Pemilik Pesawat Virgin Biografi Richard Branson Lengkap

Biografi Pengusaha Richard Branson 


biografi pemilik pesawat virgin

Kelahiran 18 Juli 1950, biografi Richard Branson, ssudah jatuh bangun mengikuti alur pendidikan formal. Alasannya dia adalah seorang penderita disleksi, bahkan hampir saja buta karena itu. Dia akhirnya memutuskan untuk keluar dari sekolah, ketika itu umurnya baru 17 tahun.

Ketika itu, ia memutuskan untuk menjalankan bisnisnya sendiri, daripada menyusahkan diri sendiri dan orang tuanya. Bisnisnya paling terkenal dimulai dari bidang industri musik dan berekspansi  ke pesawat terbang. Pemilik Virgin maskapai penerbangan yang terkenal itu, ialah dirinya sendiri.

Seorang entrepreneur otodidak, menjadi pemilik 200 perusahaan lebih, kesemuanya di bawah nama Virgin Group. Biografi Richard Branson, bernama lengkap Sir. Richard Charles Nicholas Bronson kelahiran Surrey, England, adalah seorang penderita disleksia semenjak lahir.

Masa sekolah merupakan masa tersulit bagi Richard. Masalahnya datang ketika anak lain tengah asik bergembira di sekolah. Sementara itu Richard kecil sekedar membaca huruf saja kesulitan sekali. Dia pernah hampir keluar dari Scaitcliffe School ketika 13 tahun.

Mimpi Wirausaha Pemilik Virgin Maskapai Penerbangan


Entrepreneur dari pasangan Edward James Branson dan Eve Branson ini, akhirnya resmi keluar atau drop out, setelah 16 tahun terjebak di dalam pendidikan formal. Nah, ada cerita menarik tentang awal keluarnya dari sekolah. Bukan tentang ketidak sanggupan untuk bagaimana menemukan jalan bisnis.

Dia dan beberapa teman sekolahnya memulai bisnis surat kabar sekolah sendiri. Surat kabar tersebut kemudian diberi mereka nama the Student, yang berisi cerita tentang tokoh politikus, rock- star, dan selebritis terkenal.

Biografi Richard Branson menjalankan bisnisnya berada di ruang bawah tanah rumah. Ibunya Eve, sosok pendukung anaknya meski ia tidak mau melanjutkan sekolah lagi; ia meyakini tekat Richard kuat. Ibunya menjadi sosok yang ikut andil mempertahankan eksistensi surat kabar the Student.

Di tahun tersulit bahkan ia rela mengeluarkan sejumlah uang. Satu ketika, di jaman dulu, Branson sempat memperhatikan toko- toko tidak pernah memberikan diskon piringan hitam. Branson melihat mereka menjual diharga terlalu tinggi untuk rekaman lagu saja.

Branson lantas menulis iklan, menjual piringan hitam berharga diskon di the School Hasilnya diluar dugaan, permintaan terus mengalir untuknya, dari iklan di surat kabar The Student. Dia mulai menjual iklan $8.000 di awal, dan mencetak setidaknya 50.000 yang dibagikan secara gratis.

Ia menutup uang pengeluran surat kabar melalui penjualan iklan saja. Pada tahun 1969 -an, Richard yang tinggal di Kota London, bersamaan adanya musik British dan obat- obatan terlarang. Dari sanalah muncul lah ide tentang pemesanan pringan hitam melalui email.

Inilah cikal bakal the Virgin Record, ketika surat kabarnya butuh sokongan dana. Dia memulai bisnis barunya yakni perusahaan recording di daerah Oxford Street. Drop- out sekolah, tetapi sudah berhasil mendirikan perusahaan rekaman sendiri di tahun 1972 di Oxfordshire, England.

Tahun- tahun awal, ia terus mengalami masalah arus kas, meskipun hasil penjualannya bagus tetap merugi. Agar bisa melunasi overdraft, pemuda 20 tahun kala itu berpura- pura membeli record untuk ekspor agar bisa lepas dari cukai penjualan di Inggris.

Tetapi dia tertangkap dan dipenjarakan semalam, lalu dilepaskan lagi ketika ibunya Eve memberi jaminan. Ibunya rela menebus jaminan bermodal surat rumah sebagai jaminan. Tak tinggal diam, Branson mencoba melakukan tawar- menawar.

Dia harus memilih membayar £ 60,000 atau penangkapan ulang. Richard memilih menjadikan itu hukuman percobaan dan catatan kriminal. Sebelum kasus Virgin Record, ternyata bisnis The Students juga pernah punya masalah hukum disini.

Menghadapi tuntutan hukum kedua kalinya membuat dia "kapok". Sebelumnya ia pernah ditangkap karena pendirian majalah Student -nya melanggar UU tahun 1889 dan 1917, dimana ada larangan penerbitan saran tentang obat untuk penyakit kelamin.

Berkat sang Ibu pula, dia bisa menghindari penjara, berkat pengacara yang baik, kasus The Student yang cuma didenda £ 7. Tindakan sang ibu memberikan efek kejut dipristiwa kedua tersebut. Inilah upaya kotor terakhir di dalam hidupnya. Isu suap tidak akan lagi pernah terdengar semenjak itu.

"Menghindari penjara adalah insentif yang paling persuasif yang pernah kumiliki," dan dua tahun ke depan jadi kursus kilat pengelolaan uang, pengusaha Richard Branson mengajarkan entrepreneurship melalui kisahnya.

