Biograf Hary Tanoe Pemilik RCTI Berbisnis Harus Matang

Biografi Pengusaha Hary Tanoesoedibjo  

   
bioharytanoe.png
 
Pemilik RCTI ini, lahir di Surabaya 26 September 1965, biografi Hary Tanoe bernama lengkap Hary Tanoesoedibjo. Dia berprinsip berbisnis harus matang dengan dan terencana. Pemilik gelar Master of Business Administration di Carleton University, yang mematangkan konsep sebelum memulai bisnis. 
 
Dia mulai masuk ke bisnis multimedia melalui PT. Bimantara Citra Tbk. Perusahaan yang didirikan oleh anak mantan Presiden Soeharto, Bambang Trihatmojo, menjadi sebuah langkah besar. Hary lalu mendirikan Bhakti Investama. 
 
Hary Tanoe kemudian membeli saham PT. Bimantara Citra, dan mengakuisisinya ketika perusahaan mengalami kesulitan keuangan.

Menggeluti Bisnis

 
Ayahnya adalah Ahmad Tanoesoedibjo seorang muslim yang taat, dan seorang pengusaha. Hary merupakan bungsu dari tiga bersaudara, kakaknya bernama Hartono Tanoesoedibjo dan Bambang Rudijanto Tanoesoedibjo. 
 
Seusai menamatkan pendidikan menengahnya di SMAK St.Louis Surabaya, ia melanjutkan pendidikan di Carleton University, Ottawa, Canada, dan mendapatkan gelar kehormatan (1988). Dia juga meneruskan Bisnis Administrasi di Ottawa University, Canada.

Hary menikah dengan Liliana Tanaja, dan memiliki lima orang anak yaitu Angela Herliani Tanoesoedibjo, Valencia Herliani Tanoesoedibjo, Jessica Herliani Tanoesoedibjo, Clarissa Herliani Tanoesoedibjo, dan Warren Haryputra Tanoesoedibjo.

Dia adalah pendiri, pemegang saham, dan CEO PT.Bhakti Investama.Tbk sejak 1989. Bhakti Investama bergerak di bidang bisnis menejemen investasi, yang membeli perusahaan, memperbaiki, dan kemudian menjualnya kembali. 
 
Perusahaan tersebut terdaftar di bursa efek sebagai perusahaan terbuka, dan seiring waktu menjadi lebih besar. Di masa krisis ekonomi pasca Orde Baru, ia banyak melakukan merger dan akuisisi.

Tahun 2000, Bhakti Investama mengambil alih sebagian saham dari PT. Bimantara Citra Tbk sedikit- demi sedikit. Setelah itu ia merubahnya jadi PT. Global Mediacom Tbk; ketika mayoritas saham telah dimiliki. 
 
Sejak saat itu, Hary kemudian diketahui telah masuk lebih dalam ke bisnis media dan telekomunikasi. Ia menjadi President Direktur Global Mediacom sejak 2002. 
 
Selain itu, sejak itu, Hary tercatat menjadi President Direktur PT. Media Nusantara Citra (MNC) dan  PT. Rajawali Citra Televisi Indonesia (RCTI) sejak tahun 2008, komisaris di PT. Mobile-8 Telecom Tbk, Indovision dan beberapa perusahaan lain dibawah bendera perusahaan grup Bhakti Investama dan Global Mediacom.

Ia secara langsung memiliki tiga stasiun swasta (RCTI, MNCTV, dan GlobalTV), kemudian tumbuh terus mencangkup Triwijaya FM dan media cetak Harian Seputar Indonesia, mejalah ekonomi dan bisnis Trust, dan tabloid remaja Genie. 
 
Pada tahun 2005, perusahaan ini mendirikan beberapa usaha baru seperti Radio Dangdut TPI (sekarang Radio Dangdut Indonesia), Global Radio (Radio ARH), dan Women Radion (sekarang bernama V Radio). Global Mediacom juga pemilik majalah TRUST (Sindo Weekly), Ralita, dan Kiddy.

Yang terakhir, perusahaan mulai masuk ranah dunia maya dengan Okezone.com sebagai portal berita. Ia dikenal aktif di berbagai kegiatan meski bisnisnya menggurita. Hary tercatat menjadi bendahara KONI, menjadi salah satu pendiri partai sekaligus dewan pemebangan partai Nasdem. 
 
