Rahasia Bisnis Oseng- Oseng Mercon Bu Narti Ikhlas

Profil Pengusaha Bu Narti 

 
 
Rahasia bisnis Oseng- Oseng Mercon Bu Narti. Sukses pengusaha ini membangun resep sendiri. Inilah
kisah seorang ibu 52 tahun asal Kota Gudeg, namanya Ibu Narti. Ia sukses membuat oseng- oseng jadi sama pamornya denga gudeg. 
 
Usaha bernama oseng- oseng mercon membuat kamu meledak di mulut. Siapakah dia, empat atau enam tahun yang lalu, dia sudah memulai membuka usaha warungan sendiri. Menu racikannya kala itu sudah sama sedapnya terjaga hingga sekarang. 

Apalagi pamornya yang sekarang sudah sama melegendannya dengan gudeg. Awalnya, harapan dari seorang Narti cumalah membuka usaha untuk mencukupi keluarganya. Dia cuma ingin untuk mensekolahkan anak- anaknya ketika sang suami telah tiada. 
 

Bisnis Oseng- Oseng

 
Siapa sangka justru menu resepnya bisa begitu terkenal hingga sekarang. Warung lesehan oseng- oseng mercon Bu Narti terletak di Jalan KH. Ahmad Dahlan, Yogyakarta. Tempatnya buka didepan sebuah toko yang tutup di sore hari. Warung itu akan buka dari sorenya sampai di malam hari.

Di antara mereka yang juga berjualan masakan sama disana. Oseng- oseng milik Narti jadi yang paling ramai karena memang dia lah pelopornya. Meski sudah ada pengikutnya ia tetap berjualan disana, pantang mundur, dia yakin dengan resep suksesnya sendiri.

Oseng- oseng mercon

Makanan ini sudah ada sejak 1997. Seolah menjadi satu penyeimbang dengan makanan Jawa Tengah yang kadang dibilang terlalu manis. Rahasia suksesnya ternyata ialah adanya rasio 10 banding dua. 
 
Jika dijelaskan lebih lanjut maknanya jika 10kg daging sapi, maka, ada 20 kg cabe rawit buat bumbunya. Cukup saja kita membayangkannya sudah sangat berliur. Meski sudah banya diduplikasi tetap saja brand Bu Narti terlalu tangguh.

Sudah berjualan sejak awal membuatnya menang mutlak. Bahkan dia mengaku sampai membuat hingga 20 kg daging disetiap harinya. Menakjubkan bukan? Katanya perempuan paruh baya ini memulai semuanya dari menjadi pedagang di kantin sekolah. 
 
Tak jauh beda dengan produk lainnya di Yogyakarta yang ini juga melibatkan bawang, rempah- rempah, dan gula; tapi lebih dominan cabainya. Agar kamu tak kepedasan maka Bu Narti selalu sedia minuman teh panas.

Ditambah panasnya teh membuat kamu semakin berkeringat derah dengan pedasnya. Satu yang unik kamu musti segera menghabiskan oseng- osengnya. Karena katanya kandungan lemak yang besar membuatnya bisa menjadi putih menyelimuti daging jika sudah dingin. 
 
Agar tidak terjadi mending kamu memakannya jadi sepiring berdua dengan kekasih kamu.

"Cabai lima kilogram untuk daging 50 kilogram, enggak akan saya kurangi walaupun harga cabai lagi mahal," tuturnya ketika ditemui di tempatnya.

Menjadi yang pertama membuatnya tak khawatir. Dibanding dulu sekarang usahanya sangatalah maju. Dia berkisah dulu membeli daging dua kilogram bermodal cuma 150 ribu. Yang dijadikan oseng- oseng lalu jadi tumbuh hingga mencapai 100 kilo tiap harinya. 
 
Mungkin agak berkurang tapi tidak signifikan karena Narti sudah mensyukuri apa yang sudah didapatnya kini. Demi menjaga kualitas dia mengerjakan sendiri semua.

