Jasa Barbershop Panggilan Pengusaha Muda Inggris

Profil Pengusaha Darren Tenkorang


jasa barbershop online
 
Pengusaha muda Inggris ini memberikan ide bisnis kamu. Dia menciptakan aplikasi jasa berbershop panggilan. Namanya Darren Tenkorang pendiri Trim It berbasis aplikasi smartphone. Trim It punya konsep layaknya aplikasi Uber, dimana kamu bisa memanggil tukang potong ke rumah.

Tinggal pencet langsung tukang cukurnya datang ke rumah. Didirikan oleh pemuda asal London, dia merasakan betul pengalaman tidak menyenangkan. Bayangkan dia sempat "kecukur" karena masalah sepele. Dia kecukur karena sang tukang tengah asik mendukung klub Arsenal.

Aplikasi Barbershop


"Saya harus menunggu berjam- jam dan ada waktu ketika tukang cukur menonton televisi," ia lalu melanjutkan. Arsenal mencetak gol hingga membuatnya melompat. Si tukang cukur bersorak girang dan mencukur rambutnya.

Ini pengalaman buruk sepenjang pengalaman mencukur. Kemudia dia berpikir mau berbuat apa biar tidak terjadi lagi. Bukan cuma pristiwa "kecukurnya" tetapi juga pengalaman menunggu. Dia sudah tidak betah menunggu lama- lama.

Ia membayangkan cukur rambut seperti membuat baju. Bayangkan dijahitkan khusus buat kamu agar cocok. Pengalaman pelayanan khusus buat costumer langsung datang. Darren bahkan membayangkan menaruh barbershop ke belakang van mobil.

Tukang cukur akan berkeliling menjajakan jasa panggilan. Ini terdengar konyol waktu tersebut tetapi sekarang tidak. Model bisnis nampak tidak baru ketika digabungkan teknologi. Ide bisnis konyol ini tidak masuk akal tetapi logis dalam sisi lain.

Ada lima mobil dengan empat orang pegawai tukang cukur. Trim It ternyata sangat menarik hati para pelanggan. Perjalanan tersebut tidak mudah karena pasti muncul turbulensi. Tanggapan masyarakat yang nampak meragukan hingga masalah komplain.

Perkembangan bisnis Darren telah mencakup pemilik barbershop. Aplikasi tidak hanya lagi memberi tukang cukur miliknya. Tujuannya berubah menjadi memberi saran tempat terbaik, terdekat, hingga memberi nilai tambah. Ia ingin meningkatkan penjualan barbershop yang bekerja sama.

Kredibilitas menjadi permasalah utama bagi dirinya. Bayangan model bisnis ini sekarang sudah bisa diterima. Tetapi apakah dia mampu menaikan pendapatan hingga mengganjar loyalitas. Tidak mudah membuat costumer menjadi pelanggan, hingga percaya bahwa tukang cukurnya berkualitas.

Tidak kurang 320 tukang cukur bergabung dari Amerika sampai Spanyol. "Layanan kami seperti hal Deliveroo, atau Uber Eat, tetapi bukannya mengantar makanan, kami mengantar gaya rambut," ia menjelaskan.

Menjajaki Entrepreneurship


Menjadi entrepreneur atau pengusaha sudah menjadi tren baru. Bagi beberapa pria kulit hitam, pergi ke barbershop termasuk bersosialisasi dan nongkrong. Tetapi banyak membuang waktu. Tidak semua orang butuh nongkrong di barbershop; ini bukan kafe karena kamu bisa tercukur.

Dua warga London ini memandang membutuhkan revolusi. Perpindahan fungsi berbershop menjadi tempat nongkrong tidak sehat. Mereka pun memberikan jasa barbershop panggilan via aplikasi. Nanti orang tinggal memanggil, datanglah mobil van hitam, dibuka akan muncul tempat barber mini.

Itu semua nampak sempurna dengan kaca cukur, kursi, peralatan cuci rambut dan gunting. Banyak varian gunting hingga cocok buat bergaya. Pengemudi adalah tukang cukurnya, akan langsung saja mengambil celemek buat potong, bisa pula memakai cliper elektrik jadi bisa cepat.

"Generasi saya menyukai semua kemudahan diatas segalanya, kamu rasakan sendiri," dia semakin yakin.

Darren tumbuh di Brixton, Selatan London, dimana ibunya bekerja sebagai tukang bersih- bersih dan ayahnya satpam. Pemuda keturunan Afrika- Caribian dengan rambut agak afro. Mereka aslinya dari Ghana yang datang pada tahun 1980 di Inggri.

