Tampilkan postingan dengan label Forum. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Forum. Tampilkan semua postingan

Andre Darwis Kaskus Sejarah Forum Terbesar Jual Beli

Biografi Pengusaha Andre Darwis


pembuat kaskus andre darwis

Biografi Andre Darwis Kaskus, forum jual- beli terbesar, yang manjadi bisnis tidak terduga. Sejarah forum jual beli terbesar. Semua bermula dari niat menjalin komunikasi . Ia berpikir membuat tempat mencari informasi dan berbagi informasi.

Kaskus berasal dari kata Kasak- Kusuk, yang kemudian disingkat menjadi Kaskus. Awalnya, Andre Darwis hanya ingin memulai sebuah situs berita biasa. Kala itu, para mahasiswa Indonesia di luar negeri, sulit mencari berita tentang tanah kelahirannya.

Situs berita Kaskus pun lahir, kemudian tumbuh menjadi ajang komunitas mahasiswa asal Indonesia. Pemilik Kaskus forum jual beli terbesar ini lantas bercerita. Kaskus memiliki jalannya tersendiri menciptakan sebuah komunitas solid.

Bisnis Forum Menghasilkan Ribuan Dollar Online

Profil Pengusaha Donny Ouyang 


pengusaha bisnis forum
 
Bayangkan kamu memiliki bisnis forum layaknya Kaskus. Kisah Donny Ouyang menjadi entrepreneur online dan hasilan ribuan dollar. Pengusaha muda asli kelahiran Inggris- Kolumbia tinggal di Kanada; dia sudah memiliki berbagai bisnis online berpenghasilan tetap. 
 
Ia telah berhasil membangun bisnisnya bahkan dari sebelum berumur 17 tahun. Bisnisnya itu meliputi situs kinkarso.com, chrisitianavenue.org, battleforums.com dan live.tv.ts, yang melahirkan pendapatan tetap yang mengejutkan.

Bisnis Pertama Rudy Salim Biografi Crazy Rich

Biografi Pengusaha Rudy Salim

 
biografirudysalim.png

 
Biografi crazy rich Rudy Salim bercerita bisnis pertama. Memulai bisnis beresiko tinggi merupakan satu kata kunci bisnisnya. Dalam sebuah artikel di Jpnn.com, Rudi Salim, nama pengusaha ini berkisah awal mula terjun di bisnis pembiayaan ini. 
 
Tepatnya bisnis kredit buat transaksi online. Pria yang cuma lulusan SMA, mengandalkan jaringan internet, dimana kliennya adalah mereka yang aktif berjual- beli secara online. Alkisah, bisnisnya dimulai dari sebuah tread di Kaskus.com, dimana Rudi dikenal sebagai salah satu membernya.
 
 

Bisnis Pertama Rudy Salim


rudysalim.png

Selain itu, sosoknya juga dikenal sebagai seorang penghobi game online. Jadilah klop dengan apa sih bisnis ditekuninya sekarang. Dia menawarkan aneka kredit melalui lapak atau thread di Kaskus.com. Bagi siapa saja yang mau bertransaksi online siap dibantunya. 
 
Ternyata cuma bermodal itu saja, beberapa orang mulai intensif menghubunginya.

"Sangat efektif kan. Tapi, saya membangun semua ini dari nol dengan modal menjual mobil pemberian orang tua," tandasnya, itulah awal mula berdirinya bisnis PT. Excel Trade Indonesia.

Jangan salah, tidak salah apa yang kamu baca sebelumnya diatas. Dia memang cumalah lulusan Sekolah Menengah Atas. Tapi Rudi mengaku sempat berkuliah bahkan mengambil fakultas kedokteran di salah satu perguruan tinggi di Jakarta. 
 
Secara spesifik dia keluar pas perkuliah memasuki semester dua. Semuanya karena dirinya nekat membiayai bisnis tak jelasnya. Kenapa tak jelas karena memang bisnis pembiayaan itu rentan penipuan.

Dia nekat membiayai transaksi jual- beli. Tanpa takut sedikit pun meski tak pernah bertemu sosok kliennya. Bagaimana kabar keluarganya mendengar kelakuan Rudi. Ya, keluarga, sang ibu pada khususnya terkejut dan protes karena ulah anaknya tersebut. 
 
Apalagi dengan percaya dirinya, ia menjual mobil milik keluarga serta melego satu usaha karaoke milik keluarga. Bahkan ia bercerita sang ibu sempat bilang tak mau bertemu saya jika belum sukses.

Pria kelahiran 24 April 1987 ini, menyebut ide bisnisnya bukan berasal dari bisnis online. Tepatnya dia justru terinspirasi kehidupan sehari- hari di dunia nyata. 
 
Seorang temannya bekerja di sebuah toko elektronik besar berjaringan nasional yang menyediakan pembiayaan pembelian barang- barang elektronik. Dia memberikan kredit bagi kostumer buat membeli barang. Nah, dari sanalah ide muncul ketika melihat potensi membantu mereka yang buta online.

Tepatnya menurut penulis membantu para penjual online bertransaksi. Uniknya, meski berkali- kali ditipu oleh kliennya; Rudi tak bergeming. Dia minim pengalaman di dunia perkreditan. Dia cuma bermodal nomor telephon dari aplikasi dikirimnya ke kliennya lewat email. 
 
Semuanya mirip seperti perkreditan di dunia nyata. Tapi minusnya tanpa perlu bertemu tatap muka. Modalnya cuma alamat rumah atau kantor tempat si klien itu bekerja.

Tentu hasilnya langsung terlihat sukses. Kebutuhan akan kredit barang lewat jasanya meningkat. Cuma tentu sejalan dengan jumlah kredit bodongnya alias penipuan. Awal pendirian, ada 60 aplikasi kredit telah dikirim melamar menjadi klien. 
 
