10 Akun Twitter Pengusaha Muda Dunia Bisa Difollow

Young Entrepreneur Fenomenal


Young entrepreneur memang menjadi fenomena dunia. Mengikuti jaman sekarang, tentu mereka berbeda jika dibanding dulu. Mereka memiliki visi jelas tentang bisnis dunia. Mereka masih muda memiliki semangat tidak kalah pendahulunya.

Tren berkembang sejak masa Steve Jobs dan Bill Gates. Mereka bersama membangun Apple dan Microsoft diusia 26 tahun. Mereka bersama membangun pada 1976. Lalu muncul Mark Zuckerberg memprogram situs Facebook ketika masih duduk di bangku kuliah Harvard University dan menjadi miliarder diumur 23 tahun.

Sekarang Mark Zuckerberg "ditantang" para pengusaha muda. Mereka yang lebih paham akan hal internet menjadi tantangan tersendiri. Mereka bukan sekedar anak digital, tetapi ahlinya perangkat keras dan tidak mudah meyakinkan untuk tinggal satu sosil media. Mereka bahkan kurang tertarik atas produk Mark memilih Twitter.

Ini sebenarnya list lama aslinya Incomediary.com. Mungkin bisa membantu kamu sedikit terinpirasi olehnya. Berikut 10 young entrepreneur, ada sepuluh pengusaha muda aktif di Twitter yang bisa kamu ikuti perjalanan hidup mereka diusia muda.

10. Madison Robinson


Pendiri Fish Flops

Sukses sejak umur 15 tahun

Twitter: @Fishflops

Ide pertama ialah tentang sandal bertemakan lautan. Menariknya bukan sekedar sandal karena ini menyala dalam gelap. Desain unik ditambah marketing cerdas Madison sukses menjual sampai ke department store kelas nasional Nordstorm's.

Total lebih dari 60.000 sandal Fish Flops terjual, berdasarkan estimasi dari Daily Mail: Madison Robinson menghasilkan $1,2 juta.

9. Lucas Duplan


Pendiri dan CEO Clinkle

Sukses di umur 22 tahun

Twitter: @LucasDuplan

Duplan merupakan mahasiswa Stanford kemudian drop- out. Ia dikenal sebagai pencipta satu teknologi yang bahkan belum ada.

Misi teknologi Clinkle adalah menggantikan dompet kamu dengan smartphone. Beruntungnya memiliki sistem memungkinkan tidak bocor, jadi tidak diketahui detail apakah bedanya dengan Google Wallet atau Square.

Duplan meyakinkan kita Clinkle merupakan teknologi terbaru. "...membangun sesuatu fundamental berbeda dari semuanya diluar sana." Inilah mengapa banyak investor terpikat atas produknya tersebut, bahkan rela mengeluarkan uang senilai $25 juta. Nama besar Richard Branson dan Peter Thiel masuk jajaran pendonor.

Rumor mengatakan bahwa Clinkle memanfaatkan teknologi telephon ke telephon lewat frekuensi suara. Tapi karena manajeman buruk membawa banyak pegawai mundur. Bahkan sampai 2014, 2015, sampai sekarang belum terdengar produknya diluncurkan. Banyak orang menyebutnya sebagai Sindrom Messiah dalam bisnis.

8. Khoa Pan


Freelance Vine Editor

Sukses di umur 23 tahun

Twitter: @khoaphan

Dimur 23 tahun, Pan mendaftar ke situs Vine ketika Twitter mengakuisisi $30 juta perusahaan video tersebut. Dia dikenal sebagai orang aktif di Vine. Bahkan Mashable menyebutnya salah satu pembuat video Vine yang terbaik dalam ranking 10 besar. Mungkin tidak sebesar channel paling disubscribe tetapi dia dikenal paling marketing.

Dikenal akan kemampuan "have a good day" personalitas. Ia memberikan tontonan menarik kontruksi kertas penuh gerakan motional. Dikenal sebagai marketing jitu bahkan mendapat sponsor besar: Snapple, MTV, (RED), Livestrong, dan Peanut Worldwide.

