Indah Nada Puspita Hobi Ngeblog Fashion

Profil Pengusaha Indah Nada Puspita


biografi indah nada puspita
 
Hobi ngeblog fashion kini menjadi influencer ternama. Indah Nada Indah Nada Puspita masih ingat semua bermula dari tugas sekolah. Ia ditugaskan membuat blog untuk mata pelajaran TIK. Kala itu masih SMA, dia lalu keterusan aktif menulis blog untuk hobi, belum terpikir menjadi blogger hijaber.

Nada memang tertarik akan fashion muslimah. Hijab membuatnya berpikir kreatif, dan mulailah itu disampaikan lewat blog. Dia mulai fokus membahas mengenai fashion. Maka blog beranama Fashion in Headscraves berubah. Isinya mulai berisi foto- foto sendiri dengan pakaian fashion harian.

Bisnis Fashion Blogger

 
Bukan melulu bercerita tentang keseharian tetapi fashion. Diakui pengusaha muda kelahiran Medan, 8 Juni 1993, hobi ngeblog menghasilkan uang. Ia mulai merubahnya menjadi passion bukan hobi. Dia ingin menyebarkan pandangannya tentang fashion

Ia tengah berkuliah Jurusan Biologi Universitas di Hannover, Jerman. Dari blog datanglah pekerjaan menjadi duta produk. Hasilnya lumayan mampu menambah biaya kulih keluar negeri. Brand yang dia pernah bekerja sama seperti Moshaict Hijab Store dan Mazaya Cosmetics.

Produk Mazaya bukan sekedar tempelan tetapi dicoba. Nada memakai dan mereview langsung dari kulitnya. "Produknya sesuai dengan saya. Make up halal dan cocok untuk anak muda. Sesuai banget buat saya," ucap gadis cantik yang telah berhijab sejak kecil

Dia bekerja sama bahkan jangka panjang sampai 2- 3 tahun. Produk pertama kali ternyata datangnya dari teman. "Awalnya sukarela diajak bermitra sama teman, terus berlanjut secara profesional dengan bandrol harg," ia menambahkan.

Ditanya soal rate maka Nada telah memiliki perhitungan sendiri. Dia mengatakan tergantung merek dan apa produknya. Ketika ditanya mengenai membangun brand sendiri. Nada memiliki bakat untuk menggambar.

Nada sempat berpikir membuat brand fashion sendiri, tetapi bentrok kuliah dan belum kesampaian.

"Ada interest untuk punya merek sendiri. Waktu itu, pernh dicoba tetapi aktivitasnya masih banyak kuliah, belum kesampaian hingga sekarang," tuturnya.

Mengapa brand mempercayai sosok Nada bukan tanpa sebab. Dia mampu membangun brand melalui blog. Perusahaan mengaggap gadis berhijab ini memiliki inspirasi. Gaya fashionnya sangat diminati anak muda Indonesia. Terbukti dari jumlah pengunjung aktif yang datang dan kembali ke blognya.

Dia menutup aurat tetapi masih bisa berpenampilan modis. Nada mengataka soal follower blog tidak ada datanya. Tetapi begitu mermabah ke Instagram, Nada mampu memiliki follower sampai 200 ribu follower. Anak kedua dari dua bersaudara ini belum menyerah menjalankan blog miliknya.

Dari blog dia mendapatkan pengunjung baru. Ia tidak mau meninggalkan blog karena disitulah brand -nya. Agar blog menggaet pengunjung baru dan menyenangkan pegunjung lama. Tidak perubahan justru menjadi tambahan buat endors.

Dijadwalkan tiga hari sekali blog update. Isinya ya mengenai fashion dan soal make up. Itu sejalan dan konsisten dengan tujun awal. Nada memang membuat blog fashion. Karena posisinya berkuliah di luar negeri, Nada terkadang dibantu teman- temannya untuk update foto di blog.

Postingan bisa dilakukan dimanapun melalui internet. Kemudahan ini sangat dimanfaatkan Nada buat mengisi konten. Isi blog juga bersifat spontan bahkan bisa diluar tema. Misalnya dia tengah jalan- jalan ke suatu tempat di Jerman, tetapi ada kalanya direncanakan terutama bila bersponsor.

Ia akan segera berdiskusi soal gaya dan latar pemotretan dengan produk. Nada memikirkan betul biar pesan tersampaikan dengan gayanya. Meskipun kelak akan menikah dan punya anak tetap ngeblog. Ia yang mencintai seni menganggap blognya karya.

Dia selain blog juga tertarik berakting dan bernyanyi. Khusu buat menyanyi dia sudah mengeluarkan single loh. Lagunya berjudul No Me and You bergenres retropop. Selain menyanyi di Indonesia dan Jerman, Nada memiliki brand scraf maka pantaslah dia disebut pengusaha muda juga.

