Biografi Chairul Tanjung Pengusaha Terkaya Indonesia

Biografi Pengusaha Chairul Tanjung


chairultanjung.png

Biografi Chairul Tanjung, pengusaha terkaya Indonesia kelahiran Jakarta, 16 Juni 1962, memang putra dari keluarga cukup berada. Tetapi kedua orang tuanya menjunjung tinggi sifat kerja keras. Dia pernah hidup susah terutama ketika jaman orba.
 
Ayahnya, A.G.Tanjung, merupakan seorang mantan wartawan pada era Orde Lama, dan memiliki surat kabar Berpolah Kecil.

Chairul memiliki darah Batak Sibolga sedangkan istrinya, Halimah berdarah sunda. Pada masa Orde Baru, usaha surat kabar ayahnya manjadi target pembredelan dan akhirnya harus tutup. Ini lah yang membuat ekonomi keluarga Chairul mengalami keterpurukan.

Biografi Chairul Tanjung Singkat

 
 
Keadaan tanpa pemasukan membuat kedua orang tuanya harus menjual rumah. Biografi Chairul Tanjung terpaksa tinggal di rumah yang lebih kecil. Disini pula, hidupnya berubah seratus delapan puluh derajat, hidup serba pas- pasan tatapi menjadikan diri lebih baik.


Pernah hidup berkecukupan kemudian bangkrut. Kemudian menjadi sosok anak yang lebih mandiri karena tuntutan ekonomoi. Dia, selepas pendidikan di sekolah SMA Boedi Oetomo di 1981, memilih jurusan kedokteran di Universitas Indonesia. Chairul muda lulus bergelar dokter gigi tahun 1987.

"Eh dulu Bapak tuh susah, lho. Enggak punya toilet," ucap Putri Tanjung, putri Chairul Tanjung saat diwawancarai Raditya Dika.

Kehidupan Chairul kecil berbalik 180 derajat. Memang nasib orang vokal terhadap Orba memang dibikin susah. Untung mereka masih bisa bertahan hingga Chairul kuliah. Bayangkan mereka pindah ke rumah kecil, di dalam gang Batu Tulis, dan kamar mandinya diluar.
 
Bukan diluar rumah melainkan kamar mandi umum. Mereka berbagi bersama keluarga lainnya. Putri lantas menjelaskan bahwa ayahnya terpaksa. Kehidupan yang menempa Chairul menjadi pengusaha besar salah satu terkaya di Indonesia.
 
Meski seorang dokter gigi,  bisnisnya tercatat sudah dimulai semenjak sebelum itu. Dia sudah dikenal telah aktif berbisnis sejak kuliah, dan mendapatkan gelar mahasiswa teladan 1934- 1985.  Usaha itu dilakukan demi menopang ekonomi keluarga yang pas- pasan.

Sehingga, demi memenuhi kebutuhan kuliah, ia berjualan buku kuliah stensil, kaos, dan lainnya di kampus. Chairul juga pernah membuka usaha foto kopi di dekat kampus. Selepas kuliah ia berbisnis peralatan kedokteran dan laboratorium di bilangan Senen Raya, Jakarta Pusat.

Pernah dia menjadi pengusaha properti gagal. Walau berstatus dokter gigi, dirinya lebih memilih mencari uang dengan cara lain. Ujung- ujungnya ia malah menjadi pegawai perusahaan baja, hingga perusahaan rotan.

"Saya berprinsip saya harus bekerja lebih banyak dari orang lain," jelas biografi Chairul Tanjung.
 
 
Perusahaan CV Abadi Medical dan Dental Supply berdiri di 1983, tetapi akhirnya usaha itu bangkrut tidak tersisa. Bisnis lain penyediaan atau kontraktor bisnis pemeritah. Bisnis ini meliputi sektor privat kebutuhan sekolah seperti penyediaan atap asbes.

Namun dia gagal sampai menutup usaha peralatan kedoteran tersebut. Chairul juga memulai bisnis sepatu anak- anak. Bisnis kali ini yang menjadi titik balik bagi sosok Chairul Tanjung. 
 
CT, begitu media memanggilnya, bersama tiga temannya mendirikan PT. Pariarti Shindutama di tahun 1987, bermodal Rp.150 juta hutang dari Bank Exim. Mereka memproduksi sepatu hingga ekspor ke luar negeri. 
 