Biografi Hary Tanoe juga menjadi pembicara di berbagai seminar bisnis, menjadi dosen tamu di bidang keuangan, investasi, menejeman strategi. Pada 2011, Fobes mencatatnya dalam urutan ke 22 orang terkayan di Indonesia dan memiliki kekayaan $.1,19 juta.

Hary selalu mengatakan ingin menjadi pengusaha semenjak awal dan fokus akan tujuan itu. Dia berpendapat tujuan haru diikuti oleh disiplin dan fokus. 
 
"Saya dari dulu ingin jadi entrepreneur, dan untuk mencapai tujuan itu, saya terus fokus dan disiplin, anda juga bisa melakukan itu," ucapnya. Kunci sukses baginya adalah fokus dengan apa yang ingin dicapai. Jangan menyerah akan kegagalan, karena sukses itu tidak instan, sukses itu butuh proses.

CEO Qerja Veronika Linardi Wirausaha dan Startup

Profil Pengusaha Veronika Linardi


ceo qerja
 
Dirinya tidak memiliki ambisi pribadi dalam wirausaha dan startup. CEO Qerja Veronika Linardi yang telah memiliki pekerjaan mapan. Tidak memiliki pengalaman sama sekali di bisnis teknologi. Dia cuma punya pengalaman menangani perusahaan. 

Bukan sembarangan tetapi pengalaman HR untuk klien perusahaan besar. Dia banyak bertemu orang- orang hebat. Mereka yang memulai perusahaan dengan perjuangan. Menjadi Human Resource, juga memberi pandangan bahwa mencari pekerjan berkualitas itu sulit.

Nah, Veronica lantas menjembatai, maka dibukalah bisnis teknologi berkonsep one- stop platform. Ini akan menjembatani antara perusahaan dan pegawai. Memastikan ada penyelesaian masalah dan juga menjawab pertanyaan tentang karir. 

Mendirikan Qerja


Uniknya dia tidak menciptakan platform pencari kerja. Ia malah membuat user- generated content. Isi dari startup tersebut semua mengenai dunia kerja. Disini tempat kamu bisa berbagi pengalaman, soal karir, gaji dan pengembangan diri.
Startup miliknya yang kemudian diberi nama Qerja.com. Human Resource merupakan bisnis tentang karir seseorang. Bukan cuma merupakan bagian dari kehidupan manusia. Tidak terbatas orang tidak kerja tidak makan. Ia ingin mengatakan ini soal passion dalam meniti karir seseorang.

Bekerja bukan sekedar mencari uang tetapi menjalani passion. Platform Qerja memberi kesempatan agar kita tidak salah langkah. Memulai wirausahan dan startup berarti keluar zona nyaman. Dia harus turun langsung berhadapan dengan kenyataan.

Menjadi konsultan dengan terjun langsung pasti berbeda. Dia harus menyesuaikan jadwal yang telah tersusun rapi. Bedanya dia melihat dihari berbeda akan ada kesempatan. Veronica merasakan suatu pengalaman tidak monoton.

Naik- turun bisnis membutuhkan pengaturan antara kehidupan pribadi dan kerja. Veronica mencoba membangun komunitas besar. Tempat dimana bisa menemukan artikel mengenai dunia kerja. Tentu sanga pendiri haruslah memiliki kemampuan yang mewakili itu.

Qerja tumbuh kemudian disusul perusahaan rekrutmen pegawai. Dia menjadi konsultan bagi banyak perusahaan multi- nasional. Tidak tanggung- tanggung dia menciptakan dua perusahaan: Jobs.ID dan Linardi Associates, untuk mencari kandidat yang tepat bagi perusahaan klien.

Qerja merupakan platform pengembangan karir. Selepas melihat perkembangan akan bisnis teknologi ini. Veronica merambah pusat pencarian kerja lewat Jobs.id pada 2012. Namun tidak serta mertas, ia menjelaskan sempat beberapa kali berganti nama dan tema platform.

Beda dengan Qerja.com, platform ini pernah bernama lowonganpns.info, icpns.com, jobsid.info, dan jobsid.co. Berdirinya Linardi Associates berdasar keresahan akan transparasi perekrutan. Jadi ketiga perusahaan miliknya saling berkaitan baik untuk pencari kerja dan perusahaan.

Bisnis Besar


Meniti karir sebagai HRD membuatnya paham betul. Dia sadar kebutuhan perusahaan akan manusia berkualitas. Tetapi menjalankan bisnis teknologi memiliki tantangan tersendiri. Pengusaha wanita lulusan Cernegi Mellon University, Amerika Serikat, telah memiliki pengalaman kerja panjang.