Branson telah menyadari beberapa aturan yang perlu diperhatikan di masa depan. Semua semenjak dia melihat sang Ibu yang rela menggadaikan rumah.

"Saya berjanji pada diri sendiri bahwa saya tidak akan pernah lagi melakukan apa pun yang akan menyebabkan saya untuk dipenjara atau, memang, jangan ada kesepakatan bisnis apapun yang akan mempermalukan saya," tulisnya dalam buku, Losing My Virginity.

Kedua orang tuanya selalu menekankan bahwa kita ini hidup dibalik reputasi kita. Mungkin kamu bisa sangat kaya, tapi jika kehilangan nama baik, kamu tidak akan bahagia nanti.

Mike Oldfield menjadi artis pertama dari bisnis Virgin Record dimana single pertamanya yang berjudul Tabular Bells di 1973. Dengan bantuan tim Branson, lagu itu menjadi terkenal mendadak. Lagunya bertahan di tangga lagu UK hingga 247 minggu.

Menggunakan momentum, Virgin Record mencari artis- artis baru termasuk the Sex Pistols. Artis lainnya, the Culture Club, the Rolling Stones, dan Genesis mengikuti jejak the Sex Pistols menjadi artis Virgin. Ini bahkan membuat Virgin Record menjadi recording terbesar ke enam di dunia.

Biografi Richard Branson, sudah melunasi pembayaran denda, lalu melihat ke belakang hidupnya, menyadari bahwa kriminal mungkin saja merusak hidupnya sekarang.

"Hal ini tidak mungkin, tidak berarti mustahil, bahwa seseorang dengan catatan kriminal akan diizinkan untuk mendirikan sebuah maskapai penerbangan," terangnya.

Dia yakin kedua orang tuanya, terutama sang ibu, selalu disana untuk mendukungnya. Selain bisnis utamanya, ia memiliki beberapa hobi sekaligus menjadi bisnis sampingan. Di tahun 1984, Richard mendirikan Virgin Atlantic, perusahaan bergerak dibidang transportasi.

Pertama Branson memulai bermodal satu pasawat dahulu. Selanjutnya, dia berhasil menghasilkan pendapatan 1,5 juta pounds. Tahun 1992, ia memilih menjual Virgin Records ke Thorn EMI untuk $1 juta. Ia lalu memasukan uang tersebut ke bisnis Virgin Atlantic.
 

Pengusaha Rekaman Virgin dan Bisnis Maskapai


Virgin Atlantic merupakan merek dagang maskapai penerbangan. Mereka menawarkan penerbangan kelas satu. Jangan salah Virgin bermula sebuah ide bisnis berat, segi modalnya sudah super- besar. Bahkan ia harus menjual bisnis Virgin Record.

Datang lah Randolph Fields menawarkan pembiayaan. Meski sukses, Branson cuma memiliki 24% saham, dan menjadi chairman. Selain bisnis maskapai penerbangan ada juga bisnis selular, soft drink, dan pakaian pengantin. Merek Virgin  diperkirakan senilai $5 juta diberbagai lini bisnis.

Selain bisnis, dia berekspansi lewat hati, yaitu memilih tidak menggunakan uang untuk bersenang- senang. Sosok seorang petualang yang rajin mencantumkan namanya di buku rekor kecepatan dan jarak.

Ambil contoh, di tahun 1986 tepatnya, menjalankan kapal  Virgin Atlantic Challanger II mengarungi laut Atlantik. Dia mendapatkan rekor tercepat di dunia. Tahun berikutnya, dia menjalankan balon udara, Virgin Atlantic Flyer, merupakan balon gas pertama yang melewati laut Atlantik.

Tahun 1991, dia mampu melewati lautan Pasifik memecahkan rekor kecepatan dan jarak yang pernah dibuat.

Dia bahkan melewati dua kejadian fatal dari dua petualangannya lewat balon udara.

"Saya sangat depresi keras karena mereka tidak pernah malu," ujar ibunya Eve Branson

"Karena rasa malu bagi ku membuat mereka berbalik dan hanya memikirkan diri sendiri. Jadi saya mencoba membuat mereka suka bergaul. Jika kamu cukup memikirkan orang lain, kamu tidak akan marasa malu." Keluarga Branson memang dikenal tidak mengatur hidup anak- anaknya.

Ibu dan ayah membiarkan anak- anaknya mengerjakan apa yang mereka suka, tanpa malu dan takut gagal, kedua orang tua hanya memberikan saran jika diminta. Seperti contoh kompetisi antara Virgin Atlantic dan British Airways yang terus- menerus dan menguras finansial.

Branson tidak takut mengobarkan pertempuran pengadilan panjang. Dia pernah mengklaim British Airways memainkan trik kotor mencuri penumpang Virgin Atlantic. Akhirnya Branson setuju penyelesaian diluar pengadilan di tahun 1993.

Ia menawarkan pembayaran ganti rugi £ 500.000 kepadanya dan £ 100.000 untuk Virgin. Meskipun berkompetisi panas, ditambah naiknya harga bahan bakar dan kesengsaraan ekonomi global di awal 1990-an, harga Virgin Atlantic tetap terjaga tetapi tetap layak terbang.

Itu cara lain menenangkan bankir pemberi utang agar bersabar. Disini, akhirnya Branson menghadapi salah satu keputusan tersulit yang pernah ada. Atas saran istrinya, Joan, ia menjual Virgin Music Group di tahun 1992 untuk Thorn EMI.