Aplikasinya meliputi klien- klien asal Jakarta, Bogor, Tangerang dan Bekasi. Dari sekian aplikasi tersebut beberapanya bermasalah.

"Karena itu, saya selelu cek aplikasi kredit itu sendiri," ujarnya.

Kenekatannya berbisnis dimanfaatkan orang- orang tak bertanggung jawab. Beberapa kliennya bahkan membuat identitas palsu. Mereka mencoba mengibuli Rudi Salim. Hasilnya, ia pernah tertipu sampai 15 juta dari sindikat penipuan kartu kredit. 
 
Kisahnya ada seorang ibu mengajulan aplikasi kredit online kepadanya. Dia mau membeli sebuah laptop. Jumlah kredit diajukannya tak sedikit yakni 10 juta. Namun, karena data- data dikirimnya cocok, Rudi sendiri menelephon wanita itu ke kantornya.

Rudi yakin wanita tersebut benar- benar bekerja di sebuah BUMN. Wanita tersebut bahkan lancar- jaya buat membayar cicilan. Sudah empat kali cicilannya dibayar dan selalu tepat waktu. Rudi semakin percaya kepada klien tersebut. 
 
Hingga wanita tersebut mengajukan satu lagi pembiayaan melalui perusahaanya. Ia sendiri tak mengambi curiga atasnya.

"Tak saya sangka, ternyata sejak saat itu dia menghilang. Kredit kedua laptopnya tidak dibayar, juga cicilan laptop pertamanya," kenang Rudi.

Rudy Salim Ditipu

 
"Saya kena tipu mentah- mentah," ia menjelaskan. Menyadari bahwa dirinya kena tipu, Rudi langsung saja mendatangi kantor si klien. Ia kemudian bertemu sosok "wanita" tersebut. Ternyata wanita tersebut tidak tau apa- apa. 
 
Ketika ditanyainya tentang pengajuan pembiayaan tersebut. Kemungkinan wanita yang ditemuinya mengajukan kredit bukan sebenarnya. Dia mungkin cuma mencatut nama si ibu pegawai BUMN.

Berkaca dari pengalaman itulah, Rudi mencoba memperbaiki sistemnya. Pengalaman menjengkelkan itu telah merubah 180 derajat caranya mengucurkan kredit. Dia bahkan rela mempekerjakan orang. Mempekerjakan orang buat mensurvei langsung ke klien miliknya. 
 
Setelah barang kredit diterima klien, maka akan ada satu dari pegawainya datang, mereka bersama akan difoto sebagai bukti. Adapula surat perjanjian musti si klien tanda tangani. Sejak saat itupula usahanya jadi jarang terkena penipuan. 
 
Bahkan klien miliknya merasa puas atas pelayanan aman dan nyaman milik perusahaannya. Waktu telah berlalu, cukup cepat semenjak mengganti sistemnya, nama Rudi Salim dan perusahaanya semakin terkenal melejit. 
 
Terutama namanya di berbagai forum jual- beli online. Bahkan tanpa mengeluarkan biaya promosi. Publikasi perusahaanya telah menyebar dari satu forum ke forum online lainnya. Kisah kemudahan membeli barang melaluinya sudah tersebar. 
 
Kemudian mulai banyak permintaan bahkan dari luar kota. Dia lantas memutar otak menjalankan bisnisnya. Bermodal beberapa moderator Kaskus.com asal daerah. Mereka membantunya ikut mensurvei calon klien asal daerah. 
 
Mereka mensurvei mereka, hingga Rudi resmi membuka cabang di delapan kota akhirnya. Ia sendiri tak khawatir membantukan para moderator Kaskus. Alasannya, karena mereka sendiri punya nama di belantara internet, ditambah sebagian mereka merupakan patner bisnis berjualan di Kaskus. 
 
Sebuah simbiosis saling menguntungkan coba dibangunnya. Bisnis dari PT. Excel Trade Indonesia memang berkembang pesat. Cuma bermodal koneksi internet, Rudi Salim aktif di berbagai jaringan internet. 
 
Ketika ditemui oleh pihak pewarta, di sebuah ruko lantai tiga di kawasan elit bisnis di Jakarta Utara; ia tengah asik didepan laptop.

"Di sini sumber inspirasi yang bersliweran," terangnya.

Excel Trade Indonesia sendiri, sudah punya delapan cabang bisnis dan mempekerjakan 32 karyawan. Dia juga sudah menyasar pasaran lain. Kini, perusahaanya juga membiayai pembelian buat anak dibawah 17 tahun, cuma bermodal jaminan dari orang tuanya. 
 
Bicara tentang potensi pasarnya 85% pembiayaan atau kredit barang dipenuhi oleh aneka produk handphone atau BlackBerry baru. "Sekarang saya bersiap untuk berekspansi ke bisnis lain," ujar pengusaha muda beromzet 1,3 miliar/ bulan in.
 
Biografi Rudy Salim sejatinya berasal keluarga berada. Orang tuanya merupakan bagian keluarga para dokter. Rudy juga pernah mengenyam pendidikan kedokteran. Pengusaha muda kelahiran 1987, yang memutuskan berhenti sekolah malah berwirausaha.

Dia memutuskan mau berbisnis. Rudy mengaku mau kuliah disebabkan sogokan. Kedua orang tuanya akan memberikan mobil bila dia mau kuliah. Tetapi ternyata dunia perkuliahan bukanlah dirinya. Ia memutuskan DO alias drop out.

Rudy menjual mobil orang tuanya buat berbisnis. Berawal teman yang dilihat berbisnis elektronik. Dia menemukan celah perkreditas elektronik. Temannya memiliki jaringan bisnis elektronik luas. Rudy lalu berencana membantu pembeli membeli elektronik.