Kedua orang tuanya bermimpi Darren jadi bangkir atau pengacara. Kuliah merupakan opsi terbaik bagi dirinya. Namun, Darren merasa ini tidak benar, susah menentukan pilihan mana. Dia merasa tidak cocok dengan kedua pilihan itu.

Pemikirannya melayang hingga ingin bercukur rambut. Pikiran konyolnya bertemu dengan suatu tempat barbershop. Uniknya sang pemilik sama dengan dirinya keturunan Caribian. "Saya merasakan saya bisa Ok disini, seperti berasa di rumah," ia melanjutkan.

Afro- Caribbean punya rambut unik tidak sekedar keriting. Butuh ahli khusus yang paham akan seluk beluknya. Dia selalu merasa cukurannya bagus bila dikerjakan sang ahli. Ia lebih senang bila tukang cukur mengakui tidak bisa. Banyak orang tidak mau menolak mencukur bila dihadapatkan ini.

Mereka terlalu "sopan" menolak memotong rambut Darren. Hasilnya cukuran yang sangat buruk dan ini masalah. Memilih mengambil jurusan bisnis membuatnya fleksibel. Lulus dia langsung masuk ke dunia asuransi korporasi. Ini setidaknya memberikan apa orang tua harapkan walau berbeda.

Daripada bekerja masuk ke dunia asuransi apalagi perbankan: Darren memiliki pola pikir bebas sehingga lebih condong wirausaha. Apalagi dia merupakan penderita disleksia maka berat. Bekerja di korporasi dianggapnya berat.

Pada awalnya dia hanya mengira- ngira sendiri. Derren lalu mencari opini profesional, hasilnya benar dia memang disleksia, lalu menyampaikan ke orang tua. Ternyata ibunya telah mengetahui masalah tersebut, bahkan sejak sekolah menengah tetapi tidak menyampaikan.

"Dia berpikir kalau  memberi tahu saya akan menjadi penghambat," jelasnya.

Ternyata benar dia mengalami ketakutan akan dunia korporasi. Dengan segala angka- angka yang harus dipertanggung jawabkan. Beban tersebut tidak begitu berarti ketika berwirausaha. Ia memilih jalan entrepreneurship. Cepat- cepat Darren memulai membuka usaha tetapi tidak berkembang.

Ia menciptakan aplikasi algoritma menganalisi orang. Darren mencoba membangun aplikasi bimbel buat pelatihan. Ini kemudian berkembang dilanjut mengikuti ajang entrepreneurship. Dia mendapat hadiah tetapi memilih tidak melanjutkan.

Darren ingin membuat bisnis barbershop online. Bayangan waktu remaja potong rambut ke barber melekat. Ia ingin menciptakan layanan  spesialis seperti buat Afro- Caribbean. Kemudian meluncur ke sosial media. Dari kecil dia biasa dibawa ayahnya berkunjung ke barbershop seekitar.

Mereka akan dipotong rambut sembari nongkrong. Berjam- jam keduanya duduk ditemani televisi menayangkan sepak bola. Pengalaman menyenangkan hingga ia memasuki masa dewasa. Darren lalu merasakan ini membuang waktu.

"Saya muak harus menunggu dipotong rambut, terutama ketika Jum'at atau Sabtu," ia menjelaskan.

Generasi sekarang menginginkan kecepatan ketika waktu tidak cukup. Mereka ditekan kesibukan di dunia pekerjaan atau menghabiskan waktu di tempat lain. Bila mau nongkrong maka bukanlah tempat cukur rambut.

Maka hadirlah ide aplikasi booking salon terbaik, memilih tukang cukur, hingga gaya rambut. Awal dia berpikir begitu tetapi tidak aplikatif. Apalagi faktanya tidak banyak barber memiliki keahlian yang spesifik. Dia lebih enjoy mempekerjakan orang langsung dan memakai mobil menjadi salon.

Berbisnis Bersama


Ia tidak sendirian karena bertemu Nana Darko. Bertemu dengan rekannya ini ketika berlomba di Unversity of Sussex. Almameternya memberikan hadiah 10 ribu pound kepada Darren. Kemudian ia mengajak sesama finalis, Nana Darko, mengerjakan proyek tersebut bersama.

Darren meyakinkan Nana bahwa mereka akan kaya. Sang rival sama- sama keturunan Afrika, yang memiliki mimpi berbisnis di Kota London. Dari semula terbatas spesialisasi Afro- Caribbean, lalu mereka merambah ke semua jenis rambut dan melebarkan sayap jangkauan.

