5 Contoh Pengusaha Tua yang Menginspirasi Anak Muda

Pengusaha Tanpa Batasan Umur


Contoh pengusaha tua ini menginspirasi. Lakukan kewirausahaan tanpa memikirkan umur kita. Jika biasanya kita membahas pengusaha muda. Baiknya kita menyimak satu artikel ini. Tentang orang- orang berumur 50 tahun keatas menjadi pengusaha.

Contoh pengusaha tua umurnya 50 tahun lebih. Tetapi semangat mereka membuktikan tidak apa. Jika anda mengidolakan Mark Zuckerberg atau Jack Dorsey. Baiknya kamu mulai mengidolakan mereka berlima. Mereka merupakan contoh pengusaha tua menginspirasi anda.

Diluar sana, ada para pengusaha menakjubkan berwirausaha diusia renta. Mereka menyebut bahwa menjiwai entrepreneurship atau kewirausahaan kapanpun. Tahun 1996 Kauffman Foundation coba melakukan pendataan jumlah pengusaha berusia tua.

Faktanya jumlah pengusaha tua naik dari 14,3% menjadi 23,4%. Dimana mereka berumur bahkan lebih dari 55 tahun. Dunia tengah dilanda deman entrepreneurship. Bisnis startup menjamur mulai dari sosial media hingga industrialis. Mereka para pengusaha angkatan 45 mencoba dari sisi beda.

Sosok Bill Zinke, umur 86 tahun, mendirikan perusahaan konsultan manajemen. Bukan cuma satu perusahaan tetapi beberapa. Sejak 2007 mendorong pengusaha pensiunan terlahir. Orang tua itulah kata kunci. Tidak banyak pengusaha muda memiliki kelebihan mereka.

Mereka memiliki pengalaman, ahli, kemampuan menilai, serta kinerja profesional. Menurut Inc. ini kualitas pengusaha sukses sejati. Semakin tua semakin berhasil berbisnis. Beberapa pengusaha tua bahkan memulai pertama kali dan berhasil.

Bisnis Tidak Memandang Umur


Ekonomi dunia yang bergeser ke bisnis teknologi. Orang tua menawarkan diri, umur 60, 70, dan 80 tahun. Jika kamu masih kurang terinspirasi oleh Bill Zinke. Ingin lebih banyak contoh pengusaha usia tua. Berikut ulasan artikel mikemichalowics.com, menuliskan 5 contoh yang perlu kamu tau:

"Kewirausahaan adalah bagi kaum muda. Dari semunya anda membutuhkan energi, stamina, fokus tanpa henti, dan yang paling penting, waktu di sisi anda. Omong kosong! Kunci sukses kewirausahaan hanya melakukannya," -Mike Michalowicz

1. Jack Weil, umur 107 tahun per- Agustus 2008

pengusaha umur 100 tahun

Jack Weil mungkin berumur 107 tahun. Pengusaha tanpa patah semangat Jack A. Weil. Sudah tidak ada didunia sejak 13 Agustus 2008 di umur 107. Fakta bahwa dia bertahan hidup ratusan tahun untuk menjadi pengusaha.

Disaat meninggal dia dikenal masih menjabat CEO. Unik karena itu merupakan perusahaan milik sendiri. Didirikan saat usianya 43 tahun dan sampai sekarang. Fokus berbisnis fashion khas Amerika. Perusahaan yang bernama Rockmount masih berdiri sejak tahun 1946.

Banyak perusahaan teman sejawat tutup. Menurut banyak literatur Jack merupakan penemu fashion. Dia dikenal sebagai pencetus bolo tie atau dasi bolo. Pengusaha Jack menamai sendiri produk dasi tersebut. Rahasia panjang umur baginya bekerja, ia berkata "Mencintai pekerjaanya."

2. Poppy Bridger, umur 84 tahun

pengusaha ahli kimia

Diusia belia sudah disibkan mengejar gelar P.hD dibidang kimia. Umur 45 tahun Poppy mendapatkan pekerjaan mengajar. Masuk umur 69 tahun keadaan ibu Poppy mulai sakit- sakitan. Ini mendorong dia tidak lagi bekerja. Dia memilih merawat orang tua di rumah saja.

Ulang tahun ke 76 mendapatkan penghargaan istimewa. Poppy mendapat kesempatan membeli satu perusahaan. Membeli perusahaan tempat dia bekerja dulu. Ia menjadi direktur lab dan menjalankan bisnis .Dia mendapatkan uang modal sekitar $450 ribu.

Bisnis Poppy adalah menentukan kandungan barang. Menganalisa tingkat metal dan sejenisnya. Agar bisnis tetap berjalan maka dia mengajak anak- anaknya. Poppy masih berkerja setiap hari diumur 84 tahun. Dia dibantu anak laki- laki dan perempuannya menghasilkan $340 ribu.

