Inspirasi Fashion Blogger Evita Nuh Hadapi Keterbatasan

Profil Pengusaha Evita Nuh


evita nuh blogger
 
Inspirasi blogger fashion Evita Nuh punya keterbatasan. Dia jago OOTD, Tapi apakah kalian tau, Evita Nuh memiliki keterbatasan. Bermula ketika usianya masih 9 tahun telah aktif menulis. Dialah pemilik blog jellyjellybean.blogspot.com, yang bermula kebiasaan anak berselancar di dunia maya. 
 
Beruntung karena Evita menemukan kegiatan bernama blogging tengah fenomenal. Ada satu blog bernama Cherry Blossom milik Alex aasal Perancis. Ia melihat blog mudah dan bisa bebas berekspresi. Kita juga tau beberapa layanan blog gratis. 
 
Kalau bicara fashion semua bermiula dari permainan SIM. Itu loh yang karakternya bisa diganti pakaian sesuai kesukaan kamu.

Menjadi Fashion Blogger

 
Dia juga suka bermain Berbie dengan sagala pakaiannya. Ketika bicara mengenai dia mau ngeblog apa. Evita memilih menulis apa disukai. Konsep blog sendiri memang begitu menjadi media dalam berekspresi. Tidak ada strategi khusus untuk menjadi blogger terkenal dan banyak pengunjung.

"Blog itu untuk bersenang- senang, bukan semacam kompetisi dan bukan urusan bisnis jadi nikmati saja," tutur Evita.

Menjadi fashion blogger tentu membutuhkan modal. Walaupun gratis, Evita tetap membuthkan uang buat postingan. Tidak ada budget spesifik hanya dilakukan sesuai kesenangan. Evita akan memakai apa yang dia sukai dan ingin dicoba.

Taukah kamu, kakaknya sangat berperan akan kesuksesan blog miliknya. Kakak Evita yang memotret gaya. Dia jarang membaca blognya. Kakaknya juga tinggal terpisah di apartemen. Dan, dia tidak suka dunia fashion sama sekali.

Seperti dijelaskan diatas dia lakukan buat bersenang- senang. Tidak ada pikiran mau diuangkan. Dia juga tidak mau bekerja layaknya karir. Harus membangun jadwal khusus demi kebutuhan konten. Itu bukan gaya Evita.

Justru dengan gaya inilah dia mampu tampil tanpa beban. Ia menjadi sosok inspiratif bagi anak- anak seumuran. Evita selalu senang bila namanya disebut "Evita Nuh from Indonesia". Nama tersebut jadi bentuk pengakuan akan karya. Dia dari menjadi model fashion sampai membangun brand pribadi.

EVITANUH merupakan bentuk ekspresi pengusaha muda ini. Brand tersebut menjual baju atasan, celana, rok, dan outwear. Dia senang ketika gadis lain menyukai produk ini. Senang rasanya, ketika ada ibu- ibu bilang anaknya ngefans sama Evita, dan berharap bisa mengikuti jejaknya.

Evita kecil menderita Sindrom Espeger. Ia sebenarnya cerdas di atas raata- rata. Espeger merupakan bentuk austisme yang membuatnya cangguh, susah bersosialisasi. Dunia maya menjadi jalan dirinya berekspresi. Bila dilihat dari tulisan dan gaya fashion Evita punya kecerdasan diatas rata- rata.

Bentuk autisme ini membuat dirinya susah komunikasi. Spesifiknya dia akan kesulita memahami hal komunikasi non- verbal. Ini bukan akhir segalanya justru memacu semangat. Alhasil dia menjadi lebih ekspresif menulis. Membuka peluang menjadi penulis masalah fashion ternama asal Indonesia.

Membangun Harapan


Bloger berjudul La Creme de la Crop dibangun ketika 9 tahun. Gadis bernama lengkap Evita Panca Ludwina. Gaya fashionnya terinspirasi Alexander McQueen, Anna Wintour, dan Karl Lagerfield. Dia berada dalaam daftar Fashion Bright Under 16 pada 2010.