Bekerja keras mereka menghasilkan 2000 booking sebulan. Masalah muncul ketika mereka bekerja sama dengan barber. Banyak orang memberi tanggapan negatif akan rekan barber. Disisi lain mereka mengejar pengembangan hingga tidak mendapatkan untung.

Tahun 2017, Darren memutuskan bekerja di perusahaan multi- nasional dibidang judi olahraga. Dia masih menjalankan bisnis Trim It. Mereka masih berharap bisnis tersebut akan berjalan. Uang modal habis hingga kering bisa membuat bisnis startup gagal total.

Mereka akan lenyap karena gagal menghasilkan pendapatan. "Keraguan dan ego menjadi masalah keseharian saya hadapi," tuturnya. Nana tidak kalah mengalami kerugian. Alih- alih bekerja malah dia harus fokus kepada Trim It, sementara Darren mengais rejeki demi aplikasi tetap berjalan.

Nana mengorbankan banyak panggilan kerja. Ijasanya di bidang teknik sangat digemari perusahaan di masa depan. Mau bekerja pun Nana menghadapi permasalahan diskriminasi rasial. Menjadi sosok pengusaha adalah solusi baik Nana ataupun Darren.

Mereka kemudian lebih mengembangkan sisi lain ini. Pengembangan mobil barbershop diutamakan dibanding rekanan. Mereka mengambil resiko tetapi akan mudah begini. Perusahaan akan mudah hal mengawasi hasil kinerja. Keduanya lantas mengambil pinjaman ke keluarga dan teman- teman.

Total ribuan pound didapatkan buat memulai kembali. Mobil van disulap menjadi salon berbekal listrik dari mesin portable. Juli 2018, mobil ini siap dibooking penuh masyarakat, semua semakin tampak cerah ketika orang khusus datang.

Beberapa selebriti nampak memakai layanan jasa berbershop panggilan ini. Sebut saja nama musisi Charlie Sloth dan Sneakbo, yang punya ratusan ribu follower di sosmed. Ini memang sudah menjadi target Darren dan Nana. Para milenial kulit hitam yang menjadi selebriti dengan banyak follower.

Mereka generasi sibuk yang bekerja tidak cuma satu. Ambil contoh Lewis umurnya sudah 25 tahun dan bekerja. Bila dia masih 15 atau 16 tahun pasti lebih enak ke barbershop. Tetapi Lewis sekarang bekerja menajer properti dan punya bisnis sampingan; tidak punya banyak waktu.

Bila dia rindu akan suasana barbershop tinggal panggil teman. Ada kursi kecil dibelakang mobil buat kumpul dan ngobrol ringan. Sisi sampingan aplikasi Trim It ternyata lebih menghasilkan. Tanpa dia dipusingkan kerja sama, malah menghasilkan 6 digit angka dalam poundsterling.

Alhasil perusahaan Trim It menghasilkan lebih banyak investasi. Mereka menyadari lebih banyak orang kulit hitam di pusat kota. Mereka yang telah sukses baik karir maupun usaha. Para pria kulit hitam yang memiliki lebih banyak uang, tetapi kekurangan waktu buat pergi ke barbershop.

Kedua orang tuanya dulu sekitar 20 tahun lalu tidak setuju. Membayangkan anaknya menjadi tukang cukur sangat buruk. Untung Darren melakukan ini selepas mereguk pengalaman dunia korporasi.

3 Pengusaha Muda Anak- Anak Calon Orang Kaya

Daftar Contoh Calon Miliarder


pengusaha jutawan muda

Banyak pengusaha muda anak- anak bermunculan. Mereka adalah calon- calon orang kaya. Meski diusia sangat belia sudah merasakan arti bekerja keras. Menjadi muda anak- anak bukan berarti tidak mampu atau tidak tau akan apa yang dilakukan.

Mereka jadi jutawan karena memulai bisnisnya sejak dari sebuah mimpi. Dengan sedikit dorongan, pebisnis muda bisa menghasilkan sesuatu. Mereka juga sama, sama- sama pekerja keras, menikmati prosesnya, mereka adalah jutawan kini dan miliarder kelak.


Anna dan Sarah Levinson menghasilkan dollar pertama mereka melalui cat kuku di rumah, ketika mereka masih remaja (berusia 14 dan 17 tahun). Meskipun seluruh proyek dimulai dari bersenang- senang di dalam mencampur dan membuat berbagai warna.

Mereka akhirnya bisa memulai toko mereka sendiri, dan seketika memperoleh keuntungan. Melaju cepat beberapa tahun kemudian, Anne dan Sarah Levinson adalah pemilik merek Ripe, salah satu produk kosmetik populer di Amerika.