Keberuntungan ada dipihaknya, bermodal kepercayaan diri kuat, mulai berbisnis keluar dari zona nyaman. Mereka menjual sepatu sampai ke nagara Italia, dan pesananan yang mencapai 160 ribu pasang.

Akan tetapi perbedaan prinsip menghadang terutama soal ekspansi; Chairul memutuskan keluar. Dia yang piawai dalam berkomunikasi tak butuh waktu lama membangun jaringan. Dalam tempo yang relatif singkat, CT membangun tiga bisnis utama dari keuangan, properti, dan multimedia.

Melalui bidang keuangan, ia sukses mengambil alih Bank Karman, yang kini bernama Bank Mega. Ia menamakan perusahaan holdingnya Para Group, dan menjalankan tiga bisnis utama itu. Perusahaan holding  yang berpusat di Para Inti Holding, sebagai induk membawahi sub- holding.
 
Perusahaan holding yang memiliki bisnis kecil lebih spesifik lagi. Dia lalu membuka perusahaan sub- holding antara lain Para Global Investindo (keuangan), Para Inti Investindo (media dan investasi), dan terakhir yaitu Para Inti Propertindo (properti).

Dibawah nama Para Group, ia memiliki sejumlah bisnis; seperti bisnis finansial meliputi Bank Umum Mega, Asuransi Jiwa Mega Life, Para Multi Finance, Bank Mega Tbk, Mega Capital Indonesia, Bank Mega Syariah, dan Mega Finance.

Bisnis Chairul Tanjung


Di bidang properti investasi meliputi Para Bandung Propertindo, Para Bali Propertindo, Batam Indah Investindo, dan Mega Indah Propertindo. Di media dan penyiaran, Para Group memiliki Detik.com, Trans TV, Trans 7, Mahagagaya Perdana, Trans Fashion, Trans Lifestyle, dan Trans Studio.

Khusus produk properti, Para Group mendirikan Bandung Supermall, mall seluas 3 hektar yang menghabiskan dana Rp.99 miliar. Para Group meluncurkan Bandung Supermall sebagai Central Business District pada 1999.

Untuk bidang investasi, melalui Trans Corp perusahaan bagian Para Group, membeli bisnis Carefour melalui jual beli saham senilai 40% nilai saham. Mou Carefour sendiri ditanda tangani oleh kedua belah pihak tanggal 12 Maret 2010 di Prancis.

Tanggal 1 Desember 2011 menjadi hari bersejarah lain perusahaannya. Para Group resmi berganti nama CT Corp. Perusahaan yang memiliki sub holding: Mega Corp, Trans Corp, dan CT Global Resources. Penyederhanaan ini membuat usahanya makin moncer dan dipercaya investor.

Perusahaan dibawah CT Corp bergerak lebih meluas, dari bidang finansial, media, ritel, gaya hidup, hiburan, dan sumber daya alam. Semua berkat Para Group yang masuk ke bisnis televisi dari Trans Corp, PT. Trans Corporation, merupakan anak usaha CT Corp.

Perusahaan ini semakin terpercinci dalam hal bidang bisnis, yakni bisnis  media, gaya, dan hiburan. Awalnya, perusahaan hanya ingin menjembatani hubungan antara Trans TV yang merupakan setasiun televisi baru dengan setasiun televisi baru diambil alih.

Kemudian ada Trans 7 atau Tv 7, yang dulu dimiliki Kelompok Kompas Gramedia. Usaha lainnya, Trans Corp membangun studio terintegrasi dengan taman bermain Trans Studio. Terakhir CT Corp dikabarkan mengakuisisi 80% saham PT. Indonusa Telemedia milik PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk.

Akusisi tersebut menyangkut upaya memiliki usaha televisi berbayar Telkomvision. CT. Corpora aberbagi dengan Telkom sebagai pemilik merek dagang Telkomvision. Kesepakatan diatas diperkiran menghasilkan USD $100 juta, dimana keuntungan sebelumnya di Telkom cuma USD $41,13 juta.

Majalah Forbes menyebut Chairul Tanjung orang terkaya di Indonesia. Pencapaiannya meluputi urutan ke 937 di dunia total kekayaan $1 miliar. Tahun 2011, ia tercatat menduduki peringkat 11 di 40 orang terkaya di Indonesia  total kekayaan $.2, 1 miliar.

Di 2013, ia disebut oleh Fobes ada diperingkat 5 ke 40 orang terkaya di Indonesia, total asetnya $.3,4 miliar dalam 2 tahun terakhir.