7. Stacy Ferreira


Salah satu pendiri MySocialCloud

Sukses di umur 21 tahun

Twitter: @StacyFerreira

Lupakah kamu pentingnya password berselancar dunia maya? MySocialCloud berada memberikan solusi masalah selamanya dengan mengamankan menyimpan semua username dan password kamu satu tempat.

Ferreira masih berumur 18 tahun dia mendirikan MySocialCloud bersama saudara Scott. Ketika umur 20 tahun, mereka mendapatkan modal kapital $1 juta dari Richard Branson dan Alex Welch (CEO/Pendiri dari Photobucket).

Ia kini dikenal penulis, pembicara, dan bekerja untuk startup kedua.

6. Eden Full


Pendiri SunSaluter

Sukses di umur 21 tahun

Twitter: @edenfull

Eden Full masih bersekolah menengah ketika mengerjakan SunSaluter, solar panel yang bergerak berputar mengikuti arah matahari agar maksimal. Sistem tracking memanfaatkan sistem pelacak panas dibanding lewat energi listrik; membuat lebih efisiens bekerja dan relatif murah.

Ketika dia masuk ke Princeton (nama universitas), dijelaskan dalam surat aplikasinya bahwa inilah penemuan dia. Hingga dia diajak oleh profesor yang bekerja di Kenya dan memberikan tawaran pendanaan sedikit. Di musim panas 2010, Eden akhirnya berangkat ke Kenya memulai pekerjaan prototipe di sana.

Mengambil inisiatif mencoba langsu apakan SunSaluter sukses. Eden berkata kepada Entrepreneur.com,

"Saya belajar bahwa sementara produk kami memang bekerja, itu tidak bekerja dengan baik. Perjalanan mengajarkan saya apa yang orang-orang di sana benar-benar perlu dan bagaimana merancang yang lebih baik bagi mereka. "

Membuat prototipe lalu mengulai pekerjaan membutuhkan biaya. Itulah kenapa Eden Full mengajukan pendanaan lewat Thiel Scholarship senilai $100.000 dan menang Mei 2012. Dia merelakan berhenti sekolah setahun untuk mengerjakan SunSaluter. Eden juga mendirikan perusahaan bernama Rosseicollis Techology, Inc.

Hingga dia sukses membuat 6000 orang mendapatkan air bersih dan listrik. Ia kembali ke Princeton untuk belajar Mechanical Engineering di musim gugur 2013, namun masih berhubungan dengan Rosseicollis lewat email.

5. Nick D'aloisio


Pendiri Summly

Sukses sejak 18 tahun

Twitter: @nickdaloisio

Dia dikenal sebagai Technology Innovator of 2013 dimana artikelnya menyebut dia merubah cara membaca kita.

Maret 2011, Nick meluncurkan Trimit, aplikasi iOS yang mengenalisa teks kemudian mengkondensi menjadi rangkuman sepanjang 1000, 500, atau 140 kata. Sukses merajai Apple dan menggaet $300 ribu pendanaan kapital dari orang terkaya Hong Kong, Li Ka- Shing.

Nick menggunakan itu meningkatkan dan memperbaiki menjadi aplikasi Summly. Lantas Summly dibeli oleh Yahoo di Maret 2013 untuk $30 juta. Nick tengah bersekolah sambil mengerjakan proyek Yahoo dengan news digest nya.

"Saya benar- benar ingin memulai perusahaan lain," kata Nick ke Wall Street Journal. "Pengusaha berserial mendapatkan kecanduan penciptaan. Saya ingin menjadi bergairah. Saya merasa benar-benar buruk ketika saya tidak melakukan sesuatu yang baru. "

4. Caroline Walerud


Salah satu pendiri dan CEO Volumental

Sukses di umur 23 tahun

Twitter: @Volumental

Volumental memulai penelitian soal teknologi robotik di Royal Institute of Technology Stockholm, Swedia. Ketika mereka mengembangkan lewat sistem scanning 3D. Ini cepat menjadi bisnis heboh senilai $330 ribu dalam pendanaan ringan agensi asal Swedia dan lewat artikel Techcrunch dan Mashable.