Bisnisnya kini mendapatkan penghasilan tahunan lebih dari $200.000. Apa yang dimulai sebagai kesenangan dan kenikmatan akhirnya menjadi kesuksesan, dan sebuah bisnis nyata. Menginspirasi, karena mereka masih menikmati setiap langkahnya dalam berbisnis.

Meskipun mungkin tidak mudah untuk sampai menjadi seperti sekarang, mereka tetap bertahan, dan sekarang mereka berpenghasilan.

Amy Beaver

Amy Beaver menjadi nama besar ketika berbicara pembuatan lilin bahkan ketia berusia 9 tahun. Dia memulai ketika orang tuanya ingin mereka bisa bersama- sama ikut acara Seni. Mereka menemukan ide bisnis, yaitu bagaimana membuat lilin.

Mereka mulai membuatnya yang kemudian menjadi bisnis mereka sekarang. Amy tidak hanya memberika ide tersebut, tetapi menghasilkan penghargaan sebagai pengusaha muda. Kini ia telah menghasilkan pendapatan tetap sekitar $30.000.

Elsie Macmillan

Mungkin kam belum pernah mendengar tentang perusahaan coklat bernama Chocofarm. Tapi taukah bahwa perusahaan tersebut dimiliki oleh pengusaha muda, Elise Macmillan. Dia telah menjual produk-produknya di grosir, melalui Internet, dan langsung ke pelanggan. Kamu dapat mengatakan bahwa ia telah sukses.

Pengusaha muda anak- anak yang mencapai lebih banyak di masa depan.. Dia memulai bisnis dari sekedar mencampur coklat menjadi berbagai variasi. Bersama adiknya bisnis ini memulai dari paling bawah dan sukses hingga mendapat banyak pesanan.

Blogger Menjadi Penulis Rachel Hollis Hasilkan Miliaran

Profil Pengusaha Rachel Hollis


blogger penulis sukses
 
Dari blogger menjadi penulis, namanya pantas menyandang "mom blogger". Dia benar- benar menghasilkan uang online. Tidak ada tipuan sama sekali. Ibu satu ini mampu merubah tulisannya, menjadi buku, karir motivator, dan influencer sosial media.

Mempunyai buku laris manis sampai jutaan eksemplar. Rachel Hollis diperkirakan hasilkan miliaran rupiah. Blog lifestyle dan pengalaman hidupnya memulai semua. Hollis mampu mengetuk wanita di sebelah rumah dan berkata. 

"Kamu dan hanya kamu, paling sangat bertanggung jawab atas kebahagiaan kamu sendiri," jelasnya.

Hollis mampu meraih hati para istri dan ibu rumah tangga. Menggaet wanita daerah rural dalam satu gerakan #MeToo. Ia menyadarkan para ibu rumah tangga frustasi. Bahwa hidup mereka berarti bukan sekedar mengurus rumah.

Emansipasi Wanita


Ia menakankan logika bagi perempuan. Bersumber dari pengalaman dan analisa komplek akan hidup para ibu rumah tangga. Hollis menggabungkan ini dengan semangat Injil. Hingga tidak hanya tulisan motivasi, melainkan tips jitu aplikatif dari berbagai sumber termasuk pengalaman pribadi.

Hollis menekankan semangat Wonder Women. Dengan segala pandangan politik masculin merajalela di tanah Amerika; dia tidak bergeming. Ia bahkan mampu menjual 1,6 juta kopi, berlipat ganda dari penulis pria mengenai topik sejenis.

Penjualan ini termasuk ebook dan audio book. Buku berjudul "Girl, Wash Your Face" menunjukan naik pasti dalam penjualan. Hollis juga dikenal sebagai podcaster hingga youtuber. Cara jitunya ialah menarik para wanita yang ragu, untuk mengaggap dirinya feminis tetapi ingin perubahan.

Para fans Hollis kebanyakan para pengusaha ibu rumah tangga. Mereka bekerja di rumah dan punya pemikiran luas. Dalam bukunnya ia tak segan berkata jujur, bahwa dia menucukur kakinya, sangat buruk soal seks, dan jatuh tetapi bangkit lagi.

Banyak wanita merasakan bahwa Hollis adalah diri mereka. Semua tulisan sangatlah mengena, dan relate dengan kehidupan mereka. Dia terhubung denga wanita umum. Mereka marah akan Trump yang merendahkan wanita. Dia yang selalu merasa dirinya lebih tinggi dari wanita.

