Sakit Hati Jadi Pengusaha Kisah Applecoast Clothing

Profil Pengusaha Adidharma Sudrajat


pemilik applecoast
 
Tiap kesukses memiliki kisah berbeda masing- masing. Adidharma Sudrajat sakit hati, dan bertekat menjadi pengusaha. Dia mengingat ketika mengunjungi sebuah mall di Bandung. Adi disana melihat jaket dan kaos seharga Rp.1,5 juta. Dia kemudian bertekat membuat produk jaket dan kaos sendiri.

"Saya pengen punya baju bagus itu tapi saya gak punya uang," ceritanya.

Adi baru pulang dari Turki, setelah lama menetap dan berkuliah suatu pristiwa terjadi. Bisnis kedua orang tuanya di bidang konstruksi bangkrut. Dia terpaksa mengundurkan diri dari perkulihan. Cuma ada uang sedikit yang tersisa di tabungan.

Dia tidak berani menggunakan uang tersebut. Jujur Adi sangat naksir akan jaket dan kaos tersebut. Ia sangat naksir produk keluaran brand ternama itu. Demi bisa melanjutkan jenjanga pendidikan, dia bertekat berjualan bolo di pinggir jalan, dan berkuliah di Universitas terbuka.

Pengusaha Brand Clothing


Jaket dan kaos tersebut membekas di dalam hatinya. Adi jadi ingin membuka bisnis clothing sendiri. Tapi dia tidak memiliki pengalaman atau kenalan yang bisa menolong. Dengan penuh percaya diri, Adi nekat berjalan menuju tempat shopping, dengan sok akrab mendekati "kompetitor".

"Kalau mau bisnis jangan malu- malu tanya, main ke tempat shopping, di sana tanya gimana cara bisnisnya, sharing bahan yang bagus dan darimana dapatnya," kenang Adi.

Dia memberikan tips menjadikan kompetitior teman. Tahun 2013, bermodal uang tabungan Rp.5 juta, dan dimulailah produksi kaos. Uang dua juta disisihkan guna membuat website mumpuni. Sisa Rp.3 juta digunakan produksi, menghasilkan 4 lusin kaos.

Ia terlahir dari keluarga berada tetapi mengalami kebangkrutan. Dulu pengusaha properti sampai bisa berhutang miliaran rupiah. Pemuda kelahiran 21 Februari 1991 yang pula ke Indonesia, karena sudah tidak mungkin lagi kuliah di Eylul University, Izmir Turki.

Dari kehidupan nyaman sekarang malah berjuang mencari uang. Pernah dua bulan berjualan kue bolu di pinggiran Kota Bandung. Hasilnya tidak memuaskan, maka Adi berganti memilih membuka usaha percetakan. Dimana Adi mendapatkan pelanggan pertama lumayan menghasilkan.

Perusahaan camilan pedas memesan kemasan plastik dari percetakan. Tetapi berjalannya waktu, tidak lagi memesan karena sudah berganti model kemasan. Adi kehilangan pelanggan sekaligus tidak bisa menaikan level. Bisnis clothing merupakan buah pemikiran mendadak ketika melihat jaket dan baju.

Dia terinspirasi brand ternama untuk membuka bisnis clothing. Kenapa tidak membuat baju sendiri ketimbang membeli. Nama Applecoast merupakan hasil Sholat Isigharah Adi. Dari 50 nama yang didapatkan, nama Applecoast yang berhasil meresap di hati sampai terbawa mimpi selepas Sholat.

Total butuh waktu setahun sampai benar- benar mampu terjual habis. Dari pemilihan bahan, desain kaos belajar dari Youtube, dan menerapkan marketing. Adi rela berkeliling menjual ke teman dekat dan mampir ke toko- toko.

Semenjak peluncuran, tepatnya pada 20 April, bisnisnya telah berkembang pesat. Dari 4 lusin kaos langsung diborong habis. Tanggal tersebut lantas menjadi standar produksi desain utama nanti. Entah kenapa setiap tanggal tersebut, semua produk yang diluncurkan akan laris manis terjual.

