Bisnis Pakaian Organik Anak Kyle Smitley

Profil Pengusaha Kyle Smitley


 
Kyle Smitley merupakan kelahiran dan tumbuh di Defiance, Ohio. Pengusaha sosial lulusan DePauw University di Indiana. Ia mengambil jurusan geologi dan filosofi. Dia membutuhkan setahun berhenti setelah lulus, kemudian melanjutkan hukum dan mendirikan Barley & Birch.

Dia terlahir dari seorang ayah bersifat unik dan berkesan. Ayahnya tidak mau menamai Kyle karena tidak mau princess. Maka dia mengajak Kyle untuk mengikuti aneka olah raga. Ayah Kyle bahkan memberikan semua tiket satu musim untuk sang putri.

Ayah Kyle juga senang mengajak putrinya ke luar kota. Termasuk ke Midwest, Detroit, yang menjadi tujuan sang putri mengembangkan diri. Dia tumbuh di Detroit mendapatkan apa dibutuhkan. Semua hal di kota tersebut berkesan bagi Kyle hingga sekarang.

Memulai Bisnis Unik


Pengusaha harus memiliki ide unik diluar kotak. Bisnis pakaian organik Barley & Birch dimulai dari kepedulian. Dia tidak memiliki pengalaman menjalankan bisnis fashion. Bahkan mengenai kain ia pun belajar otodidak, melalui serangkaian kesalahan dan percobaan berulang- ulang.

Kebanyakan toko menolak menawarkan produk- produk ini. Alhasil dia mengambil jalan alternatif melalui blogging. Melalui para blogger menawarkan produk tersebut ke pembaca. Kyle mengendors mereka menonjolkan produk ini. Begitu tanggapan baik mereka malah datang sendiri.

Ia menggunakan bahan kain 100% organik. Kyle juga menggunakan pewarna berbasis air. "Pakaian organik sangat penting bagi kita karena katun di dunia 20% mengandung insektisida, 7 dari 10 nya menurut Environmental Protection Agency katanya memiliki kandungan karsiogenik," tuturnya.

Memulai bisnis sejak 2007, bertahap mendapatkan apresiasi masyarakat, utamanya ia menyasar anak- anak harapan masa depan. Kita tidak boleh membiarkan mereka diracuni zat berbahaya. Uniknya dia juga mengembangkan teknik pewarnaan sendiri, yang dapat dilakukan anak- anak mandiri.

Bahan organik dapat dihasilkan dari tanah sehat tanpa zat kimiawi, makanan sehat, dan pengairan yang masih murni. "Pada dasarnya menggunakan bahan katun organik merupakan puzle kecil dari menjalankan kepingan eco- friendly," jelas Kyle lagi.

Produknya bebas karbon karena menggunakan tenaga matahari. Mulai dari bahan, manufaktur produk, dan menggunakan energi matahari. Bahkan Barley & Birch akan menanam pohon atas setiap tinta dan emisi dari truk.

Brand menjadi lebih kuat berkat selebriti dunia mendukung. Antara lainnya, Jessica Alba dan Sherly Crow, yang memakaikan pakain ini ke anak- anaknya. Hasil penjualan 30% akan digunakan untuk kepentingan lingkungan dan pemanasan global.

Membagi Waktu


Ketika menjalankan bisnis ini, Kyle masih terdaftar menjadi mahasiswa hukum selepas lulus dari ilmu geologi dan lingkungan. Umurnya 24 tahun dan peduli akan proses kita memproduksi pakaian. Dia mengatakan menjadi pengusaha merupakan tantangan ketika berkuliah.

Kamu harus mampu membagi waktu antara pendidikan dan bisnis. Menjadi mahasiswi sekaligus menjalankan bisnis keduanya butuh tanggung jawab ekstra. "Saya melakukan banyak multi- tasking," kenang Kyle.

Ketika kuliah istirahat dia akan mengirim email dari iPhon, dan menarima telephon dari telephon biasa. "Mencoba tidak bekerja ketika berada dalam kelas, tetapi hal tersebut hampir mustahil terjadi," ia mengingatkan.