Tetapi dia mengakui bahwa Jesus adalah pria, dan dia mencintainya, dan berteman dengan pria gay. Dia menunjukan dirinya sebagai wanita kebanyakan. Bedanya Hollis lantang menunjukan suaranya di depan umum. Para pembacanya seolah diwakilkan dengan Hollis dalam kehidupan sosial- politik.

Walau menyuarakan politik dirinya bukan peminat pemilih. Pada dasarnya, dia berkayakinan bahwa politik memecah belah, dia lebih tertarik menyatukan orang apapun pekerjaan dan kesehariannya. Dia tidak peduli akan rasial dan agama. 

Hollis pun memiliki tidak kurang 2 juta pengikut di sosial media. Jumlahnya tumbuh dengan konten dia buat sendiri. Mulai dari quote, foto, dan kegiatan intim keseharian. Maka ketika Hollis live di sosmed, di Facebook maka ada 50.000 penonton.

Dia dan suaminya,  Dave Hollis, punya kehidupan harmonis dan sering siaran bersama. Meraka itu saling suport satu sama lain. Dave sendiri mantan eksekutif di Disney. Dia tidak segan menerima banyak pertanyaan dari kalangan ibu- ibu ini.

Rumahnya di Austin nampak kasual sederhana tetapi nyaman. Hollis akan mengambil smoothie, dan Dave akan membuat kopi. Mereka akan tampil bersama dalam siaran langsung sosmed. Terkadang nih putrinya 19 bulan menjadi kameo.

Hollis ngefans Tony Robbin, Oprah  Wenfrey,. dan Beyonce. Kemampuan Hollis berkomunikasi bisa meyakinkan penggemar. Dia seolah berada dalam satu level dengan mereka. Penampilannya penuh percaya diri, memakai kaos dan kardigan, dan menyambut para penggemar dengan becandaan.

Ia akan bercanda soal hamil, menyusui anak, atau pekerjaan rumah. Tidak membully karena itulah dia rasakan sebagai ibu rumah tangga. Dia mengatakan wanita diajarkan menjadi sosok baik. Wanita sempurna dengan pekerjaan ibu rumah tangga, menyenangkan orang lain dan mendengar opini orang diluar.

"Kamu jatuh dalam perangkap," ia menutup.

Kalau kamu jatuh dalam opini orang lain. Kamu melakukan apa diharapkan orang bukan kamu sendiri. Ia menyarankan "teriakan!".. Tidak ada satupun orang mau dibebani pendapat orang lain. Ia berkata kamu tidak bisa menyenangkan semua orang!

Kata penggemarnya Hollis mengatakan fakta hati mereka. Bedanya dia selalu mampu menunjukan itu kepada orang lain. Bahkan suaminya, Hollis mampu memiliki jati diri dalam rumah, mengurus rumah tangga, dan menjadi wanita.

Ungkapkan Perasaan Mu


Hollis selalu menyemangati para ibu diseluruh konten. Hollis mendirikan group privat Facebook, yang didasarkan bukunnya "Girl, Wash Your Face", membahan mengenai menguatkan wanita satu- sama lain.

Anggota bisa bercerita tentang pengalaman pelecehan, depresi mereka, suami yang selingkuh, dan bahwa mereka ibu yang buruk. Para anggota akan saling mendukung bukan menggurui. Ketika Hollis menuliskan polling, para wanita merasa "benci" akan penampilan mereka sekarang.

"Kenapa kamu tidak berubah?" ia meyakinkan mereka. Hollis menyadari sumber frustasi, kemarahan, dan ketakutan bersama. Dia meyakinkan semua negatif tersebut bukan mereka. Dave, sebagai suami memberikan pendapat, bahwa kita berada di lautan pemikiran yang terpolarisasi.

Dave mengatakan Hollis mengkukuhkan dirinya. Dimana dia seharusnya menempatkan diri, baik untuk membela ataupun mengingatkan para wanita. Hollis hanya lulusan diploma. Ia pakar marketing otodidak, ahli branding, dan memiliki daya magnet.

Pada Maret 2015, dia dengan bangga mengupload video berbikini di pantai, Hollis mencoba memberi keyakinan para ibu rumah tangga. Ia menunjukan strech mark perutnya tanpa penutup. Inilah tubuh indah wanita beranak tiga. Dia tetap bisa tampil memakai apa diriya mau termasuk bikini.

Postingan fenomenal yang membuatnya diberi nama "bikini mom". Hollis selalu merasa setiap diri kita, ibu rumah tangga dan wanita pada umumnya, mempercayai diri sendiri bahwa kita bisa terlepas dari pandangan orang lain.