Belajar dari pengalaman ditipu dia memperbaiki sistem. Rudy mengharuskan pembeli menandatangani surat perjanjian dan foto bareng barangnya.

Sejarah Internet Indonesia Situs Pertama Kali

Artikel Bisnis Sejarah Internet Indonesia


sejarah kafegaul
 
Menelisik sejarah internet Indonesia ternyata sangat jauh. Dimulai dari Detik.com, menyusul aneka situs pertama kali dibuat asli Indonesia. Sebuat saja Astaga.com dan Kafegaul keduanya dikenal tempat nongkrong anak muda ketika online.

Bermula dari internet yang begitu mahal terbatas di wilayah tertentu. Anak- anak muda akan coba- coba masuk melalui internet kampus. Bahkan nih, mereka rela menginap untuk bisa online, jaman itu belum ada namanya Kaskus kalau bicara forum ya Kafegaul. 

Sementara itu Detik merupakan sumbernya berita. Utamanya Detik yang dikena sangat update soal berita. Optimisme internet luar negeri mengalir melalui sukses American Online (AOL), yang disebut oleh Time Warner, kemudian besar- besaran membangun media online.
Awal tahun 2000 -an urusan chatting anak muda lewat Kafegaul. Tinggal tulisa nama nickname tanpa email langsung bisa ke chatroom. Dulu Mirc emang ramai, namun kurang berasa lokalnya, maka ya Kafegaul tempatnya.

Tetapi taukah kamu bahwa Kafegaul dipelopori investor asing. Diperkuat oleh wartawan senior total sampai 30 orang. Ya demi cepat mengembangkan situs ini melalui waktu. Harapannya kelak internet di Indonesia akan berkembang pesat. Tidak disangka popularitas Kafegaul mengalahkan Detik.com.

Jamannya itu banyak sekali halangan anak muda buet ngenet. Mulai dari pihak kampus yang mewajibkan isi email buat identitas, lemot lah, banyak virus masuk, dimana kebanyakan memakai Plasa lalu munculah Yahoo!

Investasi masuk ke Astaga sangat besar sampai Rp.70 miliar. Modal segitu dipercaya akan kembali dalam dua tahun. Ini sejalan dengan pengguna internet naik sejalan jaringan GPRS. Juga harapan bisnis eCommerce yang makin digemari hingga sejuk buat periklanan.

Tahun 2000 -an, tiba- tiba Lippo Group membalik inti bisnis Asuransi Lippo. Maka lahirlah bisnis layanan internet ala PT. Asuransi Lippo e- Net, tbk. Perusahaan ini kemudian membuka bisnis online pertama, Lipposhop, situs berita Lippostar, dan layanan jaringan internet, D- Net.

Dibawah naungan PT. Indonesia Media Teknologi (IMT), Astaga dan Kafegaul sama dalam naungan usaha bersama. Ceritanya di tahun 1999 -an, kedua situs pertama kali dibuat itu diakuisisi perusahaan asal Afrika Selatan, M- Web. Kemudian di 2003 malah perusahaan M- Web ini cabut dari Indonesia.

Mereka meninggalkan Astaga dan Kafegaul dalam asuhan mantan pegawai. Lalu David Burke yang menjabat CEO PT. M- Web Indonesia menyelamatkan. Sang mantan pegawai kemudian mendirikan PT. Indonesia Media Teknologi, tujuannya untuk mengelola kedua situs ini.

Sejarah internet Indonesia kemudian berlanjut Kafegaul forum. Dimana memiliki 15.000 pengunjung perhari dan 200.000 halaman dicari. Disisi lain malah Kaskus naik daun bahkan sampai mendapatkan investasi patnership.

Kafegaul yang forum senior malah dikalahkan Kaskus. Kafegaul layaknya Friendster yang tenggelam karena Facebook (Kaskus). Astaga sendiri tidak kalah membingungkan karena berubah sistem. Ini tidak lagi tempat chatting melainkan situs berita.

Ketika M- Web hengkang semua aset dijual dan ditahan konsorsium investor lokal. Dikerjakan ya seadanya sampai muncul Phil Rickard dan Sandy Gunawan. Mereka membeli Astaga.com pada tahun 2012 dan berhenti beroprasi.

Astaga.com diluncurkan kembali pada 2013 dengan nama sama. Isinya udah berbeda karena berisi artikel- artikel baik berita maupun umum. Bahkan jika kamu cek, pengguna bisa menuliskan artikel mereka di sana.

Bisnis Forum Gratis Web Server ProBoards

Profil Pengusaha Online Patrick Clinger


bisnis forum gratis

Patrick Clinger mempunyai ide bisnis forum gratis. Pengusaha online 30 tahun, yang menyewakan servernya, dan membuat software gratis. Pendiri sekaligus CEO ProBoard, bermula passionya akan dunia programing dan internet. Ia mencoba menghasilkan produk gratisan yang berkualitas tinggi.

Dia fokus menjalankan hobinya melalui internet dimulai sejak 1995, ketika masih duduk di sekolah menengah pertama. Pemuda yang sangat berpikiran jauh dan kreatif soal bisnis. Dia lalu meluncurkan forum gratis pertama, memberikan layanan gratis. dan akhirnya membuat uang dari sana.

Fokus kepada layanan gratis, Clinger tetap bisa menghasilkan uang. Dia membuat software ProBoard menjadi layanan membantu orang banyak. Pengguna akan membuat forum- forum mereka sendiri. Software ProBoard diluncurkan tahun 2000, layanan berupa gratis hosting dan cara mudah membuat forum.

ProBoard sama mudahnya dengan layanan Blogger atau Wordpress. Dia menulis software nya sendiri menghasilkan lebih dari 3.000.000 forum terdaftar. ProBoards menghasilkan 22.800.000 pengguna aktif harinya. Sekarang, ProBoards menghasilkan 600 juta kunjungan setiap bulannya. Pengunjung sebanyak itu membuat bisnisnya jadi salah satu situs terbesar.

