Steak Bandeng Sidoarjo Inovasi Wirausaha

Profil Pengusaha Muhammad Ali

 

steakbandeng.png
 

Inovasi wirausaha berikut mungkin dapat kamu kembangkan. Steak bandeng Sidoarjo tidak kalah enak dibanding bandeng asap. Beragam olahan terus dikembangkan mensuport Sidoarjo. Bagaimana membuat kota tersebut menjadi salah satu destinasi wisata kuliner.


Ratusan hektar tambak bandeng di Kabupaten Sidoarjo dari Utara, sampai perbatasan Kota Surabaya, sampai selatan Kabupaten Pasuruan. Ikan bandeng memang khasnya Sidoarjo. Diolah menjadi aneka makanan dan olahan seperti otak- otak bandeng, kerupuk, bandeng asap, bandeng bakar, dan lain- lain.


Untung Steak Bandeng


Rasa gurih ikan bandeng enak dijadikan lauk. Kamu bisa makan siang hari atau malam hari siap. Sudah jadi kewajarah daerah Sidoarjo berjejer rumah makan bandeng. Mereka utamanya menawarkan bandeng dibakar. Namun satu tempat menawarkan berbeda tidak dibakar maupun digoreng.


Mereka menawarkan bandeng disteak. Usaha bernama Rumah Makan Asap- Asap. Pemiliknya adalah Muhammad Ali (39), pemilik rumah makan yang menawarkan ide masakan steak bandeng. Beda dari usaha lainnya sejenis dia memanfaatkan bandeng yang berlimpah ruah.


Monton kalau cuma dimasak begitu- begitu saja. Pak Ali menciptakan varian olahan bandeng. "Sudah bosa dengan digoreng atau dibakar maka saya buat steak," terang Ali kepada Detik.com. Ikan yang dipilih ukuran 200- 300 gram. Ikan dipasok dari Kalanganyar Sedati yang dikirim sudah tanpa duri.


Bumbunya gampang tinggal ikan direndam air campuran kunyit, bawang putih, kemiri dan bawang. Ia tidak lupa jeruk nipis untuk mengurangi aroma ikan. Goreng setengah matang. Taruh di atas hotplate hingga matang, disajikan layaknya beefsteak.


Satu ekor bandeng dibelah membujur tanpa duri. Diatasnya ditaruh setup wortel, jagung manis, dan buncis. Saus kental kecoklatan seperti beefsteak disajikan wadah terpisah. Empuk gurihnya ikan sudah terasa dalam gigitan pertama. Bagian luarnya sedikit gosong kering dan renyah terasa.


Dicelupkan saus steak kok makin enak dirasakan. Tidak kalah dibandingkan steak daging. Sausnya bile dicermati ternyat berbeda, rasanya gurih, manis, dan pedas beda. Pak Ali menjelaskan perbedaan dari sausnya. Itu merupakan perpaduan tiga saus, yakni saus barbeque, saus jamur dan saus panggang.


Animo masyarakat Sidoarjo ternyata lumayan besar. Pengusaha Ali mampu menjual antara 25- 35 porsi saban hari. Inovasi wirausaha ini laris sampai omzetnya banyak. Kalau orang datang pasti mau memesan ini dulu selain menu lainnya. Untung dia dapatkan perhari mencapai 5- 6 juta perhari.

Pemilik Bengkel Mr. Montir Kisah Pengusaha

Profil Pengusaha Davy Makimian

 
pemilikbengkel.png
 
Kisah pengusaha berikut spesialis berbisnis bengkel. Dia adalah pemilik bengke Mr. Montir. Namanya 
Davy Makimian, dan bisa dibilang merupakan jagonya montir. Ia adalah sosok dibalik bisnis PT. Techo Motor Indonesia. 
 
Tak banyak penulis bisa telusuri karirnya diliteratur online. Namun dia lah orang dibalik melajunya bisnis waralaba montir, Mr. Montir. Mengikuti tren berbisnis dengan cara diwaralabakan. Mr. Montir mempekerjakan orang dan mencetak montir- montir handal bersama Kementerian Tenaga Kerja.
 

Pengusaha Muda


Kenapa diwaralabakan? Alasannya, ialah Davy melihat bahwa pasar sepeda motor begitu besar di Indonesia ini. Sudah tujuha tahun berdiri, Mr. Montir didirikan pada November 2009, dan sudah ada 40 juta pengedara sepeda motor telah masuk. "Ini pangsa pasarnya menggiurkan," jelasnya. 
 
