Biografi Michael Dell Inspirasi Dunia Bisnis PC

Biografi Pengusaha Michael Dell 


biografi michael dell

Biografi Michael Dell, pengusaha kelahiran 23 Februari 1963, yang sudah sejak lama tertarik dengan teknologi dan gadget. Ia menikmati bagaimana mereka bekerja. Selain tertarik Dell kecil juga suka berbisnis. Ya, dia menyukai apapun jenis berbisnis teknologi dan gadget  tersebut.

Di umur 15 tahun, Dell akhirnya membeli komputer pertamanya, yaitu komputer buatan Apple. Dia dapat itu dari berbisnis sendiri. Ya, berawal komputer Apple itulah, dia yang kala itu hobi teknologi memutuskan membongkar Apple nya. Ia mencoba mencari tau bagaimana komputer itu bisa bekerja.

Dari kuliah, Micheal membangun komputernya sendiri dengan merek Dell komputer. Usaha bernama Dell itu meluncurkan revolusi PC (Personal Computer) tahun 1980, menciptakan Dell komputer yang diciptakan dari kamarnya yang gelap. Ia membangun PC di kamar asramanya di University of Texas.

Bisnis dari Kamar Tidur


Komputer Dell capat berkembang menjadi perusahaan super besar -Dell komputer. Lalu pada 1992, atau 8 tahun setelah perusahaan dibangun, Dell disebut CEO termuda dari 500 perusahaan terbaik Amerika. Dia bukanlah seseorang yang berbekat berbisnis, tetapi berkat kesukaanya ia berhasil.

Kesuksesannya bukan hal mengagetkan jika dilihat latar belakang orang tua. Ibunya adalah seorang pamain saham, sedangkan sang ayah adalah orthodontist, yang memaksa anaknya masuk ke dunia kesahatan. Dell kecil mewarisi kecerdasan keduanya tetapi tidak dengan passion -nya.

Dell muda justru tertarik labih awal di komputer dan bisnis. Yah, walaupun jika dilihat pemain saham dan doktor orthodontist, juga sama- sama berwirausaha. Pekerja keras, Dell remaja bekerja menjadi pembersih piring di restoran China, menyimpan uangnya untuk bisnis lebih besar.

Di umur 12 tahun, dia memiliki uang sendiri untuk mengasah ilmu komputernya. Dell belajar secara otodidak. Dia langsung mempraktikan kebiasaan mengotak- atik komputer. Dell lalu menjadi pebisnis langganan the Houston Post, tentunya melalui bisnis komputer merakit sendiri.

Ia mampu mengolah data, lalu menjadikan penghasilan $18.000, semuanya dalam satu tahun di awal sekolah menengah. Ketertarikan akan teknologi dan gadgetnya semakin tinggi. Di umur 15 tahun, seperti diceritakan diatas, Dell barulah bisa membeli komputer Apple pertamanya.

"Melalui rasa ingin tahu ini dan melihat peluang dengan cara baru yang kami petakan dalam jalannya Dell. Selalu ada kesempatan untuk membuat perbedaan."

Saat itu di kampus ketika ia menemukan bisnis teknologi akan meledak. Dunia PC masih begitu muda ketika Dell masuk, dan melihat tidak ada penawaran langsung ke orang. Masyarakat biasa harus melewati perantara serta korupsi panjang, hanya untuk mendapatkan teknologi terbaru.

Sang pengusaha muda mulai masuk lebih dalam. Perusahaan PC dell lalu memiliki ide sendiri, yakni penjualan langsung dan layanan purwa- rupa. Bermodal $1.000, Dell mulai berbisnis membangun perusahaan dari bawah, Dell Computer bukan sekedar berbisnis melainkan pelayanan.

Dia tidak hanya jago mesin komputer. Dell memiliki kemampuan marketing, ditambah harga yang murah. Tak lama kemudian dia telah menghasilkan ribuan dollar. Ia yang telah memiliki uang lebih banyak, Dell memutuskan memilih drop-out; melanjutkan bisnis PC diluar sana.