Dia menjelaskan nama usahanya bersumber dua hal. Namanya itu berasal dari masa kecil, Barley ini bersumber dari taman disekitar sekolah. Nama Birch merupakan nama  pohon dekat rumahnya dekat danau, dan juga di halaman teman kecilnya.

Perusahaanya masuk daftar National Green Pages, merupakan daftar primer peduli lingkungan dan penjagaa alam dalam Amerika Serikat. National Green Pages sangat penting membuat jaringan dengan sesama perusahaan lingkungan.

"Itu seperti memiliki 1000 mentor sekarang," ia lanjutkan.

Bermula ketika dirinya membeli satu produk pakaian organik. Ia meyakinkan diri mengajukan hutang bisnis senilai $10.000. Tentu konsep tersebut dianggap kurang meyakinkan. Apalagi dia menegaskan tidak mamakai tinta garmen biasa.

Sulit meyakinkan pemilik grosir memajang produk ini. Dia menganggap sebagai tantangan sehingga bisa ditaklukan. Cara terbaik membuatnya tetap semangat ialah kepentingan alam. Kyle mendedikasi semua demi mendonasi organisasi lingkungan seluruh dunia.

Visi masa depan benar- benar dia kerjakan hingga nyata. Bermula dari dua orang pegawai dan dua orang intern. "Menyerah bukanlah opsi," tuturnya. Tahun pertama bisnis sangat liar dan mengolah adrenalin.

Tips lain bagi pengusaha m

Wanita Terkaya di Indonesia Biografi Kartini Muljadi

Biografi Pengusaha Kartini Muljadi


wanita terkaya indonesia

Biografi Kartini Muljadi, kelahiran 17 Mei 1930, yang disebut- sebut sebagai wanita terkaya di Indonesia. Dia merupakan satu- satunya pebisnis wanita yang masuk daftar panjang Forbes. Bukan hanya sekali tetapi berkali- kali dengan lini bisnisnya.

Dia sosok profesional sekaligus pengusaha, yang menggapai kesuksesan ketika usianya 83 tahun. Tidak ada kata terlambat. Lantas siapakah dia? Dia masih memiliki darah Belanda, membuatnya bisa bersekolah dasar di sekolah khusus.

Ia sempat berkuliah di dua universitas di Surabaya dan Yogyakarta, kemudian pindah ke ibu kota Jakarta. Kartini mengambil kuliah jurusan Fakultas Hukum dan Ilmu Pengetahuan Kemasyarakatan Universitas Indonesia.

Bermula dari Kehakiman


Di kesibukan kuliah, ia masih sempat mengikuti kegiatan sosial yaitu bekerja di Perhimpunan Sosial Tjandra Naya. Organisasi tersebut memiliki tujuan untuk menjalankan pendidikan serta pelayanan kesehatan masyarakat kurang mampu.

Kartini akhirnya menyandang gelar sarjana hukum pada 1958, saat itu ia telah memiliki dua orang anak. Bukan langsung berbisnis dan sukses, sebuah perjalanan panjang dilakoninya, karirnya dimulai dahulu jadi tenaga profesional.

Kartini memutuskan untuk berkarir di bidang kehakiman, dan akhirnya diangkat menjadi hakim di Pengadilan Istimewa Jakarta. Dia ditugasi menangani aneka perkara pidana, perdata, dan kepailitan. Saat itu, hakim- hakim asal Belanda baru saja  mengundurkan diri, maka mereka digantikan hakim orang Indonesia.

Beberapa waktu berlalu sang suami, Djojo Muljadi SH, meninggal dunia tepatnya di 1973. Kartini mengundurkan diri karena dirasa pendapatannya tidak mencukupi.

Bekerja menjadi Hakim berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS), waktu tersebut tidak mampu menutupi kebutuhan keluarganya. Berbekal pengalaman panjang, ia memberanikan diri mendaftar ujian negara untuk menempati jabatan notaris. Kartini pun diangkat menjadi notaris berkedudukan di Jakarta.