Ironisnya, Virgin baru saja dikontrak untuk merekam Rolling Stones, dan ketika sudah dijual, mungkin impian seumur hidup Branson sirna tanpa disadarinya. Penjualan Virgin Record kepada EMI menghasilkan nilai uang $1 miliar untuk Branson.

Tapi dia kehilangan sukses Rolling Stones yang nilainya lebih dari itu. Uang tersebut lantas digunakan untuk membayar kebutuhan bisnis Virgin Atlantic; sebuah keputusan. Dari penjualan perusahaan musik memberikan insentif baru hingga menghindari hutang besar yang melumpuhkan.

Ia memang tidak mau menempatkan dirinya pada belas kasihan pemberi pinjaman. Nah, sekarang, berkat keberanian itu, Virgin Group adalah kerajaan bisnis yang memiliki lebih dari 200 perusahaan yang beragam berjalan yang independen memiliki para pemegang saham sendiri.

Jualan Gratis Untung Miliaran Pengusaha Muda Yohanes Auri

Biografi Pengusaha Yohanes Auri


biografi pengusaha yohanes auri

Siapakah sosok pemilik Flux Design, perusahaan dibidang design itu. Inilah biografi Yohanes Auri, sang pengusaha muda, pemilik PT. Flux Asia Solusindo atau Flux Design. Ia membuang masa muda untuk bekerja keras mencapai tujuan. Auri ingin membuktikan wirausaha untuk siapapun. 

Pengusaha muda berpenghasilan miliaran rupiah. Lantas bagaimana kisah awal membangun bisnis Flux Design. Dimulai tahun 2006, lulus kuliah design dan tidak memiliki pekerjaan tetap. Lantas pengusaha muda Auri memilih membuka usaha sendiri dibanding bekerja di kantor.

Membangun bisnis Flux Design tidak mudah. Sejak bisnis diluncurkan dia belum mendapatkan hasil. Ia baru mendapatkan hasil secara tiba- tiba. Belum ada harapan muluk ketika menjalankan bisnis ini. Namun dia memilik tujuan jelas yakni menghasilkan perusahaan berkelas.

Kesuksesan Auri tidak mudah hingga sekarang. Ia mengenang pengalaman jadi freelancer. Dia sudah merintis usaha sejak kuliah Desain Komunikasi, Universitas Bina Nusantara, Jakarta. Sejak 2004 dia mengerjakan website buat siapapun.

Klien pertama tahun 2004 meminta dibuatkan logo kafe. Honornya lumayan yakni Rp.8 juta rupiah disaat itu. Anak pertama tiga bersaudara ini sambil berkuliah kerja. Bermodal komputer pribadi di dalam sebuah kamar kos, ukuran 4x4 cm, sebuah PC bertabung bulat berprosesor Pentium III.

Pengusaha Muda Miliaran Rupiah

"Saya bukan anak orang berada. Tidak mungkin meminta orang tua membelikan komputer canggih," ia menuturkan
Untuk menggaet lebih banyak klien dibuatlah brosur. Uniknya dia membuat itu menjadi majalah design. Keunikan yang mengundang klien tertarik akan desainnya. Dia menampilkan contoh- contoh portfolio berhasil dan konsep desain pribadi.

Hasilnya seorang Jamaah Gereja menjadi klien pertama. Saat itu dia sudah membangun brand yaitu Flux Design. Dibawah bendera PT. Flux Asia Solusindo, Auri mencoba lagi menawarkan kerja sama dengan klien. Hasilnya menggaet bisnis desain undangan kelulusan senilai Rp.20 jutaan.

Dia klien adalah seorang pengurus Certificate Wealth Manager Association (CWMA). "Ini proyek besar pertama saya," kenang pengusaha muda ini, dalam biografi Yohanes Auri.

Saat acata CWMA berjalan, dia mendapatkan kartu nama bos- bos besar pemilik Bank swasta. Dia berharap untuk mendapatkan klien lebih besar. Prediksinya tidak salah karena akhirnya dikenal secara pribadi. Auri nekat membayari seorang pegawai untuk mengerjakan pesanan besar baru.

Padahal dia mengerjakan proyek tersebut di kamar. Tahun 2006, ia berhasil mendapatkan tiga klien berkelas korporasi, dimana sisanya proyek kecil lumayan banyak. Auri tidak mau berhenti, jika tidak didatangi klien, maka dia lah yang datang menjemput bola dari kantor- kantor.

Sudah pasti banyak perusahaan menolak mereka. Padahal mereka sudah punya portfolio bagus. Ia mengatakan karena perusahaannya tidak terkenal. Sampai tahun 2008 bekerja merangkap pekerjaan, jadi kurir, pemasaran, bagian keuangan, desainer, sampai tukang tagih dikerjakan sendiri.

Dia mengingat bagaimana klien tidak bayar penuh. Bahkan sampai sekarang masih sering begitu. Ia kemudian merenovasi tempat barunya. Dulu kamara saja sekarang ruangan kantor. Dimana sudah cukup buat ditempati tujuh orang karyawan, pada 2009 silam.

Bisnis Miliaran Pengusaha Muda

Mulai tahun 2010 pengusaha mendapatkan proyek lewat tender. Klien besar mulai digaet dan itulah jalan biografi pengusaha Yohanes Auri. Proyek- proyek besar ratusan juta didapatnya, pria kelahiran 8 Februari 1985. Hingga dia mampu memindahkan perusahaan ke kantor ruko dua lantai.

Ditahun sama, Auri mendirikan perusahaan baru Maunge-print.com, usaha berkonsep digital printing. Sinergi usaha yang memurahkan biaya percetakan desain. Perputaran uang di bisnis ini juga menjadi lebih cepat. Auri mulai memisahkan usaha desain dan printing, menjadi dua bisnis berbeda.