Dengan jutaan pengguna ini tidak kalah dengan sosial media lain. ProBoards terus berupaya menjual layanan forum gratis. Clinger banyak mendapatkan penghargaan berkat ini, sebagai 40 under 40 entrepreneur dari Forbes. ProBoards -nya menghasilkan penghargaan forum terbaik atas layanan, dan dedikasi.

Bisnis online


ProBoards diluncurkan pada 1 Januari 2000, software tersebut dibuat oleh Clinger sendiri. Di 2001, situs ini menggunakan YaBB sistem, membuat setiap pengguna menggunakan nama domain panjang dimana hanya dipisahkan oleh nomor server ( usernama.proboards(nomor server).com).

Pada 11 Juni 2002, ProBoards ditulis ulang kodenya oleh Clinger, menjadi ProBoards 2. Ia fokus agar membuat setiap produk mudah diakses dan tentunya ringan agar tetap kompetitif. Di bulan Februari, ia meluncurkan ProBoards 3 masih dengan maksud yang sama; memperbaiki kualias kecepatan software.

ProBoards juga menambahkan 30 layanan baru, kemudian berubah 100 layanan di ProBoards 4. Di 30 Februari 2005, ProBoards 4 diluncurkan diikuti oleh ProBoards v.5. "Kami masih bergembira dengan respon versi 5 dari para pengguna forum," ucap Patrick Clinger.

"Banyaknya orang yang menggunakan produk terbaru kami sudah diluar perkiraan. Tanggapan yang mereka berikan selalu positif, spesialnya mengenai plug-in dan perpustakan tema yang bisa diatur satu klik. Kami sangat bersemangat menunjukan semua di ForumCon tentang sagala fitur terbaru dan cara kerja ProBoards," ucapnya.

Tema mampu merubah tampilan ProBoards lebih cepat, sedang plug- in akan menambah kegunaan dan tampilan lebih baik lagi. Pengguna bahkan diperbolehkan menciptakan aplikasinya sendiri dan aktif membuat temanya sendiri di ProBoards 5.

Oleh karena lengkapnya, ProBoards disebut sebagai yang terbaik dan tercanggih diantara software forum yang pernah ada sekarang. Bisnis forum gratisan bagaimana Clinger menghasilkan uang. Pada 2005, Clinger memberikan layanan beriklan di EV1 Server, dan merupakan tempat server di simpan.

Sebagai CEO ProBoards, dia menyampaikan EV1 merupakan tempat beriklan terbarik, uang dari bisnis ini agar ProBoards prima. Iklan yang berjalan yakni acara Houston Bowl, dimana EV1 sukses mendapatkan respon positif dan tumbuh.

Pengguna tidak keberatan ketika ProBoards menampilkan iklan sponsor. Di tahun 2010, EV1 dimerger oleh perusahaan lain, menjadi satu dengan Theplanets.com. Hingga di September 2003, ProBoards didukung sponsor iklan pop- out atau iklan yang muncul ketika di klik.

Tetapi, iklan semacam ini terbukti cukup mengganggu pengguna, yang harus menghapus halaman baru. Kini beberapa forum dengan pengunjung terbanyak memilih Google Adsense, dan beberapa link iklan mandiri.

ProBoards juga menjual ruang iklan bagi pengguna server ProBoards. Pengguna bisa mengiklankan forum milknya di forum lain turunan ProBoards. Clinger berkata forum ini gratis, tidak ada batasan file diupload atau mau sampat kapan forum bertahan, dan semua berkat iklan dari para sponsor itu.

Sukses Pengusaha Mutiara Jualan di Kaskus Makin Mulus

Profil Pengusaha Fredy Imansha 


  
Berbisnis butuh ide, dan terkadang ide bisnis datang mendadak di benak kamu. Pengusaha muda satu ini merasakan ide mendadak muncul. Awalnya sepulang liburan di Indonesia Timur, kok, Fredy Imansha tidak mendapat apa- apa. Semua oleh- oleh dibawanya ludeh habis diambil oleh kerabat dan teman.

Fredy berpikir bisnis ini bagus. Waktu itu sih, pemuda 25 tahun ini membawa oleh- oleh berupa perhiasan mutiara, sekitar tahun 2011 silam. Siapa sangka bisnis mutiara air tawar miliknya bernilai Rp.40 juta!

Bisnis internet


Ia membeli beberapa perhiasan mutiara. Dikasihnya kepada keluarga dan beberapa teman di Jakarta. Sisa ia kemudian jual di Kaskus aja. Siapa sangka akan laku keras loh. Fredy semakin yakin akan peluang bisnis mutiara air tawar. Peluang bisnis aksesoris dan perhiasan mutiara buat dijual ke Jakarta.

Sebulan setelah sisa oleh- oleh habis. Fredy kembali memborong mutiara. Tiga bulan dia bolak- balik buat memborong mutiara- mutiara tersebut. Dia beli mutiara ketika jadi oleh- oleh cuma Rp.2 juta. Sekarang Fredy membeli Rp.10 juta bolak- balik dari Indonesia Timur.

Itu sejalan dengan omzetnya yang naik dari Rp.7 juta per- bulan, jadi Rp.40 jutaan. Perbelanja Fredy bisa memborong 100- 150 mutiara yang dijadikan aksesoris. Ia kemudian menyebar mutiaranya kepada para reseller. Tujuh reseller bahkan ada yang mengambil untung lebih banyak dari Fredy.

Pekerjaan sebagai pemasok dan penjual dilakoni. Kunci sukses bisnisnya adalah faktor harga. Apalagi jika kita bandingkan dengan toko- toko perhiasan di Jakarta. Sebagai tambahan dia melapisi mutiaranya dengan aneka perhiasan lain, seperti gelang perak atau chrome yang khas anak muda.