Usaha Pulsa Pengusaha Muda Febrian Agung Juara

Profil Pengusaha Febrian Agung

 

usahapulsa.png
 

Pengusaha muda Febrian Agung pandai menemukan jalan. Usaha pulsa dijalankannya menjelma menjadi suatu perusahaan. Febrian merupakan pemilik PT. Duta Future International (DFI). Sekaligus dia menjadi pemilik Duta Business School. 

 

Ia merintis usaha pulsa, agen pulsa elektrik dan kartu, asuransi, sampai discount card. Perkembangan dunia digital memang pesat. Bahkan listrik sudah memakai pulsa. Maka ia menyediakan jasa mengisikan biar mudah. Taukah bahwa dirinya sudah banyak menjalankan bisnis gagal.


Jadi Pengusaha Muda


Kegagalan bisnis bertubi- tubi sudah menjadi kebiasaan. Dia tangguh. Febri pernah berjualan kaos, jaket, dan sampai suplemen. Terlahir keluarga sederhana, ayahnya bekerja sebagai supir damri di Solo, dan ibu, hanya ibu rumah tangga biasa yang berharap Febri kuliah tinggi.


Dia merantau. Febri sejak kecil sudah dibekali kegigihan dan keyakinan. Ia meyakini bahwa semua orang berhak sukses. Maka ia merantau dan berkuliah masuk Institut Teknologi Bandung (ITB) pada 2012, jurusan Teknik Kimia.


Febrian memang dikenal memiliki segudang aktifitas. Wirausaha merupakan salah satu kemampuan dia miliki. Sejak kecil dia memang pandang berbicara karena terlatih. Dia sudah terbiasa ceramah dari masjid ke masjid. Dia juga pandai berpidato berbicara didepan orang banyak.


Waktu SMP- SMA, dia aktif mengikuti organisasi keislaman atau rohis siswa. Anak dari tiga saudara yang memiliki ketekunan akan sesuatu. Kalau dia sudah menyeriusi sesuatu maka akan tuntas dan dia perjuangkan. Kegagalan bukanlah ketakutan di benak Febrian semenjak remaja.


Dia meyakini akan keuletan membawa kesuksesan. Maka dia aktif belajar tekwondo, ikut kelompok kerja ilmiah, dan banyak lagi. Dia mungkin sibuk. Tetapi Febrian tetap juara kelas, bahkan nilainya tak turun walau segudang kegiatan menanti.


"Febrian itu orangnya bertanggung jawab, pekerja keras, dan sederhana," ucap Fanny Tiani, wanita cantik yang dinikahi Febrian di tahun 2005.


Tahun 2003, dia memutuskan berbisnis kembali disela- sela kegiatan kuliah. Itu disebabkan kondisi ekonomi keluarga memburuk. Bahkan ia sampai mengesampikan kuliah karena terdesak. Mengurangi kegiatan diluar perkuliahan berganti berjualan.


Ia sempat terbiasa mengikuti rutinitas sosial mahasiswa. Tetapi dia lebih memilih berjualan mencoba aneka peluang usaha. Namun, di tahun 2008 mentok, Febrian memutuskan berhenti kuliah karena akan fokus wirausaha.

 

Febrian menjelaskan bahwa ingin terjung langsung. Keputusannya berhenti kuliah didukung sertus persen keluarga. "Saya tidak merekomendasikan bagi rekan- rekan yang lain untuk melakukan hal yang sama," jelas Febrian.


Dia sudah berpikir masak- masak. Febrian memilih dengan segala pertimbangan. Meyakini bahwa akan sukses walau tanpa gelar sarjana. Tidak memiliki gelar akademik membuatnya menyadari. Dia harus bekerja keras dan ulet.


“Kalau pintar kita bisa belajar pada guru atau dosen, tetapi untuk meraih kesuksesan kita harus belajar pada pengusaha yang sukses, wong sepuluh orang terkaya di dunia tak punya gelar," celetuk ayah satu anak ini sambil tertawa.


Febrian bersama adiknya mencoba berbisnis sejak 2003- 2005. Dicari aneka usaha konvensional tetapi tidak memuaskan. Banyak kegagalan berujung kerugian. Dia kehilangan banyak uang, sampai melihat bisnis pulsa penghujung 2006, dan berhasil membeli BMW.