Dia juga mulai mengajar kuliah perdata dan hukum acara perdata di berbagai fakultas hukum di Jakarta. Melalui konsistensi dan komitmen yang dimilikinya, pekerjaan sebagai notaris membawanya ke puncak karir.

Dia bertransformasi menjadi notaris papan atas. Dia menjadi rujukan perusahaan- perusahaan besar di tahun 1970- an dan 1980- an. Pada tahun 1990, Kartini memutuskan pensiun dini, mendirikan kantor pengacara dan konsultan hukum sendiri. Dia mendirikan konsultan hukum bernama Muljadi&Rekan.

Berkat kredibilitas sangat baik semasa menjadi hakim serta notaris membuat kantor konsultan miliknya tumbuh pesat. Dia tidak hanya melayani perusahaan- perusahaan besar nasional tetapi perusahaan multi- nasional.

Ketika krisis ekonomi di 1997/1998, Kartini aktif memberikan bantuan hukum untuk membangkitkan sektor perbankan yang terpuruk. Dia lantas diangkat jadi anggota tim yang bertugas memberikan nasehat hukum kepada Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN).

Selain itu, ia memberikan pendapat hukum serta rekomendasi kepada instansi pemerintah terkait Dia juga memperkrasai Master Settlement dan Master Refinancing Afreement antara BPPN dan para pemegang saham bank- bank bermasalah.

Sumber kekayaan miliknya tidak hanya datang bersumber dari kantor hukum. Kedua orang anaknya dikenal sebagai pengusaha sukses. Mereka pula yang memiliki peran penting di kantor milik sang ibu, yaitu membantu proses berdirinya kantor hukum itu.

Begitu juga sebaliknya, Ibu Kartini yang dikenal memiliki banya kolega di perusahaan- perusahaan besar. Itu menjadi jalan membantu kedua anaknya tumbuh menjadi pengusaha ulung. Sang anak laki- lakinya, Handojo Muljadi, merupakan pemilik Tempo Scan Group.

Sedangkan anak wanitanya, Dian Muljadi, ikut bergabung di Tempo Scan. Bahkan nama Dian dan suaminya memiliki perusaha sendiri yaitu Indika Group. Perusahaan ini bekerja di bidang media masa, telekomunikasi, peralatan, rumah produksi, perusahaan rekaman, dan juga pertambangan.

Mereka bekerja sama bahu membahu membantu satu sama lain mencapai kesuksesan kini. Kartini dan keluarga menjual hampir seperlima saham di Tempo Scan yang dijalankan sang anak, Handojo, senilai $218 juta pada Mei 2013.

Forbes menempatkan dirinya dan keluarga sebagai orang terkaya nomor 19 di Indonesia. Dari itulah, sosok wanita ini dinobatkan menjadi wanita terkaya di Indonesia karena jadi satu- satunya wanita masuk daftar Forbes. Dia menjadi wanita terkaya di Indonesia sampai beberapa kali.

Melalui karir kantor hukumnya, biografi Kartini Muljadi dianugrahi berbagai penghargaan juga seperti Capital Life Achievement tahun 2004 oleh President Megawati Soekarno Putri. Dibidang bisnis memang bukan dirinya lah sosok menjalankan bisnisnya.

Namun, dibalik tangan dinginnya, mampu melahirkan aneka bisnis mumpuni misalkan saja Tempo Group dan Tempos Scan; baik surat kabar dan aneka minuman energi.

Profil Micheal Sampoerna Masa Depan Bisnis Rokok

Profil Pengusaha Michael Sampoerna


profil michael sampoerna
 
Michael Sampoerna merupakan putra sulung Putra Sampoerna. Dia ditugasi membaca masa depan bisnis rokok PT. HM Sampoerna. Menduduki jabatan Direktur pada 2000, sekaligus menggantikan sang ayah yang telah  pensiun.