Ia menyebutnya ekslusif tetapi terjangkau. Karena setiap produknya dia bandrol seharga Rp.100 ribu. Ia lebih memilih jualan lewat online. Pasalnya mengurangi biaya- biaya tidak perlu. Alhasil produknya bisa dihargai lebih murah.

Pembeli kebanyakan anak muda. Mereka membeli buat kado pacarnya. Sempat kwalahan dia menghadapi permintaan pas Valentine khususnya.


Forum CozyCot Mereview Produk Kecantikan


Biografi Nicole Yee

 
Fashion bertemu dengan teknologi menjadi tema menarik untuk disimak. Menarik ketika kita tak lagi dibatasi jarak tempuh atau kesibukan kerja. Tapi apakah bekerja? Setiap fashion membutuhkan sentuhan tangan tak semua bisa diwujudkan dalam internet. Nicole Yee, pendiri CozyCot, kemudahan yang membuat teknologi itu begitu berkembang pesat. Mencari uang secara online menjadi hal terakhir yang terpikir oleh Yee serta suaminya ketika memulai CozyCot di 2011.

Dimulai dari hobi dimana dulu tak ada forum khusus bagi wanita terutama untuk wanita Asia. Mereka sulit untuk membagi pemikiran, passion, dan inspirasi. Jadi ide awal dari CozyCot.com di 2010 hanyalah memulai sebuah situs dimana setiap wanita bisa berbagi opini atau bergosip secara online. Butuh waktu dalam hal menambah jumlah anggota baru di situs yang masih sangat sederhana itu. Mereka masih belum terbiasa akan teknologi, namun lama ke lamaan, jumlah penggunanya meningkat drastis.

Mereka datang dari satu orang ke orang lain melalui situs jejaring sosial. Yee lebih jelas mengatakan situs ini tentang semangat. "Passion untuk kecantikan, shopping, dan gaya hidup Berbagai thread diskusi di situs tersebut membahas aneka topik seperti kosmetik, perawatan kulit, aksesoris seperti tas, perhiasan, dan perjalanan Dalam tiga tahun terakhir yang kita miliki.. diperluas untuk 28 saluran berbagai topik yang menarik bagi keanggotaan didominasi perempuan kami." terangnya.

Forum wanita


CozyCot tepat diluncurkan pada November 2011 sebagai internet protal asal Singapura. Membernya akan berbagai review produk, berbagi tips produk dan belanja, dan opini. Tak lupa seperti bisanya mereka juga memulai hal- hal menarik tentang gosip dan berita yang bersifat feminim. Yee berkata inilah yang disebutnya sebagai "channel" dimana temanya ialah mendekat pada hati pengguna atau member. Baginya ia harus mulai mendekati mereka agar mau membagi informais dan opini tentang sesuatu.

Bukan perkara mudah dimana Yee harus seaktif mungkin dan sekreatif mungking. Ada setidaknya 65.000 member pada saat itu, ditangannya mereka harus dipersatukan menjadi satu komunitas. Mereka tidak hanya berasal dari Singapura, bahkan ada pula dari negara bagian Amerika, Australia dan Eropa. Yee berkata ada 500.000 pengunjung unik tiap bulannya dengan 1,2 juta postingan.

Tak mengejutkan, ketika konten yang banyak ditambah member yang tumbuh, hobinya kini berubah menjadi bisnis menjanjikan. Sejak member yang terus tumbuh, Yee mulai berkreasi seperti mengadakan acara live events berfungsi perekat hubungan antar member. Beberapa merek parfum yang mulai melihat keberadaan CozyCot.com sebagai forum wanita, memutuskan mendukung acara tersebut. Jadilah berbagai proyek- proyek event yang telah diselenggarakan seperti workshop, peluncuran produk, online shoping. dll.

Kemudian CozyCot telah matang dimana pengguna situs berbahasa Inggris ini menembus ranking 100.000 dunia versi Alexa. Yee memutuskan merubahnya menjadi suatu bisnis. Situs ini bahkan rela merogoh kocek sendiri sebesar $100.000 di 2008. Ketika ia telah resmi merubahnya menjadi bisnis asli. Pertimbangan ranking Alexa dimana CozyCot telah menduduki ranking 100.000 dunia dan banyak mengundang pengiklan. Alasan lain yaitu jumlah member yang terus bertambah dan semakin digilai.

Situs ini sangat perlu perawatan khusus. Baginya bisnis ini harus digaris bawahi bukan hanya tentang mencari uang. Ia juga memberikan fasilitas balik bagi member agar mereka tidak merasa menjadi bisnis itu sendiri. CozyCot terus mengembangkan aneka layanan seperti halnya aneka diskon, hadiah, promosi, produk contoh, kesempatan mencoba produk baru, seminar, dan events. Tujuan semuanya ialah menghargai mereka para member. "Ini masih merupakan situs yang sangat banyak menjaring member.

Mereka adalah member yang akan menulis konten, memberikan pendapat, dan memunculkan agenda yang diperlukan. Idenya adalah untuk meningkatkan ini dengan membawa nilai yang lebih baik bagi anggota. Hal ini dilakukan dengan kami menguatkan diri dengan produk perempuan dan pengiklan." jelasnya.

Tepat di 2002, Nicole Yee mendirikan CozyCot Pte. Ltd, perusahaan yang secara legal menjalankan web protal tersebut. Di 2007, barulah perusahaan tersebut mulai mempekerjakan pegawai yang pertama. Ia terus mencoba memberikan pengetahuan dan kesadaran akan produk dengan memberikan berbagai promosi. Dari sanalah, para member akan secara suka rela mereview kembali produk tersebut. Mereka akan berdiskusi secara mendalam tentang suatu produk.