Awalnya dia mengerjakan semua sendiri dari desain, produksi, dan pemasaran. Agar cepat membesar Adi menerapkan konsep kemitraan. Tujuannya agar mempercepat mengumpulkan modal. Bahkan ia rela menggarapkan brand lain, dengan harapan mempercepat produksi brandnya nanti.

Adi mendapatkan tawaran komisi 25% dari produksi. Ada berbagai tawaran bahkan datangnya dari brand asal Amerika. Berkat model bisnis ini, Adi mendapatkan untung Rp.23 juta dan segera diputar ke brandnya Applecoast.

Bertahap ia melepaskan diri dari brand yang menyewa jasanya. Dia lebih memilih mengerjakan brand Applecoast. Kemampuan Adi meningkat dari segala aspek termasuk desain. Hasilnya, Applecoast mampu mencetak omzet Rp.23, disusul habis masa kontraknya dengan brand- brand lain.

Mengembangkan Brand


Kisah berlanjut ketika dirinya menemukan sosok Tavan Dutton. Bule asal London yang tengah sibuk berkuliah di Indonesia. Adi bertemu sosoknya ketika tengah jalan- jalan di mall. Saat itu tampilan Adi telah berbeda, memakai kaos dan aksesoris khas anak skateboard.

Dia menemui sang bule kemudian berkenalan. Mereka saling bertukar nomor bahkan berjanji akan bertemu lagi. Adi iseng memberikan topi sampai baju gratis buat Tavan. Kemudian Adi meminta foto bule tersebut bersama produknya.

Siapa sangka sang bule mempositing fotonya ke sosmed dan viral. Dia menyebarkan produk itu ke teman- teman bulenya. Adi mulai kebanjiran order semenjak pristiwa tersebut terjadi. Applecoast lalu dibawah bendera PT. Dharma Adi Mandiri, yang menjadi salah satu brand ternama Indonesia.

Applecoast menjadi pemain clothing lokal sekala nasional. Tidak hanya berhenti di situ, lewat dunia maya, Adi mampu menggaet pembeli luar negeri. Melalui email pesanan dari negara Kentucky pun datang. Sampai Applecoast dipanggil mengikuti pameran streetwear di California, Amerika.

Nama pameran sekala internasional tersebut Agenda Show. Diikuti brand- brand kelas dunia, seperti Billabong, Nike, dan Quicksilver. Mereka akan memajang topi, t- shirt, jaket, sweater, kaus kaki, dan sepatu. Brand Applecoast yang bersanding dengan mereka menjadi kebanggaan tersendiri.

Adi sempat kebingungan menghadapi undangan tersebut. Dia nekat berangkat kesana meski terpaksa menjual mobil, dan mencari sponsorship untuk membiayai. Karena tidak paham mengenai keadaan di sana. Adi lantas mengontak pembeli asal Kentucky dan meminta bantuan.

Konsumen asal Kentucky tersebut telah menjadi mitra penjualan. Mancanegara mungkin telah sukses dirambah produk Applecoast. Tetapi Adi tetap memperhatikan pesar dalam negeri. Ia menawarkan sponsorship bagi komunitas olahraga ekstrem.

Adi penggemar olahraga ekstrem seperti skateboard, longboard, dan surfing. Total ada 14 atlet bidang olahragam ekstrem yang disponsori. Di sosial medianya, Applecoast membranding dirinya menjadi produk streetwear. Ia lantas membentuk komunitas beranggotakan pecinta olahraga ekstrem.

Nantinya anggota komunitas akan mendapatkan aneka diskon. Applecoast menyasar pasar usia 18- 35 tahun. Perbulan Applecoast menghasilkan 40 desain terbaru. Mereka memiliki 17 agen distribusi dari Jakarta, Bandung, Bali, Makassar, Banjarmasin dan Samarinda.