Kita pernah membahas kisah Putra Sampoerna dengan tajuk sama. Dimana dikisahkan Philip Morris membeli perusahaan PT. HM. Sampoerna pada 2005 silam. Hasil penjualan kemudia didiversifikasi ke aneka bisnis, mulai dari properti, perkebunan, dan infrastruktur.

Pengusaha muda kaya raya yang memiliki pendidikan mumpuni. Michael tercatat pernah belajar di Millfeld School, Somerset, Inggris. Kemudian dia berkuliah di London School of Economics, yang mengambil bisnis keuangan, sekembalinya pada 1998 langsung berkutat dengan bisnis rokok.

Kebijakan Michael termasuk mengembangkan A Mild. Bersama sang ayah, mereka mengambil fokus rasionalisasi atas kebijakan cukai. Produk A Mild sendiri mengandung nikotin lebih rendah dibanding rokok umum. 

A Mild sendiri malah sukses besar walau bernikotin rendah. Produk ini menjadi harapan baru bagi produk keluaran Sampoerna.

Keluar dari bisnis rokok tidak membuat mati kutu. Michael membukitkan mampu menahkodai arah kapalnya. Sang mantan Presider HM Sampoerna sekarang berbisnis kayu. Namanya tersembunyi di balik hiruk pikuk perusahaan lamanya. Dia ternyata tengah membangun kerajaan bisnis baru melalui agrobisnis.

Michael membeli saham 40 persen PT. Sumber Graha Sejahtera, yang bergerak di bidang kehutanan, pengelolaan gedung, perindustrian termasuk pertanian. SGS merupakan pemilik 27,05 persen dari bisnis PT. Sumalindo Lestari Jaya Tbk (SULI), Michael terdengar membeli SGS lewat perusahaan.

Dia membeli melalui Three Six Nine, telah diangkat menjadi Komisaris Utama per- 26 April 2005. Michael mengurusi bisnis perkayuan terpadu. Tidak ada perubahan dari inti bisnis dijalankan oleh Sumalindo. Ia bahkan membuat sumber energi mandiri demi mengurangi biaya produksi.

Michael juga tertarik membeli saham miliki Kiani Kertas lewat Bank Mandiri. Namun rencananya ini dikatakan gagal karena kebuntuan negosiasi.

Mengembangkan Startup Bisnis Fashion Ren the Runway

Profil Pengusaha Jennifer Hyman dan Jenny Fleiss


startup fashion terkenal
 
Jennifer Hyman sosok antusias akan teknologi terbaru. Ingin mengembangkan startup bisnis fashion tetapi rumit. Dia bukanlah seorang fashionista. Bukan pula pemilik latar belakang fashion atau desain pakaian. Dia pemilik bisnis startup senilai $190 juta, dan nilai valuasi terbesar di kawasan Inggris.

Ren the Runway memberikan pengalaman terbaru wanita. Bayangkan kamu bisa menyewa pakaian karya desainer terkenal. Kamu bisa menyewa pakaian atau aksesoris buat pergi ke pernikahan, pesta perusahaan atau pribadi, bahkan buat kencan satu malam.

Anak milenial yang tertarik akan pakaian fashion New York akan berhemat. Daripada mereka akan berkeliling mencari pakaian desainer. Alih- alih kamu membeli mahal, mengapa tidak menyewa saja lewat website atau 5 toko milik Jennifer.

Ini akan memberikan kamu bermacam- macam pakaian kapanpun. Buat menghadiri acara bertema tertentu, atau kamu bisa pakai buat berfoto untuk Instagram. Memiliki lebih dari 8 juta pengguna dan menyasar kaum profesional.

Bisnis Masa Depan


Dia bukan sekedar pioner dalam bisnis penyewaan. Lebih dari itu dia seorang pejuang hak, memberi peluang wanita menjadi eksekutif, menjalankan inkubator pengusaha wanita, dan menjadi pembicara akan sexual harassment. Ternyata dia pernah mengalami pelecehan seksual ketika bertemu investor.

