Perpustakaan pengusaha berisi 1000 profil dan biografi pengusaha sukses. Baca, pelajari, tiru dan kembangkan bisnis kamu sendiri. Gratis!
Ide Bisnis Bumbu Kentucky Pengusaha dan Guru Memasak
Profil Pengusaha Budi Sutrisno
Pengusaha dan Guru Memasak
Bisnis Tidak Sengaja Kotak Seserahan Pernikahan
Profil Pengusaha Iswara Dhani Widyawati
Bisnis tidak sengaja memang sering terjadi. Seperti Iswara Dhani Widyawati, yang berbisnis seserahan pernikahan karena peluang. Dia memang dikenal menyukai kerajinan tangan. Dikenal pandai, Iswara baru menemukan peluangnya ketika seorang teman menikah.
Sahabatnya meminta Iswara membantu urusan pernikahan. Ia ditugasi membuat hantaran. Wanita terampil yang langsung setuju. Walau dia tidak memiliki pengalaman serius membuat kerajinan. Pintar tetapi dia tidak menekuni keseharian.
Bisnis Tak Sengaja
Alhasil Iswara mencari tau melalui YouTube caranya. Belajar dia melalui internet cara membuat hantaran bermaterial kayu. "Kebetulan dari kecil suka craft, ya udah minta tolong dibikinin, terus akhirnya ya keterusan bikin kota sendiri," jelas sang pengusaha muda kepada Detik.com
Berbekal YouTube dia belajar membuat kotak seserahan pernikahan. Uniknya dia memanfatkan bahan baku daur ulang. Jadi seserahan setelah selesai tidak dibuang begitu saja. Dia membuatkan satu, eh teman- teman lainnya mau dibuatkan, maka terus bisnis tidak sengaja berlanjut.
Dari sini dia memulai usaha berkonsep sewa kotak seserahan. Usaha bernama Box Hantaranku, yang mampu mengantongi omzet puluhan juta rupiah. Ini terhitung masih usaha baru karena dirintis sejak 2019 lalu.
Awal dia membuka usahanya bermodalkan delapan kotak. Modal usaha dihasilkan lewat bekerja part- time sembari kuliah. Kotak seserahan tersebut terbuat dari bahan bayu, dan penutupnya terbuat dari bahan akrilik.
Modalnya Rp.450 ribu sampai Rp.500 ribuan. Lalu, hiasanya dia merogoh kocek Rp.1 jutaan. Secara kasar dia mengeluarkan modal sampai Rp.5 jutaan. Mula- mula usahanya berkembang akibat orang- orang sekitarnya.
Mereka memberikan rekomendasi ke orang lain. Kemudian ia memanfaatkan Instagram Ads, jaringan wedding organization (WO), dan eCommerce khusus melayani pernikahan. Produk Iswara berkembang beraneka harga buat disewa.
Ambil contoh sewa kotak Rp.60- 80 ribu perkotak, kotak wadah cincin perhiasan Rp.50- 80 ribu, dan welcome sign Rp.150 ribu. Selain jasa sewa, dia juga menerima pesanan jual kotak mahar seharga Rp.380.000 sampai sejuta.
Baru berjalan tiga tahun usahanya terbilang moncer lancar. Ia mampu mengantongi omzet Rp.11 juta bila bukan musim nikahan. Begitu masuk dia mampu kantongi Rp.18- Rp.20 juta. Bisnis kotaknya dipasarkan melalui sosial media Instagram @box_hantaranjogja.
Rahasia Sukses Chairul Tanjung Membangun Bisnis
Artikel Bisnis Rahasia Chairul Tanjung
Ya, seorang CT, atau Chairul Tanjung pernah seperti kita berbisnis seadaanya.Dia bukanlah tipe orang yang berhenti dalam satu bisnis. Seperti halnya karir. CT melihat bisnis berjenjang, jika kamu ingin jadi manajer, belajarlah penjualan.