Menjadi pengusaha muda dengan hasil miliaran. Berkat kerja keras, keahlian, dan strategi bisnis, dia mampu menjadi miliarder. Melalui PT. Flux Asia Solusindo, kliennya meliputi BII, BNI, Bank of China, Bank of Tokyo, Bank Sumitomo, Asuransi Jasindo, Adira Insurance, dan lain- lain.

Omzet mencapai Rp.1 miliar rupiah setiap bulan. Auri ingin fokus menaikan hingga dua digit angka. Dari bisnisnya ini dia bisa membeli rumah tanpa mencicil. Yang mana kemudian dijadikannya satu kantor pusat baru di kawasan Puri Kembang, Jakarta Barat.

Ia mengingat bagaimana menjadi pejuang sendiri. Dia bekerja sendiri menjadi pengusaha muda. Auri merintis bisnis sendirian tanpa bantuan. Keahlian utama dirinya kala itu, ialah mampu menjual apa yang menjadi talenta dan kebisaanya mendesain.

Ketika kuliah beberapa kali dimintai tolong. Dia selalu diminta mendesain sesuatu. Meskipun juga terkadang gratisan tetap dilalui. Agar tidak bekerja sendiri, capek sendiri, untuk proyek berbayar dia mengajak teman atau kakak kelas untuk membantu proyeknya.

Dia rela membagi penghasilan proyeknya dengan mereka. Hingga 2006 dia bekerja freelance sampai lulus kuliah. Biografi Yohanes Auri terbiasa bekerja keras, mengerjakan aneka freelance untuk dia lakukan setiap harinya. Tiga bulan selepas lulus kuliah Auri malah menjadi pengangguran muda.

Ia ingat klien pertamanya bernama Adi Realty. Yang mana modalnya masih desain abal- abal, jadi dia sama sekali tidak memiliki pengalaman jelas. Dia nekat menarget pasar kelas atas, yaitu perusahaan- perusahaan besar. Sedangkan perusahaan pasti sangat selektif memilih orang yang diajak bekerja.

Tahun 2008- 2009, total karyawanya mencapai 16 orang, dan masih suka keteteran mengerjakan itu semua. Jatuh bangun dirasakan menjadi pengusaha muda Auri. Dia menemukan kesulitan dalam hal manajemen keuangan, cash flow, sumber daya manusia, dan beberapa hal.

Sukses besar mampu memenuhi kebutuhan pribadi. Ia ingat betul pertama kali membeli mobil dari uang cash. Walaupun uangnya langsung habis tidak bersisa. Baginya dia harus bekerja keras kembali untuk mendapatkan keinginan itu.

Baginya rumus sukses adalah bekerja keras akan passion. Maka walaupun bermodal kamar pastilah kamu bisa mencapainya. Percaya bahwa tidak ada mimpi yang selamanya abadi. Akan ada kenyataan dicapai dari mimpi yang diperjuangkan.

Ia juga menjelaskn kunci sukses lain, ialah 2D atau "diremehkan" dan "ditertawakan", dan dia sudah merasakan hal tersebut sejak lama. Dalam dunia bisnis tidak akan jauh dari persaiangan. Dia mulai memasukan portfolio nya ke bermacam lomba desain.

Biografi Pengusaha Dodol Hinda Japar Melanjutkan Usaha

Profil Pengusaha Dodol Hinda


pengusaha dodol pusaka
 
Tidak mudah bagi Hinda Japar melanjutkan bisnis keluarga. Berikut biografi pengusaha dodol yang sangat terkenal di Garut. Sejak kecil sudah melihat bagaimana bisnis orang tua berjalan. Hinda kecil sudah memiliki jiwa entrepreneurship. Dia tidak sengaja menjadi pengusaha dodol Garut.

Semua berjalan natural disela- sela alur kehidupan. Usaha keluarga yang sifatnya masih rumahan sekala kecil. Hinda tercatat mengambil alih usaha sejak 2005 silam.

Dalam biografi pengusaha dodol ini banyak masalah dilalui. Diangkat menjadi Direktur Perusahaan Dodol, apa yang dilakukan Hinda agar menaikan pamor dodol Pusaka. Perbulan sekarang sih mampu produksi 1 ton dodol, dan harganya Rp.16.500- 17.000 ditingkat pabrikannya.

"Jadi omzet saya dalam sebulan Rp.400 juta," tutur pengusaha dodol ini.

Varian produk merupakan cara mengembangkan usaha. Ada dua toko menjual aneka varian produk khusus, seperti dodol aneka rasa buah. Jujur ketika menerim warisan pabrik sudah dalam kesulitan. Ia menjelaskan usaha keluarga tersebut lemah dalam pemasaran produk.

Warisahan Usaha Pengusaha Dodol

Dulu dodol Pusaka cuma menjual di daerah Garut. Ditangan Hinda lah baru bisa menyebar sampai ke Jakarta, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Kalimantan. Melalui rekanan bisnis ia menjadi suplier untuk mal di Kalimantan, dan pusat toko oleh- oleh di Jawa Timur.

Hinda memang sejak kecil ikut membantu usaha keluarga. Sejak Sekolah Dasar, tepatnya tahun 1970 -an, dia bertugas membantu pabrik kecil milik keluarga. Menjadi anak pertama sudah jadi tugasnya melanjutkan usaha keluarga, dan dia menyadari tersebut hingga mewarisi usaha Dodol Pusaka.

