Tampilkan postingan dengan label Gadget. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gadget. Tampilkan semua postingan

Siapa Penemu Android Kisah Entrepreneur Andy Rubin

Biografi Pengusaha Andy Rubin


sejarah hp android

Biografi Andy Rubin, sudah dikenal sebagai serial- entrepreneur dunia startup. Siapa penemu Android. Ialah Pria kelahiran tahun 1992 di Chappaqua, New York. Tak ada banyak catatan tentang awal karir dari Wikipedia, namun kami mencoba sebagai mungkin membuatkan biografinya disini.

Dia merupakan putra dari seorang psikolog, yang kemudian menemukan firma marketingnya sendiri.  Bisnis sang ayahnya sebuah perusahaan penjualan aneka perangkat fotografi dan gadget. Yang mana mereka akan dibeli melalui kartu kredit bisa tanpa tunai.

Entrepreneur Penemu Android

 
Biografi Andy Rubin merupakan lulusan komputer programer. Merupakan tipikal seorang pecinta teknologi. Dalam sebuah kesempatan seorang wartawa mengunjungi rumah uniknya. Sang wartawan harus melewati aneka produk teknologi; ada tangan robot, pemeriksa retina, dan lain- lain.

Layaknya seorang anak kecil ujar seorang kawan yang sama- sama pernah bekerja di Apple.Inc. Dia adalah siapa penemu Android. Kala itu namanya masih Google Phone. Sebuah pertanyaan yang kita sering tanyakan di Google sendiri.

Ia merupakan fenomena baru yang sudahlah banyak orang memprediksinya. Sebagai seorang pria 29 tahun, biografi Andy Rubin dikenal sebagai ahli- bahkan level jenius. Di bidang teknologi sudah ia buktikan melalui aneka karir. Dia juga seorang entrepreneur untuk menghasilkan sebuah produk baru.

Selain menemukan apa, sosoknya juga aktif untuk menjualnya sendiri. Jadi jangan salah konsep awal Android adalah bisnis pribadi. Rubin suka untuk membuat sesuatu dari kode. Dia juga suka membuat robot. Bukti terkuat ialah ketika dirinya berada di kampus Google; Rubin sibuk membangun robot.

Dia membuat robot tangan pembuat kopi. Semuanya dijalankan dari pesan singkat dari perangkatnya. Selain itu ia juga punya pesawat helikoper sendiri. Semuanya tentang kegilaanya termasuk membuat sebuah sistem open- source.

Di tahun 2000 -an, ketika itu ia ingin menciptakan sebuah perangkat telephon. Jika pada jamannya adalah telephon berarti cuma akan dibuat oleh beberapa orang. Dalam benaknya ingin menciptakan satu keterbukaan. Setiap developer akan bisa masuk dan menggunakan kode buatannya secara gratis.

Dalam perjalanannya ia memilih untuk mengerjakan sendiri. Tak ada investor untuk merealisasikan ide gilanya tersebut. Android dalam benaknya merupakan produk serba guna. Produk yang bisa kamu bawa- bawa kemana- mana.

Entrepreneur yang awalnya akan membangun Android untuk kamera. Namun, itu tak terlaksana, tak ada investor sekali lagi. Hingga ia pun bekerja sama dengan Chris White, yang dulunya merupakan desainer pada WebTv, dan juga Nick Sears, mantan marketing di T- Mobile.

Mereka bekerja sama untuk membangun Android pertama; T- Mobile Sidekick. Sayangnya, produknya ini tak menjual tinggi bukan sebuah fenomena. Di 2004, secara terang- terangan Rubin mengakui mengalami kesulitan keuangan.

Dia bahkan harus menunggak pemilik kontrakan. Seorang teman lantas meminjamkan dia uang sebesar $10.000. Tak mau melepaskan ide gilanya tersebut Rubin membuat gerakan. Dia bersama dengan co- founder Android lain, Rich Miner, yang kemudian bersama berangkat ke Google Ventures.

Google pun menyambut Rubin dan kawan- kawannya. Persentasi bisnis awal Rubin ialah memberi software gratis untuk pengembang. Perusahaan lain lah yang akan memproduksi telephon sendiri. Mereka cukup memberikan kode untuk diutak- atik Andy dan kawan.

Android boleh dibrand ulang tanpa menghilangkan lisensinya atau sumbernya. Disisi lain, mereka akan menjual nilai tambahnya dari aplikasi dan lain- lain.

Penemu Android


Pada Februari 2004, Google resmi bergabung tim untuk mengembangkan Android. Ini merupakan sistem bisnis yang menarik tapi... Ini juga berarti Rubin akan melepaskan apa yang sudah dibuatnya. Tapi tidak dalam rencananya ia tetap akan memegang kendali akan Android. 
 
Perusahaan pembuat perangkat yang menggunakan Android tak memegang paten. Mereka cuma punya merek ketika sistemnya masihlah dipegang Rubin miliki. Pengalaman Sidekick membuatnya berpikir tak melepaskan Android begitu saja. 
 
Kala itu T- Mobile setuju membuatkan tapi meminta untuk merubah total nilainya. Mereka mau tapi harus lah merebrand produknya dahulu. Jadilah perusahaan Rubin, Danger, jadi tidak dikenal oleh para pembeli perangkat T- Mobile Sidekick. 
 
Pembeli cuma tau kalau mau telephon keren; belilah di T- Mobile. Ini tak boleh terulang kembali pikirnya di Android. Ia pun harus mencari- cari caranya melalui Google dan ketemulah.

Tidak ada yang mau dengan sistemnya itu. Sebelum bertemu Google, perusahaan seperti Samsung tentulah tak mau ide gilanya. Ketika mereka diberi Android tapi harus menjual nilai Android juga. Tanpa merubah nilai atau brand -nya, perusahaan akan berpikir ulang tentang kegilaan Rubin.

Dia adalah seorang entrepreneur ulung. Menemukan pasar dan keinginan menjadi satu. Rubin mampu melihat koneksi antara pasar serta kebutuhan mereka (pelanggan). Ada satu kesimpulan dari entrepreneur ini. Dia membutuhkan seorang CEO.

"Meski ketika sesuatu berujung buruk, saya tidak akan benar- benar menyerah," itulah kesimpulan dari apa yang ia pikirkan. 

Ketika banyak orang menyebut Rubin gila ternyata masih ada seseorang. Sosok Larry Page menjadi orang yang utama mendukungnya. Salah satu pendiri Google tersebut mendengar konsep open- source itu. Dan, ia langsung menghubungi seseorang untuk menghubungkan.

Google mendengar kisah Android serta obsesi sang penemu. Mereka pun setuju untuk membantu. Sebelumnya Page memang sudah pernah betemu Rubin di salah satu acara di Stanford University.

Rubin almameter adalah Utica Collage di New York. Sebelum mengerjakan Android, ia sudahlah bekerja aneka pekerjaan di bidang teknologi, dimulai dari perusahaan bernama Carl Zeiss Microscopy, dimana ia bekerja sebagai teknisi pengembangan di antara tahun 1986- 1987.

Setelah berhenti dari Carl Zeiss ia pernah bekerja di sebuah perusahaan robot. Di sebuah liburan di kawasan bernama Cayman Islands, tahun 1989, Rubin bertemu teknisi Apple bernama Bill Caswell. Meski baru kenal beberapa saat Rubin langsung mau membantu Caswell.

Ceritanya Caswell tengah bertengkar hebat dengan pacarnya. Dia terusir dari penginapannnya. Rubin lantas menawarinya tempat menginap sementara.