Bisnisnya berkembang pesat, hasilnya mengejutkan sampai $6 juta di tahun pertama. Selama tahun 2000, Dell telah menjadi miliarder dan perusahaan Dell Computer tersedia di 34 negara, dan telah memiliki lebih dari 35.000 pegawai tersebar di seluruh dunia.

Tahun berikutnya, ia telah melebihi Compaq komputer dari segi penjualan saja. Keseluruhan bisnis Dell Computer, penjualan komputernya mampu menjadi yang terbanyak selama 20 tahun. Perusahaan ini bahkan tercatat pernah mengalahkan bisnis kelas Titan yaitu Wal- Mart dan General Electric.

Cerita sang penemu Dell dituliskan dalam sebuah buku berjudul " Direct from Dell: Strategies That Revolutionized the Industry". Ini merupakan revolusi dibidang penjualan teknologi dan gadget. Dia pun tak berhenti berekspansi, salah satunya dengan mengakuisisi perusahaan perangkat lain.

Sejarah Perusahaan Komputer Dell


Mereka merupakan perusahaan multi nasional yang bermarkas di Round Rock Texas, United State. Dell telah menjual, mengembangkan, memperbaiki dan mensuport produk sejenis. Perusahaan Dell juga memberika servis purwar rupa terlengkap dibanding pesainya kala itu.

Produk laris manis membawa nama pemiliknya sebagai miliarder. Dell komputer memiliki tidak kurang 103.300 pekerja di seluruh dunia. Perusahaan Dell awalnya hanya menjual komputer kemudian mulai menjual software, server, penyimpanan data, kamera, mp3 player dan banyak lagi.

Dikenal pula menerapkan konsep penjualan "build to order", yang memberikan spesifikasi khusus bagi pembeli. Hingga beberapa tahun lalu, Dell hanya menjual hardware hingga akuisisi perusahaan Perot System, dan akhirnya perusahaan memilih masuk bisnis IT servis lebih lagi.

Akusisi yang menambah kemampuan perusahaan manangani masalah, seperti solusi bagi sistem dan isi komputer. Mereka labih paham kebutuhan komputer pembeli daripada siapa pun melalui sistem tersebut. Awalnya Dell adalah perusahaan privat milik Michael Dell, yang bernama PC's Limited,

Perusahaan yang dibangun ketika berkuliah di University of Texas at Austin. Berawal dari kamar asrama di kampus, yang berawal dari menjual komputer IBM PC Compatible. Dell kemudian drop- out, mengambil $300.000 modal kapital keluarga. Di 1985, akhirnya perusahaanya menjual produk pertama, sebuah komputer desain sendiri, the Turbo PC, kemdian dijual $795.

PC's Limited menempatkan dirinya manjadi bisnis langsung, menjual komputer berdasarkan pilihan dan dijual secara langsung. Perusahaan beromset kotor sekitar $75 juta di awal bisnis. Perusahaan merubah namanya menjadi Dell Computer Corporation di awal 1988 dan berekspansi secara global.

Di Juni 1988, nilai aset Dell berkembang dari $30 juta menjadi $80 juta, kemudian perusahaan mengeluarkan penawaran saham publik Juni 22, menghasilkan $3,5 juta saham dijual $8,50 per- saham.

Tahun 1999, Michael Dell menjual komputernya melalui Wal-Mart menambah penjualan senilai $128 juta. Tetapo, konsultan keuangan Dell, Kevin Rollins menyarankan Dell menarik keputusanya karena adanya kemungkinan kerugian jika dilakukan secara jangka panjang. Tahun 1999- 2000, Dell menikmati bisnisnya maju stabil berbagi pasar dengan para kompetitor.

Perusahaan Dell mendapat ranking 1 selama dua tahun, penghargaan sebagai perusahaan terbaik di teknikal suport dan tentunya pelayanan pelanggan. Di 1996, perusahaan mulai menjual PC melalui website, dan tahun 2001, mulai menjual televisi, handhelds, digital audio player, dan printers.

Dell mengakuisisi pertama kali  ConvergeNet Technologies, yang sekaligus melewati Compaq dari segi pabrikan PC di 1999. Tahun 2003, Dell merubah nama menjadi hanya Dell.Inc yang sebelumnya Dell Computer Corporation. Ini menunjukan keseriusan di bidang lain selain komputer.