Mengungkap Rahasia Bitcoin Pengusaha Amir Taaki

Profil Pengusaha Amir Taaki

 
rahasia bitcoin uang anti- kapitalis
 
Walau tidak mengaku dia adalah pengusaha bitcoin.Banyak menduga rahasia bitcoin berhubungan dengan dia. "Ibu saya menyukainya," ucap Amir Taaki, pria 25 tahun yang dikenal sebagai master kode dan visioner uang digital. 
 
Tahun 2014, cukup berkesan, bukanlah pencapaian yang diharapkan ketika namanya dimasukan ke daftar Forbes. Berdiri diantara para start- up muda yang katanya merubah teknologi dunia. Apa yang telah dia lakukan hanyalah mewujudkan visinya tentang kapitalisme dan Bitcoin.

"Karena ibuku selama bertahun- tahun belum mengerti apa yang saya tuju". Ibunya selalu saja komplain, "Mengapa kamu berhenti universitas, kamu perlu untuk mendapatkan pekerjaan, ah kamu pengangguran". Tapi sekarang dia, ibunya, seolah berkata dengan bangga "anak saya di Forbes."
 

Apa itu Uang Bitcoin


Namanya disejajarkan CEO Mashable Pete Cashmore, 27, "raja" sosial media asal Aberdeenshire yang dimana kekayaannya diperkirakan bernilai lebih dari $95 juta, dan dua multi- jutawan pendiri Snapchat, Evan Spiegel, 23 tahun, dan Bobby Murphy, 25, yang menolak akuisisi $ 3 miliar dari Facebook. 
 
Mereka, katanya memiliki kehidupan "wah", nyatanya tak semua begitu adanya. Kembali ke Taaki, dikenal umum sabagai salah satu hacker bertalenta di Inggris. Dia dikenal atas usahanya tentang Bitcoin. 
 
Menciptakan sebuah program bernama Dark Wallet -tempat menyimpan Bitcoin- dimana dengan program ini, Bitcoin akan aman untuk transaksi. Software Dark Wallet pada smartphone kamu, yang memungkinkan untuk bertransaksi secara anonim. 
 
Terhindar dari pantauan pemerintah. Meski itu terdengar akan seperti alat pencucian uang, Taaki tak bergeming. Putra kelahiran London dari seorang ayah berdarah Iran, yang bekerja sebagai pengembang properti dan ibu Skotlandia-Inggris, Taaki, yang diusir dari sekolahnya karena menghacking jaringan milik sekolah dan juga putus universitas atau drop- out sebanyak tiga kali. 
 
Hingga ia akhirnya muncul sebagai bintang otodidak dari open-source pemrograman. Dia berdiri dalam gelapnya kebebasan internet.

Pekerjaan pertamanya bernama SDL Collide, sebuah open source untuk game developer. Di tahun 2006, Taaki fokus mengembangkan program Crystal Space dibawah nama samaran "genjix" Ya, seperti halnya mereka yang bersentuhan dengan komputer. Sosoknya juga dikenal sebagai pecinta game. 
 
 
Dia mulai bekerja dengam membuat beberapa software, game, dimana kesemuanya adalah game- software gratis. Yang terbaik dari karyanya, sebuah game bernama Crystal Core dan game balapan futuristik, Ecksdee.

Siapa Penemu Bitcoin

 
Pada tahun 2009 dan 2010, Taaki mencari uang sebagai pemain poker profesional. Pengalamannya dengan judi online menarik dia untuk proyek Bitcoin. Ia mendirikan money- exchange untuk Bitcoin di Inggris yang kemudian disebut "Britcoin". 
 
 
Dia juga berhasil kembali pada tahun 2011 dengan exchange Bitcoin asal Inggris bernama Intersango, di mana ia adalah aktor utamanya. Memperluas komunitasnya di London dari mereka para spekulan Bitcoin, pengusaha dan penggila, sosok Taaki dipandang mereka sebagai anak jenius, yang kadang- kadang kontroversial.  
 
Salah satu pemilik Bitcoin di Spitalfields bahkan bergunjing ketika bertemu sosok Taaki. Mereka mulai berpikir bahwa Taaki lah sendiri dibalik nama Satoshi Nakamoto -nama online untuk orang misterius atau kelompok msiterius penemu Bitcoin pada tahun 2009.

Bertengger di sofa depan dan sekarang nyaris tak terlihat dalam kegelapan atmosfer, Taaki lalu mengatakan kepada standard.co.uk, bahwa "tidak ada yang tahu siapa dia [Nakamoto] sebenarnya", sebelum akhirnya mengakui sedikit, ia kenal. 
 