Masuk ke urutan ketigaa berdasarkan penulis fashion Asia Tenggara, www.tonguechic.com. Di usia 12 tahun, namanya masuk daftar "100 Anak Muda Paling Berpengaruh Indonesia" versi Marketeers. Ia pada Agustus 2011, profil dirinya satu artikel penuh ditulis di majalah Grazia asal Italia.

Pada Februari 2012, Evita terpilih menjadi wakil anak muda jenius dari Asia. Satu- satunya anak muda di dalam wawancara di majalah Le Nouvel Observateur Perancis. Tahun 2013, dijuluki sebagai The Next Tavi dalam majalah Elle, dan dimuat dalam New York Times pada tahun 2015.

Majalah Go Girl! tertarik akan kemampuan Evitaa Nuh. Dia dijadikan salah satu kolumnis majalah fashion terkemuka itu.

Dari tanah air, banyak brand lokal yang tertarik menjadikan dirinya model. Spesifiknya Evita nanti memakai produk mereka untuk dipadu- padankan. Evita lalu membangun EN PENS, brand fashion yang kepanjangan dari Evita Nuh Perfectum Est Non Satis, yang menjual produk tas desainnya.

Salah satu karayanya berupa tas clutch bertema taksi New York. Tas ngejreng dengan warna kuning yang mencolok. Sempat difavoritkan fashion blogger lain, seperti Cindy Karmoko, Anaz Siantar, dan kalangan selebriti.

Andien artis dan penyanyi pernah membawa tas ini ke New York Fashion Week 2014. Ini menjadi perbicangan dikalangan selebriti dan fasionista. Adapula Ava and Archiebald, produk pakaian anak dan bayi karyanya. Evita juga sibuk menjadi ilustrator album weeding dan kids photography.

Tour Guide Indonesia Mendunia Tedjo Iskandar

Biografi Pengusaha Tedjo Iskandar

 
biografi tedjo iskandar

Biografi Tedjo Iskandar tidak sekedar menyukai pemusik dunia. Kisahnya yaitu tour guide Indonesia mendunia. Tedjo rela mengeluarkan uang lebih banyak, tak ayal banyak sudah konser telah Tedjo dikunjungi. Dari SMA, dia sudah menyukai artis- artis manca negara apapun artisnya, harus nonton.

Dari passionya tersebut muncul ide bisnis tour guide. Berkat pengalaman dan koneksi luas, tour guide Indonesia mendunia. Biografi Tedjo Iskanda, sejak kecil senang memasang poster- poster artis dunia di dinding kamara. Bahkan, Tedjo rela menonton jika ada konser di Palembang, seperti God Bless, Trencem, Aka, Rollies hingga Ken Arok. 

"Kalau teman- teman saya naik pesawat, saya harus naik bus ke Lampung, menyebrang dengan kapal fery dari Panjang Lampung ke Merak," ujar pria kelahiran 12 Desember 1960.

Bisnis Tour Guide Indonesia Mendunia


Dia sempat test SKALU lalu diterima di UNDIP jurusan Sospol. Dia yang sejak SMA menyukai konser, masih memiliki hasrat itu. Dia kemudian beralih menuju Jakarta, dilanjut kuliah di Pariwisata Universitas Trisakti, itu semua sekedar pemenuh hasrat akan konser- konser dunia.

Tedjo menjadi bersemangat, hingga meminta bantu kakaknya memastikan tetap berkuliah di Jakarta. Dia berkuliah dan ngekos di sekitar kampus Trisakti Grogol. Dia bukanlah tipe orang manja, bahkan sangat percaya diri dan mandiri.