Micheal Dell memutuskan keluar sebagai CEO di tahun 2005, meninggalkan posisi untuk Kevin Rollins, yang telah menjadi COO dan president sejak 2001. Dibawah Rollins, Dell tengah mencoba melepaskan pengaruh Microsoft dan Intel pada produk milik Dell di bisnis PC mandiri.

Selama waktu itu, ia mengamati prospek bisnis game PC, maka dia mengakuisisi Alienware, yang memperkenalkan produk baru di Dell. Untuk menghindari cross market, perusahaan memutuskan mengambil perusahaan Alienware sebagai ekuitas tersendiri, menjadi perusahaan dibawah Dell.Inc.

Itulah biografi Michael Dell yang melepaskan diri dari sistem. Ketika komputer dikuasai beberapa perusahaan komputer. Dell membuat perusahaanya sendiri membangun personal PC. Melalui analisa pasar yang tepat, dan kemampuan untuk beradaptasi membuat Dell Computer tetap bertahan.

Membuka Perusahaan Desain Interior Thoat Fauzi

Profil Pengusaha Thoat Fauzi


pengusaha arsitek joso


Nama Thoat Fauzi dikenal sebagai arsitektur muda berbakat. Ini terbukti dari usahanya yang bernama PT. Joso. Sebelum Wirausaha Muda Mandiri 2014, Fauzi telah aktif mengerjakan beberapa proyek. Ia juga menjadi penggagas Genesis Group, yang memfokuskan pada urban housing di kawasan padat.

Ia dikenal sebagai visioner soal desain rumah. Hafiz mempromosikan desain bagus untuk keperluan sosial. Dia juga seorang pengusaha yang memimpin perusahaan. Dia bersama timnya menangani masalah- masalah urban, seperti desain daur ulang, perumahaan layak huni, dan rumah murah bagus.

Pengusaha yang menerapkan bahwa kita semua boleh. Siapapun layak untuk mendapatkan rumah berinterior ciamik. Baik konsep non- konvensional karya Fauzi telah dibukukan.

Aneka proyek telah dikerjakan Fauzi dengan beberapa orang rekan. Ia menggagas PT. Joso untuk bisa memenuhi kebutuhan milenial dan umum. Penerapan ini dibuktikan dengan kemenangan mereka di ajang bergengsi. Mereka memenangkan proyek lomba desain untuk Masjid Kota Surakarta.

Tim Joso terdiri dari tiga orang termasuk Thoat Fauzi. Penjelasan mengenai desain masjid ini adalah modern. Merupakan konsep masjid masa kini sesuai dengan milenial. Namun tanpa menghilangkan fungsi utama. Tim arsitek dari Jakarta ini menjelaskan bukan desain 80 atau 90 -an, tetapi modern.

Menjadi arsitek merupakan harapan Fauzi sejak dulu. Selain aktif sebagai arsitek, dia juga penulis termasuk untuk beberapa website desain.

Tiga Hal Keliru Ketika Renovasi:

Renovasi dibutuhkan oleh setiap rumah untuk menyabut pristiwa. Termasuk ketika kamu akan punya keluarga baru, atau kamu sekedar ingin mempercantik ruangan. Ia menjelaskan terkadang kita ini keburu waktu. Maka terkadang terjadi kekeliruan untuk mengerjakan lantai, pengecatan, dan dinding.

Ia memberikan pembelajaran soal semen konvensional. Dalam hal pemasangan keramik lanta, ada baiknya jangan memakai campuran semen dan pasir manual. Hasilnya membuat keramik mudah untuk melompat atau pop- out, atau terangkat ke atas di beberapa bagian.

Ini karena masalah pengadukan yang tak merata. Merendam keramik dulu sebelum disemen juga ia permasalahkan. Ini akan membuat daya rekat adonan akan berkurang. Pengusaha dan arsitektur ini juga ikut mengkritisi mengenai takaran aduka yang tak cocok ukuran.