Kisah pun berlanjut dimana Rubin mendapatkan pekerjaan di Apple. Ia bekerja sebagai teknisi di Apple dari 1989- 1992. Dalam bekerja ia memang dikenal penggemar berat teknologi. Terutama tentang kegemarannya kepada robot. Bahkan ia mendapatkan nama panggilan 'Android'.

Disana lah, ia bertemu sosok Steve Perlman, orang yang meminjaminya uang diatas. Di Apple, ia dikenal cukup jahil salah satunya yaitu membuat telephon iseng. Ia memprogram ulang jalur telephon internal yang seolah CEO Apple, John Sculley, menelephon teman- temannya untuk hadiah saham.

Rubin dan juga Perlman juga mendirikan perusahaan bernama Artemis Network dan menjadi CEO -nya sampai sekarang, yang mana fokusnya adalah alternatif untuk perangkat wireless.

Sebelum membangun Artemis Rubin pernah bekerja di tempat lain. Selepas dari Apple, di tahun 1990 -an, ia bekerja di perusahaan General Magic. Dari perusahaan tersebut ia mendapatkan penghargaan atas sebuah penemuan. D

Ia menciptakan komputer personal yang bisa dibawa kemanapun, yang bisa dibilang menjadi awal dari smartphone modern. Selepas dari General Magic di antara 1995 dan 1997, ia bekerja dengan WebTv. Yang kemudian dibeli oleh Microsoft menjadi MSN TV.

Perlman lalu menyusul Rubin dan bekerja di WebTv. Rubin dan Perlman akhirnya bersama bekerja untuk Microsoft. Sebuah perusahaan bernama Danger.Inc didirikan selepas ia keluar dari Microsoft 1999.

Inilah awal ia membangun Android melalui T- Mobile Sidekick. Disanalah ia mulai mengembangkan ide tentang software -open source bernama Android.

Apakah HP Android Milik Google


Dengan tangan terbuka raksasa internet itu mengajak Rubin dan Sears ke Mountain View. Disana, Januari 2005, mereke berbincang dengan Page dan juga patnernya Sergey Brin, juga seorang Georges Harik, sang adviser dari Google Ventures.

Sosok Harik sendiri merupakan salah satu dari pegawai pertama di dalam proyek Google Phone. Seperti biasanya Page bukanlah tipe miliarder formal. Ia menemui Rubin cuma berpakaian kaos dan celana jin. Sedangkan Brin sendiri sama tapi tanpa sepatu, inilah gaya miliarder sesungguhnya loh.

Lucu lagi ada satu jam tangan Disney di tangan yang berbahan plastik. Ada beberapa kendi permen dan Brin mulai memasukan beberapa ke mulutnya. Sebuah pembicaraan serius dalam suasan santai itulah kesan dari seorang Andy Rubin, penemu Android.

Pertemuan yang tidak melulu tentang menyenangkan sang penemu Android. Beberapa test dilakukan oleh Brin untuk Rubin. Dia terus menekankan: dirinya bisa membuat itu lebih baik dari Sidekick. Dan, ia lantas masuk ke kontennya yaitu alasannya untuk membuat apa yang Rubin inginkan. 
 
Bukan sebuah pembicaraan yang agresif tapi bertukar pikiran. Selepas dari pertemuan, Rubin dan Sears pulang dengan satu kesimpulan setuju dengan ide mereka.

Apakah Google musuh atau kawan?

Jawaban itu terjawab ketika lima haris berselang. Kini, Rubin bersama kawan telah membawa satu buah contoh atau prototipe Android.

Google berminat kepada apa yang mereka buat. Lebih tepatnya mereka akan membeli apa yang telah ada ditangan mereka. Jujur saja. Rubin dan kawan- kawan enggan untuk hal tersebut. Tapi dalam perjalanannya seperti yang diatas mereka butuh uang.

Mengerjakan startup tidaklah mudah bagi mereka pada masanya itu. Ketika teknologi belum menjadu bubble ada dimana- mana. Para pendiri Android ini akhirnya terpecah. Ada Rubin dan Chris White yang menggagas, dan Sears setuju untuk tetap menjalankan. Sementara itu Rich Miner memilih untuk tak melanjutkan.

Dia kini bekerja untuk Google Ventures. Nah, si Miner inilah yang ingin sebuah tim kecil kalangan mereka sendiri. Android Team kemudian pindah ke Googleplex (markas Google) membangun tim besar. Secara tersembunyi dari sorotan media mengerjakan apa yang ada sekarang.

hp android pertama

Soal pembelian disebutkan Google membeli $50 juta. Ini juga termasuk tima Android yang ikut membangun konsepnya lebih sempurna. Dengan sokongan teknologi Google, 11 Juli 2005, mereka bekerja sama atas nama Google.

Android pertama (benar- benar Android) adalah sebuah telephon ponsel bernama G1. Sebuah konsep yang sangat sederhana sebagai percontohan. Tidak ada developer perusahaan yang mau membuat ponsel dari apa yang mereka sebut open- source untuk selanjutnya.

Pada 2007, Google tak menemukan siapapun, termasuk Verizon tidak mau atau menolak, Sprint yang tidak tertarik, dan AT&T yang tidak langsung menjawab jelas. Juga ini termasuk T- Mobile yang memproduksi G1 sebelumnya. Tak mau mengambil resiko.

"Itu bukanlah waktu yang menyenangkan dalam sejarah Android"

Pertaruhan Bisnis Entrepreneur


Perusahaan bersikeras menjual kontennya dan apapun didalamnya tanpa berbagi. Ini merupakan kunci dari bisnis mereka antara produsen dan pembeli. Tidak ada pihak ketiga. Google tidak boleh mengembangkan kontennya di dalam apa yang mereka buat.

Satu- satunya harapan ialah T- Mobile yang sebelumnya sudah mengerjakan G1. Enam bulan sudah tim Android mencoba meyakinkan perusahaan tersebut lagi. Menurut sumber Business Insider: mereka tak mau berurusan dengan Google.

Yang paling kecewa adalah Rubin sendiri. Dia lah orang yang akan memakan semua kekecewaan seolah semua tak terjadi. Namun, akhirnya, ada perjanjian dengan T- Mobile untunglah ada Nick Sears, yang dulu merupakan eksekutif marketing disana. Ia sukses meyakinkan CEO T-Mobile Robert Dodson untuk satu langkah mengembangkan G1 kembali.

Sayangnya, ketika Rubin dan kawan- kawan tengah asik mengembangkan idenya, CEO Apple Steve Jobs memamerkan smartphone miliknya. Sebuah kekagetan dirasakan oleh Rubin. Dia bahkan diceritakan dalam buku Dogfight: How Apple And Google Went To War And Started A Revolution.

Rubin bergegas untuk menonton Jobs. Dia yang tengah dalam perjalanan meeting, meminta berbalik arah, semuanya hanya untuk melanjutkan melihat broadcast dari website.

"Holy crap," umpat Rubin.

Rubin dan tim segara bergegas merubah semuanya ada di Android. Kemudian jadilah satu smartphone yang beda dengan sebelumnya telah siap. Versi pertamanya tidak ada touch- screen dan keyboar dilayar yang bisa dislide.

Disisi lain, Apple meluncurkan touch- screen pertama, yang mana menghubungkan orang ke sistem komputer. "Itu merupakan game changer," dimana seperi peluncuran Apple merupakan bagian terdalam di produk Google.