3. Colonel Harland Sanders, umur 90 tahun per- Desember 1980

kolonel sanders umur 90 tahun

Colonel Sanders merupakan tokoh ikonik. Pengusaha tua berusia 65 tahun ketika memulai usaha. Dia bermodal menjamin cek perlindungan sosial. Uang dari semacam BPJS, itu dijadikan modal untuk melalukan branding.

Sanders lantas memanggil dirinya kolonel. Sebuah personal branding, memakai baju putif formal dan dasi hitam ikonik. Pertumbuhan KFC melegenda karena konsep franchise. Ketika dia meninggal ada 6000 cabang tercatat tersebar di seluru dunia.

Perjalanan binsnisnya menghasilkan uang $6 miliar. Berbekal semangat entrepreneurship, vokal hal kesempatan ruang untuk pensiunan. Berbicara didepan Congressional Committee of Aging agar para orang tua tidak dikampingkan.

Sanders mencintai pekerjaan, bijaksana, dan suka tantangan. Pernah ditolak 1000 kali resepnya oleh restoran disepanjang Amerika. Pengusaha legenda yang memplopori personal branding. Bukan hal buruk, Pak Tua ini sang juara!

4. Barbara Miller, umur 74 tahun

pengusaha 70 tahun

Barbara dikenal sebagai pegawai loyal ke perusahaan. Namun, menjadi pengusaha bukanlah pilihan sepanjang hidup. Kesempatan mungkin akan datang sekali dan tidak akan kembali. Selepas pensiun dari tempat kerja di perusahaan kertas.

Sudah mengabdi selama 30 tahun mau kemana lagi. Dia yakin bahwa karirnya sudah selesai. Saatnya dia menjadi orang tua pensiunan. Tetapi ketika dia tengah mengepak barang pribadi. Seorang teman malah mengajak Barbara berbisnis perusahaan kertas.

Kesempatan menjadi pengusaha mungkin sekali. Dia akhirnya setuju melakukan hal tersebut. Bulan Januari 1995, dia membuka perusahaan Miller Paper Company. Bermodal $300 ribu uang penisunan dan memiliki 15 pegawai. Perusahaan kertas miliknya menghasilkan $7 juta per- bulan.

Itu dicatat oleh pemerintah sebagai perusahaan tumbuh cepat. Menjadi pengusaha tidak semudah kita lihat. Dia pernah mendapatkan kejutan ketika seorang pegawai. Dia menuntut perusahaan atas sesuatu. Tidak berhenti ditempat tersebut. Barbara didiagnosis menderita kanker ovarium.

5. Sylvia Lieberman, umur 91 tahun

pengusaha 90 tahun

Menjadi pengusaha baru ketika tahun 2007 musim guru. Usianya 90 tahun baru menyadari mimpi tentang entrepreneurship. Mimpi menjadi pengusaha karena buku anak- anak karyanya. Apasalahnya menjadi pengusaha setelah lama menjadi penulis.

Perusahaan penerbitan bernama Archibald's Swiss Cheese Mountain. Memenangkan penghargaan, berisi tentang tikus kecil berhati besar. Ia mengajarkan anak- anak bermimpi. Melalui tokoh tikus kecil tersebut mengajak anak kecil menjiwai entrepreneurship.

Sylvia juga dikenal sebagai pengusaha sosial. Jiwanya terpanggil menyisihkan pendapatan penjualan buku. Aneka acara amal diikuti Sylvia hingga sekarang. Ia terus mempromosikan buku, mengadakan acara tanda tangan, menghadiri acara tv, radio, dan pewarta koran.

Perusahaan Archibald's Swiss juga mengikuti aneka parade. Menghadiri berbagai acara untuk bisa memasarkan buku. Dari pendapatan penjualan buku meningkat. Sylvia juga menaikan jumlah uang diamalkan diluaran sana.

Susahnya Membuat Kompor Gas Kotoran Sapi Pengusaha Yoyok

Profil Pengusaha Yoyok Sumardi


kompor gas kotoran sapi

Ini cerita bagaimana susahnya menjadi pengusaha. Berkat kerja keras dirinya beserta kelompok tani miliknya berkembang pesat. Mereka tidak lagi bersandar dari peternakan sapi. Dia bernama Yoyok Sumardi bercerita bagaimana cara merubah kotoran sapi menjadi bahan bakar.

Bagaimana kelompok tani bersama memakmurkan. Dengan sebuah bak semen ukuran 0,5 meter X 1 meter. Disambung sebuah pipa berukuran menuju bak penyaringan. Saban hari, Yoyok membersihkan kandang sapi dengan menyemprot air.