Usaha Hijab Princess Roja Fitridayani Miliaran Rupiah

Profil Pengusaha Roja Fitridayani


sukses hijab princess
 
Hebat usaha Hijab Princess menghasilkan miliaran rupiah. Roja Fitridayani mungkin mudah dapatkan pekerjaan. Tetapi dia memilih usaha hijab Princess bukan mencari kerja. Mahasiswi berprestasi pemilik gelar cumlaud dengan IPK 4.0. 
 
Bisnis ini berjalan 3 tahun dan berhasil hasilkan ratusan juta. Dia membagikan tips sukses Oja kepada teman- teman semua. Memulai usaha sejak 2012 dimana masih belum populer. Perempuan masih memakai hijab scarf atau scarf segi empat. 
 
Cara pemakaian tinggal ditaruh dan dilipat membentuk. Hijab segi empat dia mulai semenjak masa kuliah. Bermula hobiny mengumpulkan pasmina kemudian dijual.
 

Pengusaha Hijab Wanita


Keisengan gadis 23 tahun kemudian berkembang pesat. Ia menamai brand Princess untuk bisnis ini. Hijab pasmina dirasa cocok hingga membuatnya percaya diri. Oja merasa cantik kalau memakain ini keseharian. Lantas berpikirlah mengapa tidak membuat gadis- gadis lain cantik.

Kendala terbesar bisnis adalah harga jual mahal. Pasmina ukuran semakin panjang semakin mahal. Ia sangat merasa ketika masih membelinya. Bagi mahasiswi harga segitu tidak sesuai harapan. Padahal nih, harga bahan mentahnya malah jauh lebih murah

Ia merasa aneh sekaligus melihat kesempatan. Oja adalah sosok berprestasi dikalah masih kuliah. Ya resikonya teman- teman Oja tidak menyadari. Bahwa pengusaha cantik ini memiliki ketertarikan akan wirausaha. Usaha hijab Princess sendiri berfokus kepada penjualan melalui online shop.

Diluar Oja nampak biasa bahkan tidak ada perubahan. Nilai mata kuliah pun tidak menurun ketika disambi usaha. Waktu itu online shopnya berbekal akun Instagram @hijabprincessini. Respon orang- orang positif. Bahkan hijab seri diamond italiano ludes terjual 4000 potong.

Oja tidak sekedar menyukai berbisnis menghasilkan uang. Dia juga peduli akan kepuasan pelanggan. Maka ia memutuskan mencari celah bahan baku. Kerja sama dengan perusahaan di India dilakukan segera. Tujuannya agar mendapatkan kain stretchini, yang mana langka dan jarang di Indonesia.

Ia masih kuliah normal tetap berprestasi. Kehidupan bisnis dijalankan tanpa mengganggu kuliah. Ia memiliki mimpi masuk jurusan kedoteran. Namun takdir berkat lain, Oja masuk ke Jurusan Bisnis dan Manajemen, dan ini membuka takdir menjadi pengusaha muda.

Selepas lulus tawaran kerja datang silih berganti. Dari perusahaan asal Italia, menawarkan Oja masuk menjadi pegawai perusahaan minyak tersebut. Dia bahkan dijanjikan awalan gaji Rp.30 juta. Tawaran itu ditolak karena obsesinya membesarkan hijab Princess.

Aneka inovasi dilakukan agar hijab Princess kompetitif. Agar produk tidak terkesan sama atau nanti menjadi berbeda dari butik lain. Berawal memiliki tiga orang pegawai. Oja sekarang memiliki enam belas orang pegawai.

Omzet dicapai sampai Rp.500 juta dengan dua distributor besar di Batam dan Kalimantan Timur. Dia mempunya butik offline di Mal Baltos, Jalan Tamansari, Kota Bandung.

Bisnisnya berkembang bahkan sudah memiliki 21 karyawan. Target memproduksi 10.000 pieces, dan follower 161 ribu. Penjualan pasminan dari Aceh, Maluku, dan bahkan Papua. Negara yang menjadi pemasaran mulai dari Brunei, Malaysia, Singapura, dan Australia.

"Jadi dulu sering beli kerudung model pasmina dari Instagram. Belinya online di Banjarmasin," Oja mengenang, dan keberatan dengan ongkos kirim mahal.

Pernah kepikiran merasa usaha ini akan mengalami kegagalan. Kepikiran kata- kata orang, "you're too young" atau kamu terlalu muda. Jangan sia- siakan masa muda untuk bekerja terlalu keras. Oja juga memiliki tanggungan prestasi kuliah.