Thoat Fauzi memberikan saran penggunaan semen instan. Kandungannya meliputi semen, pasir, dan bahan aditif tambahan. Daya rekatnya juga maksimal untuk menempelkan keramik. Proses adukan dari semen instan ini juga mudah, pasalnya sesuai takaran tinggal tukang menambahkan air saja.

Pernah Bangkrut Pengusaha Jualan Pempek Kentang

Profil Pengusaha Indah Pratiwi


resep pempek kentang
 
Pernah bangkrut tidak membuat Indah Pratiwi menyerah berjuang. Pengusaha yang jualan pempek kentang, namun akhirnya ditolak masyarakat. Ia sempat mendapatkan dana hibah suatu ajang tetapi gagal. Dia bangkrut lantaran pempek kentang tak laku atau kalah dibanding pempek yang asli.

Tahun 2013, dia mendapatkan dana hibah Rp.3 juta untuk modal. Sayangnya, kebanyakan masyarakat berpikir bahwa pempek kentang itu keras. Apalagi kalau dikasih tepung tapioka pasti tak enak. Walau dia yakin bahwa pempeknya tidak keras dan enak, tetapi masyarakat terlanjut berpikir demikian.

"Semuanya hancur dan bangkrut, karena orang berpikiran mainstream pempek dicampur kentang dan tepung tapioka akan keras," ujar pengusaha muda ini.

Kentang memang memiliki nilai gizi baik, dari kadar lemak rendah dan menjaga gula darah. Tetapi ia butuh proses untuk berpromosi. Indah butuh waktu agar masyarakat mau mencoba.

"Butuh kerja keras untuk promosi dan menjelaskan kepada masyarakat," ia mengenang.

Ia mengenang perjuangannya memperkenalkan produk ini. Kepada Detik.com, Indah mengakui juga merasakan putus asa. Sempat jatuh terpuruk tetapi dia bangkit kembali. Bertahap wanita pengusaha kelahiran Februari 1991 ini, mulai melihat secercah harapan dari waktu yang dia sisihkan tersebut.

Indah tak lelah mengedukasi bahwa ini enak. Ia tetap jualan pempek kentang walaupun terus merugi. Hingga di tahun 2011, barulah masyarakat mulai nampak menerima pempek ini. Indah butuh setahun untuk pempek kentang. Produk ini yang kemudian diberinya nama Pempek Kentang Indah.

Pempek Kentang Indah sudah bisa diterima di hotel- hotel. Bahkan ia memasok untuk perusahaan katering. Indah bahkan telah memiliki dua outlet di Kota Palembang. Hingga sekarang Indah bisa mengantongi omzet Rp.50 juta.

Ia yakin melalui tujuh varian rasa pempek kentang, yakni pempek adaan, isi telur, kapal selam, lenjer, keriting, kulit dan tabok, bikinannya akan menguasai pasar di luar Pelembang. Indah pun menyabet juara ke- 2 Kategori Boga, Wirausaha Muda Mandiri 2014.

Indah berniat membuka waralaba sendiri. Bahkan target 1000 outlet telah dia pikirkan, tujuannya menjadikan ini sebagai oleh- oleh khas Palembang. Ia meyakini pempek kentang akan diterima orang- orang. Pengusaha muda Indah Pratiwi yakin bisa menjual di bandara dan mal kota- kota besar.

Bisnis Daur Ulang Kantung Semen Vania Santoso

Profil Pengusaha Vania Santoso


biografi vania santoso

Bermula dari kecintaanya akan lingkungan, Vania Santoso lalu menggagas bisnis daur ulang kantung semen. Ia menyulap sampah menjadi produk bernilai estetika tinggi. Melalui brand heySTARTIC, Vania membuat aneka tas, dompet, dan lain- lain, yang kesemuanya tak kalah dari produk branded.

Bila dilihat kamu tak akan menyangka bahwa ini terbuat dari sampah. Tanpa kita sadari bahwa bahan pembungkus ini akan mampu bernilai tinggi. Vania mampu mengantungi omzet Rp.50 juta per- bulan. Dia memulainya semenjak menjadi bagian dari komunitas pecinta lingkungan, AV Peduli.

