Mantan Sopir Angkot Biografi Prajogo Pangestu

Biografi Pengusaha Prajogo Pangestu


biografi prayogo pangestu

Dikenal mantan sopir angkot ia tidak merasa malu. Dalam biografi Prajogo Pangestu menunjuk kata "percaya diri" adalah kunci sukses. Andai saja dia tidak mengenal kata tersebut. Nama Prajogo hanya akan dikenal sebagai sopir angkot Singkawang- Pontianak.

Bernama asli Pang Djoem Phen, pria kelahiran 13 Mei 1994, Kabupaten Kambas, Kalimantan Barat. Dia terlahir dari keluarga miskin hidup serba susah. Ia hanya mengenyam pendidikan sampai kelas menengah atas. Apa yang bisa dilakukan seorang Prajogo Pangestu demi merubah nasib.

Pengusaha Raja Kayu


Nama mandarinnya berarti "burung besar terbang tinggi menguak awam mendung". Ini seolah telah menjadi kenyataan dengan kerja kerasnya. Prajogo merupakan putra seorang pengeret getah karet dan wanita penjahit di Pasar Sungai Betung.

Prajogo kecil pekerja keras hingga lulus sekolah menengah di Nan Hua, sekolah bahasa mandarin di Singkawang. Dari remaja sudah bekerja keras menjadi sopir angkot. Tidak segan untuk pulang pergi ke Jakarta- Singkawang hingga menentap di sana.

Dua titik perubahan hidupnya ketika mengenal Bong Sun On dan Keluarga Cendana. Siapa sosok si Bong Sun On ternyata orang Malaysia. Bernama panggilan Burhan Uray, orang Malaysia yang telah menetap dan berbisnis di Indonesia.

Entah gimana ceritanya tetapi berkat menjadi sopir angkot itu. Untung Prajogo orangnya sudah tidak pemalu atau berakhir. Singkatnya, pada tahun 1969, Prajogo bekerja untuk Bong Sun di PT. Djajanti Group. Dia lantas diserahi surat HPH atau Hak Pengolahan Hutan, khusus dari pemerintah Soeharto.

Prajogo mengelola hutan di Kalimantan Tengah dijalani. Maka Bong Sun mempromosikan menjadi manajer PT. Nusantara Polywood yang di Surabaya. Nekat mencoba mandiri, Prajogo lalu membuka usaha sendiri bernama CV. Pacific Lumber Coy berbekal uang derma Bank BRI.

Ketika remaja dia sempat berjualan bumbu dapur dan ikan asin. Burhan Uray sangat berpengaruh akan hidupnya walau punya catatan gelap. Prajogo mampu membuktikan dirinya lepas dari sosok tersebut. Ia nekat sembari berbisnis mengajukan kredit untuk memperbesar usaha.

Hebatnya dalam setahun semua hutang dapat diselesaikan Prajogo. Pacific Lumber merupakan cikal dari Barito Pacific yang mengelola 5,5 juta hektar hutan di Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Maluku, dan Sumatra Utara.

Nama perusahaan ini kemudian dirubah menjadi PT. Barito Pacific. Pada masa orde baru namanya sangat dikenal menjadi terbesar. Bahkan sebutan raja kayu gelondongan pernah diterima Prajogo. Ia melalukan ekspansi usaha yakni PT. Chandra Asri Petrichemical Center dan PT. Tri Polyta Indonesia.

Prajogo orangnya humble sehingga mudah dekat orang. Bahkan dia dikenal dekat dengan Presiden Soeharto. Mantan sopir angkot yang mampu mendekat ke ring satu. Namun krisis moneter menguji kehebatan Prajogo Pangestu, apakah dia pengusaha hebat ataukah sekedar dekat dengan kekuasaan.

Namun cobaan bisnis sudah dimulai beberapa tahun belakangan. Yakni di tahun 1990, dimana pihak pemerintah melarang ekspor kayu gelondongan. Cepat- cepat Prajogo mengajukan hutang ke Bank Prancis, senilai 150 juta franc yang dijadikan pabrik pengolahan kayu bernama Barito Pacific Timber.

Kehebatan Prajogo mengatur masalah memang diakui pemerintah. Pihak Keluarga Cendana sangat mengagumi kehebatannya sebagai pengusaha. Ia menjadi makin dekat dengan kekuasaan. Bahkan ia diajak salah satu putri Presiden Soeharto, Siti Hardijanti Rukmana untuk mendirikan perusahaan di Sumatra.

Putri Presiden Seoharto yang lebih dikenal dengan nama Mbak Tutut. Yang mana kerja sama dua orang ini menghasilkan banyak perusahaan. PT. Barito Pacific Timber sampai mempunyai 20 buah anak perusahaan berkat kerja sama keduanya.