Mereka membangun pertama scanner 3D berbasis data cloud. Ini memudahkan penggunaan sistem. Cukup saja kamu menggunakan browser serta kamera dalam dan kamu bisa membuat aneka barang cuma berbekal hal tersebut.

Caroline sendiri adalah CEO berumur 23 tahun dan merupakan pengusaha termuda di dunia 3D. Dia sukses mengadakan pendanaan masif KickStarter senilai $27.365 agar bisa mempekerjakan pegawai baru dalam di dunia model 3D yang mudah kita print saja.

Di Desember 2013, Caroline mendapatkan gelar Super Talent 2013 oleh majalah bisnis Swedia Veckan Affaer. Mungkin dia belum menggelobal, tetapi sebagai inovator printer 3D cepat maka tidak mungkin dia tidak akan dikenal.

3. Brian Wong


Salah satu pendiri Kiip

Sukses di umur 22 tahun

Twitter: @brian_wong

Kiip menghubungkan pencapaian virtual dengan bisnis komersial. Itu akan hadir dalam bentuk kupon jika kamu memenangkan sebuah game online. Kamu akan mendapatkan banyak hadiah jika melewati level yang tertentu. Bahkan sampai sesederhana memenangkan lomba lari dapat satu botol minuman.dsb.

Ini semua mengandalkan marketing berkonsep penghargaan momen. Sangatlah mengikat serta menari hatinya banyak orang. Ide datang ketika ia melihat orang sibuk melihat iPad nya. Maka pada Juli 2010 bersama dia beberapa orang Courtney Guertin dan Amadeus Demarzi, bertiga mendapatkan suntikan $15,4 juta.

Kiip mencapai angka 70 juta pengguna melalui 1.500 game dan aplikasi. Perusahaan merangkul kerja sama bersama perusahaan besar seperti McDonald, Sony, dan Amazon.

2. Evan Spiegel


Pendiri dan CEO Snapchat

Suskses di umur 23 tahun

Twitter: @evanspiegel

Snapchat membuat geger melalui privasi dan batasan waktu. Empat bulan sejak ini diluncurkan menghasilkan 350 juta foto kilat. Snapchat tumbuh tidak tergantikan. Di tahun 2013, Facebook telah kehilangan 16% pengguna remaja di Amerika karena Snapchat. Alasan utama bagi Mark Zuckerberg menawarkan $3 juta ke Spiegel.

Spiegel menolak. Kalau saja petumbuhan terus berkembang dan sadar bagaimana cara menguangkan, nilai asetnya akan naik menjadikan Spiegel miliader. Hanya saja sifat arogansi Spiegel dianggap mengganggu bagi iklim investasi.

1. Palmer Luckey


Pendiri Oculus RV

Sukses sejak umur 21 tahun

Twitter: @PalmerLuckey

Oculus RV merupakan developer virtual reality headset atau kacamata virtual bahasanya. "Masa depan pasti game," tulis Business Insider.

Dia cuma 21 tahun ketika membuat prototipe. Luckey bersama dua rekan mulai menggate pendanaan masal lewat KickStarter di 2012 mendapatkan $2,2 juta. Tahun 2013 dana naik sampai angka $91 juta, memiliki 50 pegawai, dan mendirikan komunitas developer indie berbagai tempat di dunia.

Semua untuk mendapatkan sistem kacamata virtual terbaik. Prototipenya mengagumkan karena dikerjakan oleh banyak orang. Dalam acara CES 2013, mereka meluncurkan produk baru, lebih dari prototipenya yang berkonsep Crystal Clear dan sudah dipamerkan dalam seminar. Oculus menarget konsumen di kuartal tiga tahun 2014.

