Awkarin Kontroversi Personal Branding dan Menjadi Pengusaha

Biografi Pengusaha Karin Novilda


biografi awkarin

Awkarin menjadi pengusaha bukanlah kejutan. Ia mampu merubah kontroversi personal branding. Ini bermula dari viralnya video Awkarin. Gadis bernama lengkap Karin Novilda. Dia seperti gadis belia lainnya tertarik akan ekspresi diri dan berkreasi.

Maka Karin mengupload video Youtube, atau yang kita kenal sekarang vlog atau video blog. Isinya masih standar yakni kehidupan sehari- hari Karin. Alih- alih "memaksa" dirinya menjadi ahli fashion, dirinya tampil apa adanya. Gaya yang ditampilkan ya Awkarin sendiri sebagai personal branding.

Kontroversi personal branding nya tumbuh sejalan waktu. Dia yang sifatnya cuek dan apa adanya, malah mengundang pengikut anak muda. Dulu ada artis Marsanda menjadi kiblat remaja mencari jati diri. Sekarang ada Awkarin, yang ternyata diambil dari "Awkward" dan "Karin", atau Karin "Unik".

Menjadi Diri Sendiri


Kontroversi menjadi ketika mengupload video di Youtube. Berjudul "Gaga's Birthday Surprise and My Confension", dan memiliki subscriber 200 ribu orang. Gegerlah dunia maya melihat video milik si Awkarin ini.  Total viewernya 2 juta yang mana terbilang besar di tahun tersebut.

Ada orang yang mengagumi sifat keterbukaan Awkarin, adapula yang mengejek dan membully. Dari situ mereka berbondong ke Instagram Karin. Geger kembali melihat postingan Awkarin, yang terbuka tanpa tedeng aling- aling. Inilah gaya berpacaran Awkarin dan mengejutkan khalayak ramai.

Tidak mau menghakimi tetapi ini "bom waktu" kehidupan remaja. Melalui Instagram, sosoknya lalu menjadi nampak kepermukaan. Ia sendiri menolak untuk memprivasi foto- foto IG -nya.

"Lihat foto-foto aku pacaran, ciuman, menurut mindset orang Indonesia itu gak pantas, ga sesuai ajaran agama. Mungkin karena Indonesia itu mayoritas Islam jadi semua harus ikut ajaran Islam, padahal kan Indonesia bukan negara Islam?"

Dalam video dengan santainya ia berkata kotor dan tidak senonoh. Tetapi ini bukanlah hal baru dalam dunia remaja. Hanya Awkarin terekspos melalui video yang diunggahnya sendiri. Dia santai tidak terlalu menanggapi serius.

Awkarin menganggap sosial media miliknya, jadi terserah dia, dan bila ada yang berkomentar negatif dia tanggapi santai. Awkarin juga menunjukan mentato tubuhnya. Apapun dia tunjukan merupakan hal tidak terekspos di kalangan anak remaja.

Awkarin yang waktu itu masih bersekolah menengah hidup santai. Dia menjadi dirinya sendiri, dan tidak lupa melihat peluang. Dia menjadi pengusaha melalui popularitas Instagram. Awal dia berjualan casing handphone.

Dari bisnis pertama, ia menghasilkan Rp.10 juta dan disusul endors sponsor yang masuk.Dia tidak berhenti. Karin kembali mencari kesempatan dengan membangun manajemen artis. Dia juga semakin banyak follower sampai 5 juta, maka endorse dan sponsor berdatanngan ditaksir ratusan juta.

Masa Lalu Awkarin


Karin terlahir dari keluarga berkecukupan. Ayahnya bekerja sebagai Dokter mata, dan ibunya bekerja sebagai Dokter gigi. Tidak ada masalah dalam keluarga. Kedua orang tua Awkarin justru memiliki sifat suportif. Mereka selalu menyemangati dia berprestasi ketika sekolah menengah

Karin tumbuh menjadi gadis berprestasi semenjak kecil. Dia selalu mendapatkan juara 1 ketika masih sekolah. Gadis kelahiran 29 November 1997, mendapatkan puncak prestasi dengan nilai sempurna ketika ujian nasional SMA.. Tetapi dalam dirinya terdapat perasaan tertekan ketika masih sekolah.