"Kami sangat berbeda," katanya menambahkan. Bagi sang penemu dan Taaki itu bukan tentang profit atau kekayaan. Bahkan ada yang berpikir bahwa Nakamoto hanya menciptkana, lalu membakarnya hangus, hilang. 

Di dunia diperkirakan ada 12 miliar uang Bitcoin dalam regulasi dan perdagangan, dan masih ada yang bisa digali lagi dari sumbernya.

Bernilai kurang dari satu dolar pada tahun 2011, harga naik -melalui berbagai pasang surut- sebanyak $ 1.100 di tahun lalu karena lebih banyak perusahaan dan kelompok non-profit mulai menerima Bitcoins. Kemundian muncul fenomena miliarder Bitcoin. 
 
Sama halnya dengan nilai uang di dunia nyata, Bitcoin juga punya pasang surutnya, ada juga isu- isu yang ikut mempengaruhi perdagangannya. Berapa kah yang dimiliki seorang Amir Taaki, begitu mungkin kamu berpikir.

Taaki masuk ke Bitcoin pada musim panas 2010, dan dimiliki $ 600 ketika nilai tukarrnya masih 10 sen saja masing- masing (jadi sekitar 6.000 Bitcoins). Mengharapkan spekulasi besar, dia menjual mereka untuk keuntungan $ 100, mungkin sekarang nilanya di bawah $ 6 juta. 
 
Dia masih memiliki beberapa koin dari berbagai pekerjaan pemrograman dan berbagai perusahaan Bitcoin, tapi proyeknya sekarang bersama satu komunitas bukanlah tentan uang. 

Faktanya dia menolak pekerjaan yang sangat menguntungkan dari perusahaanbesar di Silicon Valley untuk Bitcoin. "Ada nilai lebih banyak dalam hal-hal yang kita lakukan dari hanya beberapa sen, beberapa jutaan," katanya.

Dibuat oleh Amir Taaki dan Cody Wilson, Dark Wallet menyediakan alat baru untuk privasi keuangan, termasuk sistem built-in pencampuran koin dan alamat dompet "siluman". 
 
Serta membuat lebih mudah bagi orang untuk menyamarkan transaksi mereka dari pemerintah, Dark Wallet juga torpedo ditujukan untuk mereka dalam komunitas bitcoin yang telah melakukan kerjasama menguntungkan dengan regulator, baik pemerintah atau perusahaan besar.

Diciptakan tahun lalu dan sebagian didanai oleh $ 50.000 dari dana donasi di situs IndieGoGo, dompet dikembangkan oleh unSystem. Dark Wallet secara resmi diluncurkan di 1 Mei 2014.

Biografi Mochtar Riady Bankir Pemilik Lippo Group

Biografi Pengusaha Mochtar Riady


biografi mochtar riady

Mencari biografi Mochtar Riady bangkir terkaya di Indonesia. Dia pengusaha pemilik Lippo Group. Pebisnis keturunan asli Sentiong. Riady sukses menjadi salah satu tokoh terkemuka di seluruh Asia Tenggara.
 
Ia merupakan pendiri sekaligus president Lippo Group. Lahir 22 Mei 1929, Malang, Jawa Timur, bermula bangkir sebagai pekerjaan

Karirnya gemilngan karena memiliki tangan dingin. Riady sering disebut bertangan dingin, mengolah keuangan dari bisnis perbankan tepat. Ia bahkan direkrut oleh Lim Sioe Liong, yang sukses terlihat ketika menangani Bank Panin di tahun 1975.

Bankir Terkaya

 
Lippo Group memiliki 50 anak perusahaan menjanjikan. Aktivitas usahanya tidak cuma nasional tapi Asia Pasifik, sampai ke Hong Kong, Guang Zhou, Fujian dan Sanghai. Riady yang bernama Tiongkok Lie Moe Tie.

Sepak terjangnya dimulai ketika menangani bisnis Bank Perniagaan Indonesia. Bank tersebut milik Haji Hasyim Ning, pada 1981 terjadi masalah, kemudian dibelinya yang asetnya dulu merosot sampai Rp.16, 3 miliar.
 
 
Pengusaha yang berhasil merubah Bank Panin, menjadi bank swasta terbaik bersaing dengan Bank Central Asia (BCA). Pada waktu itu, biografi Mochtar Riady dipilih memimpin Bank BCA, yang mana mampu dinaikan layaknya Bank Panin.
 