Cerita terakhir Oculus RV dibeli oleh Facebook senilai  $2 miliar

Wirausahawan Sejak Muda Keripik Tahu Juara

Profil Pengusaha Didik Usmanto 



Jualan tahu bisa menjadi pilihan berwirausaha. Istilahnya seluruh masyarakat Indonesia pasti selera. Namun, Didik sempat tidak percaya diri, merasa minder ketika memulai berjualan. Dia merasa tidak percaya atas olahan tahu karyanya. Didik Usmanto perajin tahu asal Kajen, Kabupaten Pekalongan, yang ternyata cuma otodidak.

Pengetahuan akan tahu terbilang cekak. Dibandingkan tekatnya mungkin tidak setara. Maka Didik sangat berniat belajar sampai tidak takut lagi. Cuma lima tahun sudah cukup mengangkat namanya, hingga mencapai angka omzet Rp.10 juta per- bulan.

"Awalnya saya ikut pelatihan vokasi di desa saya, sekitar tahun 2009 silam," kenangnya. Pandangan pertama kali baginya tidak jelas, buram. Didik memulai ketika umur 22 tahun berbisnis tahu. Kemudian ia melangkah menjadi pengusaha keripik tahu.

Pendidikan formal seorang Didik adalah SMK Jurusan Akutansi. Meski begitu sejak awal dia memang mau menjadi pengusaha muda. Ingin membuat usaha keripik tahu terangnya. "Ndak nyambung ya," celetuknya beriring tawa ringan. Waktu 4-5 tahun dilalui oleh Didik sembari meyakinkan diri bahwa dia bertekat kuat.

Usaha mepet


Meski kepepet tetapi Didik tidak mau mundur. Dia tidak berhenti berbisnis dan memilih bekerja saja. Tekat kuat itu didukung oleh sang istri, Milasari, wanita asli Perum Griya Permata Indah, Desa Tanjung Sari, Kec. Kajen, Kab. Pekalongan. Sambil mengasuh putra semata wayangnya, bekerja bersama membangun usaha dari nol.

Ia memesan tahu kusus dari perajin. Dibutuhkan tahu putih spesial berserat lembut. Dia melanjutkan kalau tahu kuning tidak cocok.

Cara membuat keripik tahu menurut Didik: Tahun putih tersebut diiris sampai tipis. Selepas itu kita siapkan tepung beras kualitas bagus dan bumbu dapur. Seperti bawang putih, garam, dan ketumbar harus disediakan dulu. Aduk tepung beras tadi masukan bumbu semua ke dalam.

Irisan tahu dicelupkan satu per- satu ke adonan bumbu. Goreng langsung ke wajan yang telah dipanaskan. Tahap pertama penggorengan keripik harus benar kering. Sudah digoreng lantas diangkat disimpan selama seminggu. Tujuannya agar menghilangkan sisa minyak serta proses fermentasi. Hasilnya itu nanti renyah dan meresap.

Sukses disimpan sepekan barulah tahu digoreng kembali. Ingat proses penggorengan kedua cuma beberapa menit. Proses penggorengan kedua menurut Didik cuma memanaskan keripik saja. Tidak butuh waktu lama keripik siap dikemas. Itulah kiranya resep keripik tahu Pekalongan milik ayah dari Yusuf Fairus ini.

"Saya jual 200 gram seharga Rp.11 ribu," papar Didik. Ia menceritakan sekarang sebulan dia memproduksi keripik sampai 1.000 bungkus. Jajanan keripik tahu khas Pekalongan ini meraih omzet sampai Rp.10 juta per- bulan. "...tapi itu omzet kotor," jelasnya merendah.

Perjalanan keripik Didik tidak semulus membuatnya. Suami Mirna ini sempat frustasi karena gagal meramu resep pilihan. Tidak patah arah karena memang berwirausaha sudah dicitakan sejak dulu. Dia terus mencoba hingga keripik tahu Didik masuk ke supermarket sampai ke luar kota.

Keripik tahu bikinannya diklaim mampu mengurangi kolesterol. Didik memang menambahkan bumbu rahasia ke dalamnya. Keripik enak ini telah disetorkan merata di seluruh wilayah Kabupaten Pekalongan. Makanan yang diklaim olehnya mengandung vitamin B, protein, rendah lemak, kerbonhidrat, kini telah merebak ke luar kota.