Tuntutan menjadi siswa berpresatasi membuat jiwanya terpuruk. Dia sakit, tetapi bukan sakit tubuh melainkan mental. Ini sangat jauh sebelum ada namanya Instagram. Ia bahkan bercerita sempat coba bunuh diri. Hingga Karin terpaksa masuk rumah sakit karena percobaan tersebut.

Menjadi siswa berprestasi kemudian Karin menjadi gadis biasa. Ia mengenal kehidupan diluar apa yang dia pahami dulu. Hingga video ketika dirinya menangis dan putus cinta mencuat. Menjadi viral besar sampai mengundang netizen.

 "Dulu banget aku pernah mengalami mental depression. Long before this whole Instagram thing. Long before nangis-nangis karena diputusin."

Dia sebenarnya gadis biasa seperti kebanyak. Hanya sorotan lampu, terus mengarah ke diri Awkarin, sampai ada namanya manajemen merangkul. Sosok Karin diperkuat menjadi "bad girl", padahal ya dia layaknya remaja lain, tengah mencari jati diri.

Menurut pengakuan dirinya dipoles menjadi sosok "bad girl". Bahkan dilebih- lebihkan, karena di dalam dirinya masih ada Karin yang peduli. Terbukti sekarang, Awkarin dikenal melakukan aneka kegiatan kemanusiaan, termasuk ikut membantu masyarakat yang terjebak kebakaran hutan.

Karin menjadi lebih matang dibanding ketika ikut manajemen. "Dulu aku bertingkah seperti bad girl. Itulah image yang dibuat oleh manajemen aku," tuturnya.

Dia bahkan dipaksa menjadi penyanyi. Puncaknya, ketika sang mantan pacar meninggal, Awkarin menjadi sosok tertuduh. Sudah dimaki orang perusak moral, kini orang- orang menyebutnya sebagai penyebab kematian.

Bukannya mendukung pihak manajemen dan para selebgram dibawahnya seolah ikutan. Awkarin lalu menyebut insial YL influencer lain. Tidak mau menambah permasalahan Karin melepaskan diri. Dia memilih menjadi mandiri. Menjadi insfluencer yang lebih baik dan meninggalkan citra "bad girl"

Awkarin Menjadi Pengusaha


Meskipun dia telah menanggalkan kontroversi personal branding. Dirinya tidak lagi berperan menjadi "bad girl". Karin masih menjadi dirinya sendiri. Ya itulah Awkarin, yang akan melakukan sesuatu dia anggap benar tanpa tekanan publik.

Bicara bisnis Karin sudah memulai semenjak sekolah menengah. Memang bakat menjadi pengusaha, contohnya ketika dia meminjam uang ke orang tua. Karin merubah uang pinjaman ayahnnya menjadi berlipat. Bisnis yang dilakukan senang hati menghasilkan berlipat- lipat.

Dia meminjam Rp.500 ribu kembali Rp35 juta. Kini, Awkarin menerima endors dan sponsoran, dan ditaksir bisa menghasilkan ratusan juta. Dari penghasilan itu, orang melihat dirinya hidup bersenang- senang terus. Tetapi faktanya dia mellipatk gandakan dengan aneka investasi dan bisnis.

Ada empat bisnis yang patut kamu soroti:

1. A Team Management

Lepas dari manajemen dulu maka lahirlah perusahaan baru. Ini digagas dirinya dan mengajak talent baru. Tentu Karin memiliki visi sendiri mengenai A Team. Lewat ini para telent akan mendapatkan endorsan. Para talent juga akan dibantu mengembangkan potensi sosial medianya.

2. Hally by Awkarin

Ini sempat mengejutkan karena bertolak belakang. Tetapi ini bentuk analisa seorang Awkarin. Sejak menerima endorse, dia mendapatkan respon positif dari endors dan sponsor hijab. Ia lantas berpikir untuk membangun brand. Tidak ada yang salah dengan bisnis Awkarin memanfaatkan momen.

3. Youtuber

Tidak seramai Instagram tetapi Awkarin juga menghasilkan. Ketika ada momentum viral, Awkarin lalu masuk seperti mengikuti aneka challange di sosmed. Bersubscribe 600 ribuan membahas tidak cuma curhatan Awkarin tetapi juga pembahasan berisi.