Liem Sioe Liong sangat mempercayai Mochtar Riady. Sampai dia diberikan saham senilai  17,5 % atau senilai Rp.12,8 miliar. Berkat Riady asetnya menembus angka Rp.5 triliun pada 1990. Dia pun diajak Haji Hasyim menggarap Bank Perniagaan.

Dia berhasil kembali bahkan menaikan 1.500 persen asetnya setelah dibeli. Percaya diri akan kemampuan sendiri, jadilah dirinya Mochtar Riady, memilih membangun bisnis sendiri melalui Lippo Group.
 
Biografi Mochtar Riady  menikahi seorang wanita Jember tahun 1951, Suryawati Lidya yang memberi empat orang anak. Dan, dua putranya dikenal sudah mengikuti jejaknya menjadi pebisnis dan sukses besar.
 
Kedua orang tua Riady adalah perantau asal Fujian dan tiba di Malang pada tahun 1918. Ia dikenal dengan sifatnya yang keras. Terlihat ketika ia harus ditangkap pemerintah Belanda, karena menolak Negara Indonesia Timur.

Riady memang menyenangi dunia bankir sampai bercita- cita. Padahal usia pria Malang, kelahiran 12 Mei 1929, sudah ingin menjadi bankir sejak usianya 10 tahun. Dia ingat betul ketika berjalan melewati Nederlandsche Handels Bank (NHB).

Ia terkagum melihat orang bank berpakaian perlente dan sibuk. Riady adalah anak pedagang batik. Di 1947, dia ditangkap Belanda dan dibuang ke Nanking, China. Dia malahan beruntung karena dapat masuk kuliah filosofi di University of Nanking.
 
Riady pergi ke Hong Kong hingga tahun 1950 dan kembali ke Indonesia. Dia masih ingin menjadi seorang bankir. Tetapi ayahnya tidak setuju, karena berpikir bahwa bankir merupakan pekerjaan orang kaya.

Ayahnya sadar bahwa keluarga mereka sangat miskin. Riady dipasrahi toko kelontong mertua selepas menikah. Ia membuktikan dirinya. Dalam tiga tahunnya mampu menaikan omzet. Bahkan kemudian dia mampu membuat tokonya terbesar di Jember.

Namun cita- citanya masih ingin menjadi bankir, dan berangkatlah Riady ke Jakarta, tepatnya 1954 dan tidak langsung menjadi bankir. Riady sadar mengenai prinsip menanam. Bahwa tanaman ditanam dalam pot dan ditaman rumah beda tingginya.

Riady memahami konsep koneksi membangun jaringan. Tanaman harus ditanam di lahan yang luas bersama tanaman lain. Maka Riady membangun jaringan lewat bekerja. Pekerjaan biasa Riady menjadi pegawai sebuah CV di Jalan Hayam Muruk selama enam bulan.

Belum dia belum berhasil menjadi bankir dulu. Dia malahan bekerja menjadi pegawai biasa kembali. Ia bekerja menjadi importir. Modalnya bersama teman masa kecilnya membeli kapal kecil. Pengusaha Mochtar Riady masih ingin menjadi bankir.
 
Suatu ketika seorang teman datang memberikan berita. Terdapat sebuah bank swasta tengah tertimpa masalah. Dia ditawari memperbaiki bank tersebut. Riady tak menyia- nyiakan peluang tersebut. Riady berhasil meyakinkan pemilik Bank Kemakmuran, Andi Gappa.
 
Dia mengalami masalah. Riady sangat percaya diri mengajukan diri. Mampu meyakinkan Andi maka Riady diangkat menjadi direktur utama. Bayangkan dirinya tidak memiliki pengetahuan, buta dalam membaca balance sheet, tapi sia- sia.

Dia tidak paham mengenai akuntansi. Tidak memiliki pengetahuan, maka ia pura- pura didepan para akunting. Dia pusing tidak bisa membaca dan memahami dokumen. Maka dia meminta tolong seorang teman yang bekerja di Standar Cartered Bank.

Tetapi dia tetap tidak paham. Hingga Riady memutuskan mengaku kepada Andi Gappa. Tentu ia sangat terkejut mendengar ucapan Riady. Anehnya Andi tidak marah malah menyuruh bekerja ulang. Riady diminta bekerja dari bawah, dari menjadi kliring, cash, checking account.