Keputusanya memilih Jakarta tidak membuatnya hidup nyaman, dia harus menghidupi dirinya sendiri setiap hari. Ia harus banting tulang bahkan tiap hari sabtu- minggu; bekerja sebagai tour guide. Dia harus menjaga turis keluar masuk Bandara Halim Perdanakusuma.

Menjadi LO (Liaison Officer) di City Tour yang mengantar para turis mengunjungi toko barang antik di Jalan Surabaya, batik di Kebayoran Lama, taman mini, pasar seni, Monas dan lainnya.  

Saat itu, dia bisa mengumpulkan 10 dollar US ditambah 10 dollar komisi. Lalu dia membawa turis ke kapal pesiar Golden Odyssey yang merapat di Tanjung Priuk, ke Dieng, Gunung Kawi, Yogya, Solo, hingga ke Bali.

"Karena bahasa harus kuat saya kursus bahasa Inggris, Mandarin, Jepang, juga fotografi dan menulis. Karena tidak bisa beli buku, saya baca di Gramedia," ungkap pengusaha fans dari Abraham Lincoln ini.

Impiannya pun nyaris tercapai, dia tidak lagi menonton dari poster di kamar tapi menonton langsung. Tedjo sudah tak pernah ketinggalan konser band- band luar di Jakarta. Ia mampu menikmati konser Deep Purple, Uriah Heep, Rolling Stone, The Police, dan lainnya, langsung di tempat.

Pada 26 Desember 1983, pengusaha keturunan TiongHoa tersebut akhirnya berangkat ke luar negeri pertama kali.

"Saya mendapat kepercayaan JAL Select mengantar wisatawan ke Jepang dengan rute Singapura, Hongkong, Taiwan, Tokyo," kenang pengusaha ini

Dia merasakan kebanggan itu menjadi orang pertama di kampungnya. Tedjo lantas sibuk mengirim surat berlampir foto- fotonya ke kampung halaman. Semua warga Lorong Pagar Alam I mendengar dan terkejut bahwa Tedjo mencapai cita- citanya satu persatu.

Hobi Nonton Konser Menjadi Bisnis Menjanjikan


Hampir setiap konser Tedjo selalu ikuti seperti konser Michael Jackson, Spice Girl, Boyz II Men dan North Sea Jazz di Belanda.

"Tahun 93 saya mengantar anak muda nonton NBA, lalu pesta musik dunia di Woodstock, Amerika. Semua mimpi itu membuat mimpi- mimpi saya menjadi kenyataan," ungkapnya.

Pembawaanya serius, tapi santai, humoris, dan menghibur membuat nama Tedjo bersinar terang. Dia dikenal sebagai tour guide kelas dunia. Namanya melambung disekitaran travel agency Indonesia, mencoba menawar jasanya memandu berwisata.

Hingga kini suami dari Revina Aryani serta ayah dari Kidung Pascalia dan Kinanti Odelia merambah berbagai benua; Eropa, Amerika, Asia dan Australia menjadi langganan.

Tedjo terbiasa menjadi tour guide para artis seperti Sarah Sechan, Gunawan, Ari Wibowo, Bella Saphira, Ferry Salim, Cindy Fatika dan banyak lainnya. Kerana bertekat berbagi ilmu, dibukalah satu TTC atau Tourism Traning Center, di 1994 membawa pengalamannya ke ranah teori.

Pesertanya bukan hanya mahasiswa jurusan pariwisata, tapi juga karyawan travel agency, bahkan masyarakat umum. Pelajaranya bahkan meliputi perjalanan ke luar negeri.

Tahun 1994, mereka menjalankan perjalanan ke Singapura Bangkok. Lalu program berikutnya meliputi Eropa, Australia dan Malaysia, dan menjadi dua kali kunjuangan ke peserta lebih dari 50 orang.

Tedjo meyakinkan "Hingga kini sudah ratusan tour guide lulusan program ini, mereka berhasil rutin membawa wisatawan ke luar negeri."