Dia bercerita cuma dibantu empat pekerja kepercayaannya. Jika ditanya siapa yang mewarisi cara membuat oseng- oseng mercon dia menyebut anak keduanya yang bernama Dewi. Untung dari tiga orang anaknya ada satu yang mau ikut berjualan dengannya. 
 
Melalui mulut ke mulut tanpa spesifik mengiklankan produknya, ia sudah menanggung untung. Diceritakan para pelancong tidak cuma datang dari Yogya. Mereka datang cuma dari kabar dari tukang becak, dan ketika mereka mecoba.

"Enggak seenak di sini. Saya sendiri sudah sering makan di sini dari ketika warung ini masih kecil. Biasanya saya juga beli untuk dibawa pulang," kata seorang pengunjung yang ditempatnya juga ada oseng- oseng yag sejenis.

Usaha Modifikasi Mobil Paling Keren di Indonesia

Profil Pengusaha Eko Budi Rahmanto

 
usahamodifikasi.png
 
Usaha modifikasi mobil paling keren se- Indonesia. Tidak disangka mampu membuat mobil begini sendiri. Tak tanggung pria tersebut mampu membangun mobil Hummer. Dialah Eko Budi Rahmanto (59 tahun), yang mampu mebuat mobil khas militer tersebut. 
 
Mobil berjenis SUV yang dikenal dengan bentuknya yang mirip kendaraan lapis baja militer. Harganya yang miliaran rupiah berbanding 180 derajat dengan buatan Pak Eko yaitu cuma ratusan juta.

Warga Hargobinangun, Kecamatan Pakem, yang menyebut meski replika tapi tak kalah dengan asilnya. Memang jika dilihat- lihat kembali bentuknya hampir sama. Untuk bodi Hummer miliknya, ia berani menyebut, sudah satu banding satu dengan aslinya. 
 

Usaha Modifikasi Mobil

 
Kendati cuma replika ia berani menjamin kualitasnya tak kalah. Mobil ini nyatanya tangguh di medan off road khas gunung merapi. Bermodal mesin Toyota 1KZ, Hummer buatannya ini memupuni dikelas 4x4 WD.

Berbekal pengalaman panjang, Pak Eko mengaku bisa menyesuaikan bodi dan mesinnya jadi alus. Mesin hasil kawin itu disebutnya bisa dipakai di jalur off road ganas. Meski berat bodinya mencapai 1,8 ton, cuma bermodal pengalaman mampu disulapnya mesin Toyota 1KZ jadi sesuai.

Tentu beda dengan mobil Hummer asli, ia menjelaskan memanfaatkan chasis dari truk. Memang berat cuma dari kulitnya saja jadilah truk menjadi andalan Eko. "Hampir semua spare partnya menggunakan barang bekas. Kebetulan saya memang suka modifikasi," jelasnya. 
 
Cuma bermodal tekuk sana, tekan sini, jadilah bodi khas Hummer ujarnya sambil bercanda. Ide awalnya cuma membantu kawannya yang punya Hummer asli.

Di perjalanan memperbaiki Eko merasa bisa lebih. Dia yakin bisa membuatnya sendiri ujarnya yakin kepada wartawan Tribun News. Gayung bersambut ada teman yang mengajaknya membuat sendiri. Ia kemudian membuat replika mobil Hummer dengan modal miring. 
 
Eko sendirilah yang berburu spare- part. Dalam prosesnya cuma butuh lima bulan. Hasilnya bisa terlihat tapi ini masih belum desain interior dan eksterior masih luarnya saja.

Kendati produknya ini dibuat dari spare part bekas. Nyatanya ada bagian- bagian yang ternyata asli. Eko sendiri mengaku membeli sendiri untuk kap mobil dan spion. Meski dia menyebutkan cuma bekas atau itu dari tangan kedua. 
 
Ia sendiri mengaku kesulitan membuat beberapa bagian; ya hasilnya dia harus merogoh kocek meski bekasnya. Satu mobil Hummer buatan orang Indonesia asli menghabiskan 400 juta. Jadi kemungkinan harga bandrolnya dikisaran 600 -an. Eko sendiri mengaku membuat berdasarkan pesanan. 

