Membuat Situs Ecommerce Pengusaha Tokobagus

Profil Pengusaha Arnold Sebastian

 

pengusahatokobagus.png
 

Sang pengusaha Tokobagus.com atau sekarang dikenal OXL, bukanlah warga negara Indonesia melainkan turis asal Belanda. Sosok Arnold Sebastian layaknya pemuda asing lain, dimana pakaiannya kasual, kulit putih, dan berambut pirang.


Dia jauh dari bayangkan pendiri perusahaan miliaran rupiah. Segi pendidikan juga tidak begitu menterang dibanding pendiri Facebook. Arnold lulusan IT Madison University tahun 1999, dimana mendapatkan pekerjaan menjadi freelance programer.


Arnold dipekerjakan perusahaan menghasilkan Gulden. Lantas mengapa dia pindah ke Indonesia mengais rupiah. Dia bahkan capek- capek jatuh miskin demi website OXL.co.id kini. Pengusaha muda ini memang ambisius ingin mengikuti jejak pendiri Amazon.

 

Ambisis Pengusaha TokoBagus


"Amazon.com adalah karya luar biasa karena mempertemukan pembeli dan penjual tanpa dibatasi ruang," jelasnya. Ia nekat berangkat ke Amerika, namun malah terdampar di Indonesia, tepatnya malah tinggal di Surabaya.


Dia tetap berambisi dimanapun. Ketika berlibur ke Bali, dimana dia melepaskan lelah selepas mencoba "manguasai" Amerika. Arnold kepincut keindahan Pulau Dewasata. Dirinya nyaman sampai pikiran gila kembali merasuki. Dia ingin menciptakan Amazon -nya sendiri sekarang.


Ditambah Arnold mengamati Indonesia mulai berkembang. Jaman tersebut internet Indonesia mulai menggeliat. Kecepatan mungkin belum cepat namun menjanjikan pertumbuhan. Disisi lain, situs- situs populer belum merajai, beberapa nama terkenal seperti Kaskus tetapi belum cukup.


Arnold berkata,"bisnis online justru tidak banyak digarap di Indonesia". Ia melihat peluang bisnis begitu menganga. Pemuda tersebut langsung merombak rencana liburan. Semula beberapa bulan, tapi kini dia bertekat menetap lama sembari mendirikan Tokobagus.com ini.


Ia melakukan survei sederhana. Dan Arnold sepakat membangun mimpinya melalui Indonesia. Bisnis teknologi tersebut diberinya nama TokoBagus. Ia mengerjakannya di sebuah kontrakan, memiliki 3 orang karyawan.


Awal dia memperkenalkan TokoBagus, pengunjungnya sangat minimalis kecil. Di 2005 sampai 2006, pengunjung baru naik puluhan ribu, dan Arnold terus mengupdate situsnya semakin lebih baik. Pada 2007, usahanya meningkat semenjak memanfaatkan iklan setasiun dan radio, tetapi tidak banyak.


Justru pertumbuhan internet yang meningkatkan pendapatan. Beruntung Arnold memulai lebih dahulu dibanding lain. Tahun awal 2008, pengguna internet meningkat, sudah menyentuh 31 juta IP hingga terus bertambah.


Trend persaingan antar internet provider semakin membantunya. Makin banyak promosi dilakukan hingga makin banyak pengunjung. Tarif internet semakin rendah sampai makin banyak pengguna. Dia pun menyiapkan dana operasional sampai 5 tahun kedepan.


Arnold pun menargetkan tiga tahun menghasilkan pendapatan. TokoBagus.com berkonsep iklan baris dimana pembeli dan penjual bertemu. Produknya terus bertambah hingga spesial barang bekas. Inilah konsep yang membawanya lebih banyak dikunjungi.


TokoBagus menyediakan aneka elektronik, otomotif, rumah, peralatan rumah tangga, aneka jasa dan lowongan. Website hadir pertama di Bali, didirikan oleh Arnold Sebastian dan Remco Lupkerm yang mendapatkan pengunjung perharinya sejuta lebih sejak 20 Mei 2014.

 

Remco Lupkerm sendiri merupakan warga negara Belanda. Pengalamannya dalam dunia digital lebih banyak. Pindah setelah dirinya mendirikan Toko Bagus. Remco sempat mengerjakan Ambient Digital Indonesia. Dimana ia kerjakan selepas keluar dari perusahaan di Belanda, dan pindah ke Indonesia.