Biografi Bambang Sutantio Cimory Pengusaha Idealis

Biografi Pengusaha Bambang Sutantio


bambangsutantio.png
 
Menjadi pengusaha idealis mungkin menyulitkan terkadang gagal. Biografi Bambang Sutantio adalah pemilik Cimory. Menjadi idealis mungkin berhasil bila pada kadarnya. Inilah sosok yang dikenal memperkenalkan manisnya yogurt agresif. 
 
Bayangkan saja ia berbisnis produk mudah kadaluarsa. Memiliki proses produksi tidak mudah. Apalagi kalau bukan lah satu idealisme kuat namanya. Sudah selama tiga tahun ia terus menggeluti produk asing tersebut. Meski harus pergi keluar negeri 'membeli' teknologi disana.

Kisah Bambang terus berlanjut, sekarang, dia adalah Presiden Direktur PT. Cisarua Mountain Dairy, yang lantas menjelma menjadi Macro Group. Sebuah perusahaan yang membawahi lima perusahaan dibawahnya. Kisah bisnisnya sudah dimulai sejak bertandang ke Wonosobo, Jawa Tengah.

Rahasia Pemilik Cimory


Bambang melihat banyak buah nanas hasil panen masyarakat cuma dibuang. Mereka tak mampu mengolah mereka menjadi produk baru. Mengolahnya menjadi produk yang memiliki nilai jual lebih tinggi. Kejadian di Wonosobo itu begitu membekas dalam benaknya. 
 
Hingga ia pun terbang ke Jerman untuk belajar bagaimana pengolahan pangan berbasis teknologi di Universitas Berlin.

Sekembalinya ke Indonesia, dia berharap ilmunya bisa digunakan di Indonesia. Ilmu disebut ingin ditularkan ke masyarakat agar lebih makmur. Memutuskan untuk menjadi pengusaha merupaka satu jalan dipilihnya. Ia bermodal 150 juta dari kredit usaha kecil- menangah. 
 
Lantas ia membuka usaha yakni bisnis bumbu dan juga peralatan industri. Dalam perjalannanya usahanya berubah jadi bisnis yogurt. Usahanya menjadi identik yakni sebagai perusahaan pengolahan susu.

Untuk mendapatkan kredit UMKM dikorbankannya sebuah ruko. Ia menjaminkan ruko yang mana itu hasil menggadaikan rumah milik orang tuanya. Memulai bisnis bermodal pengetahuan selama di Berlin, sejak tahun 1989, usaha bernama Cisarua Mountain Dairy itu cukup maju. 
 
Bambang sendiri lahir dari keluarga berkarir atau profesional. Jadilah usaha dijalankannya cumalah mencoba- coba. Ia tak punya modal kewirausahaan. Cuma diajarkan sedikit wirausaha dari ibunya.

Modalnya adalah idealismen dan kegigihan untuk tetap pada tujuannya. Bisnis PT. Cisarua Mountain Dairy atau Cimory lantas tumbuh semakin baik. Pelan tapi pasti pria asal Semarang tersebut membangun usahanya. 
 
Usaha Cimory bermasalah ketika menghadapi krisis ekonomi di tahun 1989. Untunglah usahanya itu meski tidak umum tapi memiliki kekuatan sendiri. Untunglah dirinya sigap merubah arah usahanya ke arah bisnis aneka olahan susu.

Produk yogurt pertama dilabeli Cimory. Anak usaha Macro Group yang lima tahun ini sanggup berkembang mencolok. Tak terpikir sebelumnya bahwa dia akan fokus pada bisnis tersebut. Di atas lahan 3.000 meter sebuah pabrik yogurt didirikan dibantu oleh masyarakat lokal. 
 
"Kami membeli susu segar dari peternak di Jawa Barat seminggu itu 200 ton. Kemudian dibuat yogurt 250 ton," ungkapnya kepada Depoknews.

Usaha bapak tiga anak tersebut lebih menggelinding dari usaha lainnya. Apa yang membuatnya berbeda di penjelasannya itu adalah bakteri sehat milik mereka masih hidup. Dibanding produk sejenisnya, Cimory ini terbuat dari 90 persen susu segar, dan bakterinya itu diimpor hidup- hidup. 
 
Jadilah olahan perusahaan itu bisa jadi lebih baik. PT. Cisarua yang bermula dari usaha kecil ini fokus pada konsumsi susu segar. Dibandingkan perusahaan lain yang fokus pada susu bubuk.