Endapan kotoran sapi inilah diolah menjadi api. Yoyok berseloroh untuk menikmati kopi. "Ayo kita nikmati kopi yang airnya dimasak dari gas kotoran sapi," ucapa pengusaha ini, ketika dia mendapat kunjungan wawancara dari Kompas.com

Di dapur, dia mempraktekan cara kerja gas, itu layaknya kompor biasa menyala tidak ada bau. Dia lantas menggunakan api untuk merebus air. Apinya terlihat bagus berwarna biru. Dekat kompor ada panel sederhana sebagai indikator tekanan gas.

Jatuh bangun kelompok tani Yoyo memperbaiki ekonomi. Pemerintah lantas menggelontorkan alat pengolah limbah. Sejak hibah alat tersebut, ada 20 orang anggota kelompok tani yang mengalihkan gasnya ke kotoran sapi.

Pengusaha Gas Kotoran Sapi 


Pengeluaran keluarga dikompres sampai 20 persen. Pengusaha Yoyok melanjutkan cerita sambil asik menyeruput kopi. Kotoran sapi selalu menumpuk dipagi hari. Dengan adanya alat pengolahan gas dari kotoran. Dibuatlah bak penampungan yang letaknya rendah dibawah kandang sapi.

Setiap pagi tinggal disiram air pakai selang dan mengalir. Dibutuhkan sekitar 100 liter air mengolah satu gerobak. Kotoan diaduk menggunakan tongkat kayu. Dipindah ke tabung fiber untuk diolah jadi gas metan. Disalurkan melalui pipa untuk menjadi bahan bakar rumah tangga.

Empat kubik kotoran sapi dipakai empat jam pemasakan. Gas akan lebih baik jika sudah memasuki musim panas. Matahari mempercepat pemrosesan pembuatan gas. Yoyok mengaku alat seperti ini tidaklah murah. Biaya sebesar Rp.35 juta untuk membuat alat pemroses empat kubik kotoran.

Tujuh kubik membutuhkan dan Rp.50 juta. Meskipun mahal umur alat mencapai 50 tahun. Menarik dibayangkan 50 tahun tanpa membeli tabung elpiji. Karena kesulitan ekonomi, sebelum ada gas dari kotoran sapi, Yoyok menggunakan kayu bakar untuk memasak.

Sisa pengolahan gas bisa dijadikan pupuk kompos. Adanya kompor kotoran sapi, diakui oleh Yoyok, semua keluarganya tidak lagi mengeluarkan biaya tambahan. Kelompok Yoyo juga sering diundang penyuluhan cara dan proses pembuatan gas kotoran sapi.

Biografi Pengusaha Yoga Startup Pelatihan Online

Profil Pengusaha Pelatih Yoga


aplikasi instruktur yoga online

Biografi Pengusaha kelahiran Jerman, yang berimigrasi hingga ke Amerika Serikat. Waktu itu Alex Klien yang masih berusia 16 tahun. Sebelum menjadi pengusaha, Alex sudah dikenal sebagai musisi, melalukan tur bersama band punk, dimana dia bermain sebagi basis.

Pertengahan 20 -an Alex memutuskan menjadi fisikawan. Tujuan untuk memecahkan masalah energi dunia. Dia melanjutkan karir di Fisika Plasma. Menarik bukan biografi pengusaha ini berputar. Itulah kita tidak boleh meremehkan kemampuan orang lain.

Tahun 1999 Alex menemukan konsep alternatif fusion confinement. Apapaun artinya itu merupakan hal terkeren kita dengar. Calon pengusaha yang terus melakukan aneka percobaan. Memiliki konsep matang merupakan prinsip bekerja Alex.

Hingga, di tahun 2008, ia mengumpulkan uang $3,5M modal dan digunakan untuk membangun satu reaktor fusi. Dia menciptakan teknologi ini di laboratorium diluar Boston, MA. Prinsip dipegang oleh Alex adalah "Pasti Bisa".

Prinsip Alex tersebut patut kita coba. Dari menjadi musisi bekerja menjadi ilmuwan. Bekerja di akademisi maupun laboratorium pemerintah. Meskipun halangan menghadang penemuannya. Tidak sesuai diharapkan. Sudah memiliki etos kerja besar untuk menjadi biografi pengusaha sukses.

Secara pribadi dia membangun dan menguju satu dari tiga fusion. Didanai oleh pihak swasta, Alex mampu menghasilkan kesuksesan membanggakan. Begitu proyek fusi tersebut ditutup maka menjadi puncak kesuksesan lain. Dia telah sukses di pengetahuan apakah yang dilakukan nanti.