Dia sangat tertarik akan sumber daya manusia. Tidak semua orang mencari kerja karena uang, tetapi karena mewakili passion mereka. Dia juga menyadari banyak orang membutuhkan dukungan. Karena tidak juga semua orang menemukan passion dalam pekerjaanya sekarang.

Ia tidak buru- buru membangun bisnis Qerja.com. Melainkan meneruskan pekerjaan sebagai HRD di sebuah perusahaan. Pengalaman panjang membuatnya mampu menguasai materi. Menguasai semua mengenai human resource baik dari sisi pegawai dan perusahaan.

Veronica sempat ragu tetapi terus mengikuti perjalanan. Pada 2012, dia mengajak Stephen Kohar untuk mendirikan Qerja.com. Platform dimana orang bisa menyampaikan info soal gaji. Disini juga tempatnya orang berbagi informasi soal atmosfir bekerja di suatu perusahaan.

Bulan pertama situs tersebut meraup 50 ribu pengunjung. Trafik tumbuh bahkan sampai 1 juta orang pengunjung setiap harinya. Jobs.id memiliki tidak kurang 2,8 juta pengunjung setiap hari. Keduanya lalu mendapatkan pendanaan dari Kejora Venture, Softbank, dan Emtek senilai Rp.147,7 miliar.

Keduanya kemudian dalam satu naungan group bisnis Qareer Group Asia. Kemudian disusul usaha lain seperti Linardi Association, Qareer, Qareer HR Admin, dan Qareer Carnival.

Biografi Coco Chanel Pengusaha Desainer Sepanjang Masa

Biografi Pengusaha Coco Chanel


biografi coco chanel

Biografi Coco Chanel, wanita bernama lengkap Gabrielle Bonheur Chanel. Pengusaha desainer yang lahir pada 1883, di Saumur, Maine-et-Loire, Prancis. Dia merupakan putri seorang wanita bernama Eugene Jeanne Devolle, yang bekerja sebagai tukang cuci di rumah sakit amal untuk orang miskin.

Coco merupakan anak kedua Jeanne dengan Albert Chanel. Dia punya kakak wanita yang bernama Julia, berjarak cuma setahun. Ayahnya bekerja menjadi vendor untuk alas pakain dan garmen. Usaha yang berpindah- pindah begitu juga tempat tinggal.

Keluarga Coco Chanel


Albert berkeliling dari pasar ke pasar diseluruh penjuru Prancis. Tahun 1884, dia menikahi Jeanne, dan tinggal di penginapan jelek. Albert sendiri selalu absen dalam kehidupan mereka. Alhasil Jeanne yang tidak paham birokrasi sempat mengalami kesulitan.

Dalam pendataan Albert tercatat tengah melalukan perjalanan. Sementara putrinya Coco, pernah di daftar kependudukan bernama "Chasnel". Itu semua karena kesalahan pengucapan. Karena ketidak pahaman ibu dan absennya ayah, nama terakhirnya salah eja, yang mana karena kesalahan juru tulis.

Punya banyak anak tetapi hanya lima selamat. Jeanne tinggal bersama dua putra dan tiga putri. Usia 13 tahun, dia mengingat dalam biografi Coco Chanel, ibunya meninggal karena TBC ketika usianya 32 tahun. Tetapi ini belum pasti masalah utama mengapa Jeanne meninggal.

Dugaan bahwa dia meninggal karena kemiskinan, kelaparan, dan penomia. Ayahnya mengirim kedua putranya bekerja di perkebunan. Tiga putrinya kemudian dikirim ke tempat yatim- piatu. Muncul lah Congregation of the Sacred Heart of Mary, yang mengayomi gadis yatim dan terlantar dari rumah..

Mereka menawarkan tempat keagamaan bagi anak gadis. Hidup yang lebih baik, berkecukupan, tapi menekankan disiplin tinggi. Disini Coco menjadi bagian dari pusat keagamaan tersebut. Dia belajar disiplin hingga menjahit. Inilah mungkin tempat yang membentuk pola pikir desainer Coco Chanel.

Dia lalu meninggalkan tempat tersebut karena telah remaja. Dalam sebuah tulisan, ia menceritakan bahwa fakta "selir" Hitler omong kosong. Pandangan bahwa dirinya hidup glamor tidaklah tepat. Dia sebelumnya bercerita bohong, ayahnya mencari kemampanan dan dirinya ditinggal bersama dua bibi.