Dia sendiri menyebut adapun agar mengurangi resiko jika terjadi keterlambatan. Buat kamu yang ingin membelinya musti langsung dan membuat kesepakatan terlebih dahulu.

Anak Muda Usaha Roti Dikala Pandemi Melanda

Profil Pengusaha Arthur Tamnge dan Addy Debil

 

usaharoti.png
 

Dikala pandemi melanda banyak orang menjadi pengangguran. Lalu dua anak muda usaha roti hingga sukses sekarang. Banyak usaha tutup tetapi kuliner memang tak pernah mati. Pasalnya orang masih butuh makan walau pandemi Covid 19 mengganas.


Dua anak muda usaha roti bernama Roti SOON. Didirikan dua orang pengusaha ialah Arthur Tamnge dan Addy Debil. Dua orang berjiwa wirausaha kuat meskipun keterbatasan. Untuk membangkitkan ekonomi keduanya memulai usaha tanpa ragu.

 

Konsep Bisnis Roti


Banyak usaha tutup, tetapi Arthur yang juga pengusaha kuliner, dan Addy yang seniman, bergandeng tangan. Arthur paham F&B memang relatif tahan hantaman. "Saya melihat peluang di bisnis roti," dia menjelaskan kepada Kontan.co.id. Tetapi bukan sembarang roti melainkan sudah melalui riset.


Roti SOON sudah mempunya gerai di kawasan Cicendo, Kota Bandung. Arthur berlatar belakang praktisi kuliner. Ia akan menyajikan produk fresh. Tepung yang diolah punya kualitas baik. Cita rasa rotinya tersendiri karena bahan berkualitas.


Arthur lantar bekolaborasi dengan Addy, seorang seniman yang sudah banyak berkolaborasi dengan brand nasional dan internasional. Addy juga sudah memiliki galeri seni. "Saya bertemu patner saya yang sama- sama bergelut di industri kreatif," lanjutnya.


Saling mengisi keduanya sama- sama menunjukan pengalaman mereka. Arthur memiliki pengalaman di bidang entertainment dan F&B. Dia sudah terbiasa membangun bisnis- bisnis berkonsep untuk restoran.


Salah satunya Arhur menjadi Chef Producer di Rans Entertainment, milik Rafi Ahmad dan Nagi Slavina. Walau dia merasakan betul bidang entertainment beda dari kuliner. Tetapi dia menemukan pengalaman dalam bidang entertainment, termasuk jaringan.


Dia menemukan banyak teman baru. Ia berkolaborasi dalam kreativitas. Dan sentuhan teknologi sangat mempercepat pemasaran. Kreativitas menggunakan teknologi membantu promosi kreatif. Tanpa papan nama, pengunjung dapat berkunjung ke tempat mereka sebagai hidden gem.


Pemasaran tanpa kendala pantaslah tetap sukses dikala pandemi melanda. Arhur menyasar komunitas- komunitas anak muda, seperti komunitas sepeda, komunitas seni, mobil, dan keluarga. Addy optimis akan merambah kota besar termasuk Jakarta.


Di Jakarta konsepnya berbeda dari di Bandung. Karena di Bandung, mereka telah memiliki pabrik roti sendiri di Kota Bandung. Jakarta memiliki konsep lebih luas, bisa menu tambahan, cocktail, dan aneka konsep unik lain.

Berbisnis Properti Tak Perlu Takut Simak Pengusaha ini

Profil Pengusaha Christian Soetio

 
berbisnisproperti.png
 
Berbisnis properti tak perlu takut pengembang senior. Simak pengusaha bernama Christian Soetio, yang merintis usaha properti dari sangat kecil. Kini dia dikenal menjadi salah satu bos besar bidang properti di daerahnya.
 
Dikelilingi oleh orang- orang kepercayaan yang rendah hati membuatnya tetap pada akarnya. Dia mengaku bermodal insting selain uang tentunya. Jika ia runut kebelakang semuanya karena pola pikirnya.
 