Yee memperbolehkan mereka mengeluarkan idenya tentang produk. Ini menjadi senjata utama dimana tidak ada sama sekali tipuan. Informasi online semacam ini baik bagi pemilik produk tersebut terutama yang belum dipasarkan. Pengiklan bisa mencapai target produkny diluar online. Yee menjelaskan tidak hanya member, namun mereka yang membaca akan datang, melihat, dan memutuskan dari review situs CozyCot.com.

Sejak itu situs ini disebut sebagai situs review terbesar tentang produk kecantikan ataupun fashion. Sudah lebih dari 350.000 produk terlah dibahas baik berupa review, opini, atapun pertanyaan. Hal semacam ini tentu menarik bagi bukan member atau pengiklan untuk disimak. Pendapatan situs ini meliputi iklan banner, atau penjualan langsung ke member. Sumber lain yaitu seminar dimana para member akan datang dan lalu mereka pengiklan akan menawarkan produknya disitu.

Situs ini masilah gratis untuk mendaftar dan ada point berhadiah bagi mereka yang bisa membawa temannya masuk.

Ekspansi bisnis


Komunitasnya terus bertambah dilain hal, majalah wanita di Singapura mulai masuk internet. CozyCot telah terlebih dahulu lahir dari pemikiran sederhana. Yee telah berhasil merubah forum kecilnya menjadi situs portal terbesar di Singapura yang membahas tentang dunia wanita. Mereka membahas tentang kecantikan, fasion, dan lifestyle, dengan lebih dari 500.000 pengunjung. Itu juga berekspanis secara global dari Asia Timur ke mereka keturunan Asia di USA, Australia, dan New Zeland.

CozyCot mampu membawa Singapura hingga menjadi global. Tak mau berhenti dari sekedar forum online atau situs portal, perusahaan ini mulai membuka bisnis media lain. Di 16 Juni 2001, CozyCot meluncurkan majalah khusus untuk situsnya dan juga di print secara luas. Apa yang membedakan? CozyCot menjelaskan melalui press realese bahwa konten majalah tak kan berbeda dengan online.

Keduanya sama dalam berbagai hal seperti bakcground, penempatan, artikel, iklan dan gambar. Online akan lebih interaktif dengan berbagai media tambahan. Sebagai contoh dalam versi digital dimana jika gambar atau video disentuh makan akan muncul. Dilain hal, versi printing tentunya hanya sebatas pada kontent tulisan. "Itu seperti mendowload majalah elektronik (e- magazine) ke kantong kamu," ucapnya, penemu dan CEO dari CozyCot.com

Pada bulan Oktober 2009, Mindshare mengumumkan peluncuran sebuah reality show online di CozyCot. Acara yang diberi nama House Husbands, itu difokuskan pada sekelompok orang yang ingin membuktikan bahwa mereka sama-sama mahir di ruang rapat serta di kamar bayi keluarga. Para peserta yang semuanya pria akan bersaing dalam berbagi tugas rumah tangga untuk sebuah hadiah.

Perusahaan ini juga mengembangkan pasar offline, Ninki-Ô. Sebuah outlet ritel seluas 1.000 kaki persegi di Orchard Central bersamaan dengan peluncuran majalah CozyCot. Pada tahun 2012, CozyCot meluncurkan forum Malaysia dan Cina. Di triwulanan peratama, 188 halaman majalah CozyCot telah diritel seharga S $ 7.00 per copy, dengan versi printer terbatas. Ini tersedia di toko buku besar seperti di Kinokuniya, MPH, Prolog, Borders, PageOne, Times dan Popular.

Kamu para pembaca dapat mengakses mook digital di: www.cozycot.com / mook.

Forum Zune Microsoft Hansup Yoon Menghasilkan 12 Juta

Zune Boards adalah forum dan blog mengenai teknologi terbaru Microsoft. Tujuan dari forum berbagi informasi antar anggota, lalu mempublishnya di halaman depan. Tidak sulit, forum yang hanya fokus di Zune, sebuah teknologi Microsoft. Produk yang dikenal seperti halnya Windows atau Window Phone. Website memiliki ke eklusipan tinggi dari pengaplikasian Zune software berbagai perangkat.

Zune Boards menghasilkan sekitar $ 1000 perbulan, hingga Hansup Yoon memutuskan untuk menjualnya pada pihak lain sebesar $ 64.000. Sebuah angka besar bagi Hansup Yoon kala itu.

Dia masih berusia sangat muda ,15 tahun, ketika memulai satu bisnis online. Bukan sembarang bisnis, dia ingin menciptakan sebuah komunitas, sebuah bisnis forum. Dia memulai membangun forumnya menekankan komunitas bersama. Lahirlah sebuah jejaring sosial, anggotanya berasal dari seluruh penjuru dunia. Dia menciptakan Zune Board, forum yang berbicara banyak tentang software Zune dari Microsoft.

Crowdgather Inc, perusahaan yang fokus mengumpulkan forum ternama dunia, melihat Zune Board sebagai sesuatu berbeda. Mereka rela membeli Zune Board melalui lelang ketat. CrowdGather yakin Zune Boards akan menjadi pelopor forum mengenai Microsoft dan Zune. Dari situ, Yoon kemudian menghasilkan uang ribuan dollar.

"Itu adalah waktu yang paling tepat untuk memulai sebuah situs tentang Zune, dan aku salah satu orang dari beberapa yang pertama membuat situs tentang Zune, "kata Yoon. Yoon.

Detailnya, forum Zune Board dibangun menggunakan MyBBoard dan kemudian beralih  vBulletin hingga Joomla. Tetapi jangan salah, ia tidak pernah berhenti tentang Zune Board. Hansup Yoon telah menjadi ahli dalam bisnis internet hingga mampu membuat beberapa ssitus baru kapan saja. Yang terbaru, dia menjadi CEO untuk perusahaan internetnya sendiri; Spuxy Studios. Ia menargetkan menyelesaikan permasalahan klien hingga berhasil.