Menjadi masalah kan kalau usaha malah memperburuk nilai. Udah belum tentu sukses karena butuh 3 tahun. Dia sempat berpikir begitu. Bahkan pemikiran tersebut sempat menurunkan pendapatan. Ini terjadi ketika dia tengah mencoba menaikan taraf kesuksesan.

Jangan terlalu ambisius mungkin pikir orang. Padahal Oja hanya mengeksplorasi kewirausahaan. Dia menganggap ini petualangan. Passion -nya akan bisnis membuat dirinya lepas tekanan diri. "Bisnis enggak muncul dari orang yang tidak memiliki jiwa petualangan."

Sonia Eryka Artis Cilik Kini Influencer Busana

Profil Pengusaha Sonia Eryka


sukses sonia eryka
 
Berawal blogger kini influencer busana terkenal. Sonia Eryka artis cilik yang menjelma menjadi sosok fashion ikon Indonesia. Berkat blogger siapa menyangka dirinya akan kembali naik bahkan lebih populer dan terkenal. Dari artis cilik menjadi fashion blogger ternama berikut tips Sonia Eryka.

Gadis kelahiran 21 Juni 1993, masih terlihat imut tanpa make up dan gaya pakaiannya itu keren. Dari kecil dia memang imut dan menggemaskan sebagai idola. Anak 90' -an pasti langsung "ngeh" bila melihat foto kecilnya.
 

Influencer Fashion


Sonia gadis keturunan Tionghoa, dan ternyata kakak dari rapper fenomenal Rich Brian. Dia memiliki kulit putih halus. Tampilan semakin menarik ketika Sonia memakai fake freckles. Wajahnya keliatan semakin menggemaskan.

Gaya berpakaian Sonia bisa berubah sejalan waktu. Uniknya dia mampu menciptakan arus sendiri bukan mengikuti. Berpenampilan edgy sampai tampak keren dengan layak punk- rock. Bermula dari tahun 2000 -an, dia tertarik kepada blogging dan mulai menulis tentang fashion.

Belum berakhir Sonia masih menyalurkan bakat lamannya. Dia aktif mengcover lagu- lagu di situs Youtube. Menjadi blogger dia mendapatkan banyak sponsor dan endorse. Jalan- jalan keluar negeri sembari berfoto untuk tampilan feed dan blognya.

Tips menjadi blogger

Menjadi fashion blogger membuatnya sampai ke Fashion Week. Kamu bisa mendapatkan endors, fee produk, koneksi yang luas, dan bahkan traveling keluar negeri.

1. Be Different

Menjadi blogger kamu harus memiliki nila beda. Bila kamu suka fashion pasti memiliki inspirasi. Ia mengatakan boleh menjadi referensi. Tetapi kamu jangan sampai kelewatan batas. Bila kamu suka satu influencer buatlah beda.

"Misalnya kamu suka salah satu blogger, coba untuk dibuat berbeda saja. Karena kan setiap orang itu punya gaya masing- masing," tipsnya.

2. Punya Passion

Bukan satu dua orang yang berguguran mencoba menjadi blogger. Kamu butuh passion agar setiap postingan serius dan berbobot. Tidak harus fashion, selama kamu memiliki passion maka akan bisa membesarkan blog.

3. Kualitas Blog

Tampilan harus eye catching agar pengunjung datang dan kembali. Kulitas termasuk konten- konten yang kamu suguhkan. Gunakan layout desain dan tema yang unik buat blog kamu. Kualitas foto juga harus diperhatikan jangan sampai pecah.

Kalo usaha kamu maksimal pasti tidak akan menghianati hasilnya. Orang nanti akan menghargai usaha kamu bila maksimal.

Biografi Mark Zuckerberg Penemu Facebook

Biografi Pengusaha Mark Zuckerberg

 
siapa penemu facebook
 
Mempelajari biografi pengusaha Mark Zuckerberg. Sang penemu Facebook merupakan  kelahiran 14 Mei 1989, di White Plains, New York. Dia tumbuh di daerah sub- urban New York, Dobby Ferry. Nama lengkapnya Mark Elliot Zuckerberg, kini jadi seorang pengusaha miliarder sekaligus developer. 
 
Dia terlahir dari sebuah keluarga yang nyaman, berkecukupan, dan terdidik. Ayahnya, Edward Zuckerberg, memiliki klinik gigi di rumahya. Ibunya, Karen, bekerja sebagai psikiater sebelum melahirkan empat orang anak; Mark, Randi, Donna, dan Arielle Zuckerberg.

Dia merupakan anak ke dua dari empat bersaudara. Dari semua keluarga, ia menjadi satu- satunya anak laki- laki yang sukses dalam pendidikan. Mark telah menikmati dunia komputer bahkan sejak masih duduk di sekolah dasar. 
 