"Itu membuat kami kembali ke papan gambar dan mengevaluasi kembali: Apakah kita ingin meluncurkan produk ini tanpa sentuhan? Kami harus kembali dan membuat keputusan itu. "

Dalam pembicaraan lain, seorang mantan karyawan Google, Sumit Agarwal menyebut pihak Google lah yang pertama mengembangkan konsep to- zoom atau zooming dalam smartphone. Semua dilakukan dalam kesunyian ketika Steve Jobs belum menyadari akan perang yang akan terjadi.

Meski tim Android sukses mengikuti alur iPhone dan memangun jalurnya sendiri. Secara tak disangka- atau tidak kita sadari bahwa iPhone punya andil. iPhone secara eklusip dibangun dibawah bendera AT&T. Sebuah revolusi mencengangkan tapi menjadi masalah bagi Varizon.

Perusahaan ini tak punya senjata untuk menyaingi iPhone mereka. Disaat iPhone dipaksa untuk diproduksi, ada pemikiran, ini akan jadi masalah bagi mereka perusahaan pembuat ponsel.

Masalah mereka bukanlah AT&T tapi Apple yang punya brand kuat. Mereka punya koneksi dengan para pelanggan melalui produk Apple sebelumnya. Jadi, ketika iPhone menjadi perhatian, maka mudahlah bagi Google menyarankan Android sebagai pilihan.

"Waktu itu, strateginya adalah mengkonter," ujar seorang sumber dalam artikel. Beda dengan iOS, melalui Android, perusahaan pemilik smartphone bisa memodifikasi ponsel dan memasukan brand -nya.

Meskipun BlackBerry sudah turun ke sangat bawah dalam pasar smartphone. Tapi mereka masih dominan di 2000 -an. iPhone langsung meledak ketika baru saja muncul, di 2007, Android bukanlah apa- apa.

gambar hp android pertama

Verizon sebagai operator melihat masalah. Tapi mereka tak punya jawaban. Hingga, Motorola melirik ke arah Android. Motorola lah perusahaan pertama yang membuat smartphone berbasis Android. Itu bukan seperti iPhone. Terlihat besar dan punya keyboard asli diluncurkan pada 2009.

Verizon setuju untuk memasarkan Motorola dengan $100 juta. Produk itu lantas diberi nama Droid yang berasal dari nama yang dilisensikan oleh George Lucas.

Itu tidaklah sesukses iPhone. Tapi ini merupakan jalan bagi pengembangan Android kedepannya. Seolah semua perusahaan berlomba membangun Androidnya sendiri

Lampu Skateboard Warna Warni Pengusaha Amerika

Profil Pengusaha Greg Rudolph



Terkadang pengusaha muda hanya iseng. Hanya saja, isengnya tuh menghasilkan sesuatu dibanding berdiam diri. Waktu itu tahun 2011, Greg Rudolph sekilas melihat sesama mahasiswa tengah bermain skateboard. Uniknya dia menempelkan lampu warna- warni dengan lakban. Skateboard itu menjadi warna- warni seperi lampu disko.

Iseng menghampiri mahasiswa Universitas Arizona tersebut. Rudoph adalah mahasiswa baru jurusan bisnis. Meski tidak bisa main skateboar, dia meyakini ide bisnis ini berlian dan akan berhasil. Hanya iseng dia mulai mengamati bagaimana cara kerjanya.

Dia tau bahwa skateboarders sangat memperhatikan penampilan. Kemampuan mereka mengkustom roda ataupun papan. Hanya saja tidak memperhatikan keselamatan terutama di malam hari.

"Kebanyakan kecelakaan bermain skateboard terjadi ketika bermain di jalanan, bukan di taman skater," dia berucap.

Rudolph membobol tabungan senilai $1.000. Dia bekerja sambil memikirkan di garasi. Ia mengamati setiap produk lampu buatan China. Mulai memasan online dikirimkan ke garasi kerja. Butuh waktu memang agar menemukan sesuatu. Empat bulan berlalu, beberapa ribu dollar dibayar dan tidak terhitung email dikirim ke dia.

"Saya beruntung karena satu set lampu pertama saya pesan sangat tepat apa yang saya pikirkan," tuturnya.

Uang digunakan untuk administrasi, pengembangan produk, dan marketing produk. Fokus strategi ialah dia mengeksekusi beberapa tingkat pencapaian. Fokus agar mencapai satu langkah Rudolph mengembangkan produk.

Sukses besar


Langkah pertama bisnis Rudolph menemukan ide bisnis tepat. Kedua merupakan meneliti pasar, mencari tau apakah ada produk sejenis.

"Seperti yang saya temukan, lambu bercahaya dibawah skateboard adalah sesuatu yang belum ditemukan belum. Saya terkejut, karena saya tidak berpikir ada sesuatu yang belum ditemukan belum," aku Rudolph.

Maka langkah ketiga ialah bagaimana dia mendesain produk. Dia tidak punya latar belakang teknisi. Maka dia cukup mengembangkan ide sederhana: Memesan produk dari orang lain. Maka, dia memesan lampu itu dari situs jual beli Alibaba.

Dia mencari banyak lampu LED asal Negeri China. Rudolph pun membagi tips membeli di Alibaba lewat situs Youngtrepmag.com:

1. Untuk memudahkan komunikasi gunakan bahasa Inggris sesederhana mungkin dan mudah dipahami
2. Dari pengalamannya, percayakan hal tentang seperti apa kemauan kamu diakhir dan soal pengiriman itu cukup serahkan ke mereka.

"Saya menjelaskan ke mereka tentang tipe lampu, gaya, dan beberapa perubahan, dan membiarkan mereka menyimpulkan."

3. Ketika pesanan kamu dibungkus dari China, maka cukupkan diri lebih banyak waktu luang (kapan saja produk bisa datang)

Berbaterai anti air, produk Board Blazers ditempel dibahan adesif, menyinari bagian bawah. Tersedia dalam delapan warna dan dijual perpaket $24,99, setiap lampu memiliki diameter seper- empat dan kurang dari satu inci ketebalan.

Uniknya dia membuat lampu tanpa tombol. Bayangkan kamu melompat, berputar, berjungkil balik, dan trik lainnya agar lampu mati atau hidup.

Sukses Board Blazers naik peringkat berkat penjualan laris manis. Dia telah mampu membawa produknya di acara SXSW 2013. Hari ini Rudolph, CEO perusahaan, sekaligus "sekertaris skate", sukses membawa lima kontraktor independen dari Tempe, Ariz, dimana dia mendapatkan kemenangan di acara startup.

Selain dijual www.boarblazers.com, ia menjual di Amazon dan dipajang berbagai toko California, Florida, dan Arkansas. Dia berkata menjual sepuluh ribu buah lampu untuk 15 negara. Kebanyakan pembeli berusia 14- 22 tahun. Agar mencapai pasaran digunakan Facebook dan demo langsung dalam acara Vans U.S. Open of Surving.

Uniknya dia juga mengkampanyekan keselamatan lewat blog perusahaan.

Kini, usia 23 tahun, dia telah lulus ASU. Meskipun menginginkan gelar MBA, dia tidak mau harus berhenti di Board Blazers saja. Selain mengembangkan aksesoris lain untuk skateboard, dia juga mendorong produknya masuk retailer Amerika. Dia mengembangkan partnership, mengundung pemain skate menjadi endors.

Salah satu skateboard terkenal, Ricky Rodriguez, mulai mengendors Board Blazers. Sebagai sosok yang ia sukses bersekolah serta entrepreneurship. Maka dia sering menjadi pembicara baik sekolah ataupun kuliah. Ia memang menemukan susah mengimbangkan kerja dan pendidikan.