Adi tidak pernah berputus asa walau kedepan persaingan samakin ketat. Dia menyadari masyarakat kelas menengah menyukai merek luar. Adi mengalami kesulitan menjual di dalam negeri. Pasalnya, hampir semua toko menerapkan sistem titip jual, dan terkadang pembayar telat.

Berbeda brand luar, mereka dijual sistem beli putus, alhasil cepat memutarkan modal. Begitu banyak tantangan menjual di dalam negeri. Walau bagitu dia memenangkan perjuangan dalam kehidupan ini. Berkat ikut Agenda Show, acara yang berkonsep B to B tersebut, memberikan suatu peluang besar bagi Applecoast.

Dia berhasil menggaet 17 toko sekaligus, dan meneken kontrak menjual beli putus. Applecoast tidak membuat kembali desain lama. Dimana 70% hasil produksi atau sekitar 15- 20 ribu, fokus dijual ke Amerika. Maka Adi menjadi miliarder diusia sangat muda, yang beromzet mencapai Rp.1,2 miliar.

Siti Hartati Murdaya Poo Pemilik PRJ Jakarta

Biografi Pengusaha Siti Hartati Murdaya

 

Bernama asli Siti Hartati Tjakra Murdaya atau Chow Li Ing, inilah biografi Siti Hartati Murdaya Poo pemilik PRJ Jakarta. Pengusaha wanita kelahiran Jakarta 1946. Dia adalah salah satu orang terkaya di Indonesia bersama suaminya, Murdaya Poo.

Dia pemimpin Central Cakra Murdaya atau Barca Group dan ketua umum WALUBI. Hartati terkenal memiliki kegiatan sosial tinggi, dan wanita dibalik lahirnya partai Demokrat dan Susilo Bambang Yudhoyono, President ke 6 Indonesia.

Ia merupakan anak sulung dari tujuh bersaudara. Ayahnya Tuan Tjakra Bhudi dulu adalah wartawan kemudian beralih menjadi pengusaha kayu. Terlahir di keluarga Budhist, Hartati rajin beribadah, membersihkan, menyapu, dan mengepel wihara serta mencuci jubha bhikkhu.

Dia bercita- cita menjadi biarawati bahkan sempat menimba ilmu ke Sri Langka. Tetapi, ya apa mau dikata, bisnis keluarganya memanggil dirinya masuk lebih dalam. Hartati tumbuh di Tanah Abang, Jakarta Pusat, berkuliah Tri Sakti jurusan ekonomi.

Dalam perjalananya, dia sudah banyak melihat ayahnya bekerja, dan ikut terjun menjadi jenderal menejer di pabrik penggilingan setelah lulus kuliah. Tahun 1971, wanita karir 25 tahun yang bertemu takdir, dia bertemu seorang pengusaha muda, Murdaya Poo, lalu menikah di tahun 1972.

Satu tahun kemudian, Hartati memutuskan meninggalkan perusahaan ayahnya, dan memulai bisnis bersama suaminya. Di 1984, ia mengikuti kulaih lanjutan jurusan menejemen eksekutif di Stanford University di California. hartati juga mengambil menejemen perusahaan kecil di Singapura di tahun 1985.

Dia dan suaminya memiliki 4 orang anak dan semuanya bersekolah di US sejak kecil. Mereka lalu mendirikan PT. CCM Group sekitar awal 1970, dan menjadi pucuk pimpinan. Perusahaan tersebut dikenal menjalani bisnis konstruksi dan peralatan.

Bisnisnya tumbuh, perusahaan bahkan mulai bekerja sama dengan beberapa perusahaan asing seperti Fuji Electric dari Japang dan Asea Brown Boveri (ABB) dari Switzerland. Perusahaan Hartati juga memiliki hak merek berbagai produk asing; seperti IBM, HP, Hitachi, Fujitsu dan Symantec.

Tahun 1988, ia menggandeng merek Nike mendirikan pabriknya di Indonesia. PT. Hardaya Aneka Shoes Industry dirikan di kecamatan Jatiwungu- Kotamaday Tangerang, menjadi pusat pembuatan dari sepatu Nike. Untuk memperkuat bisnis, dia bahkan merekrut menejer- menejer Nike di Korea Selatan.