Rahasia Facebook

 
Saat itu, ia yang masih 12 tahun, telah mampu menjalankan Atari BASIC, lalu menciptakan software pesan bernama Zuckcnet. Sebuah program yang menghubungkan semua komputer dalam sistem satu koneksi. Setiap komputer dalam satu rumah akan saling berbicara dan berkirim pesan seketika.

Ayahnya menggunakan program miliknya ketika sibuk di kliniknya. Dia tidak perlu mendengar resepsionis berterika kencang ketika pasien datang berkat itu. Selain membuat software serba guna, Mark juga dikenal pandai membuat membuat game. 
 
Kebanyakan game dan alat komunikasi buatanya hanyalah untuk sekedar bersenang- senang. Terkadang ia cukup mendengar ide konyol teman temannya dan jadilah. Teman Mark sangat bersenang- senang dari kejeniusan seorang anak bernama Mark Zuckerberg.

"Saya memiliki banyak teman yang juga artis", dia berkata.

"Mereka berkunjung, menggambar sesuatu, dan saya membuatnya menjadi permainan," jelas Mark.

Sang ayah sigap menyadari Mark benar- benarlah jenius. Dan, bakatnya di ilmu komputer semakin terasah ketika ayahnya mendatangkan seorang guru privat bernama David Newman. Dia ditugasi Edward mengajari anaknya yang masih jadi bocah sekolah dasar ilmu komputer kelas kuliahan. 
 
Setelah masuk ke sekolah menengah, ia telah sukses menciptakan aplikasi cerdas pemutar musik MP3, Synapse. Aplikasi yang bisa menetukan pilihan atas musik berdasarkan keadaan pengguna

Aplikasi ini benar disukai bahkan oleh perusahaan- perusahaan besar seperti Microsoft dan AOL. Mereka benar tertarik lalu menawarkan ribuan dollar. Seperti Facebook, Mark dengan gampangnya menolak permintaan tersebut enteng. 
 
Ia bahkan segera menolak ajakan perusahaan teknologi tersebut untuk memulai sebuah perusahaan bersama. Seperti itu selanjutnya, hari- hari Mark dipenuhi penolakan  atas berbagai tawaran yang datang untuknya.

Ia bahkan kesempatan untuk bekerja di sebuah perusahaan IT dunia. Memilih untuk melanjutkan kuliah, segera saja, ia masuk sekolah di Phillips Exeter Academy, sebuah sekolah persiapan masuk universitas di New Hampsire untuk masuk universitas ternama.

Dari Philips Exeter, Mark menunjukan bakat dibidang lain yaitu olah raga. Dia pernah menjadi ketua tim anggar sekolah, tetapi tidak merubah fakta; dia adalah komputer jenius. Dari sekolah ini pula, Mark mendapatkan berbagai sorotan atas karyanya dan gayanya. 
 
Ia menjadi terkanal sebagai seorang manusia komputer. Jika dipikir ulang, Mark memang menyukai sorotan, jika tidak maka Facebook tak akan pernah ada.
 
 Lulus dari Exeter di 2002, Mark melanjutkan ke univeritas paling terkenal di dunia, Harvard University. Sebagai mahasiswa baru, Mark telah dikenal dari CourseMatch, ciptaanya, ketika baru masuk ke asrama. 
 
CourseMatch sendiri adalah software membantu mahasiswa menentukan mata kuliah saat itu. Suatu hari di 2003, saat itu masih di musim panas, Mark yang menderita insomnias mulai berlaku gila. Dia berbicara tentang cintanya serta menulis ceritanya di blog pribadi. 
 
Dari ide CourseMatch, tumbuh ide iseng bernama FaceSmash sebagai tindak lanjut temuannya di masa sekolah. Kaduanya, CourseMatch dan FaceSmash masih sama tentang menentukan yang terbaik dari beberapa pilihan. 
 
Namun, FaceSmash juga berdasarkan situs ranking bernama hotornot.com, situs yang memberikan poling prbadi tentang foto wanita. Dari polling, maka internet akan menentukan siapa yang jadi terseksi dalam foto. Ia memutuskan meretas seluruh isi kampus Harvard dari satu asrama ke asrama lain. 
 
Ia masuk ketempat dimana para mahasiswi mengupload foto untuk profil sekolah. Semuanya kemudian dijadikan satu dalam sebuah program. Ia hanya butuh beberapa menit untuk membuat program. Kemudian mulai meretas seluruh foto yang ada, dan digunakannya pada Facesmah.com. 
 
Hasilnya? Dua foto wanita dipilih secara acak akan tampil di depan komputer. Sistem akan mendeteksi dari setiap klik pengunjung, menentukan siapa paling hot. Facesmash ini dibuat secara sederhana tapi dengan judal menggoda. 
 
"Siapa yang paling hot?" sebuah tulisan siap diatas dua foto mahasiswi Harvard.