Berbisnis Properti


Saat itu, ketika ia melihat sebidang tanah, berpikirlah mau dibikin apa, lalu jadilah sebuah ide untuk berbisnis di bidang tanah. Membangun terlebih dahulu konsepnya dari 2005 sampai 2011. Memang lama, karena untuk menjadi pengusaha tidaklah mudah. 
 
Tahun- tahun tersebut diakuinya sebagai tahun- tahun kebangkrutannya. Disaat itu ia masih menekuni bisnis kontraktor bukan pengembang seperti sekarang.

Bermodal awal Rp.63 juta mulailah membuka sebuah CV kecil di bidang konstruksi. Melalui aneka jenis marketing mampu menghasilkan 30 buah pesanan sejak 2005- 2011. Namun dari tahun- tahun tersebut orang yang menyewa jasanya justru telat bayar. 
 
Dari tiga puluh orang tersebut cuma satu orang yang bayarnya lancar dan sisanya, ia harus bersusah payah memintanya. Menjaga komitmen menjadi pendorong agar tetap menjalankan meski susah ditagihnya.
 
Karakter utama yang dimilikanya adalah etiket. Bahwasanya pengolahan tanah mestilah baik, pembayar pun harus baik, dan kalau pun ada masalah jangan dihindari, tandasnya. Christian yakin pada kemampuanya untuk berbicara baik- baik. 
 
Seorang negosiator itulah yang kami tangkap dari pembicaraan tersebut.

"Kita harus percaya bahwa tanah yang dibeli dengan baik, pasti hasilnya baik. Etiket ini akan melahirkan modal besar, yakni kepercayaan," ujarnya.

Dijelaskan jika kamu menjual tanah fokuslah pada berpikir positif dan berprilaku positif. Sang ayah telah mengajarkan jika berbisnis Christian harus mandiri. Itu berarti menyimpan sertifikat ditangan, setelah ada pembayaran selesai, barulah sertifikat itu diserahkan langsung. 
 
Tanpa orang ketiga jelasnya. Disisi lain, jika bekerja sama, kamu tetap harus punya kepercayaan. BOS Land bukanlah perusahaan mapan kala itu, tapi kelebihannya adalah paham akan kebutuhan warga Balikpapan dan Samarinda.

Ketika membangun dia mau bekerja sama dengan perusahaan lain, seperti BSA Land. Selain mendapatkan pengetahuan juga koneksi di proyek- proyek berikutnya. Total ada tiga proyek dikerjakan bersama. Disisi lain, dengan nama yang semakin dipercaya, juga menangai 11 proyek lainnya. Dengan bank tanah (mungkin simpanan tanah.red) senilai 60 hektar yang ada di tengah kota. Sedangkan 85 hektar sudah digunakan untuk membangun properti.

Keuntungan sebagai anak lokal dan memang di luar Jawa, bisnis properti masih akan terus tumbuh. Pantaslah jika BOS Land bisa sampai sekarang. Disamping kerja keras, pandai memperhitungkan lingkungan, ia sendiri mengaku adanya keberuntungan menjadi hal lain. Menyasar pasar pembangunan roko, rumah tapak dan juga apartemen murah. Untuk rumah secara percaya diri, ia menyebut menyasar pasar menengah, yang harganya 330 juta sampai Rp.800 juta.

"Fokus saya ke segmen menengah. Sebab, pasar segmen menengah-atas di Kalimantan Timur tidak terlalu gemuk," jelasnya kepada portal Berita Satu.

Nampaknya sosok pengusaha Christian mencoba seperti halnya Ciputra dan Agung Podomoro. Dimana ia juga fokus pada kebutuhan akan pasar atau market. Buktinya mereka juga membangun satu toko bahan bangunan membuktikan diri sebagai pengembang properti sekaligus kontraktor. Perusahaanya juga tak segan untuk bekerja sama dengan perusahaan lain seperti Ciputra dan Agung Podomoro. Intinya sebagai seorang agen properti yaitu memanfaatkan sebidang tanah sebaik mungkin.

"Berbeda dengan pengembang luar yang kurang mengerti kebutuhan masyarakat lokal. Saya ambil contoh salah satu pengembang yang membangun lima menara apartemen. Yang terjual hanya satu menara. Itu pun separuhnya. Ada juga yang membangun kawasan bisnis, serapan pasarnya tidak bagus juga," sebuah pesan buat kamu yang ingin berbisnis properti.