Tidak terbayang kalau dia sampai mengikuti perasaan mindernya. Tentu tidak akan tercipta keripik tahu khas Pekalongan. Untuk karyawan justru menjadi kendala terbesar. Permintaan yang terus meningkat terkadang tidak sesuai jumlah karyawan. Para karyawan baru sering mengundurkan diri. Ini karena meras kesulitan soal menggoreng.

Didik menjelaskan itu karena kalau kelamaan gosong, tetapi juga tidak boleh kurang matang, tidak akan bisa mengembang. Didik hanya dibantu istri mengerjakan semua sendiri.

8 Kiat Entrepreneur Mendapatkan Lisensi Endorsment

Tips Mendapat Lisensi Produk 



Dua entrepreneur mudah ini layak dicontoh bisnis kamu. Unik, kisah mereka mampu menjual aspek lain. Jika produsen membuat jam kemudian menjualnya. Maka mereka menjualkan produk berlisensi. Travis Lubinsky dan Trevor Jones, mereka membuat sebuah jam tangan premium berlisensei khusus, bernama Flex Watches.

Bayangkan keadaan ketika kamu tengah duduk di kafe, melihat ke jalan, dan melihat disana tengan membuat film. Apakah yang akan kamu lakukan? Meminta selfi bersama? mencoba dan memposisikan diri di depan kamera? Atau kamu cukup tidak melakukan apapun dan berkata berlalu.

Jadi ketika satu entrepreneur ambisius muncul di keadaan sama seperti diatas, di 2012, maka akan melakukan apa entrepreneur pasti lakukan: Dia akan menjual. Dengan takdir seolah tersedia bagi mereka, beberapa kameramen acara MTV populer "The Real World" muncul dihadapan mereka.

Waktu itu Travis langsung mendekati pemain dan mulai menunjukan jam tangan miliknya. Kalau kamu melihat tayangan tersebut dia tidak ragu- ragu. Seketika jam tangan ini berubah fungsi sekedar dijual, tetapi berubah elemen menjadi proyek donasi. Pasalnya acara tersebut tengah membahas satu pemain tengah bermasalah.

Si pemain tengah bersedih karena temannya bunuh diri. Jadi dia bekerja sama dengan Travis bersama brand miliknya Flex Watches. Mereka bersama menjual kembali jam dimana sebagian penjualan untuk kampanye pencegahan bunuh diri. Maka sejak itu brand Flex Watches dikenal akan lisensi khususnya.

Sukses membangun brand awareness, hal dilakukan oleh kedua teman ini ialah mengulang hal sama kembali. Tetapi kali ini mendekati banyak bintang besar, seperti Tyga, Paris Hilton, Xzibit dan Daymond John. Tidak puas lalu melisensi acara khusus WWE, Special Olympics, Anaheim Ducks dan Stand Up To Cancer.

Travis menjadi profesional lisensi produk. Tidak cuma mendapatkan endorse, tetapi melahirkan produk baru tertentu berdasarkan brand orang lain. Siapa peduli Flex Watches, tetapi siapa tidak peduli jam tangan nama Paris Hilton?

Dia lalu bercerita kiat sukses lisensi bersama AJ Agrawal, CEO Alumnify, di Entrepreneur.com.

1. Mulai hal kecil

Mencapai kerja sama bersama selebriti tingkat A pastilah sukar. Mereka itu glamor, banyak uang dan tidak akan pernah semudah itu dan paling mudah ialah memulai dari bawah dan lama- lama naikilah tangga sampai ke selebriti dunia, mencapai Paris Hilton contohnya.

Lubinsky mengatakan,"Dapatkan Yunani dan buatlah tautan lisensi terbukti menjadi cara terbaik memulai titik awal bagi banyak entrepreneur, termasuk saya."