Jennifer sosok ahli, memiliki gelar MBA dari Harvard Business School, dan memiliki kemampuan buat melihat pasar. Ia mampu mengenalisa kebutuhan pasar, kebiasaan konsumen, pengelolaan di bidang logistik, dan venture capital.

Tipikal CEO Teknologi bukan pengikut trendsetter. Dia makan pasta lima kali di malam hari selama seminggu. "Saya obsesif," ia mengatakan. "Saya sangat terobsesi akan makanan Meksiko dan Italia, saya merasakan pasta seperti.... makanan menenangkan," ia menambahkan.

Makan pasta memberikan energi bagi sang pengusaha muda. Ini akan membuat hari- harinya jauh lebih baik. Bayangkan menjalankan bisnis fashion tanpa pantangan. Ia tidak minum minuman diet, tidak menghitung kalori, tidak berpikir mengenai makanan karbo "berbahaya".

"Perusahaan ini secara fundamental merubah hubungan kamu dan pakaian kamu," ia tambahkan.

Rent the Runway mungkin tidak menghasilkan pakaian. Tetapi tokonya di Union Square, Manhattan, merupakan mimpi para wanita. Desain bangunan beserta isinya minimalis. Dinding berwarna putih atau abu- abu cerah.

Kamu akan menemukan pakain desainer global berjejer. Toko ini telah dikurator sedemikian rupa hingga bikin kamu betah. Pakaian dipajang menonjolkan kesan dan padangan sang desainer masing- masing. Pakaian dijapang seolah tidak ada satupun tidak menarik buat dibeli.

Penempatan sudut telah diperhitungkan tidak ada kebetulan. Dengan kaca- kaca berjejer ditempeli tulisan motivasi. Tulisan elektronik bertuliskan pesan positif buat tubuh kamu. "Ini bermula ketika Facebook begitu besar dan kamu tidak mau berfoto dengan pakaian yang sama," ia melanjutkan.

Serial Entrepreneur

Beda Jennifer Hyman yang memulai satu startup langsung sukses. Rekannya Jenny Fleiss sudah tidak asing dalam dunia startup. Dia merupakan CEO Jetblack, keduanya merupakan teman sekampus di jurusan sama. Begitu Ren the Runway sukses ia memilih turun menjadi eksekutif perusahaan.

Bukan berarti dia tidak peduli karena masih tercatat pemilik. Ia memilih menjadi dewan Direksi dan penasihat. "Saya seorang serial entrepreneur dalam hati," tuturnya. Ia sudah terbiasa menghadapi masalah baru, dan mulai menyelesaikan masalahnya.

Jenny telah melewati masa sulit bersamaa Ren the Runway. Memiliki 30 tim kerja utama membuat Jenny merasa cukup. Dia telah menitipkan pemikiran hingga rencana ke depan. Tim kerja tersebut sudah lebih dari cukup. Jenny fokus mengembangkan Jetblack menjadi startup masa depannya.

Jetblack merupakan jasa pembelian barang apapun. Para wanita sibuk akan membeli barang dimana saja dengan biaya langganan. Pembelian untuk dikirim sekarang juga atau besok. Pengiriman tidak menambahkan biaya fee ataupun ongkos kirim.

Passionnya lebih membara ketika merintis bisnis apapun. Ia memang serial entrepreneur. Apakah dia semudah itu menjadi entrepreneur. Faktanya dia pernah disarankan bekerja di perbankan, jangan maau mengharapkan sukses melalui entrrepreneurship atau kewirausahaan.

Saran terburuk menurutnya ialah bekerja dulu buat pengalaman. Yang kemudian kamu tarus ke dalam CV kamu. Kita tidak bekerja untuk membangun resume pekerjaan. Tetapi dia melakukan sesuatu yang dia passion kan. Mengejar pengalaman bekerja memang aman tetapi melalaikan pengusaha.