"Saya tidak bisa mengaplikasikan pelajaran di kelas kedalam bisnis, dan begitu sebaliknya," ingat Rudolph, "itu merupakan hal terbaik soal kecakapan."

Keyboard Kecil di Microsoft Band Milik Kamu

 
Mungkin Apple tengah sibuk dengan jam tangan ajaibnya. Tapi apa yang dilakukan oleh Microsoft itu tak lah disangka- sangka. Apa jadinya jika alat fitnes itu berubah menjadi smartphone. Itulah kiranya apa yang tengah dipikirkan perusahaan dengan fitness tracker -nya atau gelang ajaibnya.

Ini merupakan update pertamanya. Dan, seperti biasanya Microsoft fokus pada softwarenya dulu. Dibanding Apple, Microsoft lebih awal tentang software. Microsoft Band sangat berarti bagi perkembangan Windows Phone. Menjadi satu kesatuan dengan smartphonennya. Selain mengerjakan proyek Windows 10 untuk aneka platform. Microsoft mengerjakan QWERTY keyboard untuk gelangnya.

Menggunakan sistem Word Flow software untuk mendeteksi sentuhan di gelang. Tom Warren, penulis di The Verge menyebutkan keyboard virtual tersebut sangatlah 'tricky', awalnya. Kamu akan mengetik, lalu kamu menggeser untuk melihat tulisan, lalu bisa dihapus dan diedit ulang. Susah memang karena layarnya kecil yang bergantian antara mengetik dan melihat tulisan baru bisa dikirim.

Hacker Samsung Galaxy S5 dan iPhone 5S (Video)

 
Buat kamu yang punya smartphone Samsung Galaxy S5 atau yang mau iseng- iseng ke teman kamu; kamu bisa membaca tips berikut. Tapi jangan digunakan untuk kejahatan ya.

Jika kamu membeli Galaxy S5 maka kamu akan mendapatkan pengamanan sidik jari. Sama- sama memiliki sistem sensor sidik jari. Ternyata Galaxy S5 bisa dibajak dengan mudah sama halnya iPhone 5S yang telah diluncurkan tahun lalu. Dalam sebuah artikel di Business Insider, disebutkan bahwasanya iPhone 5S punya kelemahan sama dengan Galaxy S5.

Lalu bagaimana cara membajak iPhone 5S. Dari BuzzFeed menemukan sebuah video dari sekelompok hacker asal Eropa. Menunjukan seseorang memanfaatkan sebuah foto sidik jari pada sebuah bahan sejenis latex.


Untuk Galaxy S5 dikutip dari laman blog sekuritas online yaitu Haise Online, melalui BGR.com, disebutkan hampir sama seperti iPhone. Tapi yang membedakan adalah bahan- bahannya. Dengan memanfaatkan satu bahan kertas tertentu mampu mencetak sidik jari dari layar. Menariknya sidik jari merupakan hal fital karena Samsung membolehkan penguncian tanpa kode; cuma sidik jari.

Bahkan Samsung menghubungkan sidik jari kamu ke akun PayPal kamu. Menjadi sangat riskan karena ternyata hal ini bisa diakali oleh hacker. Beda dengan Samsung, Apple punya nilai ganda dalam keamanan yaitu menambahkan jika iPhone restart, maka harus ada pass code, menjadi sangat sulit bagi pencuri karena cuma bertahan satu kali dengan trik diatas.


Alasan Kamu Gak Boleh Membeli Apple Watch Sekarang

 
Apa alasannya kamu tak boleh membeli Apple Watch sekarang. Ini artikel menarik dari blog Gizmodo yang menyadarkan penulis. Ternyata apa yang dilakukan oleh Apple itu berjalan oleh waktu. Meski mereka bilang kamu harus membeli produk mereka sekarang jangan. Buktinya di 2007, produk terbaru iPhone saat itu ternyata bukanlah produk sempurna. Itu tidak punya fitur 3G ataupun kamera muka untuk selfi. Kamu juga tak disuguhi GPS.

Yang terparah di jamannya itu tidak ada yang namanya Apple Store! Sama halnya untuk iPad pada 2010 silam, bukanlah produk sempurna buat kamu si penghobi selfi. Tidak ada kamera sama sekali! Itu tidaklah muncul hingga iPad 2 diluncurkan. Tidak ada aplikasi Skype. Yang terburuk iPad tidak dilengkapi program multi- tasking. Selain itu dengan iOS muda yang belum berkembang, membuat iPad jadi lemot.

Masih kurang? Untuk produk asli iPod tidak punya Bluetooth saat pertama kali diluncurkan. Itu juga tidak punya kamera sampai diluncurkan ulang hingga 2012.

Beda halnya dengan MacBook terbaru Apple. Ini bukanlah produk pertama seperti temannya Apple Watch. Meski sama- sama 'booming' di 2015. Keduanya dari generasi berbeda, memiliki masa jayanya berbeda. Jika MacBook berarti menyempurnakan. Kamu akan disuguhi perbedaan dari Intel Core Duo ke Intel Core Core i5 pada 2015 ini. Disisi lain, Apple Watch merupakan produk baru sangatlah baru. Meski nantinya kamu mungkin tak akan menemukan Apple Watch dari emas lagi.

Sebuah pertanyaan menggelitik dari pembaca: jika saran ini dijalankan siapa yang akan membeli Apple Watch versi 1 -nya? Lantas, apakah kita akan mendapatkan update, jika Apple Watch tak laku dipasaran nanti? Menarik.

Apple Meluncurkan Adaptor Khusus Macbook 2015


Membeli MacBook terbaru di 2015, berarti kamu sudah siap untuk segala revolusi. Selain perusahaan Apple memastikan tidak ada lagi klik kanan. Maka kamu juga ditawari USB super kecil. Namanya USB- C yang mana fokus untuk semua transfer data dan mencarging baterai. Kurang? Maka Apple telah menyediakan satu produk baru berupa adaptor. Tentu ini adapter khusus buatan Apple memastikan produknya tetap di dalam ceknya.

Apple telah meluncurkan aneka aksesoris untuk USB- C. Untuk menggunakan USB standar seperti kamu mau menggunakan flashdisk. Tenang, Apple telah menyediakan adaptor seharga $19, ada dua tipe yaitu VGA adaptor dan USB-C Digital adaptor. Jadi ketika dulu kamu bisa mencarging smartphone dari laptop. Memang terlihat memaksa tapi ini tipe bisnis milik Apple. Kembali di 1998 perusahaan meluncurkan iMac G3 tanpa floppy drive atau serial port.

Android Lollipop 5.1 Inikah Kelebihannya

 
Ada banyak hal bisa dilakukan Android terbaru. Update Lollipop 5.0 menjadi Lollipop 5.1, apa yang bisa kita dapat. Menurut berbagai pemberita online. Dikatakan bahwa faktor paling berubah dalam Android ini ialah kemampuanya untuk mengatasi kemalingan. Konsepnya merupakan jawaban dari Apple's Activation Lock. Dikatakan bahwasanya siapapun yang memagang Android kamu tidak akan berguna. Tanpa adanya aktifiasi berupa akun Google.