2. Menarget produk kamu

Super duper fokuslah siapa yang sebenarnya membutuhkan produk kamu dan siapa akan menggunakan. Kalau tidak, kamu cuma akan membuat waktu dan uang. Lubinsky menjelaskan lagi,"Produk kamu butuh ditarget untuk lingkup spesifik yang akan membayar banyak dollar untuk memiliki."

3. Pastikan itu populer

"Paling penting memastikan bahwa brand yang anda cari untuk mencapai kesepakatan kerja sama haruslah mapan, dihormati, dan yang paling penting, populer. Jika mereka tidak memenuhi kriteria itu, cuma sedikit manfaat dalam bermitra dengan mereka."

4. Lakukan pekerjaan rumahmu

Jika kamu mau bekerja sama dengan brand yang sudah mapan, ada baiknya kamu bersiap- siap dan punya rencana marketing yang akan benar menjual produkmu. Tunjukan kamu punya rencana sehingga mengurangi rasa khawatir para pemilik brand besar yang diajak kerja sama kamu, young entrepreneur.

5. Pastikan kamu menjual

Semakin banyak kamu menjual, semakin berpengaruh kamu mendapatkan negosiasi lisensi. Brand seperti menjadi penghubung kesuksesan; tunjukan bahwa kamu sudahlah sukses dapat meningkatkan kesempatan kamu memenangkan perundingan lisensi.

Dalam suksesnya, Lubinsky menjelaskan,"Saya cepat belajar bahwa faktor terbesar untuk kampanye lisensi yang sukses adalah distribusi dan penjualan."

6. Tetap berorganisir

Sukses mendapatkan lisensi membawa kegembiraan berlebih. Ingat ini berarti kamu harus menyiapkan dana operasional atau kerja lebih keras berproduksi. Pemilik brand yang kamu dapatkan lisensi akan bertanya tentang laporan bulanan begitu pula pembayaran bulanan mereka tepat waktu.

7. Selalu melihat kesempatan baru

Semua tujuan utama mendapatkan lisensi adalah meningkatkan daya saing untuk mendapatkan kerja sama lain. Ini bukanlah sekedar endorsement biasa saja. Menggunakan lisensi atas brand lain berarti satu langkah kedepan lebih besar. Mengikuti momentum secara konstan akan mendapatkan lisensi lebih besar dengan brand lebih besar.

8. Jadilah terbuka akan negosiasi

Suatu waktu mungkin deal yang kamu harapkan tidak terjadi. Mungkin karena sukarnya surat perjanjian kerja sama, terjadi ketidak setujuan satu pihak atas sesuatu dan produk kamu, secara garis besar, profitnya akan berubah drastis. Maka bersiaplah membuka pintu baru dan ungkapkan ide kamu ke level berbeda.

Sejalan mendapatkan tantangan, kesukaran, dan rasa frustasi, itulah satu skil dibutuhkan menentukan apakah kamu menjadi entrepreneur mau belajar dan menjadi jago, atau tidak.

Inisiatif Food Truck Khas Jepang Omzet Rp.70 Juta

Profil Pengusaha Darryl Ratulangi



Anak muda asli Kawanua, Manado, Sulawesi Utara, ini memang hobi berbisnis. Bedanya Darryl Ratulangi berbisnis lewat mobi VW Combi nya. Ia memodifikasi sedemikian rupa dijadikan food truck. Itu loh bisnis yang tengah ngetren di kalangan masyarakat urban. Uniknya dia memfokuskan diri aneka masakan Jepang enak.

Kebanyakan merupakan hasil racikan Darryl sendiri. Tak ayal rasanya akan cocok dilidah masyarakat kita. Ia dikenal memiliki masakan andalan ayam bakar Jepang. Bumbu racikan sendiri berorientasi gaya Jepang. Pengusaha remaja ini memang jarang mendapatkan sorotan publikasi.

Ayam goreng Jepang buatan Darryl itu empuk serta renyah. Hanya berisi daging dipisahkan lalu dibungkus lapisan tepung. Darryl menemukan sendiri resepnya lalu dicobakan. Ilham datang berkat kegiatan ngumpul bareng teman. Mereka biasa nongkrong sambil makan roti bakar. Membosankan bukan begitu- begitu saja.