Usaha Ambient Digital Indonesia berfokus jaringan video iklan. Ia menjelaskan dua iklan berbeda: Iklan TV memberikan kesadaran akan dunia digita. Mengajarkan orang bahwa kita bisa membeli barang lewat Internet.


Tetapi ia menjelaskan penjualan akan datang melalui internet. Iklan internet memberikan pengunjung sekaligus konversi. Indonesia merupakan pasar baru membutuhkan didikan iklan. Kunci sukses situs digital ialah memanfaatkan segala jaringan beriklan aneka macam jalur.


Arnold berkata internet akan sangat membantu Indonesia. Negara luas kita membutuhkan internet untuk menghubungkan satu sama lain. Hasilnya 2,7 juta anggota yang bertransaksi setiap hari, dan punya angka transaksi miliaran rupiah.


Pengunjungnya 10 juta orang perhari membuka situs web tersebut. Bayangkan dibanding mall jaman sama cuma hasilkan 30 ribuan perhari. Walau begitu Arnold mengalami kesulitan ketika awal- awal membuka.


Statusnya sebagai warga negara asing menjadi momok. Tetapi ia meyakinkan bahwa mencintai negara kita ini. Arnold bahkan bangganya berbicara bahasa dengan lancar. Mengapa dia berhasil kembangkan situs web, padahal di jamannya situs mulai bermunculan menjadi penggagas.


Ia melihat kebanyakan web menawarkan duduk dan diam. Padahal orang dapat bertransaksi lewat situs web mereka. Ketidak jelasan website pada masanya dimanfaatkan Arnold. Dia menciptkan ruang buat orang "keluar" mencari barang dimanapun.


Arnold juga belajar mengenai penampilan web. Bahwa orang harus melihat semua simple, dan good interfance atau tampilan ciamik layaknya situs trading. Kata pesimis merupakan kata pertama ia punyai ketika memulai. Dia wajib menang menghadapi resiko dan tantangan.


Ditambah dia melihat timnya bekerja keras. Mereka pun menggantungkan hidup keluarganya di tangan Arnold. Ia tidak punya waktu buat ragu. "Saya memang tidak bisa lepas dari pikiran- pikiran lain, 'nanti bagaimana kalau saya gagal'," ia mengenang.


Dia terus melangkah kedepan walau mungkin gagal. Banyak orang yang memandang sinis, bahwa ia akan gagal menghasilkan uang dari situs TokoBagus. "I don't care wath they think about me," sang pengusaha yakin.


Arnold pernah merasakan pengunjung sangat sedikit. Sampai iklan juga tidak mempan menaikan jumlah pengunjung. Dia sempat menelephon penjual, menawarkan sana- sini, pokoknya gimana biar orang mau memakai layanannya.


Bahkan ia menawarkan konsep gratisan. Tiga tahun berjuang, di tahun 2008, usahanya mendapatkan lirikan investor sampai terus berkembang terus. "Saya itu programmer dan lebih suka berlama- lama nongkrongin komputer," terang dia.


"Saya enggak bisa namanya public speaking. Untuk itu saya perlu patner dalam bisnis ini," ia yang kemudian mengajak sosok Remco Lupker.


Ia mulai belajar pula melalui Remco belajar public speaking. Dia akhirnya mengikuti aneka seminar buat menaikan kemampuan. Banyak dukungan sampai ia meyakini mampu menjadi techopreneur. Ia mengatakan menjadi entrepreneur di Eropa gila- gilaan.


Membuat Situs eCommerce


Gaji karyawan di Eropa mahal dan kompetitornya gila- gilaan. Sementara Indonesia masih memiliki banyak ruang tumbuh. Ia mengatakan bahwa situsnya sudah berjalan sejak 24 Oktober 2003, namun barulah di 2004 momentumnya tepat.


"Saya ini self employed. Selama 16 tahun saya enggak punya boss. Pertama kali saya ke Indonesia itu ya langsung ke Bali," jelasnya. Dia datang sebelum bom bali. Arnold langsung kepincut akan suasana Bali. Arnold berbisnis di Bali menawarkan jasa pembuatan website ke perusahaan.


Membuat usaha di Indonesia memang dikenal ribet. Apalagi buat bule seperti dirinya menyesuaikan birokrasi pasti ribet. Untung ia langsung bertemu pihak berwenang dan berhasil meyakinkan. 