Fakta bawah konsumsi susu di Indonesia masih rendah; jadi hambatan sekaligus kesempatan. Fokus pada olahan susu segar membuatnya beda dibanding perusahaan susu lain. Sayangnya, orang Indonesia masih ada rasa enggan untuk mengkonsumsi produk turunan susu tersebut. 
 
Di Eropa, kebanyakan olahan susu dibuat dari bahan segar langsung minum. Oleh karena itu pula usaha Bambang moncer ke luar negeri. Meskipun begitu idealismenya tetap ada pada pasaran lokal.

Ia juga punya cita- cita atau idealisme lain selain diatas. Selain bagaimana mengajarkan mengolah makanan lebih baik. Cita- citanya yakni agar masyarakat bisa mengkonsumsi produk bergizi. Bagaiman cara untuk meningkatkan asupan gizi masyarakat.
 

Bisnis Yogurt

 
Ia sendiri mengaku menjadi pengusaha idealis membuatnya lebih banyak berkorban. Tapi bukankah keberhasilan seorang pengusaha ada pada dedikasinya. Selama dirinya masih bisa berusaha maka akan dijalankannya.

Berbicara tentang konsumsi susu. Di Amerika adanya dorongan pemerintah lewat iklan masyarakat Got Milk memberi perusbahan besar. Sementara itu di Thailand tak cuma mendorong minum susu. Di negara tersebut menurut Bambang mendorong konsumsi susu segara sebagai hal utama. 
 
Menurutnya susu ternak lokal juga baik ketika mampu mengolahnya. Cimory mampu mengolah melalui sistem bernama pasteurisasi. Beda di luar negeri berbisnis di Indonesia membuat usaha merugi terus.

"Awalnya kami rugi terus," pengakuan pria Semarang ini.

Dari pada menghujat dan mengeluh karena hal tersebut. Biografi Bambang Sutantio memilih menanggapinya dengan light the candle. Atau, dirinya nekat untuk mengajarkan pentingnya minum susu segar. 
 
Bahkan perusahaanya itu rela mengadakan program edukasi bernama Dairy Educational Tour. Lalu  perusahaannya mengundang anak- anak sekolah dasar untuk diperkenalkan kepada farming. Apa saja yang diajarkan antara lain yaitu bagaimana cara memarah susu, sampai menonton film dokumenter.

Sejauh pengamatannya hasilnya cukup memuaskan. Tour itu diadakah setiap hari dimana banyak sekolah- sekolah dan ibu- ibu ikut mendaftar. Harapannya ini bisa menajadi langkah awal memperkenalkan susu segar. 
 
Melalui marketing word of mouth setidaknya bisa merubah sedikti pola pikir. Jika dibanding produk olahan susu lain. Yogurt Chimory memang kesannya mahal. Tapi kenyataanya, itu bukan dari perusahaannya yang mahal. 
 
"Yang membuat harga susu kami mahal adalah supermarket," ujarnya. Perihal pernyataanya tersebut ia lantas menjelaskan. Dia mengeluh bahwa pihak ritel tidak fair dalam kelola produk titipannya. 
 
Khususnya di Indonesia dimana menurutnya, Cimory tidak bisa diatur di lemari es dengan suhu diatas 4 derajat celcius. Itu membuat produknya cepat rusak dan harus diretur.

"Itu semua harus kamu perhitungkan cost- nya," ujarnya.

Bukan pengusaha sukses namanya jika tidak bisa 'mengakali'. Pria berlatar belakang pendidikan teknologi pangan Universitas Berlin tersebut memilih door- to- door. Yah, Chimory sekarang menafaatkan sistem baru yaitu delivery order -layaknya loper koran saja. 
 
Ada call canter buat kamu untuk memesan produk apa yang ada di perusahaanya. Sistemnya ada berlangganan atau sekali order. Meski begitu marketing cara ini belum dioptimalkan sekali.

Nantinya, ia menjelaskan ada brosur dan iklan- iklan layanan pengiriman. Dengan cara tersebut Bambang bisa menjual seharga pabrikan. Selain sistem menaruhnya di supermarket atau layanan pesan antar, adapula Cimory Shop. 
 
Sebuah toko khusus menjual susu segar, adapula yogurt, sosis dan makanan lain. Cimory Shop sendiri direncanakan selain di Cisarua tapi juga Jakarta. Kawasan Cisarua sendiri dijadikannya pilot proyek agar bisa menyerap 100% susu lokal.