Beberapa dari kita terlahir dari keluarga patriarki yang percaya pria menjadi otoritas. Ia sendiri lahir di keluarga demokratis. Namun diumur 14 tahun, saudara laki- lakinya meninggal di depan mata, dia menembak dirinya sendiri. Ini menyadarkan bahwa hidup bukan soal perempuan atau laki- laki.

Kamu bisa memilih memprotes persamaan gender. Wanita boleh berbicara lantang bahkan membakar ban di jalanan. Namun dia menyadari bahwa ini tentang kepercayaa diri. Ketika saudara laki- lakinya meninggal, ia merasakan sedih, depresi, dan pusing, tetapi ternyata dia hidup lebih bahagia darinya.

Ia sukses berkat mampu menjual otentik dirinya sendiri. Dia menjadi dirinya sendiri tidak perlu malu. Hollis juga merasakan hidup dalam kesedihan. Ketika bangun tidur, dia juga merasakan depresi soal kehidupan, tetapi dia selalu berkata pada dirinya sendiri, "bila aku

Pengusaha Sabun Herbal Untung Meluncur Deras

Profil Pengusaha Wiyana Dewi


pengusaha sabun herbal

Dia, Wiyana Dewi, pengusaha sabun herbal memiliki jalan berliku hingga memiliki bisnis ini. Dia pernah bekerja sebagai pegawai di perusahaan kosmetik. Tepatnya pada tahun 1999, krisis ekonomi menghempas perusahaan tempatnya bekerja sampai tutup.

Dia diharuskan berhenti karena perusahaan tersebut gulung tikar. Kejadian itu menjadi menakutkan baginya karena telah bekerja lebih dari 19 tahun. Demi bertahan hidup ia pun bekerja dari satu perusahaan ke perusahaan lain.

Wiyana dikenal sebagai sosok peduli keluarga. Uang hasil jerih payahnya selalu dibagikan- bagikan sebagian untuk keperluan adik- adiknya. Dia rela mengorbankan kuliahnya di farmasi dan memilih bekerja saja.

Berjuang Merubah Nasib


Jerih payahnya demi melihat kakak dan adik- adiknya berhasil dalam pendidikan. Bahkan ketika dikeluarkan, Wiyana rela kerja keras berusaha sendiri, membangun usaha mandiri hingga mapan. Dia memulai usaha pembuatan sabun. Tak disangka bisnisnya lebih baik daripada bekerja di perusahaan dulu.

"Waktu terkena PHK, saya benar- benar bingung. Mau kemana masa depan saya dan keluarga? Sementara saya masih punya tanggung jawab yang harus dituntaskan," terangnya.

Wiyana sedari kecil jatuh cinta akan dunia kosmetik dan kecantikan, maka usaha pembuatan sabun herbal. menjadi pilihan Pertama- tama, Wiyana hanya membeli bahan baku sudah jadi tinggal racik. Dia lantas menjualnya langsung ke konsumen.

Pada saat itu ia mengaku hidup prihatin. "Untuk makan saja susah," kenangnya.

Tidak putus asa menjadi bekal utama bisnis baru dirintisnya. Dia menemukan jalan bisnisnya ketika berkenalan seorang supplier peralatan mandi hotel. Di waktu bersamaan, ia mendapatkan pesanan sampo khusus untuk mencuci montor. Dia begitu bersemangat mengerjakan proyek satu ini.

"Saya angkut- angkut sendiri bahannya pakai celana pendek yang penting saya bisa memenuhi pesanan," ucap anak kedua dari empat bersaudara ini.

Dia lantas menunjukan tempat bisnis miliknya di sebuah rumah di wilayah Bekasi, Jawa Barat. Di sana bisnis kecil ini berkembang menjadi bisnis menjanjikan. Pasanan mulai berdatangan, Wiyana kini telah memiliki beberapa karyawan.

Meski begitu Wiyana ikut andil dalam proses pembuatan. Lain cerita akan pernikahannya, ia telah berpisah dengan sang suami meninggalkan dua anak di tahun 2003 lalu.

"Saya memulai ke titik nol karena perceraian itu," ujar wanita 54 tahun yang masih sendiri kini.

Kehidupannya terus berjalan ketika ada bisnis yang terus tumbuh memerlukan perhatian. Ia mengaku banyak dibantu oleh pihak bank, Bank Tabungan Negara (BTN). Dia dimudahkan secara permodalan. Modal yang diberikan pihak bank bahkan mencapai Rp.300 juta.