Tahun 1990 -an, barulah merek Dodol Pusaka menjadi idola, dikenal utamanya oleh masyarakat Jawa Barat. Tidak terbatas jualan di Garut produksinya membesar. Sehingga ketika masuk usia Sekolah Menengah Atas, tepatnya pada tahun 1989 dia memutuskan untuk tidak melanjutkan sekolah.

Dia berikan tugas oleh kedua orang tuanya mengurus produksi, dan pemasaran Dodol Pusaka hingga menasional. Tahun 2005 Dodol Pusaka resmi diwariskan ke tangah Hinda. Langkah awal menguatkan usaha dodol adalah memperkuat produksi.

"Saat itu saya langsung membangun pabrik sendiri," pungkasnya.

Hinda sempat mengalami kesulitan membangun pabrik. Karena produksi sekala besar berarti butuh lebih banyak modal. Selain butuh uang untuk membangun pabrik, dia juga harus berurusan membeli tanah dahulu.

Memang kebutuhan dana cepat didukung oleh pinjaman Bank. Beruntung usaha dodolnya keluarga Hinda sudah terkenal. Jadilah pinjaman mudah keluar dibanding harus menunda. Dalam sehari pada pabrik barunya mampu menghasilkan 1 ton.

Menjadi Pengusaha Tidak Mudah


Begitu selesai maka tinggal menangani pemasaran Dodol Pusaka. Hinda sendiri sadar bahwa tidak bisa mengandalkan keberadaan toko. Karena faktanya penjualan toko bersifat musiman tidak tetap. Ia juga menyadari bahwa kompetitor dodol garut semakin banyak.

Sifatnya musiman yaitu ketika ramai ketika libur sekolah. Waktu seperti liburan memang banyak orang berkunjung. Hinda memang memiliki insting bagus, tetapi apakah semudah itu. Sekarang dia menghasilkan omzet miliaran rupiah. Ia berambisi membesarkan usaha dodol mereka lebih kembali.

Sukses bisnis dodol senilai ratusan juta rupiah. Hinda tidak berpuas hati ingin mengembangkan. Dia berencana untuk mengekspor dodol. Terbukti dia mampu ekspor ke Dubai senilai 2000 buah. Melalui kemitraan dengan PT. Krakatau Steel, mengekspor sampai Dubai, Uni Emirat Arab.

Sukses ekspor dodol tidak bertahan berkelanjutan. Itu semua karena kesalahan manajemen. Namun pengusaha dodol ini optimis bisa menyambung ekspor. Agar bisa ekspor perusahaan dodol musti memiliki kemasan yang bagus. Namun resikonya biaya akan lebih besar dibanding dalam negeri.

Hinda juga melakukan serangkaian inovasi produk. Aneka rasa dikembangan Hinda agar dodol tidak monoton. Dodol Pusaka dikenal memiliki variasi rasa unik. Inilah kelebihan Dodok Pusaka dibanting produk sejenis. Salah satunya dodol rasa rujak, disusul varian baru untuk dikembangkan.

Bagianya wirausaha dodol tidak mudah dikerjakan. Meskipun diwarisi usaha sudah menghasilkan. Ia merasa kesulitan mengikuti trend. Tantangan terbesar ialah mengelola manajemen agensi. Ia ingat beberapa kali dirugikan oleh agen.

Terutama agen- agen kecil karena telat pembayaran. Bahkan ada yang tidak membayar sama sekali. Dia melanjutkan padahal produk terlanjut kirim. Agen besar juga tidak luput masalah karena mereka terkadang juga tidak bayar. Contohnya dilakukan agen besar di Surabaya, dan Cianjur.

Mereka beralasan bangkrut tidak bisa membayar. Mereka tidak mampu wajib membayar karena tak ada modal.

Cara Wirausaha Bonggol Kayu Jati Diubah Menjadi Kursi

Profil Pengusaha Sukses Suyatmin


furnitur bonggol kayu

Furnitur kayu jati memang selalu diminati orang. Jadi bagaimana cara wirausaha bonggol kayu jati ini. Apakah mudah mengolah bahan bonggol menjadi kuris keluarga. Pertanyaan tersebut dijawab oleh Suyatmin, awalnya diragukan mampu memanfaatkan bonggol kayu.

Bahan kayu jati memang kuat, awet, dan memiliki nilai ekonomi tinggi. Sayangnya kayu jati sendiri sulit didapatkan. Pohon jati hanya diminati batangnya, yang kemudian diubah menjadi aneka bentuk furnitur. Lantas dikemanakan bonggol kayu yang menjadi sisa produksi.

Suyatmin meyakinkan bahwa bonggol kayu jati sama. Memiliki kekuatan sama dibanding batang pohonnya. Ia membuktikan mampu merubah barang tidak berbentuk itu. Wirausaha bonggol jati dibawah nama bisnis Jati Barokah.

Pemilik Jati Barokah memang spesialis, cara wirausaha bonggol kayu menjadi aneka furnitur unik. Ia mampu membuat kuris, meja, atau bangku teras. Pendekatan natural diterapkan Suyatmin agar tidak memaksa merombak struktur asli bonggol. 

Tidak Mudah Menjadi Pengusaha

Jangan memaksakan sebuah produk mengikuti kita. Alasan kenapa bonggol jati lebih bernilai tinggi. Karena sentuhan alami dibanding batangnya yang mudah dibentuk. Berbeda furnitur biasa masih kita lihat bentuk akarnya.