Tidak berhenti disitu saja cara Bambang memasarkan produknya. Dia juga mengadakan program minum susu. Meski terkendala modal dimana jika pasang iklan diatas akan mahal; Bambang tak putus asa, caranya yakni memasang iklan dibawah misalnya melalui acara talk show radio.

Bisnis Angkringan Dikala Corona Prospek Cerah

Profil Pengusaha Rizki Damanik

 

angkringanmedan.png
 
Jaman susah banyak orang mencari prospek cerah. Bisnis angkringan dikala Corona kenapa tidak. Kisah pengusaha milenial, Rizki Damanik, mahasiswa lulusan Ilmu Komunikasi UMSU pada 2019. Dia bersama dua rekannya Ori Rizki dan Ahmad Muhajir.


Ketiganya sepakat bahwa Corona membuat semua susah. Tidak cuma Rizki melainkan semua orang. Anak muda kehilangan pekerjaan atau susah kerja. Kondisi lapangan sulit menguji ketangguhan milenial. Yang ditantang membuat trobosan demi mendapatkan penghasilan.

 

Prospek Cerah Angkringan


"...bisa dibilang milenial ini diuji dan ditantang untuk berani dalam hal bertindak ya," terang Rizki kepada Detik.com.

 

Dirinya tertantang untuk mengajak teman- temannya agar berani. Terutama kita harus berani bisnis angkringan ini. Tentu Rizki memiliki kekhawatiran dalam benak, bahwa usahanya nanti bakal sukses atau tidak.

 

Tetapi dia tetap melanjutkan bersama teman usaha angkringan Titik Nol. Di tahun 2020, Rizki benar- benar merasakan getirnya usaha ditengah pandemi. Sempat dia merasakan ingin menyerah karena takut. "Sedikit agak goyang sih awalnya, bakal ramai atau enggak," terusnya.


Tujuannya membuka usaha ialah tidak sekedar uang. Tidak buat mencari uang sebanyak- banyaknya, melainkan dia membuka usaha membantu banyak orang. Ia ingin membuka lapangan pekerjaan tidak sekedar uang.


Kenapa membuka bisnis angkringan dikala Corona. Dia melihat prospek cerah. Bahwa slogan "Jogja itu Istimewa" benar. Kemudian dia memikirkan apa mencolok di daerah Yogyakarta. Maka ia berhasil menemukan angkirang adalah jawaban.


Tahun 2018 silam, ia memang mau membuka angkirangan, tetapi kesempatan datang tahun depan. Di 2019, dia mengamati memang angkirang punya prospek cerah. Kebetulah dia mendapatkan tugas buat observasi dari organisasi kampus.


Ini usaha angkringan memang tidak pernah mati. "Dari situ, saya terniat sepertinya cocok nih dibawa ke Medan," Rizki menambahkan. Usahanya bulan pertama sama sekali tidak menguntungkan. Barulah dia menghasilkan omzet sampai Rp.10 juta perbulan bersih.

 

Angkringan titik nol bukan sembarangan jualan. Mereka selain membawa suasana Yogya tetapi juga cita rasa. Boleh dibilang Rizki terlambat menjalankan usaha angkringan. Namun dia merupakan orang yang berani membuka dikala pandemi.

 

Maka nama Titik Nol menjadi perwujudan usaha mereka. "Kami membuatnya tidak ketika orang- orang gencar membuat angkringan. Tetapi kami mulai prosesnya dari nol," ucapnya. Minuman khas angkringan Titik Nol adalah Kopi Joss dan Wedang Udhu.

 

Bahan pembuatannya didatangkan langsung dari Yogyakarta. Kopi Joss sendiri merupakan minuman kopi yang dimasukan arang panas. Buat camilannya angkringan Titik Nol menyediakan aneka sate, gorengan, dan bacem yang bisa dibakar.

Juragan Lele Banting Stir Usaha Abon Lele

Profil Pengusaha Sukses Samian

 

juraganlele.png
 

Samian juragan lele banting stir usaha lain. Pasalnya dia dihantam badai Corona sampai bikin abon lele. Dia menjelaskan semua dikarenakan "keterpaksaan". Pembudidaya lele asal Kampung Kamal, Kelurahan Senipah, Kutai Kartenagara, Sumatra Utara.