Tak dinyana program yang dikerjakannya menjadi bisnis sukses. TTC membentuk dirinya menjadi pusat pelatihan terbaik. Tak hanya itu, Tedjo merambah bisnis lain seperti menjadi pembicara, workshop, asrama pelatihan, lalu terbaru travel mart.

Apa itu Travel Mart? Bisnis yang berfokus menggalang minimal 120 travel agency di seluruh dunia melalukakan kerja sama bisnis. 
 
Bisnis ini meliputi bertukar informasi, wisatawan, dan pengalaman tentunya. Di usia kepala lima, Tedjo Iskandar memilih ke luar negeri untuk sekedar menenangkan jiwa dan rohani, tak mengejar kepuasan duniawi.

Buka Usaha Kursus Stir Mobil Kamu

Artikel Bisnis: Prospek Usaha Stir Mobil

 
usaha setir mobil
 
Mau buka usaha kursus stir mobil. Beda dengan Indonesia dimana kursus mobil tidak masuk dalam kurikulum. Disini, apa saja bisa jadi bisnis, dan bisnis pelatihan mengemudi bisa jadi ide bisnis. Kan sudah banyak dijalanan tuh. Tapi, kamu perlu ingat bisnis juga tentang memberikan suatu nilai berbeda.

Kembali ke bisnis kursus stir mobil. Prospkenya orang butuh waktu berbulan- bulan untuk berlatih sendiri. Ditambah tidak semua mobil bisa digunakan pemilik. Kamu cukup fokus pada hal ini. Tak jarang dalam satu usaha stir mobil, orang memberi berbagai kursus dengan mobil berbeda. 
 
Ada setidaknya dua jenis mobil yang kamu harus miliki: mobil otomatis atau manual. Lembaga kursus stir mobil ini masih bisa dikembangkan lagi.

Bisnis ini bisa dimulai dengan satu modal mobil. Atau, kamu bisa menggabungkan dengan bisnis penyewaan mobil. All in one solution. Berikut apa yang kamu butuhkan jika memulai bisnis kursus mobil dari nol:

1. Kamu menyediakan mobil untuk kursus. 


Kamu bisa menggunakan mobil pribadi kamu sebagai awalnya. Mobil yang digunakan tidak mesti baru ya. Mobil kamu harus terawat, bersih, dan nyaman. Jika tidak maka akan membuat kamu dicap tak profesional. Usahakan mobil itu merupakan mobil populer di masyarakat umu. 
 
Biasanya sih mobil kijang atau mobil keluarga yang bisa dipakai untuk apa saja. Jika di luar negeri itu biasanya ada tambahan rem, stir tambahan untuk instruktur.

2. Mempunyai instruktur atau pelatih yang handal, terampil, dan cakap. 


Atau, jika kamu cukup percaya diri, kamu bisa mengajari sendiri. Yang terpenting kamu punya pengalaman juga, ini prospek bagus bagi kamu yang pernah bekerja sebagai driver profesional. Instruktur juga termasuk handal soal rambu lalu- lintas. 
 
Memberikan pelajaran awal tentang berkendara harus masuk dalam kurikulum kamu. Sedikit tambahan dengan mengajarkan dasar penanganan mobil ketika mogok juga bisa. Kebanyakan bagi mereka yang memulai usaha ini cuma mengajarkan cara mengemudi saja.

3. Kurikulum jelas dan terencana


Seperti diatas ajarkan juga tentang bagaimana berkendara yang baik. Bagaimana menangani ketika mereka para murid dihadapkan pada posisi macet, bagaimana berbelok, bagaimana menaiki tanjakan. Kurikulum itu menunjukan profesionalitas kamu, dan itu menjual! 
 
Tawarkan konsep pembelajaran kamu tiap minggunya nanti, buatlah seolah kamu guru di sekolah. Ada standar operasional terencana.  Ajarkanlah teknik- teknik mengemudi dengan penuh kehati-hatian tanpa membuat mereka takut. 
 