Proses ini dalam satu ayunan penuh jadi sebuah viral. Situs facesmash telah dikunjungi oleh sebagian besar siswa di Harvard. Ketika jumlah pengunjung melebihi batas, server jatuh karena overload dan mati. Mark lalu tampil di hadapan komite peretasan komputer. 
 
Tentu saja tidak ada yang mengatakan Mark Zuckerberg "Kerja bagus!" Dan ia menerima tindakan disiplin, dan telah melihat bahwa hal-hal semacam ini menyebabkan badai di masyarakat. Sebelumnya, sepuluh bulan sebelum Facesmash, Narendra telah memiliki ide tentang sosial media. 
 
Dia telah terlebih dahulu berpikir menciptakan sosial media khusus mahasiswa Harvard. Membuatnya menjadi sosial media untuk mereka yang terpilih, masuk ke sekolah paling bergengsi. Sebagai tambahan akun tersebut akan menggunakan alamat email milik Harvard. 
 
Lebih lanjut, dia bersama rekan akhirnya mampu menemukan seorang "Alien" yang bisa mengerjakan ini. Hingga Narendra menemukan dia, Mark Zuckerberg, sang jenius dari entah berantah. Mendengar popularitas FaceSmash milik Zuckerberg, tiga orang mahasiswa tertarik untuk memulai berbisnis denganya. 
 
Mereka, Divya Narendra dan kembar Cameron dan Tyler Winklevoss, menawarkan ide Harvard Connection. Mereka mengikuti jejak Zuckerberg dari Synapse, CourseMatch dan terakhir, FaceSmash sendiri. 
 
Yang terkahir ini, memberikan kejutan mampu menembus 450 pengunjung dan 22.000 foto terlihat selama  4 jam online. Winklevoss bersaudara hanya akan berkerja sebagai invstor, mereka adalah putra dari seorang Howard. Winklevoss, salah satu konsultan sukses. Anak orang kaya yang mudah mengeluarkan uang demi apapun. 
 
Konsep yang diberikan Narendra bernama HarvardConnection, yang kini menjadi ConnectU. Inti sosial media ini benar- benar seperti Facebook, mahasiwa Harvard akan mengupload foto, membuat profil, dan membagi link- link menarik.

Mendirikan Facebook

 
Mark yang sadar kerja kerasnya lebih berharga daripada sekedar situs kencan, dimana memang semuanya ia kerjakan sendiri. Dia ingin ciptaanya menjadi lebih besar dari sekedar menyerahkan semua ke Winklevoss. 
 
Jadilah ia mengajak teman- teman dekatnya bergabung; Dustin Moskovitz, Chris Hughes, dan Eduardo. Mereka berencana untuk menciptakan sosial media sendiri. Ia memiliki konsep lebih luas yaitu memindahkan semua kegiatan sosial di dunia maya. 
 
Itu akan mengijinkan pengguna membuat profil, memuat foto dan bersosialisasi. Tanggal 4 Februari 2004, Mark segera mendaftar nama The Facebook. Di awal, sosial media ini hanya bekerja di wilayah kampus Harvard. Eduardo Severin menjadi pelopor untuk lebih jauh. Dia menyadari media sosial ini telah memiliki 4.000 pengguna aktif dan masih terus tumbuh. 
 
Mereka butuh lebih banyak programer lagi sebagai pendukung. Beberapa waktu kemudian, semua orang bisa mendaftar dengan syarat tertentu. Syarat memiliki email .edu serta menggunakan foto asli jadi andalan. 
 
Beberapa bulan telah berjalan, The Facebook mengundang lebih banyak pengguna dari berbagai kampus. Jika bukan foto asli, sistem situs akan bekerja menghapus. Dari memakai email .edu, yang berarti mereka yang bersekolah, The Facebook lebih dalam masuk secara umum. 
 
Di tahun 2005, resmi sebuah perusahaan kecil lahir, bernama Facebook.Inc terus berkembang sangat pesat. Perusahaan itu kemudian disuntik modal kapital dari sebuah firma, Accel Partners. Accel berinvestasi senilai $12, 7 juta dimana perusahaan ini juga memiliki akses ke universitas lain. Zuckerberg mendapat akses mudah dari Harvard ke Stanford dan sekolah di seluruh Amerika. 
 
Satu minggu setelah peluncuran, ternyata Winklevoss bersaudara telah mendaftarkan tuntutan. Mereka menganggap situs The Facebook mengambil ide HarvardConnection. Jadilah meraka bersitegang hingga di 2005, Winklevoss bersaudara dan Divya Narendra mengultimatum serta mencoba menjatuhkan Facebook dengan berbagai cara, termasuk melapor ke administrasi kampus. 
 