Khusus buat kamu yang tidak yakin bekerja merupakan pertaruhan aman. Dia tidak berpikir karir ini semudah "Saya akan bekerja karena akan membangun resume dan akhirnya bekerja di tempat itu". Ia mengatakan tidak semudah tersebut, karena karir jaman sekarang adalah seperti gym penuh latihan.

Kamu harus bertahan dengan segala dorongan. Orang bisa berpindah dari satu pekerjaan ke pekerjaan lainnya. Berpindah dari satu industri ke industri lainnya. Mungkin tidak akan menemukan satu tempat benar- benar aman.

Bila kamu mau bekerja dahulu, pastikan belajar mengenai kepegawaian dan industri. Inilah yang dia lakukan hingga menguasai industri lain. Entrepreneurship mengumpulkan pengalaman bukan untuk sekedar resume (CV kamu).

Tahu Organik Pengusaha Rudik Setiawan Premium

Profil Pengusaha Rudik Setiawan


pengusaha rudik setiawan

Tahu organik buat semua kalangan orang. Pengusaha Rudik Setiawan melihat bisnis dari kacamata berbeda. Dia mencoba mengembangkan bahan panganan organik yang sedang ngetrend akhir- akhir ini. Rudik mencoba berbisnis tahu goreng, bukan sembarang tahu, melainkan tahu berbahan organik.

Bermodal tekat, dia mencoba mengambil pangsa pasar kelas menengah atas. Alasanya dipahami karena bahan bakunya sangat mahal. Tapi, ia mengaku keuntungan tiap produksi bisa mencapai 15-20 persen saja.

Rudik bukanlah sembarang pengrajin tahu. Pendidikan S2 -nya mengambil jurusan agribisnis di Universitas Muhammadiyah, Malang, sehingga membuatnya paham manfaat produk olahan berbahan organik. Dia juga mengetaui aspek bisnisnya ke depan.

Pria kelahiran Malang, 4 Oktober 1984 ini, sudah memulai bisnis tahu sejak SMA kelas 3 di tahun 2001. Ketika itu dirinya melihat bagaimana bisnis tahu berkembang pesat. Tepat disebelah rumahnya ada pabrik tahu yang menyewa tempat.

Usaha Tahu


Rudik menginvastasikan modalnya ke usaha tahu tersebut. Investasi senilai 25 juta didapatnya dari hutang tetangga. Di tahun 2003, pemilik usaha tersebut bangkrut lalu membawa lari semua investasi miliknya.

Jadilah dia mengambil alih semua bisnis ini, ditambah lagi hutang investai dan hutang lain. Bertahap dia berhasil mengumpulkan uang, sedikit- demi sedikit bermodal menjual ampas tahu. Dia masih kekurangan bahkan terpaksa menjual tanah milik kedua orang tuanya.

Singkat cerita, tepat 29 Mei 2004, Rudik mengganti nama pabriknya menjadi industri tahu RDS (berasal dari ketiga anaknya, Rasendria El Furqonia, Dzufairo El Kamila dan  Muhammad Sirhan Syahzani). Ia tak menyerah kemudian melanjutkan bisnis bermodal uang sisa menjual tanah.

Dia setidaknya masih memegang uang 15 juta ditangan, semuanya itu dipasrahkan di bisnis tahu tersebut. Tak disangka persaingan bisnis begitu keras, dia mendapatkan cobaan lain yaitu pengusaha lain yang mencoba mempengaruhi pegawai.

Pengusaha saingan itu mencoba mempengaruhi mereka keluar. Caranya mudah dengan menjanjikan akan diberi uang saku cukup banyak, asal mereka mau keluar dari pabrik. Akhirnya ia ditinggalkan pegawai- pegawainya, setidaknya ada enam orang telah keluar, menyisakan dirinya saja di satu bulan berbisnis.

Namiun Rudik bertahan melalui anak- anak remaja di desanya, Klampok Singosari, Malang. Mereka memang lah buta akan pembuatan tahu tapi mau apalagi, diangkat lah mereka menjadi pegawai.