Ibunya telah meninggal diusia lebih muda dari 12 tahun. Coco diketahui juga menyembunyikan usia sebenarnya. Apapun kebohongan ketika menjadi "selir rahasia" Hitler bukan masalah. Karena Coco menjalani karir desainer dengan tangannya sendiri.

Lepas dari rumah yatim di Aubazin berarti mandiri. Tidak memilih pekerjaan menjahit, tetapi Coco malah menjadi penyanyi untuk pasukan kavaleri. Dia lalu memulai debut bernyanyi di kafe terkenal di Moulins Pavalion, La Rotonde. Dia pernah bekerja menjadi penghibur diantara penyanyi utama.

Taukah kamu bahwa namanya "Coco" baru dimiliki waktu ini. Namanya Gabriela, dan nama Coco itu datang dari pengalaman bernyanyi kabaret. Ia bernyanyi "Who Seen Coco?", yang juga panggilan dia katakan berasal dari ayahnya, tetapi beberapa percaya cerita tersebut bohong.

Ada kepercayaan namanya berasal dari Ko Ko Riko, atau Qui Qu'a Vu Coco, ataupun berasal dari kata ilus "kept women" dari Cocotte. Menjadi penyanyi kabaret dirinya memancarkan pesona. Di 1906, dia bekerja di resot spa di Vichy, yang mana menyediakan teater, ruang pertemuan, dan kafe.

Terus kapan pengusaha desainer ini memulai bisnis fashion. Kita lanjutkan kembali dari karir Coco di dunia intertainmen. Coco memang dikenal memiliki fisik menari. Gayangnya sudah fashionable jadi sangat menarik perhatian juri audisi.

Sayangnya, Coco tidak memiliki suara merdu, suaranya itu rata- rata tidak memiliki kelebihan. Jadi dia gagal melewati auditi untuk resort. Gagal membawanya bekerja menjadi pegawai Grande Gille, yang pekerjaanya melayani air untuk tamu, hingga masanya di Vichy telah selesai dan pindah ke kota Moulins.

Dia menyadari bahwa dunia intertainmen bukan dirinya. Di sana Coco bertemu seorang tentara, dan seorang pewaris bisnis tekstil, Etienne Balsan. Umur 23 tahun, ini pertama kalinya dirinya menjadi "selir", dimana dia dilimpahi kehidupan mewah dari berlian, baju bagus, dan aneka perhiasan.

Tahun 1908, dia berselingkuh dengan Captain Arthur Edward "Boy" Capel. Kehidupan saat itu Coco sebut sebagai "dua lelaki gentel diantara tubuh kecilnya". Capel sendiri merupakan kelas menengah. Coco pun ditempatkan di apartemen biasa.

Belajar Fashion Coco Chanel


Penampilan ala  tentara Capel menghiasi keseharian. Ia mengingat botol minuman milik Capel, yang lekukannya menjadi inspirasi. Botol yang sering dibawa di tas dengan tali pengikat. Ini yang menjadi inspirasi wadah parfum Chanel No. 5.

Coco menyebutnya monumen dari "indah, mahal, gelas yang lembut". Keduanya sering berpergian bersama. Coco merasa lebih nyaman bersama Capel. Bahkan sempat berpikir untuk setia kepada sang perebut istri orang. Namun Capel memang seorang playboy meskipun sudah 9 tahun bersama.

Meskipun belum putus Capek bermain dengan wanita lain. Sampai pada 21 Desember 1919, terjadi kecelakaan mobil dan merenggut nyawa Capel. Disini Coco merasakan keterpurukan terdalam dari kehilangan kekasih.

Cocok mulai mendesain topi ketika di Balsan. Dia mendesain buat kebutuhan komersil perusahaan. Bisnis Chanel tumbuh sampai tahun 1910, dia mendapatkan gelar pembuat topi profesional. Bahkan telah memiliki toko fashion di 21 rue Cambon, Paris, yang bernama Chanel Modes.

Pada 1930, Arthur Capel sempat membantu berdirinya butik di Deavuille. Dia mendesain topi, baju kasual, jaket, dan lain- lain. Kesuksesan Chanel membuatnya menghidupi dua anggota keluarga. Dari Anthoinette sang kakak kandung, dan bibiny Adrienne, yang usianya sama dengan Chanel.

Mereka lantas direkrut menjadi model jalanan. Mengenakan semua produksi Chanel di jalanan Kota Paris. Bergaya menunjukan merek Chanel ke orang- orang. Dia dikenal menjadi "selir" banyak pria berpengaruh. Tetapi dia sama sekali tidak pernah menikah dan hanya berlalu begitu saja.