Pengusaha Tanpa Gelar
"Seorang pengusaha tidak boleh cengeng dan mudah menyerah," tegas Chairul Tanjung
Dia mampu melihat peluang apa yang ada didepannya. CT tak merengek mencari modal usaha. Buktinya dia memulai dari hal paling sepele, berjualan buku. Mulailah menjual apapun yang bisa dijadikan peluang.
"Kita kebanyaka makan mie instan, sehingga segala sesuatunya juga mau instan," ujarnya sembari bergurau.
Padahal baginya dia siap bekerja 18 jam untuk semua mimpinya. Mimpi yang bagi beberapa orang itu terasa berlebihan.
Kerja cerdas
Bekerja keras tanpa berpikir cerdas. Mustahil. Kamu adalah generasi entrepreneur, dimana bisnis itu ada di rencana kamu, bagaimana memulainya, dan apa yang ingin dicapai. Kamu harus berpikir cerdas atas apapun yang menjadi halangan.
Kerja Ikhlas
Ketika kamu bekerja keras dan cerdas, maka serahkan hasilnya pada waktu. Setelah apa yang telah kamu kerjakan secara optimal, maka selanjutnya keputusan yang Maha Kuasa.
"Syukuri apa yang kita miliki, jangan pernah berburuk sangka terhadap kuasa-Nya, maka Allah akan menambahkan segala nikmat-Nya kepada kita," pesan Chairul Tanjung.
Ia selalu berpesan kepada setiap pengusaha untuk terus mensyukuri keberhasilan yang mereka dapatkan hari ini.
Jualan Burger di Tik Tok Viral Pengusaha Kembar
Profil Pengusaha Dzaky dan Naufal Rahim
Pengusaha kembar begitu kita melihat kedua pemuda ini. Mereka berhasil jualan di Tik Tok viral. Berkat kekembaran mereka serta keuletan. Bisnis mereka menjadi dikenal dan mampu menaikan penjualan. Dulu orang bilang Tik Tok tidak berguna tetapi tidak.
Tergantung orang bisa memanfaatkan media tersebut. Pengusaha kembar bernama Dzaky Muhammad Abdullah Rahim dan Naufal Muhammad Abdullah Rahim. Usia mereka masih 19 tahunan, tidak gagap teknologi terutama sosial media.
Bisnis Burger Chill
Dzaki menjelaskan mereka memang senang wirausaha. Udah usaha ketika masih sekolah menengah. Ia dan kembarannya ketika SMA, sudah jualan jajan seharga Rp.2 ribuan. "Awalnya gara- gara pengin mandiri aja, enggak mau ngerepotin orang tua," jelasnya.
"Pengin beli HP pake uang sendiri," Dzaki menjelaskan kepada Detik.com. Maka mereka berjualan aneka makanan ringan di kelas. Mereka menjadi reseller aneka makanan ringan, susu murni dan nasi kotak.
Mereka jualan aneka makanan. Ketika mereka naik kelas 12 SMA bertepatan pandemi. Covid 19 telah memaksa mereka belajar melalui daring. Belajar di rumah menghalangi mereka berwirausaha. Mereka tak dibolehkan berjualan diluar rumah.
Mereka tidak mau menyerah menjadi pengusaha muda. Si kembar memutar otak bahkan bertekad buat mendirikan brand sendiri. Salut. Mereka ingin lebih serius berusaha. Pertama mereka mau membuat brand keripik singkong, terus bola ubi, tetapi gagal.
Kemudian mereka memiliki ide ketika melihat roti mama. Roti coklat bikinan mama memang lezat dan mungkin menghasilkan. Tetapi mereka gagal menaikan roti isi coklat, alih- alih menyerah mereka coba membuat roti isi daging.
"Kami suka banget roti coklat dan keju buatan mamah. Cuma Naufal bilang jangan di situ karena harganya enggak bisa up, mending jualan roti yang isinya daging," terusnya.