"Saya cari orang baru yang benar- benar tidak tahu tentang dunia tahu, disitulah mereka saya didik mulai dari nol," papar sarjana matematika, Universitas Brawijaya, Malang ini.

Dia menemukan pangsa pasarnya sendiri. Ia sadar betul kelebihan produk organik segera mengambil inovasi. Rudik  nekat merubah bahan baku tahunya menjadi kedelai organik. Meski mahal dia tetap yakin bisnisnya akan berhasil.

Dia mencoba berbagai hal menjadikan bisnisnya lebih efisien termasuk soal mesin. Rudik merancang sendiri mesinnya termasuk bagaimana mengemas tahunya.

"Saya habiskan waktu beberapa minggu untuk bisa menemukan teknik pembungkusan tahu agar awet dan menarik," ujarnya. Pabriknya menghabiskan 4 kintal kedelai organik tiap harinya, atau memproduksi sekitar 2 ribu- 2,5 ribu potong.

Bisnis Premium


Pangsa pasarnya meliputi pasar tradisional hingga supermarket atau mini- market di daerah Malang. Bukan hanya kelas atas saja ternyata menikmati tahu organik; tetapi semua lapisan masyarakat. Itu membuat  mereka yang mencoba umumnya ketagihan akan rasa.

Rasa mengalahkan uang dikeluarkan, ada sensasi sendiri ketika menikamti tahu Rudi. Rasanya terasa lebih lembut, tidak sangit, ataupun masam. Berlebel organik tahunya dijual seharga Rp.3000 per- kantong untuk kualitas biasa (berlebel pelangi warna merah).

Pengusaha Rudik Setiawan  menerapkan kualitas tinggi (berlebel pelangi warna hijau), Rudik akan menjualnya ke berbagai pasar swalayan seharga Rp.6000 per- kantong. Harganya lebih mahal dua kali dengan tahu biasa di pasaran yaitu Rp.1400 per- kentong.

Meskipun mahal tahu- tahu tersebut tetap laris manis dipasaran. Sang pemilik mengaku beromzet Rp.150 juta per- bulan. Meskin harga jual tinggi, ia mengaku tidak panik ketika harga kedelai naik. Seperti beberapa waktu yang lalu, dimana harga kedelai naik dari Rp.3.500/kg jadi Rp.8000/kg.

Dia begitu yakin karena memang biaya keseluruhan telah diperhitungkan matang- matang, mengingat dirinya ahli matematika. Bahan baku organik itu sendiri bukanlah dari impor melainkan petani lokal bersertifikat asal kawasan Jawa Timur.

Layaknya pengusaha lain tidak berhenti melihat kesempatan. Dia mampu merubah limbah tahunya menjadi bahan pupuk. Kala itu dirinya berpedoman bahwa tahunya tidak mengandung kimiawi. Dia kemudian membangun aliran menuju sawah milik orang tuanya, hasilnya volume panen meningkat.

"Saya juga mengembangkan limbah itu menjadi nata de soya dan biogas," ucap pria lulusan S2 agrobisnis tersebut.

"Tidak ada kata gagal dalam bisnis, yang ada cuma rugi saja, biasanya kita rugi materi, tetapi dibalik itu saya mendaptkan keuntungan immaterial, misalnya mental, pengalaman, relasasi, dan sebagainya yang tidak bisa dihargai dengan uang, jadi semua kerugian merupakan investasi untuk masa mendatang," tambahnya.

Bisnisnya memproduksi berbagai macam, ada tahu iris besar, iris kecil, dan stik tahu. Tahu iris besar dijual Rp.2.000- Rp.2.500 per- potong, khusus industri yang mengolahnya lagi. Iris kecil dijual Rp.1.700- Rp.2000 per- potong, sedangkan stik tahu akan dijualnya seharga Rp1.500 per- 400 gram.

Entri yang Diunggulkan

Biografi Jack Ma Orang Terkaya China Alibaba