Bisnis Chanel tumbuh dengan 4.000 pegawai pada 1935. Uniknya, walau pernah berkencan dengan petigi film, bisnis Chanel tidak tumbuh baik disini. Artis endors Chanel tidak menjadi bintang besar dan kalah saing. Chanel bersaing dengan Elsa Schiaparelli, untuk mengendors selebriti Hollywood.

Masuknya Nazi ke Pari membuat perubahan besar bisnis fashion. Bayangkan semua pengusaha yang keturunan Yahudi ditangkap. Toko- toko fashion ditutup kecuali millik Coco Chanel. Taukah kamu bahwa parfum Chanel dikuasai pihak kedua.

Ini membuatnya frustasi karena bekerja sama dengan "musuh". Untungnya the Wertheimers, sosok penguasa produk Chanel No.5 ditangkap, karena apalagi kalau bukan berdarah yahudi. Walaupun pada akhirnya produk parfumnya dilabeli buatan yahudi.

Chanel bersikeras mendapatkan hak tunggal akan parfum itu. Menurut sebuah buku surat yang berisi permintaan hak ini janggal. Kecurigaan bahwa Chanel "merayu" menjadi bagian dari pasukan asal Jerman. Tujuannya menjadi bagian dari Nazi agar membebaskan produk parfum tersebut.

Singkat cerita Chanel melakukan tugas mata- mata Nazi di Paris. Bila wanita lainnya mendapatkan hukuman keras karena berkhianat. Chanel selamat bahkan segera terbang ke Switzerland. Parfumnya Chanel No.5 merdeka, dan dirinya kabur untuk menghindari hal tidak terduga.

Sempat ditahan pada 1994, Chanel ditanyai namun dibebaskan karena pengaruh Churcill. Dia adalah Winston Churchill. Muncul gosip mengenai hubungan keduanya dihalayak. Tetapi gosip paling bisa dipercaya ialah, Chanel memegang nama elit pro- Nazi pada jamannya.

Para Pro- Nazi dari Inggri yang meliputi orang kaya, politis, bangsawan, dan dari kerajaan. Churchill bahkan memerintahkan perlindungan duta besar Inggris- Prancis, Duff Cooper. Beberapa kali dia diselamatkan Churchill. Keduanya bahkan menjadi teman dimulai dari 1920 'an, berkat skandal lagi.

Coco berhubungan dengan Duke of Westminter. Sementara Churchill menjadi pahlawan di perang dunia. Alhasil dia menyelamatkan Chanel dari penangkapan kembali. Pindah ke Switzeland lantas bagaimana nasib bisnis Coco. Ternyata dia sama sekali belum melepaskan bisnis yang telah dirintis.

Pasca- perang banyak desainer berlomba- lomba berkarya. Termasuk Christian Dior, yang melesat pesat setelah jaman perang. Nama- nama lain menyusul seperti Cristobal Balenciaga, Robert Piguet, dan Jackues Fath.

Namun hanya Coco Chanel nampak mampu mengimbangi pola bisnis fashion mereka. Satu- satunya wanita yang menentang tren tidak masuk akal. Pengaruh para desainer laki- laki meliputi bantalan pundak, penyangga payudara, rok berat dan jaket ketat, dianggap Chanel tidak logis.

Umurnya 70 tahun dan rumah mode Chanel telah tutup 15 tahun. Chanel kembali mendirikan brand yang telah lama. Rumah modenya bangkit dan berperang kembali di dunia parfum. Kali ini, bisnis parfum Chanel berhadapan dengan Jacques Fath.

Kebangkitan bisnisnya sempat ditanggapi pemerintah curiga. Apalagi dia sempat menjadi bagian dari Nazi dan dicurigai agen. Namun Amerika dan Inggris menganggap Chanel membuka dunia. Gaya busana Chanel sangat menarik bagi fashion masa depan dan anak muda.

Diakhir hayat dirinya mengalami kesepian diantara karir bisnis. Brandnya baru menanjak ketika dia meninggal dunia. Sempat akan mendapatkan penghargaan karena tokoh inspirational. Namanya ditolak, selepas keluarnya surat rahasia intelegen Prancis menjelaskan keterlibatan Chanel.