Dia dan sang kakak menggagas AV Peduli di 2005. Adiknya, Agnes Santoso, yang mengajak Vania untuk bergabung. Kemudian dia terasah untuk memperhatikan lingkungan sekitar. Ia semakin merasa prihatin melihat tumpukan sampah, lalu apa yang ia bisa lakukan untuk mengatasi hal tersebut.
 

Limbah Semen Menjadi Berkah


Ia memikirkan ide untuk mengolah sampah. Vania berpikir caranya itu menjadi fashionable, dan bisa dipakai sehari- hari. Kantung semen kemudian dipilihnya untuk menciptakan produk. Seperti biasa ketika orang membangun rumah atau jalan, maka yang tertinggal ialah bungkus semennya.

Vania lalu mengambil produk tersebut untuk diolah. Ia mengatakan limbah ini lebih mudah dicari. Mungkin karena orang belum sadar bahwa ini juga sampah. Kebanyakan kan produk yang dipasarkan ialah hasil olahan sampah plastik.

Ternyata pilihan Vania tepat untuk mendaur ulang sampah ini. Selain sampah ini gampang dicari dan tidak juga banyak yang mencari, Vania melihat kertas tersebut memiliki tekstur unik. Daya tahannya juga telah teruji sebagai bungkus semen yang berat.

Vania mulai menguji hipotesisnya melalui banyak cara. Tahapan pertama dimulai dari membersihkan kantung. Ia kemudian mewarnai kantung semen tersebut. Lalu dia membuat pola sesuai yang telah didesain. Jika telah selesai, tahapan berikutnya ialah dia memberi pola dan kemudian menjahitnya.

Setelah dijahit ia tinggal memberikan pelapis finishing agar tahan air. Ia meyakinkan bahwa produk heySTARTIC bisa dipakai bernilai jual. Untuk memenuhi kebutuhan pesanan yang terus meningkat, dia mengajak ibu- ibu di sekitar rumahnya.

"Kami desain produknya, berkreasi, dan eksperimen," ujar pengusaha muda ini.

Ia menjual produknya dari Rp.80.000 sampai Rp.200.000. Bila produk diberi variasi kulit atau kain etnik, maka ia akan menjual sampai Rp.300.000. Vania mengatakan dalam sebulan heySTARTIC telah bisa menjual 100- 300 produk. Dia mengatakan perusahaanya mampu meraup omzet Rp.50 juta.

Produk heySTARTIC telah dijual sampai ke berbagai daerah, dari Mirota, Galeri Bandara Juanda Terminal 1, dan tempat pameran lain. Penjualan luar jawa ia menyerahkan ke pihak reseller. Dia juga kebanjiran order dari Belanda, Australia, Inggris, Amerik Serikat, dan Swedia.

Banyak kaum milenial berupaya menjadi pengusaha muda. Jika kamu juga mau menjaga lingkungan, maka tirulah Vania Santoso yang telah memberikan contoh. Untuk menunjukan keseriusan ia lalu membangun AV Peduli. Isu lingkungan sangat dianak tirikan dibandingkan permasalahan lain.

Padahal menurutnya ini juga bersangkutan dengan orang banyak. Bila lingkungan baik maka orang- orangnya akan sejahtera. Inspirasi itulah yang membawanya mencoba mencari sponsor ke mana- mana. Tujuannya untuk pengembangan lingkungan, mulai dari mengajar anak- anak dan fashion daur ulang.

Tetapi tidak mudah hingga mereka memutar otak untuk funding. Akhirnya kedua kaka beradik mulai mengikuti aneka perlombaan. Mereka lalu menang Lomba Lingkungan Internasional oleh Volvo Adventure di Sewedia. AV Peduli memenangkan Rp.145 juta untuk membiaya proyek mereka.

Walaupun nampak sampah kantung plastik lebih diutamakan. Taukah anda bahwa sampah ini juga mengandung plastik. Dari segi tekstur memang sampah kantung semen menyerupai kulit. "Ini kulit apa?" begitu ucapan orang pertama kali. Ia lalu mengajak mereka yang suka fashion dan lingkungan.

Ia berharap buat kamu yang ingin menjadi pengusaha: Jadilah mereka yang memberikan kegunaan bagi lingkungan. Jadilah pebisnis yang memikirkan keberlanjutan bukan keuntungan. Buat kita para konsumen, maka hendaknya menyadari, dan mulai melirik produk- produk daur ulang samacam ini.