Gagal. Mereka tetap mencoba sembari meluncurkan situs milik mereka sendiri. Apa yang membuat sukses Facebook sekarang, ada di tangan seorang Sean Parker sang penghubung. Pertengahan 2004, ia dilaporkan menjadi asisten Zuckerberg secara tak resmi.

Dia lah yang memperkenalkan seorang Peter Thiel, pendiri PayPal, yang kemudian menjadi investor paling pertama bahkan sebelum Accel. Sean pula yang memberikan saran untuk merubah nama menjadi Facebook menghilangkan The. Dan, Theil berinvestasi senilai $500.000 di Facebook. 
 
Pada 24 Oktober 2007, Microsoft membeli 1,6% saham atau $240 juta, menaikan nilai Facebook menjadi $15 triliun. Tahun 2009, perusahaan mengalami pembaikan dari sektor keuangan. November 2010, nilai Facebook diperkirakan menjadi $41 triliun seketika itu. 
 
Nilai situs jejaring sosial bernama Facebook kini lebih besar dari eBay, dan ketiga terbesar di dunia setelah Google dan Amazon. Apakah Winklevoss bersaudara dan Nerandra berhenti menuntut Facebook? 
 
 
Meski gagal pada tuntutan di awal tuntutan, mereka tetap ngotot. Bahkan kejaksaan terpaksa memanggil tim forensik untuk memastikan adakah sistem Facebook yang meniru ConnectU. Hasilnya masih tidak nyata dan jelas didepan umum.  
 
Pada tahun 2009, Mark setuju untuk membayar $ 45 juta ($ 20 juta dalam bentuk tunai, dan sisanya saham Facebook) sebagai bagian dari penyelesaian di luar pengadilan. Kasus ini ditutup.  
 
Pada saat itu situs ConnectU hanya memiliki pengguna kurang dari 100.000, sedangkan Facebook telah memiliki sekitar 150 juta pengguna. Meski sukses, Facebook menuai kritik dan kecaman atas kebijakan. Sebagai contoh, perusahaan disebut- sebut membolehkan iklan kekerasan atas perempuan. 
 
Diikuti tuntutan 100 firma pengacara, menuntut 57.000 tweets dan 4.900 email. Mereka menuntut perubahan atas nama permasalahan ini. Facebook setuju tetapi bukan perkara mudah mengatur situs sebesar ini. 
 
Facebook dilaporkan masih dipenuhi muatan yang sama, meski telah memiliki ribuan pekerja. Di tahun 2011 -an, Winklevoss bersaudara masih tidak tenang dan memaksa mengajukan permohonan di Pengadilan Banding AS, tetapi mereka ditolak pengadilan ulang.

Russell Simmons Pengusaha, Promotor dan Rapper

Biografi Pengusaha Russell Simmons

 
russell simmons success
 
Dia terlahir dari orang tua kelas menangah pada tahun 1957 Biografi Russell Simmons, bagaimana pengusaha, promotor, dan rapper,  tumbuh dan dibesarkan di wilayah Queens, New York, dimana dia sudah berhadapan dengan kerasnya kehidupan. 
 
Dia hidup dalam bayangan premanisme, dan hanya musik rap membuatnya tetap bertahan menjadi normal. Dia sosok yang menyukai ritme dan bit. Sosoknya berubah menjadi seorang panyanyi, pencipta lagu dan seorang promotor. 
 
Ia membesarkan musik hip-hop dengan rasa cinta seperti anaknya sendiri. Setelah sempat bersekolah di City College of New York, Simmons memutuskan berhenti sebagai penyanyi, memilih menjadi promotor total.

Promotor Musik dan Rapper

 
Menjadi promotor, Simmons menjalankan berbagai konser mempromosikan artis- artis dari luar kota New York. Itu adalah bisnis yang sulit kenangnya. Hingga tahun 1979, itu berulah menjadi awal perubahan dalam hidupnya, dari sebuah kelompok bernama "Rapper's Delight", usahanya menjadi catatan terpenting musik kelas menengah.

Tidak berhenti sampai disitu, di tahun 1983, ia mendirikan grup musik sendiri, Run- DMC. Mereka tengah mencoba untuk memperkenalkan musik rap menjadi fenomena dalam kemasan baru. Kita kemudian menyebut musik itu hip- hop; sebuah trend bagi mereka masyarakat urban Afro-Amerika.

 "Hidup saya sebagian besar ialah tentang mempromosikan kemarahan, gaya, agresi, dan sikap perkotaan Amerika untuk pemirsa di seluruh dunia," kata Russell Simmons dalam bukunya, Life and Def: Sex, Drugs, Uang + Allah (Crown Publishing, 2002).

"Saya telah membuat sebuah bisnis yang tidak ada di generasi sebelumnya."