Tiga Pengusaha Muda Pilihan Jokowi Buat Mahasiswa

Artikel Bisnis: Pengusaha Inspiratif Pilihan Jokowi 

 
pengusaha muda pilihan jokowi
 
Inilah sosok tiga pengusaha muda pilihan Jokowi. Bahkan Presiden Joko Widodo menjadi terkagum- kagum ketika menyampaikan profil mereka. Tak bisa ia tutupi bahkan sampai berdecak kagum. Di depan ribuan mahasiswa, ia mengungkapkan bagaimana kesannya dengan tiga orang anak muda ini. 
 
Bagaimana dari sebuah bisnis makanan bisa jadi miliaran, dari bisnis rumah rakyat bisa jadi triliunan dan terakhir bagaimana menjadikan Indonesia jaya di lautan.
 

Bisnis Kreatif


Apa yang tengah dicari seorang Presiden Jokowi ada pada diri mereka. "Inovasinya juga enggak seperti zaman saya di mana usaha yang ada hanya itu- itu saja," ucap Jokowi, disebuah acara bernama wirausaha muda oleh Bank Mandiri kamarin.

Ia secara spontan memanggil ketiganya di depan mahasiswa luas. Mereka adalah para- para alumni dari penghargaan yang sama. Ketiganya yaitu Hendy Setiono pemilik Kebab Baba Rafi, Elang Gumilang pemilik Elang Group, dan Mita yang memplopori energi tenaga arus untuk komersial. 
 
Siapakah mereka? Untung, kami pernah mengulas kisah mereka disini, berikut profilnya:

1. Hendy Setiono

Semua berawal dari pengalamannya mencicipi makanan khas Timur Tengah. Di bulan Mei 2003, ia tengah mengunjungi ayahnya yang bekerja di Timur Tengah. 
 
Nah, pas di sanalah, ia menemukan makanan bersama kebab, "Ternyata rasanya sangat enak, saya tak menduga sebelumnya," ungkap Hendy. Sejak saat itulah ia punya hasrat membuka bisnis yang sama di Indonesia.

Mencari- cari informasi ternyata kebab Turki yang terenak. Mengawali bisnis ini tak mudah seperti membalik telapak tangan. Dia bertemu seorang teman bernama Hasan Braja, keduanya memulai dari trial- error alias mencoba- coba mencari resep sendiri. 
 
Bermodal 10 juta, di September 2003, gerobak pertama kebab milik mereka mulai beroperasi. Ia pernah kehilangan uang karena dibawa lari karyawan, tapi tak pernah kapok.

2. Elang Gumilang

Elang bertekat untuk membiayai kuliahnya sendiri. Ia punya target untuk mengumpulkan 10 juta untuk biaya kuliah. Semuanya dimulai dari berjualan donat tanpa sepengetahuan orang tua. Setiap hari ia mengambil 10 boks donat berisi 12 donat yang dijajakan ke sekolah dasar di Bogor. 
 
Setelah beberapa bulan berbisnis diam- diam, pas menjalang UAN, akhirnya Elang ketahuan. Karena UAN kedua orang tuanya memaksa Elang untuk berhenti berbisnis. Dilarang berbisnis oleh orang tua tak membuatnya berhenti. Dia tertantang berbisnis lain yang tak mengganggu sekolahnya. 
 
Sukses berjuang akhirnya dirinya bisa mendapatkan 10 juta ketika akan masuk kuliah di ITB. Pas kuliah justru musibah datang membuat uangnya tersisa cuma 1 juta dari 10 juta hasil kerja kerasnya.

Sudah aneka bisnis dijalankannya namun tidak ada yang diseriusinya. Kebanyakan gagal dalam profilnya yang kami tau. Elang lalu beristikharah mencari petunjung.

Setelah shalat istikharah, dalam tidur saya bermimpi melihat sebuah bangunan yang sangat megah dan indah di Manhattan City, lalu saya bertanya kepada orang, siapa sih yang membuat bangunan megah ini? Lalu orang itu menjawab singkat, "Bukannya kamu yang membuat?" 
 
Setelah itu Elang terbangun dan merenungi maksud mimpi tersebut. "Saya kemudian memberanikan diri untuk masuk ke dunia properti," ujarnya.

3. Nurana Indah Paramita

Dia adalah mahasiswi ITB, bersama temannya dalam satu tim bernama T-Files, sudah banyak usaha yang mereka usung. Bermodal proposal tapi kesemuanya selalu ditolak oleh pihak kampus. Fokus usahanya ialah pengembangan turbin dan mesin pembangkit listrik tenaga arus. 
 
Tak mau bergantung kepada uang bermodal proposal mereka lantas berusaha sendiri. Mereka mencari investor sendiri. Disuatu hari mereka bertemu investor asal Jepang. Mereka yang tau penting untuk mengembangkan teknologi sendiri. 
 