Dia padahal memulai usaha tahun 2019. Begitu dihantam pandemi kesulitan melanda Samian. Omzet jualan lele mentahnya turun drastis. Semian tak mau tinggal diam menghadapi kenyataan. Dia mengolah lelenya menjadi abon.


Awal mulanya dia menjual ikan sampai ke Balikpapan. Di sana, nanti ada tengkulak, nah dialah yang akan membeli semua. Tetapi tengkulak tidak lagi datang semenjak Corona. Padahal, total 5000 bibit ikan dia budidayakan, hasilkan tak kurang 6 kuintal yang tidak akan laku terjual.


Menurunnya permintaan menjadi sebab faktor utama. Lele dibiarkan hidup dan diberi makan tanpa dijual. Alhasil mereka semakin besar sampai melebihi batas ideal. Menurut penjelasan juragan lele ini, idealnya ikan konsumsi 7- 8 ekor yang beratnya 1 kilogram.


Ikan lele miliknya terlalu berat dimana 1 kilogram total 2- 4 ekor. Ternyata masalah begini bikin lele tidak laku dipasaran walau normal. Kondisi begini membuatnya dan kelompok taninya melakukan suatu inovasi.


Dia menggandeng Kelompok Wanita Tani (KWT) Kampung Kamal. Setengah panen akan dijadikan abon. Dibantu ibu- ibu mereka mengolah setengah panen seberat 6 kuintal. Produksinya ramai- ramai ketika awal pandemi Covid 19.


Bahan ikan 2,5 kg diolah menjadi 8 ons abon. Per- 1 ons dikemas kemudian dijual Rp.15 ribuan. Bila dijual ke tengkulat perkg dijual Rp.18 ribu. Walau orang sudah familiar membudidayakan ikan lele jaman sekarang. Menurutnya menyiapkan bibit sulit dimasa 0 sampai 3 bulan sulit.

5 Pengusaha Muda Bertalenta di Bidangnya

Profil Jutawan Muda Dunia

pengusaha muda bertalenta

Pengusaha muda yang memiliki banyak ide serta keberanian. Beberapa memilih menolak uang jutaan dollar, memegang penuh bisnisnya dan menghasilkan lebih dari itu. Mereka adalah pengusaha muda yang fokus dan Forbes telah memperhatikan gerak- gerik mereka ini.

Mereka yang mampu melawan stigma oportunis dan merangkak dari bawah. Orang- orang muda yang penuh talenta dalam bidangnya masing- masing.

1. Pete Cashmore 27 tahun, Mashable

Pete Cashmore mendirikan blog terpopuler berisi berita- berita tantang teknologi menarik. Mashable didirikan ketika Cashmore tinggal di rumah bersama orang tuanya di Aberdeenshire, Skotlandia. Ketika itu ia berusia 19, dan menjadi chief executive hingga sekarang di umur 27 tahun. 
 
Hari-hari ini Cashmore menjalani kehidupan sang maestro media, bekerja membagi waktunya antara Skotlandia, San Francisco, New York dan Los Angeles. Dia menyebut Mashable "sumber utama berita, informasi dan sumber daya untuk generasi yang terhubung."

Ada spekulasi ia akan menjual Mashable di nilai $ 200 juta, tapi dia tetap bertahan. Akun @ Mashable menjadi salah satu akun Twitter paling-diikuti di dunia, dengan lebih dari 3.7 juta pengikut. BusinessWeek menyebut Mashable sebagai salah satu blog yang paling menguntungkan di dunia. 
 
"Bagaimana alat web dan sosial bersih- karya yang mengubah interaksi manusia dan membentuk kembali budaya" mendorongnya membuat Mashable.

Dia mengatakan kepada sebuah stasiun radio Boston: 
 
"Komunikasi Lebih baik ... semakin kita berinteraksi tidak hanya kita menjadi lebih toleran terhadap ide-ide baru dan cara-cara berpikir yang berbeda, kami juga menciptakan lebih banyak ide-ide baru, karena apa ide jika mereka tidak tabrakan antara orang-orang dari latar belakang yang berbeda."

2. Jessica Matthews 25 tahun, Uncharted Play


Jessica Matthews adalah co-founder dari Uncharted Play, sebuah perusahaan dibidang sosial. Perusahaan yang ia bentuk bersama teman sekelas di Harvard. Mereka bekerja mencari energi alternatif dari sekedar menendang bola. Mereka membuat sebuah "energy- harnessing soccer ball". 
 