Prajogo kemudian kolaborasi dengan putra Cendana, Bambang Trihatmodjo. Keduanya mendirikan perusahaan bahkan bank pada tahun 90 -an. Hingga kriris moneter menghadang, pada 98 itulah dimana uni usaha miliknya kena, Tri Polyta harus membayar utang berbentuk dollar.

Kriris mata uang sempat mencekik Prajogo tetapi tidak apa. Ia kembali mampu membalik keadaan saat itu. Keadaan rupiah yang melemah terhadap dollar menyerang hutang perusahaan. Bersyukur ia telah menaruh telur dalam banyak keranjang.

Prajogo pun melebur semua unit usaha, anak perusahaan, dan lini bisnis baru. Berdirilah satu usaha besar Barito Group yang mulai memperbaiki arus kas. Usahanya mulai dari perkayuan, petrokimia, minyak sawit mentah, dan properti.

Utang dollar tidak menghambat bisnis Pradjogo ketika krismon. Ia sosok sangat dipercaya sebagai pengusaha. Pernah bekerja sama dengan Kwok Brothers, pengusaha tajir mlintir asal Singapura, yang bersama investasi di pulau Santosa, destinasi wisata nomor 1 Negeri Singa Putih.

Prajogo juga senang bermain saham termasuk membeli saham besar. Seperti dia pernah membeli saham Astra Internasional, yang membawa jutaan kendaraan bermotor ke Indonesia. Akhir 90- an, dia telah memiliki lini bisnis baru dimana ada 120 buah perusahaan non- kayu.

Paling fenomenal ia meyakinkan DBS Singapura meminjamkan 2 juta dollar. Uang yang dirupiahkan itu 20 triliun rupiah untuk suatu tujuan. Dia gunakan uang tersebut untuk membeli 70% saham milik Chandra Asri Petrocimichal.

Memang biografi Prajogo Pangestu terbilang penuh kejutan. Ia mampu merubah hutang menjadi satu daya juang. Begitu dalam tekanan, otak cerdasnya mampu mengontrol semua lini bisnis untuk beri peluang. Prajogo mengajar jadi orang jangan pemalu dan mampulah bekolaborasi dengan siapapun.

Pada 2016, dilansir situs Forbes, nilai kekayaan Prajogo Pangestu mampu melesat. Harga saham dari PT. Barito Pacific naik sampai 1000%.

Kisah Nyata Sukses Bangkrut Pengusaha Terri Bowersock

Biografi Pengusaha Menyentuh Hati


kisah nyata sukses bangkrut

Sebagai seorang anak masih hijau tentang konsep hidup. Satu kisah nyata sukses bangkrut pengusaha bernama Terri Bowersock. Ketika kecil senangnya merobek serbet menjadi beberapa bagian dibagi- bagikan ke semua orang.

Atau, dia akan sangat rewel soal mematikan lampu guna menghemat listrik. Dia penderita disleksia, berarti punya hidup sendiri, ada keterlambatan dalam hidupnya. Tapi kenyataanya anak disleksia katanya adalah anak super cerdas, jika ditangani dengan baik oleh guru dan orang tua.

Terri dan ibunya adalah penghobi membeli barang di garasi atau garasi sale. Mereka membeli furnitur bagus, kemudian menaruhnya di rumah. Bicara tentang sekolahnya, Terri bukanlah sosok anak yang bahagia seperti kita, dia penderita disleksia, selalu mendapatkan ejekan diskriminasi.

Tidak Punya Masa Depan


Namun itu tidak menghalangi dirinya menjadi jutawan loh. Di kelas 5 SD, seorang guru berbicara bahwa dia itu tolol seperti bola yang memantul. Karena disleksianya, meski berhasil lulus, ia tidak bisa melamar pekerjaan.

Terri setelah lulus sekolah menengah atas, yang akan masuk ke dunia kampus. Meski berhasil lulus, Terri nyatanya memiliki kemampuan membaca setara anak kelas tiga. Dia tidak punya jalan bekerja. Terri tidak bisa mengajukan lamaran pekerjaan, dan berakhir di pekerjaan asal- asalan.

Dia membersihkan jendela atau menjual roti sandwich di lapangan untuk belajar golf. Tanpa satu kepastian kerja, ia memutuskan berhenti dan mengunjungi ayahnya di Kansas. Dari perjalanan kesana itu, ia bertemu teman ayahnya, dia memiliki usaha konsinyasi kecil- kecilan.