Biografi Pengusaha Teknologi Yoga


Ia telah mencapai kesuksesan dari usaha. Sekarang ingin mengerjakan usaha berbeda. Beberapa bulan dia dan istri mengunjungi Chiang Mai, Thailand. Awalnya mereka akan tingga satu minggu berlibur. Begitu banyak hal menarik membuat mereka betah tinggal di Thailand.

Awalnya berniat tinggal sementara malah tidak kembali. Mereka memutuskan menetap di Thailan semenjak itu. Mereka baru menjadi pengusaha beberapa bulan. Mendirikan startup teknologi yang diberi nama YogaTrail tiga bulan kemudian.

Suami istri ini ditemani seorang rekan lagi. Mereka beritga menjadi pendiri startup Yoga, seperti yang dikutip dari Asianentrepreneur.com. Apakah YogaTrail itu, sebuah bisnis startup bagaimana kita bisa belajar Yoga. Menciptakan kemudahan siapapun belajar Yoga dimanapun.

Sebuah situs direktori menemukan pelatih Yoga. Mereka mencatat semua studio Yoga dimanapun. Startup yang akan menunjuk pelatih Yoga dan program latihan. Situs gratis yang tersedia bagi para guru Yoga membuat profil sendiri.

Semenjak dilaunching startup bisnis ini berkembang. Sudah memiliki 50 ribu lebih profil profesional dan 20 ribu profil praktisi Yoga. Mereka sebenarnya menemukan olah raga ini sejak 2008. Ketika mereka berlibur ke India berkeliling dan menemukan Yoga.

Bisnis Yoga memiliki makna berbeda. Setiap orang memiliki pengertian bebeda dari olah raga ini. Dari melihat sebagai atletik contortions seperti sauna. Atau mereka yang memahami Yoga sebagai aktifitas bersilah berjam- jam.

Pengusaha yang mencoba mematahkan konsep kuno. Kamu tidak akan duduk berjam- jam didepan lilin diatas terpal dan mengucap mantra. Maka dari itulah bisnis YogaTrail memudahkan orang untuk menemukan. Orang butuh berjam- jam mencari guru Yoga sebagai olah raga kesehatan.

Ide bisnis startup memudahkan mencari tempat. Situs yang membantu orang menemukan informasi. Termasuk opini para praktisi membantu latihan Yoga. Startup yang membantu orang awam berlatih Yoga. Orang bisa mencari tempat berlatih, teman latihan, guru dan sumber daya lain.

Mereka juga membangun forum diskusi Yoga. Biografi Pengusaha Alex mengaku menemukan ide bisnis sejak lama. Ketika dia menjadi guru fisika di Universitas lokal. Dia sudah mendengar konsep web preneur atau mereka yang berbisnis online.

Maka mereka mengerjakan bisnis startup YogaTrail. Dia bertemu dengan Sven Ernst -pendiri ketiga YogaTrail- dan melanjutkan pekerjaan. Sosok Sven menjadi pihak ketiga sekaligus investor. Dia sendiri adalah Direktur cabang Asia Buzzwoo!, agensi pengembangan dari Jerman.

Mereka sedang mencari- cari bisnis startup lokal. Sven mencari klien untuk pengembangan. Lalu dia menemukan YogaTrail. Dimana Alex melalukan presentasi pendanaan startup dari Sven.

Ketika mengajar fisika di sebuah universitas lokal, dan ia menemukan tentang "web entrepreneur". Hingga berdirilah YogaTrail berkat Buzzwoo!. Sven memang fokus menangani startup baru. Mereka menangani konten, PR, pemasaran, layanan, desain, dan pengembangan modal.

Bisnis Startup Yoga Inspirasi


Bisnis semacam ini paling susah mencari dan mengatur orang. Pernah mendapatkan developer yang tidak kompeten. Pegawai yang tidak mampu mengikuti perkembangan proyek YogaTrail. Beberapa lama kemudian dia memilih resign. Kesulitan juga harus dihadapi seorang Alex sebagai pemula.

Pegawai developer itu meninggalkan Alex begitu saja. Menyisakah program ditengah kode. Labih sulit menemukan seseorang yang mampu melanjutkan koding. Alex akhirnya mengangkat pegawai dari awal. Dia mengerjakan ulang kode YogaTrail dari awal.

Ia sebenarnya mencari orang yang bisa melanjutkan. Untung sistem YogaTrail mampu diselesaikan tepat waktu. Teknologi mereka diterima baik orang- orang di luaran sana.

Ini sangatlah melegakan bagi Alex. Komunitas Yoga merupakan kelompok unik. Yang mana bereka beragam latar belakang. Tujuan mereka juga berbeda tentang Yoga. Ada mereka para esoteris yang mencari pencerahan spiritual Ashram.