Ajarkan cara mengemudi yang hemat energi atau eco-driving serta bagaimana agar mobil sehat, serta pengetahuan tentang aturan lalu lintas.

Ingat untuk mensurvei kawasan-kawasan yang dapat digunakan untuk berlatih mengemudi, seperti lapangan atau lahan parkir yang tidak terpakai, atau jalanan di komplek yang cenderung sepi di tengah hari. 
 
Cobalah berkerjasamalah dengan pihak kepolisian supaya mereka bisa memberi perhatian dan pengawasan ketika peserta kursus kamu berlatih di jalan raya. Cari tau apakah memungkinkan untuk memodifikasi mobil kamu dengan rem tambahan dan stir tambahan dari pihak kepolisian.

4. Cari tempat yang nyaman tapi menunjang.


Upayakan tempat yang menunjang berbagai cara mengemudi, bukan cuma lapangan luas. Buatlah seolah itu benar- benar keadaan nyata. Cobalah cek video kurikulum di luar negeri, tiru cara mereka mengajari dari tempat mereka mengajari. 
 
Gunakan komputer, administrasi, tenaga administrasi untuk mendukung kamu di kantor. Atau kamu bisa mengajak pasangan kamu ikut berbisnis. hehehe.

5. Promosi bisnis


Lakukan promosi di Internet. Cek apakah "kursus mengemudi" masih sedikit di Google. Kamu bisa saja ikut membuat website atau blog. Kamu juga bisa menggunakan sarana Facebook, gunakan penekanan pribadi melalui akun pribadi atau akun perusahaan. 
 
Buatlah diri kamu menjadi besar meski kenyataanya kamu baru saja memulai. Kamu juga dapat menawarkan jasa pendampingan ketika tes mendapatkan SIM. Operasikan kursus kamu secara fleksibel untuk memperluas pasar.

Contohnya, bisa saja merancang jam kursus sesuai dengan permintaan pelanggan di malam hari. Atau pun juga, kamu juga bisa membuka sekolah mengemudi online seperti keys2drive.com.au sebagai inspirasi.

Karir Ahli Estetika Antara Pekerjaan dan Prospek Bisnis

Profil Pengusaha Maegan Desjardins


ahli estetik
 
 
Bingung antara pekerjaan dan prospek bisnis. Karir ahli estetika memang memiliki kelebihan begini. Ia adalah wanita bernama Meagan Desjardins, yang bersemangat untuk membuka bisnisnya sendiri; itu hanyalah masalah waktu.

Mimpinya memiliki usaha spa sendiri. Gadis kelahiran Yellowknife- sudah memiliki mimpi untuk membuka usahanya sendiri. Tak butuh waktu lama, dia membuka usaha spanya bernama Ethanda Day Spa, yang tepatnya di Roman Empire Building di jalan nomor 51.

"Setelah klien pertama saya benar-benar menarik dan menyenangkan," katanya, mengingat suatu hari di bulan Februari 2011, ketika Ethanda membuka bisnisnya pertama kali. "Ini mimpi saya menjadi kenyataan."

Apa Karir Ahli Estetika

 
Meski telah membagi waktunya selama delapan tahun terakhir antara Joie De Vivre, spa lain di kota, dan juga menawarkan layanan spa untuk pernikahan di Kepulauan Virgin, pengusaha wanita berusia 28 tahun ini mengatakan dia tidak pernah kehilangan pandangan dari tujuan membuka spa sendiri. 
 
Menjadi pegawai memang mimpinya. Toh, menjadi pengusaha juga merupakan sebuah bentuk karir profesional. 

Selama bertahun- tahun yang lalu, ia bahkan telah memilih nama untuk spa masa depannya ini. Dia selalu mengatakan Ethanda untuk spanya -berarti "keindahan" dalam bahasa Slavey- untuk mewujudkan tujuannya memiliki sesuatu yang unik tetapi juga mewakili Northen, tempat tinggalnya.