Dia akhirnya bekerja di toko konsinyasi tersebut. Ide bisnis itu muncul seketika bekerja disana. Terri punya ide yaitu akan mendapatkan furnitur orang lain, menampilkan di toko dan menjualnya melalui dirinya. Terri telah kembali ke rumahnya, ia begitu senang ingin memulai ide bisnisnya sekaligus.

Dia ingin segera menjalankan bisnis barang bekas. Ketika ia menelepon ibunya di Phoenix, Terri mengatakan kepadanya, "kita akan kaya raya!." Dia berkata, "Oh tidak! kita akan menjadi Sanford dan anaknya."

Ia (22 tahun) segera saja meminjam uang kepada neneknya senilai $2000 guna memulai bisnis. Bersama ibunya bekerja sama selama lima tahun belakangan, sampai suatu hari, ibunya memutuskan keluar karena booming real estate di Phoenix, AZ.

Terri kemudian melanjutkan bisnisnya Terri's Consign dan Design Furnishings. Tidak disangka, bisnisnya tersebut, berkembang sangat lah pesat Dari 6 toko di Arizona menjadi 17 toko waralaba, kemudian bisnisnya tersebut tembus angka aset $36 juta.

Selama pertumbuhan bisnisnya menjadi kerajaan konsinyasi, Terri Bowersock menjadi lebih terkenal oleh karena itu. Dia menjadi pengusaha paling dipublikasikan dan ditulis oleh banyak penerbit. Terri bahkan telah muncul di acara Operah Winfrey sebagai seseorang cerdas membangun Amerika.

Dia bukanlah seseorang yang ingin membuktikan diri "tidak bodoh". Di akhir 1990 an, Terri telah mencapai puncak bisnisnya di Amerika. Dia telah memiliki 4.500 meter persegi rumah di Ahwatukee Foothills, lengkap punya sauna, theater, dan ruang olah raga senilai $7 juta.

Sekarang, dia (55 tahun) tidak memiliki pekerjaan tetap dan mulai bekerja sebagai konsultan. Dia membantu orang di bisnis konsinyasi, yang menjadi passion nya. Hidupnya telah jatuh dalam ketika sang ibu, Loretta Bowersock menghilang lantas ditemukan tewas di 2004.

Di puncaknya di tahun 1990 an menuju 2000 an, disana telah ada 17 Terri's Store di Arizona. Mereka terus menghasilkan keuntungan sampai $36 juta dan 300 lebih pegawai. Impiannya menjadi pebisnis nasional tiba.

Sukses Bangkrut Pengusaha


Tapi, ketika beberapa tahun setelah ibunya ditemukan meninggal, bisnisnya kehilangan arah. Ia mengaku bahwa hilangnya sang ibu dan masa pencarian mengganggu diri. Memiliki banyak cabang membuatnya sulit mengelola.

"Perusahaan tidak berjalan sesuai dengan itu seharusnya," dia berkata.

Pada 2009, ia tidak lagi sanggup membayar para pengirim barang tepat waktu. Bisnisnya butuh waktu 90 hari sejak barang datang dan menjualnya lalu membayar 40-50 persen dari harga jual. Cek baru dikirim ke pengirim barang setelah satu bulan barang terjual.

Namun usaha terus mengambil barang untuk dikonsinyasi dan operator tau tidak akan bisa membayar tepat waktu. Bisnis ini digugat oleh kantor Kejaksaan Agung Arizona di 2010. Tuntutan telah terbayar, itu senilai $500.000 untuk bisnis milik Terri.

Toko- tokonya kemudian ditutup pada Juni 2010, badan Better Business Bureau of Central, Northern and Western Arizona, menerima lebih dari 200 komplain. Dia pun mencoba mengorganisasi ulang bisnisnya agar tetap hidup.

Dalam setahun ia telah mencoba berbicara lewat telepon, mencoba meyakinkan para pengirim barang. Terri telah mencoba meyakinkan mereka akan menerima bayaran setiap bulan, bukan dibayar penuh dulu. Namun, attitude mereka para pemilik barang ternyata sangatlah buruk.

"Banyak pengirim barang tidak bahagia. Dan mereka itu brutal, dan mereka terus menelepon. Dia mencoba melayani mereka. Dia ingin berbicara dengan mereka," ucap Christy Varela.

Christy sendiri merupakan salah satu pemilik barang dikonsinyasikan oleh Terri's Store. Dia juga terus- terusan komplain ke Terri (awalnya) terus menerus setiap waktu. Dia sendiri merupakan salah satu patner lama bisnis ini. Terri kemudian memanggil Christy lalu berbicara langsung.