Dari sanalah mereka menemukan ide membuat burger. Roti isi daging kemudian dinamai Burger Chill. Mereka membuat burger isi daging ayam pada 14 Juni 2020. Burger Chill merupakan chicken burger ukuran kecil. Mini burger memenuhi kriteria makanan orang Indonesia.
Dimana orang kita tidak melihat burger makanan pokok. Kita hanya menjadikan burger camilan. Oleh karena itu burger ukuran kecil dinilai pas. Awal mereka memulai usaha berbekal pre- order. Dua kakak beradik tersebut hampir tanpa modal.
"Nggak ada modal sama sekali, kan open order. Kita juga buatnya masih di dapur rumah," mereka lanjutkan. Begitu dibuka cuma mendapatkan pesanan dua. Itupun pemesan merupakan sahabat mereka.
Itu berjalan 2- 3 bulan cuma menghasilkan pesanan 5- 8 orang. Hampir tiga bulan macet, pesanan sangat sedikit itupun datang dari teman- teman. Dzaky dan Naufal memutar otak menaikan penjualan segera. Itulah mengapa mereka memulai membuat konten Tik Tok.
Di Tik Tok memang tengah viral konten pamer sesuatu. Ada orang pamer mendapat motor atau mobil dari orang tuanya. Mereka ikutan membuat konten namun berbeda. Dzaky dan Naufal memberikan edukasi bukan pamer kekayaan.
Dalam kontennya menampilkan mereka meminta dibelikan kendaraan. Meniru konten anak muda minta dibelikan vespa orang tua. Eh, bukannya dikasih vespa, mereka malah dikasih uang buat modal usaha. Konten tersebut ternyata viral karena memberikan inspirasi.
Pengusaha kembar menginspirasi anak muda tidak cuma meminta. Anak muda harus mandiri buat menghasilkan uang sendiri. Ini sangat menginspirasi sampai pengikutnya melonjak 90 ribuan. Ternyata berdampak kepada bisnis Burger Chill juga loh.
Mereka mendapat banyak pesanan. Bahkan sehari mereka mendapat pesanan 80- 100. Pesanan yang tertinggi pernah mereka kerjakan 180 pesanan. Omzet mereka mencapai Rp.15- 20 juta perbulan.
Mereka kini dibantu delapan orang karyawan, 5 orang mengurusi produksi dan pesanan dan tiga orang mengurusi sosial media. Jualan burger di Tik Tok viral membawa mereka membuka cabang. Ada 5 gerai cabang akan dibuka secara offline.
Burger Chill juga melayani penjualan online. Bertambah besarnya usaha Burger Chill sampai butuh karyawan baru. Langsung 90 orang melamar menjadi karyawan mereka. Kedua kakak beradik tersebut tidak melupakan pendidikan.
Walau mereka tengah sukses bukan berarti berhenti kuliah. Keduanya tercatat sebagai mahasiswa di Universitad Padjajaran, Fakultas Perikanan. Sejak SMA mereka memang mau menjadi pengusaha bidang F&B.
"Nah kuliah pilih perikanan karena menurut kami potensi terbesar Indonesia ya perikanan. Kami pikir kenapa enggak menguasai satu bidang yang bisa kita pegang untuk bekal," tutup Dzaky.
Kisah Juragan Batik Pekalongan Merintis Usaha
Menjadi Juragan Batik
Lagi- lagi perusahaan tempatnya bekerja bangkrut. Dia lalu berjualan batik di Pasar Turi, Surabaya. Caranya dia mengambil stok baju batik yang menumpuk di gudang pakaian beberapa perusahaan di Surabaya. Ia baru menjualnya setelah mencucinya terlebih dahulu.
Memulai dari nol dia akhirnya menguasai bisnis batik baik hulu hingga hilir. Dia menjual batik- batiknya ke kota asalnya Surabaya. "Ternyata diterima pasar," tuturnya. Setelah memasuki tahun ketiga, tepatnya di tahun 2005 -an, Rusdi mulai memproduksi batik besar- besaran.