"Saya selalu tahu saya ingin melakukan ini," kata Desjardins, mencatat semangat kewirausahaan ia warisi dari orang tuanya Bill dan Sandra Stirling, pemilik Overlander Sports. "Saya tidak ingin bekerja di tempat lain - saya ingin bekerja untuk diriku sendiri.

"Saya ingin memiliki kontrol atas segala sesuatu yang saya lakukan dan setiap aspek bisnis untuk memberikan layanan yang lebih baik." lanjutnya.

Desjardins, bersama dengan pekerja paruh waktu, seorang ahli estetika waja, Veronica Speers, menawarkan berbagai layanan di spa -nya, yang mengkhususkan diri dalam perawatan kuku, perawatan kulit, perawatan tubuh, waxing dan makeup.

Dengan setidaknya setengah lusin spa dengan layanan lengkap yang tersebar di wilayah Yellowknife, Northern. Desjardins mengatakan apa yang membuat usaha Ethanda unik yaitu komitmennya untuk selalu menggunakan produk organik, termasuk cat kuku vegan atau bukan kimiawi. 
 
Dia menyediakan produk perawatan kulit asal Hungaria bernama Ilike.

"Saya pikir pasar siap untuk beberapa hal organik, dan itu niche saya," katanya. "Ada banyak bahan kimia dalam produk perawatan kulit yang beracun bagi tubuh yang kita pasang di tubuh kita sehari-hari.

"Kami menjadi memberikan kesadaran bagi konsumen tentang bahan kimia yang mengerikan," tambahnya. Desjardins mencatat produk organik di spa -nya bebas karsinogen manusia yang dikenal termasuk toluena dan formaldehida.

"Meagan benar-benar memiliki pengetahuan tentang produk-produknya," tegas penata rambut Natacha Saravanja, mantan klien Joie De Vivre dari Desjardins yang mengikutinya hingga ke spa -nya sendir, Ethanda Spa. 
 
"Dia peduli tentang hal-hal yang aman bagi Anda, baik untuk lingkungan dan baik untuk tubuh Anda."

Saravanja dan teman yang dalam industri kecantikan sering merujuk klien untuk Desjardins, siapa dia yang disebutnya aesthetician "mahir"

"Dia benar- benar bergairah tentang apa yang dia lakukan dan itu menunjukkan melalui dalam karyanya." Desjardins mengatakan sebagian besar dari usahanya sejauh ini dari mulut ke mulut -dan telah berkembang. 
 
Jika dulu para klien langsung bisa menikmati spa miliknya ketika mampir, apalagi di pertama kali dibuka, sekarang mereka harus memesan dua hari sebelumnya untuk mendapatkan pelayanan. Bahkan ada klien yang memesan berbulan sebelumnya.

Pada akhir tahun, Desjardins berencana untuk pindah Ethanda ke lokasi yang lebih besar di Franklin Avenue, mengungkap konsep baru untuk makeup dan memperluas layanan yaitu memasukan tanning tanpa matahari (dengan alat), body rubs dan warps dan perawatan stretch mark.

"Saya pikir semua orang di sini bekerja sangat keras dan perlu untuk dimanjakan di North," kata Desjardins. "Kami tinggal di iklim kasar, jadi saya pikir kami layanan spa yang bagus untuk memanjakan diri dalam."

Penemu Pirate Bay Tempat Mencari Download Gratis

Biografi Pengusaha Peter Sunde


penemu pirate bay

Biografi Peter Sunde dan beberapa temannya membangun ideologi. Mencari tempat download gratis dia berikan. Mereka adalah para penemu Pirater Bay. Atau kita kenal The Pirate Bay adalah mesin pencari mencari file torrent yang tersebar di internet. 
 
Kita menyebutnya pengusaha sosial karena menolak kapitalisasi internet dunia. Mesin pencari The Situs Pirate Bay berfokus dalam pencarian torrent files lalu mengunduhnya hanya untuk kita. Ideologi mereka tentang kebebasan dunia maya tanpa ada batas hak milik. 
 