Christy terkesan ketika diberi janji pembayaran setelah 18 bulan bahkan diberi pekerjaan. Christy tidak hanya mendapatkan uang $1800, tapi juga sebuah pekerjaan part- time di sana hingga 5 bulan sebelum bisnisnya ditutup.

Dia bertugas menjadi costumer service, menghubungi sesama pengirim barang. Dia sadar bahwa hidup sang wanita tangguh itu begitu berat. Dirinya baru sadar ketika ikut bekerja bersama Terri; dia bukanlah wanita jahat pikir Christy mungkin.

Sedikit menyesal dia pernah begitu keras menuntut wanita malang ini, jelasnya kepada media. "Saya percaya bila dia masih bisa buka, dia pasti akan membayar semua orang sampai hari dirinya meninggal, meski itu akan menghabiskan waktu untuk itu." ujar Christy Varela menutup.

Biografi Achmad Zacky Jadi Pengusaha Muda

Biografi Pengusaha Achmad Zacky


 
Disebut sebagai salah satu orang kaya baru di Indonesia. Biografi Achmad Zacky, pendiri BukaLapak yang nilai kekayaanya sampai Rp.1,5 triliun. Siapakah pengusaha muda ini dan apakah kunci sukses Achmad Zacky, berikut biografi Achmad Zacky dirujuk dari berbagai sumber.

Pengusaha muda kelahiran Sragen, 24 Agustus 1986, dari dulu tidak disibukan dengan kegiatan khas anak muda. Teknologi merupakan hal menarik bagi Zacky kecil. Ketika masuk bangku sekolah dasar Zacky kecil sudah berminat akan dunia komputer.

Dia mendapatkan hadiah komputer ketika ulang tahun. Buku pemrograman ditelan Zacky walaupun masih kecil. Passion akan dunia komputer meningkat sepanjang umur. Berlanjut sampai masuk SMA Negeri 1 Solo, dia menjadi salah satu perwakilah sekolah bidang ilmu komputer.

Menjadi perwakilan lomba Olimpiade Science Nasional. Berprestasi sejak kecil memenangkan lomba tersebut. Berkat teknologi bisa masuk ke ITB tahun 2004. Berbagai macam perlombaan berlanjut saat dia berkuliah.

Dia pernah menang lomba Indosat Wireless Innovation Contest. Saat itu tahun 2007, dia mulai masuk ke dunia startup, dimana bisnis pertamanya bidang teknologi ialah MobiSurveyor. Dimana adalah aplikasi pertama yang mampu menghitung survei cepat.

Pengusaha Muda Digital


Biografi Achmad Zacky punya banyak usaha dijalankan oleh pengusaha satu ini. Jadi tidak langsung berhasil lewat BukaLapak. Awal dia membuat aplikasi MobiSurveyor. Selanjutnya dia mendirikan Suitmedia, menjalankan bisnis jasa konsultasi website perusahaan dan masih berjalan.

Lingkungan ITB memang membawa dampak tersendiri. Jiwa entrepreneurship Zacky lebih condong berbisnis di bidang IT. Tetapi bukan tidak pernah membuka bisnis lain. Dalam sebuah artikel pernah gagal jualan mie ayam.

Seorang Zacky pernah membuka usaha mie ayam ketika Semester 2. Bisnis dimulai sejak 2006, yang hanya bertahan 6 bulan, bangkrut karena tidak ada pembeli. "Masih baru enggak ngerti bisnis, tapi jadi pembelajaran mahal," tutur pengusaha muda ini.

Kembali masuk ke dunia digital, lantas mencoba menawarkan jasa dibidang layanan. Bagaimana dia memberikan bantuan kepada masyarakat. Suitmedia tidak berhenti dan barkembang sangat pesat. Dalam satu tahun dia menghasilkan lebih banyak dibanding jualan mie ayam.

Tahun- tahun tersebut bisnis online semakin menaik. Seolah tidak mau kehilangan momentum, Zacky mengkonsep bisnis jual- beli online. Idenya karena dia sendiri meminati membeli online. Kenapa kita tidak membuat situs jualan online sendiri.

Awal berdiri bisnis BukaLapak dimulai oleh tiga orang. Proyek tersebut dijalankan selepas lulu ITB dan bekerja untuk perusahaan. Ide BukaLapak juga tidak lepas dari keprihatinan dia. Ketika pulang kampung para pengusaha UMKM berjuang keras.

Bagaimana dia bisa memfasilitasi mereka para tetangga. Bagaimana pendapatan mereka tidak juga berkembang. Muncul ide tentang software berjualan yang mudah. Berkaca dari beberapa usaha yang pernah dijalani. Zacky lantas mengajak beberapa orang kawan karena tidak bisa sendiri.