 

"Saya ingin mereka tau bahwa apa yang saya kerjakan bersama ide- ide saya di Indonesia adalah sesuatu yang turut berkontribusi membangun negara Indonesia," Arnold meyakinkan.


Membangun TokoBagus merupakan perjalanan memperbaiki. Tiap kekurangan akan diperbaiki lebih baik ke depan. Kita bisa melihat banyak perubahan besar di tokobagus.com. Arnold pun memindahkan kantor pusatnya ke Jakarta.


Tujuannya tentu agar lebih dekat ke pelanggan. Ia menjelaskan pula bahwa Jakarta merupakan pusat SDM bagus. Di Bali, jumlah SDM sesuai kebutuhannya terbatas pada masa tersebut. Namun ia tak memungkiri orang Bali lebih kreatif.


Pengusaha Tokobagus semenjak kecil sudah mengenal komputer. Dia sudah diperkenalkan komputer oleh ayahnya. Dari sanalah dia kenalan dengan dunia programming ini. Orang banyak kepikiran kalau ahli programming merupakan orang enggak cool.


Pas di SMA, kalau orang senang bermain komputer, teman akan berkata bahwa orang tersebut nerd atau uncool. Dengan manajeman dan infrastruktur mumpuni meyakinkan. Arnold meyakini akan jadi situs eCommerce nomor satu.


"Saya itu orangnya enggak bisa diam, selalu punya hasrat menciptakan sesuatu yang baru," jelasnya. Ia terus mengembangkan Tokobagus, dan bersiap menciptakan sesuatu yang baru.


Bali merupakan tempat pertamanya tinggal. Arnold kepincut atmosfer tenang dan ramahnya. Ketika sudah di Jakarta, Arnold malah kembali tinggal di Bali. Dia kesulitan menemukan ide ketika usahanya telah berjaya. 

 

Dia kelelahan ketika bertemu orang banyak, melakukan banyak meeting dan lakukan ini- itu. Ia lalu kembali ke Bali dan menemukan traveling. Bisnis barunya adalah happyholiday.to, tujuannya memberi peningkatan maksimal jasa travel online.


Nama TokoBagus sendiri sudah tidak ada. Itu sudah digantikan OXL, yang mana merek jaringan toko online besar dunia milik Naspers. OXL memiliki cabang sampai di 206 negara. Grup OXL sendiri merupakan investor TokoBagus yang bernilai 30- 40 juta dollar.

Penulis Penjual Mie Ayam Kisah Wirausaha

Profil Pengusaha Aveus Har

 
 
Kisah wirausaha penulis penjual mie ayam.  Siapa sangka di sebuah warung mie ayam, di pinggir Jalan Patimura, Wiradesa, Pekalongan, ada sosok penulis novel hebat. Di warung kecil berukuran 4x4 meter, sore itu tak ada kesibukan jual- beli. Yang ada hanya sosok sang penjual mie ayam dan dialah. 
 
Mas Harso, pemilik warung mie ayam sekaligus penulis novel yang kita tengah bicarakan. Ketika ditemui di waktu senggang, pria ini tengah sibuk sendiri mengetik- ketik ponselnya. Bukan mengetik pesan singkat atau berchatting ria, dia sibuk mengetik novel, hebat.
 

Penulis dan Penjual Mie Ayam


Tidak ada yang tau bahwa dirinya ialah seorang penulis novel. Ia bisa dibilang cukup produktif meski disela- sela berbisnis mie ayam. Harso tercatat sudah menghasilkan 7 judul novel: 6 novel sudah dicetak dan satu lagi masih dalam proses diterbitkan oleh salah satu penerbit besar. 
 
Karya lain ada cerpen- cerpen di surat kabar, majalah, dan juga antalogi bersama, yang jumlahnya tak terhitung.

 
Pria yang kini dikaruniai dua anak itu beberapa tahun yang lalu,  diberinya nama Aveus Har, yang mana dengan nama itu pulalah dia menuliskan karya- karyanya selama ini. 
 
Selain menulis sendiri, melalui wadah Komunitas Rumah Imaji, Aveus juga bersama rekan- rekannya memprakarsai penerbitan buku berjudul "Cikal: Bunga Rampai Sastra Remaja dan Pelajar Kab. Pekalongan", sebuah pencapaian yang luar biasa waktu itu. 
 