Spuxy Studios fokus mengembangkan bisnis komunitas melalui media digital. Sasarannya, Yoon tentunya menargetkan mengulang keberhasilan dari ZuneBoard, dengan sedikit perubahan gaya tentunya. "Itu bukan sesuatu yang revolusi, bukan hal yang baru... kami hanya membantu sebuah bisnis menjadi berpenghasilan, semudah melalui internet," ujarnya.

Normalnya, orang akan melihat sepele seorang anak yang memulai bisnis sendiri. Tetapi, ini Hansup Yoon, dia memiliki pengalaman membangun website berbagai platform. Masih berkembang, Spuxy memulai dengan mengerjakan klien pertamanya dengan serius. Spuxy sebagai perusahaan membantu berbagai hal dari design, hosting, domain, SEO, sosial media dan marketing.

"Sosial media sebagai marketing merupakan hal yang saya utama harapkan," ucapnya. "Banyak bisnis kecil tidak tau bagaimana memulai dan ragu untuk berinvestasi dari keluar dan masuk di marketing nya," ucap Yoon mengenai bisnisnya.

Tak Tamat SMA Menjadi Entrepreneur

Di umurnya ke- 17, Ashley Qualls berhasil membangun bisnisnya sendiri. Hanya dalam tempo waktu 2 tahun semenjak pertama kali Whateverlife.com diluncurkan ke publik; dia menjadi sosok paling dicari pengguna MySpace. Ashley memulai semuanya dari nol. Ini seperti yang bisa dibayangkan, faktor keberuntungan benar- benar sangat bekerja disini. Tetapi, dia memang memiliki passion, kerja keras dan analisis; merubah keberuntungan semakin menggila. Dia adalah orang yang memiliki tekat kuat, visi, dan keberanian.

Ashley melepaskan sekolah ketika situsnya telah berubah menjadi bisnis serius. Dia keluar dari sekolah, lalu membuat perusahaanya sendiri dirumah, dan berhasil mempromosikan artis seperti Lily Allen. Dia menolak segala upaya pembelian perusahaan kecilnya. Penawaran tersebut bisa dibilang cukup besar, Ashley pernah sekali ditawari uang lebih dari $100.000. Dan, dia hanya berkata "whatever" atau berarti terserah dengan gaya acuh.

"Saya bahkan belum punya lisensi untuk mengemudi sekarang," ucapnya lanjut. Dia masih menikmati kerja kerasnya, dari mulai kegiatan menganalisa pasar serta berbagai promosi.

Perusahaan yang dimemulai dari modal pribadi memiliki produk utama yaitu layout MySpace. Dia keluarkan beberapa ratus dollar untuk Whateverlife.com. Perusahaan yang dia tangani sendiri dari awal pembuatan hingga terkenal sekarang; sebagai CEO sekaligus founder. Dia tidak khawatir akan batasan lokasi, modal, atau pengalaman karena internet.

Ashley bahkan rela mengeluarkan banyak uang, ketika layout MySpace nya akhirnya di download gratis, tapi itu membuat situsnya semakin banyak dikunjungi. Pendapatan terjauhnya hanya dari iklan Google cukup dari pengunjung yang jutaan.

Penghasilan $1000


Ashley Qualls, lahir di tahun 1990, hanya bermain dengan hobinya sendiri. Dia hanya seorang gadis 14 tahun yang menyukai design My Space. Dia membuat desainnya sendiri hingga membuat situs untuk berbagi layout buatannya. Ia memberikan semuanya gratis untuk diunduh oleh pengunjung. Pada dadis sangat menyukai mengcopy, memotong, dan menempelkan layout seperti berganti pakaian. Gadis- gadis ini benar menyukai situs Ashley melebihi CBS.com

Melalui layout MySpace, para gadis tergila- gila untuk merubah layoutnya setiap hari dengan mengunjungi Whateverlife setiap kali. Mereka cenderung memilih artis favorite atau sesuatu yang lucu. Mereka memilih hati, bunga, atau gaya punk seperti tengkorak. Mereka suka mengganti HTML Code. Ashley juga berpikir situsnya merupakan tempat bersosialisasi. Anggap saja itu seperti pakain dan arisan bersamaan. "Ini semua tentang memberikan para gadis apa yang mereka inginkan" Ashley.

Menurut Google Analytic, Whateverlife menarik 7 juta orang dari 60 juta page view perbulan. Lebih lanjut, kebanyakan pengunjung situs ini adalah anak perempuan. Mereka mencari Layout MySpace yang dipasang sebagai bisnis utama. Mereka juga akan ikut berpartisipasi meng- upload layout kayanya sendiri dari situs. Semunya, Whateverlife selalu tentang jejaring sosial atau komunitas untuk bisnis.

Meskipun masih sederhana, Whateverlife berhasil menjadi ranking 349 dengan promosi minim. Orang akan terkejut siap saja mengikuti situsnya sebagai bisnis online. Beberapa website besar milik perusahaan besar membayangi rankingnya.Sebut saja, mereka adalah Britannica, Americanidol, FDA gov dan CBS.com.

Tidak ada sukses tanpa halangan, Whateverlife mulai mengalami kesulitan semenjak sukses, Ashley sebagai CEO harus mencari cara mengatur semua waktunya. Itu tentang bersenang senang dengan keluarga hingga menyewa pengembang dari India. Ia bahkan rela melepaskan pendidikannya. Dan, Whateverlife adalah perusahaan pertama mengembangkan layout MySpace, khususnya untuk para gadis. Ashley perlu perubahan dan pengembangan selalu dari kontentnya.