Dia merasa tidak bisa membangun bisnis ini sendiri. Ketika dia menawarkan konsep awal tentang BukaLapak, banyak mereka tidak tertarik. Pada masa itu berbisnis online masih meragukan. Bisnis BukaLapak bermula dari sofware seharga Rp.90 ribuan, murah bagi pengusaha jalankan nanti.

Biografi Achmad Zacky pernah membuat software hitung cepat. Pernah diajak oleh stasiun televisi untuk menjadi pembicara. Dia "menjual" software tersebut 10x lipat. Pengalaman ini yang membuat dia makin percaya diri berbisnis teknologi.

Pengusaha Harus Gagal


Perjalanan membangun bisnis BukaLapak dimulai. Dari ratusan nama domain, hanya satu nama yang bertahan dan jadilah ini. Pandangan besar Zacky memang sulit terealisasi. Hingga dia bertemu satu orang kawan satu jurusan dan satu SMA, Xinuc, yang lantas menjadi CTO BukaLapak.

Sosoknya tidak aktif bergaul di organisasi. Lebih senang otak- atik komputer di kamar kosan. Dan ternyata dia terobsesi membuat teknologi. Mereka lantas berdikusi tentang proyek BukaLapak ke depan. Dua bulan tanpa berhenti mereka mengarjakan sistem BukaLapak.

Software mereka matangkan berdua dalam satu kamar. Webiste launching pada Januari 2010, dan coba tebak tidak ada yang datang. Situs BukaLapak sepi tanpa pembeli satupun. Ada 1- 2 orang saja, eh ternyata, ketika dicek ternyata komputer mereka sendiri yang berkunjung.

Cara online tidak menghasilkan. Zacky mencoba strategi tradisional yakni offline. Bergrelia mencari pengguna dari lapak- lapak pinggir jalan. Banyak pengusaha tidak tertarik akan softwarenya. Satu tahun usaha dilakukan, hingga terkumpul 10 ribu UMKM dibawah BukaLapak.com

Apakah Buka Lapak pernah bangkrut. Jawabannya kas perusahaan mereka pernah nol. Pertanyaan itu sempat dijawab Xinuc sendiri. Ia sempat berujar bagaimana kalau berhenti. Sudahi saja menjadi pengusaha memasarkan Buka Lapak.

Zacky selalu mengingatkan mimpi besar mereka. Pemikiran bahwa sekarang mereka sudah punya 10 ribu pelapak. Kalau mereka berhenti apa yang akan mereka lakukan. Bagaimana para pengusaha yang mempercayai produk mereka. Sudah dimulai tidak boleh diakhiri begitu saja tanpa berjuang keras.

Tahun 2012 menjadi titik balik perusahaan karena keadaan. Pasalnya tahun tersebut internet semakin digandrungi. Berjuang membesarkan bisnis Buka Lapak. Zacky mendapat kucuran dana dari EMTEK Group. Uang ratusan miliar rupiah dikucurkan untuk oprasional perusahaan.

Zacky masih aktif mengajak orang secara offline. Mengajak langsung UMKM ikut berbisnis online. Penolakan terhadap bisnis Zacky memiliki cerita. Mereka yang biasa jualan di mall, tidak menarima bisnis Zacky. Justru para UMK yang bersemangat memasarkan bisnis melalui Buka Lapak.

Trobosan bisnis Buka Lapak tidak langsung diterima. Wajar karena website seperti Buka Lapak tidak menjanjikan. Orang masih ragu membeli barang online. Ia lantas lebih aktif mengedukasi masyarakat untuk beralih online. Tak kurang 150.000 pengguna aktif memilih berjualan di BukaLapak.

Inilah Biografi Achmad Zacky, pengusaha muda yang mendirikan BukaLapak.com hingga menjadi orang terkaya. Anak muda yang percaya bahwa bermimpi besar penting. Dia mengingat bagaimana teman- temannya tidak percaya akan masa depan Buka Lapak.

Mereka yang sempat bekerja disana. Lambat laun semakin tidak percaya diri dan resign. Sampai ada perusahaan Jepang EMTEK investasi. Jujur pengusah muda berkaca mata ini heran kenapa mereka mau. Padahal dia menganggap bisnis Buka Lapak belum menghasilan apapun.

Dia merasa masih belum sebesar nilai investasi. Sang pengusaha Jepang lantas meneliti sistem kerja perusahaannya. Mereka tidak masalah dan mungkin melihat masa depan. Biografi Achmad Zacky telah mengajarkan, bahwa menjadi pengusaha muda ialah soal melawan diri sendiri, bukan modal.