"Dengan perlindungan perangkat, jika perangkat anda hilang atau dicuri akan tetap terkunci sampai anda masuk dengan akun Google Anda -. Bahkan jika seseorang me-reset perangkat ke pengaturan pabrik"

Sayangnya, ini bisa berarti, bahwasanya ketika kamu masuk Android kamu; kamu butuh koneksi internet. Entah konsepnya seperti apa, tapi yang pasti untuk gadget Nexus 6 dan Nexus 9 serta seri diatas, aplikasi bernama Device Protection akan hadir untuk 'kebanyakan' Android dan tablet Android 5.1 serta selanjutnya. Apalagi yang baru yaitu adanya suport untuk multi- SIM Cards. Adapula supor audio HD dengan segala perbaikan di kekurangannya.

6 Hal Perlu Kamu Tau Tentang Apple Watch dan MacBook Minggu ini

 
Apa yang akan kamu dapat dari gadget terbaru Apple tahun ini. Jika kamu mengikuti berita- berita teknologi maka 100% kalian akan melihat hal sama. Apalagi kalau bukan dua produk Apple terbaru yang sudah ditunggu penggemarnya. Mulai dari jam pintar Apple dan update terbaru untuk MacBook. Nah, kalau mau tau apa saja yang kamu dapat dari semua apa yang di internet. 

Berikut rekapitulasi tentang 'booming' Apple Watch dan MacBook:

1. Apple Watch adalah fashion

Tak lagi fokus cuma pada pengembangan aplikasinya atau hardware -nya. Ternyata Apple juga fokus pada bagaimana menjualnya. Tak tanggung- tanggung mereka mengeluarkan 3 model; yaitu the Sport, the Apple Watch, the Apple Watch Edition. Yang termurah, ya, jam tangan Apple paling murah yah the Sport, dimana kita mendapatkan bahan alumunium anodized. The Sport memiliki ukuran $349 untuk 38mm dan $399 untuk 42mm.

Untuk model the Apple Watch akan menghadirkan bahan stainless steel seharga $549 untuk 38mm dan $599 untuk 42mm, dan bisa saja lebih mahal sampai angka $1.000 -an tergantung dari bahannya. Terakhir adalah model Apple Watch Edition yang jadi paling mahal. Pasalnya perlu kamu tau ini terbuat dari bahan emas 18 karat untuk versi Gold -nya, yang mana dikisarah harga $18.000. Jangan terlalu berharap karena harga emas tidak termasuk dalam teknologinya yang mahal.

2. Apple Watch adalah alat James Bond

Jika ditanya aplikasi apa yang jadi pilihan di Apple watch kamu. Maka kamu tak akan serba kekurangan, ada aplikasi Uber untuk layanan taksi, layanan pesawat dengan Passbook, membuka garasi otomatis dengan aplikasi Alarm.com. Namun, kebanyakan akan fokus pada fitness atau kesehatan.

3. Apple Watch bukan untuk JAM TANGAN

Bayangkan meski sudah termasuk baterai terlama, menurut The Verge, Apple Watch cuma punya baterai untuk 18 jam atau sangat borong dibanding jam tangan umumnya. Membeli Apple Watch sama saja kamu membeli smartphone baru. Keduanya sama- sama punya jam tapi bukan untuk dipantengi setiap hari.

4. Apple Watch punya alat penelitian

Tak mau tanggung sebagai alat utama kesehatan. Apple meluncurkan konsep Research Kit, yang dimaksud buat para penderita penyakit khusus. Dalam reviemnya ada alat Parkinson dan kangker payudara. Disini kita akan bisa mendapatkan survei dan test medis mudah untuk memperikarakan. Melalui persetujuan pengguna, maka aplikasi bisa mengakses data kesehatan kita dari berat badan sampai tekanan darah.

Mungkin ini bukan hal baru karena sudah ada developer yang mengembangkan tapi jangan salah siapa yang jadi patner Apple. Sekolah Oxford disebut ikut serta dalam pengembangan aplikasi ini dan juga ada rumah sakit Mount Sinai. Ditekankan oleh Apple, mereka tak akan mengambil data, jika kita tak memberikan ijin bagi si aplikasi ini.

5. MacBook update minimalis

Mungkin cuma perubahan sedikit tentang laptop MacBook yang satu ini. Tapi akan lebih berkesan karena nampaknya Apple sudah lah melankolis. Artinya MacBook tak berubah total cuma berubah pada sisi- sisinya saja, mungkin sebagai bukti betapa pentingnya brand Mac.

Tubuhnya sekarang lebih luas dari keyboardnya, membuat tombol- tombol yang lebih pakem, mensuport gestur kita lebih baik. Adapula tambahan pilihan rasa Gold atau 'space gray'. Untuk USB kamu akan sedikit kecewa karena MacBook Pro baru terlah tersedia dengan USB- C yang mana sangat mungil dibanding USB kita temukan umum di Indonesia, mungkin seukuran colokan di smartphone.

6. MacBook baru cuma satu colokan

Yap, kita cuma diberikan USB Port Type- C yang super kecil dan itupun cuma satu disisi laptop. Mungkin ini dampak dari Apple menipiskan si MacBook sendiri. Atau, memang mereka mencoba menghilangkan kertegantungan akan perangkat lain di luar Apple. Secara umum, kamu akan membutuhkan koneksi Wireless untuk produk MacBook terbaru ini, untuk berbagi file dan lain- lain. Dan menariknya, Apple sudah sedia dengan produk terpisah, yaitu kabel data khusus untuk carger dan berbagi file.

Tablet Masuk Kurikulum 2016


Udah dengar kalau pemerintah merencanakan penggunaan iPad di kurikulum baru. Kenyataanya kita telah tertinggal jauh di negara lain. Disisi lain, tau kah kamu, kalau menggunakan iPad atau tablet milik Apple itu butuh ID Name? Nah, dengan banyaknya penggunaan tablet utamanya dari pihak sekolah. Baru- baru ini perusahaan Apple menghilangkan syarat tersebut. Jika sebelumnya pihak sekolahan akan kesulitan untuk mendowload di iTunes. Ketika sebelumnya harus memasukan username dan password; kini tidak perlu.

Kita tinggal masuk saja tanpa menggunakan Apple IDs. Tapi jangan senang buat yang punya tablet Apple untuk pribadi. Karena Apple cuma membatasi aturan baru diatas cuma buat sekolah. Bayangkan saja jika kamu administrasi sekolah. Kamu punya ratusan tablet untuk anak, harus membagi data anak, dan mungkin saja bisa terjadi hal- hal tak menguntungkan. Termasuk hal pribadi si anak sendiri yang menggunakan tablet khusus milik sekolah.

Dikutip dari laman The Verge, diambil dari 9to5mac.com dan macrumors.com, Apple memungkinkan admin dari sekolah untuk berkomunikasi. Untuk admin sekolah bisa mensetting Apple -nya ke setting di iTunes itu. Menariknya karena admin bisa mensetting tanpa harus membuka tablet satu per- satu. Disisi lain, ada satu masalah, karena pihak sekolah tidak diperbolehkan untuk tidak mengaktifkan menu download.

Sebagai gantinya administrasi sekolah tidak bisa mengontrol download; untuk anak dibawah 13 tahun, tidak diperbolehkan menggunakan fitur diatas. Artinya anak dibawah 13 tahun akan tetap menggunakan Apple IDs tapi membutuhkan persetujuan orang tua. Entah bagaimana nanti jadinya kami kurang mengerti tentang caranya. Yang pasti di 2016, Apple mencoba masuk ke ranah pendidikan, dengan tentu tetap mengambil keuntungan dari downloadnya.

Sedikit melonggarkan disana, lalu mengencangkan disini; Apple tetap tak mau kehilangan pasar iTunes -nya.