Ia dilahirkan di lingkungan yang tak baik. Bersama kedua saudaranya, kakak tertuanya, Danny, dan adik laki- lakinya, Joey, tinggal di daerah bernama Hollis, Queens. Mereka tinggal tumbuh di kawasan kelas menengah bawah. 
 
Disana, di tempat itu, kamu akan menemukan berbagai tanda -tanda kerusakan. Tetangga mereka hancur karena narkoba. Di Hollis, Queens, ada sebuah tempat yang disebut pusat kota narkoba Queens. 
 
Ironisnya, usaha Simmons pertama kali adalah berjualan beberapa bungkus marijuana di pinggiran kota. Simmons pernah berjualan kokain palsu yang terbuat dari daun buah coklat. Tidak bertahan lama, ia memilih bisnis lain yang tidak membahayakan hidupnya. 
 
"Saya sangat beruntung tidak harus memiliki takdir yang sama dengan sebagian teman saya. Teman- teman saya berakhir di penjara atau mati. Darisana datang sebuah waktu dalam hidup bahwa saya melihat, mungkin, sebuah rute yang berbeda. Saya berpikir keberuntungan bermain besar dalam lolosnya saya," ucap sang pengusaha

Pada tahun 1977, ketika itu ia tengah menghadiri sebuah pesta di sebuah klub malam. Dia melihat bagaimana seorang MC asik memainkan musik dan ritme melalui microfonnya. Simmons mendapatkan ide untuk mempromosikan musik tersebut yang kemudian disebut hip- hop. 
 
Dia mencoba menciptakan acara yang menghadarikan berbagai artis hip- hop lokal. Dia kemudian menyewa sebuah tempat khusus, bernegosiasi dengan para artis yang datang, dan mempromosikan. "Saya tidak punya bakat," ucapnya secara pribadi.

Meski begitu, meski ia tidak memiliki kemampuan bernyanyi indah, kecintaan akan musiknya itu begitu kuat bahkan lebih dari penyanyi asli. Simmons hanya bermodal akan passionnya dan kecintaan akan musik. 
 
Dia kemudian masuk keranah yang menurutnya masih mungkin; memproduseri dan mempromosikan. Selain dunia musik, dia juga tertarik akan sisi kultural hingga lahirnya komunitas hip- hop. Dalam bukunya, ia yakin lebih tertarik akan hal melahirkan komunitas.

Jalan kesuksesan


Jalan bisnisnya tak semudah yang akan dibayangkan setiap orang. Pertama- tama, Simmons harus rela untuk kehilangan banyak uang dari setiap acaranya. Setelah mempromosikan suatu acara pesta di Harlem, yang kemudian tidak didatangi satu orangpun, ia resmi bangkrut secara finansial kala itu. 
 
Dia kemudian terduduk, termenung di depan rumah ketika acara itu selesai. Ibunya melihat itu, lalu menawarkan sejumlah uang yang bahkan tak cukup untuk memulai lagi. Simmons kemudian menyebut uang itu sebagai invetasi. Meski sedikit dia percaya akan masa depan dengan doa ibunya. 
 
Ketika kamu bertanya siapa yang paling berpengaruh, maka ia akan menjawab "ibunya". Dia lah, Evelyn Simmons, yang ikut mendorong bisnisnya hingga sukses sekarang. 
 
Dia mendeskripsikan hidup ibunya dalam beberapa kata, "Ibu saya adalah wanita yang independen, dan memiliki samangat yang membuatnya tetap menjadi pengusaha... ketika tak satupun orang yang percaya, dia percaya." jelas Russell Simmons.

Memutuskan meninggalkan sekolahnya di City College of New York, ia telah siap menyongsong kesuksesan itu sendiri. Di tahun 1984, ia bersama patnernya, Rick Rubin, mendirikan Def Jam. Sebuah tempat usaha yang arah bisnisnya bahkan belum jelas. 
 
Simmons dan Rick Rubin bersama mencoba melalui record sendiri, mencoba untuk memproduksi artis- artis sendiri. Mereka bukan sekedar promotor lagi, tetapi memproduseri artis-artis dibawah bendera Def Jam. Simmons memulai dengan pengalamannya mempromosikan artis lokal.

Ia memberikan kesempatan mereka rekaman, bukan sebuah konser kecil. Artis pertama Def Jam yaitu mereka beberapa artis lokal seperti Kurtis Blow dan Run D.M.C. Kemudian secara konsisten, Def Jam mengorbitkan artis "gerakan" hip- hop generasi pertama, seperti Public Enemy, the Beastie Boys, LL Cool J, dan Run D.M.C. 
 