Dia menjelaskan bahwa orang Indonesia butuh bantuan. Mereka memiliki produk dan layanan bagus. Sayangnya, mereka butuh bantuan dalam penjualan, apalagi mengingat susahnya memasarkan produk ke mall- mall besar. Ia berharap akan ada lebih banyak pengusaha yang membantu mereka.

Biografi Pendiri Tokopedia William Tanuwijaya

Biografi Pengusaha William Tanuwijaya


biografi william tanuwijaya tokopedia

Niat baik tertulis dalam biografi pendiri Tokopedia. William Tanuwijaya mengalami keresahan akan ekonomi masyarakat. Dia melihat belum ada marketplace yang mengayomi pengusaha lokal. Adalah sosok pria kelahiran Sulawesi Utara, 18 November 1981, merupakan pendiri dan CEO Tokopedia.

Bila nama pengusaha muda lain berlatar belakang kuliah menterang. William memiliki latar belakang pendidikan Universitas Bina Nusantara, jurusan Teknik Informasi. Kedua orang tuanya sederhana dan menghabiskan masa remaja di SMA biasa.

Jatuh Bangun Tokopedia


Setelah lulus SMA, pada tahun 1999, merantaulah William ke Jakarta untuk melanjutkan kuliah. Saat berkuliah ia menyambi bekerja sambilan. Tepatnya William bekerja menjadi operator internet alias penjaga warnet. Si anak warnet mulai menggilai internet menjadi bagian dari hidupnya hingga kini.

Mulai bekerja ketika Semester dua, jadwalnya mulai bekerja dari pukul 21:00 sampai 09:00 pagi, dari Senin sampai Minggu. Inilah awal kecintaan William akan dunia internet dan mulai eksplor. Bukan sekedar buat main game ya, tetapi sembari mengasah pengetahuan kuliahnya.

"Ketika internet masih mahal, saya bisa menggunakan dengan gratis, bahkan dibayar -sebuah blessing in disguise," jelasnya kepada Tempo.

Begitu lulus kuliah ia memilih bekerja di perusahaan internet atau masih berhubungan. William mulai meniti karir dimulai dari perusahaan software. Semenjak lulus 2003, tercatat pernah bekerja di empat perusahaan berbeda, hingga ia mulai menyadari permasalahan marketplace Indonesia.

Bermula 2007 ketika diminta perusahaan, mimpinya membangun usaha ini makin mantap ketika saat itu tiba. Ketika dia dijadikan moderator forum online KafeGaul yang mempunyai rubrik jual beli. Ini membuatnya fokus mengerjakan marketplace khusus gratis.

Di sisi dunia lain gairah startup bermunculan di berbagai dunia dijadikan kiblat. Dia belajar mengenai marketplace dari luar negeri.

"Saat itu ayah saya divonis kanker dan saya tidak bisa meninggalkan pekerjaan saya karena saya satu-satunya pencari nafkah di dalam keluarga saya. Saya butuh pemodal untuk membangun Tokopedia," jelasnya kepada Tempo.

Miris memang dia harus mengerjakan sesuatu yang belum tentu untung. Pasalnya awal- awal startup pastilah penuh dengan pengorbanan berdarah- darah. William harus puasa pendapatan dari menjual tempat jualan gratis, sementara itu ayahnya tengah dilanda sakit berat.

Ia mengajak sosok Leontinus Alpha Edison bersama mencari investor. Dalam keterbatasan jaringan, William menghubungi atasannya dulu di perusahaan internet. Nah, dari kebaikan hatinya lah, William dihubungkan dengan investor- investor bisnis.

Ternyata tidak mudah mendapatkan investor untuk perusahaan baru. Bombartir pertanyaan diberikan mereka. William belajar bahwa mendapatkan kepercayaan tidaklah mudah. Ia ditanyi mengenai latar pendidikan, latar belakang keluarga, dan pengalaman berbisnis sebelum ini.

Mereka bahkan mempertanyakan latar belakang bukan pebisnis. Jurusan kuliahnya bahkan sampai dimana berkuliah. Hasilnya adalah investor meminta William tidak terlalu tinggi. Meminta dirinya melakukan sesuatu yang lebih realistis.

Masa tersebut masyarakat masih awam mengenai marketplace. Begitupula dunia startup dan digital masih belum tumbuh. Bertahap William dan Leo mengerjakan sesuatu selama dua tahun. Mereka pun mampu menggaet investor lokal.

Total investasi awal perusahaan Tokopedia adalah 90% lokal. Para investor pun nampak was- was bila mana mereka kabur. Ini jaman dimana investasi startup masih belum semasif sekarang. Investor masih meragukan hasilnya dan takut- takut masuk ke bisnis internet.