Padahal uang dikeluarkan lumayan setiap nongkrong. "Kenapa saya tidak buat saja makanan yang murah meriah?" ide Darryl. Pikiran menerawang tentang kebiasaan anak muda nongkrong sambil jajan. Ia mulai mencari tempat cocok buat ngumpul, jajan, menghabiskan waktu bersama teman.

Dia memanfaatkan mobil VW Combi dijadikan gerai keliling. Makanan enak ditawarkan ayam goreng keju, tomat, sambel, serta mayones dinamakan ayam Crep and Cheese.

Bisnis trendy


Darryl bisa dibilang pencetus usaha food truck. Usaha dikembangkan juga sudah lebih rumit dan profesional dibanding dulu. Didirikan oleh Darryl, pada 25 Mei 2015, bernama Food Stop Indo memang terinspirasi dari bisnis khas Amerika. Waktu buka pertama kali sudah ada empat bisnis food truck. "...saya jadi orang ke lima," pungkasnya.

Pertama kali dia masih fokus berpromosi lewat aneka event. Mengikuti tren sosial media maka dibukalah tiga sosmed yang mengusung nama Food Stop Indo: Twitter (@foodstopindo), Facebook (Foodstop Indo), dan Instagram (@foodstopindo). Fokus pasarnya waktu itu masih dikawasan Jakarta saja.

Mengusung makanan berbeda membuat Darryl lebih stand out. Jika selain dia, pemilik food truck Jakarta lebih memilih makanan maksiko; Darryl memilih masakan Jepang. Alhasil dia menjadi satu- satuny pemilik food truck menawarkan makanan berbeda.

"Biasanya kan kalau food truckidentik dengan makanan Westernatau Meksiko, jadi saya mau bikin yang beda," lanjut Darryl.

Meski pesaing ikut memanfaatkan cara marketing sama. Berkat perbedaan makanan disajikan membuat hasil beda. Truk satu ini dikenal menjadi satunya yang menawarkan masakan Jepang. "Udon memang menjadi menu andalan, kita," pungkas Darryl. Ini juga didukung di Jakarta masih jarang restoran menawarkan Udon.

Soal udon sebagai pengetahuan, ini lebih sehat dibandingkan makan nasih loh. Pembuatan udon itu fresh dan sehat, terbuat dari tepung berbeda dengan mie biasa sehingga lebih mudah dicerna. Ia menjelaskan kembali bahwa banyak orang belum sadar udon itu enak.

Sajian udon menjadi pemanang di truck yang ia tawarkan. Banyak orang berkunjung meminta Foodstop menyajikan udon pertama kali. Udon buatan Darryl ini lebih kenyal. "Ini home- made," paparnya. Aneka jenis udon juga disajikan seperti Beef Udon, Teroyaki Udon, dan Yaki Udon. Kemudian ada masakan khas burger Jepang.

Isinya nasi dibungkus nori berisi daging burger di tengah. Lalu ada sandwich isi tempura, kemudian adapula pisang goreng tepung dibungkus nori. Makanan ini merupakan makanan pendamping seharga Rp.15.000- Rp.25.000. Untuk rute berjualan dikonsep tidak menetap, menjadi satu rasa penasaran dan menunggu jika ingin mencoba.

Kalau ada event tertentu maka Foodstop akan mampir disana. Rute meliputi kawasan Puri Indah tetapi juga tidak tetap, bisa juga di Kemang. Adapula berdasarkan permintaan lewat sosial media. Cuma Foodstop ini belum menawarkan minuman khas Jepang. Sayang.

Bermodal mobil Volkswagen (VW) 1780 mengundang penuh penasaran. Sudah dimodifikasi sedemikian rupa agar menjadi menarik. Aksesoris khas Jepang juga terlihat kuat. Jika kamu berkunjung akan disuguhi tempat makan di area outdoor bukan indoor. Uang modal dikeluarkan oleh Darryl menurut info mencapai Rp.100 juta.