Mereka bahkan meneken kontrak ekslusip dengan perusahaan rekaman milik Simmons. Hingga di tahun 1983, artis- artis Def Jam, khususnya Run- D.M.C, telah sukses berubah menjadi fenomena hip-hop. Hip-hop kemudian tumbuh menjadi musik yang memiliki pasar luas. 
 
Generasi kulit putih bahkan mulai melirik hip-hop; melihat kehidupan urban kulit hitam. Rapper Chuck D menyebut nama hip-hop dalam sebuah acara di Black America's C.N.N, network berita yang menceritakan sisi lain masyarakat kulit hitam masa kini. 
 
Mereka menciptakan kehidupan urban tersendiri tak pernah terekam dimanapun. Run-DMC ingin trend ini menjadi lebih nyata dan terlihat jelas. Tidak seperti rapper lain, mengadopsi orang kulit putih dari prilaku dan pakain sekedar untuk sukses. 
 
Run- DMC menunjukan jati diri, diksi, dan ritme asli seperti Russell Simmons. Jika orang tua kemudian bertanya kenapa anak- anak mereka "berprilaku kulit hitam", jawabanya semua karena Russhell Simmons. Dia telah berhasil memasukan unsur budaya dalam rap menjadi satu kesatuan musik hip-hop. 
 
 
Para kulit putih, mereka khususnya anak muda mulai membeli musik kulit hitam. Mereka juga mulai melihat apa yang mereka kenakan. Simmons telah berdiri diantara musik hip-hop mengalir seperti sungai. Ia mendapatkan semua dari bisnis recording termasuk kekayaan. 
 
Dia bahkan bernai melobi MTV untuk menayangkan video Run-DMC, dan juga meminta seorang repper bekolaborasi dengan Aerosmith, sebuah band rock kulit putih. Dia lalu mengontrak repper kulit putih, the Beastie Boys, memperluas pengaruhnya. 
 
Dia menerima semua pengunjung masuk, menjadikan hip-hop menjadi budaya anak muda (seluruhnya), bukan berdasarkan ras tertentu.

Dari cara bergaya, ketika para desainer mulai masuk ke ranah musik hip-hop melahirkan trend tersendiri. Merek Phat Farms adalah merek pakaian milik Russell Simmons yang menghasilkan lebih dari $140 juta. 
 
Sebuah ide lain tentang bisnis gaya urban komunitas. Sejak dimulai di tahun 1992 -an, Phat Farms memulai dari showroom kecil di New York City dan sekarang menjadi bisnis multi- juta dolar. Di 1985, ia membuat kesepakatan dengan CBS tentang distribusi musik senilai $600.000.

Biografi Pengusaha


Dia mempromosikan Afro- Amerika di televisi lewat acara televisi "Russell Simmons' Def Comedy Jam". Acaranya berjalan selama tujuh tahun, menghasilkan komedian kulit hitam seperti Bernie Mac, Chris Rock, dan Martin Lawrence. 
 
Di 2001, dia memulai "Russell Simmons' Def Poetry Jam" berbicara puisi anak muda. Kegiatan lainnya yaitu meluputi kegiatan sosial melalui philanthropy dan kebijakan politik. Simmons merupakan vegetarian dan penggemar yoga , aktif mendirikan berbagai organisasi sosial. 
 
Dia ikut mendirikan Hip Hop Summit Action Network, the Rush Philanthropic Organization, dan the Foundation for Ethnic Understanding. Dia aktif mensuport PETA lalu menjadi duta perang serta HIV/AIDS. 
 
Dia juga menjadi seorang penulis buku berjudul "Do You! 12 Laws To Access The Power In You To Achieve Happiness And Success" Ia adalah contoh tokoh lintas kultural melahirkan kekuatan ekonomi serta pengakuan kulit hitam. Itu adalah gerakan merubah paradikma masyarakat Amerika. 
 
Dikutip dari perkataanya mengenai perjalanan Afrika- Amerika, "kenyataanya tidak semua orang terlihat seperti Bill Cosby, dan kita butuh mendengar kebenaran, dan milihat kebenaran, untuk kita tau kemana arah tujuan, dan apa masalah kita"Seorang pengusaha ambisius, Russell Simmons melihat Def Jam sebagai bagian dari kerajaan hip-hop nya.

Firma milikinya, Rush Communication, termasuk Path Farms, acara televisi, dan agensi iklan merupakan bagian dari kerajaan besar bisnisnya. Termasuk film karyanya yang menjadi hits seperti Krush Groove dan The Nutty Professor. 
 
Sayang, di tahun 1999, Simmons resmi menjual saham kepemilikan Def Jam kepada Universal Studio senilai $100 juta. Dan akhirnya, di tahun 2004, dia juga menjual bisnis Phat Farm senilai $140 juta.

Entri yang Diunggulkan

Biografi Jack Ma Orang Terkaya China Alibaba