Mendengar bahwa selain menulis, kegiatan sehari-hari Aveus adalah berdagang mie ayam. Menambah kekaguman penulis artikel ini.

Menulis karya fiksi memang tak sepopuler karya ilmiah. Apalagi di kota kecil Pekalongan, tak bisa jadi satu tujuan katanya. Namun, dari sedikitnya, justru Aveus jadi sosok yang langka, menginspirasi semua orang tak terbatas di kota kecil Pekalongan. 
 
Di tempat ini iklim sastra dan literasi belumlah berkembang kala pertama ia menulis bahkan hingga sekarang mungkin. Disela- sela berjualan mie ayam, ia menulis apapun di kepalanya. Cara Aveus Har berhasil melahirkan karya-karyanya tidaklah "ngoyo" atau dipaksa- paksa, semua mengalir. 
 
Bahkan dia terlihat tetap semangat meski harus pindah dari tempat berjualannya semula. Ternyata tempatnya berjualan yang sekarang adalah tempat berjualan yang kedua. Meski ada masalah, toh, Aveus tetap menghasilkan karya lagi. Dimanapun tempatnya tak ada masalah soal inspirasi.

Warung yang sekarang ditempatinya adalah lokasi kedua, setelah lokasi yang pertama di pinggir jalan raya pantura dibangun lampu merah sehingga tidak memungkinkan untuk dijadikan tempat jualan. 
 
Di tempat itu pula, pengusaha mie ayam ini menghasilkan satu novel berjudul "Flawless Hope", yang bahkan berhasil memenangkan lomba. Ia memenangkan juara pertama lomba penulisan novel Bentang Populer bertema "Wanita dalam Cerita" disaat warungnya akan tergusur.

Kabarnya, Desember tahun ini, novel tersebut akan terbit jadi buku, yang nantinya akan berjudul "Sejujurnya Aku". Bagaimana bisa menulis jika dari jam 11 pagi sampai 8 malam dia berjualan. Rahasia menulisnya memang ada di ponselnya seperti yang diberitakan. 
 
Setiap hari, di sela menunggu pelanggan, dia menulis bab demi bab novelnya hanya berbeka; sebuah ponsel berfitur standar, yang kemudian disalinnya ke dalam komputer seusai warungnya tutup dan sebelum mempersiapkan kebutuhan jualan untuk hari berikutnya.

"Saya belajar menulis kira-kira sejak SMP, waktu itu di mading sekolah. Pertama kali karya dimuat adalah di majalah Ceria Remaja," kisah wirausahanya.

"Sayangnya, beberapa bulan setelah memuat karya itu, majalahnya berhenti terbit." Beruntung dia msih sempat menyimpan edisi majalah yang memuat karyanya tersebut, yang didapatnya dari seorang teman yang kebetulan penjual koran.
 
Dia juga sempat menunjukkan majalah itu kepada teman-temannya, sewajarnya penulis yang bangga karyanya berhasil dimuat di media massa. Itulah kisah pertama seorang Harso.

Kisah Wirausaha

 
Setelah itu, karya- karyanya mulai rajin terbit di beberapa majalah dan surat kabar, di antaranya, Aneka, Kawanku, Wow, Anita Cemerlang, dan lain-lain, yang sebagian besar majalahnya kini sudah berhenti terbit; juga di banyak antologi bersama. 
 
Mungkin banyak dari kita yang sering kali berdalih tidak punya waktu untuk menulis seharusnya belajar dari Aveus Har. Rutinitas sehari-harinya yang jauh dari dunia buku dan tulis- menulis tidak menjadi alasan baginya untuk berhenti.

Baginya, menulis adalah hasrat, obsesi, gairah, mimpi yang kesemuanya menyatu menjadi masakan lezat dan bergizi bagi kebahagiaan diri. Kebahagiaan yang ingin dibagikan kepada pembaca melalui karya-karyanya. 
 
Bahkan ada seorang pembawa acara berseloroh bahwa Harso sebenarnya bukan penjual mie ayam yang menjadi penulis novel. Lanjutnya bercanda menyebut Harso adalah penulis novel yang menyamar jadi penjual mie ayam untuk medapatkan cerita.