Dibuat mengikuti alur naturalnya, bisa dirubah menjadi furnitur atau aksesoris rumah. Produk berupa aksesoris meliput vas bunga, kursi, dan meja.

"Alam sudah membentuknya menjadi bulat dengan banyak lengkungan," ujar pengusaha ini.

Cara wirausaha bonggol jati tanpa merubah bentuk awal. Para pengrajin tinggal mengukir mengikuti alur. Berkat bisnis ini dirinya mampu menguasai pasar lokal. Dia menjual menembus pasar Bali, Yogya, Malang, Surabaya, Jakarta, Sumatra, dan Kalimantan.

Pasar ekspor meliputi Eropa Timur dan Timur Tengah. Pengusaha Suyatman sudah menggeluti ini sejak tahun 1996. Bisnis furnitur ini bermula dari keprihatinan akan kayu jati. Bayangkan pohon yang bernilai tinggi ini, bonggol kayunya cuma berakhir menjadi kayu bakar.

Padahal secara kualitas kayu sama dengan batangnya. Sudah bergelut bisnis furnitur sejak lama, ia pun tergelitik mengolah bonggol jati. Dia yang melihat warga sekitar Blora menggunakan itu sebagai kayu bakar. Merasa dia harus berbuat sesuatu karena sayang dan itu menghasilkan uang.

Orang akan terkejut bahwa bonggol jati bisa diolah lagi. Kita harus melihat seksama sebuah masalah di sekitar. Ditangan dingin Suyatmin, pria 35 tahun, diubahnya bonggol menjadi meja dan kursi. Ia hanya spontan berpikir itu karena mengikuti alur akar.

Pengusaha ini mengenang langsung mengangkut. Bonggol kayu jati yang terbuat tersebut dibawa ke rumah. Toh, orang lain berpikir sebagai sampah tidak berarti lagi. Tanpa pikir panjang, ide produk hanya mengalir saja, diambilnya alat ukir dan dibuatlah furnitur dari sana.

Begitu selesai kemudian dibersihkan hingga bersih. Ia memplitur permukaan agar mengkilat. Dan ternyata hasilnya diluar dugaan awal. Ini lebih bagus dibanding kursi kayu biasa. Ada unsur estetika ketika kita melihat kursi tersebut.

Memang menghasilkan produk bernilai seni tinggi. Harga jual tentu lebih dibanding kursi biasa. Dari segi kegunaan juga bisa dipakai tidak memaksa. Lantas apa masalahnya, bagaimana cara wirausaha bonggol kayu jati ini memenuhi kebutuhan pasar.

Pengusaha Memutar Otak


Dihitung- hitung membutuhkan waktu lama pembuatan. Paling tidak satu bulan untuk membuat satu mebel. Apalagi tingkat kerumitan tersendiri mengukir akar. Tingkat kesulitan lebih tinggi, hingga ia harus memutar otak memenuhi kebutuhan konsumen yang tinggi.

Yang tersulit ialah ketika bonggol berbentuk tidak beraturan. Ia harus memadu padankan setiap sisi menjadi bentuk. Harus sesuai pesanan juga tidak boleh melenceng. Butuh daya kreartifitas membuat pengusaha memutar otak.

Dia mengaku bersyukur karena Blora merupakan daerah penghasil kayu jati. Suyatmin tak perlu pergi jauh sekedar mendapat bonggol kayu jati saja.

Harga karya Suyatmin dinilai bervariasi tergantung kesulitan. Satu set mebel dibuat selama satu bulan jikalau modelnya biasa. Harga mencapai Rp.1 juta sampai Rp.5 juta, itu cuma terdiri dua sofa kecil, satu sofa besar, dan meja.

Aneka souvenir dihargai Rp.20.000 sampai Rp.2 jutaan, dan setiap bulan omzet diraih olehnya bisa sampai Rp.70 juta. Tren bisnis bonggol kayu jati memang menjanjikan peluang. Permintaan juga tidak pernah sepi karena nilai estetika tersendiri.

"Sejak pertengahan 1990- an hingga kini permintaan tumbuh," ujarnya. 

Pesanan mebel begitu besar sampai menambah karyawan. Dia mengambil pegawai diluar keluarga sendiri. Memang memulai usaha lebih enak jika didukung keluarga. Selain berbagi rejeki juga biar mudah kordinasi, tetapi bisnisnya tumbuh dan bersiap harus mempekerjakan setidaknya 32 orang.

Pengusaha Berbagi Rejeki


Lain lagi Achmad Zainudin, perajin asal Jeparan, yang membuat furnitur biasa saja dari bonggol jati. Ia sukses membangun bisnisnya, sayang, berbeda Suyatmin, ia bersusah payah mengambil kayu dari daerah Cepu, Bojonegoro dan Purwodadi.

Oleh Zainudin, bonggol- bonggol tersebut dibuat sama menjadi kursi, meja, dan suvenir. Dia dibantu oleh 25 pekerja mampu menghasilkan 10 produk tiap minggu. Meskipun susah mencari bahan baku, dia mampu mengantungi omzet Rp.59 juta per- bulan, dan produknya tidak susah dibuat.

Produk Zainudin dijual seharga Rp.3 juta sampai Rp.6 juta tiap produknya. Kemudian ada pengusaha lain, yakni Sriyanto yang punya sedikit berbeda dari rekan- rekannya sesama perajin. Dia memilih memproduksi fokus aksesoris bukan khusus mebel besar.