Sejak 2009, pendanaan makin banyak masuk selaras pemahaman akan dunia startup. Sebut nama saja nama perusahaan investor East Venture (2010), CyberAgent Venture (2011), Beenos (2012), Softbank (2013), dan Softbank dan Sequita Capital (2014).

Pendanaan Softbank dan Sequita Capital bernilai terbesar yakni $100 juta, dimana sekaligus menjadi terbesar di Asia Tenggara pada saat itu. Tech In Asia melaporkan ada dana investasi $147 juta dan William menolak mengomentari itu.

Perusahaan dan Karyawan


Biografi pendiri Tokopedia William Tanuwijaya: Merupakan sosok yang mampu bertahan dalam ketidak pastian. Ia pun merangkul pegawai sebagai tim kerja sekaligus penyemangat. Prioritas dari pendanaan untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen.

Ia bersama Nakama, begitu dia memanggil karyawannya, memang bekerja keras apalagi terlebih dulu sudah ada eCommerce. Tokopedia pun menawarkan konsep berbeda menjaring konsumen. Bila yang lain berjualan, maka Tokopedia mengajak orang berjualan di sini sebagai marketplace.

Triknya adalah tampil menarik didepan pengguna. Pola pikiran bukan mendapatkan 1 juta pengguna tetapi pelanggan. Walau hanya menghasilkan 100.000 pengguna, jika mayoritas mereka kembali lagi, maka itu sudah selangkah Tokopedia bertumbuh.

"Perlahan-lahan kita raih loyalitas dan buat mereka cinta produk kita," imbuhnya lelaki yang telah menjadi karyawan selama 10 tahun, seperti yang diungkap Tech In Asia.

Tokopedia lebih memilih memberdayakan pengguna berjualan. Per- Agustus 2016, situs ini telah memiliki satu juta pengguna berbisnis disini. Saban bulan, menurut William, ada lebih dari 16,5 juta produk dikirim dari penjual ke pembeli dari Sabang- Marauke.

Angka transaksi mencapai triliunan perbulan terjadi di Tokopedia. Besarnya volume transaksi, makin menegaskan bahwa Tokopedia favorit nitizen Indonesia, dan mengalahkan Twitter dan Wikipedia. Ini menjual komunitas dimana orang gratis berjualan, dan sekaligus nyaman membeli barang.

Tokopedia menjadi tempat membuka lapangan pekerjaan baru. Menjadi tujuan pengusaha menjual barang- barangnya. Para marchant bergabung menjual produk, disisi lain bisnis kurir ikut tumbuh, demi memenuhi kebutuhan paket- paket terkirim.

Tokopedia membuat ekosistem dari hulu ke hilir melalui paket barang. Dari jutaan paket terkirim dari satu pulau ke pulau lainnya, dari kota ke desa, dan dari desa ke desa telah hasilkan banyak lapangan pekerjaan. Tokopedia sendiri berbenah mengatasi citra kualitas barang yang dijual dan diterima.

Celah penipuan online terus ditutup melalui anake cara perlindungan. William melihat betul banyak pengusaha terbatas modal. Mereka terbentur keterbatasan dana, akses teknologi, mitra perbankan dan urusan logistik yang ribet.

Tokopedia akan menjadi pemecah permasalahan tersebut melalui aneka layanan. William yang dulu diragukan akan sukses telah merubah nasib. Ia mampu meyakinkan banyak orang mengikuti jejak mimpi mereka. Para pengusaha muda layaknya harus mengikuti biografi pendiri Tokopedia ini.

Biografi Belva Devara Pengusaha Muda Ruang Guru

Biografi Pengusaha Belva Devara


biografi belva devara
 
Sedikit cerita biografi Belva Devara atau Adamas Belva Syah Devara. Pengusaha muda Ruang Guru yang ramai diperbincangkan. Diluar kasusnya ada baik anak muda lebih fokus kepada karyanya. Dia masuk dalam 30 Under 30 Asia, sebagai sosok entrepreneur berpengaruh dan inovatif.

Pemuda kelahiran 30 Mei 1990, yang terlahir dari keluarga sederhana, dimana harapannya Belva jadi pegawai negeri sipil. Siapa sangka pasangan Tri Harsono dan Murni Harchayani melahirkan sosok lebih hebat. Dari sekedar menjadi pegawai negeri ditangannya lebih dari 150 ribu guru terbantukan.

Anak pertama dari tiga bersaudara yang memang memiliki otak cerdas. Sedari kecil orang tuanya selalu menanamkan pendidikan sangat penting. Walaupun keluarga sederhana, mereka mampu buat mengantarkan Belva kuliah keluar negeri.