Buku- buku yang sudah diterbitkannya selain novel banyak: Ada kumpulan cerpen "Lintang", novel "Pangeran Langit", novel anak "Asibuka! Mantra Rahasia', buku "Yuk Menulis Diary, Puisi, dan Cerita Fiksi" (keempatnya diterbitkan oleh Penerbit Andi). 
 
Dia menulis novel "Sorry That I Love You" dan novel "Roller Coaster Cinta" (yang kedua novelnya diterbitkan oleh Media Pressindo Group). 
 
Suatu saat, jika kamu berkesempatan bertandang ke warung mie ayamnya miliknya, barangkali setelah asik berbelanja batik di International Batik Center (IBC) Pekalongan yang memang tak jauh dari situ, sambil menikmati semangkuk Mie Ayam Mas Harso. 
 
Di sana kamu sekaligus bisa belajar tentang proses kreatif seorang penulis novel. Tidak mahal, cukup dengan Rp. 7.500 untuk semangkuk mie ayam dan segelas teh hangat, barangkali kamu akan memperoleh ilmu dan motivasi menulis.

Mau Usaha Banjir Orderan Coba Jualan Pot Tanaman

Profil Pengusaha Muhammad Burhanuddin

 

pengusahatembikar.png
 

Coba jualan pot tanaman dan lihat hasilnya. Mau usaha banjir orderan ketika pandemi cobalah. Lamanya pandemi Covid 19 membuat stress. Banyak orang kehilangan pekerjaan sampai tidak laku jualan. Namun beberapa sektor masih bertahan, bahkan menanjak berkat trend tanaman hias.


Salah satunya Muhammad Burhanudin (34), yang memiliki usaha kerajinan pot tanaman berbahan tanah liat. Workshopnya terletak di kawasan Desa Plumpungrejo, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar. Ia bertahan menjadi pengrajin tembikar sampai sekarang.


Total kenaikan omzet menanjak sampai 100%. Kenaikan omzet didukung trend gaya hidup masayarakat di masa pandemi. Orang kan diharuskan tinggal di rumah tanpa keluar. Mereka mulai melirik kegiatan buat bercocok tanam hingga memelihara tanaman.


Orang kan kini senang mengkoleksi tanaman hias. Mereka membutuhkan pot tanaman unik- unik. Dulu, beberapa motif jarang dilirk, kini pot bungan berbahan tanah liatnya begitu digemari. Burhan berakat bahwa pot gerabah sekarang diminati menjadi hiasan rumah.


Mau usaha banjir orderan maka buatlah tembikar tanah liat. Usahanya membuat pot tanah liat begitu laku keras. Burhan cukup menambahkan goresan motif atau garis sederhana. Kerajinan tembikar punya dua motif utama: Motif timbul dan tak timbul atau berupa lukisan ataupun gores.


Kebanyakan paling dicari motif gores karena semi- timbul. Walau tampak bermotif namun tidak berat dibandang. Goresen atau ukiran sederhana tersebut menambah elegan. Pot ukir dijualnya tentu tidak semahal tanamannya.


Namun tetap berharga karena memang proses pembuatan dan ukirnya rumit. Dari yang terendah dijual Rp.5000- 10.000 dan paling mahal Rp.1 juta. Yang mahalnya biasa berbentuk vas bunga besar atau berupa guci buat hiasan ruangan utama rumah.


Omzetnya normal Rp.25 juta, naik Rp.50- 70 juta selama pandemi Covid 19. "Soalnya kan booming tanaman hias, karena banyak di rumah aja," jelasnya kepada Detik.com. Coba jualan pot tanaman hasilkan lebih banyak penghasilan.


Tentu dia tidak cuma menjual pot karena banyak produk. Sudah puluhan tahun Desa Plumpungrejo jadi sentral tembikar. Banyak orang ngambil membeli atau menjual aneka produk. Terutamanya peralatan rumah tangga, seperti cobek dan kuali.


Burhan sendiri spesifikasi membuat pot tanaman. Dia pun sudah mengajak pengrajin lain membuat, bahwa jauh sebelum pandemi dia telah usahakan. Burhan terus berinovasi biar kerajinan tanah liat di Desa Plumpungrejo lestri.


Soal penjualan dia sudah memiliki reseller atau penyalur. Pembeli tidak cuma datang dari lokal, tapi sampai Maleng, Surabaya, Tulungagung, Kalimantan dan Bali. Terutama Bali tembikarnya mampu dijual sampai keluar negeri.