Ditambah rasa nasionalisme yang masih kental dalam diri mereka, akhirnya tawaran itu ditolak. T-Files merupakan perusahaan holding yang fokus pengembangan di berbagai bidang current turbine, mining engineer, informastion technology dan lain- lain.

Mendengar kesuksesan mereka Jokowi terlihat tidak percaya. Dengan mudah Presiden pun berseloroh agar mereka para mahasiswa pengunjung untuk memulai usahanya sedini mungkin. 
 
Seperti mereka katanya, "sambil kuliah sambil kerja, harus cepat, nanti orang lain bisa masuk menjadi kompetitor kita," jelas Jokowi. Diakhir pembicaraan itu Presiden memotivasi mereka agar tak perlu jauh- jauh. Tak perlu mencontoh para pendiri Facebook atau Twitter tutupnya.

Sukses Merry Riana Mimpi Sejuta Dollar

Biografi Pengusaha Merry Riana

 
sukses mery riana

Sukses Merry Riana berkat kerja keras walau sulit. Tidak pernah bemimpi belajar hingga ke Singapura, ataupun memulai karirnya di sana. Kelahiran 29 Mei 1980, Jakarta, Mery terlahir dan tumbuh dbersama keluarga yang sederhana. Dia merupakan anak sulung dari 3 bersaudara.

Perjalanannya ke Singapura itu dimulai ketika kerusuhan besar di Jakarta tahun 1998. Ketika itu, cita- citanya kuliah jurusan teknik elektro di Universitas Trisakti buyar seketika. Ayahnya memutuskan mengirimnya ke sana, ke Singapura, menghindari hal- hal tidak diinginkan sebagai seorang keturunan Tionghoa.

Perjalanan Marry Riana

 
Negara Singapura dipilih karena memang letaknya dekat, foktor keamanan, dan sistem pendidikan yang lebih baik. Di tahun 1998, dia mengambil jurusan Electrical and Electronics Enginering (EEE) di Nanyang Technology University.
 
 Meskin harus berhutang keinginannya menjadi seorang insinyur sangat lah kuat. Mery tercatat pernah sempat gagal di tes bahasa Inggris untuk masuk ke Nanyang University. Perjuangan Mery Riana di Singapura berat. Tidak mungkinlah mimpi satu juta dollar terwujud disana.

"Saya mengambil jurusan tersebut karena terlihat sebagai pilihan paling sesuai saya ambil saat itu," ucapnya.

Pinjaman pendidikan dari pemerintah Singapura cukup untuk bersekolah, tetapi itu tidak akan bisa lebih. Dia meminjam $40.000, dan harus dilunasi ketika selesai kuliah dan bekerja. Sering kali, ia bekerja sendiri menutupi kebutuhan seperti akomodasi, buku pelajaran, makan, dan kebutuhan lain.

Dia mulai berpikir serius bagaimana membayar hutang $40.000 itu.

"Jika saya menjadi sukses suatu hari, saya ingin mencapai itu ketika saya masih muda, sebelum ulang tahun ke 30, bukan ketika berumur 40-50," ucapnya serius.

Diakui Merry bukanlah tipe yang mudah menyerah sama sekali. Dia mulai menghitung semuanya, membuat pengeluarannya sehemat mungkin. Mery cuam mengantongi uang $10, itupun cukup buat seminggu saja.

Dia pun menyiasati hidupnya dengan makan mie instant di pagi, dua lembar roti tanpa selai di siang dan malam, bahkan untuk minumnya harus melalui air keran di kampus. Hal ini terjadi terus di awal kuliah yang seharunya menyenangkan. 

Kehidupan seperti itu mendorongnya bekerja di luar jam kuliah. Dia mulai mengambil pekerjaan sampingan dari jam 9 sampai 5 sore. Menyadari hidupnya tidak akan berubah, ia mulai membangun mimpinya di tahun kedua masa kuliah. Dia mulai mencoba membeli saham tetapi kehilangan $1000.

Mery benar- benar hancur, tetapi tidak membuatnya menyerah seketika; ia harus menjadi pengusaha. Untuk itu ia bahkan rela bekerja sebagai penjaga toko bunga, dan menjadi pelayan. Dia masuk ke bisnis mandiri yaitu pembuatan skripsi dan MLM.