"Awalnya jalan- jalan ke Jepang, lihat di Jepang ada foodtruck, dari situ punya inspirasi membuat sama di Indonesia," ujar salah satu karyawan Darryl.

Jakarta dan Bandung sudah dilayani dua truck. Ia juga punya truk lain untuk konsep tertentu seperti event tertentu. Penjualan juga sudah mulai merambah ke wilayah sekitar Jakarta dan bandung. Sejak pertama kali dibuka, hingga sekarang, omzet bisnis tumbuh sampai Rp.70 jutaan. Soal makanan ditawarkan kunjungi saja akunnya.

3 Bisnis Sampingan Bermodal Kurang Ciputra

Menyusun Ide Bisnis Kamu Sekarang 


 
Tanya dong bisnis sampingan apa yang menguntungkan kita. Atau tanya bisnis sampingan apa yang bermodal kecil. Maka penulis mencoba mengulik artikel di Ciputraentrepreneurship. Usaha sampingan menguntungkan tetapi modalnya kecil. 

Berikut 3 bisnis sampingan mungkin kamu akan coba kemudian hari.

1. Cuci mobil atau kendaraan

Selain didukung jumlah kendaraan bermotor yang terus naik. Hal lain adalah kamu bisa meminta dikerjakan oleh orang lain. Semakin murah harga kendaraan sejalan kemudahan mendapatkan bahan. Kamu bisa mulai mencari tau alternatif cara membersihkan kendaraan. Kalau dulu ngetren akan Ketok Majic, cobalah kamu mencob hal lain.

Mungkin mencoba tempat cuci mobil langsung kering. Atau kamu bisa mencari tau sabun cair ajaib agar bisa membuat mobil orang bersih bersinar. Prospek bisnis ini masih terbilang cerah apalagi kalau kamu di daerah. Coba deh ke jalanan maka kamu akan mulai lihat motor bertambah setiap hari. 

Sementara itu tempat cuci? 

Mungkin di daerah kamu belum pernah ada ataupun masih sedikit pesaingnya. Cobalah satu layanan berbeda dibanding tempat cuci lain. Soal tempat syukur- syukur rumah kamu itu dipinggir jalan. Ini bisa kamu rubah menjadi tempat cuci mobil kendaraan. Kalau kamu bekerja di kota, maka cari daerah tempat kamu investasi.

2. Kosan

Ini lebih gampang daripada tempat cuci kendaraan. Bayangkan kamu cukup membangun, memasarkan,dan dapat setoran tiap bulan. Ini juga bisa kamu wakilkan kepada orang lain. Carilah orang buat menjadi ibu kos, penjaga kosan, sekaligus orang kepercayaan.

Coba mencari tanah di daerah sekitar lembaga pendidikan. Bisnis kosan memang lebih menguntungkan jika dibanding bisnis sampingan lain.

3. Pengasuh bayi

Ini bisnis sampingan paling keren di luar negeri. Pasarnya juga belum diambil ceruknya oleh banyak orang. Ini beda dengan agensi pembantu rumah tangga. Karena fokus kamu nanti di part- time babysitter istilahnya itu bekerja di akhir pekan. Kan banyak orang tua agak enggan membawa anak bayi pergi berlibur luar kota.

Pastikan pegawai kamu merupakan orang pilihan bukan mahasiswa magang. Kalau kamu sendiri menjadi pegawai maka pastikan punya cukup pengetahuan. Cobalah berikan layanan tambahan mungkin seperti hal mencucikan baju bayi, tidak monoton cuma menjaga.

4. Jualan makanan atau minuman

Satu ini jika bisa dijalankan serius kemungkinan menjadi bisnis berkelanjutan. Ambilah pasar akhir pekan jadi ketika kamu libur waktu kamu tidak terbuang sia- sia. Penulis pernah melihat tuh orang berjualan baju tapi penjualnya punya mobil mewah dan itu dipakai berjualan. Coba fokus di tempat olah raga, mengikut festival, atau bazar.

Entri yang Diunggulkan

Biografi Jack Ma Orang Terkaya China Alibaba