Dibawah bendera Capitol Group yang berpusat di Amerika, tapi tak akan seperti ini tanpa Davy Makimian. Uniknya Mr. Montir menyasar pasar kelas menengah bawah. Ide bisnisnya bengkel motor modern, yang masih bisa dijangkau oleh para pemilik kendaraan. 
 
Menggunakan sistem waralaba mampu maraup ceruk pasar yang luas. Dalam hitungannya adalah sekali servis dan ganti oli cuma Rp.60.000- 70.000, dimana itu dihitung untuk 30 juta sepeda motor, hasilnya bisa omzet Rp.1,8 triliun sampai Rp.2,1 triliun. Mr. Montir sendiri baru memiliki 7 gerai resemi seperti dikutip oleh Kontan. 
 
Dari ketujuhnya baru satu dimiliki oleh pewaralaba, jadi ini kesempatan buat kamu. Ketangguhan Davy mampu merangkul berbagai perusahaan besar. Sebut saja Pertaminan dan Shell yang mau bekerja bersama Mr. Montir dalam perjalannya. 
 
Melalui cara inilah ia bisa menawarkan segela produk pendukung motor kita semurah mungkin. Bahkan Mr. Montir mampu menjadi pemasok bengkel kecil di sekitarnya. Adapun selain servis atau ganti oli, dia menawarkan suku cadang, modifikasi, aksesoris, cuci dan salon.

Gerai- gerainya tersebar di Tangerang, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, dan Bogor. Dalam sebuah ekspo waralaba pada tahun 2010, Mr. Montir mampu meraup pewaralaba baru dengan sangat sukses. Bahkan mampu melampaui prediksi pria yang juga pemilik situs PegiPegi.com. 
 
Bahkan sudah menembus angka 400 gerai satu kali ekspo disaat itu. Kemudian setelah masuk aplikasi pihak Mr. Montir akan melakukan survei. Selepas itu para pewaralaba cukup mengkordinir atau mengatur jalannya bengkel motor kelas bengkel resmi. 
 
Pasalnya kamu tak perlu repot berpikir beli kemana oli dan lain- lain.  Mudahnya ini akan seperti waralaba Indomart atau Alfamart, menurut penulis. Tapi jika dihitung- hitung biaya waralabanya terhitung cukup mahal. 
 
Yakni bernilai Rp.199 juta, dimana kamu akan mendapatkan seragam, brand, lima bikelift, toolbox dan pegawai siap kerja. Investasi itu sudah termasuk furnitur, komputer, training selama dua minggu, dan juga pajak reklame. 
 
"Tapi, itu di luar biaya lokasi," ujarnya. Untuk lahan yang kamu sediakan yakni minimal ruko 4,5 meter X 15 meter atau lahan 80 m.

Bisnis travel


Beda di Techo Motor Indonesia, sosok Davy adalah baru dalam berbisnis travel, melalui situs PegiPegi.com mencoba sesuatu yang baru. Presiden Direktur perusahaan travel yang mencoba ceruk baru di Indonesia. 
 
Ini adalah perusahaan kerja sama dengan perusahaan asal Jepang. Adalah Recruit Co. Ltd, yang juga pemilik situs Jalan.net. Meski untuk Indonesia bisa dibilang tak cepat. Situs asal Jepang tersebut terbukti sukses meski bekerja keras.

Jalan.net sendiri paling banter menghasilan 100 pemesanan. Tapi berjalannya waktu serta masyarakat yang melek Internet, akhirnya, situs satu ini sukses merebut 80.000 sampai 100.000 pesanan. Itu setellah 12 tahun melalang buana, jika sekarang? 
 
Pastilah PegiPegi.com akan lebih sukses begitu kirannya apa yang dilihat oleh Davy. Pria kelahiran 23 Januari 1974 ini optimis akan pertumbuhan jasa travel. Situs booking hotel online ini didukung oleh teknologi asal Jepang.

Pengusaha situs layanan reservasi hotel masih mayakini akan pertumbuhan ekonomi di Indonesia. "Industri kreatif terkena cipratan order, karena traveling sudah menjadi gaya hidup masyarakat Indonesia," jelasnya ke Marketplus.co.id. 
 