Memulai Bisnis Tour and Travel Pengusaha Suami Istri

Profil Pengusaha Andika Surachman dan Anniesa Hasibuan


tourandtravel.png
 
Memulai bisnis tour and travel pengusaha suami istri ini terjenal.  Pernah menjadi pengusaha bermodal nekat. Tak perlu selalu bermodal ijasah sarjana dan uang. Kisah berikut tentang suami istri pengusaha yang sukses jadi miliarder. 
 
Cuma dari bisnis tour and travel keduanya kini menjadi pemilik perusahaan PT. First Anugrah Karya Wisata.

Mereka adalah pasangan Andika Surachman (29 tahun) dan juga Anniesa Hasibuan (28 tahun). Usaha tersebut bisa jadi merupakan refleksi kegemaran mereka bertraveling sejak jaman pacaran. Mereka berdua katanya memang sudah hobi bepergian ketika masih kuliah. 
 

Bisnis Pasangan

 
Andika mengaku meski hobi berjalan- jalan, cita- cita keliling dunia baru terlaksana di 2010, ketika akhirnya mereka sukses. Meski baru setengah dunia mereka kitari namun perjalanan itu sangat berkesan.


Menjadi pengusaha sendiri diakui Andika sebagai 'keterpaksaan'. Dia pernah bekerja sebagai pegawai di sebuah minimarket di 2004. Selepas itu dirinya cuma bekerja menjadi pegawai magang di Bank Bukopin. Kala itu, ia cuma dibayar Rp.50 ribu per- hari. 
 
Sang istri sendiri tidaklah bekerja dan cuma menjaga anak- anaknya di rumah. Suatu ketika terjadi satu pristiwa yang memaksa mereka menjadi pengusaha. Ketika itu ayah mertua Andika meninggal dunia pada Juli 2008.

Memang sejak menikah, keduanya tinggal bersama mereka. Selepas meninggalnya mertua Andika harus pula mengurusi adik iparnya. Jadilah mereka tidak punya cukup uang untuk bertahan hidup. Keduanya lantas memutuskan menjadi pengusaha. 
 
Pasalnya gaji Andika dirasa tak akan cukup untuk keluarga besar mereka. Bermodal Rp.2 juta mereka mulai berbisnis apapun. Mereka membuka sebuah kios pulsa, lalu berjualan hamburger, hingga berjualan sprei. Modal 2 juta tersebut ternyata tak bertahan lama.

Diceritakan sendiri oleh Anniesa ada masalah ketika itu katanya karena ada yang iri. Mereka adalah pesaing mereka di bisnis yang sama. Akhirnya mereka kehabisan modal tapi bisnisnya sendiri tak tau arahnya mau kemana. 
 
Dengan sangat terpaksa Andika memutuskan menjual rumah milik mertuanya. Dia mendapatkan modal Rp.50 juta dari berjualan rumah. Mereka memulai usaha baru, tapi, lagi- lagi usaha itu mengalami kegagalan. Ujungnya bisa dipastikan yaitu rumahnya harus disita oleh bank.

Untung masih ada kelebihan uang sekita Rp.10 juta dari pristiwa tersebut. Kembali uang itu digunakannya untuk memulai usaha kembali. Kali ini, mengikuti impian sang istri, mereka mendirikan bisnis biro perjalanan lokal. 
 
Mereka lalu mendirikan perusahaan bernama CV. First Karya Utama pada 2009. Tidak lah mudah, untuk ijin usaha tersebut baru keluar pada 1 Juli 2009. Biayanya juga sangatlah mahal perlu kamu ketahui. Mereka cuma berbisnis travel wisata domestik yang kemudian merambah ke internasional.

Buta bisnis


Uniknya meski serius membuka bisnis perjalanan serta didorong kecintaan. Kanyataanya mereka tak tau sama sekali tentang bisnis tersebut. Semuanya dilakukan secara otodidak. Ketika pertama kali mereka mulai modal mereka cuma Yellow Pages. 
 