Dalam sebulan Riady mengerti proses bekerja bank. Dia paham pembukuan. Kemudian lewat seorang guru yang dibayar gajinya, dia mengerti akuntansi. Mulailah Riady bekerja layaknya Direktur Utama dan berhasil.

Tempo setahun Bank Kemakmuran naik drastis. Mereka dipercaya dan tumbuh pesat. Riady lantas pindah ke Bank Buana pada 1964. Dia pindah Bank Buana, dan pada 1971, pindah ke Bank Panin yang merupakan gabungan Bank Kemakmuran, Bank Industri Jaya, dan Bank Industri Dagang Indonesia.
 
Bertahun- tahun, Lippo menjalankan berbagai bisnis dari perbankan (simpanan, investasi, pengamanan, asuransi, menejemen aset, dan pendanaan), properti (kota satelit, perumahan, condo, pusat perbelanjaan, gedung perkantoran, dan pusat perindustrian), dan infrastruktur (kelistrikan, produksi gas, jalan, sanitasi, dan komunikasi).

Bisnisnya itu berpusat di Hong Kong, dan dikendalikan langsung oleh sang putra, Stephen Riady. Bank Lippo merupakan bank swasta terbesar ke- 9 di Indonesia berdasarkan jumlah asetnya. Bank yang distabilkan pada 1948, dan dikendalikan langsung oleh Mochtar Riady dibawah bendera Lippo Group.

Pemerintah pernah menjual asetnya di bank tersebut guna menutupi defisit keuangan. Pemerintah Indonesia juga mengeluarkan kebijakan bail- out ketika krisis ekonomi di Asia, mengganti nilai sekitar Rp.450 miliar. Swissasia Global membeli 52,1 persen saham milik Bank Lippo pada Februari 2004.

Mereka membelinya dari Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN), dimana nilainya di sekitar angka $140 juta. BPPN mengambil alih Lippo dari keluarga Riady setelah menggelontorkan dana penyelamatan di 1999.

Keluarga Riady masih lah memegang saham Lippo, tapi hanya mendapatkan saham minoritas. Meski saham minoritas, keluarga Riady memegang kendali keputusan di Lippo. Salah satu bisnisnya, mall Matahari pusat perbelanjaan terbesar yang memiliki cabang di penjuru Indonesia.

Pusat perbelanjaan ini memiliki 116 gedung, dan fokus pada penjualan aneka fasion. CVC membeli saham Matahari senilai 80% di April 2010, atau senilai $770 juta dari keluarga Riady masih menjadi pemilik semua saham.

Bisnis lainya yaitu Lippo Karawaci, melalui PT. Lippo Karawaci Tbk. memiliki visi membangun kota satelit yang hijau dan layanan kelas satu. Satu dekade lebih, perusahaan ini telah sukses membangun namanya sebagai pengembang terbaik dengan merek yang mudah dikenal.

Melalui merjer delapan perusahaan sejenis tahun 2004. Ini membuat perusahaan memiliki visi lebih yaitu pengembangan kehidupan urban, retailer, hotel dan kenyamanan. Lippo Karawaci menjadi ikon properti terbesar dengan kapitalisasi besar, aset dan pendapatan tinggi, serta pengembangan unik dan terintegrasi.

Kedua putranya, James Riady adalah CEO untuk operasi perusahaannya di Indonesia. Sementara itu, Stephen Riady adalah CEO untuk operasi di Asia, khususnya di Hong Kong. Dengan segala macam bisnisnya, Mochtar Riady memiliki $2,2 miliar atau setara Rp.20, 9 triliun.

Itulah kisah pengusaha bangkir jenius asal Indonesia.

Biograf Hary Tanoe Pemilik RCTI Berbisnis Harus Matang

Biografi Pengusaha Hary Tanoesoedibjo  

   
bioharytanoe.png
 
Pemilik RCTI ini, lahir di Surabaya 26 September 1965, biografi Hary Tanoe bernama lengkap Hary Tanoesoedibjo. Dia berprinsip berbisnis harus matang dengan dan terencana. Pemilik gelar Master of Business Administration di Carleton University, yang mematangkan konsep sebelum memulai bisnis. 
 
Dia mulai masuk ke bisnis multimedia melalui PT. Bimantara Citra Tbk. Perusahaan yang didirikan oleh anak mantan Presiden Soeharto, Bambang Trihatmojo, menjadi sebuah langkah besar. Hary lalu mendirikan Bhakti Investama. 
 