Pengusaha muda bergelar Master di International Marketing dan International Bond dari University Australia lantas menjelaskan pentingnya promo. Yakni promo booking berupa booking point melalui situs miliknya PegiPegi.com. Inilah kelebihan situs travel online dibanding promosi standar.

Bahkan pihaknya menawarkan call canter 24 jam. Pemerintah sendiri tengah melirik prospek wisata lokalnya selain Bali tentunya. Inilah kesempatan berjalannya waktu dengan biaya lebih kecil, situs layanan booking online akan cepat tumbuh, sejalan pertumbuhan infrastruktur dan lain- lain. 
 
Bahkan menurut pengusaha yang sudah lama malang melintang ini: kelebihan bisnis travel adalah tidak akan ada matinya, meski masa sulit, orang butuh jalan- jalan kan.

Pengusaha Arie Mone Bisnis Aneka Waralaba

Profil Pengusaha Arie Mone


anekawaralaba.png
 
Bisnis aneka waralaba membuktikan wirausaha mudah. Pengusaha Arie Mone menjalankan apa yang diamati. Dia terpikirkan mengkapitalisasi waralaba. Arie tidak mengkapitalisasi satu melainkan sistem itu sendiri. Arie kemudian memperkenalkan usahanya dibawah bendera PT. Usaha Anak Bangsa.
 
 
Nah, inilah yang dilakukan oleh sosok Arie Mone, anak muda yang kami perkenalkan sebagai pendiri PT. Usaha Anak Bangsa. Usahanya? Seperti yang kami jelaskan sebelumnya adalah aktif menciptakan aneka waralaba unik. Nampaknya begini cukuplah berhasil berjalan.

Sistem Anaka Waralaba


Fokus bisnis Arie adalah aneka waralaba mudah, murah, dan meriah. Difokuskan pada usaha- usaha unik yang pasti diminati. Salah satunya, ialah produk yang baru- baru diluncurkan yakni Jagung Bakar Kaca. Yakni jagung bakar utuh berbonggol yang dibakar diatas kaca. 
 
Konsep pembakaran sendiri tanpa ada asap ataupun arang. Dari jagung bakar keju susu, keju pedas, adapula pedas barbeque dan rasa pizza. Dalam penjelasannya omzet bisnis ini bisa mencapai Rp.8.750.000.

Bisnis waralaba yang menggeliat membuatnya tertarik mengeksplornya. Usaha Model Franchise memang sedang naik daun. Kalau pilihan antara buka usaha sendiri atau gabung franchise, ya, paling enak ikut sistem ini karena tak perlu repot akan bahan baku, resep enak, atau cara penyajian. 
 
Tinggal bayar dan buka saja dan jaminannya brand itu sendiri. Arie menawarkan total sembilan jenis waralaba.

"Kami franchise bidang kuliner, tepatnya makanan dan minuman. Total brand kami ada sembilan produk usaha," jelasnya kepada SWA.co.id.

Unik- memang unik usaha pengusaha muda yang satu ini. Dibawah bendera Usaha Anak Bangsa: kamu bisa jadi pewaralaba D'Star Crepes, Jagung Cup Manise, Jagung Bakar Kaca, Mie Ayam Juragan, Bakso Solo Mas Edi, Orange Juice, Bubble Pink, dan Es Cendol 99. 
 
"Jadi cukup banyak variannya," imbuhnya.

Punya visi menyuguhkan aneka waralaba terbaik di dunia. Didirikan pada 2007, ia optimis mampu menyaingi bisnis- bisnis waralaba internasional. Ekonomi kerakyatan juga menjadi dasar bisnisnya. 
 
Untuk mensuport aneka warlaba dijelaskan oleh Arie bahwa usaha miliknya berstandarisasi ISO 9001:2008. Konsumen yang disasar adalah kelas menengah- kebawah. Sasarannya anak- anak sampai mahasiswa yang hobi jajan- jajan manja.


Punya harag murah tapi bukan dikonsep jadi murahan. Pengusaha Arie Mone menyebutkan jika kita gabung rata- rata usaha yang diwaralabakan akan bali satu setengah tahun. Ia menjelaskan sudah ada 300 gerai dibawah bendera brand perusahaanya. 
 
Ratusan gerai tersebar dari Sabang sampai Merauke. Pulau Jawa jadi yang terbanyak gerainya. Target selanjutnya adalah 500 gerai terangnya percaya diri.