Jika kamu tak tau itu adalah buku kuning berisi nomor kontak yang bisa dihubungi kala itu. Mereka nekat menghubungi semua kontak menawarkan bisnis mereka.

Pengusaha Anniesa menjadi marketing, tugasnya membantu Andika mencarikan klien. Jangan salah, kali ini tidak seperti yang kamu bayangkan mereka belum sukses. Diakui mereka sering mendapatkan halangan ketika berbisnis tour and travel tersebut. 
 
Ada saja yang tidak suka kepada mereka berbisnis perjalanan ini; tidak suka mereka sukses. Mereka sempat ditipu bahkan oleh karyawan mereka sendiri. Bangkrut dan mulai kembali, mereka berpindah dari satu kontrakan ke kontrakan lain.

Mereka itu harus bersusah payah berbisnis sejak 2009- 2011. Saat itu Andika masih berusia 22 tahun, halangan bertubi- tubi sempat menghancurkan mental mereka. Ia mengaku sempat berpikir bunuh diri. Bagaiman rasanya ditipu oleh mereka orang- orang terdekat sendiri. 
 
Dia dan seluruh keluarganya sempat mau bunuh diri. Dia bersama istrinya sempat memajukan mobil sedikit dan jatuh dari lantai atas mall. Tepatnya mereka sudah berada dilantai paling atas sebuah mall.

"Tapi, kami akhirnya sadar, bagaimana dengan nasib anak dan keluarga kami. Kami juga sadar itu dosa. Akhirnya, niat itu kami batalkan," kata Andika.

Bangkit dari keterpurukan keduanya memulai berbisnis kembali. Bergerilia ke sana- ke mari, akhirnya, ia mendapatkan pesanan dari Bank Indonesia. Mereka memberangkatkan 100 orang pegawai untuk umroh mereka meski saat itu tak paham. Mereka tak pernah berangkat umroh sebelumnya. 
 
Untunglah kali ini mereka menemukan patner bisnis yang jujur. Setelah Bank Indonesia, mereka mendapatkan pesanan dari  PT. Pertamina Persero pada tahun 2012.

Akhirnya, nama usaha mereka itu bisa semakin dikenal dari mulut ke mulut. Ia bercerita bahwa ketika itu: ia sempat hampir gagal mendapatkan pesanan. Ketika akan mempresentasikan diri ke Pertamina, ia sempat datang terlambat, tapi entah kenapa Andika masih bisa mempresentasikan dirinya. 
 
Meski sudah ada lima biro lain yang terlebih dahulu datang, akhirnya, biro CV. First Karya Utama malah menang dan ditunjuk oleh Pertamina. Akhirnya CV. First Karya Utama berevolusi menjadi PT. First Travel. Fokus bisnisnya yang asik menyasar perjalanan umroh sukses besar. 
 
Pada tahun 2012, perusahaan tersebut berhasil memberangkatkan 800- 900 orang dan pada tahun berikutnya menjadi 3.600 orang. Tahun 2014, First Travel mampu memberangkatkan ada 12.700 orang. Mereka sempat meraih rekor MURI yaitu Manasik Akbar Umrah Terbesar di Indonesia. 
 
Mereka menghadirkan 35.000 orang di Gelora Bung Karno Senayan. Ambisi terbesar perusahaan biro perjalanan terbesar di Indonesia ini adalah membukan 50 cabang di seluruh penjuru Indonesia. 
 
Perusahaan pengusaha suami istri ini, menang penghargaan Business & Company Winner Award 2014 untuk kategori The Most Trusted Tour & Travel ini masih akan terus menjadi yang terbaik. Andika berkeyakinan dengan brand kuat serta animo para jemaah yang akan selalu besar. 
 
Intinya satu kota harus ada satu cabang idealnya jelas pengusaha otodidak tersebut. Bahkan katanya, di sebuah berita, Andika telah membuka cabang di London yang direpresentasikan untuk membangun jamaah di Inggris.

Entri yang Diunggulkan

Biografi Jack Ma Orang Terkaya China Alibaba