Torrent diciptakan menjadi penghubung folder di upload lebih ringan dan lebih cepat. Mesin pencari The Pirate Bay sendiri merupakan media pencarian torrent bukan berbentuk file. Ia melanjutkan dalam biografi Peter Sunde. 
 

 Situs Download Gratis

 
Bahwa disini, kamu bisa mendowload film, lagu MP3 atau jenis lain, atau mendowload bokep lebih mudah. Karena jika berbentuk torrent maka itu akan jadi lebih kecil dan ringan didowload.

Dibaliknya sosok Peter Sunde Kolmisoppi, pemuda kelahiran 13 September 1978, dari Uddevalla, Swedia. Nama aliasnya adalah Brokep, seorang ahli dibidang komputer hacking. Sebelum menjadi penemu Pirate Bay, ia dikenal sebagai karyawan dari perusahaan pengobatan di German.
 
Sebagai pengusaha dia memiliki idealis dalam bekerja.  Tahun 2003, dia menjadi anggota Sweden's Pirate Bureau, sebuah organisasi  pendukung file sharing untuk kebebasan informasi, budaya, dan hasil intelektual. Baginya ini bukanlah tentang uang melainkan kebebasan berekspresi di internet.

Lebih jelasnya, Pirate Bureau merupakan pembicara berbagai hal tentang ambigunya copyright, file sharing, dan produk digital. Tidak ada namanya copyright di dunia internet bung! The Pirate Bay sendiri dijalankan bersama oleh Gottfrid Svartholm, Fredrik Neij dan Peter Sunde.

Mereka membuat file yang katanya bercopyright atau berlisensi agar tersedia di internet, semuanya dari perusahaan film terkenal, seperti Motion Picture of America. The Pirate Bay sebagai perusahaan, berpusat di PRQ, sebuah perusahaan di Swedia, dibuat dan diciptakan oleh Fredrik Neij dan Gottfrid Svarthol.

Pada 30 Mei 2006, situs tersebut tercatat berserver di Stockholm, lalu diamankan oleh polisi Swedish, kemudian ditutup.

Pada 17 April 2009, Peter Sunde dan kedua orang tersebut, ditahan dengan tuduhan serius yakni beberapa pembajakan karya cipta. Mereka ini ditahan dan membayar denda sebesar $4.500.000. setelah 9 hari percobaan. Tetapi sekali lagi ini bukanlah tentang uang melainkan kebebasan Internet.

"Jika pun saya mempunyai uang, saya lebih memilih membakar semuanya yang kupunya dan bahkan tidak untuk abunya. Mereka boleh memilih pekerjaan mengumpulkan itu. Begitulah saya membenci media industri," Sunde menulis surat untuk kedua temanya.

Ini merupakan awal kesuksesan Peter Sunde sebagai pengusaha, dari sinilah sumber kekayaan bagi Sunde dan temanya. Menjadi penemu Pirate Bay, mereka memberikan tempat para pengiklan bagi pebisnis di hasil pencarian.

Lucunya, berdasarkan tafsiran Svenska Dagbladet, pengahasilan iklan bisa mencapai $84.000 per- bulan lebih dari cukup sekedar mempertahankan website. Hasil investigasi lebih lanjut, polisi menyatakan uang dari iklan sebesar $169.000 per- bulan.
 

Pengusaha Ditangkap Polisi

 
Jaksa penuntut menambahkan nilainya bisa lebih dari $1,4 juta per- tahun. Walau, pengacara Peter Sunde menyatakan penghasilannya hanya sebesar $102.000 per- bulan. Di 2008, IFPI menyatakan The Pirate Bay menghasilkan uang banya dan mampu membayar hak cipta, lantas kenapa membajak?

Tetapi, hal ini dibantah oleh Gottfrid Svartholm melalui pernyataan onlinenya.