Adapula mereka para eksekutif muda, para pegawai yang melakukan Yoga ketika stress dan sambil istirahat makan siang. Alex membuat merek YogaTrail netral. Menarik semua hal tentang spektrum Yogi. Jadilah tempat dimana semua kebutuhan kita soal Yoga lengkap.

Sebelum memulai YogaTrail, mereka melakukan marketing di Facebook, sosial media lain dan blog khusus. Sehari bisnis startup diluncurkan sudah menarik 30.000 pengguna. Mereka juga menarik pengguna lain melalui aneka sosial media.

Menjadi pengusaha harus siap persaingan ketat. Terkadang persaingan kotor memabayangi. Dimana mereka menyalin apa yang YogaTrail bangun. Contohnya, biografi pengusaha YogaTrail membangun aplikasi galeri di Facebook, enam minggu kemudian ada tiga aplikasi sama tapi berbeda.

Mereka sama- sama membagikan gambar ribuan ke halaman Facebook. Versi mereka, dari desain dan fungsional sama bahkan namanya sama.

"Sekitar 6 minggu setelah kami meluncurkan itu, ada tiga versi lain dari hal yang sama, dengan tepat desain dan fungsi yang sama ... satu orang bahkan menggunakan nama yang sama untuk app nya! Pada terbalik, saya kira ini berarti kita melakukan somethings benar ...," terang Alex.

Bisnis Yoga sendiri menghasilkan pasar $20B. Jujur banyak diluar sana para oportunis. Mereka yang bergaya profesional dan seolah organisasi non- komersial. Sayangnya mereka berbicara tentang keuntungan. Ini kita membicarakan bisnis besar bukanlah sekedar bekerja sosial.

Bahkan beberapa mencoba menguasai pasar dominan. Mereka mencoba mengeruk untung tetapi itu tetap kurang. Pasar bisnis Yoga sendiri masih mencakup 5% saja. Pokoknya dalam berbisnis harus jelas. Tentukan tujuan, apakah kamu akan mencari untung atau murni pengusaha sosial.

5 Pengusaha Dokter Terkaya di Dunia Versi Majalah Forbes

Daftar Pengusaha Dokter Terkaya


Pengusaha dokter Elizabeth Holems sempat menggemparkan. Berbisnis dibidang kesahatan mampu menghasilkan triliunan rupiah. Siapa yang belum mengenal Elizabeth. Hanya mahasiswi kedokteran yang belum sempat lulus Berstatus drop out sempat tercatat menjadi orang terkaya 2014.

Perusahaannya Therano bernilau $400. Pengusaha wanita yang memegang saham 50%. Kekayaan pribadi Holmes setara $4,5 juta. Tidak semua miliarder berawal pengusaha. Beberapa  pengusaha sekaligus Dokter ini juga tercatat menjadi miliarder.

Mereka yang berbisnis atau memiliki paten atas penemuan sendiri. Ada 400 orang terkaya di Amerika Serikat, dan tercatat orang 10 pengusaha Dokter dan ilmuan bidang kesehatan. Mereka yang bergelar orang terkaya berkat usaha kesehatan.

Tercatat 10 Healthcare oleh Forbes memiliki kekayaan miliran. Mereka baik yang bekerja di farmasi atau perusahaan medis ternama. Meskipun mereka tidak memiliki gelar ilmu spesifik. Ada yang insinyur, tetapi pekerjaan mereka sangat erat hubungannya dengan dunia medis.

Berikut ini 10 pengusaha Dokter terkaya versi majalah Ekonomi Forbes:

1. Profil Patrick Soon- Shiong


perusahaan teknologi kesehatan
Kekayaan: $7,3 miliar

Ranking Forbes Amerika: 47

Umur: 60

Pendidikan:

Pemilik gelar MD (Medical of Doctor) dari University of Witwatersrand, kemudian gelar master untuk science dari University of British Columbia, dan gelar sarjana di science dari University of Witwatersrand.

Latar belakang usaha:

Usia 16 tahun sudah menyelesaikan sekolah menengah atas. Di usia 23 tahun sudah mendapatkan gelar dokter. Pengusaha Dokter ini kaya berkat dua perusahaan farmasi, yaitu American Pharma Patners dan Abraxis Bioscience.

Tahun 2008 Soon menjual APP senilai $5m6 miliar, di 2010, dia menjual Abraxis senilai $2,9 miliar. Sekarang dia fokus mengejar revolusi digital. Bisnis Dokter ini meliputi dunia kesehatan, dagang, dan huburan digital.

Banyak bisnis dikerjakan dibawah bendera NantWorks. Pengusaha Dokter, yang salah satu proyeknya aplikasi infromasi DNA. Ini akan membantu para Dokter mengolah data pasien. Dari data kesehatan ditambah hasil penelitian ilmiah terbaru.