Ketika ditanya tentang kesulitan membangun usaha sendiri. Ia percaya diri bahwa tidak ada kesulitan karena semuanya cuma mengalir saja. Masalah SDM jadi masalah klasik yang dikeluhkan oleh pengusaha muda yang satu ini. 
 
Akan tetapi semakin dijalankan, semakin menarik dan menantang untuk dijalankan oleh nya. Merintis usaha sendiri, awalnya, dia merogoh kocek sendiri yakni 4 juta rupiah.

Memang hobi makan cemilan yang mendasarinya membuka bisnis. Dikisahkan pada 2009 usahanya mulai berkembang lewat brand utama Rumah Jajan. Bisnis pertamanya jajanan bernama D'Crepes, yang kemudian ada lagi lainnya, masih dalam satu naungan yang sama yakni Rumah Jajan. 
 
Inilah bekal berdirinya usaha PT. Usaha Anak Bangsa. Arie juga selalu berinovasi dengan aneka kemitraan tambahan selain dari produk- produk utama diatas; ada cireng, teh, dan siomay.

Untuk waralaba berkonsep Rumah Jajan ada 12 jenis jajanan yang disuguhkan. Lebih banyak dari cuma ambil waralaba lain dari Usaha Anak Bangsa. Soal angka Arie menawarkan kisaran dua juta kebawah. Itu sudah termasuk aneka fasilitas lainnya. 
 
Bahkan ia rela menambahkan layanan berganda. Seperti halnya ia bisa ikut membantukan mendapat modal, konsultasi dan edukasi produknya. Menurut pakar Warlaba, yang dikutip dari Kontan, kamu perlu perhitungan:

"Calon mitra sebaiknya benar- benar memahami karakteristik pasar dan hitung bisnis hingga balik modal," terangnya.

Alamat

PT Usaha Anak Bangsa

Ruko Harapan Indah Blok FA No 7, Bekasi, Jawa Barat

Nomor telp: 021-26830000

Twitter: @UsahaAnakBangsa
            @ArieMone

Rahasia Bisnis Ibu Rumah Tangga Daun Singkong

Profil Pengusaha Atdje Herawati

 

rahasiabisnis.png
 

Daun singkong merupakan rahasia bisnis ibu rumah tangga ini. Namanya Atdje Herawati, menemukan daun singkong memiliki nilai jual tinggi. Dia merubah daun singkong menjadi makanan. Usaha camilan buatanya bernama dendeng daun singkong. 

 

Ketika ditemui di rumahnya, Perumahan Kraton Indah blok C-9 Kota Pasuruan, menceritakan awal mula usahanya daun singkong ini. Ide bermula kegemaran dia memasak. Terutama dia membuat aneka produk keripik. 

 

Bisnis Ibu Rumah Tangga

 

"Awalnya memang saya suka bikin kripik buah- buahan," jelasnya kepada pewarta Kompas.com

 

Atdje menceritakan suatu hari dia tengah menonton televisi. Melihat acara masak- memasak kesukaan ditayangkan.  Dia melihat chef televisi tengah mengolah daun singkong. Tetapi mengecewakan, biasa aja, pasalnya dia memasak daun singkong disayur biasa.


Dimasak umumnya hingga membosankan dilihat. "Saya melihat acara masak- masak di tv, dan melihat daun singkong hanya dimasak seperti itu- itu," cetusnya. Kemudian dia ingin mencoba memasak suatu berbeda. Ia mau mengolah daun singkong dimasak menjadi bentuk lain.


Kemudia dia membuat dendeng daun singkong. Pertama kali, dia menjajakan makanan tersebut ke para biksu Yayasan Budha dekat rumahnya. Ternyata mereka menyukai dendeng buatannya. Mendapatkan pujian membuat Atdje makin bersemangat.


Bermula Yayasa Budha memesan makanan kepada Atdje. Mereka butuh makanan vegetarian, bisanya dari tempe atau tahu tetapi sekarang beda. Atdje lantas diminta membuat sesuatu berbeda. Kebetulan Atdje tengah mempromosikan dendeng daun singkong. 

 

Ternyata mereka suka dan menggemari dendeng begini. Pesanan makin bertambah terutama berasal dari tetangga dekat rumah. Dia memberinya nama dendeng daun singkong. Bentuk benar menyerupai dendeng daging. Bumbu digunakan sama persis seperti dia membuat dendeng sapi.