"Jika kami menciptakan banyak uang, saya, Svartholm, tidak akan bekerja hingga malam di kantor malam ini, saya akan memilih bersantai di pantai, lalu menghitamkan kulit," ucapnya membantah hasil IFPI.
Di Agustus 2011, Sunde dan Fredrik membuat situs "legal" berjudul BayFiles dan berbisnis baik. Berbeda dengan The Pirate Bay, BayFiles tidak memiliki koneksi dengan organisasi apapun. BayFiles mengijinkan setiap orang untuk mengupload di server dan membaginya secara "legal".

Orang bisa dengan mudahnya mengakses link tersebut dari seluruh dunia lalu mendowloadnya. Orang hanya akan melihat berdasarkan kategori dan terbatas agar terlihat legal.

Nah, karenanya orang tau sosok si Sunde dan Fredrik adalah pendukung pembajakan. Terjadi masalah di BayFile, orang- orang mengira ini gratis, dan banyak yang tidak tau adanya pengakuan kepemilikan serta muatan bisnis di BayFiles oleh Sunde.

Akhirnya, orang pun menguplod sembarangan, kemudian pihak ke tiga mengakui; BayFiles menghapusnya. Catatan bahwa BayFile ini beda dengan The Pirate Bay karena ini mengikuti aturan U.S. digital copyright atau mudahnya tidak mengedarkan produk digital berlisensi.

BayFiles akan menghapus jika ada satu pengakuan/laporan kepemilikan. Di bisnis lain, Sunde mengerjakan proyek Flatrr.com, yang merupakan file sharing berdonasi. Kali ini, hanya saja, dia dan Linus Olsson menarget musisi dan pembuat film agar masuk langsung sebagai anggota.

Faltrr sendiri memiliki konsep seperti sebuah jejaring sosial bagi musik dan file Indies, dimana mereka akan mencoba menghasilkan karya, membaginya keseluruh dunia di Flatrr dan mendapatkan donasi dari proyeknya.

Faltrr dilengkapi ruang jual beli, tepatnya gabungan antara file sharing, sosial media, dan market.

"Ini merupakan sistem bagi hasil yang baru untuk setiap orang membagi kontentnya! ini juga merupakan kombinasi antara sistem donasi dan kontent berkualitas yang dicari," ucap Peter Sunde di TorrentFreak.com.

Anggota menemukan file baik berupa artikel, musik, atau film. Mereka saling memberikan donasi minimal $2, dan dikumpulkan untuk setiap download serta menjadi support. Flatrr kemudian membagi hasil donasi untuk pembuat file yang juga merupakan anggota.

Dengan kata lain, setiap anggota akan menjadi flatter kontent produksi, flatter ongkos, dan menawarkan keuntungan dari sini. File yang didownload akan terbatas untuk anggota serta tanpa adanya batasan negara.

Flattr berkembang menjadi bisnis berbasis Micro Payment atau Micro Donation berpusat di Swedia. Ini terbukti sangat membantu baik di dunia nyata dan dunia maya. Mereka berguna baik non- komputer dan komputer berbasis donasi.

Mereka membantu mem "flattr-ing" bukan berbasis website, termasuk konten offline, menggunakan data Smartphone malalui code QR. Menggunakan QR setiap pengunjung mudah mendonasikan uang pengguna.

Nampaknya bagi Sunde inilah jadi yang terbaik dimana dia mengakali bukan membenci sistem. Dia tak lagi ngotot untuk melawan sistem satu- per- satu. Disadari atau tidak, karya Sunde, telah mengilhami sistem bisnis berbasis internet sekarang. Dimana semua orang bisa disenangkan disini.

Termasuk kita penikmat produk "freemium" dimana sang pengusaha, programmer, pelanggan, bisa sama- sama untung.

Entri yang Diunggulkan

Biografi Jack Ma Orang Terkaya China Alibaba