Hary Tanoe kemudian membeli saham PT. Bimantara Citra, dan mengakuisisinya ketika perusahaan mengalami kesulitan keuangan.

Menggeluti Bisnis

 
Ayahnya adalah Ahmad Tanoesoedibjo seorang muslim yang taat, dan seorang pengusaha. Hary merupakan bungsu dari tiga bersaudara, kakaknya bernama Hartono Tanoesoedibjo dan Bambang Rudijanto Tanoesoedibjo. 
 
Seusai menamatkan pendidikan menengahnya di SMAK St.Louis Surabaya, ia melanjutkan pendidikan di Carleton University, Ottawa, Canada, dan mendapatkan gelar kehormatan (1988). Dia juga meneruskan Bisnis Administrasi di Ottawa University, Canada.

Hary menikah dengan Liliana Tanaja, dan memiliki lima orang anak yaitu Angela Herliani Tanoesoedibjo, Valencia Herliani Tanoesoedibjo, Jessica Herliani Tanoesoedibjo, Clarissa Herliani Tanoesoedibjo, dan Warren Haryputra Tanoesoedibjo.

Dia adalah pendiri, pemegang saham, dan CEO PT.Bhakti Investama.Tbk sejak 1989. Bhakti Investama bergerak di bidang bisnis menejemen investasi, yang membeli perusahaan, memperbaiki, dan kemudian menjualnya kembali. 
 
Perusahaan tersebut terdaftar di bursa efek sebagai perusahaan terbuka, dan seiring waktu menjadi lebih besar. Di masa krisis ekonomi pasca Orde Baru, ia banyak melakukan merger dan akuisisi.

Tahun 2000, Bhakti Investama mengambil alih sebagian saham dari PT. Bimantara Citra Tbk sedikit- demi sedikit. Setelah itu ia merubahnya jadi PT. Global Mediacom Tbk; ketika mayoritas saham telah dimiliki. 
 
Sejak saat itu, Hary kemudian diketahui telah masuk lebih dalam ke bisnis media dan telekomunikasi. Ia menjadi President Direktur Global Mediacom sejak 2002. 
 
Selain itu, sejak itu, Hary tercatat menjadi President Direktur PT. Media Nusantara Citra (MNC) dan  PT. Rajawali Citra Televisi Indonesia (RCTI) sejak tahun 2008, komisaris di PT. Mobile-8 Telecom Tbk, Indovision dan beberapa perusahaan lain dibawah bendera perusahaan grup Bhakti Investama dan Global Mediacom.

Ia secara langsung memiliki tiga stasiun swasta (RCTI, MNCTV, dan GlobalTV), kemudian tumbuh terus mencangkup Triwijaya FM dan media cetak Harian Seputar Indonesia, mejalah ekonomi dan bisnis Trust, dan tabloid remaja Genie. 
 
Pada tahun 2005, perusahaan ini mendirikan beberapa usaha baru seperti Radio Dangdut TPI (sekarang Radio Dangdut Indonesia), Global Radio (Radio ARH), dan Women Radion (sekarang bernama V Radio). Global Mediacom juga pemilik majalah TRUST (Sindo Weekly), Ralita, dan Kiddy.

Yang terakhir, perusahaan mulai masuk ranah dunia maya dengan Okezone.com sebagai portal berita. Ia dikenal aktif di berbagai kegiatan meski bisnisnya menggurita. Hary tercatat menjadi bendahara KONI, menjadi salah satu pendiri partai sekaligus dewan pemebangan partai Nasdem. 
 
Biografi Hary Tanoe juga menjadi pembicara di berbagai seminar bisnis, menjadi dosen tamu di bidang keuangan, investasi, menejeman strategi. Pada 2011, Fobes mencatatnya dalam urutan ke 22 orang terkayan di Indonesia dan memiliki kekayaan $.1,19 juta.

Hary selalu mengatakan ingin menjadi pengusaha semenjak awal dan fokus akan tujuan itu. Dia berpendapat tujuan haru diikuti oleh disiplin dan fokus. 
 
"Saya dari dulu ingin jadi entrepreneur, dan untuk mencapai tujuan itu, saya terus fokus dan disiplin, anda juga bisa melakukan itu," ucapnya. Kunci sukses baginya adalah fokus dengan apa yang ingin dicapai. Jangan menyerah akan kegagalan, karena sukses itu tidak instan, sukses itu butuh proses.

Entri yang Diunggulkan

Biografi Jack Ma Orang Terkaya China Alibaba