Kacamata Game Ala HTC Membuat Kamu Masuk Lebih Dalam


Jika kita masih berkutat dengan smartphone atau masih terkagum- kagum dengan teknologinya; beda di luar sana. Kita sedang membicarakan VR atau virtual reality, sebuah gadget yang menghadirkan dunia virtual ke depan kamu. Mungkin kamu familiar dengan Oculus Rift. Yang mana merupakan dunia virtual dalam dunia game. Sejak awal diciptakan produk yang satu ini memang fokus pada dunia game.

Tujuan berbeda tapi merupakan langkah awal bagi produk- produk sejenis. Lalu munculah produk lain yang bernama Samsung VR. Meski pada awalnya terlihat pesimis bahwa menggunakan smartphone bukan satu pilihan. Kanyataanya produk Samsung satu ini mendapatkan perhatian khusus dan dapat diacungi jempol. Ini bukan cuma soal memasang smartphone kita didapan muka kita. Beda Oculus dan Samsung, meski kedua produk menawarkan hal sama, beda media penerapannya.

Pada sebuah acara bernama MWC (Mobile World Congress) banyak produsen menawarkan produk- produk turunan Oculus VR. Memang mereka menawarkan hal berbeda dengan aslinya. Namun, sekali lagi Samsung disana jadi lebih keren. Alasannya karena Samsung menawarkan mobile atau kita bebas menenteng headset dan smartphone, pasang, dan kita bisa menjadi seperti orang aneh di tengah perjalanan. Disisi lain, eh ternyata, dalam kongres tersebut ada produk karya HTC.

Diam- diam HTC telah bekerja sama dengan perusahaan bernama Velve. Ketika Samsung Gear VR menawarkan satu alat dengan dua varian: pakai Galaxy S6 atau S6 Edge. HTC Velve menawarkan tidak menggunakan smartphone miliknya; tapi seperti Oculus yang menggunakan PC. Beda teknologi dimana kita dan Oculus membutuhkan kontroler tangan untuk bermain game. Atau, lain halnya Samsung Gear VR yang menggunakan touchpad dan gerakan kepala.

HTC menawarkan sensor seluruh tubuh. Tepatnya kita disuguhi teknologi sensorik sekujur tubuh. Tujuannya untuk memastikan kamu bisa masuk ke dalam. 'Zero percent of people' yang berarti kita bisa masuk ke dunia digital. Kalau ada simulasi memasak dalam dunia digital, kita benar- benar seolah menggunakan kedua tangan kita. Katanya berasa seperti memasak, memegang, dan menggerakan lengan sendiri. Tentu beda yang ada di film (belum saja) dimana kamu bisa merasakan sakit dan sensasi lain; HTC belum.

Sejarah Singkat Samsung Virtual Reality

 
Pernah berpikir bagaimana kamu bisa masuk ke dalam dunia maya. Bagaimana kamu bisa seperti cerita- cerita fiksi, seperti halnya Tony Stark. Tau kah kamu Samsung sukses meluncurkan teknologi tersebut. Dan beberapa orang menyebutnya meniru produk Oculus Rift. Kanyataanya dilansir dari laman resmi Samsung menyebut bahwa Samsung telah mencoba mengaplikasikan. Akhinya di IFA 2014, produk pertama siap, dan memberikan persepsi 360 derajat.

Virtual reality membutuhkan teknologi canggih tentang sensor. Tidak cuma sensor pada mata tapi tubuh pada akhirnya. Teknologi VR (Virtual Reality) awalnya cuma diproduksi beberapa orang. Kemudian cuma bisa  untuk dikoneksikan dengan PC. Butuh sesuatu untuk membuatnya lebih umum pendapat kami. Awalnya VR milik Samsung dikenal sebagai HMD yang berbasis pada mobile phone. Pada Januari 2005, akhirnya, saat itu perusahaan Samsung berhasil mendapat paten.

Pada saat itu, dalam blog Samsung, produk HMD atau Headed Mounted Displays menggunakan ponsel yang berbentuk shell. Itu loh handphone jadul yang bisa dilipat. Namun, untuk produk HMD mereka saat itu menggunakan handphone khusus yang punya dua layar diantara kedua sisinya.

Sayangnya tampilan itu belum memuaskan dan cukup maju. Mungkin menurut kami belum seperti apa- apa yang kita lihat di film Hollywood. Samsung akhinya fokus pada VR dan HMD secara spesifik. Dan, ketika itu di tahun 2013, Samsung Galaxy S4 akhirnya pun diluncurkan. Sebagai tanggapan tim khusus akhirnya melihat si Galaxy S4 sebagai satu bahan. Setelah beruapaya keras akhirnya produk pertama dibangun yang saat itu menggunakan Galaxy S4.

Dengan tampilah HD, teknologi yang sekuat PC, dan mobilitas khas smartphone, membuat Samsung satu hal berbeda dengan VR sebelumnya.

Pada awal ketika kita dan Oculus bekerja sama, ada perbedaan besar antara dua konsep perangkat," kata Joo NamKung (perencanaan produk, Samsung Electronics). Oculus telah berkonsentrasi pada game dan Samsung ingin fokus pada konten hiburan termasuk musik, video, dan apapun termasuk game. Selain itu produk Oculus, sebagai ahli VR adalah HMD berbasis PC, mereka tidak memiliki banyak pengalaman berurusan dengan smartphone ujarnya.

Artikel asli

Kamera Xiaomi Mencoba Menyaingi GoPro

 
Xiaomi resmi mengalahkan Samsung dalam market smartphone di regional China.

Jadi apakah yang baru dari perusahaan smartphone 'nomor 3' ini. Dilansir dari lama Techcrunch, Xiaomi tengah fokus pada pasar diluar smartphone. Total berbeda 90 derajat dari apa yang tengah diproduksi mereka sekarang. Tapi tidak terlalu jauh masih ada hubungannya dengan narsis.

Xiaomi resmi meluncurkan produk kameranya sendiri. Dimana dari fiturnya merupakan 'mirip' GoPro, yang merupakan produsen kamera terpanas dua tahun ini. Seperti cerita produk- produk asal Negeri Tiongkok, seperti halnya Samsung yang lebih murah dari Apple. Maka Xiaomi resmi meluncurkan produk kamera yang bernama Xiaomi's Yi Action Camera lebih rendah dari 'miripnya' GoPro Hero. Kamera GoPro dijual tinggi seharga $130 sementara Xiaomi cuma $64.

Tentu meski berharga murah agak sulit bagi Xiaomi untuk masuk ke pasar barat. Untuk itulah seperti halnya standar marketing mereka; memilih menyasar pasar Asia utamanya di China sendiri. Produk kamera ini untuk sementara terbatas di China dan dijual melalui Mi.com, yaitu alamat toko online khusus resmi dari produk Xiaomi.

Untuk meningkatkan jumlah penjualan Xiaomi juga meluncurkan model 'travel edition'. Kita sebagai pembeli akan mendapatkan ekstra tongsis atau tongkat narsis buatan mereka. Travel edition akan dijual $80 tidak lebih mahal dari GoPro. Meski disebut oleh media bahwasanya ini merupakan tiruan GoPro. Perusahaan ini tetap woles dan mulai menjualnya bahkan sudah mengadakan aneka wawancara eklusip.

TechCrunch menyebutkan ini sebagai strategi penjualan unorthodox.

Yaitu menjual produknya lebih murah dari produk sejenis, tapi tujuan utamanya bukan sekedar uang namun bagaimana menguangkan layanan mereka setelah penjualan. Setelah itu menurut satu pemahaman kami membuat mereka pembeli masuk ke ekosistem mereka. Mudahnya mungkin kita satu kali akan membeli cuma kamera, tapi setelah merasa nyaman, maka akan merembet dan membeli produk- produk lain.