Burhan sendiri termasuk masih muda. Kebanyakan pengrajin sudah puluhan tahun dan sepuh. "Jadi in suatu kesempatan bagi masyarakat meningkatkan kreativitas juga untuk lebih berkembang lagi," ujar wirausahawan tersebut.

Mantan Manajer Hotel Sukses Berbisnis Donat

Profil Pengusaha Serene Tay

 

mantanmanajer.png
 

Pengusaha wanita asal Singapura bercerita sukses berbisnis donat. Wanita bernama Serene Tay adalah mantan manajer hotel. Pekerjaan utama Serene meliputing marketing dan pemasaran. Tepatnya dia kerja di Hotel Raffles City Center di Singapura.


Serena kemudian banting stir membuat donat. Dia memilih begitu karena bisnis keluarga. Diceritakan dari keluarganya ada usaha grosir. Mereka membeli donat pembuat roti buat dipasarkan. Target mereka ialah memasok ke tok- toko roti.


Tentu donatnya sudah bersertifikasi halal. Serene tumbuh dikeliling donat bertumpuk- tumpuk. Awal dia bekerja membantu admin, akuntansi, perencanaan, marketing dan SDM. Tentu dia ingin menyentuh donat alias memasak dong.


Bekerja dikelilingi donat dirinya memahami keinginan pembeli. Mereka suka yang empuk, seperti tekstur bantal. "...saya merasa donat buatan saya seperti bantal empuk ketika saya menggigitnya," ia menjelaskan. Terpenting adonan tidak boleh keras atau kaku.


Serene spesialis donat isi terutama berisi durian pengat. Ia memilih jenis donat jenis bombolini karena tidak mau bersaing. Serena memilih pasaran yang lebih menonjolkan isian. Donat pun digoreng pakai sedikit minyak sayur. Donatnya nampak kokoh dan padat, tetapi empuk layaknya bantal hotel.


Serene memiliki langkah istimewa: Ia memiliki saringan hingga mesin pengembang adonan. Tekstur dijamin lembut langsung mengembang ketika digoreng. Donat tersebut dijual perkotak berisi 8 buah. Isiannya dari durian, strawberry, chocolate ganache, passionfruit mango curd, dan matcha.

Desainer Gaun Pengantin Wirausaha Gladys Natalia

Profil Pengusaha Gladys Natalia

 
desainergaun.png
 
Perjalanan wirausaha Gladys Natalia semenjak berusia 15 tahun. Desainer gaun penganting yang tiap rancangannya senilai puluhan juta. Dan, diusianya ke 26 tahun, ia telah memiliki apa yang diimpikan beberapa gadis remaja. Dia memiliki karir cemerlang mendesain pakaian.
 
Pengusaha wanita, muda, cantik, dan karirnya yang cemerlang. Siapa dia? Tak banyak yang diketahui secara mendetail tentang kehidupan pribadi, tapi biarlah karyanya yang menjawab, mari kita telisik walau sedikit.
 

Perjalanan Karir Desainer


Desainer gaun pengantin bernam Gladysposa Brides berdiri 2012. Dia telah memiliki satu bukti bahwa desainer muda pun dapat sukses di bisnis bridal, dan bisnis pakaian wedding sekaligus. 
 
"A woman should have brain, beauty, and behavior and a passionate curious person, she’s doesn’t try to become a women of success, but become a woman with value", itulah kutipan yang selalu menjadi pegangannya. 

Yang dimiliki Gladys adalah bakat yang telah diasah sejak kecil. Awalnya, ia mengaku mendesain cuma untuk mengisi waktu sepulang sekolah. 
 
Lalu, seiring waktu, Gladys mulai mencintai desain, memilih untuk kursus desain dan dari sanalah ia fokus menekuni hingga kuliah di bidang fashion desain. Selepas dari Raffles Design Institute, Shanghai, dua tahun lalu dan kembali ke Indonesia, lima kali ditolak melamar kerja. 
 
Gladys tak berputus asa. Dari pertama kali mendirikan usaha, ia telah mencoba melamar pekerjaan hingga lima kali. Gladys mencoba melamar bekerja menjadi asisten desainer. Alasan mereka sih, tidak membutuhkan asisten baru. 
 