Kisah Nyata Dewa Eka Prayoga Motivator Pengusaha

Biografi Dewa Eka Prayoga


biografi dewa eka prayoga
 
Beberapa orang meragukan kisah nyata Dewa Eka Prayoga. Sang motivator pengusaha ini senasib dengan motivator lain. Mereka meragukan apakah dia benar- benar punya keahlian. Ia membuktikan itu lewat artikel Jawa Post, yang memberitakan dirinya pernah merugi Rp.7,7 miliar di tahun 2015.

Ia dikenal aktif menjadi motivator untuk para pengusaha muda. Namanya juga selalu tranding di lini masa sosial media. Biografi Dewa Eka Prayoga pengusaha yang pernah bangkrut dan bangkit lagi. Pengusaha muda yang memiliki banyak usaha dulu. Dia punya bimbel, event organizer dan kuliner.

Bisnis bimbelnya saja mampu berekspansi ke bisnis- bisnis lain. Semenjak berkuliah, Dewa memang gemar berwirausaha, yang berawal dari mengajar bimbel lalu membelinya. Alumnus Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Bandung, yang memiliki total enam usaha dikala masa jayanya.

Sukses Tatapi Bangkrut


Bayangkan kamu bekerja keras sampai menghasilkan, tetapi bangkrut semalam. Diusia yang masih belia, Dewa mampu menghasilkan uang sendiri dan berinvestasi. Enam bisnis dijalankannya dengan berjalan lancar. Sampai dia kepincut berbisnis produk elektronik dengan seorang teman.

Hasilnya sangat menjajikan dikala itu. Bujuk rayu membawa Dewa semangat sampai mengajak orang bergabung. Bisnis ini berkonsep pengadaan barang elektronik untuk perusahaan. Sampai akhirnya itu cuma kebohongan belaka aliasa penipuan investasi bodong.

Temannya yang mengajak investasi kabur membawa uang. Alhasil Dewa lah yang menjadi sasaran para investor. "Orang taunya saya yang menjalankan, padahal saya juga korban," ucap pengusaha muda ini. Teror muncul dari para pemegang saham yang sukses direkrutnya.

Bahkan ada yang sampai mengancam, orang itu berkata akan membakar rumahnya jika tidak bisa mengembalikan. Pantaslah Dewa begitu putus asa bahkan sampai buntu pikiran. Bayangkan saja, dari keluarga pun tak mendukung, malahan mereka ikutan mencibir usaha yang dilakukan Dewa.

Kasus penipuan tersebut menyebar bak gelombang lautan. Bahkan sang ibu yang tak tau apa- apa, harus menerima konsekuensi menjadi bahan cibiran. Ia bahkan harus mengadakan Yasian untuk mendoakan Dewa, sembari mengklarifikasi bahwa putranya bukanlah seorang kriminal.

Namanya dicemarkan sebagai pelaku penipuan hingga miliaran rupiah."Nama saya tercemar. Sampai ibu saya di kampung perlu mengadakan Yasinan, sembari mengklarifikasi kejadian tersebut kepada para tetangga," dalam biografi Dewa Eka Prayoga.

Dewa dicibir keluarga besarnya yang menganggap ini kesialan. Sialnya karena Dewa telah menikahi wanita yang kini menjadi istrinya. Pristiwa penipuan ini terjadi tepat dua minggu selepas ia menikah. Suami dari Wiwin Supiah, menghabiskan tiga bulan untuk mengklarikasi kasusnya ke mana- mana.

Dia juga harus bolak- balik Mapolda Jabar untuk pemeriksaan kasusnya. Terpaksa Dewa juga harus menjual semua aset berharga. Satu per- satu usahanya dijual untuk mengganti uang investasi. Semua bisnis telah dijual, tak cukup segitu, sampai dia harus menjual mobil, dan tabungannya untuk berhaji.