Wiyana sendiri telah menjadi nasabah sejak 1984, telah memutuskan mengambil rumah yang ditempatinya sebagai tempat usaha. Pinjaman tersebut digunakan untuk membangun pabrik kecil- kecilan.

Dia juga membeli aneka masin produksi. Berjalan waktu pula Wiyana tak lagi hanya berproduksi memenuhi kebutuhan peralatan mandi hotel; hingga menerima pesanan supplier. Ibu dari sepasang putra- putri, Michel dan Felisia, mengaku bahwa bisnisnya itu banyak dibantu anak- anaknya juga.

"Michel banyak membantu pengembangan usaha saya dengan beragam inovasi," terangnya bangga. Saat ini inovasi tersebut dapat dilihat dalam pengembangan sabun transparan beraneka desain.

Produk ini tidak hanya mengandalkan bahan baku namun karya seni tersendiri. Dalam sabun sudah diberi aneka gradasi atau foto- foto, bahkan produknya ada yang berbentuk cocktail. Produl sabun lainnya yaitu sabun herbal seperti sabun berbahan pepaya atau sereh.

"Ke depan kita akan terus melakukan inovasi," katanya. Ia bahkan telah mematenkan tiga produk utama yaitu pasta gigi freshmint, sabun we- ef, dan produk sampo.

Hingga kini, produknya telah mencapai seluruh penjuru indonesia, bahkan luar negeri. Anehnya, ia tidak pernah menggunakan jasa selesman sekalipun. Wiyana telah mampu menghasilkan omzet mencapai Rp.100 juta per- bulan.

Bisnis ini mampu mempekerjakan 27 karyawan rata- rata anak kurang mampu di lingkungan sekitar. Guna memperlancar operasional usahanya, dia sudah menggunakan kendaraan Daihatsu Gran Max sejak setahun lalu.

Meski kesuksesan telah diraih, Wiyana tetaplah hidup sederhana. Dia ingin kehidupannya bermanfaat bagi orang-orang di sekitarnya itu saja.

Penemu Tumblr Bercerita Pengalaman Bisnis

Biografi Pengusaha David Karp


penemu blog tumblr

Pengalaman panjang di bisnis Internet membuatnya kreatif. Dia menciptakan variasi blog sebagai alternatif kita. Pengusaha bernama David Karp, pria kelahiran New York City, 6 Juli 1986, memulai karirnya di sebuah divisi teknologi dibawah Fred Seibert.

Karp kemudian menemukan blogging platform bernama Tumblr. Pada 20 Mei 2013, diumumkan oleh Yahoo! dan Tumblr, keduanya sepakat bahwa Yahoo! membeli blog Tumblr seharga $1,1 juta. Dan, berdasarkan Forbes, total kekayaan Karp senilai $200 juta, dan Tumblr bernilai aset $1,1 miliar.

Karp kemudian bekerja sebagai CEO Tumblr. Pengusaha yang tumbuh besar di wilayah Upper West Side, Manhattan. Ibunya bernama Barbara Ackerman, guru dari San Anselmo, California. Ayahnya adalah Michael D. Karp, komposer film dan televisi.

Karir di Internet


Dia memiliki seorang adik bernama Kevin. Kedua orang tuanya bercerai ketika berumur 17 tahun, kemudian ikut tinggal bersama ibunya. Ia bersekolah di Calhoun School dari umur 3 tahun sampai kelas 8, dimana sang ibu juga mengajar disana.

Umur 11 tahun, Karp telah belajar HTML dan telah mendesain website untuk bisnis sekitar rumah. Saat itu, ia berharap masuk perguruan tinggi di New York atau MIT. Akhirnya Karp memilih bersekolah di rumah saja, alasanya mengerjakan proyek pribadi, tetapi bukan tanpa alasan.

Ia kerap mengerjakan beberapa hal dimana harapannya proyek tersebut mampu membantunya ke perguruan tinggi. Ini semacam prestasi luar akademik mendukungnya masuk ke Universitas lebih mudah.

Dia sendiri malah memilih tidak kembali ke sekolah atau mendapatkan ijasah SMA nya. Alasannya, tak lain karena di umur 14 tahun, dia memutuskan bekerja dengan Fred Seibert, pendiri Frederator Studios.

Ibunya mengajar anak Seibert di Calhoun School dan berteman baik dengan istri Fred Seibert. Karp sering mengikuti ibunya, lalu terpikat kinerja teknisi Frederator Studios, hingga membuatnya sering berkunjung kesana. Tepat tahun 2004, dia memilih bekerja saja, bagian intern kemudian membuatkan blog perusahaan mereka.