2. Profil Thomas Frist, Jr dan keluarga


jaringan rumah sakit
Kekayaan: $4 miliar

Ranking Forbes Amerika: 92

Umur: 74

Pendidikan:

Lulusan MD dari Washington University, dan satu gelar sarjana lain dari Vanderbilt Univeristy.

Latar belakang usaha:

Dia menjadi penerus pelopor rumah sakit di Nashville, Tennessee. Ayahnya First, Sr, tahun 1960, mewarikan rumah sakit karena kebutuhan. Dia bersama ayahnya sempat frustasi mengelola rumah sakit. Lalu jadilah Corporation of America, jaringan rumah sakit raksasa di tahun 1968.

Frist Jr menjadi pemegang saham mayoritas. Bisnis jaringan rumah sakit ini berkembang pesat. Kita menyebutnya rumah sakit raksasa, dimana menghasilkan $29,7 miliar pada tahun 2011 silam. Inilah gabungan antara perusahaan dan rumah sakit era modern.

The First juga bekerja sama dengan China. Mereka membangun lebih banyak rumah sakit. Kontrak dua rumah sakit besar sudah ditangan.

3. Profil Gayle Cook


pemilik jaringan rumah sakit
Kekayaan: $3,7 miliar

Ranking Forbes Amerika: 104

Umur: 78

Pendidikan:

Pernah lulus sekolah menengah

Lata belakang usaha:

Tidak memiliki riwayat pendidikan kedokteran. Namun mereka layak disebua pengusaha Dokter. Pasangan Gayle dan William Cook memulai sebuah satu pusat media kecil. Yang bersama berkembang menjadi perusahaan perangkat medis. Nama bisnis keduanya adalah Cook Group Incorporated tahun 1963.

Bisnis mereka bermula dari kamar tidur apartemen. Pabrik medis mereka dibangun, memproduksi aneka perangkat medis dari guide wire, jarum, dan kateter. Kantor mereka tersebar di Amerika hingga ke Eropa, dari Lingkar Pasifik, sampai ke penjuru Asia.

Perusahaan sendiri fokus memproduksi stent dan kateter antibiotik. Perusahaan ini meluncurkan pula revolusi teknologi. Mereka mampu mengolah sel jaringan dan kriopreservasi. Ketika sang suami meninggal pada 2011, Geyle mewarisi saham dan menjadi Direktur dibalik layar.

4. Profil Ronda Stryker


perusahaan alat ortopedi
Kekayaan: $2,5 miliar

Ranking Forbes Amerika: 179

Umur: 58

Pendidikan:

Gelar Master dari Western Michigan University dan gelar sarjana dari Univeristy of Nothern Colorado.

Latar belakang usaha:

Kalau wanita ini adalah Dokter tulen. Bergelar Dokter Ortopedia fokus perlengkapan. Ronda menjadi pengusaha Dokter berbisnis perlengkapan dan kebutuhan  pasien. Perusahaan Styrker Corporation tahun 1941, menjadi pemimpin global industri spesialis sendir pengganti dan perangkat lain.

Ronda adalah putri pendiri perusahaan, menjadi Direktur dan pemegang saham terbesar. Saudara Ronda, Pat dan John Stryker, menjadi orang terkaya peringkat 328 dan 360. Dia satu- satunya yang aktif sebagai Dokter dan pengusaha.

5. Phillip Frost


perusahaan obat generik
Kekayaan: $2,4 miliar

Ranking Forbes Amerika: 190

Umur: 75

Pendidikan:

Mendapat gelar MD dari Albert Einstein Collage of Medicine dan gelar sarjana dari University of Pennsylvania.

Latar belakang usaha:

Namanya sebagai Profersor dikenal di dunia Dermatologi. Ketika Philip Frost mengambil alih sebuah perusahaan bersama Michael Jaris. Dia menjadi pemilik mayoritas Key Pharmaceuticals. Fokusnya membuat obat generik dan produk kesehatan hewan.

Tahun 1986, dia menjual perusahaan, dan mendirikan perusahaan Ivax. Kemudian pengusaha ini jual kembali $7,6 miliar tahun 2005. Sekarang dia menjadi pimpinan Teva Pharmaceuticals, menjadi produsen obat generik terbesar.

Frost sendiri dikenal sebagai investor ulung. Pengusaha Dokter yang aktif bekerja di pasar saham, dan sudah memegang saham perusahaan medis. Sebuta saja SafeStitch, perusahaan perangkat medis, dan juga membeli saham 45% perusahaan vaksi asal Isreal, Opko Health.

6. Randall Kirk


perusahaan biotek
Kekayaan: $2,4 miliar

Ranking Forbes Amerika: 190

Umur: 58

Pendidikan:

Bergelar JD (Juris Doctor, jurusan hukum) dari University of Virginia dan gelar sarjana dari Radford University.