Cara pembuatanya cukup mudah. Pertama, Atdje merebus daun singkong, kemudian diiris halus, lalu dikasih bumbu seperti dendeng daging, serta dicampur tepung tapioka dan telur. Setelah adonannya tercampur dilanjut direbus, ditipiskan, dan dijemur dibawah sinar matahari.


Setelah itu, dendeng daun singkong digoreng sampai mengering. Daun singkong 1 kg dapat diolah jadi dendeng seberat 700 gram. Dendeng singkong buatanya sudah  2 tahun dipasarkan di Pasuruan, hingga keluar Pasuruan, seperti Jakarta dan Lampung.


Ditanya berapa omzetnya ia enggan menyebutkan. Untuk sekarang dia mengantongi pendapatan Rp.2 juta perbulan. Ia lantas mencoba varian baru memakai cumi. Kemudian dia menambah varia pedas dan gurih sebagai original. Tiga tahun Atdje menjadi pengusaha sampai mendapat perhatian orang.


Rahasia bisnis ibu rumah tangga ini tertarik dipelajari sampai Australia. Dia diundang dalam rangka presentasi dari otoritas ketahanan pangan dunia. Selain dia membuat dendeng daun singkong, ternyata dia juga membuat nuget daun bakau.



Usaha Pengawetan Serangga Pengusaha Ribuan Dollar

 Profil Pengusaha Chatim Magfur


pengawetanserangga.png
 
Usaha pengawetan serangga bermula krisis moneter 1998. Bagi pengusaha ini hasilkan ribuan dollar tampak mimpi. Di masa tersebut ekonomi Indonesia hancur- hancuran. Beberapa pengusaha bertahan banyak gulung tikar. Tetapi pemuda ini malah menemukan peluang usaha luar biasa.
 
Dia salah satu pengusaha sukses berkat krisi. Dia bertahan terpaan badai krisis ekonomi, adalah dia Muchamad Chatim Magfur, seorang pengusaha muda agrari. Krisi moneter 98 tersebut mendorong dirinya berbisnis sendiri. Chatim awalnya sukses membangun penangkaran serangga. 
 

Usaha Pengawaten Serangga

 
Aneka kupu- kupu dan kumbang sukses ditangkarnya. Kemudian itu semua akan dijualnya hingga ke luar negeri, khususnya negara Jepang, Taiwan, dan Korea. Berjalan waktu usahanya merambah aneka produksi suvenir. Jenisnya bermacam- macam tak terbatas pada kupu- kupu awetan. 
 
Tak sebatas pada produk hiasan pigura berisi kumbang atau kupu- kupu. Satu fakta mengejutkan bahwasanya Indonesia sudah lama pada bisnis ini. Menurut sumber Kontan, disebut, sebagai negara dengan kekayaan sumber hayati serta alamnya ramah serangga. 
 
Indonesia tercatat menjadi salah satu sumber impor aneka jenis kupu- kupu dan serangga hidup. Akan tetapi, dalam perjalan, Chatim memilih aktif mengirim serangga berbentuk suvenir sendiri. 

"Awalnya dulu saya hanya main di serangga hidup untuk diekspor ke Jepang, banyak serangga yang mati, akhirnya kita buat suvenir," ujarnya kepada Detik.com. Sejak krisis moneter '98 itulah dirinya mulai aktif menjual aneka suvenir serangga awetan.

Dia menuturkan buat kamu yang mau berbisnis serangga. Kamu butuh surat ijin terlebih dahulu dari pihak terkait yakni Kementrian Kehutanan di bidang konservasi. 
 
Tujuannya agar produk  buatan kamu adalah serangga tangkaran dan yang dijual, meski jenis kupu- kupu atau serangga dilindungi, tapi merupakan hasil penangkaran. Berbeda binatang dilindungi lain khusus buat jenis serangga ada kemudanan dan pengecualian. 
 
Bisnis serangga awetan memudahan dibidang legalitas. Ingat, semua harus dari hasil penangkaran jika serangga dilindungi, tegasnya. Soal pasokan serangga dirinya mendapatkan dari sebuah penangkaran. Yakni sebuah penangkaran sendiri dari penangkaran kupu- kupu di Maros Sulawesi Selatan. 
 
Chatim mengaku kini dirinya fokus pada ekspor suvenir serangga daripada serangga hidup- hidup. Produknya setidaknya ada 16 macam, yang terdiri dari aneka serangga, seperti kupu- kupu, kumbang tanduk, capung, belalang, kalajengking dan lain- lain. 
 