Tapi dia tahu betul bahwa asisten desain memang cocok- cocokan. Jadi akan sulit untuk ada lowongan baru yang tersedia. Karena tak ada pekerjaan selam satu tahun, daripada menganggur, akhirnya kursus macam- macam. Ya, dari kursus desain, kursus masak, dll.

Akhirnya ia memutuskan untuk memulai usaha sendiri. Usaha yang bernama Gladysposa ini resmi didirikan pada bulan Agustus 2012. Meski kedua orang tuanya lebih dari cukup untuk membantunya, itu tak cukup. 
 
Gladys ingin mandiri meski orang tuanya punya perusahaan otomotif di berbagai tempat di Indonesia. Dari merasakan susahnya cari pegawai lewat koran, mengatasi mereka dari nol, itu telah ia alami semua. Tapi menurutnya itu bukanlah masalah.

Namanya pengalaman pasti punya pembelajaran dibaliknya. Pengalaman pertama mengikut pameran ada di 1 exhibition di Ritz Carlton, ada sebuah bazaar wedding yang dia sengaja ikuti untuk memamerkan 6 baju dan dress kid saja, kurang lebih total ada 8 pieces. 
 
Ketika itu selain pakaian wedding, ia juga menyasar pasar anak- anak, ia memilih  desainer kids customed yang memang memang masih belum ada di Jakarta. Jadi marketnya masih sangat luas imbuhnya. Dan, ternyata memang benar, marketnya sangatlah bagus.

Ada tanggapan yang luar biasa. Usaha yang baru saja tumbuh itu pun sudah tumbuh lagi. Meskipun begitu, di belakang sebenarnya ada banyak lika- liku manajemen yang terjadi. "Orang tua saya adalah tipe orang yang tidak mengajari saya harus seperti apa. 
 
Nasihat mereka : saya harus nyebur kolam dulu. Sampai akhirnya tidak bisa keluar, baru mereka tarik saya ke luar. Jadi apapun yang saya kerjakan, saya sendiri yang cari solusinya," ungkapnya.

Dia lalu mempelajari dulu sistem manajemennya seperti apa. Buka-buka internet dan sebagainya. Nah, dalam setahun, lewat 2 bulan setelah ikut pameran itu, akhirnya ia mendapat mitra bisnis sekelas Ciputra World (Surabaya). 
 
Dia mengisi setiap acara mereka. Setiap kali billboard Ciputra World mendapat event, mereka pakai karya- karyanya. Misalnya saja tanggal 21 November 2012, ia memamerkan rancangan dia yang waktu itu bertemakan La Vie En Rose di Ciputra World Surabaya.

"Busana saya waktu itu terinspirasi dari keindahan bunga mawar dengan pilihan warna-warna pastel seperti putih, pink, atau biru. Walaupun ada pula warna tegas seperti merah," jelasnya.

Kemudian Gladysposa ikut acara MNC TV dan Fashion TV. Beberapa kali ia ikut fashion show di acara TV mereka selama selang waktu 6 bulan. Dan di bulan ke-7 dan ke-8, Gladys sudah mendapat fashion show di Pasific Place dan beberapa mall lainnya.
 

Wirausaha Muda

 
Awal tahun 2012, ia juga beberapa kali sudah mengadakan road fashion show tunggal sendiri di Ritz Carlton.

"Saya merasa sangat berterima kasih kepada Tuhan karena tidak sampai setahun, saya sudah bisa mendesain baju Miss World untuk September besok," tutur sang desainer gaun pengantin.

Ciri khas karyanya adalah semuanya pasti berhubungan dengan rose atau mawar. Kalau tidak bordirannya, siluetnya, atau apapun semua berhubungan dengan rose. Dan saya tidak pernah lepas dari itu karena saya pikir itu adalah signaturenya. 
 
Kalau nama caracter designnya "La vie en Rose," menampilkan keindahan, desire, love, beauty, romantic, dan sweet. Bahannya memakai bahan silk atau organza. Semuanya itu hasil karyanya adalah handmade.

Mengerjakan apa yang dicintai, yakin bahwa pekerjaan apa dilakukan akan membuatnya bersemangat tetap berkarya. "Choose a job you love, and you will never have to work a day in your life", kira- kira begitulah motonya. Kalo cuma passion belum tentu menguntungkan. 
 
Nampaknya Gladys tau ini, nyatanya bisnis di bidang fashion itu tak ada matinya. Menjadi kebutuhan mendasar manusia.