Google Drone Siapkan Koneksi Internet di Angkasa

 
Setelah sukses membeli perusahaan startup drone. Apa yang hendak dilakukan oleh raksasa internet Google. Ternyata ada udang dibalik batunya atas pembelian Titan Aerospace di April 2004. Menurut kabar, dikutip dari laman The Verge, dalam sebuah konefrensi bertajuk Mobile World Congress. Google tengah berambisi membangun konektifitas melalui drone.

Lagi- lagi ide bisnis gila ala Google, menyusul pengembangan teknologi mobil tanpa pengendara. Atau yang baru- baru ini pembelian domain .app. Perlu kamu tau drone milik Titan dikatakan memiliki kemampuan untuk terbang dalam jangka panjang, low energy, dan dimungkinkan untuk mengangkut kebutuhan koneksi internet. Disisi lain Google tengah berencana membangun bisnis Wi-Fi -nya sendiri.

Dari pihak Google, wakil presiden senior Sundar Pichai, menyebut bahwa Tita mempunya teknologi drone ringan dengan kemampuan sistem energi matahari. Mampu menyorot jalur koneksi mengarah langsung ke targetnya. Berfungsi untuk menambah banwitch dan membantu mengcover lingkup yang membutuhkan data internet jika mati tiba- tiba. Pichai dengan mudahnya menyebut ini adalah menara energi yang berputar- putar di kepala kamu.

Rencana Google dalam tulisan ini menyebutkan bahwasanya kita tak perlu kuatir tentang dari mana. Titan cuma akan datang ketika benar- benar dibutuhkan untuk mengcover lingkup berdasarkan permintaan. Pichai sendiri berharap ini akan membantu konektifitas 4 juta orang di dunia, di tahun 2015 ini.

Uniknya Peluncuran Smartphone Baru Ala Motorola


Motorola Moto E cuma 2 jutaan



Moto E merupakan yang terbaru dari smartphone besutan Motorola. Sukses Moto X tengah digembleng untuk pasar kelas bawah melalui tipe terbaru. Kali ini masih dengan quad- core processor dan LTE dalam paket murah $149 atau berkisar 1.800.000 -an, yang telah siap disebar di 40 negera berbeda. Dalam satu konfrensi press unik Moto E telah resmi diluncurkan.

Konfresi pers unik dengan munculnya sebuah kotak mainan dari kardus. Seolah- olah ini jadi ajangnya bagi sang CEO memperkenalkan produknya. Unik karena ini merupakan miniatur press conference mirip aslinya. Lengkap ada Rick Osterloh, Presiden Motorola, dengan layar promosi seperti layar biasanya smartphone baru diluncurkan, dengan menampilkan seperti apa fisik si Moto E sendiri.

 Apa yang kamu punya untuk Moto E

1. Android 5.0 Lollipop

2. layar 4.5 inchi 540x960

3. Qualcomm Snapdragon 

4. 8Gb untuk memori aslinya, dengan micros SD

5. kamera VGA dan AF 5MP

6. ada pula sistem sensor untuk pemotretan kilat Quick Capture


Uno Smartband, Gelang Canggih Terbaik di 2015


Jika smart band lain cuma mengingatkan kamu dengan konektifitas. Tapi seberapa banyak benda kecil itu akan bisa benar- benar mengingatkanmu. Itulah kiranya ada dipikiran produsen smart band unik ini.  Inilah Uno, smartband, dengan layar dua inchi mampu memberikan lebih. Menggunakan teknologi berbasis Spritz, yang bisa membeca cepat. Mengumpulkan informasi akan lebih cepat dari apa yang biasanya.


Dengan Spritz, Uno bisa menampilkan tidak cuma kata, tapi satu kalimat dengan kemampuan membaca 700 kata per- menit dalam perangkat ini. Uno akan memberikan informasi jika ada telephon datang, pesan singkat, email, bahkan notifikasi sosial media atau pula jadwal kegiatan. Sebagai tambahan produk satu ini juga terkoneksi perangkat lain berbasis internet, seperti PlayStation, Xbox Live, Steam. Mereka merupakan perangkat game.

Jadi Uno Wearband merupakan multi- gadget dimana kamu bisa menggunakannnya untuk aneka perangkat. Ini juga bisa disingkronkan dengan Apple Health atau Google Fit. Berlayar berteknologi tinggi, berbahan cover plastik, dengan gelang karet yang kuat. Jika kamu mendapatkan notifikasi, tinggal tekan Uno, kamu akan bisa membacanya langsung.

Speaker Bluetooth Paling Keras Jernih di 2015

 
Cari speaker portable terkeren? Mungkin ini saatnya kamu memilih speaker dari Logitec ini. Namanya sama seperti tujuannya, menghadirkan suara speaker yang menggelegar. MegaBoom hadir dengan bentuk silinder, ant- air, portable dan koneksi Bluetooth, dengan suara bass dalam dan cocok meski untuk suara kencang. Yap, dicipitakan sebaik mungkin memberikan suara keras tapi tak bising. Merupakan salah satu produk dari ratusan produk startup yang hadi di CES 2015.

Beratnya kurang dari 2 lbs, masih cukup untuk dijinjing dengan satu tangan. Panjangnya cuma 8,3 inchi, dan sangat nyaman disimpan di dalam backpack. Bahkan cocok meski menggunakan tas jinjing sekalipun. Warna yang menarik mata pantas jika disebut homey- speaker. Suaranya bahkan lebih nyaman daripada speaker bawaan di laptop iMac 27 inchi. Ada tombol yang besar tapi nyaman, banyak pilihan warnanya, di struktur dan bentuk elegan.

Logitech sendiri menjamin kemampuannya dengan update software. Memastikan ini bisa kompitable dengan aneka smartphone Android atau Apple sekalipun. Ada produk aplikasinya juga loh. Untuk aplikasi ini fokus pada pengendali remot di smartphone, fungsi alarm, dan setting suara custom. Harganya berkisaran $.300, yap, ini super mahal jika dibanding produk sejenis. Tapi suaranya diyakini sangatlah jernih dan keras, kamu akan menikmati ini, apalagi dengan dua paket speaker bersamaan.

Kelebihan Samsung S6 Punya Layar Tiga Sisi

 
Siapa yang tak sabar untuk smartphone Samsung terbaru?

Yang terbaru ialah Samsung Galaxy S6. Apa sih yang menjadi kelebihan smartphone terbaru ini. Dikutip dari Business Insider. Konsep 3 sisi Samsung ternyata bukan cuma tentang fashion dan gaya belaka. Di dalam laporannya lebih dalam dikatakan mereka menawarkan fungsi disetiap sisinya. Maksudnya ialah kamu akan mendapatkan menu- menu khusus disisi- sisinya. Mirip Galaxy Note Edge, ada menu kebawah, disisi kanan- kiri menu kamu.

Menarik karena kamu akan bisa merasakan melihat pesan disisi lain. Layarnya akan ada didepan, samping di kanan dan samping di kiri. Sementara itu Bloomberg menyebut belum ada komentar tentang fitur email. Apa kita akan mendapatkan basis Google Inbox? Atau kita akan mendapatkan produk baru bawaan dari si Samsung sendiri.