Memulai usaha sejak 1995, ia mendirikan UD Kharisma, pria asal Solo ini belajar membuat furnitur dan aksesori justru dari anak buahnya. Perajin satu ini mendapatkan bahan bonggol kayu jatinya dari Bojonegoro dan Cepu.

Ada dua sumber tetap untuk bisnis Sriyanto . Pertama, ia mendapatkan kayu dari petugas perhutani. Kedua membeli bahan dari petani hutan, "Saya biasanya beli dari petani karena harganya lebih murah," Harga jual dari petani Rp 500.000- Rp 700.000 per- bonggol, itu tergantung usia pohon.

Semakin tua usia pohon, semakin mahal harganya. Jika ditanya membeli kayu jati dari Perhutani; ia enggan karena harus mengantongi izin. Dari petani hutan, Sriyanto juga bisa mempelajari seluk-beluk mencari bonggol kayu jati berkualitas bagus, dan hasilnya menjanjikan.

Bonggol kukuh adalah bonggol berusia tua lebih dari 40 tahun. Biasanya bonggol- bonggol tua jika dihitung akan berdiameter 1,5 sampai 2 meter. Jujur sudah susah mencari bahan baku seperti itu. Karena bisnis bonggol kayu jati sudah menjadi trend, terutama dikalangan perajin furnitur.

Bonggol- bonggol itu lantas dipotong dan dikirim ke UD Kharisma. Bila sudah dipotong baik, kayu bonggol dibawa ke UD Kharisma buat digambari bentuk. Bila bentuk sudah jadi digambar, bonggol kemudian digosok menggunakan gerinda agar potongan lebih rapi.

Sriyanto lalu akan memakai gergaji kecil untuk membentuk sudut. Saat vas ataupun tempat buah jadi bentuk, produk tersebut lantas diplitur, dan digosok sampai halus kemudian dipakaikan melamin. Ia menambahi hiasan ranting- ranting pohon, agar tempat buah dari bonggol lebih artistik dari semula.

Adapun bentuk produknya tetap mempertahankan bentuk bonggol. Dia lalu menjual satu tempat buah Rp 80.000. "Sebulan saya bisa menjual 150 tempat buah," katanya kepada awak media. Harga vas bunga bervariasi, dijual antara Rp 80.000 sampai Rp 100.000 per- unit.

Sriyanto memasarkan aneka kerajinan bonggol jati itu ke Jepara, Jakarta, Jogjakarta, dan Malaysia. Inlah kisah cara wirausaha bonggol kayu jati, yang menghasilkan omzet puluhan juta.

Penulis Buku Marketing Best Seller Rahasia Bisnis Internet

Profik Pengusaha Muda Stanly Tang


penulis buku best seller amazon

Penulis buku marketing best seller sekaligus pengusaha muda. Stanly Tang yang terinspirasi buku "Rich Dad, Poor Dad" oleh Robert Kiyosaki. Memang tidak dipungkiri penulis buku satu ini adalah inspirasi.

Terutama bagi pengusaha muda nama Robert Kiyosaki terkenal. Memberikan banyak pemikiran yang berbeda tentang dunia marketing. Inilah yang menginspirasi pemikiran baru dunia internet marketing. Stanly ingin menonjolkan sisi dunia marketing, lantas bagaimana jalan entrepreneurship nya.

Dia hanyalah bocah 16 tahun waktu itu. Hanya seorang pelajar, sekarang mencoba menjadi seorang entrepreneur dan penulis. Mulai tertarik dunia menulis sejak lama. Stanly mampu menembus pasar buku Amazon hingga best seller.

Ide buku best seller miliknya dimulai Juli 2007 silam. Bagaimana Stanly menulis buku seperti halnya Robert Kiyosaki. Bagaimana membuat serangkaian interview pengusaha muda. Mewawancarai mereka entrepreneur muda dibidang digital marketing.

Menulis Buku Best Seller Amazon


Internet marketing bukanlah hal mudah dan hal baru. Beberapa orang berhasil menjadi ahli dibidang tersebut. Lahirlah buku "Rahasia Sukses dari para Entrepreneur Internet" oleh Stanly Tang. Dimulai dari mengisiasi rangkaian wawancara via email.

Mereka yang diwawancarai merupakan sosok pengusaha muda. Khusus bisnis mereka adalah bidang online marketing. Mereka yang sudah menembus angka jutaan dollar di kantung. Sosok yang sudah memiliki banyak penggemar berat.

Mereka nanti akan bercerita cara memulai, menguasai pasarnya, serta beberapa cara menaikan level dari penjualan.

Untuk interview pertama dimulai pada bulan Oktober 2007. Akhirnya, ia berhasil mengumpulkan materi setelah 15 bulan perjuangan panjang. Kala itu ia masih bocah 14 tahun berjuang menaklukan wawancara, bagaimana mendapat perhatian 14 entrepreneur sukses di internet.

Alasan memilih mereka karena merasa terinspirasi dan ingin memotivasi diri sekaligus memotivasi orang lain. Bagian terbaik, dia berhasil mewawancarai 14 orang terkenal ini -sekaligus berkenalan langsung.

Nama- nama itu antara lain, Yanik Silver,Willie Crawford, Rob Cowie, yang diwawancarai melalui telephon. Jadilah satu buku berjudul eMillion: Behind the Scenes Stories of 14 Successful Internet Millionaire, yang resmi diluncurkan pada December 2008.

Yang selanjutnya menjadi buku best- seller Amazon. Di umur 14 tahun, Stanly menyandang gelar the youngest best- selling author. Disusul kejutan lain, bisnis online pribadinya Stanleytang.com dan Theuniversitykid.com, dijualnya seharga 6 digit angka.

