kulit ikan sendiri. Awalnya memang tidak mudah apalagi dia menggunakan kulit ikan nila. Kulitnya butuh dikeringkan semalam, dipotong, disamak dan dijahit mengikuti pola produk.

Usaha yang sudah dijalaninya sejak 1990 -an. Aneka produk sudah dibuat olehnya seperti produk sandal, tas cantik, dan harganya mencapai ratusan ribu rupiah. Menarget pasar luar negeri produknya digemari oleh orang asing. Memang produk kulit ikan memiliki tekstur unik dibanding kulit lain.

Tidak cuma sepatu, bahkan sandal pun laris manis di pasaran, padahal Rahmawati "tega" membandrol angka Rp.150 ribu- Rp.300 ribu. Harga tas sendiri dibandorol kisaran Rp.400 ribuan. Perjalana karir Rahmawati terbilang miris. Dulu dia bersama suami, Tono, hanya penjual ikan nila utuh di pasar- pasar. Karena sepinya pasokan maka pendapatan turun.

Mereka mulai berpikir kreatif memanfaatkan pasokan sisa. Keduanya tidak cuma menyasar kulit, tetapi juga sirip, bahkan kepala.

3. Indriyani

Kalau pengusaha satu ini memanfaatkan kulit ikan pari. Mengusung brand Zalfa Leather, pengusaha wanita asli Boyolali ini, menyebutkan usahanya diminati pasar luar negeri. Ini tidak kalah eksotis meski tentu tidak punya motif seperti kulit ikan nila ataupun kakap.

Produksinya meliputi tas, dompet, dan ikat pinggang. Ia menjual dari harga Rp.150 ribu sampai puluhan juta per- pcs. Bahan didapatkan dari nelayan di wilayah Jakarta, Jawa Tengah, Jepara, dan daerah lain di Jawa Timur. Satu buah produk membutuhkan waktu pembuatan 3-5 hari. Meliputi kulit dicuci dulu, diberi warna, dan dikeringkan.

Selepas itu dihaluskan lalu dipotong membentuk pola. Dia hanya dibantu oleh 3 orang pengrajin, rata- rata mampu memproduksi 150- 200 pcs per- bulan. Pemasaran sekitar Boyolali sampai ke luar negeri yakni ke Eropa.

Sabtu, 16 Januari 2016

3 Entrepreneur Virgin yang Akan Bersinar di 2016

Daftar Pengusaha Muda Inggris 

 
Menjadi entrepreneur mungkin dambaan semua anak muda di jaman sekarang. Mereka merupakan sosok- sosok dibalik layar komputer. Mereka yang menguasai pasar penjualan. Ini adalah kisah empat entrepreneur muda asal Inggris.

Dikutip dari situs Virgin.com, berikut entrepreneur muda jagonya berinovasi. Bahkan menurut Direct Selling Association menyimpulkan sosok mereka yang dibawah 25 tahun, mereka telah menguasai industri mencapai persentase 25%. Dimana lebih dari 88.000 penjualan langsung bertempat di Inggris oleh anak muda.

Penjualan langsung menjadi cara langsung entrepreneur muda. Mereka mencoba menunjukan kemampuan sejati mereka diluaran sana. Pertanyaan siapa sih mereka calon bersinar tahun 2016 regional Inggris. Berikut tiga entrepreneur muda itu:

1. Steve Pearce dan Sam Coley

Umur: keduanya 23 tahun

Bisnis: tickx.co.uk

Bisnis mereka berupa mesin pencari aneka tiket. Umurnya masih 16 tahun, tetapi Sam membuka perusahaan developer software yang mana perusahaan tumbuh pesat. Diumur segitu sudah ditawari aneka kontrak. Tentu ini akan menjadi masalah dikemudian hari.

"Ketakutan paling umum dari klien potensial adalah, sebagai perusahaan dengan pemilik sangat muda saya mungkin akan menghilang ke Universitas kapanpun," paparnya. Untuk menghadapi ini, ia meyakinkan dengan cara unik yakni mencantumkan perusahaan, membuka kantor dan mempekerjakan pegawai. Pendekatan ini cukup baik.

Perusahaan miliknya tumbuh cepat. Steve sendiri menyebut umur mereka bukan halangan. Selama bisnis itu kuat, dikelilingi pegawai terbaik dan guru terbaik, pasangan entrepreneur ini yakin akan masa depan.

"Saya mau memastikan saya punya kombinasi baik dalam keduanya antusias usia muda, dan membuktikan punya pengalaman dan pengetahuan," ujar Steve.

Mereka merasakan berbagai keuntungan menjadi young entrepreneur. Sam meresakan dukungan baik dari banyak orang sekitar. Mereka tidak takut bertanya tentang masalah. Mereka secara konstan mendapatkan dukungan. Hal lain mereka belum punya komitmen jadi ambil saja resiko dan bekerja lebih keras tidak ada tanggungan keluarga.