Pengusaha Bangkrut dan Terpuruk

Semuanya diangkut sampai hanya menyisakan Rp.7 ribu di dompet. Itu uang satu- satunya yang masih tesisa. Dia sudah tidak punya banyak tabungan lagi. Rasa putus asa berkecamuk di dalam hati Dewa, sampai satu kesempatan mempertemukan dia dengan pengusaha Happy Trenggono.

Dewa terinspirasi kisah Happy yang bangkrut dan bangkit lagi. Kisah pengusah sawit dan alat berat itu begitu menyemangati.

"Saya anak tunggal. Tidak punya ayah. Saya juga memutuskan menikah muda. Ibu dan istri saya tak bekerja, kalau bukan saya siapa yang bekerja?"

Dewa seolah dibangunkan dari mimpi buruk yang beruntun. Ia menemukan secercah harapan. Hingga teman- teman menyarankan Dewa menulis sebuah buku. Bagaimana jika dia menuliskan semua kisah dari keberhasilan, sampai bagaimana dirinya ditipu ke dalam sebuah buku.

Inilah cikal bakal buku fenomenal berjudul "7 Kesalahan Fatal Pengusaha Pemula". Hanya butuh waktu dua bulan, terbitlah buku tersebut pada 2017 yang mana merupakan buku kedua. Yang pertama dia bercerita mengenai perjalanan sukses, dan yang kedua mengenai cara agar tak seperti dirinya.

Buku pertama diterbitkan oleh penerbit dan sukses besar. Yang kedua ia memutuskan untuk menulis indie, yang dijual melalui sistem pre- order dan dipasarkan melalui rekan sesama pengusaha. Ia cerita bahwa dari pre- order saja, sudah mampu membiayai semua biaya percetakan alias tanpa modal.

Buku tercetak empat kali yang terjuan empat juta eksemplar. Pria kelahiran 24 April 1991 ini, makin dikenal berkat buku keduanya itu, dan mulai dipanggil menjadi pembicara kewirausahaan. Dia makin sering dipanggil untuk mengisi seminar atau workshop bahkan sampai keluar kota.

Dari situlah ia melihat prospek bisnis percetakan untuk entrepreneurship. Alumni pondok pesantren yang terbiasa mandiri berwirausaha. Kisah nyata Dewa Eka Prayoga masih berlanjut lagi. Motivator pengusaha ini membuka penerbitan di Bandung, yang mengajak anak muda untuk berwirausaha.

Ia tak hanya mengajak tetapi memotivasi. Bahwa segala permasalahan akan menemukan jalannya, dan Dewa pun semakin bersemangat menulis. Dua bukunya masih laris manis, terus disusul oleh satu buku lagi, dan menerbitkan lagi, yang membahas dunia bisnis berdasarkan pengalaman real.

Walaupun harga dibandrol terbilang mahal yakni 250 ribu rupiah; bukunnya tetap laku. Dia tak cuma memberikan kisah pengalaman. Ia juga memberikan pandangannya mengenai tren bisnis. Buku- buku yang diterbitkannya dijual melalui reseller, dan tidak dijual diluar kecuali di toko yang ditunjuk!

Bukan cuma dirinya yang mereguk untung dari buku. Para reseller pun mampu mendapatkan uang dari berjualan. Bahkan nih dikatakan resellernya bisa sampai untung puluhan juta. Ini membuat Dewa dilirik menjadi business coach, yang kemudian menjadikannya sebagai konsultan bisnis juga.

Dia tak tinggal diam hanya berjualan. Dewa juga mengikuti sertifikasi sebagai konsultan resmi. Ada beberapa UKM yang berhasil dia bina. Mereka kebanyakan meminta tolong soal marketing bisnis. Ia mencontohkan restoran mie yang cukup terkenal di Jalan Progo, Surabaya, yang sukses dipegangnya.

Dewa mengakui tak memiliki pendidikan khusus. Bahkan jurusannya tak sesuai untuk menjadi coach bisnis. Tetapi ia memiliki pengalaman lama dalam berbisnis banyak. Prinsip kerjanya cuma ingin untuk membantu. Dewa ingin mengedukasi dan membawa manfaat bagi para pengusaha pemula.

Entri yang Diunggulkan

Biografi Jack Ma Orang Terkaya China Alibaba