Stanly mendapatkan royalti dari bukunya sebuah angka cukup menggiurkan. Stanly sendiri mengaku tidak lah memiliki kemampuan khusus dalam hal menulis proposal. Jadi, dia memilih menulis ribuan email ke banyak orang.

Proposal berisi bagaimana bisnis bekerja, proyek macam apa, dan apa yang mereka dapatkan (ini merupakan hal terpenting).

Jelas banyak emailnya tidak terbalas bahkan ditolak langsung. Tetapi, dia terkejut bahwa ada juga pengusaha mau mengatakan "Iya". Mereka yang setuju melakukan wawancara tersebut, antara lain ada Mark Joyner, Yanik Silver, Rob Cowie.

Ia memang keras kepala selain pekerja keras, khususnya untuk seorang Yanik Silver. Interviewnya bahkan membutuhkan waktu lima bulan dimulai sejak Oktober 2007. Kala itu, Yanik membalas bahwa dia tengah sibuk, tetapi tidak menolak kegiatan interview itu sama sekali.

Dia menulis email ke dua di November, tetapi sekali lagi dengan alasan sama menolak Stanly. Dia lantas menulis surat ke tiga pada bulan Februari 2008 -an. Hingga akhirnya, ia berhasil melakukan wawancara di bulan Maret di 2008.

 Penulis Buku Best Seller Amazon


Dia percaya bahwa setiap orang memiliki ceritanya hingga mampu menghasilkan sesuatu berbeda. Kita cukup mampu mengetahui market, mengantisipasi, serta cara mendidik pasar. Ini juga termasuk bukunya berupa produk digital.

Hingga dia harus siap untuk review, muncul di blog, dan interview balik. Ia mendapatkan royalti $3 tiap buku terjual dari royalti 20%. Bukunya dijual seharga $19,95 yang berbentuk produk digital.

Jika buku tersebut kemudian dicetak, maka hanya menghasilkan setidaknya $67 per- buku atau lebih besar dua kali lipat. Tetapi, baginya buku bukanlah tentang berapa besar uangnya, yang didapat dari penjualan buku digital dirasa cukup.

Mungkin pihak Amazon menghasilkan lebih banyak uang darinya; itu bukanlah masalah. Sekali lagi ini bukan karena uang, tetapi kepuasan tersendiri untuk memotivasi diri. Dia ingat betul kata David Hancock, pendiri Morgan James Publisher, bercerita kepada Stanly, bahwa:

"Seorang entrepreneur penulis tau bahwa mereka menghasilkan uang bukan dari bagaimana buku tersebut bagi penulisnya- bukan dari royalti yang didapat."

Contohnya ya buku Stanly memberikan ruang baginya menjadi ahli dibidang itu dan memposisikan dirinya sebagai ahli dalam hal itu. Itu terbukti memberikan efek balik kepada si penulis melalui cara berbeda dan mungkin bisnis berbeda.

Dia bisa saja menghasilkan $99 sampai $199, caranya yaitu merubah interview audio ke video. Meski buku hardcover bisa berarti kredibilitas hingga mendapatkan lebih banyak perhatian.

Dia belum berhenti wirausaha, ketika baru lulus sekolah, dia cukup menjual blognya Stanlytang.com dan Theuniveristykid.com untuk bersekolah di Harvard. Dia menjual ide bisnis yang dibagikannya secara gratis.

Dia menjelaskan apa itu sistem affiliating serta model join venture. Affiliate marketing sendiri berarti melalui sejumlah orang memasarkan produk modal komisi. Untuk join venture nya, Stanly contohkan bekerja sama dengan 14 entrepreneur di bukunya.

Mereka adalah pengusaha online berhasil dan memiliki banyak fans.

Jadi, mereka membantu penjualan buku dimana mereka dipromosikan; win- win solution.

"Saya berpikir media juga memberikan efek besar. Saya muncul di halaman pertama sebuah koran terbesar kedua di Hong Kong. Itu menarik banyak sekali pencarian. Saya merasa saya mendapatkan 15.000 pengunjung ke blog saya di 24 jam setelahnya, Stanleytang.com. Itu membuat situs crash untuk hari dimana saya muncul di media," jelasnya.

Meski secara keuntungannya sedikit cuma dari royalti Amazon; nama Stanly malah tenar dari sana. Sekarang setiap orang sudah bisa membeli langsung lewat situs www.emillionsbook.com, tanpa melalui Amazon.

Itu berkat efek publisitas mendunia, semua orang masih akan terus mencari seperti apa bukunya itu. Karena itulah Stanly juga mempersiapkan bonus berupa pembelian paket istimewa berbonus audio. Buku Stanly memiliki 130.000 kata bahkan 80.000; mudah buat dibaca.

Ditambah menambahkan one- time- offer interview tanpa editan apapun -diluar buku dijual umum di Amazon. Bonus lain, ada audio menampilkan wawancara asli tanpa editan via telephon. Interview dilakukan selama jam 8 malam hingga 2 pagi dan masih harus sekolah setelah wawancara.

Tenang tidak harus membaca bukunya tetapi bisa mendownload dari iPhone. Menjual produk tidak tercetak, Stanly mampu mengguncang seluruh dunia. Bahkan mungkin bukunya masih mampu terjual kembali hingga ratusan ribu. Ia sukses besar kaya tanpa harus lewat publisher resmi.

Entri yang Diunggulkan

Biografi Jack Ma Orang Terkaya China Alibaba