Ada kesempatan emas ketika Nike menutup pabrikan di Korea Selatan karena upah naik. Hartati tau betul Indonesia bisa menyediakan tanaga kerja banyak, dan maka pindahlan pabrik itu menjadi yang kedua di Indonesia.

Pabrik kedua dibawah PT. Nagasakti Paramashoes Industry yang berlokasi di kecamatan Pasar Kemis- Kabupaten Tangerang. Pabrik- pabriknya disebutnya usaha padat karya dimana warga sekitar ikut bekerja di sana. Hingga Hartati bisa menciptakan merek sepatu sendiri melalui perusahaan PT. Barca Sportindo.

Dia memproduksi sepatu League, sekaligus jadi distributor Nike resmi. Melalui PT. Kencana Sakti Indonesia, Hartati berbisnis mesin jenset dan alat kelistrikan. Di tahun 1992, usahanya merambah ke proyek pembangkit listrik tenaga gas dan uap Tanjungpriok.

Usahanya kemudian berekspansi di properti, perkayuan, agroindustri, dan kontraktor listrik. Hartati juga enggarap usaha printer HP dan pabrik kabel listrik. Melalui PT. Hardaya Inti Plantations, dia menggembangkan bisnis kelapa sawit memiliki 70 ribu hektar kebun di Buol, Sulawesi Tengah.

Dia lantas membeli PT. Jakarta International Expo (PRJ) senilai Rp.1 triliun. Di tahun 2013, setelah empat puluh tujuh tahun, PT.CCM Group atau Barca Group telah memiliki 45.000 -an pekerja di berbagai jenis bisnis dari properti hingga argo bisnis.

Setiap bisnisnya, ia dan suaminya memilih orang terbaik menjadi pimpinan pucuk, dan tentunya dengan profesionalisme tinggi. Sekian sedikit biografi Siti Hartati Murdaya Poo, intinya kamu harus mampu melihat peluang dibalik suatu bisnis.

Bisnis Arief Muhammad Pocong dari Youtube dan Kosan

Profil Pengusaha Arief Muhammad


bisnis arief muhammad youtuber
 
Bisnis Arief Muhammad dimulai ketika membranding dirinya anonim. Akun Twitter @poconggg, milik Arief yang anonim telah disetarakan akun Serina Munaf. Pamornya sangat tinggi, di tahun 2010 -an, tetapi belum menghasilkan bisnis seperti dibayangkan kita sekarang.

Si pocong mempostikan cuitan kocak, bikin terpingkal- pingkal, dan memotivasi. Ia mendistribusikan aneka kosa kata baru. Cuitan yang galau diselipi jokes ringan, dan tidak jarang membuat kita ketawa sendiri. Si akun anonim ini telah memiliki jutaan follower, tanpa tau siapa Muhammad Arief Yakoeb.

Ketika namanya terbongkar sosok Arief Muhammad dicar- cari. Kemudian dia menjadi salah satu influencer ternama di  Indonesia. Arief pun mampu menghasilkan pundi- pundi uang dari sana. Bisnis Arief Muhammad berasal dari Youtube, endorse Instagram, dan bisnis lain- lain.

Arief mulai menerima brand masuk sebagai endorsan. Dia berkeliling menjadi pembicara, motivator dan pemilik usaha. Tetapi apakah semudah itu, ternyata Arief sempat mengalami pergulatan batin, bahkan sampai tidak muncul baik di ranah Twitter ataupun tempat umum.

Iseng Jadi Terkenal

Nitizan Twitter selalu mengikuti updetan Arief tanpa pedulia siapa. Sosoknya mungkin bikin orang penasaran, tetapi para fans tidak pernah memaksa buat tahu. Hingga suatu ketika, si @poconggg lalu memberikan tantangan, dia mengumumkan akan tampil di mall dan jam sudah ditentukan.