Bicara tentang fitur lain: (1) kita akan mendapatkan processor baru, meninggalkan QUALCOMM karena isu 'cepat panas", (2) body metalik tahan banting. (3) 5,1 inchi untuk layar bagian depan. Menurut beritanya sih akan ada dua jenis: model standar dan tiga layar seperti diatas. Entah apakah akan berbeda dalam hal harga jualnya. Bagian kiri- kanan akan jadi shortcut buat membuka menu atau aplikasi tertentu.

Ini berita menjadi sebuah bukti akan isu bahwa penjualan Samsung menurun. Mereka tengah berjuang agar produk mereka menjadi 'semenarik mungkin'. Menepis isu bahwa Samsung Galaxy S6 cuma akan ada untuk satu tipe layar seperti versi Note -nya. Ada isu bahwasanya Apple bisa saja mengambil pasar 20% dimana ini rekor dunia untuk pembagian persentase penjualan produsen smartphone. Disisi lain Apple fokus pada satu sisi: membuat layar seluas mungkin menyerupai tablet, duh!

Jeleknya Smart TV Terbongkar



Tau apa kehebatan Smart TV? Yaitu fitur pengenal suara, sayang, ini juga berarti beberapa hal. Dikutip dari media The Daily Beast vis Business Insider, bahwasanya fitur baru berbasis pengenal suara dari Samsung Smart TV bisa berarti hal buruk bagi kamu semua. Dikatakan bahwasanya sisitem komando berbasis suara itu berarti "televisi itu bisa merekam apa yang kita bicarakan". Dan saking pintarnya, televisi berbasi koneksi internet ini, mungkin saja bisa dibuat aktif selalu.

Bisa saja akan merekam suara kamu didepan televisi. Dan yang terburuk, melalui koneksi internet, bisa saja Samsung bersindikat dengan pihak ketiga. Kamu bisa saja dicuri dengar ketika sedang di rumah. Meski di sistemnya ada tanda microfon sebagai bukti menyala, semua bisa saja terjadi. Kiralah itu yang kami kira dari apa yang ditulis dalam artikel ini. Yang menarik ketika Daily Beast menemukan "bukti" bahwa ini mungkin akan terjadi.

Dalam privacy policy produk Samsung TV ini.

Perlu diketahui bahwa jika kata yang diucapkan kamu termasuk informasi sensitif pribadi atau lainnya, informasi yang akan menjadi salah satu data yang diambil dan dikirim ke pihak ketiga.

Meski Samsung berkeras hati akan menjaga privasi kita. Bahkan meyakinkan kita punya kendali penuh atas tombol di remot dan layar kita; semua bisa saja terjadi.

Lebih lanjut kamu juga harus tau membeli SmartTV juga berarti kamu siap melihat IKLAN. Yap, mungkin beberapa orang sempat berpikir, televisi internet sama dengan layanan televisi berlangganan bebas iklan. Kenyataanya ini disisipi sebuah iklan terbukti dari beberap laporan pemilik produk populer Samsung saat ini. Dalam beberapa laporan media online, menyebutkan, pelanggan televisi pintar ini mendapati iklan Pepsi yang memang cuma 20- 30 detik.

4 Produk Masa Depan Perlu Kamu Kenal


Apa itu HAXLR8R? Sebuah adalah tempat bagi startup baru berkembang. Fokus pada hardware, ini jadi satu program terbaik bagi kita menemukan masa depan dunia perangkat. Mengembangkan produk, tapi tidak menjadi perusahaan, fokus pada developer mengembangkan produknya. Termasuk mengadakan aksi mentoring, pekan demo yang diadakan tahunan, dan akhirnya, perusahaan startup sendiri bisa resmi menjual produk miliknya.

Program eklusip fokus para developer yang berpusat di Shenzen, China, dimana ada suply dan ekosistem bagi perusahaan. Selama lima belas minggu, fokus pada pengembangan sebuah prototipe, kemudian akhirnya bisa diproduksi dan distribusikan.

Jika berbicara tentang apa yang dihasilkan HAXLR8R. Kamu akan menemukan masa depan teknologi. Dari demo di San Fransisco, ada 4 produk yang disoroti. Oleh The Next Web disebutkan bahwa akan menjadi satu hal besar di tahun ini. Apasaja yang bisa kita lihat di masa depan:

1. Prynt


Kalau kamu ingat kemara polaroid? Maka inilah masa depan produk kamera polaroid. Dimana kamu tak lagi perlu metransfer kamere ke printer. Mudahnya ini sama persis seperti polaroid, bedanya, kamu tidak menggunakan kamera khusus tapi dari smartphone kamu. Memanfaatkan teknologi tanpa tinta, Zink.com, warnanya ada di kertasnya jadi tak perlu ada cartridge.

Butuh waktu 20 detik. Kertasnya akan dijual seharga $3 untuk 10 pak kertas atau total $30.

2. Cell Robot


Robot itu keren. Bayangkan jika robotnya dibentuk bola, bola bisa disatukan, dan akan bisa digerakan oleh smartphone kamu. Produk awalnya akan ada 5 bola, dimana ada satu bola utama, dan empat batu lain. Ini akan punya baterai sendiri dan koneksi wireless antena. Dimana setiap bolanya bisa digerakan dengan sistem smartphone app dimana bisa digerakan sendiri atau bersama. Rencana ini belum selesai, dimana nanti ada satu X Cell, dimana akan punya kamera Wi- Fi, dan roda.

3. Voltera


Ketika kamu mau membuat produk dibutuhkan papan sirkuit. Nah, dengan Voltera, kamu tak perlu lagi meminta dibuatkan sirkuit untuk radio kamu atau perangkat elektronik lain. Dengan produk satu ini kamu bisa membuat langsung. Tak perlu waktu seminggu dimana Voltera mencangkup mult- layer untuk aneka produk papan sirkuit.

4. Clarity


Pernah mendengar bahwa polusi di China sangat buruk. Inilah fokus Clarity, dimana, masih pada batasan buat kamu menghitung temperatur, kualitas air, kelembapan. Cuma sebatas itu dimana tidak semua hal bisa dihitungnya termasuk tentang banyaknya asap di udara. Disini Clarity bisa digunakan pemerintah lokal untuk memetakan kelembapan umum. Sayang, dibutuhkan 1.000 orang pengguna, untuk aktif memetakan sekitar ukuran San Fransisco.

Charger Portable Solar Briefcase Isi Baterai Dimanapun

 
Berpikir untuk mempunya charger portable sendiri tanpa mencolokan ke colokan listrik yang ada di rumah. SolarBriefcase adalah generator portabel menakjubkan dirancang dan dirakit oleh perusahaan berbasis di Carolina Utara, LinorTek. Jadi salah satu generator surya paling portabel di pasaran dunia sekarang, sangat handal di kehidupan sehari- hari dan situasi darurat sekalipun, dan dapat digunakan di rumah, tempat kerja, atau di luar ruangan. 

Sebuah panel surya built-in mengisi tugas berat 18 amp / jam baterai, dan produk fitur output daya bertenaga 12 dan 120 volt DC, serta colokan USB, yang memungkinkan banyak perangkat yang berbeda dalam satu "koper" untuk perjalanan outdoor. Sebuah layar LCD ada, akan menampilkan kondisi baterai, serta jumlah daya yang digunakan. Tenang karena energi dari sinar matahari bisa disimpan. 

SolarBriefcase dapat bertindak sebagai perangkat pengisian harian nyaman, dan sekarang tersedia di Energi Alternatif, Inc, berminta harganya cuma $549.

Entri yang Diunggulkan

Biografi Jack Ma Orang Terkaya China Alibaba