Orang tuanya tidak ragu jor- joran memastikan anak- anaknya kuliah tinggi. Belva terlahir menjadi remaja biasa. Senang bermain namun lebih menyukai belajar sih. Dia baru menyadari pentingnya pendidikan ketika SMA. Ingin rasanya kuliah sampai keluar negeri menimba ilmu baru.

Senang Belajar


Kuliah diluar negeri dilihat menjadi peluang terbaik. Belva tidak muluk- muluk ingin rasanya masuk ke universitas ternama Singapura. Ia lalu mengumpulkan aneka soal- soal latihan. Bahkan Belva beli langsung dari Singapura kumpulan soal.

Uniknya Belva sering bolos demi belajar dari rumah. Akhirnya ia memenangkan beasiswa kuliah untuk Universitas Teknologi Nangyang. Belva menjadi salah satu dari delapan orang. Dia tahun 2011, ia mendapatkan kesempatan bekerja di McKinsey and Company.

Memang sosok cerdas sehingga dia mendapatkan penghargaan. Namanya sangat dikenal sangat baik dalam mengurusi klien. Penghargaan "Client First Award 2012" pernah didapatnya. Selum bekerja di sini, Belva sudah sempat banyak magang dan bekerja merupakan cara lain belajar.

Bahkan ketika liburan ia akan belajar melalui magang singkat. Sebut saja magang UKP4 atau Unit Kerja Presiden Di Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan, dibawah langsung Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, pernah pula Belva magang singkat untuk Goldman Sach Singapura.

Belva layaknya remaja lain menyenangi bergaul. Temannya banyak dan tidak memandang remeh mereka. Walau cerdas dia tidak lupa bersosialisasi berkumpul bersama. Selepas lulus S1, Belva mau melanjutkan S2, dimana dia sudah berani buat masuk ke Harvard dan Stanford!

Ia tidak tanggung bahkan mengambil dua gelar bersamaan. Tahun 2013, dia lulus menyandang gelar sarjana bisnis dan teknologi. Tidak mau tanggung- tanggung maka dibutuhkan kerja keras lebih. Dia menyusun strategi, termasuk mencari surat rekomendasi S2 dan mencari tau cara masuknya.

Termasuk dia mencari informasi orang yang pernah berkuliah di sana. Untuk mengakali biaya hidup ia rela bekerja sambilan dengan gaji minimum. Padahal Belva ini telah memiliki pengalaman bekerja memuaskan. Pengorbanannya tidak sia- sia, diterima dua beasiswa di dua universitas ternama dunia.

Namun dia harus mau berkorban kembali karena beda lokasi. Dia mengejar untuk Master of Business Administration di Stanford, California, dan Master of Public Administration dari Harvard, Boston, Amerika Serikat.

Pengalaman panjang mengejar pendidikan membuka pandangan. Dia ingin perubahan dalam dunia pendidikan. RuangGuru seolah berkaca kepada pengalaman pribadi. Belva lalu mengajak sahabatnya yang orang Indonesia, sekaligus mahasiswa di Amerika yang bernama Imam Usman.

"Pemimpin yang baik harus memiliki misi yang bukan hanya untuk kepentingan dirinya sendiri, melainkan juga untuk kepentingan orang banyak," jelasnya.

Tahun 2006, dia lulus kuliah dan kembali ke Indonesia, dan bersama Imam, keduanya membuat ide konsep dahulu. Di tahun 2007, barulah lahir RuangGuru dengan dukungan tiga investor. RuangGuru didirikan Belva dan Imam memiliki fokus bimbingan belajar online.

Konsep ini bukanlah hal baru karena banyak dipakai dalam kuliah online. Bedanya RuangGuru coba mengaplikasikan ini dalam pendidikan formal. Pengguna akan disuguhi konsep berlangganan yang lebih murah. Pertama pengguna mendapatkan ruang belajar dan video- video pembelajaran.

Kedua mereka akan bisa berkomunikasi melalui kelompok group. Ketiga, ada ruang les, dimana bisa memanggil guru untuk belajar ke rumah. Bila kurang nyaman nih, maka ada fasilitas keempat ruang untuk belajar online, dimana cocok buat mereka yang sudah nyaman belajar online sendiri.

Banyak penghargaan yang diterima oleh RuangGuru dari Google Launchepad Accelerator, UNICEF Youth Innovation Forum 2015, BUBU Award, MIT Solve, dan the Atlassian Foundation yang mana berupa Atlassian Prize, dan Rice Bowl Startup Award 2016 untuk TechStartup.

Entri yang Diunggulkan

Biografi Jack Ma Orang Terkaya China Alibaba