Usaha pembuatan suvenir itu mampu meningkatkan pendapatannya 5x lipat. Melalui bendera usaha bernama Dahlia Insect Souvenir, yang bertempat di kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta, masih menatap berkahnya berbisnis serangga. 
 
Memulai bisnis sejak tahun '98 fokus usaha sebelumnya adalah menyediakan serangga untuk negara khawasan Asia Timur, khususnya dua negara besar seperti Jepang dan Korea. Meski sukses adapula kalanya usaha milik Chatim itu dilanda kesukaran. Contohnya ketika terjadi musibah Tsunami Aceh.

Dia melanjutkan kala itu, pada bulan Maret itu, ekspornya ke Negara Matahari Terbit harus rela turun drastis ke 25%. Untuk sementara satu- satunya pasar yang belum tembus adalah China. Harga serangga pigura dijual berkisar Rp.15.000 sampai Rp.3 juta. 
 
Menurutnya bulan Februari dan Juli merupakan masanya bagi Dahlia Insect mereguk panen. Di sisi lain, negara kawasan Asia Timur tengah musim panas. Pada masa itu banyak orang tengah berlibur dan tertarik membeli suvenirnya; klop!

Pengusaha Ribuan Dollar

 
Dalam sebulan Chatim telah mampu mengirim hingga 4 kali yang berbobot sampai 400 kg. Omzetnya pada bulan- bulan Februari sampai bulan Juli dijelaskannya bisa mencapai angka 500 juta. Sementara pada bulan lainnya rata- rata omzetnya mencapai Rp.70 juta sampai Rp.80 juta saja. 
 
Dirinya sendiri tak bekerja sendiri. Dibantu oleh kelompok penangkar kupu- kupu yang tersebar di seluru Indonesia; ia mampu memenuhi permintaan. Para penangkar itu tersebar di Jawa Barat, Bengkulu, dan Sulawesi Selatan. 
 
Jenis kupu- kupu yang digemari sebagai souvenir adalah jenis swallowtail (Papilio Ulyses). Kupu- kupu itu banyak ditemui di kawasan Indonesia Timur. Banyaknya penangkar dan jumlah kupu- kupu yang sukses ditangkar membuatnya optimis bisnisnya akan berjalan lama.
 
Menurutnya, menariknya bisnis suvenir serangga ada pada produknya. Selain itu juga belum banyak yang ikut bermain, sehingga pasarnya masih luas. "Memang kalau kita tak ngerti kita tak bisa jualan," jelasnya. Tapi semuanya bisa dipejari. 
 
Memang itu juga berari kamu harus paham cabang keilmuannya. Utamanya yaitu tentang spesies serangga yang banya orang tidak tahu. Soal harga bisa berbeda jika produnya adalah kupu- kupu langka. Bisa saja dihargai mencapai ratusan juta rupiah. Chatim sendiri tetap menganut asas legalitas. Ia tak tergiur berbisnis kupu- kupu langka tanpa berasal dari penangkaran. 
 
Untuk pasar Eropa bahkan orang meminta sertifikat untuk kupu- kupunya. Ini dijelaskan olehnya menyangkut perjanjian internasional soal spesies serangga dilindungi. Meski sukses keluhan utama baginya adalah kurangnya pasar dalam negeri.

Khusus untuk orang- orang Jepang menurutnya kekuatan mereka adalah tradisi. Mereka hobi mengoleksi aneka kupu- kupu diawetkan. Beda dengan orang Indonesia tidak ada tradisi semacam itu. Dia bersama 12 karyawan biasanya panen pesanan ketika memasuki bulan Mei- Juli. 
 
Dia menyebut usahanya memang ada tergantung permintaan pasar. Untuk memproduksi kunci berhias serangga diproduksi sampai 1000- 2000 unit per- bulan. Dia mengingatkan bahwa permintaan ekspor itu tidak tetap.

Jika ada maka bisa sampai ratusan buah bisa diekspor. Disisi lain, ia fokus pada pengembangan usaha untuk suvenir gantungan kunci. Bisnis satu ini bisa dibilang stabil dibanding luar negeri. Tentu hasilnya untuk pasaran lokal tak se- wah permintaan pasar luar negeri.

Entri yang Diunggulkan

Biografi Jack Ma Orang Terkaya China Alibaba