Menjalankan sebuah bisnis diumur terlalu muda merupakan kesulitan besar di Amerika. Terutama ketika dia belum memiliki ijazah SMA dan kartu pengenal. Dia menjalankan bisnisnya tanpa gelar MBA. Sebuah keputusan buruk menimpa Ashley, ketika dia harus berhenti mengurusi bisnisnya hingga berumur 18 tahun serta aset pribadinya. Jaksa memutuskan mengambil alih uangnya. Apa sebabnya? Gadis ini harus lah tetap sekolah, pilihan untuk berhenti sekolah itu buruk dan bisnis jutaan dollar itu jadi melanggar hukum baginya.

Forum Cewek Paling Keren Amerika


Ketika remaja, Juliette Brindak menciptakan tokoh kartun yang kemudian menjadi maskot bisnisnya. Dia menciptakan karakter 5 gadis cantik, 4 Cool Girls diketuai oleh Miss O, berpenampilan paling mencolok diantara para gadis. Cool Girls dan Miss O merupakan tokoh-tokoh imajinasi miliknya dari teman-teman serta sang adik. Miss O sendiri merupakan tokoh utama atau sentral, terinspirasi dari adiknya Olivia. Miss O and Friends lahir sebagai sebuah komunitas gadis gadis, sebuah forum komunitas bersama.

Bisnis keluarga dan teman


Seperti start- up umumnya, Julie memulai dari keluargan kemudian teman sekolah. Ia bercerita usahanya disuport banya orang termasuk mengunmpulkan donasi. Dari mereka juga, forum MissOandFriends berjalan hingga sekarang. Ibunya yang seorang design grafis, membantu tempilan situs sedangkan Ayahnya, yang ahli bisnis, membantunya membangun perusahaan. Mereka bekerja sama menciptakan kemandirian.

MissOandFriends lahir dari ide iseng dari sebuah liburan panjang. Ini sangat cepat, ketika Julie seketika membuatnya menjadi kenyataan. Situs tersebut tumbuh pesat dari satu sekolah ke sekolah lainnya. Mereka memiliki jutaan remaja yang aktif serta terus bertambah. Menurut majalah .Inc, forum ini menjadi komunitas terbesar ke tiga di dunia dengan pengguna semuanya wanita di 2011.

Di umur 23 tahun, dia bukan lagi seorang remaja yang mengikuti fasion atau musik khusus. Dia harus belajar lagi bagaimana rasanya menjadi remaja memastikan MissOandFriends tidak berhenti. Dia menciptakan beberapa inovasi baru dari keuntungan iklan. MissOandFriends menciptakan trobosan melalui berbagai polling, quis, dan "Girl2Girl". Ini dimaksudkan agar mengupdate informasi tentang apa yang mereka pikirkan, rasakan, dan inginkan.

"Di November 2011, para gadis menulis di dinding Girl2Girl dan bertanya apakah MissOandFriends bisa mendapatkan tiket konser One Direction untuk mereka. Itu merupakan pertama kalinya saya mendengar tentang One Direction dan kami MissOandFriends berhasil membuat sebuah konser/ sponsori dengan Simon&Schuster's 'Dork Diaries' dan memenangkan sebuah tiket," ujarnya mengingat susahnya menghadapi para remaja.

MissOandFirned seringa mengadakan kontes atau semacam kuis berhadiah tiket konser. Ini menciptakan kesempatan bagi setiap member bertemu artis idolanya; Justin Bieber, Miley Cyrus dan the Jonas Brothers. Selain itu, forum juga berkesempatan berpromosi secara baik, juga termasuk meningkatkan kesempatan bekerja sama dengan banyak orang. Beberapa waktu yang lalu, empat orang gadis berhasil memenangkan perjalanan konser Tylor Swift. Mereka memenangkan tiket sekaligus akomodasi.

Mengatur bisnis


Seiring berjalanan waktu, situsnya semakin besar melewati masa- masa sekolah hingga sekarang kuliah. Ia awalnya meluncurkan MissOandFriends.com dengan segala kekurangan. Hanya bermodal design halaman menarik serta rubrik diskusi. "Disana ada halaman utama yang memiliki Miss O and Friends karakter dan sebuah animasi sederhana," ucapnya. "Disana hampir tidak ada apapun disana, tetapi itu merupakan awalan." Sekarang situsnya sudah memiliki message board, quis, game, dan chatting.

Mengelola forum besar dari Washington University di St. Louis bukanlah perkara mudah bagi Juliette Brindak. Bukanya mengambil jurusan bisnis, Julie memilih jurusan lain yaitu Anthropology dan Public Health. Ia berkeyakinan situsnya juga terfokus pada kesehatan wanita. Lebih tepatnya, situs ini bukan hanya tentang bersenang- senang. Dia berusaha keras menjadi teman, kakak, dan orang tua.

"Saya dapat belajar banyak tentang kultur dari seluruh dunia dan menjadi sadar dan terdidik tentang perbedaan cara bagaimana merangkul wanita." Julie berkata "Tujuan situsnya adalah, dan masih, membantu wanita muda membangun percaya diri dan kemandirian."

Ia juga mulai aktif mejadi penulis yang fokus membahas kehidupan remaja, wanita khususnya. Salah satu karyanya "Miss O and Friends: Write On! The Miss O and Friends Collection of Rock' Fiction." Buku yang berisi kumpulan cerita dari member aktif MissOandFriends.com. Dalam waktu dekat, dia juga berencana menulis buku lainnya di masa mendatang. Bisnis tersebut berjalan baik ketika niatnya adalah berbagai.

"Kami memulai bisnis plan yang kami gunakan sebagai penuntun, tetapi bisnis plan tersebut selalu berubah. Kami terus mencari jalan untuk menarik para gadis, untuk menghasilkan pendapatan, dan toko baru untuk kami Miss O and Friends dan komunitasnya."

Entri yang Diunggulkan

Biografi Jack Ma Orang Terkaya China Alibaba