Menurut Steve paling menyenangkan menjadi entrepreneur muda. Ia menyebutkan mereka bisa menyedot banyak pengetahuan bisnis langsung. Kamu belajar langsung melalui pelajaran praktik. Apalagi ketika kamu masuk lebih dalam dimana kamu akan belajar lebih tentang sisi bisnis dan mengenal bisnis.

"Hal ini membuka banyak pintu dan kesempatan yang tentunya membuat anda lepas dari jari- jari kita dan memberi anda kepercayaan diri untuk terus mendorong diri sendiri," jelas Steve.

2. Lewis Bowen


Umur: 26 tahun

Bisnis: AIR

Seorang social entrepreneur yang memulai bisnis energi terbarukan. Bisnisnya AIR bicara tentang daur ulang dijadikan energi tambahan untuk bisnis. Ini akan membantu pengeluaran efektif. Lewis sendiri jika berbicara menjadi muda dan berbisnis. Maka, Lewis menyebutkan tantangan tersendiri karena kurangnya pengalaman.

Ini akan sangat merepotkan ketika banyak hal terjadi disekitar kita. Dan kamu dipastikan harus menghadapi hal tersebut. Ketika menjadi muda sukses maka akan ada pandangan itu. Tidak sedikit pandangan orang yang meremehkan kamampuan kita.

Akan ada banyak orang kamu tidak ingin bergaul dengan. Nilai seorang pendiri muda dan CEO bagaimana menemukan mereka yang mau berbagi pengetahuan. "...bukan yang tidak memotivasi mu," aku Lewis. Dia lantas memberikan saran buat kamu sesama young entrepreneur:

"Jika kamu membagi visi dan passion kamu tentang bisnis dengan percaya diri, itu akan membantu kamu bisa mendapatkan kepercayaan sesama. Sengatlah wajar memulai bisnis di usia muda penuh hasrat untuk sukses itu merupakan pencapaian dan akan mendapatkan pengakuan buat mereka yang percaya bagaimana susah untuk berlanjut."

Pengalaman Lewis sendiri bersama entrepreneur dewasa sangat positif. Ketika entrepreneur dewasa telah makan asam garam tidak sedikit akan rela membantu. Ketika kamu sebagai entrepreneur muda berarti ini tentang kemampuan merubah metode kerja tradisional. Lewis sendiri sudah rela merasakan berbagai macam jenis metode.

"Pada awalnya, kami kerja jarak jauh, dengan tim yang tersebar di seluruh negeri dan luar negeri. Anda harus dapat bekerja di mana anda merasa paling nyaman dan dengan dunia digital yang menawarkan begitu banyak pilihan untuk menjalankan bisnis dari mana saja di dunia, itu sangat mudah," papar Lewis.

Tentu sebagai tim kerja hal paling efektif dalam membahasa masalah adalah face-to-face. Untuk itulah Lewis menyarankan keseimbangan akan hal tersebut. Jika kamu menarget akan bisnis besar secara global maka itu terkadang membutuhkan kesiapan hidup efektif.

3. Arran Rice

Umur: 17 tahun

Bisnis: Wizzed Media

Remaja ajaib yang sudah punya jadwal padat di sekolah. Arran memang sudah ingin menjadi entrepreneur di bidang teknologi ketika masih kecil. Dia mulai lewat bereksperimen lewat internet sebagai hobi. Ia mulai dari membuat beberapa channel You Tube. Membangun beberapa situs tetapi ia tidak sampai selesai padahal itu sudah besar.

Hingga November 2010, dia meluncurkan situs game dan akhinya sukses besar sangat cepat. Arran meras puas karena setiap hari ada ribuan orang mengunjungi situsnya. Dia semakin tertaut di dalamnya. Arran menyebut ia tidak merencanakan jadi entrepreneur tetapi terjadi natural. Menariknya dia tidak berpikir umur akan jadi masalah.

Hingga di Januari 2015 dimana bisnisnya mulai terlihat. Ini merubah pandangan pengiklan di situsnya ketika ia melakukan kontak. Dia menerima tawaran pengiklan dan jujur mengakui, "Hi, omong- omong aku 17 tahun loh. Aku harap ini bukan masalah kan?" Hal paling mengejuatkan bahwa ketakutannya tidak terbukit menjadi nyata.

Sebagai mahasiswa maka dia merupakan tipikal mahasiswa. Disisi lain, selain belajar geografi, dia aktif di hal bisnis dan IT. Meskipun menyelesaikan pendidikan nanti, dia berpikir untuk tidak melanjutkan kuliah karena merasa tidak melihat keuntungan. Meski menjadi omongan teman, ia tetap teguh menjalankna bisnis online tersebut.

"Teman- teman saya tahu saya menjalankan bisnis online tetapi tidak ada yang benar- benar tahu rincian atau bagaimana sukses itu. Sebagai bisnis saya tumbuh, banyak orang menjadi sadar akan hal itu yang bagus. Keluarga saya benar-benar bahagia dan bangga padaku," ujarnya.