Di bisnis multi level marketing, Mery kehilangan uang sampai $200. Dia bangkit lalu belajar tentang seluk beluk pasar saham. Setelah tamat kuliah, Merry mulai membuka bisnis konsultasi keuangan. Di bisnis barunya tersebut, Merry harus berhadapan dengan berbagai hambatan dan kesulitan.

Orang tuanya, gurunya, dan temanya secara umum tidak mendukung segala bisnisnya. Merry kala itu tidak bisa berbicara mendarin, ketika lebih dari separuh Singapura berbahasa mandarin. Dia seorang baru lulus dan tidak punya pengalaman maka sulit baginya berhubungan secara sosial.
 
"Tentunya, saya memiliki persaaan takut dan khawatir," ingatnya. "Tetapi menjadi muda dan tidak adanya beban, tidak ada kehilangan apapun jika saya gagal. Saya akan mendapatkan pelajaran berharga dan pengalaman baik jika saya gagal maupun sukses." inilah kunci sukses Merry.

Pengusaha Keuangan


Tanpa rasa malu dan tidak terbebani kegagalan, ia yakin mengikuti jalann sebagai konsultan keungan bahkan menyisihkan waktu 14 jam sehari. Ia berdiri di dekat setasiun MRT dan halte bus untuk menawarkan asuransi. Dia bekerja sampai tengah malam dan baru pulang ketika jam 2 dini hari.

Titik baliknya ketika ia bekerja di Prudential Assurance Company.Di Prudential, Merry tidak berhanti menanjak karirnya hingga melunasi hutang $40.000 tersebut. Disana dia menjual produk perbankan seperti asuransi, kartu kredit, deposito, dan lain- lain.

Dari 2003, ia mendapat anugrah berupa penghargaan Top New Adviser Award. Di 2004, kurang dari 15 bulan setelah bergabung dengan perusahaan Prudential, dia mendapat kenaikan pengkat menjadi menejer lalu seketika membuka agensi miliknya sendiri, bernama Marry Riana Organization (MRO).

Tahun 2005, dia mendapatkan penghargaan agensi terbaik, Top Agency of the Year Award dan Top Rookie Agency Award.

Kala itu, Mery sudah punya pendapatan sekitar $300.000. Lain hal, dia bekerja menjadi mentor dan memotivasi ribuan profesional dan eksekutif di area penjualan. Di MRO, dia memegang 40 orang perencana keuangan, semuanya sekitaran umurnya 20 -23 tahun.

"Motivasi saya datang dari rasa ingin memberi kehidupan terbaik bagi kedua orang tua," tegasnya. "Tetapi juga persaaan ingin membantu orang- orang muda untuk berbuat sama, untuk menciptakan hidup lebih baik. untuk mereka, orang tua, dan keluarganya."

Merry Riana menghasilkan sesuatu yang fenomenal. Di umurnya sekarang, dia yang masih 25 tahun mampu menghasilkan $700.000 setelah empat tahun menyelesaikan kuliah. Visinya hanyalah membuat anak- anak muda menjadi generasi sukses.

Mereka telah merubah hidupnya, kemudian membangun mimpi, dan kembali ke sosial. Mereka akan mengabdikan hidupnya dari apa yang telah didapatkan.

"Efek air terjun kesuksesan ketika anak muda sukses membagi kekayaannya, dalam bentuk pengetahun dan uang, akan merubah ekonomi dunia menjadi lebih baik," dia tersenyum.Visi yang membuatnya mendirikan RMO, sekumpulan anak muda bertujuan mencapai kebebasan finansial.

Ia juga percaya memberi kembali ke sosial. Dia mempunyai waktu dua jam sehari untuk mementori anak- anak muda dari 20- 30 tahun. Melalui program "Personal Mentorship Experience" (PME), dimana setiap hari ada satu hingga dua orang mendaftar tiap harinya.

Kegiatanya membantu tiap orang mengindentifikasi tujuan dan cita- cita mereka, dan mengarahkan mereka bagimana mereka mencapai tujuannya." Merry kemudian menulis buku pengalamannya yang menjadi best seller. Bukunya "Mimpi Sejuta Dollar" lalu dipublikasikan di Singapura dan Indonesia.

Nama Merry tak cuma dikenal di Singapura tapi sampai ke Indonesia.  Ia kemudian menulis buka lain berjudul "A Gift for a Friend" yang sukses besar di Singapura. Dia bercerita bagaimana strategi menghadapi berbagai masalah datang dan mencapai kesuksesan sekarang.

Entri yang Diunggulkan

Biografi Jack Ma Orang Terkaya China Alibaba