Jujur dia iseng saja tidak menganggap akan ada hoboh. Tapi ternyata tanggapannya begitu fenomenal, mereka berbondong- bondong datang ke mall tersebut. Para fans bahkan membawa spanduk besar di tempat dan jam ditentukan.

Arief melihat dari kejauhan dan tidak menyangka dapat sambutan besar. Ia mengurungkan niatnya buat membuka jati diri. Sosoknya terbongkar justru dari akun bernama Dracula Edogawa. Arief lalu terbongkar lewat kronologi pristiwa detail dari si Dracula Edogawa.

Begitu terbuka, ternyata si pocong menghilang, begitupula sosok Arief Muhammad lenyap. Para fans mencari- cari sosoknya bahkan mendukung. Arief pun kembali ke kancah Twitter, tetapi bukan sosok pocong melainkan Arief Muhammad sendiri.

Tawaran bermain film mengalir buat Arief seketika terbuka. Dia juga meluncurkan buku novel yang berjudul "Poconggg juga Pocong". Kemudian Arief membintangi sinetron berjudul Nyong Mutiara Hitam. Arief kemudian merambah ke You Tube, yang menjadi penambah pundi- pundi uangnya.

Dia termasuk sosok youtuber yang tidak penuh drama. Ia menjalani semua layaknya keseharian, tidak perlu membuat sensasi biar banyak viewer. Bahkan Arief lebih memilih menikah dengan pasanganya, Tiara Pengestika, dan sama- sama menjadi youtuber.

Keduanya kompak memberikan konten yang adem. Mereka menyuguhkan kehidupan keseharian, dan perjalanan traveling keliling Indonesia dan luar negeri. Arief lebih memilih menyalurkan hasil uang adsense ke bisnis real, salah satunya sate Jepang bernama "Oppai Yakitori".

Tidak berhenti dia membuka bisnis makanan pedas dan kue kekinian. Bisnis Arief Muhammad tidak mengandung sensasi apapun. Dalam beberapa saat, kuenya langsung ludes ketika dilaunching berkat para penggemarnya. Begitu pula restoran Jepang dan makanan pedas langsungnya laris manis.

Tidak berhenti di bisnis kuliner, Arief ingin merambah streetwear ketika booming hypebeast, maka dari sana lahirlah Billionaire's Project. "Gue sih gak ngelihat Hypebeast nya, tapi emang lagi pengen bisnis clothing terus emang kan makin banyak di Indonesia," jelasnya.

Bisnis clothing sudah dipersiapkan sejak 2018, dan baru diluncurkan pada 2019, yang berisi motivasi  keanak muda. Konsep clothing sesuai dengan namanya "billionaire", yang diartikan miliarder atau proyek miliarder. Berharap bahwa anak muda mengikuti jejaknya menjadi miliarder di usia muda.

"Kita itu pengen mengangkat biar spiritnya itu orang- orang yang punya mimpi jadi miliarder dan mewujudukan mimpinya," Arief menjelaskan.

Produk ditawarkan sangat berkualitas baik dengan range harga tinggi. Segi desainya mencari tau apa yang tengah ramai di masyrakat. Harga produk dari Rp.220.000 sampai Rp.360.000, yang dijual lewat media eCommerce, produk ini terjual habis beberapa menit setelah dilaunching.

Mungkin kamu berpikir harga segitu kemahalan tetapi terdapat alasan. Arief berkata, kebanyakan orang memiliki mindset brand lokal murah, harga Rp.80.000- Rp.120.000 dirasa cukup. Padahal dia berkata harusnya brand lokal layak mahal, selama kualitasnya tidak kalah dengan brand luar.

Arief memang pengusaha sejati dibanding disebut selebriti. Tahun 2019, dia mengembangkan usaha properti sendiri, tidak muluk tetapi cerdik menyelip pesaing. Ia lebih memilih konsep kosan yang bisa resturan cepat.

Inilah Ternak Kosan yang dirintis Arief, mulai dari pemilihan tanah, pembangunan, modeling bisnis, operasional, dan marketing. Dia menyusu tim sendiri bekerja sebagai seorang CEO dan Founder. Ia mengakui dirinya pengusaha, dan baru- baru ini bekerja sama dengan aplikasi properti OYO Life.