Di saat bersekolah di rumah, dia juga aktif mengikuti kelas bahasa Jepang di Japan Society dan juga bertemu guru matematikanya dulu.
 
Sebagai catatan ia pernah membuatkan sang guru sebuah software agar menang blackjack dan poker. Disaat pengusaha bernama John Maloney mencari bantuan teknis di UrbanBaby, pegawai Frederator menyodorkan Karp. Ia menyelesaikan proyek UrbanBaby tersebut cuma beberapa hari.

Meloney kemudian mengangkatnya menjadi CEO UrbanBaby, lalu pindah ke Tokyo di lima bulan selanjutnya. Di umur 17 tahun, ia pindah ke Tokyo dan harus tetap bekerja di UrbanBaby.

Ia baru meninggalkan pekerjaanya setelah CNet resmi membeli situs UrbanBaby di 2006. Dengan uang yang didapat dari penjualan saham, ia membangun bisnisnya sendiri yaitu konsultan software. Perusahaan tersebut bernama Davidville, menggabungkan keinginan klien dan inovasi miliknya.

Karp tertarik segala sesuatu tentang tumbleblog atau micro- blog. Membangun blog sendiri sudah terpatri di benaknya Dia ingin mengembangkan alat blogging terbaru lalu memperkenalkan itu sebagai tumbleblogging. Setelah melihat tidak ada satupun yang mau memulainnya.

Ia dibantu oleh Arment mengerjakan proyek impiannya tersebut sendirian. Perlu diketahui sosok Marco Arment merupakan ahli teknis di bidang iOS dan pengembangan website.

Marco Arment menerima pesan pemilik Davidville yang tengah membutuhkan bantuan teknis. Dia masuk menjadi teknisi di perusahaan tersebut sekaligus membantu lahirnya Tumblr. Arment berhenti berkerja disaat kontrak dua tahunnya telah habis pada 2007.

Kala itu, Tumblr telah dilucurkan pada bulan Februari 2007, dia pun meninggalkan Tumblr setelah kontraknya habis. Di 2007, tumbleblog miliknya telah memiliki 75.000 pengguna sejak dua minggu diluncurkan.

Tumblr Blog Mudah


Oktober 2007, ia memutuskan menutup perusahaanya Davidville karena mau fokus di Tumblr, dan mulai mengabaikan klien- kliennya. Davidville kemudian dirubahnya menjadi perusahaan bernama Tumblr.Inc dan ada 25% saham diberikan oleh perusahaan investor.

Sukses membangun layanannya sendiri maka lupalah Karp kepada satu tujuannya semula yakni berkuliah. Secara resmi Karp tidak pernah berkuliah tapi telah memiliki banyak pengalaman karir berkat ahli- komputer.

"Produk baik diciptakan oleh orang yang mau menggunakanya sendiri," sebuah kata tentang Tumblr, Karp benar- benar menyukai blogging.

Tepat 28 September 2013, Tumblr telah membangun 139 juta blog aktif. Di 20 Mei 2013, telah diumumkan bahwa Yahoo! dan Tumblr telah mencapai persetujuan pembelian senilai $1,1 miliar dan Karp masih menjadi CEO di perusahaan tersebut.

Bermodal slogan "Blogging made easy", Tumblr tumbuh pasat menjadi 900 persen di tahun 2010. Itu menghasilkan dua miliar pengunjung, bahkan hingga melebihi milik situs Wikipedia bahkan Twitter.

Blognya tumbuh mencapai 36 juta pengguna dan 14 miliar post tiap hari. Jika Facebook berbicara sosial media untuk identitas dan keaslian, Twitter bekerja di ranah komunikasi, maka Tumblr berbicara ekspersi diri termasuk seni.

Pengguna bisa memasang foto, video, kata bijak, link, percakapan, audio, video dari satu tombol di profil sendiri. Blog bisa diatur tentang temanya seperti halnya mendekorasi rumah. Tumblr sangat mudah digunakan ditambah aspek sosial juga.

Pada bulan Oktober 2011, Presiden Obama meluncurkan kampanye 2012 melalui media Tumblr. Idenya adalah kolaborasi cerita atau story telling. Enam bulan sebelumnya, Departemen Luar Negeri AS ikut meluncurkan blognya sendiri, dengan posting video dan link artikel.

Bahkan perusahaan media besar, seperti Newsweek, New York Times dan BBC memiliki Tumblrs. Merek fashion Alexander McQueen dan Oscar de la Renta juga memiliki Tumblr.

Entri yang Diunggulkan

Biografi Jack Ma Orang Terkaya China Alibaba