Di mata gadis cantik ini ada juga peluang bukan sekedar menjalankan pekerjaan yang hanya disenangi saja. Dalam bisnis fashion, khususnya untuk wedding, pembuatan setiap busananya tidak sesederhana seperti yang ada di bisnis fashion di bidang retail. 
 
Oleh karena itu, butuh sedikit waktu lebih untuk mengerjakan satu baju saja dimana proses pengerjaannya pun secara handmade. Selain itu, harus ada batas waktu yang ditetapkan olehnya sehingga dalam pengerjaannya tidak terburu-buru serta tidak mengecewakan klien.

Namun, setelah produk jadi harganya bisa tinggi, harga jual 1 wedding gown rata- rata mencapai Rp.50 juta keatas. Jadi sudah terbayang yang bisa dihasilkan gadis muda ini sepanjang karirnya.

Kini, Gladys pun siap menggarap pasar premium. Semua berkat kerja keras dan penghargaan yang telah ia dapatkan. Selain menjadi seorang bridal designer, kids designer, dan yang akan datang ia akan masuk ke lingerie designer juga. Untuk bridal saya juga buat shoes wedding. 
 
Gaun premiumnya akan dijual di pasaran berkisar Rp 50-80 jutaan per piece. Catatan aneka penghargaan putri pertama dari 2 bersaudara pasangan Sugiharto dan Linda Purnawan ini memang layak memasukan dirinya sebagai generasi usaha bridal bermasa depan cerah.

Portofolio tersebut di antaranya :

1. Pernah menangani event-event besar sekelas Miss World Fashion Designer, Miss Earth Fashion Designer, serta Harpers Bazaar Event di Ritz Carlton.

2. Sering berkolaborasi dengan MNC TV dan Ciputra World Surabaya untuk setiap event-eventnya.

3. Pernah membuat baju robotic pada saat berumur 18 tahun. Baju tersebut hanya berupa rok pesta, dimana di dalamnya terdapat tombol sehingga ketika ditekan, rok tersebut dapat terangkat menjadi sebuah rok pendek. 
 
Waktu itu, gadis kelahiran Surabaya 25 Desember 1988 ini mengambil tema Cultural  Futuristic, yakni perpaduan antara baju daerah dengan bayangan era beribu-ribu tahun mendatang dimana semuanya terbayang serba robotic yang canggih.

4. Mendapat award bergengsi pada saat berusia 19 tahun yaitu, “The Youngest Bridal Designer,” di sebuah event The Pallace Jewelery.

5. Awal Juli 2013, mendapatkan award 3rd Runner Up Miss Wirausaha Kreatif Indonesia tahun 2013. Dan sekarang mulai masuk ke dunia Kementerian untuk menjalankan tugasnya memajukan pembangunan Indonesia terutama sebagai ikon young enterpreneur.

Setiap orang pasti mengalami titik lelah atau titik jenuh dalam melakukan sesuatu hal secara terus menerus dan dalam jangka waktu yang lama pula. Tidak terkecuali seorang Gladys Natalia yang pernah merasakan frustasi dalam menjalankan bisnis di bidang fashion ini.

Saat ia berada dalam kondisi tersebut maka yang dilakukannya adalah menyendiri di ditempat yang tenang untuk berkontemplasi. 
 
Kemudian, ia akan akan memutar musik yang berirama jazz. Perlahan, dia pun mulai dapat masuk kedalam suasana yang nyaman sehingga muncul imajinasi- imajinasi yang menghasilkan ide baru untuk merancang suatu gaun atau busana.

"Saya ingin go international, terutama untuk lingerie, saya melihat pasar internasional itu lebih bagus daripada pasar Indonesia. Karena orang Indonesia masih cenderung menahan diri untuk membeli suatu lingerie buatan desainer sementara antusiasme pasar luar negeri terkait produk ini memang lebih tinggi."

Dalam menjalankan bisnis, seorang entrepreneur itu juga penting untuk menentukan GOAL dan vision. Set your goal, dan jadikan itu sebagai support dan ambisi saat kamu merasa putus asa dan kehilangan semangat. 
 
Dengan memiliki visin dan goal yang telah ditentukan maka perjalanan bisnis kamu akan semakin terarah dan akan lebih mudah dalam mengendalikannya.

Entri yang Diunggulkan

Biografi Jack Ma Orang Terkaya China Alibaba