Latar belakang usaha:

Pengusaha Dokter yang mendirikan perusahaan farmasi pertama. General Injeksi & Vaksin menjadi usaha pertama Krik tahun 1984. Ia lantas menjual perusahaan tersebut di 1998. Kemudian memulai perusahaan baru King Pharmaceuticals tahun 1993, New River Pharmaceuticals 1996, dan lain- lain.

Ia menjual New River Pharma di tahun 2007 senilai $2,6 miliar. Tahun 2011 menjual kembali satu perusahaan obat Clinical Data untuk $1,2 miliar. Sekarang Krik fokus mengerjakan startup biotek Intrexon, perusahaan biologi sintetis tentang rekayasa genetika fungsi dan output sel hidup.

7. Judy Faulkner

Kekayaan: $1,7 miliar

Ranking Forbes Amerika: 285

Umur: 68

Pendidikan:

Memiliki gelar master dari University of Wisconsin dan sarjana dari Dickinson Collage.

Latar belakang usaha:

Ilmuwan komputer yang mendirikan perusahaan catatan kesehatan elektronik, Epic Sytems, tahun 1979. Perusahaan ini tumbuh pesat dan menghasilkan $1,2 miliar. Dimana 40 persen data populasi Amerika Serikat, akan mendapatkan rekam informasi medis yang tersimpan digital di Epic Systems.

8. Profil Gery Michelson


ilmuwan kesehatan miliarder
Kekayaan: $1,4 miliar

Ranking Forbes Amerika: 328

Umur: 63

Pendidikan:

Gelar MD dari Hahnemann Medical Collage dan gelar sarjana dari Temple University

Latar belakang usaha:

Pemiliki 250 paten atas instrumen ortopedi, metode, dan perangkat. Gary, tahun 2005, mendapatkan uang penyelesaian hukum $1,33 miliar. Atas kasus perangkat medis milik Medtronic yang melanggar paten alat bedah tulang miliknya. Uang tersebut digunakan untuk Found Animals Foundation.

Gary menampung hewan terlantar yang sekarang sudah melebihi kapasitas. Dia pernah mendapatkan Michelson Prize, senilai $25 juta, dan menjadi ilmuwan pertama yang menemukan alat sterilisasi suntik. Terakhir dia menyumbang $50 juta untuk kepentingan penelitian.

9. Profil John Brown


perusahaan tempat tidur rumah sakit
Kekayaan: $1,2 miliar

Ranking Forbes Amerika: 360

Umur: 78

Pendidikan:

Gelar sarjana keilmuaan untuk teknik mesin dari Auburn University

Latar belakang usaha:

Berawal sebagai kepala eksekutif Stryker Corporation. Semua karena sang pemilik, Lee Stryeker, meninggal di tahun 1976. Umur 32 tahun menjadi pengusaha Dokter, Presiden dan kepala Executive. Dimana dia berjasa merubah perusahaan Stryeker menjadi global.

Dari cuma berbisnis tempat tidur untuk rumah sakit. Perusahaan ditangannya menjelma menjadi satu perusahaan teknologi medis. Tahun 2010 perusahaan menghasilkan $8,3 miliar pendapatan. Brown lantas memilih pensiun pada Desember 2009, dan bekerja pasif untuk perusahaan.

10. Profil Neal Patterson


pemiliki perusahaan manajemen medis Kekayaan: $1,25 miliar

Ranking Forbes Amerika: 391

Umur: 62

Pendidikan:

Gelar Master dan Sarjana dari Oklahoma State University

Latar belakang usaha:

Bersama dua rekannya memulai Cerner Corporation tahun 1979. Biografi pengusaha Dokter Nael, adalah berbisnis sistem manajemen laboratorium. Tahun 1986 perusahaan go public melepaskan saham ke pasar.

Dia menjabat sebagai ketua, CEO, dan Presiden Cerner Corp. Di tahun 2011 laba bersih perusahaan $307 juta dari penjualan $2,2 miliar. Keberhasilan ini sekaligus mengukuhkan namanya di Forbes 400 untuk pertama kali.

Bisnis Bedcover Ibu Rumah Tangga Untung Puluhan Juta

Profil Pengusaha Lidya Sari


usaha ibu rumah tangga

Bisnis bedcover sukses besar. Inilah contoh ibu rumah tangga perlu ikuti. Ketika orang lain sibuk mengobrol diwaktu senggang. Ibu rumah tangga ini sibuk mencari uang. Walaupun berwirausaha dia masih mengurusi urusan dapur.