Mantan President Bill Clinton juga menyebut dialah sang inovator terbaik. Bahkan President Obama senang bermain dengan bola ini. Lebih lanjut, perusahaan menciptakan soket pada bola dengan baterai didalam. 
 
Jadi ketika kita bermain bola tersebut selama 30 menit, energi kinetik akan mengisi baterai. Ini dapat digunakan untuk menciptakan cahaya selama beberapa jam. Penemuan ini akan membantu mereka yang tidak memiliki lampu listrik. 
 
Membantu mereka yang mengandalkan tenaga minyak untuk cahaya. Penemuan selanjutnya akan berbicara tentang tali lompat, skateboard, dan lain- lain.

3. Lucy Baldwin 28 tahun, Goldman Sachs


Wanita 28 tahun yang kini bekerja sebagai menejer direktur di Goldman Sachs, London. Dia disana bertugas sebagai kepala bank investasi untuk jaringan retail Eropa serta kepala tim kualitas konsumen. Nona Baldwin tau betul tentang kurang lebih $3 miliar di bisnis mewah secara global. 
 
Dia pernah bekerja analis merger dan akuisis, namun beralih ke penelitian equitas. Dia melihat bisnis keuangan memiliki banyak kesempatan.

Dia mengatakan dalam konferensi di London pada tahun 2012, dia terkesan dengan seberapa cepat analis muda di bidang ini diizinkan untuk memiliki kontak dengan eksekutif. Mereka dari eksekutif perusahaan yang cenderung tertutup membutuhkan gerakan pintar. 
 
Nona Baldwin berada di barisan depan untuk perempuan dibidang keuangan dan melihat perusahaan dari kebijakannya. Dia melalui Website Gateway, mengatakan jelas: perusahaan keuangan tidak mempromosikan equitas untuk kepentingan diri sendiri - benar- benar membantu yang terbawah. 
 
"Jika anda melihat sekelompok perusahaan yang terdaftar, mereka yang memiliki tenaga kerja yang beragam tampil lebih baik."

4. AJ Forysthe 25 tahun, iCracked


AJ Forsythe, 25 tahun, telah memulai iCracked yaitu memperbaiki - atau membeli - perangkat Apple mobile, termasuk iPhone dan iPad - dan sekarang perusahaan berharap untuk membuat sekitar $ 10 juta dalam penjualan tahun ini.

iCracked memiliki jaringan insinyur (disebut "iTechs") di 11 negara yang dapat dengan cepat memperbaiki ponsel dan perangkat Apple lainnya.

Forsythe mengatakan ia berencana menghadiran iCracked di setiap kota di dunia dalam dua tahun ke depan. "Pikirkan iTechs kita sebagai pribadi, spesialis perbaikan elit yang datang kepada Anda, dimanapun Anda berada di klik tombol," katanya.

5. Amir Taaki 25 tahun, Dark Wallet


Amir Taaki, 25 tahun, adalah Inggris-Iran co-founder Dark Wallet, sebuah layanan yang ingin menjadi "The Anarchist's Bitcoin App Of Choice." Orang-orang di balik Dark Wallet yaitu komunitas yang bergerak di sekitar Bitcoin, mata uang digital, yang mulai terkenal di seluruh dunia

Dark Wallet mengatakan memungkinkan pengguna untuk menghabiskan Bitcoin dan menerima mata uang seperti layanan lain. Yang berbeda dari layanan "dompet" lain, Dark Waller dirancang untuk melindungi status Bitcoin sebagai anonim, mata uang akan sulit dilacak.

"Banyak pengembang Bitcoin menonjol adalah aktif dalam kolusi dengan anggota penegakan hukum dan mencari persetujuan dari legislator pemerintah," kata Dark Wallet di situsnya. Namun layanan ini berbeda dimana orang tetap bisa berteransaksi tanpa "persetujuan khusus".

Kami percaya ini bukan kepentingan diri pengguna Bitocoin atau bukannya melayani kepentingan bisnis untuk si kaya yang membentuk self-titled Yayasan Bitcoin ...

"Kami tidak perlu menjadi perusahaan dikontrol oleh orang gila. Ketidaktaatan adalah satu-satunya cara. "

Entri yang Diunggulkan

Biografi Jack Ma Orang Terkaya China Alibaba