Bisnis Forum Gratis Web Server ProBoards

Profil Pengusaha Online Patrick Clinger


bisnis forum gratis

Patrick Clinger mempunyai ide bisnis forum gratis. Pengusaha online 30 tahun, yang menyewakan servernya, dan membuat software gratis. Pendiri sekaligus CEO ProBoard, bermula passionya akan dunia programing dan internet. Ia mencoba menghasilkan produk gratisan yang berkualitas tinggi.

Dia fokus menjalankan hobinya melalui internet dimulai sejak 1995, ketika masih duduk di sekolah menengah pertama. Pemuda yang sangat berpikiran jauh dan kreatif soal bisnis. Dia lalu meluncurkan forum gratis pertama, memberikan layanan gratis. dan akhirnya membuat uang dari sana.

Fokus kepada layanan gratis, Clinger tetap bisa menghasilkan uang. Dia membuat software ProBoard menjadi layanan membantu orang banyak. Pengguna akan membuat forum- forum mereka sendiri. Software ProBoard diluncurkan tahun 2000, layanan berupa gratis hosting dan cara mudah membuat forum.

ProBoard sama mudahnya dengan layanan Blogger atau Wordpress. Dia menulis software nya sendiri menghasilkan lebih dari 3.000.000 forum terdaftar. ProBoards menghasilkan 22.800.000 pengguna aktif harinya. Sekarang, ProBoards menghasilkan 600 juta kunjungan setiap bulannya. Pengunjung sebanyak itu membuat bisnisnya jadi salah satu situs terbesar.

Dengan jutaan pengguna ini tidak kalah dengan sosial media lain. ProBoards terus berupaya menjual layanan forum gratis. Clinger banyak mendapatkan penghargaan berkat ini, sebagai 40 under 40 entrepreneur dari Forbes. ProBoards -nya menghasilkan penghargaan forum terbaik atas layanan, dan dedikasi.

Bisnis online


ProBoards diluncurkan pada 1 Januari 2000, software tersebut dibuat oleh Clinger sendiri. Di 2001, situs ini menggunakan YaBB sistem, membuat setiap pengguna menggunakan nama domain panjang dimana hanya dipisahkan oleh nomor server ( usernama.proboards(nomor server).com).

Pada 11 Juni 2002, ProBoards ditulis ulang kodenya oleh Clinger, menjadi ProBoards 2. Ia fokus agar membuat setiap produk mudah diakses dan tentunya ringan agar tetap kompetitif. Di bulan Februari, ia meluncurkan ProBoards 3 masih dengan maksud yang sama; memperbaiki kualias kecepatan software.

ProBoards juga menambahkan 30 layanan baru, kemudian berubah 100 layanan di ProBoards 4. Di 30 Februari 2005, ProBoards 4 diluncurkan diikuti oleh ProBoards v.5. "Kami masih bergembira dengan respon versi 5 dari para pengguna forum," ucap Patrick Clinger.

"Banyaknya orang yang menggunakan produk terbaru kami sudah diluar perkiraan. Tanggapan yang mereka berikan selalu positif, spesialnya mengenai plug-in dan perpustakan tema yang bisa diatur satu klik. Kami sangat bersemangat menunjukan semua di ForumCon tentang sagala fitur terbaru dan cara kerja ProBoards," ucapnya.

Tema mampu merubah tampilan ProBoards lebih cepat, sedang plug- in akan menambah kegunaan dan tampilan lebih baik lagi. Pengguna bahkan diperbolehkan menciptakan aplikasinya sendiri dan aktif membuat temanya sendiri di ProBoards 5.

Oleh karena lengkapnya, ProBoards disebut sebagai yang terbaik dan tercanggih diantara software forum yang pernah ada sekarang. Bisnis forum gratisan bagaimana Clinger menghasilkan uang. Pada 2005, Clinger memberikan layanan beriklan di EV1 Server, dan merupakan tempat server di simpan.