Bisnis Lidya Sari Husein, dimulai sejak usia 39 tahun, memproduksi aneka produk sendiri. Utamanya dia berjualan bisnis bedcover. Bisnis sampingan yang digeluti sejak memilih untuk menikah. Sambil menjadi ibu, Lidya memilih berwirausaha ketika bekerja kantoran dianggap tidak nyaman.

Kenapa ibu rumah tangga harus berwirausaha bisnis bedcover. Alasan utama karena menjadi pegawai banyak lembur. Dia lebih banyak menghabiskan waktu di kantor. Menjabat sebagai sekertaris di salah satu Hotel, di Jakarta. Begitu menikah dia memutuskan menjadi pengusaha.

Begitu menikah dia berhenti kerja total. Menjadi ibu rumah tangga tetap butuh sampingan. Kebiasa bekerja tidak bisa dihilangkan total. Tidak bisa menjadi ibu rumah tangga yang cuma diam di rumah. Bisnis bedcover memang layak dicoba sambil mengerjakan pekerjaan rumah.

Selain bisnis bedcover Lidya juga merias pengantin. Usaha lain yakni berjualan pakain. Dulu belum fokus memproduksi sendiri. Sudah banyak bisnis dijalankan dalam biografi Lidya. Ibu rumah tangga ini lalu mulai berjualan kebutuhan kamar.

Pengusaha Ibu Rumah Tangga


Bisnis utama Lidya adalah berjualan bed cover untung. Ide bisnis datang beberapa tahun kemudian. Disaat anaknya berusia 2 tahun. Diawali dari menjadi reseller sprei, bedcover, dan home set. Dua tahun kemudian dia memilih memproduksi sendiri.

Usaha mandiri yang bermodal dana hiba kementrian. Uang modal senilai Rp.15 juta dari Kementrian Koperasi. Digunakan untuk membeli mesin jahit, obras, bahan, plastik kemasan dan katalog. Jika bicara kunci sukses pengusaha ibu ruma tangga:

Bisnis bedcover kita harus melayani segala jenis permintaan. Langkah berikutnya menjaring reseller penjualan. Mereka akan menjadi ujung tombak berbisnis. Dia menjaring reseller sendiri. Mereka akan menjual bed cover hingga produk lain.

Bahan digunakan bisnis bed cover 70% bahan katun. Harga bed cover Rp.100 ribu- 1 juta, harga sarung bantal Rp.25 ribu. Usaha itu bernama Smoothy Sprei House. Telah mampu menambah kebutuhan keluarga. Pengusaha berhijab satu ini menghasilkan puluhan juta.

Tidak mau mengkhususkan bahan tertentu. Lidya sanggup membuat bedcover dari bahan apapun. "Pokoknya pesanana apa saja, kita usahakan bisa buat," ucapnya.

Senjata andalan bisnis bedcover adalah katalog. Hadir berbagai paket ke dalam sistem reseller. Untuk menambah jaringan, pengusaha wanita ini aktif mengikuti aneka pameran. Di biografi pengusahanya tidak ada kata berhenti.

Katalog sudah satu paket dengan reseller. Pihak mereka membeli katalog seharga Rp.300 ribu. Disana ada aneka barang yang dijual ke masyarakat. Sifatnya ekslusip hingga tawaran fee sampai 10- 15%. Tidak usaha repot memiliki produk sendiri, dan untungnya sudah menjanjikan.

Total reseller 50 mulai dari mahasiswa, dan kebanyakan ibu rumah tangga. Memang diakui banyak ibu rumah tangga ingin menjadi seperti dirinya. Kebanyak mereka juga masih muda. Mereka yang menikah, berhenti kerja, dan membutuhkan sambilan lewat berjualan reseller.

Ibu rumah tangga banyak ingin mencari kesibukan. Ingin mendapat tambahan uang belanja. Konsep katalog mempermudah mereka berjualan. Sistem fee sangat menguntungkan karena barang dijual premium. Bermodal katalog Rp.300 ribu, anda bisa mendapatkan downline lewat jualan.

Kamu bisa membuat jaringan sendiri. Menjual katalog,  kamu akan bisa menjual 100 buah per- bulan. Jika penjualan reseller sangat banyak. Bonus akhir tahun menjadi milik kita sebagai reseller. Untuk penjualan meningkat jika memasuki Lebaran.

"Kita kasih bonus produk. Supaya lebih kenal , suka dan semangat jualan," jelas pengusaha Lidya.

Smoothy Sprei House berawal tidak mudah. Bukan sekedar usaha sampingan ibu rumah tangga lagi. Bertahap Lidya mampu memproduksi 500- 700 potong sprei per- bulan. Omzet tiap bulan Rp.50 juta, dimana cukup mewakili pemikiran bisnis sampingan ibu rumah tangga.

Entri yang Diunggulkan

Biografi Jack Ma Orang Terkaya China Alibaba