Sebagai CEO ProBoards, dia menyampaikan EV1 merupakan tempat beriklan terbarik, uang dari bisnis ini agar ProBoards prima. Iklan yang berjalan yakni acara Houston Bowl, dimana EV1 sukses mendapatkan respon positif dan tumbuh.

Pengguna tidak keberatan ketika ProBoards menampilkan iklan sponsor. Di tahun 2010, EV1 dimerger oleh perusahaan lain, menjadi satu dengan Theplanets.com. Hingga di September 2003, ProBoards didukung sponsor iklan pop- out atau iklan yang muncul ketika di klik.

Tetapi, iklan semacam ini terbukti cukup mengganggu pengguna, yang harus menghapus halaman baru. Kini beberapa forum dengan pengunjung terbanyak memilih Google Adsense, dan beberapa link iklan mandiri.

ProBoards juga menjual ruang iklan bagi pengguna server ProBoards. Pengguna bisa mengiklankan forum milknya di forum lain turunan ProBoards. Clinger berkata forum ini gratis, tidak ada batasan file diupload atau mau sampat kapan forum bertahan, dan semua berkat iklan dari para sponsor itu.

Keripik Kimpul Variasi Mahasiswa Pengusaha

Profil Pengusaha M. Tholabuddin dan Arini Kusumaningtyas


bisnis keripik kimpul

Cobalah rasa keripik kimpul variasi mahasiswa pengusaha ini. Mohammad Tholabuddin, alumni Fisipol Administrasi Negara, dan Arini Kusumaningtiyas, alumni Teknologi Industri Pertanian, yang mengembangkan umbi kimpul. Bahan baku bernama latin Xanthosoma Sp, yang lebih umum menjadi pakan ternak.

Mereka berdua menang ajang Shell Livewire Business Startup 2009. Mereka mengalahkan lebih dari 300 pengusaha lain. Uniknya semua berkat umbi bahan pakan ternak tersebut. Nama usahanya adalah Blue Taro Chips. Dikemas dengan kemasan ukuran 100 gram, yang dijual seharga Rp.5000 pada saat itu.

Produk mereka tidak menghasilkan pencemaran lingkungan. Blue Taro Chips ini diproduksi dengan higenis dan menyerap banyak tenaga kerja. Dari Blue Taro, Thola mendirikan perusahaan bernama Kharisma Food, yang memiliki 40 orang karyawan di pabriknya di Magelang.

"Di Bandung produk kami laku keras. Dalam satu bulan, satu ton Taro Chips langsung habis terjual," tuturnya.

Melimpahnya jenis umbi- umbian di Indonesia belum dikembangkan. Tahun 2009, olahan berbahan umbi belum setenar sekarang, salah satunya kimpul yang bahkan sampai sekarang belum setenar ubi ungu dan singkong.

Kimpul sendiri memiliki bentuk seperti jahe sekilas. Telas kimpul mudah ditemukan tetapi banyak menjadi pakan ternak. Dibiki keripik ternyata rasanya tak kalah dari singkong atau ubi ungu. Tetapi taukah kamu, bahwa kimpul juga dijadikan bahan roti, pasalnya bahan ini mudah mengembang ketika diolah.

Namun kemampuan kimpul tak sebaik terigu soal mengembang. Ini karena kandungan kalori dan lemak yang sedikit. Ya, kandungan yang minim itulah yang membuat kimpul lebih sehat. Di beberapa negara dan Indonesia, kimpul lebih ke dijadikan obat- obatan, yang aman buat dikonsumsi penderita diabetes.

Karisma Food menyediakan empat varian rasa, seperti barbeque, keju, jagung manis dan original. Perusahaan telah mampu memproduksi 1- 3 ton perbulan. Thola mampu menghasilkan omzet sampai Rp.50 juta perbulan, dan keuntungannya sampai Rp.20 juta perbulan.

Entri yang Diunggulkan

Biografi Jack Ma Orang Terkaya China Alibaba